DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Character Development (page 49 of 52)

Pengembangan Karakter

LINGKUNGAN KERJA DENGAN BUDAYA GOSIP

“Sangat Mudah Tercipta Tempat Untuk Tukang Gosip Di Organisasi, Tugas Pimpinan Adalah Menghapus Semua Potensi Untuk Perkembangan Gosip Di Organisasi.” – Djajendra

Energi negatif dari gosip sangat mudah menular. Bila Anda sedang berada dilingkungan orang-orang yang berpikiran negatif dengan budaya gosip yang tinggi, maka saya yakin Anda pasti akan tertular energi negatif mereka. Oleh karena itu, siapkan diri Anda dengan segenap kekuatan baik Anda buat menghindar dari budaya gosip negatif.

Ada seorang kenalan saya yang merasa selalu berpikir positif terhadap siapa pun, tapi dia bekerja dilingkungan kerja yang berbudaya gosip negatif. Hasilnya, lama ke lamahan dia juga terikut menjadi tukang gosip, dan setiap kali dia selesai bergosip dia merasa menyesal dan bersalah, tapi dia sulit melepaskan diri dari lingkungan kerja yang berbudaya gosip negatif.

Sangat banyak orang-orang baik yang terjebak diantara orang-orang tidak baik. Para tukang gosip dan para tukang pencari kesalahan kecil orang lain selalu memiliki tempat yang nyaman di tengah-tengah kehidupan organisasi. Gosip pasti akan menghasilkan desas-desus negatif; gosip pasti menghasilkan gunjingan yang penuh spekulasi; gosip pasti menghasilkan perasaan saling mencurigai; gosip pasti menghasilkan bad mood atau perasaan tidak nyaman di lingkungan gosip itu berkembang; gosip adalah perilaku negatif yang wajib dihindari untuk bisa menjadi orang baik yang berkontribusi secara positif buat pekerjaan dan kehidupan.

Sebaik apa pun kualitas dari produk dan jasa sebuah organisasi, bila dijalankan oleh para tukang gosip, maka kualitas dari produk dan jasa tersebut akan menurun oleh energi negatif gosip tersebut. Pastikan organisasi Anda peduli untuk menghapus semua benih dan mind set gosip dari setiap titik di lingkungan kerja Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

TOLERANSI

“Saat Pikiran Dan Perasaan Mampu Bertoleransi Terhadap Semua Keanekaragaman Kehidupan, Maka Jiwa Akan Hidup Dalam Kedamaian Abadi. “ – Djajendra

Kehidupan manusia sangat beragam, sangat berwarna, dan sangat terkelompok dalam berbagai keunikan dan perbedaan. Anda yang ikhlas, tulus, dan berjiwa besar untuk hidup dalam perbedaan nilai dan perilaku pasti mampu mengembangkan sikap toleransi dengan baik.

Bertoleransi berarti mampu menyesuaikan kehidupan dengan realitas yang ada.  Realitas menceritakan keadaan yang sebenarnya, sedangkan keyakinan menceritakan sebuah tanggung jawab kepada nilai-nilai kehidupan yang dipercaya. Bertoleransi berarti mampu mengenyampingkan semua kepentingan, keyakinan, dan nilai-nilai kehidupan pribadi demi untuk menghormati nilai-nilai kehidupan orang lain. Artinya, dari lubuk hati Anda yang paling suci, muncul perilaku yang mencintai dan menyayangi, sehingga Anda merasa terpanggil untuk peduli dan menghormati eksistensi orang lain.

Sikap bertoleransi akan memperkuat kekayaan sosial dan bisa mengurangi konflik di tengah perbedaan dan keragaman. Bertoleransi merupakan potensi yang sangat penting untuk menciptakan perdamaian dalam berbagai aspek kehidupan.

