MOTIVASI DJAJENDRA

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Tag: INTERPERSONAL DEVELOPMENT TRAINING (page 1 of 3)

Pelatihan the Attitude of Integrity Program 1 Hari 2018

Pelatihan the Attitude of Integrity Program 1 Hari 2018

DESKRIPSI

Integritas dikaitkan dengan kejujuran dan tanggung jawab. Kejujuran dan tanggung jawab dalam integritas biasanya terekspresi melalui sikap, perilaku, kebiasaan, etos, karakter, gaya hidup, etika, etiket, dan moral. Orang-orang yang berintegritas konsisten hidupnya di dalam nilai-nilai moral tertinggi. Orang-orang berintegritas selaras hidupnya antara pikiran, ucapan, hati nurani, dan tindakan.

Integritas memerlukan mental yang ikhlas dalam meningkatkan standar kejujuran diri sendiri. Diperlukan komitmen untuk menjalani kehidupan integritas. Diperlukan keinginan, niat suci, dan keyakinan yang sangat kuat untuk menjalani kehidupan integritas. Diperlukan kesadaran dan pengetahuan untuk terus-menerus meningkatkan standar dan kualitas diri sendiri. Dan, terus-menerus, seumur hidup menyempurnakan kualitas kejujuran, tanggung jawab, serta keyakinan bahwa integritas adalah sesuatu yang bisa mendatangkan kebaikan buat diri sendiri dan orang lain. Diperlukan konsistensi diri terhadap nilai-nilai positif dan kebajikan tertinggi. Dan semua ini, hanya bisa terjadi ketika Anda bertindak untuk merubah mental Anda menjadi lebih berintegritas, merubah sifat, karakter, kepribadian, dan penampilan diri yang memperlihatkan integritas secara utuh.

Integritas meningkatkan keteguhan terhadap implementasi kejujuran dan tanggung jawab di dalam organisasi untuk mendapatkan kesuksesan. Integritas meningkatkan pengabdian kepada kejujuran dan tanggung jawab yang lebih besar dari kepentingan diri sendiri. Integritas meningkatkan perilaku kerja yang patuh pada prosedur, aturan, etika, dan selalu bekerja sepenuh hati dengan strategi yang tepat untuk keberhasilan organisasi. Integritas menjadikan diri Anda sebagai orang yang dapat dipercaya untuk menjalankan kejujuran dan tanggung jawab yang lebih besar.

Ketika karakter sudah berdasarkan integritas, maka karakter tersebut selalu fokus untuk mendisiplinkan diri dalam nilai-nilai positif. Biasanya, orang yang berkarakter integritas menjadi sangat tekun, rajin, ulet, disiplin, berani, berjuang, tidak pernah menyerah, jujur, bertanggung jawab, dan berjiwa kesatria dalam mempertanggung jawabkan semua perbuatan dan tindakan tanpa rasa takut. Integritas adalah fondasi yang sangat kokoh dan tangguh untuk menghasilkan karakter dan kepribadian yang sangat jujur dan bertanggung jawab.

Orang yang berkarakter integritas mampu menghasilkan pekerjaan berkualitas tinggi, prestasi luar biasa, dan kinerja yang selalu melampaui target. Orang yang benar-benar jujur dengan diri sendiri akan berusaha untuk melakukan pekerjaan dan tanggung jawab dengan sangat baik pada situasi apapun. Contoh karyawan yang berkarakter integritas di tempat kerja: hadir ke kantor lebih awal, bekerja lebih keras dan cerdas, berkonsentrasi pada setiap detail, sikap dan perilaku berdasarkan nilai-nilai inti perusahaan, jujur dan bertanggung jawab terhadap apapun yang diamanatkan kepadanya, sangat rajin untuk meningkatkan kompetensi dan pengetahuan yang dibutuhkan oleh pekerjaannya.

Orang-orang berkarakter integritas menjalani hidup dari dalam ke luar. Mereka menjadi sangat jujur untuk menjalani kehidupan dari hati nurani, dan tidak berbohong kepada nilai-nilai kehidupan yang menjadi fondasi dari karakter diri. Integritas merupakan sebuah nilai yang sangat mahal dan sangat jarang bisa dimiliki. Tidak semua orang mampu memiliki integritas di dalam karakter dan kepribadiannya. Sangatlah mudah untuk bisa memiliki banyak uang, kekayaan materi yang melimpah ruah, dan kemewahan hidup yang luar biasa. Tetapi, sangatlah tidak mudah untuk memiliki integritas yang konsisten di dalam karakter, kepribadian, sikap, dan perilaku diri. Integritas adalah sebuah nilai yang sangat bersih. Jadi, ketika karakter seseorang berfondasikan integritas yang kuat, maka jiwa dan perilakunya menjadi sangat bersih dan bertanggung jawab di dalam kejujuran yang penuh reputasi.

METODOLOGI

Fokus pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan(Coaching),Counseling, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN

  1. Membekali mental dan perilaku integritas untuk mencapai keberhasilan di tempat kerja.
  2. Menjadikan integritas sebagai fondasi dalam pembentukan karakter diri yang lebih jujur kepada diri sendiri, lebih percaya diri, lebih mampu menjalankan akuntabilitas, responsibilitas, mental tangguh dan tak pernah menyerah, senang menjadi orang yang diandalkan, mental dan sikap yang bertanggung jawab, mental dan sikap yang kata-katanya bisa dipegang, janji-janjinya dapat dipercaya.
  3. Berperilaku jujur dan menghindari perilaku koruptif dalam segala aspek kehidupan kerja.
  4. Memiliki integritas untuk mendorong terjadinya hubungan kerja yang saling menghormati satu sama lain.

MANFAAT

  1. Memahami dampak integritas terhadap peningkatan kualitas hidup dan kesuksesan.
  2. Memahami bahwa integritas menciptakan tindakan dan perilaku positif yang dipercaya oleh orang lain.
  3. Memahami manfaat dan konsekuensi dari integritas yang tinggi atau rendah untuk sebuah organisasi.
  4. Membangun dasar yang kuat untuk membuat keputusan yang lebih mudah dan membangun aliansi yang kuat di internal perusahaan.
  5. Memahami bagaimana kebijakan dan prosedur dapat menjadi teman terbaik atau musuh terburuk Anda.
  6. Tindakan yang diperlukan untuk membangun reputasi perusahaan agar mendapat hasil dan pangsa pasar yang terus-menerus meningkat. 

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN THE ATTITUDE OF INTEGRITY PROGRAM 1 HARI 2018

  1. Integritas diri: kepatuhan terhadap moralitas.
  2. Integritas yang mendorong terjadinya hubungan kerja yang saling menghormati satu sama lain.
  3. Menjadi energi positif untuk menciptakan sukacita, kebahagiaan, dan kepuasan di tempat kerja.
  4. Menyadari bahwa setiap orang adalah bagian integral dari visi, nilai-nilai, dan misi organisasi
  5. Integritas memberi ketenangan dan kepercayaan diri.
  6. Dampak integritas untuk sukses pribadi dan perusahaan.
  7. Integritas meningkatkan akuntabilitas dan tanggung jawab individu.
  8. Integritas berdampak positif pada pangsa pasar perusahaan.
  9. Menghormati batas-batas hukum dan konsekuensi.
  10. Membangun fondasi solid dalam menjalankan kebijakan dan prosedur.
  11. Menghasilkan perilaku yang andal dan jujur untuk mewujudkan tujuan.
  12. Membangun hubungan yang dipercaya oleh klien, pemegang saham, karyawan, manajemen, dan pemangku kepentingan lainnya.
  13. Berjalannya etika bisnis, kode etik perilaku, etiket, good governance, dan moral individu yang tinggi.
  14. Integritas menguatkan keberanian untuk bekerja dengan jujur dan mengakui kesalahan.
  15. Menghindari konflik dan rasa curiga dengan pihak lain.
  16. Perilaku yang milikilah keberanian untuk mengatakan tidak dan milikilah keberanian untuk menghadapi kebenaran.
  17. Memperlakukan setiap orang dan segala sesuatu dengan perhatian, rasa hormat, kepedulian, empati, pertimbangan sesuai yang diperlukan.
  18. Integritas menciptakan karakter yang jujur, kuat, disiplin, bertanggung jawab, etis, dapat dipercaya, percaya diri, dan memiliki sikap rendah hati di setiap situasi.

