KATA-KATA MOTIVASI

Pencerahan di dalam diri hanya dapat dirasakan oleh orang-orang yang menyadari kesalahannya, dan oleh orang-orang yang belajar dengan rendah hati untuk memperbaiki kesalahannya.~Djajendra

Bila takut gagal, takut jatuh, takut terjebak, takut kehilangan rasa nyaman. Maka, perjalanan untuk mencapai yang terbaik akan terhenti.~Djajendra

Sukacita tidak terjadi begitu saja. Kita harus memilihnya dan membiasakannya untuk menemani kita sehari-hari.~Djajendra

Bumi ini kaya, Tuhan memberikannya untuk setiap orang. Bila ada yang merasa belum kaya, siapkan diri untuk mengambil kekayaan dari kehidupan yang kaya ini.~Djajendra

Apapun persoalan hidup Anda, janganlah pernah lalai untuk melayani pekerjaan dengan sepenuh hati. Pekerjaan Anda menghidupi hidup Anda, dan pekerjaan Anda melayani kehidupan orang lain. Layanilah dengan hati yang tulus dan ikhlas, supaya Anda dapat menerima layanan yang sama dari kehidupan.~Djajendra

Kompetisi bisnis yang hebat tidak ditentukan oleh janji-janji dan iklan yang luar biasa. Tetapi, oleh integritas dan profesionalisme dalam melayani janji dan iklan dengan sepenuh hati dan berkualitas.~Djajendra

Bila janji tidak dapat dipenuhi, maka dia akan menjadi berita buruk yang merusak nama baik perusahaan. Ketidakmampun untuk memenuhi janji akan membuat pelanggan marah dan kesal. Akibatnya, pelanggan, dari mulut ke mulut akan menyebarkan kabar buruk tentang perusahaan, dan kabar buruk ini dengan mudah mempengaruhi orang-orang, untuk tidak mempercayai perusahaan dan produknya. ~Djajendra

“Janji untuk dilayani, janji bukan sebuah basa-basi. Jangan berjanji bila tidak mampu melayani janji tersebut dengan sepenuh hati.”~Djajendra

“Kepentingan mampu mengikat hubungan sekuat-kuatnya, sedalam-dalamnya, dan sepenuh hati. Kepentingan selalu permanen, walau hubungan manusia mudah berubah.”~Djajendra

Cinta pun akan kalah oleh kepentingan. Kepentingan memiliki kekuatan yang luar biasa untuk memisahkan dan menyatukan.~Djajendra

Tidak ada yang kekal, tidak ada yang abadi, semuanya pasti berubah, seiring waktu dan zaman.~Djajendra

“Saya belum gagal. Saya baru saja menemukan 10.000 cara yang tidak akan bekerja. “~ Thomas Edison

Untuk Training Hubungi www.djajendra-motivator.com

PERILAKU UNTUK MENCAPAI SUKSES

Business Ethics- Djajendra“Sukses dihasilkan dari perilaku yang mudah beradaptasi dan berkembang atas potensi dan peluang.”~Djajendra

Perilaku optimis memiliki kekuatan untuk mewujudkan apapun yang diinginkan. Orang-orang optimis memiliki kekuatan untuk merubah sesuatu menjadi emas, menjadi kinerja, menjadi prestasi. Mereka yang optimis memiliki energi yang luar biasa untuk menciptakan nilai tambah, memiliki disiplin dan fokusnya juga sangat luar biasa.

Perilaku yang produktif dihasilkan dari pikiran positif. Pikiran positif membangun mentalitas pemenang. Mentalitas pemenang memfokuskan energi diri untuk mencapai keberhasilan. Perilaku produktif mudah menghadirkan keberuntungan dan kebaikan.

Perilaku yang rajin dan tekun diperlukan untuk mengembangkan potensi diri. Perilaku beretos kerja tinggi menjadikan hidup berkinerja dan bekerja. Perilaku yang penuh percaya diri dan optimis, memberikan energi tanpa batas, membuat diri mampu berlari dengan cepat untuk meraih sukses.

Perilaku kerja dengan tujuan akhir yang jelas akan menghasilkan prestasi terbaik. Perilaku kerja yang profesional menjadikan diri memiliki reputasi. Perilaku kerja yang terfokus, dan berkonsentrasi untuk sukses akan menghasilkan sukses.

Sukses tidak dihasilkan dari zona nyaman, sukses dihasilkan dari keberanian mengambil risiko, dan dari keberanian untuk mendapatkan hasil terbaik dari kondisi tidak pasti. Perilaku yang rajin memetakan risiko, menjauhkan diri dari energi gagal. Perilaku yang penuh energi optimis mampu melipat gandakan kekuatan untuk meraih yang terbaik.

Perilaku yang penuh empati dan toleransi selalu positif, sangat cerdas sosial, dan mudah belajar dari orang lain dengan sikap rendah hati. Orang-orang positif selalu mengelilingi diri dengan pemikir positif dan optimis. Mereka memelihara hubungan baik dengan orang-orang, yang bisa mendorong atau memotivasi mereka menuju sukses. Pengaruh dari kekuatan positif dan optimis menjadi magnet untuk menghasilkan perilaku sukses.

Membangun hubungan positif dengan pemangku kepentingan. Seorang diri tidak mungkin menghasilkan sukses. Sukses merupakan hasil dari interaksi dan komunikasi yang produktif diantara orang-orang. Jadi, perilaku yang mudah mengalir dan berkomunikasi dengan banyak orang, mudah mencapai sukses. Perilaku yang suka mendengarkan dan merespon dengan solusi hebat, sangat mudah mencapai sukses. Perilaku yang mudah deadlock tidak mungkin bisa kerja, dan pasti terjebak dalam kehidupan yang tidak produktif.

