MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Author: DJAJENDRA (page 299 of 312)

Rasa Percaya Diri Harus Seimbang!

”Kekuatan Kata-Kata Yang Bersumber Dari Nilai Kebaikan Akan Membuat Diri Anda Semakin Berkualitas. Tingkatkan Kualitas Cara Bicara Anda Dengan Hanya Menggunakan Kata-Kata Positif. Ubah Vocabulary Anda Secara Total Dan Gantikan Dengan Vocabulary Bermakna Positif, Ubah Diri Anda Untuk Kehidupan Yang Lebih Baik.” – Djajendra

Ketika rasa percaya diri menjadi tak terkendali, hanya aura kesombongan yang akan tampak dari dalam diri; ketika rasa kurang percaya diri menguasai diri, hanya aura ketidakmampuan yang akan terpancar dari dalam diri. Anda butuh kekuatan kecerdasan emosional untuk bisa menjaga rasa percaya diri yang seimbang dalam keharmonisan diri.

Setiap orang wajib membangun kualitas dirinya dengan kekuatan rasa percaya diri yang seimbang dalam keharmonisan batin terdalam. Rasa percaya diri yang baik akan terlihat dari aura diri yang positif; akan terlihat dari body language yang bersahabat; akan terlihat dari cara berpakaian yang sesuai dengan situasi dan kondisi; akan terlihat dari kata-kata dan tata bahasa yang positif; akan terlihat dari kemampuan memainkan peran dan fungsi diri di dalam kehidupan; dan akan terlihat dari kekuatan emosional baik yang menguasai semua sikap dan sifat hidup.

Rasa percaya diri yang seimbang akan selalu mendapat respek dari siapa pun, sebab dalam rasa percaya diri yang seimbang ada sikap rendah hati.

Seseorang dengan rasa percaya diri yang seimbang akan selalu mampu menyesuaikan diri dengan kultur dan gaya hidup apa pun. Dia akan selalu merasa nyaman di lingkungan manapun, tanpa merasa dirinya luar biasa hebat atau pun merasa dirinya serba kekurangan. Dia seorang pribadi yang selalu respek kepada semua keyakinan, kepercayaan, dan pola hidup dari orang-orang lain.

Pribadi dengan rasa percaya diri yang seimbang selalu merasa bahagia dan rileks dengan tamu-tamunya. Ia akan menjadi tuan rumah yang hangat dan penuh hormat kepada setiap tamunya tanpa pilih kasih.

Self Leadership! Apa Yang Bisa Anda Berikan Kepada Perusahaan Anda?

“Semakin Banyak Hal-Hal Hebat Yang Anda Berikan Kepada Perusahaan Anda, Semakin Hebat Pertumbuhan Potensi Diri Anda Untuk Menghasilkan Kualitas Diri Yang Unggul Buat Masa Depan Yang Cemerlang.” – Djajendra

Salah satu strategi untuk meningkatkan karier kerja adalah dengan mengeksplorasi potensi diri secara total, untuk kemudian diberikan kepada perusahaan tanpa berharap dibalas.

Berikanlah seribu kali lebih banyak kerja keras kepada perusahaan Anda daripada perhatian, gaji, dan fasilitas yang diberikan perusahaan kepada Anda. Bertindaklah secara tulus dan ikhlas untuk membantu perusahaan melalui tugas dan tanggung jawab yang Anda kerjakan secara total dalam perasaan senang dan bahagia.

Anda harus selalu fokus untuk bertanya kepada diri Anda sendiri tentang hal-hal terbaik apa yang bisa Anda kerjakan untuk kesuksesan perusahaan Anda. Ingat! Ini adalah masalah mind set, dan saat mind set Anda terbentuk untuk memberikan segala kebaikan dan kemampuan kepada perusahaan Anda, maka secara otomatis Anda akan menaikkan reputasi dan kredibilitas diri Anda untuk diakui perusahaan sebagai pribadi terbaik yang pantas untuk dihargai dan dibayar mahal.

Sebuah perusahaan yang kuat sangat tergantung kepada individu-individu yang tangguh dan pantang menyerah untuk berjuang demi membangun reputasi dan kredibilitas perusahaannya secara total. Lantas ada pertanyaan, hal-hal hebat seperti apa yang akan Anda lakukan untuk membuat perusahaan Anda berbeda dan menjadi lebih tangguh dari para pesaing? Mimpi-mimpi apa yang Anda miliki untuk membuat perusahaan Anda menjadi pemimpin bisnis di sektornya? Sikap-sikap seperti apa yang wajib Anda miliki agar Anda dihormati oleh pimpinan, kolega, dan bawahan Anda?

