MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Tag: MOTIVASI PEMENANG (page 9 of 16)

MOTIVASI DJAJENDRA

“Kepemimpinan publik adalah orang yang dipilih dan dipercaya dapat melayani setiap masyarakat dengan cerdas dan sepenuh hati.”~Djajendra

MOTIVASI DAN INSPIRASI 20072018

Kehidupan ini saya sebut kehidupan religius: ia tidak memiliki prinsip, ia tidak memiliki disiplin, tidak memiliki hukum, hanya memiliki satu pendekatan tunggal, dan itu adalah hidup secara cerdas.~OSHO

Dia yang tidak puas dengan apa yang dia miliki, tidak akan puas dengan apa yang ingin dia miliki~ Socrates

Kebahagiaan manusia sesungguhnya terletak pada kepuasan.~ M.K. Gandhi

Penyerahan spiritual yang benar secara bertanggung jawab membuka diri pada hal yang tidak diketahui.~ Stephen V. Doughty

Uang adalah satu-satunya kekuatan pendorong di dunia ini, semakin cepat Anda menerima dan memahami fakta ini, semakin baik. Penting untuk menciptakan ilusi kekayaan di sekitar Anda jika Anda ingin segera mencari kesuksesan; bahkan jika Anda tidak memilikinya saat ini. Dunia secara membuta menghormati dan mempercayai orang-orang kaya.~ Acharya Chanakya, salah satu pendiri Kerajaan Mauryan di India

Uang yang diperoleh melalui menipu seseorang, atau diperoleh setelah mengorbankan nilai dan prinsip Anda, karena kedekatan dengan orang-orang yang menuntut untuk menguasai jiwa Anda, tidak lain adalah racun bagi kesuksesan Anda.~ Acharya Chanakya, salah satu pendiri Kerajaan Mauryan di India

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

MOTIVASI DJAJENDRA

Kemenangan tidak dihasilkan dari fasilitas dan kemudahan, kemenangan dihasilkan dari kualitas diri terbaik untuk setiap tindakan.~Djajendra

MOTIVASI DJAJENDRA

“Hidup kita membutuhkan kasih sayang dalam pemikiran dan ucapan. Jaga pikiran dan ucapan. Tidak perlu membicarakan hal-hal yang merusak hubungan, tidak perlu memperhatikan obrolan yang memisahkan satu sama lain.”~Djajendra

KEMARAHAN MENUTUPI KEBAIKAN HATI DAN MELEMAHKAN KEMAMPUAN UNTUK IKHLAS

KEMARAHAN MENUTUPI KEBAIKAN HATI DAN MELEMAHKAN KEMAMPUAN UNTUK IKHLAS

“Akibat dari kemarahan kita bukan hanya menciptakan musuh-musuh di dalam hidup, tetapi juga yang paling berbahaya adalah kemarahan kita akan menggerogoti kesehatan dan kedamaian hidup kita.”~Djajendra

Kemarahan adalah sebuah emosi yang normal, tetapi kemarahan yang berlangsung terus-menerus akan merugikan diri sendiri. Kemarahan menjadikan hati tidak damai, menjadikan hidup tidak tenang. Jiwa yang marah berpotensi membuat tubuh dan pikirannya sakit. Jiwa yang marah sedang melemahkan dirinya sendiri dan sedang mengikat dirinya dengan beban hidup yang lebih tinggi. Seperti kata Ralph Waldon Emerson, “Kemarahan adalah kekuatan internal yang kuat yang memadamkan cahaya akal.” Jadi, kemarahan walaupun sesuatu yang normal, tetaplah perlu dikendalikan agar diri bisa mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan hidup.

Kemarahan kita pada seseorang karena pikiran dan hati kita merasa bahwa orang tersebut telah melakukan kesalahan atau melakukan hal-hal yang tidak kita inginkan. Kemarahan muncul karena kita tidak mau menerima kenyataan yang terjadi, kita ingin kebenaran kita yang terjadi, bukan yang lain. Perasaan marah disebabkan juga ketika kita tidak ikhlas untuk menerima kesalahan yang dilakukan oleh seseorang. Kita ingin orang tersebut mendapatkan balasan seperti yang kita inginkan. Jadi, kadang-kadang, kemarahan yang tidak terkendali bisa mengarahkan diri untuk balas dendam. Niat balas dendam ini sangat berbahaya bagi kebaikan diri sendiri, karena energi negatif akan menguasai diri dan membawanya ke arah yang merusak masa depan diri sendiri.

