MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Kepribadian (page 43 of 45)

Hindari Perilaku Yang Merusak Karir Kerja

”Anda Tahu Sebuah Pekerjaan Merupakan Panggilan Jiwa Anda, Ketika Anda Menyukai Kerja Keras Dan Rutinitasnya.” – Logan Pearshall Smith

1. Tidak Cerdas Secara Emosional.

Hanya Anda seorang yang mampu bertanggungjawab kepada masa depan karir kerja Anda. Untuk itu, Anda butuh kecerdasan emosional untuk menjadikan diri Anda sebagai pribadi yang tangguh dan kokoh dalam perjuangan meraih karir yang cemerlang. Pastikan Anda mampu memanfaatkan emosi positif dalam setiap aspek pekerjaan Anda. Termasuk, kecerdasan Anda untuk menyingkirkan semua emosi negatif dari hidup Anda secara sempurna.

2. Tidak Cerdas Secara Intelektual.

Anda wajib meningkatkan kompetensi diri Anda dengan pengetahuan dan keterampilan yang teruji secara baik melalui standar-standar manajemen yang andal. Pastikan Anda menjadi pribadi yang selalu mengasah intelektual diri Anda untuk menjadi kekuatan Anda dalam meraih karir yang lebih tinggi.

3. Tidak Cerdas Secara Spiritual.

Manusia itu tidak pernah sempurna dan sangat rentan terhadap tekanan hidup. Oleh karena itu, Anda wajib mendekatkan diri kepada Tuhan Sang Maha Pencipta, agar setiap beban hidup yang berat dapat menjadi lebih ringan dengan restu Tuhan.

4. Tidak Mempercayai Pimpinan Dan Kolega.
Pimpinan dan kolega Anda adalah jembatan menuju karir yang lebih tinggi. Jadi, pastikan Anda bersatupadu dengan pimpinan dan kolega Anda dengan rasa peduli, perhatian, tanggung jawab, dan kasih sayang. Gunakan kecerdasan intelekual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual Anda, lalu tunjukan diri Anda sebagai pribadi baik yang mau bekerja keras untuk membantu pimpinan dan kolega.

5. Sering Telat Masuk kantor.

Kedisiplinan Anda merupakan cermin dari keperibadian Anda. Semua orang di kantor akan mengukur kualitas diri Anda dari kedisiplinan Anda terhadap semua hal-hal kecil. Misalnya saat Anda sering telat masuk kantor, orang-orang di kantor akan mencap Anda sebagai pemalas yang tidak disiplin dalam pekerjaan. Jadi, pastikan Anda menjadi pribadi yang tidak pernah telat masuk kantor, dan selalu berdisiplin dalam semua pekerjaan Anda.

6. Tidak Peduli Kepada Kenyamanan Customer.

Customer di perusahaan Anda adalah penghasil nilai tambah bisnis di perusahaan Anda. Artinya, semakin nyaman dan puas customer dengan perusahaan Anda, maka peluang Anda untuk meningkatkan karir bersama perusahaan akan semakin berprospek terang. Jadi, apa pun pekerjaan Anda dan di mana pun posisi Anda, pastikan Anda selalu menomor satukan customer dalam hal apa pun.

7. Mencari-Cari Kesalahan Orang Lain.

Saat Anda tidak mampu membuat diri Anda berguna dalam menata karir yang lebih tinggi, Anda akan terjebak pada perangkap mencari-cari kesalahan orang lain. Ingat! Mencari-cari kesalahan orang lain adalah penyakit mental yang paling berbahaya, dan hal ini akan menggiring Anda kepada kegagalan total dalam meraih karir yang lebih tinggi.

8. Sibuk Menghabiskan Waktu Dengan Masalah Pribadi.

Jangan takut dan jangan gentar! Tidak akan terjadi apapun pada diri Anda saat Anda mau menjadi pribadi baik yang tercerahkan. Jadi, apa pun masalah hidup Anda saat ini berpikirlah secara positif, bertindaklah melalui emsoi baik, dan berlindunglah kepada Tuhan melalui doa-doa Anda.

9. Tidak Pernah Belajar Dan Ikut Training.

Hanya sang pembelajar yang tahu jalan-jalan hebat untuk menuju puncak sukses karir tertinggi. Jadi, pastikan Anda adalah seorang pembelajar yang kreatif dan strategis buat masa depan karir Anda yang cemerlang. Ikuti seminar dan training yang sesuai dengan arah karir Anda.

10. Tidak Fokus Pada Tugas Dan Tanggung Jawab.

Anda harus mampu bekerja dengan fokus yang jelas terhadap pekerjaan Anda. Kerjakanlah pekerjaan yang diberikan perusahaan kepada Anda secara total dan penuh tanggung jawab. Jangan arahkan pikiran Anda dari tugas dan tanggung jawab yang ada pada Anda saat ini.

