MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Category: Good Habits Development (page 6 of 14)

PELAYANAN PUBLIK YANG TIDAK MEMPERLIHATKAN SUPERIORITAS ATAU INFERIORITAS

“Petugas pelayanan yang baik memiliki hati dan perilaku yang lebih rendah dari rumput, tetapi memiliki cinta setinggi langit terhadap pekerjaan dan orang-orang yang dilayani.”~Djajendra

Pelayanan berkualitas dimulai dari sikap dan perilaku yang tidak memperlihatkan superioritas atau inferioritas. Pelayan publik yang baik mampu menjaga mental dan emosional dalam keseimbangan. Ketika energi superioritas atau inferioritas berkembang di dalam diri atau pada orang-orang yang berinteraksi dengan Anda, maka pelayanan yang diberikan menjadi tidak berkualitas. Pelayanan berkualitas sangat ditentukan oleh kepribadian yang stabil, tenang, menerima, dan memberikan pelayanan lebih dengan sikap baik.

Ketika seorang pelayan publik merasa dirinya lebih tinggi dari pelanggan yang dilayani, maka saat itu pelayanan menjadi tidak seimbang. Melalui beberapa penelitihan ditemukan bahwa sikap superioritas lebih banyak ada di dalam pribadi inferioritas. Artinya, orang-orang yang merasa dirinya lebih tinggi adalah orang-orang yang sesungguhnya sangat rendah diri atau tidak percaya diri. Keseimbangan mental dan rasa percaya diri dari sikap rendah hati sangatlah diperlukan dalam setiap pelayanan publik. Perasaan dan pikiran superior dalam pelayanan hanya akan merusak reputasi baik pelayanan tersebut. Jadi, dalam pelayanan publik, petugas pelayanan harus sangat rendah hati dan bersikap baik. Kalau perlu menjadi lebih rendah dari rumput, tetapi memiliki cinta setinggi langit terhadap pekerjaan dan orang-orang yang dilayani.

Sifat seorang pelayan publik yang baik adalah sangat toleran dengan sikap dan perilaku pelanggan. Menjadi toleran bukan berarti selalu menerima atau mengalah, mentoleransi berarti belajar menyatukan kekuatan pelanggan dengan kekuatan pelayanan untuk memberikan kualitas yang lebih baik. Bertoleransi berarti mengukur kekuatan pelanggan seperti yang diterapkan terhadap pelayanan yang kita berikan. Keluhan dan harapan pelanggan yang berlebihan perlu ditoleransi, sehingga kita bisa belajar untuk penguatan pelayanan yang lebih baik.

Perilaku dasar seorang pelayan publik adalah wajib menghormati orang-orang yang tidak dihormati oleh siapapun. Ini adalah fondasi. Tidak boleh membiarkan hati memiliki gengsi sosial. Tidak boleh merasa lebih berkuasa atau lebih hebat dari pelanggan. Selalu rendah hati dan tampil energik dengan senyum dan sikap ramah-tama.

Tingkatkan edukasi kepada publik tentang layanan yang Anda berikan. Jangan membiarkan masyarakat tidak mengenalinya. Jangan membiarkan masyarakat merasa sulit dan tidak mampu berinteraksi dengan produk-produk Anda. Jangan membiarkan masyarakat tetap tunduk dan tidak mengerti selamanya. Jadikan masyarakat memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk menggunakan pelayanan Anda.

Sikap baik dan rasa hormat Anda kepada pelanggan adalah bagian dari proses peningkatan kualitas pelayanan. Jika Anda ingin pelayanan Anda berkualitas, maka pastikan pelanggan mendapatkan kebahagiaan dan kegembiraan saat mendapatkan pelayanan dari Anda. Tidak ada yang tinggi atau rendah dari sudut pandang pelayanan berkualitas. Perbedaan hanya ada di dalam persepsi, tetapi di dalam realitas semua orang ingin mendapatkan harapan dan kebutuhannya terpenuhi. Tidak ada pelanggan yang buruk. Setiap pelanggan hadir dengan harapan untuk mendapatkan yang terbaik. Semua pelanggan adalah orang-orang yang membutuhkan perhatian dan kepedulian Anda dengan sikap baik.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

TIDAK ADA SOLUSI DI DALAM DIRI YANG PENUH TEKANAN DAN STRES

“Tidak ada solusi yang baik di dalam pikiran yang kacau.”~Djajendra

Ketika kita belum menemukan diri sendiri dan belum menguatkan diri sendiri, kita sangat mudah dibuat stres dengan masalah hidup. Masalah hidup hanya dapat dipecahkan dengan pikiran dan emosi positif. Semakin tenang dan sabar dalam menghadapi masalah, semakin mudah memecahkan masalah. Semakin fokus dan terlibat secara mendalam dengan masalah, semakin sulit untuk menemukan jalan keluar. Tidak ada solusi yang baik di dalam pikiran yang kacau. Tidak ada solusi yang baik di dalam diri yang penuh tekanan dan stres.