“Kebesaran manusia bukan pada seberapa banyak kekayaan yang dia dapatkan, tetapi dalam integritasnya dan kemampuannya untuk mempengaruhi orang-orang di sekitarnya secara positif”. ~ Bob Marley

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN KOLABORASI PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN KOLABORASI PROGRAM 1 HARI 2018

DESKRIPSI

Kolaborasi dikaitkan dengan tindakan bekerja sama untuk menghasilkan sesuatu yang direncanakan. Di tempat kerja, setiap karyawan, suka atau pun tidak suka haruslah mampu bekerja sama dengan karyawan lain, termasuk dengan orang-orang yang dianggap sebagai pesaing atau pun yang tidak menyenangkan hati. Disiplin dan tanggung jawab dalam kolaborasi biasanya terekspresi melalui sikap, perilaku, kebiasaan, etos, karakter, gaya hidup, etika, etiket, dan moral. Orang-orang yang cerdas berkolaborasi di tempat kerja memiliki sikap profesional dan konsisten untuk melayani perusahaan dengan sepenuh hati.

Di perusahaan, setiap karyawan di tempatkan di dalam struktur organisasi, kemudian harus menjalankan fungsi kerja yang berbeda untuk mencapai satu tujuan bersama. Dalam hal ini, pengaturan kerjasama diantara semua fungsi kerja diatur melalui SOP, sehingga walaupun tidak memiliki hubungan langsung, tetapi semua orang bekerja bersama-sama menuju tujuan bersama. Inti dari kolaborasi adalah melalui unit kerja dan fungsi kerja yang berbeda, setiap individu harus mampu menampilkan kerja sama yang profesional dalam satu visi dan satu budaya kerja.

Program pelatihan kolaborasi selama satu hari ini ditujukan untuk para karyawan pemula ( level junior). Peserta akan belajar tentang cara beradaptasi dengan budaya perusahaan; mempraktekkan cara kerja dengan budaya formal dan non formal di perusahaan; mempraktekkan kolaborasi dan kerja tim; mempraktekkan kemampuan bekerja sama dengan perbedaan dan perselisihan yang berpotensi muncul dalam setiap situasi kerja; mempraktekkan komunikasi dengan atasan, rekan kerja, dan semua orang di tempat kerja; mempraktekkan etika dan etiket; mempraktekkan tanggung jawab dan manajemen waktu yang baik.

METODOLOGI

Fokus pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan(Coaching),Counseling, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN

  1. Membekali peserta untuk memiliki mental dan perilaku positif dalam kolaborasi di tempat kerja.
  2. Memberikan pengetahuan dan cara mempraktekkan etos kerja, budaya kerja, integritas, dan karakter kerja yang profesional.
  3. Membekali peserta untuk beradaptasi dengan budaya perusahaan dan mampu berkomunikasi dengan setiap orang dalam segala aspek kehidupan kerja.

MANFAAT

  1. Memahami cara berkolaborasi dan bekerja sama untuk mencapai tujuan.
  2. Memahami apa itu budaya perusahaan dan mampu menyatu dalam budaya perusahaan untuk mencapai kinerja terbaik.
  3. Memahami manfaat dan konsekuensi dari kolaborasi yang tinggi atau rendah untuk sebuah organisasi.
  4. Membangun dasar karakter kerja dan kepribadian  yang kuat untuk bisa menjalankan kehidupan profesional di tempat kerja.

GARIS BESAR MATERI KOLABORASI PROGRAM 1 HARI

  1. Kolaborasi: kepatuhan dan disiplin dalam bekerja bersama menuju tujuan bersama.
  2. Memahami kolaborasi sebagai etos untuk bekerja bersama dan menyelesaikan proses bersama.
  3. Hubungan kolaborasi dengan akuntabilitas, integritas, dan tanggung jawab individu.
  4. Kolaborasi merupakan bagian terpenting dari budaya organisasi dan budaya kerja.
  5. Memiliki karakter kerja yang cerdas membangun hubungan yang dipercaya oleh klien, pemegang saham, karyawan, manajemen, dan pemangku kepentingan lainnya.
  6. Memahami apa itu etika bisnis, kode etik perilaku, good governance, SOP, dan moral individu yang tinggi di dalam perusahaan.
  7. Mampu bekerja dalam budaya perusahaan yang formal dan non formal.
  8. Mampu bekerja dengan jujur dan mengakui kesalahan.
  9. Menghindari konflik dan rasa curiga kepada siapa pun.
  10. Selalu bekerja dengan memiliki sasaran dan fokus untuk mencapai kinerja terbaik.
  11. Cara menjadi karyawan yang profesional dan selalu berprestasi di tempat kerja.

Untuk Seminar/Pelatihan Hubungi: 0812 1318 8899 / Email: training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN PENINGKATAN HUBUNGAN KERJA DAN RELASI ANTAR KARYAWAN PROGRAM 1 HARI 2018

DESKRIPSI

Membangun relasi baik bukanlah persoalan mudah dan juga bukanlah persoalan sulit. Dibutuhkan sikap baik yang konsisten dan sikap mau belajar dari perilaku orang-orang yang tidak menerima sikap baik Anda. Tidak selalu sapaan akrab dengan senyuman tulus akan mendekatkan Anda dengan orang-orang di sekitar Anda. Untuk membangun jembatan relasi yang baik membutuhkan kondisi saling tergantungan, saling peduli, dan memiliki tujuan untuk sebuah manfaat kebersamaan. Bila tidak, maka relasi itu hanya sebatas basa basi tanpa memiliki daya pesona yang tinggi.

Kualitas hidup Anda akan terasa lebih cemerlang saat kualitas relasi Anda juga sangat hebat dan mempesona setiap orang. Kualitas relasi yang hebat dengan customer akan mendatangkan penghasilan besar. Kualitas relasi yang hebat dengan rekan-rekan kerja akan menghadirkan kemudahan buat setiap proses pekerjaan. Kualitas relasi yang hebat dengan setiap stakeholder akan menghasilkan kekuatan yang sangat besar buat bisnis.

Relasi yang hebat akan menghubungkan setiap hati menjadi satu kekuatan yang solid dan tangguh. Di mana kekuatan besar yang solid dan tangguh ini akan membangun fondasi yang kokoh terhadap fundamental bisnis yang sedang dijalankan. 

Fokus pelatihan berada di titik pengembangan keterampilan soft skills. Peserta diajarkan untuk meningkatkan kemampuan memahami orang lain dan memiliki kecerdasan sosial yang tinggi; memiliki sikap rendah hati untuk bekerja dengan hubungan yang lebih baik kepada siapapun; meningkatkan pemahaman dinamika kelompok dan kreativitas di tempat kerja; menangani orang-orang sulit dengan cerdas emosi dan pikiran positif; memaksimalkan dampak positif untuk setiap interaksi di tempat kerja; mengelola dan mengecilkan semua potensi konflik; belajar bahasa komunikasi verbal, non verbal, dan para bahasa untuk peningkatan relasi yang baik.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN 

  1. Membangun mental dan kepribadian positif dalam hubungan kerja antar karyawan.
  2. Meningkatkan hubungan kerja yang produktif, efektif dan berkinerja.
  3. Membangun komitmen karyawan untuk bekerja dan melayani perusahaan dengan hati.
  4. Membangun soliditas dan totalitas di dalam hubungan kerja dan proses kerja.
  5. Berkomitmen untuk selalu rendah hati dan menghindari konflik.
  6. Membangun kepribadian yang mudah beradaptasi dengan semua situasi dan kondisi di tempat kerja.
  7. Membangun kepribadian yang mudah mengalir dalam kolaborasi kerja.
  8. Membangun kepribadian yang mudah berkomunikasi dan melayani orang lain dengan hati.