Keterampilan Untuk Mempengaruhi Orang Lain

”Anda Yang Memiliki Bakat Untuk Mempengaruhi Orang Lain, Wajib Memiliki Keteladanan Hidup Dengan Kepatuhan Moral Dan Etika Hidup, Serta Memiliki Integritas Dalam Kekuatan Karakter Yang Jujur Dan Bijak.”-Djajendra

Saat Anda memiliki bakat, kemampuan dan keterampilan untuk mempengaruhi orang lain, maka pengaruh Anda itu dapat menjadi modal yang sangat kuat untuk meyakinkan orang lain tentang misi dan visi yang sedang Anda perjuangkan, serta pengaruh Anda yang hebat itu dapat membuat orang lain menjadi patuh dan setia kepada Anda.

Pengaruh Anda yang kuat akan membuat orang-orang secara alami mengikuti apa yang Anda lakukan sehari-hari, tanpa ada yang berani bertanya dan membantah sikap dan perbuatan Anda. Sebab, pengaruh itu sesungguhnya adalah sebuah energi superkuat yang mampu mengubah mind set orang lain.

Anda wajib memiliki tanggung jawab untuk tidak mempengaruhi orang lain dengan hal-hal yang tidak baik.

Jalankan pengaruh Anda dengan sikap baik, perlihatkan perilaku dan tindakan yang penuh dengan nilai-nilai cinta, kepedulian, kemanusiaan, dan kebaikan. Sebab, bila Anda gagal memperlihatkan sikap baik dalam pola hidup yang penuh tanggung jawab moral dan etika hidup, maka Anda akan ditentang oleh orang-orang berpengetahuan yang cerdas dengan logika dan akal sehat.

Sebagai pribadi yang berpengaruh Anda harus memberikan contoh-contoh yang bijak dan profesional kepada para pengikut Anda. Ingat, Anda akan dijadikan sebagai cermin, panutan, penasehat pribadi, dan sahabat batin pengikut Anda. Oleh karena itu, Anda harus bersikap, bertindak, berkata, dan bertanggungjawab secara jelas dan konsisten.

Jaga dan rawatlah antara perkataan dan tindakan dalam bingkai sikap baik, yakinkan diri Anda bahwa orang-orang akan memperhatikan kredibilitas Anda, dan jadilah pribadi yang mempengaruhi diri Anda sendiri agar bertumbuh bersama sikap positif dan pikiran positif.

Pengaruh yang kuat akan melahirkan hubungan dengan tingkat emosi yang sangat kuat. Setiap ucapan dan perkataan Anda pasti akan mempengaruhi orang lain.

Anda harus memiliki tanggung jawab yang besar, untuk mendorong setiap orang agar memahami setiap ucapan dan perkataan Anda dengan mind set positif.

Pengaruh Anda yang positif akan membangun lingkungan menjadi lebih bertanggung jawab pada semua aspek kehidupan . Perilaku bijak dan positif Anda akan meningkatkan kekuatan positif untuk mengubah diri Anda dan orang lain menjadi pribadi-pribadi unggul yang baik hati.

Anda harus lebih berfokus pada sikap baik Anda dalam membangun setiap orang untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Anda harus mempengaruhi mereka dengan semangat untuk meningkatkan rasa percaya diri mereka, serta membantu mereka untuk tumbuh bersama sikap baik mereka. Dan, jangan pernah membiarkan mereka tumbuh bersama sikap negatif yang merugikan banyak orang.

10 PERILAKU PERUSAK KARIR KERJA

”Anda Tahu Sebuah Pekerjaan Merupakan Panggilan Jiwa Anda, Ketika Anda Menyukai Kerja Keras Dan Rutinitasnya.” – Logan Pearshall Smith

1. Tidak Cerdas Secara Emosional

Hanya Anda seorang yang mampu bertanggungjawab kepada masa depan karir kerja Anda. Untuk itu, Anda butuh kecerdasan emosional untuk menjadikan diri Anda sebagai pribadi yang tangguh dan kokoh dalam perjuangan meraih karir yang cemerlang. Pastikan Anda mampu memanfaatkan emosi positif dalam setiap aspek pekerjaan Anda. Termasuk, kecerdasan Anda untuk menyingkirkan semua emosi negatif dari hidup Anda secara sempurna.

2. Tidak Cerdas Secara Intelektual

Anda wajib meningkatkan kompetensi diri Anda dengan pengetahuan dan keterampilan yang teruji secara baik melalui standar-standar manajemen yang andal. Pastikan Anda menjadi pribadi yang selalu mengasah intelektual diri Anda untuk menjadi kekuatan Anda dalam meraih karir yang lebih tinggi.

