PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Author: DJAJENDRA (page 281 of 291)

Kekurangan Pemimpin Wajib Ditutupi dengan Kelebihan Bawahan

“Anda Pasti Tidak Mampu Berprestasi Hebat Dengan Pemimpin Yang Kaku Dan Keras Kepala. Untuk Itu, Bantulah Kekurangan Pemimpin Anda Itu Dengan Cara Kerja Anda Yang Lebih Cerdas.” – Djajendra

Pemimpin adalah simbol dalam organisasi yang harus dijaga kehormatannya oleh semua staf pendukung. Oleh karena itu, dukunglah pemimpin Anda dengan semua keahlian dan keterampilan yang Anda miliki. Jangan biarkan pemimpin Anda bingung dengan keputusan-keputusan keliru dari informasi dan sumber yang keliru.

Kerja organisasi adalah kerja kolaborasi yang saling mendukung secara positif dan cerdas antara pemimpin dan bawahan. Apa pun alasanya, hubungan kerja yang saling membantu dan saling berempati adalah sebuah keharusan yang tidak dapat ditawar-tawar lagi. Hubungan kerja pimpinan dan bawahan dalam organisasi yang tidak didasari integritas untuk saling menjaga kehormatan, reputasi, kredibilitas, dan kinerja, adalah hubungan semu yang akan membahayakan eksistensi organisasi.

Berikut tips agar kekurangan pimpinan dapat ditutupi dengan kelebihan bawahan.

1. Pimpinan dan bawahan wajib membangun hubungan kerja yang didasari oleh kecerdasan emosional yang saling menguntungkan. Jadi, gunakan kecerdasan emosional untuk berpikir jernih, untuk mendapatkan hubungan komunikasi yang berkualitas tinggi dalam bingkai profesionalisme. Fokuskan semua hubungan baik tersebut ke dalam visi organisasi secara jujur dalam tanggung jawab total, miliki komitmen total untuk menjalankan semua tujuan, rencana, visi, nilai, misi dari organisasi yang sedang Anda perjuangkan bersama pimpinan dan kolega.

2. Bawahan wajib mengidentifikasi semua kekuatan diri dan menghormati semua keunggulan yang dimiliki atasan. Walaupun pimpinan tidak lebih pintar dari diri bawahan, tapi secara organisasi bawahan wajib menjaga kehormatan, reputasi, dan kredibilitas pimpinan. Ingat, pimpinan adalah simbol kekuatan organisasi. Sebagai bawahan Anda wajib menjaga dan merawat semua simbol-simbol organisasi dengan penuh hormat dalam integritas tinggi. Jangan pernah mempermalukan eksistensi organisasi dengan cara melecehkan kemampuan pemimpin.

3. Miliki niat baik untuk bekerja cerdas membantu kepemimpinan di organisasi. Kemudian, dukung pemimpin dengan nilai tambah yang memperkuat kemampuan pemimpin dalam memimpin organisasi. Sekali Anda mampu berniat baik untuk mendukung semua kekurangan kompetensi pemimpin, dan saat organisasi mendapatkan kekuatan positif dalam menjalankan semua visi dan misi. Berati, Anda telah mampu menunjukan kualitas diri yang hebat buat kesuksesan organisasi dan kepemimpinan.

4. Isilah semua kelemahan dan kekurangan pimpinan dengan kerja cerdas . Ingat, kecerdasan berorganisasi itu ada pada pribadi-pribadi yang mampu memahami semua fungsi dan aspek kerja organisasi sebagai proses menuju sukses tanpa merasa diri super pintar.

5. Dukunglah pemimpin dengan pengetahuan dan informasi yang benar. Dan, pastikan menjadi pribadi berharga mahal dengan pengetahuan dan informasi yang memberi kekuatan dan pencerahan buat organisasi.

6. Jangan pernah menggosipkan kekurangan pemimpin, tapi gosipkan saja kehebatan dan keunggulan pemimpin. Selanjutnya, bangunlah opini-opini positif yang memperkuat rasa percaya diri dan keyakinan sukses dari pemimpin.

presentation helper 3

RAWAT KARYAWAN ANDA

“Pemimpin Tidak Hanya Harus Cerdas Dalam Memimpin, Tapi Juga Harus Cerdas Mengikuti Aturan, Prosedur, Sistem, Kebijakan, Etika, Dan Moralitas Yang Ada Di Organisasi.” – Djajendra

Tugas terpenting dari seorang pimpinan perusahaan adalah menjaga etika, efektifitas, dan kekompakan karyawan dalam menyelesaikan setiap proses kerja. Bila pimpinan sukses mengendalikan dan mengarahkan karyawan untuk menghasilkan kinerja terbaik. Maka perusahaan akan menjadi semakin kuat dengan etos kerja yang luar biasa efektif.

