PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Change Management (page 2 of 7)

Manajemen Perubahan

KETIKA KETERAMPILAN KARYAWAN ANDA SUDAH USANG

MOTIVASI BISNIS 27042016

“Bermodal keterampilan lama tidaklah cukup untuk bertahan dalam kompetisi bisnis yang semakin tinggi, keterampilan karyawan harus ikut berkembang selaras dengan ide-ide baru.”~Djajendra 

Setiap pekerjaan bergerak dalam perubahan. Sebuah keterampilan pada masa lalu akan menjadi usang pada hari ini. Sebuah pola kerja pada masa lalu bisa saja menjadi tidak berharga pada hari ini. Perubahan bergerak dengan lebih cepat dibanding sebelumnya. Zaman informasi dan teknologi telah mempercepat perubahan dan membuat keterampilan lebih cepat usang.

Beberapa waktu yang lalu, seorang pimpinan pabrik mengeluh. Dia baru saja mengganti mesin produksinya untuk meningkatkan kualitas produk. Karena mesin yang baru dibeli ini teknologinya baru, tentu saja karyawan belum mengerti cara mengoperasionalkannya. Lalu, dia melakukan pelatihan bagi para karyawan agar bisa mengoperasionalkan mesin baru tersebut. Hasilnya, tidak semua karyawan memiliki pola pikir untuk berubah, kebanyakan karyawan mengeluh tentang mesin baru tersebut. Padahal mesin baru dibeli untuk meningkatkan kualitas produk.

“Keterampilan mesin lama sudah usang dan tidak diperlukan lagi oleh bagian produksi.” Kata pimpinan pabrik tersebut. Ya, ide-ide baru terus-menerus muncul untuk menggantikan ide-ide lama. Tuntutan pasar terhadap produk berkualitas tinggi dengan harga yang bersaing adalah realitas yang sulit dicegah. Bermodal keterampilan lama tidaklah cukup untuk bertahan dalam kompetisi bisnis yang semakin tinggi, keterampilan karyawan harus ikut berkembang selaras dengan ide-ide baru. 

Dunia bisnis mulai menyadari bahwa modal paling berharga dari seorang pekerja adalah pola pikirnya. Pola pikir yang mudah beradaptasi dengan perubahan dan kemajuan adalah penting. Jelas, dalam realitas dunia kerja, pola pikir atau mind set karyawan merupakan sebuah tantangan yang tidak mudah solusinya. Kebanyakan pekerja terbentuk dari mind set yang sulit tumbuh, mind set yang terbentuk untuk bekerja di zona nyaman. Sedangkan dunia kerja adalah dunia kreatif dan produktif, di sini diperlukan mind set yang bisa tumbuh dan beradaptasi di luar zona nyaman.

Dunia kerja adalah tempat yang membutuhkan keterampilan dan kualitas untuk melayani kedinamisan organisasi, bisnis, dan orang. Dunia kerja membutuhkan sifat-sifat unggul dan kreatif dalam mencapai visinya. Bisnis yang sukses dihasilkan dari kebiasaan-kebiasaan produktif dan perilaku yang mudah beradaptasi dengan perubahan.

Karyawan yang bergerak dengan pola pikir untuk menang, serta pola pikir yang mudah beradaptasi dengan teknologi dan keterampilan baru, adalah aset yang mampu melayani kedinamisan organisasi, bisnis, dan orang secara konsisten. Karyawan dengan pola pikir yang mudah beradaptasi dengan perubahan adalah aset yang paling berharga. Karyawan dengan keterampilan dan kecerdasan hebat, tetapi tidak memiliki pola pikir yang beradaptasi dengan perubahan, adalah beban yang merugikan bisnis.

Tidak ada seorang pun yang tahu tentang jenis dan kualitas keterampilan yang paling dibutuhkan di masa depan. Tetapi, dengan pelatihan yang terus menerus tentang mind set, perilaku, sikap, dan soft skill lainnya, diharapkan terbentuk kepribadian karyawan untuk siap bekerja di luar zona nyaman dan selalu mudah beradaptasi dengan perubahan.

Ketika keterampilan karyawan Anda sudah usang, Anda harus membangun semangat perubahan. Anda harus bisa mengatakan bahwa perubahan tidak bisa ditunda. Anda harus meminta komitmen, kemampuan untuk beradaptasi, akuntabilitas, dan fleksibilitas untuk menjawab perubahan. Ini adalah tentang keterbukaan terhadap ide-ide baru dan pengalaman baru, serta kemampuan untuk melayani cara baru dengan sebaik mungkin.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PERUBAHAN MENGELUARKAN ANDA DARI JEBAKAN HIDUP

MOTIVASI 20042016

“Bila Anda bertahan dan takut dengan perubahan, maka Anda sedang berbohong kepada kehidupan.”~Djajendra

Semua pikiran yang membuat Anda tidak berkembang dan mengalami kemunduran dalam hidup adalah salah. Anda harus mau merubah pikiran yang membuat Anda tidak tumbuh dan berkembang. Anda harus mau merubah pikiran yang membuat hidup Anda tidak bahagia. Anda harus mau merubah pikiran yang membuat Anda tidak sejahtera. Anda harus mau merubah pikiran yang membuat Anda tidak bugar dan sehat. Pikiran Anda adalah kunci untuk perubahan.

Anda tidak boleh tinggal di mana pikiran negatif berada dengan sangat kuat, Anda harus menguatkan pikiran positif agar bisa terus bergerak maju menuju kemenangan hidup.

Hidup bukan untuk terjebak dalam penderitaan dan kekurangan. Anda harus sadar bahwa pikiran dan keyakinan yang positif akan mengantar Anda menuju kemajuan. Pikiran positif dan keyakinan positif adalah penolong yang bisa mengeluarkan Anda dari jebakan kekurangan, dan mengantar Anda menuju perubahan ke arah yang lebih berkelimpahan.

Ketika Anda terjebak dan sulit meninggalkan semua realitas yang membuat Anda menderita, adalah tanda bahwa Anda harus segera berubah. Perubahan memerlukan perjalanan panjang dengan melihat ke dalam diri sendiri secara jujur, lalu dengan berani melakukan hal-hal yang tepat untuk menuju visi hidup Anda. Dalam hal ini, Anda tidak boleh takut atau ragu, Anda harus berani berubah dengan menghadapi segala rintangan, dan bergerak optimis menuju ke jalan yang sesuai visi hidup Anda.

Perubahan adalah kebenaran. Bila Anda bertahan dan takut dengan perubahan, maka Anda sedang berbohong kepada kehidupan.

Dengarkan sesuatu yang baru dengan kreativitas Anda. Fokuskan perhatian untuk mengeluarkan diri Anda dari zona kenyamanan. Berpegang teguh pada keyakinan bahwa hidup terbaik ada di wilayah zona tidak nyaman.