Sangatlah manusiawi bila kita tersedot ke dalam pusaran masalah, tetapi hal ini sangat merugikan hidup kita. Sejujurnya, tidaklah mudah untuk melepaskan diri dari masalah yang mengepung hidup kita. Karena tidak mudah untuk melepaskan diri dari masalah, maka kita harus meningkatkan kesadaran agar dapat menghadapi masalah dengan bijak. Salah satu cara terbaik adalah menerima masalah dengan tenang dan membuatnya menjadi lebih kecil, melangkah mundur sedikit dari masalah tersebut, kemudian memperhatikannya dengan jujur tanpa terlibat secara emosional dengan masalah tersebut. Jangan membiarkan diri menjadi stres dengan masalah. Tetaplah tenang dan cerdas untuk menyelesaikan masalah.

Jika terlalu fokus pada masalah, maka pikiran akan dikuasai dan dikendalikan oleh masalah. Oleh karena itu, masalah harus dihadapi dengan pikiran jernih tanpa emosi negatif. Pisahkan masalah dari diri sendiri dan miliki kesabaran saat menghadapinya. Dengarkan suara hati dengan tenang dan jujur, miliki kecerdasan dan kreatifitas untuk menemukan solusi atas masalah yang dihadapi. Hindari perasaan kesal, marah, panik, takut, benci, dan frustasi kepada siapa pun. Tidak perlu fokus untuk menemukan siapa yang salah. Tidak perlu menyalahkan orang lain. Tidak perlu bingung atau merasa tidak berdaya. Gunakan kecerdasan, akal sehat, logika, kesadaran, dan pemikiran positif dengan tenang, jelas dan rasional dalam proses menemukan jalan keluar dari masalah tersebut.

Kehidupan tidak selalu seperti yang kita inginkan, tetapi ketika kita mau menerima kehidupan yang kita miliki, maka kebahagiaan dan kedamaian akan menjadi energi kehidupan kita. Penyebab utama tekanan yang menumpuk di dalam diri karena kita tidak ikhlas menerima kenyataan yang sedang kita alami. Ketika kita marah dan ngotot dengan masalah kita, maka stres akan semakin membawa hidup kita pada titik terendahnya. Menerima hidup dan membiarkan hal-hal di luar kendali kita berjalan di dalam pikiran positif adalah jalan terbaik untuk menghindari hal-hal menjadi lebih buruk.

Sebagian besar masalah menjadi semakin buruk karena hilangnya ketenangan, kesabaran, dan keikhlasan untuk menghadapinya. Tidak perlu terlalu memberikan perhatian terhadap masalahnya, fokuskan untuk menemukan jalan keluar. Bila kita fokus pada masalah, maka secara mental dan emosional kita akan kehabisan tenaga dan waktu. Sulit untuk memecahkan masalah dan menemukan solusi jika kita terlalu dekat dengan masalah tersebut. Jauhkan diri dari masalah tersebut, kemudian kendalikan diri dan emosi, ciptakan ketenangan dan energi positif di dalam diri, dan mulailah menggunakan strategi yang tepat untuk menemukan jalan keluar dari masalah tersebut.

Menjadi pribadi yang tidak terganggu dengan hal apa pun adalah fondasi yang baik untuk menemukan solusi atas berbagai masalah hidup. Jadi, sebelum masalah menyerang kita, sangatlah diperlukan kesadaran dan latihan untuk tidak terganggu dengan berbagai situasi, peristiwa, perilaku, sikap, dan kenyataan hidup. Mampukan diri untuk menerima setiap keadaan dan praktikkan pola hidup yang fokus pada hal-hal baik di sepanjang hari dan waktu.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENERIMA PELANGGAN DENGAN BAHAGIA

“Jika setiap orang dalam pekerjaan pelayanan memiliki satu niat suci untuk memberikan kebaikan dan kegembiraan kepada pelanggan, maka pelayanan terbaik akan terwujud dengan sempurna.”~Djajendra

Sikap dan perilaku pelanggan sangat beragam, ada yang menyenangkan dan juga ada yang tidak menyenangkan. Melakukan pekerjaan pelayanan berarti kita harus memiliki pemikiran positif atas apa pun sikap dan perilaku pelanggan kita. Tetaplah mengatakan yang baik-baik saja dengan bahasa tubuh yang menyenangkan dalam setiap situasi atau saat bertemu dengan orang yang berkata tidak baik. Pelayanan terbaik haruslah meningkatkan kesabaran, ketenangan, toleransi, empati, kedamaian, kenyamanan, dan kebahagiaan.

