MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Kepribadian (page 42 of 46)

Sudah Akrabkah Anda dengan Atasan Anda?

“Anda Perlu Bantuan Dari Orang-Orang Disekitar Anda Untuk Menciptakan Daya Dorong Anda Menuju Puncak Karir Anda, Dan Salah Satunya Adalah Atasan Anda.” – Djajendra

Membangun hubungan baik dengan atasan Anda adalah tanggung jawab Anda. Bila Anda ingin berprestasi dan menjadi cemerlang ditempat kerja, maka jangan pernah melupakan faktor atasan. Atasan Anda memiliki kekuasaan yang cukup besar untuk mendorong Anda menuju puncak sukses. Artinya, disamping perjuangan dan kerja keras Anda pribadi untuk mencapai puncak karir tertinggi, Anda perlu bantuan dari orang-orang disekitar Anda untuk membantu daya dorong Anda menuju puncak karir Anda, dan salah satunya adalah atasan Anda.

Berbicaralah dengan atasan Anda tentang rencana karir Anda di masa depan; berkomitmenlah kepada atasan Anda untuk membantunya dengan total dan maksimal; perlihatkan kepada atasan Anda bahwa Anda adalah pribadi yang sangat loyal kepada perusahaan dan atasan melalui etos kerja Anda yang cemerlang; jadilah pribadi yang membawa keberuntungan buat atasan Anda dan perusahaan Anda. Lalu, lihatlah semua keajaiban akan hadir ke dalam diri Anda untuk menjadikan Anda sebagai profesional yang cemerlang.

Bila Anda akrab dengan atasan, maka Anda akan memiliki kesempatan besar untuk berbagi gagasan dan mengembangkan ide-ide besar Anda di organisasi Anda. Tetapi, hubungan akrab Anda dengan atasan Anda haruslah berlandaskan kecerdasan, kegeniusan, dan kecemerlangan diri Anda yang terikat dalam batas-batas etika kerja yang berintegritas. Bila tidak, maka keakraban Anda akan dinilai negative oleh banyak pihak, termasuk mungkin oleh atasan Anda sendiri. Jadi, jangan pernah lupa untuk terus-menerus belajar dan menjadikan diri Anda lebih cemerlang dari hari ke hari, dan tetap bersikap rendah hati dengan penuh tanggung jawab kepada pekerjaan Anda.

Persiapkan diri untuk Anda menjadi cemerlang, dan pastikan Anda menjadi cemerlang. Berikut tips untuk Anda:

  1. Kerjakan pekerjaan Anda dengan prioritas yang tepat sasaran.
  2. Kerjakan dan pelajari poin- poin kunci tentang cara membangun hubungan kepada atasan, bawahan dan kolega.
  3. Jadilah pribadi yang tulus, ikhlas, bertanggung jawab, dan berintegritas dalam setiap hubungan Anda dengan setiap kepentingan di organisasi.
  4. Jadilah pribadi yang cerdas membaca situasi di tempat kerja.
  5. Jika atasan tidak tertarik dengan gagasan Anda, maka jangan dipaksa, tapi  berterima kasihlah atas waktu dan kesempatan yang atasan berikan kepada Anda.
  6. Pastikan Anda selalu bersikap konsisten dalam semua situasi dan kondisi.
  7. Miliki kesadaran untuk menyesuaikan diri dalam semua keadaan dan tantangan.

Persaingan Karir

“Walaupun Profesi Saya Adalah Mengajar Dan Memotivasi, Tapi Saya Tetaplah Seorang Murid Yang Akan Terus Belajar Dari Setiap Momen Kehidupan.” –  Djajendra

Sebagian besar karyawan di tempat kerja selalu berharap mendapatkan karir, jabatan, dan gaji yang terbaik. Untuk itu, mereka selalu mempersiapkan dirinya dengan ilmu pengetahuan, motivasi, karakter, keterampilan, dan semangat untuk menjadi yang terbaik. Persoalannya, dalam proses pengejaran karir, ada sangat banyak faktor x yang  diperlukan, dan tidak sekedar tergantung kepada kegeniusan atau pun kepada kehebatan keterampilan kerja individu. Peluang untuk mendapatkan karir terbaik sering sekali ditentukan oleh sikap murah hati para pimpinan. Apakah Anda menyadari bahwa kecemerlangan karir Anda di saat ini mungkin ditentukan oleh sikap murah hati para atasan Anda di mana pun itu?