Pimpinan harus memiliki kekuasaan dan kekuatan untuk mengendalikan, memotivasi, dan menanamkan rasa tanggung jawab karyawan kepada perusahaan. Di samping itu, pimpinan juga tidak boleh lari dari tanggung jawab untuk memberikan hal-hal terbaik buat karyawan.

Salah satu wujud tanggung jawab pimpinan adalah memberikan pelatihan, pengalaman, wawasan, dan pengetahuan kepada karyawan . Termasuk, mengembangkan semua potensi karyawan menjadi harta tak ternilai buat kesuksesan perusahaan.

Pimpinan juga harus bertanggung jawab terhadap kenyamanan dan kebahagiaan karyawan di tempat kerja, dan tidak boleh ada karyawan yang ditelantarkan tanpa perhatian. Sebab, nanti karyawan yang ditelantarkan tersebut akan merasa perlu mencari kerja di tempat lain.  Artinya, perusahaan akan kehilangan seorang karyawan terbaik, dan hal ini berarti perusahaan harus memulai lagi untuk merekrut karyawan baru, dan biasanya memerlukan biaya yang tidak sedikit, serta berpotensi mengganggu produktivitas kerja.

Pimpinan tidak boleh berspekulasi dalam hal menjaga dan merawat karyawan-karyawan terbaik, dan tidak boleh membiarkan yang terbaik kabur dari perusahaan. Karyawan terbaik merupakan tulang punggung dari kekuatan perusahaan dan bisnis.

Pimpinan perusahaan bertanggung jawab untuk meningkatkan keterampilan kepemimpinan dan manajemen di semua level organisasi, agar setiap pemimpin di setiap level mampu menjadi inspirator yang andal buat membangkitkan antusias dan semangat kerja dari setiap karyawan. Dan, mampu memberi perintah yang jelas agar para karyawan tahu apa yang diinginkan perusahaan, serta mampu menjawab semua tantangan dengan cara kerja yang terukur dan terprogram secara berkualitas.

Saat pemimpin mampu memberikan ketenangan dan kenyamanan pada karyawan, maka karyawan akan bekerja lebih sabar, lebih berenergi, lebih bersemangat, lebih antusias, dan lebih cerdas. Di mana, semua ini akan meningkatkan produktivitas kerja dan keuntungan yang lebih maksimal buat stakeholder.

Pemimpin wajib berpikir dan berprasangka positif terhadap setiap karyawan, dengan berasumsi bahwa setiap karyawan menginginkan untuk mengerjakan pekerjaan mereka dengan efektif dan berkualitas. Sikap positif pemimpin terhadap karyawan, adalah jembatan terkokoh untuk membangun keyakinan dan kepercayaan diri karyawan dalam upaya menghasilkan kualitas kerja terbaik. Berilah perintah dalam bahasa dan kata-kata yang mudah dimengerti oleh karyawan, jangan sekedar berteriak-teriak tanpa arah dan makna. Jadilah pemimpin sejati yang melayani setiap karyawan dengan kepercayaan dan kehormatan. Pemimpin harus menjadi pribadi yang paling bertanggungjawab untuk membangun lingkungan kerja dengan kekuatan etika dan integritas yang penuh tanggung jawab.

presentation helper 4

Memimpin Melalui Facebook

“Internet Adalah Senjata Kekuasaan Di Masa Depan. Siapa Saja Pemimpin Yang Mampu Memanfaatkan Internet Untuk Membangun Kekuatan Positif Dirinya, Maka Dia Akan Dengan Mudah Mendapatkan Kepercayaan Dari Orang Lain.”-Djajendra

Dunia hari ini adalah dunia yang dikendalikan melalui kekuatan internet. Anak-anak muda di hari ini lebih mengenal facebook dibandingkan nama sebuah majalah atau pun Koran.

Facebook hanyalah sebuah trend yang setiap waktu bisa digantikan oleh nama lain untuk sebuah trend kehidupan yang baru, tapi kekuatan internet sepertinya tidak bakal tergantikan di sepanjang abad ini.

Beberapa hari yang lalu, saat saya di kota Medan, saya bertemu dengan seseorang yang bercerita tentang dirinya yang mampu memimpin orang-orang lain untuk sebuah aktifitas melalui facebook. Menurut dia, bermodalkan facebook dan hp dia bisa chating kepada teman-teman sekelompoknya untuk membicarakan, memutuskan, dan menindaklanjutkan setiap rencana mereka. Artinya, fungsi-fungsi kepemimpinan seperti komunikasi, kolaborasi, koordinasi, dan yang lain sebagainya cukup mereka lakukan melalui fasilitas facebook. Luar biasa!

