PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Page 279 of 304

Temukan Jati Diri Untuk Menjadi Pemenang

”Memotivasi Diri Sendiri Untuk Menemukan Jati Diri Dan Sumber Kebahagiaan Hidup Adalah Tugas Utama Dari Para Pemenang.” – Djajendra

Apakah Anda memiliki jati diri? Apakah Anda memahami siapa Anda sesungguhnya? Apakah Anda percaya pada motivasi hidup Anda? Apakah Anda mau berjuang siang-malam dengan kerja cerdas dan kerja keras untuk meraih semua keinginan, ambisi, obsesi, mimpi, harapan, dan target yang Anda tetapkan buat keberhasilan diri Anda? Apakah Anda percaya bahwa Anda dilahirkan untuk menjadi pemenang? Apakah Anda siap mengarungi perjalanan hidup Anda dengan motivasi yang terus diisi oleh semangat, gairah, antusias, dan pikiran positif Anda?

Jika Anda mau menjawab semua pertanyaan-pertanyaan di atas dengan jujur, tulus, optimis, dan penuh tanggung jawab, maka Anda pasti akan menemukan jati diri Anda yang sesungguhnya.

Hanya Anda sendiri yang paling tahu tentang diri Anda, dan tidak mungkin orang lain lebih tahu tentang jati diri Anda, dibandingkan diri Anda sendiri.

Pernahkah Anda berpikir untuk menggunakan waktu Anda tiga puluh menit per hari untuk melakukan brainstorming dengan diri Anda sendiri? Pernahkah Anda meyakinkan diri Anda sendiri bahwa jalan sukses Anda itu unik dan spesial, jadi Anda tidak perlu malu untuk menjadi diri sendiri? Jika Anda menjawab ”pernah” untuk kedua pertanyaan tersebut, Anda sebenarnya telah berada di jalur yang benar untuk menjadi pemenang sejati dalam hidup Anda.

Yakinkan diri Anda bahwa ada berjuta-juta jalan menuju kemenangan; ada berjuta-juta cara buat diri Anda untuk meraih semua target, impian, dan harapan yang Anda tentukan untuk Anda raih. Anda adalah seorang pemenang dalam hidup Anda. Dan tugas Anda adalah memahami jati diri Anda secara sempurna, kemudian memberikan motivasi yang sesuai buat menggerakkan jati diri Anda, untuk menjadi sesuatu yang Anda harapkan dalam hidup Anda.


Keharmonisan Hubungan Kerja

”Pengetahuan Tentang Kebaikan Membangun Jalan Kebenaran. Kesadaran Untuk Menjalankan Kewajiban Membangun Rasa Tanggung Jawab. Cinta Membangun Pikiran Dan Perasaan Menjadi Lebih Baik. Kepedulian Membangun Keharmonisan Hubungan Baik.” – Djajendra

Setiap orang dari hati terdalam menginginkan sebuah keharmonisan hubungan kerja di tempat kerja dengan setiap orang. Tetapi fakta menunjukkan bahwa persaingan kerja telah menciptakan hubungan kerja yang kurang harmonis. Hal ini disebabkan oleh keinginan kepentingan masing – masing orang, dan rasa takut akan kehilangan pekerjaan yang menutupi semua akal sehat, sehingga membuat orang – orang cendrung berpikir negatif.

Sudah seharusnya pemimpin sebagai koordinator semua fungsi dan peran kerja dapat menjadi contoh positif bagi semua orang untuk membangun sebuah hubungan kerja yang harmonis dan dinamis. Pemimpin yang hebat akan selalu melahirkan karyawan – karyawan unggul yang mampu menciptakan keharmonisan hubungan kerja melalui cara kerja yang beretika, transparan, jujur, dan bertanggungjawab. Tanpa pernah memojokkan siapa pun atas sebuah proses manajemen yang gagal.

Keharmonisan hubungan kerja akan meningkatkan rasa percaya diri pemimpin untuk mempercayai semua kekuatan sumber daya perusahaan, dan hal ini akan menjadikan manajemen mampu berkonsentrasi kepada strategi dan taktik untuk memenangkan persaingan bisnis. Keharmonisan hubungan kerja akan menghasilkan karyawan – karyawan unggul dengan berbagai kekuatan dan kelebihan, yang akan membuat mereka semua pantas sebagai kolega manajemen dalam mencapai tujuan perusahaan dengan sempurna.

