PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Author: DJAJENDRA (page 286 of 293)

Ekspresikan Bahasa Komunikasi Dalam Gaya Yang Menyejukkan Perasaan Lawan Bicara

”Bahasa Komunikasi Yang Penuh Energi Kebaikan Akan Menarik Berbagai Potensi Kebaikan Dari Setiap Orang Yang Anda Ajak Bicara.” – Djajendra

Komunikasi yang baik tidak sekedar cukup mengandalkan tata bahasa dengan kata-kata terbaiknya, tetapi perlu emosi positif, ekspresi positif dan persepsi positif, agar pesan yang ingin Anda sampaikan dapat diterima dalam kesejukkan perasaan pendengar.

Ekspresikan bahasa komunikasi dalam gaya Anda sendiri, dan jadilah diri sendiri yang mampu menyampaikan pesan dengan jelas, sederhana, serta mudah untuk dimengerti oleh lawan bicara. Jadikan gaya bicara sebagai seni yang memberikan inspirasi buat para pendengar.

Miliki persepsi positif terhadap semua hal disekitar Anda, agar Anda bisa bersikap baik kepada siapa pun. Jangan lupa untuk selalu mengandalkan emosi positif dalam setiap dialog dengan siapa pun. Sebab, emosi positif merupakan bahasa hati yang paling ampuh untuk menyejukkan perasaan lawan bicara, walaupun mungkin Anda tidak mengerti bahasa yang sedang diucapkan oleh lawan bicara Anda.

Bahasa komunikasi yang baik berarti cerdas secara emosi, cerdas secara persepsi, dan cerdas secara ekspresi. Di mana, ketiga kecerdasan di atas akan membuat Anda mampu menghindari perdebatan yang tak penting, dan mampu mengarahkan jiwa dan pikiran untuk fokus berbicara tentang hal-hal yang bermanfaat.

Sebuah kata bisa berbeda maknanya jika diucapkan dalam emosi, persepsi, dan ekspresi yang berbeda. Untuk itu, Anda harus cerdas membungkus kata-kata dengan emosi, persepsi, dan ekspresi, yang kaya dengan semangat, motivasi dan niat baik, agar pendengar Anda senang dan bangga bisa berbicara dengan Anda.

Bahasa yang baik adalah cahaya yang mampu menerangkan jiwa pendengar. Melalui kata demi kata yang dibangun dalam semangat kebaikan pasti akan menjadi inspirasi buat kehidupan banyak orang. Oleh sebab itu, sebuah pembicaraan yang baik tidaklah sekedar mengeluarkan kata dan kalimat, tapi harus menjadi cahaya penerang batin dan pikiran pendengar.

Setiap orang selalu ingin mendengar kata dan kalimat yang menyejukkan perasaan mereka. Oleh sebab itu, bahasa yang santun dalam tata krama berbicara positif menjadi modal awal terpenting dalam sebuah dialog.

Pastikan kata-kata Anda mampu mengekspresikan pesan yang ingin Anda sampaikan; pastikan pesan-pesan itu diterima secara cerdas dalam logika berpikir yang sehat; pastikan ekspresi Anda tidak menciptakan keraguan di hati dan pikiran pendengar Anda; dan pastikan Anda tahu bahwa berbicara itu berarti komunikasi dua arah, yaitu dari satu hati ke hati yang lain tanpa ada yang mendominasi.

Cerdas berkomunikasi berarti mampu berkomunikasi dengan kekuatan emosi baik, persepsi positif, dan kekuatan ekspresi dalam balutan sikap baik. Dan, seorang komunikator yang cerdas mampu berkomunikasi dengan siapa pun, dengan apa pun, dimana pun, tanpa terpengaruh oleh perbedaan yang ada.

Sukses Berasal Dari Tujuan Dan Motivasi Yang Jelas

”Kita Selalu Berjuang Keras Melawan Hal-Hal Kecil Sehingga Kita Ikut Menjadi Kecil.” – EUGENE O’NEILL

Mengapa Anda harus memiliki tujuan dan motivasi untuk mengerjakan sesuatu hal? Mengapa Anda harus fokus dan selalu berkonsentrasi dalam bisnis yang sedang Anda lakukan? Apakah benar bahwa energi sukses itu merupakan bahan bakar untuk mendapatkan solusi kreatif setiap Anda melalui berbagai kendala dan tantangan?

Pertanyaan-pertanyaan di atas sangatlah penting untuk Anda jawab secara jujur, sebelum Anda bertindak untuk meraih berbagai sukses yang Anda harapkan.

Sukses itu lahir dari dorongan energi sukses yang ada dalam diri Anda, dan energi sukses itu sendiri berasal dari tujuan dan motivasi yang jelas untuk mewujudkan sebuah harapan.

Sebuah kisah sukses tidaklah muncul begitu saja tanpa persiapan apa-apa, bagi kebanyakan orang-orang yang meraih sukses, keberhasilan itu dibantu oleh ide yang kreatif, tujuan yang jelas, keyakinan yang kuat untuk meraih sukses, dan semangat pantang menyerah yang terus hidup dalam diri.