Jiddu Krishnamurti seorang Filsuf India berkata, Saya tidak keberatan apa pun yang terjadi” Menurutnya, kunci kebahagiaan adalah menjadi baik-baik saja dengan segalanya, dan selalu konsisten menjadi baik-baik saja ketika berhadapan dengan yang tidak baik-baik. Jadi, dalam pelayanan, apa pun yang terjadi, kita harus merasa baik-baik saja, dan kita pun tidak boleh berkecil hati, apalagi marah dengan sikap dan perilaku negatif pelanggan. Harus ada keikhlasan dan mental pemenang untuk menerima yang tidak baik-baik dari pelanggan, serta selalu konsisten untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan.

Sebagai seorang pelayan publik yang profesional, kita harus mampu mengelola diri sendiri agar dapat menciptakan situasi dan hal-hal untuk menjadi baik-baik saja, sehingga diri kita mampu memancarkan energi baik yang penuh kebahagiaan. Hal terpenting bagi seorang pelayan publik adalah menjaga emosi dan pemikiran agar tidak gelisah, marah, sedih, stres, depresi, jengkel, kesal, bosan, atau pun perasaan tidak bahagia yang lainnya. Penampilan seorang pelayan publik haruslah memancarkan lebih banyak hal-hal positif, serta memberikan pelayanan yang penuh gembira, tanpa ada beban sekecil apapun. Selalu konsisten menjadi diri sendiri yang unik dan penuh kebaikan dalam setiap pelayanan yang diberikan.

Kepribadian yang stabil dan suara hati yang baik adalah dasar untuk bisa memberikan pelayanan yang membahagiakan pelanggan. Sikap rendah hati di dalam kegembiraan dan suara hati yang penuh toleransi mampu menunjukkan ke arah yang positif saat pelanggan komplain atas pelayanan yang mereka rasakan. Kita harus selalu sangat sensitif untuk menjaga suasana hati yang baik, sehingga suasana hati kita yang baik mampu mendekatkan perilaku kita untuk memenuhi harapan pelanggan.

Pelayanan membutuhkan gerak yang tepat. Kecepatan atau pun kelambatan haruslah menciptakan kedamaian pikiran. Mungkin saja, kadang-kadang pelayanan kita menjadi lambat oleh hambatan tertentu. Dalam hal ini, kemampuan kita untuk menciptakan rasa pentingnya pelanggan dan sikap yang peduli kepada pelanggan dapat menjaga kedamaian pikiran dalam proses pelayanan tersebut. Pada akhirnya, kita semua harus berusaha untuk menjaga kecepatan pelayanan dalam kecepatan tinggi yang memudahkan terpenuhinya harapan dan kebutuhan pelanggan.

Visi pelayanan yang jelas dan konsisten dapat menjadi kekuatan untuk mengendalikan realitas lingkungan internal dan eksternal dalam pelayanan yang kita berikan. Kepribadian positif dengan nilai-nilai kerja yang ditransformasikan menjadi etos pelayanan berkualitas mampu menjadi fondasi yang hebat untuk pelayanan yang penuh gembira. Jika setiap orang dalam pekerjaan pelayanan memiliki satu niat suci untuk memberikan kebaikan dan kegembiraan kepada pelanggan, maka pelayanan terbaik akan terwujud dengan sempurna. Semua yang kita lakukan dengan perasaan negatif dan niat yang tidak sepenuh hati untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan, akan menciptakan hal-hal buruk di dalam proses pelayanan tersebut.

Pelayanan publik yang baik membutukan penampilan yang segar, bugar, sehat, dan riang-gembira. Untuk itu, diperlukan gaya hidup yang menjaga kebugaran dengan cara tidur yang cukup, menjaga berat badan, menjaga niat baik, menjaga perasaan positif, menerima semua hal dengan pikiran baik, dan mudah beradaptasi dengan semua jenis perubahan. Jelas, semua ini hanya dapat dicapai melalui proses yang dimulai dengan menjadi sadar, mengambil langkah-langkah kecil untuk perbaikan dari dalam diri, membangun mindset yang mau menerima apa pun realitas, lebih beriman dan lebih banyak doa, serta selalu merasa baik-baik saja dengan apa pun situasi dan realitas yang harus dihadapi.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

HIDUP INI INDAH JANGAN MEMBIARKAN DIRUSAK OLEH MASALAH

“Setiap hari kita perlu berbicara dengan diri sendiri tentang hal-hal positif yang membawa hidup kita menuju bahagia.”~Djajendra

Ketika kita tidak menerima masalah hidup, maka masalah hidup itu akan membuat kita kacau dan frustasi. Satu-satunya solusi terbaik saat menghadapi masalah adalah menerima masalah tersebut dan menjadi lebih kreatif agar dapat menemukan jalan terbaik. Bila kita tidak ikhlas menerima masalah dan ngotot mempersalahkan orang lain, maka kita akan terjebak dalam hal-hal negatif yang merusak hidup kita.