Saya pribadi tidak pernah menyangkal bahwa sebagian besar karyawan pasti menyimpan harapan kepada para pimpinannya. Namun, ada juga sebagian karyawan yang terlalu percaya diri dan cendrung bersikap sombong, dan mengabaikan faktor x di dalam mendapatkan karir kerja terbaik. Mereka selalu berpikiran kegeniusan, pendidikan, dan kehebatan keterampilan mereka pasti mampu mengantar mereka kepada puncak karir dan puncak prestasi tertinggi. Padahal di dalam dunia kerja, hubungan baik dan komunikasi yang persuasif sangat menentukan untuk mendapatkan yang terbaik di dalam setiap proses perjalanan karir ke puncak prestasi.

Setiap karyawan  harus bekerja keras dan berinteraksi dengan baik kepada setiap orang di internal kantor. Setiap karyawan harus berpikir bahwa tugas mereka adalah berjuang, bekerja keras, beretika, memiliki etos kerja terbaik, melayani perusahaan dan stakeholders dengan tulus, ikhlas dan penuh tanggung jawab. Setiap karyawan harus bersikap rendah hati, dan berperilaku seolah-olah perjalanan karir mereka tidak sepenuhnya atas kendali diri sendiri, tapi masih ada faktor x yang diperlukan untuk memenangkan persaingan karir di tempat kerja.

Mungkin di saat ini Anda telah memenangi berbagai kompetisi karir di tempat kerja Anda. Artinya, Anda telah meraih sukses. Namun, memenangi karir di saat ini bukanlah berarti Anda telah sampai di puncak prestasi, masih ada puncak – puncak prestasi yang lebih tinggi yang harus Anda daki, dan mungkin juga ada tantangan-tantangan sulit yang harus Anda lalui untuk sampai di puncak prestasi yang lebih tinggi.

Di dalam hidup, Anda tak bisa memenangi semua perlombaan karir menuju puncak prestasi di setiap waktu. Anda tak bisa berada di puncak prestasi di setiap waktu. Meski begitu, Anda harus selalu bersikap rendah hati, optimistis, berjuang, bekerja keras, dan tidak pernah menyerah oleh hal apa pun. Ingat! Kadang-kadang, Anda harus menjadi lebih kuat untuk menerima momen terburuk dari perjalanan karir Anda, dan selalu mau menjadi murid terbaik untuk belajar dari momen terburuk itu.

10 Menit untuk Tidak Mencela Orang Lain

“Jangan Mencela, Maka Kau Tidak Akan Dicela.” – Abraham Lincoln

Sebagian besar orang lebih suka mencela dan menceritakan kekurangan orang lain daripada mencela dan memperbaiki diri sendiri.

Perilaku mencela orang lain adalah hasil dari emosional negatif, dan akan ada dua hal yang muncul dari perilaku mencela, yaitu: akan dibenci orang lain dan akan mengundang banyak musuh untuk merusak perasaan damai dan bahagia.

Setiap orang tidak pernah menginginkan ada orang lain yang mencelanya, demikian juga dengan Anda, mungkin tidak akan membiarkan diri Anda dicela oleh siapa pun.

Pekerjaan mencela adalah pekerjaan yang paling gampang, tapi dampak negatifnya luar biasa merusak mental dan hubungan. Setiap kali Anda mencela seseorang, semakin sakit hati dan semakin dendam orang tersebut kepada Anda.  Hasilnya, Anda akan dikelilingi oleh musuh yang terlihat dan yang tidak terlihat oleh mata dan perasaan Anda.

Agar Anda tidak menjadi seorang yang suka mencela orang lain, Anda harus menjalani kehidupan Anda dengan memfokuskan semua perhatian Anda kepada sisi baik orang lain. Jangan pernah melihat sisi negatif siapa pun, tapi lihatlah sisi baik, dan layani orang lain dengan sikap baik Anda, yang membuat orang lain terlihat hebat dan penting.

Gunakan setiap hari 10 menit dari waktu Anda, khusus untuk melatih mind set Anda, agar Anda mampu untuk tidak mencela orang lain. Gunakan 10 menit itu untuk merenungkan sisi baik dari orang lain, dan gunakan 10 menit itu untuk membuat diri Anda mendapatkan sifat dan perilaku yang menghormati orang lain.

