PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: KATA-KATA MOTIVASI TERBAIK (page 45 of 45)

Mempertahankan Standar Hidup

“Ketika Kehidupan Anda Kalah Dengan Inflasi, Maka Anda Akan Hidup Dalam Kekurangan. “ – Djajendra

Anda mungkin merasa telah bekerja dengan rajin, tekun, dan disiplin, tapi gaji yang Anda terima semakin lama semakin tidak cukup untuk mempertahankan standar hidup Anda, dan semakin sulit untuk menutupi biaya hidup yang meningkat, padahal Anda tidak boros, dan selalu berhemat. Bila hal ini terjadi artinya kehidupan Anda kalah dengan inflasi. Lemahnya efisiensi dan efektifitas ekonomi akan menciptakan angka inflasi yang tinggi, dan akan menggerogoti daya beli.

Untuk menciptakan efisiensi dan efektifitas ekonomi yang mampu mengalahkan inflasi sangatlah mudah, yaitu dengan menciptakan sistem ekonomi dan keuangan yang bersih, jujur, beretika, adil, terbuka, berintegritas, dan penuh tanggung jawab. Bila hal ini terwujud berarti Anda bisa menabung buat menjamin hari tua Anda, tapi bila tidak, maka kualitas kehidupan Anda akan selalu menurun dari tahun ke tahun.

Motivasi dan etos kerja masyarakat yang hebat, yang bila tidak diikuti dengan sistem ekonomi dan keuangan yang efektif dan efisien, maka akan ada banyak keluhan dan rasa frustasi di masyarakat.

Saya sangat kagum dengan etos kerja orang Indonesia, yang tidak kalah dengan etos kerja bangsa Jepang maupun bangsa-bangsa super produktif  yang lainnya, tapi sayangnya etos kerja yang luar biasa hebat itu, terpaksa harus kalah oleh serangan inflasi, yang secara tradisi telah menjadi sebuah titik lemah dari sistem dan kultur perekonomian Indonesia.

Inflasi yang rajin menggerogoti penghasilan akan membuat etos kerja yang hebat itu kropos, dan akan menciptakan pemikiran-pemikiran untuk mendapatkan segala sesuatu secara instan, tanpa percaya pada jalan proses yang penuh etika, integritas, dan tanggung jawab. Kondisi ini akan menghasilkan praktik bad governance di dalam semua aspek kehidupan masyarakat.

Inflasi yang tidak terkendali akan selalu memiskinkan kehidupan, dan hanya orang-orang yang cerdas berinvestasi dalam bidang-bidang yang mampu menahan nilai aset dari bahaya inflasi akan selamat.

Ada Banyak Jawaban Untuk Sebuah Solusi

“Ada Banyak Jalan Menuju Keberhasilan, Dan Ada Banyak Jawaban Untuk Solusi Keberhasilan.” -Djajendra