Marshall B. Rosenberg mengatakan bahwa inti dari semua kemarahan adalah kebutuhan yang tidak terpenuhi. Artinya, kemarahan itu adalah persoalan pribadi kita, persoalan internal diri kita sendiri. Ketika kita mampu melatih diri kita untuk tidak terpengaruh atau terikat dengan sikap dan perilaku orang lain, maka kita bisa menjadi diri sendiri yang kuat dan terkendali untuk tidak marah. Kebutuhan kita tidak akan bergantung kepada orang lain atau kepada hal-hal di luar diri kita. Kita mampu menjadi diri sendiri yang merdeka dan tidak dikendalikan oleh hal apapun atau oleh siapapun dari luar diri kita.

Marcus Aurelius mengatakan bahwa betapa lebih menyedihkan adalah akibat kemarahan daripada penyebabnya. Bila kita ikhlas dengan semua kejadian di luar diri kita, kita tidak akan menemukan sebuah penyebab yang membuat kita marah. Ketenangan hati di dalam perasaan cinta kepada semua ciptaan Tuhan akan membuat kita tidak memiliki alasan atau penyebab untuk marah. Hati yang penuh cinta selalu memiliki kemampuan untuk memaafkan dan menerima kenyataan hidup dengan ikhlas. Kita harus mencegah akibat buruk dari kemarahan kita. Akibat kemarahan bukan hanya menciptakan musuh-musuh di dalam hidup, tetapi juga yang paling berbahaya adalah kemarahan kita akan menggerogoti kesehatan dan kedamaian hidup kita.

Sifat dan pemikiran kita yang suka menilai dan menyalahkan orang lain adalah sumber kemarahan. Apalagi bila kebutuhan kita belum terpenuhi dalam hubungan dengan seseorang, maka biasanya dengan sangat mudah orang tersebut kita salahkan dan kita menilainya dengan berbagai asumsi atau persepsi kita. Jadi, perilaku kita yang suka menyalahkan orang lain akan menjadi sumber yang kuat bagi penderitaan hidup kita. Kehidupan yang tenang, damai, dan bahagia hanya didapatkan ketika kita mengarahkan semua energi positif kita untuk memenuhi kebutuhan kita sendiri, tanpa melayani energi negatif di luar diri kita. Jangan lagi marah karena pemikiran kita melihat kesalahan orang lain, tingkatkan kesadaran bahwa marah kita itu terjadi karena sesuatu yang kita butuhkan atau inginkan belum terpenuhi.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 14072018

Kemarahan adalah kekuatan internal yang kuat yang memadamkan cahaya akal.- Ralph Waldo Emerson

Kita semua suka menang, tetapi berapa banyak orang yang suka berlatih?~ Mark Spitz

Hanya sedikit orang yang punya berikutnya, mereka hidup dari tangan ke mulut tanpa rencana, dan selalu di ujung jalur mereka.~Ralph Waldo Emerson

Sukses artinya menang melawan kegagalan, menang melawan tantangan dan kesulitan~Djajendra

Pengorganisasian adalah apa yang Anda lakukan sebelum Anda melakukan sesuatu, sehingga ketika Anda melakukannya, itu tidak semua tercampur.~ A. A. Milne

Selalu punya rencana, dan percayalah. Tidak ada yang terjadi secara kebetulan.~Chuck Knox

Daripada menyalahkan orang lain, kita lebih baik dilayani dengan mengarahkan energi kita untuk memenuhi kebutuhan kita sendiri.~ Marshall B. Rosenberg

Ketika Anda peduli dan melayani orang-orang di sekitar Anda tanpa pamrih, maka Anda menjadi orang yang diandalkan dan dibutuhkan oleh orang-orang di sekitar Anda.~ Djajendra

Jika Anda berevolusi di dalam diri Anda, tidak akan ada kebanggaan, tidak ada prasangka. Anda akan melakukan tindakan yang murni, perasaan absolut.~ Sadhguru

Inti dari semua kemarahan adalah kebutuhan yang tidak terpenuhi.~ Marshall B. Rosenberg

Pikiran itu seperti cermin. Cermin cekung melebih-lebihkan. Cermin cembung terdepresiasi. Cermin polos menunjukkan kehidupanmu seperti itu. ~ Sadhguru