Salah satu cerita sukses kepemimpinan modern adalah kisah president Amerika Serikat, Mr. Barack Obama. Obama sangat cerdas memanfaatkan kekuatan internet dengan berbagai fasilitas yang ada untuk membuat dirinya sekuat hari ini. Dan, ada begitu banyak lagi kisah-kisah sukses pemimpin yang lahir dari kekuatan internet. Ada yang terekspos, ada juga yang tidak terekspos ke permukaan kehidupan sosial masyarakat. Yang perlu disadari oleh setiap orang adalah bahwa internet telah menjadi sebuah kekuatan komunikasi yang tidak boleh diabaikan oleh siapa pun. Internet adalah senjata kekuasaan di masa depan. Siapa saja pemimpin yang mampu memanfaatkan internet untuk membangun kekuatan positif dirinya, maka dia akan dengan mudah mendapatkan kepercayaan dari orang lain. Silakan mencoba, miliki integritas, dan yakinlah bahwa waktu akan menjadi saksi keberhasilan Anda.

Facebook sebagai salah satu kekuatan ‘social networks’ telah bekerja dengan luar biasa hebat. Apalagi saat sekarang, dukungan teknologi telepon seluler membuat facebook semakin menjadi alat yang menghubungkan orang-orang yang seminat.

Kekuatan internet dengan berbagai fasilitas pendukungnya secara perlahan-lahan, tapi pasti, sedang menggusur pola kepemimpinan dengan cara-cara lama yang penuh rahasia dan birokrasi rumit. Sekarang ini jamannya transparansi, sekarang ini jamannya bersikap jujur dan benar. Sebab, tidak ada lagi tempat buat para pemimpin untuk memimpin sambil menyimpan seribu rahasia  dalam kepura-puraan. Dunia telah berubah, dunia sekarang sangat berbeda dengan dunia sepuluh tahun yang lalu. Anak-anak muda sekarang lebih hebat dengan kekuatan informasi di tangan mereka. Anak-anak muda sekarang lebih cerdas dan lebih memahami banyak hal yang mungkin tidak diduga oleh para orang tua. Anak-anak muda di hari ini sudah begitu cerdas untuk memimpin melalui kekuatan facebook.

Saat Pemimpin Memotivasi Jiwa-Jiwa Lelah

“Saat Jiwa-Jiwa Bawahan Anda Lelah; Saat Jiwa-Jiwa Pengikut Anda Jenuh; Saat Semua Kehidupan Melihat Hari Esok Dengan Rasa Takut; Maka Saatnya Pemimpin Bangkit Untuk Memotivasi Semua Aspek Kehidupan Dengan Cinta Dan Kepedulian Yang Tulus.”-Djajendra

Saat bawahan dan pengikut terus-menerus didera rasa lelah dan rasa jenuh pada rutinitas yang ada, maka saatnya pemimpin bangkit untuk menjadi pribadi yang bijaksana. Pribadi bijaksana yang tidak dungu, tidak tuli, dan tidak buta terhadap semua kondisi yang dialami oleh para bawahan dan pengikut. Pemimpin haruslah pribadi yang penuh empati, untuk memulai memasuki jiwa-jiwa lelah para bawahan dan pengikut dengan inspirasi, motivasi, dan segala niat baik, agar para bawahan mampu mengatasi semua rasa lelah dan jenuh yang ada.

Di zaman krisis kehidupan seperti saat ini, pekerjaan terpenting pemimpin adalah membangun rasa percaya diri dari setiap bawahan dan pengikut.

Pemimpin harus sadar bahwa saat ini berbagai jenis krisis, mulai dari krisis ekonomi, krisis jati diri, krisis kehidupan, serta berbagai jenis krisis lainnya, telah membuat kehidupan menjadi sangat kompleks dan rumit. Oleh sebab itu, pemimpin harus mau menjadi motivator, inspirator, dan sahabat yang baik, buat membantu mengatasi semua rasa lelah dan rasa jenuh dari para bawahan dan pengikut.

Pemimpin yang cerdik pasti tahu cara-cara hebat untuk memotivasi jiwa-jiwa lelah dari para bawahan dan pengikutnya. Ia adalah seorang pemimpin yang bijak dan sekaligus seorang sahabat buat semua bawahan dan pengikut. Ia tidak akan pernah membiarkan jiwa-jiwa bawahan dan pengikutnya merana dan tidak bahagia. Ia tahu dan selalu mengajarkan kepada para bawahan dan pengikutnya untuk memahami bahwa kebahagiaan dan kedamaian adalah milik abadi mereka. Dan untuk itu, mereka harus rajin dan tekun memperjuangkan diri mereka secara terus-menerus tanpa henti, agar mampu menjadi pribadi-pribadi yang bahagia, dengan jiwa-jiwa yang penuh semangat dan optimis dalam melihat hari esok cerah.