Toleransi merupakan energi yang mampu menciptakan kenyamanan dan keamanan kehidupan orang banyak. Toleransi berarti mampu menyatu dalam perbedaan dan mampu berkontribusi untuk memperkaya nilai-nilai kehidupan. Toleransi berarti mampu menciptakan kesetiakawanan dalam kehidupan. Toleransi berarti mampu memiliki empati terhadap semua keadaan dan kondisi. Toleransi berarti mampu memenangkan nilai-nilai kemanusian untuk hal apa pun.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Cara Menentukan Apa yang Ingin Ditarik ke dalam Kehidupan Pribadi

“Pikirkan Dengan Segenap Semangat Dan Tekad Untuk Memiliki Semua Yang Anda Inginkan, Dan Jangan Pernah  Pikirkan Yang Tidak Anda Inginkan.” – Djajendra

Anda wajib memiliki mimpi, dan konsisten dalam menerapkan aturan mental untuk mendapatkan hasil seperti yang Anda inginkan. Aturan mental tersebut adalah, apa pun yang Anda pikirkan dan kerjakan dengan sepenuh hati dalam totalitas tanpa kenal kekecewaan, tanpa kenal keputusasaan, dan tanpa pernah kehilangan keyakinan terhadap mimpi Anda; maka hukum tarik-menarik akan bekerja keras untuk menarik semua impian Anda menjadi nyata.

Berikut ada beberapa hal yang perlu Anda pahami dan lakukan dengan sepenuh hati dari sikap totalitas Anda.

1. Bila Anda ingin bahagia, maka tanamlah nilai-nilai kebahagiaan ke dalam diri Anda. Seperti, dicintai, disayangi, diperhatikan, dunia yang indah, kemudahan dalam kehidupan, merasa diri Anda beguna untuk kehidupan orang lain, kecerdasan dalam diri, damai, nyaman, tenang, Tuhan menyayangi diri Anda, dan perasaan syukur Anda kepada semua kebaikan yang Anda terima. Semua ini harus dilakukan secara terus-menerus dalam konsistensi diri disepanjang kehidupan Anda, tidak boleh tergoyahkan oleh hal apa pun, hingga Anda betul-betul merasakan kebahagiaan sejati hadir dalam diri Anda.

2. Bila Anda ingin sejahtera dan berkecukupan, maka tanamlah nilai-nilai kehidupan yang membuat Anda merasa memiliki segalanya, merasa sangat beruntung dilahirkan, merasa sangat sejahtera, bersyukur, berterima kasih, merasa luar biasa, merasa damai, merasa sangat kaya raya, dan merasa mampu disepanjang kehidupan Anda.

3. Bila Anda ingin sehat dan menjalani kehidupan yang seimbang; mulailah dari merawat kesehatan, makanan, pikiran, perasaan, dan semangat hidup. Mulailah berolahraga secara rutin, minum air putih yang banyak, latih pikiran dan perasaan Anda agar selalu positif dalam hal apa pun. Pastikan Anda mampu mengendalikan diri Anda secara bijaksana melalui kualitas emosional yang baik, kualitas intelektual yang baik, dan kualitas spiritual yang baik.

Jauhkan diri Anda dari hal-hal yang tidak Anda inginkan. Fokuskan semua energi kehidupan Anda hanya untuk hal-hal yang Anda impikan, harapkan, dan inginkan.

Jangan biarkan diri Anda dalam keraguan dan ketidakpastian. Dekatkan diri Anda kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, lalu pastikan Anda memiliki kekuatan dan keyakinan untuk mendapatkan semua impian Anda melalui sikap sabar, tegar, dan penuh syukur.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGELOLA KERAGAMAN DI TEMPAT KERJA

“Keragaman Tidaklah Untuk Dipertentangkan, Tapi Untuk Dipahami Dan Dipelajari Sebagai Bagian Dari Kekayaan Tanpa Batas Yang Anda Miliki.” – Djajendra

Apa pun diri Anda, apa pun orang lain, adalah sebuah anugerah besar dari Tuhan. Keragaman menciptakan keunggulan – keunggulan yang berbeda dari satu individu dengan individu yang lain, dari satu kelompok dengan kelompok yang lain, dari satu bangsa dengan bangsa yang lain. Bila semua keunggulan ini diserap dalam persepsi positif sebagai kelengkapan keunggulan diri Anda, maka keragaman akan menghadirkan keberuntungan buat Anda.

Kecerdasan terhadap keragaman akan mempengaruhi kualitas diri Anda. Di saat Anda ikhlas dan tulus melihat kekayaan keragaman; maka kinerja, motivasi, kesuksesan, dan interaksi Anda dengan orang lain akan menjadi keunggulan Anda dalam menjalani hari-hari Anda yang luar biasa.

Keragaman di tempat kerja harus diarahkan untuk memberikan kontribusi kekayaan kepada stakeholders, serta meningkatkan kualitas kesadaran setiap pihak untuk menghindari konflik dan membangun keharmonisan yang solid.

