PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Conflict Management (page 2 of 10)

Manajemen Konflik

KERAGAMAN DAN PERBEDAAN ADALAH KEBENARAN HIDUP

“Hukum alam telah menyiapkan kedamaian, keharmonisan, keindahan, kesenangan, dan kebahagiaan bagi semua orang. Syaratnya, semua orang harus saling menerima dan mengenali perbedaan dan keragaman yang menjadi bagian dari hukum alam.”~Djajendra

Hidup yang benar dan lurus ada di dalam keragaman dan perbedaan. Siapapun yang tidak menghendaki keragaman dan perbedaan, maka dirinya sedang melawan kebenaran hidup. Keharmonisan dan kedamaian hidup akan terwujud bila terbentuk kesatuan hati dalam toleransi untuk keragaman dan perbedaan.

Manusia diciptakan dalam keragaman dan perbedaan. Keragaman dan perbedaan terlihat dari bentuk fisik, bahasa, budaya, pola kehidupan sosial, jenis makanan, ideologi, agama, keyakinan, kepercayaan, impian, pikiran, persepsi, suara, sidik jari, pilihan politik, pilihan pekerjaan, profesi, penampilan, cara berpakaian, dan sangat banyak realitas yang menunjukkan bahwa keragaman dan perbedaan adalah kebenaran hidup. Intinya, keragaman dan perbedaan adalah hukum alam, sama seperti hukum gravitasi. Jadi, sangatlah keliru bila keragaman dan perbedaan dipermasalahkan dalam hidup, sebab sama saja seperti sedang mempermasalahkan hukum alam. Mempermasalahkan hukum alam adalah perbuatan sia-sia yang tidak akan pernah ada solusinya.

Orang-orang pintar pasti memiliki kesadaran yang tinggi untuk menerima perbedaan dan keragaman dengan toleransi yang tinggi. Hanya orang-orang yang kehilangan kesadaran untuk memahami hukum alam akan mempertanyakan atau mempermasalahkan perbedaan dan keragaman. Hidup ini tidak diciptakan untuk menjadi seragam, tetapi diciptakan untuk menjadi berbeda-beda dalam kompleksitas yang tidak mudah dipahami dengan pikiran. Diperlukan hati nurani yang penuh cinta, kasih sayang, empati, peduli, toleransi, dan kebaikan, agar dapat menerima perbedaan dan keragaman dengan bahagia. Jadi, akal saja tidak cukup untuk menerima perbedaan dan keragaman, diperlukan cinta dan kasih sayang terhadap semua makhluk hidup agar kita bisa berdampingan dengan bahagia bersama perbedaan dan keragaman.

Perbedaan dan keragaman adalah realitas dari kehidupan sosial yang tidak bisa diabaikan. Sekali seseorang mengabaikan atau memusuhi perbedaan, maka dia tidak akan pernah memiliki hubungan sosial yang baik dengan semua golongan. Dia akan terkucilkan dan menjadi kecil di golongan yang dia anggap paling benar. Dia tidak bisa merasakan keindahan hidup dalam warna-warni keragaman.

Karena keragaman dan perbedaan merupakan hukum alam, maka diperlukan toleransi dan empati untuk menciptakan kehidupan sosial yang damai dan harmonis. Bila di sebuah lingkungan terjadi permusuhan terhadap keragaman dan perbedaan, maka kedamaian dan keharmonisan akan hilang seketika dan digantikan dengan penderitaan. Menentang keragaman dan perbedaan pasti menimbulkan dampak negatif yang merugikan kehidupan sosial bagi semua orang. Jadi, walaupun hidup dalam perbedaan dan keragaman, tidaklah perlu mempermasalahkannya. Layani saja perbedaan dan keragaman dengan pandangan dan perilaku positif. Anda tidak perlu mencegah keragaman, karena hal itu tidak mungkin bisa dilakukan. Orang-orang yang mencegah perbedaan dan keragaman biasanya sangat menikmati perilaku negatif mereka. Dan, hasilnya, mereka akan menciptakan ketakutan dan permusuhan yang berakibat pada hilangnya kedamaian di dalam kehidupan sosial. Perasaan saling curiga dan perasaan dendam yang penuh kebenciaan akan menjadi energi perlawanan yang mengakibatkan hilangnya cinta, damai, kasih sayang, toleransi, peduli, dan saling membantu.

Seperti kata orang bijak bahwa di dunia ini, semua dirancang untuk menguji manusia. Keyakinan dan pemikiran manusia dihadapkan dengan hukum alam. Pastinya, hukum alam adalah kebenaran absolut yang tidak dapat diganggu gugat. Sedangkan, keyakinan dan pemikiran manusia sangat terbatas. Keyakinan dan pemikiran manusia terbatas oleh kemampuan pancainderanya, seperti: penglihatan, pendengaran, sentuhan, aroma, dan rasa. Jadi, manusia yang gagal memahami hukum alam pasti tidak akan pernah lulus ujian dari kehidupan yang Tuhan ciptakan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SENANG DIPUJI DAN TIDAK SENANG DIKRITIK

“Ketika Anda senang dipuji dan tidak senang dikritik, maka Anda pun menjadi permainan orang lain.”~Djajendra

Perasaan yang ingin selalu disanjung dan dipuji menghilangkan kontrol diri. Ketika Anda marah saat tidak dipuji, itu artinya Anda memiliki kelemahan yang membuat hidup Anda tidak bahagia. Diperlukan kesadaran untuk tidak kehilangan kontrol diri atas semua peristiwa hidup yang Anda jalani. Kesadaran diri yang baik mampu meningkatkan kualitas penilaian diri terhadap realitas yang dialami.

Ketika kesadaran diri Anda rendah, maka Anda kehilangan diri sejati, dan Anda pun menjadi seperti boneka di tangan orang lain. Anda akan selalu bereaksi terhadap berbagai ucapan, perilaku, dan kata-kata orang lain. Anda betul-betul kehilangan kesadaran untuk memberikan respon sesuai diri sejati Anda. Anda akan menari oleh musik dan lagu orang lain. Anda akan kehilangan diri sejati, karena telah menjadi bagian dari permainan orang lain

Tanpa memiliki diri sejati, orang-orang mudah dipermainkan melalui pujian dan kritikan. Tanpa memiliki diri sejati, seseorang hanya menjadi boneka di tangan orang lain. Dan, orang yang memegang boneka selalu sadar untuk mempermainkannya bagi kesenangan pribadi dan bagi hiburan untuk orang lain. Ciri-ciri dari pribadi boneka adalah sangat senang bila mendapatkan pujian, dan sangat marah bila tidak mendapatkan pujian. Jika dikritik, pribadi boneka sangat gelisah dan tidak bisa tidur nyenyak. Intinya, mereka hidupnya dikendalikan oleh orang lain. Hidup mereka sangat tergantung oleh kata-kata orang lain. Ketika kata-kata orang lain melukai hati mereka, maka mereka pun segera bereaksi meluapkan kemarahan dan menciptakan ketidaknyamanan bagi orang-orang lain. Para boneka selalu menjadi sumber hiburan bagi para penonton yang sepaham dengan mereka.