Masa depan selalu menginginkan sikap tegas untuk bertindak dalam arah yang meningkatkan kualitas hidup kita di segala aspek. Kadangkala ada begitu banyak jawaban untuk sebuah solusi, tapi orang – orang tidak berani bersikap untuk memilih sebuah jawaban terbaik untuk sebuah solusi yang tepat guna. Orang selalu lupa diri bahwa hidup itu memerlukan antisipasi terhadap semua persoalan penting di hari esok, memerlukan kreatifitas untuk mencari solusi terbaik buat hari esok, memiliki inovasi untuk menghasilkan masa depan yang cemerlang, memiliki semangat juang tinggi untuk selalu unggul dan menang atas semua situasi buruk, dan memiliki niat suci untuk memberikan terbaik buat hari ini dan masa depan.
Sering sekali orang – orang terjebak dalam perang opini dan wacana yang tak menghasilkan sebuah jalan keluar. Semua orang dengan kaca mata masing – masing secara kaku mempertahankan ide dan konsep mereka sebagai yang terbenar. Padahal mereka lupa bahwa hampir selalu ada lebih dari satu jawaban yang tepat untuk sebuah solusi jitu. Tidak ada satu hal pun dalam hidup ini bersifat mutlak. Oleh karena itu, semua orang harus memiliki tanggung jawab untuk memilih satu solusi terbaik, daripada berwacana dengan cara sikut kiri sikut kanan yang mengakibatkan timbulnya gejolak dan kebingungan, seharusnya orang – orang pintar harus membantu mengurangi rasa bingung dengan cara memiliki niat baik untuk menerima sebuah solusi atas rasa tanggung jawab tinggi.
Saya ingin mengambil potret kehidupan kota Jakarta sebagai sebuah ilustrasi dari realitas tentang ada banyak jawaban untuk sebuah solusi. Ada dua hal terpenting dan sangat mendesak untuk harus dituntaskan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, yaitu banjir dan kemacetan jalan raya. Persoalan banjir dan kemacetan jalan raya di Jakarta telah diramalkan, diantisipasi, dan dipahami sejak puluhan tahun lalu, tetapi tidak ada sikap tegas untuk menindaklanjutkan semua ramalan, antisipasi, dan pengetahuan yang ada. Seolah-olah semua orang takut bergerak dan tak memiliki niat suci untuk mengatasi dua masalah yang sangat penting tersebut. Para pemimpin terlihat lebih dikendalikan oleh pro-kontra terhadap kebijakan yang baru diambil, dan tidak ada yang mau mengerti tentang permasalahan yang sangat serius tersebut. Semua orang ramai – ramai saling berbicara sambil melemparkan energi negatif ke mana – mana, dan tidak ada niat untuk ramai – ramai bergotongroyong mengatasi permasalahan yang ada.
Semua kondisi ini disebabkan oleh para pemimpin yang tidak memiliki sikap tegas dalam melakukan sebuah tindakan, yang membawa manfaat buat masa depan yang lebih baik. Mungkin saja untuk hari ini semua orang harus menderita dan merasa lelah untuk berbuat apa pun, tetapi bila ada solusi masa depan yang cerah, penderitaan hari ini hanyalah bersifat sementara, dan di masa depan segala penderitaan dan kebingungan hari ini akan ditebus dengan rasa nyaman dan aman. Sudah sewajarnya semua orang melihat hari esok yang lebih cerah dengan kerja keras dan pengorbanan di hari ini. Para tukang kritik juga seharusnya memiliki hati dan logika berpikir yang berniat baik, jangan semua gerak dilihat dan dibaca dari prasangka buruk, tetapi lihat semua upaya dari hati terbaik. Tidak ada yang sempurna dalam kehidupan ini, semua hal memiliki risiko masing – masing, dan besarnya kadar risiko yang merugikan harus dikendalikan dan dijinakan dengan tepat.
Kekuatan mental dari seorang pemimpin sangat menentukan nasib dari sebuah situasi dan kondisi, bila pemimpin takluk kepada opini dan wacana yang membingungkan semua orang, dapat dipastikan pemimpin tersebut akan mengakhiri masa jabatannya tanpa menghasilkan sebuah solusi yang bertanggungjawab terhadap semua persoalan penting tersebut. sikap tegas dan berani dari seorang pemimpin sangat menentukan tentang sukses tidaknya sebuah realitas buruk menjadi realitas yang cemerlang. Pemimpin adalah pemegang kunci sukses, dan sekarang semuanya berada ditangan pemimpin, apakah kunci sukses tersebut akan dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk menata dan memperbaiki semua permasalahan buruk yang ada?, atau kunci tersebut hanya disimpan dalam brangkas besi supaya tidak dicuri oleh orang lain.
Tugas terpenting dari pemimpin adalah menemukan sebuah jawaban terbaik untuk sebuah solusi, dalam upaya konsisten untuk mengatasi semua keadaan buruk menjadi keadaan terbaik. Pemimpin harus menanggalkan semua ego pribadi, dan harus berani melangkah seperti seorang pemenang yang siap menaklukkan semua situasi terburuk. Pemimpin tidak dilahirkan untuk menjadi bimbang dan takut dengan berbagai risiko akibat sebuah keputusan beraninya. Pemimpin tidak melihat untung rugi buat posisi dirinya, tetapi dia seorang pejuang yang melihat hari ini untuk kebaikan hari esok. Pemimpin tidak boleh hidup dalam sebuah dilema, tetapi pemimpin harus hidup dalam sebuah ketegasan dan keberanian untuk menjawab semua situasi dan kondisi yang ada, dengan mempertaruhkan segala kehormatan dan kekayaan dirinya.
Ada banyak jawaban untuk sebuah solusi harus bisa dipahami oleh banyak orang, agar tidak ngotot beropini untuk memaksakan ide mereka yang dipilih pemimpin dalam menuntaskan semua masalah. Para pemimpin harus memiliki sikap dan niat yang konsisten untuk berbuat terbaik buat orang banyak, dan para pemimpin juga harus bisa melatih dan merawat syaraf – syarat akal sehat dan logika agar tetap berfungsi dengan optimal dalam melihat semua persoalan dan permasalahan secara total.
Pemimpin tidak perlu bermain kata – kata yang tidak perlu, tetapi lebih baik bersikap tegas dalam berbagai tindakan untuk menghasilkan kualitas hidup yang selalu meningkat ketaraf kesempurnaan buat kualitas kehidupan dari banyak orang.