Setiap orang di dalam perusahaan harus merasa bangga dengan keragaman, harus merasa keragaman sebagai perbedaan yang saling melengkapi untuk prestasi dan kinerja yang luar biasa. Termasuk, para pemimpin harus cerdas mengelola keragaman untuk memaksimalkan kemampuan semua karyawan, agar bisa berkontribusi pada tujuan akhir organisasi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KARAKTER

“Karakter Adalah Modal Awal Untuk Memulai Perjalanan Panjang Menuju Puncak Sukses Tertinggi.” – Djajendra

Karakter adalah representasi dari jati diri seseorang dalam memahami kehidupan. Karakter digunakan untuk menggambarkan sikap, emosi, kebiasaan, dan perilaku seseorang terhadap berbagai macam tantangan dan peluang kehidupan. Karakter menunjukkan kualitas seseorang dalam memahami perannya dalam melakoni kehidupan secara utuh bersama nilai-nilai kehidupannya.

Setiap manusia akan menjalani kehidupan bersama karakter diri yang mereka pilih. Peran dan gaya kehidupan yang dipilih akan menciptakan karakter diri.  Karakter diri dengan fondasi yang tercerahkan oleh kekayaan dan keragaman kehidupan akan membuat orang tersebut hidup dalam kedewasaan. Sedangkan karakter diri yang miskin wawasan, ilmu pengetahuan, dan sifat baik akan membuat orang tersebut hidup dalam perilaku reaktif.

Karakter bisa dipelajari dan disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Di saat organisasi membutuhkan orang-orang dengan karakter proaktif, maka organisasi harus bisa melatih dan membangun lingkungan kerja yang proaktif. Demikian juga, di saat organisasi membutuhkan orang-orang dengan karakter integritas, maka organisasi harus bisa melatih kejujuran, kehormatan, dan kemuliaan dari setiap orang untuk menjalankan organisasi dengan sikap, perilaku, dan kebiasaan yang terpuji dalam kejujuran.

Berbagai macam karakter dapat dibentuk dalam diri seseorang, baik karakter yang dinamis maupun karakter yang statis. Tapi yang terpenting, setiap orang hanya boleh mewarisi satu karakter, agar dirinya mampu lebih fokus dan solid dalam mendukung keberhasilan melalui kekuatan karakternya.

Apa pun karakter seseorang bila diberi pencerahan dan diisi dengan nilai-nilai positif untuk kemanusiaan, maka mereka akan menjadi sumber untuk kehidupan yang lebih damai dalam sikap saling menghormati dan saling bertoleransi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MORAL

“Benar Dan Salah Haruslah Bermakna Satu Dan Tidak Boleh Bermakna Ganda.” – Djajendra

Moral adalah pikiran, perasaan, perilaku, dan karakter diri yang sesuai dengan standar umum tentang benar dan salah dalam kehidupan yang sesuai zaman. Moral tidak boleh dihasilkan dari banyak standar, tapi hanya boleh dihasilkan dari satu standar benar dan salah yang diakui secara universal oleh semua manusia. Moral tidak boleh dibajak oleh sekelompok orang untuk menciptakan benar dan salah menurut versi masing-masing. Moral haruslah menjadi kesepakatan umum seluruh manusia untuk kemanusiaan dan keadilan. Bila moral dihasilkan dari banyak standar benar dan salah, maka kehidupan akan berjalan dengan penuh konflik yang membenarkan dan menyalahkan nilai-nilai moral sesuai persepsi dan asumsi masing-masing.

Nilai – nilai moral harus mengandung kekuatan kejujuran untuk menciptakan kebaikan dan keadilan buat semua manusia tanpa pilih – pilih. Nilai – nilai moral harus mengandung kekuatan disiplin untuk memastikan konsistensi atas pelaksanaan moral yang disepakati secara umum untuk kemanusiaan dan keadilan. Nilai – nilai moral harus menjadi kekuatan yang menghormati orang lain, yang menghormati satu sama lain, dan yang menghormati keragaman kehidupan dalam batas-batas toleransi moral. Nilai – nilai moral harus menjadi moral keberanian untuk menegakkan integritas untuk kedamaian dan kemanusiaan dalam setiap aspek kehidupan.