Bebas dan Merdeka

“Saat Anda Gagal Membuat Diri Anda Bebas Dan Merdeka, Maka Penderitaan Akan Menjadi Sahabat Sejati Anda.” – Djajendra

Kita semua selalu ingin menjalani hidup bersama perasaan bahagia dan bebas, tapi selalu terhambat oleh ketidakmampuan diri sendiri untuk menjadi bebas dan merdeka. Ikatan duniawi yang dilandasi nafsu untuk mengikatkan diri dengan berbagai macam materi dan kepentingan, akan membuat diri kita terperangkap kepada ketidakbebasan.

Bebas dan merdeka berarti harus siap menjalankan pola hidup yang tidak terikat kepada hal apa pun, tapi mampu menjadi diri sejati yang mandiri dalam hal apa pun. Mandiri berarti mampu menjalani kehidupan tanpa pernah berkeluh – kesah atas hal apa pun, dan menghormati kebebasan diri sendiri dalam batas-batas moral, etika, dan tanggung jawab.

Perasaan bebas dan merdeka harus dibangun di atas fondasi pengendalian diri yang konsisten dan kuat, untuk bisa menumbuhkan sikap, emosional, dan perilaku dalam integritas diri yang kokoh terhadap nilai-nilai kehidupan positif.

Perasaan bebas dan merdeka adalah dua hak sejati yang harus dikembangkan di dalam diri, agar diri sejati bisa tumbuh dengan sempurna. Artinya, saat Anda mampu merasakan perasaan bebas dan merdeka, maka Anda akan berkembang bersama semua potensi dan bakat terbaik untuk keberhasilan Anda.

Anda tidak bisa berdiam diri dan menunggu perasaan bebas dan merdeka hadir secara gratis ke dalam diri Anda, tapi Anda perlu berjuang dan bekerja keras secara terus-menerus tanpa henti, untuk bisa menghadirkan perasaan bebas dan merdeka ke dalam diri sejati Anda.


Pengaruh Komunitas

“Jika Anda Ingin Berwawasan Luas, Bangun Jembatan Penghubung, Jangan Bangun Tembok Pembatas.”-Djajendra

Kehidupan seseorang sering sekali dipengaruhi oleh lingkungan komunitas tempat ia bergaul dan berada. Persepsi dan pandangan hidupnya selalu ditentukan oleh orang-orang yang sangat dominan di dalam komunitas tersebut.  Dan keadaan ini akan membuat dirinya menjadi sangat terikat dengan semua kultur dan sistem yang ada di komunitas tersebut.

Komunitas yang berwawasan luas dan penuh gairah akan mendorong orang-orang untuk tumbuh dalam kreatifitas dan inovasi. Sebaliknya, komunitas yang tertutup dan tidak berwawasan luas akan mendorong orang-orang untuk hidup dalam pikiran sebatas keyakinan komunitas tersebut.

Komunitas yang berisi dengan orang-orang berpikiran pesimis, akan selalu memberikan nilai-nilai pesimis kepada orang di sekitar. Sedangkan komunitas yang berisi dengan orang-orang berpikiran optimis akan selalu menyebarkan nilai-nilai yang membangkitkan daya juang untuk berprestasi secara maksimal.

Bila seseorang tidak memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas tentang kehidupan, maka dia berpotensi kehilangan motivasi untuk mengembangkan semua bakat dan potensi diri.

Anda yang memiliki antusias untuk melakukan perubahan terhadap diri sendiri, dan mampu memimpin diri sendiri untuk berprestasi, pasti bisa menaklukkan lingkungan komunitas yang pesimis. Tetapi, Anda yang berjiwa lemah dan takut pada perubahan, pasti akan larut bersama orang-orang yang dominan dalam komunitas Anda.

Jangan mengkerdilkan diri sendiri dengan mengikuti mind set sempit dari orang-orang di komunitas Anda. Tetapi, lakukan perubahan untuk merubah diri Anda dengan cara lebih memperkaya pandangan hidup Anda.

Kembangkan semua bakat dan potensi diri Anda, abaikan semua nilai negatif dari komunitas Anda, dan memanfaatkan semua nilai positif dari lingkungan komunitas Anda, untuk menjadikan Anda sebagai pribadi yang kaya dengan wawasan dan pengetahuan baru.