Saat Anda sudah mampu meminta kepada diri sendiri untuk memberikan sukses yang Anda inginkan, maka pikiran bawah sadar diri Anda akan membentuk sebuah energi sukses untuk membantu mewujudkan sukses yang Anda inginkan tersebut.

Jika keinginan-keinginan sukses Anda itu di dukung dengan tujuan dan motivasi yang jelas dan kuat, maka pikiran bawah sadar Anda akan merasa mudah atau nyaman atau terjangkau untuk membantu menyiapkan informasi-informasi tentang sukses di dalam energi sukses Anda. Tetapi jika motivasi dan tujuan sukses Anda itu tidak jelas, maka pikiran bawah sadar tidak dapat bekerja optimal buat membantu Anda untuk mewujudkan kisah sukses Anda.

Sering sekali motivasi muncul karena didorong oleh kebutuhan uang, didorong oleh keinginan untuk meningkatkan keterampilan yang profesional, didorong oleh mimpi dan harapan, didorong oleh keyakinan dan prinsip hidup.

Anda harus jujur memastikan tentang hal apa saja yang mampu mendorong motivasi Anda untuk bergerak penuh semangat. Jika Anda tidak tahu jawaban untuk semua proses menuju gerbang sukses tertinggi, Anda akan kehilangan gairah dan antusias. Jika Anda tahu apa yang memotivasi Anda dan mengetahui tujuan Anda, Anda akan menjadi magnet sukses dan menarik perhatian banyak orang untuk membantu Anda mewujudkan kisah sukses yang Anda impikan.

Pikiran bawah sadar Anda akan memberikan pesan-pesan hebat kepada pikiran sadar, untuk memotivasi semua harapan, tujuan, dan impian Anda agar dapat mewujud dalam sebuah realitas.

Bad Corporate Governance Melalui Budaya Konspirasi

”Ketika Pemimpin Dan Karyawan Menjalankan Budaya Konspirasi Buat Kepentingan Pribadi, Maka Good Governance Akan Mati.” – Djajendra

Ketika pemimpin atau pun karyawan berkonspirasi untuk mengisi kantong-kantong pribadi secara tidak jujur, maka etika bisnis dan code of conduct akan terabaikan dan terlupakan, termasuk semua kekuatan dan keunggulan perusahaan akan menjadi tidak berdaya.

Praktik bad corporate governance melalui budaya konspirasi akan  menciptakan kerusakkan moral dan mental di semua aspek organisasi secara total. Hal ini akan mengakibatkan rusaknya semua aspek fundamental perusahaan, dan secara perlahan-lahan perusahaan akan masuk ke dalam masalah besar.

Perusahaan yang menjalankan praktik good corporate governance haruslah tetap melakukan evaluasi dan memperkuat sistem, prosedur, dan etos kerja secara periodik, agar tidak ada pihak di internal perusahaan yang bermain dalam budaya konspirasi.

Budaya konspirasi selalu tidak terlihat secara kasat mata, tapi dia hidup subur dalam organisasi dengan pemimpin dan karyawan yang tidak jujur. Oleh sebab itu, akan sangat sulit untuk membuktikan terjadinya konspirasi yang merugikan organisasi.

Para pelaku budaya konspirasi biasanya adalah orang-orang yang sangat cerdik, yang sangat pintar menata organisasi perusahaan untuk dimanfaatkan buat keuntungan pribadi. Dan semua praktik organisasi selalu berjalan tanpa hati nurani yang baik buat kemajuan dan kesuksesan organisasi. Mereka biasanya memanfaatkan semua fasilitas dan kemudahan yang ada buat keuntungan pribadi, untuk dijadikan sebagai lahan subur mengisi pundi-pundi pribadi.

Mencari bukti dalam budaya konspirasi sama seperti mencari sebuah jarum kecil di tumpukkan jerami.
Pada umumnya para pelaku budaya konspirasi sangat cerdik untuk menerapkan semua sistem dan kultur yang hebat di organisasi, tapi semua itu hanya bersifat formal dan tidak bersifat kultural.

Budaya konspirasi adalah sebuah budaya yang membuat semua pelakunya terlibat dalam persekongkolan yang terfokus pada upaya mencari keuntungan pribadi semaksimal mungkin. Mereka tidak terlalu peduli pada etika dan moral, biasanya etika dan moral hanya dijadikan sebagai slogan yang berwajah semu, tapi tidak menjadi realitas di kehidupan sehari-hari. Mereka selalu bertopengkan good governance, yang biasanya terlihat rapi dan tersusun indah di rak kantor, tapi semua itu hanya bersifat formal dan tidak menjadi budaya sehari-hari.

Budaya konspirasi menciptakan perilaku kolusi yang merugikan masa depan organisasi. Budaya konspirasi selalu dicintai oleh para pemimpin yang bernafsu mencari kekayaan maksimal secara instant. Budaya konspirasi adalah racun berbahaya yang merusak kesehatan organisasi. Oleh sebab itu, sangatlah bijaksana bila para pemimpin tidak membudayakan konspirasi, tapi menjaga organisasi agar tetap kuat dan sehat melalui praktik bisnis good corporate governance yang menguntungkan stakeholder.

