MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Author: DJAJENDRA (page 302 of 307)

Stres Karyawan Menggerogoti Produktivitas Perusahaan

“Perjalanan Hidup Itu Ternyata Merupakan Pengalaman Yang Berat, Di Mana Pendampingan Dan Dukungan Sangat Diperlukan.” – Julie Cameron

Semakin tinggi stres yang dirasakan karyawan di tempat kerja, semakin hilang kualitas diri si karyawan untuk menghasilkan kinerja yang optimal. Dan hal ini akan menggerogoti produktivitas perusahaan sampai ke level yang merusak kekuatan fundamental perusahaan. Harga yang harus ditanggung perusahaan terhadap stres di tempat kerja adalah sangat besar dan menimbulkan ketidakefisienan terhadap rencana perusahaan. Di samping itu, stres juga akan menjadi sumber utama dari ketidakbahagian karyawan di tempat kerja. Saat karyawan merasa tidak bahagia bersama perusahaan, mereka tidak akan memiliki motivasi dan antusiasme yang besar untuk membantu menjalankan rencana-rencana perusahaan secara bijak dan profesional.

Akumulasi dari stres karyawan yang tidak diperhatikan oleh perusahaan akan menjadi benih risiko yang akan tumbuh menjadi bencana buat perusahaan. Oleh karena itu, secara periodik perusahaan harus melakukan penilaian terhadap daya tahan karyawan dalam menghadapi pekerjaan; melakukan monitoring terhadap semua disiplin dan attitude karyawan pada perusahaan dan pekerjaan; melakukan evaluasi secara total tentang motivasi, tekad, sikap, dan gairah kerja karyawan untuk berjuang demi perusahaan. Dari hasil evaluasi ini perusahaan harus melakukan pencerahan dan brainstorming agar mind set karyawan searah dengan tujuan dan rencana perusahaan. Perusahaan juga harus mengambil tindakan-tindakan profesional untuk memindahkan, menghindari, dan mengurangi semua efek negatif dari stres karyawan terhadap kinerja perusahaan. Perusahaan harus bersikap berani dan tegas untuk menampung sebagian atau semua konsekuensi dari ancaman stres karyawan tersebut. Lalu, berupaya melakukan pencerahan total terhadap mental karyawan, termasuk mencerdaskan emosi baik dan pikiran positif karyawan.

Pimpinan dan karyawan harus berada dalam satu visi yang jelas untuk membangun keseimbangan tubuh, jiwa, dan pikiran mereka dalam sebuah keharmonisan yang menciptakan kebahagian di tempat kerja, dan menyingkirkan semua benih stres dari lingkungan kerja.

Ketika tubuh, jiwa, dan pikiran tidak berada dalam keseimbangan yang baik, maka daya tahan tubuh akan melemah dan kesehatan diri menjadi terganggu. Jelas, hal ini akan menjadi persoalan yang merugikan kepentingan perusahaan, selain perusahaan akan kehilangan produktivitas oleh ketidakhadiran karyawan di kantor, perusahaan juga harus mengeluarkan biaya rumah sakit untuk mengobati karyawan yang sakit tersebut.

Stres yang berlarut-larut akan berubah menjadi depresi yang berpotensi membuat karyawan sering sakit-sakitan. Jika karyawan sudah sering sakit-sakitan, jangankan berharap prestasi dari dirinya, sekedar menuntaskan tugas dan tanggung jawab saja pasti dia tidak mampu.

Stres sangat berpotensi menyerang karyawan saat karyawan tidak mampu memenuhi target kerja; saat karyawan tidak mampu mengendalikan emosi dari tantangan dan tekanan kerja; saat karyawan belum mampu berpikir positif terhadap semua persoalan dengan tempat kerjanya; saat karyawan terlibat konflik dengan kolega, pimpinan, keluarga, atau dengan yang lainnya; serta saat perusahaan memberikan beban kerja yang terlalu besar kepada karyawan.

Stres akan merusak tubuh, emosi , dan mental sukses karyawan, yang mana semua ini secara otomatis akan menurunkan produktivitas dan keuntungan perusahaan. Saatnya pimpinan dan karyawan bersatupadu memfokuskan diri untuk mencapai kinerja optimal melalui tubuh, jiwa, pikiran yang sehat dan penuh semangat.

Kepemimpinan Adalah Masalah Waktu, Mengetahui Kapan Harus Bergerak Cepat, Dan Kapan Harus Bergerak Lambat

“Masa-Masa Sulit Haruslah Diakhiri Dengan Upaya Keras Untuk Mencari Peluang-Peluang Yang Hebat Melalui Kreativitas Yang Hebat.” – Djajendra

Pemimpin yang efektif pasti tahu kapan harus mempercepat aksi untuk mengerjakan rencana, dan kapan harus memperlambat aksi dalam pengerjaan rencana tersebut. Pemimpin yang efektif  berarti cerdas untuk memimpin diri sendiri dan mengatur ritme kehidupan sesuai rencana.

Dalam masa krisis, satu-satunya hal terpenting yang harus dilakukan pemimpin adalah melihat kedepan bersama visi masa depan yang cemerlang. Pemimpin tidak boleh jatuh dalam perangkap kepanikan, lalu menyuruh setiap orang untuk bereaksi secara cepat tanpa memahami ancaman yang ada, atau pemimpin tidak boleh menyuruh setiap orang untuk bereaksi secara hati-hati dan lambat tanpa melihat peluang-peluang besar yang mungkin muncul dari sebuah keadaan.

Pemimpin wajib tahu bahwa visi haruslah dilihat dalam satu persepsi yang sama dalam organisasi; visi yang dipahami setiap orang akan memancarkan energi sukses buat organisasi, dan organisasi akan menjadi cemerlang dan terang buat siapa pun untuk melihat masa depan yang jelas.