“Moral Adalah Pikiran, Perasaan, Perilaku, Dan Karakter Diri Yang Sesuai Dengan Standar Umum Tentang Benar Dan Salah Dalam Kehidupan Yang Sesuai Zaman.” – Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

RENDAH HATI

“Rendah Hati Berarti Memiliki Kualitas Diri Yang Unggul Dan Mampu Menghormati Nilai-Nilai Kehidupan Orang Lain.” – Djajendra

Kerendahan hati bukanlah sebuah kelemahan tapi merupakan sebuah kekuatan yang bisa menyelesaikan semua hambatan, konflik, dan perbedaan melalui dialog yang persuasif. Ciri-ciri orang yang rendah hati adalah mereka yang terus berupaya untuk berpikir dan bersikap positif; mereka yang tidak pernah berhenti untuk memperluas wawasan dan pengetahuan baru; mereka yang sangat memahami kelebihan dan keragaman orang lain; dan mereka yang selalu proaktif  untuk mengikuti perubahan dengan inovasi-inovasi cerdasnya.

Orang yang rendah hati selalu mempersiapkan kualitas dirinya untuk dapat melayani kehidupan dengan lebih baik. Mereka tidak akan menyombongkan diri mereka dengan pengetahuan yang dimiliki, tapi mereka akan selalu belajar untuk memberikan yang terbaik kepada diri mereka dan orang lain.

Orang – orang dengan kerendahan hati biasanya memiliki kepercayaan diri dan kesadaran diri untuk mengakui nilai-nilai kehidupan orang lain tanpa merasa terancam. Dan mereka juga memiliki karakter diri yang sangat kuat, tegas, jujur, berani, dan bertanggung jawab.

Kualitas rendah hati adalah kualitas yang sangat diperlukan dalam membangun integritasi diri. Artinya, orang yang rendah hati pasti bersedia untuk mengakui kesalahan dan selalu siap memikul tanggung jawab atas kesalahan yang dia dibuat. Oleh sebab itu, sifat rendah hati merupakan fondasi yang paling diperlukan untuk membangun integritas diri.

Kerendahan hati Anda akan membuat Anda mampu untuk memimpin setiap situasi dan kondisi dengan tenang dan efektif. Kerendahan hati Anda akan mampu menghapus ego dan emosi negatif Anda. Kerendahan hati Anda akan  mampu membawa Anda untuk melihat realitas dengan jujur dan benar. Kerendahan hati Anda akan mampu menjadikan Anda sebagai seorang pembelajar  sejati yang mau mendengarkan semua kebutuhan dan kepentingan orang lain. Kerendahan hati Anda akan membawa Anda menjadi pribadi yang mencair dalam semua kepentingan dan keadaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Merawat Pikiran dan Perasaan

“Segala Sesuatu Yang Berlebihan Pasti Tidak Baik, Jadi Selalu Sesuaikan Semua Hal Sesuai Kadar Dan Kepantasan.” – Djajendra

Dalam diri setiap orang ada dua kekuatan yang luar biasa, dua kekuatan yang harus terus-menerus dipelajari untuk dapat merawatnya dengan baik. Dua kekuatan itu adalah pikiran dan perasaan.

Pikiran dan perasaan sifatnya seperti tanaman yang harus selalu disiram dan dipupuk dengan jumlah dan kadar yang pas, tidak boleh terlalu lebih, ataupun terlalu kurang. Bila salah perawatan, maka tanaman bisa stres dan mengering. Demikian juga dengan pikiran dan perasaan harus dirawat dengan nilai-nilai kehidupan yang seimbang dan yang pantas. Segala sesuatu yang berlebihan pasti tidak baik, sesuaikan semua hal sesuai kadar dan kepantasan.

Kehidupan bila tidak dijalankan dengan perasaan dan pikiran positif, maka kehidupan akan menghadirkan kondisi dan situasi negatif di setiap hari. Jadi, jangan heran bila ada orang-orang yang setiap harinya hidup dengan berkeluh kesah dan selalu berbicara tentang kekurangan kondisi keuangan, kesehatan, keluarga, lingkungan kerja, sahabat, ekonomi, politik, keyakinan orang lain, dan masih banyak lagi hal-hal negatif yang dipikirkan dan dirasakan. Semua ini terjadi karena tangan selalu menunjuk untuk menyalahkan pihak lain atas kekurangan dalam hidup, tanpa sekalipun tangan menunjuk kepada diri sendiri sebagai aktor utama yang harus bertanggungjawab atas semua kekurangan hidup.

