PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Leadership Organization Business Personal Interpersonal Entrepreneurs and Employed Professionals

Tag: MOTIVASI (page 1 of 48)

PERILAKU ORANG-ORANG PRODUKTIF

“Orang-orang produktif tidak fokus pada melakukan lebih banyak tugas-tugas harian, tetapi mampu menyelesaikan banyak tugas dalam waktu yang singkat.”~Djajendra

Produktif berarti cerdas memanfaatkan waktu, tenaga, pikiran, pengetahuan, dan kemampuan untuk menghasilkan nilai tambah bagi kehidupan diri sendiri dan orang lain. Perilaku orang-orang produktif adalah sangat rajin, disiplin, tepat waktu, kreatif, tekun, dan mencapai target di tingkat tertinggi. Orang-orang produktif sangat antusias dan selalu gembira saat melakukan pekerjaan. Mereka tidak merasa terganggu dengan tantangan dan kesulitan. Mereka tetap bekerja dengan sepenuh hati ketika gangguan tersulit mencoba menghentikan kerja mereka.

Setiap pekerjaan dimulai dengan prioritas terpenting. Pekerjaan yang paling penting selalu diselesaikan dan semua tantangan dihadapi dengan gembira. Orang-orang produktif bukan berarti setiap waktu terlihat sibuk dengan apa yang dikerjakan, tetapi mampu mengelola tugas-tugasnya dengan efektif dan cerdas. Orang-orang produktif memiliki banyak waktu luang untuk mengevaluasi pekerjaan yang sudah dilakukan dan juga untuk selalu belajar hal-hal baru. Intinya, orang-orang produktif tidak terfokus pada melakukan lebih banyak tugas-tugas harian, tetapi mampu menyelesaikan banyak tugas dalam waktu yang singkat.

Orang-orang produktif tumbuh dari etos dan perilaku yang menempatkan pekerjaan sebagai sebuah peristiwa kegembiraan dan kesenangan. Pekerjaan dianggap sebagai sebuah permainan yang menyenangkan, sehingga mereka memiliki kebiasaan untuk totalitas terhadap tugas-tugas harian dan mingguan. Semangat dan motivasi yang tinggi selalu mendorong orang-orang produktif untuk berprestasi dan berkinerja. Mereka menjadi sangat produktif karena cinta dan kesukaannya terhadap apa yang dilakukan. Mereka tidak pernah merasa bosan dan lelah dengan semua situasi kerja yang dihadapi. Mereka selalu menikmati pekerjaannya seperti sedang menikmati liburan terindah.

Waktu kerja selama delapan jam betul-betul dimanfaatkan untuk menyelesaikan tugas dengan kualitas tinggi, dan juga untuk mengembangkan diri agar dapat beradaptasi dengan semua perubahan. Pola kerja dan rutinitas dalam etos yang hebat telah menciptakan kebiasaan kerja yang efektif dan efisien, sehingga bagi orang-orang produktif tidak membutuhkan banyak waktu untuk menyelesaikan target harian. Mereka selalu fokus dan konsentrasi penuh untuk mencapai hal-hal yang segera harus diselesaikan pada hari ini. Jadi, tidak pernah ada kebiasaan untuk menunda tugas, semuanya diselesaikan tepat waktu dengan hasil akhir yang berkualitas tinggi.

Orang-orang produktif selalu sadar untuk menjaga kebugaran tubuh dan mental. Dengan tubuh yang bugar dan mental yang positif, mereka mampu berkarya dan berkontribusi dengan lebih berkualitas. Penampilan diri yang segar, sehat, dan bugar adalah prioritas terpenting. Oleh karena itu, orang-orang produktif sangat rajin berolahraga, menjaga pola makan yang seimbang, tidur yang cukup, serta mengendalikan pemikiran mereka agar selalu positif dan optimis.

Mengelola waktu dan energi dengan kualitas. Prinsip kerja orang-orang produktif adalah dengan waktu yang sedikit menghasilkan jumlah produk berkualitas tinggi yang banyak. Kebiasaan dan kecerdasan mereka mampu menghilangkan hal-hal yang tidak penting di sepanjang proses kerja. Mereka benar-benar efektif dan fokus pada apa yang harus dikerjakan. Sistem, prosedur, aturan, dan etos sudah bersatupadu dalam kebiasaan kerja sehari-hari. Setiap pagi saat memulai pekerjaan, orang-orang produktif fokus dengan tugas-tugas inti yang harus diselesaikan pada saat sekarang. Mereka tidak akan menghabiskan waktu dengan memeriksa email pribadi, ngobrol dengan teman, melayani percakapan di media sosial, baca berita, nonton youtube, dan hal-hal lain yang sifatnya bukan tugas kantor. Bagi orang-orang produktif, menyelesaikan tugas dan tanggung jawab adalah hal terpenting di tempat kerja. Mereka betul-betul menggunakan waktu pagi saat otak masih segar dan tubuh masih bugar untuk menyelesaikan pekerjaan yang paling menantang.

Semua gangguan dari luar diri yang berpotensi menurunkan produktivitas kerja dapat diatasi dengan kecerdasan emosional. Emosi yang cerdas mampu meningkatkan kesadaran diri dan pengendalian pikiran, sehingga tidak jatuh ke dalam perangkap pengaruh dari luar diri. Sebagai pribadi yang produktif mampu merasa tidak terganggu untuk melakukan tugas-tugas prioritas dengan berkualitas. Tidak ada energi kemalasan yang mampu menghentikan tugas-tugas prioritas. Tidak ada pengalihan perhatian yang mampu menghentikan proses kerja. Tidak ada kebisingan yang dapat memecahkan fokus dan konsentrasi saat melakukan pekerjaan. Sistem dan budaya yang kuat tercipta dari perilaku orang-orang produktif. Orang-orang produktif itu sendiri adalah kekuatan di dalam perusahaan, sehingga perusahaan tidak mudah terganggu di sepanjang perjalanan untuk mencapai tujuan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENEMUKAN KEHIDUPAN YANG DIINGINKAN

“Tugas-tugas kecil dan remeh jangan diabaikan, tetapi kerjakan dengan antusias, karena semua perilaku kerja Anda membentuk etos untuk menjadikan Anda unggul saat mengerjakan tugas-tugas besar yang sulit.”~Djajendra