Betapa lebih menyedihkan adalah konsekuensi kemarahan daripada penyebabnya.~Marcus Aurelius

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

MILIKI JARAK DENGAN MASALAH, JANGAN TERIKAT PADA MASALAH

“Masalah yang menguasai mental dan emosi akan membuat diri tak berdaya, dan berpotensi menjadikan diri berada pada titik terendah kehidupan.”~Djajendra

Pekerjaan terbesar kita semua adalah menjaga kesehatan, kebugaran, ketenangan, kebahagiaan, kedamaian, keindahan, dan perasaan sejahtera. Persoalannya, setiap orang berpotensi menghadapi masalah. Jadi, perjalanan hidup setiap orang akan mendapatkan tantangan dalam bentuk masalah. Di sinilah kita semua di uji oleh kehidupan, apakah kita fokus pada masalah atau kita fokus untuk menjaga kedamaian hidup kita.

Setiap bangun pagi fokuslah untuk penguatan diri, sehingg semua masalah hidup menjadi kecil. Mulailah dengan doa untuk rahmat dan kebaikan yang sudah diterima, kuatkan perasaan syukur, fokuskan pikiran untuk mengingat hal-hal terbaik yang membuat diri semakin bersyukur dengan hidupnya. Bersyukurlah dengan apa yang ada di meja makan, bersyukurlah dengan keluarga, bersyukurlah dengan pekerjaan, bersyukurlah untuk semua tantangan yang harus dihadapi, fokuskan semua kekuatan untuk ketenangan dan kedamaian hidup.

Kehidupan yang baik dibentuk dari kekuatan tenang dan terpusat, tidak mengejar sesuatu secara berlebihan, selalu tampil tenang dan produktif, membangun disiplin untuk memusatkan diri sendiri agar dapat memulai pekerjaan dengan kinerja terbaik. Kebiasaan hidup yang sangat serius dengan masalah hanya akan membuat masalah itu semakin membesar dan menguras semua kekuatan diri. Jangan membiasakan diri Anda untuk terus-menerus memikirkan masalah, kuatkan diri Anda agar bisa mengalihkan pikiran dari masalah, kemudian memfokuskan pikiran untuk merasakan syukur dan keindahan atas semua hal yang Anda hadapi.

Ketika Anda memberikan perhatian yang besar kepada masalah, Anda akan dikendalikan oleh emosi negatif. Pikiran Anda kepada masalah akan membuat Anda cemas, putus asa, marah, takut, khawatir, frustasi, stres, merasa tidak berdaya, sedih, dan banyak emosi negatif lainnya akan berakumulasi di dalam diri Anda. Jelas, dengan membiarkan masalah menguat dalam pikiran dan emosi, Anda akan kesulitan untuk memecahkan masalah tersebut. Anda akan kehilangan kekuatan untuk mengatasi masalah tersebut, sehingga hidup Anda akan berlarut-larut dalam masalah.

Di tempat kerja, ketika Anda menghadapi masalah, bekerjalah dari kebahagiaan dan ketenangan. Jangan biarkan masalah menciptakan stres. Bila Anda sudah stres dengan masalah di tempat kerja, maka Anda akan membuang-buang waktu dan tenaga untuk melayani stres. Akibatnya, masalah Anda pun akan semakin menguat karena Anda telah dibuat menjadi lemah oleh stres Anda. Jadi, tetaplah berpusat pada ketenangan dan kebahagiaan, nyalakan energi positif sekuat mungkin di dalam diri agar Anda bisa mempertahankan hubungan positif dengan masalah Anda.

Masalah yang menguasai pikiran dan emosi akan menyulitkan untuk pengendalian diri. Anda akan bingung, kesal, marah, takut, dan sulit menemukan solusi. Jelas, semua kondisi ini akan menambah tekanan stres bagi hidup Anda. Masalah yang dibiarkan menguasai hidup Anda akan menjadikan diri Anda lebih buruk. Anda akan kehilangan kemampuan untuk pemecahan masalah dan menemukan solusi. Masalah yang menguasai diri Anda akan membuat Anda tak berdaya dan berpotensi membuat Anda berada pada titik terendah

Ciptakan jarak antara Anda dengan masalah Anda, jangan terikat pada masalah Anda. Terlalu dekat dengan masalah akan membuat Anda kehilangan kekuatan dan kemampuan. Tidak perlu terlalu memikirkan masalah. Anda memang membutuhkan solusi agar masalah tersebut tuntas, tetapi tidak perlu menyiksa diri dengan masalah tersebut. Mundurlah beberapa langkah dari masalah, tenangkan diri dan temukan kebijaksanaan untuk melihat masalah tanpa menjadikannya terikat dengan Anda.

