MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Self Awareness (page 34 of 36)

Kesadaran Diri

HIDUP ANDA BUKANLAH ATURAN ORANG LAIN

“Kebahagiaan Tidak Pernah Datang Dari Pujian Atau Tepuk Tangan Orang Lain Atas Kemampuan Anda Untuk Menyenangkan Hati Mereka. Tapi, Kebahagiaan Selalu Datang Dari Perasaan Puas Anda Terhadap Kehidupan Yang Anda Cintai.” – Djajendra

Pagi ini, saat membuka email, saya temukan sebuah pertanyaan.” Apakah aku bisa menjalani hidupku sendiri. Karena, sekarang ini aku menjalani hidupku seperti yang diinginkan oleh orang-orang di sekitar diriku?”

Setelah membaca isi email yang tidak terlalu panjang itu.  Dalam hati, saya bertanya-tanya, mengapa dia membiarkan dirinya dikuasai atau diatur-atur oleh orang-orang di sekitarnya.

Lalu, saya menulis pendapat saya sebagai jawaban untuk pertanyaannya. Isinya sebagai berikut:

Kehidupan yang Anda jalani seharusnya merupakan hasil pilihan Anda sendiri. Bila Anda membiarkan hidup Anda berjalan seperti apa kata orang-orang di sekitar diri Anda, maka Anda selalu akan menjalani hidup Anda seperti yang diinginkan oleh orang-orang lain.

Hidup Anda itu untuk menuju kepada harapan dan impian Anda sendiri. Anda harus terfokus pada semangat untuk menjadi diri sendiri yang autentik, dan tidak menjadi diri seperti yang diinginkan oleh orang-orang di sekitar diri Anda.

Anda boleh menjadi sadar sosial, cerdas sosial, atau pun memiliki empati yang sangat besar terhadap orang-orang di sekitar diri Anda. Tapi, Anda harus memiliki prinsip dan nilai-nilai kehidupan Anda sendiri untuk menemani diri sejati Anda, agar Anda dapat menjadi orang seperti yang Anda inginkan.

Anda sebaiknya memberi kesempatan kepada diri sejati Anda, agar diri sejati Anda mengekspresikan yang diinginkan oleh Anda, untuk dapat dilihat oleh semua orang di sekitar diri Anda. Tapi, semua ekspresi itu harus dalam batas-batas etika dan moral kehidupan.

Hidup Anda bukan untuk menyenangkan atau mengesankan semua orang di sekitar diri Anda. Dan percayalah bahwa Anda tidak akan pernah mampu untuk menyenangkan atau mengesankan semua orang. Setiap orang pasti memiliki persepsi dan logika berpikirnya sendiri terhadap sikap dan perilaku Anda. Jadi, mengapa Anda tidak mulai berlatih untuk menjadi diri sendiri, dan tidak membiarkan diri Anda menjadi diri seperti yang diinginkan oleh orang-orang di sekitar Anda?

Kebahagiaan tidak pernah datang dari pujian atau tepuk tangan orang lain atas kemampuan Anda untuk menyenangkan hati mereka. tapi, kebahagiaan selalu datang dari perasaan puas Anda terhadap kehidupan yang Anda cintai.

Hidup Anda bukanlah buku aturan orang lain. Oleh karena itu,  Anda harus merancang sendiri buku aturan untuk memandu hidup Anda. Hidup Anda juga bukanlah sebuah kontes perlombaan, tapi sebuah perjalanan batin dan raga untuk menemukan hal-hal yang Anda impikan dalam hidup Anda.

Pastikan Anda menjadi pribadi yang menghargai dan menghormati pendapat dan saran dari orang-orang di sekitar Anda. Tapi, Anda harus menjadi diri Anda sendiri, dan tidak tergantung kepada apa kata orang, dalam membuat pilihan dan keputusan untuk hidup Anda.

DJAJENDRA

JANGAN BIARKAN TANTANGAN HIDUP MELUMPUHKAN MOTIVASI

“Aku sudah capek berobat dan sudah sangat lelah mencoba berbagai cara, tapi aku belum juga sembuh. Aku sudah kehilangan semangat hidupku .” Kata dia untuk mengekspresikan rasa putus asa menghadapi tantangan hidup atas kesehatan dirinya.

Krisis dalam kehidupan bisa datang kepada siapa saja, bisa datang melalui banyak faktor kehidupan. Karena, manusia bukanlah pribadi super yang mampu bertahan dalam semua tantangan hidup. Manusia adalah pribadi pembelajar yang harus terus menerus belajar melalui semangat dirinya yang tinggi, untuk dapat memahami, dan mengatasi semua tantangan hidup yang menghadang perjalanan hidup.

Tidak ada percikan kilat keajaiban pembawa semua keinginan di dalam hidup ini. Hidup ini adalah tempat untuk berkomitmen dan melakukan pilihan saat tantangan menghadang dan mencoba membuat hidup tak berkutik.

Saat tantangan hidup mencoba menakuti hidup Anda. Saat itu, Anda harus segera melakukan tindakan untuk tidak melayani rasa takut itu. Dan, tidak  membiarkan rasa takut merusak tujuan dan gairah hidup Anda; merusak kedamaian batin dan kesehatan diri Anda; merusak semangat dan motivasi Anda.