MANFAAT PELATIHAN

Setelah mengikuti pelatihan ini peserta akan memiliki sifat, sikap dan kepribadian sebagai berikut:

  1. Mampu menjadi pribadi yang terhubung dan berkomunikasi secara positif dengan bawahan, rekan kerja dan atasan.
  2. Memiliki kebiasaan untuk senyum dan menyapa orang di sekitar saat saling berpapasan.
  3. Tidak lagi memperlihatkan ekspresi tidak suka kepada siapa pun di tempat kerja.
  4. Selalu mengingat nama orang-orang di sekitar dan memberi respek yang tinggi terhadap kepribadian dan pekerjaan mereka.
  5. Menggunakan bahasa dan kata-kata yang positif dan tidak akan menggunakan bahasa dan kata-kata yang menyinggung perasaan orang lain.
  6. Tidak memotong percakapan orang lain. Memiliki sopan santun, kesabaran, toleransi, dan etika untuk mendengarkan pembicaraan orang lain.
  7. Berpikir positif, hubungan dan relasi kerja selalu dengan prasangka baik. 
  8. Memiliki kesadaran bahwa mungkin hari ini Anda sedang di puncak kesuksesan, tetapi jangan sekali-kali menganggap remeh kepada siapa pun. Sebab, hidup ini tidak abadi, apa saja bisa terjadi.
  9. Mampu terhubung dan membangun relasi dengan hati, empati, toleransi, jiwa besar dan sikap baik.
  10. Mampu memperkecil dan menghapus semua potensi konflik.

MATERI PEMBAHASAN

08.00 – 10.00 WIB. SESI 1: MEMBANGUN RELASI KERJA YANG POSITIF DAN PRODUKTIF DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Berikan penghormatan dan kepercayaan di tempat kerja
  2. Bersikap konsisten dan memberikan perhatian penuh
  3. Persepsi positif atas berbagai peristiwa di tempat kerja
  4. Setiap percakapan menghormati realitas orang lain
  5. Perilaku yang tenang, sabar, mendengarkan dan melayani
  6. Membawa cahaya bagi orang lain (menjadi seperti matahari)
  7. Mengelola emosi, sikap, pikiran dan kebiasaan positif
  8. Bekerja harmonis dengan semua karakter dan kepribadian yang berbeda

PK.10.00 – 10.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

10.15 –12.00 WIB. SESI 2: KESADARAN DAN EMPATI UNTUK HUBUNGAN BAIK

Sub Bahasan

  1. Meningkatkan kesadaran diri
  2. Tidak membatasi keyakinan diri
  3. Meminta masukan
  4. Jadilah terbuka untuk mengubah
  5. Renungkan tindakan Anda setiap hari
  6. Mendengarkan dan memperhatikan
  7. Jangan menghakimi
  8. Batas empati dan toleransi
  9. Menjadi diri sendiri dan tidak berpura-pura

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISTIRAHAT/MAKAN SIANG

13.00 –14.30 WIB. SESI 3: POLA KOMUNIKASI UNTUK MENINGKATKAN HUBUNGAN BAIK

Sub Bahasan

  1. Pola komunikasi membangun jembatan, bukan membangun tembok atau membakar jembatan
  2. Mengambil jalur komunikasi dengan tingkat kepercayaan yang tinggi
  3. Percakapan yang optimis dan jujur
  4. Membuka diri saat bertemu dengan orang-orang baru
  5. Menghormati aturan dan tata krama ketika menghadiri tempat orang lain
  6. Menjadi pribadi yang menyenangkan
  7. Berinteraksi dan mempengaruhi
  8. Cerdas berurusan dengan kepribadian berbeda
  9. Menguatkan karakter dan kepribadian yang sopan-santun
  10. Keramahan dan kehangatan karakter diri

PK.14.30 – 14.45 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

14.45 –16.30 WIB. SESI 4: ETIKA DAN RESOLUSI KONFLIK

Sub Bahasan

  1. Membangun lingkungan kerja yang etis dan berbudaya optimis
  2. Memastikan perilaku etis dan mengatasi perilaku tidak etis
  3. Lingkungan kerja etis dapat mengurangi konflik
  4. Menetralisir energi negatif di lingkungan kerja
  5. Resolusi konflik melalui sikap dan perilaku kerja yang etis
  6. Melihat sisi positif di setiap potensi konflik

Untuk pelatihan hubungi:0812 8777 083

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN NEGOTIATION SKILLS PROGRAM 1 HARI 2018

 

PELATIHAN NEGOTIATION SKILLS PROGRAM 1 HARI 2018

Pelatihan dirancang dengan Role Play dan simulasi untuk membantu peserta menguasai keterampilan negosiasi. Pelatihan ini juga memberikan wawasan, taktik, dan strategi untuk memenangkan perundingan tanpa merugikan siapa pun.

GARIS BESAR MATERI SELAMA 1 HARI

·        Introduction to Negotiation

·        Negotiation Strategy

·        How to Negotiate

·        Emotions in Negotiations

·        Handling Psychological Tactics in Negotiations

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI:  0812 131 888 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN MOTIVASI KERJA SAMA TIM 1 HARI 2018

PELATIHAN KERJA SAMA TIM 8 JAM DJAJENDRA

MOTIVASI KERJA SAMA TIM

DESKRIPSI

Setiap pekerjaan besar dihasilkan oleh tim yang produktif dan berkualitas. Bekerja dalam tim berarti melibatkan berbagai potensi, pengetahuan, kemampuan, pengalaman, sifat, sikap, karakter, emosi, pikiran, dan kebiasaan. Untuk itu, diperlukan atmosfer kerja yang ikhlas dalam komunikasi, pelayanan, kontribusi, kolaborasi, koordinasi, dan sinergi; agar kerja sama tim dapat mencapai sukses dan kebahagiaan bersama di tempat kerja.

Kecerdasan untuk bekerja sama dalam organisasi akan memudahkan setiap orang, untuk mencapai hasil yang lebih besar dan lebih solid dalam kebersamaan yang efektif dan produktif. Bekerja sebagai bagian dari tim yang efektif dan produktif, haruslah menjadi motivasi yang kuat dari setiap individu dan organisasi.

Program pelatihan ini berfokus pada transformasi perilaku individual dalam organisasi menjadi perilaku kelompok, agar sifat dan karakter yang sangat kuat “aku nya” dapat berubah menjadi “kita”. Setiap orang akan diberikan motivasi dan inspirasi, agar selalu termotivasi untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama. Peserta diperkenalkan dengan konsep tim; dan cara menjalankan peran individu dengan komunikasi, kolaborasi, koordinasi, sinergi, dan soliditas yang saling mengeksplorasi berbagai cara untuk mengenali dan membangun peran masing-masing dalam tim.

Pengetahuan dari pelatihan ini memungkinkan pekerja tim, untuk mengelola peran dan tanggung jawab mereka dalam tim, dan menghindari kesenjangan atau tumpang tindih dalam peran.