Masalah akan menjadi energi negatif yang merusak hubungan baik saat kita tidak mau mengakui kesalahan kita. Bila masalah itu muncul karena kesalahan atau tidak adanya sifat dan perilaku baik dari diri kita, maka kita harus sadar dan memiliki empati untuk menunjukkan kebaikan agar dapat menemukan solusi atas masalah tersebut.

Pikiran positif kita memiliki kekuatan untuk menyelamatkan semua masalah. Cinta dan kepedulian adalah dua kata kunci yang sangat diperlukan dalam menyelesaikan masalah. Selama kita ngotot dengan kebenaran yang kita yakini dan mengabaikan kebenaran orang lain, maka masalah akan selalu ada dan tidak pernah tuntas. Oleh karena itu, diperlukan cara-cara manusiawi yang memperhatikan realitas orang lain, termasuk mau berdamai dengan kebenaran yang diyakini semua orang adalah jalan terbaik untuk menuntaskan masalah.

Jangan membiarkan pikiran negatif semakin memperluas persoalan dari masalah yang muncul. Jangan membiarkan pikiran negatif menciptakan ketakutan dan pesimisme di dalam hidup kita. Buanglah masalah tersebut dari pikiran dan tempatkan masalah menjadi sesuatu di luar diri, kemudian gunakan kreativitas untuk menemukan solusi yang membuat hidup kita bahagia dan damai.

Setiap hari kita perlu berbicara dengan diri sendiri tentang hal-hal positif yang membawa hidup kita menuju bahagia. Katakan pada diri sendiri sepanjang hari bahwa semua urusan terselesaikan dengan baik dan semua masalah berubah menjadi solusi yang indah. Lakukan afirmasi berulang kali bahwa hidup kita sangat indah dan semua urusan terselesaikan dengan sangat indah.

Tetaplah tersenyum saat masalah hadir ke dalam hidup, fokuskan diri untuk tetap tenang menghadapi semua hal. Lakukan dengan sepenuh hati untuk menuntaskan masalah dengan solusi yang mendatangkan kebahagiaan.

Sifat masalah itu sementara. Masalah datang dan pergi. Masalah adalah guru yang mengajarkan kita untuk lebih rendah hati dan mau mengendalikan diri. Miliki kesadaran untuk menguatkan fisik, emosi, mental, dan perilaku baik saat menghadapi masalah. Hanya diri kita sendirilah yang selalu menjadi solusi untuk menuntaskan masalah, jangan pernah berharap orang lain yang menuntaskan masalah kita.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

SEORANG PEMENANG TIDAK TAKUT PADA KEGAGALAN 

“Pemenang tidak berkompetisi dengan orang-orang di luar diri, dia mengembangkan potensi terbaik dari dalam diri untuk mencapai kemenangan.”~Djajendra

Pemenang dihasilkan dari kemampuan untuk berlatih meningkatkan kualitas diri secara terus-menerus tanpa henti. Sepanjang hidupnya ada di dalam latihan yang konsisten dan disiplin tinggi. Pemenang tidak berkompetisi dengan orang-orang di luar diri. Dia menghilangkan arogansi, kesepian, rasa sakit, dan godaan dari luar diri. Dia benar-benar fokus ke dalam diri dan mengembangkan potensi-potensi terbaik untuk mencapai kemenangan. Dia tidak akan bereaksi terhadap mereka yang mencoba mengganggu perjalanan dirinya untuk mencapai kemenangan.

Mental pemenang diterangi oleh semangat kebaikan, ketenangan, kedamaian, kecintaan, dan perasaan sukacita di sepanjang hari. Mental pemenang membawa kesederhanaan dan keyakinan untuk mencapai yang terbaik. Semua upaya dan kerja keras difokuskan pada titik visi yang jelas. Ini menjadi cara hidup dan cara kerja mental pemenang. Tidak ada perasaan terganggu dan tidak pernah ada niat mengganggu. Semua energi di dalam diri ditransformasikan menjadi energi positif yang kuat agar diri selalu dalam keadaan bahagia. Mental pemenang selalu menjadi bagian dari kehidupan fisik yang kebugarannya ditingkatkan terus-menerus. Sikap, perilaku, karakter, kebiasaan, cara berpikir, emosi, dan penampilan diri betul-betul menampilkan pemenang sejati.

Disiplin dan keyakinan diri dengan pikiran positif membuat pemenang mendapatkan hubungan yang kuat dengan tujuan hidup. Pemenang sadar bahwa melalui latihan dan disiplin yang konsisten prestasi terbaik didapatkan. Pemenang selalu menjaga kondisi fisik dan mental agar dirinya berada dalam keadaan terus menerus di dalam konsistensi disiplin dan kerja keras. Pemenang selalu meningkatkan potensi energi sukses dengan semakin menggali secara kreatif di dalam diri. Pada akhirnya, pemenang membangun kesatuan dengan diri sejatinya untuk mengatur semua proses hidupnya.