Pemimpin yang cerdas tidak akan mau memberhentikan karyawan, tanpa terlebih dahulu mempelajari dan mengasah potensi dan keunggulan karyawan tersebut. Dalam hal ini kebijakan manajemen menjadi sangat penting, sebab manajemen yang efektif  tidak akan mau waktu habis hanya untuk mengotak – atik turnover karyawan, merekrut karyawan, mengganti karyawan, yang semuanya terjadi oleh karena lalai membangun lingkungan kerja yang harmonis dan dinamis.

Biaya untuk ketidakharmonisan hubungan kerja adalah sangat besar, dan biasanya memang jarang sekali ada perusahaan yang menghitung untuk persoalan ini. Padahal potensi kerugian akibat kelalaian membangun keharmonisan hubungan kerja adalah sangat besar.

Kerugian di sini tidak hanya berbentuk uang, tetapi juga dalam wujud kepercayaan dan keyakinan karyawan kepada manajemen menjadi turun, dan akibatnya karyawan tidak akan bekerja dengan sepenuh hati untuk berkontribusi secara optimal.

Karyawan yang masih mau bertahan dalam lingkungan kerja yang tidak harmonis, lebih disebabkan oleh gaji dan tunjangan, serta perasaan takut mereka untuk menjadi pengangguran, sebab mereka Semua memiliki tanggungan ekonomi terhadap keluarga yang harus mereka biayai. Buat perusahaan semua perilaku ini akan menjadi kontribusi yang sangat merugikan.

Turnover yang tinggi secara otomatis akan mendorong manajemen perusahaan untuk selalu merekrut karyawan baru dalam upaya mengganti karyawan yang sudah keluar, dan semua ini harus dikerjakan dengan biaya dan waktu yang tidak sedikit. Karyawan baru jelas harus dikembangkan sedemikan rupa agar mereka mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja baru mereka. Semua proses ini bisa berakibat tidak terfokusnya manajemen terhadap strategi jangka panjang.

Keharmonisan hubungan kerja akan menciptakan rasa memiliki dan rasa peduli  karyawan terhadap perusahaan lebih dari apa pun. Keharmonisan hubungan kerja berpotensi besar untuk menghasilkan loyalitas karyawan yang tinggi terhadap pekerjaan dan perusahaan.

Keharmonisan hubungan kerja akan menghasilkan perilaku kesetiakawanan di antara para karyawan dan pimpinan; perasaan simpati atas kerja keras rekan kerja; perasaan bertanggungjawab atas pekerjaan; memberikan hormat dan penghargaan tulus terhadap sesama karyawan; menjadikan diri sendiri berdisiplin tinggi, ulet, rajin, sabar, bersemangat, antusias, dan tidak pernah masuk ke dalam perangkap gosip – gosipan.

Untuk membangun keharmonisan hubungan kerja, perusahaan harus memiliki sikap tegas untuk membangun model bisnis, model organisasi, sistem, prosedur, etika, aturan, dan kebijakan kerja yang merangkul setiap orang untuk hidup dalam keharmonisan hubungan kerja yang berintegritas tinggi.


Mengcopy Ide Bisnis

“Mengcopy Ide Lama Dengan Kreativitas Akan Menghasilkan Ide Baru Yang Lebih Unik.” – Djajendra

Salah satu jalan termudah untuk membangun bisnis sendiri adalah dengan mengcopy ide dari  bisnis orang lain yang sudah sukses. Mengcopy bisnis orang lain merupakan sebuah perilaku yang lazim dan sangat membumi dikalangan para pebisnis. Biasanya hasil copyan ini dimodifikasi sedemikian rupa sehingga terlihat seperti ide baru atau pun konsep baru. Walaupun etika dan moralitas perilaku bisnis merupakan bagian dari pada good corporate governance, tetapi dunia bisnis adalah dunia yang selalu tidak akan pernah mau peduli pada hal-hal yang menghalangi sumber uang.