Saat Krisis Datang Reputasi Pemimpin Bisnis Pun Terpuruk

”Ketika Manajemen Dengan Reputasi Yang Cemerlang Menangani Bisnis Dengan Reputasi Ekonomi Fundamental Yang Buruk, Maka Reputasi Bisnis Manajemen Itu Tetap Utuh.” – Warren Buffett’s Words Of Wisdom

Badai krisis global tidak hanya sibuk memPHK karyawan, tapi juga sekaligus menghancurkan reputasi dan kredibilitas para pemimpin bisnis.

Reputasi para pemimpin bisnis yang selama ini diagung-agungkan sebagai manusia ekonomi yang hebat dan spesial, mulai ditertawakan dan dicemoho oleh banyak orang. Gaji selangit, fasilitas super hebat, dan bonus yang luar biasa, tanpa prestasi dan kredibilitas merupakan realitas yang ada diposisi puncak dunia bisnis.

Dunia bisnis harus bangkit untuk memformat ulang semua kebijakan yang tidak efisien. Keadilan dan keterbukaan di semua aspek dan fungsi kerja haruslah menjadi agenda penting di hari ini agar dapat menata hari esok yang lebih baik dan lebih adil.

Saat ini kesadaran para pemimpin bisnis untuk membangun fondasi bisnis yang tangguh menjadi sangat penting. Untuk itu, para pemimpin bisnis tidak boleh lagi mendominasi panggung bisnis dengan segala kemewahan dan kebohongan, tapi seharusnya memulai dengan segala penghematan dan kejujuran.

Pemimpin bisnis harus berani untuk menjadi tidak serakah, serta mau memotong atau mengurangi besaran gaji dan fasilitas untuk diri sendiri.

Di berbagai negara yang terkena dampak krisis ekonomi, berkembang persepsi negatif dari masyarakatnya tentang reputasi, prestasi, dan kredibilitas buruk para pemimpin bisnis. Jelas, hal ini merupakan sebuah tantangan bagi para pemimpin bisnis untuk melakukan interospeksi diri, dan kemudian segera memperbaiki kekurangan yang ada. Ingat, kredibilitas dan integritas Anda sebagai pemimpin bisnis sedang dipertaruhkan dalam badai krisis ekonomi kali ini. Tahun 2009 adalah tahun kerja keras buat pemimpin bisnis, dan harus berani memformat ulang semua kekeliruan masa lalu untuk tidak terulang di masa depan.

Berikut beberapa opini dari sebuah artikel Kompas.com 31 Januari 2009.

Pemimpin News Corporation, Rupert Murdoch, menyebutkan, reputasi para eksekutif puncak memang sudah punah sejak September 2008 atau sejak kebangkrutan Lehman Brothers.