Cobalah merenung sejenak untuk memahami bahwa apa yang Anda berikan secara total kepada perusahaan Anda, pada akhirnya akan kembali kepada Anda dalam jumlah ribuan kali lebih banyak daripada yang Anda berikan kepada perusahaan Anda.

Pada umumnya seorang karyawan lebih sering menuntut lebih banyak dari perusahaannya, dan memberikan lebih sedikit perhatian kepada perusahannya. Hal ini pada akhirnya akan mengurangi mental pemenang si karyawan untuk meraih mimpi dan cita-cita bersama karier kerja yang didambakan. Sikap hitung-hitungan dengan perusahaan hanya akan merugikan pertumbuhan potensi diri ke posisi yang lebih tinggi. Tetapi, sikap yang mau berkorban dan berjuang keras tanpa berharap dibayar mahal oleh perusahaan akan menjadikan mental si karyawan menjadi tangguh dan solid untuk melayani pekerjaan dan jabatan yang lebih tinggi di hari esok.

Seorang profesional sejati selalu akan bertindak untuk berjuang keras dalam tanggung jawab penuh buat mendukung pertumbuhan kinerja perusahaannya. Seorang profesional sejati selalu bertindak sportif dan berjiwa penolong untuk membantu kolega di unit kerja lain. Seorang profesional sejati sangat paham tentang masa-masa kritis di perusahaan, dan dia akan bertindak tegas mencari solusi-solusi hebat untuk mengatasi persoalan. Seorang profesional sejati selalu memiliki ide-ide segar untuk membantu perusahaan dalam mengatasi persoalan meningkatnya biaya dan bertindak cerdas untuk meningkatkan penghasilan perusahaan. Seorang profesional sejati selalu belajar siang dan malam untuk mengembangkan semua potensi dirinya buat kemajuan pribadinya. Seorang profesional sejati selalu bertanggung jawab dengan uang gajinya dan menabungnya dengan bijak. Seorang profesional sejati tidak akan pernah melalaikan tanggung jawab pekerjaannya kepada siapa pun. Ia akan selalu bekerja cerdas dan bertindak penuh perhatian kepada setiap orang.

Sukses Sejati Hanya Dapat Ditemukan Di Jalan Proses, Bukan Di Jalan Pintas

”Semakin Ngotot Dan Ambisius Anda Mengejar Sukses, Semakin Banyak Halangan Dan Tantangan Yang Akan Menguji Anda.” – Djajendra

Semakin hari semakin banyak orang-orang terobsesi untuk mempelajari semua ilmu pengetahuan yang menjanjikan sukses melalui jalan pintas dan secara instant.

Ada yang berharap setelah membaca buku rahasia sukses, bisa langsung sukses. Ada juga yang berharap setelah mengikuti training – training motivasi sukses, bisa langsung sukses. Ada juga yang berharap setelah memiliki jimat sukses, bisa langsung sukses.

Mental jalan pintas tak akan pernah menghadirkan sukses sejati ke dalam hidup siapa pun. Umumnya, definisi sukses yang dipahami kebanyakan orang adalah menjadi kaya raya dengan dikelilingi banyak barang-barang mewah.

Padahal sukses sejati itu artinya seseorang harus meraih keseimbangan hidup dalam wujud rasa damai, rasa bahagia, rasa sehat, dan rasa sejahtera. Dan, semua ini tidaklah mungkin dapat diraih melalui jalan pintas yang penuh ambisi, tapi diperlukan kerja keras, pengorbanan, kesabaran, keberanian, waktu dan jalan proses yang panjang dan yang penuh perjuangan.

Kalau hanya sekedar ingin menjadi kaya raya dengan dikelilingi barang-barang mewah, mungkin saja jalan pintas dan cara-cara instant bisa mencukupinya. Tapi sangatlah sayang kalau hidup ini hanya digunakan untuk mengumpulkan barang-barang mewah saja, sedangkan diri sendiri hampa dan tanpa nilai-nilai kehidupan yang bijak.

Semakin ngotot dan berambisi Anda mengejar sukses sejati, semakin menjauh sukses sejati dari diri Anda dan semakin banyak penderitaan yang akan mendekati Anda. Sukses sejati membutuhkan kehidupan yang seimbang, kehidupan yang tenang dan yang tidak panik, kehidupan yang dijalankan melalui kebijaksanaan hidup dengan nilai-nilai kehidupan positif. Oleh karena itu, Anda butuh sikap jujur kepada diri Anda sendiri, sikap jujur untuk mau berjuang keras dan mau bekerja cerdas melalui jalan proses.

