PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: MOTIVASI DAN INSPIRASI (page 47 of 49)

INFLASI JABATAN

INFLASI JABATAN

“Apa jabatanmu?”

“Aku seorang Chief Marketing Officer.”

“Wah, sangat tinggi jabatanmu.”

“Di kantor ku semua orang punya jabatan.”

“Kenapa semua orang harus punya jabatan?”

“Karena jabatan diinginkan dan karyawan merasa menjadi orang penting bila punya jabatan.”

“Apakah setiap karyawan diberi jabatan seperti staf, officer, manajer, atau chief?”

“Betul, untuk setiap jenis pekerjaan dan untuk setiap individu kami berikan gelar jabatan.”

“Apakah setelah merasa penting dengan jabatan, lalu karyawan mampu berkontribusi secara fungsional sesuai jabatannya?”

“Jabatan di kantor ku bukan untuk berkontribusi secara fungsional, tapi untuk kebutuhan harga diri.”

“Apakah gaji karyawan juga sesuai dengan jabatan?”

“Perusahaan tidak menjaga karyawan dengan konsep gaji tinggi, tapi dengan konsep jabatan tinggi. Jadi, setinggi apa pun jabatan seseorang di kantor ku, gajinya tidak sesuai dengan harga pasar.”

“Ohh, begitu! Jabatan tidak sesuai realitas kontribusi fungsional, gaji juga tidak sesuai realitas pasar.”

Djajendra

KETAKUTAN MENJADI MOTIVATOR

“Aku takut kehilangan peluang ini kecuali aku berubah menjadi baik dengannya.”

“Kenapa harus berubah menjadi baik dengannya?”

“Karena dia memiliki keputusan dan kekuasaan untuk memberikan peluang itu kepadaku.”

“Apakah ketakutan kehilangan peluang itu yang mendorongmu untuk berubah?”

“Betul, ketakutan kehilangan peluang menjadi motivator yang kuat untuk memaksa diriku menjadi baik dengannya.”

Djajendra

PEMIMPIN SEJATI

Pemimpin sejati tidak memerlukan jabatan dan infrastruktur untuk memimpin, karena dia sudah memegang kekuasaan sugestif melalui visi kepemimpinannya. Dia tidak perlu menyebut dirinya sebagai pemimpin, karena para pengikutnya telah menyebutnya sebagai pemimpin. Dia tidak perlu posisi di sebuah bagan organisasi, karena dia sudah memiliki tempat di jiwa para pengikutnya. Dia lahir membawa visi dan hidup bersama strategi untuk mewujudkannya. Dia terhubungkan dengan jiwa para pengikutnya dan bertindak dengan jiwa besar untuk mengkomunikasikan visi, strategi, tujuan buat kebaikan semua orang.

Djajendra

KEIKHLASAN

Keikhlasan untuk menerima kehidupan seperti apa adanya, serta berhenti melawan realitas hidup, dan bersatu dengan realitas hidup untuk menciptakan realitas kehidupan yang baru, seperti yang diinginkan, akan membuat diri terbebaskan dari frustasi dan kekecewaan pada nasib.

Djajendra

PENAFSIRAN

Penafsiran sangat tergantung kepada suasana hati dan pengetahuan saat tafsiran itu diucapkan. Bila diri tidak cerdas menafsirkan sebuah hal dengan positif, maka energi positif tidak akan mengalir untuk menciptakan kebaikan.

Djajendra

UCAPAN TERIMA KASIH

Ucapan terima kasih sebaiknya dilakukan setiap hari, termasuk untuk hal-hal yang sifatnya rutin. Ucapan terima kasih dengan pujian dan penghargaan bila dijadikan budaya sehari-hari, dia akan menjadi kekuatan yang mengharmoniskan hubungan.

Suatu kali saya berada di sebuah lingkungan kerja, di mana setiap orang saling mengucapkan terima kasih untuk setiap pekerjaan yang dikontribusikan, walau hal itu bersifat rutin.

Ucapan terima kasih yang mereka ucapkan berkali-kali dalam satu hari telah menjadikan lingkungan kerja mereka menjadi positif dan harmonis. Sebab, setiap orang menyadari bahwa kontribusinya dihargai dan dihormati oleh semua orang dengan mengucapkan terima kasih.

Ucapan terima kasih terlihat sangat sederhana, tapi memiliki dampak psikologis yang membuat semua orang merasa bersyukur, dan terikat dalam komitmen untuk saling mengucapkan terima kasih dengan tulus.

Ucapan terima kasih dari hati yang paling tulus menjelaskan perilaku yang mensyukuri, dan berdampak positif pada keharmonisan hidup.

Djajendra

BERSIKAP JUJUR

Bersikap jujur tentang ketidaksempurnaan diri, dan menjadikan diri sebagai pembelajar untuk meningkatkan kualitas diri, akan menentukan keunggulan diri, untuk membawa lebih banyak sukses dari dalam diri ke dunia nyata.

Djajendra

MOTIVASI

PAGI-PAGI UDAH NGIRI HATI

“Aku lagi kesal sama kakak tertuaku.”

“Kenapa kesal?”

“Tidak punya hati orangnya, dia miskin empati.”

“Oh, ibu lagi marahan sama kakaknya?”

“Tidak marahan, kok! Kemarin kakak tertuaku beli mobil mewah seharga dua milyar; sebulan yang lalu beli rumah mewah seharga tiga puluh milyar.”

“Oh, bagus kan, bu! Bukanya ibu seharusnya bangga, punya kakak orang kaya?”

“Bangga? Adik-adiknya hidup pas-pasan dengan gaji bulanan, seharusnya dia membantu adik-adiknya yang kekurangan ini, bukan hidup mewah-mewahan untuk diri sendiri.”

“Oh, begitu ceritanya bu.”

“Ya, begitulah ceritanya. Coba kamu pikirkan, pantas tidak perilakunya yang tidak punya welas asih kepada saudara-saudaranya?”

“Uhh, pagi-pagi sudah dengar gosip iri hati, salah milih teman untuk lari pagi, cape deh.” Bisik dalam hati.

“Kok, diam. Betulkan, kakakku itu tidak punya welas asih sama adik-adiknya?”

“Kalau aku ini bu, tidak suka menghitung uang dan harta saudara sendiri. Apalagi berharap dibantu; aku bersyukur kalau saudara-saudaraku kaya raya, aku hanya merasa bahagia kalau kekayaanku kudapatkan melalui hasil kerjaku sendiri, bukan karena dibantu oleh saudara. Aku malu mendengarkan cerita ibu tadi.”

“Kok, begitu kamu. Yah sudah, besok-besok kita tidak usaha lagi olahraga bareng.”

Diam mendengarkan ancaman temannya, lalu pamit, dan berlari kecil menuju rumahnya, sambil berbisik di dalam hati “Terima kasih, Tuhan. Aku sudah terbebaskan dari energi negatif.”

DJAJENDRA

BUKA DULU TOPENGMU

Ini cerita tentang dua sahabat yang sama-sama bekerja sebagai resepsionis di sebuah perusahaan.

Mereka berdua terlihat kompak dan lembut bicaranya. Ternyata, dibalik kelembutan itu ada persaingan yang saling menjelekkan.

Supervisor yang memimpin kedua orang ini menjadi bingung. Lalu, dia menceritakan keadaan ini dan berharap ada solusi.

Jujur saja, saat saya mendengarkan cerita ini lewat  pak supervisor, saya tertawa di dalam hati.

Aneh ya, bukankah pekerjaan supervisor untuk memimpin, mengawasi, dan mengarahkan dengan tegas dan sesuai prosedur.

Lantas, mengapa pak supervisor membiarkan kedua anak buahnya itu menjadi berani untuk saling menjelekkan? Buat aku, kejadian ini menunjukkan kelemahan pak supervisor dalam memimpin kedua anak buahnya itu.

“Sekarang, bapak panggil mereka berdua, tanyakan kepada mereka, mau bekerja dengan baik, atau mau bermain politik adu domba. Dan, bapak pastikan topeng mereka berdua dibuka, biar wajah aslinya bisa mereka saling tatap.” Kata saya kepada pak supervisor.

“Wah, aku tidak berani, pak. Takut mereka tersinggung.” Kata pak supervisor.

“Oh, bapak tidak berani. “ Kata aku lalu diam.

Dalam hati saya bertanya-tanya, “yang main adu domba, pak supervisor atau kedua anak buahnya?”

DJAJENDRA

AKU BUKAN MEREK

Beberapa waktu yang lalu, sebuah perusahaan dibidang personal branding menghubungi saya, dan menawarkan jasa marketingnya untuk menjadikan saya sebagai sebuah merek dibidang motivasi.

Jujur saja, saya tidak ingin menjadikan diri saya sebagai sebuah komoditas produk dagangan. Saya menulis dan menjadi pembicara karena saya mendapatkan kesenangan darinya.

Ide personal branding adalah ide yang luar biasa. Melalui personal branding yang baik seseorang dapat membuat lompatan besar untuk keberhasilan karir. Tapi,  untuk diri saya pribadi, saya lebih suka bekerja melalui langkah-langkah kecil yang membentuk karakter saya, melalui proses sehari-hari dari kesadaran diri saya sendiri. Apalagi di zaman ini, ada google yang sangat membantu diri saya untuk menuju ke arah yang saya inginkan.

Sangat banyak jalan pintas untuk menuju puncak karir, dan saya sendiri sudah pernah mencapai puncak karir di pekerjaan saya yang dahulu. Oleh karena itu, di pekerjaan menulis dan mengajar ini, saya ingin melalui jalan-jalan kecil yang sunyi dengan integritas diri yang lengkap, tanpa tergoda untuk cepat-cepat  menemukan sebuah keramaian yang tidak saya perlukan.