PM Brown mengatakan, dia tidak bermaksud menyerang individu-individu di perusahaan. ”Namun jelas kita tidak bisa memberi penghargaan atau memaafkan tindakan tidak bertanggung jawab dan pengambilan risiko bisnis yang berlebihan,” kata PM Brown.

”Kita harus memiliki pemikiran yang jelas, ke mana kita kini akan melangkah, dengan tujuan agar krisis serupa tidak lagi terulang,” kata Merkel.

”Kita kini menghadapi dua ancaman, yakni risiko keresahan sosial dan risiko bangkitnya proteksionisme,” kata Menteri Keuangan Perancis Christine Lagarde.

Tindakan AS dengan kampanye ”beli produk AS” dianggap berbahaya karena dilakukan oleh negara penyerap terbesar ekspor dunia. ”Proteksionisme adalah penyakit yang paling mudah menular,” kata Menteri Luar Negeri Brasil Celso Amorim.

Pola Hidup Yang Seimbang

“Sehat Itu Sangat Berharga, Sehat Itu Sesuatu Yang Luar Biasa Penting, Dan Sehat Itu Harus Kita Perjuangkan Melalui Pola Hidup Yang Seimbang Antara Tubuh,  Pikiran, Dan Emosi.” – Djajendra

Saat kemampuan fisik tubuh lemah, kita kemungkinan menjadi pribadi yang kurang produktif. Sebab, daya tahan diri akan melemah dan kita akan mengalami kesulitan untuk melakukan berbagai aktifitas dengan sempurna. Kita akan sulit menunaikan semua tanggung jawab pekerjaan dengan baik, termasuk sulit mewujudkan semua harapan dan impian.

Walaupun pikiran terus aktif memikirkan berbagai strategi untuk mencapai keberhasilan; walaupun semangat  menyala-nyala dengan penuh antusias; walaupun sang motivator dari batin terdalam memberikan dorongan semangat untuk mewujudkan semua harapan dan impian, tapi bila fisik tubuh lemah dan sakit, maka semua semangat itu akan terhalang oleh tubuh yang tak berdaya.

Sehat itu sangat berharga, sehat itu sesuatu yang luar biasa penting, dan sehat itu harus kita perjuangkan melalui pola hidup dalam sebuah keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan emosi. Ketiga hal tersebut harus kita rawat secara baik melalui perilaku hidup yang penuh dengan rasa syukur, sikap baik, sifat mulia, dan tindakkan yang penuh kebaikan kepada siapa pun .

Tubuh yang kuat dan sehat akan menjadi alat yang tangguh untuk mewujudkan impian dan harapan hidup, yang sesuai dengan visi diri kita. Artinya, saat tubuh kita sehat dan kuat, kita dengan sangat mudah bisa melayani kehidupan secara lebih baik. Kita akan menjadi pribadi yang berenergi dan dinamis dalam semua gerak dan langkah kita untuk melayani kehidupan kita.

Kita semua harus sadar bahwa dengan kekuatan tubuh yang prima, kita akan mampu menjawab setiap tantangan kehidupan secara lebih baik. Oleh karena itu, saatnya kita membangkitkan niat, semangat, dan bekerja keras untuk mengelola tubuh kita secara bijaksana. Mulailah dengan olahraga ringan, lalu lanjutkan dengan rutinitas olahraga yang terfokus kepada pelatihan rutin untuk tubuh, jiwa, dan pikiran. Miliki fisik tubuh yang sehat dan kuat, raihlah semua impian hidup dengan bijaksana.

“Jenis Kehidupan Yang Paling Membahagiakan Adalah Jenis Kehidupan Yang Memberikan Kesempatan Kepada Kita Untuk Meraih Kepercayaan Diri Kita.” – Dr. Samuel Johnson

Mencontoh Cara Presiden Merekrut Menteri

“Sikap Mental Anda Adalah Kunci Yang Paling Bisa Diandalkan Bagi Kepribadian Anda.” – Napoleon Hill

Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono, mulai melakukan wawancara terhadap para calon menteri selama dua hari ini. Setelah diwawancara, sekitar 34 kandidat itu akan langsung menandatangani dua macam kontrak yaitu pakta integritas dan kontrak kinerja. – KOMPAS.com, 17 October 2009.