Keraguan dan ketakutan tidak bisa mengantar Anda menuju pintu perubahan. Anda harus memiliki keberanian, keyakinan, dan optimisme yang tinggi agar pintu perubahan terbuka bagi perjalanan hidup Anda yang lebih baik.

Hidup selalu menawarkan dua pilihan, yaitu: perubahan atau tetap sama dan tidak berubah. Perubahan adalah kebenaran sejati. Bila Anda tidak berubah, Anda hidup dalam kebohongan. Bila Anda tidak berubah, Anda sedang terjebak dalam zona nyaman Anda.

Seburuk apapun situasi hidup Anda, beranikan diri untuk berubah. Yakinkan diri Anda bahwa perubahan adalah jalan hidup yang benar. Optimiskan pikiran Anda untuk bertindak di wilayah perubahan.

Perubahan bisa membawa Anda untuk melompat dari setiap kesulitan hidup, dan mengubah kesulitan menjadi kemudahan. Bila Anda diam di dalam jebakan, Anda akan menjalani kehidupan yang tidak bahagia.

Pikiran positif adalah akar perubahan. Pikiran positif sebagai akar perubahan akan mengatur pertumbuhan hidup. Secara perlahan-lahan Anda akan tumbuh dan menjadi kuat untuk menghasilkan kinerja dan prestasi terbaik.

Perubahan adalah rahasia agar realitas hidup tidak membungkam potensi Anda. Anda harus berani menantang realitas hidup yang tidak sesuai impian Anda. Anda harus memfungsikan semua kekuatan Anda untuk bergerak menuju perubahan. Anda harus memiliki upaya dan perjuangan untuk mengatasi kecemasan dan ketakutan di sepanjang jalan menuju perubahan.

Jangan biarkan realitas dan pikiran pesimis membuat hidup Anda sulit keluar menuju perubahan. Yakinkan diri Anda bahwa Anda bisa melakukan hal-hal hebat untuk perubahan Anda. Semua pikiran yang memisahkan Anda dari perubahan adalah musuh yang harus Anda lawan dengan berani.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PERUBAHAN ADALAH PERISTIWA BERKELANJUTAN DAN DIRAWAT SEPANJANG WAKTU

MOTIVASI PERUBAHAN 24 FEB 2016“Perubahan berarti tidak boleh kembali pada kebiasaan dan perilaku yang lama.”~Djajendra

Apabila perubahan tidak berkelanjutan, perubahan berpotensi gagal. Kebutuhan untuk perubahan harus jelas dan menarik minat setiap orang. Perubahan membutuhkan rasa urgensi dan keterlibatan aktif. Setiap orang wajib terlibat dan berproses dalam perubahan, serta mampu menyatukan perubahan ke dalam pekerjaan sehari-hari. Intinya, perubahan harus terlihat dan terjadi dalam pekerjaan sehari-hari.

Mengubah perilaku dan kebiasaan itu tidak mudah dan sederhana. Bisa saja dalam satu waktu yang intensif, perubahan dipimpin dengan tegas dan keras, serta memaksa setiap orang untuk berubah. Dan mungkin saja dalam waktu yang intensif tersebut perubahan terjadi. Tetapi, bila setelahnya perubahan tidak dirawat secara intensif, maka perubahan akan gagal. Karena, perubahan yang tidak dirawat membuat kembalinya kebiasaan dan perilaku yang lama. Jadi, perubahan bukanlah persoalan menuju tujuan akhir, perubahan merupakan kemampuan untuk tidak kembali pada kebiasaan dan perilaku lama.

Dalam banyak peristiwa perubahan yang penulis amati. Pada awalnya, penuh semangat menerapkan, mengimplementasikan, dan menginternalisasikan perubahan. Setelah perubahan terlihat, mulailah muncul perilaku yang membanggakan perubahan tersebut, dan lupa untuk merawatnya. Banyak orang berpikir perubahan itu sekali terjadi, mereka gagal mengantisipasi kemunduran atas perubahan, mereka gagal merencanakan kemunduran perubahan. Dan, disinilah kegagalan terbesar dalam perubahan terjadi. Perubahan harus dirawat, ditingkatkan, dimotivasi, dan dijaga secara terus-menerus. Tidak ada kata selesai dalam perubahan. Kalau kembali ke sejarah, kita bisa melihat bagaimana Presiden pertama dan proklamator Republik Indonesia selalu berkata bahwa revolusi belum selesai. Revolusi itu sendiri artinya perubahan. Dan oleh Bung Karno selalu ditegaskan bahwa revolusi belum selesai, artinya perubahan belum selesai. Memang betul bahwa perubahan tidak akan pernah selesai, perubahan harus dirawat dan dijaga di sepanjang waktu agar kebiasaan dan perilaku lama tidak kembali.

Pada saat lupa untuk merawat perubahan, penyakit lama pasti kambuh. Orang-orang kembali jatuh ke kebiasaan dan perilaku lama. Dan juga, demoralisasi selalu terjadi untuk merusak budaya kerja. Membangun dan mengubah itu mudah, mempertahankan dan meningkatkan itu yang penuh tantangan. Jadi, ingat terus bahwa perubahan akan gagal kalau tidak dilakukan secara berkelanjutan melalui peningkatan yang terus-menerus.

Perubahan bukanlah seperti sebuah target yang harus dikejar dalam satu periode waktu, perubahan adalah tentang mengamati dan mengawasi setiap peristiwa harian agar sesuai dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang dikehendaki. Intinya, motivasi dan semangat untuk mengubah saja belum cukup, diperlukan visi yang tepat saat melakukan perubahan. Lalu, menentukan prioritas yang mendesak untuk dilakukan pertama, kedua, dan selanjutnya di sepanjang waktu. Bila perubahan berhenti, maka dia akan menghasilkan status quo ataupun zona nyaman.

Menjaga perilaku dan kebiasaan lama tidak kambuh merupakan hal penting dalam perubahan. Secara teratur dan rutin perlu dilakukan sesi diskusi dan motivasi untuk menjaga suasana perubahan tetap tinggi. Sebab, bila suasana perubahan sedikit saja mendingin, maka perilaku dan kebiasaan lama akan kambuh. Jadi, perlu ada pertemuan-pertemuan untuk mengevaluasi dan menyemangati orang-orang agar semakin meningkatkan kualitas dari perilaku dan kebiasaan baru. Perubahan adalah proses panjang, bukan sesuatu yang dihasilkan secara instan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

REVOLUSI MENTAL MENJADI BAGIAN INTI DARI PERUBAHAN BUDAYA ORGANISASI

REVOLUSI MENTAL DJAJENDRA 2016

“Sebuah perubahan menuju kemajuan membutuhkan pengorbanan. Dan, karena dalam perubahan tersebut ada korban, maka disebutlah revolusi. Karena yang dikorbankan adalah emosi, pikiran, perilaku, dan jiwa. Maka, disebutlah revolusi mental.”~Djajendra

Revolusi mental adalah perubahan tanpa kompromi dan dipaksa untuk berubah. Biasanya, revolusi mental menjadi bagian inti dari perubahan budaya organisasi. Budaya terbentuk dari kebiasaan, perilaku, rutinitas, dan pola pikir kolektif. Ketika budaya lama dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan masa depan organisasi, maka budaya lama dipaksa untuk berubah. Pada saat budaya lama dipaksa berubah, selalu ada perlawanan yang keras dari kebiasaan dan pola pikir kolektif yang merasa nyaman dengan budaya lama. Perlawanan keras inilah yang membutuhkan revolusi mental agar perlawanan tersebut bisa dikalahkan dengan cepat.

