PELATIHAN BUSINESS ETHICS 2 HARI 2018

PELATIHAN ETIKA BISNIS 2 HARI 16 JAM

LATAR BELAKANG

Dalam dunia modern ini, bisnis adalah salah satu kekuatan yang sangat berkuasa. Kekuatan modal dan sumber daya yang terlibat dalam sebuah proses bisnis menciptakan nilai tambah untuk kesejahteraan dan perbaikan kualitas hidup manusia. Karena bisnis memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kesejahteraan dan perbaikan kualitas hidup manusia, maka diperlukan tata kelola bisnis yang bermoral. Dalam hal ini, moral tersebut biasanya diatur dalam pedoman etika bisnis di masing-masing organisasi atau perusahaan. Dengan mematuhi pedoman etika bisnis, maka perusahaan mampu menjalankan bisnisnya dengan etis, sehingga pemilik saham, karyawan, manajemen, pelanggan, dan pemangku kepentingan lainnya mendapatkan kebaikan dan keadilan dari keberadaan bisnis tersebut.

Program pelatihan etika bisnis ini menyediakan perspektif dasar untuk praktek-praktek pengelolaan organisasi, bisnis, dan tanggung jawab terhadap semua kepentingan stakeholder. Penekanan khusus ditempatkan pada sifat saling terkait antara etika, moral, integritas, hukum, dan perilaku dalam mengelola individu, kelompok, dan organisasi dalam lingkungan bisnis yang menjunjung tinggi kepentingan stakeholder secara adil dan wajar.

Pelatihan ini akan membangun kesadaran peserta untuk lebih berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam menjalankan etika bisnis di tempat kerja. Sikap, perilaku, keputusan, proses, dan penyelesaian setiap hal haruslah etis, sehingga perusahaan akan lebih dipercaya oleh setiap stakeholders dengan sepenuh hati. Dan hal ini akan membuat bisnis dan kinerja perusahaan semakin meningkat, sehingga daya tahan perusahaan akan selalu lebih kuat untuk menghadapi kompetisi bisnis yang penuh persaingan ketat. 

KONSEP DASAR

Etika Bisnis memiliki kapasitas sebagai penguat energi integritas pribadi dalam menjalankan isu-isu etis dalam bisnis. Konsep dasar pelatihan ini mempromosikan perilaku etis dalam korporasi dan institusi. Termasuk, peran bisnis dalam ekonomi pasar bebas, etika dalam ekonomi global, tanggung jawab sosial, dan peran kode etik dalam pelayanan bisnis.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Mampu mengenali, menganalisis, dan memutuskan isu-isu etika dalam bisnis.
  2. Mengembangkan keterampilan dan keyakinan untuk menjalankan etika bisnis.
  3. Mengembangkan pemahaman tentang hubungan etis antara bisnis, organisasi, dan stakeholder.
  4. Mampu meningkatkan perilaku kerja yang etis di dalam organisasi.
  5. Meningkatkan tanggung jawab perusahaan dalam aspek bisnis, ekonomi, hukum, etika, sosial, dan kemanusiaan.
  6. Memahami realitas budaya, sosial, dan psikologi kekuasaan di Indonesia  terhadap pelaksanaan etika bisnis.

MANFAAT PELATIHAN

Setelah menyelesaikan pelatihan ini:

  1.  Menerapkan perilaku kerja berlandaskan panduan etika bisnis
  2.  Menerapkan prinsip-prinsip bisnis yang jujur, terbuka, adil, wajar, dan bertanggung jawab
  3.  Memahami teknik penalaran moral dan argumentasi yang diperlukan untuk menganalisis isu-isu moral dalam bisnis
  4.  Memahami tindakan individu dalam transaksi ekonomi dan bisnis dalam berbagai kerangka moral yang baik
  5.  Menerapkan prinsip-prinsip etika umum untuk kasus atau praktik bisnis
  6.  Memahami arti moral terpuji dan tindakan teladan individu dalam bisnis
  7.  Memahami maksud dari tindakan moral yang tercela oleh individu dalam bisnis atau perusahaan

MATERI PEMBAHASAN  2 HARI 16 JAM

  1.  Apa Etika?
  2.  Apa Etika Bisnis?
  3.  Manfaat Mengelola Etika
  4.  Pelaksana Etika di Tempat Kerja
  5. Pedoman Mengelola Etika di Tempat Kerja
  6. Peran dan Tanggung Jawab
  7. Etika Pemberi Kerja
  8. Etika Karyawan
  9. Kebijakan Privasi
  10. Isu Pelecehan
  11.  Teknologi dan Etika Bisnis
  12.  Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial
  13.  Mengidentifikasi Jenis Tanggung Jawab
  14.  Penanganan Tanggung Jawab Sosial dan Konflik Bisnis
  15. Dasar-dasar Keputusan Etis
  16. Menyeimbangkan Etika Pribadi dan Organisasi
  17. Dilema Umum Etika
  18. Membuat Keputusan Etis
  19. Mengatasi Hambatan
  20. Whistle Blowing
  21.  Kriteria dan Risiko Whistle Blowing
  22. Proses Whistle Blowing
  23.  Ketika Anda Harus Menjadi Whistle Blowing
  24. Etika Manajerial
  25. Manajemen Etis
  26.  Mengidentifikasi Karakteristik
  27.  Memastikan Perilaku Etis
  28.  Perilaku Tidak Etis
  29.  Mengenali dan Identifikasi Perilaku Tidak Etis
  30.  Mencegah Perilaku Tidak Etis
  31.  Mengatasi Perilaku Tidak Etis
  32.  Intervensi Terhadap Perilaku Tidak Etis
  33.  Etika dalam Bisnis
  34.  Dasar Organisasi dalam Etika Bisnis
  35.  Mengatasi Kebutuhan Etika dalam Bisnis
  36.  Prinsip Etis dalam Bisnis
  37.  Perlindungan Bisnis yang Etis
  38.  Mengembangkan Kode Etik
  39.  Melakukan Etika Internal Audit
  40.  Menjunjung tinggi Program Etika

Untuk Training Hubungi: 0812 131 888 99

E-mail: training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN ETIKA KERJA DAN MORALITAS 1 HARI 2018

PROGRAM PELATIHAN ETIKA KERJA DAN MORALITAS 1 HARI 8 JAM

PENDAHULUAN

Moral adalah aturan yang bersumber dari hati nurani untuk membimbing perilaku dan cara berpikir. Ketika dalam hati nurani seseorang terisi nilai-nilai negatif yang tidak mampu membedakan antara benar dan salah, maka orang tersebut akan menjadi bencana yang setiap saat dapat memutarbalikkan benar menjadi salah atau salah menjadi benar. Nilai-nilai positif akan menciptakan keunggulan moral baik. Dan hasilnya, orang-orang dengan moral baik, akan menjalankan etika dan integritas pribadi di tempat kerja, dengan memiliki hati nurani yang mampu membedakan antara benar dan salah melalui kekuatan empati. Hati nurani adalah penghasil moral, dan saat hati nurani diisi dengan hal-hal dan nilai-nilai positif, maka hati nurani akan menghasilkan kualitas moral yang cerdas untuk memutuskan apa yang baik, apa yang buruk, apa yang benar, apa yang tidak benar, apa yang adil, apa yang tidak adil, apa yang manusiawi, dan apa yang tidak manusiawi. Pada akhirnya, kualitas moral yang baik akan memiliki empati yang unggul, dalam kecerdasan dan kesadaran sosial yang tinggi.

DESKRIPSI

Etika dan moralitas haruslah menjadi sebuah perilaku, pilihan hidup, kepribadian, dan karakter yang dapat diperlihatkan dalam rutinitas hubungan kerja sehari-hari di kantor. Implementasi moralitas dan etika di tempat kerja akan memperkuat integritas pribadi, untuk memahami apa yang baik dan apa yang tidak baik dalam satu persepsi.

Moralitas di tempat kerja berarti mengacu pada standar moral dalam wujud perilaku, yang biasanya tidak tertulis, tapi merupakan hasil akhir dari pikiran positif terhadap etos kerja di perusahaan. Sedangkan etika mengacu pada pedoman formal yang dijadikan sebagai standar untuk berperilaku di tempat kerja. Baik etika maupun moralitas membutuhkan integritas pribadi yang sangat tinggi untuk dapat menjalankan etika dan moralitas dengan sempurna.

Etika dan moralitas selalu menjadi landasan yang kuat dalam membangun hubungan kerja yang harmonis, dan juga menjadi kekuatan untuk membangun keyakinan dalam menyelesaikan konflik di tempat kerja.

Etika dan moralitas selalu bekerja dengan akal yang paling sehat dan paling jujur, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui hati nurani yang paling bersih.

Pedoman etika di perusahaan dibuat untuk menggambarkan bagaimana orang harus berperilaku dan menjaga standar moral yang diinginkan oleh perusahaan. Setiap karyawan dan pimpinan harus memahami dengan keyakinan total terhadap nilai-nilai, norma-norma, dan prinsip-prinsip moral yang ada di dalam pedoman etika perusahaan. Jadi, pedoman atau panduan etika kerja dan etika bisnis di perusahaan harus menjadi dasar terbaik untuk memperlihatkan moralitas kerja yang berkualitas, dan juga menjadi alat yang ampuh untuk memperlihatkan perilaku moral yang tepat di tempat kerja.

Fitur penting dari moralitas dan etika adalah dia harus berfungsi sebagai panduan bagi tindakan karyawan, pimpinan, dan setiap stakeholder di tempat kerja dalam koridor adil, terbuka, dan penuh tanggung jawab.

Tanpa moralitas dan etika, maka setiap perilaku kerja sangat berpotensi untuk menjadi tidak jujur dalam kepentingan masing-masing pihak. Bila setiap pihak di tempat kerja berlomba-lomba untuk memikirkan kepentingannya masing-masing, dan mengabaikan kepentingan dari visi dan misi perusahaan, maka dalam waktu singkat perusahaan akan menjadi tidak efektif, dan secara perlahan-lahan kinerja perusahaan akan meredup.

KONSEP DASAR

Pelatihan etika kerja dan moralitas ini berkonsep dasar untuk meningkatkan kualitas perilaku kerja yang lebih akuntabel, lebih beretika, lebih berintegritas, dan lebih beretos kerja yang unggul. Panduan etika perusahaan dan kode etik kerja tidak boleh berhenti sebatas pada kekuatan normatif, tetapi harus menjadi kekuatan yang hidup di dalam perilaku dan karakter kerja sehari-hari. Pelatihan ini bermaksud membuka kesadaran hati nurani insan perusahan agar mampu membedakan antara benar dan salah, baik dan tidak baik, serta memiliki karakter kerja yang unggul dalam menghadapi berbagai situasi dan realitas di tempat kerja.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN UMUM

Membangun manajemen hati nurani dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip, untuk menghasilkan kualitas moral yang unggul, serta mengimplementasi moral yang unggul ke dalam perilaku dan cara berpikir etis, berdasarkan kode etik dan integritas pribadi.