Jadi, pastikan Anda tidak menyia-nyiakan waktu Anda untuk bolak-balik mencari jimat sukses secara instant. Tapi gunakan waktu Anda untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, bakat, dan potensi diri Anda; gunakan juga waktu Anda untuk meningkatkan kualitas dari rasa syukur; untuk meningkatkan kualitas dari motivasi dan semangat diri; untuk meningkatkan kualitas dari rasa sabar, rasa tenang, rasa berkecukupan, dan rasa bahagia Anda. Sisanya, serahkan kepada takdir Tuhan.

Sikap Saya Terhadap Peserta Training

“Katakan Padaku, Dan Aku Akan Melupakannya. Tunjukkan Padaku, Dan Aku Mungkin Akan Mengingatnya. Biarkan Aku Melakukannya, Maka Aku Akan Bisa.” – Laotse

Di setiap pelatihan, saya selalu membangun kepercayaan diri peserta dan mendorong semangat mereka untuk menjadi lebih baik; saya selalu memberikan pujian kepada para peserta tentang kehebatan potensi yang mereka miliki; dan saya juga selalu memberikan penghargaan dan pengakuan terhadap setiap aktifitas dan kepedulian mereka di kelas dengan ucapan terima kasih.

Konsep saya sangat sederhana, yaitu mendorong potensi peserta untuk menjadi lebih terang, mengarahkan potensi peserta kepada misi dan visi perusahaan, dan mengajari peserta untuk selalu merawat semua potensi hebat yang ada di dalam diri mereka. Intinya, saya mengajarai para peserta untuk selalu peduli kepada semua kehebatan yang ada di dalam diri mereka dan sekaligus patuh pada aturan, peraturan, dan etika bisnis perusahaan.

Saya selalu meyakinkan setiap peserta bahwa mereka memiliki kemampuan yang luar biasa untuk menjadi pribadi terbaik; saya selalu meyakinkan setiap peserta untuk meningkatkan kinerja di setiap tugas dan tanggung jawab; saya selalu meyakinkan setiap peserta untuk mengurangi dan menghapus semua konflik kepentingan di dalam pekerjaan; saya selalu meyakinkan setiap peserta untuk membangun kualitas diri dengan integritas, dan saya juga selalu meyakinkan setiap peserta untuk tumbuh melalui pengalaman hidupnya yang unik.

Sikap saya untuk membangkitkan kesadaran tertinggi peserta, dan mendorong peserta untuk mencapai kesuksesan tertinggi adalah sebuah sikap untuk memperjelas bahwa kekuatan keyakinan dan kepercayaan diri akan mengantar mereka kepada keberhasilan tanpa batas.

Saya selalu percaya bahwa setiap orang dilahirkan untuk meraih keberhasilan, dan setiap orang memiliki hak mutlak untuk menjadi seperti yang ia inginkan. Jadi, tugas saya sebagai seorang trainer adalah memberikan selengkap mungkin informasi dan petunjuk yang memungkinkan para peserta untuk menentukan langkah-langkah sukses mereka yang selanjutnya.

Pertanyaannya, apakah cara saya ini mampu mencairkan hati-hati beku yang sudah lama hidup di dalam mind set negatif dan pesimistis. Untuk menjawab pertanyaan di atas, saya harus merenungkan setiap perilaku dari para peserta training di kelas saya. Pertama, ada peserta training yang secara sukarela membuka gerbang hati dan gerbang pikirannya untuk menerima nilai-nilai positif buat memperbaiki setiap ketidaksempurnaan yang ada di dalam diri mereka. Tetapi, ada juga peserta training yang mempertahankan sikap negatifnya dalam melihat setiap persoalan kehidupan yang dia temui. Walaupun  pelatihan adalah tempat melakukan proses pembelajaran terhadap nilai-nilai baru, tapi para pemikir negatif tetap berjuang keras untuk mempertahankan ideologi negatif mereka. Dan hal ini membuat saya harus bekerja lebih keras untuk memberikan pencerahan-pencerahan yang bersifat logika. Jadi, saat beradapan dengan para pemikir negatif, senjata saya adalah melakukan pencerahan melalui logika yang terang. Apakah ini berhasil? Di kelas biasanya berhasil, tapi di kehidupan nyata saya selalu berdoa agar mereka berhasil. Sebab, apakah para pemikir negatif mau merubah ideologi negatif dengan ideologi positif?