Visi adalah senjata paling sakti untuk membantu pemimpin bersama tim untuk berkonsentrasi dan fokus pada tujuan yang ingin diraih. Visi yang jelas dan yang dipahami semua orang akan menentukan seberapa cepat atau seberapa lambat organisasi boleh bergerak untuk menjawab tantangan yang ada.

Masa-masa sulit haruslah diakhiri dengan upaya keras untuk mencari peluang-peluang yang hebat melalui kreativitas yang hebat. Lalu, berikan rasa percaya diri yang seimbang kepada setiap orang, dan ajak semua orang untuk proaktif berjuang melewati waktu-waktu sulit dengan sikap sabar dalam perjuangan yang penuh tanggung jawab buat masa depan yang cemerlang.

Masa-masa sulit sesungguhnya adalah sebuah ujian untuk setiap orang terhadap integritas, komitmen, konsistensi, dan tanggung jawab kepada diri sendiri dan organisasi.

Ketika semua hal berjalan mulus dan gampang, adalah sangat mudah untuk menjadi hebat dan terbaik, termasuk sangat mudah untuk berucap dan berkata-kata tentang hal-hal yang hebat, tentang diri kita dan tentang kehebatan organisasi kita. Tetapi, hidup tidaklah selalu akan menghadirkan hal-hal hebat kepada kita, akan ada waktu-waktu sulit yang hadir untuk mengoreksi semua langkah-langkah masa lalu yang keliru.

Apa pun keadaan diri Anda dan organisasi Anda, janganlah merasa panik untuk mengkonsolidasi semua langkah-langkah buat masa depan yang lebih baik. Lakukan evaluasi kembali terhadap semua kondisi dari organisasi Anda, lalu fokuskan pada visi dengan integritas, temukan keputusan-keputusan yang bijaksana untuk menentukan kecepatan atau pun perlambatan aksi yang harus Anda lakukan. Pastikan semua itu dilakukan berdasarkan pengalaman dan komitmen dari setiap orang untuk mau berjuang meraih hasil terbaik.

Setiap pemimpin besar selalu mampu mengatasi masa-masa sulit dan bangkit dengan lebih hebat. Sebab, pemimpin besar akan selalu kembali kepada visi yang diperjuangkan untuk mencari tahu penyebab kegagalan yang terjadi pada dirinya, dan akhirnya ia akan menemukan jawaban-jawaban yang lebih berkualitas dari visi yang ia miliki.

Corporate Secretary Sebagai Pengawal Informasi Perusahaan

“Membiarkan Setiap Orang Menjadi Juru Bicara Perusahaan Kepada Publik Adalah Perbuatan Yang Berpotensi Mengundang Bencana Ke Dalam Perusahaan.” – Djajendra

Kelalaian menyampaikan informasi yang benar kepada publik akan menjadikan perusahaan kehilangan kredibilitas. Oleh karena itu,  perusahaan harus selalu menjaga kerahasian informasi internal perusahaan, dan tidak seorang pun diperbolehkan membicarakan informasi rahasia perusahaan kepada pihak di luar perusahaan.

Prinsip transparansi dalam good corporate governance bukan berarti setiap pegawai boleh bicara apa saja, atau memberikan informasi apa saja kepada pihak di luar perusahaan. Tetapi, setiap pegawai harus bekerja secara terbuka dan jujur atas setiap inci informasi dalam internal perusahaan. Lalu, setiap inci informasi yang benar itu dirangkum secara benar sesuai prosedur kerja perusahaan sebelum diinformasikan kepada publik.

Perusahaan yang sehat dan baik adalah perusahaan yang mampu mendisiplinkan proses keluar masuk informasi. Terutama informasi keluar haruslah benar-benar matang dan tidak asal-asalan. Sebab, sekali informasi internal keluar, maka informasi internal tersebut akan menjadi informasi publik.

Untuk mengawasi setiap informasi internal perusahaan yang keluar, perusahaan harus menetapkan kebijakan satu pintu keluar buat informasi dari internal perusahaan ke publik. Satu pintu itu sebaiknya melalui fungsi dan peran corporate secretary. Artinya, apapun hal-hal yang akan perusahaan sampaikan ke publik, semua itu harus diperiksa ulang dan diverifikasi ulang oleh fungsi corporate secretary. Tidak boleh ada kekuatan apa pun diperusahaan yang boleh tampil bersama informasi internal kepada publik. Semua informasi wajib disaring dan dipahami terlebih dahulu secara bijaksana, agar informasi tersebut tidak menciptakan dampak-dampak negatif buat perusahaan, karyawan, pemegang saham, dan stakeholder lainnya.

Dalam aktivitas sehari-hari sebaiknya fungsi corporate secretary didukung secara total oleh fungsi good corporate governance, agar setiap ketentuan internal dan eksternal perusahaan dapat dipastikan benar oleh fungsi good corporate governance.

Harus ada kebijakan yang jelas diperusahaan untuk tidak membicarakan hal-hal terlarang kepada pihak di luar perusahaan atau ke publik. Setiap karyawan dan pimpinan harus memahami dan diberi pemahaman untuk berhati-hati dalam setiap kata-kata dan komentar tentang informasi perusahaan yang belum pasti.

