Kembangkan Karakter Positif Anda Selangkah Demi Selangkah

”Karakter Itu Seperti Akar Yang Menjadi Pusat Dari Semua Pertumbuhan Diri Menuju Kepada Kehidupan Seperti Yang Diinginkan.” – Djajendra

Tahukah Anda bahwa sebagian besar kegagalan hidup, disebabkan oleh ketidakmampuan diri sendiri untuk mengembangkan karakter positif.

Walaupun setiap hari Anda bekerja keras untuk masa depan Anda yang gemilang, jika karakter diri Anda tidak positif, Anda pasti akan mengalami banyak kesulitan di dalam sukses Anda.

Lakukan sebuah evaluasi terhadap perkembangan karakter diri Anda. Evaluasi terhadap karakter hanya bisa Anda lakukan melalui pikiran terjujur Anda, melalui perasaan terjujur Anda, dan melalui pengetahuan terhadap diri sendiri yang penuh dengan nilai-nilai kebaikan.

Dalam praktek evaluasinya, masuklah dalam keheningan dan buat diri Anda serileks mungkin, lalu secara jujur bayangkan atau visualisasikan diri sejati Anda di saat ini; bayangkan karakter diri yang menjadi kekuatan perjalanan hidup Anda; bayangkan juga karakter diri yang menjadi hambatan buat perjalanan hidup Anda menuju kepada sumber kebahagiaan hidup. Setelahnya, fokuskan diri Anda kepada semua kelebihan diri Anda di hari ini; kepada semua reputasi baik diri Anda terhadap kehidupan lain; dan pada semua kekuatan diri Anda yang berpotensi tumbuh menjadi sebuah kekuatan baru yang hebat. Lalu, visualisasikan atau bayangkan di dalam keheningan Anda tentang karakter-karakter baru yang Anda butuhkan dalam membawa hidup Anda sesuai harapan dan keinginan diri Anda. Lakukan praktek membayangkan hal-hal positif tentang diri Anda di dalam keheningan batin, pikiran, dan perasaan. Saat Anda di keheningan, jangan biarkan pikiran sadar Anda aktif. Masuklah ke dalam keheningan bersama gelombang otak di frekuensi antara level alpha sampai theta. Jangan biarkan gelombang otak Anda di frekuensi level delta atau pun  beta. Biarkan pikiran bawah sadar Anda yang aktif bekerja untuk menumbuh kembangkan karakter-karakter baru yang hebat buat diri Anda.

Pastikan Anda telah memiliki role model yang Anda inginkan. Jika Anda sudah memiliki seorang role model untuk membangun karakter diri Anda, Anda harus secara total mempelajari orang yang Anda jadikan sebagai role model Anda tersebut, dengan benar dan total. Luangkan waktu Anda dan berikan energi yang cukup untuk benar-benar mengenal orang yang ingin Anda copy karakternya. Amati role model Anda itu dengan sempurna. Kenali semua hal secara detail tentang role model Anda, dan ambillah hal-hal terunggul dari role model Anda, lalu abaikan semua kekurangan yang dimiliki role model Anda. Ingat, tidak pernah ada manusia yang sempurna, jadi janganlah terlalu terobesi kepada tampak luar role model Anda.

”Karakter Ibarat Pohon Dan Reputasi Seperti Bayangannya. Bayangan Adalah Apa Yang Kita Pikirkan; Sedangkan Pohon Adalah Hal Nyata.” Abraham Lincoln

”Setiap Anda Bertindak Jujur, Kekuatan  Sukses Akan Menggerakkan Anda Ke Dalam Kesuksesan Yang Lebih Besar. Setiap Anda Berbohong, Bahkan Dengan Sedikit Kebohongan Yang Bermaksud Baik Sekalipun, Ada Kekuatan Besar Yang Mendorong Anda Ke Arah Kegagalan.” Joseph Sugarman, Penulis Dan Pemimpin Perusahaan.