Relasi Dengan Orang Yang Berpikiran Negatif

”Bahaya Dari Pikiran Dan Tindakkan Negatif Adalah Hilangnya Kebahagiaan Dan Kebebasan Dari Dalam Diri.” -Djajendra

Ketika dalam hidup hadir orang-orang yang membuat diri Anda berpotensi untuk berpikir dan bertindak negatif, maka segeralah menjauh dari orang-orang tersebut. Lindungi hidup Anda dari para petualang kehidupan yang bermodalkan pikiran dan tindakkan negatif. Lindungi diri Anda dari semua bacaan, berita, percakapan, atau informasi negatif apa pun. Sebab, pikiran bawah sadar Anda akan menampung apa pun yang terlintas di sekitar diri Anda, walau hal itu tanpa pernah Anda sadari. Pikiran bawah sadar Anda adalah kebenaran abadi yang akan menyimpan semua respons otomatis diri terhadap semua aspek kehidupan dalam bentuk informasi baku. Pikiran bawah sadar Anda tidak pintar berbohong, dia adalah sumber kebenaran abadi dari ruang lingkup hidup Anda.

Hidup ini pasti diikuti oleh berbagai macam risiko dalam wujud tantangan dan peluang. Dan untuk membuat semua tantangan menjadi peluang dan membuat semua peluang menjadi cerita sukses, Anda harus semakin peduli dalam menjalani pola kehidupan yang bersumber kepada pikiran positif dan emosi baik, Anda harus semakin cerdas untuk menjauh dari orang-orang berpikiran negatif yang ada disekitar diri Anda. Anda harus tegas dan konsisten untuk menolak semua pikiran dan tindakkan negatif memasuki karakter diri Anda.

Kembangkan ruang lingkup hidup Anda dengan pribadi-pribadi berpikiran positif dan beremosi baik. Habiskan hari-hari Anda bersama pribadi-pribadi positif yang selalu berjuang untuk masa depan yang lebih sukses. Pastikan Anda selalu mempererat kedekatan dengan orang-orang berkarakter optimistis yang tak pernah mengenal kata menyerah di dalam hidupnya.

Persahabatan yang baik adalah persahabatan yang dilalui dengan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat buat diri sendiri dan diri orang banyak.

Jangan pernah berdebat alot tentang seseorang dari sudut pandang negatif. Jangan pernah memulai percakapan yang selalu berakhir kepada kesimpulan negatif. Jangan pernah bergosip tentang orang lain dan mengkritik mereka. Dan jangan biarkan batin Anda menjadi suram setelah Anda berbicara dan mendengarkan hal-hal negatif.

Pastikan Anda selalu berada dalam jarak yang tak terjangkau oleh pribadi-pribadi ekstrim yang negatif; jangan pernah ragu untuk mengelakkan diri dari orang-orang negatif tersebut; gantikan semua orang-orang negatif disekitar diri Anda dengan orang-orang positif, untuk mengisi hidup Anda dengan pola hidup positif yang mendukung perjalanan sukses Anda.

Menentukan Arah Bisnis Dalam Ketidakpastian Ekonomi Global

“Perusahaan Yang Pintar Pasti Membangun Karakter Pimpinan, Karyawan, Dan Customer Yang Mampu Menyatu Membangun Daya Tahan Perusahaan Dalam Menghadapi Ketidakpastian Bisnis. Termasuk, Bisa Mempertahankan Daya Saing, Produktivitas Dan Profitabilitasnya.” – Djajendra

Ketika Perusahaan berada dalam arah yang tidak pasti di masa krisis ekonomi global ini, sudah seharusnya para pimpinan perusahaan melihat realitas ini untuk melakukan perubahan buat membangun daya saing perusahaan yang lebih baik.

Setiap pimpinan dari fungsi dan peran kerja masing-masing wajib mencari informasi, petunjuk, dan rencana yang jelas untuk bisa bertindak menyelamatkan perusahaan dari badai krisis yang lebih besar.

Jika para pemimpin ikhlas menyatu dalam sebuah tim kerja yang solid, untuk memotivasi dan memberikan harapan yang lebih kepada para karyawan dan customer, maka dapat dipastikan tidak akan ada orang di dalam perusahaan yang membayangkan hal-hal terburuk dari krisis ekonomi global yang sedang terjadi ini.

Para pimpinan bersama-sama semua karyawan dan customer setianya harus menjadi satu kekuatan yang solid untuk menghadapi ketidakpastian bisnis perusahaan.

Setiap perbedaan dan kepentingan harus digantikan dengan kolaborasi dan kerja sama yang saling membantu satu sama lain untuk membuat perusahaan mampu bertahan hidup dari badai krisis ekonomi global.