Keragaman Hidup

“Kehidupan Manusia Lebih Berwarna Dari Warna-Warna Yang Ada.” – Djajendra

Setiap individu adalah berbeda dari individu yang lain, setiap kelompok memiliki visi, misi, dan nilai-nilai kehidupan yang unik dan spesial. Tanpa keunikan dan keistimewaan dari masing-masing individu, maka kehidupan akan terlihat hitam putih tanpa warna-warna indah.

Kehidupan memang tercipta oleh warna-warna kehidupan dalam wujud pola hidup dan gaya hidup yang unik dan spesial. Seperti yang Anda lihat saat ini, di mana manusia tumbuh dengan berbagai budaya, bahasa, keyakinan, dan perbedaan fisik. Kehidupan berjalan dengan orang-orang yang berbeda, berkomunikasi dengan bahasa yang unik dan spesial, dan membentuk gaya hidup dan pola hidup yang sesuai dengan kecerdasan batin.

Setiap generasi dalam sebuah budaya wajib secara terus-menerus memperbaiki diri melalui kreatifitas dan inovasi, yaitu dengan cara menambah warna-warna indah dalam gaya hidup dan pola hidup yang unik, yang sesuai dengan tuntutan zaman. Oleh karena itu, Anda harus mengembangkan diri berdasarkan pengalaman dalam kehidupan yang dijalani, dan memperbaiki gaya hidup untuk disesuaikan dengan perubahan menuju kualitas hidup terbaik. Jika tidak, Anda akan terpinggirkan oleh kekuatan perubahan.

Setiap pribadi dan setiap kelompok harus bertumbuh dalam kearifan dan kebijaksanaan tertinggi. Bertumbuh dalam etika dan kebesaran hati untuk lebih bijak melihat warna-warna kehidupan, dan menghormati prinsip-prinsip hidup yang berbeda. Semua keragaman adalah kehendak kehidupan, jadi setiap perbedaan harus dilihat dengan cerdas untuk memperkaya kehidupan.

Mencintai keragaman berarti mencintai berbagai karakter kehidupan yang berbeda dengan diri Anda. Jangan biarkan diri Anda ditaklukkan oleh ego yang berlebihan terhadap kebenaran pola hidup Anda. Jadilah pribadi bijaksanan yang mencintai semua ciptaan, perbedaan, dan keragaman dalam rasa syukur dan rasa kagum pada Sang Maha Pencipta.

Menjadi pribadi yang unik dan spesial bukanlah berarti mengabaikan lingkungan di sekitar, tapi harus selalu bertindak dalam batasan-batasan hidup yang penuh tanggung jawab untuk menghargai dan menghormati perbedaan, sehingga Anda merasa nyaman dan damai di tengah perbedaan dan keragaman kehidupan.


Karier Impian

”Sering Kali Seseorang Mencari Sesuatu, Tetapi Menemukan Yang Lain.” – Neem Karoli Baba

Apakah Anda lebih suka memperjuangkan arah karier kerja Anda sesuai impian dan harapan Anda, atau Anda lebih suka mengalir seperti air dan membiarkan nasib yang menentukan karier kerja Anda?

Apa pun pekerjaan yang sedang Anda jalani saat ini, bila Anda mau bertanggung jawab, fokus, tekun, jujur, berkomitmen, ulet, dan selalu belajar untuk mencintai pekerjaan tersebut, maka yakinlah bahwa Anda pasti akan mencapai tingkat kepuasan tertinggi dari karier kerja yang sedang Anda jalani tersebut.

Apa pun pilihan Anda itu adalah hak Anda, tetapi sebaiknya jadikanlah diri Anda sebagai pusat kekuatan yang menentukan arah karier kerja Anda.

Menjadikan diri sendiri sebagai pusat dari segala keinginan diri adalah hal terbaik, termasuk memiliki kesadaran total untuk berkarier dengan visi, komitmen, ketekunan, sikap jujur, dan tanggung jawab dalam mencapai semua impian dan harapan.

Menjalani karier kerja sesuai impian dan harapan bukanlah perkara sulit. Anda yang memiliki inteligensi emosi baik, inteligensi intelektual, inteligensi logika, dan inteligensi terhadap semua bakat dan potensi diri Anda, pasti mampu mengatur diri Anda untuk berkarier sesuai impian dan harapan.