Tantangan hidup harus dijadikan sebagai sebuah keadaan untuk belajar lebih menyederhanakan diri dalam memandang kehidupan. Lalu, membantu diri sejati untuk tumbuh menjadi lebih bahagia, lebih kuat, serta lebih bersemangat untuk memahami cara terbaik dalam mengatasi tantangan hidup.

Setiap hari belajarlah untuk lebih mengenal diri sendiri di tengah-tengah tantangan hidup. Jangan biarkan tantangan hidup membuat Anda kehilangan pikiran positif. Jangan biarkan tantangan hidup menjadi sangat kuat untuk membuat suasana hati Anda selalu berduka terhadap keadaan diri sendiri.

Kehidupan tidak hanya akan hadir bersama tantangan, tapi juga selalu hadir dengan lebih banyak peluang dan kesempatan. Oleh karena itu, miliki motivasi yang tinggi untuk menunjukkan kepada kehidupan bahwa Anda siap menciptakan kemenangan atas semua tantangan yang Anda hadapi. Yakinkan diri Anda bahwa kebaikan untuk diri Anda bisa muncul dalam sepersekian detik, untuk menunjukkan bahwa mukjizat dalam hidup adalah hal yang selalu terbuka untuk siapa pun.

DJAJENDRA

MOTIVASI

BAGAIMANA CARA SAYA MENGATASI JIWA YANG SEPI?

Djajendra Menjawab

Jiwa adalah hasil leburan antara pikiran dan perasaan yang menyatu secara solid. Bila Anda merasakan jiwa Anda sepi berarti Anda tidak memberikan kesibukan atau pekerjaan kepada pikiran dan perasaan Anda. Hasilnya, jiwa Anda menjadi sepi, padahal mungkin raga Anda terlihat sangat sibuk dan bergerak kesana-kemari.

Anda harus memulainya melalui kesadaran diri tertinggi Anda. Lalu, menyiapkan pekerjaan untuk pikiran dan perasaan Anda. Setelahnya, menyibukkan pikiran dan perasaan Anda untuk bersikap lebih kreatif, dan mau menerima nilai-nilai kehidupan seperti yang Anda angankan.

Saat pikiran dan perasaan Anda mulai sibuk bekerja, maka saat itu jiwa Anda akan tumbuh dan berkembang sesuai perintah Anda.

Membangun kesadaran diri tertinggi untuk mengelola pikiran dan perasaan bukanlah persoalan mudah. Diperlukan pengetahuan, teknik, dan kemauan yang sangat luar biasa.

Saran saya, sebelum Anda mulai menginternalisasikan nilai-nilai untuk membuat jiwa Anda tidak kesepian, Anda sebaiknya memahami dulu tentang perilaku dari pikiran dan perasaan Anda.

Gunakan akal sehat dan pengetahuan kecerdasan emosional. Khususnya, emotional intelligence personal skills. Dengan demikian, Anda memiliki pengetahuan untuk membimbing proses pembelajaran Anda dalam upaya membuat jiwa Anda tidak kesepian lagi.

DJAJENDRA

JANGAN MENABUNG MARAH

“Mama, jangan pake baju itu. Papa tidak suka.”

“Tapi, pa! Ini baju kesukaan mama.”

“Mama, dengarkan kata-kata papa, tidak pantas untuk mama! Papa malu sama teman-teman papa kalau mama pake baju itu.”

Si isteri diam dan menurut si suami. Tapi, dalam hati, si isteri merasa kecewa. Nah, kecewa adalah benih marah.

Beberapa hari kemudian, saat suami dan isteri sedang makan siang.

“Papa! Berapa kali mama sudah ingatkan kepada papa, jangan jorok kalau makan, yang bersih! Ngerti enggak sih, tentang etika makan?”

Si suami diam, tapi merasa sakit hati. Nah, sakit hati adalah benih marah.

Beberapa bulan kemudian. Saat isteri ingin menonton di bioskop.

“Pa, mama mau nonton film. Ayo pa, temani mama.”

“Ngapain nonton di bioskop, ma? Kan, kita sudah punya dvd, ayo ma, kita beli vcdnya saja.”

Si isteri diam, dalam hati merasa tidak dimengerti. Nah, tidak dimengerti adalah benih marah.

Demikianlah, kedua suami isteri itu, dari hari ke hari, dari waktu ke waktu, suka menabung benih marah.

Walaupun dalam keseharian rumah tangga mereka kelihatan sangat kompak dan harmonis. Tapi, setelah puluhan tahun kemudian, tabungan benih marah ini telah berjumlah sangat besar. Benih marah telah bunga-berbunga di dalam tabungan pikiran bawah sadar si suami dan si isteri. Sehingga, kekompakkan dan keharmonisan yang terlihat selama ini, harus berakhir dengan kisah sedih.

DJAJENDRA

JANGAN PERNAH BERHENTI BERJUANG

Seorang teman bertanya tentang cara memotivasi diri sendiri untuk keluar dari kemiskinan dan kekurangan.

Jawaban saya adalah, teruslah perkuat semua keunggulan dirimu untuk dapat keluar dari semua kekuranganmu secepat mungkin.

Lalu, miliki tekad dan pengetahuan yang mencerdaskan dirimu, agar dirimu mampu bertahan lebih lama di puncak keberhasilan.