TUJUAN KHUSUS

  1. Memahami bagaimana hati nurani menjadi sumber moralitas individu
  2. Memahami proses terbentuknya moral baik dan moral tidak baik
  3. Memahami bagaimana peran manajemen hati nurani dalam menghasilkan moral baik, untuk memudahkan implementasi etika dan integritas di tempat kerja
  4. Memahami kualitas moral dan nilai-nilai yang mempengaruhi karakter individu
  5. Memahami peran moral dalam keputusan etis
  6. Membandingkan karakteristik pribadi bermoral baik dan bermoral tidak baik
  7. Memahami peran moral dalam menjalankan kode etika dan integritas pribadi
  8. Membahas dampak moral pada etika bisnis
  9. Mengenali tahap perkembangan moral kognitif
  10. Memperkenalkan pelanggaran terhadap etika bisnis dan kode etik, yang berkaitan dengan persepsi moral, nilai-nilai, dan budaya perusahaan

MANFAAT PELATIHAN 

  1. Peserta memahami cara manajemen hati nurani untuk menghasilkan kualitas moral positif
  2. Peserta memahami cara mengembangkan pemahaman moral dengan standar benar dan salah, baik dan buruk
  3. Peserta memahami cara menggunakan dan mengklarifikasi nilai-nilai dasar penguat moral positif
  4. Peserta memahami cara menjalankan etika bisnis, kode etik kerja, dan integritas pribadi dalam keunggulan moral positif
  5. Peserta memahami cara menjadikan kekuatan moral sebagai akar pengembangan karakter diri yang unggul
  6. Peserta memahami bagaimana interaksi dengan rekan kerja, atasan, bawahan, dan stakeholder lainnya, dalam keunggulan moral positif
  7. Peserta memahami kontribusi moral positif terhadap kejujuran, keadilan, tanggung jawab, empati, dan anti korupsi
  8. Peserta memahami cara membina perkembangan moral untuk menjaga komitmen terhadap etika, integritas, loyalitas, dan tanggung jawab

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN SELAMA 1 HARI 8 JAM

TEMA: ETIKA KERJA DAN MORALITAS

08.30 – PK 10.00 WIB. SESI 1: MOTIVASI MORAL DAN MENINGKATKAN KEPATUHAN PADA ETIKA

Sub Bahasan

  1. Pemahaman dasar moral dan etika
  2. Moral sebagai fondasi etika
  3. Karakteristik moral dan etika
  4. Sumber moral dan etika
  5. Sifat moral dan etika
  6. Model perilaku moral
  7. Perbedaan antara moralitas dan etika
  8. Nilai-nilai moral dan norma-norma yang mendorong kualitas etika
  9. Bagaimana pemimpin hadir untuk pengembangan nilai-nilai moral karyawan
  10. Cara mengekspresikan moral dalam interaksi sehari-hari
  11. Moralitas didasarkan pada pengalaman konkret dan berkembang sebagai akibat dari interaksi moral situasi, moral nilai dan norma

PK.10.00 – 10.15 WIB. BREAK

10.15 – 12.00 WIB. SESI 2: MANAJEMEN HATI NURANI UNTUK MENGHASILKAN MORAL YANG UNGGUL

Sub Bahasan

  1. Definisi dan ciri-ciri manajemen hati nurani
  2. Kenali diri Anda, tahu siapa Anda, pahami hati nurani Anda secara lebih mendalam
  3. Karakteristik manajemen hati nurani dan moral
  4. Memahami bagaimana hati nurani memproses perilaku dan cara berpikir
  5. Memahami potensi diri, motivasi dan tujuan hidup Anda
  6. Mengetahui dan memperbaiki hati nurani untuk menciptakan dasar moral yang kuat
  7. Mengambil kontrol untuk mengelola nilai, hati nurani, dan moral
  8. Jangan biarkan sabotase negatif memadamkan proses hati nurani dalam menghasilkan moral terpuji
  9. Membebaskan diri dari perangkap nilai-nilai negatif

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISHOMA

PK 13.00 – 14.30 WIB. SESI 3: ETIKA DAN MORAL DALAM HUBUNGAN KERJA

Sub Bahasan

  1. Hubungan kerja yang memenuhi unsur dan sifat etika
  2. Moral sebagai unsur kepribadian untuk memenuhi persepsi etika
  3. Emosional dan empati dalam meningkatkan hubungan kerja
  4. Kepatuhan dan keikhlasan untuk menerima hukuman atas kelalaian menjalankan kode etik dan etika bisnis
  5. Perilaku moral individu dalam hubungan interpersonal
  6. Mempertahankan tata kelola yang etis
  7. Kewajiban karyawan kepada perusahaan
  8. Menjunjung etika dan moral dalam konflik kepentingan
  9. Tidak menerima suap, tidak menerima hadiah, dan tidak melakukan pemerasan
  10. Menjaga rahasia perusahaan
  11. Menjaga kondisi kerja dalam budaya integritas
  12. Memahami politik organisasi

PK.14.30 – 14.45 WIB. BREAK

PK.14.45 -16.30 WIB. SESI 4: NILAI-NILAI ETIKA KERJA UNTUK MENGEMBANGKAN ETOS KERJA YANG KUAT

Sub Bahasan

  1. Standar perilaku dan nilai-nilai pekerjaan untuk kinerja
  2. Ciri-ciri karyawan etis yang beretos kerja unggul
  3. Kehadiran,,karakter, kerja tim, penampilan, sikap, produktivitas, keterampilan organisasi, komunikasi, kerja sama, menghormati

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI: 0812 131 888 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS PROGRAM 1 HARI

DESKRIPSI

Bisnis yang tumbuh terus-menerus adalah cara untuk mencapai kinerja bisnis yang berkelanjutan. Kinerja bisnis yang berkelanjutan dapat menciptakan modal untuk  ekspansi usaha. Ketika setiap karyawan dan pimpinan bersatupadu dalam budaya integritas, maka bisnis harian dan ekspansi bisnis dapat dijalankan berdasarkan integritas. Diperlukan karakter integritas karyawan dan pimpinan yang hebat dan andal dalam memperjuangkan kesuksesan bisnis di setiap situasi. Kesadaran untuk menjadikan integritas sebagai nilai dasar pribadi dan nilai dasar di tempat kerja, akan menciptakan perilaku kerja yang andal dan hebat untuk mencapai kinerja bisnis terbaik.

Integritas adalah fondasi untuk membangun kinerja dan prestasi bisnis terbaik. Integritas menghasilkan perilaku kerja yang jujur, bertanggung jawab, disiplin, etis, terpercaya, rajin, tekun, andal, dan melayani perusahaan dengan sepenuh hati. Integritas adalah sebuah nilai yang harus dijadikan fondasi untuk semua perilaku kerja, agar pekerjaan yang dikerjakan itu berkualitas tinggi dan sesuai tujuan.

Karyawan dan pimpinan dengan integritas selalu sadar untuk membangun hubungan kerja yang produktif dengan rekan kerja, atasan, bawahan, pelanggan, dan stakeholder lainnya. Mereka tampil dengan jujur dan dapat dipercaya untuk menjalankan misi perusahaan secara profesional. Integritas di dalam perilaku kerja memudahkan mereka untuk terhubung dalam kolaborasi dan koordinasi kerja, yang bersumber dari keikhlasan dan ketulusan di dalam melayani perusahaan.

Karyawan dan pimpinan tanpa integritas membawa resiko yang tinggi bagi perusahaan, apalagi saat perusahaan mau melakukan ekspansi usaha yang lebih besar. Tanpa integritas dipastikan orang-orang memiliki perilaku tidak jujur dan tidak etis. Akibatnya, mereka berpotensi menjadi energi negatif yang menghambat pertumbuhan bisnis, sehingga perusahaan sulit mencapai prestasi dan kinerja tinggi. Apalagi, bila karyawan dan pimpinan itu tidak memiliki integritas; tetapi, mereka sangat pintar, cerdas, rajin, tekun, disiplin, andal, hebat, kreatif, berdaya tahan tinggi, dan bertenaga hebat dalam melayani pekerjaannya; maka, mereka dipastikan menjadi pribadi yang paling beresiko dan berbahaya bagi perusahaan. Tanpa integritas, kecerdasan dan segala kehebatan menjadi potensi kerugian bagi perusahaan.

Tidaklah mudah dan murah untuk memiliki karyawan dan pimpinan dengan integritas tinggi. Diperlukan fondasi dasar dalam bentuk moralitas pribadi yang teruji positif, serta kemampuan karyawan dan pimpinan untuk menjalankan etika bisnis dan kode etik perusahaan dengan penuh tanggung jawab. Integritas dihasilkan dari niat dan kesadaran untuk menjadi jujur dan bertanggung jawab penuh atas segala sesuatu yang dikerjakan. Jadi, dilihat atau tidak dilihat, orang dengan integritas tetap bersikap dan berperilaku sesuai aturan.

Di samping mempercayai integritas karyawan dan pimpinan; perusahaan juga harus mengembangkan sistem, budaya, dan tata kelola yang memaksa atau menyadarkan karyawan dan pimpinan untuk menunjukkan perilaku integritas dan etis di tempat kerja. Berharap dari niat dan kesadaran karyawan dan pimpinan untuk bekerja dengan integritas tidaklah mudah.

Program Pelatihan Ekspansi Usaha Berlandaskan Integritas membangun perilaku dan mental peserta untuk menjalankan bisnis dengan integritas. Peserta diharapkan mampu memahami apa itu integritas, dan bagaimana cara menginternalisasikan integritas ke dalam diri, serta menjadikannya sebagai perilaku sehari-hari di tempat kerja.

METODOLOGI

Fokus pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan(Coaching),Counseling, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN

  1. Membekali mental dan perilaku integritas untuk mencapai keberhasilan di tempat kerja.
  2. Menjadikan integritas sebagai fondasi dalam pembentukan karakter diri yang lebih jujur kepada diri sendiri, lebih percaya diri, lebih mampu menjalankan akuntabilitas, responsibilitas, mental tangguh dan tak pernah menyerah, senang menjadi orang yang diandalkan, mental dan sikap yang bertanggung jawab, mental dan sikap yang kata-katanya bisa dipegang, janji-janjinya dapat dipercaya.
  3. Berperilaku jujur dan menghindari perilaku koruptif.
  4. Membekali mental dan perilaku yang siap beradaptasi dengan ekspansi usaha, serta menampilkan integritas yang kuat di setiap proses ekspansi usaha.

MANFAAT

  1. Memahami dampak integritas terhadap peningkatan pencapaian kinerja dan kesuksesan dalam ekspansi usaha.
  2. Memahami bahwa integritas menciptakan tindakan dan perilaku positif yang dipercaya oleh orang lain.
  3. Memahami manfaat dari integritas yang meningkatkan kepercayaan semua stakeholders.
  4. Membangun dasar yang kuat untuk membuat keputusan yang lebih mudah dan membangun aliansi yang kuat di internal perusahaan.
  5. Tindakan yang diperlukan untuk membangun reputasi perusahaan agar mendapat hasil dan pangsa pasar yang terus-menerus meningkat.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS 

  1. Integritas menjadikan anda bekerja dengan cinta dan sukacita
  2. Pikiran, ucapan, dan perbuatan dalam satu kekuatan integritas.
  3. Bekerja tanpa integritas akan merugikan diri sendiri, perusahaan, dan pelanggan.
  4. Menempatkan integritas dalam praktek.
  5. Dampak integritas untuk sukses pribadi dan perusahaan.
  6. Membangun bisnis dengan integritas dan mendapatkan hasil dari integritas.
  7. Perusahaan adalah manusia, bisnis adalah manusia.
  8. Integritas berdampak positif pada pangsa pasar.
  9. Kecepatan dan kelincahan adalah kunci memenangkan masa depan.
  10. Belajar dari kegagalan Enron.
  11. Mengendalikan ego dalam implementasi integritas.
  12. Peran etika bisnis dan kode etik terhadap integritas.
  13. Pentingnya integritas menurut Warren Buffett.
  14. Belajar integritas dari Michal Jordan
  15. Integritas membangun fondasi bisnis yang kuat.
  16. Memperoleh sumber daya yang dibutuhkan untuk tumbuh dan menjaga integritas bisnis.
  17. Integritas meningkatkan akuntabilitas dan tanggung jawab individu.
  18. Mendorong perusahaan untuk meningkatkan sukses yang lebih besar.
  19. Menghormati batas-batas hukum dan konsekuensi.
  20. Membangun kepercayaan dari waktu ke waktu berfondasikan integritas.
  21. Menghasilkan perilaku yang andal dan jujur untuk mewujudkan tujuan.
  22. Membangun hubungan yang dipercaya oleh klien, pemegang saham, karyawan, manajemen, dan pemangku kepentingan lainnya.
  23. Berjalannya etika bisnis, kode etik perilaku, good governance, dan moral individu yang tinggi.
  24. Menghindari konflik dan rasa curiga dengan pihak lain.
  25. Tidak membiarkan seorangpun mengambil motivasi dan energi Anda.
  26. Hidup adalah perubahan, jadilah pemenang yang mudah beradaptasi.