Proses menemukan kehidupan yang diinginkan tidaklah sederhana dan mudah. Biasanya, proses itu berputar-putar, tidak pasti, dan tidak mudah. Diperlukan kesadaran, disiplin, dan tanggung jawab dalam mematuhi setiap inci dari proses yang harus dilalui. Tekad, niat, disiplin, dan kerja keras akan membantu Anda menuju kehidupan yang diinginkan. Tidak ada jalan menuju sukses ketika Anda malas dan mudah menyerah. Tidak ada jalan menuju sukses ketika Anda malas mendorong diri sendiri untuk berprestasi. Tidak ada jalan sukses ketika Anda berpuas diri di zona nyaman. Tidak ada jalan menuju sukses ketika Anda berlindung di dalam ketidakmampuan Anda. Jalan menuju sukses selalu penuh resiko, melalui ketidakpastian, melalui kegagalan, melalui kesulitan, melalui penderitaan, melalui tantangan, dan melalui berbagai jenis penghalang. Anda harus sabar di dalam keberanian dan keyakinan yang kuat, untuk melangkah ke luar dari zona nyaman dan bergerak di jalan yang tidak pasti .

Kerjakan setiap tugas dan tanggung jawab secara sadar untuk menumbuhkan kebiasaan produktif dan positif. Tugas-tugas yang kecil dan remeh jangan diabaikan, tetapi kerjakan dengan antusias, karena semua perilaku kerja Anda akan membentuk etos untuk menjadikan Anda unggul saat mengerjakan tugas-tugas besar yang sulit. Seperti kata Aristoteles, “Kita adalah apa yang berulang kali kita lakukan. Maka, keunggulan bukanlah tindakan, tetapi kebiasaan.” Intinya, jangan pernah malas dan bosan dengan rutinitas kerja Anda. Temukan kesenangan dan antusiasme dalam pekerjaan yang Anda lakukan. Tidak perlu ada orang yang menyuruh atau memuji Anda untuk bekerja dengan lebih produktif. Tidak perlu ada orang yang menasihati Anda untuk meningkatkan kinerja Anda. Kesadaran Anda lah yang menjadi pendorong dan memotivasi Anda dari dalam diri untuk melakukan tugas dan tanggung jawab dengan produktif.

Menemukan kehidupan yang diinginkan adalah sebuah perjalanan ke dalam diri sendiri, bukan ke luar diri. Tidak seorang pun yang akan menemukan hidupnya jika mencarinya di luar diri. Kehidupan setiap orang sudah ada di dalam diri masing-masing. Sekarang, tinggal masuk ke dalam diri sendiri dan mengenal siapa diri sejati Anda. Setelah Anda mengenal siapa diri sejati Anda, maka Anda bisa menguatkan diri sendiri dengan niat dan motivasi. Menguatkan diri sendiri adalah sebuah proses untuk mencapai keunggulan dalam bidang kehidupan yang Anda tekuni. Dalam hal ini, Anda harus memiliki kepercayaan diri, tekad, niat, fokus, disiplin, ketekunan, kecerdasan, ketenangan, kesabaran, semangat, gairah, antusiasme, tanggung jawab, dan kreatif. Jadi, setelah mengenal diri sendiri, selanjutnya membangun kualitas diri yang hebat untuk bisa menemukan kehidupan yang Anda inginkan.

Kuatkan mental positif untuk menjalani proses hidup yang selalu berubah. Perubahan dan pergantian adalah pasti bagi siapa pun. Jadi, jangan berkeluh-kesah ketika Anda harus berhadapan dengan perubahan yang tidak Anda inginkan. Terimalah semua hal dari kehidupan dengan tenang dan ikhlas. Tingkatkan energi kreatif untuk menemukan solusi di setiap momen yang tidak memiliki akurasi dengan niat dan keinginan Anda. Kerja keras dan kegigihan yang terus-menerus oleh kerinduan untuk menemukan hidup yang diinginkan adalah cara untuk mewujudkan impian. Hadapi semua pengaruh eksternal dengan kekuatan dan keunggulan dari dalam diri. Fokuskan semua perhatian untuk menggali potensi tertinggi diri sendiri. Miliki etos terbaik untuk diberikan kepada setiap proses kerja Anda. Jangan pernah mau dikalahkan oleh pengaruh dari luar diri Anda. Setiap hari jadilah diri sendiri yang cerdas melayani dunia luar Anda dengan sikap baik.

Tidak semua rencana dan strategi dapat berjalan dengan mulus. Rencana dan strategi akan terwujud jika Anda berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat. Intinya, Anda harus bekerja keras untuk menemukan titik akurasi di setiap proses dan kerja keras Anda. Ketika semua yang Anda kerjakan bertemu dalam rencana dan strategi Anda, maka keinginan Anda terwujud. Jadi, di setiap ketidakpastian Anda harus terus-menerus bergerak menuju titik akurasi. Di titik akurasi, Anda menemukan bentuk atau wujud dari keinginan Anda. Di titik akurasi, Anda harus segera memetik hasil, dan tidak berspekulasi terlalu jauh atau berlebihan. Sebab, jika Anda masih berspekulasi, maka titik akurasi Anda akan hilang, dan Anda pun harus kembali berjalan di tengah resiko dan ketidakpastian.

Proses menemukan kehidupan yang diinginkan harus benar-benar dengan fokus dan konsentrasi yang tinggi. Anda harus sadar untuk mengarahkan pertumbuhan diri Anda pada keunggulan. Anda tidak boleh terikat pada ego dan pikiran, tetapi selalu bersatu di dalam kesadaran untuk pertumbuhan potensi Anda. Jika Anda terikat pada ego dan pikiran, maka perjalanan Anda akan terganggu dan melelahkan. Jadi, di sepanjang jalur menuju kehidupan yang diinginkan tingkatkan kesadaran. Selalu bergerak dan melanjutkan proses dengan terencana dan terorganisir. Menjalankan tanggung jawab dengan pemikiran yang berorientasi positif. Tujuan harian, tujuan mingguan, tujuan bulanan, dan tujuan tahunan haruslah dijalankan secara bertahap di dalam fokus dan tanggung jawab. Semua tujuan harus sederhana, jelas, logis, bermanfaat, dan terdefinisi dengan baik.