DJAJENDRA

OLAHRAGA ADALAH SAHABAT TERDEKATKU

Aku mulai dengan stretching lima belas menit; aku lanjutkan dengan treadmill dua puluh menit;  aku lanjutkan lagi dengan squash tiga set; dan aku akhiri dengan sauna lima belas menit. Lalu, aku mandi dan duduk santai dengan segelas teh hijau, sambil mendengarkan suara gemericik air kolam renang.

Nikmat sekali, ya, hidup ini.

Aku suka menikmati hidupku bersama sahabat terdekatku, si olahraga. Hahahaha, lucu, ya. Olahraga bisa menjadi sahabat.

Kenapa aku harus menganggap olahraga sebagai sahabat terdekatku?

Karena, olahraga memberi Aku kesegaran dan kenikmatan. Tubuhku selalu merasa prima dan sehat kalau aku teratur berolahraga. Bila seminggu saja aku berhenti berolahraga, mulailah tubuhku menjadi tidak prima dan sakit-sakitan.

Oleh karenanya, aku jadikan olahraga sebagai sahabat terdekatku.

Bagaimana dengan Anda?

DJAJENDRA

JADWALKU SANGAT KETAT

Jadwalku di bulan Oktober sangat ketat, ada beberapa klien di beberapa kota meminta Aku melakukan pelatihan.

Hari ini, aku harus berangkat ke kota Sumedang, kota tahu, dengan tahu di dalam keranjang bambu yang unik, untuk dua hari kerja. Setelahnya, beberapa kota lain sudah menunggu.

Perjalanan ke berbagai kota dan lokasi di Indonesia membuat aku semakin belajar tentang keragaman Indonesia.

Makanan-makanan yang khas dan unik, serta orang-orangnya yang ramah dan luar biasa selalu meninggalkan kenangan.

Walaupun aku tinggal di hotel yang nyaman, tapi aku tetap senang mengelilingi kota dan menemukan makanan yang unik dan khas daerah.

Setelah pekerjaan selesai, menyusuri kota kecil untuk menemukan keunikan dan kuliner yang enak, adalah sebuah petualangan yang menyenangkan hati.

Hari ini aku beruntung, jalan tol Cipularang sangat lancar. Aku hanya butuh waktu tiga jam untuk sampai di kota Sumedang, kota yang sejuk dengan dikelilingi oleh gunung-gunung hijau yang indah.

DJAJENDRA

AKU SANGAT TERKENAL

“Aku sangat terkenal, dan keterkenalanku diawasi oleh semua mata, yang ingin tahu aku seutuhnya.”

“Baguskan, jadi selebriti top.”

“Bagus? Pagi ku, siang ku, malam ku, diawasi oleh sangat banyak orang. Apakah itu bagus menurutmu?”

“Kau sangat terkenal, dan kemanapun kau pergi dikenal orang. Apalagi setiap hari nongol di TV, kan hebat.”

“Aku sekarang letih menjadi terkenal. Aku perlu menyendiri, tapi aku butuh uang untuk hidupku. Dan uang, hanya bisa aku dapatkan karena keterkenalanku.”

“Yah, sudah. Jadilah terkenal terus, biar uangmu mengalir terus.”

“Aku belum bisa menegaskan hatiku untuk menetapkan pilihan antara uang dan kebahagian hidupku.”

“Yah, sudah. Coba kau tenteramkan dulu dirimu. Lalu, temukan ketegasan untuk mendapatkan apa yang kau cari dalam hidupmu.”

DJAJENDRA

SELF AWARENESS

KEBAKARAN

Siang hari ini, saya melihat kebakaran besar di daerah Bendungan Hilir. Lokasi kebakaran tidak jauh dari ruang kerja saya. Dari lantai 18 ruang kerja, saya melihat si jago merah dengan bantuan angin kencang membakar ratusan rumah warga.

Ada beberapa orang yang saya kenal tinggal di lokasi kebakaran tersebut. Saya menghubungi mereka, dan ternyata semua harta benda mereka habis terbakar. Mereka sangat terpukul dan kehabisan kata-kata untuk kehilangan harta benda dan rumah tempat mereka bernaung.

Mereka yang tinggal di wilayah padat penduduk itu adalah para pedagang kecil dan para pekerja kantoran. Mereka adalah pribadi-pribadi yang melalui kesederhanaan hidup mencoba mengumpulkan kekayaan untuk masa depan yang lebih baik. Ada yang berprofesi sebagai tukang jahit, penjual kue, pecel lele, ayam penyet, dan juga satpam.

Hari ini, rumah dan harta benda mereka gagal terselamatkan. Api kecil menjadi api raksasa yang mampu menjadi sangat perkasa untuk memberikan perlawanan yang sangat kuat, walau pada akhirnya, sang api raksasa harus menerima kekalahan dari para pejuang pemadam kebakaran.

Rumah dan harta benda yang habis terbakar, tidaklah boleh menjadikan jiwa dan raga terdiam dalam ketakberdayaan.  Jangan membiarkan diri menarik keyakinan yang tidak sehat untuk mempersalahkan semua kejadian oleh akibat api raksasa.

Hari esok sudah menunggu, siapkan jiwa dan raga untuk menjadikan diri lebih ikhlas dan bersemangat kembali, untuk menuju masa depan yang lebih cemerlang.

DJAJENDRA

MENGELOLA RASA PERCAYA DIRI ANAK BUAH

 

Seorang manajer sedang marah memikirkan anak buahnya yang miskin rasa percaya diri.

“Berapa lama lagi sebelum aku kehilangan rasa sabarku, aku dapat bertahan dengan  staf-staf yang rendah diri?” Bisik manajer dalam hati.

Beberapa saat kemudian seorang staf masuk ke ruang manajer, dan melihat wajah manajernya sedang murka. Lalu, dia pun bertanya.” Pak, bapak kelihatan marah?”

“Marah? Aku tidak sedang marah, aku sedang memikirkan cara meningkatkan rasa percaya diri kalian semua, tahu!” Bentak manajer dengan suara marah kepada stafnya.

“Heran, ni bos sudah gila kali ya.” Bisik stafnya dalam hati sambil cepat-cepat meninggalkan ruang manajernya itu.

Beberapa saat kemudian, seorang direksi masuk keruang manajer.

“Kenapa kamu? Kok kelihatan wajahmu bermasalah?” Tanya direksi

“Pak, silakan duduk pak! Aku sedang merencanakan untuk memberikan motivasi kepada staf-staf  dilingkunganku, agar rasa percaya diri mereka itu bisa meningkat.” Jawab manajer dengan gaya sopan santun.

“Oh, begitu. Aku kira kamu sedang mengalami masalah besar dengan hidupmu.” Kata direksi.

“Tugasmu sebagai manajer adalah mengelola rasa percaya diri setiap staf-stafmu. Bila masih ada staf mu yang belum percaya diri, berarti kamu gagal jadi manajer.” Kata direksi.

“Oh, baik pak. Semua staf saya sangat percaya diri, pak! Saya hanya ingin meningkatkannya menjadi lebih super lagi, pak.” Kata manajer dengan suara takut-takut.

“Oke! Menjadi manajer yang luar biasa berarti cerdas mengelola rasa percaya diri para staf .” Kata direksi sambil meninggalkan ruang manajernya.

DJAJENDRA

TIDAK SUKA MENILAI DIRI SENDIRI

Mengapa tidak suka menilai diri sendiri. Tapi, lebih suka menghabiskan waktu, tenaga, dan pikiran untuk menilai perilaku dan kebiasaan hidup orang lain? Padahal, menilai diri sendiri itu sangat penting, agar diri bisa mengatur strategi dan taktik untuk mewujudkan semua harapan dan cita-cita menjadi kenyataan.

Menghabiskan waktu, pikiran, dan tenaga untuk menilai perilaku orang lain; hanyalah akan membuat diri kekurangan energi dan waktu untuk mempersiapkan diri menjadi seperti yang diinginkan.

Bila setiap hari mau lebih memperhatikan diri sendiri dengan melakukan penilaian secara jujur terhadap realitas kualitas diri, maka diri kita pasti dapat memperbaiki hal-hal yang masih kurang,  serta menyiapkan sebuah kepribadian yang  siap dengan kualitas dan kompetensi untuk mewujudkan cita-cita yang diimpikan.

DJAJENDRA

Pertanyaan

Apakah sebenarnya CINTA SEJATI itu ada ?

 

Djajendra Menjawab

Cinta sejati itu ada kalau Anda memilikinya. Tapi, kalau Anda tidak memilikinya, cinta sejati itu tidak akan pernah ada bersama Anda.

Cinta sejati diawali dengan mencintai diri sendiri, mencintai kehidupan, mencintai keindahan, dan menghargai perbedaan melalui cinta yang tulus.

Cinta sejati akan Anda miliki saat diri Anda mampu dan mau untuk memberi lebih dari yang Anda ambil; Anda ikhlas mencintai tanpa pamrih terhadap yang Anda cintai; Anda berjiwa besar dan berwawasan untuk berkomunikasi melalui empati Anda; Anda tulus menghormati ketidaksempurnaan yang dihasilkan oleh yang Anda cintai.

Cinta sejati adalah pilihan untuk mencintai ketidaksempurnaan, tanpa memaksanya untuk menjadi sempurna.

Cinta sejati  tidak akan pernah dimiliki oleh orang-orang yang mencari keberuntungan dari satu sama lain, tapi hanya dapat dimiliki oleh orang-orang yang merasa bahagia memberikan cintanya untuk kebahagiaan orang lain.

Cinta sejati tidak akan pernah dihasilkan dari sistem keyakinan yang memiliki kepentingan untuk mendapatkan kehormatan.

Cinta sejati hanyalah sang pemberi yang tak pernah berharap balasan apa pun dari siapa pun.

Cinta sejati itu sebenarnya ada, dan selalu akan tumbuh berkembang di jiwa orang-orang yang mau merawatnya.

DJAJENDRA

BILA KEDAMAIAN HATI DIKALAHKAN OLEH KEKUATAN TAKUT.

 

Semua orang pasti berharap hidup dalam kedamaian. Tapi, bila kedamaian hati selalu dikalahkan oleh kekuatan takut, maka hidup pasti tidak akan pernah bisa damai.