”Ukuran Tertinggi Seseorang Bukanlah Di Mana Ia Berdiri Pada Saat Yang Nyaman Dan Menyenangkan, Melainkan Di Mana Ia Berdiri Pada Saat Ada Tantangan Dan Kontroversi.” – Martin Luther King.Jr

Hindari Perilaku Yang Merusak Karir Kerja

”Anda Tahu Sebuah Pekerjaan Merupakan Panggilan Jiwa Anda, Ketika Anda Menyukai Kerja Keras Dan Rutinitasnya.” – Logan Pearshall Smith

1. Tidak Cerdas Secara Emosional.

Hanya Anda seorang yang mampu bertanggungjawab kepada masa depan karir kerja Anda. Untuk itu, Anda butuh kecerdasan emosional untuk menjadikan diri Anda sebagai pribadi yang tangguh dan kokoh dalam perjuangan meraih karir yang cemerlang. Pastikan Anda mampu memanfaatkan emosi positif dalam setiap aspek pekerjaan Anda. Termasuk, kecerdasan Anda untuk menyingkirkan semua emosi negatif dari hidup Anda secara sempurna.

2. Tidak Cerdas Secara Intelektual.

Anda wajib meningkatkan kompetensi diri Anda dengan pengetahuan dan keterampilan yang teruji secara baik melalui standar-standar manajemen yang andal. Pastikan Anda menjadi pribadi yang selalu mengasah intelektual diri Anda untuk menjadi kekuatan Anda dalam meraih karir yang lebih tinggi.

3. Tidak Cerdas Secara Spiritual.

Manusia itu tidak pernah sempurna dan sangat rentan terhadap tekanan hidup. Oleh karena itu, Anda wajib mendekatkan diri kepada Tuhan Sang Maha Pencipta, agar setiap beban hidup yang berat dapat menjadi lebih ringan dengan restu Tuhan.

4. Tidak Mempercayai Pimpinan Dan Kolega.
Pimpinan dan kolega Anda adalah jembatan menuju karir yang lebih tinggi. Jadi, pastikan Anda bersatupadu dengan pimpinan dan kolega Anda dengan rasa peduli, perhatian, tanggung jawab, dan kasih sayang. Gunakan kecerdasan intelekual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual Anda, lalu tunjukan diri Anda sebagai pribadi baik yang mau bekerja keras untuk membantu pimpinan dan kolega.

5. Sering Telat Masuk kantor.

Kedisiplinan Anda merupakan cermin dari keperibadian Anda. Semua orang di kantor akan mengukur kualitas diri Anda dari kedisiplinan Anda terhadap semua hal-hal kecil. Misalnya saat Anda sering telat masuk kantor, orang-orang di kantor akan mencap Anda sebagai pemalas yang tidak disiplin dalam pekerjaan. Jadi, pastikan Anda menjadi pribadi yang tidak pernah telat masuk kantor, dan selalu berdisiplin dalam semua pekerjaan Anda.

6. Tidak Peduli Kepada Kenyamanan Customer.

Customer di perusahaan Anda adalah penghasil nilai tambah bisnis di perusahaan Anda. Artinya, semakin nyaman dan puas customer dengan perusahaan Anda, maka peluang Anda untuk meningkatkan karir bersama perusahaan akan semakin berprospek terang. Jadi, apa pun pekerjaan Anda dan di mana pun posisi Anda, pastikan Anda selalu menomor satukan customer dalam hal apa pun.

7. Mencari-Cari Kesalahan Orang Lain.

Saat Anda tidak mampu membuat diri Anda berguna dalam menata karir yang lebih tinggi, Anda akan terjebak pada perangkap mencari-cari kesalahan orang lain. Ingat! Mencari-cari kesalahan orang lain adalah penyakit mental yang paling berbahaya, dan hal ini akan menggiring Anda kepada kegagalan total dalam meraih karir yang lebih tinggi.