Ketika tidak mendapatkan pujian dan pengakuan, maka pikiran buruk akan muncul untuk menghakimi ataupun menilai orang lain dengan negatif. Diperlukan kesadaran untuk berubah dari pribadi boneka menjadi pribadi sejati dengan integritas. Jadi, ketika pikiran buruk muncul saat tidak mendapatkan pujian, maka saat itu Anda harus segera meningkatkan kesadaran tertinggi Anda. Kesadaran tertinggi diperlukan untuk menilai setiap peristiwa dengan jujur dan untuk memperbaiki diri. Kesadaran diri diperlukan untuk melupakan dan melewati setiap peristiwa, tanpa terjebak di dalamnya. Karena hidup kita adalah sebuah perjalanan yang terus-menerus, maka kita tidak boleh terjebak di dalam sebuah situasi oleh perasaan dan pikiran kita. Jangan menghentikan perjalanan hidup setiap kali melihat sesuatu yang nyaman. Fokuskan pikiran pada tujuan dan jangan biarkan siapapun untuk menjadikan Anda sebagai boneka mereka.

Setiap peristiwa dalam hidup pasti memberikan arti penting bagi kemajuan hidup Anda. Pujian dan kritikan adalah sesuatu yang tidak diperlukan dalam kemajuan hidup Anda. Jadi, ketika Anda menerima pujian tetaplah rendah hati dan tidak terpengaruh olehnya. Sebaliknya, ketika menerima kritikan tetaplah rendah hati untuk memperbaiki kekurangan dan tidak terpengaruh olehnya. Jagalah pikiran untuk selalu berpikir positif atas segala peristiwa hidup yang Anda alami. Biarkan pikiran melihat semua hal di sepanjang jalan hidup Anda, tetapi jangan biarkan pikiran berhenti dan terjebak di sebuah situasi. Teruslah bergerak dan berjalan di sepanjang jalan hidup Anda dengan pikiran positif.

Pujian dan kritikan hanyalah persepsi orang lain. Hidup Anda adalah persepsi Anda. Anda tidak hidup untuk terjebak dalam persepsi orang lain. Bila Anda menjadi diri sejati yang asli dengan nilai-nilai kehidupan pribadi Anda, maka semua persepsi orang lain lenyap begitu keluar dari pandangan Anda. Anda tidak akan memikirkannya dan persepsi orang lain tidak akan menjadi dominan dari memori Anda. Anda mampu melepaskan apa pun yang Anda lihat, dengar, rasakan, pikirkan, saat itu juga. Jadi Anda tidak terikat pada apapun yang orang lain katakan atau perbuat kepada Anda. Anda sudah menjadi diri sendiri yang tidak mampu dijadikan boneka oleh orang lain.

Tidak seorang pun yang bisa sempurna dalam hidup. Demikian juga dengan Anda, pasti realitas pikiran selalu naik dan turun. Kadang-kadang, pikiran buruk bisa saja muncul atas sikap dan perilaku orang lain terhadap Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda tidak masuk ke dalam sikap dan perilaku orang lain tersebut. Anda cukup menjadi penonton yang tidak memberikan penilaian apapun atas sikap dan perilaku orang lain tersebut. Jangan biarkan pikiran dan emosi Anda mengalir ke dalam sikap dan perilaku orang lain. Kendalikan diri, kendalikan pikiran, kendalikan emosi, dan fokuskan untuk menguatkan diri sendiri saat sikap dan perilaku orang lain mencoba memancing marah Anda. Jangan tenggelam dalam sikap dan perilaku orang lain, teruslah mengalir menuju tujuan hidup Anda dengan diri sejati Anda.

Ketika pujian dan kritikan terus-menerus menggoda Anda, maka miliki rem diri yang kuat untuk menghentikan dan mengontrol semua itu. Mempercayai pujian dan kritikan adalah seperti memberikan diri untuk dikendalikan oleh orang lain. Jadi, bila Anda menikmati pujian dan marah pada kritikan, maka Anda sudah di dalam kendali orang lain. Dan, mereka yang tahu tentang kelemahan Anda itu akan memanfaatkannya untuk pertunjukan mereka. Mereka akan memanfaatkan Anda untuk keuntungan dan permainan mereka.

Hidup ini bukan untuk bahagia dengan pujian dan menderita dengan kritikan. Hidup ini adalah sebuah perjalanan sempurna dengan penuh rintangan. Anda pasti melewati yang Anda suka dan yang Anda tidak suka. Pastikan setiap langkah Anda di dalam kesadaran tinggi Anda. Pastikan Anda selalu melangkah dengan hati-hati dan rendah hati. Sangat banyak jembatan yang belum tersambung untuk Anda lewati. Sangat banyak jalan yang masih diselimuti awan dan lumpur licin. Setiap langkah hidup memiliki resiko yang harus diperhitungkan dengan jujur. Ketika Anda jatuh dan terluka, jangan mengeluh dan menyerah. Teruslah melangkah walau langkah Anda hanya mampu seinci demi seinci. Hal terpenting dalam hidup adalah Anda harus terus-menerus bergerak maju, dan tidak boleh terjebak dalam sebuah keadaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENERIMA APAPUN YANG TELAH TERJADI

“Kehendak Tuhanlah yang pasti terjadi, bukan kehendak Anda atau pun rencana Anda.”~Djajendra

Semua orang boleh berpikir apa saja, tetapi pikiran-pikiran yang semua orang pikirkan bukanlah kepastian untuk sesuatu terjadi. Hanya kehendak Tuhan yang pasti terjadi. Oleh karena itu, tidak perlu memaksakan pikiran-pikiran yang belum tentu terjadi. Terimalah apapun yang sudah terjadi dengan ikhlas. Terimalah apapun yang tidak bisa Anda ubah dengan sukacita. Biarlah Tuhan berbicara melalui peristiwa-peristiwa yang Anda alami di sepanjang hidup. Tingkatkan kesadaran dan kegembiraan di dalam diri agar Anda bisa mengetahui kehendak Tuhan untuk kebaikan hidup Anda.

Hidup ini untuk dijalani dengan komitmen, disiplin, kerja keras, tanggung jawab, kejujuran, perubahan, dan kualitas melalui pengetahuan tanpa batas. Lalu, tidak menyerah, tapi menerima dengan ikhlas. Kenapa harus menerima dengan ikhlas? Karena, Anda tidak dapat mengontrol semua peristiwa dalam hidup Anda. Anda harus berdamai dan menerima peristiwa-peristiwa atau hal-hal yang di luar kendali Anda. Bila Anda menolak berdamai, maka Anda akan menderita dan mengalami kekecewaan di sepanjang hidup Anda. Jadi, terimalah apapun yang sudah menjadi kehendak Tuhan, lalu jangan menyerah untuk mewujudkan impian Anda di jalan damai.

Ketika Anda rendah hati dan terbiasa untuk belajar dari semua peristiwa hidup, maka perjuangan Anda yang tidak terwujud tidak dapat meruntuhkan semangat Anda. Anda pasti menggunakan ego Anda untuk tumbuh dan semakin kuat melalui peristiwa-peristiwa yang Anda lalui. Anda tidak mungkin menggunakan ego Anda untuk meruntuhkan perjuangan Anda. Walaupun dalam proses Anda harus menganggap diri Anda sebagai yang terbaik untuk apa-apa yang Anda lakukan, tetapi hasil yang Anda dapatkan tidak seperti rencana dan pikiran Anda, maka Andapun mampu mengontrol perasaan kecewa dan tidak mungkin menjadi resah atau merasa telah berbuat kesalahan. Anda pasti tenang untuk menguatkan keyakinan dan menguatkan mental pemenang agar perjalanan Anda yang berikutnya tidak terganggu oleh kegagalan sebelumnya. Anda harus selalu menguatkan mental pemenang Anda agar segala sesuatu yang tak terduga dapat Anda kendalikan, dan dapat Anda jadikan sebagai pelajaran untuk tindakan-tindakan berikutnya.