Stres Karyawan Menggerogoti Produktivitas Perusahaan

“Perjalanan Hidup Itu Ternyata Merupakan Pengalaman Yang Berat, Di Mana Pendampingan Dan Dukungan Sangat Diperlukan.” – Julie Cameron

Semakin tinggi stres yang dirasakan karyawan di tempat kerja, semakin hilang kualitas diri si karyawan untuk menghasilkan kinerja yang optimal. Dan hal ini akan menggerogoti produktivitas perusahaan sampai ke level yang merusak kekuatan fundamental perusahaan. Harga yang harus ditanggung perusahaan terhadap stres di tempat kerja adalah sangat besar dan menimbulkan ketidakefisienan terhadap rencana perusahaan. Di samping itu, stres juga akan menjadi sumber utama dari ketidakbahagian karyawan di tempat kerja. Saat karyawan merasa tidak bahagia bersama perusahaan, mereka tidak akan memiliki motivasi dan antusiasme yang besar untuk membantu menjalankan rencana-rencana perusahaan secara bijak dan profesional.

Akumulasi dari stres karyawan yang tidak diperhatikan oleh perusahaan akan menjadi benih risiko yang akan tumbuh menjadi bencana buat perusahaan. Oleh karena itu, secara periodik perusahaan harus melakukan penilaian terhadap daya tahan karyawan dalam menghadapi pekerjaan; melakukan monitoring terhadap semua disiplin dan attitude karyawan pada perusahaan dan pekerjaan; melakukan evaluasi secara total tentang motivasi, tekad, sikap, dan gairah kerja karyawan untuk berjuang demi perusahaan. Dari hasil evaluasi ini perusahaan harus melakukan pencerahan dan brainstorming agar mind set karyawan searah dengan tujuan dan rencana perusahaan. Perusahaan juga harus mengambil tindakan-tindakan profesional untuk memindahkan, menghindari, dan mengurangi semua efek negatif dari stres karyawan terhadap kinerja perusahaan. Perusahaan harus bersikap berani dan tegas untuk menampung sebagian atau semua konsekuensi dari ancaman stres karyawan tersebut. Lalu, berupaya melakukan pencerahan total terhadap mental karyawan, termasuk mencerdaskan emosi baik dan pikiran positif karyawan.

Pimpinan dan karyawan harus berada dalam satu visi yang jelas untuk membangun keseimbangan tubuh, jiwa, dan pikiran mereka dalam sebuah keharmonisan yang menciptakan kebahagian di tempat kerja, dan menyingkirkan semua benih stres dari lingkungan kerja.

Ketika tubuh, jiwa, dan pikiran tidak berada dalam keseimbangan yang baik, maka daya tahan tubuh akan melemah dan kesehatan diri menjadi terganggu. Jelas, hal ini akan menjadi persoalan yang merugikan kepentingan perusahaan, selain perusahaan akan kehilangan produktivitas oleh ketidakhadiran karyawan di kantor, perusahaan juga harus mengeluarkan biaya rumah sakit untuk mengobati karyawan yang sakit tersebut.

Stres yang berlarut-larut akan berubah menjadi depresi yang berpotensi membuat karyawan sering sakit-sakitan. Jika karyawan sudah sering sakit-sakitan, jangankan berharap prestasi dari dirinya, sekedar menuntaskan tugas dan tanggung jawab saja pasti dia tidak mampu.

Stres sangat berpotensi menyerang karyawan saat karyawan tidak mampu memenuhi target kerja; saat karyawan tidak mampu mengendalikan emosi dari tantangan dan tekanan kerja; saat karyawan belum mampu berpikir positif terhadap semua persoalan dengan tempat kerjanya; saat karyawan terlibat konflik dengan kolega, pimpinan, keluarga, atau dengan yang lainnya; serta saat perusahaan memberikan beban kerja yang terlalu besar kepada karyawan.

Stres akan merusak tubuh, emosi , dan mental sukses karyawan, yang mana semua ini secara otomatis akan menurunkan produktivitas dan keuntungan perusahaan. Saatnya pimpinan dan karyawan bersatupadu memfokuskan diri untuk mencapai kinerja optimal melalui tubuh, jiwa, pikiran yang sehat dan penuh semangat.