Kadang-kadang rasa takut diperlukan untuk mengendalikan diri. Tetapi, bila rasa takut menjadi berlebihan, rasa takut itu akan menelan semua kedamaian hati. Dan akibatnya, diri selalu akan berada bersama kekhawatiran hidup.

Damai akan dicari bila diri dalam keadaan ketakutan. Tetapi, damai jarang dipedulikan saat diri jauh dari perasaan takut.

DJAJENDRA

MAU BEBAS DARI KEKURANGAN

“Aku ingin mandiri secara finansial, aku mau bebas dari kekurangan.” Teriak seorang teman.

Setelah teriakannya diam. Lalu, aku bertanya kepadanya.” Apakah mungkin kau bisa menjadi mandiri secara finansial?”

“Lucu pertanyaan mu, pasti bisa! Kalau jumlah uang yang ku inginkan terkumpul, aku pasti bebas dari kekurangan, dan pasti mandiri secara finansial.” Katanya penuh semangat

“Emmmhh, begitukah.” Kata aku sambil tersenyum.

“Yah lah, tidak diragukan lagi. Uang yang banyak pasti akan membebaskan diriku dari kekurangan.” Kata dia dengan penuh percaya diri.

“Uang tidak pernah akan cukup untuk membebaskan seseorang dari kekurangan selama dirinya masih serakah dengan uang.” Kata aku kepadanya.

“Maksudmu apa, kau mau bilang aku serakah?”

“Oh, tidak! Aku hanya ingin bilang bahwa selama kau merasa hanya uang yang dapat membebaskan dirimu dari kekurangan, maka selama itu dirimu akan kekurangan uang.” Kata aku kepadanya.

“Aku tidak dapat memahami kata-kata mu.” Kata dia dengan wajah sedikit marah.

“Oh, begitu ya! Hanya ada satu kesalahan yang membuat orang selalu kekurangan uang; yaitu: tidak memiliki kesadaran untuk merasa tidak kekurangan dengan jumlah uang berapa pun.” Kata aku sambil tersenyum dan pamit kepadanya.

DJAJENDRA

PERLUKAH MENGABAIKAN KRITIKAN YANG MENYAKITKAN HATI?

 

Seorang teman bertanya tentang Perlukah dirinya mengabaikan kritikan pedas yang cendrung menyakitkan hatinya.

Saya katakan, coba belajar sesuatu dari kritikan yang menyakitkan itu. Bila kau mengabaikannya, maka kau kehilangan ilmu pengetahuan yang mungkin terselip melalui kritikan itu, untuk membuat dirimu menjadi lebih luar biasa.

Paling mudah, ya, tutup mata dan tutup telinga. Lalu, masa bodoh dengan apa kata orang.

Tetapi, bila kau mengabaikan tanpa belajar sesuatu dari kritikan itu, kau akan kehilangan sebuah peluang untuk melakukan perubahan di dalam perilaku dirimu.

Siapkan jiwa besar melalui emosional yang cerdas, untuk mempelajari makna dibalik kritikan yang menyakitkan hati itu.

Nah, mana tahu, ya. Mungkin saja, ada sebuah rahasia yang luar biasa untuk membuat diri mu lebih sadar setelah memahami maksud dari kritikan tersebut.

Menurut saya, lebih baik kau mendapatkan beberapa kritikan daripada jutaan pujian, yang mungkin membuat kau kehilangan kesadaran karena mabuk pujian.

Kalau kritikan itu, seperti meminum air rebusan daun sambiloto, bahasa medisnya Andrographis paniculata Ness. Mau tahu rasanya? Cobalah diminum! Nanti kau tahu rasanya seperti apa. Tapi, air rebusan daun sambiloto adalah obat dengan berbagai khasiat yang menyembuhkan banyak penyakit. Termasuk, membuat kita selalu sadar dengan rasanya.

Nah, Begitulah yang saya katakan kepada temanku untuk mau menerima kritikan dengan penuh kesadaran. Temanku senang mendengarkan saranku, bagaimana dengan Anda?

DJAJENDRA

MUDAH REZEKI

 

Seorang sahabat bertanya tentang kiat mendapatkan rezeki dengan cara yang paling mudah. Saya tersenyum dengan pertanyaannya. Sebab, saya tahu semua rezeki pasti sangat mudah untuk didapatkan. Dan, tidak pernah ada kesulitan untuk memancing rezeki. Sebab, rezeki itu seperti ikan-ikan yang mudah dipancing di lautan yang kaya dengan ikan-ikan nya.

Tapi, mengapa sahabatku ini sangat galau hatinya tentang mendapatkan rezeki. Bukankah Tuhan telah menyiapkan rezeki untuk setiap ciptaannya. Jadi, mengapa harus takut dan khawatir tentang cara mendapatkan rezeki?

Rezeki seperti ikan-ikan di lautan. Kalau kita mau mendapatkannya, kita harus menyiapkan peralatan dan pengetahuan yang tepat untuk mendapatkan ikan-ikan sesuai kebutuhan yang kita inginkan.

Bila kita tidak pernah menyiapkan diri kita dengan peralatan dan kemampuan untuk memancing ikan dengan benar, maka diri kita tidak akan pernah pantas untuk mendapatkan ikan dengan mudah.

Mudah rezeki didapatkan saat diri kita mau bekerja keras melalui kecerdasan diri yang komplit. Artinya, diri kita cerdas intelektual, cerdas emosional, cerdas spiritual, cerdas keterampilan, dan cerdas kepribadian. Bila diri kita cerdas, kita selalu akan berada dalam kesadaran bahwa semua rezeki itu sangat mudah untuk kita dapatkan.

Saya sampaikan kepada sahabat saya bahwa kiat untuk mudah mendapatkan rezeki, adalah dengan memantaskan dan mencerdaskan dirinya, agar dirinya dapat memiliki ilmu untuk menjadi mudah rezeki.

Saya juga menitipkan pesan kepada sahabatku untuk meyakinkan dirinya, bahwa Tuhan adalah Maha Pengasih dan sangat baik, untuk mempermudah rezeki setiap ciptaannya dengan cara-cara yang luar biasa.

DJAJENDRA

JANGAN MENOLEH KEBELAKANG UNTUK MENATAP KECEWAMU

 

Saat dirimu berada di tengah kekecewaan, fokuskan semua perhatianmu kepada kekuatan hidup yang bisa membuatmu menjadi lebih ikhlas untuk menerimanya.

Siapkan mental sadarmu untuk mengeluarkan dirimu dari perangkap rasa kecewa. Dan, biarkan rasa kecewamu terhapuskan oleh kekuatan keyakinan dirimu untuk menjadi ikhlas dalam perasaan syukur.

Jangan berikan  ruang dan waktu untuk perasaan kecewamu terus bermain dalam ingatanmu. Nanti, dirimu akan letih dalam krisis kebahagiaan.

Bangunlah kekuatan dalam dirimu untuk menjadi magnet penarik kelimpahan kehidupan dangan menyingkirkan dirimu dari kekurangan.

Perkuat energi keyakinan dirimu untuk menyatukan jiwa dan ragamu ke dalam perasaan syukur dan beruntung. Lalu, tinggalkan semua energi kecewa, dan jangan pernah menoleh kebelakang untuk menatap kecewamu.

DJAJENDRA

MENCARI OBAT STRES

 

Tok..Tok..Tok, terdengar suara orang mengetuk pintu kamar…..

“Siapa yang ngetuk pintu pagi-pagi gini?” Berkata dalam hati

“Masuk!”

“Pagi, pak!”

“Yah, ada apa Lin, tumben pagi-pagi mau ketemu aku?”

“Maaf pak, mau minta ijin. Aku mau cuti pak, bolehkah?”

“Cuti! Memangnya kau mau ke mana Lin?”

“Aku lagi stres berat pak, mau nyari obat stres.”

“Mau ke apotek nyari obat stres?”

“Bukan, pak! Aku mau ke pantai nyari obat stres.”

“Memang di pantai mana ada orang jual obat stres?”

“ Kalau aku stres, obatnya harus berjemuran di pantai, pak. Mendengarkan suara ombak bisa menghilangkan stres ku, pak.”

“Oh, begitu, ya! Berapa hari cutinya, Lin?”

“Dua hari saja, pak.”

“Emmhh, baiklah.”

DJAJENDRA

KECANDUAN KERJA DAN LUPA OLAH RAGA

“Bang! Ke gym, yuk. Bakar lemak.”

“Pekerjaanku menumpuk, aku sibuk, tidak punya waktu untuk ke gym.”

“Yah abang, kok selalu malas berolahraga. Sudahlah kalau gitu, aku ke gym ya, bang?”

“Oke, baik.”

Beberapa minggu kemudian…..

“Bang! Ke gym, yuk. Bakar lemak, biar sehat.”

“Aku sibuk sekali, harus rapat direksi sampai malam.”

“Oke bang, lain kali ya.”

Setahun kemudian…..

“Bang apa kabar? Yuk kita ke gym, biar sehat kita bang.”

“Aku sibuk sekali, harus ke dokter! Komplikasi aku, dan harus banyak istirahat, kata dokter.”

“OOhhh, begitu, ya bang.”

“Selamat berobat bang, aku doakan cepat sembuh.”

“Amin, terima kasih.”

DJAJENDRA

SUDAHKAH ANDA MEMILIKI KEPRIBADIAN YANG TEGAS?

 

“Dalam Diri Anda Yang Tegas Dan Bijaksana Akan Muncul Kekuatan Kepribadian Yang Tak Mudah Terpengaruh Kepada Pujian, Celaan, Atau Pun Tak Akan Gentar Kepada Kekuatan Yang Menakutkan.” – Djajendra

Tegas berarti tidak lemah. Bila diri Anda masih belum menjadi pribadi yang tegas, cobalah belajar untuk menjadi tidak lemah. Tegaskan sikap melalui karakter diri yang tenang dan berkeputusan.