Dan setelahnya, jangan pernah berhenti untuk berjuang dan bekerja keras, agar dirimu bisa terus maju untuk mencapai puncak keberhasilan yang lebih tinggi daripada puncak keberhasilanmu yang pertama.

Dan, teruslah menjadi pejuang untuk mencapai puncak-puncak keberhasilan tertinggi yang lain, tanpa pernah menyerah dan merasa cukup dengan yang telah kamu capai saat ini.

Itu adalah jawaban saya. Kalau Anda ditanya, apa jawaban Anda?

DJAJENDRA

TAKUT

Rasa takut dapat menyerang siapa saja. Energi takut tidak peduli siapa Anda. Dia selalu merasa bebas untuk datang kapan saja dan membuat perasaan Anda merasa tidak aman, tidak nyaman, serta membuat Anda kehilangan rasa damai.

Saat Anda kehilangan identitas diri, Anda akan berada dipersimpangan kehidupan untuk mempercayai antara nilai-nilai kehidupan lama dan nilai-nilai kehidupan baru. Nilai-nilai baru dan lama akan bertempur atau berperang dipikiran bawah sadar Anda untuk saling menguasai. Pada saat itu, Anda akan menjadi ragu, bingung, dan takut untuk menatap diri sendiri.

Saat mindset Anda terisi oleh nilai-nilai pembawa rasa takut yang dominan, Anda akan selalu berada di bawah tekanan mindset Anda sendiri. Dan, Anda akan takut menghadapi pola pikiran Anda yang sering membiarkan energi takut menguasai perasaan Anda.

Saat Anda menghadapi konflik yang bersumber dari internal batin Anda, energi takut akan merasa sangat nyaman untuk mengaduk-aduk perasaan dan pikiran Anda. Dan, Anda dibuatnya takut oleh pikiran dan perasaan Anda sendiri. Atau juga, saat Anda menghadapi konflik yang bersumber dari luar diri Anda, energi takut dengan sangat senang akan memainkan perannya untuk membuat Anda ketakutan dan merasa tidak aman.

Saat Anda menghadapi keadaan yang kurang aman, energi takut akan hadir untuk mengadu domba antara pancaindra Anda dengan persepsi, asumsi, keyakinan, dan kepercayaan hidup Anda. Akhirnya, Anda akan hidup dalam perangkap ketakutan.

Takut hanya dapat dikelola melalui kesadaran diri tertinggi. Dengan cara, meningkatkan energi keberanian diri untuk membuat energi takut menjadi ketakutan kepada energi keberanian diri.

DJAJENDRA

WAKTU TIDAK PERNAH MENUNGGU

Waktu Akan Terus Berjalan Meninggalkan Anda Yang Kekurangan Waktu Melalui Kecepatannya Yang Sangat Cepat Itu.” – Djajendra

Seorang teman mengeluh, dia mengeluh karena tidak punya waktu untuk mewujudkan impian pribadinya. Karena, dia sangat sibuk dengan aktivitas dari rutinitas kantor, sehingga sebagian besar waktu habis untuk urusan pekerjaan di kantor.

Ketika dia mengeluh tentang waktunya kepada saya. Saya katakan kepadanya, bahwa waktu tidak akan menyiapkan dirinya untuk menunggu sampai Anda peduli pada apa yang ingin Anda lakukan, waktu akan terus berjalan meninggalkan Anda yang kekurangan waktu melalui kecepatannya yang sangat cepat itu.

Anda harus mau belajar untuk memanfaatkan setiap detik waktu buat mengisi impian pribadi. Dan, hargai setiap detik dari waktu Anda, jangan pernah meremehkan sedetikpun dari waktu Anda, serta membuangnya dengan sia-sia tanpa makna buat kehidupan Anda.

Waktu tidak akan pernah menunggu siapa pun untuk siap menggunakannya, waktu terus akan berlari dengan kecepatan seperti yang dia miliki, tanpa peduli, apakah Anda memiliki kecepatan seperti dirinya atau lebih cepat dari dirinya, atau sangat lambat dari dirinya.

Anda harus memiliki keyakinan dan kepercayaan diri yang tinggi untuk bisa lebih cepat dari kecepatan yang dimiliki waktu. Untuk itu, Anda harus berkemampuan untuk berkonsentrasi secara cerdas dan konsisten, dalam upaya mengelola dan memanajemeni diri Anda sendiri; dalam gairah untuk membangkitkan motivasi diri Anda; dalam disiplin untuk membiasakan diri Anda bersama kerja keras melalui ketekunan; serta perilaku kehidupan Anda yang mau dengan tulus dan ikhlas untuk menghormati, menghargai, dan memanfaatkan setiap detik dari waktu Anda dalam upaya mewujudkan impian pribadi Anda.

Perhatian dan kepedulian Anda untuk mengelola kehidupan Anda bersama manajemen waktu yang selaras dengan kebahagiaan, kesehatan, kedamaian, dan kesejahteraan diri Anda. Merupakan, sebuah keputusan yang akan menempatkan Anda untuk mengendalikan waktu sesuai kebutuhan hidup Anda.