Dalam dunia korporasi, revolusi mental adalah sesuatu yang biasa terjadi. Ketika pimpinan ingin merubah budaya kerja, biasanya, terpaksa harus melalui sebuah revolusi mental. Ketika pemilik baru ingin merubah budaya perusahaan sesuai nilai-nilai yang diyakininya, maka revolusi mental tidak terelakan lagi. Karena kata revolusi mengandung makna yang keras, maka biasanya digunakan kata perubahan atau pun transformasi. Padahal, dalam praktiknya, revolusilah yang terjadi, sehingga banyak orang yang tidak sejalan dengan manajemen baru atau pimpinan baru selalu disingkirkan dengan berbagai cara dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.

Di Singapore, sejak awal memimpin, Lee Kuan Yew melakukan revolusi mental dengan membangun budaya baru yang taat aturan, disiplin, dan bertanggung jawab. Lee Kuan Yew mengatur perilaku dan kebiasaan warga negaranya, dan bila melanggar dikenakan denda ataupun hukuman yang tegas dan cukup besar. Hari ini, kita bisa melihat Singapore sebagai negara maju dan bersih dalam banyak aspek kehidupan.  

Banyak perusahaan-perusahaan besar tumbuh melalui revolusi mental. Membangun budaya baru selalu melalui revolusi mental. Berbagai tindakan korporasi yang bertujuan menciptakan tata kelola bisnis yang terbaik, harus dilalui melalui revolusi mental. Bukan pekerjaan mudah untuk menjadi lebih baik, harus ada pengorbanan yang besar. Intinya, sebuah perubahan menuju kemajuan membutuhkan pengorbanan. Dan, karena ada korban dalam perubahan tersebut, maka disebutlah revolusi. Karena yang dikorbankan adalah emosi, pikiran, perilaku, dan jiwa. Maka, disebutlah revolusi mental.

Revolusi mental dimulai dari slogan-slogan perubahan yang secara terus-menerus dikobarkan dan disemangatkan kepada pegawai. Diikuti doktrin dan internalisasi nilai-nilai untuk ditanam dalam pikiran bawah sadar. Program doktrin dan internalisasi harus terus-menerus dan berkelanjutan. Evaluasi dan perbaikan harus terus-menerus dilakukan sampai budaya baru terinternalisasi menjadi perilaku, karakter, etos, sikap, kebiasaan, persepsi, dan akal sehat.  

Revolusi diperlukan karena kebanyakan orang tidak suka dengan perubahan, mereka cendrung melawan dan tidak membantu perubahan. Sedangkan perubahan adalah inti dari kemajuan menuju masa depan yang lebih baik. Revolusi mental membutuhkan ketegasan yang luar biasa konsisten dari pemimpin. Pada saat melakukan revolusi mental, perlawanan hidup-mati akan muncul dari orang-orang yang merasa sebagai korban perubahan. Di sinilah, ujian terbesar bagi kepemimpinan revolusi tersebut, apakah tetap tegas dan tangguh mengatasi perlawanan tersebut, atau menyerah oleh keadaan. Pemimpin revolusi mental sejati adalah pemenang dalam membangun budaya baru yang kuat dan produktif.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

REVOLUSI MENTAL

REVOLUSI MENTAL 10022016

“Ketika cara berpikir berubah, perilaku dan karakter juga akan berubah mengikuti pola pikir.”~Djajendra

Kata revolusi selalu mengingatkan orang tentang perang fisik, kekerasan, dan pertumpahan darah. Revolusi mental tidak mengenal kekerasan, perang fisik, pertumpahan darah, ataupun hal-hal yang menyakiti orang lain. Revolusi mental adalah tentang perubahan pola pikir secara fundamental. Revolusi mental bergerak di wilayah moral, spiritual, doktrin, keyakinan, dan kesadaran. Jadi, tidak perlu takut dengan revolusi mental, dia tidak seperti revolusi fisik.

Perubahan itu abadi dan pasti. Oleh karena itu, setiap orang harus sadar untuk berubah. Bila sulit berubah, lakukan revolusi mental untuk diri sendiri agar mampu berubah dengan pola pikir yang lebih baru. Jadikan hidup sebagai pengalaman yang diamati perubahannya, sehingga persepsi dan pengalaman mental dapat mengalir bersama perubahan. Tanpa perubahan, Anda sulit mengambil keputusan terhadap realitas yang tidak Anda inginkan.

Melakukan revolusi mental berarti sadar untuk berubah atau mengubah pola pikir. Ketika masyarakat sulit berubah dan ngotot dengan segala cara untuk tetap di zona nyaman, maka diperlukan revolusi mental. Dalam hal ini, revolusi mental harus dipimpin dengan visi yang jelas agar semua orang bisa mengikutinya dengan sadar dan ikhlas.

Ketika seseorang sulit berpikir positif dan optimis, maka dia harus melakukan revolusi mental agar mampu merubah cara berpikir negatif menjadi positif. Pikiran-pikiran positif dan optimis diinternalisasikan ke dalam diri, ditanam dalam pikiran bawah sadar, dan dijadikan pola pikir sehari-hari. Revolusi mental selalu bertujuan untuk menciptakan sistem kehidupan yang bersih, andal, mampu, melayani, bertanggung jawab, jujur, cerdas, produktif, kreatif, berintegritas, dan berkinerja tinggi. Perubahan selalu abadi dan pasti. Bila Anda takut dengan perubahan, Anda harus memberanikan diri untuk melakukan revolusi mental agar siap dengan perubahan.

Revolusi mental haruslah menciptakan persepsi, memori, bahasa, perilaku, dan kecerdasan yang selaras dengan nilai-nilai organisasi. Setelah revolusi mental, pandangan baru akan muncul; sikap dan perilaku baru akan muncul; etos yang baru akan muncul; kehidupan yang baru akan muncul. Revolusi mental harus mampu menjelaskan pola pikir, perilaku, emosi, dalam setiap tindakan dan reaksi.