Kontrak integritas dan kontrak kinerja  adalah dua hal yang sangat penting dalam rekrutmen. Integritas adalah mutu, kualitas, kompetensi, kejujuran, kemampuan berdedikasi, loyalitas, dan kemampuan untuk bekerja dengan prinsip-prinsip good governance. Sedangkan kinerja adalah kemampuan untuk menjadi lebih produktif dan kecerdasan untuk menghasilkan nilai tambah kehidupan yang lebih besar.

Perusahaan-perusahaan mungkin perlu mencontoh cara presiden merekrut menteri. Cara presiden ini terlihat sangat efisien, efektif, dan langsung tepat sasaran. Tidak berbelit-belit, tapi langsung fokus kepada inti persoalan. Jelas sekali, inti persoalan kita di dalam pembangunan  adalah integritas dan kinerja.  Tanpa integritas dan kinerja tidak akan ada hasil yang maksimal. Hanya melalui kekuatan integritas seseorang bisa menghasilkan kinerja dan nilai tambah kehidupan yang maksimal.

Kita semua harus jujur bahwa ada dua hal yang selalu mengganggu dunia bisnis, yaitu integritas dari para stakeholder yang membuat kinerja bisnis menjadi tidak konsisten.  Integritas dari para stakeholder untuk bisa menjalankan prinsip-prinsip good corporate governance dengan baik. Sebab, prinsip-prinsip good corporate governance dapat menjadi langkah awal yang menentukan keberhasilan sebuah bisnis yang berkualitas tinggi. Dan bila sebuah bisnis mampu dioperasionalkan dengan kualitas tinggi, maka kinerja bisnis tersebut juga akan secara otomatis meningkat tajam.

Pandangan atau mind set dari setiap karyawan  di perusahaan harus diarahkan untuk membangun integritas dan kinerja yang maksimal. Bila integritas dan kinerja maksimal dapat diwujudkan secara baik, maka para karyawan secara otomatis akan menjadi pribadi-pribadi yang tangguh yang tak tergoncangkan oleh situasi dan kondisi apa pun.

Perusahaan yang baik pastinya didukung oleh para pimpinan dan para karyawan yang berintegritas tinggi, sehingga setiap kalimat  baik  yang diucapkan dari mulut mampu direalisasikan sesuai ucapan tersebut. Artinya, setiap rencana dapat dijalankan sesuai rencana dan dapat menghasilkan kinerja yang sesuai rencana.

Mengelola Energi Positif Karyawan Untuk Lebih Kreatif Dan Produktif

“Sesungguhnya Bukan Kekuatan Uang Dan Modal Saja Yang Akan Membuat Bisnis Itu Cemerlang. Tetapi Kekuatan Visi, Komitmen, Sikap Optimis, Ketekunan, Dan Kekuatan Intelektual Karyawan Merupakan Harta Tak Ternilai Yang Harus Dirawat Dan Dikembangkan Oleh Pemimpin.” – Djajendra

Pemimpin bisnis adalah seorang pribadi yang harus pintar mengelola energi positif karyawan, untuk menjadi lebih kreatif dan produktif. Dalam sebuah proses bisnis, kreatif dan produktif merupakan dua kata kunci yang memiliki kekuatan yang sangat fundamental buat menghasilkan kinerja terbaik. Sedangkan kemampuan mengelola energi positif berarti kemampuan pikiran, perasaan, intelektualitas, ego, dan tubuh untuk selalu bertransformasi menghasilkan hal-hal terhebat buat kesuksesan stakeholder.

Pemimpin harus selalu tegas dan disiplin untuk menjaga energi positif karyawan, agar semua nilai-nilai positif bisa terfokus kepada upaya kreatif dan produktif, bahkan dalam kondisi ekonomi dan bisnis yang penuh ketidakpastian. Pemimpin harus bertanggungjawab total terhadap semua kemungkinan melalui kekuatan energi positif karyawan.