Saat Anda ingin mengcopy ide bisnis orang lain, Anda terlebih dahulu perlu terjun langsung kedalam bisnis tersebut. Mungkin Anda bisa bekerja sebagai pegawai dibisnis yang Anda sukai itu, atau kalau tidak bisa menjadi pegawai, cobalah menjadi pelanggan yang rajin dan tekun mengamati semua detail praktik dan kebiasaan kreatif yang dilakukan bisnis tersebut. Amati semuanya dalam bahasa yang paling sederhana, lalu visualisasikan didalam mind set Anda, miliki semangat dan motivasi yang kuat untuk melakoni bisnis tersebut sesuai dengan model bisnis yang Anda anggap cocok dengan kepribadian Anda. Model Bisnis yang Anda gunakan tersebut harus memudahkan diri Anda untuk melakukan pengawasan, perencanaan, pengoperasian, inovasi, dan pengembangan. Pastikan model bisnis Anda itu tidak membuat Anda terjebak dalam kesulitan dan kerumitan. Buatlah model bisnisnya menyatu ke dalam batin terdalam Anda, lalu nikmati setiap proses bisnis dengan penuh antusias dalam kebahagian tertinggi Anda.

Jangan pernah sedikitpun menganggap remeh pada kondisi keuangan bisnis Anda. Kondisi keuangan terutama yang terkait dengan cash flow adalah hal yang paling menentukan keberhasilan bisnis Anda di masa depan. Jika sejak awal Anda selalu terlilit masalah cash flow, maka bisnis Anda hanya akan berjalan ditempat dan selalu melambat.

Walaupun Anda mengcopy ide bisnis orang lain, tapi bisnis Anda itu suatu hari akan menjadi jati diri Anda. Oleh karena itu, pastikan untuk segera menciptakan kredibilitas dan reputasi yang memperkuat keberadaan bisnis Anda tersebut di tengah-tengah konsumen Anda. Anda wajib mendukung ide bisnis copyan Anda tersebut dengan karyawan yang memahami visi bisnis Anda dengan sempurna, dan karyawan Anda juga harus memahami misi mereka masing-masing di dalam mempertanggungjawabkan hasil kerja mereka. Miliki kata-kata sakti sebagai kekuatan ritual untuk meningkatkan etos kerja karyawan Anda. Lalu, ciptakan motto sebagai mantra bisnis yang mampu menyatukan setiap orang didalamnya untuk berjuang menghasilkan kinerja dan pelayanan terbaik.

Manajer Yang Memberi Jalan Terang Kepada Bawahannya

”Kepemimpinan Tidak Hadir Untuk Menyingkirkan Orang-Orang Cerdas, Tapi Kepemimpinan Artinya Tanggung Jawab Untuk Merangkul Setiap Potensi Hebat, Lalu Memberi Jalan Terang Kepada Setiap Potensi Hebat Itu, Agar Dapat Tumbuh Setinggi Mungkin Untuk Meraih Semua Bintang-Bintang Sukses Yang Diimpikan.” – Djajendra

”Lakukan Diet Mental, Yaitu Diet Yang Secara Bertahap Menghapus Semua Kata-Kata Yang Bernada Negatif Dari Memori Diri. Sebuah Kata Yang Bernada Optimistis Dan Bermakna Penuh Kebaikan Akan Menjadi Sumber Gizi Sehat Buat Mental, Yang Pada Akhirnya Akan Memberi Kenikmatan, Kebahagian, Dan Kenyamanan.” – Djajendra

Salah satu rahasia kesuksesan seorang manajer adalah ketika dia mampu mengetahui semua harapan dan impian dari para bawahannya di kantor. Lalu, ia dengan sikap bijak dan profesional membangun jalan terang buat setiap karyawan di kantor, agar mereka bisa mewujudkan mimpi dan harapan dari karir kerjanya secara cemerlang.

Di zaman sekarang ini tugas utama manajer tidak sekedar sebatas membuat rencana, mengorganisasi, mengimplementasi, mengevaluasi, dan memperbaiki hal-hal yang kurang. Tetapi, dibutuhkan kemampuan lebih untuk menjawab semua harapan karyawan, harapan customer, dan harapan shareholder dengan bijaksana. Untuk itu semua, diperlukan gaya kepemimpinan manajer yang kreatif dan strategis terhadap masa depan dalam bingkai sikap baik dan kepedulian.

Tuntutan zaman mengharuskan setiap pemimpin di level apa pun untuk selalu mengembangkan potensi dari setiap orang yang ada di sekitar organisasi. Apakah itu mengembangkan potensi customer? Apakah itu mengembangkan potensi diri sendiri? Apakah itu mengembangkan potensi dari karyawan? Termasuk, apakah itu mengembangkan potensi sukses para shareholder? Jadi, zaman menuntut kepada para manajer masa depan untuk lebih mampu memimpin diri sendiri di semua aspek kehidupan, agar mampu menjadi manajer yang bijaksana dan bersikap profesional terhadap semua persoalan.