3. Tidak Cerdas Secara Spiritual

Manusia itu tidak pernah sempurna dan sangat rentan terhadap tekanan hidup. Oleh karena itu, Anda wajib mendekatkan diri kepada Tuhan Sang Maha Pencipta, agar setiap beban hidup yang berat dapat menjadi lebih ringan dengan restu Tuhan.

4. Tidak Mempercayai Pimpinan Dan Kolega
Pimpinan dan kolega Anda adalah jembatan menuju karir yang lebih tinggi. Jadi, pastikan Anda bersatupadu dengan pimpinan dan kolega Anda dengan rasa peduli, perhatian, tanggung jawab, dan kasih sayang. Gunakan kecerdasan intelekual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual Anda, lalu tunjukan diri Anda sebagai pribadi baik yang mau bekerja keras untuk membantu pimpinan dan kolega.

5. Sering Telat Masuk kantor

Kedisiplinan Anda merupakan cermin dari keperibadian Anda. Semua orang di kantor akan mengukur kualitas diri Anda dari kedisiplinan Anda terhadap semua hal-hal kecil. Misalnya saat Anda sering telat masuk kantor, orang-orang di kantor akan mencap Anda sebagai pemalas yang tidak disiplin dalam pekerjaan. Jadi, pastikan Anda menjadi pribadi yang tidak pernah telat masuk kantor, dan selalu berdisiplin dalam semua pekerjaan Anda.

6. Tidak Peduli Kepada Kenyamanan Customer

Customer di perusahaan Anda adalah penghasil nilai tambah bisnis di perusahaan Anda. Artinya, semakin nyaman dan puas customer dengan perusahaan Anda, maka peluang Anda untuk meningkatkan karir bersama perusahaan akan semakin berprospek terang. Jadi, apa pun pekerjaan Anda dan di mana pun posisi Anda, pastikan Anda selalu menomor satukan customer dalam hal apa pun.

7. Mencari-Cari Kesalahan Orang Lain

Saat Anda tidak mampu membuat diri Anda berguna dalam menata karir yang lebih tinggi, Anda akan terjebak pada perangkap mencari-cari kesalahan orang lain. Ingat! Mencari-cari kesalahan orang lain adalah penyakit mental yang paling berbahaya, dan hal ini akan menggiring Anda kepada kegagalan total dalam meraih karir yang lebih tinggi.

8. Sibuk Menghabiskan Waktu Dengan Masalah Pribadi

Jangan takut dan jangan gentar! Tidak akan terjadi apapun pada diri Anda saat Anda mau menjadi pribadi baik yang tercerahkan. Jadi, apa pun masalah hidup Anda saat ini berpikirlah secara positif, bertindaklah melalui emsoi baik, dan berlindunglah kepada Tuhan melalui doa-doa Anda.

9. Tidak Pernah Belajar Dan Ikut Training

Hanya sang pembelajar yang tahu jalan-jalan hebat untuk menuju puncak sukses karir tertinggi. Jadi, pastikan Anda adalah seorang pembelajar yang kreatif dan strategis buat masa depan karir Anda yang cemerlang. Ikuti seminar dan training yang sesuai dengan arah karir Anda.

10. Tidak Fokus Pada Tugas Dan Tanggung Jawab

Anda harus mampu bekerja dengan fokus yang jelas terhadap pekerjaan Anda. Kerjakanlah pekerjaan yang diberikan perusahaan kepada Anda secara total dan penuh tanggung jawab. Jangan arahkan pikiran Anda dari tugas dan tanggung jawab yang ada pada Anda saat ini.

INTUISI

“Melatih Intuisi Sama Dengan Mempertajam Daya Batin Bawah Sadar, Di Mana Hal-Hal Yang Tak Terpikir Oleh Batin Sadar, Dapat Terlihat Oleh Kekuatan Daya Batin Bawah Sadar Melalui Firasat Dan Perasaan Yang Kuat.”- Djajendra

“Intuisi Itu Sama Seperti Masa Otot Tubuh, Bila Tidak Dilatih Dengan Konsisten, Maka Masa Otot Tubuh Akan Menyusut, Dan Demikian Juga Dengan Intuisi, Yang Bila Tidak Dilatih Dan Dikembangkan Secara Konsisten, Maka Kemampuan Intuisi Tersebut Akan Berkurang, Dan Lama Kelamaan Akan Lenyap Dari Potensi Diri.”-Djajendra

“Cara Melatih Intuisi Adalah Dengan Memerhatikan Berbagai Firasat Dan Perasaan Hati, Lalu Mempercayai Semua Perasaan Dan Firasat Tersebut Sebagai Sebuah Pertanda Dari Tuhan.”- Djajendra