Pemimpin harus memahami, mempelajari, dan memulai proses untuk mengakui setiap kondisi dengan jawaban yang terfokus kepada kekuatan kreatif dan produktif karyawan. Sebab, sesungguhnya bukan kekuatan uang dan modal saja yang akan membuat bisnis itu cemerlang. Tetapi kekuatan visi, komitmen, sikap optimis, ketekunan, dan kekuatan intelektual karyawan merupakan harta tak ternilai yang harus dirawat dan dikembangkan oleh pemimpin.

Pemimpin harus bersikap bijak dan profesional untuk menentukan arah perusahaan kepada sasaran yang jelas dan terfokus.

Pemimpin juga harus mampu membangkitkan semangat karyawan untuk bergerak bersama arah perusahaan yang strategis dalam menghasilkan sukses.

Kekuatan energi positif haruslah dapat digunakan secara baik melalui sistem pemetaan yang inovatif dan kreatif. Oleh karena itu, pemimpin harus mampu mengidentifikasi semua tujuan-tujuan kunci perusahaan; pemimpin harus mampu mengelola semua aspek kerja perusahaan dari mulai departemen, tim, dan setiap tingkat yang ada di dalam struktur organisasi perusahaan; pemimpin harus mampu menggunakan setiap potensi dan bakat karyawan secara efektif; pemimpin dan karyawan harus bersatupadu untuk mengelola kekuatan energi positif dan memberikan kontribusi kepada seluruh tujuan dari perusahaan; dan pemimpin bersama karyawan harus menghasilkan struktur organisasi yang kuat dan solid, organisasi yang dapat bergerak dengan cepat, serta berani dan berhasil melalui kekacauan keuangan di saat apa pun untuk membuat perusahaan tetap kokoh berada di barisan terdepan.

Memahami Perilaku Masyarakat Dan Menjadikannya Target Bisnis

“Marketing Yang Hebat Adalah Melalui Inovasi Yang Mampu Mempengaruhi Perilaku Masyarakat.”- Djajendra

Inovator yang hebat selalu mampu menciptakan produk atau jasa yang mempengaruhi kehidupan pelanggan. Dengan kreativitas, sang inovator sangat cerdas mengeksploitasi perilaku masyarakat, dan menjadikannya target bisnis.

Contoh dari para inovator yang hebat ini dapat kita lihat di bisnis hape atau ponsel. Begitu kreatifnya para inovator merancang model, prototipe, atau simulasi; yang walaupun barangnya belum diproduksi, tapi telah dipasarkan untuk mempengaruhi calon pelanggan.

Para pengusaha yang sekaligus menjadi inovator bisnis yang hebat, selalu berorientasi menjual dengan mempengaruhi perilaku calon pelanggan.

Sebagai contoh, produk-produk ponsel adalah produk-produk yang begitu kreatif untuk menghasilkan inovasi-inovasi hebat. Para calon pelanggan yang terpengaruh dengan berbagai informasi yang kreatif tentang produk – produk ponsel terbaru, terperangkap untuk memikirkan ponsel model terbaru tersebut dengan fitur-fitur baru yang luar biasa. Di sini, keberhasilan para inovator untuk mengeksplorasi perilaku para calon pelanggan telah sukses, dan tinggal mengarahkan para calon pelanggan untuk masuk ke dalam nilai-nilai kehidupan baru. Lihat saja, ponsel dengan jaringan internet telah mampu menciptakan perilaku kehidupan baru. sekarang ini ada begitu banyak anak remaja dan orang dewasa yang terpengaruh dengan facebook, twitter, dan lain sebagainya melalui ponsel mereka. Tiap menit mereka bisa chating melalui ponsel. Fungsi ponsel sudah tidak sekedar terbatas pada menelepon dan ber sms an, tapi semakin hari perilaku-perilaku baru tercipta dari produk ponsel tersebut. Para inovator memang luar biasa hebat, telah mampu masuk dan mempengaruhi mind set masyarakat.

Dari hari ke hari saya memperhatikan bahwa cara menjual yang hebat adalah dengan menjadi inovator yang mampu memberdayakan perilaku calon pelanggan, serta menanamkan nilai-nilai baru untuk meyakinkan para calon pelanggan, agar mereka sendiri secara sadar membeli produk atau jasa tersebut.