Manajer harus setiap hari menyiramkan kata-kata positif yang bernada motivasi untuk menginspirasi setiap karyawan, agar setiap karyawan bisa selalu bersinar terang seperti bintang di langit.

Sebuah kata yang bernada optimistis dan bermakna penuh kebaikan akan menjadi sumber gizi sehat buat mental siapa pun. Jadi, manajer juga harus cerdas mengajarkan kepada para karyawan untuk selalu melakukan diet mental, yaitu diet yang secara bertahap menghapus semua kata-kata yang bernada negatif dari memori setiap orang di kantor. Dan pada akhirnya, setiap orang di kantor dapat menikmati kebahagian dan kenyamanan kerja.

Karyawan – karyawan Anda di kantor haruslah Anda rawat seperti merawat kebun bunga Anda, yaitu setiap pagi disiram dengan air, diberi pupuk pertumbuhan, diberi pupuk bunga agar bunga-bunganya bisa berwarna cerah dan bersinar indah, dan tanaman-tanaman liar disekitar kebun Anda harus Anda bersihkan agar tidak merusak kualitas dari bunga-bunga yang Anda impikan.

Kepemimpinan bukanlah hadir untuk menyingkirkan orang-orang cerdas disekitarnya, tapi kepemimpinan artinya tanggung jawab untuk merangkul setiap potensi hebat, lalu memberi jalan terang kepada setiap potensi hebat itu, agar dapat tumbuh setinggi mungkin untuk meraih semua bintang-bintang sukses yang diimpikan.

Seorang manajer haruslah menjadi pahlawan buat kantornya, dan menjadi sahabat terbaik buat atasan dan bawahannya.


Tidak Selalu Bersapaan Dengan Senyuman Tulus Menciptakan Relasi Yang Akrab

”Bisnis Yang Hebat Bukan Tercipta Oleh Segudang Uang Emas, Tetapi Tercipta Oleh Segudang Hubungan Baik Di Antara Karyawan, Customer, Dan Shareholder.” – Djajendra

Membangun relasi baik bukanlah persoalan mudah dan juga bukanlah persoalan sulit. Di butuhkan sikap baik yang konsisten dan sikap mau belajar dari perilaku orang-orang yang tidak menerima sikap baik Anda. Ingat! Tidak selalu sebuah sapaan akrab dengan sebuah senyuman tulus akan mendekatkan Anda dengan orang-orang disekitar Anda. Untuk membangun jembatan relasi yang baik membutuhkan kondisi kesalingtergantungan, saling peduli, dan memiliki tujuan untuk sebuah manfaat kebersamaan. Bila tidak, maka relasi itu hanya sebatas basa basi tanpa memiliki daya pesona yang tinggi.

Kualitas hidup Anda akan terasa lebih cemerlang saat kualitas relasi Anda juga sangat hebat dan mempesona setiap orang. Kualitas relasi yang hebat dengan customer akan mendatangkan penghasilan besar. Kualitas relasi yang hebat dengan rekan-rekan kerja akan menghadirkan kemudahan buat setiap proses pekerjaan. Kualitas relasi yang hebat dengan setiap stakeholder akan menghasilkan kekuatan yang sangat besar buat bisnis.

Relasi yang hebat akan menghubungkan setiap hati menjadi satu kekuatan yang solid dan tangguh. Di mana kekuatan besar yang solid dan tangguh ini akan membangun fondasi yang kokoh terhadap fundamental bisnis yang sedang dijalankan. Ingat! Bisnis yang hebat bukan tercipta oleh segudang uang emas, tetapi tercipta oleh segudang hubungan baik di antara karyawan, customer, dan shareholdernya.