Saat seseorang melatih dirinya dengan berbagai sumber kebijaksanaan hidup, maka ia akan memiliki sebuah kekuatan dari pikiran bawah sadar, yaitu yang disebut dengan intuisi. Intuisi secara otomatis memberikan jawaban – jawaban untuk kebutuhan dalam pengambilan keputusan terbaik. Intuisi lebih kuat dibandingkan dengan bakat dan pengetahuan. Intuisi merupakan hasil dari berbagai wawasan, pengalaman, dan pengetahuan yang melebur di dalam pikiran bawah sadar. Ketenteraman jiwa dan pikiran akan membuat intuisi menjadi semakin cemerlang dengan gagasan dan pandangan yang menciptakan hasil maksimal. Intuisi juga akan tumbuh dan menjadi kuat dalam perilaku profesionalisme yang menjunjung pembelajaran dan penghayatan nilai – nilai keberhasilan. Setiap orang memerlukan proses hidup yang panjang dengan pengalaman yang beragam agar kekuatan intuisinya mendekati realitas imajinasinya. Kesadaran yang tulus dalam melihat semua aspek perjalanan hidup akan memberikan nilai – nilai positif ke dalam intuisi seseorang. Intuisi merupakan pancaindra keenam yang mendorong seseorang untuk meraih keberhasilan.
Pertanyaannya pernahkah Anda berniat melatih dan mengembangkan intuisi Anda, menjadi sebuah kekuatan yang membantu Anda dalam mencari solusi-solusi hebat di dalam hidup Anda?. Kalau belum, maka saatnya Anda melirik potensi intuisi Anda untuk digarap secara optimal. Intuisi itu adalah energi sukses yang ada di dalam diri Anda, yang kalau Anda kelola secara profesional, maka ia akan menjadi kekuatan yang mampu membimbing setiap langkah Anda menuju sukses. Intuisi selalu muncul dalam wujud perasaan yang mendorong pikiran sadar Anda, untuk mengambil sikap dan tindakan yang diperlukan dalam mencapai hal-hal terbaik di dalam hidup Anda.
Menurut Ric Giardina, mantan direktur Intel Corporation, yang saat ini bekerja sebagai penulis dan pembicara, bahwa intuisi adalah bagian dari alam bawah sadar yang memberikan sinyal atau tanda, di mana intuisi itu mengetahui sesuatu yang tidak dimengerti oleh kesadaran manusia. Oleh sebab itu, intuisi harus dilatih dan dikembangkan sedemikian rupa agar dapat menjadi sebuah kekuatan batin yang Andal.
Ketika Anda memutuskan untuk melatih dan mengembangkan intuisi Anda, maka Anda sebenarnya telah bergerak ke arah yang lebih tinggi, sebab dengan intuisi yang teroptimalkan dalam hidup Anda, Anda pasti mampu melakukan hal-hal hebat buat sukses Anda.
Intuisi itu sama seperti masa otot tubuh, bila tidak dilatih dengan konsisten, maka masa otot tubuh akan menyusut, dan demikian juga dengan intuisi, yang bila tidak dilatih dan dikembangkan secara konsisten, maka kemampuan intuisi tersebut akan berkurang, dan lama kelamaan akan lenyap dari potensi diri.
Cara melatih intuisi adalah dengan memerhatikan berbagai firasat dan perasaan hati, lalu mempercayai semua perasaan dan firasat tersebut sebagai sebuah pertanda dari Tuhan.
Melatih intuisi sama dengan mempertajam daya batin bawah sadar, di mana hal-hal yang tak terpikir oleh batin sadar, dapat terlihat oleh kekuatan daya batin bawah sadar melalui firasat dan perasaan yang kuat.
Anda harus percaya dan yakin bahwa intuisi itu bukanlah sesuatu hal yang aneh dan tidak pantas, tapi intuisi itu tidak lebih dari sebuah kekuatan batin yang perlu dilatih dan dikembangkan, untuk menjadi kekuatan yang wajar dalam perjalanan hidup Anda.
Kebanyakan orang selalu menyembunyikan dan mengabaikan semua potensi intuisinya, ataupun malu dan takut untuk mengekspresikan intuisinya pada kehidupan nyata. Hal ini pada dasarnya akan merugikan potensi sukses yang ada pada mereka. Sebab, intuisi tidak lain dari energi positif yang bila tidak dikembangkan dan dimanfaatkan secara optimal akan menjadi sia-sia. Intuisi merupakan sebuah kekuatan dari daya batin bawah sadar Anda, yang bila Anda manfaatkan secara optimal, ia mampu mengatasi semua potensi gagal Anda, tapi apabila Anda ragu dan malu melatih intuisi Anda, maka Anda tidak akan pernah memiliki kekuatan intuisi dalam hidup Anda. Hidup ini sebuah pilihan dan pilihan Anda itulah milik Anda.
Untuk memahami persoalan intuisi lebih mendalam silakan baca buku karya Ric Giardina yang berjudul”The Bona Fide Integrity”.