Jika pimpinan, karyawan, dan customer setia tidak menyatu, maka perusahaan akan kehilangan daya tahannya untuk bisa mempertahankan produktivitas dan profitabilitasnya. Hal ini jelas akan membuat perusahaan sulit untuk tetap bisa survive di masa yang tidak pasti ini.

Setelah perusahaan yakin dengan kekuatan kepemimpinan, karyawan, dan customer setianya, perusahaan harus menentukan arah bisnis secara bijaksana dengan skenario optimistis. Kemudian, membangun komunikasi, kolaborasi, koordinasi yang kuat diantara pimpinan, karyawan, dan customer, untuk bisa bertahan hidup dan berkembang selama masa ketidakpastian bisnis akibat dari krisis ekonomi global ini.

Perusahaan harus mengakui semua kenyataan yang ditimbulkan oleh badai krisis ekonomi global ini. Dan yang terpenting, perusahaan tidak boleh berkeluh-kesah meratapi hambatan dan tantangan yang ada, tapi harus segera  menentukan arah untuk mengatur seluru energi positif dari para pimpinan, karyawan, dan customer setia, untuk kemudian membuat strategi-strategi yang kreatif dan dinamis buat menyelamatkan perusahaan dari keruntuhannya.

Cerdas Berkomunikasi Dengan Kata-Kata Yang Menyejukkan Perasaan Lawan Bicara

“Buat Saya Seni Berkomunikasi Berarti Mampu Memahami Lawan Bicara, Walaupun Tidak Mengerti Bahasa Yang Sedang Mereka Bicarakan.”-Djajendra

Komunikasi yang baik tidak sekedar cukup mengandalkan tata bahasa dengan kata-kata terbaik, tetapi perlu emosi, ekspresi, dan persepsi positif, agar pesan yang ingin di sampaikan dapat diterima dalam kesejukkan perasaan pendengar.

Ekspresikan bahasa komunikasi Anda dalam gaya Anda sendiri, dan jadilah diri sendiri yang mampu menyampaikan pesan dengan jelas, sederhana, serta mudah untuk dimengerti oleh lawan bicara. Jadikan gaya bicara Anda sebagai seni yang memberikan inspirasi buat para pendengar.

Miliki persepsi positif terhadap semua hal disekitar Anda, agar Anda bisa bersikap baik kepada siapa pun. Jangan lupa untuk selalu mengandalkan emosi positif dalam setiap dialog dengan siapa pun. Sebab, emosi positif merupakan bahasa jiwa yang paling ampuh untuk menyejukkan perasaan lawan bicara, walaupun mungkin Anda tidak mengerti bahasa yang sedang diucapkan lawan bicara.

Bahasa komunikasi yang baik berarti cerdas secara emosi, cerdas secara persepsi, dan cerdas secara ekspresi. Di mana, ketiga kecerdasan di atas akan membuat Anda mampu menghindari perdebatan yang tak penting, dan mampu mengarahkan jiwa dan pikiran Anda untuk fokus berbicara tentang hal-hal yang bermanfaat.

Sebuah kata bisa berbeda maknanya jika diucapkan dalam emosi, persepsi, dan ekspresi yang berbeda. Untuk itu, Anda harus cerdas membungkus kata-kata dengan emosi, persepsi, dan ekspresi, yang kaya dengan semangat, motivasi dan niat baik, agar pendengar Anda senang dan bangga bisa berbicara dengan Anda.

Bahasa yang baik adalah cahaya yang mampu menerangkan jiwa pendengar.

Melalui kata demi kata yang dibangun dalam semangat kebaikan pasti akan menjadi inspirasi buat kehidupan banyak orang. Oleh sebab itu, sebuah pembicaraan yang baik tidaklah sekedar mengeluarkan kata dan kalimat, tapi harus menjadi cahaya penerang batin dan pikiran pendengar.

Setiap orang selalu ingin mendengar kata dan kalimat yang menyejukkan perasaan mereka. Oleh sebab itu, bahasa yang santun dalam tata krama berbicara positif menjadi modal awal terpenting dalam sebuah dialog.

Pastikan kata-kata Anda mampu mengekspresikan pesan yang ingin Anda sampaikan; pastikan pesan-pesan itu diterima secara cerdas dalam logika berpikir yang sehat; pastikan ekspresi Anda tidak menciptakan keraguan di hati dan pikiran pendengar Anda; dan pastikan Anda tahu bahwa berbicara itu berarti komunikasi dua arah, yaitu dari satu jiwa ke jiwa yang lain tanpa ada yang mendominasi.