Tegas berarti tidak ragu. Jika dirimu masih suka ragu dalam menghadapi ketidakpastian, cobalah belajar untuk menjadi tidak ragu. Tegaskan perilaku melalui kepastian yang membuat semua orang merasa tenang bersama Anda.

Anda yang lemah dan peragu, pasti selalu akan terombang –ambing dalam kehidupan, tanpa memiliki keberanian untuk membuat keputusan yang berani. Dan, orang-orang akan melihat kepribadian Anda ini sebagai kelemahan diri Anda dalam memahami hidup.

Anda yang lemah dan ragu untuk memiliki empati, akan kehilangan jiwa untuk mencurahkan kepedulian kepada orang lain. Akibatnya, orang-orang akan menganggap Anda sebagai pribadi yang tidak memiliki kepedulian dan jiwa pengasih dalam hidup.

Anda yang mudah diperdaya oleh emosi kasihan, tanpa memiliki ketegasan dalam kepribadian Anda yang lemah; hanya akan membuat Anda terlihat sebagai orang yang mudah untuk dimanfaatkan buat kepentingan mereka-mereka yang suka memanfaatkan orang lain untuk keuntungan pribadi mereka.

Jadilah tegas, jadilah kokoh, timbulkan wibawa dan karisma; lalu, peliharalah sifat dan karakter yang berempati melalui kecerdasan emosional, untuk tidak terperdaya kepada orang-orang yang suka memperdaya orang lain.

DJAJENDRA

BUSINESS & ECONOMICS

“Harga Emas Yang Terus Meroket Dan Mencetak Rekor Harga Baru Adalah Pertanda Bahwa Nilai Uang Dari Negara Mana Pun Mulai Tidak Dipercaya.” – Djajendra

“Memperkuat Jumlah Aset Likuid Perusahaan Di Masa Krisis Keuangan Akan Menjamin Kelangsungan Bisnis Dan Operasional.” – Djajendra

“Ketika Sebuah Produk Unggul Di Pasar, Para Kompetitor Akan Mengatur Strategi Untuk Menciptakan Produk Tandingan.” – Djajendra

“Perdagangan Yang Sehat Adalah Ketika Pedagang Mampu Berdagang Dengan Memahami Realitas Ekonomi Dan  Daya Beli Konsumen.” – Djajendra

“Di Zaman Ini, Ekonomi Adalah Mindset Masyarakat Dalam Memenuhi Kebutuhan Hidupnya Dengan Melakukan Apa Saja Demi Uang.” – Djajendra

“Ekonomi Hari Ini Adalah Ekonomi Komersial Yang Menguangkan Semua Hal Demi Keuntungan Maksimal. “ – Djajendra

“Investasi Dan Risiko Adalah Dua Hal Yang Selalu Hidup Bersama Dan Saling Membutuhkan.” – Djajendra

“Siapa Pun Boleh Menjadi Sangat Pintar Dalam Hal Investasi, Tapi Tidak Ada Seorang Pun Di Dunia Ini Yang Mampu Memperhitungkan Risiko Dengan Tepat.” – Djajendra

“Anda Pasti Memiliki Banyak Waktu Jeda Untuk Beristirahat, Tapi Kehidupan Anda Tidak Memiliki Sedetikpun Waktu Jeda.” – Djajendra

“Jangan Terlalu Terlenah Dengan Angka-Angka Ekonomi Makro, Tapi Perhatikan Sifat Dari Angka-Angka Ekonomi Makro Tersebut.” – Djajendra

”Berbisnis Itu Sama Seperti Berperang, Perlu Menyiapkan Semua Kekuatan Internal Dengan Sempurna, Lalu Mempelajari Kekuatan Dan Kelemahan Lawan, Dan Pada Akhirnya Harus Mampu Menaklukkan Semua Kekuatan Lawan.” – Djajendra

“Ketika Kehidupan Anda Kalah Dengan Inflasi, Maka Anda Akan Hidup Dalam Kekurangan. “ – Djajendra

”Bisnis Yang Unggul Muncul Dari Pengetahuan Bahwa Penjualan Dan Profit Harus Selalu Dihasilkan Dengan Maksimal.” – Djajendra

“Menjadi Pengusaha Itu Tidak Sulit, Asal Anda Siap Hidup Dengan Penghasilan Yang Tidak Pasti.” – Djajendra

“Berbisnis Itu Sama Seperti Berperang, Perlu Menyiapkan Semua Kekuatan Internal Dengan Sempurna, Lalu Mempelajari Kekuatan Dan Kelemahan Lawan, Dan Pada Akhirnya Harus Mampu Menaklukkan Semua Kekuatan Lawan.” – Djajendra

”Sebuah Perusahaan Tidak Sekedar Sebuah Unit Bisnis Milik Perorangan, Tapi Merupakan Aset Bangsa Yang Harus Dilindungi Oleh Negara Untuk Menjaga Keamanan Dan Keberlanjutan Kemakmuran Ekonomi Bangsa Tersebut.” –Djajendra

“Untuk Menghindari Krisis Ekonomi, Janganlah Bekerja Dengan Mental Spekulasi, Janganlah Berkeluh – Kesah Ketakutan, Tapi Bekerjalah Dengan Mental Kalkulasi. Dan, Pagari Setiap Benih Risiko Krisis Sejak Dini.” – Djajendra

“Inti Dari Penyelesaian Krisis Adalah Fokus Pada Semua Keunggulan Perusahaan, Dan Memberdayakan Semua Keunggulan Tersebut Dengan Menggunakan Rasa Percaya Diri, Semangat, Reputasi, Kredibilitas, Antusias, Serta Kerja Sama Dengan Semua Stakeholder Secara Komplit Dan Total.” – Djajendra

“Perusahaan Yang Pintar Pasti Membangun Karakter Pimpinan, Karyawan, Dan Customer Yang Mampu Menyatu Membangun Daya Tahan Perusahaan Dalam Menghadapi Ketidakpastian Bisnis. Termasuk, Bisa Mempertahankan Daya Saing, Produktivitas Dan Profitabilitasnya.” – Djajendra

“Industri China Adalah Industri Yang Terkenal Berkemampuan Memproduksi Barang-Barang Berharga Murah. Kalau Mau Bersaing Pelajarilah Kelebihan Industri China Ini, Jangan Sekedar Takut Dan Berkeluh-Kesah.” – Djajendra

“Dalam Era ACFTA Ini Para Pengusaha Dan Pemerintah Harus Bertanggung Jawab, Untuk Menjadikan Setiap Komponen Perekonomian Menjadi Lebih Efektif Dan Efisien. ” – Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

GOOD CORPORATE GOVERNANCE

“Sangat Mudah Untuk Mengukur Keuntungan Bisnis, Tapi Hasil Akhirnya Selalu Tergantung Dari Perilaku Etis Stakeholder.” – Djajendra

“Orang-Orang Tanpa Integritas Akan Menggunakan Segala Ketidakjujuran Untuk Mendapatkan Apa Yang Mereka Inginkan.” – Djajendra

“Politik Kantor Adalah Bagian Dari Politik Korporasi Untuk Bisa Menjalankan Strategi Kekuasaan Dengan Kekuatan Penuh Untuk Kinerja Maksimal.” – Djajendra

“Manajemen Yang Kuat Lahir Dari Kerja Sama Yang Solid Untuk Menghitung Semua Potensi Risiko Melalui Integritas Diri Yang Terhormat.” – Djajendra

“Buruh Adalah Stakeholder Yang Sangat Penting Untuk Membangun Bisnis Yang Kuat Dan Solid.” – Djajendra

“Perusahaan Dibuat Untuk Menciptakan Lebih Banyak Kekayaan Dan Membuat Para Pemiliknya Mampu Mencapai Puncak Kesuksesan Kehidupan Ekonomi.” – Djajendra

“Reputasi Perusahaan Akan Lahir Dari Kekaguman Setiap Stakeholder Atas Perilaku Bisnis Yang Memenuhi Kebutuhan, Kenyamanan, Dan Keadilan.” – Djajendra

“Kegagalan Dalam Internal Kontrol Selalu Disebabkan Oleh Perasan Dan Pikiran Yang Menganggap Diri Dan Organisasinya Terlalu Ekselen, Sehingga Mereka Tertidur Di Dalam Kesombongan.” – Djajendra

“Karyawan Dan Pimpinan Yang Berintegritas Akan Menciptakan Ruang Dan Waktu Kerja Yang Beretika, Serta Selalu Menyelesaikan Semua Tantangan Dengan Solusi Yang Beretika.” – Djajendra

“Integritas Menggambarkan Kepribadian Seseorang Dan Menjadi Semacam Alat Pengukuran Karakter Untuk Menentukan Perilaku Seseorang.” – Djajendra

“Etika Bisnis Akan Kuat Bila Kebijakan Moral, Aturan Moral, Dan Sistem Kehidupan Yang Beretika Menjadi Fondasi Dalam Perilaku Stakeholder.” – Djajendra

“Setiap Perusahaan Yang Ingin Kuat Harus Berbudaya, Beretika, Dan Berkepemimpinan Yang Baik.” – Djajendra

“Kepercayaan Adalah Kekuatan  Yang Harus Diperjuangkan Melalui Nilai-Nilai Tata Kelola Perusahaan Yang Berintegritas Dan Beretika.” – Djajendra

“Kepercayaan Adalah Kekuatan  Yang Harus Diperjuangkan Melalui Nilai-Nilai Tata Kelola Perusahaan Yang Berintegritas Dan Beretika.” – Djajendra

“Perkembangan Teknologi Di Kantor Mengharuskan Karyawan Untuk Menghilangkan Kepentingan Pribadi Di Kantor, Dan Meningkatkan Pelayanan Berkualitas Kepada Perusahaan Dan Stakeholders.” – Djajendra

“Budaya Yang Berkualitas Mengkonfirmasi Kemanjuran Budaya Dalam Menciptakan Motivasi Buat Mendorong Setiap Orang Untuk Meraih Prestasi Tertinggi.” – Djajendra