Anda Butuh Mentor Untuk Brainstorming

“Guru Sejati Akan Membimbing Murid Untuk Mempunyai Impian, Dan Membakar Semangat Murid Untuk Mewujudkan Impian Tersebut.” – Djajendra

Jangan pernah berpikir bahwa diri Anda terlalu pintar dan menganggap semua orang lain tidak layak mengajari Anda sesuatu. Ingat! Tidak akan pernah seseorang menguasai segala pengetahuan seorang diri tanpa bantuhan kehidupan lain. Saya selalu menganggap siapa pun itu sebagai guru saya, bahkan seekor burung pipit kecil juga saya anggap sebagai guru saya. Sebab, seekor burung pipit kecil mengajarkan pengetahuan yang tak pernah saya dapatkan dari sumber manapun, kecuali hanya dari si burung pipit kecil itu. Setiap kehidupan adalah pengetahuan dan pengetahuan itu sangat dalam untuk dieksplorasi seorang diri. Ketika diri Anda dikuasai kesombongan untuk menganggap bahwa diri Anda sendirilah yang paling hebat dan paling tahu tentang semua pengetahuan, maka sang pengetahuan akan pergi meninggalkan diri Anda. Akhirnya Anda secara tidak sadar akan terperangkap dalam kebodohan dan kesombongan diri sendiri. Anda butuh mentor atau guru untuk menjadi sahabat brainstorming Anda, agar kemampuan Anda terus terasah dan disesuaikan dengan perubahan yang terjadi.

Banyak dari pemimpin bisnis yang sukses mengetahui bahwa kumpulan mentor disekitar dirinya adalah sahabat untuk brainstorming. Keberadaan para mentor atau guru disekitar pemimpin akan meningkatkan motivasi pemimpin untuk meraih sukses dengan mengatasi berbagai tantangan dan ancaman yang ada.

Para mentor yang berkualitas tinggi dengan nilai-nilai kebijaksanaan hidup yang tinggi adalah kunci menuju kesuksesan sejati.

Seperti yang pernah saya tanyakan kepada beberapa pemimpin bisnis besar tentang kisah sukses mereka, dan salah satu faktor yang mendorong keberhasilan pemimpin bisnis tersebut untuk mengembangkan usahanya ke skala yang lebih besar adalah semangat dan motivasi sukses yang mereka dapatkan dari para mentor.

Para mentor yang bijak adalah yang mampu menjadi guru yang membangkitkan rasa percaya diri; menjadi guru yang menanamkan keyakinan positif untuk meraih sukses; menjadi guru yang memberikan energi sukses kepada pemimpin. Temukanlah mentor sejati Anda dan raih semua impian Anda menjadi nyata.

Pantaskah Membanggakan Pengalaman Dan Pendidikan Masa Lalu Di Tempat Kerja?

”Prestasi Sekolah Yang Hebat Dan Prestasi Kerja Yang Hebat Di Masa Lalu, Bukanlah Sebuah Jaminan Untuk Pekerjaan Yang Hebat Di Masa Depan. Sebab, Masa Depan Penuh Dengan Hal-Hal Yang Tak Terduga.” – Djajendra

Pengalaman dan pendidikan di masa lalu Anda adalah sejarah. Sukses yang ingin Anda raih di hari ini dan di masa depan tergantung kepada kecerdasan Anda memahami perubahan. Sekarang ini perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terus berubah kearah yang lebih spektakuler. Dan, Anda butuh pengalaman-pengalaman baru dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut, untuk menjawab tantangan yang ada. Jadi, jangan pernah membanggakan kehebatan resume atau curiculum vite Anda untuk sukses di masa depan. Anda perlu bergerak dan belajar hal-hal baru, agar Anda bisa tetap eksis dan berkualitas tinggi dalam pekerjaan Anda.

Adalah sebuah kesalahan dalam rekrutmen pegawai, jika dalam rekrutmen itu tidak melihat motivasi dan gairah si calon pegawai terhadap tantangan dan hambatan masa depan. Rekrutmen yang hanya mengandalkan kepada kehebatan curriculum vite atau resume calon pegawai tidaklah akan mendatangkan manfaat besar buat perusahaan di masa depan. Masa depan membutuhkan orang-orang yang mau belajar dan mau berlatih untuk hal-hal baru secara kreatif dan strategis dari hari ke hari.