Cerdas berkomunikasi berarti Anda harus mampu berkomunikasi dengan siapa pun dan di mana pun bersama kekuatan emosi baik, persepsi positif, dan kekuatan ekspresi dalam balutan sikap baik Anda.

Seorang komunikator yang cerdas mampu berkomunikasi dengan siapa pun, dengan apa pun, dimana pun, tanpa terpengaruh oleh perbedaan yang ada.

Terjebak Dalam Cara Kerja Berdasarkan Kebiasaan

”Mayoritas Pekerja Di Kantor Lebih Suka Bersembunyi Dibalik Zona Nyaman Kerja Mereka, Sambil Merasa Tidak Puas Dengan Pangkat Dan Jabatan, Yang Naiknya Seperti Keong Yang Sedang Naik Pohon.” -Djajendra

Meskipun Anda telah bekerja keras disepanjang hari-hari kerja Anda, Anda akan sulit meraih karir tertinggi, jika Anda terjebak dalam cara kerja berdasarkan kebiasaan. Anda harus berani melakukan perubahan-perubahan terhadap cara kerja Anda dengan melihat cara-cara baru, taktik dan strategi baru, nilai-nilai kerja baru, ataupun teknik-teknik kerja yang lebih efektif dan efisien.

Suatu ketika, saat saya sedang memberikan pelatihan leadership motivation, yang berjudul The Best Habits Of Excellent Leaders, di sela-sela coffee break, seorang peserta sambil tersenyum menghampiri saya. ” Pak, saya selalu mengalami kesulitan untuk memimpin diri sendiri, apalagi untuk mengeksplorasi potensi-potensi diri saya.” Sebelum saya memberikan jawaban, dia mulai bercerita tentang dirinya yang adalah seorang pecandu kerja, yang selalu rajin menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, dan dia sangat menikmati semua rutinitas kerja di kantor. ”Masalah saya sekarang ini, sudah lebih lima tahun posisi dan jabatan saya tetap di satu posisi, sama sekali tidak ada kenaikan jabatan buat saya. Apakah saya ini memang pribadi yang tidak mempunyai harga buat perusahaan?” tanya dia kepada saya.

”Anda telah terjebak dalam zona nyaman kerja Anda,” kata saya padanya. ”Namun, pertanyaan Anda pada saya sekarang ini menunjukkan indikasi bahwa Anda sedang berontak kepada zona nyaman Anda. Jadi, sekarang ini waktu yang tepat buat Anda untuk melakukan perubahan-perubahan terhadap mind set Anda, agar Anda mau bekerja untuk jabatan dan posisi yang lebih tinggi.” Jawab saya kepadanya.

Sering sekali karyawan yang terjebak dalam zona nyaman pekerjaannya, disebabkan oleh perasaan takut kehilangan atas apa yang sedang dinikmati dalam pekerjaan, mungkin juga pekerjaan yang sedang dilakoni sekarang telah menyatu ke jiwa terdalamnya, sehingga dirinya takut berpikir untuk melakukan perubahan terhadap zona nyaman kerjanya. Maka itu pikiran kreatifnya tidak mampu menciptakan taktik, strategi, dan cara kerja baru untuk mendapatkan jabatan atau pun posisi yang lebih tinggi. Hal ini dapat dibuktikan dari ucapan si peserta training di atas, yang mengatakan bahwa dirinya seorang pecandu kerja yang rajin menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Artinya, dia sangat menikmati pekerjaan yang sekarang, dan dia sebenarnya tidak mempunyai masalah apa-apa dengan pekerjaan yang sedang dia kerjakan saat ini, dia hanya menginginkan promosi kenaikan jabatan atau pun posisi yang lebih tinggi. Jadi, persoalan si penanya lebih kepada status, bukan pada esensi kerja.

Pada umumnya peserta pelatihan ini mengakui bahaya dari zona nyaman pekerjaan mereka. Mereka juga menyadari bahwa rutinitas dan kebiasaan yang tak diperbarui hanya akan menjadi penghambat upaya mencapai karir kerja tertinggi. Persoalannya, perusahaan juga tidak menghendaki karyawannya untuk melakukan perubahan,  semua orang di kantor diarahkan untuk sibuk dengan urusan masing-masing dalam sebuah bentuk relasi kerja yang rutin, dan yang itu – itu saja. Perusahaan selalu tidak akan mau peduli kepada urusan perasaan dan harapan karyawan. Bagi perusahaan yang terpenting adalah karyawan harus mampu berkinerja tinggi sesuai etos kerja perusahaan.