Karier kerja yang hebat itu lahir dari sikap optimis diri sendiri untuk memperjuangkan pekerjaan yang sedang dilakoni secara total, tanpa pernah merasa lelah atau bosan. Jadi, jangan pernah Anda menempatkan keraguan apa pun atas setiap langkah Anda menuju perjuangan total dalam semangat mewujudkan karier kerja Anda yang hebat. Tetapi, pastikan Anda selalu bersemangat, bekerja cerdas, dan menjadi pemenang dalam setiap tekanan dan ketegangan yang mencoba membuat Anda ragu.

Jadilah pribadi tangguh yang mampu menyingkirkan semua hambatan yang mencoba menghalangi laju karier kerja Anda, dan miliki mental pemenang untuk menaklukan semua penghambat karier kerja Anda. Percayalah, Anda pasti mampu memperkuat keunggulan semua bakat dan potensi diri Anda, melalui sikap sabar, pikiran jernih, dan mental pejuang.

Karir Anda Di Tangan Anda

”Anda Harus Yakin Bahwa Dalam Potensi Anda Ada Karya-Karya Kehidupan Besar, Dan Anda Punya Hak Untuk Mengeksplorasi Semua Potensi Anda Sesuai Pilihan Anda, Anda Berhak Menciptakan Apapun Pada Jati Diri Kehidupan Anda.” – Djajendra

Hidup Anda adalah milik Anda, hanya Anda yang boleh memutusan pilihan karir Anda, jangan biarkan karir Anda menjadi seperti yang diinginkan oleh bos Anda. Jadi, kalau Anda merasa karir Anda sudah mentok di tempat kerja sekarang, dan bila tabungan Anda cukup, mintalah cuti kerja setahun tanpa digaji, dan pergilah mengelilingi berbagai macam tempat berbeda untuk mendapatkan kejernihan pikiran dan wawasan baru tentang arti bekerja. Bila bos Anda tidak mau memberikan cuti kerja setahun, segeralah berhenti bekerja dan persiapkan diri Anda untuk pekerjaan baru yang penuh tantangan di kantor baru, carilah kerja baru tersebut setelah Anda menikmati libur setahun Anda.

Anda harus yakin bahwa dalam potensi Anda ada karya-karya kehidupan besar, dan Anda punya hak untuk mengeksplorasi semua potensi Anda sesuai pilihan Anda, Anda berhak menciptakan apapun pada jati diri kehidupan Anda.

Setiap karir sangat dekat dengan perubahan, apalagi di zaman sekarang ini teknologi, internet, dan pengetahuan berlomba-lomba menciptakan ketidakpastian buat setiap aspek kehidupan karir kerja. Saatnya Anda melupakan jaminan kerja, dan saatnya Anda mempersiapkan diri Anda untuk berselancar di atas ombak-ombak ketidakpastian karir kerja Anda.

Jangan takut bila bos Anda mau memecat Anda dari pekerjaan, siapkan diri Anda untuk keluar dari pekerjaan yang sudah tidak sesuai dengan hati Anda, lalu cobalah pekerjaan baru yang mungkin memberikan banyak hal baru dalam hidup Anda. Yang penting jangan takut menghadapi ombak-ombak ketidakpastian karir, siapkan diri Anda secara total untuk mampu menaklukkan ombak-ombak ganas karir dengan keahlian berselancar Anda.

Semua orang selalu menginginkan karir kehidupan yang sama seperti para idolanya. Tetapi, sangat sedikit yang mau belajar dari masa-masa sulit para idolanya, kebanyakan orang hanya terpesona pada sisi-sisi perjalanan yang penuh kemudahan dan kemewahan, sangat jarang yang mau melihat momen-momen sang idola dalam mengendarai risiko kehidupan demi sebuah karir yang diimpikannya tersebut. Karir yang hebat membutuhkan orang-orang pemberani, orang-orang yang berani menempuh jalan baru untuk menemukan impian dan harapan di puncak sukses karirnya.