Pemimpin yang bijak pasti mengarahkan semua pengikutnya untuk menjadi pribadi-pribadi yang membangun peradaban perdamaian dan peradaban kebahagiaan, agar semua jiwa-jiwa pengikutnya ada dalam rasa damai dan rasa bahagia yang abadi.

Pemimpin haruslah pribadi yang memiliki kekuatan spiritual untuk kebahagiaan dan kedamaian semua orang, agar ia bisa menjadi cahaya penerang buat jiwa-jiwa yang lelah.

Pemimpin yang bijak adalah pribadi pembangun kultur; pribadi pencipta keadilan; pribadi pemberi cinta dan kepedulian; pribadi yang menjadikan orang lain berharga; pribadi yang memiliki suara hati kebenaran; pribadi yang memiliki keberanian untuk berjuang membawa kemakmuran; pribadi yang cerdas membangun rasa percaya diri pengikutnya; pribadi yang memiliki kecerdasan spiritual tanpa batas untuk kebahagiaan dan kedamaian alam semesta.

Dalam hal memotivasi jiwa-jiwa lelah para bawahan dan pengikut, pemimpin tidak boleh merasa ragu, tapi harus yakin dan percaya diri, bahwa sesungguhnya kekuatan motivasi dan inspirasi mampu menaklukkan semua jiwa-jiwa lelah dan jiwa-jiwa lemah yang ada disekitar pemimpin.

Keteguhan hati dan pikiran pemimpin untuk menghadirkan sejuta kebaikan kepada bawahan dan pengikut, akan menjadi motivasi tersendiri buat jiwa-jiwa lelah, untuk bangkit dan menyegarkan diri dari rasa lelah dan jenuh.

Pemimpin bijak pasti menjadi motivator penuh empati, yang mampu menyegarkan dan mencerahkan jiwa-jiwa lelah. Ia seorang pemimpin dengan sikap hidup sederhana, yang penuh dengan semangat, gairah, cinta, kepedulian, dan perhatiaan.

Ia adalah sang pemimpin sejati, si guru kebenaran, yang mengajarkan kebahagian sejati buat setiap bawahan dan pengikutnya. Ia tidak pernah lelah untuk memotivasi jiwa-jiwa lelah dari pengikutnya.

Pemimpin Tidak Hanya Sekedar Mengelola Harta Berwujud dan Harta Tak Berwujud Perusahaan

“Yang Sepele Menghasilkan Kesempurnaan, Dan Kesempurnaan Bukan Hal Yang Sepele.” – Michelangelo

“Saya Harus Menciptakan Suatu Sistem, Atau Saya Akan Diperbudak Oleh Sistem Yang Diciptakan Orang Lain.”- William Blake

“Pemimpin Yang Terlahir Dari Jalan Proses Yang Panjang Akan Memiliki Kekuatan Dalam Bentuk Kedewasaan Pikiran Dan Perasaan Yang Hebat. Anda Hanya Perlu Menjadi Pribadi Pembelajar Yang Setia Dengan Pikiran, Perasaan, Dan Tindakan Positif.” – Djajendra

“Membuat Yang Sederhana Menjadi Rumit Adalah Hal Yang Lumrah; Membuat Yang Rumit Menjadi Sederhana; Sangat Sederhana, Itulah Kreativitas.” – Charles Mingus

EWSI 7Pemimpin hari ini harus bertindak cerdas dengan  cara mempersiapkan diri menjadi pribadi yang andal untuk memenangkan kompetisi di hari ini.

Pemimpin hari ini harus mampu mengelola harta berwujud dan tidak berwujud perusahaan menjadi kekuatan yang membuat perusahaan menjadi semakin unggul.

Pemimpin hari ini harus memiliki integritas dan kompetensi yang mampu untuk menerangi pikiran dan imajinasi kreatif diri sendiri.

Pemimpin hari ini harus memiliki kualitas yang hebat, karakter yang hebat, etos kerja yang hebat, mind set yang hebat, nilai- nilai kehidupan yang hebat, prinsip-prinsip cara kerja yang hebat, keberanian untuk bertindak yang hebat, dan kecerdikan diri yang hebat agar bisa menjadi pribadi terefektif dalam memenangkan kompetisi bisnis di hari ini dan di masa depan.

Pemimpin yang andal tidak akan tergoda kepada cara-cara instan untuk mendapatkan posisi atau jabatan. Dia akan berjuang keras mengikuti jalan proses menuju kepemimpinan sejati yang andal, sebab dia tahu bahwa pemimpin yang terlahir dari jalan proses yang panjang akan memiliki kekuatan dalam bentuk kedewasaan pikiran dan perasaan yang hebat. Dia selalu menjadi pribadi pembelajar yang setia dengan pikiran, perasaan, dan tindakan positif.