Menemukan kehidupan yang diinginkan tidak pernah Anda dapatkan jika setiap hari semangat persaingan dengan orang lain selalu meningkat. Anda harus berhenti bersaing dengan orang lain, dan mulai fokus membangun keunggulan diri sendiri. Bersaing dengan orang lain menyebabkan Anda kehilangan waktu dan energi untuk membangun diri sendiri. Persaingan dengan orang lain hanya akan meningkatkan stres dan segala macam tekanan dari luar diri Anda. Fokuskan semua waktu dan energi Anda untuk membangun diri sendiri melalui perubahan yang diperlukan. Anda harus mampu menjadi diri sendiri yang lebih baik dari Anda yang sebelumnya. Keunggulan terjadi ketika Anda mampu berubah dari pribadi yang lama menjadi pribadi baru yang andal.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 17102018

“Diri kita menjadi semakin kuat menghadapi hidup saat kita betul-betul menyerahkan hati pada Tuhan, menyerahkan pikiran pada pengetahuan, dan menyerahkan tubuh pada aktivitas olah raga.”~Djajendra

“Kehidupan tidak bisa diprediksi, kehidupan adalah perjalanan ajaib yang selalu tidak terduga.”~Djajendra

“Komunikasi negatif menguras energi, komunikasi positif menghemat energi. Komunikasi positif membuat Anda selalu tenang ketika berinteraksi dan berkomunikasi dengan berbagai karakter atau jenis orang.”~Djajendra

“Penyebab utama stres adalah tidak mau menerima kenyataan hidup. Jika Anda ikhlas dan berjiwa besar untuk menerima kenyataan hidup dengan pikiran positif, maka Anda akan diberdayakan dan dikuatkan untuk menemukan yang terbaik.”~Djajendra

“Kehidupan adalah hadiah yang berharga, jadi: nikmati semua keberuntungan dengan rasa syukur, jangan lupa berdoa kepada Tuhan yang sudah menjaga kita siang dan malam dengan penuh kasih sayang.”~Djajendra

“Masalah yang menguasai mental dan emosi akan membuat diri tak berdaya, dan berpotensi menjadikan diri berada pada titik terendah kehidupan.”~Djajendra

“Kepribadian yang kuat adalah manusia yang utuh di dalam kesadaran dan kecerdasan.”~Djajendra

“Satu-satunya penyebab yang dapat menyakiti diri kita adalah pikiran kita yang tidak bertanggung jawab untuk membahagikan diri sendiri.”~Djajendra

“Kreativitas dan inovasi tidak pernah menunggu dukungan dari luar dirinya, tetapi selalu memiliki perhatian dan kesadaran dari dalam diri untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik.”~Djajendra

“Tidak seorang pun yang bisa menghentikan perasaan khawatir Anda, hanya Anda sendirilah yang mampu menghentikan perasaan khawatir Anda.”~Djajendra

“Kritik adalah kekaguman yang diungkapkan dengan bahasa dan kata-kata yang tidak enak untuk didengar.”~Djajendra

“Pemimpin adalah orang yang menunjukkan ketenangan dan kemenangan dalam segala situasi.”~Djajendra

“Jika Anda melakukan pelayanan dengan sukacita, melayani orang lain tanpa pamrih, di saat Anda membutuhkan bantuan atau pertolongan, hukum spiritual akan bekerja untuk membantu dan menyelamatkan hidup Anda.”~Djajendra

“Pelayanan terbaik terwujud saat pikiran memenuhi hati dengan kasih sayang dan kepedulian. Pikiran tidak membiarkan lidah berucap yang tidak sopan dan tidak etis. Pikiran menciptakan senyum tulus diwajah dan perilaku baik untuk memberikan layanan terbaik.”~Djajendra

“Hanya Tuhan lah satu-satunya dalam ingatanku, karena hanya Tuhan yang selalu mengingatku dan membantuku.”~Unknown

“Kesabaran adalah sifat positif yang mampu menjadikan Anda menang.”~Djajendra

“Bila diri kita memancarkan energi positif, maka energi positif kita akan menarik energi positif dari kehidupan di sekitar kita.”~Djajendra

“Manusia adalah makhluk mental dan fisik, keduanya harus kuat dan terlatih untuk menjaga daya tahan diri.”~Djajendra

“Kehidupan damai dan indah di tengah orang-orang positif dan negatif hanya terwujud saat kita sadar untuk menerima keduanya dengan cinta dan kepedulian.”~Djajendra

“Ketika keinginan dan kebutuhan sudah selesai dengan diri sendiri, maka diri bisa naik lebih tinggi lagi untuk menikmati keindahan hidup yang abadi.”~Djajendra

“Etiket menjadikan Anda pribadi yang sopan dan penuh energi baik; etika menjadikan Anda taat dan teliti menjalankan aturan, prosedur, dan rencana dengan profesional.”~Djajendra

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

ETIKA DAN ETIKET TIDAK BOLEH DIPISAHKAN DALAM SETIAP HUBUNGAN BISNIS

“Etiket menjadikan Anda pribadi yang sopan dan penuh energi baik; etika menjadikan Anda taat dan teliti menjalankan aturan, prosedur, dan rencana dengan profesional.”~Djajendra

Etika dan etiket adalah fondasi dalam perilaku bisnis. Hubungan bisnis yang sehat dan profesional hanya terwujud jika etika dan etiket dijalankan dengan sepenuh hati secara bersamaan. Pelanggaran terhadap etika berkonsekuensi hukum. Biasanya, seseorang yang ketahuan melanggar etika di perusahaan berpotensi dipecat atau pun harus menjalani proses hukum. Jadi, pelanggaran etika ini sangat serius dan berdampak merugikan perusahaan, juga merugikan banyak pihak secara materi. Melanggar etiket dianggap tidak memiliki perilaku yang baik. Pribadi yang tidak memiliki etiket dianggap tidak mampu berkomunikasi, tidak memiliki empati, tidak memiliki toleransi, kasar, pemarah, egois, jorok, tidak berpakaian secara baik, bahasa tubuh yang buruk, sifat dan perilaku yang tidak tenang, dan sangat banyak hal-hal lain yang sifatnya kepribadian. Intinya, etika dan etiket haruslah menjadi satu paket dalam satu visi berbisnis yang baik. Keduanya sangat penting untuk dijalankan agar pelayanan bisnis menjadi lebih sempurna.