Untuk training hubungi: 0812 8777 083

PELATIHAN BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE 2 HARI 2018

BALI-KEMENKES 2014

PELATIHAN MEMBANGUN BUDAYA PERUSAHAAN YANG KUAT DAN UNGGUL, PROGRAM 2 HARI

PROGRAM PELATIHAN BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE 2 HARI DJAJENDRA

DESKRIPSI

BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE. Sumber daya manusia perusahaan selalu berasal atau hadir dari berbagai dimensi budaya yang beragam dan unik, dan kita semua tahu bahwa dunia tidak hidup di dalam budaya yang homogen.

Tetapi, di dalam perusahaan, setiap orang tidak berjuang untuk kepentingan mereka masing-masing. Perusahaan memiliki visinya sendiri, dan semua orang di dalam perusahaan adalah alat untuk mewujudkan visi perusahaan. Jadi, di sini, diperlukan sebuah budaya yang sama, yang seragam, dan yang tunggal agar setiap orang di perusahaan mampu bergerak, bertindak, berkomunikasi, berperilaku dan berjuang sesuai dengan nilai-nilai dan cita-cita perusahaan.

Pelatihan BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE ini merupakan wadah bagi perilaku kerja yang berdasarkan visi, misi dan nilai-nilai perusahaan. Ini adalah campuran dari aturan, tata kelola, model perilaku kerja berbudaya, gabungan pola pikir, persepsi, keyakinan, energi, nilai-nilai, kebiasaan, hubungan, emosi, kepemimpinan, tata ruang, dan sikap dari orang-orang dalam perusahaan; yang secara bersama-sama memberikan kekuatan unik dan khas di dalam kolaborasi kerja, serta terikat dalam suasana kerja yang sama sebagai satu kesatuan dari sebuah organisasi yang kuat dan unggul.

Budaya perusahaan yang kuat selalu memiliki pernyataan visi yang jelas dan sederhana, sehingga visi benar-benar dipahami sebagai dasar budaya; nilai-nilai kerja yang mampu menciptakan perilaku kerja yang profesional; praktik atau tata kelola perusahaan yang mampu menguatkan semua organ perusahaan; peran dan fungsi yang dapat diuraikan atau dijelaskan secara formal, sehingga setiap orang merasa terikat dalam tanggung jawab; dan ruang kerja atau lingkungan kerja yang memudahkan terjadinya perilaku profesional, kolaborasi, kontribusi, pelayanan, dan komunikasi yang saling menguatkan.

Pelatihan BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE ini dirancang untuk durasi 2 hari, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kolektif sumber daya manusia dengan budaya yang kuat. Dalam hal ini, budaya perusahaan akan membuat sumber daya manusia berada dalam satu bangunan jiwa yang sama; jiwa dengan ruang terbuka yang penuh empati, komunikasi, kolaborasi, cinta, dan kepedulian untuk saling membantu. Dan, membuat setiap orang sadar tentang tugas dan tanggung jawab masing-masing, bekerja proaktif untuk mencari tahu apa yang harus dilakukan, serta bagaimana cara melakukannya. 

Program pelatihan BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE ini akan memberikan kejelasan dan keselarasan antara budaya kerja dan visi. Dalam hal ini, budaya perusahaan mengekspresikan tentang keyakinan dan nilai-nilai perusahaan, sehingga setiap orang di dalam perusahaan memahami bagaimana mereka berperilaku, cara memperjuangkan sesuatu, bagaimana mereka bersikap, bagaimana mereka bertindak, bagaimana mereka mencari tahu tentang siapa mereka. Intinya, budaya perusahaan menjelaskan jati diri perusahaan, yang juga harus menjadi jati diri setiap individu di dalam perusahaan.

Visi akan menjadi kekuatan yang menggerakan setiap orang untuk menuju arah yang sama, hasil akhir sesuai rencana dan target. Di sini, setiap orang harus menggunakan penglihatannya yang tajam, sehingga mampu memotivasi tindakan dan membuat keputusan sesuai arah perusahaan.

Pada akhirnya, setiap orang di dalam perusahaan harus mampu menjadikan budaya perusahaan sebagai kendaraan atau mesin, untuk membawa mereka menuju visi yang telah direncanakan dengan baik.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Tercapainya pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya budaya perusahaan dan hubungannya dengan visi, lingkungan kerja, nilai-nilai, tata kelola, komunikasi internal dan eksternal, dan kepemimpinan
  2. Meningkatkan self-motivation, self-manajemen, integritas pribadi, dan keterampilan komunikasi untuk menciptakan budaya perusahaan yang kuat
  3. Menjelaskan hubungan antara budaya, visi, misi, strategi, dan mekanisme implementasi
  4. Menguasai kompetensi budaya sehingga dapat menciptakan perilaku kerja sesuai dengan budaya perusahaan
  5. Menguasai multikultural dan cerdas beradaptasi dengan dunia global
  6. Menumbuhkan semangat kolaborasi di dalam budaya kuat untuk mencapai kualitas kerja dan kinerja terbaik
  7. Membangun budaya kerja dan budaya bisnis yang berkinerja tinggi
  8. Menumbuhkan semangat kerja dan rasa memiliki perusahaan atas dasar budaya organisasi, core values perusahaan, dan prinsip-prinsip etis
  9. Mengenali elemen-elemen dari budaya organisasi yang kuat, keunggulan organisasi, keunggulan pribadi, kelelahan dan kerja berlebihan(workaholism)
  10. Mampu mengidentifikasi manfaat dari budaya perusahaan,lalu membuat rencana yang baik untuk mengelola dan memperkuat budaya perusahaan
  11. Meningkatkan kesadaran untuk kesesuaian nilai-nilai pribadi dengan nilai-nilai perusahaan, sehingga setiap orang di perusahaan memiliki perilaku kerja yang aktual dengan nilai-nilai organisasi yang dinyatakan
  12. Memahami budaya perusahaan dan visi dengan sepenuh hati, serta mengetahui bagaimana menjadi pekerja yang profesional dan terbaik

METODE DAN MATERI

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

PEMATERI/MOTIVATOR

Pelatihan diberikan oleh Motivator dari PT Djajendra Motivasi Unggul yaitu Djajendra.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

  1. Mampu bekerja dengan perilaku sesuai budaya dan visi perusahaan
  2. Menjunjung tinggi nilai-nila, norma-norma, dan falsafah kerja perusahaan di semua unsur dan dimensi kerja
  3. Menjadikan diri masing-masing sebagai energi support yang membangun budaya perusahaan yang kuat
  4. Menguasai komponen-komponen penting dari budaya perusahaan
  5. Berkontribusi dan melayani perusahaan dengan fokus pada peningkatan kinerja di segala aspek
  6. Bekerja searah visi dan memanfaatkannya untuk mengejar misi, tujuan, dan target
  7. Memahami dan mengatasi faktor manusia sebagai pembawa risiko ke dalam budaya organisasi
  8. Menguasai kompetensi budaya dan menjadikannya pengetahuan untuk melayani perusahaan
  9. Mampu dan sadar untuk bekerja dan hidup sejujurnya dalam satu budaya dan satu visi perusahaan
  10. Menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kolaborasi dan soliditas kerja
  11. Mampu menjadi energi positif untuk membangun lingkungan kerja berbudaya unggul dan kuat
  12. Meningkatkan rasa tanggung jawab untuk bekerja dengan totalitas dalam upaya menghasilkan kinerja terbaik, sehingga tujuan dan misi perusahaan dapat tercapai
  13. Menjadi pilar terpenting untuk mewujudkan budaya perusahaan yang kuatMenjalankan tata kelola perusahaan dengan tegas dan professional

MATERI PEMBAHASAN SELAMA 2 HARI

  1. Gambaran besar tentang maksud dan tujuan pelatihan
  2. Pengenalan dan pemahaman budaya perusahaan secara mendasar
  3. Komponen – komponen penting untuk membangun  fondasi budaya perusahaan yang kuat
  4. Visi mengarahkan dan membimbing perusahaan/karyawan untuk mengejar misi, tujuan, dan target
  5. Budaya perusahaan untuk pencapaian kinerja yang tinggi
  6. Faktor manusia pembawa  risiko ke dalam budaya organisasi 
  7. Budaya perusahaan kuat dengan lingkungan kerja yang unggul
  8. Kompetensi budaya untuk penguatan perilaku kerja
  9. Bekerja dan hidup sejujurnya dalam satu budaya dan satu visi perusahaan

Untuk Training Hubungi:  0812 131 888 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN BUSINESS ETHICS UNTUK LEADER 2018

pelatihan-business-ethics-untuk-leader-2016

PELATIHAN BUSINESS ETHICS UNTUK LEADER PROGRAM 8 JAM 2018

JUDUL: PENTINGNYA ETIKA BISNIS DALAM PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN

DESKRIPSI

Dalam bisnis saat ini, ada banyak contoh dari praktik bisnis yang tidak etis pada perekonomian secara keseluruhan. Untungnya, ada juga banyak contoh positif etika dalam bisnis yang menggarisbawahi pentingnya kekuatan etis untuk mendorong kesuksesan bisnis.

Sekarang ini, pemerintah Indonesia sangat serius menjalankan pelayanan publik yang etis dan berkepastian hukum yang kuat. Pemerintah sedang berperang melawan pungutan liar atau pungutan tidak resmi. Hal ini dibuktikan dengan dimulainya reformasi dibidang hukum dengan tujuan akhir agar masyarakat sadar hukum. Realitas ini, haruslah segera disikapi oleh dunia korporasi untuk menjadikan lingkungan kerja sebagai wilayah yang sadar hukum, yang patuh menjalankan etika bisnis dengan integritas yang tinggi.

Kode Etik Perilaku dan Panduan Etika Bisnis tidak boleh lagi dibiarkan hidup di wilayah normatif, harus segera ditransformasikan ke wilayah perilaku, sehingga setiap orang di dalam perusahaan memiliki sikap dan perilaku etis yang berintegritas tinggi. Etika dan moralitas individu yang baik adalah dasar yang penting untuk dapat menjalankan etika bisnis di tempat kerja. Dan juga, tata kelola bisnis yang terbaik menjadi dasar untuk dapat menjalankan Kode Etik Perilaku dan Panduan Etika Bisnis di tempat kerja.

Dengan adanya kesadaran yang lebih tinggi dari para pemangku kepentingan untuk menjalankan etika bisnis dari sebelumnya, adalah penting bagi perusahaan untuk segera mengambil langkah serius dalam mengembangkan etika bisnis sebagai budaya kerja yang konsisten di tempat kerja. Sekarang ini, melalui internet, para stakeholder sudah mempublikasikan etika bisnis yang mereka jalankan; termasuk nilai-nilai perusahaan, visi, misi, dan tata kelola yang terbaik. Realitas ini menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan sudah menjalankan transparansi secara keseluruhan sebelum masuk ke hubungan bisnis. Jadi, sudah tidak boleh lagi ada wilayah abu-abu atau wilayah dilema dalam menjalankan etika bisnis.

Menjadi sebuah organisasi yang berkomitmen untuk standar etika yang tinggi tidak hanya hal yang benar untuk dilakukan, itu juga menguntungkan. Budaya kerja yang etis membangun realitas kerja dengan integritas yang tinggi. Kondisi ini menghilangkan skandal keuangan, menghilangkan kepemimpinan yang lemah, menghilangkan praktik bisnis yang tidak bermoral yang mahal,  dan meminimalkan berbagai resiko yang berpotensi fatal bagi keberlangsungan perusahaan. Organisasi yang membangun etika bisnis yang positif ke dalam budaya perusahaan mereka, menciptakan kerangka untuk menjaga dialog terbuka dan responsif terhadap pertimbangan etis, bahkan disebut sebagai evolusi bisnis dan mengambil tantangan baru.