“Tanpa Visi Dan Tujuan Yang Jelas, Anda Akan Hilang Dan Tenggelam Dalam Kesibukan Kehidupan Rutinitas Anda.” – Djajendra

“Kekuasaan Tertinggi Dalam Hal Operasional Di Perusahaan Terletak Pada Dewan Direksi. Karena Itu, Dewan Direksi Harus Menjadi Contoh Positif Pelaksanaan Good Corporate Governance Di Perusahaan.” – Djajendra

“Pekerjaan Yang Anda Lakukan Tidaklah Berdiri Sendiri, Tapi Didalamnya Ada Hak Dan Kepentingan Para Stakeholders.” – Djajendra

“Good Corporate Governance Lahir Dan Berkembang Sebagai Respons Terhadap Kegagalan Korporasi Dalam Mengatasi Krisis Ekonomi Dan Kejahatan Yang Dilakukan Oleh Para Stakeholders.” – Djajendra

“Tanpa Pengawasan Dan Pengorganisasian Yang Baik, Perusahaan Berpotensi Merusak Fondasinya.” – Djajendra

“Fakta Integritas Hanya Akan Berfungsi Dengan Baik, Bila Pengawasan Terhadap Fakta Integritas Juga Dilakukan Dengan Integritas Tinggi.” – Djajendra

“Perbedaan Antara Good Corporate Governance Dan Bad Corporate Governance Ada Di Dalam Integritas Stakeholders.” – Djajendra

“Remunerasi Harus Diikuti Dengan Mencerdaskan  Karyawan Melalui Etika Bisnis Dan Code Of Conduct.” – Djajendra

“Perubahan Dari Budaya Lama Ke Budaya Baru Memerlukan Infrastruktur Yang Kuat Untuk Mendukung Proses Perubahan.” – Djajendra

“Jika Sebuah Bisnis Berjalan Dengan Model Kemitraan Yang Saling Membesarkan, Maka Kemakmuran Akan Menjadi Hasil Akhir Dari Kemitraan Tersebut.” – Djajendra

“Jika Prinsip-Prinsip Terbaik Diabaikan, Hal Itu Sama Artinya Mengundang Risiko Merusak Semua Potensi Sukses.” – Djajendra

“GCG Tidak Akan Bermanfaat Bila Perusahaan Menganggap GCG Adalah Peraturan Yang Bersifat Normatif, GCG Hanya Akan Bermanfaat Saat Stakeholders Menjadikannya Kultur  Di Kesehariannya.” – Djajendra

“Dalam Lingkungan Kerja Yang Terpercaya Semua Stakeholders Akan Mendapatkan Hasil Kinerja Korporasi Dengan Adil.” – Djajendra

“Good Corporate Governance Akan Menjadi Alat Manajemen Yang Andal, Bila Pimpinan Berintegritas Untuk Menjalankannya Dengan Sepenuh Hati.” – Djajendra

”Pengetahuan Tentang Kebaikan Membangun Jalan Kebenaran. Kesadaran Untuk Menjalankan Kewajiban Membangun Rasa Tanggung Jawab. Cinta Membangun Pikiran Dan Perasaan Menjadi Lebih Baik. Kepedulian Membangun Keharmonisan Hubungan Baik.” – Djajendra

“Perusahaan Yang Tidak Mampu Menggali Nilai-Nilai Luhurnya Untuk Tujuan Memuliakan Setiap Stakeholder, Akan Kehilangan Kebesarannya.” – Djajendra

“Saat Anda Berpikir Good Corporate Governance Itu Teori; Saat Anda Berpikir Risk Management Itu Lelucon; Saat Anda Berpikir Bisnis Itu Milik Anda Pribadi. Saatnya Anda Melakukan Interospeksi Diri Secara Mendalam Untuk Menjadi Pribadi Yang Lebih Jujur Dan Lebih Berintegritas Pada Dunia Bisnis.” – Djajendra

“Ketika Orang Bijaksana Meragukan Kejujuran Lingkungannya Untuk Menciptakan Kebaikan, Maka Keyakinan Dan Kepercayaan Diri Telah Tergoncangkan Oleh Badai Keraguan.” – Djajendra

“Hubungan Kepercayaan Yang Dibangun Atas Fondasi Integritas Untuk Saling Memberi Dan Saling Bertoleransi, Tetap Akan Abadi Dan Tidak Akan Pernah Rusak Oleh Kepentingan Pribadi.” – Djajendra

”Ketika Pemimpin Dan Karyawan Menjalankan Budaya Konspirasi Buat Kepentingan Pribadi, Maka Good Governance Akan Mati.” – Djajendra

“Jika Anda Berusaha Memahami Dan Menjalankan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance Secara Bijaksana, Anda Akan Menjadi Pribadi Baik Dengan Kualitas Diri Yang Sangat Tinggi.” – Djajendra

“ Saudara-Saudara Sekalian, Saya Sebagai Pimpinan Anda Tidak Begitu Mempersoalkan Masalah Kejeniusan Dan Kepintaran Anda. Buat Saya Hal Yang Paling Penting Adalah Etika, Moral, Dan Kepatuhan Anda Semua Kepada Nilai-Nilai Kerja Perusahaan. Sepintar Apa Pun Anda, Jika Anda Melanggar Etika, Moral, Dan Nilai-Nilai Kerja Perusahaan; Saya Pasti Akan Mengeluarkan Surat Peringatan, Dan Mungkin Juga Meminta Anda Untuk Segera Meninggalkan Perusahaan.” – Direktur Sdm Sebuah Perusahaan Swasta

”Bisnis Itu Seperti Air Yang Selalu Mengalir Dengan Caranya Sendiri, Tanpa Perduli Pada Apapun, Dan Terus Mengalir Menerobos Setiap Hambatan Untuk Mencapai Hasrat Dan Kepentingan Dari Yang Lebih Kuat Dan Lebih Cerdik. ” – Djajendra

“Membiarkan Setiap Orang Menjadi Juru Bicara Perusahaan Kepada Publik Adalah Perbuatan Yang Berpotensi Mengundang Bencana Ke Dalam Perusahaan.” – Djajendra

“Warga Perusahaan Yang Baik Adalah Pribadi Dengan  Kesadaran Diri Sendiri Untuk Menjalankan Tugas Dan Tanggung Jawab, Dengan  Berpedomankan Etika Bisnis Dan Code of Conduct.” – Djajendra

“Temukan Nilai-Nilai Kebaikan Dan Keadilan Untuk Mendukung Profesionalisme Bisnis Anda, Agar Bisnis Anda Dicintai Oleh Setiap Stakeholder Di Sepanjang Zaman.” – Djajendra

“Bila Karyawan Dan Pimpinan Patuh Menjalankan Kegiatan Bisnis Perusahaan Dengan Berpedomankan Pada Etika Bisnis Dan Code Of Conduct, Maka Perusahaan Pasti Terhindarkan Dari Berbagai Bencana Risiko.” – Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

CUSTOMER SERVICE EXCELLENCE

“Perusahaan Pemenang Adalah Yang Melayani Pelanggannya Dengan Hati Dan Dedikasi Yang Besar, Untuk Kemudian Menguasai Pasar Dengan Cara Memenangkan Hati Pelanggan.” – Djajendra

“Jangan Meremehkan Kecerdasan Emosional Dalam Memberikan Pelayanan Pelanggan Berkualitas Yang Etis.” – Djajendra

“Mayoritas Pebisnis Lahir Karena Tidak Punya Uang, Tapi Mereka Punya Gagasan Terhadap Produk Dan Jasa Sesuai Kebutuhan Dan Harapan Pelanggan.” – Djajendra

“Pelayanan Publik Berkualitas Akan Muncul, Saat Nilai-Nilai Etika Ditegakkan Melalui Integritas, Untuk Memberikan Pelayanan Berkualitas Buat Keragaman Warga Negara Dalam Mendapatkan Kepuasan Dan Keadilan.” – Djajendra

“Budaya Pelayanan Haruslah Unik Agar Orang-Orang Bisa Merasakan Kelebihan Dari Perilaku Budaya Pelayanan Yang Ditawarkan.” – Djajendra

“Semakin Banyak Bank Dipercaya Oleh Stakeholder Di Sebuah Negara, Maka Semakin Kuatlah Fondasi Perekonomian Negara Tersebut.” – Djajendra

“Pelayanan Berkualitas Berarti Membangun Hubungan Kepercayaan Dan Memperkuat Nilai-Nilai Untuk Saling Membantu Dalam Setiap Keadaan.” – Djajendra

“Pelayanan Pelanggan Terbaik Membutuhkan Nilai Dan Kebiasaan Pelayanan Beretika, Dalam Pengawasan Manajemen Yang Berintegritas Untuk Pelayanan.” – Djajendra

“Landasan Pelayanan Berkualitas Adalah Merawat Loyalitas Dengan Cara Memahami Kebutuhan Pelanggan.” – Djajendra

“Raut Wajah Berseri Dengan Senyuman Tulus Untuk Memberikan Yang Terbaik Buat Orang Yang Dilayani Akan Menjadikan Anda Unggul Dalam Pelayanan Berkualitas.” – Djajendra

“Customer Service Menanggung Beban Yang Cukup Berat Atas Setiap Kekeliruan Dari Tim Marketing Dan Tim Penjualan.” – Djajendra

“Pelayanan Pelanggan Terbaik Membutuhkan Nilai Dan Kebiasaan Pelayanan Beretika, Dalam Pengawasan Manajemen Yang Berintegritas Untuk Pelayanan.” – Djajendra

“Pelayanan Tanpa Etika Bisnis Hanya Akan Menghasilkan Perasaan Merugikan Dan Perasaan Tidak Nyaman Pelanggan.” – Djajendra

“Pelanggan Adalah Kekuatan Yang Menghidupi Sebuah Bisnis Dan Tanpa Pelanggan Tidak Akan Ada Bisnis.” – Djajendra