Oleh karena itu, temanku. Jangan lagi mengeluhkan tentang waktumu. Mulai hari ini, siapkan energi dirimu yang tinggi melalui pengetahuan tentang manajemen waktu yang cerdas. Lalu, mulailah bertindak untuk mewujudkan impian pribadimu. Hanya dirimu yang lebih pakar dari para pakar-pakar kelas dunia yang ada, yang bisa tahu tentang semangat dan motivasi hidupmu. Jadi, mulailah buat dirimu tumbuh seinci setiap hari dengan tindakan nyata, daripada mengeluh yang hanya akan menyia-nyiakan waktumu untuk hal yang tidak menguntungkan masa depanmu.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGELOLA EMOSI UNTUK KEBAIKAN DIRI SENDIRI

“Kesadaran Diri Untuk Tidak Kehilangan Kendali Emosi Positif, Saat Diri Harus Terhubung Dengan Energi Dan Emosi Negatif, Merupakan Kunci Sukses Dalam Pengelolaan Emosi Baik.” – Djajendra

“Jangan Pernah Membiarkan Keadaan Dari Luar Diri Anda, Menjadi Mampu Mengelola Diri Anda, Dan Membuat Suasana Hati Anda Menjadi Kurang Damai Atau Kurang Bahagia.” – Djajendra

Bila emosi diri terkelola dalam kecerdasan emosional yang konsisten, maka diri akan selalu hidup dalam perasaan bersyukur; dalam perasaan berterima kasih kepada realitas; dalam perasaan yang memuji dan memberi kepercayaan diri kepada orang lain; dalam perasaan sukses untuk suasana hati bahagia; dalam doa dan renungan hidup yang selalu mengingat keterbatasan diri dan kebesaran pencipta.

Mengelola emosi diri sendiri seharusnya menjadi kebiasaan sehari-hari, dan tidak boleh terhenti oleh tantangan kehidupan yang dihasilkan dari perilaku kehidupan sosial yang selalu pasti tidak cerdas emosional.

Biasanya, seseorang sangat rajin dan bekerja keras untuk mengelola emosi positif. Tapi, saat dia mulai lagi berinteraksi dengan energi negatif yang ada di berita atau tayangan  tv, koran, radio, majalah, internet, dan juga dari teman-teman pembawa berita negatif. Maka, pada akhirnya, dia tidak dapat mengendalikan pengaruh energi negatif. Kondisi ini akan membuat emosi negatif di dalam dirinya semakin berkuasa dengan cara menenggelamkan energi emosi positif.

Kesadaran diri untuk tidak kehilangan kendali emosi positif, saat diri harus terhubung dengan energi dan emosi negatif, merupakan kunci sukses dalam pengelolaan emosi baik.

Kita semua pasti sangat memahaminya bahwa tidaklah mungkin diri kita terhindarkan dari kekuatan emosi negatif, dan juga dari kekuatan energi negatif kehidupan. Karena, kehidupan ini secara umum, di dunia bagian manapun, kelihatannya lebih suka membicarakan dan mendengarkan hal-hal negatif, yang cendrung mengundang energi negatif ke dalam kehidupan.

Orang-orang lebih suka berdebat atau membicarakan setitik kekurangan secara berlebihan, daripada membicarakan segudang kebaikan. Saya sendiri tidak pernah dapat memahami hal ini, tapi realitas sosial memperlihatkan seperti itu. Oleh karena itu, saya berpikir bahwa perilaku kehidupan sosial sangatlah tidak mungkin menjadi cerdas secara emosional. Apalagi, dalam perilaku kehidupan sosial, kehidupan manusia sudah terkotak- kotak, melalui nilai-nilai keyakinan, yang kadangkala menimbulkan ketidakcerdasan emosional sosial.

Melihat realitas kehidupan sosial yang ada, maka diri kita ini harus memiliki kesadaran yang sangat sungguh-sungguh, untuk mengelola kecerdasan emosional diri sendiri melalui tanggung jawab diri untuk kehidupan yang lebih baik.

Jangan pernah membiarkan keadaan dari luar diri Anda, menjadi mampu mengelola diri Anda, dan membuat suasana hati Anda menjadi kurang damai atau kurang bahagia. Anda harus bangkit melalui kesadaran diri Anda, untuk memimpin kehidupan Anda, melalui nilai-nilai kehidupan yang membuat Anda cerdas emosional.

Mengelola emosi untuk kebaikan diri sendiri haruslah dimulai dari kemauan diri, untuk meningkatkan kemampuan manajemen diri melalui kesadaran diri sendiri. Oleh karena itu, mulailah dengan tenang dan penuh percaya diri, pilihlah nilai-nilai kehidupan yang Anda butuhkan. Lalu, jadikan nilai-nilai yang Anda pilih tersebut untuk menemani Anda dalam melakukan semua proses manajemen diri.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

TENTANG KEHIDUPAN

KETIKA BINTANG KEHIDUPAN SEDANG BERSINAR

Seorang kenalan, kehidupannya sedang diangkat Tuhan ke dalam kemasyhuran melalui keberuntungan dan keharuman nama yang luar biasa.

Karir dan kehidupan sehari-harinya sedang luar biasa dengan pujian dan tepuk tangan kekaguman dari mana-mana.

Dia pernah mengalami masa-masa sulit dan sangat pahit di dalam perjalalan hidupnya. Sekarang, bintang kehidupannya bersinar terang, dia menjadi orang penting yang mendapatkan kehormatan ke manapun dia melangkah.