Business Ethics Workshop Program 1 Hari 8 Jam ini memotivasi pengetahuan peserta tentang cara mengintegrasikan etika dalam praktek bisnis sehari-hari, termasuk cara berkomunikasi dengan perilaku etis di seluruh divisi sebagai keterampilan kepemimpinan yang kuat untuk mengembangkan budaya etis di tempat kerja. Perusahaan mendapatkan keuntungan dengan memiliki pemimpin dengan etika bisnis yang stakeholders harapkan. Kepemimpinan etis adalah salah satu kunci penting dalam membangun budaya kerja yang etis di tempat kerja.

Business Ethics Workshop Program 1 Hari 8 Jam ini membangun kesadaran peserta untuk lebih berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam menjalankan etika bisnis di tempat kerja. Sikap, perilaku, keputusan, proses, dan penyelesaian setiap hal haruslah etis; sehingga perusahaan menjadi lebih dipercaya oleh setiap stakeholders. Perilaku kerja yang etis membuat reputasi perusahaan lebih dipercaya. Jelas, hal ini mendorong bisnis dan kinerja perusahaan semakin meningkat, sehingga daya tahan perusahaan selalu lebih kuat untuk menghadapi kompetisi bisnis dan resiko bisnis yang tidak pasti.

KONSEP DASAR

Etika Bisnis memiliki kapasitas sebagai penguat integritas dalam menjalankan isu-isu etis dalam bisnis. Konsep dasar pelatihan ini mempromosikan budaya kerja dengan perilaku etis dalam korporasi dan institusi. Membangun kesadaran dan akal sehat kepemimpinan tentang pentingnya menjalankan etika bisnis untuk memperkuat kepemimpinan di dalam menjalankan bisnis dan organisasi. Termasuk, peran bisnis dalam ekonomi pasar bebas, etika dalam ekonomi global, tanggung jawab sosial, dan peran kode etik dalam pelayanan bisnis.

TUJUAN

  1. Mengingatkan kembali prinsip etika bisnis termasuk prinsip-prinsip dalam kode etik.
  2. Mengembangkan keterampilan kepemimpinan dalam menunjukkan prinsip-prinsip etika bisnis.
  3. Bagaimana pemimpin dapat menjadi panutan etis? Apa langkah-langkah/ tindakan dapat pemimpin mengambil untuk mengintegrasikan perilaku etis dalam organisasi?
  4. Meningkatkan penilaian yang baik dan akal sehat etika yang dihadapi bisnis, memecahkan beberapa contoh kasus etika bisnis selama sesi workshop.

MANFAAT

Setelah menyelesaikan pelatihan ini:

  1. Mampu menjalankan kepemimpinan yang etis di tempat kerja, serta selalu bersikap dan berperilaku berlandaskan panduan etika bisnis dan kode etik perilaku.
  2. Mampu menjalankan prinsip-prinsip tata kelola bisnis yang jujur, terbuka, adil, wajar, dan bertanggung jawab.
  3. Mampu mengenali, menganalisis, dan memutuskan isu-isu etika dalam bisnis sehingga tidak terjebak dalam dilema.
  4. Mampu menjalankan hubungan etis antara bisnis, organisasi, dan stakeholder.
  5. Mampu mengintegrasikan etika dalam praktek bisnis sehari-hari.
  6. Mampu berkomunikasi dengan perilaku etis di seluruh divisi dan memperkuat kepemimpinan etis di internal organisasi.

METODE

Pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN BUSINESS ETHICS UNTUK LEADER PROGRAM 1 HARI 8 JAM

PK.08.00 – PK 10.00 WIB. SESI 1: IMPLEMENTING BUSINESS ETHICS IN THE WORKPLACE

Sub Bahasan

  1. Etika bisnis & manfaat mengelola etika
  2. Pelaksana etika di tempat kerja
  3. Pedoman mengelola etika di tempat kerja
  4. Peran dan tanggung jawab
  5. Etika pemberi kerja & etika karyawan
  6. Mengidentifikasi jenis tanggung jawab
  7. Penanganan tanggung jawab sosial dan konflik bisnis
  8. Dasar-dasar keputusan etis
  9. Prinsip etis dalam bisnis
  10. Perlindungan bisnis yang etis
  11. Dilema umum etika
  12. Membuat keputusan etis
  13. Whistle blowing
  14. Pakta Integritas

PK.10.00 – PK.10.15 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.10.15 -PK.12.15 WIB. SESI 2 : MANAGERIAL ETHICS , ETHICS IN BUSINESS & EMPLOYER / EMPLOYEE RIGHTS

Sub Bahasan

  1. Etika manajerial & manajemen etis
  2. Kebijakan privasi & isu pelecehan
  3. Teknologi dan etika bisnis
  4. Bisnis dan tanggung jawab sosial
  5. Mengidentifikasi karakteristik
  6. Memastikan perilaku etis & perilaku tidak etis
  7. Mengenali dan identifikasi perilaku tidak etis
  8. Mencegah dan mengatasi perilaku tidak etis
  9. Intervensi terhadap perilaku tidak etis
  10. Mengatasi kebutuhan etika dalam bisnis
  11. Mengembangkan kode etik
  12. Melakukan etika internal audit
  13. Menjunjung tinggi program etika

PK.12.15 – PK.13.30 WIB. ISHOMA

PK.13.30 -PK.15.00 WIB. SESI 3: ETHICAL LEADERSHIP – DOING THE RIGHT THING

Sub Bahasan

  1. Best habits dan mindset untuk menjadi pemimpin yang Etis
  2. Menjalankan nilai – nilai organisasi dengan standar etika yang tinggi
  3. Memimpin dengan prinsip-prinsip kejujuran dan integritas setiap hari: menepati janji, memiliki tanggung jawab pribadi, menghormati orang lain, melayani, dan bekerja dengan aturan-aturan yang benar
  4. Menjadi teladan untuk standar perilaku etis yang tinggi
  5. Menyatukan nilai-nilai pribadi dengan nilai-nilai perusahaan
  6. Mengenali dilema etis dan mampu bersikap bijak
  7. Mendengarkan suara hati dan melayani pekerjaan dengan hati nurani
  8. Evaluasi kembali keputusan sebelum bertindak
  9. Memberi pengaruh untuk standar etika yang tinggi, model perilaku yang tepat, integritas dan akuntabilitas yang konsisten
  10. Menguatkan budaya etis di setiap aspek di dalam organisasi

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI : 0812 8777 083

PELATIHAN PENINGKATAN MOTIVASI KARYAWAN DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM PROGRAM 4 JAM

PELATIHAN PENINGKATAN MOTIVASI KARYAWAN DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM PROGRAM 4 JAM

DESKRIPSI

Whistleblowing system sebagai alat untuk pencegahan terhadap praktik tata kelola perusahaan yang buruk. Whistleblowing system mampu menguatkan sistem manajemen resiko dan membantu melindungi reputasi perusahaan. Whistleblowing system sangat diperlukan untuk mewujudkan tata kelola perusahaan yang terbaik dan pengelolaan resiko yang berkualitas.

Perusahaan yang kuat dan sehat menjadikan whistleblowing system sebagai komponen penting dalam budaya perusahaan. Setiap karyawan di internal perusahaan harus dapat menjalankan whistleblowing system dengan cara-cara yang profesional. Karyawan yang profesional dengan integritas diri yang berkualitas mampu mendeteksi, mencegah, dan sekaligus menjadi whistleblower bagi kemajuan perusahaan. Semua kegiatan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik; semua kegiatan yang dianggap ilegal, tidak etis, melanggar prosedur, dan berbahaya bagi perusahaan; haruslah ditindaklanjuti dengan tegas dan penuh percaya diri dalam sikap rendah hati oleh setiap insan di internal perusahaan.

Continue reading “PELATIHAN PENINGKATAN MOTIVASI KARYAWAN DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM PROGRAM 4 JAM”

PELATIHAN KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI 2 HARI 2018

LEADERSHIP TRAINING DJAJENDRA 2 HARI 16 JAM

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

PROGRAM PELATIHAN LEADERSHIP 2 HARI 16 JAM

JUDUL: KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI

DESKRIPSI

Kepemimpinan adalah sebuah gaya dan seni dalam menjalankan dan menggerakkan roda organisasi menuju arah dan visi yang ditetapkan. Pemimpin dalam peran manajemen cenderung menghadapi situasi yang menantang. Mereka sering mencari strategi terbaik agar dapat bekerja dalam semua situasi. Oleh karena itu, memimpin berarti siap menjadi pemimpin yang visioner, memberdayakan, memotivasi, memfasilitasi, mendorong, berkomunikasi secara efektif, membangun kepercayaan, memimpin dengan nilai-nilai terbaik, menyelesaikan konflik, dan menjadi karismatik untuk mengatasi setiap situasi dan kondisi yang penuh dinamika dalam menuju perubahan.

Pemimpin efektif selalu bekerja dengan visi yang kuat, dengan menciptakan gairah kerja, yang mendukung dan membantu orang-orang tumbuh, dan menjadi lebih baik pada apa yang mereka lakukan. Pemimpin yang sukses selalu cerdas menginspirasi dan memotivasi orang. Mereka memiliki kemampuan untuk menciptakan visi dan mentransfernya ke orang di sekitar mereka. Mereka mendorong harapan, kepercayaan diri, ambisi dan kasih sayang. Mereka adalah komunikator yang baik, tahu tentang perencanaan dan yang lebih penting mereka bisa mengelola orang.

Pemimpin yang baik memiliki nilai yang kuat, tujuan yang ditetapkan dan rencana yang jelas untuk mencapai tujuan tersebut namun mereka pragmatis dan merangkul perubahan. Pendekatan yang fleksibel memungkinkan mereka untuk mengubah strategi mereka dan bahkan keyakinan untuk menghadapi situasi yang berbeda dan perkembangan tak terduga terutama di saat krisis. Mereka adalah pemecah masalah yang baik dan mendorong kreativitas, kepercayaan diri dan tekad dalam staf mereka untuk mengatasi kemunduran dan masalah.

Pelatihan ini dirancang untuk memotivasi dan mempersiapkan pemimpin untuk memimpin dengan tegas dan efektif. Di setiap sesi pelatihan akan disampaikan atau dipaparkan cara menjadi pemimpin yang sistematis untuk mewujudkan tujuan dengan sempurna. Pelatihan ini dirancang dengan contoh dan studi kasus.

Program pelatihan kepemimpinan selama dua hari ini memiliki nilai-nilai kepemimpinan, yang akan memperkuat potensi kepemimpinan yang ada saat ini di dalam diri masing-masing peserta. Materi – materi yang diberikan oleh motivator akan menjadi stimulasi untuk membangkitkan hasrat dan antusiasme peserta dalam menyiapkan diri dan mind set untuk menjadi pemimpin sesuai harapan organisasi.

Pemimpin harus memiliki pemahaman yang kuat tentang bagaimana emosi dan tindakan mereka mempengaruhi orang di sekitar mereka. Program ini akan memotivasi dan memberikan pencerahan kepada para peserta untuk bekerja pada kesadaran diri, pengaturan diri, empati, motivasi, integritas, etika, kolaboratif, dan kepatuhan diri untuk menjalankan otoritas kepemimpinannya dengan rendah hati dalam budaya integritas yang berkinerja tinggi.