Perilaku yang penuh disiplin dan mengelola waktu secara baik. Waktu adalah sumber daya terbatas, diperlukan komitmen dan kesadaran, untuk mengelola waktu agar banyak hal hebat dapat dikerjakan dengan produktif. Jadi, siapapun yang mengabaikan waktu, akan sulit menjadi produktif. Menghargai waktu dan memprioritaskan yang terpenting, mampu mencurahkan energi dan sumber daya untuk pencapaian terbaik.

Wawasan, pengetahuan, informasi adalah alat untuk menciptakan data yang benar. Perilaku yang kaya data, kaya informasi, kaya wawasan, dan kaya pengetahuan, akan mudah mencapai yang terbaik.

Rasa ingin tahu yang lebih dan perilaku kreatif, serta motivasi untuk terus-menerus belajar dengan rendah hati, akan menjadikan diri andal dan berkualitas untuk mencapai yang terbaik.  

Perilaku sukses sangat mudah beradaptasi, belajar, berubah, berkembang, dan mengalir di dalam energi sukses. Dan, sukses dihasilkan dari perilaku yang mudah beradaptasi dan berkembang atas potensi dan peluang.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

JANGAN MEMBERIKAN JANJI YANG BERLEBIHAN PADA PELANGGAN

Djajendra Pictures 19 08 2014“Janji untuk dilayani, janji bukan sebuah basa-basi. Jangan berjanji bila tidak mampu melayani janji tersebut dengan sepenuh hati.”~Djajendra

Janji menentukan kredibilitas. Bila janji berlebihan dan tak dapat dipenuhi, kepercayaan dan kredibilitas akan hilang.

Perusahaan yang hebat tidak memberikan janji yang berlebihan. Janji harus sesuai dengan kemampuan untuk melayani pelanggan. Kemampuan untuk melayani janji, menjaga janji dalam batas komitmen, akan membangun kepercayaan dan kredibilitas dengan pelanggan.

Dalam banyak kasus pemasaran, perusahaan suka membuat iklan dan promosi yang berjanji secara berlebihan. Tetapi di lapangan, para frontliner tidak memiliki sikap dan perilaku untuk memberikan pelayanan sesuai janji perusahaan di iklan dan promosi. Demikian juga dengan sistem dan proses kerja, tidak siap untuk melayani janji iklan dan promosi. Akibatnya, perusahaan gagal membangun kepercayaan dan kredibilitas dengan pelanggan, sehingga penjualan tidak mencapai target.

Sebelum membuat iklan dan promosi, pastikan isi dan janji di dalam iklan tersebut dapat menjawab kepentingan pelanggan. Jadi, apapun realitas dari sebuah janji, pelanggan harus mendapatkan solusi terbaik. Bila niat dari janji di iklan dan promosi, untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan, tetapi perusahaan tidak menyiapkan solusi, untuk memberikan pelayanan pelanggan yang sepenuh hati, maka perusahaan berpotensi kehilangan reputasi dan kredibilitas. Rasa percaya pelanggan kepada perusahaan bisa hilang, dan pelanggan bisa pindah kepada pesaing.

Janji harus mampu menggambarkan kemampuan insan perusahaan, untuk memberikan pelayanan sesuai janji.  Kata orang bijak bahwa janji adalah utang. Perusahaan terbaik selalu berjanji sesuai kemampuan, dan tidak akan pernah berjanji secara berlebihan. Perusahaan terbaik sadar bahwa janji adalah utang, sehingga bila tidak mampu dipenuhi akan merusak reputasi perusahaan.

Tepati janji dan katakan tidak untuk hal-hal yang tidak dijanjikan. Ketika hal-hal yang bukan janji, tetapi ditagih oleh pelanggan, katakan dengan jujur sesuai batas wewenang dan kompetensi Anda.

Menawarkan janji yang tidak mampu dilayani merupakan perbuatan tidak etis. Hal ini akan menurunkan kualitas profesionalisme perusahaan, dan membuat pelanggan pergi dan tidak menjadi pelanggan lagi.

Iklan, promosi, pelayanan, dan produk haruslah konsisten dalam satu bahasa dan persepsi. Ketidakakuran antara iklan, promosi, pelayanan, dan produk akan merusak hubungan dengan pelanggan, dan memutuskan rantai untuk peningkatan kinerja penjualan.

Janji haruslah menghadirkan solusi dan kemajuan. Janji tidak boleh menciptakan masalah, alasan, menyalahkan, dan menghilangkan arah untuk memperbaiki masalah. Janji haruslah solusi.

Tugas setiap orang di dalam perusahaan adalah untuk memenuhi janji kepada pelanggan. Jadilah profesional yang bertanggung jawab kepada janji. Jadilah perofesional yang penuh integritas, untuk memenuhi semua janji yang dibuat perusahaan.

Bila janji tidak dapat dipenuhi, maka dia akan menjadi berita buruk yang merusak nama baik perusahaan. Ketidakmampun untuk memenuhi janji akan membuat pelanggan marah dan kesal. Akibatnya, pelanggan, dari mulut ke mulut akan menyebarkan kabar buruk tentang perusahaan, dan kabar buruk ini dengan mudah mempengaruhi orang-orang, untuk tidak mempercayai perusahaan dan produknya.

Kompetisi bisnis yang hebat tidak ditentukan oleh janji-janji dan iklan yang luar biasa. Tetapi, oleh integritas dan profesionalisme dalam melayani janji dan iklan dengan sepenuh hati dan berkualitas.

Hormati pelanggan dan jangan pernah membohongi pelanggan. Perusahaan menjadi besar karena adanya kepercayaan dari pelanggan. Semakin ikhlas dan tulus dalam memberikan pelayanan yang profesional, semakin pelanggan akan mempercayai dan mencintai perusahaan Anda. Dampaknya, perusahaan Anda akan terus tumbuh dan berkembang, untuk menjadi yang terbaik dan terkuat dibidangnya.