Pelayanan Sempurna Dalam Bisnis Rumah Makan

”Jiwa Terdalam Dari Para Front Liner Bisnis Rumah Makan Haruslah Didasari Oleh Prinsip Pelayanan Yang Berkarakter Ikhlas, Tulus, Luwes, Berempati, Baik Hati, Jujur, Sopan Santun, Bekerjasama, Penuh Senyum, Serta Bermental Positif Untuk Memahami Orang Lain Dalam Setiap Proses Kerja.” – Djajendra

Bisnis rumah makan adalah bisnis yang dianggap oleh banyak orang sebagai bisnis yang paling mudah untuk dilakoni dalam situasi apa pun. Orang selalu memiliki alasan bahwa setiap orang perlu makan, jadi bisnis makanan tidak akan pernah mati. Realitas menunjukkan bahwa bisnis rumah makan adalah salah satu bisnis yang paling mudah untuk dibuka dan juga paling mudah untuk bangkrut. Sering sekali para pemula memulai bisnis rumah makan karena mereka tergiur oleh untung besar yang dijanjikan oleh bisnis ini. Selain itu, selalu saja orang beranggapan bahwa menjalankan bisnis rumah makan adalah hal yang sangat mudah untuk ditekuni. Padahal ada begitu banyak kebangkrutan dalam bisnis rumah makan, yang pada umumnya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan manajemen pelayanan sempurna, manajemen keuangan, dan manajemen risiko. Di mana, hal ini akan mengakibatkan ketidakmampuan si pebisnis rumah makan untuk menjaga kontinuitas dari bisnis rumah makan yang dia jalankan.

Kalau Anda ingin menjalankan bisnis rumah makan, hal terpenting yang harus Anda pahami adalah pelayanan sempurna yang berbasiskan kepada kualitas, harga, dan rasa makanan yang sesuai dengan target pasar Anda. Kemudian, Anda harus mampu memfungsikan semua karyawan, tanpa terkecuali, untuk merawat dan melayani setiap pelanggan secara sempurna dalam balutan sikap baik yang profesional.

Seiring dengan perkembangan teknologi pemerosesan makanan dan teknologi pelayanan pelanggan, maka berkembang pula fungsi dari setiap karyawan untuk lebih mendukung reputasi dan kredibilitas rumah makan.

Salah satu aspek pelayanan sempurna yang harus menjadi perhatian penuh dari Anda dan karyawan adalah aspek kenyamanan, keselamatan dan keamanan dari kualitas makanan yang disajikan. Ingat, pelanggan yang mendapatkan informasi secara rinci tentang kualitas makanan yang Anda sajikan itu akan membuat si pelanggan menjadi loyal terhadap rumah makan Anda. Sikap jujur Anda terhadap gizi dan kualitas makanan, harus diikuti oleh cara pengelolaan yang sehat dan bersih. Setiap kebaikan yang Anda ciptakan buat pelanggan akan menghasilkan keuntungan berlipat buat bisnis rumah makan Anda.

Fungsi front liner rumah makan dalam pelayanan sempurna harus menjadi pelayan yang bijaksana dan baik hati, serta cerdas memainkan perannya sebagai icon rumah makan, yang selalu bersikap baik dalam ramah-tamah pelayanan kepada setiap pelanggan.

Front liner juga wajib bekerja dengan tegar dan efektif dalam setiap situasi yang berbeda, untuk mengatasi berbagai sikap dan perilaku pelanggan yang beragam dan mungkin kadang terasa aneh.

Sikap menyingkirkan ego diri untuk menjadi lebih kooperatif dengan pelanggan adalah wajib hukumnya buat para front liner.

Setiap pribadi front liner harus memiliki keyakinan dan tanggung jawab penuh untuk menyelesaikan sebuah tugas pelayanan pelanggan dengan efektif, produktif, dan efisien

Kecerdasan emosional front liner untuk bisa memahami perasaan dan kebutuhan pelanggan adalah fondasi terpenting dalam memberikan pelayanan sempurna yang berkualitas.

Jiwa terdalam dari para front liner bisnis rumah makan haruslah didasari oleh prinsip pelayanan yang berkarakter ikhlas, tulus, luwes, berempati, baik hati, jujur, sopan santun, bekerjasama, penuh senyum, serta bermental positif untuk memahami orang lain dalam setiap proses kerja.

Manajemen rumah makan wajib membangun  standard pelayanan pelanggan yang sesuai dengan keunikan rumah makan tersebut.  Standard pelayanan pelanggan ini seharusnya dapat digunakan untuk mengukur kualitas dan kinerja dari para front liner dan para non front liner rumah makan. Dengan tujuan untuk memahami besarnya produktifitas yang mereka hasilkan sebagai wujud dari kontribusi mereka terhadap bisnis rumah makan. Juga, dengan adanya standard pelayanan pelanggan ini dapat menimbulkan kesadaran beretika dalam melaksanakan pelayanan sempurna, serta dapat menjadi acuan bagi rumah makan dalam melaksanakan manajemen risiko untuk menjaga keamanan, keselamatan,  kenyamanan, untuk kepentingan pelanggan dan kepentingan bisnis rumah makan itu sendiri.

Perusahaan Efektif dan Karyawan Produktif

”Produktivitas Tinggi Hanya Dapat Dihasilkan Oleh Organisasi Yang Efektif Dengan Dukungan Karyawan Yang Optimis Dan Profesional.” – Djajendra

Produktivitas adalah sebuah keharusan dalam bisnis. Jika para pekerja bisnis mampu menjadi lebih efektif sesuai dengan sasaran dan target kerja, maka kemungkinan besar mereka akan menjadi pekerja yang produktif di semua aspek kerja perusahaan. Dan hal ini bisa terwujud jika perusahaan menjalankan setiap fungsi dan peran organisasi dengan efektif.