8. Sibuk Menghabiskan Waktu Dengan Masalah Pribadi.

Jangan takut dan jangan gentar! Tidak akan terjadi apapun pada diri Anda saat Anda mau menjadi pribadi baik yang tercerahkan. Jadi, apa pun masalah hidup Anda saat ini berpikirlah secara positif, bertindaklah melalui emsoi baik, dan berlindunglah kepada Tuhan melalui doa-doa Anda.

9. Tidak Pernah Belajar Dan Ikut Training.

Hanya sang pembelajar yang tahu jalan-jalan hebat untuk menuju puncak sukses karir tertinggi. Jadi, pastikan Anda adalah seorang pembelajar yang kreatif dan strategis buat masa depan karir Anda yang cemerlang. Ikuti seminar dan training yang sesuai dengan arah karir Anda.

10. Tidak Fokus Pada Tugas Dan Tanggung Jawab.

Anda harus mampu bekerja dengan fokus yang jelas terhadap pekerjaan Anda. Kerjakanlah pekerjaan yang diberikan perusahaan kepada Anda secara total dan penuh tanggung jawab. Jangan arahkan pikiran Anda dari tugas dan tanggung jawab yang ada pada Anda saat ini.

Tidak Mementingkan Diri Sendiri

“Ketika Anda Lebih Suka Mementingkan Diri Sendiri, Anda Akan Kehilangan Para Sahabat Sejati Untuk Selamanya.” Djajendra

Setiap orang sejak kecil pasti telah menerima pelajaran dari kedua orang tua dan para guru, tentang nilai-nilai kehidupan untuk tidak mementingkan diri sendiri. Nilai-nilai kehidupan untuk saling membantu, saling melayani dengan tulus dan santun. Tetapi mengapa ada begitu banyak persoalan di tempat kerja yang berkaitan dengan keegoisan dan ketidakpedulian pada rekan kerja, atasan, customer, ataupun pada diri sendiri? Sikap cuek dan masa bodoh adalah dua sifat yang sering menjadi beban berat di tempat kerja.

Proses kerja terganggu oleh sikap cuek dan masa bodoh. Kinerja perusahaan terganggu oleh sikap cuek dan masa bodoh. Reputasi dan kredibillitas perusahaan terganggu oleh sikap cuek dan masa bodoh. Kualitas pelayanan perusahaan terganggu oleh sikap cuek dan masa bodoh. Sikap cuek dan masa bodoh hanya bisa dihapus kalau setiap orang di tempat kerja tidak lagi mementingkan diri sendiri, tapi mementingkan tanggung jawab dan pekerjaan untuk dilaksanakan dengan profesional.

Salah satu cara terefektif untuk menghapus sikap cuek dan masa bodoh adalah dengan membangun karakter diri yang tidak mementingkan diri sendiri. Untuk itu, diperlukan sebuah komitmen diri yang kuat untuk melihat atasan, rekan kerja, bawahan, dan customer dari sudut pandang kebaikan. Jadi, lihatlah diri Anda di tempat kerja sebagai pribadi yang sopan, tidak egois, peduli, mau membantu dengan tulus, melayani dengan sikap baik, mau berkorban, mengutamakan kepentingan kantor, dan mau berkontribusi dengan maksimal untuk keberhasilan perusahaan.