Etika diatur dalam sebuah panduan dan kode etik untuk dipatuhi oleh semua pihak di dalam perusahaan. Hal-hal seperti: menjaga informasi rahasia perusahaan; menjaga rahasia pelanggan; menjaga komitmen, tidak menerima suap, tidak menawarkan suap, mengatakan yang sebenarnya; tidak melecehkan; dan banyak hal-hal lain yang biasanya diatur dalam panduan etika bisnis. Etiket sendiri adalah tentang tata-krama atau sopan-santun saat berhubungan dengan stakeholder. Etiket di perusahaan sebaiknya dibuat dalam sebuah panduan agar setiap orang memahaminya dan sadar untuk menjalankannya dengan profesional. Hal-hal seperti: cara berpakaian; cara berkomunikasi, mendengarkan, berbicara, senyum, pilihan kata-kata, bahasa tubuh yang baik, dan sorot mata; tidak mengunyah sesuatu saat berbicara; tidak memainkan telepon atau hp saat berinteraksi dengan rekan kerja atau klien; selalu tampil bersih dan bugar; mudah beradaptasi dengan lingkungan yang baru; menghormati budaya orang lain; menghargai pemikiran dan pendapat orang lain; dan selalu menghormati realitas orang lain.

Jika etika dan etiket dijalankan sebagai bagian dari budaya kerja, maka semua proses kerja akan membawa ke arah yang lebih produktif dan kinerja tinggi. Tidak ada seorang pun yang sempurna. Manusia adalah tempatnya salah. Tetapi, dengan mematuhi peraturan etika dan etiket dengan serius dan rendah hati, maka ketidaksempurnaan tersebut bisa diatasi. Implementasi etika dan etiket yang konsisten di tempat kerja meningkatkan kualitas kerja di setiap bagian organisasi. Dampaknya, integritas dan tanggung jawab menjadi semakin menguat di dalam hubungan kerja dengan pihak mana pun. Semua interaksi kerja akan berproses di dalam perilaku etis dan sikap sopan-santun. Yang pasti, setiap orang suka bekerja untuk sebuah perusahaan yang sangat memperhatikan etika dan etiket. Hal ini akan menjadikan perusahaan berbudaya kuat dan selalu hebat saat menghadapi berbagai situasi dan ketidakpastian.

Pelanggan pasti lebih mencintai perusahaan yang melayani mereka dengan etika dan etiket yang baik. Kombinasi etika dan etiket menjadikan semua urusan bisnis berjalan di atas aturan dan sopan-santun. Tidak akan ada pelanggaran dan manipulasi dalam setiap hubungan bisnis dengan stakeholder. Setiap proses bisnis tunduk pada aturan, perjanjian, dan komitmen; serta pelayanan tunduk kepada sifat dan perilaku yang hormat, melayani, rendah hati, dan menghargai orang lain.

Etiket bisnis menciptakan lingkungan kerja yang bersih, peduli, saling menghargai, dan saling menjaga penampilan diri yang profesional. Etika bisnis menjadikan setiap orang tidak lagi janji berlebihan, tetapi sulit memenuhi janjinya. Komitmen yang diucapkan selalu dipertanggungjawabkan dengan baik. Setiap orang sadar untuk secara teliti menjalankan peraturan dan mengelola resiko dalam setiap pekerjaan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KEINGINAN DAN KEBUTUHAN ADA BATASNYA

“Ketika keinginan dan kebutuhan sudah selesai dengan diri sendiri, maka diri bisa naik lebih tinggi lagi untuk menikmati keindahan hidup yang abadi.”~Djajendra

Semakin mampu seseorang memenuhi kebutuhan dan keinginan, semakin naik lagi tuntutan terhadap kebutuhan dan keinginan yang baru. Manusia tidak pernah puas dengan sebuah keadaan. Selalu berusaha untuk mencapai yang lebih besar lagi. Hierarki kebutuhan terus meningkat dan berubah di sepanjang waktu sesuai motivasi diri masing-masing pribadi. Dan, semua ini berakhir pada saat manusia membutuhkan pencerahan untuk melenyapkan keinginan dan menyederhanakan kebutuhan hidup.

Pada awal pertumbuhan, setiap orang tumbuh dengan fokus materi, jiwa diabaikan, pikiran dibiarkan bebas tak terkendali untuk bermimpi tentang apa pun. Keinginan dan kebutuhan akan terus berkembang untuk meningkatkan keamanan, kesenangan, kepuasan, kebanggaan, kehormatan, kesehatan, kenikmatan, kekayaan, dan penampilan diri yang lebih baik. Ini semua adalah kebutuhan dasar dan menengah yang biasanya dialami oleh setiap orang.

Dalam proses mendapatkan kebutuhan dasar dan menengah, setiap orang selalu ingin menjadi pribadi luar biasa. Berkompetisi dan bersaing dengan orang lain adalah naluri dasar manusia. Semua orang menginginkan aktualisasi diri yang membuatnya terlihat lebih hebat. Kreativitas dan inovasi adalah kekuatan yang ada di dalam diri setiap orang untuk menjadi manusia luar biasa. Dalam tahap ini, stres menjadi bagian yang tak terhindarkan, tidak ada kesadaran untuk mengelola emosi dan pikiran, sulit menerima cahaya untuk membangun jiwa yang damai. Biasanya, pencerahan pun belum mampu dipahami, selalu dikalahkan oleh ego yang sangat menginginkan sesuatu yang lebih dari siapa pun atau apa pun.

Ketika semua keinginan dan kebutuhan dasar dan menengah itu terpenuhi secara berlebihan, maka terjadilah kekosongan di dalam diri, dan membutuhkan pencerahan untuk melenyapkan nafsu keinginan dan kebutuhan. Ada orang-orang yang mampu memasuki wilayah pencerahan dan menemukan cara untuk mengisi kekosongan di dalam diri, tetapi sangat banyak juga orang-orang yang tetap terperangkap dalam ego kebutuhan dan keinginan. Jiwa yang sangat terikat dengan kebutuhan dan keinginan biasanya sulit menerima pencerahan. Pencerahan adalah fondasi untuk memiliki jiwa yang terisi penuh dengan kebahagiaan dan keindahan hidup.