“Perasaan Nyaman Pelanggan Terhadap Produk, Jasa, Dan Pelayanan Adalah Aset Tidak Terlihat Yang Akan Membuat Bisnis Menjadi Besar.” – Djajendra

“Pelayanan Sempurna Ternyata Tidak Ditentukan Oleh Perilaku Pemberi Pelayanan, Tapi Lebih Banyak Ditentukan Oleh Persepsi Dan Perasaan Dari Penerima Pelayanan.” – Djajendra

“Di Saat Customer Service Merasa Takut Dengan Suara Telepon Berdering, Maka Di Saat Itu Pelayanan Berkualitas Telah Gagal Diberikan.” – Djajendra

“Pelayanan Merupakan Sebuah Perilaku Yang Terus-Menerus Wajib Diperbaiki Untuk Bisa Menjadi Lebih Manusiawi Terhadap Yang Dilayani.” – Djajendra

“Setiap Orang Di Tempat Kerja Harus Dilatih Untuk Menjadi Pribadi-Pribadi Yang Sangat Menyenangkan Dan Sopan Kepada Pelanggan.” – Djajendra

“Sifat Dan Perilaku Positif Dalam Hati Yang Bahagia Akan Menghasilkan Keunggulan Pelayanan Yang Luar Biasa. “ – Djajendra

“Senyuman Tulus Bersama Bahasa Tubuh Yang Rendah Hati Dalam Keikhlasan Hati Untuk Melayani, Menciptakan Hasil Pelayanan Yang Luar Biasa Dan Sangat Menyentuh Hati.” – Djajendra

“Di Saat Pelayanan Sempurna Anda Mendapatkan Komplain Dari Pelanggan, Janganlah Berdebat, Tapi Tetaplah Tersenyum Untuk Memperbaiki Kekurangan Anda.” – Djajendra

“Bila Pelanggan Komplain Dan Marah Jangan Dibalas, Tapi Berikan Bantuan Dengan Penuh Respek.” – Djajendra

“Semakin Peduli Dan Semakin Cinta Anda Kepada Pelanggan Anda, Semakin Setia Pelanggan Anda Berbisnis Dengan Anda.” – Djajendra

“Seorang Penjual Yang Hebat Tahu Bahwa Ia Harus Membangun Jembatan Abadi Untuk Dapat Menghubungkan Dirinya Dengan Orang Lain Dalam Setiap Waktu Dan Zaman.” – Djajendra

“Saya Selalu Hadir Ke Tempat Pelatihan Sebagai Seorang Murid Yang Pembelajar. Sebab, Sering Sekali Saya Menemukan Para Guru-Guru Yang Luar Biasa Di Tempat Pelatihan, Dan Para Guru-Guru Ini Selalu Memperkaya Pengalaman Dan Wawasan Saya. “ – Djajendra

“Pelanggan Anda Butuh Perhatian Dan Dukungan Dari Anda. Tugas Anda Adalah Menyiapkan Etika Dan Emosi Yang Berintegritas Untuk Para Pelanggan Anda.” – Djajendra

“Mendengarkan Adalah Bagian Terpenting Dari Pelayanan Berkualitas.” – Djajendra

“ Loyalitas Pelanggan Akan Meningkatkan Pertumbuhan Bisnis Perusahaan Dengan Biaya Yang Minimal.” – Djajendra

“Saat Anda Tersenyum Tulus Kepada Setiap Orang Yang Anda Temui, Maka Nilai Kebaikan Akan Memasuki Perasaan Dari Orang-Orang Yang Menerima Senyum Tulus Anda. Dan Anda Akan Menjadi Pribadi Baik Yang Disukai Semua Orang.”-Djajendra

“Anda Akan Sukses Bila Mau Melayani Stakeholders Dengan Hati Yang Tulus Dan Ikhlas.”- Djajendra

“Tidak Semua Orang Memiliki Kemampuan Menjadi Customer Service, Diperlukan Bakat-Bakat  Hebat Yang Sabar, Tegar, Bersikap Baik, Dan Selalu Berpersepsi Positif Tentang Orang Lain Untuk Memberikan Pelayanan Berkualitas.” – Djajendra

Anda Memberikan Pelayanan Berkualitas Kepada Pimpinan Dan Kolega Di Kantor, Maka Anda Akan Dihormati Dan Disegani.” – Djajendra

“Karyawan Yang Berkualitas Adalah Karyawan Yang Bisa Melayani Stakeholders Dengan Integritas Dan Etika Yang Berkualitas.” – Djajendra

”Bisnis Yang Hebat Bukan Tercipta Oleh Segudang Uang Emas, Tetapi Tercipta Oleh Segudang Hubungan Baik Di Antara Karyawan, Customer, Dan Shareholder.” – Djajendra

“Di Pikiran Bawah Sadar Setiap Pelanggan, Tersimpan Harapan Besar Untuk Dilayani Secara Sempurna Agar Mereka Dapat Menikmati Pelayanan Terbaik Dari Bisnis Anda.” – Djajendra

“Berkeluh-Kesah Di Zaman Krisis Tidaklah Bijak, Mencari Solusi Cerdas Di Zaman Krisis Adalah Bijak. Anda Butuh Langkah-Langkah Bijak Untuk Membuat Pelanggan Anda Loyal, Agar Bisnis Anda Survive Di Zaman Krisis.”-Djajendra

“Setiap Individu Dan Lembaga-Lembaga Bisnis Dan Non Bisnis Harus Mulai Merevolusi Dirinya Masing-Masing Buat Membangun Budaya Pelayanan Publik Yang Terbaik.” – Djajendra

“Pelayanan Dari Hati Terjujur Akan Memancarkan Energi Baik. Walaupun Saya Berdiri Dari Suatu Jarak Yang Tidak Sangat Dekat, Tapi Saya Bisa Menangkap Semangat, Aura Baik, Energi Baik, Dan Sikap Tulus Dari Petugas Taksi Tersebut.”- Djajendra

“Pelayanan Kepada Pelanggan Tidak Sekedar Rutinitas Dari Para Front Liner, Tetapi Merupakan Pekerjaan Lintas Unit Kerja, Di Dalamnya Termasuk Unit Kerja Operasional Dan Unit Kerja Non Operasional, Untuk Secara Bersama – Sama Menciptakan Mutu Terbaik Buat Kebahagiaan Pelanggan Dan Buat Keuntungan Perusahaan.” – Djajendra

”Pelayanan Yang Baik Selalu Dimulai Dari Sikap Baik Dan Antusias Untuk Memberikan Kebahagiaan Kepada Orang Lain Melalui Pelayanan Berkualitas.” – Djajendra

“Banyak Orang Merasa Cukup Berpengalaman Dan Cukup Pintar Untuk Memberi Pelayanan Kepada Orang Lain , Tapi Tidak Cukup Pintar Untuk Membangun Karakter Diri Buat Melayani.” – Djajendra

“Customer Anda Bukan Maharaja Dan Maharani Dengan Mahkota Keabadian Untuk Dilayani Seperti Para Dayang Melayani Raja Dan Raninya, Tapi Customer Anda Adalah Sumber Utama Penghasilan Bisnis Anda Yang Wajib Anda Rawat Dan Jaga Dalam Sebuah Manajemen Pelayanan Yang Tangguh Dan Kokoh.”- Djajendra

“Saat Anda Tersenyum Tulus Kepada Setiap Orang Yang Anda Temui, Maka Nilai Kebaikan Akan Memasuki Perasaan Dari Orang-Orang Yang Menerima Senyum Tulus Anda. Dan Anda Akan Menjadi Pribadi Baik Yang Disukai Semua Orang.”-Djajendra

“Sangatlah Mudah Untuk Menyusun Dan Merancang Sebuah Standard Pelayanan Sempurna; Sangatlah Mudah Untuk Membungkus Fisik Kantor Dengan Eksterior Dan Interior Yang Indah; Sangatlah Mudah Untuk Memberikan Seragam Terbaik Kepada Front Liner Anda, Tetapi Bila Semua Itu Tidak Diisi Dengan Roh Kebaikan, Maka Akan Terlihat Kering Dan Terkesan Direkayasa Untuk Sebuah Pelayanan Yang Belum Tentu Dinikmati Oleh Pelanggan.”-Djajendra

”Tim Customer Service Harus Di Isi Oleh Orang-Orang Yang Berkualitas Dengan Karakter Yang Melayani, Bukan Dengan Karakter Yang Minta Dilayani.” – Djajendra

“Pelanggan Yang Masih Mau Curhat Dan Komplain Tentang Ketidaksempurnaan Pelayanan Perusahaan Adalah Pelanggan Setia Yang Menyempurnakan Kekurangan Perusahaan.” – Djajendra

“Pelayanan Pelanggan Yang Berkualitas Adalah Tanggung Jawab Dari Setiap Orang Diperusahaan, Tapi Juga Merupakan Sikap Hidup Dari Frontliner Kepada Pelanggan.” – Djajendra

” Layanan Pelanggan Merupakan Permainan Tim Untuk Memenangkan Kompetisi Bisnis. Jadi, setiap orang diperusahaan wajib untuk Saling Menyatu Dalam Semangat Untuk Menarik Lebih Banyak Pelanggan.”-Djajendra

“ Gaya Marketing Dari Mulut Ke Mulut Yang Dilakukan Dengan Komunikasi Persuasif Akan Menjadi Magnet Besar Yang Menarik Customer Mencintai Produk Dan Jasa Anda.” – Djajendra

”Jiwa Terdalam Dari Para Front Liner Bisnis Rumah Makan Haruslah Didasari Oleh Prinsip Pelayanan Yang Berkarakter Ikhlas, Tulus, Luwes, Berempati, Baik Hati, Jujur, Sopan Santun, Bekerjasama, Penuh Senyum, Serta Bermental Positif Untuk Memahami Orang Lain Dalam Setiap Proses Kerja.” – Djajendra