Peserta juga akan dimotivasi untuk menjadi pemimpin yang memiliki keberanian dalam pemecah masalah, mendorong perubahan, memimpin berdasarkan nilai dan budaya organisasi, serta mampu mengatasi kemunduran kinerja kepemimpinan dengan cara-cara yang efektif dan sederhana. Motivator akan menunjukkan kepada peserta tentang pentingnya keteladanan, kejujuran, kedewasaan, kesetiaan, antusiasme, tekad, keyakinan, tanggung jawab, kerja keras, disiplin, kearifan, dan  kebijaksanaan dalam meningkatkan kepuasan hati dan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Pelatihan selama 2 hari 16 jam ini akan mengkomunikasikan setiap sesi presentasi untuk dipahami oleh peserta, dan untuk dapat dikerjakan dalam perilaku kepemimpinan sehari-hari di tempat kerja. Dan juga memberikan pencerahan kepada peserta tentang mengapa materi leadership ini menjadi sangat penting dalam mencapai tujuan dari pekerjaan mereka. Program ini akan menjadi sebuah pembelajaran untuk tujuan meningkatkan kualitas kepemimpinan, yang selalu konsisten dalam memberikan pelayanan kepemimpinan terbaik kepada stakeholder dan organisasi.

KONSEP DASAR

Secara garis besar, pelatihan kepemimpinan dan motivasi selama dua hari, berangkat dari sebuah konsep dasar untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan secara komprehensif dalam aspek dan dimensi kepemimpinan untuk efektifitas, tujuan, hasil, strategi, jaringan, komunikasi verbal dan non verbal, gaya pidato, interaksi, emosional, integritas, pengaruh, motivasi, mengembangkan orang, gaya kepemimpinan, keterampilan mendelegasikan, karakter, berpikir kreatif, manajemen risiko, manajemen peluang, mengelola tim, rencana, tindakan, manajemen krisis, dan mengelola orang dalam kolaborasi kerja yang berkinerja.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

Pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta dalam:

  • Membangun kepemimpinan yang efektif melalui karakter dan motivasi yang sesuai dengan visi, nilai, dan misi organisasi.
  • Membangun kepemimpinan autentik, yaitu: kepemimpinan yang memimpin berdasarkan nilai, integritas, etika, tanggung jawab moral, dan bekerja berdasarkan data dan informasi yang benar untuk tindakan yang sesuai dengan visi dan misi organisasi.
  • Membangun kepemimpinan yang unggul dalam budaya kolaborasi di semua aspek kerja kepemimpinan.
  • Membangun kepemimpinan yang mampu memimpin melalui kekuatan kepribadian, pengetahuan, keterampilan, cara-cara unik yang menjadi ciri keunggulan individu.
  • Membangun kepemimpinan yang beretika disemua aspek kerja kepemimpinan.
  • Membangun kepemimpinan yang berkelanjutan untuk memastikan keunggulan organisasi di masa depan.
  • Membangun kepemimpinan yang cerdas secara emosional dalam semua aspek dan perilaku kepemimpinan.
  • Membangun kepemimpinan yang cerdas mengelola sumber daya manusia untuk keberhasilan organisasi dan stakeholder.
  • Membangun pemimpin masa depan dengan memahami berbagai tantangan di masa depan.

MANFAAT PELATIHAN

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:

  • Peserta belajar cara mengembangkan karakter yang mendukung tujuan organisasi.  Menggunakan berbagai strategi yang memanfaatkan motivasi dan sifat-sifat kepribadian untuk mencapai prestasi, pengakuan, dan pencapaian yang optimal.   Kemampuan  kepemimpinan untuk menciptakan sebuah lingkungan kerja yang efektif; di mana, setiap individu rela menerapkan kemampuan yang unik untuk sebuah misi bersama. Peserta juga akan belajar cara memiliki kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan untuk melakukan pekerjaan berkualitas. Belajar untuk memiliki komitmen, motivasi, kemauan, dan keyakinan untuk melakukan pekerjaan dengan berkualitas.
  • Peserta belajar cara menjadi pemimpin sejati yang jujur dan yang dapat dipercaya. Mampu menjalankan fungsi kepemimpinan sesuai dengan prinsip-prinsip dan nilai-nilai kepemimpinan berkualitas. Mampu mengabdikan diri untuk menjalani setiap proses kepemimpinan dengan sikap, perilaku, dan kebiasaan positif yang terpuji.
  • Peserta belajar cara mencapai keunggulan dalam semua aspek kepemimpinan. Cara bertindak secara konsisten terhadap visi, tujuan, dan mampu melepaskan diri dari hambatan, serta selalu berkomitmen untuk prestasi tertinggi. Cara untuk tetap berada dalam tujuan dan cerdas untuk memusatkan semua energi pada tujuan yang ingin dicapi. Termasuk, kemampuan untuk mengatasi kemungkinan paling sulit dengan kekuatan pikiran kreatif.
  • Peserta belajar cara memimpin dengan kekuatan diri sendiri; cerdas untuk mengidentifikasi potensi dan bakat diri sendiri; mampu memahami persepsi  dari budaya, pelanggan, bentuk, batas, dan pandangan individu lainnya terhadap bakat yang dimiliki.
  • Peserta belajar cara menjalankan etika kepemimpinan. Cara menjalankan prinsip-prinsip moral atau nilai-nilai yang disepakati bersama untuk mengarahkan organisasi, bisnis, dan sumber daya manusia sesuai visi. Kepemimpinan yang patuh menjalankan hukum, peraturan, core values organisasi, SOP, kode etik, good governance, dan budaya organisasi.
  • Peserta belajar cara mengembangkan kepemimpinan yang berkelanjutan melalui kecerdasan emosional. Peserta akan diberikan pencerahan bahwa organisasi didirikan untuk sepanjang jaman, sedangkan sebuah kepemimpinan sangatlah singkat masa kekuasannya dibandingkan umur dan eksistensi organisasi. Jiwa besar, kontribusi, dan pengabdian kepemimpinan untuk meninggalkan warisan kepemimpinan yang berkualitas adalah hal yang akan membuat organisasi selalu kuat dan mampu menyesuaikan diri dalam perubahan seperti apa pun.
  • Peserta belajar cara memilih, mengelola, dan mempertahankan staf. Belajar tentang faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi individu; isu-isu kunci dari komposisi tim kerja, termasuk: kekompakan dan komunikasi. Cara meningkatkan kemampuan orang-orang dalam sebuah organisasi.
  • Peserta belajar untuk mempersiapkan diri menjawab tantangan masa depan, yaitu: secara proaktif memiliki potensi kepemimpinan dan mengekspos potensi tersebut untuk mengembangkan potensi organisasi dan sumber daya secara efisien, efektif, dan tanpa pemborosan.
  • Peserta belajar budaya kolaborasi untuk memperkuat interaksi di internal organisasi. Mendapatkan pencerahan untuk membangkitkan potensi terbaik dari dalam organisasi untuk pelayanan berkualitas ke stakehodler.
  • Peserta belajar mengelola risiko, manajemen peluang, bertindak sesuai rencana, mengelola aspirasi tim kerja, membuat perencanaan yang sistematis, berbicara dan memberikan pidato, keterampilan untuk mengelola manajemen krisis, memaafkan dan membangun orang lain dengan kepedulian dan kasih sayang.

MATERI PEMBAHASAN

DAY 1 – HARI PERTAMA

PK. 08.30 – PK 10.00 WIB. SESI 1: KEPEMIMPINAN EFEKTIF, MOTIVASI DAN PENGEMBANGAN KARAKTER

SUB BAHASAN

  • Konsep Dasar Dan Pemahaman Kepemimpinan Efektif.
  • Karakteristik Pemimpin Efektif.
  • Sifat Kepemimpinan Dalam Perusahaan.
  • Praktek Kepemimpinan Dalam Menjalankan Tata Kelola Yang Sehat.
  • Kepemimpinan Berorientasi Pelayanan, Tujuan Dan Hasil Akhir.
  • Strategi Pemimpin Untuk Mencapai Tujuan.
  • Konsep Diri Pemimpin Sukses.
  • Motivasi, Antusiasme, Energi Positif Dan Produktivitas Pemimpin.
  • Pemimpin Efektif Dengan Nilai Pragmatisme.
  • Mengembangkan Karakter Pemimpin Yang Cocok Dengan Lingkungan.
  • Proses Kepemimpinan Efektif.

PK.10.00 – 10.15 WIB. COFFEE BREAK

PK. 10.15 – 12.00 WIB. SESI 2: KEPEMIMPINAN AUTENTIK DENGAN INTENSITAS KEUNGGULAN

SUB BAHASAN

  • Pemimpin Dengan Prinsip Dan Nilai.
  • Sikap, Perilaku, Dan Kebiasaan Positif Yang Terpuji.
  • Nilai-Nilai Pribadi Yang Mempengaruhi Seni Kepemimpinan.
  • Berpikir Kreatif Dan Kecerdasan Kognitif.
  • Mendefinisikan Etos Dan Spirit Dari Jati Diri.
  • Elemen Etos Dan Semangat Kepribadian.
  • Konsep Integritas Pemimpin Terhadap Misi Dan Visi Perusahaan.
  • Persepsi, Kompetensi, Kapasitas, Kemampuan, Dan Niat Positif
  • Keaslian kepemimpinan dalam organisasi dan intensitas kerja keras.

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISTIRAHAT MAKAN SIANG

PK 13.00 – 14.30 WIB. SESI 3: KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN DALAM KEUNGGULAN KECERDASAN SOSIAL

SUB BAHASAN

  • Pemahaman Dasar Komunikasi Verbal Dan Non Verbal.
  • Menulis Dan Membacakan Pidato Dalam Karisma Diri Yang Terpercaya.
  • Berbicara Di Depan Umum Dan Keterampilan Presentasi.
  • Mengatur Alur, Akting, Karakter, Ekspresi, Sifat Dalam Komunikasi.
  • Mempermudah Proses Penyampaian Pesan Inti Dalam Komunikasi.
  • Cerdas Berkomunikasi Secara Persuasi Dengan Mengikuti Aturan Dan Etika.
  • Pengembangan Komunikasi Dengan Kecerdasan Dan Kesadaran Sosial.
  • Komunikasi Efektif Untuk Menghindarkan Diri Dari Konflik Dan Politik Kantor.
  • Keragaman Dan Perbedaan Adalah Sumber Kekayaan Komunikasi.

PK.14.30 – 14.45 WIB. COFFEE BREAK

PK.14.45 -16.30 WIB. SESI 4: KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK KESUKSESAN DAN KEUNGGULAN KEPEMIMPINAN

SUB BAHASAN

  • Kesadaran Diri Melalui Kecerdasan Emosional.
  • Siklus Perilaku Pikiran Dan Perasaan.
  • Teknik Dan Cara Memotivasi Diri Sendiri.
  • Manajemen Diri Melalui Prinsip Dan Nilai Kehidupan Positif.
  • Menghapus Perasaan Khawatir Dan Meningkatkan Perasaan Optimis.
  • Mengekspresikan Diri Sesuai Situasi Dan Keadaan.
  • Memahami Bahaya Emosi Marah Untuk Kemajuan Karir.
  • Permintaan Maaf Dan Kekuatan Pengampunan.
  • Mengatasi Takut Karena Konflik, Kehilangan Identitas, Kurangnya Keamanan.
  • Menggunakan Rasa Takut Sebagai Alat Motivasi.
  • Membangun Ketahanan Diri Dengan Kecerdasan Emosional.
  • Empati Untuk Memahami Dan Melayani Harapan Dan Keinginan Orang Lain.

DAY 2 – HARI KEDUA

PK.08.30 -10.00 WIB. SESI 5: KEPEMIMPINAN ETIS DALAM BUDAYA INTEGRITAS

SUB BAHASAN

  • Pemahaman Budaya Integritas Dalam Kepemimpinan Etis.
  • Landasan Kepribadian Untuk Integritas Dan Etika.
  • Mindset Untuk Menjadi Pemimpin Etis.
  • Peran Etika Dan Integritas Dalam Menciptakan Pemimpin Berkualitas.
  • Integritas Dan Etika Sebagai Bagian Dari Karakter Dan Kepribadian Pemimpin.
  • Aspek Integritas Yang Dibahas, Yaitu: Kejujuran, Keterusterangan, Tanggung Jawab, Kedewasaan, Kepercayaan, Kesetiaan, Kerja Keras, Anti Korupsi.
  • Aspek Etika Yang Dibahas, Yaitu: Karakter Moral Yang Jujur, Mampu Membedakan Yang Benar Dan Salah, Kehalusan Budi, Empati, Dan Kecermatan Dalam Membuat Keputusan.
  • Kepemimpinan Yang Patuh Menjalankan Hukum, Peraturan, Kode Etik, Dan Good Governance.