Membuat janji dan menjaga janji dengan pelayanan sepenuh hati. Layani semua yang dikatakan di dalam iklan, promosi, dan komitmen perusahaan. Siapkan sikap, perilaku, kebiasaan, dan kemampuan para frontliner untuk menciptakan brand perusahaan yang kuat. Siapkan kualitas insan perusahaan yang rendah hati, dan mau berkolaborasi tanpa memikirkan ego sektoral, untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEPENTINGAN ADALAH KEKUATAN YANG BISA MENYATUKAN DAN MEMISAHKAN

DJAJENDRA“Kepentingan mampu mengikat hubungan sekuat-kuatnya, sedalam-dalamnya, dan sepenuh hati. Kepentingan selalu permanen, walau hubungan manusia mudah berubah.”~Djajendra

Kepentingan yang sama mampu menyatukan dua musuh bebuyutan. Tidak ada hubungan yang permanen, hanya kepentinganlah yang selalu menjadi permanen, dan membuat hubungan tetap kuat.

Tidak ada hubungan yang kekal, tidak ada hubungan yang abadi, semuanya pasti berubah karena kepentingan. Sebuah hubungan tidak akan pernah berakhir selama ada kepentingan bersama. Kepentingan selalu akan mencari jalannya sendiri, untuk memperkuat sebuah hubungan.

Cinta pun akan kalah oleh kepentingan. Kepentingan memiliki kekuatan yang luar biasa untuk memisahkan dan menyatukan.

Siapapun yang meremehkan kepentingan pasti kecewa. Kepentingan bisa membuat yang bersama-sama, tidak bersama lagi. Kepentingan bisa membuat yang tidak bersama, bersama dalam ikatan yang kuat.

Kepentingan sangat dinamis dan tak terduga. Kapanpun dia bisa hadir, dan kapanpun dia bisa pergi. Kepentingan selalu mengajarkan tentang ketidakkekalan dan ketidakabadian.

Kepentingan bisa menciptakan kesetiaan buta. Kepentingan bisa memberikan harapan dan keberuntungan. Kepentingan bisa menyembuhkan dan menguatkan. Kepentingan bisa menghadirkan keajaiban dalam hidup.Kepentingan bisa menyatukan yang berpisah. Kepentingan bisa memisahkan yang bersatu.

Siapapun yang sadar akan kekuatan kepentingan pasti mampu meraih yang terbaik untuk hidupnya. Siapapun yang tidak mau berkompromi dengan kepentingan, bila dia tidak kuat, dia akan kehilangan peluang.

Kepentingan selalu hadir dengan diam, dia tidak mengoceh, dia hanya mempengaruhi dan membuka kesadaran untuk bersama.

Kepentingan selalu mendekatkan dan menyatukan untuk mencapai tujuan. Kepentingan kadang baik, kadang tidak baik. Kepentingan kadang menambahkan sesuatu, kadang menghilangkan sesuatu. Diperlukan kecerdasan dan wawasan yang luas untuk menguasai kepentingan.

Kepentingan menciptakan keterikatan, dan menyatukan untuk sebuah harapan yang ideal. Kepentingan seperti kolaborasi, dia tidak mengenal kawan atau lawan, dia hanya ingin bersatu dalam kerja sama, untuk mencapai kepentingan bersama.

Kepentingan selalu permanen. Walau kehidupan mengalir di dalam perubahan, tetapi kepentingan sangat konsisten hidup di dalam permanen. Kepentingan selalu menghargai dan menghormati kebersamaan. Kepentingan selalu berbagi satu sama lain. Kepentingan mampu menghabiskan waktu dan energi di dalam kebersamaan.

Kepentingan mampu menyatukan atau menghimpun kekuatan bersama, sehingga ketakutan dan ketidakamanan dapat dihindari.

Hidup selalu berubah, tetapi kepentingan tidak pernah berubah. Setiap orang memegang kepentingannya sendiri, dan mereka akan menyatu dengan orang-orang, yang memiliki kepentingan bersama.

Kepentingan selalu berjalan untuk menemui orang-orang yang bisa menghargai dan menghormatinya. Kepentingan mampu mengikat hubungan sekuat-kuatnya, sedalam-dalamnya, dan sepenuh hati. Kepentingan selalu permanen, walau hubungan manusia mudah berubah.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KERJA DAN BEKERJALAH UNTUK KEBAIKAN HIDUP

LEADERSHIP 2014“Kerja adalah kebenaran sejati untuk mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan. Tanpa kerja diri kehilangan kecerdasan dan kehilangan bahagia.~Djajendra

Tujuan hidup tidaklah boleh tersembunyi, harus diekspresikan melalui kerja dan kerja. Melalui kerja semua yang diinginkan dapat diwujudkan. Kerja yang hebat haruslah dengan sukacita, penuh kegembiraan, penuh motivasi, dan terfokus pada tujuan.

Ketika Anda merasa bahwa tujuan hidup Anda mengalir di dalam sukacita, inspirasi, motivasi, kegembiraan, tindakan, kerja, melayani, dan kebahagiaan. Maka, Anda benar-benar sedang menikmati pekerjaan dan kehidupan hidup Anda.

Energi sukacita harus menghidupi tujuan hidup. Tujuan menggambarkan apa yang diinginkan, dan bagaimana cara untuk mewujudkan keinginan tersebut. Bila energi sukacita benar-benar diaktifkan di dalam tujuan hidup, maka perilaku hebat dan etos yang luar biasa akan terbentuk, untuk mendorong Anda mewujudkan tujuan dengan hebat.

Rancanglah konsep diri untuk dapat mencintai pekerjaan, dan menjadikan diri selalu bergembira saat bergerak menuju tujuan. Pekerjaan-pekerjaan hebat tidak dihasilkan dari emosional sesaat, tetapi dari kekuatan spiritual yang kekal di dalam kerja dan kegembiraan.

Kerja adalah langkah terpenting untuk mewujudkan tujuan. Tanpa kerja tidak akan ada yang dihasilkan. Merasa memiliki kerja dan merasa dimotivasi oleh energi positif dari kerja, adalah cara untuk mengembangkan potensi hebat dari dalam diri.