Setiap hari energi kreatif digunakan untuk mengevaluasi apa yang berguna dan apa yang tidak berguna bagi hidupnya. Dia tidak membuat dirinya melekat pada hal-hal yang merugikan hidupnya. Emosi yang cerdas dan pikiran positif yang kreatif mampu dia berdayakan untuk mengarahkan dirinya menuju kemenangan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENEMUKAN SIAPA DIRI KITA

“Tidak seorang pun bisa menyelamatkan hidupnya dengan pikiran kacau dan emosi yang penuh dendam. Hanya kebaikan dan perilaku positif yang dapat menyelamatkan hidup kita.”~Djajendra

Bagaimana kita bisa menemukan diri sendiri dengan pikiran yang terlalu sibuk mengurusi hal-hal di luar diri sendiri. Kehidupan yang utuh baru dapat dinikmati ketika kita sudah menemukan diri sendiri yang unik dan baik. Ketika kita belum menemukan diri sendiri yang unik dan baik, kita akan hidup dalam kekacauan dan ketidakbahagiaan. Diri kita yang positif mampu memahami keteraturan dan etika, baik untuk diri sendiri maupun untuk hubungan dengan orang lain, sehingga kehidupan kita tidak akan diatur oleh pikiran negatif yang kacau.

Masing-masing dari kita adalah unik dan istimewa. Setiap orang sudah memiliki kehebatan dan kualitas yang unik di dalam dirinya. Setiap pribadi memiliki hal-hal terbaik untuk dipersembahkan kepada kehidupan yang indah dan baik. Setiap orang memiliki kemampuan untuk melakukan sesuatu yang dicintai dan disukai dengan sempurna. Dan semua ini dapat diwujudkan kalau kita sudah mengenal diri kita masing-masing dengan sangat baik.

Menemukan siapa diri kita adalah sebuah tugas suci yang dimulai dari kesadaran diri yang tinggi. Kita harus bisa masuk ke dalam diri sendiri untuk menemukan kualifikasi dan potensi yang mumpuni – untuk melakukan pekerjaan yang bisa membuat hidup kita bahagia dan berguna bagi banyak orang. Diri kita yang unik mampu menampilkan seorang individu yang berkarakter untuk melakukan dan mengatakan sesuatu secara berbeda dari orang lain, mampu memberikan kontribusi kreatif untuk kemajuan dan pertumbuhan menuju kehidupan yang lebih baik.

Inti dari kehidupan adalah menjadi diri yang unik dan positif bagi diri sendiri dan orang lain. Ketika sudah menemukan apa yang seharusnya kita kerjakan melalui kesadaran, maka semua kekuatan diri menjadi fokus dan sepenuh hati untuk mencapainya. Kesadaran untuk menemukan siapa diri saya yang sejati mampu mengecilkan dominasi keinginan oleh ego dan nafsu, sehingga diri yang diterangi oleh visi yang sepenuh hati mampu menciptakan stabilitas mental dan emosi, untuk bisa menjalani proses yang panjang dalam mencapai visi tersebut.

Hidup adalah perjuangan selama kita masih bernafas di bumi ini, dan diri sejati yang unik selalu kuat untuk menghadapi hal-hal yang harus dihadapi di sepanjang proses perjalanan hidup. Kesadaran di dalam diri sejati mampu memiliki kekuatan untuk memperkaya wawasan dan pengetahuan dalam perjalanan naik turunnya realitas kehidupan pribadi. Jadi, diri sejati yang kesadarannya tinggi tidak akan terjebak dengan dilema pikiran dan suara hati. Pikiran, suara hati, dan emosi mampu berada dalam satu energi positif yang sama, sehingga kepribadian dan karakter diri yang kuat mampu menjalani semua realitas hidup dengan gembira dan penuh sukacita.

Menemukan siapa diri sejati kita sangatlah penting dan prioritas. Sebab, bila kita tidak mengenal diri sendiri yang unik, maka semua kehebatan dan keunikan di dalam diri kita tidak akan menjadi berharga bagi kebaikan hidup. Membiarkan hidup kita sibuk mengurusi hal-hal di luar diri kita dan mengabaikan keunikan diri sendiri, maka hal ini sama saja dengan mengubur semua potensi dan keunikan diri sendiri, sehingga sampai kita meninggal dunia kita tidak pernah membangun dan mengembangkan potensi baik yang diberikan Tuhan untuk keindahan dan kedamaian hidup kita.