Berikut tips untuk membangun fondasi relasi yang hebat:

  • Berjanjilah kepada diri sendiri untuk menjadi orang yang baik terhadap siapa pun dan di mana pun.
  • Senyum dan sapalah kepada orang disekitar saat saling berpapasan.
  • Jangan sekali-kali memperlihatkan ekspresi tidak suka kepada siapa pun
  • Ingatlah nama orang-orang disekitar dan beri respek yang tinggi terhadap mereka.
  • Saat sedang berbicara lihatlah ke wajah orang –orang yang sedang anda ajak berbicara dan beri respek yang tinggi kepada mereka.
  • Gunakan bahasa dan kata-kata yang positif dan jangan sekali-kali menggunakan bahasa dan kata-kata yang menyinggung perasaan orang lain.
  • Jangan memotong percakapan orang lain. Miliki sopan santun, kesabaran, toleransi, dan etika untuk mendengarkan pembicaraan orang lain.
  • Selalu berpikir positif dan hubungkan diri anda dengan orang lain melalui prasangka baik.
  • Mungkin hari ini anda sedang di puncak kesuksesan, tapi jangan sekali-kali menganggap remeh terhadap siapa pun. Ingat! Hidup ini tidak abadi, apa saja bisa terjadi.
  • Jadilah pribadi positif yang hidup dalam dunia segala kebaikan. Lalu, perlakukan setiap orang dengan sikap terbaik anda. Dan, pastikan bahwa anda telah bersatu bersama rasa damai, rasa bahagia, rasa sehat, dan rasa sejahtera.

Tetap Semangat Meski Di Bawah Tekanan

”Hidup Anda Adalah Satu-Satunya Milik Sejati Anda, Diri Anda Adalah Satu-Satunya Harta Karun Anda.” – Djajendra

Miliki komitmen untuk menjadikan setiap hari sebagai hari yang produktif; miliki motivasi untuk menjadikan hidup Anda sebagai sumber kebahagian; miliki karakter yang tak pernah patah semangat meski Anda sedang berada dibawah tekanan berat. Jika Anda belum memiliki komitmen untuk menjadikan hari-hari Anda sebagai hari-hari yang produktif, belum menjadikan diri Anda sebagai sumber kebahagian hidup, belum memiliki karakter pantang menyerah, maka saatnya Anda bangkit dari ketidaktahuan itu untuk memperkaya diri Anda dengan sikap dan tekad untuk menjadi pribadi bermental pemenang.

Hari-hari Anda yang produktif, bahagia, dan tak mudah patah semangat itu akan menghasilkan kesejahteraan, kebahagian, dan kesehatan buat diri Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda mampu menjadikan setiap hari Anda sebagai momen untuk mendapatkan kesenangan, kebahagian, kesehatan, kedamaian, dan kekayaan.

Berikan kepada diri Anda semua hal terbaik, jauhkan diri Anda dari semua hal pembawa penderitaan hidup, dan dapatkan hasil kehidupan yang Anda sukai. Hidup Anda adalah satu-satunya milik sejati Anda, diri Anda adalah satu-satunya harta karun Anda. Jadi, bangun sebuah komitmen untuk menjadi pemimpin sejati buat diri Anda sendiri dalam memperjuangkan semua hasrat dan keinginan Anda.

Pasti akan ada banyak tantangan dan hambatan dalam menjaga konsistensi dari komitmen Anda. Tetapi saat Anda mampu menjadi pemimpin sejati buat diri Anda sendiri, Anda akan tahu untuk bertanggungjawab kepada karakter, sikap, dan motivasi diri Anda.

Anda adalah pemimpin sejati buat pikiran dan emosi Anda. Tidak ada satu orang pun mampu mengontrol dan mengendalikan pikiran dan emosi Anda. Pikiran Anda adalah magnet yang akan menarik segala hal yang Anda pikirkan. Emosi Anda adalah magnet yang akan menarik semua hal yang Anda rasakan. Hanya Anda seorang yang mampu menciptakan sikap baik untuk kehidupan Anda. Hanya Anda seorang yang bisa menghadirkan surga dalam hidup Anda. Bukan oleh orang-orang yang tak Anda ijinkan menyentuh batin dan pikiran terdalam Anda.

Anda harus membangun kekuatan mental pemenang Anda melalui pencerahan diri yang total. Pengalaman hidup Anda cukup Anda perlakukan sebatas pengalaman hidup saja, yang penting Anda harus melihat hari ini sebagai hari terbaik Anda, hari esok sebagai hari yang lebih baik lagi.

Komitmen yang konsisten dan jujur tidak akan membawa Anda pada kekalahan, tapi akan mengantar Anda kepada kemenangan hidup yang Anda harapkan. Sang pemimpin yang ada dalam diri Anda akan bertanggungjawab penuh untuk mendorong semua potensi hebat diri Anda meraih sukses yang Anda impikan. Sang pemimpin sejati di dalam diri Anda tidak akan pernah menyerah apalagi patah semangat untuk menunjukkan jalan menuju sukses. Anda dilahirkan untuk tak mudah patah semangat dalam setiap momen perjalanan hidup Anda, meski badai dan ancaman hidup membuat Anda harus berada di bawah tekanan berat.Bertindaklah untuk menjadi pemenang di dalam hidup Anda!