“Kita Semua Harus Jujur Bahwa Untuk Membangun Sebuah Etos Kerja Yang Baik Dibutuhkan Sebuah Habitat Kerja Yang Dipenuhi Integritas Untuk Melayani.” – Djajendra

“Menjadi Customer Service Bukanlah Pekerjaan Mudah, Dan Tidak Boleh Asal-Asalan. Diperlukan Pribadi-Pribadi Hebat Dengan Kekuatan Sikap Baik Untuk Melayani Pelanggan.” – Djajendra

“Pelanggan Adalah Pohon Harta Yang Selalu Akan Menghasilkan Buah Kekayaan Buat Perusahaan. Perusahaan Yang Cerdas Akan Menjaga Kebahagiaan Pelanggan Dengan Pelayanan Yang Penuh Rendah Hati.” – Djajendra

“Saat Anda Mampu Berkomunikasi Secara Bijak, Saat Anda Mampu Memberi Pelayanan Prima Secara Cerdik, Maka Sejak Detik Itu Anda Akan Menjadi Bintang Yang Bersinar Terang Bersama Organisasi Anda, Dan Anda Akan Menjadi Pengalaman Yang Menyenangkan Di Hati Dan Pikiran Pelanggan Anda.”-Djajendra

”Seorang Penjual Yang Cerdas Selalu Berupaya Untuk Bisa Memahami Bahasa Pelanggan, Agar Dia Bisa Memberikan Pelayanan Berkualitas Buat Pelanggan.” – Djajendra

”Perusahaan Pemenang Adalah Yang Melayani Pelanggannya Dengan Hati Dan Dedikasi Yang Besar, Untuk Kemudian Menguasai Pasar Dengan Cara Memenangkan Hati Pelanggan.” – Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

CORPORATE CULTURE

“ Di Saat Setiap Pegawai Dan Pimpinan Ikhlas Menyatukan Emosi, Persepsi, Dan Asumsi Untuk Kejayaan Organisasi. Di Saat Itu, Budaya Organisasi Akan Terlihat Cemerlang Menyinari Organisasi.” – Djajendra

“Orang-Orang Yang Produktif Mampu Meningkatkan Kinerja Dan Menghemat Biaya.”-Djajendra

“Hubungan Kerja Harus Berorientasi Untuk Melayani Organisasi Dan Stakeholders. “ – Djajendra

“Budaya Pemenang Lahir Dari Roh Organisasi Yang Berintegritas Dan Dari Roh Sumber Daya Manusia Yang Berintegritas Untuk Menang.” – Djajendra

“Tanpa Tanggung Jawab Terhadap Pekerjaan, Anda Hanya Mempersiapkan Diri Untuk Gagal.” – Djajendra

“Energi  Kepercayaan  Dalam Organisasi Akan Mengakumulasikan Semua Kekuatan Positif, Dan Menciptakan  Kesiapan Lingkungan Organisasi Untuk Berinteraksi Secara Profesional Dengan Setiap Fungsi Dan Peran Kerja.” – Djajendra

“Budaya Yang Berkualitas Mengkonfirmasi Kemanjuran Budaya Dalam Menciptakan Motivasi Buat Mendorong Setiap Orang Untuk Meraih Prestasi Tertinggi.” – Djajendra

“Tanpa Visi Dan Tujuan Yang Jelas, Anda Akan Hilang Dan Tenggelam Dalam Kesibukan Kehidupan Rutinitas Anda.” – Djajendra

“Budaya Organisasi Merupakan Roh Yang Akan Menciptakan Jati Diri Organisasi Untuk Mencapai Kebesaran Organisasi.” – Djajendra

“Strategi Perusahaan Harus Menjadi Sarapan Pagi Buat Semua Level Pimpinan Dan Karyawan Di Setiap Pagi Sebelum Memulai Hari Kerja.” – Djajendra

“Pihak Manajemen Harus Memiliki Kepedulian Dan Perhatian Penuh Pada Emosi, Komunikasi, Dan Kesehatan Karyawan.” – Djajendra

“Tanpa Pengawasan Dan Pengorganisasian Yang Baik, Perusahaan Berpotensi Merusak Fondasinya.” – Djajendra

“Fakta Integritas Hanya Akan Berfungsi Dengan Baik, Bila Pengawasan Terhadap Fakta Integritas Juga Dilakukan Dengan Integritas Tinggi.” – Djajendra

“Remunerasi Harus Diikuti Dengan Mencerdaskan  Karyawan Melalui Etika Bisnis Dan Code Of Conduct.” – Djajendra

“Perubahan Dari Budaya Lama Ke Budaya Baru Memerlukan Infrastruktur Yang Kuat Untuk Mendukung Proses Perubahan.” – Djajendra

”Tanpa Berkontribusi Kepada Perusahaan Sesungguhnya Para Manajer Telah Gagal Menjadi Manajer.” – Djajendra

“Semakin Sederhana Sebuah Proses Kerja Akan Semakin Efektif  Karyawan Bekerja.” – Djajendra

“Karyawan Adalah Harta Karun Yang Harus Dirawat Dan Dikelola Secara Sistematik Dan Profesional. Perusahaan Tanpa Karyawan-Karyawan Yang Hebat Dan Andal, Pastilah Akan Mengalami Kesulitan Dalam Mencapai Kinerja Yang Diinginkan.”-Djajendra

“Organisasi Membutuhkan Bakat Dan Potensi Dari Banyak Orang, Bukan Dari Satu Orang Saja.” – Djajendra

“ Tanpa Corporate Culture Perusahaan Akan Berada Dalam Ketidakpastian; Tanpa Sistem Perusahaan Akan Berada Dalam Kekacauan; Tanpa Aturan, Prosedur, Dan Kebijakan Perusahaan Akan Kehilangan Reputasi.” – Djajendra

“Pribadi Yang Suka Mengeluh Tidak Akan Pernah Mampu Memberikan Yang Terbaik Buat Siapapun, Termasuk Buat Dirinya Sendiri.”-Djajendra

“Etos Kerja Sangat Ditentukan Oleh Kebijakan, Sistem, Dan Nilai Kepercayaan Yang Dianut Organisasi.”-Djajendra

“Corporate Culture Harus Memanusiakan Semua Kekuatan Sumber Daya Manusia, Tanpa Menjadikan Manusia Sebagai Mesin-Mesin Produksi Buat Keuntungan Pihak-Pihak Tertentu Saja.” – Djajendra

“Nilai Pribadi Anda Yang Berkualitas Akan Menjadi Inti Kekuatan Korporasi Anda.” – Djajendra

“Dalam Lingkungan Kerja Yang Terpercaya Semua Stakeholders Akan Mendapatkan Hasil Kinerja Korporasi Dengan Adil.” – Djajendra

“Kelalaian Manajemen Menyatukan Visi Perusahaan Berpotensi Menurunkan Kualitas Karyawan Untuk Berkontribusi Kepada Perusahaan.”-Djajendra

“Karyawan Dan Pimpinan Adalah Bagian Terpenting Dari Keberhasilan Manajemen. Oleh Karena Itu, Manajemen Harus Cerdas Merawat Potensi Karyawan Dan Pimpinan.” – Djajendra

“Seorang Pekerja Adalah Operator Yang Menjalankan Sistem Operasional Organisasi, Untuk Memutar Roda – Roda Bisnis Organisasi Agar Sampai Pada Tujuan Utama. “ – djajendra

”Visi Perusahaan Yang Terkomunikasi Dengan Baik Kepada Stakeholders Akan Membuat Masa Depan Perusahaan Semakin Cemerlang.” – Djajendra

”Ciptakan Takdir Untuk Sukses Dan Pastikan Anda Mampu Mentrasformasikan Semua Mimpi-Mimpi Sukses Ke Dalam Realitas Hidup.” – Djajendra

”Mau Berbagi, Mau Berkomunikasi, Mau Saling Membantu, Mau Sama-Sama Bekerja Keras, Dan Mau Menjaga Harkat Perusahaan Untuk Sebuah Reputasi Dan Kredibilitas. Inilah Awal Membangun Perusahaan Dengan Komunitas Intrapreneur.” – Djajendra

”Rapat Yang Baik Adalah Rapat Yang Terkoordinir Untuk Mendapatkan Solusi Terbaik.” – Djajendra

Setiap Kalimat Dari Core Value Perusahaan, Setiap Hari Akan Diuji Oleh Karyawan-Karyawan Yang Membangkang Terhadap Core Value Tersebut.” – Djajendra

“Etos Kerja Berarti Dedikasi Dalam Integritas Untuk Melaksanakan Semua Fungsi Dan Peran Kerja, Dalam Tanggung Jawab, Melalui Mutu Dan Kualitas Diri Tertinggi.” – Djajendra

“Bila Anda Menyuruh Karyawan Anda Untuk Berhemat, Sedangkan Anda Sendiri Tidak Memberi Keteladanan Untuk Berhemat, Maka Hasilnya Hanya Dalam Bentuk Sindiran Yang Mengurangi Kehormatan Anda.” – Djajendra.