Hidup untuk belajar, bukan untuk menyalahkan orang lain. Ketika Anda tidak meningkatkan pengetahuan tentang diri sendiri dan selalu meningkatkan kemampuan untuk melihat kekurangan orang lain, maka Anda tidak mungkin mampu menerima hasil yang tidak sesuai pikiran dan rencana Anda. Anda tidak mampu meningkatkan kesadaran untuk merenungkan dan memperbaiki kemunduran ataupun kegagalan Anda. Anda juga tidak mampu mengenali atau memahami pelajaran yang diberikan oleh hasil yang tidak sesuai pikiran dan rencana Anda. Hanya melalui mengenal diri sendiri secara mendalam, Anda dapat menghadapi realitas yang tidak sesuai pikiran dan rencana.

Kesadaran diri yang tinggi mampu mengambil tanggung jawab dan meningkatkan kepercayaan diri di setiap peristiwa yang tidak diinginkan. Kegagalan selalu dijadikan pelajaran untuk meningkatkan kualitas diri. Kekecewaan tidak akan dibuat berlama-lama, dan tidak akan berkubang di dalamnya. Kesadaran diri tidak akan membuang-buang waktu produktif. Kelemahan dihadapi dengan pengetahuan dan disiplin untuk peningkatan. Kekurangan dihadapi dengan ketekunan dan kerja keras yang luar biasa untuk penguatan di semua aspek diri sendiri. Intinya, kesadaran diri dimanfaatkan untuk memperkuat tanggung jawab agar diri sejati bisa terus-menerus menguatkan dirinya dalam meraih sukses.

Hidup bukan untuk menolak apa-apa yang tidak Anda sukai. Hidup untuk berlatih dan mempersiapkan kualitas diri agar Anda dapat menerima apa-apa yang Anda sukai. Jadi, jangan fokus untuk menolak sesuatu, fokuskan pikiran dan kekuatan Anda untuk menerima apa-apa yang Anda sukai. Jelas, semua ini dimulai dari rasa syukur yang hebat atas kehidupan yang Anda jalani. Tidak ada jaminan bahwa apa yang Anda rencanakan dan pikirkan akan menjadi masa depan Anda. Hanya Tuhanlah yang paling tahu tentang masa depan semua orang. Hanya Tuhanlah yang paling tahu apa yang baik dan tidak baik bagi hidup kita semua. Oleh karena itu, apapun yang Anda alami saat ini miliki rasa syukur dan sikap rendah hati. Rasa syukur dan rendah hati ditambah sikap sabar dan penuh semangat menjadikan jalan hidup Anda selalu mendapatkan sukses.

Hidup kita yang sesungguhnya adalah pada hari ini. Masa lalu hanya tinggal dikenangan, bukan dalam kenyataan. Masa depan masih tinggal dalam pikiran, bukan dalam kenyataan. Hari inilah atau momen inilah hidup yang kita semua miliki. Bila momen ini tidak kita nikmati dengan rasa syukur dan kegembiraan, maka kita sedang menciptakan hidup yang buruk. Milik kita dalam hidup tidak lebih dari nafas yang keluar masuk. Keberadaan kita sebatas nafas yang keluar masuk. Bila nafas terhenti dan tidak lagi keluar masuk, maka selesailah semuanya. Jadi, tingkatkan kesadaran untuk mengingatkan kepada diri sendiri tentang pentingnya untuk fokus pada momen ini dengan penuh sukacita.

Tanamlah pada momen ini semua benih-benih yang terbaik, mungkin Anda tidak memanennya, tetapi Anda telah menciptakan kebaikan kepada kehidupan selanjutnya. Fokuskan perhatian pada hal-hal yang baik. Gunakan semua waktu dan energi Anda hanya untuk menghasilkan hal-hal baik bagi kehidupan. Ciptakan diri Anda menjadi energi positif yang terus-menerus hanya menghasilkan kebaikan dan keindahan bagi hidup. Jangan membuang-buang waktu dan energi untuk mengkhawatirkan sesuatu. Sebab, kehendak Tuhanlah yang pasti terjadi, bukan kehendak Anda atau pun rencana Anda.

“Sesungguhnya dalam hidup tidak perlu terlalu banyak berpikir, yang diperlukan hanyalah tindakan dengan pengetahuan dan keyakinan penuh.”~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEMANA ANDA MEMBERIKAN ENERGI ANDA?

“Ketika diri kita tidak dilindungi dengan energi positif, maka hidup kita sendiri akan terancam di dalam penderitaan.”~Djajendra

Setiap hari, kemana Anda mulai memberikan energi Anda? Kemana Anda sedang mengarahkan hidup Anda? Kemana Anda sedang menciptakan hidup Anda melalui energi Anda? Setiap hari, Anda sedang menjadi apa? Apakah Anda merespon dengan kesadaran tertinggi atau Anda bereaksi dengan emosi? Hidup hanyalah pilihan dari realitas yang Anda hadapi. Anda tidak bisa mengendalikan hidup, Anda hanya bisa mengendalikan diri Anda sendiri. Fokus dan perhatian Anda menciptakan jalan hidup Anda.

Semua orang sama, diciptakan dari bahan yang sama, dalam bentuk yang sama. Tetapi, setiap orang dipisahkan oleh pikiran. Pikiran dalam frekuensi yang sama menciptakan daya tarik, sedangkan pikiran dalam frekuensi yang tidak sama menciptakan daya tolak. Pikiran menciptakan energi di dalam diri, dan energi inilah yang menjadikan Anda seperti hari ini. Bila hidup Anda sangat kuat dengan pikiran positif di dalam diri, maka energi positiflah yang Anda hasilkan untuk realitas kehidupan sehari-hari Anda. Sebaliknya, bila hidup Anda sangat kuat dengan pikiran negatif di dalam diri, maka energi negatiflah yang Anda hasilkan untuk realitas kehidupan sehari-hari Anda. Jadi, sukses dan tidak suksesnya hidup Anda tergantung kepada energi apa yang menguasai diri Anda, bukan tergantung kepada orang lain.

Kemana Anda memberikan energi Anda? Kadang-kadang, orang terjebak dalam rasa bersalah, marah, kesal, frustasi, keserakahan, benci, dan hal-hal negatif lainnya. Itu artinya, orang tersebut sedang memberikan energi kepada hal-hal negatif tersebut. Dampaknya, energi negatif tersebut menjadi semakin menguatkan di dalam dirinya, sehingga dia sulit merasakan hidup yang damai dan bahagia. Ketika hidup difokuskan untuk mengurusi  hal-hal negatif, maka penderitaan dan kekurangan menjadi sahabat yang paling akrab.