Memulai revolusi mental haruslah dari diri sendiri, tunjukkan diri Anda sebagai teladan dan panutan. Lalu, tularkan pengaruh baik Anda kepada keluarga, lingkungan kerja, dan masyarakat. Jadilah energi positif yang menggerakan kehidupan dengan integritas untuk menjadi lebih produktif dan berkinerja tinggi.   

Lakukan revolusi mental untuk memiliki mindset berkembang. Pertumbuhan pola pikir yang sesuai dengan realitas peradaban dan jaman. Pertumbuhan pola pikir dan proses untuk menempatkan pola pikir baru dalam praktik kehidupan. Pertumbuhan pola pikir yang fleksibel, terbuka, dan memiliki pandangan positif. Lakukan revolusi mental diri sendiri melalui kerja keras, disiplin, strategi yang tepat, dan membuka diri untuk menerima pengalaman apapun dengan pikiran positif.

Pribadi yang terlatih dengan perubahan selalu tenang dan fokus untuk rutinitas pekerjaannya. Dan, mampu tumbuh dengan pola pikir antara individu dan organisasi. Perubahan melalui revolusi mental akan mengubah cara hidup dan membawa orang-orang ke dalam kehidupan visi bersama. Revolusi mental membentuk pikiran-pikiran yang membuat diri tumbuh menuju visi dan kemajuan.

Masa depan yang baik ada dalam pikiran positif. Pandangan hidup yang positif akan menguatkan setiap orang untuk mandiri dan berdiri di atas kemampuan diri sendiri. Reformasi tanpa revolusi mental akan terjebak dalam pola lama. Sebab, walaupun secara fisik dilakukan perubahan dan tata kelola yang terbaik dibuat, tetapi secara mental orang-orang masih hidup dalam pola lama. Jadi, saat mental belum direvolusi, orang-orang hanya akan tiarap saat mereka dipaksa untuk mengikuti perubahan fisik dan normatif.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMINDAHKAN MENTAL ZONA NYAMAN KE ZONA PERUBAHAN

MOTIVASI PERUBAHAN 03022016

“Pada umumnya, orang mudah terjebak dalam zona nyaman, walau zona nyaman tersebut tidak memberikan kebaikan bagi mereka.”~Djajendra

Dalam hidup, hanya perubahan yang abadi, perubahan itu pasti, tidak seorang pun yang mampu melawan perubahan. Persoalannya, tidak semua orang memiliki keberanian untuk berubah, kebanyakan orang takut dengan perubahan. Orang-orang mudah terjebak dalam zona nyaman, walau zona nyaman tersebut tidak memberikan kebaikan bagi mereka. Hanya karena terbiasa dengan sebuah pola hidup, memulai pola hidup baru menjadi tidak mudah.

Perubahan perlu disiapkan secara baik agar proses perubahan tidak diguncang dengan stres berat. Mengingat kebanyakan orang selalu tidak siap menerima perubahan, maka diperlukan sebuah awal yang terencana dengan baik agar perubahan tidak berdampak negatif.

Perubahan yang baik dimulai dengan komunikasi yang jelas untuk mempengaruhi orang-orang agar secara ikhlas mau berubah. Dalam hal ini, harus ada yang pintar mempengaruhi, yang kerjanya mempengaruhi mental zona nyaman untuk berubah. Komunikasi yang mendorong orang-orang dari zona nyaman pindah ke zona perubahan harus dikerjakan secara total. Biasanya, akan ada perlawanan dan umpan balik yang anti perubahan. Sikap para perubah dengan kekuatan pengaruhnya harus mampu menanggapi dan mendengarkan realitas, dan juga menemukan logika yang tepat untuk memaksa yang ngotot di zona nyaman agar mau pindah ke zona perubahan.

Ketika dari zona nyaman harus pindah ke zona perubahan, stres akan mengganggu perubahan. Biasanya, stres muncul melalui sikap dan perilaku yang merasa tidak nyaman dengan perubahan. Bila kondisi stres ini dibiarkan, maka perubahan bisa sulit dilaksanakan, karena akan ada perlawanan melalui sikap dan perilaku yang tidak membantu proses perubahan.

Stres dalam perubahan muncul karena rasa takut kehilangan realitas yang sudah biasa dijalani. Karena sudah cukup lama berada dalam satu cara atau sistem, maka saat diminta berubah atau melakukan transformasi, sikap menolak perubahan akan menguat. Dalam rangka memastikan perubahan berjalan sesuai rencana, perusahaan perlu bersikap tegas melalui komunikasi yang meminta semua orang berpartisipasi dan mendukung perubahan.

Sering sekali, saat menerima kabar tentang perubahan, suasana kerja langsung kasak-kusuk dan gosip pun mulai diciptakan. Pada dasarnya, di tempat kerja, sangat sedikit jumlah orang yang berani berubah, ataupun siap mental untuk berubah. Oleh karena itu, pihak manajemen harus sadar untuk membangun komunikasi yang sejelas-jelasnya agar mendapatkan dukungan karyawan terhadap proses perubahan. Bila komunikasi tidak jelas, maka perilaku karyawan yang anti perubahan akan mempengaruhi upaya perubahan, sehingga perubahan menjadi sulit dicapai.

Perubahan yang drastis bisa menciptakan ketidakstabilan. Biasanya, karyawan-karyawan yang sudah bekerja sangat keras dan menunjukkan loyalitas yang tinggi, saat mereka harus menghadapi perubahan yang tidak mereka inginkan, mereka akan merasa tidak dihargai. Hal ini selalu terjadi di dunia nyata perubahan. Mereka merasa komitmen telah dilanggar, karena perubahan membuat mereka terlempar dari posisi semula. Resistensi terhadap perubahan adalah sebuah fakta yang harus dihadapi dengan serius saat perubahan terjadi.

Orang-orang yang merasa beruntung dengan sistem yang ada, akan menolak perubahan dengan segala cara, dan berupaya menggagalkan perubahan tersebut. Mereka sangat membenci perubahan. Mereka takut dan khawatir bahwa perubahan akan membuat situasi mereka lebih buruk. Untuk itu, pimpinan perubahan harus dapat berkomunikasi dengan para penolak perubahan, dan meyakinkan mereka bahwa perubahan harus segera diimplementasikan untuk kemajuan. Jangan biarkan rasa takut mereka menjadi kekuatan yang menggagalkan perubahan. Miliki solusi dan didik orang-orang tersebut dengan pencerahan yang mendalam agar mereka dapat memahami pentingnya perubahan. Mungkin saja beberapa karyawan akan tetap ngotot tidak mau berubah, sebab mereka sudah melihat kehilangan sesuatu yang berharga bagi mereka selama ini. Ya, perubahan memang tidak mungkin memuaskan semua pihak, akan ada yang tersingkir dan akan ada yang dipromosikan.

