Memahami Faktor Keberuntungan Dalam Hidup

“Sukses Dan Karir Tidak Selalu Akan Mengikuti Perencanaan Dan Visi Anda. Sebab, Masa Depan Sangatlah Tidak Mudah Untuk Diprediksi, Kehidupan Itu Sendiri Memiliki Kekuatannya Yang Luar Biasa, Untuk Membawa Anda Pada Berbagai Petualangan Kehidupan Yang Tak Pernah Anda Duga Sebelumnya.” – Djajendra

Suatu hari seorang kenalan saya menelepon dari Pekan Baru, Riau. Dia baru saja kena phk dan uang pesangonnya pas-pasan untuk menutup hutang-hutangnya. Dia bingung memikirkan biaya-biaya kehidupan yang harus dia bayar untuk bulan depan. Suaranya ditelepon terdengar sangat putus asa.

Seminggu kemudian kenalan saya dari Pekanbaru itu menelepon saya lagi, tapi kali ini suaranya penuh semangat. Dengan nada suara yang penuh percaya diri, dia mengatakan bahwa tanpa sengaja dia telah bertemu sahabat lamanya di sebuah pusat perbelanjaan di kota Pekan Baru, padahal mereka berdua sudah hampir enam tahun tidak pernah ada komunikasi. Dan tanpa direncanakan, sahabatnya ini menawarkan pekerjaan untuk memimpin sebuah unit usaha di Kalimantan, dengan gaji dan kompensasi lainnya yang hampir dua setengah kali lebih besar dari pekerjaan sebelumnya. Kenalan saya ini langsung menerima tawaran teman lamanya itu, dan sekarang sudah lebih setahun dia menikmati pekerjaannya yang baru itu. Kenalan saya ini mengatakan bahwa dia sangat beruntung bisa bertemu tanpa sengaja dengan teman lamanya itu. Sekarang kehidupan ekonominya sudah jauh berubah dibandingkan sewaktu dia bekerja di Pekan Baru.

Ada banyak sekali kisah-kisah kehidupan lain seperti yang dialami kenalan saya yang dari Pekan Baru itu.

Kehidupan selalu memiliki caranya sendiri untuk mengantar seseorang pada pencapaian karir dan sukses yang lebih tinggi. Adalah sah-sah saja Anda memiliki rencana dan strategi untuk berjalan pada jalur karir yang telah direncanakan oleh perusahaan Anda. Tetapi, percayalah bahwa tidak ada perusahaan yang sempurna untuk mengakomodir semua harapan dan impian Anda. Seperti kisah kenalan saya diatas yang sudah bekerja dengan sangat setia di perusahaanya yang lama, dan hasilnya phk telah menamatkan karirnya di perusahaan tersebut.

Keberuntungan pasti akan hadir berkali-kali ke dalam kehidupan siapa pun, selama orang tersebut mau memotivasi dirinya sendiri untuk tetap bersemangat dalam menghadapi setiap situasi hidupnya. Keberuntungan selalu berpihak kepada pribadi-pribadi yang mampu membuat keputusan cepat atas peluang dan  kesempatan yang datang, sebab kesempatan dan peluang adalah jalan kehidupan untuk memberikan keberuntungan kepada Anda. Ingat! Sukses dan karir tidak selalu akan mengikuti perencanaan dan visi Anda, masa depan sangatlah tidak mudah untuk diprediksi, kehidupan itu sendiri memiliki kekuatannya yang luar biasa untuk membawa Anda pada berbagai petualangan kehidupan yang tak pernah Anda duga sebelumnya.

Kehidupan ini sebuah misteri yang tidak mudah untuk digambarkan dengan logika. Setiap visi dan rencana yang Anda perjuangkan dengan fokus yang luar biasa, masih memerlukan faktor keberuntungan untuk mencapai sukses seperti yang Anda harapkan.

Semua orang selalu berkata bahwa kerja keras dengan visi yang jelas adalah langkah awal menuju puncak sukses. Pemikiran seperti di atas ini adalah fakta yang tak terbantahkan berdasarkan realitas dari kisah perjalanan suskes banyak orang. Tetapi, ketika orang-orang dengan program sukses yang sama, berjuang dengan semangat dan strategi yang sama, membaca buku sukses yang sama, mendengarkan langsung dari para guru sukses yang sama, tinggal dilingkungan yang sama, ternyata mendapatkan hasil akhir yang berbeda. Satu dari sekian puluh orang itu pasti menikmati sukses besar, sedangkan yang lain walau sudah berjuang keras hanya selalu mendapatkan sukses-sukses kecil untuk bisa tetap survive.

Kehidupan ini selalu berjalan diatas ketidakpastian, diatas kemungkinan, dan diatas keberuntungan. Dan setiap perjuangan orang menuju sukses pasti di mulai dari kemungkinan-kemungkinan yang ada untuk meraih sukses, lalu dari kemungkinan-kemungkinan itu masuk ke dalam ketidakpastian-ketidakpastian yang membutuhkan daya tahan diri yang kuat, selanjutnya sangat tergantung kepada faktor keberuntungan. Bila faktor keberuntungan sedang berpihak kepada Anda, maka apa pun dan siapa pun tidak bisa menghalangi Anda untuk mendapatkan sukses.

Saya selalu berprinsip bahwa manusia wajib untuk berjuang secara total buat meraih semua mimpi-mimpinya, tapi manusia juga wajib memasrahkan diri kepada Tuhan secara total untuk hasil akhirnya.

Tulisan ini karya djajendra.

Memperkaya Integritas Diri

“Kekayaan Sejati Seseorang Akan Terlihat Dari Kekayaan Integritas Dirinya Buat Kehidupan Banyak Orang.” – Djajendra

Sehebat apapun  Profesionalisme dan kecerdasan seseorang,  bila integritas dirinya miskin maka dia akan menjadi pribadi yang paling tidak jujur, dan paling sering berbohong kepada kehidupan. Dan, Anda tidak mungkin dapat membuat kesepakatan yang baik dengan orang yang suka berbohong.

Kecerdasan, profesionalisme, kekuatan, kekuasaan, dan senyum baik dari orang yang miskin integritas diri; pastinya tidak akan berguna buat kehidupan orang lain. Artinya, integritas diri buat melayani kehidupan lain dengan benar adalah kunci sukses keberhasilan sebuah jabatan. Ingat, jabatan yang bersih dan berguna itu tidak akan pernah masuk ke dalam jebakan kekuasaan dan hawa nafsu.

Sebenarnya sangat sederhanan untuk memiliki integritas diri yang kaya dan berempati, yaitu dengan cara mulai berlatih dengan jujur untuk memiliki kekuatan sifat jujur. Nantinya, melalui kekuatan sifat jujur, Anda akan menjadi pribadi merdeka yang hidup dalam integritas diri yang hebat.

Orang-orang yang miskin integritas selalu mencari seribu satu cara untuk mengakali orang lain, dan bertindak tidak jujur buat keuntungan pribadi. Apalagi bila orang tersebut memiliki jabatan, kekuasaan, dan kesempatan, maka dia akan menjadi pribadi serakah yang tidak pernah kenyang.

Kemiskinan integritas adalah hal yang paling berbahaya dalam kehidupan. Semakin banyak orang-orang yang miskin integritas, maka semakin serakah dan tamak orang-orang tersebut. Setiap kesempatan dan setiap kebutuhan pasti akan dikonversi dalam bentuk materi untuk menjadi keuntungan pribadi.

Artikel ini karya djajendra