Mengetahui siapa diri sejati membuat keunikan diri membawa kita menemukan tujuan yang membahagiakan. Mengetahui siapa diri sejati memungkinkan kita untuk bekerja dengan fokus dan dengan satu pikiran yang stabil. Kondisi ini akan membuat perjalanan hidup kita bergerak melalui kesadaran untuk sampai ke tujuan kita. Mengetahui siapa diri sejati menjadikan kita mampu bekerja sesuai arah untuk mencapai target.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PEKERJAAN ANDA MEMILIKI BANYAK HAL HEBAT UNTUK DIBERIKAN KEPADA ANDA

“Kecintaan Anda kepada pekerjaan Anda akan menciptakan keberadaan Anda di dalam pekerjaan tersebut.”~Djajendra

Jangan membatasi kontribusi, jika Anda memberikan lebih dan tidak hitung-hitungan dengan pekerjaan yang Anda lakukan, Anda akan tumbuh dan berkembang. Pekerjaan Anda memiliki potensi yang tak terbatas untuk memberikan kesuksesan bagi hidup Anda.

Orang-orang yang berkeluh-kesah dengan pekerjaannya tidak akan mampu memaksimalkan potensi suksesnya. Kontribusi dan produktivitas yang rendah hanya menjadikan dirinya kehilangan peluang untuk hidup lebih baik. Mereka yang malas dan kurang disiplin akan menjadikan dirinya mundur dan sulit mencapai prestasi terbaik.

Pekerjaan Anda memiliki banyak hal hebat untuk diberikan kepada Anda. Pekerjaan Anda adalah alat eksistensi yang dapat membantu Anda tumbuh mencapai kemakmuran dan kesejahteraan hidup. Terimalah semua tantangan yang diberikan oleh pekerjaan. Jalani dengan bahagia semua petualangan baru yang diberikan oleh pekerjaan. Terimalah semua kesempatan untuk menguji kualitas diri. Terimalah keberadaan Anda di tempat kerja dengan kesadaran yang tinggi. Jadilah diri sendiri yang selalu menghormati diri-diri yang lain.

Jika Anda menolak tantangan dan kesulitan, Anda akan kehilangan semua peluang untuk mencapai yang terbaik. Orang-orang yang duduk di sebuah zona nyaman di tempat kerja akan sangat ketinggalan kualitas dan tidak akan memiliki kekayaan pengalaman kerja. Zona nyaman adalah tempat yang menjadikan kita kehilangan kekuatan untuk berkembang dan maju. Setiap orang di zona nyaman menjadi pasif, diam, tidak kreatif, tidak inovatif, dan kehilangan kemampuan untuk menggunakan potensi-potensi hebat dari dalam dirinya.

Ketika Anda mencintai pekerjaan Anda dan sangat disiplin untuk memberikan kontribusi terbaik, maka pekerjaan itu akan membantu Anda untuk mencapai impian dan harapan. Tidak seorang pun yang bisa mengambil pekerjaan yang Anda cintai. Anda dapat di mana saja melakukan pekerjaan yang Anda cintai. Anda bisa tetap bekerja dengan penuh semangat dalam situasi apa pun, kecintaan Anda kepada pekerjaan Anda akan menciptakan keberadaan Anda di dalam pekerjaan tersebut.

Jadikan peluang untuk sukses sebesar mungkin. Jangan mempersempitnya di dalam kemalasan dan keserakahan. Pekerjaan itu indah dan memberikan banyak pengalaman untuk memperkaya kehidupan. Nikmati setiap momen dari pekerjaan yang Anda lakukan dan kerjakan dengan gembira.

Orang-orang tidak tertarik pada perilaku malas dan tidak disiplin. Tidak ada kehormatan dan penghargaan untuk orang-orang yang malas dan tidak disiplin. Orang-orang tertarik dengan perilaku rajin, jujur, bertanggung jawab, ulet, disiplin, tekun, produktif, gembira, teliti, antusias, penuh semangat, dan efektif dalam semua urusan.

Pekerjaan adalah kebutuhan yang harus dipenuhi. Nikmati berapa pun nilai ekonomi yang diberikan pekerjaan Anda. Tidak perlu terobsesi dengan jumlah uang yang dihasilkan oleh pekerjaan Anda. Miliki rasa syukur atas apa yang dihasilkan oleh pekerjaan Anda tersebut dan penuhi kebutuhan hidup dengan rasa terima kasih kepada Tuhan.

Anda tidak perlu menjadi perfeksionis dengan pekerjaan, biarkan pekerjaan mengalir dari kerendahan hati dan disiplin yang tinggi. Tidak perlu takut terhadap ketidaksempurnaan. Tidak perlu khawatir untuk menghadapi hal-hal yang mengurangi kreativitas dan inovasi Anda. Jangan menjadi budak pekerjaan dengan obsesi yang berlebihan. Ikutilah pekerjaan Anda sampai pada titik kreativitas yang Anda rasa diperlukan, tetapi tetaplah menjadi diri sendiri yang utuh dalam mengendalikan apa yang Anda kerjakan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

SELAMAT HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA KE 73

“Tujuan sejati kemerdekaan adalah membantu kita mengatasi ego kepentingan dan mengutamakan kedamaian untuk semua orang.”~Djajendra

Kemerdekaan Republik Indonesia adalah hasil dari panggilan untuk bersatu dalam Kebangsaan Indonesia yang kuat dan damai. Semua perbedaan dan keragaman adalah kekayaan yang harus dijaga dan dirawat bersama. Indonesia adalah bangsa merdeka yang wajib merajut kesatuan melalui cinta dan kepedulian.