Integritas Menghasilkan Kredibilitas

“Dalam Dunia Kerja Dan Dunia Bisnis, Integritas Adalah Barang Mewah Yang Selalu Mau Dibayar Oleh Siapapun Dengan Harga Berapapun.” – Djajendra

Pernakah Anda merasakan bahwa Anda tidak dipercaya oleh bos dan anak buah Anda? Kalau belum pernah bersyukurlah. Dan agar Anda terus dipercaya tingkatkan kualitas integritas Anda pada tingkat yang lebih tinggi. Integritas melahirkan rasa percaya orang lain terhadap diri Anda. Integritas itu sesuatu yang muncul akibat akumulasi tindakkan dan pikiran positif yang Anda gunakan dalam hidup Anda secara terus-menerus tanpa henti. Integritas tidak membutuhkan hal-hal formal dan legal, tapi integritas adalah kejujuran perasaan, pikiran, sikap, dan perilaku Anda pada segala aspek kehidupan yang Anda jalani. Melalui integritas Anda memperoleh pengaruh kuat di antara orang-orang di sekitar Anda. Melalui integritas Anda mendapatkan kepercayaan yang sangat tinggi dari semua orang yang ada di sekitar Anda. Melalui integritas Anda pasti mampu meraih segala macam sukses yang Anda inginkan. Artinya, integritas merupakan jembatan emas untuk menuju sukses. Integritas tidak sama dengan proses pencitraan diri ataupun tehnik mendongkrak reputasi dan popularitas diri Anda, tapi integritas adalah kejujuran perasaan, pikiran, perilaku, dan sikap hidup Anda untuk menjalankan semua aspek kehidupan dan aspek pekerjaan Anda dengan profesional dan bernilai tambah. Dalam dunia kerja dan dunia bisnis integritas adalah barang mewah yang selalu mau dibayar oleh siapapun dengan harga berapapun. Integritas adalah kualitas yang dibutuhkan untuk mendorong bisnis dan pekerjaan ke puncak sukses tertinggi. Semua kepercayaan bisnis yang hebat lahir dari integritas yang super hebat. Dan integritas tidak sekedar sebuah perilaku jujur, tapi integritas harus menyatu ke dalam semangat untuk mencapai semua rencana, misi, visi, dan nilai-nilai kehidupan yang lebih berkualitas dari waktu-waktu sebelumnya. Integritas membutuhkan komitmen yang sangat kuat dan berdisiplin tinggi. Untuk itu, buatlah komitmen untuk tetap menjadi pribadi berkualitas yang bersikap jujur pada kehidupan, yang dapat dipercaya dan diandalkan di saat apapun dan dimana pun, dan selalu mampu menjaga etika, rahasia, dan moralitas dalam segala macam bentuk dan wujud. Agar Anda bisa mendapatkan kredibilitas dan reputasi baik dari siapa pun.

Waktu Dan Kualitas Hidup

Bagi Anda yang memiliki aktivitas beragam, waktu adalah sebuah kebutuhan penting agar mampu menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab kehidupan sesuai jadwal. Tetapi bagi sebagian besar orang, akhir – akhir ini waktu sepertinya berjalan sangat cepat dan mereka sudah tak mampu berbuat apa – apa untuk mengatasinya. Ilmu pengetahuan “Time Management” yang selama ini dipercaya mampu mengatasi persoalan kesulitan mengatur waktu hidup seseorang, ternyata sudah tidak mampu mengatasi pergerakan waktu yang begitu cepat berganti dari malam ke pagi, dari pagi ke sore, dari sore ke malam, dan terasa semuanya begitu cepat berlalu tanpa mampu kita sadari bahwa manusia sebenarnya tidak pernah memiliki waktu.