Karena dia telah menjadi orang yang sangat penting dan terkenal. Dia menjadi terlalu sibuk dengan berbagai acara yang harus dia hadiri.

Kesibukan telah membuatnya lupa untuk selalu mawas diri terhadap pujian dan tepuk tangan yang berlebihan.

Suatu ketika, dia tergelincir ke dalam persoalan yang membuat reputasi dan kredibilitas dirinya diragukan oleh orang banyak. Akibatnya, semua pujian dan tepuk tangan kekaguman telah berganti menjadi gosip yang merendahkan dirinya.

Ketika dia sadar tentang keberadaan dirinya saat ini, dia terguncang dan tak mampu menerima realitas. Dia terperangkap ke dalam perasaan takut yang penuh depresi.

Ketika saya bertemu dengan dirinya, dia berkata bahwa dia telah salah mengartikan semua pujian dan tepuk tangan.

“Saya pikir, saya orang terhebat dan sangat pantas untuk menerima semua pujian dan tepuk tangan itu. Sekarang baru saya sadar bahwa semua itu perangkap yang seharusnya dapat saya hindari sejak awal.” Katanya sambil menitihkan air mata.

Pujian dan tepuk tangan kekaguman memang terasa sangat nikmat, dan membuat diri seolah-olah berada di atas singgasana kejayaan.

Padahal, kalau kita sadar, sejarah telah menuliskan bahwa semua masa kejayaan pasti akan berakhir.

Oleh karena itu, saat diri berdiri di atas singgasana kejayaan. Saat itu, diri seharusnya lebih menunduk dan lebih malu untuk menerima segala pujian dan tepuk tangan. Sebab, semua itu hanyalah untuk sementara dan tidak pernah abadi.

DJAJENDRA

MENGELOLA BIAYA

Hidup kita berbiaya, tanpa biaya kita mungkin tidak diizinkan untuk bernafas. Hahahha, cuma canda!

Seorang pria yang bekerja sebagai supir di sebuah stasiun televisi ternama, bercerita bahwa dia sering harus berjalan kaki dari kantor ke rumah yang berjarak puluhan kilometer.

Alasan dia berjalan kaki karena kehabisan uang; uang gaji dia katanya hanya cukup untuk menutup galian lubang hutang bulan yang lalu.

Saya katakan kepadanya bahwa bila dia tidak mampu mengelola dan mengendalikan biaya, pasti dia akan lebih sering-sering mengalami peristiwa jalan kaki dari kantor ke rumah, atau mungkin juga pulang pergi harus jalan kaki.

Berapa pun besarnya gaji yang diterima; bila tidak mampu mengendalikan dan mengelola biaya, Anda akan selalu hidup dalam penderitaan kekurangan uang.

Oleh karena itu, sangatlah penting untuk mempersiapkan keuangan pribadi melalui anggaran pengeluaran yang terkalkulasi secara ketat. Setiap pengeluaran hanya boleh dilakukan untuk hal-hal yang sangat penting melalui prioritas kebutuhan hidup.

Dan, cukupilah hidup dengan berapa pun gaji atau penghasilan yang didapatkan. Miliki mindset untuk hidup tanpa melalui hutang. Karena, sekali Anda membiasakan diri untuk membiayai hidup dengan hutang, maka hutang secara perlahan-lahan akan membuat kehidupan Anda tidak damai.

DJAJENDRA

ORANG BIJAK

“Aku berkelana di dalam diriku sendiri.”

“Apa yang kau cari di dalam dirimu?”

“Di dalam diriku ada duniaku, dan aku ingin menemukan duniaku sendiri.”

“Bagaimana caramu menemukan duniamu di dalam dirimu?”

“Aku berkelana sambil mengamati diriku; aku berkelana sambil memahami diriku; aku berkelana sambil melihat siapa aku sesungguhnya.”

“Apakah itu mudah untuk dilakukan?”

“Sangat mudah, kalau aku sadar tentang diriku.”

“Apakah dirimu sadar memahami dirimu sendiri?”

“Kesadaranku ada saat aku bangun untuk hidupku, dan saat aku tidak tidur untuk hidupku.”

DJAJENDRA

MEMAAFKAN

“Apa yang kau inginkan dalam hidupmu?”

“Aku ingin melepaskan hal-hal kecil yang membuatku membenci dirinya.”

“Jika kau benar-benar memaafkan, kau pasti dapat melepaskan bencimu kepadanya.”

“Apakah memaafkan berarti memberi lebih dari yang aku ambil dalam hubunganku kepadanya?”

“Ya! Dan juga, hubungan yang memaafkan itu selalu tanpa pamrih.”

“Apakah memaafkan berarti tidak boleh menyalahkan dirinya, sebelum aku memeriksa perbuatanku terlebih dahulu?”

“Eemmmhhh, pastinya begitu! Sifat memaafkan lahir dari perasaan yang tidak menghakimi.”

“Oh, jadi, aku tidak boleh menghakimi. Bagaimana kalau emosi ku suka menghakimi, kan tidak mudah menyuruh emosi tidak menghakimi?”

“Kalau emosimu suka menghakimi, kau gagal memaafkan.”

“Memaafkan saja, kok repot, ya?”