Tidak ada hal yang boleh menghalangi penguatan Indonesia menjadi bangsa berbudaya tinggi. Pikiran-pikiran harus berbudaya, tindakan-tindakan harus berbudaya, dan semua perilaku harus berbudaya. Ego pribadi, ego kelompok, ego kepentingan, haruslah tunduk dalam kesatuan dan persatuan Indonesia yang kuat.

Sebagai bangsa yang merdeka, setiap individu Indonesia harus menjadi bagian yang produktif untuk kesejahteraan Indonesia. Setiap individu merdeka adalah yang memiliki disiplin dan tanggung jawab untuk meningkatkan kepositifan sehingga kesatuan dan persatuan menjadi semakin kuat di semua aspek kehidupan berbangsa.

Setiap individu Indonesia harus mengetahui siapa jati dirinya. Memahami dirinya yang merdeka untuk hidup damai dan sejahtera. Semua ini hanya bisa didapatkan bila pikiran terkendali, ucapan terkendali, emosi terkendali, dan tindakan selalu positif agar kedamaian dan keharmonisan menjadi semakin berkualitas.

Selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 73 – Semoga Indonesia Menjadi Bangsa yang Kaya, Damai, dan Kuat Selamanya.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

ETOS KERJA “KITA ADALAH BAGIAN DARI YANG LAIN”

“Ketidaknyamanan dan kesulitan yang hadir sesungguhnya adalah pengetahuan yang belum kita pelajari.”~Djajendra

Ketika kita bekerja, kita menjadi bagian dari yang lain. Kita adalah kolektif dan bukan untuk diri sendiri. Proses kerja membutuhkan tindakan kolektif, setiap individu harus mengambil peran masing-masing dengan penuh kualitas, kemudian bersama-sama bergerak secara kolektif untuk menghasilkan kinerja terbaik. Tidak ada waktu untuk bersaing satu sama lain, waktu kerja haruslah difokuskan di dalam kebersamaan kerja secara kolektif.

Pekerjaan dilakukan untuk kesejahteraan semua orang. Dalam hal ini, setiap individu di tempat kerja harus fokus untuk pertumbuhan. Dalam proses kerja, kita harus hadir untuk melakukan hal-hal terbaik, sehingga memiliki dampak fisik yang menguatkan kinerja setiap orang. Ketika kita tidak mengalir bersama aliran proses kerja yang baik, maka kita akan menjadi bagian yang menciptakan masalah di dalam pencapaian kinerja. Jadilah bahagia dan gembira bersama pekerjaan yang dilakukan. Miliki sifat yang mengalir dengan bahagia dalam setiap proses kerja. Tinggalkan semua prasangka dan perilaku yang membuat kita tertahan dan tak mampu memberikan yang terbaik di dalam proses kerja.

Kita adalah bagian dari yang lain. Kerjakanlah setiap pekerjaan dengan etos terbaik, sehingga selalu merasa bahagia dalam setiap situasi kerja. Fokuskan semua kemampuan di dalam proses kerja terbaik, serahkan setiap momen dalam aliran energi positif. Kuatkan pikiran positif dan biarkan semuanya mengalir dengan nyaman dan kreatif untuk menemukan yang terbaik. Hal terpenting, jangan lupa untuk selalu berserah diri kepada Tuhan.

Ketika ketidaknyamanan hadir mengganggu pekerjaan kita, maka itulah waktunya untuk menguatkan energi kreatif dan tampil lebih kreatif agar dapat menciptakan solusi terbaik. Ketidaknyamanan dan kesulitan yang hadir sesungguhnya adalah pengetahuan yang belum kita pelajari. Jadi, belajarlah dari ketidaknyamanan dan kesulitan, sehingga diri sendiri menjadi lebih kuat untuk menghadapi situasi sulit tersebut.

Pekerjaan haruslah dilakukan dengan teliti dan hati-hati, hilangkan semua perilaku sembrono. Nikmati setiap situasi pekerjaan dengan sukacita. Kegembiraan dan kesenangan haruslah menjadi bagian terpenting di setiap hari kerja. Bila kita sulit menciptakan kegembiraan di dalam proses kerja, berarti ada energi negatif di dalam diri kita. Dalam hal ini, kita harus belajar untuk menghilangkan energi negatif tersebut. Intinya, jika kita tidak menikmati pekerjaan dengan antusias dan penuh kegembiraan, maka ada sesuatu yang salah di dalam diri kita. Oleh karena itu, jangan mencari kesalahan pada orang lain, fokuskan diri sendiri untuk memperbaiki yang salah tersebut di dalam diri kita sendiri.