Rasa takut kehilangan adalah reaksi wajar dari perubahan. Saat perubahan terjadi, sangat banyak karyawan yang selalu khawatir ataupun takut. Mereka sangat takut kehilangan posisi mereka di perusahaan. Mereka juga sangat takut terkena PHK. Jadi, selama masa transisi, suasana kerja penuh dengan rasa curiga. Kepercayaan diri akan hilang dan perilaku menjadi mudah berubah. Di sinilah, diperlukan komunikasi dan pencerahan yang terus-menerus untuk menjaga semangat kerja. Sebab, bila semangat kerja turun, maka kinerja pun berpotensi turun.

Saat masa transisi dan perubahan terjadi, karyawan harus diberikan pelatihan dan motivasi agar mereka kuat dan tetap semangat. Jadi, perusahaan wajib mendukung perubahan dengan menyediakan pelatihan yang menjadikan karyawan bergerak ikhlas dari mental zona nyaman ke mental zona perubahan. Bila karyawan tidak diberi pelatihan dan pengertian, maka mereka akan kehilangan arah dan berada di dalam titik ketidakpastian. Kondisi ini, akan menghilangkan gairah dan produktivitas kerja mereka.

Tidak semua orang mudah beradaptasi dengan perubahan. Tidak semua orang kuat merangkul perubahan. Tidak semua orang memiliki wawasan yang luas untuk memahami perubahan. Pada akhirnya, perubahan tetap menjadikan yang lemah stres, tak berdaya, merasa terancam, dan terintimidasi oleh realitas. Sedangkan yang kuat, mampu mengambil peluang untuk kemajuan dirinya, dan selalu belajar dengan rendah hati untuk beradaptasi dengan realitas.

Perubahan adalah pemenang sejati, dan tidak pernah kalah oleh apapun. Para pemenang adalah pribadi-pribadi yang selalu siap dengan perubahan, dan sangat mencintai zona tidak nyaman.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PERUBAHAN MEMBUTUHKAN MENTAL PEMENANG DAN TIDAK BUTUH PARA ANTAGONIS PERUBAHAN

IKHLAS 15 JUNI 2015“Perubahan adalah tentang strategi untuk mengatasi orang-orang yang tidak mau berubah. Mereka yang tidak suka perubahan akan membuat pertempuran untuk menjatuhkan mental dan keyakinan dari orang-orang yang ingin perubahan.”~Djajendra

Ketika perubahan dikelilingi oleh orang-orang yang anti perubahan; orang-orang yang bersikap antagonis terhadap perubahan, maka perubahan sulit dilakukan. Perubahan membutuhkan keyakinan dan kepercayaan diri yang tinggi. Perubahan membutuhkan dukungan total dari orang-orang bermental pemenang, yang suka dengan kehidupan di luar zona nyaman.

Orang-orang bermental pemenang selalu menyiapkan dirinya untuk memecahkan rekor terbaik. Mereka tidak pernah bersembunyi dalam rasa takut. Mereka hidup dalam perubahan dan transformasi. Mereka suka tantangan, rintangan, risiko, dan pembaruan untuk peningkatan prestasi.

Dalam proses perubahan di tempat kerja, biasanya akan ada kelompok yang tidak suka dengan perubahan dan kelompok yang mendukung perubahan. Di sinilah diperlukan kesadaran untuk memetakan jumlah antagonis dan jumlah pendukung. Bila jumlah antagonis terhadap perubahan terlalu besar, maka pertama harus disadarkan dulu dan dimotivasi untuk mau mendukung perubahan. Perubahan sulit diwujudkan bila dalam proses perubahan bersembunyi terlalu banyak antagonis. Mereka yang diam tapi berperan sebagai antagonis terhadap perubahan akan berjuang untuk menggagalkan perubahan.

Mereka yang tidak suka terhadap perubahan akan membuat pertempuran, untuk menjatuhkan mental dan keyakinan dari orang-orang yang ingin perubahan. Perubahan sering sekali menjadi arena pertempuran yang sangat ganas. Oleh karena itu, diperlukan seorang pemimpin yang sangat berkuasa untuk melakukan perubahan. Pemimpin perubahan harus cerdas menemukan agen-agen perubahan yang andal dan berani. Pemimpin perubahan harus mendukung agen-agen perubahan dengan sepenuh hati dan totalitas. Agen-agen perubahan haruslah menjadi prajurit tangguh, yang siap menaklukkan mental dan rasa percaya diri dari para antagonis perubahan.

Pemimpin perubahan harus bisa merangkul dan mempengaruhi orang-orang yang paling berpengaruh di tempat kerja, untuk membantunya menjalankan misi perubahan. Di setiap divisi selalu saja ada orang-orang kuat dan berpengaruh. Mereka yang berpengaruh harus diajak duduk bersama untuk membicarakan strategi perubahan. Orang-orang yang memegang kekuasaan di setiap level struktur organisasi harus dirangkul dan dipengaruhi. Pemimpin perubahan harus meyakinkan dan menghilangkan kekhawatiran. Pemimpin perubahan harus menciptakan kenyamanan melalui perubahan. Ucapan, kata-kata, pikiran, emosi dan sikap haruslah membangkitkan gairah dan antusias untuk perubahan.

Banyak sekali kegagalan perubahan karena para antagonis mampu mengkonsolidasikan kekuatan untuk menjatuhkan pemimpin perubahan. Oleh karena itu, pemimpin perubahan sebelum bertindak melakukan perubahan haruslah mempelajari semua bidang kehidupan organisasi; haruslah mempelajari mindset setiap pemimpin yang memiliki pengaruh besar; haruslah memetakan kekuatan dan kelemahan sebelum bertindak. Jadi, walaupun pemimpin perubahan sudah memiliki kekuasaan besar, dia tetap harus memperkuat posisinya dengan orang-orang tangguh bermental pemenang, sehingga saat para antagonis perubahan menyerang, mereka tetap tenang dan mengatur strategi untuk memenangkan pertempuran. Di sinilah dibutuhkan mental pemenang yang andal dan penuh keyakinan agar dapat menghentikan para antagonis perubahan.

Perubahan adalah tentang strategi untuk mengatasi orang-orang yang tidak mau berubah. Oleh karena itu, pemimpin perubahan harus meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia sudah didukung dan dibantu oleh orang-orang berpengaruh kuat untuk melakukan perubahan. Pemimpin perubahan harus membuat agen-agen perubahan menyebarkan pesan tentang misi dan tujuan perubahan ke semua level sumber daya manusia. Lalu, memastikan bahwa seluruh divisi membangun gairah dan antusias, untuk memperkuat fondasi yang solid agar perubahan dapat berproses dengan sempurna.

Para agen perubahan harus disiapkan dan dilatih untuk memiliki mental pemenang. Dengan modal mental pemenang dan dukungan kekuatan dari pemimpin perubahan, para agen perubahan harus memanfaatkan kekuatannya dalam memudahkan perubahan.