Menyatukan Potensi Sukses Organisasi

“Pemimpin Terbaik Selalu Merangkul Dan Menyatukan Setiap Potensi Sukses Organisasi Buat Kemakmuran Stakeholder.” – Djajendra

Pemimpin terbaik selalu akan melihat hal-hal terbaik untuk disatukan dan dimanfaatkan buat keunggulan organisasi. Untuk itu, dia akan berbicara bijak, bersikap baik, membangun gambaran utuh dan jelas tentang masa depan, memiliki inisiatif, empati, mind set positif, dan membangun loyalitas.

Pemimpin tidak hanya cukup bertindak efektif, tapi harus cerdas membangun keharmonisan dari semua kekuatan organisasi. Di mana, keharmonisan organisasi tersebut harus dikemas sesuai dengan kultur organisasi melalui sikap empati, integritas, dan beretika.

Pemimpin harus cerdas menyatukan semua potensi organisasi untuk membangun keharmonisan yang menguntungkan setiap stakeholder. Stakeholder adalah bagian dari potensi sukses organisasi, yang harus dirawat dan dijaga dalam sebuah keseimbangan untuk kemakmurkan stakeholder.

Kemampuan untuk menyatukan potensi kekuatan organisasi dalam sebuah bingkai yang harmonis dan seimbang akan menjadikan pemimpin kuat dan dihormati oleh semua pihak.

Pemimpin harus menata diri menjadi seorang pencipta keharmonisan organisasi. Untuk itu, pemimpin tidak hanya cukup mengumpulkan sumber daya manusia dalam organisasi, tapi juga harus bertindak total dengan menyatukan semua potensi sukses ke dalam keharmonisan hidup yang sempurna.

Pemimpin harus memiliki pengetahuan tentang kultur dan ritme hidup dari orang-orang di dalam organisasi. Lalu, mampu menjadi seorang motivator yang memberi inspirasi hidup kepada semua orang. Inspirasi hidup yang disampaikan melalui komunikasi yang persuasif kepada setiap orang. Komunikasi yang berenergi positif untuk merangkul perasaan dan pikiran dari setiap orang.

Memperkuat Fondasi Bisnis

”Berbisnis Itu Sama Seperti Berperang, Perlu Menyiapkan Semua Kekuatan Internal Dengan Sempurna, Lalu Mempelajari Kekuatan Dan Kelemahan Lawan, Dan Pada Akhirnya Harus Mampu Menaklukkan Semua Kekuatan Lawan.” – Djajendra

Setiap pemilik bisnis pastinya berharap memiliki unit bisnis yang sehat dan menjadi mesin uang yang produktif. Biasanya harapan ini selalu diikuti dengan semangat ekspansi usaha keberbagai segment pasar dan segment customer dengan perilaku sedikit berspekulasi. Sering terkesan tidak fokus, lebih didasari oleh keinginan untuk berlomba dengan kompetitor, serta lebih suka berkaca pada keberhasilan para kompetitor.  Bila kompetitor membuat sebuah produk baru, maka yang lainnya pun ikut-ikutan membuat produk sejenis. Selalu saja insting untuk meniru kompetitor, dan sekaligus mengalahkan kompetitor menjadi lebih dominan, sehingga pertarungan ego, gengsi, dan nafsu ini membawa para pemilik bisnis lupa diri untuk membenahi kekuatan fondasi perusahaannya. Mereka lebih asyik bermain-main dengan spekulasi, sambil berharap ada keuntungan yang lebih besar. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa sebagian perusahaan menjadi besar karena didorong oleh ego, gengsi, dan nafsu spekulasi tersebut, tapi juga banyak perusahaan yang berkualitas terpaksa gulung tikar oleh para pemimpinnya yang suka berspekulasi dan lalai membangun fondasi yang kuat.