Indonesia Menjawab ACFTA

Berdagang Bebas Dengan Sang Raksasa Barang Murah

“Industri China Adalah Industri Yang Terkenal Berkemampuan Memproduksi Barang-Barang Berharga Murah. Kalau Mau Bersaing Pelajarilah Kelebihan Industri China Ini, Jangan Sekedar Takut Dan Berkeluh-Kesah.” – Djajendra

Awal tahun 2010 ini adalah awal dimulainya perdagangan bebas ASEAN-China. Kalau secara potensi perdagangan bebas ini luar biasa. Sebab, akan melibatkan sekitar 1,8 milyar penduduk dunia. China dengan jumlah penduduk sekitar 1,3 milyar plus ASEAN sekitar 500 jutaan. Dan, Indonesia sendiri sebagai bagian dari ASEAN berkontribusi sekitar 230 jutaan penduduk. Pasar yang luar biasa besar! Seharusnya, kita bangsa Indonesia bergembira dan bersemangat tinggi agar bisa memanfaatkan peluang pasar yang luar biasa besar ini.
Pertanyaannya, mengapa ada begitu banyak industriawan, pengamat, politikus, dan masyarakat di Indonesia merasa khawatir terhadap perdagangan bebas dengan China ini? Apakah Indonesia pasti kalah bersaing kalau berdagang bebas dengan China? Atau, apakah ini saatnya para industriawan dan pebisnis Indonesia di berbagai sektor lainnya bekerja lebih efisien, lebih kreatif, lebih strategis, dan lebih produktif untuk menghasilkan kualitas barang-barang terbaik yang berharga lebih murah. Mengapa ada begitu banyak industriawan, pengamat, politikus, dan masyarakat di Indonesia kurang percaya diri untuk tumbuh besar di dalam persaingan bebas yang sehat? Semua pertanyaan ini wajib dijawab, sebelum melakukan tindakan-tindakan yang bersifat strategis.
Janganlah pernah menjadi bangsa yang cengeng dan sering berkeluh kesah. Pelajarilah kelebihan dan kehebatan pihak lain, lalu bekerjakeraslah dengan antusiasme tinggi agar bisa mengungguli bangsa-bangsa lain yang lebih hebat dari kita.
Perasaan khawatir terhadap keperkasaan China sebagai sang raksasa barang murah, haruslah dihapus dari mind set bangsa Indonesia. Dan, setiap pemimpin di Indonesia seharusnya membimbing masyarakat bisnis Indonesia, khususnya dibidang industri dan perdagangan untuk lebih percaya diri dan lebih memperkuat semua potensi buat menghadapi perdagangan bebas ASEAN-China ini. Jangan takut, dan jangan sekedar mencari seribu satu alasan untuk menghindar dari persaingan bisnis global. Coba bayangkan, ada sekitar 1,8 milyar penduduk yang menjadi target pasar. Luar biasa bukan! Kenapa takut untuk menjadi raksasa bisnis yang melayani kebutuhan 1,8 milyar penduduk dunia dengan barang-barang berkualitas yang berharga murah.
Saatnya industri dan perdagangan domestik Indonesia tumbuh menjadi lebih kuat melalui pembelajaran dari kehebatan China sebagai raksasa barang murah. Jangan takut untuk bersaing dengan barang-barang produk China, tapi siapkan diri untuk menjawab semua ancaman dari produk-produk murah buatan China.
Saatnya para industriawan dan pebisnis di Indonesia bekerja untuk kualitas, kuantitas, harga, dan daya saing yang super kuat. Jadilah industri yang sehat, kuat, dan memproduksi barang-barang berkualitas dengan harga yang lebih murah dari produk-produk China. Jadilah industriawan dan pebisnis yang membanggakan reputasi dan kredibilitas bangsa Indonesia. Hilangkan perasaan ragu, dan kuatkan semangat, tekad, antusiasme, dan keberanian untuk bersaing secara bebas dalam memperebutkan pangsa pasar berjumlah 1,8 milyar orang.
Jangan lagi mencari alasan untuk menghindar kompetisi bisnis yang bebas dan sehat. Belajarlah untuk menghapus sifat dan perilaku monopoli, perlihatkan bahwa semua industri dan perdagangan di Indonesia adalah sangat kuat dan efisien.

Industriawan Dan Pemerintah Wajib Menjawab ACFTA Dengan Efektivitas Dan Efisiensi

“Dalam Era ACFTA Ini Para Pengusaha Dan Pemerintah Harus Bertanggung Jawab, Untuk Menjadikan Setiap Komponen Perekonomian Menjadi Lebih Efektif Dan Efisien. ” – Djajendra