Tujuan masalah adalah untuk membuat Anda lebih kuat dan lebih kreatif dalam menemukan jalan keluar. Oleh karena itu, secara mental dan emosional, Anda harus kuat dan tidak boleh kehabisan tenaga karena tekanan dari masalah. Tetaplah bekerja dengan percaya diri dan penuh tenaga, tenangkan diri, yakinkan diri bahwa Anda pasti mampu memecahkan masalah dengan solusi yang hebat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

RAHASIA PENANGKAL STRES

“Penyebab utama stres adalah tidak mau menerima kenyataan hidup. Jika Anda ikhlas dan berjiwa besar untuk menerima kenyataan hidup dengan pikiran positif, maka Anda akan diberdayakan dan dikuatkan untuk menemukan yang terbaik.”~Djajendra

Menerima kenyataan hidup, menghadapinya dengan tenang dan sabar, adalah cara untuk menangkal stres. Stres dan kecemasan dapat menyebabkan kita kehilangan peluang terbaik untuk menumbuhkan potensi kita. Ketika kita berhenti melawan kenyataan yang dihadapi, maka energi positif akan memberdayakan potensi kita untuk mengatasi tantangan. Jadi, hindari stres dan kecemasan, cobalah untuk tetap tenang dan terkendali dalam rasa syukur.

Menjalani hidup memang tidak mudah dan tidak sederhana. Setiap orang memiliki jalan hidupnya yang kadang tidak mudah untuk dijalani. Tidak semua kenyataan hidup yang dihadapi sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Sering sekali stres, rasa khawatir, rasa takut, dan kecemasan menjadi sahabat yang sulit dihilangkan saat kenyataan yang dihadapi sangat pahit dan sangat tidak diinginkan. Di sinilah seseorang diuji mental dan emosi hebatnya. Di sinilah seseorang imannya diuji untuk menerima kehendak Tuhan dengan ikhlas dan sabar. Memang tidak semua orang mampu untuk menghadapi kenyataan yang sangat tidak diinginkan tersebut. Diperlukan kesadaran yang tinggi dan tingkat spiritualitas yang baik agar seseorang mampu menjadi ikhlas dan sabar ketika dirinya harus menjalani hidup yang tidak diinginkan.

Hidup bukanlah pertempuran atau persaingan untuk memiliki segala keinginan. Hidup adalah proses untuk menemukan diri sendiri yang kuat dan unggul agar dapat menjalani kehidupan dunia dengan gembira. Tujuan tertinggi hidup adalah memiliki kehidupan yang sehat, bugar, gembira, bahagia, damai, tenang, sejahtera, dan berguna bagi kehidupan secara luas. Kita harus menyadari bahwa kehidupan dunia yang kita miliki sangat singkat dan sementara, jarang yang sampai seratus tahun, dan tidak ada yang kita miliki. Semua yang kita anggap miliki kita hanyalah perasaan dan prasangka kita saja, yang benar semuanya milik Tuhan. Jadi, hidup kita ini bukan untuk setiap hari bertempur dengan kenyataan yang harus dihadapi, tetapi untuk belajar menerima dan menjadikan kenyataan sebagai pengetahuan.

Kita hidup dalam dunia materi. Kenyataan lingkungan hidup kita adalah materi. Tubuh kita pun sebuah materi yang setiap hari harus dikasih makan dan minum agar tetap berenergi. Di dalam tubuh yang sifatnya materi tersebut ada jiwa yang sifatnya bukan materi. Jiwa adalah kesadaran dan dia bukan materi. Karena tubuh membutuhkan biaya hidup untuk memenuhi kalori dan nutrisinya, maka setiap orang harus sadar untuk menjadi produktif agar menghasilkan uang bagi kesejahteraan fisik dan rohani. Kita ketahui stres dan kecemasan yang berlebihan akan membuat seseorang tidak produktif, akibatnya dia sulit memiliki kinerja untuk menghasilkan uang yang lebih banyak. Memang betul uang bukan satu-satunya penyebab stres, tetapi kekurangan uang untuk memenuhi kalori dan nutrisi bagi tubuh akan menciptakan stres yang menghilangkan kepercayaan diri seseorang.