Kerja adalah perjalanan menuju tujuan; perjalanan menuju visi. Merasa bahagia dan damailah dengan pekerjaan Anda. Jangan pernah membuat kehidupan kerja Anda stres dengan bermacam-macam persoalan. Temukan solusi, jangan pelihara persoalan.

Kerja membutuhkan sikap, etos, dan kebiasaan yang membuat diri berkembang di dalam kreativitas dan inovasi. Kerja tidak hanya kegiatan rutin, tetapi kegiatan terencana untuk mewujudkan sebuah misi. Kerja yang hebat tidak akan menguras jiwa, tetapi akan mengisi jiwa dengan nilai-nilai yang menjadikan diri bahagia.

Kerja mengatur niat menjadi kegiatan yang produktif. Kerja membuat diri membuat pilihan yang lebih baik untuk masa depan.Kerja membuat hidup menjadi lebih berguna, dan menjadikan diri lebih berkontribusi untuk nilai tambah.

Kerja dapat mengeluarkan Anda dari kegelapan hidup. Kerja merupakan cahaya yang menerangi perjalanan hidup. Kerja haruslah dijaga dengan kesadaran, untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Kerja tidak boleh dibiarkan dalam masalah. Kerja harus selalu tumbuh dan berkembang dalam solusi. Kerja yang dicintai dan yang dijalani dengan penuh kegembiraan, akan mengajarkan Anda untuk menikmati bahagia dengan rasa syukur.

Kerja yang hebat membutuhkan Anda menjadi diri sendiri yang unik dan asli. Kerja yang hebat dihasilkan dari keutuhan etos, jiwa, raga, pikiran, sikap, cinta, dan keberanian. Jadi, bila Anda bekerja dengan tulus, ikhlas, cerdas, dan sepenuh hati; maka, bagaimanapun gelapnya jalan menuju tujuan, Anda pasti menemukan cahaya terang, yang membimbing Anda untuk sampai pada tujuan.

Jiwa yang kerja tidak akan menemukan kehidupan yang sulit. Jiwa yang kerja mampu menemukan makna dan kemenangan di setiap tantangan. Jiwa yang kerja sangat mudah menerima cara, untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan besar dan hebat.

Kerja dan bekerjalah untuk kebaikan hidup. Miliki kesadaran untuk mencintai kerja. Kuatkan mental dan etos dengan disiplin yang merangkul realitas kerja, lalu  dengan penuh keberanian dan kreativitas, mampu mewujudkan kinerja terbaik.

Kerja adalah kebenaran sejati untuk mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan yang abadi. Tanpa kerja diri kehilangan kecerdasan dan kehilangan bahagia.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PERILAKU KERJA YANG BURUK ADALAH MUSUH TERBURUK PERUSAHAAN

DJAJENDRA“Sebuah kapal yang terikat dengan aman di pelabuhan, tidak akan mengantar Anda mencapai tujuan. Hanya kapal yang berlayar di tengah lautlah, yang dapat mengantar Anda menembus samudera untuk mencapai tujuan. Demikian juga, sebuah jabatan dan kekuasaan yang terikat dengan aman di tangan Anda, tidak akan mengantar Anda mencapai tujuan. Hanya kerja keras dan kemampuan Anda, termasuk untuk melewati rintangan dan tantangan, yang dapat mengantar Anda mencapai tujuan.”~Djajendra

Sehebat apapun sebuah perusahaan mengiklankan dirinya, untuk membangun citra hebatnya. Tetapi, bila perilaku sumber daya manusianya tidak positif, maka perusahaan akan kehilangan kepercayaan, reputasi dan kredibilitas.

Terjebak dalam pencitraan, tanpa perilaku yang berintegritas pada etika dan nilai-nilai budaya kerja, menjadikan pencitraan itu sia-sia, dan tidak akan memberikan kebaikan kepada perusahaan.

Perilaku yang tidak berbudaya adalah musuh terburuk yang merusak etos kerja. Perilaku buruk pasti menghambat pencapaian kinerja. Perilaku buruk pasti menjadi energi destruktif atau perusak kemajuan.

Ketika manajemen lupa menata perilaku kerja, dan terlalu fokus membangun pencitraan dengan iklan dan promosi yang hebat, maka perusahaan akan mengecewakan pelanggan. Perilaku berbudaya kerja positif akan menyelesaikan harapan dan kebutuhan pelanggan.

Iklan dan promosi bertujuan membangun pencitraan. Ketika pelanggan sudah tergoda dan percaya kepada iklan perusahaan atau pada citra perusahaan, mereka akan berinteraksi langsung dengan perusahaan. Saat mereka berinteraksi langsung, mereka membutuhkan perasaan seperti yang mereka rasakan saat menonton atau membaca iklan. Bila iklan dan promosi yang hebat itu tidak diikuti dengan perilaku pelayanan yang baik dan berbudaya, maka iklan dan promosi tersebut menjadi sesuatu yang mengecewakan pelanggan.

Perilaku positif haruslah menjadi kekuatan di dalam aktivitas kerja sehari-hari. Kesibukan kerja tanpa aktivitas dengan energi positif berpotensi merusak etos kerja. Bila pencitraan hebat dijawab dengan perilaku kerja yang buruk, akan menimbulkan kebingungan dan rasa marah. Bila stakeholder bingung dan marah dengan realitas perusahaan, maka semua pencitraan akan hilang dan menjadi tak berguna.

Perusahaan yang andal pasti membangun budaya kerja yang kuat dan unggul. Budaya kerja yang kuat menciptakan perilaku kerja positif yang andal. Setelah memiliki perilaku kerja positif di dalam budaya kerja yang konsisten. Maka, semua iklan, promosi, dan pencitraan perusahaan dapat meningkatkan reputasi dan kredibilitas perusahaan.

Budaya perusahaan yang kuat selalu fokus untuk mencari kesempurnaan, dan tidak akan pernah puas dengan realitas. Mengejar kesempurnaan merupakan sifat dari budaya kuat. Perbaikan secara terus-menerus dan upaya memuliakan reputasi perusahaan, adalah cara untuk menghargai niat dan visi perusahaan. 