“ Itu berarti batinmu belum siap memaafkan.”

DJAJENDRA

GURU DAN MURID

“Guru, siapa orang terpintar di dunia?”

“Dirimu.”

“Diriku? Guru bercanda atau menghina aku?”

“Tidak bercanda, juga tidak menghina! Dirimu memang terpintar di dunia.”

“Malu aku, Guru! Orang kayak aku dibilang paling pintar di dunia. Gurukan tahu, nilai-nilaiku D, C, dan paling tinggi B”

“Betul itu yang kau bilang, tapi aku tidak bercanda. Kau selalu mendapatkan apa yang kau mau dengan bertanya, dan dengan membayar. Coba kau lihat, betapa sangat kayanya dirimu. Kau punya rumah seperti istana, kau punya mobil termewah, kau punya uang segudang. Apakah itu tidak menunjukkan bahwa dirimu sangat pintar?”

“Aku sebagai Guru, bertahun-tahun, masih  tetap tinggal di rumah tua warisan kakekku. Bukankah itu menunjukkan aku orang paling bodoh di dunia?”

“Guru, aku sangat menghormati Guru. Karena Guru, aku bisa baca dan berhitung, sehingga aku bisa memiliki kehidupan berharta seperti sekarang.”

“Begitu menurutmu, tapi menurutku, aku sebagai Guru telah gagal mendidik semua murid-muridku untuk menjadi sukses seperti dirimu; hanya sedikit muridku yang berhasil sepintar dirimu.”

“Guru, aku mohon maaf  bila telah menyinggung perasaan Guru.”

“Oh tidak!! Kau tahu, aku sangat bangga padamu. Sekarang, aku sedang berpikir untuk menjadi muridmu, dan belajar untuk  menjadi sepintar dirimu.”

DJAJENDRA

KASIH SAYANG

“Apa itu kasih sayang?” Tanya ibu guru kepada murid-muridnya

“Kasih sayang itu perhatian.” Kata murid A

“Bukan, kasih sayang itu kepedulian.” Kata murid B

“Kasih sayang itu cinta!” Kata murid C

“Kasih sayang itu kalau aku dibeliin sepatu.” Kata murid D

“Kasih sayang itu tidak marah.” Kata murid E

“Kasih sayang itu, kalau bu guru tidak ngasih PR yang banyak.” Kata murid  F

“Uuhhhh,kasih sayang sangat banyak artinya, ya.” Kata bu guru sambil tersenyum

DJAJENDRA

MEMAHAMI SIAPA AKU

BAGAIMANA CARANYA AGAR AKU BISA MEMAHAMI SIAPA AKU?

PERTANYAAN?

Bagaimana caranya agar aku bisa memahami siapa aku? Apa sebenarnya tujuan hidupku? Apa keinginanku? Aku seperti berjalan dalam dua kehidupan. Aku tahu apa yang aku lakukan salah. Dan sebenarnya, aku tahu dimana letak kebenaran itu,tapi mengapa kakiku sulit untuk melangkah ke arah kebaikan? Kenapa aku tak bisa mengendalikan diriku? Apakah ini yang dinamakan nafsu? Menumbuhkan keberanian untuk menuju dan melakukan kebaikan itu sangat sulit? Mohon pencerahannya!

“Dalam Dirimu Terhimpun Nilai-Nilai Kehidupan Yang Tersimpan Rapi Di Pikiran Bawah Sadarmu. Bila Kau Menginginkan Nilai-Nilai Baru Untuk Mewujudkan Perubahan, Seperti Yang Kau Inginkan; Kau Harus Mulai Menanam Nilai-Nilai Baru Itu Dengan Sabar, Dan Merawatnya Dengan Cinta.” – Djajendra

DJAJENDRA MENJAWAB

Ketika Anda sudah tahu apa yang Anda lakukan salah, dan mengetahui letak kebenaran yang Anda cari. Anda sesungguhnya telah mulai memasuki kesadaran diri Anda.

Sekarang, persoalan Anda adalah sulit melangkahkan diri Anda ke arah kebaikan yang Anda inginkan.

Kenapa hal ini bisa terjadi? Padahal, Anda telah memiliki kesadaran dan mengerti letak kebenaran yang Anda cari itu.

Persoalan Anda ada pada pikiran bawah sadar Anda. Dalam diri Anda ada nilai-nilai kehidupan yang membuat Anda hari ini menjadi sulit mengendalikan diri; sulit memahami diri sendiri; sulit memiliki tujuan hidup; serta membuat Anda harus berjalan dalam dua arah yang membingungkan diri Anda.

Kenapa semua ini bisa terjadi?

Anda harus ingat bahwa sejak Anda masih balita, Anda telah menerima sistem keyakinan hidup melalui nilai-nilai kehidupan dari orang tua, keluarga, lingkungan sosial, agama, budaya, etika, hukum, adat, teman, sekolah, dan lain sebagainya.

Sistem keyakinan hidup Anda telah terekam di dalam pikiran bawah sadar Anda, dan akan menjadi abadi di sepanjang kehidupan Anda. Dan, tidak mungkin bisa dihapus.

Kenapa sekarang ini Anda seperti menjadi bingung dan mencoba mencari jati diri Anda yang baru?