Tuhan selalu menjaga kita dengan sempurna. Tuhan selalu menjaga kita dengan sepenuh hati dan sepenuh cintanya kepada kita. Jadi, kita tidak perlu memelihara perasaan-perasaan negatif yang berpotensi memicu stres. Segala sesuatu yang kita alami bila kita menerimanya dengan ikhlas dan tenang, maka semua itu akan menjadi pengalaman yang indah. Ketika Anda mencapai sukses, maka masa tersulit Anda itu akan menjadi kenangan terindah, menjadi cerita kebanggaan untuk diceritakan kepada anak cucu. Bila di masa sulit Anda mampu mengelola perasaan dan pikiran secara positif, maka masa sulit itu akan menjadi kenangan terindah, pelajaran terindah. Oleh karena itu, jangan menentang kenyataan yang harus dihadapi, terimalah dengan kreatif, belajarlah darinya, dan tumbuhlah dengan cara mengatasinya.

Rahasia penangkal stres adalah menjaga kesadaran untuk menerima kenyataan pahit dengan emosi dan pikiran positif. Tidak menolak atau marah dengan kenyataan yang dihadapi, tetapi semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan meyakini bahwa Tuhan sedang membantu Anda untuk segera keluar dari situasi pahit tersebut. Dalam hal ini, Anda harus menguatkan diri dengan energi positif, dan memberikan motivasi kepada diri sendiri sambil memetakan strategi terbaik untuk menemukan solusi. Menerima kenyataan dengan ikhlas dan sepenuh hati dapat mengurangi tekanan stres. Ketika tekanan stres menjadi rendah, Anda bisa dengan tenang dan penuh pengetahuan menemukan hal-hal terbaik agar kenyataan hidup Anda sesuai dengan impian dan harapan Anda.

Rahasia penangkal stres bukan berarti menyetujui kenyataan pahit yang sedang dihadapi, tetapi bertujuan untuk membuat diri kuat dan tenang agar dapat segera keluar dari kenyataan pahit tersebut. Dalam hal ini, bila Anda dalam kondisi stres dan kecemasan berlebihan, Anda akan menjadi lemah dan tidak tenang, Anda pun akan menyibukan diri dengan keluh-kesah dan marah, tidak akan fokus untuk menemukan jalan keluar. Jelas, stres tidak akan mengubah keadaan menjadi lebih baik, tetapi akan membawa Anda ke dalam kenyataan atau keadaan yang membuat Anda semakin tidak berdaya. Oleh karena itu, terimalah hidup dengan tenang dan ikhlas, kemudian temukan kekuatan Anda untuk segera keluar dari kenyataan yang membuat Anda stres.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KOMUNIKASI YANG BURUK MENGURAS ENERGI DAN KEKUATAN DIRI SENDIRI

“Komunikasi negatif menguras energi, komunikasi positif menghemat energi. Komunikasi positif membuat Anda selalu tenang ketika berinteraksi dan berkomunikasi dengan berbagai karakter atau jenis orang.”~Djajendra

Komunikasi yang profesional dengan pemikiran positif menghasilkan kekuatan bagi diri sendiri. Semakin disiplin dan tekun Anda mempersiapkan diri untuk berkomunikasi secara positif dengan siapa pun, semakin Anda menjadi pribadi berkarakter yang kuat dan unggul di persepsi orang lain. Semua ini dapat dimulai dari sebuah prinsip yang tidak mengganggu orang lain dengan pemikiran negatif dan kata-kata buruk, dan tidak membiarkan siapa pun mengganggu Anda dengan pemikiran negatif dan kata-kata buruk. Perlu Anda pahami bahwa ketika Anda menciptakan pemikiran negatif dan kata-kata buruk, maka hidup Anda akan dihabiskan dalam interaksi dan komunikasi yang menghilangkan kebahagiaan dan kedamaian hidup Anda. Pemikiran negatif dengan kata-kata buruk ditambah niat tidak baik dari dalam diri Anda akan menjadi racun kehidupan yang mengganggu ketenangan hidup Anda dan orang lain. Realitas ini akan membuat Anda gagal dalam komunikasi dan interaksi dengan orang lain.