Pemimpin yang hebat tidak akan duduk tenang sambil memerintah melalui kekuatan hierarki jabatan, tapi dia memimpin dengan sikap yang tegas, lugas, dan jelas. Lalu, melalui kekuatan pikiran positif  menggerakkan kekuatan orang lain melalui sistem dan kultur yang memberi ruang kebebasan, untuk bertindak dalam batas – batas tanggung jawab yang telah disepakati bersama.

Pemimpin terbaik akan selalu berkonsentrasi untuk menyelaraskan antara visi dengan realitas, ia tidak akan membiarkan kekuatan sumber daya manusianya bekerja dalam kebingungan arah dan kultur. Ia adalah seorang pencerah yang mampu membangkitkan semangat dan motivasi dari semua orang -orangnya untuk berpikir dan berimajinasi searah visi perusahaan. Ia selalu menerangi pikiran dan imajinasi dari orang – orangnya untuk selalu fokus pada misi, strategi, dan memberi kesadaran akan arah perjuangan perusahaan secara jelas untuk mendapatkan hasil terbaik.

LARANGAN UNTUK SEORANG PEMIMPIN

“Temukan Harapan Dan Impian Bawahan Anda, Dan Bantulah Mereka Untuk Menemukan Potensi Sukses Mereka Bersama Perusahaan.” – Djajendra

“Setiap Sikap Baik, Setiap Ucapan Baik, Setiap Pikiran Baik, Setiap Senyum Tulus, Akan Mengantar Anda Untuk Menjadi Pribadi Yang Dihormati Dan Disenangi Oleh Orang Lain.”-Djajendra

Pemimpin adalah panutan yang harus memiliki keterampilan untuk merangkul setiap bawahan dengan sikap baik.

Pemimpin tidak sekedar menjadi seorang bos, tapi harus tahu tentang bagaimana cara terefektif untuk berhasil menjadi teman dan sahabat buat para bawahan. Untuk itu, seorang pemimpin wajib menjadi pendengar yang bijak dan penuh empati.

Berikut ini delapan hal yang harus dipahami seorang pemimpin:

1. Pemimpin tidak boleh mengganggu ide dan pemikiran bawahan, biarkan berkembang dan arahkan ke jalur yang benar.

2. Pemimpin tidak boleh mengabaikan antusias bawahan yang bermaksud menyampaikan pesan tertentu, biarkan bawahan menyampaikan pesan dan menyelesaikan semua kalimat secara utuh dan jelas.

3. Pemimpin tidak boleh memotong dan menghentikan pembicaraan bawahan dengan berkata ”Saya sudah tahu”, atau kalimat sejenis. Dengarkan saja dalam sikap sabar sampai bawahan selesai berbicara.

4. Pemimpin tidak boleh secara terang-terangan menyatakan tidak setuju dengan bawahan, tapi memberi pujian atas ide dan konsep bawahan, sambil berkata ”Terima kasih”.

5. Pemimpin sebaiknya jangan menggunakan kata-kata “Tidak”, “Tetapi”, dan “Namun”. Pastikan semua kata-kata bermakna tegas, lugas, jelas, dan tidak ragu.

6. Pemimpin tidak boleh bimbang saat mendengar penjelasan bawahan. Fokuskan diri untuk mendengarkan semua kalimat bawahan secara baik. Untuk itu, jangan biarkan mata dan perhatian berkeliaran di tempat lain saat bawahan sedang berbicara.

7. Pemimpin harus menyimak semua kata dan kalimat bawahan, kemudian pada akhir dialog menanyakan pertanyaan yang cerdas kepada bawahan, untuk menunjukkan perhatian dan kepedulian yang besar pada ide bawahan tersebut.

8. Pemimpin harus memberi kesan positif dan dan profesional, saat mendengar semua kata dan kalimat dari bawahan.

Pemimpin Adalah Pelaksana Strategi

“ Orang Yang Berani Menyia-Nyiakan Satu Jam Dalam Hidupnya Berarti Belum Mengetahui Nilai Kehidupan.” – Charles Darwin

Pemimpin terbaik adalah pelaksana strategi yang hebat, dan mampu mengeksekusi setiap rencana dengan cara-cara yang hebat.

Dia selalu disiplin untuk mempersiapkan diri buat kreativitas yang hebat. Dia Selalu fokus pada visi, misi, strategi, dan nilai-nilai perusahaan. Dia Mampu bekerja untuk menciptakan struktur yang berfungsi dengan efektif.  Dan dia selalu melakukan tindakan positif untuk mengawali perjalanan menuju puncak sukses.