Menurut saya sangat sah untuk bertarung dengan para kompetitior agar pangsa pasar yang ada bisa diambil dan dikelola untuk keuntungan perusahaan. Termasuk segment customer yang perlu diperluas keberbagai tingkatan daya beli customer, sehingga perusahaan bisa bermain diberbagai segment pasar dengan kekuatan penuh. Persoalannya, pertarungan yang tidak diikuti dengan penguatan di semua aspek fundamental bisnis dan organisasi perusahaan, akan menjadi titik lemah yang akan diserang para lawan atau para kompetitior. Oleh karena itu, berkompetisilah dengan kekuatan finansial, kekuatan produktifitas, kekuatan kompetensi, kekuatan sumber daya manusia yang andal, kekuatan efisiensi, dan kekuatan motivasi untuk memenangkan setiap kompetisi di pasar. Jadilah pemenang yang selalu melakukan interospeksi diri; yang selalu mau memperkuat semua aspek fundamental bisnis, organisasi, dan manusia; dengan nilai-nilai, visi, dan misi yang memang pantas untuk diperjuangkan. Pastikan visi bisnis yang Anda miliki mampu menceritakan kejadian-kejadian, perubahan-perubahan, dan tantangan-tantangan yang ada di masa depan; agar Anda selalu bisa melangkah dengan strategi untuk menciptakan kemenangan dan kesuksesan.

Menguatkan fondasi dasar bisnis berarti fokus seratus persen untuk mengawasi setiap titik informasi dari perputaran cash flow; setiap titik informasi dari pergerakan neraca; dan setiap titik informasi dari perubahan-perubahan dilaporan penghasilan atau pun dilaporan keuntungan perusahaan. Setiap titik dan inci informasi dari cash flow, neraca, rugi-laba, dan laporan aset produktif, akan menjadi informasi awal untuk memahami tingkat kesehatan perusahaan. Bila sejak awal Anda mampu menjaga dan merawat semua inci demi inci informasi di atas, maka perusahaan Anda bisa selalu diselamatkan dari serangan-serangan bencana risiko yang tak terditeksi. Anda juga mampu berbisnis dengan prinsip-prinsip yang memperkuat fondasi bisnis Anda, dan para kompetitor Anda pun tidak akan sembarangan berani merebut pangsa pasar yang Anda kuasai. Berbisnis itu sama seperti berperang, perlu menyiapkan semua kekuatan internal dengan sempurna, lalu mempelajari kekuatan dan kelemahan lawan, dan pada akhirnya harus mampu menaklukkan semua kekuatan lawan.

Jadikanlah visi bisnis Anda sebagai benchmarking untuk membantu memperbesar bisnis Anda, jangan terlalu terobsesi untuk menjadikan perusahaan atau pun bisnis orang lain sebagai benchmarking Anda. Sebab, bisnis atau perusahaan Anda pertumbuhannya akan dibatasi seluas perusahaan yang Anda jadikan sebagai benchmarking atau batas visi Anda. Intinya, Anda boleh atau pun wajib mempelajari kehebatan perusahaan lain, tapi miliki visi Anda sendiri untuk membawa bisnis Anda ke level yang Anda impikan.

Jangan pernah lupa untuk memiliki daya saing yang kuat; jangan pernah lalai untuk memiliki kompetensi bisnis yang dicintai para pelanggan; dan jangan pernah lupa untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan nilai-nilai baru yang memperkaya wawasan, keterampilan, dan pengetahuan mereka. Siapkan visi bisnis setinggi langit, visi yang tidak Anda batasi dengan batasan-batasan tertentu. Ciptakan standar bisnis yang terhebat; lalu jadikan bisnis, organisasi, dan manusia korporasi Anda sebagai keunggulan yang tak tertandingi.

Ukur Ide Dengan Informasi Yang Benar

“Sebuah Ide Cemerlang Yang Bila Tidak Searah Dengan Realitas Kehidupan, Maka Ide Cemerlang Itu Hanya Menjadi Cemerlang Sebatas Di Atas Kertas.” – Djajendra

Sering sekali kita mendapatkan ide-ide yang luar biasa cemerlang, lalu dengan ide-ide cemerlang tersebut kita mencoba membuat keputusan-keputusan yang luar biasa hebat. Tetapi setelah ide-ide hebat itu dikerjakan dan dijalankan, ternyata hasil akhirnya tidak seperti yang ada direncana kita. Lantas di mana salahnya? Salahnya adalah kita malas untuk memahami realitas dan informasi yang benar. Kita lebih suka menggunakan selera dan keyakinan kita dibandingkan fakta dan informasi yang benar.