Membuat karyawan menjadi produktif tidak hanya cukup melalui kepemimpinan yang efektif. Tetapi, diperlukan mind set secara keseluruhan di perusahaan untuk menjadi lebih produktif. Hal ini hanya bisa terwujud bila perusahaan menciptakan lingkungan kerja dalam keseimbangan yang harmonis yang diperkuat dengan nilai-nilai kerja dalam wujud tekad, komitmen, disiplin, antusias, etika, dan semangat yang tinggi untuk menjadi yang terbaik.

Produktivitas berarti memanfaatkan waktu yang dimiliki secara optimal untuk menghasilkan out put yang sebanyak mungkin dengan kualitas setinggi mungkin. Produktivitas berarti tidak pernah menunda-nunda pekerjaan dan cerdas berkomunikasi, berkoordinasi, berkolaborasi, dan bersinergi dengan semua pihak untuk menghasilkan out put  berkualitas yang optimal. Produktivitas berarti bekerja secara efektif, kreatif, strategis, inovatif, dan tepat guna terhadap setiap tindakan untuk menghasilkan out put berkualitas terbaik.

Perusahaan yang efektif pasti akan menyiapkan sistem informasi, rencana, sumber daya, strategi, dan visi yang jelas untuk membantu para karyawan menjadi lebih produktif dalam melakukan pekerjaan sesuai target.

Jika perusahaan tidak menjelaskan atau menggambarkan semua rencana, tujuan, strategi, dan visi secara jelas dan terang; maka karyawan akan sering bingung untuk mengambil tindakan. Akibatnya, akan sering-sering terjadi penundaan kerja dan karyawan merasa tidak memiliki informasi yang jelas untuk menyelesaikan tugas sesuai waktu.

Perusahaan harus mendelegasikan semua target dan sasaran kerja dengan jelas dalam bahasa yang sederhana, lalu menciptakan kepastian dalam setiap rencana, dan memberikan informasi yang benar kepada karyawan.

Kembangkan sistem kerja yang mampu membantu karyawan untuk menjadi lebih produktif, untuk menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab dengan cepat dan tepat waktu. Untuk itu, perusahaan harus membangun etos kerja yang diperkuat dengan panduan etika bisnis, code of conduct, sop, dan kebijakan lain yang sederhana dan mudah untuk dikerjakan. Termasuk, mengembangkan teknologi dan peralatan kerja yang bersifat tepat guna, yang mampu menyederhanakan dan mempermudah cara pencapaian target. Selain itu, perusahaan harus selalu memotivasi para karyawan untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi mereka agar menjadi lebih berkualitas.

MARAH ITU GAMPANG

DJ876“Ketika emosi marah Anda menyakiti seseorang, jangan berbangga atau tersenyum menang. Sebab, orang yang Anda marah itu berpotensi menyimpan dendam terhadap Anda. Lebih baik Anda menjadi cerdas emosi dan tidak mudah mengucapkan kata-kata marah, yang membuat orang lain sakit hati kepada Anda.” ~ Djajendra

Memarahi orang lain itu sangat gampang, siapapun bisa marah, dan marah itu energi emosi terburuk yang ada di dalam diri Anda. Persoalannya bukanlah membiarkan diri Anda hidup bersama emosi marah, tapi Anda harus bekerja keras untuk mengendalikan dan menghapus energi marah dari diri Anda, agar Anda terlihat pintar, baik, tulus, cerdas, sabar, percaya diri, dan enak dilihat oleh orang lain.

Mampukah atau maukah Anda hidup tanpa emosi marah? Jawabannya hanya Anda yang tahu, hanya Anda sendiri yang bisa menjawabnya. Anda hanya perlu ingat bahwa emosi marah hanya mempercepat Anda diserang oleh berbagai macam penyakit komplikasi yang berpotensi mengurangi rasa nyaman Anda dalam hidup.

Anda yang cerdas dengan emosi baik adalah Anda yang tercerahkan oleh sifat-sifat baik, yang tekun melatih semua emosi marah untuk dijadikan emosi cinta, dan selalu menggunakan akal sehat untuk melihat hidup dari persepsi positif.

Mengendalikan emosi marah berarti Anda antusias untuk mengidentifikasi semua kebiasaan buruk Anda dan menghentikannya segera mungkin, agar kebiasaan buruk itu tidak menjadi kekuatan yang merusak reputasi dan kredibilitas Anda.

Hidup ini memang tidak sempurna. Dan setiap orang memiliki keterbatasan dan kesulitannya tersendiri untuk mengendalikan dan menghapus emosi marah dari dirinya. Tetapi, ketidaksempurnaan dan keterbatasan itu janganlah dibiarkan menjadi sebuah persetujuan  buat membiarkan emosi marah hidup dan berkembang dalam diri Anda. Anda harus tegas dalam komitmen yang jujur untuk mendepak dan menghapus semua emosi marah dari diri Anda. Sebab, tanpa emosi marah Anda adalah pribadi yang tercerahkan untuk hidup sehat dan bahagia.

Tingkatkan kualitas diri Anda dengan cara-cara kebaikan yang penuh dengan sikap sabar dalam toleransi pergaulan, yang saling menghormati dan saling menghargai.

Jadilah pribadi yang memilih untuk berbicara tanpa dipengaruhi rasa marah. Jadilah pribadi yang penuh sabar dalam melihat realitas hidup hari ini. Jadilah pribadi yang peduli dan langsung memberi jalan keluar terbaik buat siapapun.