Dia juga memiliki mental super-optimis untuk bekerja buat kuantitas kerja yang sesuai target dan harapan perusahaan; buat kualitas kerja yang mampu menghasilkan hasil kerja yang baik, ditinjau dari ketelitian, kerapian, kebersihan, biaya, serta berdaya guna.  Dia selalu Bekerja melalui proses pencapaian hasil yang sesuai dengan standar kerja perusahaan. Dia selalu Berdisiplin dalam memanfaatkan waktu yang ada untuk menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab dengan efektif, serta cerdas memanfaatkan alat-alat bantu kerja untuk pelayanan yang hebat.

Dia tahu bahwa pemimpin harus pintar memahami perencanaan kerja jangka pendek maupun jangka panjang; pintar melakukan koordinasi dan komunikasi dengan semua pihak secara efektif, tegas, lugas, yang dilandasi dengan sikap baik; pintar melakukan delegasi dengan cara mendelegasikan tugas dan tanggung jawab sesuai perencanaan kerja.

Dia adalah seorang pemimpin yang mampu melakukan pembinaan, pengawasan, kerja sama, serta memiliki sikap disiplin, dedikasi, loyalitas, kemandirian, dan tanggung jawab yang konsisten.

Dia selalu sadar bahwa pemimpin yang baik pasti mampu membangkitkan semangat dan motivasi dirinya sendiri untuk mendapatkan sukses tanpa batas.

Kutu Loncat

” Karyawan Kutu Loncat Sifatnya Tidak Mampu Melakukan Pengabdian Total Tanpa Ada Bayaran Yang Wajar.” – Djajendra

Ada dua tipe karyawan yang selalu berjuang untuk meraih karier yang lebih baik dipekerjaan. Pertama, tipe karyawan yang secara setia fokus kepada sebuah perusahaan untuk mencapai jenjang karier tertinggi. Dan yang kedua, tipe karyawan yang suka mencari peluang melalui pindah-pindah kerja, yang biasanya disebut juga sebagai karyawan kutu loncat.

Tipe karyawan kutu loncat selalu memiliki pemikiran bahwa hanya melalui pindah kerja dia mampu mencapai jabatan, gaji, dan kekuasaan yang lebih tinggi. Untuk itu, tipe karyawan kutu loncat ini selalu secara sempurna mempersiapkan diri dengan berbagai kualitas yang unggul, agar dalam persaingan dia mampu mendapatkan pekerjaan baru dengan gaji yang lebih besar. Masalah loyalitas sangat jauh dari mind set para karyawan kutu loncat. Buat mereka pekerjaan itu sifatnya profesional yang harus saling menguntungkan. Mereka bukan pribadi yang mampu melakukan pengabdian total tanpa ada bayaran yang wajar.

Mereka juga tidak mudah diperdaya dan dimanfaatkan oleh perusahaan. Sifat dan karakter  karyawan kutu loncat ini biasanya sangat percaya diri dan sangat yakin bahwa ada jutaan perusahaan yang siap memberikan hal-hal lebih baik kepada mereka dari pada perusahaan mereka yang sekarang. Dan mereka juga sangat terdidik, pintar, cerdik, serta memiliki hubungan pergaulan yang luas.

Sebenarnya karyawan kutu loncat ini adalah aset yang sangat berharga buat perusahaan, tapi karena tidak semua perusahaan pintar untuk memanfaatkan potensi dan kecerdasan mereka, maka para kutu loncat ini selalu berpetualang dari satu perusahaan ke perusahaan lain untuk mendapatkan semua impian dan harapan mereka. Jarang sekali seorang karyawan kutu loncat bisa bertahan lebih dari tiga tahun di sebuah perusahaan. Dengan kemampuan pengetahuan dan keterampilan yang mereka miliki, mereka tidak pernah kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan baru yang lebih baik.

Dalam banyak peristiwa yang saya amati, para karyawan kutu loncat ini selalu mencapai prestasi tinggi lebih cepat dibandingkan para karyawan yang fokus pada sebuah perusahaan. Apakah Anda tertarik menjadi karyawan kutu loncat?

Saat Pemimpin Menjadi Supertrainer

“Walaupun Mungkin Seorang Pemimpin Tidak Terlibat Dalam Proses Perekrutan Dan Pemberhentian Para Stafnya, Tapi Ia Masih Bisa Melatih Mereka Untuk Menjadi Pribadi-Pribadi Yang Andal Dan Profesional.”-Djajendra

Organisasi masa depan menuntut pemimpin tidak hanya sekedar menjadi bos yang perintah sana perintah sini, tapi menjadi pemimpin yang mampu membimbing, mengarahkan, dan memberi rasa nyaman kepada semua bawahan.

Pemimpin harus bertindak dengan efektif untuk menemukan keberhasilan dengan dukungan dari para staf yang terlatih secara profesional. Dan untuk itu, pemimpin wajib memposisikan dirinya sebagai supertrainer yang membantu para stafnya menemukan kualitas kerja terbaik dalam diri mereka masing-masing.