Pelatihan selama delapan jam ini akan memotivasi serangkaian titik pembelajaran konsep dan teoritis tentang cara membangun kerja sama tim yang ideal. Lalu, diikuti dengan berbagai latihan dan role play untuk mendapatkan sejumlah pengalaman atas konsep dan teori yang dipelajari.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Membangun tim yang solid dan memotivasi peserta untuk berinteraksi satu sama lain
  2. Menunjukkan kekuatan kerja sama dalam menghadirkan sukses individu, kelompok, dan organisasi
  3. Mengajarkan teori dan konsep kerja sama tim melalui role play, latihan, dan praktek
  4. Berpartisipasi dalam latihan kerjasama, pemecahan masalah, koordinasi, kolaborasi, pelayanan, kontribusi, komunikasi, sinergi, kepercayaan dan keterampilan emosional
  5. Meningkatkan ikatan toleransi dan empati antara anggota tim melalui pengalaman bersama atau pemecahan masalah kolektif
  6. Peserta akan belajar cara untuk berkomunikasi satu sama lain untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, berpikir di luar rincian kecil dan memikirkan tujuan utama, mendukung satu sama lain menggunakan keterampilan emosional dan keterampilan pembinaan untuk memberikan umpan balik, meningkatkan kepercayaan dan kehandalan seluruh tim

MANFAAT PELATIHAN

  1. Memahami psikologis praktis, emosional, disiplin, dan motivasi sebagai dasar dalam membangun kerja sama tim
  2. Memahami cara mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan bersama untuk kemajuan kerja sama tim
  3. Memahami tentang karakter orang-orang dalam kerja sama, hubungan antar pribadi, dan dinamika dalam kerja sama
  4. Memahami cara memiliki kualitas komunikasi verbal, non verbal, dan parabahasa yang sempurna dalam teamwork
  5. Memahami cara meningkatkan kolaborasi, sinergi, dan koordinasi dalam kerjasama
  6. Memahami cara berkontribusi pada proses pemecahan masalah secara kreatif
  7. Memahami cara memberikan umpan balik yang konstruktif dan efektif
  8. Memahami cara memiliki empati, toleransi, dan kepedulian dengan sesama anggota tim
  9. Meningkatkan efisiensi intercommunications tim
  10. Memahami diri sendiri dan memahami apa yang orang lain pikirkan tentang Anda
  11. Menjadi pribadi yang bekerja sistematis, untuk membantu orang lain mencapai lebih banyak, dan menjadi anggota tim yang terpercaya

METODE PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreake

Untuk pelatihan hubungi:0812 1318 8899

E-mail: training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN MANAJEMEN KONFLIK PROGRAM 1 HARI 2018

SRTY2013

PELATIHAN MANAJEMEN KONFLIK, PROGRAM 1 HARI 8 JAM

MANAJEMEN KONFLIK

http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

DESKRIPSI

Konflik merupakan sebuah realitas yang selalu akan melekat di tempat kerja. Hal ini disebabkan oleh adanya berbagai kepentingan individu dan kelompok yang menginginkan cara mereka menjadi pilihan dalam setiap keputusan. Oleh karena itu, sangatlah wajar bila organisasi merasa perlu untuk mengelola setiap konflik menjadi sebuah kekuatan yang mempersatukan setiap perbedaan. Konflik yang dibiarkan berkembang akan menciptakan masalah yang berujung pada pertentangan yang mengancam kekuatan organisasi. Konflik tidaklah boleh menjadi arena saling menghasut untuk mengaburkan visi organisasi, atau pun menciptakan ketegangan yang mengganggu proses kerja organisasi.

Pelatihan manajemen konflik ini dirancang untuk membantu karyawan dan pimpinan agar dapat  berpikir dan bertindak secara positif, dan secara cerdas mengelola setiap konflik menjadi kekuatan yang mempersatukan organisasi dan stakeholders dalam satu visi yang terarah kepada sasaran yang tepat.

KONSEP DASAR

Konsep dasar pelatihan manajemen konflik ini adalah untuk memfasilitasi pemahaman konflik, mendeteksi tanda-tanda eskalasi konflik, menanggapi tanda-tanda tersebut dengan tindakan yang tepat dan akhirnya menggunakan teknik yang efektif untuk menyelesaikan konflik. Program ini berfokus pada aspek-aspek positif dan sangat produktif untuk menyelesaikan konflik. Menjelaskan bagaimana peserta bisa mendapatkan keuntungan dari situasi yang sering dianggap sebagai negatif dan destruktif.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

1.   Membangun kesadaran untuk mengelola benih konflik sedini mungkin

2.   Mengembangkan kecerdasan emosi untuk mengendalikan konflik

3.   Mengatasi eskalasi konflik dan merubahanya menjadi energi positif

4.   Mampu memilih resolusi konflik yang sesuai dengan keadaan dan kebutuhan untuk mendapatkan hasil yang maksimal

5.   Cerdas mengelola emosi diri sendiri dan mempengaruhi orang lain secara emosional ketika dalam konflik

6.   Cerdas berinteraksi dengan orang lain dan mampu mengambil langkah yang tepat untuk menghindari konflik

7.   Cerdas menegosiasikan atas apa yang diinginkan dan beralih ke hasil menang / menang

8.   Mencegah konflik destruktif di tempat kerja

MANFAAT PELATIHAN

·        Mengenali berbagai tahapan eskalasi konflik

·        Mengenali tanda-tanda konflik dan bahayanya

·        Menemukan kebencian tersembunyi dalam diri sendiri dan orang lain

·        Mengenali dan menghindari pola-pola perilaku yang menghasilkan konflik

·        Menjadi tegas dalam menangani konflik secara efektif ketika konflik muncul

·        Menyelesaikan konflik kecil sebelum konflik itu tumbuh menjadi krisis besar

·        Menghindar dari kebiasaan menyalahkan, menuduh, dan membela diri

·        Memperbaikan kerusakan hubungan akibat konflik

·        Kecerdasan dalam bernegosiasi untuk menghindarkan diri dari konflik yang sulit dengan orang-orang yang sulit

·        Melakukan komunikasi positif untuk mengatasi konflik

·        Menghindari konflik yang merusak proses kerja perusahaan

·        Merespon konflik untuk menghindari risiko

·        Menangani perasaan tidak nyaman terhadap akibat konflik

·        Mendengar dan menanggapi konflik secara positif

·        Mengatasi berita buruk, tenang dengan kekuatan emosi baik dan pikiran positif

TOPIK DAN MATERI PEMBAHASAN

SESI 1: PEMAHAMAN DASAR DAN CARA MENANGANI KONFLIK

Sub Bahasan

·        Memahami cara konflik berevolusi

·        Baik dan buruk dari konflik

·        Siklus hidup konflik

·        Meningkatkan daya tahan diri saat konflik meningkat

·        Kecerdasan untuk mengelola konflik

·        Strategi dan taktik yang berbeda dalam penyelesaian konflik

·        Menganalisis konflik berdasarkan manfaat dan kepentingan

·        Teknik menghindari konflik

·        Proses pemecahan konflik yang efektif

·        Resolusi konflik

SESI 2: KECERDASAN EMOSI UNTUK MENGELOLA KONFLIK

Sub Bahasan

·        Memahami cara emosi mempengaruhi konflik

·        Memahami cara menghindari pengambilan keputusan saat emosi dalam kendali negatif

·        Cara menggunakan manajemen kemarahan dalam menyelesaikan konflik

·        Serangkaian taktik psikologis dalam mengatasi konflik

·        Kecerdasan untuk mengeksploitasi sifat baik diri sendiri

·        Emosi-emosi penyebab utama konflik

·        Terhubung dan berkomunikasi dengan emosi cerdas kepada sesama kolega dan atasan

·        Mencerdaskan emosi untuk menjadi lebih produktif dan efektif

SESI 3: PENGENDALIAN DIRI DALAM MENANGGAPI SITUASI KONFLIK YANG MENINGKAT

Sub Bahasan

·        Pendekatan yang efektif untuk memenangkan konflik

·        Sikap-sikap yang dapat digunakan untuk pengendalian konflik

·        Ketenangan dan daya tahan terhadap energi arogansi

·        Kemampuan pengendalian diri terhadap pernyataan yang samar-samar

·        Menahan serangan yang sifatnya kepribadian

·        Cerdas bersikap saat konflik dibesar-besarkan

·        Cerdas memahami persepsi yang menciptakan konflik

·        Cerdas berinteraksi untuk mencapai perdamaian atas konflik

·        Memahami bahwa situasi konflik yang meningkat itu tidak produktif untuk diri sendiri dan perusahaan

SESI 4: CARA BERNEGOSIASI DAN MENCEGAH KONFLIK

Sub Bahasan

·        Bernegosiasi secara efektif untuk mendapatkan solusi (win-win)

·        Prinsip-prinsip negosiasi

·        Cara mengelola konflik

·        menggunakan strategi negosiasi mapan untuk menyelesaikan konflik

·        Menggunakan pihak ketiga untuk intervensi atas konflik

·        Sistem untuk mencegah konflik destruktif

·        Sumber daya untuk mengelola konflik secara efisien

·        Jenis intervensi dari pihak ketiga untuk menyelesaikan konflik

http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505 

Hp: 0812 131 888 99

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN RESOLUSI KONFLIK PROGRAM 1 HARI 2018

BALI-KEMENKES 2014

PELATIHAN RESOLUSI KONFLIK  1 HARI 8 JAM DJAJENDRA

DESKRIPSI

Resolusi konflik merupakan langkah terbaik untuk menyelesaikan semua perselisihan. Program pelatihan selama satu hari ini memiliki berbagai strategi yang efektif untuk menyelesaikan konflik, serta menawarkan kesempatan untuk bernegosiasi dan mencapai kesepakatan bersama.