Bangun citra diri Anda sebagai pribadi yang cerdas, pintar, sabar, tulus, berkomitmen, percaya diri, dan peduli pada orang lain. Untuk itu, Anda tidak boleh jatuh ke dalam perangkap emosi  marah. Sebab, sekali Anda bersatu dalam emosi marah, maka  diri Anda akan dikenal oleh orang lain sebagai tukang marah-marah. Jadi hindari gambar buruk Anda dengan cara melatih dan berlatih terus-menerus untuk menghapus semua emosi marah dari diri Anda. Anda yang tercerahkan adalah Anda yang sabar dengan tanpa setitikpun emosi marah dalam diri Anda.

“Marah itu gampang, marah itu sifat orang barbar, sedangkan sifat orang tercerahkan adalah sabar dan penuh peduli.” ~ Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Kesalahan Dan Kegagalan Adalah Tanda Untuk Memperbaiki Diri

“Ciptakan Masa Depan Dari Masa Depan Anda, Bukan Dari Masa Lalu Anda.” – Werner Erhard

Sering sekali dengan perasaan diri yang terlalu optimis dan semangat diri yang berlebihan, kita membuat tindakan-tindakan yang penuh spekulasi. Mungkin niat awalnya baik, tapi spekulasi dalam ambisi dan semangat yang berlebihan  akan membuat niat baik tersebut menjadi sangat dekat dengan kesalahan. Sebab, apa pun itu bila dilakukan dengan semangat spekulasi, maka risiko untuk terjadinya kesalahan juga akan sangat besar.

Tetapi, manusia adalah pribadi pembelajar yang selalu belajar dari kesalahan dan kegagalan. Kesalahan dan kegagalan merupakan bagian dari proses pendewasaan karakter dan proses pendewasaan emosi.

Semakin sadar seseorang untuk memperbaiki kesalahan dan kegagalannya, semakin dirinya akan menjadi pribadi yang menikmati keberhasilan hidup.

Kehidupan kita ini adalah sebuah proses perjalanan untuk memperbaiki diri dari setiap kesalahan dan kegagalan diri kita, dan kita harus sadar bahwa hanya melalui proses perbaikan dirilah kita bisa berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Artinya, walau kita berbuat perhitungan-perhitungan yang keliru dalam setiap proses perjalanan hidup kita, kita tidaklah boleh menyerah pada kegagalan, tapi selalu belajar dari kesalahan dan kegagalan untuk menjadi lebih baik.

Melalui Kekuatan Intuisi Anda Pasti Mampu Mengelola Risiko Yang Tidak Teridentifikasi

”Risiko Yang Tak Teridentifikasi Sifatnya Tidak Berwujud, Tidak Berwarna, Tidak Terukur, Tidak Beraroma. Tetapi, Dia Berenergi Sangat Kuat Yang Bisa Melumpuhkan Kekuatan Bisnis.” – Djajendra

Intuisi yang terlatih dengan sempurna mampu menjadi alat yang ampuh untuk mengelola risiko yang tidak teridentifikasi. Seperti yang kita pahami bahwa dalam manajemen risiko ada namanya risiko yang dapat diukur, dipetakan, diidentifikasikan, dimitigasi, atau dapat dikenali melalui berbagai cara dalam pola ukur intelektual. Tetapi, ada juga risiko-risiko yang sulit diprediksi apalagi diidentifikasi melalui ukuran-ukuran intelektual. Sebab, jenis risiko ini sangat tidak mungkin dibuatkan konsep dan teorinya, jenis risiko ini bisa muncul oleh sebab akibat yang sangat kreatif dan cendrung tanpa batas.

Lantas, bagaimana seharusnya perusahaan mengelola risiko-risiko yang tidak teridentifikasi ini?

Adalah sebuah realita bahwa  dalam bisnis selalu akan ada unsur spekulasi, yang pada akhirnya menciptakan situasi tidak pasti. Ketidakpastian dalam bisnis adalah bagian nyata yang tak boleh diingkari eksistensinya oleh siapa pun dalam internal perusahaan. Bila ketidakpastian ini diingkari, maka risiko akan dengan sangat mudah menyusup ke semua aspek organisasi.

Risiko yang tak teridentifikasi ini sifatnya tidak berwujud, tidak berwarna, tidak terukur, tidak beraroma apa pun. Tetapi dia berenergi sangat kuat yang bisa melumpuhkan kekuatan bisnis Anda, termasuk mengakhiri pesona karier Anda bersama perusahaan yang Anda cintai.

Diperlukan integritas perilaku dalam kesadaran total untuk selalu berhati-hati dan berhitung risiko ’sebab – akibat’ dari sebuah proses bisnis. Pimpinan perusahaan harus selalu mengajarkan kepada setiap bawahannya untuk bekerja secara tim dalam lintas fungsi kerja dan antar unit kerja. Termasuk secara disiplin melakukan brainstorming untuk membuat kategori risiko yang saling terkait di antara unit kerja dan fungsi kerja yang ada.

Ketidakpastian merupakan akar dari tumbuhnya beragam risiko yang sering kali terkesan tidak teridentifikasi. Padahal bila Anda mampu melatih intuisi Anda secara sempurna untuk mencium dan melihat melalui mata hati Anda, terhadap berbagai jenis risiko yang tak teridentifikasi ini, maka secara otomatis pikiran bawah sadar Anda akan mengidentifikasikan semua risiko yang tak teridentifikasi itu. Untuk kemudian, agar dapat Anda kelola secara profesional, serta menghindari berbagai bencana terhadap perusahaan, bisnis, dan diri Anda sendiri.

presentation helper 1

Jangan Biarkan Daya Saing Perusahaan Merosot!