Perubahan adalah proses, bukan sebuah peristiwa. Jadi, dibutuhkan daya tahan mental yang sangat kuat. Dibutuhkan keyakinan yang tak pernah hilang oleh alasan apapun. Biasanya, pemimpin perubahan yang andal selalu menyiapkan orang-orang bermental pemenang, yang terbiasa hidup di luar zona nyaman sebelum memulai perubahan.

Perubahan adalah pertempuran abadi antara yang mau berubah dengan yang tidak mau berubah. Yang tidak mau berubah pasti marah, jengkel, menyebarkan gosip, melawan, mengganggu dan memperkuat posisinya untuk menggagalkan perubahan. Para antagonis perubahan tidak mungkin diam, mereka selalu menyusun strategi dan taktik dari ruang informal, untuk mencari kelemahan dari proses perubahan. Lalu, mencari bantuan dari kekuatan zona nyaman untuk bisa merusak misi dan tujuan perubahan.

Perubahan membutuhkan mental pemenang dan tidak butuh para antagonis perubahan. Semakin mampu pemimpin perubahan mengkoordinasikan dan mengkolaborasikan kekuatan perubahan, semakin mudah dia mewujudkan perubahan. Sebaliknya, semakin pemimpin membiarkan kekuatan antagonis perubahan mengkonsolidasikan, mengkoordinasikan dan memperkuat dirinya untuk menggagalkan perubahan, maka pemimpin perubahan akan gagal melakukan perubahan.

Perubahan adalah tentang pertempuran; tentang perang di internal organisasi. Biasanya, pasti banyak korban di setiap proses perubahan. Pemenangnya, bisa para antagonis ataupun para agen perubahan. Jadi, belum tentu pemimpin perubahan bersama agen perubahannya memenangkan pertempuran dalam perubahan. Bila mereka tidak menyiapkan dirinya dengan strategi dan taktik bermental pemenang, maka mereka sulit mewujudkan misi dan tujuan perubahan. Bila pemimpin perubahan kalah berperang melawan para antagonis perubahan, maka perubahan tidak pernah terjadi. Dan, para agen perubahan akan menjadi orang-orang yang dibenci atau dimusuhi oleh para antagonis, yang tetap santai bekerja di dalam zona nyamanya masing-masing.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BELAJAR PERUBAHAN DARI KOMANDAN HERNAN CORTES

KODE ETIK“Saat Hernan Cortes melihat kapal menjadi satu-satunya harapan bagi sebagian orang untuk kabur bersama harta karun, dia segera membakar satu-satunya harapan tersebut. Perubahan adalah perjalanan dengan solusi dan keberanian untuk menundukkan bahaya.”~Djajendra

Perubahan memerlukan keberanian. Anda semua mungkin sudah pernah mendengar kisah Komandan Hernan Cortes yang menyuruh pasukannya untuk membakar kapal yang mereka tumpangi.

Sekitar tahun 1519 seorang komandan dari Kerajaan Spanyol bernama Hernan Cortes memimpin pasukannya menuju wilayah Meksiko. Tujuan mereka ke sana untuk mencari emas dan kekayaan alam lainnya. Mereka percaya di Meksiko tersimpan harta karun dan kekayaan yang luar biasa.

Setelah mereka tiba di sebuah pantai di wilayah Meksiko, Komandan Hernan Cortes melihat keraguan sikap dan perilaku dari sebagian pasukannya. Mereka takut masuk lebih dalam ke daratan, mereka lebih suka berdiam di wilayah pantai. Mereka takut kehilangan kapalnya. Di samping itu, sebagian yang serakah, pikirannya hanya terfokus pada harta karun. Benih kepentingan individu mulai muncul, benih tim mulai runtuh. Persaingan kata-kata diantara pasukannya sudah membahayakan kesatuan dan soliditas tim. Perang dingin di internal pasukannya sudah sangat membahayakan misi perjalanan mereka ke Meksiko.

Melihat bahaya di depan mata, Komandan Hernan Cortes menginstruksikan anak buahnya untuk membakar kapal mereka. Semua anak buahnya kaget dan bingung dengan keputusan gila dari sang komandan. Banyak yang beradu argumen, tetapi Hernan Cortes tidak ragu sama sekali dengan instruksinya untuk segera membakar kapal mereka.

Kapal sudah dibakar, sekarang sudah tidak ada pilihan, semuanya harus menjaga kebersamaan agar dapat masuk lebih dalam lagi ke wilayah daratan Meksiko. Pasukan Hernan Cortes pun mulai membuka hutan agar dapat membuat jalan untuk masuk lebih dalam lagi ke jantung Meksiko. Keberanian harus ditingkatkan, rintangan harus dihadapi, rasa takut harus dihilangkan. Mereka pun terus maju untuk melawan setiap rintangan dan bahaya, kebersamaan dan soliditas telah menjadikan pasukan Hernan Cortes mampu mencapai wilayah daratan Meksiko.

Itulah sedikit dari kisah hebat Hernan Cortes. Keberaniannya untuk membakar satu-satunya harta, yaitu kapal dengan semua logistiknya. Dan, keberaniannya untuk memulai sebuah perjalanan dengan modal keyakinan dan kepercayaan diri telah menjadikan Hernan Cortes sebagai inspirasi dunia. Hernan Cortes berani meninggalkan kapalnya dan membakar kapalnya agar dia tidak kembali lagi ke kapalnya.

Hernan Cortes mengajarkan bagaimana sebuah perubahan harus dimulai. Dia mengajarkan kepada dunia bahwa perubahan memerlukan keberanian, keyakinan, dan kepercayaan diri untuk terus maju dan melupakan yang lama. Dia menciptakan ketidakpastian dan memaksa anak buahnya untuk bersahabat dengan bahaya. Dia sadar bahwa di sepanjang perjalanan menuju wilayah pedalaman berbagai rintangan, risiko, ancaman dan bahaya pasti akan dihadapi. Hutan yang lebat dengan binatang buas dan peradaban yang berbeda tidaklah membuat takut Hernan Cortes. Dia terus memimpin pasukannya untuk menemukan kehidupan yang baru di wilayah Meksiko.

Perubahan memerlukan tekad, kecerdikan, tenaga, motivasi, dan selalu bergerak maju menuju harapan. Tidak ada kata mundur dalam kamus perubahan. Di sepanjang proses perubahan, setiap orang harus menciptakan sumber daya yang tak terbatas, paling tidak sumber daya yang tak terbatas dari dalam diri masing-masing.

Perubahan bertujuan untuk terus-menerus bertransformasi dan tidak terjebak oleh apapun. Perubahan yang sempurna tidak pernah menciptakan zona kenyamanan baru, selalu kreatif dan inovatif untuk menciptakan hal-hal baru. Bahaya terbesar bagi perubahan adalah zona nyaman, dan zona nyaman merupakan zona berisiko bagi perubahan.