Sering sekali orang-orang tidak mampu menemukan resolusi konflik yang dapat diterima semua pihak, sehingga sulit untuk mencapai kesepakatan dengan lawan yang sangat ngotot. Apalagi bila persepsi dan cara berpikir memahami bahwa lawan yang dihadapi sangat kuat; memiliki sumber daya yang sulit untuk dikalahkan; ataupun bahwa lawan pasti tidak mau mengalah, maka hal ini akan menjadi kelemahan di dalam resolusi konflik.

Melalui program pelatihan ini, peserta akan diberikan keterampilan dan keyakinan bahwa apapun akar konflik pasti ada solusi penyelesaiannya. Untuk itu, peserta akan diajarkan kemampuan untuk memainkan peran dengan cerdas agar konflik tidak melebar kemana-mana; peserta akan memahami cara menyusun pertemuan yang efektif dengan pihak-pihak yang berkonflik; cara untuk berjuang mencapai kemenangan; cara untuk tetap tenang dan terkendali di dalam kekuatan positif; cara untuk mendengarkan logika berpikir diri sendiri; cara memberikan reaksi ketika lawan menyerang secara pribadi; dan teknik resolusi konflik yang spesifik untuk masing-masing kasus konflik.

Walaupun konflik berpotensi muncul dengan berbagai alasan yang berbeda, tetapi kemampuan untuk menentukan posisi dan kepentingan dengan jelas di dalam konflik itu, akan menjadikan seseorang mampu memahami siapa teman dan lawan yang harus dihadapi di dalam konflik tersebut.

Program pelatihan resolusi konflik ini, akan memperkuat kemampuan yang berguna untuk bernegosiasi, sehingga peserta mampu menjadi lebih fokus dan efektif di dalam penyelesaian konflik. Peserta akan belajar cara memperkuat posisi kepentingannya, tidak membuang-buang waktu, fokus pada masalah inti, berdebat bila diperlukan, menjadi tegas, dan tetap berwibawa saat proses penyelesaian konflik.

KONSEP DASAR

Konflik adalah sesuatu yang wajar dan alami dari kehidupan dengan beragam kepentingan. Tidak mungkin dalam hidup ini semua orang memiliki persepsi yang sama, keyakinan yang sama, logika berpikir yang sama, dan selalu bersepakat. Ketidaksepakatan, argumen, perbedahan, perselisihan, dan konflik merupakan hal-hal yang akan selalu terjadi. Diperlukan pengetahuan dan keterampilan resolusi konflik agar setiap konflik dapat dinetralkan dengan energi positif. Ketika perselisihan muncul, maka semua pihak harus mencari solusi dengan negosiasi yang tepat.

TUJUAN PELATIHAN

Menghasilkan solusi yang disetujui semua pihak.

Bernegosiasi dengan bijak dan memenangkan kepentingan.

Menciptakan keharmonisan hubungan antar kelompok-kelompok dalam konflik.

Memetakan ide-ide, keyakinan, perbedaan, dan latar belakang konflik.

Memahami waktu yang tepat untuk menyelesaikan konflik.

Memahami cara menyelesaikan konflik.

Cara mengendalikan emosi, perilaku, dan pola pikir saat proses resolusi konflik.

MANFAAT PELATIHAN

Peserta memahami konflik sebagai sesuatu yang wajar dan alami, tetapi harus ditemukan solusi dengan cara bijak.

Peserta menjadi lebih rendah hati untuk menyelesaikan konflik.

Peserta mampu menggunakan teknik negosiasi untuk penyelesaian konflik.

Peserta mampu berkomunikasi dengan pihak-pihak oposisi/lawan.

Peserta mampu melakukan brainstorming dengan pihak lawan untuk kemungkinan resolusi konflik.

Peserta mampu menentukan pilihan resolusi terbaik.

Peserta mampu memutuskan kapan digunakan/diperlukan mediator pihak ketiga.

Peserta mampu mengeksplorasi alternatif dengan berbagai skenario solusi.

Peserta mampu mengatasi situasi dan taktik tekanan dari lawan.

Peserta mampu memperkuat daya tahan diri dengan teknik afirmasi.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

MATERI PEMBAHASAN RESOLUSI KONFLIK 8 JAM

Memahami konflik dan proses penyelesaiannya.

Cerdas menggunakan teknik kolaborasi,  bersaing, mengganggu,  menampung,  menghindari.

Memahami kepentingan diri sendiri, keinginan, kebutuhan, harapan, kepedulian, ketakutan, dan kekhawatiran atas konflik.

Menciptakan suasana positif, menentukan aturan, menetralisir emosi, memilih waktu dan tempat yang tepat untuk penyelesaian konflik.

Memahami kemungkinan hasil penyelesaian dan jenis-jenis perjanjian yang diperlukan untuk mencapai resolusi konflik.

Membuat kesepakatan bersama. Apa yang Anda inginkan, mereka inginkan, dan semua pihak inginkan.

Fokus pada kebutuhan individu. Menemukan persamaan, membangun energi positif, menguatkan niat baik, dan menguatkan kemitraan.

Mendapatkan akar penyebab konflik. Meneliti akar penyebab konflik. Menganalisa sebab-akibat dari akar penyebab konflik.  Mengidentifikasi manfaat resolusi.

Mengembangkan pilihan. Menghasilkan, membuat beberapa opsi, dan beberapa solusi dari opsi yang ada.

Menggali pilihan lebih mendalam lagi. Membangun solusi, membuat kriteria, membuat daftar pilihan, memilih solusi, dan membangun rencana resolusi.

Mengevaluasi situasi, memilih langkah, membuat rencana aksi.

Menguasai diri dengan manajemen stres dan manajemen kemarahan.

Legitimasi dari pihak-pihak yang berkonflik.

Meyakinkan semua pihak bahwa perjanjian yang diusulkan sudah adil.

Standar objektif untuk meyakinkan kesepakatan yang dibuat (hukum, pendapat ahli, nilai pasar, atau hal-hal lainnya).

Memahami minat dan kepentingan lawan. Memahami keinginan, kebutuhan, harapan, ketakutan, kekhawatiran lawan.

Memiliki empati dan toleransi dalam batas-batas yang saling menguntungkan.

Menyelesaikan konflik dengan resolusi konflik yang adil, terbuka, dan saling bertanggung jawab.