“Saat Perusahaan Memperlihatkan Tanda-Tanda Penurunan Kinerja, Maka Saat Itu Wajib Mengumpulkan Semua Kekuatan Internal Dan Eksternal Perusahaan. Lalu, Memotivasi Semua Manusia Perusahaan Untuk Mengumpulkan Energi Sukses Dan Sekaligus Bekerja Buat Kinerja Terbaik.” – Djajendra

Ketika daya saing perusahaan merosot dalam kompetisi pasar yang ketat, ketika keseimbangan pertumbuhan bisnis turun akibat inflasi dan daya beli masyarakat yang rendah, ketika perusahaan sudah mulai oleng karena tidak punya sumber pendapatan tetap lagi untuk membayar semua biaya. Dan sekarang Perusahaan berada dalam titik krisis multidimensi, yang membuat perusahaan sudah sekarat dan hampir koma akibat penyakit krisis multidimensi yang menggerogoti semua bagian tubuh perusahaan. Apa yang harus Anda lakukan? Sedangkan Anda memiliki kewajiban – kewajiban yang harus dibayar, seperti gaji, biaya operasional rutin, biaya bunga pinjaman, dan biaya – biaya tetap lainnya yang harus Anda keluarkan walaupun bisnis Anda sudah tidak bisa berjalan normal lagi akibat sakit krisis multidimensi yang sedang dideritanya.

Bila perusahaan Anda sebuah raksasa besar mungkin akan ada banyak alternatif untuk mengobati sakit krisis multidimensi yang diderita perusahaan, sebab sebuah perusahaan raksasa pasti menarik perhatian para investor besar yang kaya raya, dan lagian perusahaan raksasa pasti masih sanggup membayar para konsultan terbaik untuk segera mengobati penyakit krisis multidimensi perusahaan dengan berbagai obat mujarab, dan melalui keterlibatan banyak orang super pintar akan segera menyelamatkan semua kesulitan perusahaan melalui perawatan intensif yang akan menyembuhkan penyakit krisis multidimensi tersebut secara sempurna. Tetapi apa ceritanya bila perusahaan Anda adalah menengah kebawah yang mungkin selama ini harus berjuang sendiri untuk survive dengan sistem manajemen yang ala kadarnya, sebab untuk mendapatkan orang – orang super hebat mungkin perusahaan Anda belum sanggup membayarnya.

Artikel ini saya buat untuk bahan referensi perusahaan kecil dan menengah dalam mengobati perusahaannya yang lagi sakit keras.
Perusahaan suka oleng oleh sebab pengelolaan yang tidak tepat pada saat – saat krusial. Untuk menjaga agar perusahaan tidak oleng, maka Anda harus mampu menjaga efektifitas, efisiensi, produktivitas, dan profit perusahaan Anda dalam keseimbangan yang tepat untuk memastikan agar perusahaan Anda tidak oleng oleh berbagai penyakit perusahaan yang mematikan.
Berbagai penyakit perusahaan yang timbul akibat lemahnya daya saing, cash flow yang sulit, sumber daya manusia yang tidak efektif, manajemen risiko yang lemah, produk dan jasa yang ketinggalan zaman, tidak mampu berekspansi, sistem pengendalian yang tidak terukur, sistem keuangan yang tidak konsisten, para customer yang sudah bosan, dan ada banyak lagi penyebab – penyebab untuk membawa perusahaan Anda masuk kedalam ruang ICU.
Apabila perusahaan Anda sudah terlanjur masuk ICU (intensif care unit)oleh penyakit yang sangat parah, lantas apa reaksi Anda? Apakah Anda menyerah dan membubarkan perusahaan?, atau mungkin Anda mencari investor baru, atau mungkin Anda tetap berjuang keras untuk mengobati setiap penyakit perusahaan Anda dengan kesabaran tinggi. Apa pun dapat Anda lakukan agar perusahaan Anda menjadi sembuh dan kuat lagi untuk mampu bersaing di dalam pasar yang penuh dengan kompetisi tinggi tersebut.
Kunci mengobati penyakit parah perusahaan Anda adalah kepemimpinan yang kuat dan memiliki daya tahan untuk bekerja dalam organisasi perusahaan yang serba kurang. Kepemimpinan yang sanggup memotivasi dan meyakinkan setiap sumber daya manusia perusahaan untuk tetap bersemangat tinggi dalam kerja sama mengobati semua penyakit berbahaya tersebut dengan kesabaran tinggi dan kerja keras tanpa henti. Kepemimpinan yang memberi contoh – contoh positif dalam proses penyembuhan perusahaan dari penyakit kronis. Kepemimpinan yang sepenuh hati mengabdikan dirinya untuk keselamatan dan penyembuhan penyakit perusahaan secara total.
Customer adalah salah satu obat paling mujarab untuk mengatasi semua penyakit perusahaan Anda. Ingat bahwa tanpa customer bisnis itu tidak ada, dengan memberikan perhatian yang besar kepada kebutuhan para customer Anda, maka perusahaan masih bisa bernafas untuk tetap sadar dari komanya. Bisnis memerlukan kepercayaan dari para customernya, dan ketika Anda memfokuskan untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada semua customer Anda, berarti Anda telah mulai mengobati penyakit ganas perusahaan Anda secara tepat.
Mental pisikologis para stakeholder perusahaan; seperti bank, karyawan, pemilik saham, pemasok, customer, kantor pajak, dan yang lain – lainnya harus diyakinkan dengan sepenuh hati dan kejujuran tinggi untuk mau membantu mengerti usaha perusahaan ke arah penyembuhan total melalui dukungan langsung dan tidak langsung dari para stakeholdernya.
Sejenak saya ingin mengajak Anda untuk mengingat sebuah buku bagus karya Michael Teng yang berjudul “Corporate Turn Around, Nursing A sick Company Back to Health”. Dalam buku tersebut Michael Teng memberikan informasi berdasarkan pengalaman nyata dia menyelamatkan perusahaan – perusahaan dari kebangkrutan. Dia membangun persepsi bahwa perusahaan mirip seperti tubuh manusia. Dan oleh karena itu, penyakit perusahaan harus disembuhkan seperti cara – cara penyembuhan yang lazim digunakan dalam medis kedokteran penyembuhan penyakit manusia. Cara Michael Teng dengan persepsinya tersebut menurut akal sehat dapat kita terima sebagai sebuah referensi penting dalam upaya penyembuhan penyakit perusahaan yang sudah kronis.
Selama perusahaan dalam proses pengobatan, janganlah sekali – kali berpikir tentang hal – hal negatif, seperti kebangkrutan, ketidakmampuan, ketidakyakinan, atau mencoba menyerah untuk terus dengan sabar mengobati dan mengendalikan gerak langkah perusahaan ke arah sehat.
Sebelum Anda dan sumber daya manusia Anda berpikir cara – cara tehnis penyembuhan penyakit kronis perusahaan Anda, Anda bersama setiap sumber daya manusia perusahaan Anda harus membangun kepercayaan diri, motivasi untuk mampu menyembuhkan penyakit perusahaan, semangat yang tidak luntur oleh badai apapun, keyakinan seratus persen bahwa perusahaan akan terselamatkan, dan semua pikiran dan tindakan positif yang efektif dalam mengobati penyakit perusahaan secara optimal.
Kita semua sepakat bahwa cash flow adalah detak jantung perusahaan yang mengalirkan darah kesemua bagian tubuh organisasi dan sendi kehidupan perusahaan. Tanpa cash flow yang positif, dipastikan penyakit akan semakin kronis dan hal ini tidak akan membantu penyembuhan perusahaan Anda.
Ada banyak cara untuk tetap menjaga cash flow berada dalam kondisi cash in (masuk)lebih besar dari cash out (keluar), antara lain melalui meningkatkan penjualan, mengendalikan pengeluaran dengan perilaku efisiensi total, atau mendapatkan pinjaman berbiaya rendah. Tetapi secara mental juga harus dibangun persepsi bahwa Anda bersama semua sumber daya manusia Anda selalu memiliki keyakinan dan kerja keras yang mampu menjaga cash flow yang sehat di perusahaan Anda. Cash flow positif adalah sebuah kunci penting yang tidak boleh sekalipun diabaikan dalam proses penyembuhan penyakit perusahaan Anda, termasuk pada saat perusahaan berada dalam tingkat kesehatan yang prima.
Pada akhirnya kita semua harus sadar bahwa dunia bisnis memiliki kompleksitas yang sangat tinggi, dan setiap perusahaan yang terlanjur sudah sakit parah harus mau belajar dan melatih dirinya secara konsisten untuk mengobati setiap penyakitnya dengan kesadaran tertinggi, ketulusan hati tertinggi, keikhlasan tertinggi dari setiap sumber daya manusianya untuk mau bersatu dalam persepsi yang sama dalam upaya terkonsentrasi dengan prioritas utama menyembuhkan penyakit kronis perusahaan tersebut.