Berikan energi Anda setiap hari kepada keindahan, cinta, rasa syukur, rasa nikmat, Tuhan, pekerjaan, kedamaian, kesejahteraan, kesehatan, sukses, kebugaran, persahabatan, pengetahuan, kasih sayang, kepedulian, ketekunan. Tumbuhlah bersama energi positif di segala bidang yang Anda kerjakan. Anda yang setiap hari tumbuh di dalam energi positif, dan Anda yang setiap hari memberikan energi untuk hal-hal positif, pasti menikmati hidup yang indah. 

Kehidupan ini sangat dinamis dan tidak pasti. Jadi, kalau Anda mengikuti kehidupan, Anda pasti selalu berada di tingkat stres yang tinggi. Hanya Andalah yang bisa menciptakan diri Anda tetap konstan dengan energi positif, untuk menghadapi kehidupan yang dinamis dan tidak pasti ini. Bila Anda juga mudah terombang-ambing dalam ketidakpastian hidup, maka hidup Anda sangat mudah dikuasai oleh energi negatif. Penguatan diri dengan energi positif secara konstan di sepanjang hidup Anda akan mengurangi aliran energi negatif ke dalam diri Anda. Perlu Anda pahami bahwa dunia luar Anda memiliki kekuatan energi negatif dan energi positif dalam jumlah yang sangat besar. Anda tidak mungkin berharap dari kebaikan dunia luar untuk kebaikan hidup Anda. Dunia luar, kadang-kadang, sangat kejam dan tidak mengenal kasih sayang. Jadi, Anda yang harus menciptakan kebaikan di dalam diri Anda melalui kesadaran Anda. Lalu, menyiapkan diri Anda untuk menerima aliran energi positif dan menolak masuknya energi negatif ke dalam diri Anda. Semua ini baru bisa dilakukan dengan baik, bila setiap hari Anda meningkatkan kesadaran Anda untuk mengakses energi positif, dan menutup pikiran terhadap energi negatif. Jelas, semua ini memerlukan kerja keras yang luar biasa, dan tidak mudah.

Rahasia kehidupan berawal dari pikiran. Pikiran dapat dilihat atau dirasakan dari energi, frekuensi, getaran, ataupun emosi. Emosi atau getaran apa yang paling sering dihasilkan oleh pikiran Anda? Bila Anda bisa memahami dan mengubahnya melalui kesadaran Anda, maka hidup Anda pasti berada dalam kendali kesadaran Anda. Ketika hidup Anda mengalir dari kesadaran Anda, maka Anda bisa menjelajahi jalan kehidupan dengan ide-ide terbaik Anda. Anda bisa mengalir tanpa hambatan oleh realitas dunia luar Anda. Anda bisa menghasilkan hal-hal yang Anda yakini bisa membawa kebaikan bagi hidup Anda. Anda bisa melakukan apapun yang Anda mau, tanpa rasa takut. Anda selalu mampu tampil penuh percaya diri, yakin, semangat, berani, optimis, fokus, dan melakukannya dengan penuh kegembiraan.

Anda yang dirinya terisi penuh energi positif tidak akan hidup di masa lalu atau pun di masa depan. Anda betul-betul mampu fokus dan memberikan perhatian penuh untuk hari ini, untuk momen ini. Kesadaran Anda begitu kuat untuk menghasilkan yang terbaik pada momen ini, sehingga semua energi positif diberikan untuk kehidupan terbaik pada hari ini. Energi positif yang kuat di dalam diri Anda dapat mengubah energi rendah orang lain saat berinteraksi dengan Anda menjadi energi positif. Intinya, saat Anda mulai menghadapi setiap bagian negatif dari diri sendiri dan orang lain, Anda mampu memberikan energi positif dan mengubahnya menjadi baik.

Diri Anda adalah sebuah titik kesadaran dan isilah waktu, ruang, tubuh, jiwa, realitas, dengan energi positif Anda. Jangan pernah membiarkan pikiran mencari-cari energi negatif di dalam diri orang lain. Jangan biarkan pikiran mencari-cari energi negatif di dalam diri Anda sendiri. Fokuskan pikiran hanya untuk hidup dan berkembang di dalam energi positif. Hadapi setiap peristiwa dengan energi positif Anda. Dalam setiap masalah sudah terletak solusi di dalamnya. Anda hanya perlu menjadi energi positif untuk memperbaiki realitas yang tidak Anda inginkan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMAAFKAN ADALAH ENERGI UNTUK KEBAHAGIAAN

“Ketika Anda memaafkan dan meninggalkan ketergantungan pada semua peristiwa hidup yang merugikan dan yang menyakitkan Anda, lalu Anda hanya bekerja dengan ikhlas dan menjalani hidup dalam lindungan Tuhan, serta setiap hari hanya merasakan syukur dan nikmat Tuhan, maka Anda menjadi orang yang paling beruntung dalam hidup ini.”~Djajendra

Memaafkan adalah sebuah respon atas peristiwa hidup yang merugikan atau menyakiti Anda. Jadi, Anda tidak perlu bereaksi dengan keras, Anda cukup merespon peristiwa tersebut dengan sebuah pilihan dari kesadaran Anda, yaitu: memaafkan dan mengampuni orang-orang yang menyakiti Anda. Kenapa Anda harus memaafkan? Karena ini adalah sebuah pilihan sadar Anda untuk melepaskan diri dari stres, sakit hati, sakit kepala, dan marah yang tidak berhenti. Memaafkan adalah sebuah pilihan cerdas untuk membuat hidup Anda tetap gembira dan gembira setiap hari.

Mungkin Anda bertanya, “apakah adil dan apakah begitu mudah untuk memaafkan orang-orang yang sudah sangat jahat kepada diriku?” Jawabannya, jelas, memang tidak mudah untuk memaafkan orang-orang yang membuat Anda sangat terluka dan menderita. Memori atau ingatan rasa terluka yang Anda rasakan akan selalu hadir, untuk mengingatkan mereka yang melukai hati Anda. Luka tubuh mudah disembuhkan, luka batin sangat sulit disembuhkan. Batin yang terluka akan selalu melanjutkan lukanya dari waktu ke waktu karena ingatan yang tidak mau memaafkan. Tetapi, ingat, bahwa tidak memaafkan adalah seperti minum racun dan mengharapkan orang lain untuk mati. Semakin kuat benci, dendam, sakit hati, perasaan tidak senang, dan semua energi negatif lainnya di dalam diri Anda; maka, Anda menjadi semakin terluka dan menderita di sepanjang hidup Anda. Tidak ada kebahagiaan dan keindahan di hati yang penuh dendam dan benci. Tidak ada kedamaian dan kebaikan hidup di hati yang selalu berprasangka buruk.

Tidak memaafkan hanya akan memperkuat ingatan tidak menyenangkan itu ke dalam diri Anda, sehingga ingatan negatif tersebut menciptakan energi negatif di dalam diri Anda. Jadi, walaupun Anda sudah sangat disakiti dan dirugikan, memaafkan adalah satu-satunya jalan agar Anda bisa tetap merasakan nikmat Tuhan di segala bidang kehidupan Anda. Menyimpan marah dan sakit hati hanya menjadikan Anda tidak bisa menjangkau nikmat hidup dari Tuhan. Orang-orang yang dirinya terisi penuh dengan energi negatif tidak perlu bermimpi untuk hidup damai, bahagia, sejahtera, tenang, dan mendapatkan kenikmatan dari Tuhan di segala bidang kehidupan.   