Komunikasi menghasilkan energi baik dan energi buruk. Komunikasi dengan energi negatif akan membuat Anda merasa terkuras, lelah, sulit tidur, marah, kesal, muak, bosan, tidak bahagia, cemas, tidak tenang, gelisah, serta bermacam-macam dampak buruk yang akan Anda rasakan. Intinya, komunikasi dengan energi negatif sama sekali tidak menguntungkan hidup Anda. Jadi, Anda harus memiliki kesadaran untuk setiap hari meningkatkan kualitas komunikasi positif. Caranya melalui pemikiran positif terhadap segala sesuatu yang Anda hadapi. Anda juga harus melatih diri sendiri agar ucapan, kata-kata, bahasa, dan nada komunikasi Anda selalu menghasilkan kesejukan dan ketenangan bagi siapa pun. Semakin Anda terlatih untuk menghemat energi dalam setiap interaksi dan tetap positif dalam menyikapi berbagai perbedaan yang Anda hadapi, maka Anda pun akan tumbuh semakin kuat dan tenang dalam segala situasi.

Perubahan untuk berkomunikasi dengan pemikiran positif dan kata-kata positif dimulai dari dalam diri sendiri. Jangan pernah membiarkan energi negatif atau pengaruh komunikasi buruk orang lain membuat Anda berkomunikasi buruk. Kendalikan diri sendiri, kendalikan pemikiran Anda, kendalikan sikap Anda, dan kendalikan perasaan Anda. Ingat, satu-satunya orang yang dapat mengubah cara Anda berkomunikasi adalah diri Anda sendiri. Oleh karena itu, Anda harus berani dan percaya diri, serta mulai melatih dan menyiapkan diri Anda untuk dapat berkomunikasi dengan sejuk dan tenang. Jadilah sumber energi positif yang memberikan ketenangan dan kedamaian kepada siapa pun saat berkomunikasi.

Komunikasi yang baik dimulai dari ketulusan hati untuk menerima perbedaan orang lain. Bila Anda sudah mampu menerima orang lain apa adanya mereka, bukan sesuai kemauan atau kepentingan Anda, maka Anda sudah memiliki benih yang hebat untuk berkomunikasi dengan positif. Di samping itu, komunikasi yang baik dimulai dengan kemampuan untuk terhubung atau menjangkau orang lain tanpa prasangka dan praduga. Dalam hal ini, Anda tidak perlu berharap orang lain berperilaku dengan cara tertentu sesuai dengan pemikiran Anda. Sebab, bila Anda berkomunikasi dengan mengharapkan perilaku atau cara tertentu dari orang lain, dan saat orang lain itu tidak sesuai dengan harapan Anda, maka Anda menjadi marah dan kesal terhadap orang tersebut. Jadi, komunikasi yang baik itu terjadi ketika energi positif diri Anda kuat dan tidak berharap sebuah perilaku tertentu dari orang yang Anda ajak berinteraksi atau berkomunikasi.

Tampilkan gaya komunikasi Anda yang tenang, penuh senyum, sikap yang baik, berempati, bertoleransi, tidak berdebat, santai, berpikir positif atas semua yang ditampilkan oleh orang lain tersebut. Intinya, ketika Anda berkomunikasi, Anda memberikan waktu dan kebaikan bagi orang lain. Berikan perhatihan, kepedulian, kegembiraan, dan perasaan positif yang penuh percaya diri untuk orang lain. Ingat, semua itu dimulai dari pemikiran positif Anda. Jadi, komunikasi positif itu ada di pikiran Anda.

Berdamai dengan diri sendiri dan tidak melihat orang lain dari konflik batin Anda. Bila Anda stres atau batin Anda penuh konflik dan prasangka, maka Anda tidak mungkin bersikap nyaman dan tenang saat berkomunikasi. Batin yang penuh prasangka buruk sangat mudah tersinggung dan marah. Ketahui keadaan diri Anda sebelum berkomunikasi dengan orang lain. Bila diri Anda sendiri belum damai dan masih banyak prasangka terhadap orang lain, maka perilaku sosial Anda pun akan terlihat buruk. Hal ini, jelas akan membuat Anda tidak mampu berkomunikasi dengan baik. Ketika Anda tidak mampu berkomunikasi dengan baik, maka Anda akan menghabiskan energi dan waktu untuk hal-hal yang buruk. Dampaknya, Anda tidak akan bahagia dan tenang saat berkomunikasi dengan orang lain. Dan, pikiran negatif Anda pun akan semakin menguat, kemudian dia akan meguras semua tenaga Anda untuk hal-hal yang tidak bermanfaat bagi hidup Anda.