Pemberlakuan Asean China Free Trade Agreement (ACFTA), menciptakan pro-kontra. Beraneka ragam ideologi, sikap, kepribadian, nilai, kekuatan, kelemahan, dan keyakinan mewarnai pro-kontra ini. Termasuk, ada industriawan yang pesimis, yang takut bersaing secara sehat, dan menganggap ACFTA akan merusak daya saing dan kekuatan industri Indonesia. Juga ada industriawan yang optimis, yang melihat peluang besar di era ACFTA ini.
Padahal, ACFTA tidak akan membawa dampak buruk buat perekonomian yang dijalankan dengan cara-cara efektif dan efisien.
Artinya, sekaranglah waktunya buat para industriawan, pebisnis, pemerintah, dan masyarakat untuk memformulasikan kembali semua kebijakan, agar setiap industri dan bisnis di Indonesia dapat dijalankan dengan efektif, efisien, dan berkualitas.
Jadi, sekarang ini bukan saatnya memperdebatkan ACFTA, tapi saatnya melihat peluang besar yang ada di ACFTA, dan melakukan revolusi untuk memperkuat fondasi industri Indonesia.
Para pengusaha Indonesia harus menjadikan ACFTA sebagai jalan untuk mempelajari cara-cara menjadi lebih kompetitif. Menjadi lebih kreatif, dengan cara terus – menerus menemukan cara yang lebih baik untuk menghasilkan produk dan jasa yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Ingat! Sekarang ini bukan lagi zamannya mencari keuntungan melalui cara-cara instan yang anti kompetisi. Sekarang ini zamannya di mana setiap pengusaha harus memenangkan kompetisi bisnisnya dengan menjadi lebih kreatif, efektif, efisien, dan penuh inovasi.
ACFTA ini adalah sebuah tantangan besar yang di dalamnya ada peluang yang luar biasa besar untuk memakmurkan bangsa Indonesia. Asalkan, setiap komponen bangsa mau bekerja keras untuk meningkatkan kemampuan, menghapus perasaan kalah dan rapuh untuk menang melalui kompetisi, dan terus-menerus melalui kreativitas dan inovasi memperkuat semua aspek untuk mencapai kesuksesan.
Kesuksesan sebuah industri sangat tergantung kepada integritas para pelakunya untuk menghasilkan dan mempertahankan produk, jasa, dan layanan berkualitas tinggi yang berbasis kreativitas dan inovasi.
Perbaikan dan inovasi yang terus-menerus akan menjadikan sebuah industri memiliki standar yang tinggi untuk menang di level kompetisi global. Termasuk, secara otomatis akan menghapus kesenjangan produktivitas antara operasional dan kualitas sdm dari para rival yang ada di ACFTA.
Sudah tidak seharusnya para pengusaha, khususnya, para industriawan di Indonesia menjadi takut berkompetisi dengan China di ACFTA. Tetapi, jadikan China sebagai lawan bisnis yang harus ditaklukkan dengan cara-cara terhormat. Untuk itu, setiap pelaku industri dan bisnis di Indonesia harus mulai fokus membangun reputasi kualitas dan kehandalan produknya.
Para eksekutif di era ACFTA ini harus mampu menjadi pribadi tegar yang tangguh, untuk mendorong batas kualitas, efisiensi, keselamatan, responsif, dan memotivasi para karyawan untuk memiliki cara-cara kerja terefektif dalam menjawab tantangan ACFTA.
Setiap industri di Indonesia harus berani mengkonversi dirinya untuk menjadi eksportir tangguh dalam pasar global dengan desain, kualitas, harga, dan pelayanan terbaik.
Jadilah industri yang secara konsisten mengembangkan dan memperkuat kemampuan daya saing di seluruh aspek kerja organisasi. Lalu, perlihatkan kepada dunia luar tentang efektivitas, efisiensi, dan keunggulan kompetitif dari industri Anda.
Jelas, para pengusaha, khususnya para industriawan di Indonesia kini menghadapi tantangan untuk menjaga keyakinan konsumen terhadap produk-produk mereka. Sebab, adalah sebuah fakta bahwa barang-barang produk China harganya sangat murah. Tetapi, kualitas dan kehandalan produk China tidaklah unggul. Mudah-mudahan, para pengusaha dan pemerintah mampu menciptakan efektivitas dan efisiensi di dalam diri mereka masing-masing, agar industri Indonesia tetap kokoh tak tergoncangkan oleh tantangan ACFTA.

“Saat Anda Menjalani Hidup Tanpa Motivasi, Anda Hanya Akan Merasakan Bosan Dan Hilangnya Rasa Percaya Diri. “- Djajendra

“Hanya Ada Dua Cara Untuk Menjalani Hidup Anda. Yang Pertama Dengan Seolah-Olah Tidak Ada Hal Ajaib Di Dunia Ini. Yang Kedua Adalah Dengan Seolah-Olah Semua Hal Adalah Ajaib Di Dunia Ini.” – Albert Einstein

Apakah Anda sadar bahwa dalam diri Anda ada potensi hebat, potensi hebat yang hanya bisa berkembang kalau didukung dengan motivasi dan gairah hidup yang konsisten?  Persoalannya, semua potensi hebat itu ada dalam bentuk ketidaksempurnaan, yang bila dibiarkan akan lenyap dari potensi Anda. Ketidaksempurnaan ini adalah sifat yang sangat manusiawi. Oleh sebab itu, Anda harus rajin menjaga motivasi dan gairah hidup, serta mau menjalani setiap proses hidup dalam pikiran dan perilaku yang penuh berkelimpahan.

Anda harus ingat bahwa Anda hanya bisa mengembangkan semua potensi hebat diri Anda, saat Anda mau membangun dan merawat gairah hidup yang penuh percaya diri dan penuh keyakinan untuk sukses, yang tak tergoncangkan oleh hal apa pun! Artinya, Anda harus mau menjadikan gairah hidup Anda sebagai modal dasar dalam menggerakan semua potensi hebat yang ada dalam diri Anda.

Ketika gairah hidup Anda terpelihara secara baik, maka tidak ada kata mustahil buat Anda dalam melakukan berbagai tindakan untuk menghadirkan rasa bahagia, nyaman, damai, sehat, dan sejahtera ke dalam hidup Anda.