Perilaku kerja positif tidak akan membuang-buang waktu dan menjadikan pekerjaan tidak produktif. Perilaku kerja positif adalah kemampuan untuk sepenuhnya hadir dan bekerja dengan totalitas. Perilaku kerja positif tidak mengukur kualitas diri dengan persepsi sendiri. Tetapi, mengukur kemampuan diri, untuk menjalankan nilai-nilai budaya kerja perusahaan secara profesional dan penuh integritas. Perilaku kerja positif tidak akan pernah menjadi limbah perusahaan, tetapi menjadi aset yang sangat produktif.

Perilaku kerja positif selalu memiliki keberanian untuk melupakan zona nyaman, dan mengejar pencapaian terbaik dengan memperhitungkan risiko. Perilaku positif akan memberikan keberanian kepada insan perusahaan, untuk bergerak maju dan mengejar kinerja terbaik. Perilaku positif menguatkan kemampuan karyawan, untuk membantu mereka mencapai target dan tujuan dengan kinerja terbaik.

Perilaku kerja positif tidak akan membiarkan rasa takut menghentikan pencapaian. Tidak ada hal yang menyebabkan stagnasi. Tidak ada hal yang menciptakan kemacetan. Pikiran positif di dalam perilaku kerja positif menjadi pendorong untuk terus maju dan tumbuh di dalam karya dan kerja.

Perilaku kerja positif berbudaya perencanaan dan tidak berbudaya aksi-reaksi. Tidak satu hal pun yang dikerjakan tanpa melalui perencanaan yang baik. Semua perencanaan diawasi dengan sistem dan manajemen yang andal. Semua perencanaan selalu diperbaiki kelemahannya, dan secara terus-menerus ditingkatkan kekuatannya. Semua perencanaan difokuskan untuk memaksimalkan kekuatan, lalu memperbaiki kelemahan dengan rendah hati dan kreatif.

Kolaborasi dan koordinasi adalah bahasa kerja orang-orang positif. Walaupun dirinya sangat hebat dan pintar, dia tidak akan melakukannya sendiri. Dia selalu tahu dan sadar bahwa kekuatan bersama adalah sebuah soliditas, yang selalu lebih unggul daripada kekuatan tunggal. Dia tahu bahwa tanpa kolaborasi dan koordinasi, dirinya akan kelelahan dan tak mampu melakukan sesuatu dengan maksimal. Dia tahu bahwa kekuatan terletak pada kebersamaan dan kecerdasan, dan tidak terletak pada kesendirian dan keegoisan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGHILANGKAN EGO SEKTORAL DENGAN KECERDASAN SOSIAL

DJAJENDRA“Fungsi dan divisi di tempat kerja adalah alat untuk mencapai tujuan. Bila alat ini dijaga dengan ego dan kepentingan yang sempit, maka alat ini sulit berfungsi untuk mencapai tujuan.”~Djajendra

Tidak mungkin sebuah visi dikerjakan sendiri; diperlukan kerja sama dan koordinasi yang cerdas melintasi perbedaan, keragaman, fungsi dan sektor. Jadi, diperlukan orang-orang yang cerdas sosial, supaya sebuah visi dapat dikerjakan dengan cepat dan tepat.

Orang-orang yang cerdas sosial sangat mudah berkomunikasi dan berinteraksi secara proaktif. Bila kecerdasan sosial sumber daya manusia rendah, mereka akan bekerja sendiri-sendiri, tidak mampu bersatupadu di dalam soliditas bersama. Sebaliknya, bila sumber daya manusia cerdas sosial, maka soliditas dan kolaborasi kerja akan menjadi budaya kerja, yang merangkul lintas sektoral dan lintas divisi di dalam satu visi.

Sepintar apapun seseorang; sehebat apapun seseorang; setinggi apapun pendidikan seseorang; sejenius apapun konsep dan pemikiran seseorang. Tetapi, bila dia tidak cerdas sosial, dia akan menjadi energi perusak soliditas organisasi.

Orang-orang yang tidak cerdas sosial hanya mampu bekerja sendiri. Walaupun mereka sangat cerdas dan sangat berbakat, mereka tetap sulit menyatu di dalam proses kerja. Dampaknya, mereka berpotensi membawa nilai dan benih konflik ke dalam proses kerja, sehingga kinerja terbaik akan sulit untuk diwujudkan.

Dunia kerja adalah dunia kerja sama. Manajemen berfungsi untuk mengelola semua sektoral, agar saling berkolaborasi dan berkoordinasi secara efektif dan produktif. Tidak ada kerja sendiri di dalam dunia kerja. Semua orang yang bekerja merupakan bagian dari pekerjaan yang lain. Dunia kerja adalah dunia yang saling menguatkan satu sama lain, yang saling mengkontribusikan kompetensi dan kemampuan, untuk sebuah pencapaian sesuai target.

Di dalam organisasi, tidak ada sebuah tujuan yang bisa dikerjakan sendiri. Bakat, profesionalisme, kecerdasan, dan potensi yang hebat; akan sia-sia bila tidak mampu bekerja sama.

Dunia kerja adalah dunia kolaborasi dan koordinasi. Sangat banyak fungsi dan divisi di dalam sebuah organisasi. Semua fungsi dan divisi tidaklah boleh berdiri di atas ego dan kepentingan masing-masing. Semuanya harus tunduk kepada visi, harus berkolaborasi dan berkoordinasi di dalam misi.

Seseorang yang cerdas sosial sangat mudah terlibat dalam tugas-tugas rutin yang membutuhkan kebersamaan. Mereka sangat mudah beradaptasi dengan ide-ide baru, dan mudah menerima solusi dari siapapun atau manapun. Mereka menguasai seni percakapan dan seni mendengarkan, dan sangat mudah mengintegrasikan dirinya dengan kelompok kerja.