Ya, mungkin bagi Anda terasa sangat tidak adil, orang yang sudah sangat jahat kepada Anda harus Anda maafkan agar hidup Anda damai. Mungkin Anda merasa demi keadilan, Anda wajib membalas dan membuat orang tersebut merasakan sakit seperti yang Anda rasakan. Ketika seseorang menyakiti dan merugikan Anda, jangan Anda juga berbuat seperti yang dia buat, biarlah Tuhan yang mengurus dia dengan hukum Tuhan. Jadi, kalau Anda disakiti, Anda tidak perlu membalas untuk menyakiti juga. Kuasa Tuhan pasti melindungi Anda yang ikhlas dan penuh cinta, Anda hanya perlu tunduk dan menyerah kepada Tuhan, lalu tetaplah menjalani hidup dengan penuh kegembiraan setiap hari.

Di dalam diri yang penuh energi positif tidak akan pernah ada beban hidup, yang ada hanya keindahan dan kenikmatan hidup. Ketika Anda memaafkan dan meninggalkan ketergantungan pada semua peristiwa hidup, lalu Anda hanya bekerja dengan ikhlas dan menjalani hidup dalam lindungan Tuhan, serta setiap hari hanya merasakan syukur dan nikmat Tuhan, maka Anda menjadi orang yang paling beruntung dalam hidup ini. Memaafkan dan mengampuni adalah untuk kebaikan diri sendiri. Masalah keadilan, janganlah khawatir. Tuhan tidak pernah tidur. Siang dan malam, Tuhan menjaga Anda yang baik dengan cinta dan kasih sayang. Tuhan pasti menegakkan keadilan dengan caranya, dan tidak seorang pun yang bisa bersembunyi dari kesalahan yang mereka buat. Jadi, ketika Anda hidup di dalam kuasa Tuhan, maka tugas Anda adalah berbuat baik dan berbuat baik, walau kepada orang-orang yang tidak berbuat baik kepada Anda. Dan, Anda juga selalu merasa gembira karena mendapatkan nikmat dari Tuhan di semua bidang kehidupan Anda.  

Pada waktu Anda sulit memaafkan, cobalah tenangkan diri dan tingkatkan afirmasi kata-kata positif secara terus-menerus sampai Anda tenang. Jujurlah kepada diri sendiri tentang akibat yang ditimbulkan oleh rasa sakit hati Anda tersebut. Akui bahwa rasa sakit itu sangat merugikan hidup Anda. Sadari bahwa membiarkan rasa sakit itu tumbuh membesar akan menciptakan penderitaan di dalam diri Anda sendiri. Ya, Anda pasti orang yang cerdas, dan tidak mungkin mau hidup menderita setiap hari, hanya gara-gara pikiran Anda masih hidup di dalam peristiwa yang menciptakan sakit hati tersebut. Jelas, Anda akan berusaha untuk menghapus sakit hati tersebut dari hidup Anda. Anda pun pasti tahu bahwa satu-satunya cara adalah memaafkan dan melepaskannya dari hati dan pikiran Anda.

Tidak memaafkan berarti sedang menyakiti diri sendiri. Memelihara dendam berarti sedang membangun kekejaman di dalam diri. Tidak memaafkan dan memelihara dendam di dalam diri hanya memperkuat energi negatif di dalam diri sendiri. Akibatnya, hidup Anda setiap hari akan berjalan di dalam kemarahan, kebencian, perasaan tidak adil, perasaan tidak benar, perasaan bersalah, perasaan sedih, perasaan malu, dan berbagai perasaan negatif lainnya yang membentuk Anda menjadi orang yang siap menciptakan kerusakan bagi kedamaian hidup. Ya, Anda menjadi orang yang tidak baik bagi kedamaian hidup. Jelas, Anda tidak mau, Anda pasti ingin menjadi orang yang membawa kebaikan dan kedamaian bagi hidup. Apalagi hidup ini sangat singkat. Oleh karena itu, Anda harus fokus dan memberikan energi positif ke dalam peristiwa yang membuat Anda sakit hati. Jadi, Anda tidak boleh berpikir sebagai korban, Anda harus berpikir sebagai murid yang sedang belajar sesuatu untuk menghebatkan Anda di masa depan. Anda harus memahaminya bahwa apapun yang sedang Anda alami adalah sesuatu yang sedang menjadikan hidup Anda lebih baik dan lebih hebat. Intinya, Anda harus berpikir positif agar Anda tidak hidup dalam energi negatif sebuah peristiwa hidup.

Dalam hidup, tidak seorang pun yang tidak membuat kesalahan. Semua orang pasti pernah membuat kesalahan. Manusia adalah tempatnya salah, hanya Tuhan maha sempurna dengan segala pujian. Ketika orang menyakiti Anda, ingatlah bahwa manusia tempatnya salah. Jadi, kita semua, kadang-kadang tergelincir dalam kesalahan, dan pasti kita juga akan merasakan akibat dari kesalahan yang kita buat. Hukum Tuhan pasti bekerja dengan caranya, untuk setiap orang, tanpa perbedaan dan pilihan. Oleh karena itu, untuk apa lagi Anda harus marah, benci, sakit hati, dan mencengkeram berbagai rasa negatif di dalam diri sendiri. Jelas, yang rugi Anda sendiri, yang menderita Anda sendiri. Jadi, memaafkan adalah energi untuk kebahagian Anda sendiri. 

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGHAPUS BUDAYA SALING MENYALAHKAN DI TEMPAT KERJA

“Ketika satu jari menunjuk orang lain, empat jari yang lain menunjuk diri sendiri. Hidup bukanlah permainan salah-menyalahkan. Hidup adalah permainan untuk mengerti dan mengelola segala sesuatu dengan tanggung jawab.”~Djajendra

Ketika target tidak tercapai, orang lain yang disalahkan. Ketika tujuan tidak tercapai, orang lain yang disalahkan. Ketika hati tidak damai, orang lain yang disalahkan. Ketika pengeluaran besar dan kebutuhan tidak terpenuhi, orang lain yang disalahkan. Ketika karir tidak naik-naik, orang lain yang disalahkan. Ketika pimpinan menilai kinerjanya dengan rendah, orang lain yang disalahkan. Ya, apapun kejadian yang merugikan dirinya, orang lain yang disalahkan. Mental menyalahkan orang lain sangatlah berbahaya di tempat kerja.

Perilaku yang sering menyalahkan orang lain di tempat kerja adalah perilaku yang gagal untuk bertanggung jawab atas keberadaannya di tempat kerja. Orang-orang yang terbiasa menyalahkan orang lain hidupnya berpusat pada masalah demi masalah, mereka selalu menganggap dirinya sebagai korban, selalu mengasihani diri sendiri atas berbagai peristiwa yang menunjukkan ketidakmampuan untuk bertanggung jawab.

Orang dengan mentalitas dan perilaku yang selalu merasa sebagai korban, tidak akan pernah menghasilkan kinerja dan prestasi. Mereka terbiasa dan terlatih untuk menghindari tanggung jawab, serta sangat pintar untuk memainkan peran kemalangan atau ketidakadilan atas dirinya. Mereka selalu bersembunyi di dalam alasan demi alasan, sehingga tidak bisa diandalkan untuk menjadi energi positif dalam membangun keberhasilan organisasi.