Pikiran dan jiwa yang dipompa dengan gairah hidup akan selalu menjadi lebih produktif, lebih kreatif, dan lebih berdaya tahan pada semua tantangan hidup.

Setiap langkah dan perbuatan yang didasari oleh gairah hidup untuk meraih sukses, pasti akan menjadi kekuatan unggul dalam meraih semua impian dan keinginan.

Tiada sukses tanpa gairah, dan tiada bahagia tanpa gairah. Kita semua wajib memelihara sebuah gairah hidup yang konsisten dan positif. Sebab, gairah hidup yang kokoh akan menghasilkan energi positif  berlipat kali buat daya tahan mental, dalam upaya menaklukkan semua halangan dan rintangan di sepanjang perjalanan hidup.

Gairah hidup yang kokoh dan konsisten akan menciptakan kemauan diri untuk bekerja keras, dalam upaya meraih kemenangan demi kemenangan di sepanjang hidup. Sebab, gairah hidup adalah kunci untuk meraih sukses yang berkelanjutan. Tanpa gairah hidup Anda adalah kisah gagal, dengan gairah hidup Anda adalah kisah sukses.

6 Kebiasaan Baik Untuk Menghasilkan Kualitas Hidup Terbaik

“Kreatifitas Adalah Akal Manusia. Akal Manusia Yang Bisa Menembus Ruang, Waktu, Tradisi, Dan Semua Batas-Batas Kehidupan. Akal Manusia Yang Bisa Secara Teratur Menghasilkan Ide-Ide Baru Yang Sesuai Dengan Harapan Dan Impian.” – Djajendra

Kehidupan yang baik perlu didukung dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik. Kebiasaan-kebiasaan yang mampu membentuk karakter diri yang unggul dan spesial.

Berikut ini ada enam kebiasaan baik yang wajib Anda miliki.

1. Mencintai Kehidupan Anda

Mencintai kehidupan yang Anda miliki sekarang ini adalah dasar untuk menghasilkan kualitas hidup terbaik. Oleh karena itu, apa pun situasi Anda sekarang, tetaplah bersemangat, tetaplah memiliki keyakinan yang kuat, dan percayalah bahwa kehidupan yang Anda cintai itu pasti akan membalas cinta Anda seribu kali lebih besar. Artinya, yang Anda perlu lakukan sekarang ini adalah mendedikasikan seluru hidup Anda kepada hal-hal yang Anda sukai.

2. Jangan Biarkan Pikiran Dan Perasaan Negatif Tumbuh Dalam Diri Anda.

Pikiran negatif dan perasaan negatif adalah dua hal yang wajib untuk Anda singkirkan dari diri Anda. Pikiran negatif dan perasaan negatif tidak akan pernah menghasilkan kualitas hidup terbaik buat Anda. Pikiran negatif dan perasaan negatif hanya akan membawa Anda pada kehidupan yang tidak Anda kehendaki. Pastikan Anda menjadi pribadi pemenang dengan kekuatan yang luar biasa untuk menghapus semua benih-benih negatif dari diri Anda.

3. Masuklah  Dalam Keheningan Dan Berbicaralah Dengan Jiwa Anda.

Dalam keheningan, akal manusia akan menemukan berbagai sumber kebesaran diri melalui suara hati yang paling jujur. Oleh karena itu, Anda perlu membiasakan diri untuk mencairkan diri sejati Anda dalam suasana hening. Lakukan interospeksi diri melalui keheningan diri. Biasakan untuk berpikir terlebih dahulu sebelum bertindak. Dan yakinkan diri Anda bahwa di dalam keheningan, Anda bisa menemukan diri sejati Anda.

4. Bangunlah Hubungan Baik Dengan Siapa Pun

Kehidupan manusia bukanlah kehidupan individu, tapi merupakan kehidupan berkelompok dalam sebuah komunitas yang saling bergantung. Tanpa ada orang lain, kehidupan kita menjadi tidak berguna dan tidak bermakna apa-apa. Untuk itu, mulailah membangun hubungan baik dengan siapa pun, hubungan baik yang didasari oleh cinta, kepedulian, dan kasih sayang kepada sesama kehidupan.

5. Miliki Keyakinan Pada Kemampuan Diri Anda

Ketika Anda merasa yakin dengan kemampuan diri Anda untuk meraih kehidupan yang seperti Anda kehendaki, Anda akan menjadi pribadi tangguh yang jauh dari perasaan ragu dan takut. Oleh karena itu, pastikan setiap hari Anda memperbaiki kualitas diri Anda ke arah yang lebih baik, agar keyakinan Anda kepada diri Anda tidak memudar.

6. Miliki Tanggung Jawab Terhadap Kehidupan Anda

Kalau Anda sendiri tidak mau memikul tanggung jawab terhadap semua perbuatan yang Anda lakukan dalam hidup Anda, apalagi orang lain. Jadi, janganlah berharap bahwa ada orang lain yang akan bertanggungjawab terhadap hidup Anda. Pastikan Anda selalu bertanggungjawab penuh atas semua sikap dan perilaku, untuk menghasilkan kehidupan yang lebih baik.