Seseorang yang cerdas sosial tidak akan menjaga jarak, ataupun menjadi penyebab konflik. Dia adalah pribadi yang penuh empati dan kaya toleransi. Dia selalu membangun jembatan komunikasi yang positif, serta selalu merobohkan tembok penghalang di dalam organisasi dan proses kerja. Dia adalah orang yang selalu menghubungkan hati, emosi, pikiran, dan etos; dari setiap insan organisasi untuk bersatupadu di dalam soliditas bersama.

Seseorang yang tidak cerdas sosial biasanya sulit mempercayai kemampuan orang lain; menganggap dirinya yang paling pintar dan suka meremehkan orang lain; sangat sensitif, miskin toleransi, miskin jiwa besar, dan miskin empati; dia merupakan komunikator yang buruk, sehingga pilihan kata-kata dan ucapannya selalu menjauhkan hubungan baik; walaupun dia berbakat, berpendidikan tinggi, cerdas, kreatif, dan berpotensi, tetapi sulit menjadi andal di tempat kerja; dia selalu terjebak di dalam egonya, dan sulit memahami pentingnya sebuah kebersamaan di tempat kerja.

Orang-orang cerdas sosial biasanya cerdas emosional. Mereka mudah menyatu dan berkontribusi secara lintas sektoral. Emosi yang cerdas mampu menghilangkan ego dan kepentingan sempit. Mereka selalu bersinar dan menjadi aset yang diandalkan oleh organisasi. Mereka merupakan energi positif yang mampu menggerakan sebuah pekerjaan secara kreatif dan kolaboratif. Mereka mampu menghasilkan kinerja yang memuaskan. Mereka tidak terbatas oleh waktu dan ruang, mereka mampu terhubung dan berkoordinasi di segala kondisi untuk sebuah pencapaian terbaik.

Orang-orang cerdas sosial selalu mendorong komunikasi dan menyatukan semua kepentingan untuk fokus pada visi. Mereka selalu mengupdate kemajuan dan menghadiri semua rapat atau pertemuan lintas sektoral. Mereka selalu menyatu di dalam tujuan dan membuka pikiran untuk bisa saling mengerti.

Orang-orang cerdas sosial selalu mengikuti kejadian-kejadian; memiliki rasa ingin tahu yang besar; dan menjadwalkan pertemuan rutin untuk sebuah solusi terbaik. Mereka sangat rajin membuat pertemuan informal, untuk menguatkan hubungan kebatinan, dan penuntasan persoalan-persoalan kerja yang sulit secara formal.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KATA-KATA DAN PERILAKU NEGATIF MENINGKATKAN STRES DAN MENURUNKAN KINERJA

LEADERSHIP 2014“Ucapan, sikap, perilaku, dan tindakan yang menentang logika; akan memberikan energi negatif kepada etos kerja, sehingga karyawan tidak bisa memberikan kinerja terbaik.”~Djajendra

Kata-kata negatif menciptakan kekacauan, menciptakan perselisihan, menciptakan kerumitan, menciptakan stres.

Stres menjadikan karyawan kehilangan kinerja dan menderita. Perusahaan yang berbudaya tinggi selalu menjaga tata krama, logika, akal sehat, etika, ucapan positif, perilaku yang rendah hati, dan mau mendengar. Dan semua ini bertujuan agar stres terhindarkan, sehingga ketenangan dan kedamaian dapat menciptakan proses kerja yang penuh kinerja.

Perilaku negatif pasti menjadi sumber stres dan membawa dampak yang sangat merugikan. Perusahaan yang berbudaya kuat selalu sadar bahwa perilaku negatif merangsang emosi negatif menjadi semakin kuat, menyebabkan karyawan kehilangan fokus untuk bekerja dan menghasilkan kinerja terbaik. Penguatan terhadap perilaku positif dan manajemen stres, akan menjadi sesuatu yang sangat penting untuk keberkelanjutan kinerja terbaik. Intinya, budaya perusahaan yang kuat lahir dari kemampuan kepemimpinan perusahaan, untuk mengelola perilaku positif dan manajemen stres dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati.

Stres dan perilaku negatif merupakan sumber pemborosan, dan meningkatkan biaya operasional perusahaan. Semakin tinggi stres dan perilaku negatif di tempat kerja, semakin sulit untuk bekerja dengan tenang dan cerdas, dan semakin sulit untuk mengasah strategi agar menghasilkan kinerja terbaik.

Semakin banyak karakter pengeluh dan pembawa berita buruk di perusahaan, semakin hilang kemampuan perusahaan untuk berkinerja hebat.

Merasakan tekanan, mendengarkan komplain, melihat perilaku kasar, mendengarkan kata-kata negatif yang tidak simpatik, dan merasakan emosional negatif, adalah hal-hal yang menjadikan budaya perusahaan melemah, dan menurunkan kinerja perusahaan.

Budaya kerja yang baik memiliki perilaku yang memperbaiki masalah, tenang, fokus, pembicaraan yang produktif, sikap yang saling peduli, dan mengarahkan setiap orang pada solusi.

Budaya kerja yang buruk bersumber dari pikiran negatif. Pikiran negatif adalah musuh dari pikiran positif. Ketika pikiran negatif menyerbu dan mengajak bertempur pikiran positif, maka pikiran positif harus selalu berhati-hati dan tidak terpancing ke dalam konflik. Pikiran negatif senang menciptakan konflik dan permusuhan, pikiran positif senang menciptakan damai dan kebaikan.

Perilaku negatif dan pemikiran yang tidak rasional dapat merusak keharmonisan kerja. Ketika perilaku dan ucapan bertentangan dengan akal sehat, maka secara emosional orang-orang di tempat kerja akan terjebak dalam gosip dan desas-desus yang merugikan semangat kerja.