Teringat tentang sebuah tulisan kuno karya seorang pemenang Nobel Sastra yang bernama Rabindranath Tagore,seorang pujangga besar yang pernah hidup pada abad ke sembilan belas, yang menulis tentang “waktu”. Dalam tulisannya Rabindranath Tagore berkata, ” Waktu tiada pernah usai di kedua tangan – Mu, duh Tuhan. Tak seorang pun menghitung menit – Mu. Siang dan malam berlalu, dan usia merekah dan luruh serupa bunga. Engkau tahu bagaimana menunggu. Abad – abad – Mu saling berlarian untuk menyempurnakan setangkai bunga liar kecil. Kami tidak punya waktu yang hilang, dan karena tak punya waktu, kami harus bergegas meraup kesempatan. Kami terlalu buruk untuk terlambat. Jadi, waktu itulah yang berlalu, sementara aku memberikannya kepada setiap orang yang bertikai tentang siapa yang memilikinya, dan altar – Mu kosong persembahan sampai akhir. Di hari kiamat, aku melangkah ketakutan kalau – kalau pintu sudah tertutup, tetapi aku mendapati nya di situ bahwa waktu memang tidak ada”. Karya Rabindranath Tagore tentang waktu, menurut saya merupakan sebuah ilustrasi tempat kita berkaca dan memahami makna waktu secara sempurna. Waktu adalah ciptaan kita untuk mengatur pekerjaan dan istirahat dalam sebuah keseimbangan yang harmonis, sehingga kita mampu menjaga keseimbangan hidup yang kita inginkan. Tetapi ketika rutinitas dan ambisi menyita semua porsi waktu, maka waktu yang kita ciptakan tersebut harus dipikir ulang lagi. Sebab, ternyata waktu yang telah kita susun tersebut sudah tidak relevan dengan kemajuan zaman. Apa yang harus kita lakukan?, kebiasaan untuk mengatur waktu berdasarkan gerak matahari, dan gerak bulan telah membuat kita semua mempercayai bahwa waktu itu adalah seperti apa yang kita miliki sekarang ini.
Kemajuan teknologi telah menghilangkan makna waktu, sekarang ini jam kerja untuk perusahaan – perusahaan dan pribadi – pribadi yang beraktivitas dalam pasar global adalah pagi, siang, dan malam. Setiap pimpinan dan staf dalam pasar yang beraktivitas dua puluh empat jam harus bisa melek dan siaga penuh untuk memastikan bisnisnya berjalan sesuai rencana. Tidak ada lagi tempat untuk saling menyalahkan akibat waktu, setiap orang harus mampu melihat waktu sebagai kebiasaan – kebiasaan hidup yang bisa menjaga keseimbangan antara istirahat dan kerja. Apalagi hampir semua kota besar di dunia sudah terbiasa mengalami kemacetan di jalan raya akibat banyak nya kendaraan, yang juga telah menyita sebagian besar waktu – waktu produktivitas dari setiap orang tanpa terkecuali. Jadi Anda tidak boleh lagi menyalahkan kemacetan lalu lintas sebagai alasan turunnya kinerja kerja Anda. Tetapi mulai sekarang membangun kebiasaan – kebiasaan positif yang menerima keadaan tersebut sebagai realitas yang harus di jalani.
Manusia adalah aset organisasi terpenting yang mampu hidup menyesuaikan diri dengan semua perubahan waktu yang terjadi, kesiapan dalam melayani bisnis perusahaan tanpa pernah ada waktu untuk istirahat telah menjadi sebuah realitas hidup para eksekutif.
Ketika waktu tidak pernah cukup untuk Anda, maka Anda harus segera membangun budaya kerja dengan kebiasaan – kebiasaan baru yang efektif dan positif bagi kemajuan kinerja Anda dan perusahaan. Sekarang saatnya untuk membangun mental positif dalam menghadapi perubahan zaman yang mengakibatkan Anda kekurangan cukup waktu untuk bekerja secara baik. Seperti kalimat terakhir dari Rabindranath Tagore yang berbunyi “waktu memang tidak ada”, tidak perlu lagi Anda menundah sebuah pekerjaan dengan alasan tidak ada waktu. Sebab “waktu” itu memang tidak pernah ada, yang ada adalah semangat dan motivasi Anda untuk menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab secara sempurna.
Rutinitas zaman sekarang memang telah menyita semua waktu luang yang pernah di miliki oleh manusia masa lalu. Tetapi setiap zaman telah bercerita bahwa khusus untuk manusia kreatif tidak pernah kenal dengan istilah waktu, manusia kreatif adalah pribadi yang telah membangun kebiasaan – kebiasaan hidup tanpa tergantung kepada waktu dan ruang. Manusia kreatif adalah semangat perubahan yang menghilangkan setiap jarak yang telah diatur oleh matahari dan bulan. Manusia kreatif telah menghilangkan waktu dan ruang yang pernah di miliki oleh orang – orang tidak kreatif. Dan sekarang ini semua orang yang tidak kreatif merasakan tidak memiliki cukup waktu untuk mengejar mimpi dan cita – cita. Lantas apa yang harus di lakukan?. Jawabannya adalah setiap orang harus mulai membiasakan diri untuk bekerja seperti cara orang kreatif bekerja, yaitu tidak mengenal waktu dan ruang, dan hanya bekerja berdasarkan prinsip – prinsip kerja efektif yang berdasarkan pikiran positif, yang mampu mendukung keseimbangan hidup yang harmonis antara kerja, istirahat, olahraga, main – main, dan tidur.

Older posts Newer posts

© 2018 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