Kebahagiaan dan keindahan baru dapat dirasakan ketika seseorang melampaui sifat yang terikat pada kebutuhan dan keinginan. Ketika keinginan dan kebutuhan lenyap dari pikiran dan emosi, maka sejak itu seseorang akan memasuki wilayah kehidupan yang bergerak karena cinta dan kasih sayang. Rasa syukur dan terima kasih dengan keadaan diri sendiri menjadikan diri sejahtera dan kaya dengan indahnya kehidupan. Pencerahan yang membangkitkan kebaikan dari dalam diri akan membuat kekayaan materi dan pencapaian prestasi menjadi tunduk kepada kebaikan, bukan lagi pada keserakahan.

Ketika kebutuhan dan keinginan lenyap dari ego, maka sudah tidak ada lagi kebisingan di pikiran. Pikiran pun menciptakan emosi positif untuk bisa menikmati keindahan dan kebahagiaan. Sudah tidak ada lagi bisikan di kepala tentang uang yang lebih banyak, tentang rumah yang lebih besar, tentang nikmatnya fasilitas-fasilitas kehidupan, dan juga semua sifat rakus akan hilang digantikan sifat peduli, welas asih, serta kemampuan untuk menjalani hidup tanpa paksaan dan kekerasan.

Ketika keinginan dan kebutuhan sudah selesai dengan diri sendiri, maka diri bisa naik lebih tinggi lagi untuk menikmati keindahan hidup yang abadi.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJALANI HIDUP DI TENGAH ORANG-ORANG POSITIF DAN NEGATIF

“Kehidupan damai dan indah di tengah orang-orang positif dan negatif hanya terwujud saat kita sadar untuk menerima keduanya dengan cinta dan kepedulian.”~Djajendra

Apakah semua orang bisa menyebarkan energi positif dalam kehidupan ini? Kita semua menjalani kehidupan dualitas, ada orang-orang yang membawa energi baik untuk kehidupan yang indah, ada juga orang-orang yang membawa energi buruk untuk merusak kehidupan yang indah dan damai. Hidup selalu abadi diantara kebaikan dan ketidakbaikan. Bersyukurlah ketika lingkungan kehidupan kita dikuasai oleh energi baik, sehingga kita semua bisa berkarya dan menjalani kehidupan yang indah dan damai.

Tidak semua orang mampu menerima kebaikan sebagai landasan hidup. Ketika di dalam diri seseorang terkumpul keyakinan dan pemikiran negatif yang kuat, maka tidak mudah merubahnya untuk menjadi energi baik. Orang-orang negatif selalu yakin dan percaya tentang kebenaran yang mereka perjuangkan. Biasanya, di dalam kebenaran tersebut ada rasa benci terhadap pihak lain. Sifat dan perilaku yang anti toleransi, rendah empati, rendah cinta, dan suka memperlebar perbedaan sudah begitu menguat di dalam keyakinan dan pola pikir mereka, sehingga tidak mudah bagi cahaya kebaikan untuk memberikan kesadaran tentang hidup dalam kepedulian dan kasih sayang yang luas.

Suara hati dan pemikiran orang-orang negatif hanya melayani cinta dan kepedulian sebatas sumber keyakinannya. Karena keyakinan dan pola pemikiran yang terbentuk itu sempit, maka mereka tidak memiliki fondasi untuk menerima energi positif dari wawasan yang luas. Cahaya positif dari sumber yang luas dan universal sulit diterima akal dan logika orang-orang negatif. Mereka sudah terbiasa di dalam kotak sempit tentang kebenaran, dan menguatkan rasa benci terhadap perbedaan, sehingga tidak mampu melihat kebenaran dari wawasan yang luas.

Bila kita ingin hidup damai, maka kita harus menerima realitas bahwa kehidupan dikuasai oleh energi negatif dan energi positif. Artinya, dalam kehidupan sehari-hari, kita selalu akan bertemu dengan orang-orang positif dan negatif. Orang-orang positif dan negatif itu bisa saja ada di dalam rumah kita, kantor kita, lingkungan kita, atau dimanapun. Kehidupan damai dan indah di tengah-tengah kekuatan positif dan negatif hanya terwujud saat kita sadar untuk menerima keduanya dengan cinta dan kepedulian. Perilaku kita yang menghormati energi baik dan energi buruk dengan jiwa besar dan ikhlas akan menjaga kedamaian hidup kita.

Tidak perlu memberi pencerahan secara berlebihan untuk merubah orang-orang negatif. Sebab, keyakinan dan pemikiran yang begitu kuat menjadikan orang-orang negatif sulit menerima pencerahan oleh wawasan kehidupan yang luas. Ketika keyakinan dan pemikiran mereka tidak bertemu dengan kebenaran dari sumber lain, maka kebencian akan muncul untuk memperkuat ego dan pemikiran. Jadi, satu-satunya cara untuk memiliki kehidupan pribadi yang indah dan damai adalah memiliki empati dan toleransi dengan orang-orang negatif tersebut. Tidak perlu memusuhi mereka. Tidak perlu mencari-cari kekurangan mereka. Tidak perlu menilai mereka. Tidak perlu menghakimi mereka. Terimalah mereka semua apa adanya. Baik dan buruk sudah menjadi bagian dari kehidupan, dan tidak seorang manusia pun mampu menghilangkan yang buruk dari kehidupan ini.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

DAYA TAHAN

“Manusia adalah makhluk mental dan fisik, keduanya harus kuat dan terlatih untuk menjaga daya tahan diri.”~Djajendra

Kehidupan yang penuh tantangan membutuhkan daya tahan diri yang kuat. Jika daya tahan tidak kuat, maka rasa sakit dan rasa tak berdaya akan menjadi penghalang untuk meraih prestasi. Daya tahan mencoba memberi tahu kita tentang pentingnya kekuatan diri sendiri. Ketika tubuh lemah dan pikiran tak terkendali dalam stres, maka kita sedang mendapatkan pelajaran untuk belajar dari ketidakmampuan kita dalam menjaga daya tahan diri yang kuat.

Mengabaikan daya tahan diri akan memperburuk situasi hidup. Ketika kesulitan hadir ke dalam hidup, maka fokusnya adalah memperkuat daya tahan diri agar bisa menerima kesulitan dan menemukan solusi yang tepat. Pikiran positif sangat membantu untuk memperkuat daya tahan. Sebaliknya, pikiran negatif semakin melemahkan daya tahan diri. Manusia adalah makhluk mental dan fisik, jadi keduanya harus dibuat positif, sehingga daya tahan diri meningkat untuk menghadapi ketidakpastian dalam hidup.