Walaupun mungkin seorang pemimpin tidak terlibat dalam proses perekrutan dan pemberhentian para stafnya, tapi ia masih bisa melatih mereka untuk menjadi pribadi-pribadi yang andal dan profesional dalam upaya menyelesaikan pekerjaan mereka di kantor secara bijak.

Peran pemimpin sebagai supertrainer berbeda dengan peran bos dalam proses penyelesaian pekerjaan. Pemimpin sebagai supertrainer wajib menjalankan peran sebagai seorang pengamat, pembimbing, pengarah, pengkritik, pendidik, dan pemberi solusi.

Pemimpin harus mampu menggabungkan antara pengalaman akademis dan pengalaman praktis, sehingga mampu menjalankan peran secara optimal untuk menjadikan para trainee atau pun para staf memiliki wawasan dan keterampilan yang berkualitas tinggi.

Istilah supertrainer yang digunakan dalam tulisan ini menunjukkan bahwa peran pemimpin sebagai trainer itu total dan tidak sama seperti peran, fungsi, dan tanggung jawab trainer-trainer biasa. Seorang supertrainer harus dekat dengan trainee dan harus memiliki intuisi, empati, dan niat baik untuk menegakkan nilai-nilai profesionalisme di tempat kerja secara total dan utuh.

Fungsi pemimpin sebagai supertrainer adalah sebagai pelaku inti dalam proses transformasi pengetahuan, wawasan, dan keterampilan menjadi nilai-nilai yang siap untuk dikerjakan dan dikembangkan oleh trainee.

Pemimpin tidak boleh sekedar menjadi trainer, tapi juga menjadi komunikator yang mampu menyampaikan semua pesan secara jelas, efisien, dan efektif.

Tanggung jawab pemimpin sebagai supertrainer adalah mempersiapkan tema pelatihan yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan trainee. Sebaiknya, pemimpin bersama para trainee menentukan pokok-pokok pikiran yang akan menjadi materi pelatihan.

Pemimpin juga memiliki tanggung jawab untuk mengarahkan trainee ke dalam proses belajar yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas karakter, kemampuan personal, skill yang sesuai dengan tuntutan kerja, dan kesadaran untuk memiliki perusahaan.

Pemimpin sebagai supertrainer harus mampu mengamati dan mempelajari semua bakat dan potensi trainee. Selanjutnya, semua bakat dan potensi itu di motivasi untuk berprestasi di tingkatan yang lebih tinggi.

Pemimpin juga tidak boleh membiarkan orang-orang yang berkualitas tinggi diam dan tidak berkontribusi buat kemajuan organisasi.

Sebagai supertrainer pemimpin wajib mengeksplorasi semua bakat dan potensi trainee secara maksimal, agar para trainee yang juga merupakan para staf dapat berprestasi secara maksimal, serta dapat berperan aktif dalam menciptakan solusi-solusi hebat buat kesuksesan organisasi.

PEMIMPIN DAN MOTIVASI

Seorang pemimpin harus cerdas mencapai kesepakatan dengan pemimpin-pemimpin lain buat kebaikan orang banyak.

Seorang pemimpin harus pintar berbicara untuk membangun komunikasi yang hebat dengan banyak orang.

Seorang pemimpin harus memperlihatkan contoh kepemimpinan yang efektif melalui kemampuan berkomunikasi yang konsisten dalam komitmen yang dipercaya oleh banyak orang.

Pemimpin yang baik akan selalu menjadikan semua pihak sebagai sahabat sejati untuk kemajuan orang banyak.

Pemimpin yang baik selalu sadar diri bahwa ia merupakan alat untuk menciptakan keadilan, kesejahteraan, dan perdamaian buat kehidupan banyak orang.

Pemimpin yang baik selalu bekerja cerdas untuk mencapai kesepakatan buat menciptakan kemakmuran dan perdamaian buat banyak orang.

Pemimpin yang baik selalu siap menjadikan dirinya sebagai alat untuk membantu kehidupan orang lain secara jujur dan adil.

Pemimpin yang baik tidak akan memanfaatkan sebagian besar waktu-waktunya untuk memperkaya diri sendiri, tapi dia akan menggunakan semua waktunya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup orang banyak.

Pemimpin yang baik selalu fokus untuk membangun kepercayaan diri dari orang banyak melalui komunikasi yang membangkitkan harapan dan gairah hidup.

Pemimpin yang baik selalu akan menjelaskan semua rencananya dalam bahasa sehari-hari yang mudah dipahami oleh siapa pun.

Pemimpin yang baik tidak akan merahasiakan apa pun dari orang-orang yang membantunya sejak awal.

Pemimpin yang baik selalu mengajak semua orang untuk berlari ke arah visi yang sama.

Pemimpin yang baik selalu membuat ucapannya menjadi realitas yang membahagiakan semua orang.