”Saat Orang-Orang Kehilangan Kecerdasan Operasional Atau Pun Kecerdasan Implementasi, Maka Yang Tersisa Hanyalah Janji-Janji Kosong Yang Tak Pernah Berubah Dari Wujud Rencana Dan Strategi Yang Hebat, Dan Tak Pernah Menjadi Realitas.” – Djajendra

“Karyawan Adalah Modal Terpenting Perusahaan Untuk Menghasilkan Nilai Tambah Perusahaan.” – Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

CORPORATE CULTURE

“Budaya Perusahaan Yang Diabaikan Dapat Menjadi Faktor Yang Menghancurkan Semua Strategi Dan Taktik Perusahaan Dalam Mencapai Target.” – Djajendra

“Budaya Perusahaan Harus Memanusiakan Semua Kekuatan Sumber Daya Manusia, Tanpa Menjadikan Manusia Sebagai Mesin-Mesin Produksi Buat Keuntungan Pihak-Pihak Tertentu Saja.” – Djajendra

“Setiap Perusahaan Yang Ingin Kuat Harus Berbudaya, Beretika, Dan Berkepemimpinan Yang Baik.” – Djajendra

“Iklim Kerja Yang Beretika Akan Menciptakan Gaya, Karakter, Jiwa, Dan Cara Bekerja Individu Yang Berpengaruh Untuk Kinerja Terbaik.” – Djajendra

“Keunggulan Budaya Organisasi Untuk Menciptakan Iklim Kerja Yang Etis Akan Memotivasi Kekuatan Internal Organisasi Untuk Saling Berinteraksi Dalam Perilaku Yang Penuh Etika Dan Integritas.” – Djajendra

“Bila Kepercayaan Menjadi Berkurang, Maka Pikiran Negatif Akan Mengambil Alih Semua Hubungan, Dan Menciptakan Situasi Yang Saling Mencurigai.” – Djajendra

“Kepercayaan Timbul Dari Kekuatan Pikiran Positif Terhadap Potensi Dan Kemampuan Orang Lain Untuk Keberhasilan Misi Bersama.” – Djajendra

“Masing-Masing Fungsi Pekerjaan Harus Terintegrasi Ke Dalam Satu Kekuatan Yang Tak Terpisahkan Oleh Hal Apa Pun, Agar Bisa Membangun Keunggulan Bersama Untuk Menghasilkan Kinerja Yang Maksimal.” – Djajendra

“Budaya Kolaborasi Adalah Bagian Dari Strategi Organisasi Untuk Menciptakan Lingkungan Dari Dua Atau Lebih Organisasi, Agar Dapat Saling Bekerja Sama Dengan Tujuan Untuk Memaksimalkan Kinerja Keseluruhan.” – Djajendra

“Strategi Adalah Logika Berpikir Yang Terencana Melalui Pengetahuan Untuk Mencapai Visi dan Misi Dengan Sempurna.” – Djajendra

“Bila Karakter Sumber Daya Manusia Terbentuk Dari Nilai-Nilai Budaya Organisasi, Maka Sumber Daya Manusia Akan Menjadi Lebih Kuat Untuk Berkontribusi Kepada Organisasi.” – Djajendra

“Budaya Perusahaan Tidak Ditentukan Oleh Bunyi Dari Rangkaian Kata-Kata Yang Tertulis Di Dalam Budaya Perusahaan, Tapi Sangat Ditentukan Oleh Karakter Individu Yang Bisa Memainkan Peran Dan Fungsi Pekerjaannya Di Tempat Kerja Sesuai Dengan Kata-Kata Yang Ada Di Dalam Budaya Perusahaan.” – Djajendra

“Budaya Pelayanan Haruslah Unik Agar Orang-Orang Bisa Merasakan Kelebihan Dari Perilaku Budaya Pelayanan Yang Ditawarkan.” – Djajendra

“Semakin Banyak Bank Dipercaya Oleh Stakeholder Di Sebuah Negara, Maka Semakin Kuatlah Fondasi Perekonomian Negara Tersebut.” – Djajendra

“Bekerja Dengan Orang-Orang Yang Kurang Memiliki Kemampuan Komunikasi Dapat Menjadi Pengalaman Frustrasi Dan Sakit Hati.” – Djajendra

“Reputasi Perusahaan Akan Lahir Dari Kekaguman Setiap Stakeholder Atas Perilaku Bisnis Yang Memenuhi Kebutuhan, Kenyamanan, Dan Keadilan.” – Djajendra

“Kegagalan Dalam Internal Kontrol Selalu Disebabkan Oleh Perasan Dan Pikiran Yang Menganggap Diri Dan Organisasinya Terlalu Ekselen, Sehingga Mereka Tertidur Di Dalam Kesombongan.” – Djajendra

“Budaya Organisasi Adalah Harta Tak Tercatat Yang Memiliki Kekuatan Untuk Melipatgandakan Harta Tercatat Organisasi.” – Djajendra“Budaya Organisasi Adalah Harta Tak Tercatat Yang Memiliki Kekuatan Untuk Melipatgandakan Harta Tercatat Organisasi.” – Djajendra

“Mengabaikan Budaya Organisasi Di Hari Ini Hanya Akan Mendatangkan Risiko Untuk Merusak Masa Depan Organisasi.” –Djajendra

“ Bila Seorang Karyawan Mempraktikkan Budaya Kerja Malas, Maka Dia Sedang Bekerja Untuk Merusak Kemampuan Terbaiknya.” – Djajendra

“Di Saat Kepemimpinan Tidak Tegas Menegakkan Aturan Dan Etika, Maka Orang-Orang Akan Kehilangan Disiplin Dan Muncullah Budaya Kerja Malas.” – Djajendra

“Karyawan Dan Pimpinan Yang Berintegritas Akan Menciptakan Ruang Dan Waktu Kerja Yang Beretika, Serta Selalu Menyelesaikan Semua Tantangan Dengan Solusi Yang Beretika.” – Djajendra

“Integritas Menggambarkan Kepribadian Seseorang Dan Menjadi Semacam Alat Pengukuran Karakter Untuk Menentukan Perilaku Seseorang.” – Djajendra

“Di Saat Moral Karyawan Menurun Dan Di Saat Karyawan Sakit-Sakitan, Karyawan Pasti Suka Absen Ke Kantor. Sering-Sering Absen Jelas Akan Menurunkan Tingkat Produktivitas Kerja Dan Mengurangi Kualitas Pelayanan.” – Djajendra

“Setiap Orang Memiliki Keunggulan Dan Potensi Untuk Membuat Perusahaan Tumbuh Dalam Sukses. Dan, Mereka Butuh Pemimpin Yang Cerdas Untuk Mengelola Mereka.” – Djajendra

“Keragaman Tidaklah Untuk Dipertentangkan, Tapi Untuk Dipahami Dan Dipelajari Sebagai Bagian Dari Kekayaan Tanpa Batas Yang Anda Miliki.” – Djajendra

“Kepemilikan Boleh Berganti, Kepemimpinan Boleh Berganti, Tapi Para Patriot Korporasi Tetap Akan Berjuang Untuk Kejayaan Korporasi Mereka.” – Djajendra

“Jika Tidak Ada Nilai-Nilai Terbaik Yang Mengawasi Perilaku Kerja Anda, Maka Anda Akan Takluk Bersama Kebiasaan-Kebiasaan Disekitar Anda.” – Djajendra

“Politik Kantor Diperlukan Untuk Mengelola Setiap Kepentingan Dan Perbedaan Buat Kekuatan Organisasi.” – Djajendra

“Ceritakan Visi Bisnis Anda Dengan Jelas Agar  Dapat Diwujudkan Dengan Sempurna.” – Djajendra

“Pimpinan Dan Karyawan Harus Meninggalkan Ego Kepribadian Masing-Masing, Lalu Bersatu Dalam Satu Energi Sukses.” – Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

WISDOM

“Bila Anda Ingin Dihargai Oleh Orang Lain, Syaratnya Mudah; Yaitu: Anda Harus Menghargai Diri Sendiri Dan Mampu Melihat Kebaikan Dari Orang Lain.” – Djajendra

“Berupaya Agar Semua Orang Suka Kepada Anda Adalah Hal Yang Baik, Tapi Lebih Baik Lagi Adalah Dengan Membiarkan Diri Anda Disukai Dan Tidak Disukai Oleh Orang Lain.” – Djajendra

“Bila Anda Memiliki Kemampuan Yang Langka Melalui Kreatifitas, Maka Anda Pasti Tidak Akan Kekurangan Rejeki Di Sepanjang Hidup Anda.” – Djajendra

“Di Saat Diri Anda Dikuasai Perasaan Tak Berguna. Artinya, Anda Sedang Menderita Dalam Gelap Gulita Tanpa Jalan Terang Buat Hidup Anda. Anda Yang Bijak Akan Selalu Bersyukur Dan Merasa Berguna Dalam Hidup Anda.” – Djajendra

“Saat Anda Memiliki Kekuasaan Atas Diri Orang Lain, Mereka Pasti Akan Sangat Segan Kepada Anda. Tapi, Saat Anda Tidak Berkuasa Atas Diri Mereka, Mereka Mungkin Tidak Akan Memperdulikan Anda Lagi. Sebab, Mereka Tidak Mencintai Anda, Mereka Hanya Segan Kepada Kekuasaan Anda.” – Djajendra

“Memulai Bisnis Itu Gampang, Yaitu Jujur Membuat Rencana Dan Anggaran, Dan Setelahnya Tidak Takut Mengambil Risiko.” – Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

WISDOM

“Orang-Orang Tanpa Integritas Akan Menggunakan Segala Ketidakjujuran Untuk Mendapatkan Apa Yang Mereka Inginkan.” – Djajendra

“Pribadi Holistik Lahir Dari Perilaku Yang Memanusiakan Diri Sendiri Dengan Mengelola Raga, Jiwa, Dan Pikiran Untuk Mendapatkan Bahagia Dan Damai.” – Djajendra

“Jika Tidak Ada Nilai-Nilai Terbaik Yang Mengawasi Perilaku Kerja Anda, Maka Anda Akan Takluk Bersama Kebiasaan-Kebiasaan Disekitar Anda.” – Djajendra

“Bekerja Dengan Orang-Orang Yang Kurang Memiliki Kemampuan Komunikasi Dapat Menjadi Pengalaman Frustrasi Dan Sakit Hati.” – Djajendra

“Apapun Peran Anda Dalam Kehidupan, Karakter Baik Anda Akan Membuat Anda Dihormati Oleh Kehidupan.” – Djajendra

“Karakter Anda Haruslah Menjadi Kemasan Diri Anda Yang Dapat Dilihat Oleh Setiap Orang Secara Jelas.” – Djajendra

“Perilaku Dan Karakter Positif Anda Akan Menjadi Kekuatan Untuk Membangun Reputasi Diri Seperti Yang Anda Inginkan.” – Djajendra

Older posts Newer posts