Menyikapi semua peristiwa hidup tidak secara berlebihan. Segala sesuatu yang berlebihan berpotensi menghasilkan penurunan daya tahan diri. Ketenangan dan kebijaksanaan dalam menyikapi setiap peristiwa hidup mampu menjaga daya tahan diri. Kesabaran, kerendahan hati, harapan, keyakinan positif, dan fokus pada upaya memperbaiki akan meningkatkan daya tahan diri di dalam segala situasi hidup.

Tanpa kegagalan, manusia tidak akan terpancing untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi. Tanpa kegagalan, manusia tetap terperangkap dalam zona nyaman yang mematikan kreativitasnya. Kegagalan adalah sekolah yang mengajarkan kepada kita tentang perlunya daya tahan diri yang kuat untuk keluar dari kegagalan. Masing-masing orang memiliki pelajaran dan pengalaman untuk belajar dari kegagalan. Jadi, kegagalan masing-masing orang itu unik dan tidak bisa disamakan. Kegagalan memotivasi kita untuk berubah dan menemukan cara baru dalam menjalani hidup.

Daya tahan diri yang kuat mampu menghancurkan pesimisme. Seseorang dengan daya tahan mental dan fisik yang kuat memiliki keberanian untuk mengatasi apa pun yang perlu diperbaiki. Dan, selalu melangkah dengan percaya diri untuk menemukan penyebab yang harus dipelajari agar dapat ditemukan solusi terbaik. Sifat yang selalu melihat kekurangan dan mengabaikan kekuatan yang dimiliki berpotensi menurunan daya tahan diri. Jadi, ketika kerusakan terus berlanjut, jangan gunakan waktu dan tenaga untuk membahas kerusakan, tetapi tingkatkan daya tahan diri untuk membahas kekuatan-kekuatan yang dimiliki agar kerusakan dapat diperbaiki.

Daya tahan diri yang rendah akan memproduksi emosi dan pikiran negatif. Hal ini berdampak pada diri yang merasa tidak berdaya untuk menjalankan hidupnya. Akibatnya, jiwa menjadi lemah dan selalu mengeluh dengan kenyataan hidup yang tidak sesuai harapan. Jiwa dan kepribadiannya menjadi sangat lemah dan seolah-olah tidak berdaya melangkah satu inci pun menuju masa depan yang lebih baik. Jelas, dalam kondisi ini, jiwa sejati akan dikuasai oleh energy negatif, dan diri selalu menjadi mangsa dari berbagai macam kesulitan hidup. Jiwa menjadi semakin dangkal dan tidak mampu menguasai dirinya sendiri untuk kehidupan yang lebih harmonis dan damai.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

 

MENJALANI KEHIDUPAN SETELAH PENSIUN

“Bila diri kita memancarkan energi positif, maka energi positif kita akan menarik energi positif dari kehidupan di sekitar kita.”~Djajendra

Tubuh tidak selamanya kuat untuk melakukan pekerjaan. Setiap orang memiliki batas usia produktif, tubuh dan pikiran tidak bisa produktif untuk selamanya. Semuanya ada batas, tetapi setelah pensiun dari pekerjaan, misalnya pensiun di usia 58 tahun, maka harus berani menghadapi perubahan kehidupan setelah tidak bekerja di kantor. Pensiun itu perubahan besar yang harus dihadapi dengan ketenangan dan kesadaran yang tinggi.

Mungkin saja, dalam kehidupan kerja, Anda sangat dihormati, sering mendapat pujian, dicintai banyak orang, prestasi dan kinerja Anda cemerlang. Tetapi, semua kehebatan Anda di kantor dalam satu titik usia pensiun akan berakhir. Setelah pensiun Anda menghadapi kehidupan baru yang belum Anda kenal. Anda mungkin sudah tidak dihormati seperti sebelumnya, Anda mungkin sudah tidak dipuji oleh orang-orang di sekitar Anda, Anda bahkan sudah tidak boleh lagi masuk ke ruang kerja yang sangat Anda cintai. Pensiun adalah perubahan besar yang harus dihadapi dengan rendah hati dan sabar.

Uang dan kesehatan adalah fondasi yang sangat penting untuk dapat menjalani kehidupan pensiun dengan baik. Memiliki tabungan adalah prioritas. Jangan menggunakan semua uang pensiun untuk urusan bisnis. Sesungguhnya, dalam memulai sebuah bisnis tidak membutuhkan modal yang besar, yang dibutuhkan hanyalah produk dan pelayanan yang membuat Anda mendapatkan banyak pelanggan. Mulailah bisnis dari rumah dengan modal serendah mungkin, tetapi pelayanan yang menyentuh hati pelanggan. Jangan ambisius, jangan mudah terpengaruh dengan cerita sukses orang lain, jangan mudah tergiur untuk mendapatkan untung besar. Perjalanan bisnis adalah sebuah seni dan kreativitas diri sendiri untuk mengatasi kegagalan dan menyikapi kesuksesan dengan rendah hati. Jadi, siapkan mental yang tangguh untuk menerima proses yang harus Anda lalui ketika memulai bisnis di usia pensiun.

Kesehatan adalah kekayaan yang lebih bernilai dari harta apa pun yang Anda miliki. Kesehatan adalah sumber kesejahteraan dan kebahagiaan hidup. Mulailah memberikan perhatian yang lebih besar kepada diri sendiri. Kenali diri sendiri dan pahami tubuh sendiri. Miliki waktu untuk melakukan manajemen pikiran, fisik, mental, dan emosi. Lakukan aktivitas fisik, seperti olah raga. Pilih sebuah olah raga yang sesuai dengan kepribadian Anda, kemudian miliki disiplin dan tanggung jawab untuk berolahraga secara rutin dengan hati yang penuh kegembiraan.

Membangun pola makan yang lebih sehat. Tinggalkan makanan cepat saji, kurangi makan di luar rumah, mulailah memasak sendiri dengan bahan-bahan alami. Perhatikan nutrisi dari makanan Anda. Kurangi jumlah kalori dengan cara penyajian makanan yang lebih baik. Misalnya, makanan yang digoreng pasti kalorinya bisa 3 sampai 4 kali lebih besar dibandingkan makanan yang dikukus. Intinya, jangan kurangi jumlah porsi makanan, tetapi makanlah makanan rendah kalori sesuai kebutuhan tubuh Anda.