Seorang karyawan dengan mentalitas korban dapat menimbulkan masalah nyata bagi kemajuan perusahaan. Oleh karena itu, tim manajemen yang baik pasti segera menangani penyakit salah-menyalahkan agar tidak merusak moral dan produktivitas di tempat kerja. Membiarkan kebiasaan salah-menyalahkan di tempat kerja, sama saja seperti menyetujui untuk kegagalan dalam pencapaian kinerja.

Berurusan dengan mentalitas korban memang tidak mudah. Persepsi dan keyakinan dirinya sebagai korban dari perlakukan tidak adil; korban dari intimidasi; korban dari diskriminasi; korban dari sistem; korban dari hubungan tidak baik; dan korban dari apapun yang dia inginkan. Jadi, perlu dipahami bahwa mental dan perilaku dia selalu mencurigai orang lain sebagai penyebab ketidakmampuan dirinya dalam mencapai prestasi. Jelas, orang-orang mentalitas korban haruslah segera diperbaiki, kalau tidak bisa diperbaiki lagi, segeralah keluarkan mereka dari struktur organisasi agar tidak merusak proses kerja.

Perusahaan yang berbudaya unggul selalu mampu menangani orang-orang bermental salah-menyalahkan. Penegakkan etika yang konsisten dan profesional dapat menghindari kerusakan moral kerja akibat salah-menyalahkan. Menyiapkan pedoman tata krama dan kode etik, lalu dijalankan dengan penuh disiplin dan tanggung jawab akan mengurangi budaya salah-menyalahkan di tempat kerja. Membiarkan budaya korban dan salah-menyalahkan di tempat kerja hanya akan merusak produktivitas, merusak hubungan kerja, dan merusak kepercayaan di dalam proses kerja. Dampaknya, semua orang selalu berada dalam konflik dan politik kantor, yang sibuk mengurusi sama-sama lain dan lupa untuk bekerja dengan efektif.

Profesionalisme dan budaya kerja yang kuat harus ditegaskan melalui standar perilaku kerja. Jadi, setiap karyawan di tempat kerja wajib memberikan pertanggung jawaban atas pekerjaan dan hubungan kerja. Tidak boleh ada alasan untuk pembenaran atas kelemahan dalam hubungan kerja. Setiap orang harus terlatih untuk mengendalikan situasi dan menyelesaikan tugas-tugas tepat waktu, tanpa alasan.

Setiap karyawan dibangun dalam bangunan kerja tim yang solid. Perasaan syukur, terima kasih, dan rasa bersatu dengan yang lain harus dikuatkan agar perilaku menyalahkan hilang. Dan juga, pengembangan kepercayaan diri harus lebih dikuatkan agar apapun situasinya dapat dilalui dengan keberanian dan penuh tanggung jawab

Penguatan komunikasi dan hubungan yang etis di dalam budaya kerja harus selalu menjadi perhatian dan kepedulian setiap orang. Dalam hal ini, manajemen harus memiliki inisiatif untuk memberikan pelatihan dan motivasi yang terus-menerus agar setiap orang memiliki kesadaran untuk berkinerja, dan tidak menjadikan dirinya sebagai korban dalam proses kerja.

Manajemen tidak boleh membiarkan standar kerja dan standar perilaku terganggu oleh realitas apapun. Standar yang kuat akan membantu sistem dalam proses kerja. Jadi, tim manajemen harus selalu bertindak cepat untuk menyelamatkan standar kerja dan standar perilaku agar budaya salah-menyelahkan tidak berlanjut dalam konflik panjang yang berlarut-larut.

Setiap karyawan harus ikhlas dan tulus dalam menerima tanggung jawab, serta memiliki integritas yang tinggi untuk menyelesaikan semua tugas, tanpa menyalahkan satu sama lain. Di samping itu, semua karyawan harus dilatih dan dibiasakan untuk dapat mengontrol reaksi terhadap realitas yang sulit, serta menjadi kreatif untuk mengatasi masalah-masalah yang merusak hubungan kerja.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMAAFKAN MENJADIKAN ANDA MENANG

“Ketika Anda memaafkan orang yang sangat menyakiti hidup Anda, maka Anda menang dan bahagia.”~Djajendra

Perjalanan hidup kadang-kadang harus terbentur dengan hal-hal yang menyakitkan dan merugikan. Tidak selalu hubungan dengan orang lain berlangsung dengan baik dan damai. Ketika Anda mampu memaafkan orang-orang yang menyakiti dan merugikan hidup Anda, maka Anda menang. Semakin Anda terbiasa memaafkan dan tidak ambil pusing dengan perilaku tidak baik orang lain kepada Anda, maka semakin Anda menjadi lebih kuat dan merdeka dengan hidup Anda.

Kebencian, dendam, marah, dan sakit hati tidak akan memberikan masa depan terbaik bagi Anda. Walaupun Anda sudah berjuang dengan sangat keras, tetapi bila di hati masih melekat benci dan iri, maka Anda tidak pernah menang dalam hidup Anda. Para pemenang adalah orang-orang yang berjiwa besar, berempati, bertoleransi, memaafkan, dan ikhlas menerima realitas hidupnya dengan rasa syukur.

Harga diri dan kehormatan semakin tinggi ketika Anda semakin rendah hati. Sikap rendah hati membuat Anda semakin mudah memaafkan. Sikap tinggi hati membuat Anda sulit memaafkan. Memaafkan membuat Anda menemukan kedamaian dan keindahan dalam hidup.

Tanamkan nilai-nilai positif ke dalam diri sendiri agar Anda bisa tumbuh lebih dewasa, lebih kuat, lebih bijaksana, dan lebih tenang. Semakin banyak aliran nilai-nilai positif ke dalam pikiran bawah sadar Anda, semakin mereka menyembuhkan semua luka hati Anda. Akhirnya, Anda menemukan kekuatan untuk melihat hidup dengan bijaksana dan menjadi pribadi yang mudah memaafkan.

Anda yang tidak bisa memaafkan selalu menghabiskan hari dan malam dengan menyiksa diri sendiri. Jika Anda dibesarkan dengan nilai-nilai negatif yang sudah terukir di dalam hati Anda dengan sempurna, maka Anda harus sadar untuk berjuang dengan sangat keras agar bisa melemahkan nilai-nilai negatif tersebut. Jangan membiarkan diri Anda untuk membenci orang lain. Kebencian kepada orang lain hanya menjadikan hidup Anda lebih buruk. Jagalah kata-kata Anda agar tidak menyakiti orang lain. Kendalikan diri untuk selalu berada di dalam kekuatan baik, dan jauhkan diri Anda dari kekuatan tidak baik.

Anda tidak perlu melupakan perbuatan tidak baik orang lain kepada Anda. Jadikan hal itu sebagai pengalaman yang mendewasakan hidup Anda. Intinya, Anda tidak perlu mengubah masa lalu, biarkan masa lalu itu seperti apa adanya, tetapi Anda harus memaafkannya agar Anda terlepas dari rasa sakit hati dan kemarahan.

Ketika Anda memaafkan orang yang menyakiti Anda, maka perbuatan Anda itu menguntungkan hidup Anda, dan belum tentu menguntungkan atau membawa kebaikan kepada orang yang menyakiti Anda. Jadi, memaafkan adalah tentang keuntungan dan kebaikan bagi diri sendiri.  