Bisnis di masa depan tidak akan peduli seberapa hebat pendidikan Anda; tidak akan peduli seberapa hebat pengalaman Anda; tidak akan peduli seberapa hebat tanggung jawab Anda di masa lalu. Bisnis di masa depan hanya akan peduli pada seberapa hebat dan seberapa bertanggungjawab Anda dalam menyikapi perubahan dan tantangan yang ada di hari ini. Oleh karena itu, mulai hari ini belajarlah hal-hal baru, untuk memperkuat sikap baik Anda dalam memahami perkembangan dunia kerja. Lalu, miliki antusias untuk melakukan perubahan-perubahan kepada diri sendiri, agar diri Anda mampu menghadapi realitas dengan sikap profesional untuk pekerjaan yang berkualitas tinggi.

Pengaruhi Orang Lain Dengan Hal-Hal Baik, Jangan Dengan Hal-Hal Tidak Baik

”Untuk Mencapai Hal-Hal Besar Tidak Hanya Perlu Kerja Keras Dan Kecerdasan Intelektual, Tetapi Juga Harus Cerdas Mempengaruhi.” – Djajendra

Saat Anda memiliki bakat, kemampuan dan keterampilan untuk mempengaruhi orang lain, maka pengaruh Anda itu dapat menjadi modal yang sangat kuat untuk meyakinkan orang lain tentang misi dan visi yang sedang Anda perjuangkan, serta pengaruh Anda yang hebat itu dapat membuat orang lain menjadi patuh dan setia kepada Anda.

Pengaruh Anda yang kuat akan membuat orang-orang secara alami mengikuti apa yang Anda lakukan sehari-hari, tanpa ada yang berani bertanya dan membantah sikap dan perbuatan Anda. Sebab, pengaruh itu sesungguhnya adalah sebuah energi superkuat yang mampu mengubah mind set orang lain.

Anda wajib memiliki tanggung jawab untuk tidak mempengaruhi orang lain dengan hal-hal yang tidak baik.

Jalankan pengaruh Anda dengan sikap baik,  perlihatkan perilaku dan tindakan yang penuh dengan nilai-nilai cinta, kepedulian, kemanusiaan, dan kebaikan. Sebab, bila Anda gagal memperlihatkan sikap baik dalam pola hidup yang penuh tanggung jawab moral dan etika hidup, maka Anda akan ditentang oleh orang-orang berpengetahuan yang cerdas dengan logika dan akal sehat.

Sebagai pribadi yang berpengaruh Anda harus memberikan contoh-contoh yang bijak dan profesional kepada para pengikut Anda. Ingat, Anda akan dijadikan sebagai cermin, panutan, penasehat pribadi, dan sahabat batin pengikut Anda. Oleh karena itu, Anda harus bersikap, bertindak, berkata, dan bertanggungjawab secara jelas dan konsisten.

Jaga dan rawatlah antara perkataan dan tindakan dalam bingkai sikap baik, yakinkan diri Anda bahwa orang-orang akan memperhatikan kredibilitas Anda, dan jadilah pribadi yang mempengaruhi diri Anda sendiri agar bertumbuh bersama sikap positif dan pikiran positif.

Pengaruh yang kuat akan melahirkan hubungan dengan tingkat emosi yang sangat kuat. Setiap ucapan dan perkataan Anda pasti akan mempengaruhi orang lain.

Anda harus memiliki tanggung jawab yang besar, untuk mendorong setiap orang agar memahami setiap ucapan dan perkataan Anda dengan mind set positif.

Pengaruh Anda yang positif akan membangun lingkungan menjadi lebih bertanggung jawab pada semua aspek kehidupan . Perilaku bijak dan positif Anda akan meningkatkan kekuatan positif untuk mengubah diri Anda dan orang lain menjadi pribadi-pribadi unggul yang baik hati.

Anda harus lebih berfokus pada sikap baik Anda dalam membangun setiap orang untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Anda harus mempengaruhi mereka dengan semangat untuk meningkatkan rasa percaya diri mereka, serta membantu mereka untuk tumbuh bersama sikap baik mereka. Dan, jangan pernah membiarkan mereka tumbuh bersama sikap negatif yang merugikan banyak orang.