Perlakukan orang lain dengan hormat dan setara. Jangan pernah membuat orang lain itu lebih rendah dari Anda. Jangan pernah melihat orang lain itu tidak sederajat dengan Anda. Ketika Anda melihat orang lain itu lebih rendah atau tidak sederajat dengan Anda, maka Anda telah melenyapkan aliran energi positif. Hilangnya aliran energi positif dari komunikasi Anda akan mengundang energi negatif ke dalam diri Anda. Jelas, energi negatif di dalam diri Anda akan membuat Anda kekurangan bahagia dan damai. Intinya, interaksi dan komunikasi yang baik diciptakan dari aliran energi positif. Jadilah energi positif dalam setiap komunikasi dan interaksi Anda.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

 

MENGUATKAN DIRI UNTUK MENGHADAPI TANTANGAN HIDUP

“Diri kita menjadi semakin kuat menghadapi hidup saat kita betul-betul menyerahkan hati pada Tuhan, menyerahkan pikiran pada pengetahuan, dan menyerahkan tubuh pada aktivitas olah raga.”~Djajendra

Keterikatan atau kemelekatan diri kepada semua aspek kehidupan berpotensi melemahkan diri sendiri. Ketika kita sangat melekat dan terikat dengan keinginan dan ambisi, maka kita pun harus siap menghadapi stres dan marah. Jelas, stres dan marah akan mengurangi kekuatan kita dalam menghadapi tantangan hidup. Kita menjadi semakin kuat dan hebat dalam menghadapi tantangan hidup saat kita mampu menang atas kemelekatan dan keterikatan. Seharusnya kita tidak melekat atau terikat untuk sebuah pencapaian, kita hanya perlu fokus dan totalitas yang penuh kualitas di dalam proses pencapaian. Urusan hasil akhir haruslah kita tunduk pada kehendak Tuhan.

Kekuatan diri yang hebat timbul saat kita bekerja penuh semangat dan rendah hati dengan tanpa pamrih. Kita juga harus betul-betul menyerahkan hati pada Tuhan, menyerahkan pikiran pada pengetahuan, dan menyerahkan tubuh pada aktivitas olah raga. Saat kita hanya melekat dan terikat pada Tuhan dan tidak melekat pada yang lain, maka kemampuan dan kekuatan kita akan bertambah untuk mendapatkan sukses. Kekuasaan Tuhan atas diri kita membuat kita mampu mengendalikan ego yang bersifat merugikan diri kita sendiri. Jadi, katakanlah, Anda menjadi seorang ahli yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan Anda. Jika hal itu membuat Anda menganggap diri Anda itu lebih baik dari rekan-rekan kerja Anda, maka itu berarti Anda telah terikat dan melekat dengan segala sesuatu yang Anda kerjakan. Bila dikemudian hari ada orang lain yang lebih dibutuhkan oleh perusahaan daripada Anda; maka Anda pun akan cemburu, marah, stres, dan menjadi tidak tenang dengan realitas yang Anda hadapi. Sebab, Anda sudah melekatkan dan mengikatkan keahlian Anda kepada kebutuhan perusahaan, tanpa memiliki kesadaran bahwa sesungguhnya keahlian Anda itu menjadi berguna bagi perusahaan karena adanya fungsi atau peran bagian lain di tempat kerja.

Ketika kita tidak terikat dan melekat kepada segala sesuatu di dalam hidup selain Tuhan, maka kita mampu menguatkan diri saat hal-hal tidak diinginkan terjadi di dalam hidup kita. Misalnya, Anda dikhianati oleh orang terdekat, Anda tidak akan marah atau kecewa, sebab Anda tidak terikat atau melekat dengan mereka. Dan hal ini akan membuat Anda semakin mandiri dan kuat. Misalnya, ada orang yang menyalahgunakan Anda dan membuat Anda jatuh dalam kegagalan, maka dengan mudah Anda dapat memaafkannya dan segera belajar untuk bangkit dari kegagalan tanpa menyalahkan pihak manapun. Jadi, ketika kita menjalani hidup dan pekerjaan tanpa melekat dan terikat dengan apa pun selain hanya dengan Tuhan, maka apa pun peristiwa yang kita alami akan membuat kita semakin kuat dan selalu tumbuh menjadi lebih baik.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

Older posts Newer posts

© 2019 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