Perusahaan yang baik pasti selalu memperbarui organisasi dengan nilai-nilai kerja yang berkualitas tinggi, sehingga para karyawan bisa menemukan alasan-alasan baru untuk memiliki antusiasme, keinginan, dan komitmen terhadap kemajuan organisasi.

Seorang karyawan hanya akan merasa puas dengan pekerjaannya, ketika dia mampu melihat pekerjaannya tumbuh ke level yang lebih tinggi, ketika dia mampu merasakan berharga buat perusahaan, ketika dia merasakan adanya keadilan dan kejujuran dalam budaya organisasi.

_____________________________________________________________________—

Membangun Tim Work Yang Solid

“Keutuhan Sebuah Tim Work Terletak Pada Kejujuran Batin Setiap Anggota Untuk Menyatu, Kemudian Bekerja Cerdas Mewujudkan Visi Tim.” Djajendra

Seluruh anggota dan pimpinan tim wajib menjaga keutuhan dan kekuatan tim untuk meraih kinerja yang maksimal sesuai visi.

Berikut ini ada lima hal dasar yang wajib dikuasai oleh pimpinan dan anggota tim:

1. Mind Set Tim.

Saat pembentukan awal tim, pimpinan tim harus menanamkan mind set baru kepada seluruh anggotanya hanya untuk mengenal kinerja terbaik, prestasi terbaik, lalu memenangkan semua tantangan dan peluangnya.

2. Cara Kerja Tim.

–  Memiliki tujuan yang spesifik, terukur, terdefinisi, dan konsisten.

–  Fokus pada sasaran yang harus dicapai melalui fungsi dan peran kerja dari masing-masing anggota tim.

– Pimpinan dan anggota tim harus saling tergantung, berkomunikasi, berkolaborasi, berkoordinasi, konsisten, berkomitmen dan loyal kepada visi.

– Apapun perbedaan yang ada, setiap orang wajib saling menghormati, saling mendengar, dan saling peduli. Tim harus selalu dijaga keutuhan dan kekompakkannya.

– Setiap konflik harus dikelola dengan besar hati dan penuh empati, kemudian diselesaikan dengan menghormati semua pihak secara profesional. Dan juga mampu mendefinisikan semua perkembangan baru dalam sebuah rencana kerja yang baik.

3.Karakter Kerja

Karakter kerja dari para anggota tim harus proaktif, kreatif, strategis, optimistis, antusias, tekun, disiplin, bersikap baik, berjuang dalam motivasi yang tinggi, dan  mau bekerja keras untuk menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab.

4. Kepemimpinan

Kepemimpinan tim harus menggunakan kekuatan intuisi untuk melihat hal-hal yang tak terlihat oleh panca indera. Lalu, membuat tindakan-tindakan yang memotivasi anggota tim untuk bekerja dengan emosi baik dan pikiran terang.

5. Organisasi Tim

Organisasi tim harus dilengkapi dengan  standard operating procedure tim, etika, code of conduct, aturan, dan kebijakan.

Menjadi Lebih Produktif Untuk Menghasilkan Kualitas Dan Kuantitas Terbaik

”Produktif Berarti Mampu Memanfaatkan Waktu Secara Optimal Untuk Menghasilkan Kualitas Dan Kuantitas Terbaik.” – Djajendra

Ada banyak cara untuk mengukur sebuah kesuksesan dalam hidup. Salah satunya adalah ukuran produktifitas. Menjadi pribadi yang produktif merupakan sebuah keunggulan diri untuk meraih prestasi tertinggi dalam hidup.

Anda yang mau secara sadar mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang produktif pasti akan merasakan berbagai keuntungan, kemudahan, dan keberhasilan. Pribadi yang produktif berarti mampu menghasilkan kualitas dan kuantitas terbaik dalam waktu yang singkat.

Pribadi yang produktif akan dilihat oleh orang-orang di sekitar sebagai pribadi unggul yang penuh tanggung jawab untuk menyelesaikan semua komitmen secara konsisten dalam integritas diri yang hebat. Dan, dengan menjadi pribadi yang lebih Produktif, Anda akan menjadi diri sendiri yang hebat, untuk kesuksesan  kehidupan karir Anda yang luar biasa.

Produktifitas tidak hanya sebatas catatan angka-angka statistik untuk menunjukkan berapa banyak hasil yang dikerjakan oleh seseorang pada satu periode, tapi produktifitas sesungguhnya harus menjadi kerja mental untuk mengambil tanggung jawab besar dalam hidup, agar setiap detik dari waktu hidup terisi oleh hal-hal positif yang menghasilkan karya-karya bernilai tambah buat diri sendiri dan orang lain.