Kita selalu lalai untuk melakukan pengukuran, penganalisaan, dan menghubungkan ide-ide cemerlang kita kepada realitas kebutuhan. Kita selalu berpikir bahwa pekerjaan mengukur, menganalisa, dan menghubungkan adalah pekerjaan sia-sia yang hanya membuang-buang waktu dan tidak efektif. Padahal sebuah ide cemerlang yang bila tidak searah dengan realitas kehidupan, maka ide cemerlang itu hanya menjadi cemerlang sebatas di atas kertas.

Memang benar bahwa kita semua harus menjadi pribadi yang tegas dan berani dalam menjalankan ide-ide terbaik kita. Tetapi bukan berarti kita langsung terjun bersama ide-ide hebat tersebut tanpa memahami realitas yang ada di lapangan.

Suatu ketika ada seorang kenalan yang bercerita tentang kisah kegagalan bersama proyek cemerlang. Kenalan saya itu merasa ide-idenya sudah luar biasa hebat, dan dia langsung melompat ke dalam tindakan dan terus bergerak maju tanpa sedikitpun ragu tentang keberhasilan dirinya bersama proyek cemerlangnya tersebut. Beberapa hari lalu dia bercerita kisah sedih tentang kerugian dan kehilangan banyak uang oleh proyek cemerlangnya tersebut. Di mana salah dia? Ternyata salahnya ada pada keyakinan yang berlebihan, tapi miskin dengan informasi yang benar dan akurat. Hasilnya bukan kinerja hebat yang dia dapatkan, tapi kerugian demi kerugian yang akhirnya membuat dirinya terperangkap pada kebingungan untuk menjalani hari esok.

Sehebat apa pun ide-ide yang Anda miliki ada baiknya Anda bersedia untuk mengukur kemampuan ide-ide Anda tersebut dalam menghasilkan manfaat buat kehidupan orang lain. Sebab, bila ide-ide Anda tersebut tidak mampu menghasilkan manfaat buat orang lain, maka dapat dipastikan ide-ide Anda tersebut sulit menciptakan nilai tambah kebaikan buat kehidupan diri Anda dan buat orang-orang disekitar Anda.

Memberikan Pelayanan Terbaik Kepada Kehidupan

“Orang-Orang Terkaya Adalah Mereka Yang Memberikan Pelayanan Terbaik Kepada Orang Lain.” – The Napoleon Hill Foundation, Positive Action Plan

Kekayaan dimulai dari pelayanan kepada kehidupan dengan tanpa pamrih. Kekayaan sejati tidak saja terbatas pada ukuran uang dan materi lainnya, tapi juga tergantung pada ukuran kesehatan, kebahagiaan, dan hubungan baik dengan orang-orang lain.

Anda yang mampu memberi hal-hal terbaik dari diri Anda kepada kehidupan, pastinya akan menerima hasil-hasil luar biasa dari kehidupan. Sebab, hukum kehidupan membuktikan bahwa keberhasilan seseorang sangat tergantung kepada kemampuan untuk mengeksplorasi dan mengoptimalkan potensi dirinya dan potensi diri orang lain, lalu mampu melayani orang-orang lain dengan menciptakan nilai tambah.

Anda, saya, dan siapa pun hanya bisa menciptakan kekayaan melalui orang-orang lain. Kemampuan untuk mempengaruhi orang-orang lain melalui cara-cara persuasif, akan menjadi kekuatan yang tak tergoncangkan. Untuk itu, ciptakanlah sebuah kekuatan nilai tambah diri Anda melalui produk atau jasa yang terbaik buat orang-orang terbaik.

Orang-orang terkaya selalu memiliki seribu satu cara untuk melayani orang lain. Mereka sangat pintar melihat peluang, lalu dengan sepenuh hati akan melayani peluang tersebut untuk mendapatkan nilai tambah ekonomi dan sosial.

Orang-orang terkaya tidak pernah takut menghadapi risiko apa pun. Mereka selalu fokus kepada semua hal yang mereka inginkan, lalu mencoba meminimalkan risiko yang muncul, dan mengutamakan pelayanan berkualitas dalam menjaga reputasi dan kredibilitas usahanya.

Orang-orang terkaya sangat berpengalaman dan sangat memahami bahwa kekayaan mereka terkumpul dari pelayanan-pelayanan luar biasa mereka kepada orang-orang lain.

« Older posts Newer posts »