Orang bijak mengatakan bahwa memelihara kebencian di dalam hati seperti memberikan racun kepada diri sendiri dan mengharapkan orang lain yang mati. Artinya, bila Anda memelihara kebencian, maka Andalah yang tersiksa dan mati perlahan-lahan di dalam hidup, sedangkan orang yang Anda benci mungkin saja hidupnya lebih damai dan bahagia dari Anda.

Memaafkan tidak berarti Anda harus berbaik-baik dengan orang yang tidak baik dengan Anda. Anda cukup memaafkan dengan ikhlas dan tulus, lalu tidak perlu bertemu dan berhubungan dengan orang tersebut. Intinya, Anda tidak boleh sakit hati, membenci, dendam, dan marah kepada siapapun dalam waktu yang lama.

Memaafkan menjadikan Anda menang. Anda tidak perlu menyalahkan siapapun dalam perjalanan hidup Anda. Bersyukurlah dan terimalah segala sesuatu dengan rendah hati. Belajarlah dengan rendah hati untuk mendapatkan pengetahuan dan wawasan dari hal-hal yang tidak Anda inginkan. Jangan menghancurkan diri sendiri dengan kemarahan, kebencian, dendam, dan rasa sakit hati. Para pemenang tidak pernah menyalahkan orang lain, hanya orang-orang yang gagal yang suka menyalahkan orang lain.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

JANGAN BERBAGI BERITA BURUK

“Berita buruk meracuni diri sendiri serta membuat hidup tidak damai.”~Djajendra

Berita buruk, seperti: berita yang saling menghina dan merendahkan pihak yang tidak disukai dapat merusak kebahagiaan hidup. Berita buruk tidak menguntungkan siapapun, hanya meningkatkan stres. Berita buruk yang diterima setiap hari akan membentuk kebiasaan mental dan emosi untuk membenci yang tidak sepaham. Berita buruk dihasilkan dari pemikiran buruk dan kepentingan dari hati nurani yang buruk.

Mungkin Anda terhubung dengan keluarga besar dan kelompok Anda melalui media sosial. Pastinya Anda juga selalu ingin memanfaatkan media sosial dengan cara yang sehat. Media sosial yang sehat dan berkualitas selalu menjaga komunikasi dalam kabar baik. Komunikasi dengan kabar baik meningkatkan kebahagiaan dan kesehatan hidup. Komunikasi dengan kabar buruk meningkatkan ketidakbahagiaan. Intinya, bila Anda suka berbagi berita-berita yang bersumber dari kebencian kepada keluarga besar atau kelompok Anda, maka hal itu sama saja seperti Anda sedang membuat hidup mereka tidak bahagia dan penuh rasa takut.

Ketika Anda berbagi atau mengirimkan berita buruk atau gambar yang penuh energi negatif, maka orang yang menerimanya berpotensi terpengaruh dan menarik energi negatif dari yang Anda kirim tersebut ke dalam dirinya. Energi negatif tersebut secara tidak sadar akan memicu stres dan perasaan tidak bahagia. Energi negatif menciptakan kehidupan yang penuh prasangka buruk, curiga, marah, khawatir, kesal, takut, merasa tidak adil, dan semua hal-hal negatif secara kreatif tertanam di dalam diri. Jelas, semua energi negatif tersebut menjadi benih yang hebat untuk menjadikan kehidupan Anda dan keluarga dalam kekurangan dan ketidakbahagiaan.

Tulisan-tulisan yang saling menghujat dan saling tidak menghargai adalah sumber energi negatif. Hal ini, seperti membuka gerbang untuk menuju ke arah kegelapan. Orang-orang yang suka berbagi berita buruk adalah orang-orang yang sedang meracuni pikiran dan kebahagiaan orang lain. Sudah bukan rahasia lagi bahwa membaca berita buruk seperti menarik hal-hal tidak baik ke dalam kehidupan diri sendiri. Ketika Anda mendengarkan berita-berita negatif, hati Anda pasti tidak nyaman dan tidak senang. Bila setiap hari Anda kecanduan untuk mengikuti berita-berita buruk dan negatif, maka kebahagiaan dan kedamaian hidup akan menjauh dari Anda.

Bila Anda tertarik untuk mengikuti dan membaca berita-berita negatif, maka Anda seperti menyiapkan diri untuk menanam benih-benih negatif ke dalam alam bawah sadar Anda. Dampaknya, tanpa Anda sadari, Anda akan mulai membenci dan merasa tidak adil dengan orang-orang yang berlawanan pola pikir dengan diri Anda. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk menghindari berita buruk dari sumber manapun. Fokuskan perhatian untuk menerima berita baik yang mendorong kualitas kebahagiaan Anda.

Pesan-pesan yang menyebarkan kebencian dan rasa takut membuat suasana kehidupan tidak damai. Hilangkan kebiasaan untuk menghakimi dan menilai orang lain. Kuatkan empati dan kasih sayang untuk memahami perbedaan. Intinya, sangatlah bijak bila Anda memblokir sumber energi negatif, serta tidak berbagi berita buruk kepada siapapun, apalagi kepada lingkungan keluarga Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

JANGAN TERPENGARUH DENGAN PERILAKU KACAU ORANG LAIN

“Siapapun bisa berperilaku kacau dan bertindak diluar kendali, tetapi hanya orang-orang hebat yang tetap tenang saat berhadapan dengan para pengacau.”~Djajendra

Kita hidup melalui berbagai perilaku manusia, sangat banyak perilaku negatif dari orang lain bisa merusak kebahagiaan kita. Seperti kita ketahui; hidup adalah sebuah drama dengan berbagai perilaku, sikap, kebiasaan, dan karakter yang diperankan oleh masing-masing orang. Kalau ada perilaku baik, juga ada perilaku tidak baik. Menghadapi perilaku baik pastinya sangat membahagiakan hati, tetapi saat menghadapi perilaku buruk pastilah tidak menyenangkan hati. Perilaku buruk, seperti: licik, curang, memusuhi, menciptakan kekacauan, fitnah, dan lain sebagainya, selalu membuat orang-orang di sekitarnya tidak nyaman dan tidak damai.

Bagi orang baik, perdamaian adalah lebih baik daripada kekacauan. Sebaliknya, bagi orang tidak baik, kekacauan adalah lebih baik daripada perdamaian. Dua mindset yang bertolak belakang ini adalah sesuatu yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. Intinya, ketika Anda berhadapan atau berurusan dengan seseorang yang berperilaku buruk, maka hati Anda pasti tidak bahagia, mungkin Anda marah ataupun sangat kesal. Oleh karena itu, Anda harus menyiapkan diri yang hebat dan bijak agar tidak terpengaruh dengan energi negatif dari para pengacau.

Melalui tulisan ini kita mencoba membangun diri yang kuat dan hebat saat berhadapan dengan perilaku negatif.

Ketika berurusan dengan orang-orang negatif janganlah terpengaruh perilaku buruk mereka. Jangan biarkan pikiran Anda tidak menerima sikap dan cara mereka yang buruk. Tetaplah tenang dan biarkan mereka berbicara atau berkomentar. Bernafaslah dalam-dalam sambil mengatakan kepada diri sendiri bahwa mereka bukan siapa-siapa, dan Anda tidak perlu menanggapi apapun. Biarkan hal-hal terjadi seperti seharusnya terjadi, jangan komentar, tenangkan diri dan tetap tersenyum santai. Ingat, walau mereka bukan orang baik, Anda harus menunjukkan sikap baik, dan jangan melayani energi negatif mereka.  