Mengelola Energi Positif Karyawan Untuk Lebih Kreatif Dan Produktif

“Sesungguhnya Bukan Kekuatan Uang Dan Modal Saja Yang Akan Membuat Bisnis Itu Cemerlang. Tetapi Kekuatan Visi, Komitmen, Sikap Optimis, Ketekunan, Dan Kekuatan Intelektual Karyawan Merupakan Harta Tak Ternilai Yang Harus Dirawat Dan Dikembangkan Oleh Pemimpin.” – Djajendra

Pemimpin bisnis adalah seorang pribadi yang harus pintar mengelola energi positif karyawan, untuk menjadi lebih kreatif dan produktif. Dalam sebuah proses bisnis, kreatif dan produktif merupakan dua kata kunci yang memiliki kekuatan yang sangat fundamental buat menghasilkan kinerja terbaik. Sedangkan kemampuan mengelola energi positif berarti kemampuan pikiran, perasaan, intelektualitas, ego, dan tubuh untuk selalu bertransformasi menghasilkan hal-hal terhebat buat kesuksesan stakeholder.

Pemimpin harus selalu tegas dan disiplin untuk menjaga energi positif karyawan, agar semua nilai-nilai positif bisa terfokus kepada upaya kreatif dan produktif, bahkan dalam kondisi ekonomi dan bisnis yang penuh ketidakpastian. Pemimpin harus bertanggungjawab total terhadap semua kemungkinan melalui kekuatan energi positif karyawan.

Pemimpin harus memahami, mempelajari, dan memulai proses untuk mengakui setiap kondisi dengan jawaban yang terfokus kepada kekuatan kreatif dan produktif karyawan. Sebab, sesungguhnya bukan kekuatan uang dan modal saja yang akan membuat bisnis itu cemerlang. Tetapi kekuatan visi, komitmen, sikap optimis, ketekunan, dan kekuatan intelektual karyawan merupakan harta tak ternilai yang harus dirawat dan dikembangkan oleh pemimpin.

Pemimpin harus bersikap bijak dan profesional untuk menentukan arah perusahaan kepada sasaran yang jelas dan terfokus.

Pemimpin juga harus mampu membangkitkan semangat karyawan untuk bergerak bersama arah perusahaan yang strategis dalam menghasilkan sukses.

Kekuatan energi positif haruslah dapat digunakan secara baik melalui sistem pemetaan yang inovatif dan kreatif. Oleh karena itu, pemimpin harus mampu mengidentifikasi semua tujuan-tujuan kunci perusahaan; pemimpin harus mampu mengelola semua aspek kerja perusahaan dari mulai departemen, tim, dan setiap tingkat yang ada di dalam struktur organisasi perusahaan; pemimpin harus mampu menggunakan setiap potensi dan bakat karyawan secara efektif; pemimpin dan karyawan harus bersatupadu untuk mengelola kekuatan energi positif dan memberikan kontribusi kepada seluruh tujuan dari perusahaan; dan pemimpin bersama karyawan harus menghasilkan struktur organisasi yang kuat dan solid, organisasi yang dapat bergerak dengan cepat, serta berani dan berhasil melalui kekacauan keuangan di saat apa pun untuk membuat perusahaan tetap kokoh berada di barisan terdepan.

Apakah Anda Menghasilkan Nilai Tambah Yang Tinggi Buat Perusahaan?

”Jangan Pernah Mengabaikan Untuk Mengukur Dan Mengelola Kualitas Pekerjaan Yang Anda Kerjakan Sendiri. Miliki Integritas Untuk Mengatur Diri Anda Bersama Tanggung Jawab Pekerjaan Anda. Pastikan Anda Selalu Berhasil Mengelola Orang Lain Dengan Sempurna Dan Mengelola Diri Anda Sendiri Dengan Lebih Sempurna.” – Djajendra

Apakah benar seorang pekerja itu produktif? Apakah benar seorang pekerja itu menghasilkan mutu barang atau jasa yang berkualitas tinggi? Apakah benar seorang pekerja itu berkinerja optimal? Apakah benar seorang pekerja itu menghasilkan nilai tambah ekonomi yang tinggi buat perusahaan?

Apakah benar seorang pekerja itu memiliki loyalitas yang tinggi kepada perusahaan? Apakah benar seorang pekerja itu bekerja berdasarkan etika bisnis yang mulia? Apakah benar seorang pekerja itu bahagia bersama perusahaan dan pekerjaannya?

Pertanyaan-pertanyaan seperti di atas tersebut biasanya diperlukan untuk memastikan bahwa sebuah pekerjaan dilakukan secara terukur dan benar.

Di zaman yang penuh persaingan ketat ini,  perusahaan sudah tidak lagi sekedar berpendapat tentang kualitas karyawannya, tapi wajib mengukur setiap pekerjaan karyawannya melalui data-data yang benar dan akurat, lalu mengembangkan kualitas para karyawannya untuk bekerja secara optimal sesuai sasaran tertinggi perusahaan.