PK.10.00 – 10.15 WIB. COFFEE BREAK

PK. 13.00 – 14.30 WIB. SESI 6: KEPEMIMPINAN YANG MENGELOLA KERJA SAMA TIM, MEMBUAT PERENCANAAN SISTEMATIS, DAN MANAJEMEN KRISIS

SUB BAHASAN

  • Menetapkan Tujuan Yang Efektif Untuk Kolaborasi, Komunikasi, Koordinasi, Dan Sinergi Dalam Kerja Sama Tim.
  • Mempersiapkan Brainstorming Untuk Cara Kerja Tim.
  • Membantu Tim Untuk Menghasilkan Ide-Ide Terbaik.
  • Teknik Pemecahan Masalah Untuk Menemukan Solusi Terbaik.
  • Pedoman Perencanaan Bisnis Untuk Meningkatkan Kualitas Kepemimpinan.
  • Memahami Manajemen Krisis Dan Cara Menangani Krisis.
  • Maksud Dan Tujuan Contingency Plan.
  • Memanfaatkan Manajemen Risiko.
  • Pengambilan Keputusan Penting Berkaitan Dengan Manajemen Krisis.

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISTIRAHAT MAKAN SIANG

PK.13.00 – 14.30 WIB. SESI 7: KEPEMIMPINAN EFEKTIF DALAM MENGELOLA STAF DAN PEKERJAAN

SUB BAHASAN

  • Cara Mengelola Dan Mempertahankan Orang – Orang Terbaik.
  • Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Dengan Staf.
  • Strategi Mengumpulkan Informasi Tentang Kasus-Kasus Sulit Dalam Tata Kelola SDM.
  • Cara Mengungkapkan Ketidakpuasan Kepada Staf.
  • Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Staf/Individu Karyawan.
  • Cara Meningkatkan Kemampuan Orang-Orang Dalam Perusahaan.
  • Cara Mengelola Pekerjaan Berdasarkan Manajemen Waktu Dan Prioritas.
  • Mengampuni Orang Dan Memberdayakannya Untuk Kepemimpinan Yang Kuat.
  • Pengampunan Dan Pemaafan Akan Menghentikan Konflik Dalam Hubungan Kerja.
  • Mendelegasikan Pekerjaan Dan Meningkatkan Kontrol Untuk Hasil Dan Kualitas.
  • Strategi Mendelegasikan Tugas Dan Memotivasi Penerima Delegasi.
  • Meminimalkan Gangguan Terhadap Pekerjaan Dan Mengelola Staf Dengan Efektif.

PK.14.30 – 14.45 WIB. COFFEE BREAK

PK.14.45 -16.30 WIB. SESI 8: KEPEMIMPINAN DALAM KREATIVITAS DAN INOVASI UNTUK KEUNGGULAN DI MASA DEPAN

SUB BAHASAN

  • Kepemimpinan Yang Mampu Berinteraksi Untuk Mengidentifikasi Kebutuhan Dan Mengenali Peluang.
  • Kepemimpinan Yang Kreatif, Mendorong Kontribusi, Cerdas Menangkap Ide-Ide Dan Informasi.
  • Kepemimpinan Yang Menyadari Peluang Dan Mencegah Masalah Di Masa Depan.
  • Proses Kreatif, Teknik Kreativitas, Dan Kualitas Kreatif.
  • Kepemimpinan Kreatif Dan Gaya Memecahkan Masalah.
  • Inovasi Dan Kepemimpinan Masa Depan.
  • Kepemimpinan Masa Depan Dengan Program Champions.
  • Mengintegrasikan Kepemimpinan Dengan Proses Inovasi Dan Kreativitas.

Untuk Pelatihan Hubungi: 0812 131 888 99

Email: training@djajendra-motivator.com

 

PELATIHAN MOTIVASI PENINGKATAN MANAGERIAL SKILLS PROGRAM 2 HARI 2018

PELATIHAN MOTIVASI PENINGKATAN MANAGERIAL SKILLS PROGRAM 2 HARI

DESKRIPSI

Apapun itu pekerjaan seorang manajer, baik itu sedang mengelola departemen atau tim proyek, wajib untuk mengetahui cara menyelesaikan pekerjaan dengan benar dan profesional. Pekerjaan manajerial terjadi dengan bantuan orang lain; bantuan itu bersumber dari atasan, bawahan, dan rekan kerja lintas fungsi. Bagi manajer yang berkualitas, melakukan pekerjaan itu sebenarnya tidaklah sulit, persoalan rumit muncul saat manajer harus menghabiskan banyak waktu untuk mengelola hubungan dengan orang lain dan berkomunikasi dengan baik agar orang lain itu mengerti untuk membantu kebutuhan manajer dalam menyelesaikan pekerjaan. Intinya, manajer tidak hanya harus hebat dalam menguasai keterampilan teknis, tetapi juga harus hebat dalam menguasai ketrampilan manajerial yang begitu luas dan kadang tanpa batas.

Setiap manajer atau calon manajer perlu mengembangkan dan meningkatkan kemampuan manajerial secara berkelanjutan seiring perkembangan karir dan saat harus memenuhi tantangan manajerial baru. Keterampilan seperti: mendelegasikan, memotivasi, berkomunikasi, merencanakan, mengevaluasi, mengkoordinasi, dan memahami dinamika tim adalah beberapa keterampilan utama yang sangat dibutuhkan. Dengan keterampilan tersebut, seiring dengan kesabaran dan ketenangan diri yang hebat, manajer dapat menjalankan fungsi manajerial dengan sangat efektif.

Pemimpin memberi visi, inspirasi, dan tantangan untuk mencapai target terbaik kepada setiap manajer. Untuk itu, setiap manajer harus bekerja dengan fokus pada manajemen yang baik. Manajer bertanggung jawab untuk memastikan bahwa semua proses kerja dilakukan dengan tata kelola yang baik, aturan yang benar, dan secara etis. Manajer harus menguasai banyak keterampilan manajerial supaya dapat menjadi manajer yang diandalkan oleh kepemimpinan di organisasi.

Manajemen yang efektif hanya dapat dijalankan oleh para manajer yang melengkapi dirinya dengan berbagai keterampilan. Jadi, manajer yang hebat itu selalu hebat dalam keterampilan-keterampilan, seperti: perencanaan, pendelegasian, komunikasi, motivasi, eksekusi, menganalisa situasi dan keadaan, hubungan antar pribadi, pelayanan, kemampuan untuk memperbaiki, fokus, disiplin, manajemen waktu, mengelola masalah dan menemukan solusi, inovatif, kreatif, mampu menterjemahkan visi dan instruksi pemimpin, serta mudah beradaptasi dengan perubahan. Selanjutnya, setiap keterampilan yang dimiliki manajer harus dapat melengkapi keterampilan dan kompetensi dari semua pihak di dalam organisasi. Manajer yang hebat selalu sadar untuk mengembangkan dan meningkatkan semua keterampilan tersebut sehingga manajer dapat membantu organisasi, staf, dan kepemimpinan untuk mencapai tujuannya secara efisien dan efektif.

Program pelatihan selama dua hari ini bertujuan untuk meningkatkan managerial skills manajer. Program ini membantu peserta untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang ada pada realitas kualitas keterampilan manajerial saat ini, sehingga peserta dapat memanfaatkan program pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas manajerial skillnya agar dapat menjadi manajer yang andal dan hebat di tempat kerja. Peserta akan belajar cara mengarahkan potensinya ke sumber keterampilan manajerial terbaik, sehingga potensi dan keterampilan yang dimiliki dapat mengembangkan kualitas dirinya menjadi lebih hebat lagi.

Program pelatihan ini didasarkan pada beberapa keterampilan manajerial yang paling penting dan wajib untuk dikuasai oleh setiap manajer. Keterampilan manajerial tersebut meliputi: cara memahami dinamika kerja tim dan fokus dalam membangun hubungan baik di internal organisasi; cara memilih dan mengembangkan orang yang tepat untuk pekerjaan yang tepat; cara mendelegasikan secara bijak dan efektif; cara memotivasi dan menggairahkan semangat staf; cara mengelola disiplin dan menghadapi konflik; cara berkomunikasi yang baik; cara merencanakan, membuat keputusan, dan pemecahan masalah; cara menghindari kesalahan manajerial yang umum; cara bertindak dan mengeksekusi; cara menjadi satu kekuatan tim dalam visi yang sama. Ini semua adalah sebagian dari keterampilan dasar manajerial yang harus terus-menerus ditingkatkan agar dapat menikmati kesuksesan sebagai manajer andal dan hebat. Dalam pelatihan ini, setiap keterampilan tersebut akan dieksplorasi secara lebih rinci dan lebih mendalam.

TUJUAN MOTIVASI

  1. Menjadi kekuatan yang hebat dalam pelaksanaan kegiatan dan operasional organisasi, serta dalam pencapaian target yang ditetapkan.
  2. Melakukan dan mengerjakan tugas-tugas manajerial secara optimal dengan kinerja terbaik.
  3. Menjadi kekuatan andal dalam proses manajemen yang efektif, yaitu: efektif dalam interaksi antara atasan dengan bawahan untuk proses merencanakan, mengendalikan, mengeksekusi, dan mengarahkan staf  dalam mencapai kinerja terbaik.
  4. Efektif menggunakan semua keterampilan manajerial dalam menghadapi tantangan, serta menyelesaikan suatu pekerjaan dengan kinerja terbaik.

MANFAAT MOTIVASI

  1. Mampu menyelesaikan masalah dengan inisiatif dan tanggung jawab sebelum diminta atasan.
  2. Mampu mendelegasikan pekerjaan pada orang yang tepat dan pada waktu yang tepat.
  3. Mampu berkoordinasi dengan anggota tim untuk memperbaiki perilaku yang berdampak negatif pada pelayanan organisasi.
  4. Mampu membuat keputusan dengan analisis yang cermat dan juga dalam hal tertentu menggunakan intuisi.
  5. Mampu fokus dan bekerja dengan disiplin yang tinggi bersama tim untuk mencapai hasil terbaik.
  6. Mampu meningkatkan kualitas keterampilan teknis untuk menjalankan pekerjaan manajerial yang efektif.
  7. Mampu melakukan pertemuan, berbicara, memahami, mendengarkan, dan meningkatkan hubungan positif agar semua pekerjaan terselesaikan dengan baik.
  8. Mampu menghindari konflik dan selalu membangun hubungan kerja yang saling mengerti.
  9. Mampu memotivasi staf atau anggota tim dan mencocokan kebutuhan masing-masing individu dengan bijak.
  10. Mampu belajar dari kesalahan dan tidak pernah melempar kesalahan kepada pihak mana pun.
  11. Selalu berbicara dengan anggota tim atau staf tentang tujuan atas pekerjaan yang dilakukan, serta menghubungkannya dengan tujuan keseluruhan organisasi.
  12. Mampu melakukan eksekusi dengan terencana bersama gabungan tim yang benar-benar melakukan pekerjaan secara profesional dan baik.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus Pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN MOTIVASI PENINGKATAN MANAGERIAL SKILLS SELAMA 2 HARI

HARI PERTAMA

SESI 1: BEKERJA DALAM DINAMIKA TIM DAN MENDORONG HUBUNGAN YANG BAIK

Sub Bahasan

  1. Memahami bagaimana tim beroperasi (kepemimpinan, manajer, dan staf).
  2. Mendorong dan mendukung orang-orang melalui proses kerja.
  3. Memahami nilai-nilai kepemimpinan.
  4. Mampu menterjemahkan visi, semangat, dan tekad kepemimpinan.
  5. Membantu tim kerja menjadi sepenuhnya efektif dan produktif.
  6. Membangun keseimbangan dalam keragaman keterampilan, kepribadian, dan perspektif.
  7. Mengarahkan perbedaan ke arah positif, menciptakan hubungan yang akur, menyelesaikan konflik tim, serta menggunakan perbedaan tim untuk menjadi kreatif dan inovatif.