Inovator yang kreatif bermain diperilaku para calon pelanggan, dan selalu sukses menjual produk atau jasa mereka melalui komunikasi persuasive. Termasuk, iklan dan promosi yang masuk sangat dalam ke perasaan dan pikiran para calon pelanggan, yang memaksa calon pelanggan untuk membeli produk baru tersebut. Kata “memaksa” di sini lebih kepada mempengaruhi sedemikian rupa, hingga para calon pembeli merasa wajib untuk membelinya.

Persepsi bahwa pelanggan harus dilayani dengan ramah-tama dalam sikap baik, ternyata tidak berlaku pada saat para pelanggan tersebut telah dipengaruhi oleh para inovator  melalui produk atau jasa yang persuasif. Sekali calon pelanggan terpengaruh dan memimpikan untuk memiliki sebuah ponsel baru, maka seberapa buruk pun pelayanan customer servicenya, dia akan tetap membeli produk tersebut. Begitulah hebatnya pemasaran persuasif dengan hasil inovasi yang hebat.

Marketing yang hebat adalah melalui inovasi yang mampu mempengaruhi perilaku masyarakat. Sebuah inovasi yang harus secara cerdas dimulai melalui memahami dan mengamati produk-produk lain. Seperti kehebatan para inovator ponsel yang mampu memahami produk-produk internet, lalu menjadikannya fitur-fitur baru buat perilaku kehidupan baru masyarakat.

Hidup Dalam Rumah Etika

“Etika Itu Seperti Cahaya Yang Menerangi Setiap Jiwa, Setiap Pikiran, Setiap Emosi, Dan Setiap Perasaan Untuk Menjalani Kehidupan Yang Adil Dan Beradab.” – Djajendra

Di saat selesai acara pelatihan etika bisnis,  photographer yang bertugas dalam acara training tersebut menghampiri saya dan mengucapkan terima kasih. Dia merasa mendapatkan pengetahuan yang begitu penting untuk menjadikan pekerjaannya berkualitas.

Si photographer tersebut bukanlah peserta, tapi sambil menjalankan tugasnya dia juga menyimak semua materi pembahasan etika bisnis tersebut. Dia adalah pribadi luar biasa.

Adalah sebuah realitas bahwa siapapun pasti tak ingin disebut sebagai pribadi tanpa etika. Sebab, sesungguhnya setiap manusia memiliki kekuatan hati nurani yang mampu memahami apa yang baik dan apa yang buruk. Persoalannya, dalam kehidupan sehari-hari banyak orang suka lupa untuk menjalani kehidupan bersama kekuatan moral, etika dan sikap baik. Padahal hidup bersama kekuatan moral, etika, dan sikap baik pasti mendatangkan kebahagiaan dan kedamaian buat batin terdalam.

Salah satu kunci sukses dalam meraih kehidupan bahagia adalah membiasakan diri untuk hidup dalam rumah etika. Rumah etika adalah raga diri. Raga diri yang terdiri dari kekuatan perasaan, pikiran, dan tindakan yang sesuai dengan kekuatan moral dan kekuatan yang bisa membedahkan mana baik dan mana yang tidak baik, mana pantas dan mana yang tidak pantas.

Saat perasaan dan pikiran tumbuh berkembang  dalam rumah etika, maka di saat itu permainan kehidupan tidak akan didasari oleh kekuatan ego dan nafsu, tapi akan didasari oleh sifat dan sikap baik dalam kekuatan moral dan akal sehat.

Diri akan menjadi semakin damai dan bahagia bila mampu hidup berpondasikan etika yang kuat, santun, dan penuh prasangka baik.

Bila Anda yang ingin hidup dalam kekuatan pondasi etika, Anda harus cerdas memperhitungkan semua tuntutan hak dan kewajiban moral, agar Anda mampu memberikan pelayanan kehidupan yang efektif dan berkualitas bersama kekuatan moral dan sikap baik Anda.