Pemimpin yang baik selalu memberikan contoh yang nyata dalam membangun karakter positif dari orang banyak.

KEPRIBADIAN YANG MISKIN INTEGRITAS PASTI TAK MAMPU MEMATUHI ETIKA

“Kekayaan Sejati Seseorang Akan Terlihat Dari Kekayaan Integritas Dirinya Buat Kehidupan Banyak Orang.” – Djajendra

Sehebat apapun  Profesionalisme dan kecerdasan seseorang,  bila integritas dirinya miskin maka dia akan menjadi pribadi yang paling tidak jujur, dan paling sering berbohong kepada kehidupan. Dan, Anda tidak mungkin dapat membuat kesepakatan yang baik dengan orang yang suka berbohong.

Kecerdasan, profesionalisme, kekuatan, kekuasaan, dan senyum baik dari orang yang miskin integritas diri, pastinya tidak akan berguna buat kehidupan orang lain. Artinya, integritas diri buat melayani kehidupan lain dengan benar adalah kunci sukses keberhasilan sebuah jabatan. Ingat, jabatan yang bersih dan berguna itu tidak akan pernah masuk ke dalam jebakan kekuasaan dan hawa nafsu.

Sebenarnya sangat sederhanan untuk memiliki integritas diri yang kaya dan berempati, yaitu dengan cara mulai berlatih dengan jujur untuk memiliki kekuatan sifat jujur. Nantinya, melalui kekuatan sifat jujur, Anda akan menjadi pribadi merdeka yang hidup dalam integritas diri yang hebat.

Orang-orang yang miskin integritas selalu mencari seribu satu cara untuk mengakali orang lain, dan bertindak tidak jujur buat keuntungan pribadi. Apalagi bila orang tersebut memiliki jabatan, kekuasaan, dan kesempatan, maka dia akan menjadi pribadi serakah yang tidak pernah kenyang.

Kemiskinan integritas adalah hal yang paling berbahaya dalam kehidupan. Semakin banyak orang-orang yang miskin integritas, maka semakin serakah dan tamak orang-orang tersebut. Setiap kesempatan dan setiap kebutuhan pasti akan dikonversi dalam bentuk materi untuk menjadi keuntungan pribadi.

PERILAKU MENULAR

“Saat Semua Orang Dilingkungan Anda Adalah Orang-Orang Dengan Aura Baik, Dengan Tutur Kata Yang Sopan Dan Santun, Dalam Ruang Lingkup Sikap Baik, Maka Pikiran Dan Emosi Anda Akan Selalu Berada Dalam Kondisi Damai, Nyaman, Bahagia, Dan Senang.” – Djajendra

Apakah lingkungan kantor dan lingkungan sosial Anda? Siapakah kolega Anda?  Siapakah Atasan Anda?

Sebaiknya, Anda pahami semua pertanyaan di atas untuk kemudian membentuk sikap positif atas semua realitas yang ada.

Hal terpenting yang perlu Anda ingat adalah jangan mau tenggelam dalam lautan pikiran dan emosi negatif orang lain. Kendalikan diri Anda dengan segala kekuatan dan kemauan untuk meraih nilai-nilai kehidupan positif yang membahagiakan hati Anda.

Sifat dan sikap itu bisa menular layaknya seperti virus, Anda wajib membangun daya tahan mental yang kuat, agar virus-virus negatif tidak membuat kualitas dari sifat dan sikap baik Anda menurun.

Pikiran bawah sadar dan pikiran sadar memiliki kemampuan telepathy untuk terhubung dengan pikiran-pikiran lain dalam sebuah suasana emosi yang sama.

Nah, inilah bahayanya bila pikiran bawah sadar dan pikiran sadar dari orang-orang disekitar Anda mengeluarkan energi negatif. Sebab, energi negatif itu akan terhubung kedalam diri Anda, yang pada akhirnya menghasilkan badmood untuk Anda.

Pengaruh lingkungan sangat besar dalam membawa diri Anda menuju kepada puncak sukses yang Anda impikan. Artinya, Anda harus bersyukur bila lingkungan Anda terdiri dari orang-orang berpikiran positif yang sangat optimistis dengan masa depan dan hari ini.

Jika dilingkungan Anda terdiri dari orang-orang yang suka berjuang dengan cara saling memotivasi untuk meraih sukses, maka semua sifat dan sikap baik itu akan menular ke dalam diri Anda, dan menjadikan Anda sebagai pribadi yang kuat untuk meraih sukses.

Saat semua orang dilingkungan Anda adalah orang-orang baik dengan tutur kata yang sopan dan santun dalam ruang lingkup sikap baik, maka pikiran dan emosi Anda akan selalu berada dalam kondisi damai, nyaman, bahagia, dan senang.

Older posts Newer posts