SESI 2: MEMILIH DAN MENGEMBANGKAN ORANG YANG TEPAT

Sub Bahasan

  1. Menemukan pegawai-pegawai berbakat dan hebat di internal atau pun di luar organisasi.
  2. Menyadari bahwa pikiran manusia tidak terkendali, tapi manusia bisa diatur untuk mencapai yang terbaik.
  3. Mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk kesuksesan tim kerja.
  4. Memahami kebutuhan kualitas dan keterampilan untuk pembangunan organisasi.
  5. Melakukan penilaian secara adil, jujur, benar, dan sesuai fakta.
  6. Meningkatkan keterampilan rekrutmen , tes perekrutan yang tepat, dan uji kemampuan untuk mengisi kebutuhan organisasi.

SESI 3 : MENDELEGASIKAN SECARA EFEKTIF

Sub Bahasan

  1. Menggunakan kecerdasan dan kemampuan orang lain melalui pendelegasian tugas.
  2. Siapa yang diberi delegasi dan bagaimana mendelegasikan.
  3. Faktor penting yang berkontribusi pada tugas delegasi.
  4. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum mendelegasikan tugas.
  5. Prinsip untuk mendelegasikan dengan sukses.
  6. Menetapkan dan mempertahankan kontrol dalam delegasi.

SESI 4 : MEMOTIVASI ORANG

Sub Bahasan

  1. Keterampilan manajer untuk memotivasi orang lain.
  2. Memahami bahwa motivasi itu bersifat pribadi.
  3. Semua orang memiliki tingkat motivasi yang berbeda.
  4. Orang-orang termotivasi oleh berbagai hal.
  5. Mengenal anggota tim pada tingkat pribadi memungkinkan Anda memotivasi mereka dengan lebih baik.
  6. Memberikan umpan balik secara teratur adalah strategi yang kuat untuk memotivasi anggota tim.

HARI KEDUA

SESI 5: MENGELOLA DISIPLIN DAN MENGHADAPI KONFLIK

Sub Bahasan

  1. Disiplin adalah kunci untuk mencapai tujuan dan menciptakan kinerja yang lebih baik.
  2. Mengelola disiplin untuk menghindari masalah dengan kinerja individu.
  3. Disiplin adalah keterampilan yang dipelajari untuk bisa memiliki kemauan yang kuat.
  4. Meningkatkan disiplin dengan latihan: mengakui kelemahan diri, tetapkan rencana yang jelas, berkomitmen dengan rencana, menerima ketidaknyamanan, visualisasikan keuntungan dari disiplin Anda, mengakuhi kesalahan dan memperbaiki.
  5. Memfasilitasi sebuah resolusi untuk konflik langsung diantara anggota tim.
  6. Mengenali konflik dan mengatasi penyebabnya, bukan hanya menekan gejalanya atau menghindarinya

SESI 6: BERKOMUNIKASI SECARA EFEKTIF DAN BIJAK

Sub Bahasan

  1. Memberi tahu tim Anda apa yang terjadi dan terus menginformasikannya sebanyak mungkin.
  2. Briefing tim adalah keterampilan komunikasi yang harus dikuasai manajer.
  3. Mendengarkan, membimbing, dan memfasilitasi kebutuhan anggota tim secara efektif.
  4. Memahami persepsi tim dan berfungsi sebagai moderator untuk mengarahkan tim.
  5. Mendengarkan semua orang dan memberikan jawaban yang diperlukan oleh anggota tim.
  6. Berkomunikasi dengan kekuatan empati dan toleransi.

SESI 7: PERENCANAAN, PEMECAHAN MASALAH DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Sub Bahasan

  1. Pembuatan rencana kegiatan.
  2. Eksekusi program.
  3. Pemecahan masalah.
  4. Manajemen waktu.
  5. Evaluasi program.
  6. Pengambilan keputusan.
  7. Kemampuan analisis.

SESI 8: MENGHINDARI KESALAHAN MANAJERIAL YANG UMUM

Sub Bahasan

  1. Tidak berpikir bahwa Anda dapat mengandalkan keterampilan teknis Anda sendiri.
  2. Tidak meminta atasan Anda untuk memecahkan masalah Anda.
  3. Tidak menempatkan atasan Anda dalam posisi canggung karena harus membela Anda.
  4. Tidak meminta atasan Anda untuk memberi tahu kepada orang lain.

Untuk training hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN PENGEMBANGAN PRIBADI DAN ETOS KERJA PROGRAM 2 HARI 2018

PELATIHAN PENGEMBANGAN PRIBADI DAN ETOS KERJA PROGRAM 2 HARI 2018

MENGUATKAN KEPRIBADIAN DAN ETOS KERJA KARYAWAN

DESKRIPSI

Karyawan adalah aset yang harus dirawat dengan bijak di dalam budaya perusahaan yang kuat. Ada dua aspek yang harus dirawat dengan rajin agar karyawan menjadi aset produktif perusahaan, yaitu:aspek kepribadian dan aspek etos kerja. Bila kepribadian dan etos kerja karyawan dilatih dan disempurnakan secara terus-menerus, maka karyawan secara konsisten mampu bekerja dengan lebih profesional.

Program pelatihan selama dua hari ini bertujuan untuk menguatkan kepribadian dan etos kerja karyawan. Hal-hal yang dikuatkan melalui pelatihan ini mencakup aspek kepribadian yang terfokus pada penguatan emosi, komunikasi, kepemimpinan diri sendiri, dan rasa percaya diri. Selanjutnya, dari sisi etos kerja meliputi perilaku kerja yang tidak produktif, boros, dan tidak efektif; rendahnya disiplin untuk mematuhi aturan kerja; ketidakmampuan mengatur waktu kerja; serta rendahnya kualitas perilaku untuk kolaborasi dan kerja sama tim.

Program ini ingin meningkatkan keterampilan dan kualitas karyawan, khususnya di bidang self-leadership, kecerdasan emosional, komunikasi, produktivitas dan efisiensi, disiplin dan kepatuhan pada aturan kerja, manajemen waktu, motivasi diri dan peningkatan rasa percaya diri, serta kolaborasi dan kerja sama tim. Materi pelatihan berisi berbagai konten positif yang dapat digunakan untuk menguatkan energi positif di tempat kerja, serta menjadikan karyawan sebagai aset produktif yang unggul dan kuat.

TUJUAN

  1. Memaksimalkan kinerja dengan peningkatan kualitas etos kerja dan kepribadian positif
  2. Meningkatkan kolaborasi kerja dan kerja sama tim
  3. Menumbuhkan jiwa yang cerdas emosi dan cerdas komunikasi, sehingga mampu saling terhubung untuk melayani perusahaan dengan lebih baik
  4. Mengoptimalkan kualitas diri untuk lebih produktif, efektif, efisien, serta menghindari pemborosan
  5. Memperkuat kepercayaan diri dan motivasi kerja
  6. Patuh pada aturan kerja dan cerdas mengatur waktu kerja

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Studi Kasus, Icebreaker.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

  1. Peserta mampu memimpin diri sendiri untuk melayani pekerjaan dengan berkualitas
  2. Peserta mampu meningkatkan kesadaran untuk meningkatkan kualitas emosi positif di tempat kerja
  3. Peserta mampu menjadikan potensi dan bakatnya sebagai aset untuk membantu perusahaan
  4. Peserta mampu berkomunikasi secara efektif dan produktif
  5. Peserta mampu bekerja dengan tingkat efisiensi yang tinggi, serta menghindari pemborosan
  6. Peserta mampu memperkuat disiplin diri dan patuh pada aturan kerja
  7. Peserta mampu mengelola waktu kerja dan memanfaatkannya secara produktif
  8. Peserta mampu bekerja dengan rasa percaya diri yang tinggi dan selalu termotivasi untuk menghasilkan kualitas terbaik
  9. Peserta mampu berkolaborasi, berkoordinasi, dan bekerja sama secara efektif dan produktif
  10. Peserta mampu menjadikan dirinya sebagai energi support untuk memaksimalkan energi sukses perusahaan

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN SELAMA 2 HARI 16 JAM

TEMA: MENGUATKAN KEPRIBADIAN DAN ETOS KERJA KARYAWAN

DAY 1/HARI 1

PK 08.00 s.d. 09.45 WIB. SESI 1: MENGUATKAN KEPEMIMPINAN DIRI SENDIRI AGAR DAPAT MENGALIRKAN KUALITAS KERJA

Sub Bahasan

  1. Memahami konsep kepemimpinan diri sendiri
  2. Memahami apa yang harus diperjuangkan di tempat kerja
  3. Memahami cara menyatukan visi perusahaan searah pada karir kerja
  4. Meningkatkan kesadaran untuk memimpin pekerjaan dan tanggung jawab
  5. Menguasai pekerjaan dan termotivasi untuk mengalirkan kualitas
  6. Memperjelas pengaruh kepemimpinan diri, termasuk nilai-nilai inti dan keyakinan
  7. Mengidentifikasi perilaku kerja untuk menciptakan energi positif di tempat kerja
  8. Memimpin diri sendiri untuk pertumbuhan lanjutan dan pengembangan diri

Pk 09.45 s.d. 10.00 WIB: COFFEE BREAK/ISTIRAHAT

PK 10.00 s.d. 12.00 WIB. SESI 2: MENINGKATKAN KUALITAS EMOSI POSITIF DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Memahami kerangka emosi baik
  2. Kesadaran diri
  3. Manajemen diri sendiri
  4. Motivasi diri
  5. Kekuatan empati
  6. Kesadaran sosial
  7. Manajemen hubungan baik
  8. Penanganan reaksi
  9. Kecerdasan sosial
  10. Perhatian dan kepedulian
  11. Emosi verbal dan non verbal
  12. Pengaruh positif – pengaruh negatif
  13. Akting untuk kebaikan

Pk. 12.00 s.d. 13.00 WIB: LUNCH BREAK/ISTIRAHAT

PK 13.00 s.d. 14.30 WIB. SESI 3: KOMUNIKASI POSITIF DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Gaya komunikasi positif
  2. Berinteraksi dengan bijak
  3. Teknik mempertanyakan sesuatu
  4. Mengatasi salah paham
  5. Komunikasi dengan empati dan toleransi
  6. Komunikasi dengan email, telepon, sms, media sosial
  7. Bahasa tubuh dan para bahasa
  8. Memahami cerita yang didengar
  9. Menganalisa niat seseorang
  10. Menghindari menyalahkan
  11. Menguasai perasaan dan mengendalikan ego
  12. Mengatasi percakapan sulit
  13. Menguasai permainan psikologis dalam komunikasi

Pk 14.30s.d.14.45 WIB: COFFEE BREAK/ISTIRAHAT

PK 14.45 s.d. 16.30 WIB. SESI 4: PRODUKTIF DAN TIDAK BOROS

Sub Bahasan

  1. Efisiensi dimulai dari mindset ke proses kerja dan hasil
  2. Mengoptimalkan semua potensi dengan cara yang efektif
  3. Bekerja efektif untuk kinerja terbaik
  4. Mengalirkan proses kerja yang efektif dalam sistem, prosedur, dan budaya
  5. Memanfaatkan fasilitas dan perlengkapan kerja dengan efisien
  6. Totalitas dan lebih produktif
  7. Melayani dan berkontribusi dengan sepenuh hati dan optimal
  8. Tidak menghambat dan menunda pekerjaan