Jangan menganggap remeh dengan energi negatif orang lain. Bila Anda terpengaruh dengan energi negatif orang lain, maka perilaku buruk mereka akan merangsang emosi negatif Anda. Dalam hal ini, pikiran negatif Anda dengan kreatifnya membangkitkan ego untuk membalas perilaku buruk tersebut. Singkatnya, akan terjadi konflik antara Anda dengan orang yang berperilaku buruk tersebut. Di sini, Anda pasti marah ataupun kesal yang luar biasa. Ingat, situasi ini, tidak menjadikan Anda hebat, tetapi menjadikan Anda sama seperti orang yang berperilaku buruk tersebut. Intinya, Anda dan dia yang buruk tidak ada bedanya, keduanya menjadi sama-sama buruk dan negatif.

Orang-orang yang berperilaku buruk tidak memiliki etika dan etiket; mereka terbiasa untuk mengganggu, mengambil yang bukan haknya, berteriak dengan kata-kata kotor pada orang lain, membuat gerakan bahasa tubuh yang menghina orang lain, memutar balikan kebenaran, dan seribu satu ketidakbaikan dengan mudah bisa mereka perlihatkan. Intinya, mereka bukanlah orang yang baik untuk diajak damai. Sifat tidak baik sudah merupakan bagian dari hati nuraninya. Jadi, Anda yang baik harus mau memahami realitas dari orang tidak baik, sehingga bisa menghindari energi negatif mereka dengan bijak dan sadar.

Sebagai manusia normal, tentu Anda ingin mengeluarkan ide dan argumentasi kepada orang tidak baik tersebut. Tetapi, ingat, mereka bukan orang baik, mereka juga akan berargumentasi dengan hebat, walau semua itu tidak masuk akal atau jauh dari logika. Bagi orang tidak baik, apapun akan mereka katakan hanya untuk memenangkan situasi, mereka akan ngotot walau mereka salah, mereka akan memancing marah Anda dan membuat perasaan Anda kacau. Intinya, Anda tidak perlu berharap mereka berubah menjadi baik dan sopan.

Selalu tenang dan kendalikan diri di dalam energi positif saat berurusan dengan orang-orang berperilaku buruk. Tidak perlu bereaksi berlebihan dan berdebat dengan mereka. Bila sikap mereka keterlaluan, maka tenangkan pikiran dan tinggalkan mereka. Jangan marah, frustasi, kesal, stres, menangis, atau berargumentasi membela diri. Ikhlaskan sikap dan perilaku buruk mereka, tenangkan hati dan jaga kedamaian hati Anda.

Kebahagiaan Anda jauh lebih penting daripada perilaku tidak menyenangkan seseorang. Jadi, Anda harus selalu mengingatkan kepada diri sendiri bahwa Anda harus bisa mengendalikan diri sendiri agar tidak hanyut di dalam emosi negatif orang lain. Jangan biarkan pikiran Anda berpikir berlebihan menanggapi hal-hal yang tidak menyenangkan dari sikap dan perbuatan orang lain. Jangan biarkan emosi Anda menjadi tidak terkendali karena sepanjang hari memikirkan perilaku buruk seseorang. Jangan membenci siapapun, hadirkan ketenangan untuk menjaga hati dan pikiran di dalam damai. Jangan biarkan diri Anda menjadi tidak bahagia, hanya karena terpengaruh oleh perilaku dan perbuatan buruk seseorang terhadap Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGENDALIKAN PERILAKU EMOSIONAL DAN MENJALANI KEHIDUPAN TANPA BANYAK BERDEBAT

MOTIVASI 08072016“Hidup tidak perlu banyak berdebat, diperlukan banyak rasa syukur dan senyum.”~Djajendra

Emosi yang tidak terkendali adalah sumber penyakit dan sumber konflik. Kecerdasan emosional diperlukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kebahagiaan hidup. Bagi Anda yang cerdas emosional selalu muncul kesadaran untuk mengembangkan pola pikir dan pola rasa, yang menciptakan kedamaian dan kebahagiaan di sepanjang hidup. Hidup ini sementara, nikmati dengan sukacita, hindari perdebatan dan emosi negatif yang merugikan kebahagiaan Anda.

Emosi negatif terjadi di setiap peristiwa yang tidak disyukuri. Emosi negatif bisa meledak dengan kemarahan, kebencian, dendam, kesal, dan semua ekspresi buruk lainnya. Emosi negatif memacu orang untuk mengekspresikan perilaku yang berbahaya bagi kehidupan yang damai. Emosi negatif bila dibiarkan akan tumbuh menjadi konflik yang merugikan diri sendiri dan hubungan baik dengan orang lain. Kendalikan emosi negatif dan arahkan semua energi pikiran kepada sukacita kehidupan.

Perilaku hidup dengan emosi meledak-meledak yang penuh dengan kemarahan dan kekesalan, adalah emosi yang menimbulkan masalah kesehatan. Mungkin hari ini Anda sehat-sehat saja, tetapi dalam jangka panjang, emosi negatif tersebut akan membuktikan kekuatan perusak untuk merusak kesehatan fisik dan jiwa. Jadi, kalau hari ini masih menjalani kehidupan dengan penuh emosi negatif, sadarlah bahwa emosi negatif Anda itu akan merusak kedamaian hati dan kesehatan Anda. Intinya, emosi negatif Anda tidak akan melukai orang lain, dia hanya akan melukai hidup Anda dan diri Anda.

Semua peristiwa ketidaksepakatan berpotensi memunculkan emosi negatif. Bila harapan dan keinginan tidak terpenuhi; maka reaksi negatif dalam bentuk marah, kecewa, dan lain sebagainya bisa menjadi pemicu konflik antar pribadi. Interaksi dengan emosi positif menjadikan Anda lebih sabar, tenang, santai, terkendali, dan berperilaku untuk menemukan solusi tanpa menyalahkan siapapun.

Perilaku berdebat yang meledak-ledak penuh emosional adalah perilaku yang membahayakan kesehatan. Intinya, tidak perlu marah dan ngotot berdebat sambil meninggikan emosi dan memperlihatkan perilaku buruk. Ekspresi wajah, bahasa tubuh, nada suara, dan gaya yang penuh emosi negatif hanya akan merugikan diri sendiri. Lebih baik santai, tenang, dan menggunakan akal sehat dalam semua urusan dan hubungan. Jangan terpancing oleh provokasi dari orang-orang yang sengaja ingin mengajak Anda dalam konflik. Jadilah cerdas emosional dalam menyikapi semua situasi dan kondisi.   

Emosi negatif adalah sumber stres. Bila hati dan pikiran Anda penuh dengan kemarahan, dendam, kesal, kecewa; maka, fisik Anda pun akan menderita, seperti: otot leher kaku, kepala nyeri dan sakit, meningginya asam lambung, tubuh lemas dan malas, serta banyak perilaku fisik yang membuat kesehatan Anda mundur. Jadi, mengendalikan perilaku emosional dan menjalani kehidupan tanpa banyak berdebat, adalah penting untuk meningkatkan kebahagiaan dan kesehatan hidup Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Older posts Newer posts