Etika Bisnis Menyelamatkan Para Karyawan Dan Pimpinan Dari Perangkap Masalah

“Etika Bisnis Menentukan Perilaku Bisnis Yang Berintegritas, Tanpa Etika Bisnis, Integritas Perusahaan Akan Hilang.” – Djajendra

Aktifitas bisnis dilaksanakan dan ditujukan untuk kesejahteraan dan kebahagiaan manusia, dan  agar aktifitas bisnis mampu berjalan secara baik diperlukan etika bisnis.  Etika bisnis diperlukan untuk memagari perilaku pimpinan dan karyawan agar tidak terperangkap dalam masalah.

Bila etika bisnis mampu dijalankan secara tegas dan konsisten, maka nilai-nilai yang ada dalam etika bisnis tersebut dapat menciptakan sebuah aktifitas bisnis yang sehat dan berkualitas tinggi. Yaitu,Sebuah praktik bisnis yang bebas dari konspirasi, korupsi, kolusi, dan nepotisme, sehingga mampu mengoptimalkan shareholders value perusahaan.

Secara prinsip etika bisnis itu mengatur agar para pemimpin dan karyawan di perusahaan tidak menjadi korban dari kegiatan bisnis tersebut. Oleh karena itu, pemahaman etika bisnis harus diikuti dengan kekuatan sifat baik yang didukung oleh nilai-nilai moral kehidupan yang tinggi.

Etika bisnis wajib diimplementasikan secara baik oleh setiap orang di perusahaan, agar mampu memainkan peran dan fungsi manajemennya secara profesional, tanpa keluar dari aturan main yang ada di perusahaan, serta mampu memahami apa yang baik dan apa yang tidak baik secara bijaksana.

Etika bisnis itu seperti cahaya yang menerangi semua fungsi dan peran kerja karyawan dan pimpinan. Semakin terang pikiran si karyawan dan pimpinan untuk memahami dan mematuhi etika bisnis, akan semakin tinggi kualitas integritas dan kinerja mereka.

Bila karyawan dan pimpinan mampu mematuhi etika bisnis secara sempurna, maka secara otomatis mereka akan menjadi energi positif perusahaan;  mereka akan menjadi pribadi yang membangun kebaikan di organisasi; mereka akan menjadi pribadi istimewa yang berpotensi meraih sukses tertinggi.

Etika bisnis tidak sekedar aturan yang mengikat para karyawan dan pimpinan di perusahaan, tapi etika bisnis harus menjadi sebuah energi yang mampu menciptakan nilai tambah buat organisasi.