Cara Mengembangkan Etos Kerja Di Perusahaan

”Tipe Orang Yang Saya Cari Untuk Mengisi Pos Manajemen Tingkat Atas Adalah Pekerja Keras, Orang Yang Tidak Bersikap Seperti Kebanyakan Orang, Orang Yang Berusaha Melakukan Lebih Daripada Yang Diharapkan. Mereka Selalu Menargetkan Sasaran Yang Lebih Tinggi.” – Lee Iacocca

Pada umumnya kehidupan di perusahaan lebih banyak dihabiskan untuk melakukan aktifitas perencanaan, operasional, pengawasan, dan evaluasi. Sangat jarang ada aktifitas pencerahan batin karyawan untuk memahami budaya perusahaan, etika kerja, visi, misi, dan nilai-nilai perjuangan perusahaan. Padahal sebagian besar kegagalan perusahaan diakibatkan oleh rendahnya etos kerja karyawan.

Etos kerja yang rendah membuat semua strategi dan rencana kerja perusahaan yang hebat itu, tidak mampu dijalankan oleh karyawan dengan maksimal. Akibatnya, perusahaan akan kekurangan energi sukses dari para karyawannya. Oleh karena itu, sudah saatnya perusahaan peduli kepada pengembangan etos kerja secara berkelanjutan dalam semua aspek aktifitas perusahaan.

Salah satu cara terefektif untuk pengembangan etos kerja, adalah melalui penginternalisasian budaya perusahaan ke mind set setiap karyawan. Budaya perusahaan yang wajib diwujudkan dalam berbagai macam kebijakan, aturan, sistem, dan prosedur kerja. Termasuk di dalamnya, seperti panduan etika bisnis, panduan code of conduct, dan panduan sop yang jelas.  Di mana, nilai-nilai perjuangan yang ada dalam budaya perusahaan tersebut harus dieksplorasi untuk dicerahkan kepada setiap karyawan.

Proses penginternalisasian nilai – nilai etos kerja ini harus dilakukan dengan sikap tegas dan konsisten, untuk menghasilkan karyawan-karyawan yang beretos kerja unggul dan berkualitas. Sikap tegas dan konsisten ini harus berkelanjutan, tak boleh terhenti di satu titik, dan bersifat terus-menerus melalui evaluasi dan perbaikan.

Tidak ada salahnya bila perusahaan mau memberikan pencerahan melalui konsep doktrin kepada setiap karyawan. Sebab, dipercaya konsep doktrin bisa lebih memaksa pikiran bawah sadar untuk menerima nilai-nilai yang diharuskan oleh perusahaan, untuk dimiliki oleh para karyawannya. Perlu diingat, tidak semua orang bisa menerima pencerahan, kadang diperlukan doktrin yang tegas untuk membangun etos kerja yang unggul.

Pengembangan etos kerja dapat dimulai dari aksi pencerahan atau pun aksi doktrinisasi terhadap mind set karyawan; untuk menjalankan rencana dan strategi bisnis perusahaan sesuai sasaran; untuk menjalankan birokrasi administrasi yang efektif dan efisien; untuk melakukan  prosesing yang telitih dan telaten; untuk melakukan efisiensi di semua aspek biaya; untuk memanfaatan teknologi secara efisien dan efektif; mampu melayani pelanggan dengan sikap baik dan profesional; mampu memaksimalkan kualitas aset-aset produktif untuk menjadi mesin uang; dan mampu bekerja untuk mempercepat perputaran bisnis dengan kualitas etos kerja terbaik.

Etos kerja yang berkualitas tinggi haruslah menjadi jati diri, etika, budaya, dan moralitas perusahaan dalam relasinya dengan stakeholder. Tanpa adanya etos kerja berkualitas, perusahaan hanya akan menjadi beban buat stakeholdernya, dan tidak pernah menjadi aset yang menguntungkan stakeholder.

Apakah Anda Pribadi Yang Bertanggung Jawab Dalam Pekerjaan?

“Tanpa Tanggung Jawab Terhadap Pekerjaan, Anda Hanya Mempersiapkan Diri Untuk Gagal.” – Djajendra

Apakah Anda seorang pribadi yang merasa bertanggung jawab penuh atas pekerjaan Anda? Bila Anda bingung dan ragu untuk menjawab pertanyaan di atas, maka sebaiknya Anda mulai melakukan interospeksi diri buat mengoptimalkan sikap dan perilaku tanggung jawab Anda kepada pekerjaan Anda.

Tanpa tanggung jawab Anda akan sulit mencapai puncak keberhasilan tertinggi. Tanpa tanggung jawab Anda hanya sibuk mengurusi aksi dan reaksi pekerjaan. Tanpa tanggung jawab Anda tidak akan memiliki antusias, motivasi, dan keberanian untuk menjadi lebih baik. Tanpa tanggung jawab Anda tidak akan dipercaya oleh orang lain.

Setiap pekerjaan membutuhkan tanggung jawab, membutuhkan perhatian dan kepedulian. Anda yang mampu memiliki tanggung jawab dan kepedulian total terhadap pekerjaan Anda, pasti akan menjadi pribadi yang berdedikasi secara total terhadap pekerjaan Anda.