Bila pikiran dan perasaan Anda tidak dirawat dengan nilai-nilai kehidupan positif, maka pikiran dan perasaan Anda akan menciptakan kondisi kehidupan yang frustasi dan menderita. Kondisi frustasi dan penderitaan Anda akan menghapus hak Anda untuk hidup damai dan bahagia. Jika hak Anda untuk damai dan bahagia hilang oleh ketidakcerdasan Anda dalam mengelola dan merawat perasaan dan pikiran Anda, maka seharusnya Anda bangkit untuk melakukan perubahan dan perbaikan secara fundamental pada nilai-nilai dan keyakinan diri Anda.

Untuk melakukan perubahan dan perbaikan secara fundamental pada nilai-nilai dan keyakinan Anda,  Anda harus menjalankan beberapa prosedur berikut:

  1. Jawablah dengan tulus dan jujur. Apakah nilai-nilai kehidupan yang Anda miliki sekarang telah menciptakan perasaan dan pikiran yang Anda inginkan?
  2. Lakukan dengan integritas. Lakukan identifikasi terhadap nilai-nilai kehidupan yang saat ini ada di dalam pikiran dan perasaan Anda.
  3. Lakukan untuk kebahagiaan dan kedamaian hidup Anda. Tentukan apakah nilai-nilai dan keyakinan Anda  yang sekarang sudah tepat untuk membuat  Anda damai dan bahagia?
  4. Bertindaklah. Lakukan perubahan pada nilai-nilai dan keyakinan diri yang menghambat proses pengembangan nilai menuju perasaan damai dan bahagia.
  5. Kuasai cara dan teknik untuk mengembangkan dan mengartikulasikan nilai-nilai kehidupan baru Anda ke dalam kepribadian yang Anda inginkan.
  6. Pahami nilai-nilai berikut dan apakah Anda mampu melihatnya dari pikiran dan perasaan positif Anda? Ambisi, kompetensi, individualitas, kesetaraan, integritas, pelayanan, tanggung jawab, ketepatan, hormat, dedikasi, keragaman, perbaikan, kesenangan, loyalitas, kredibilitas, kejujuran, inovasi, kerja sama tim, keunggulan, akuntabilitas, pemberdayaan, kualitas, efisiensi, martabat, kolaborasi, pelayanan, empati, prestasi, keberanian, kearifan, kemandirian, keamanan, tantangan, pengaruh, pembelajaran, kasih sayang, ramah, disiplin, kemurahan hati, persistensi, optimisme, ketergantungan, fleksibilitas,…..


Cerdaskah Anda di Tempat Kerja?

“Karyawan Yang Luar Biasa Dalam Hard Skill Harus Diisi Dengan Keluarbiasaan Dari Soft Skill, Agar Keluarbiasaan Hard Skill Tersebut Bisa Mendapatkan Jiwa Yang Tangguh Dari Keluarbiasaan Soft Skill.” – Djajendra

Suatu ketika saya menerima curhat dari seorang manajer. Manajer mengatakan bahwa sudah tiga belas tahun dia bekerja, tapi perhatian atasan kepada dirinya sangat kurang. Dia merasa sangat menguasai bidang pekerjaan sesuai standar internasional. Dia juga merasa sudah sangat patuh pada standar kerja, prosedur, kebijakan, peraturan, etika, dan pada semua teknis administratif di kantornya. Intinya, hard skill manajer sudah sangat excellent dan luar biasa.

Kisah seperti manajer tersebut sebenarnya sangat banyak di tempat kerja. Sering sekali karyawan yang sangat ahli dalam teknis pekerjaan (hard skill) merasa bahwa mereka sudah melakukan hal-hal luar biasa dengan keunggulan kompetensi diri mereka. Padahal keunggulan kompetensi seseorang tidak sekedar bergantung kepada hard skill, tapi juga bergantung kepada keunggulan soft skill. Sikap yang mengagung-agungkan hard skill pada akhirnya akan menjebak diri sendiri. Dan hasilnya, kepuasan kerja akan hilang, stres akan muncul, motivasi akan padam, gairah kerja akan turun, dan kontribusi kepada perusahaan tidak akan maksimal. Karyawan yang luar biasa dalam hard skill harus diisi dengan keluarbiasaan dari soft skill, agar keluarbiasaan hard skill tersebut bisa mendapatkan jiwa yang tangguh dari keluarbiasaan soft skill.