Jawabannya, Anda sekarang ini mungkin sedang memasuki kesadaran untuk mempelajari nilai-nilai kehidupan yang baru melalui berbagai sumber ilmu pengetahuan, yang mungkin di masa lalu tidak terekam di dalam pikiran bawah sadar Anda.

Oleh karena itu, saat Anda mencoba melakukan perubahan terhadap jati diri Anda; Anda mendapatkan perlawanan dari nilai-nilai kehidupan lama yang sudah sangat kuat menguasai fondasi pikiran bawah sadar Anda.

Lantas, apa yang harus Anda lakukan, agar Anda bisa menumbuhkan keberanian di dalam diri Anda untuk menuju dan melakukan kebaikan seperti yang Anda inginkan.

Satu-satunya cara adalah dengan merubah pikiran bawah sadar Anda melalui penginternalisasian nilai-nilai kehidupan baru yang Anda inginkan.

Untuk itu, Anda harus secara sadar melalui manajemen diri sendiri yang tangguh, memilih nilai-nilai kehidupan yang Anda inginkan. Lalu, setiap hari berkomitmen untuk melayani hari-hari Anda melalui nilai-nilai yang Anda inginkan tersebut.

Anda harus ingat, bahwa hal ini tidak mudah, dan memerlukan disiplin dan pengorbanan yang sangat luar biasa, agar Anda bisa hidup sesuai keinginan Anda.

Selamat mencoba.

DJAJENDRA

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEHIDUPAN YANG SALING TERGANTUNG

Kehidupan kita bisa sukses karena kehidupan lain membutuhkan diri kita. Kita tidak akan pernah dapat hidup tanpa bantuan dari kehidupan lain.

Kesadaran diri kita untuk merasakan bantuan yang terlihat dan yang tidak terlihat, akan menjadikan batin kita menghargai kontribusi kehidupan untuk semua kenikmatan dalam hidup yang kita miliki.

Diri kita tidak akan menjadi siapa-siapa, bila  kita membiarkan kehidupan kita berlalu dalam kesombongan yang merasa diri terlalu mandiri. Sebab, kemandirian diri itu tidak pernah ada. Kita adalah satu kesatuan yang saling terhubung dengan semua kehidupan lain tanpa kita sadari.

Kita adalah bagian dari kehidupan orang lain. Kita bisa berpenghasilan karena ada orang lain yang menggunakan jasa kita untuk kebutuhan mereka. Kita bisa menjadi kaya raya karena ada orang lain yang berkontribusi untuk membuat kita menjadi kaya. Karir kita berkembang menjadi sukses karena ada orang lain yang melakukannya untuk kita.

Kita tidak mungkin membangun masa depan tanpa melalui kehidupan orang lain. Semua kehidupan besar tercipta karena adanya bantuan dari orang-orang lain. Kita membuat kehidupan dengan apa yang kita rencanakan melalui orang-orang lain, untuk mendapatkan keinginan kita.

Kecerdasan kita untuk merangkul semua potensi hebat kehidupan lain, akan dapat membantu perjalanan diri kita, menuju ke masa depan seperti yang kita impikan.

DJAJENDRA

WAKTU DAN VISI HIDUP

“Manfaatkan Waktu Mudamu Untuk Melatih Dirimu Dengan Disiplin Yang Tinggi, Agar Dirimu Tersadarkan Untuk Dapat Diselaraskan Dengan Visi Dan Misi Hidupmu.” – Djajendra

Apakah Anda senang dengan kebiasaan sehari-hari yang tidak nyambung dengan visi dan misi hidup yang Anda rencanakan? Bila ya, Anda sebaiknya kembali bekerja untuk realitas yang Anda ingin temukan. Jangan biarkan waktu Anda dihabiskan untuk sekedar mencari kesenangan dalam kesibukan sehari-hari, serta membuat diri terperangkap ke dalam rasa malas untuk menemukan visi hidup.

Bila setiap hari  waktu produktif dibuang percuma untuk sekedar membuat diri merasa senang dan sibuk, maka perilaku ini akan menjadi kebiasaan yang mengaburkan visi kehidupan diri. Kesenangan dan kesibukan diri yang tidak selaras dengan visi hidup, akan menjadi beban yang menghalangi diri menuju visi yang diinginkan.

Hari minggu kemarin, saat saya menghadiri sebuah acara di daerah Depok, saya bertemu dengan seseorang  yang merasa bahwa dia telah kehilangan waktu tiga puluh tahun untuk mencapai visi hidupnya. Awalnya, saya heran bagaimana mungkin seseorang dengan kesadaran diri yang tinggi bisa kehilangan waktu sekian lama. Tetapi, setelah dia bercerita, baru saya sadar, bahwa masa muda orang tersebut terperangkap dalam kesenangan dan kesibukan sehari-hari, yang membuat dirinya lupa untuk mempersiapkan dirinya untuk dapat sampai ke visi kehidupan yang dia inginkan.

Setiap hari bersenang-senang dengan keadaan yang memanjakan diri adalah sebuah perangkap yang akan membuat diri berputar-putar di pusat kesenangan sesaat. Memiliki kesadaran diri melalui disiplin diri yang tinggi, untuk mempersiapkan diri menuju visi yang diinginkan, merupakan sebuah proses hidup yang harus dikerjakan dengan sadar melalui integritas diri yang tinggi.