DAY 2/HARI 2

PK 08.00 s.d.10.00 WIB. SESI 5: DISIPLIN DAN PATUH PADA ATURAN KERJA

Sub Bahasan

  1. Memperkuat disiplin diri dan menjalankan tanggung jawab sesuai tata kelola
  2. Disiplin diri untuk fokus pada prioritas pekerjaan yang harus dilakukan
  3. Perilaku yang menyelesaikan dan menghindari penundaan tugas
  4. Disiplin diri untuk meningkatkan kualitas rutinitas pekerjaan
  5. Disiplin untuk mengembangkan kebiasaan efektif, efisien, kreatif, dan produktif di setiap dimensi pekerjaan
  6. Patuh pada aturan, prosedur, etika, dan tata kelola
  7. Membangun kebiasaan pola kerja yang taat aturan, peraturan, norma, dan sopan santun

Pk 09.45 s.d. 10.00 WIB: COFFEE BREAK/ISTIRAHAT

PK 10.00 s.d. 12.00 WIB. SESI 6: MANAJEMEN WAKTU

Sub Bahasan

  1. Sikap dan mental yang menghargai waktu
  2. Waktu yang fokus untuk memaksimalkan produktivitas diri
  3. Pengorganisasian dan mengatur waktu dengan efektif dan produktif
  4. Mengelola hubungan kerja dengan efektif
  5. Menangani gangguan dan hal-hal yang tidak terduga
  6. Menentukan tujuan dan fokus pada penyelesaiannya
  7. Menghilangkan hal-hal yang tidak perlu dalam rutinitas kerja
  8. Merencanakan dan menjalankan rapat dengan efektif
  9. Meningkatkan kebiasaan efektif dan menghilangkan kebiasaan boros waktu
  10. Sistem dan pola kerja yang lebih otomatis
  11. Mengelola email, telepon, sms dengan efektif

Pk. 12.00 s.d. 13.00 WIB: LUNCH BREAK/ISTIRAHAT

PK 13.00 s.d. 14.30 WIB. SESI 7: MOTIVASI DAN PENINGKATAN RASA PERCAYA DIRI

Sub Bahasan

  1. Membangun mental optimisme
  2. Meningkatkan keyakinan dan kepercayaan diri
  3. Mengoptimalkan potensi diri untuk menerima lebih banyak sukses
  4. Hukum tarik menarik, sebab akibat dalam hidup
  5. Cara menguatkan sugesti sukses dan meyakinkan diri
  6. Selalu bersemangat dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi
  7. Cara untuk keluar dari perangkap lingkungan pesimistis
  8. Berpikiran positif saat menghadapi tantangan dan peluang
  9. Membangun nilai-nilai kehidupan positif

Pk 14.30s.d.14.45 WIB: COFFEE BREAK/ISTIRAHAT

PK 14.45 s.d. 16.30 WIB. SESI 8: KOLABORASI DAN TEAM WORK

Sub Bahasan

  1. Menguatkan kebiasaan kolaborasi, koordinasi, komunikasi, dan saling membantu di tempat kerja
  2. Nilai-nilai dan mental yang dibutuhkan dalam kolaborasi
  3. Bekerja dalam tim yang berfungsi untuk peningkatan kinerja
  4. Siklus kehidupan di dalam kerja sama tim
  5. Menjalankan peran individu untuk menguatkan peran tim
  6. Kerja sama tim yang membagi beban kerja
  7. Saling membimbing dan mengarahkan dalam keharmonisan kerja
  8. Teknik brainstorming dalam kerja sama tim
  9. Strategi untuk mencegah tim dalam tim
  10. Cara memberdayakan tim
  11. Cara mengelola konflik di dalam tim
  12. Cara menengahi salah paham dan potensi tidak efektifnya tim

Untuk Pelatihan Hubungi: 0812 131 888 99
E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN MENINGKATKAN BUDAYA KERJA, PELAYANAN, KOMUNIKASI, DAN SOLIDITAS KERJA PROGRAM 1 HARI 2018

BALI-KEMENKES 2014

MENINGKATKAN BUDAYA KERJA, PELAYANAN, KOMUNIKASI, DAN SOLIDITAS KERJA PROGRAM 1 HARI 8 JAM

DESKRIPSI

Perusahaan sukses adalah yang mampu memfokuskan energi individu dan kolektif, untuk berkolaborasi di dalam soliditas kerja, yang saling menguatkan fungsi dan peran dari masing-masing departemen atau divisi kerja. Bila individu atau kelompok sudah bersatupadu sebagai tim kerja yang solid, maka proses kerja akan terfokus untuk meningkatkan kinerja. Soliditas di tempat kerja membutuhkan mindset kerja yang saling membantu dan peduli, perilaku kerja yang etis dan profesional, integritas, kualitas, melayani, proaktif, akuntabilitas, dan kepercayaan. Setiap orang di dalam perusahaan harus sadar, untuk menjadi bagian dari kolaborasi yang berkontribusi di dalam proses kerja dengan sepenuh hati dan totalitas.

Program pelatihan ini bertujuan membangun budaya kerja yang kuat, dalam aspek: interaksi kerja, komunikasi, pelayanan, kerja sama, pencapaian target, kinerja, empati, toleransi, kepemimpinan, dan perilaku dalam organisasi yang melibatkan semua orang di dalam kolaborasi yang solid dan kuat. Setiap sel divisi atau unit kerja haruslah menghindari perilaku berbudaya sendiri, mampu menyatu di dalam satu budaya dan satu visi yang kuat di dalam soliditas kerja. Setiap peserta diharapkan mampu meningkatkan kegigihan, disiplin, keterlibatan, pemahaman bersama, kebaikan bersama, pengembangan budaya kerja yang solid dalam kerja sama, kebiasaan kerja yang saling peduli, dan menghindari ego sektoral.

Program selama 1 hari diharapkan mampu meningkatkan soliditas bersama di tempat kerja, meningkatkan produktivitas pribadi untuk pencapaian target kerja, peningkatan tanggung jawab kerja, peningkatan komunikasi dan interaksi, kemampuan yang lebih dalam penanganan konflik dan orang sulit, pengorganisasian pekerjaan dan waktu yang lebih efektif, peningkatan hubungan kerja yang saling percaya dan menghormati, peningkatan proses kerja untuk hasil akhir yang optimal, pola pikir yang optimis dan positif, serta menjadikan peserta sebagai pemimpin andal yang dapat dibanggakan oleh perusahaan.

METODE DAN MATERI

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN

  1. Terwujudnya perilaku kerja yang solid, peduli, saling membantu, bekerja sama, dan berkolaborasi untuk mencapai target dan tujuan perusahaan.
  2. Terwujudnya budaya kerja yang komunikatif, proaktif, menghindari ego sektoral, serta melayani dengan kesadaran dan ketulusan hati yang murni.
  3. Terwujudnya sikap dan perilaku kerja yang produktif dalam mencapai kinerja, serta mudah beradaptasi terhadap tantangan dan kedinamisan yang ada.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

  1. Peserta diharapkan menjadi lebih andal untuk bekerja dengan mindset positif, serta pola kerja yang lebih optimis dan positif agar mudah mencapai target dan kinerja terbaik.
  2. Menjadikan diri masing-masing sebagai energi support yang andal untuk memaksimalkan energi sukses organisasi.
  3. Meningkatkan kedisiplinan, menciptakan kebiasaan dan perilaku yang otomatis dan konsisten dalam meraih kinerja terbaik.
  4. Mengelola diri sendiri dan terhubung dengan semua pihak dengan energi positif dan optimis.
  5. Menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kolaborasi dan soliditas kerja.
  6. Menguasai tujuan dan cerdas mengarahkan waktu dan sumber daya untuk pencapaian target.
  7. Berkomunikasi baik secara verbal dan non verbal, serta menjadi energi positif di tempat kerja.

GARIS BESAR MATERI  PEMBAHASAN SELAMA 1 HARI 8 JAM

Topik Pembahasan: Meningkatkan Budaya Kerja, Pelayanan, Komunikasi, dan Soliditas Kerja

PK. 08.00 – 10.00 WIB. SESI 1: MENINGKATKAN BUDAYA KERJA UNTUK KINERJA YANG HEBAT

Sub Bahasan

  1. Rutinitas kerja di dalam akuntabilitas, integritas, transparansi, kualitas, dan kompetensi.
  2. Meningkatkan keandalan diri untuk lebih produktif, efektif, efisien, dan berkinerja tinggi.
  3. Perilaku kerja yang berkolaborasi, kerja sama, sinergi, berkomunikasi.
  4. Menguatkan proses kerja dengan patuh pada nilai-nilai perusahaan, sistem, etos, proses kerja, dan kepemimpinan.
  5. Meningkatkan kualitas pelayanan dan kontribusi di dalam rutinitas organisasi.
  6. Menjadikan keandalan diri sebagai aset yang dapat meningkatkan pertumbuhan kinerja perusahaan.
  7. Suasana kerja yang nyaman, rasa kekeluargaan, jiwa kebersamaan, kekompakkan dalam bekerja, meningkatkan kualitas hubungan positif di tempat kerja.

PK. 10.00 -10.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.10.15 -12.15 WIB. SESI 2: MENINGKATKAN KUALITAS INTERAKSI DAN KECERDASAN MENGELOLA ORANG LAIN SECARA PROFESIONAL

Sub Bahasan

  1. Mengelola orang-orang di sekitar dengan motivasi dan gairah kerja.
  2. Mengelola, mencegah, menyelesaikan potensi konflik.
  3. Kiat-kiat penanganan terhadap orang-orang yang sulit diatur.
  4. Mengorganisir pekerjaan dan tanggung jawab dengan efektif.
  5. Mengembangkan sikap, perilaku, mental positif, dan menghindari ego sektoral.
  6. Mengelola stres, marah, dan emosi negatif lainnya agar tidak merusak proses kerja.
  7. Empati, toleransi, dan jiwa besar dalam membangun hubungan kerja yang solid.

PK.12.15 – 13.30 WIB. ISHOMA

PK.13.30 -15.00 WIB. SESI 3: BERKOMUNIKASI DAN MENYATU DI DALAM SATU ENERGI POSITIF SOLIDITAS KERJA

Sub Bahasan

  1. Memahami komunikasi yang ideal di dalam organisasi.
  2. Gaya komunikasi yang berbeda dan cara beradaptasi.
  3. Komunikasi positif menghasilkan kolaborasi kerja yang produktif.
  4. Pentingnya parabahasa dan komunikasi non verbal.
  5. Sikap tegas dalam komunikasi positif.
  6. Menjadi energi positif dalam aliran komunikasi di internal perusahaan.
  7. Cara memberikan umpan balik yang baik.
  8. Menjaga suasana hati yang baik dalam setiap interaksi dan komunikasi.
  9. Memahami persepsi, logika berpikir, kepercayaan, dan keyakinan lawan bicara.

PK.15.00 – 15.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK. 15.15 – 17.00 WIB. SESI 4:MELAYANI PERUSAHAAN, KOLEGA, BAWAHAN, ATASAN, DAN UNIT KERJA YANG LAIN DARI HATI YANG IKHLAS DAN TULUS

Sub Bahasan

  1. Pelayanan dari ketulusan hati untuk membantu orang lain.
  2. Mengembangkan soliditas korps di internal perusahaan.
  3. Menyederhanakan hubungan kerja yang kompleks dari hati yang ikhlas dan tulus.
  4. Menghidupkan hati, mendengar suara hati, melihat dengan mata hati, dan menjaga hati dengan rasa syukur dalam memberikan pelayanan berkualitas.
  5. Memahami bahwa setiap orang memiliki sistem penilaian yang berbeda.
  6. Pelayanan dengan memberikan kasih dan mengendalikan ego.

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI: 0812 1318 8899  

E-mail:training@djajendra-motivator.com