Ingat! Anda yang beretika pasti akan menjadi simbol kebaikan dan kenyamanan buat semua orang, baik itu buat kawan maupun lawan.

Belilas Kota Minyak dan Gas

“Saya Belum Pernah Berada Dalam Situasi Ketika Memiliki Uang Membuat Keadaan Menjadi Lebih Buruk.”-Clinton Jones, Pemain Football Amerika

Setelah mendarat bersama garuda Indonesia di Bandar udara Sultan Syarif Kasim II, kota Pekanbaru, Riau. Saya bersama rombongan dari sebuah perusahaan gas melanjutkan perjalanan dengan mobil ke sebuah daerah bernama Belilas, yang berjarak sekitar lima sampai dengan enam jam dari kota Pekanbaru. Tujuan kami adalah ke lokasi perusahaan gas tersebut dan kami akan menginap di hotel Miki Mutiara, satu-satunya hotel di kota Belilas. Jalur perjalanan kami adalah lintas timur Sumatra.

Pada tahun 1988 an, Belilas adalah sebuah daerah transmigran dan sekarang ini telah berkembang menjadi kota kecil yang ramai dan kaya. Kaya gas alam, kaya minyak bumi, kaya sawit, kaya karet, kaya kayu, dan kaya lain sebagainya.

Memasuki kota Belilas terkesan sangat gersang, tanah kapur yang berwarna putih dengan suhu udara yang panas membuat semuanya terasa gersang. Tapi untungnya perkebunan sawit, karet, dan kayu kertas di kiri kanan jalan membuat kehijauan tetap terpelihara.

Perjalanan menuju ke Belilas bisa melalui kota Jambi atau pun kota Pekanbaru, keduanya merupakan pilihan yang baik. Kalau melalui kota Jambi perjalanan harus melewati jalan yang bertikungan tajam, kalau melalui kota Pekanbaru perjalanan harus melewati jalan turun naik dengan sudut pandang yang sempit. Jadi, kami harus selalu berhati-hati, sebab ada begitu banyak truk-truk pengangkut kayu dan sawit yang menggunakan kedua jalur tersebut.

Di sepanjang perjalanan saya melihat semua rumah tinggal, warung, toko, dan gedung perkantoran menggunakan atap berbahan seng. Saya bertanya dengan rekan-rekan setim dan jawabannya sangat beragam. Sesampai di hotel Miki Mutiara saya menemui sebuah gedung bertingkat dua yang ternyata juga atapnya berbahan seng.

Listrik selalu padam. Saya heran, Belilas adalah daerah yang kaya minyak, gas, sawit, kayu, karet, dan kaya sdm nya. Tetapi kenapa listrik sering sekali padam. Semalaman di Belilas sudah beberapa kali listrik mati, kasihan laptop saya.

Salah satu pengalaman unik saya berjalan-jalan ke Sumatra, khususnya ke daerah-daerah yang kaya minyak dan gas bumi adalah listrik sering sekali padam. Kenapa ya?

Melihat listrik sering padam, beberapa orang dari rekan setim memutuskan untuk menginap di kantor mereka, walau disekeliling kantor mereka ada pipa gas, tapi mereka lebih merasa nyaman dengan kantornya yang sudah lengkap fasilitas berkualitas tinggi.

Pagi yang cerah di tanah Belilas. Seperti biasa, setiap pagi saya pasti berolahraga ringan, dan ketika saya melakukan latihan pernapasan, tanah kapur belilas ikut naik bersama udara yang saya hirup. Jadi, terpaksa saya batalkan latihan pernapasan saya, dan hanya melakukan jalan-jalan di sekeliling taman hotel yang minim warna-warni tanaman.

Sekitar jam 5 an sore kami telah selesai memberikan pelatihan. Seharusnya malam itu kami masih di Belilas, tapi mengingat sering-seringnya listrik padam, maka sekitar jam 6 an sore kami memutuskan untuk kembali ke kota Pekanbaru. Perjalanan malam hari yang harus lebih berhati-hati, sebab jalanan cukup senyap dan licin oleh hujan rintik-rintik.

Newer posts