Bersenang-senang tidaklah sama dengan bahagia. Kebahagiaan hanya dapat ditemukan melalui kebijaksanaan hidup, yang dipraktekkan setiap hari sesuai dengan nilai-nilai kehidupan, yang searah dengan visi kehidupan yang diinginkan. Bila setiap hari Anda membuang waktu Anda hanya untuk mendapatkan kesenangan dan kesibukan, maka kesenangan dan kesibukan itu belum tentu akan mengakumulasikan kebahagiaan, tapi malah bisa memberikan hasil akhir yang tidak membahagiakan diri.

Saat orang yang merasa kehilangan waktu tiga puluh tahun untuk menemukan visi hidup dirinya itu tersadarkan, dia sudah terlanjur menjadi tua. Usianya sudah 60 tahun, dan tenaganya sudah mulai menurun. “Nasi sudah menjadi bubur. Aku sangat menyesali masa mudaku hanya aku gunakan untuk menjadi orang super sibuk, dan merasa bangga mendapatkan kesenangan dari rutinitasku. Hari ini, aku baru sadar, ternyata aku tidak mempersiapkan diriku untuk hidup dalam visi hidupku.” Kata orang tersebut sambil menyesali kehidupan dirinya.

Menjadi sadar sangatlah tidak mudah. Moral kehidupan dan nasehat baik sering sekali akan diabaikan saat diri dalam kesenangan dan kesibukan rutinitas hidup. Sangatlah mudah untuk menghabiskan waktu untuk hal-hal yang mendatangkan kenikmatan hidup sesaat. Dan, disaat yang bersamaan akan menjadi sangat sulit untuk menjadi orang yang tersadarkan untuk menjalani hidup sesuai arah visi yang diinginkan.

Banyak realitas menunjukkan bahwa orang-orang baru mulai tersadarkan, saat diri mereka terjatuh tak berdaya dalam kesulitan hidup. Dalam kesenangan dan kesibukan diri, kesadaran tertinggi diri selalu sulit muncul. Tetapi, bila dengan sengaja dilakukan pencarian diri sejati, maka biasanya kesadaran diri akan muncul untuk membimbing diri sejati menuju visi kehidupannya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

DALAM TUBUH YANG SEHAT ADA ENERGI BAHAGIA

“Anda Akan Menjadi Pribadi Seperti Yang Anda Lakukan Melalui Kebiasaan-Kebiasaan Sehari-Hari Anda.” – Djajendra

Kesejahteraan diri adalah simbol kebahagiaan; kesehatan tubuh adalah sumber yang menciptakan kebahagiaan abadi yang membawa kenikmatan hidup. Jangan pernah berpikir bahwa harta-harta di luar kesehatan diri Anda akan memberikan kebahagiaan untuk Anda. Harta-harta Anda hanya memiliki kemampuan sebatas  memberikan Anda kenyamanan, keamanan, penghormatan, dan kesenangan. Untuk mendapatkan kebahagiaan,  Anda butuh kesehatan jiwa dan raga yang sempurna.

Beberapa hari yang lalu, saya bertemu dengan seorang yang sangat kaya finansial. Saat ini, dia menderita sakit, dan membuatnya sangat tidak berdaya menghadapi penyakitnya. Sepenjuru pusat dunia sudah dia kunjungi untuk mendapatkan pengobatan terbaik. Tapi hasilnya, dia masih belum mendapatkan kesehatan seperti yang dia inginkan.

“Kekayaan saya belum mampu mengobati sakit saya. Sekarang baru aku mengerti, mengapa orang-orang bijak mengatakan bahwa kenikmatan abadi ada pada jiwa dan tubuh yang sehat, aku paham sekarang, karena aku sedang mengalami hidup pahit bersama sakit yang tidak sembuh-sembuh.” Kata orang tersebut dengan wajah penuh penderitaan dan kekecewaan kepada realitas dirinya.

Tubuh dan jiwa yang sehat akan selalu menciptakan sensasi kegembiraan yang menyenangkan. Kegembiraan dan kesenangan yang dihasilkan melalui diri sendiri, tanpa embel-embel pengaruh kosmetik kekayaan dari luar diri sejati, akan memberikan sensasi kebahagiaan abadi yang luar biasa.

Menikmati kesehatan diri melalui manajemen diri sendiri yang baik, akan menjadi sebuah awal untuk memiliki kebahagiaan abadi di sepanjang kehidupan diri. Sehat itu seperti obat untuk membuat diri bahagia dan senang selalu. Tubuh dan jiwa yang sehat selalu akan bersemangat untuk menciptakan keajaiban hidup melalui kreatifitas tanpa batas.

Mulailah hidup dengan menghargai diri sendiri. Hargai kesehatan diri dan berikan waktu khusus untuk mengelola jiwa dan tubuh agar selalu sehat dan prima. Jangan biarkan waktu hanya terkuras untuk urusan finansial dan kesenangan sesaat. Hidup adalah sebuah proses panjang yang harus disikapi dengan memahami diri sendiri melalui kesadaran diri yang tinggi. Anda akan menjadi pribadi seperti yang Anda lakukan melalui kebiasaan-kebiasaan sehari-hari Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Older posts Newer posts

© 2019 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