Untuk training hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 131 888 99

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN ADVANCED EMOTIONAL INTELLIGENCE INTERPERSONAL SKILLS 2 HARI 2018

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

ADVANCED EMOTIONAL INTELLIGENCE INTERPERSONAL SKILLS

PELATIHAN KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK HUBUNGAN ANTAR PRIBADI PROGRAM  2 HARI

Advanced Emotional Intelligence : Interpersonal Skills

DESKRIPSI

Apakah Anda pernah berpikir untuk menjadi pribadi panutan yang bijak dalam interaksi sosial dan mampu menghadirkan perasaan damai dan nyaman di hati orang lain. Bila pernah berpikir seperti itu, maka pelatihan kecerdasan emosional program interpersonal skills ini sangat sesuai dengan kebutuhan Anda. Pelatihan selama dua hari ini akan membuat Anda mengetahui apa yang harus Anda lakukan, dan bagaimana berkomunikasi dengan orang lain dalam aturan sosial yang beretika. Anda akan dilatih untuk memiliki keterampilan emosional agar Anda dapat menjalani interaksi dan komunikasi dengan siapa pun dalam perasaan nyaman. Pengalaman hidup selalu memberikan bukti bahwa logika berpikir, persepsi, keyakinan, dan nilai-nilai kehidupan dari orang-orang yang ditemui selalu sangat beragam. Oleh karena itu,  Anda perlu mengetahui cara menavigasi secara efisien setiap interaksi sosial Anda dengan siapa pun. Dan, dalam pelatihan ini Anda akan mempelajari keterampilan dan nilai-nilai yang bisa membuat Anda selalu cerdas secara emosi dalam setiap interaksi.

Program pelatihan kecerdasan emosional ini akan fokus secara sangat spesifik pada keterampilan interpersonal, sehingga peserta dapat mengeksplorasi topik untuk meningkatkan kualitas kompetensi kecerdasan emosional melalui kecerdasan sosial dan komunikasi. Khususnya dalam aspek seperti empati, perhatian, keragaman, perbedaan, membangun hubungan baik, pengertian kepada persepsi orang lain, pengaruh, bertindak dan sebagainya. Peserta akan dilatih untuk mengeksplorasi berbagai metode untuk menangani situasi sosial sehari-hari dan menemukan metode apa yang terbaik untuk mereka. Berbagai contoh seperti pertemuan bisnis, interaksi dengan teman, rekan kerja, manajer atau bahkan dengan para pesaing.

KONSEP DASAR

Perilaku dan emosional manusia sangatlah beragam, diperlukan kompetensi kecerdasan emosional untuk memahami keragaman emosional dan perbedaan pola pikir dalam setiap interaksi. Berita baiknya adalah bahwa setiap orang bisa melatih kecerdasan emosionalnya untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain dalam kendali emosional baik.

TUJUAN PELATIHAN

Program ini disusun untuk memberikan keterampilan lanjutan dari kecerdasan emosional khusus untuk sisi interpersonal atau hubungan antar pribadi.

MANFAAT PELATIHAN

§  Peserta akan belajar cara mengidentifikasi kompetensi kecerdasan sosial dan mempelajari bagaimana otak memproses informasi dan emosi.

§  Peserta akan belajar untuk memahami pentingnya interaksi positif dengan orang lain dan apa yang diperlukan untuk menjalin hubungan positif.

§  Peserta akan belajar cara berkomunikasi dengan kekuatan empati dan memperkuat hubungan dengan orang lain.

§  Peserta akan belajar cara mengakui orang lain dan meningkatkan kontribusi dalam setiap hubungan.

§  Peserta akan belajar untuk tidak mengecilkan harga diri orang lain.

§  Peserta akan belajar cara menggunakan teknik mirroring untuk menjalin hubungan dengan orang lain melalui sinyal langsung dan bawah sadar.

§  Peserta akan belajar cara bertindak sesuai dengan target yang diinginkan dan menampilkan sisi karismatik diri secara berkualitas.

§  Peserta akan belajar cara mengendalikan pengaruh orang lain dan mengelola emosi pelarian dalam pertemuan sosial, serta memandu interaksi menuju arah pilihan diri sendiri.

§  Peserta akan belajar cara memonitor hubungan dirinya dengan orang lain dan menyadari konsekuensinya.

§  Peserta akan belajar cara mengendalikan politik kantor dan konflik.

MATERI PELATIHAN

SESI 1: KECERDASAN SOSIAL ( 2 JAM)

Dalam sesi 1, pembahasan akan difokuskan untuk memahami apa itu kecerdasan sosial;bagaimana otak memproses emosi; bagaimana cara berkomunikasi dan bagaimana komunikasi itu bisa gagal; peran pengetahuan sosial dalam meningkatkan kesadaran emosional sosial.

SESI 2: KEPEDULIAN SOSIAL (2 JAM)

Dalam sesi 2, pembahasan akan difokuskan untuk memahami kesadaran sosial; cara membangun hubungan baik; cara bereaksi terhadap orang-orang yang mengekspresikan emosi negatif dan memahami dampaknya; cara mencapai perhatian bersama; arti fisiologis dan psikologis dari kontak mata; cara menunjukkan perilaku peduli sosial.

SESI 3: EMPATI ( 2 JAM)

Dalam sesi 3, pembahasan akan difokuskan pada cara menampilkan empati; cara menampilkan simpati; teknik verbal atau nonverbal yang cocok untuk menunjukkan empati;  apa yang dapat dipelajari dari contoh komunikasi empati; bagaimana membuat komunikasi empati menguntungkan semua pihak.

SESI 4: KOMUNIKASI VERBAL DAN NONVERBAL (3 JAM)

Dalam sesi 4, pembahasan akan difokuskan untuk memahami cermin orang lain dan menjalin hubungan; interaksi verbal dan non verbal untuk bisa mendorong orang lain membuka hati mereka; cara Anda menunjukkan kehadiran dan karisma; manfaat dari akting; cara menggunakan tindakan positif untuk menunjukkan kepercayaan; cara menjadi lebih baik dan berani bertindak dengan mengikuti aturan dan etika; cara bertindak dalam lingkungan sosial untuk meningkatkan kinerja.

SESI 5: PENGARUH (3 JAM)

Dalam sesi 5, pembahasan akan difokuskan untuk memahami peran pengaruh dalam membangun hubungan baik; cara mengambil keuntungan dari kekuatan pengaruh untuk kebaikan semua orang; memahami penyakit menular kerumunan; cara mempengaruhi pertemuan-pertemuan untuk merubah risiko menjadi peluang.

SESI 6: POLITIK KANTOR DAN KONFLIK ( 4 JAM)

Dalam sesi 6, pembahasan akan difokuskan untuk memahami realitas politik kantor; cara berinteraksi dalam lingkungan politik kantor; cara menghindari konflik; cara memanfaatkan politik kantor untuk perkembangan karir.

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI: 0812 131 888 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN ETIKA DAN MORALITAS UNTUK KOMUNIKASI DAN HUBUNGAN KERJA PROGRAM 4 JAM

PELATIHAN ETIKA DAN MORALITAS UNTUK KOMUNIKASI DAN HUBUNGAN KERJA PROGRAM 4 JAM

DESKRIPSI

Etika dan moralitas haruslah menjadi sebuah perilaku, pilihan hidup, kepribadian, dan karakter yang dapat diperlihatkan dalam rutinitas hubungan kerja sehari-hari di kantor. Implementasi moralitas dan etika di tempat kerja memperkuat integritas dalam hubungan antar pribadi, serta memahami apa yang baik dan apa yang tidak baik dalam satu persepsi.

Moralitas di tempat kerja berarti mengacu pada standar moral dalam wujud perilaku, yang biasanya tidak tertulis, tapi merupakan hasil akhir dari pikiran positif terhadap perilaku dan hubungan kerja di perusahaan. Sedangkan etika mengacu pada pedoman formal yang dijadikan sebagai standar untuk berperilaku di tempat kerja. Baik etika maupun moralitas membutuhkan integritas dan akuntabilitas yang sangat tinggi untuk dapat menjalankan etika dan moralitas dengan sempurna.

Etika dan moralitas selalu menjadi landasan yang kuat dalam membangun hubungan kerja yang harmonis, dan juga menjadi kekuatan untuk membangun keyakinan dalam menyelesaikan konflik di tempat kerja.

Etika dan moralitas selalu bekerja dengan akal yang paling sehat dan paling jujur, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui hati nurani yang paling bersih.