Komandan Hernan Cortes sudah memberikan contoh untuk penyesuaian terhadap realitas. Saat dia melihat kapal menjadi satu-satunya harapan bagi sebagian orang untuk kabur bersama harta karun, maka dia segera membakar harapan tersebut. Kapal dia bakar dan memberikan kepercayaan diri kepada pasukannya untuk terus berjalan maju. Dia memotivasi pasukannya agar membangun momen-momen yang penuh energi keberanian, untuk menuju tujuan kehidupan yang lebih baik.

Perubahan berarti bekerja pada kemajuan dari momen ke momen. Setiap realitas yang tidak menyenangkan harus dituntaskan dengan solusi yang tepat. Setiap kesalahan harus dituntaskan dengan kebenaran yang tepat. Perubahan adalah perjalanan dengan solusi dan keberanian untuk menundukkan bahaya.

“Perubahan memerlukan tekad, kecerdikan, tenaga, motivasi, dan selalu bergerak maju menuju harapan.”~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KARYAWAN BUTUH DUKUNGAN DAN KEAMANAN SAAT PROSES PERUBAHAN

HIDUP DALAM CINTA“Jangan hanya bisa menikmati angan-angan, lakukan perubahan agar angan-angan itu bisa menjadi kenyataan hidup Anda.”~Djajendra

Perubahan membutuhkan disiplin dan perilaku untuk menghadapinya. Diperlukan kebiasaan-kebiasaan baru agar perubahan permanen dapat diwujudkan. Dibutuhkan orang-orang yang siap di zona tidak nyaman. Dibutuhkan mental dan fisik yang berani menyatukan dirinya di dalam proses perubahan.

Zona kenyamanan adalah sebuah wilayah yang sangat kuat saat proses perubahan terjadi. Biasanya, orang-orang dalam wilayah zona kenyamanan menjadi pengganggu perubahan. Mereka sangat keras kepala untuk mau merangkul perubahan. Mereka tidak mampu berubah. Mereka sangat takut untuk mengubah kebiasaan lama dengan kebiasaan baru.

Ketika perusahaan ingin melakukan perubahan, pertama pemimpinnya harus berkeyakinan kuat dan membantu perubahan. Kedua, pemimpin harus menumbuhkan dan menyiapkan mental dan fisik karyawan agar bersemangat menghadapi perubahan. Kemudian, menemukan orang-orang berenergi kuat yang mampu menjadi agen perubahan, yang mampu mengungkapkan kebenaran dari perubahan tersebut.

Perubahan haruslah dipercaya dan diyakini dengan sepenuh hati. Dalam hal ini, para pemimpin perubahan harus selalu mau berdiri paling depan untuk memimpin perubahan. Semangat dan dukungan pemimpin tidak hanya dari sisi anggaran, tetapi juga selalu ada untuk karyawan saat karyawan ragu dan takut menghadapi perubahan. Pemimpin harus berani membuat terobosan dan menciptakan solusi di setiap titik dilema perubahan. Perubahan tidak boleh terlambat, harus selalu tepat waktu agar dia memberikan dampak yang lebih baik bagi bisnis dan karyawannya.

Sekarang ini, dalam dunia nyata, perubahan berlangsung dengan sangat cepat. Untuk menghadapi realitas dunia nyata, maka setiap orang di tempat kerja harus memiliki kesadaran penuh tentang kebenaran dari perubahan. Seperti kata orang bijak, “satu-satunya yang pasti dalam hidup adalah perubahan.” Jadi, tidak boleh ada perasaan terpaksa saat perubahan, perubahan haruslah menjadi mindset dan perilaku sehari-hari.

Pemimpin harus menyiapkan lingkungan kerja yang mendukung untuk perubahan. Setiap karyawan harus merasa aman dan dirangkul saat proses perubahan. Setiap karyawan harus merasa diperhatikan realitasnya saat perubahan terjadi. Kebutuhan fisik dan mental karyawan haruslah dipenuhi.

Perilaku di dalam perubahan harus mampu melakukan perubahan dengan sempurna. Disini, semua orang hanya fokus untuk berubah sesuai rencana, tidak boleh ada persepsi suka ataupun tidak suka.

Perubahan haruslah jujur dan bertanggung jawab. Semua rencana perubahan haruslah dieksekusi dengan perilaku yang tepat. Ciptakan pola pikir untuk menyatukan diri Anda dengan perubahan. Cintai perubahan agar Anda mudah menerimanya dan bekerja di dalamnya. Menangkan semua pertempuran yang melawan perubahan. Ingat! Perubahan selalu menang dan tidak pernah kalah, hanya manusianya yang bisa gagal untuk berubah, sedangkan perubahan pasti mewujudkan dirinya yang baru secara otomatis.

Perubahan harus selalu diukur dengan jujur. Miliki alat yang tepat untuk mengukur kemajuan perubahan. Ukur juga kemampuan beradaptasi karyawan terhadap proses perubahan. Ukur juga semangat, gairah, motivasi, niat, tanggung jawab, kebahagiaan, kebugaran, kesenangan, dan kekuatan etos kerja karyawan di sepanjang proses perubahan. Perubahan haruslah menjadi sesuatu yang dirasakan baik dan positif oleh semua orang di tempat kerja.

Bagi yang mencintai kehidupan di luar zona nyaman, perubahan akan menjadi sesuatu yang indah dan penuh harapan baru. Sebaliknya, bagi yang mencintai kehidupan zona nyaman, perubahan adalah pengorbanan. Mereka yang di zona nyaman akan merasa menderita dan lelah dengan proses perubahan, mereka sulit menemukan gairah ataupun alasan yang tepat untuk perubahan. Mereka sulit terlibat dalam kebiasaan baru di tempat kerja. Mereka selalu rindu dan sangat mencintai zona nyamannya. Untuk merubah orang-orang dari zona nyaman diperlukan pemimpin yang heroik dengan energi kuat. Pemimpin yang heroik dengan energi kuat dapat menciptakan gairah dan pengaruh agar orang-orang bergerak dengan sukarela untuk perubahan.   

Perubahan membutuhkan panutan perilaku yang bisa menuntun orang lain untuk berubah. Hilangkan kebiasaan-kebiasaan lama, ciptakan kebiasaan-kebiasaan baru agar bisa menyatu dengan realitas setelah perubahan. Orang-orang berhasil tidak hanya karena bakat dan kecerdasan, tetapi juga karena kemampuannya untuk menghilangkan kebiasaan buruk dan menciptakan kebiasaan baik.