Ruang kerja haruslah tumbuh secara rasional. Walaupun tingkat kreativitas sangat tinggi, tetapi proses kerja tetaplah harus bergerak di dalam kekuatan rasional dan ilmiah. Bila kekuatan rasional dan akal sehat kalah oleh kekuatan tidak rasional, maka setiap orang akan menghabiskan waktu kerjanya untuk menanggapi realitas dengan emosional yang tidak cerdas.

Ucapan positif, kata-kata positif, perilaku positif, sikap positif, dan tindakan positif yang terukur, pasti menghasilkan emosional yang membuat orang-orang di tempat kerja lebih optimis.

Kinerja terbaik dihasilkan dari kemampuan, untuk membuat kesepakatan kerja yang lurus dan terfokus. Bila di dalam proses kerja bercampur antara kekuatan positif dan negatif, maka perusahaan berpotensi tergelincir dan kehilangan fokus untuk menghasilkan yang terbaik.

Perilaku positif yang bersumber dari nilai-nilai budaya perusahaan, akan menjadi kekuatan yang menyatukan persepsi dan logika kerja. Bila persepsi dan logika kerja sudah satu visi, maka sangatlah mudah menyatukan barisan kerja, untuk menemukan solusi dan menghindarkan masalah.

Energi baik setiap orang di tempat kerja mampu memfokuskan perhatian untuk pencapaian terbaik. Energi baik mendorong untuk fokus pada solusi. Energi tidak baik mendorong untuk terpaku pada masalah dan kerumitan. Energi baik menjadikan setiap orang terhindarkan dari stres. Energi tidak baik memperpanjang penderitaan di dalam stres. Manusia cerdas pasti memperbaiki dirinya untuk hidup di dalam energi baik. Manusia tidak cerdas pasti tertutup pikirannya untuk menemukan energi baik. Hidup adalah pilihan.

Kata-kata dan perilaku negatif meningkatkan stres dan menurunkan kinerja. Ketika orang-orang negatif, yang suka berkata-kata pesimis dan negatif hadir di sekeliling Anda, maka berhati-hatilah terhadap energi negatif mereka. Bila Anda tidak berhati-hati dengan energi negatif, maka suasana kerja berpotensi rusak dan setiap orang akan terpaku pada masalah kerja, dan kebingungan untuk menemukan titik terang menuju solusi yang hebat.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 25 10 2014

Disiplin mengantar Anda menjadi juara. Disiplin memudahkan Anda mengerjakan hal-hal tersulit. Disiplin menguatkan proses untuk pencapaian terbaik. Disiplin menjadikan yang tak mungkin, mungkin. Disiplin membiasakan Anda untuk bisa dan mampu.~Djajendra

Membersihkan diri dari kata-kata negatif. Semakin sering mengucapkan kata-kata yang menghakimi orang lain, semakin diri dijauhkan untuk kehidupan yang hebat. Hanya kata-kata positif, pikiran positif, dan emosi positif, yang dapat menjadikan kehidupan diri lebih berkualitas.~Djajendra

Menulis mimpi. Semua orang pasti punya kertas kosong, untuk menuliskan mimpi, dan bekerja keras untuk mewujudkannya.~Djajendra

Tindakan yang hebat dihasilkan dari keberanian untuk bersikap di dalam ketidakpastian yang tinggi. Tindakan yang hebat tidak akan terjadi bila semua kondisi ditunggu menjadi sangat sempurna. Tindakan yang hebat hanya dapat dilakukan oleh para pemberani, yang sudah memperhitungkan risiko dengan baik.~Djajendra

Bila berpikir positif dan berniat baik, maka hal-hal terbaik bisa datang dari realitas terburuk.~Djajendra

Menjadi lebih sadar; menjadi lebih sabar; menjadi lebih tenang; menjadi lebih rendah hati; adalah jalan menuju kemenangan.~Djajendra

Visi membuat diri melihat masa depan yang diinginkan. Misi membuat diri kerja keras dengan sepenuh hati di hari ini.~Djajendra

Sudah bukan zamannya lagi penjual mengatur pembeli. Zaman telah berubah, kompetisi sangat ketat, persaingan hanya dapat dimenangkan dengan kualitas dan pelayanan terbaik.~Djajendra

Sebuah cita-cita bila dijadikan sebagai bagian praktis dan terpenting dari kehidupan sehari-hari, maka cita-cita tersebut dengan mudah dapat diwujudkan.~Djajendra

Seorang penjual yang andal cerdas memahami pembeli. Dia tidak hanya hebat tentang produk dan jasa yang dijualnya, tetapi dia sangat hebat dan penuh empati, untuk berkomunikasi dan menjual apa yang dibutuhkan oleh pembeli.~Djajendra

Keberhasilan berasal dari menjadikannya sebagai bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Jadi, bila ingin sukses, biasakan dan disiplinkan diri seratus persen untuk fokus pada yang ingin Anda capai.~Djajendra

Bisnis yang hebat selalu beradaptasi dengan selera dan persepsi konsumen. Bisnis yang hebat selalu sadar bahwa perilaku konsumen sangat dinamis dan tak terduga.~Djajendra

Keraguan dan suara-suara pesimis adalah musuh utama untuk pencapaian terbaik. Dan juga, musuh utama untuk membuat keputusan yang hebat.~Djajendra

Keputusan yang buruk dihasilkan dari perilaku yang tergesa-gesa dan penuh emosional. Tanpa ketenangan, tidak akan ada keputusan yang hebat. Kecerdasan emosi dan pikiran positif menghasilkan niat baik, hal ini menjadi awal untuk menghasilkan keputusan yang hebat dan unggul.~Djajendra

Ucapan kasar adalah kekerasan. Perilaku kasar adalah kekerasan. Kritikan kasar adalah kekerasan. Berdebat dengan kasar adalah kekerasan. Kekerasan dalam bentuk apapun akan menjadikan hidup tidak damai.~Djajendra

Pemimpin bukanlah orang biasa. Pemimpin adalah harapan. Setiap orang menaruh harapan padanya agar kehidupan yang lebih baik dapat dihadirkan.~Djajendra