Pedoman etika di perusahaan dibuat untuk menggambarkan bagaimana orang harus berperilaku dan menjaga standar moral yang diinginkan oleh perusahaan. Setiap karyawan dan pimpinan harus memahami dengan keyakinan total terhadap nilai-nilai, norma-norma, dan prinsip-prinsip moral yang ada di dalam pedoman etika perusahaan. Jadi, pedoman atau panduan etika kerja dan etika bisnis di perusahaan harus menjadi dasar terbaik untuk memperlihatkan moralitas kerja yang berkualitas, dan juga menjadi alat yang ampuh untuk memperlihatkan perilaku moral yang tepat di tempat kerja.

Fitur penting dari moralitas dan etika adalah dia harus berfungsi sebagai panduan bagi tindakan karyawan, pimpinan, dan setiap stakeholder di tempat kerja dalam koridor adil, terbuka, dan penuh tanggung jawab.

Tanpa moralitas dan etika, maka setiap perilaku kerja sangat berpotensi untuk menjadi tidak jujur dalam kepentingan masing-masing pihak. Bila setiap pihak di tempat kerja berlomba-lomba untuk memikirkan kepentingannya masing-masing, dan mengabaikan kepentingan dari visi dan misi perusahaan, maka dalam waktu singkat perusahaan akan menjadi tidak efektif, dan secara perlahan-lahan kinerja perusahaan akan meredup.

Program pelatihan Etika dan Moralitas selama 4 jam ini, akan fokus pada pengembangan soft skills dalam aspek hubungan antar pribadi dan komunikasi di internal perusahaan yang profesional. Peserta diajarkan untuk meningkatkan kemampuan memahami orang lain dan memiliki kecerdasan sosial yang tinggi; mengembangkan budaya perilaku kesopanan dan tata krama yang bermoral tinggi; memiliki kesadaran untuk selalu berperilaku dengan baik, sopan, memiliki sikap rendah hati untuk bekerja dengan hubungan yang lebih baik kepada atasan, rekan kerja, bawahan, dan stakeholders lainnya; meningkatkan pemahaman dinamika kelompok dan kreativitas di tempat kerja; menangani orang-orang sulit dengan cerdas emosi dan pikiran positif; memaksimalkan dampak positif untuk setiap interaksi di tempat kerja; mengelola dan mengecilkan semua potensi konflik; meningkatkan kualitas komunikasi verbal, non verbal, dan para bahasa untuk peningkatan relasi yang baik. Peserta diberikan panduan dan kesadaran untuk menciptakan lingkungan kerja dengan sikap yang etis, kasih sayang, peduli, empati, saling menghormati, saling membantu, dan bersaing dengan positif untuk menciptakan keberhasilan organisasi.

TUJUAN UMUM PELATIHAN

Meningkatkan hubungan komunikasi dan relasi kerja yang profesional di lingkungan kerja perusahaan. Membangun hubungan kerja dari hati nurani dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang etis, untuk menghasilkan kualitas moral yang unggul, serta mengimplementasi moral yang unggul ke dalam perilaku dan cara berpikir etis berdasarkan kode etik dan integritas pribadi.

TUJUAN KHUSUS PELATIHAN

  1. Memahami bagaimana kesadaran hati nurani menjadi sumber moralitas individu.
  2. Memahami proses terbentuknya moral baik dan moral tidak baik.
  3. Memahami bagaimana peran manajemen hati nurani dalam menghasilkan moral baik untuk meningkatkan hubungan kerja dengan atasan, bawahan, rekan kerja, dan stakeholders lainnya.
  4. Memahami kualitas moral dan nilai-nilai yang mempengaruhi karakter individu.
  5. Memahami peran moral dan etika dalam hubungan antar pribadi.
  6. Memahami peran moral dalam menjalankan kode etik dan integritas di tempat kerja.
  7. Meningkatkan kualitas komunikasi verbal, non verbal, dan parabahasa di tempat kerja berdasarkan kualitas etika dan moralitas pribadi yang tinggi.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta memahami cara manajemen hati nurani untuk menghasilkan kualitas moral positif.
  2. Peserta memahami cara mengembangkan pemahaman moral dengan standar benar dan salah, baik dan buruk.
  3. Peserta memahami cara menggunakan dan mengklarifikasi nilai-nilai dasar penguat moral positif.
  4. Peserta memahami cara menjalankan etika bisnis, kode etik kerja, dan integritas pribadi dalam keunggulan moral positif.
  5. Peserta memahami cara menjadikan kekuatan moral sebagai akar pengembangan karakter diri yang unggul.
  6. Peserta memahami bagaimana interaksi dengan rekan kerja, atasan, bawahan, dan stakeholder lainnya dalam keunggulan moral positif.
  7. Peserta memahami kontribusi moral positif terhadap kejujuran, keadilan, tanggung jawab, empati, dan anti korupsi.
  8. Peserta memahami cara membina perkembangan moral untuk menjaga komitmen terhadap etika, integritas, loyalitas, dan tanggung jawab.
  9. Peserta memahami cara menggunakan etika dan moralitas positif untuk menciptakan komunikasi verbal, komunikasi non verbal, dan komunikasi parabahasa yang unggul.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN ETIKA DAN MORALITAS PROGRAM 4 JAM

SESI 1: ETIKA DAN MORALITAS UNTUK MENINGKATKAN HUBUNGAN KERJA DI LINGKUNGAN KERJA

Sub Bahasan

  1. Pemahaman dasar moral dan etika
  2. Perbedaan antara moralitas dan etika
  3. Membangun lingkungan kerja yang etis dan bermoral tinggi
  4. Lingkungan kerja yang etis dan bermoral mengurangi konflik
  5. Etika dan moralitas untuk mengelola emosi positif, sikap profesional, pikiran positif, dan kebiasaan positif di tempat kerja
  6. Niat baik dan kemauan untuk menjadi energi positif di tempat kerja
  7. Menghormati dan menunjukkan respek kepada setiap orang
  8. Moralitas didasarkan pada pengalaman konkret dan berkembang sebagai akibat dari interaksi moral situasi, moral nilai dan norma
  9. Menguatkan budaya tata krama dan sopan santun di internal perusahaan
  10. Menjunjung etika dan moral dalam konflik kepentingan
  11. Tidak menerima suap, tidak menerima hadiah, dan tidak melakukan ancaman.
  12. Menjaga rahasia perusahaan
  13. Menjaga kondisi kerja dalam budaya integritas
  14. Memahami politik organisasi

SESI 2: ETIKA DAN MORALITAS UNTUK MENINGKATKAN KOMUNIKASI DI LINGKUNGAN KERJA

Sub Bahasan

  1. Etika dan moralitas untuk meningkatkan kualitas komunikasi verbal, komunikasi non verbal, dan komunikasi parabahasa
  2. Keterampilan mendengarkan dan keterampilan bertanya yang etis
  3. Mengenali diri sendiri, tahu siapa anda, pahami hati nurani anda secara lebih mendalam, sebelum berucap dan berkata-kata kepada orang lain
  4. Pola komunikasi membangun jembatan, bukan membangun tembok atau membakar jembatan
  5. Membawa orang ke sudut pandang Anda dengan kekuatan etis dan integritas yang kuat
  6. Cerdas berurusan dan berkomunikasi dengan kepribadian yang berbeda
  7. Berkomunikasi dengan fakta dan emosi cerdas
  8. Memanfaatkan etika dan moralitas untuk meningkatkan pengaruh positif di tempat kerja
  9. Memahami bagaimana hati nurani memproses perilaku dan cara berpikir yang etis
  10. Tidak membiarkan sabotase negatif memadamkan proses hati nurani dalam menghasilkan moral terpuji
  11. Membebaskan diri dari perangkap nilai-nilai negatif

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99 
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN MENINGKATKAN BUDAYA KERJA, PELAYANAN, KOMUNIKASI, DAN SOLIDITAS KERJA PROGRAM 1 HARI 2018

BALI-KEMENKES 2014

MENINGKATKAN BUDAYA KERJA, PELAYANAN, KOMUNIKASI, DAN SOLIDITAS KERJA PROGRAM 1 HARI 8 JAM

DESKRIPSI

Perusahaan sukses adalah yang mampu memfokuskan energi individu dan kolektif, untuk berkolaborasi di dalam soliditas kerja, yang saling menguatkan fungsi dan peran dari masing-masing departemen atau divisi kerja. Bila individu atau kelompok sudah bersatupadu sebagai tim kerja yang solid, maka proses kerja akan terfokus untuk meningkatkan kinerja. Soliditas di tempat kerja membutuhkan mindset kerja yang saling membantu dan peduli, perilaku kerja yang etis dan profesional, integritas, kualitas, melayani, proaktif, akuntabilitas, dan kepercayaan. Setiap orang di dalam perusahaan harus sadar, untuk menjadi bagian dari kolaborasi yang berkontribusi di dalam proses kerja dengan sepenuh hati dan totalitas.