PENGEMBANGAN KARAKTER DIRI

“Karakter Diri Anda Yang Hebat Akan Menjadi Tembok Pertahanan Diri Yang Kuat Untuk Menghadapi Setiap Badai Dan Goncangan Kehidupan.” – Djajendra

“Karakter Itu Seperti Akar Yang Menjadi Pusat Dari Semua Pertumbuhan Diri Menuju Kepada Kehidupan Seperti Yang Diinginkan.” – Djajendra

“Karakter Ibarat Pohon Dan Reputasi Seperti Bayangannya. Bayangan Adalah Apa Yang Kita Pikirkan; Sedangkan Pohon Adalah Hal Nyata.” Abraham Lincoln

“Setiap Anda Bertindak Jujur, Kekuatan  Sukses Akan Menggerakkan Anda Ke Dalam Kesuksesan Yang Lebih Besar. Setiap Anda Berbohong, Bahkan Dengan Sedikit Kebohongan Yang Bermaksud Baik Sekalipun, Ada Kekuatan Besar Yang Mendorong Anda Ke Arah Kegagalan.” Joseph Sugarman, Penulis Dan Pemimpin Perusahaan.

“Ukuran Tertinggi Seseorang Bukanlah Di Mana Ia Berdiri Pada Saat Yang Nyaman Dan Menyenangkan, Melainkan Di Mana Ia Berdiri Pada Saat Ada Tantangan Dan Kontroversi.” – Martin Luther King.Jr

Sebagian besar kegagalan hidup disebabkan oleh ketidakmampuan diri sendiri untuk mengembangkan karakter yang kuat dan yang melindungi bakat dan potensi diri. Walaupun setiap hari Anda bekerja keras untuk masa depan Anda yang gemilang, jika karakter diri Anda tidak melindungi bakat dan potensi diri Anda, maka Anda pasti akan mengalami banyak kesulitan dalam perjalanan menuju puncak sukses Anda.

Lakukan sebuah evaluasi terhadap perkembangan karakter diri Anda. Evaluasi terhadap karakter diri sendiri hanya bisa Anda lakukan melalui integritas diri Anda yang jujur, dan melalui pengetahuan terhadap diri sendiri yang penuh dengan nilai-nilai kebaikan.

Dalam praktek evaluasinya, masuklah dalam keheningan dan buat diri Anda serileks mungkin, lalu secara jujur bayangkan atau visualisasikan diri sejati Anda di saat ini; bayangkan karakter diri yang menjadi kekuatan perjalanan hidup Anda; bayangkan juga karakter diri yang menjadi hambatan buat perjalanan hidup Anda menuju kepada sumber kebahagiaan hidup. Setelahnya, fokuskan diri Anda kepada semua kelebihan diri Anda di hari ini; kepada semua reputasi baik diri Anda terhadap kehidupan lain; dan pada semua kekuatan diri Anda yang berpotensi tumbuh menjadi sebuah kekuatan baru yang hebat. Lalu, visualisasikan atau bayangkan di dalam keheningan Anda tentang karakter-karakter baru yang Anda butuhkan dalam membawa hidup Anda sesuai harapan dan keinginan diri Anda. Lakukan praktek membayangkan hal-hal positif tentang diri Anda di dalam keheningan batin, pikiran, dan perasaan. Saat Anda di keheningan, jangan biarkan pikiran sadar Anda aktif. Masuklah ke dalam keheningan bersama gelombang otak di frekuensi antara level alpha sampai theta. Jangan biarkan gelombang otak Anda di frekuensi level delta atau pun  beta. Biarkan pikiran bawah sadar Anda yang aktif bekerja untuk menumbuh kembangkan karakter-karakter baru yang hebat buat diri Anda.

Pastikan Anda telah memiliki role model yang Anda inginkan. Jika Anda sudah memiliki seorang role model untuk membangun karakter diri Anda, Anda harus secara total mempelajari orang yang Anda jadikan sebagai role model Anda tersebut, dengan benar dan total. Luangkan waktu Anda dan berikan energi yang cukup untuk benar-benar mengenal orang yang ingin Anda copy karakternya. Amati role model Anda itu dengan sempurna. Kenali semua hal secara detail tentang role model Anda, dan ambillah hal-hal terunggul dari role model Anda, lalu abaikan semua kekurangan yang dimiliki role model Anda. Ingat, tidak pernah ada manusia yang sempurna, jadi janganlah terlalu terobesi kepada tampak luar role model Anda.