Dalam sebuah acara pelatihan di sebuah perusahaan gas, di daerah Belilas, Riau. Seorang peserta bertanya tentang arti tanggung jawab. Sebuah pertanyaan yang cerdas. Apalagi sangat jarang orang-orang mau bertanya tentang tanggung jawab, kalau bisa orang-orang selalu berupaya untuk mengaburkan makna tanggung jawab. Tetapi, pertanyaan di Belilas ini membuat saya tersenyum, ternyata masih ada orang-orang yang ingin memperkuat integritas diri buat mempertanggungjawabkan semua tugas dan pekerjaan di kantor.

Tanggung jawab berarti memikul semua kewajiban dan beban pekerjaan sesuai dengan batas-batas yang ada di job diskripsi. Setiap karyawan wajib bekerja sesuai tanggung jawab, dan tidak melewati batas-batas tanggung jawab yang ada. Sebab, bila karyawan bekerja melampaui tanggung jawab, maka karyawan tersebut pasti akan melanggar internal control dan etika bisnis perusahaan. Jadi, setiap karyawan harus patuh dan bekerja sesuai dengan apa yang diberikan oleh perusahaan, sebatas tugas dan tanggung jawab yang diperbolehkan oleh perusahaan.

Perusahaan harus benar-benar melakukan evaluasi dan pengkajian kembali terhadap setiap tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada karyawan. Sebab, sering sekali perubahan menjadikan sebuah job diskripsi menjadi tidak efektif. Oleh karena itu, pemberian kepercayaan pada individu-individu karyawan dalam organisasi perusahaan haruslah dirancang agar para individu tersebut mampu bertanggung jawab dalam pekerjaan sesuai harapan perusahaan.

Semakin besar tanggung jawab yang diberikan perusahaan kepada seorang karyawan, maka semakin besar si karyawan harus membangun integritas diri dan sekaligus memiliki loyalitas dan keberanian untuk menerima tanggung jawab dari perusahaan.

Tanggung jawab bukanlah sekedar kata-kata yang memperkuat jati diri, tapi tanggung jawab adalah komitmen dan kewajiban untuk melaksanakan semua pekerjaan melalui kompetensi diri yang hebat.

Belajar Memahami Kekuatan Diri Sendiri

“Anda Adalah Energi Kreatif Yang Terus Tumbuh Walau Usia Anda Telah Senja.” – Djajendra

Memahami kekuatan diri sendiri berarti jujur untuk melihat bakat, potensi, kelemahan, kekuatan, karakter, emosional, dan pikiran dalam integritas diri yang konsisten. Bila kekuatan diri Anda hebat, maka tetaplah rendah hati untuk belajar dan menyempurnakan kekuatan diri. Tetapi, bila kekuatan diri Anda kurang memuaskan, jangan berkeluh-kesah, apalagi menyerah pada kenyataan. Tetaplah belajar untuk menjadikannya lebih baik.

Anda yang cerdas memahami kekuatan diri sendiri, pasti mampu merawat semua potensi baik dan tidak akan tergoncangkan oleh kekuatan emosional negatif. Emosional negatif adalah sisi gelap diri yang berpotensi menghancurkan setiap mimpi dan harapan. Dan bagi Anda yang berhasil mengendalikan emosional negatif akan mampu menata karir dan kehidupan dengan keyakinan dan kepercayaan diri untuk mendapatkan hasil terbaik.

Kehidupan selalu akan hadir dalam wujud kemudahan dan tantangan. Saat kemudahan bersama Anda, Anda tetap harus rendah hati dan jangan bersikap berlebihan. Demikian juga, saat tantangan bersama Anda, Anda juga sebaiknya tenang dan menjadi lebih kreatif untuk merubah tantangan tersebut menjadi peluang yang menguntungkan.

Jangan biarkan diri Anda menjadi labil dalam setiap proses perjalanan hidup. Tetapi, belajarlah selalu dengan tekun untuk memahami keadaan diri Anda yang sesungguhnya. Dan,  berjuanglah terus untuk memperkuat semua potensi diri menjadi sebuah kekuatan yang menciptakan kemakmuran dan kebahagiaan.

Terapkan strategi yang tepat dalam mengembangkan potensi dan kualitas diri Anda. Lalu, miliki sikap positif untuk melihat semua kejadian yang muncul dihadapan Anda.

Belajarlah untuk mendapatkan solusi yang cepat dan berkualitas. Kendalikan nasib Anda ditangan Anda sendiri, jangan biarkan nasib keberuntungan Anda dipegang oleh orang lain.

Miliki keteguhan hati, kejernihan pikiran, dan kepercayaan diri yang tinggi untuk menjaga dan merawat stabilitas bakat dan potensi Anda, dalam upaya mendapatkan keuntungan dan kenyamanan dalam setiap langkah hidup Anda. Ingat! Jangan biarkan Anda hidup terombang – ambing dalam ketidakpastian sikap.

Older posts Newer posts