Program pelatihan ini bertujuan membangun budaya kerja yang kuat, dalam aspek: interaksi kerja, komunikasi, pelayanan, kerja sama, pencapaian target, kinerja, empati, toleransi, kepemimpinan, dan perilaku dalam organisasi yang melibatkan semua orang di dalam kolaborasi yang solid dan kuat. Setiap sel divisi atau unit kerja haruslah menghindari perilaku berbudaya sendiri, mampu menyatu di dalam satu budaya dan satu visi yang kuat di dalam soliditas kerja. Setiap peserta diharapkan mampu meningkatkan kegigihan, disiplin, keterlibatan, pemahaman bersama, kebaikan bersama, pengembangan budaya kerja yang solid dalam kerja sama, kebiasaan kerja yang saling peduli, dan menghindari ego sektoral.

Program selama 1 hari diharapkan mampu meningkatkan soliditas bersama di tempat kerja, meningkatkan produktivitas pribadi untuk pencapaian target kerja, peningkatan tanggung jawab kerja, peningkatan komunikasi dan interaksi, kemampuan yang lebih dalam penanganan konflik dan orang sulit, pengorganisasian pekerjaan dan waktu yang lebih efektif, peningkatan hubungan kerja yang saling percaya dan menghormati, peningkatan proses kerja untuk hasil akhir yang optimal, pola pikir yang optimis dan positif, serta menjadikan peserta sebagai pemimpin andal yang dapat dibanggakan oleh perusahaan.

METODE DAN MATERI

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN

  1. Terwujudnya perilaku kerja yang solid, peduli, saling membantu, bekerja sama, dan berkolaborasi untuk mencapai target dan tujuan perusahaan.
  2. Terwujudnya budaya kerja yang komunikatif, proaktif, menghindari ego sektoral, serta melayani dengan kesadaran dan ketulusan hati yang murni.
  3. Terwujudnya sikap dan perilaku kerja yang produktif dalam mencapai kinerja, serta mudah beradaptasi terhadap tantangan dan kedinamisan yang ada.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

  1. Peserta diharapkan menjadi lebih andal untuk bekerja dengan mindset positif, serta pola kerja yang lebih optimis dan positif agar mudah mencapai target dan kinerja terbaik.
  2. Menjadikan diri masing-masing sebagai energi support yang andal untuk memaksimalkan energi sukses organisasi.
  3. Meningkatkan kedisiplinan, menciptakan kebiasaan dan perilaku yang otomatis dan konsisten dalam meraih kinerja terbaik.
  4. Mengelola diri sendiri dan terhubung dengan semua pihak dengan energi positif dan optimis.
  5. Menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kolaborasi dan soliditas kerja.
  6. Menguasai tujuan dan cerdas mengarahkan waktu dan sumber daya untuk pencapaian target.
  7. Berkomunikasi baik secara verbal dan non verbal, serta menjadi energi positif di tempat kerja.

GARIS BESAR MATERI  PEMBAHASAN SELAMA 1 HARI 8 JAM

Topik Pembahasan: Meningkatkan Budaya Kerja, Pelayanan, Komunikasi, dan Soliditas Kerja

PK. 08.00 – 10.00 WIB. SESI 1: MENINGKATKAN BUDAYA KERJA UNTUK KINERJA YANG HEBAT

Sub Bahasan

  1. Rutinitas kerja di dalam akuntabilitas, integritas, transparansi, kualitas, dan kompetensi.
  2. Meningkatkan keandalan diri untuk lebih produktif, efektif, efisien, dan berkinerja tinggi.
  3. Perilaku kerja yang berkolaborasi, kerja sama, sinergi, berkomunikasi.
  4. Menguatkan proses kerja dengan patuh pada nilai-nilai perusahaan, sistem, etos, proses kerja, dan kepemimpinan.
  5. Meningkatkan kualitas pelayanan dan kontribusi di dalam rutinitas organisasi.
  6. Menjadikan keandalan diri sebagai aset yang dapat meningkatkan pertumbuhan kinerja perusahaan.
  7. Suasana kerja yang nyaman, rasa kekeluargaan, jiwa kebersamaan, kekompakkan dalam bekerja, meningkatkan kualitas hubungan positif di tempat kerja.

PK. 10.00 -10.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.10.15 -12.15 WIB. SESI 2: MENINGKATKAN KUALITAS INTERAKSI DAN KECERDASAN MENGELOLA ORANG LAIN SECARA PROFESIONAL

Sub Bahasan

  1. Mengelola orang-orang di sekitar dengan motivasi dan gairah kerja.
  2. Mengelola, mencegah, menyelesaikan potensi konflik.
  3. Kiat-kiat penanganan terhadap orang-orang yang sulit diatur.
  4. Mengorganisir pekerjaan dan tanggung jawab dengan efektif.
  5. Mengembangkan sikap, perilaku, mental positif, dan menghindari ego sektoral.
  6. Mengelola stres, marah, dan emosi negatif lainnya agar tidak merusak proses kerja.
  7. Empati, toleransi, dan jiwa besar dalam membangun hubungan kerja yang solid.

PK.12.15 – 13.30 WIB. ISHOMA

PK.13.30 -15.00 WIB. SESI 3: BERKOMUNIKASI DAN MENYATU DI DALAM SATU ENERGI POSITIF SOLIDITAS KERJA

Sub Bahasan

  1. Memahami komunikasi yang ideal di dalam organisasi.
  2. Gaya komunikasi yang berbeda dan cara beradaptasi.
  3. Komunikasi positif menghasilkan kolaborasi kerja yang produktif.
  4. Pentingnya parabahasa dan komunikasi non verbal.
  5. Sikap tegas dalam komunikasi positif.
  6. Menjadi energi positif dalam aliran komunikasi di internal perusahaan.
  7. Cara memberikan umpan balik yang baik.
  8. Menjaga suasana hati yang baik dalam setiap interaksi dan komunikasi.
  9. Memahami persepsi, logika berpikir, kepercayaan, dan keyakinan lawan bicara.

PK.15.00 – 15.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK. 15.15 – 17.00 WIB. SESI 4:MELAYANI PERUSAHAAN, KOLEGA, BAWAHAN, ATASAN, DAN UNIT KERJA YANG LAIN DARI HATI YANG IKHLAS DAN TULUS

Sub Bahasan

  1. Pelayanan dari ketulusan hati untuk membantu orang lain.
  2. Mengembangkan soliditas korps di internal perusahaan.
  3. Menyederhanakan hubungan kerja yang kompleks dari hati yang ikhlas dan tulus.
  4. Menghidupkan hati, mendengar suara hati, melihat dengan mata hati, dan menjaga hati dengan rasa syukur dalam memberikan pelayanan berkualitas.
  5. Memahami bahwa setiap orang memiliki sistem penilaian yang berbeda.
  6. Pelayanan dengan memberikan kasih dan mengendalikan ego.

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI: 0812 1318 8899  

E-mail:training@djajendra-motivator.com

Older posts

© 2018 MOTIVASI DJAJENDRA

Theme by Anders NorenUp ↑