Jika para manajer di setiap level dan di setiap unit kerja tidak bisa mengukur sebuah hasil pekerjaan, maka para manajer tersebut pasti tidak bisa mengelola pekerjaannya dengan baik. Hasilnya, mungkin perusahaan akan sulit bertahan dan bersaing di pasar bisnis yang ketat.

Sekarang ini zamannya di mana setiap manajer wajib bekerja dengan menggunakan data-data pekerjaan yang benar dan terukur, buat mengambil keputusan-keputusan penting dalam memaksimalkan sasaran dan target.

Setiap target, sasaran, dan upaya kerja harus didukung dengan informasi bisnis dan kemampuan perusahaan yang sesungguhnya. Bukan sekedar imajinasi yang bersifat spekulatif atau coba-coba.

Perusahaan harus membangun kekuatan kerjanya untuk tidak hanya sekedar bertahan melawan ketatnya kompetisi, tapi mengukur setiap pekerjaan diperusahaan dengan cara-cara yang benar, lalu memfokuskan perusahaan untuk berkembang sesuai visi dan misi.

Perusahaan wajib membangun sebuah standar pengukuran pekerjaan yang bersifat konsisten untuk setiap aspek kerja secara total. Ukuran-ukuran kerja itu bisa dalam wujud  persentase, uang, jumlah, jam, kepuasan kerja, perasaan bahagia, dan ukuran kinerja yang lainnya.

Setiap manajer tidak hanya harus pintar untuk mengukur kinerja para bawahannya, tapi juga harus pintar untuk mengukur dan mengelola kinerja dirinya sendiri secara profesional dan jujur.

Anda Tidak Memerlukan Jabatan Untuk Memimpin

”Di Atas Segalanya, Bisnis Adalah Kendaraan Untuk Mencapai Kesuksesan Pribadi Dan Organisasi. Bisnis Adalah Untuk Mencapai Sesuatu Yang Berharga Dan Mulia. Bisnis Adalah Sebuah Institusi Yang Memungkinkan Anda Memberikan Kontribusi Yang Berarti Kepada Masyarakat.” – Peter Koestenbaum, The Inner Side Of Greatness

Sudah sangat lazim bila orang-orang yang bekerja di perusahaan akan saling berkompetisi; akan saling bermain politik kantor untuk menyingkirkan lawan-lawannya; akan saling membentuk kelompok kekuatan masing-masing untuk berkuasa di perusahaan. Persoalannya, apakah semua perilaku kuno itu masih penting? Zaman telah berubah menuju kepada mengoptimalisasikan kualitas diri, tapi sayangnya masih banyak pegawai perusahaan yang masih berpikir dan bekerja dengan cara-cara kuno.

Sebuah perusahaan di masa kini harus dijadikan sebagai organisasi berkinerja optimal dengan cara mengoptimalkan semua potensi dan bakat dari para pegawainya. Perusahaan tidak saja harus fokus untuk membangun bisnisnya menjadi cemerlang, tetapi juga harus fokus untuk membangun komunitas yang lebih berkinerja, lebih damai, lebih sejahtera, lebih bahagia, lebih sehat, dan lebih berkualitas.

Ada tiga kekuatan terpenting yang harus digarap perusahaan dengan cara-cara terbaik, yaitu kekuatan pegawai, kekuatan customer, dan kekuatan shareholder. Tanpa tiga kekuatan ini perusahaan akan selalu berada di batas krisis dan secara bertahap akan mengalami kemunduran.

Perusahaan harus membangun visi yang jelas dan misi yang menguntungkan para stakeholder. Khususnya untuk kebahagiaan dan kenyamanan customer, pegawai, dan shareholder.

Salah satu cara menuju perusahaan yang sehat dan berkinerja tinggi adalah mengembangkan para pegawai supaya dapat memimpin diri sendiri tanpa berkonflik dengan pegawai lain, dan tanpa gila pada jabatan. Artinya, perusahaan harus mengembangkan mind set dari setiap pegawainya untuk menjadi pemimpin dalam setiap tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada mereka, tanpa harus memikirkan untuk merampas pekerjaan kolega mereka. Jadi, mind set untuk bekerja dengan cara-cara profesional dan kemampuan untuk memimpin pekerjaan tanpa diembel-embelin oleh sebuah jabatan.

Pegawai-pegawai yang mampu mengoptimalkan keterampilan diri mereka dengan semua potensi dirinya akan menjadi benih sukses buat kinerja perusahaan yang lebih tinggi. Ingat! Kesehatan perusahaan sangat tergantung kepada kesehatan mental dari para pegawainya. Jika para pegawai selalu berpikir positif, selalu bekerja dengan emosi baik, selalu bertindak dengan cara-cara profesional, maka perusahaan pasti akan berada pada tingkat kesehatan yang prima.

Older posts Newer posts

© 2018 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