Tidak seorang pun yang tahu bagaimana kondisi kesehatan ketika usia mulai di atas 70 tahun. Banyak kisah orang pensiun yang harus berhadapan dengan penyakit alzheimer dan demensia. Ketika menjadi lansia, penyakit pikun berpotensi membuat kehilangan memori, sehingga untuk melakukan tugas-tugas sederhana pun menjadi tidak tahu. Oleh karena itu, setelah memasuki pensiun di usia 58 tahun, mulailah lebih memperhatikan diri sendiri dan lebih mendengarkan diri sendiri. Aktifkan pikiran dengan kreativitas yang terus menerus. Latih semua fungsi tubuh agar selamanya bisa difungsikan untuk menjalani kehidupan. Lebih dekatkan diri dengan kekuatan Tuhan dan memahami kekuasaannya yang maha besar. Kurangi ego dan tingkatkan kualitas cinta kepada kehidupan. Masalah mengurangi ego mungkin tidak mudah, sebab ego terkait dengan harga diri, tetapi setelah usia semakin lansia, maka sangatlah bijaksana untuk tidak memikirkan harga diri, tetapi lebih melayani cinta dan kepedulian agar jiwa bisa terhindar dari berbagai macam penyakit yang merusak kehidupan diri sendiri.

Memelihara hubungan baik dengan sikap rendah hati sangatlah penting. Semakin lansia, semakin kita membutuhkan bantuan orang lain. Bila diri kita memancarkan energi positif, maka energi positif kita akan menarik energi positif dari kehidupan di sekitar kita. Mulailah melatih diri sendiri untuk berpikir positif, tidak menilai dan menghakimi orang lain, mulai menerima orang-orang di sekitar apa adanya mereka, serta tidak menciptakan harapan terhadap sikap dan perilaku orang lain. Jadilah diri sendiri yang tidak terganggu dengan sikap dan perilaku orang lain. Jadilah diri sendiri yang bahagia dan antusias dengan apa-apa yang ada di sekitar diri sendiri.

Memasuki usia pensiun membutuhkan keberanian untuk perubahan menuju kualitas hidup yang lebih baik. Tidak sekedar terjebak dalam kebutuhan dan keinginan hidup, tetapi mampu membangun kesadaran untuk menyiapkan kehidupan yang lebih bijaksana dalam menyikapi kenyataan yang harus dihadapi.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

BEKERJA DALAM TIM

“Membangun dan membentuk tim kerja yang kuat bukanlah pekerjaan satu kali, tetapi merupakan pekerjaan setiap hari yang harus dikoordinasikan oleh kepemimpinan yang kuat.”~Djajendra

Tidak mungkin kita bisa menyelesaikan sendiri sebuah pekerjaan. Kita membutuhkan orang lain untuk melengkapi apa yang kita kerjakan. Sudah menjadi takdir manusia untuk saling membutuhkan dalam pekerjaan yang dilakukan. Pekerjaan terbaik dihasilkan ketika kita mampu saling mempercayai satu sama lain dalam setiap proses kerja. Kehebatan individu membutuhkan kehebatan tim agar individu tersebut dapat menghasilkan prestasi terbaik.

Apa pun pekerjaan yang kita lakukan, kita harus memiliki kemampuan untuk bekerja bersama siapa pun dan dimanapun. Kita harus bisa mengatasi semua hambatan yang menghalangi kita untuk bekerja bersama banyak orang. Kita harus bisa beradaptasi untuk mendengarkan pengertian yang berbeda, persepsi yang tidak sama, kepentingan, dan dinamika tertentu saat kita bekerja bersama orang lain. Ketika kita mampu mendengarkan dan memahami orang lain, maka kita bisa selalu akur satu sama lain dan tidak akan pernah terjebak dalam konflik perbedaan.

Kekompakkan bersama dalam setiap proses kerja menciptakan iklim kerja yang menyenangkan. Iklim kerja yang menyenangkan berdampak positif pada peningkatan kualitas budaya organisasi dan produktivitas kerja setiap orang, sehingga semua target dan tujuan dapat dicapai dengan kinerja terbaik. Hal ini juga berdampak positif pada kebahagiaan kerja dan pencapaian kinerja terbaik.

Setiap individu di dalam tim harus memiliki keterampilan dan cara melakukan yang terbaik. Sebab, dalam sebuah tim yang unggul dibutuhkan keterampilan, pengetahuan, kemampuan, dan keunikan untuk saling melengkapi satu sama lain. Intinya, setiap anggota tim haruslah terdiri dari orang-orang cerdas dengan kualitas kerja yang tinggi, sehingga mereka bisa menjadi individu-individu yang hebat di dalam kerja bersama, untuk menyelesaikan tugas dengan cara yang kohesif.

Membangun dan pembentukan tim yang produktif haruslah dilakukan dengan sepenuh hati. Semua perbedaan dilebur ke dalam satu visi dan satu budaya kerja bersama. Ketika semua orang sudah dilebur ke dalam satu visi dan satu budaya kerja bersama, maka upaya untuk meningkatkan hubungan kerja yang saling pengertian antara anggota tim dapat dilakukan dengan mudah. Jelas, semua ini menjadi tanggung jawab dari kepemimpinan di perusahaan. Kepemimpinan secara kolektif harus sadar dan mau melakukan kegiatan pembentukan tim secara terus-menerus. Membangun dan membentuk tim kerja yang kuat bukanlah pekerjaan satu kali, tetapi merupakan pekerjaan setiap hari yang harus dikoordinasikan oleh kepemimpinan yang kuat.

Setiap anggota dalam tim kerja harus diberikan pemahaman yang jelas tentang peran mereka di dalam tim. Ketika setiap individu mengerti pekerjaannya dengan baik, maka mereka mampu memberikan kontribusi terbaik dalam pencapaian tujuan tim. Jadi, apa pun proyek atau tugas yang diberikan kepada sebuah tim, jika setiap anggotanya berkualitas hebat dan mengerti peran mereka masing-masing, maka tim tersebut akan menghasilkan prestasi dan kinerja terbaik.