Kecerdasan Spiritual Menuju Spiritual Mind Set

“Perjalanan Spiritual Berarti Perjalanan Jiwa Untuk Menemukan Perasaan Damai, Tegar, Sabar, makmur, Bahagia, Dan Rasa Syukur Kepada Tuhan.” – Djajendra

J.P.Vaswani, seorang guru spiritual dari India berkata melalui bukunya, A Little Book of Wisdom. “  Dua hal mendasar bagi kebahagiaan dan ketenangan pikiran kita adalah cinta dan karya. Kita harus melupakan diri kita dan mencintai yang lain, tanpa memikirkan imbalan. Dan kita harus bekerja berdasarkan cinta kita kepada Tuhan. Aspirasi hati kita haruslah selalu:”demi engkau,ya,Tuhan!” tidak ada cara lain untuk menuju kebahagiaan dan kedamaian pikiran.”

Selanjutnya beliau juga berkata.” Buatlah orang-orang merasakan bahwa mereka lebih baik, dan lebih besar dari yang selama ini mereka pikirkan. Maka kau akan membantu mereka mengeluarkan yang terbaik dari diri mereka. Dan yang terbaik tidak mengenal batasan.”

Saya sangat suka dengan rangkaian kata-kata J.P.Vaswani di atas. Cinta, karya, Tuhan, dan membesarkan kehidupan adalah tanda-tanda terpenting menuju jalan spiritual.

Jalan spiritual akan membentuk karakter untuk menemukan kekuatan jati diri sejati.

Kita semua harus jujur kepada diri sendiri bahwa kehidupan yang kita miliki ini sangat abstrak, dan tidak mudah untuk dipahami sepenuhnya dengan pengetahuan dan pengalaman. Termasuk tidak semua persoalan dan tantangan kehidupan yang bisa dipecahkan melalui logika dan akal sehat.

Kehidupan kita ini selalu menjadi misteri yang membutuhkan perjalanan panjang spiritual untuk menemukan diri sejati yang abadi. Dan sering sekali kehidupan memiliki caranya sendiri untuk memaksa kita melakukan perjalanan spiritual. Biasanya orang-orang mulai sadar untuk melakukan perjalanan spiritual setelah dirinya tak berdaya menghadapi realitas kehidupan sehari-hari. Realitas kehidupan  yang penuh dengan kesulitan-kesulitan dan tantangan kehidupan yang luar biasa berat. Sebuah contoh, sering sekali kita terperangkap kepada situasi-situasi kehidupan tersulit. Hal ini bisa terjadi di semua aspek kehidupan. Apakah itu di aspek ekonomi, keluarga, pribadi, lingkungan, sosial, atau dalam aspek-aspek kehidupan yang sangat sulit untuk diidentifikasikan dalam logika. Dan sangking sulitnya, semua jalan keluar seolah-olah tertutup, dan kita mengalami kebingungan dijalan buntu kehidupan. Biasanya, disinilah kehidupan memaksa kita untuk belajar tentang nilai-nilai kehidupan spiritual, yaitu nilai-nilai kehidupan yang mensyukuri kebaikan sang pencipta kepada diri kita. Semua ini akan kita pahami setelah kita memiliki spiritual mind set. Spiritual mind set berarti menyatunya jati diri dalam alam semesta melalui cinta, karya, kerja, dan kebesaran Tuhan. Spiritual mind set berarti  tidak melihat kesulitan dan tantangan kehidupan dari sudut pandang kemarahan, ketakutan, dan ketidakmampuan.Tetapi, selalu melihat masa-masa sulit sebagai waktu untuk belajar kebijaksanaan hidup, sebagai waktu yang tepat untuk belajar cinta dan kepedulian kepada semua ciptaan Tuhan, tanpa pernah menciptakan perbedaan atas keragaman kehidupan yang Tuhan ciptakan.

Ketika di dalam diri sudah terbentuk spiritual mind set, maka diri akan semakin tangguh dengan fondasi yang kokoh untuk meningkatkan perasaan damai dan bahagia. Diri akan memperkuat rasa percaya diri dalam upaya mengoptimalkan potensi diri yang hebat. Diri akan meningkatkan kekuatan fokus dan konsentrasi diri dalam hal apa pun. Diri akan memperkuat jati diri yang selalu merasa syukur kepada kebaikan Tuhan. Diri akan memperkuat terangnya visi kehidupan pribadi. Diri akan meningkatkan kualitas tidur dalam perasaan nyaman.

Spiritual mind set akan menjadi lahan subur untuk pertumbuhan kearifan dan kebijaksanaan hidup, yang tidak dikendalikan oleh ego kepentingan diri sendiri atau pun kelompok, tapi cerdas memahami kebesaran Tuhan melalui keragaman dan perbedaan sebagai warna-warni kehidupan yang indah.

Untuk bisa memiliki spiritual mind set yang tak tergoncangkan oleh hal apapun, maka Anda wajib memahami bahwa kehidupan spiritual atau pun perjalanan spiritual itu bersifat unik dan sangat pribadi, sehingga tidaklah mungkin kita bisa menggurui orang lain tentang perjalanan spiritual.

Spiritual mind set dalam diri Anda baru akan menjadi efektif, saat diri Anda menghormati pengalaman spiritual orang-orang lain, saat diri Anda menghormati identitas orang lain, saat diri Anda menghormati keyakinan dan kepercayaan orang lain, saat diri Anda menghormati kebiasaan-kebiasaan dan tradisi orang lain, saat diri Anda menghormati kemampuan orang lain, serta saat diri Anda terbiasa menghormati lingkungan kehidupan orang lain dengan cinta dan kepedulian.

Older posts Newer posts

© 2018 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