Keterampilan hard skill merupakan keterampilan dasar yang paling mudah untuk diamati, diukur, dan dilatih. Mungkin lebih mudah menguasai pengetahuan akuntansi, finansial, komputer, statistik, marketing, operasional, logistik, audit, matematika, produksi dan hard skill lainnya;  daripada menguasai pengetahuan kecerdasan emosional, pikiran positif, sikap baik, interaksi, pemecahan masalah, penyelesaian konflik, membuat keputusan, motivasi, komunikasi dan soft skill lainnya. Sebab, pengetahuan hard skill sifatnya pasti dan akan terlihat secara kasat mata; sedangkan pengetahuan soft skill sifatnya sangat bergantung kepada situasi dan kondisi, bentuknya pun tidak terlihat secara kasat mata, hanya dapat dirasakan dampaknya dalam jangka panjang.

Kembali kepada curhat manajer. Setelah saya berbicara panjang lebar dengan manajer tersebut, ternyata manajer menganggap enteng kepada keluarbiasaan soft skill, dia merasa hard skill adalah fakta kerja dan mereperesentasikan kemampuan dirinya sesuai harapan perusahaan kepada dirinya. Mind set manajer menggambarkan bahwa manajer lebih mengaggap penting kekuatan dan keunggulan teknis pekerjaan. Jelas, seseorang yang tidak menguasai soft skill dengan sempurna biasanya akan sulit memahami orang lain dan lebih sering terobsesi kepada kehebatan diri sendiri. Kondisi ini akan menjauhkan orang tersebut dari prestasi yang lebih tinggi.

Soft skill diperlukan untuk menjawab peluang dan tantangan di kehidupan sehari-hari di tempat kerja. Perilaku pribadi yang beragam di tempat kerja memerlukan keterampilan soft skill yang mampu membuat diri diterima dan sukses bersama perusahaan. Jadilah pribadi yang cerdas mengamati orang-orang disekitar, pahami semua orang, dan miliki kemampuan untuk bisa bekerja sama dengan siapa pun. Miliki perilaku yang efektif dan produktif dalam sikap baik yang penuh dengan kerendahan hati di aspek apa pun.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Core Values: Nilai – Nilai yang Menggerakan Tempat Kerja Anda

“Jika Tidak Ada Nilai-Nilai Terbaik Yang Mengawasi Perilaku Kerja Anda, Maka Anda Akan Takluk Bersama Kebiasaan-Kebiasaan Disekitar Anda.” – Djajendra

Setiap orang pasti akan membawa kebiasaan-kebiasaan dari kepribadiannya ke tempat kerja. Kebiasaan-kebiasaan tersebut harus dikendalikan dalam seperangkat nilai-nilai inti atau core values yang diinginkan perusahaan. Artinya, setiap perilaku pribadi dan perilaku kerja di kantor harus datang dari nilai-nilai inti atau core values yang perusahaan tetapkan.

Budaya perusahaan yang andal akan lahir dari keandalan setiap pribadi di perusahaan untuk mengkonversi karakter dirinya ke dalam karakter kepribadian yang diharapkan perusahaan. Di sini, peran dari nilai-nilai inti perusahaan akan sangat menentukan keberhasilan untuk menjalankan budaya organisasi yang sesuai harapan.

Di mana pun selalu akan ada pribadi berkarakter positif dan pribadi berkarakter negatif, yang biasanya disebuat good people  dan bad people. Setiap nilai-nilai inti, bila dipengaruhi oleh kekuatan pribadi berkarakter negatif, maka nilai-nilai tersebut bisa salah interpretasi. Dan hasilnya, walaupun secara formal perusahaan sudah memiliki budaya perusahaan dengan nilai-nilai inti yang luar biasa, tapi hasil akhirnya tetap akan negatif, karena semua nilai-nilai terbaik tersebut telah berada dibawah kekuatan pengaruh karakter negatif.

Sebuah nilai akan terimplementasi sesuai artinya, jika nilai tersebut dijalankan oleh pribadi yang berkarakter positif atau good people. Oleh karena itu, sebelum menjalankan nilai-nilai perusahaan yang andal, perusahaan perlu secara tekun untuk membangun karakter setiap orang dengan nilai-nilai yang perusahaan inginkan. Lalu, melalui pengawasan dan disiplin yang tinggi, perusahaan harus mengkonversi semua karakter negatif ke karakter positif, kemudian menemukan bakat-bakat berkualitas dari pribadi berkarakter positif, dan secara bertahap mengeliminasi semua karakter negatif yang tidak mampu diubah menjadi karakter positif dari perusahaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Older posts Newer posts