Orang-orang yang merasa dirinya paling sukses, sedang memasuki zona kenyamanan. Dan, berpotensi kehilangan kreativitas untuk menuju zona baru.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KATA-KATA MOTIVASI 13 10 2014

Disiplin terhadap hal-hal terkecil menjadikan hal-hal besar terwujud~Djajendra

Kemampuan tanpa disiplin adalah awal kekurangan~Djajendra

Siapa pun bisa memegang kemudi saat laut tenang.~ Publilius Syrus

Pemimpin hebat bersifat rendah hati dan tidak pernah terjebak di ruang kerjanya, dia selalu pergi keluar untuk melihat langsung peristiwa dan cara kerja anggotanya, dan memiliki empati untuk membantu anggotanya.~Djajendra

Pemimpin akan kehilangan makna ketika dia menikmati zona kenyamanan. Pemimpin akan mendapatkan kehormatan ketika dia hebat mengelola ketidakpastian, kedinamisan, kreativitas, rintangan, ketidakteraturan, dan mendapatkan nilai tambah darinya.~Djajendra

Jangan memimpin untuk menyenangkan setiap orang, Anda pasti kecewa. Pimpinlah mereka semua dan fokuskan energi mereka untuk mewujudkan visi. Jadi, Anda memimpin bukan untuk menyenangkan semua orang, tetapi untuk mengajak semua orang membantu Anda mewujudkan visi menjadi kenyataan.~Djajendra

Pemimpin bertugas memampukan orang lain untuk mewujudkan visi menjadi kenyataan, dan menjadikan setiap orang penuh semangat untuk menjalani misi perusahaan.~Djajendra

Jangan biarkan kata-kata dikendalikan oleh emosi yang tidak cerdas. Jangan biarkan kata-kata terucap demi memuaskan diri sendiri dan melukai diri orang lain. Ucapan tidak baik pasti bisa dimaafkan oleh orang baik, tetapi mereka tetap akan mengingatnya, dan tidak akan terlupakan.~Djajendra

Komunikasi selalu menjadi jembatan yang mengantarkan tujuan untuk menjemput hasil akhir terbaik.~Djajendra

Dalam dunia yang kompleks, kesederhanaan adalah penting. Siapa pun yang cerdas menyederhanakan pola pikir dan pola hidupnya, dia akan terhindar dari kebingungan dan kompleksitas kehidupan.~Djajendra

Ketika Anda melawan sesuatu, Anda terikat kepadanya untuk selamanya. Selama Anda memperjuangkannya, Anda diberikan kekuatan olehnya. ~ Anthony de Mello (“When you fight something, you’re tied to it forever. As long as you’re fighting it, you’re giving it power.”~ Anthony de Mello)

Tantangan kepemimpinan adalah menjadi kuat, tetapi tidak kasar; bersikap baik, tapi tidak lemah; berani, tapi tidak menggertak; menjadi bijaksana, tapi tidak malas; rendah hati, tapi tidak malu-malu; bangga, tapi tidak sombong; memiliki humor, tapi tanpa kebodohan.~ Jim Rohn

Jangan mencari-cari kesalahan, temukan saja obatnya.~ Henry Ford

Bagaimana membedakan seseorang itu pemimpin dan bukan pemimpin? Pemimpin mampu melihat sinar terang dari sebuah keadaan sulit; sedangkan yang bukan pemimpin, hanya mampu berkeluh-kesah, dan jiwanya hanya melihat gelap.~Djajendra

Komunikasi adalah jembatan yang menghubungkan dan mempertemukan. Dibutuhkan jembatan yang kuat, lancar, dan tidak macet agar dapat terhubung dan dipertemukan. Bila jembatan tersebut membuat orang-orang terjebak dan terperosok, maka tidak akan pernah ada solusi dan kesempatan untuk saling berbicara, saling mendengarkan dengan penuh empati dan toleransi.~Djajendra

Pemimpin yang hebat tumbuh dari diri sejatinya, bukan tumbuh dan berkembang dari kekuasaan dan jabatan yang dimiliki. Pemimpin sejati berkembang dari sikap rendah hati dan melayani, bukan dari sikap otoriter yang berkekuatan kekuasaan dan wewenang. Pemimpin sejati tidak pernah pensiun, di sepanjang hidupnya dia tetap memimpin dan melayani hidup, walau dia sudah tidak memiliki kekuasaan dan jabatan formal.~Djajendra

Ketika kesadaran diri seorang pemimpin rendah. Maka, kekuasaan, jabatan, otoritas, kekuatan yang dipercayakan kepadanya akan mengambil jiwanya. Dan, dia akan kehilangan jati diri untuk memimpin.~Djajendra

Kebahagiaan bukanlah sebuah keadaan yang tetap dan konsisten. Kebahagiaan merupakan hasil kejar-mengejar antara energi baik dan energi tidak baik. Jadi, siapapun yang setiap bangun pagi menyiapkan dirinya, untuk mengejar dan hidup sepenuhnya di dalam energi baik, maka pada hari itu dia akan menikmati bahagia. ~Djajendra

Seiring waktu, kebaikan sejati berproses melalui tahap yang berbeda, tahap yang penuh ketidakpastian, tahap yang kadang-kadang bisa menjadikan diri ragu atau takut dengan jalan kebaikan. Bila diri konsisten dan sepenuh hati bergerak dan hidup di jalan kebaikan, maka pertumbuhan dan kemajuan secara bertahap pasti didapatkan. Biasanya, jalan kebaikan bukanlah jalan yang mudah untuk dilalui; akan ada penurunan, kerusakan, kerikil-kerikil tajam, tembok penghalang, dan situasi yang tidak jelas. Semua yang terkesan tidak baik itu sesungguhnya bertujuan mendewasakan dirimu, supaya engkau semakin kuat, dan tak mudah memudar di semua cuaca atau situasi kehidupan.~Djajendra

Untuk pelatihan hubungi www.djajendra-motivator.com