“Perubahan selalu menang dan tidak pernah kalah, hanya manusianya yang bisa gagal untuk berubah, sedangkan perubahan pasti mewujudkan dirinya yang baru secara otomatis.”~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEKUATAN MEMAKSAKAN DIRI UNTUK MENCAPAI YANG DIINGINKAN

DJAJENDRA“Bila tidak memaksakan diri untuk perubahan, Anda tetap akan hidup selamanya di zona nyaman. Dan, tidak akan pernah tahu batas kemampuan atau kehebatan Anda yang sebenarnya.”~Djajendra

Anda sangat penting dan berharga untuk hidup Anda. Anda mampu menentukan kekuatan optimal dari potensi diri Anda. Anda menguasai jiwa, raga, pikiran, emosi, dan kekuatan terdalam diri Anda. Jadi, Anda sangat bisa untuk memaksa semua potensi terbaik dari dalam diri Anda, untuk mewujudkan semua keajaiban hidup yang Anda inginkan. Anda unik, Anda hebat, Anda mampu, Anda sangat berharga untuk hidup Anda sendiri.

Paling mudah belajar tentang kekuatan memaksakan diri adalah di gym (FitnessCenter). Setiap peralatan di gym memiliki beban mulai dari yang paling ringan sampai dengan yang paling berat. Biasanya, seseorang yang berniat membesarkan otot tubuh, ataupun membakar lemak tubuh yang berlebihan, akan berlatih dengan cara memaksakan dirinya. Membuat dirinya benar-benar sangat tidak mampu mengangkat beban terberat atau melakukan sesuatu yang paling berat pada sesi akhir. Untuk membesarkan otot tubuh diperlukan peningkatan berat beban secara berkelanjutan. Artinya, kalau sudah bisa angkat beban 20 kg, harus dipaksa angkat 23 kg, dan seterusnya harus memaksa diri agar mampu mengangkat beban yang lebih berat dari sebelumnya. Di gym kita bisa melihat langsung contoh dari semangat memaksakan diri yang luar biasa. Orang-orang yang berniat atau sangat termotivasi untuk membesarkan otot tubuh, ataupun untuk melangsingkan tubuhnya, akan bekerja sangat keras, sangat memaksakan dirinya dengan berbagai latihan yang tidak mudah. Kekuatan memaksakan diri memberikan hasil yang menakjubkan, menciptakan keajaiban. Seseorang yang awalnya sangat kurus kering, bisa memaksakan otot-otot tubuhnya untuk tumbuh dan membentuk tubuh seperti yang dia inginkan. Demikian juga, seseorang yang lemak tubuhnya sangat berlebihan, sehingga mengancam kesehatan dirinya, mampu memaksakan lemak tubuhnya hancur lebur, sehingga dia dapat memiliki tubuh yang seksi dan ideal.

Memaksakan diri berarti mampu melewati batas-batas ketidakmampuan, dan mendorong diri untuk menciptakan rekor baru kemampuan, lalu secara terus-menerus dan berkelanjutan mampu mendorong diri sendiri melampaui apa yang sedang dilakukan. Orang-orang yang tidak pernah memaksakan dirinya tidak akan pernah tahu batas kemampuannya. Semua orang, siapapun dia, dari manapun asal-usulnya, dia memiliki kekayaan yang sangat luar biasa di dalam dirinya. Dia hanya perlu memiliki kebiasaan hidup, untuk memaksakan dirinya di dalam rutinitas sehari-hari agar tidak terjebak di dalam zona kenyamanan. Dia harus bermental pemenang dan mampu memaksakan dirinya, untuk melakukan hal-hal terbaik agar kemenangan yang diinginkan dapat diraih.

Kebanyakan orang tidak mau memaksakan dirinya untuk mendapatkan keinginan atau cita-citanya. Mereka sangat takut melangkah, karena pikiran mereka sudah menggambarkan jalan penderitaan yang harus ditempuh, saat memaksakan diri untuk sesuatu yang kelihatannya tidak mungkin. Oleh karena itu, hanya jiwa yang ikhlas menderita atau ikhlas melewati masa-masa penderitaan, yang bisa menggunakan kekuatan memaksakan diri. Jelas, memaksakan diri pasti harus melewati berbagai potensi risiko, dan juga harus keluar dari zona kenyamanan hidup. Artinya, memaksakan diri akan melewati sebuah pola kehidupan baru, pola kehidupan di luar batas-batas kebiasaan lama.

Memaksakan diri berarti hidup melampaui batas kemampuan. Misal, batas kemampuan Anda 100 juta, tapi Anda memaksakan diri menjadi 200 juta. Anda tidak menunggu keadaan menjadi seperti yang Anda inginkan. Tetapi, Anda secara proaktif mendorong diri Anda melampaui zona kenyamanan Anda, serta melakukan segala sesuatu yang berisiko untuk mewujudkan keinginan dan kebutuhan Anda. Di sini, Anda perlu mental yang mengatakan kepada diri sendiri bahwa Anda bisa melewatinya, bisa melakukannya, bisa menanganinya, bisa menemukan cara terbaik, bisa memenangkannya.

Mulailah belajar kekuatan memaksakan diri dengan hal-hal rutin kehidupan Anda. Lalu, secara bertahap tingkatkan untuk mewujudkan impian, obsesi, cita-cita, keinginan, dan karya kehidupan lainnya. Setiap bangun pagi katakan kepada diri sendiri bahwa Anda akan melakukan hal-hal yang melampaui kemarin. Bermimpilah setinggi-tingginya, lalu dorong diri Anda, paksa diri Anda, untuk bergerak atau bertindak, walau itu masih dalam ukuran seinci. Ingat! Langkah seinci pasti tidak terlihat oleh mata, tetapi dia akan berakumulasi menjadi meter dan kilo meter.

Musuh utama dari kekuatan memaksakan diri adalah kekuatan untuk membuat alasan ataupun kekuatan untuk menunda-nunda. Jadi, jangan biarkan alasan apapun menghentikan atau menghambat kemajuan hidup Anda. Tingkatkan rasa percaya diri, tingkatkan keyakinan Anda, dan mulai sekarang gunakan kekuatan memaksakan diri, untuk mendorong potensi dan kekayaan sejati dari dalam diri Anda keluar, dan memberikan yang terbaik untuk kebaikan hidup Anda dan orang lain.

Hidup bukan untuk duduk pasif dengan menunggu peristiwa kehidupan memaksa Anda untuk melampaui batas-batas Anda. Jadilah proaktif, jadilah berani, jadilah rendah hati, jadilah bertindak. Hidup hanya sekali jangan habiskan dengan pasif dan menunggu sesuatu yang tak jelas. Bergeraklah dan beranikan diri bermain-main dengan risiko, temukan jalan hidup yang mampu membawa Anda menuju impian dan mewujudkan semua keinginan Anda. Anda ajaib, Anda luar biasa, Anda mampu melampaui batas-batas yang mengikat Anda pada saat ini, asal Anda mau melewati waktu-waktu tersulit, dan ikhlas melewati jalur penderitaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Older posts Newer posts