Untuk mendukung diri menjadi pribadi yang produktif diperlukan sikap-sikap hebat, seperti antusias terhadap pekerjaan, mencintai pekerjaan, sabar, tegar, berkomitmen, konsisten, serta selalu memiliki integritas dan dedikasi untuk mengerjakan semua tugas dan tanggung jawab dalam semangat dan motivasi yang tinggi.

Produktifitas memerlukan arah dan sasaran yang jelas; memerlukan mental positif yang sabar dan berjuang; memerlukan niat yang tulus untuk menghasilkan kualitas dan kuantitas yang banyak dan terbaik; memerlukan energi diri yang tangguh dan kuat untuk bekerja setiap saat buat hasil yang maksimal.

Produktifitas yang hebat memerlukan integritas, komitmen, dedikasi, dan konsistensi untuk mengeksplorasi semua potensi dan bakat secara jelas dan tepat sasaran. Lalu, bertindak dalam batas-batas tugas dan tanggung jawab untuk menghasilkan kualitas dan kuantitas terbaik.

Bosan Di Tempat Kerja

“Saat Hidup Mampu Membebaskan  Anda Dari Semua Kepentingan Dan Simbol-Simbol Kehidupan, Maka  Anda Akan Berada Dalam Sebuah Titik Keseimbangan Kebahagiaan.”-Djajendra

Untuk kebanyakan orang kantor, bosan adalah ‘peristiwa rutin’ yang selalu datang dan mengganggu motivasi dan semangat kerja. Sebagian besar dari para pekerja korporasi pasti sudah pernah mengalami penderitaan akibat kebosanan atas rutinitas pekerjaan. Tetapi bila mereka tidak mampu menemukan solusi untuk mengatasi rasa kebosanan tersebut, maka stres akan menjadi pendamping hidup yang paling setia.

Berikut ini kami temukan 12 cara yang biasa digunakan oleh para pekerja kantor untuk mengatasi rasa bosan di tempat kerja. Penemuan ini terjadi dari sebuah riset kecil yang kami lakukan terhadap 300 responden yang terbatas kepada orang – orang kantor di Jakarta.

Hasil riset yang kami lakukan ini bertujuan sebagai inspirasi untuk pengembangan wawasan Anda, dan riset ini hanya suara kecil dari sebuah responden yang tidak besar. Harapan kami hasil riset kecil ini dapat memberikan solusi alternatif dalam mengatasi rasa bosan kerja Anda.

01. Berlibur. Liburan menjadi prioritas utama dalam mengatasi kebosanan rutinitas kerja. Pantai, gunung, dan hotel menjadi pilihan utama orang – orang kantor untuk berlibur.

02. Nonton bioskop. Nonton filem di bioskop sambil jalan – jalan di mall menjadi salah satu alternatif yang dipilih untuk menghilangkan rasa bosan kerja.

03. Wisata kuliner. Wisata mencari makanan favorit menjadi salah satu pilihan untuk menghilangkan rasa bosan kerja.

04. Berkumpul bersama keluarga. Hal ini menjadi pilihan yang tepat bagi sebagian orang untuk menghilangkan rasa bosan kerja.

05. Latihan di pusat kebugaran. Fitnes centre telah menjadi tempat yang nyaman buat menghilangkan rasa bosan kerja.

06. Baca buku. Buku – buku favorit yang mereka sukai telah mampu menghilangkan rasa bosan kerja sebagian orang kantor.

07. Keliling jalan tol dengan mobil. Ternyata wisata keliling mutar -mutar jalan tol juga mampu menghilangkan rasa bosan sebagian orang kantor.

08. Ke kebun binatang. Jalan – jalan ke Ragunan dan Taman Safari juga mampu menghilangkan kebosanan kerja.

09. Tiduran. Bed rest telah menjadi alternatif bagi sebagian orang untuk menghilangkan rasa bosan kantor.

10. Membersihkan rumah. Membersihkan rumah dari barang – barang yang tidak berguna, dan menciptakan suasana baru di rumah menjadi salah satu alternatif orang – orang kantor untuk menghilangkan rasa bosan mereka.

11. Wisata belanja. Dengan berbelanja keliling dari satu mall ke mall lain ternyata juga mampu menghilangkan rasa bosan kerja.

12. Pulang kampung. Pulang kampung dan bertemu dengan sahabat lama, serta lingkungan masa kecil menjadi alternatif sebagian orang kantor untuk menghilangkan rasa bosan kerja.

*** Tulisan tahun 2006

Older posts Newer posts

© 2019 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