Jadilah pribadi yang gembira dalam setiap situasi. Tampilah dengan tenang dan selalu bersikap nyaman dengan semua orang. Belajarlah untuk membuat setiap momen menyenangkan. Kemampuan kita untuk memilih hal-hal positif atas apa pun yang kita lakukan di tempat kerja, akan menjadikan kita sebagai pendorong untuk terciptanya budaya kerja terbaik.

Etos kerja kita haruslah cerdas dalam hubungan dengan orang lain, karena dalam setiap proses kerja, kita menjadi bagian dari yang lain, menjadi bagian terpenting yang menjalankan peran dan fungsi untuk menciptakan kinerja terbaik. Oleh karena itu, kita tidak boleh mudah tersinggung apalagi marah terhadap hal-hal yang membuat diri kita tidak nyaman di tempat kerja. Jangan berpikir dalam konteks orang perorangan, pikirkan untuk membuat seluruh situasi kerja menjadi menyenangkan. Ingat, saat kita terpengaruh oleh suatu situasi yang negatif, kita membuat riak yang mengganggu proses kerja.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KEPRIBADIAN YANG KUAT

“Kepribadian yang kuat adalah manusia yang utuh di dalam kesadaran dan kecerdasan.”~Djajendra

Kepribadian dibentuk dari kebiasaan yang didorong oleh emosi yang kuatnya sama dengan kesadaran dan logika. Keharmonisan atau keseimbangan antara emosi, kesadaran, dan logika akan membentuk kepribadian yang kuat. Bagi kepribadian yang kuat, sebelum memulai sesuatu, dirinya tahu ke mana arah dan tujuan. Emosi, pikiran, dan kesadaran menyatu dalam jiwa yang kuat.

Kepribadian yang kuat adalah manusia yang utuh di dalam kesadaran dan kecerdasan. Ke mana pun dia pergi, dia selalu memiliki diri sejatinya bersama emosi dan pikirannya; dia tidak akan lari dari diri sejatinya. Dia tampil apa adanya. Dia menyadari apa yang dia lakukan. Dia hidup sepenuh hati dalam rasa syukur. Setiap hari dia melakukan hal-hal terbaik dari kesadaran dan kecerdasan. Dia sadar bahwa setiap kebaikan dan keberuntungan akan mengikuti dirinya untuk menjadi lebih baik di dalam kehidupan yang lebih berkualitas.

Kepribadian yang kuat memiliki disiplin untuk membangun kebiasaan-kebiasaan positif yang membuat dirinya kuat dalam menghadapi kenyataan hidup. Kebiasaan untuk bereaksi terhadap kenyataan dengan pola yang membuat pribadinya semakin kuat. Semua tantangan dan kesulitan hidup akan menjadi pupuk yang semakin menguatkan kualitas pribadi kuat. Kepribadian yang kuat dikembangkan terus-menerus selama seumur hidup. Hidup melibatkan rasa senang, rasa sakit, gembira, kehilangan, pengkhianatan, keberuntungan, dan semua itu perlu reaksi yang tepat sehingga kepribadian yang kuat terbentuk menjadi lebih kuat. Kepribadian yang kuat tidak akan pernah takabur dalam segala hal. Sebab, dia yakin dan percaya bahwa segala sesuatu datang dari Tuhan dan akan kembali kepadanya.

Kepribadian yang kuat mampu menyajikan hal-hal terbaik ketika menghadapi kenyataan yang tidak nyaman, dan selalu merasa baik-baik saja dengan masalah yang harus dihadapi. Pribadi kuat adalah prajurit yang tetap berjuang dengan penuh semangat saat menghadapi ketidakpastian. Pribadi yang kuat tidak akan kehilangan jati diri saat menghadapi rasa sakit, kehilangan, pengkhianatan, dan kebohongan. Pribadi kuat selalu menjaga emosi dan pikiran agar dirinya selalu baik dan hebat menghadapi kesulitan. Pribadi kuat selalu bersikap baik kepada diri sendiri dan menghormati kebahagiaan dirinya. Pribadi kuat selalu memaafkan dan mengampuni orang-orang sulit yang mengganggu jalan hidupnya.

Kepribadian yang kuat tidak akan menyerah pada pemikiran-pemikiran negatif yang membuat dirinya menjadi sangat reaksioner menghadapi kenyataan. Selalu berpikir positif dan mengambil pelajaran dari kehidupan yang dialami. Selalu tenang dan mengendalikan pikiran untuk bisa menciptakan keadaan terbaik bagi kebahagiaan hidupnya.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

Older posts Newer posts

© 2019 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