Kekompakkan tim haruslah didasarkan pada kualitas individu yang cerdas, kreatif, disiplin, bertanggung jawab, mampu melakukan perannya dengan baik, dan selalu menjadi satu kesatuan yang solid di dalam kerja tim. Setiap anggota wajib memiliki antusiasme yang tinggi untuk bekerja fokus pada tujuan dan kesepakatan bersama. Setiap anggota tim harus menjadi spesialis terhadap apa yang mereka kerjakan, dan merasa memiliki tanggung jawab penuh terhadap tujuan dari pekerjaan yang dilakukan. Setiap anggota tim harus sadar bahwa dirinya masing-masing merupakan bagian penting dari sebuah tim, sehingga mampu mengendalikan ego untuk bisa melebur dalam jiwa tim yang kuat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

 

MENERIMA KESALAHAN DAN MENGAKUINYA DENGAN RENDAH HATI

“Kehidupan kita akan semakin memburuk ketika kita merasa tinggi hati untuk mengakui kesalahan.”~Djajendra

Tidak ada seorang pun yang tidak membuat kesalahan. Semua orang membuat kesalahan. Kesalahan adalah bagian dari perjalanan hidup setiap orang. Kesalahan menunjukkan bahwa manusia memiliki sifat tidak sempurna, sehingga setiap saat harus sadar diri untuk memperbaiki kesalahan yang dibuat. Kemampuan untuk mengakui kesalahan akan membuka ruang kreatifitas di dalam diri, sehingga dengan energi kreatif kita bisa menemukan solusi yang tepat untuk memperbaiki kesalahan. Menyembunyikan kesalahan hanya menjadikan diri sendiri tidak jujur kepada dirinya, sehingga hidupnya penuh prasangka di dalam ketidakdamaian jiwa.

Kesempurnaan hanya milik Tuhan, bukan milik manusia. Jadi, sangatlah merugikan diri sendiri bila terlalu ngotot dengan kebenaran diri sendiri. Kemampuan dan kesadaran untuk melihat kesalahan yang kita buat dengan jujur akan membuat hidup kita lebih baik. Kecerdasan dan integritas untuk memperbaiki kesalahan akan membuat kita semakin kuat dan tangguh dalam menghadapi proses hidup. Jangan takut mengakui kesalahan. Jangan putusasa dan sedih dengan kesalahan yang sudah dibuat. Terimalah kesalahan itu dan perbaiki agar kegembiraan tetap ada di dalam kehidupan. Jangan membiarkan pikiran negatif dan ego menjadi sangat kuat untuk tidak mengakui kesalahan.

Kehidupan akan semakin memburuk ketika kita merasa tinggi hati untuk mengakui kesalahan. Mungkin saja kesalahan yang kita buat luput dari hukuman negara, luput dari hukuman Tuhan, tetapi tidak akan pernah luput dari hukuman diri kita sendiri. Jadi, ketika semua hal tidak memberikan hukuman atas ketidakjujuran kita atas kesalahan yang kita buat, maka diri kita sendirilah yang akan memberikan hukuman terhadap ketidakjujuran kita tersebut. Pada akhirnya, semua kesalahan yang tidak kita akui dan tidak kita perbaiki akan menjadi sumber penderitaan bagi hidup kita. Sumber penderitaan itu akan muncul dari dalam diri sendiri untuk mengganggu keseimbangan pikiran, emosi, fisik, mental, dan jiwa. Jadi, daripada setiap saat mengalami depresi atau stres, lebih baik hidup dengan mengakui kesalahan dan menerima kesalahan untuk kebahagiaan hidup diri sendiri.

Mengakui kesalahan seperti membersihkan diri sendiri dari berbagai kotoran. Niat baik dan sikap yang penuh integritas akan menyelamatkan reputasi diri sendiri. Kepribadian dengan sikap yang selalu fokus untuk memperbaiki kesalahan akan bergerak menuju transformasi kehidupan terbaik. Perilaku yang mengakui kesalahan menjadikan proses hidup tanpa penyesalan dan tidak akan mencoba untuk menutupi kesalahan. Sebab, semua perilaku menutupi kesalahan hanya seperti menyimpan sakit di dalam diri sendiri.

Kita harus menjadi diri sendiri yang jujur terhadap semua niat dan tindakan. Bila sudah ada niat untuk tidak jujur, maka kesalahan pasti dibuat. Hal ini berakibat pada hidup kita yang selalu mengulangi kembali kesalahan demi kesalahan. Jelas, saat kita terus-menerus mengulangi kesalahan melalui niat dan perbuatan, maka kita tidak akan membuat perubahan apa pun untuk meningkatkan kebahagiaan dan kedamaian hidup kita. Dan, bila niat untuk melakukan hal-hal curang sudah menjadi bagian dari karakter diri, maka sampai tua pun kita akan menjadi pelaku curang yang tidak pernah bertransformasi untuk menikmati kedamaian jiwa. Intinya, bila kita selalu memiliki niat untuk berbuat curang, maka hal ini sama saja seperti kita sedang menjalani hidup membohongi diri sendiri dengan membenarkan perbuatan salah kita.

Pada dasarnya, setiap orang adalah orang baik. Namun, niat tidak baik menjadikan diri kita sering berbuat kesalahan, sehingga kita menjadi orang yang tidak baik. Kesalahan adalah jalan hidup yang tidak tepat. Jika kita tetap ngotot berjalan di jalan yang tidak tepat, maka kita akan menjalani hidup yang tidak kita ketahui, sehingga mudah jatuh ke lubang penderitaan. Stres dan berbagai persoalan hidup akan muncul saat kita tetap terbiasa di jalan hidup yang tidak tepat.

Menerima kesalahan dan mengakuinya dengan rendah hati adalah jalan untuk menikmati kehidupan yang damai dan bahagia. Semua kesalahan adalah milik kita sendiri, tidak perlu kita memaksa diri untuk berbagi kesalahan. Sikap kita yang masih menyalahkan orang lain atau mencoba berbagi kesalahan dengan orang lain, hanya akan membuat diri kita selalu mengulangi kesalahan yang sama. Memaafkan dan menerima kesalahan menjadikan kita lebih cerdas, sehingga tidak akan jatuh lagi ke dalam lubang kesalahan yang sama.

Hidup ini indah dan sangat berharga. Jangan disia-siakan di dalam kesalahan dan kecurangan. Niat yang baik dengan sikap rendah hati untuk selalu belajar dari kesalahan dan kekurangan menjadikan kita berguna bagi hidup yang indah ini. Sifat dan perilaku kita yang selalu belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan menjadikan kita tumbuh dan berkembang. Kesalahan yang dilakukan dengan ketidaktahuan adalah pelajaran yang harus segera diperbaiki untuk kebaikan diri sendiri.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

Older posts