PELATIHAN BUSINESS ETHICS 2 HARI 2018

PELATIHAN ETIKA BISNIS 2 HARI 16 JAM

LATAR BELAKANG

Dalam dunia modern ini, bisnis adalah salah satu kekuatan yang sangat berkuasa. Kekuatan modal dan sumber daya yang terlibat dalam sebuah proses bisnis menciptakan nilai tambah untuk kesejahteraan dan perbaikan kualitas hidup manusia. Karena bisnis memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kesejahteraan dan perbaikan kualitas hidup manusia, maka diperlukan tata kelola bisnis yang bermoral. Dalam hal ini, moral tersebut biasanya diatur dalam pedoman etika bisnis di masing-masing organisasi atau perusahaan. Dengan mematuhi pedoman etika bisnis, maka perusahaan mampu menjalankan bisnisnya dengan etis, sehingga pemilik saham, karyawan, manajemen, pelanggan, dan pemangku kepentingan lainnya mendapatkan kebaikan dan keadilan dari keberadaan bisnis tersebut.

Program pelatihan etika bisnis ini menyediakan perspektif dasar untuk praktek-praktek pengelolaan organisasi, bisnis, dan tanggung jawab terhadap semua kepentingan stakeholder. Penekanan khusus ditempatkan pada sifat saling terkait antara etika, moral, integritas, hukum, dan perilaku dalam mengelola individu, kelompok, dan organisasi dalam lingkungan bisnis yang menjunjung tinggi kepentingan stakeholder secara adil dan wajar.

Pelatihan ini akan membangun kesadaran peserta untuk lebih berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam menjalankan etika bisnis di tempat kerja. Sikap, perilaku, keputusan, proses, dan penyelesaian setiap hal haruslah etis, sehingga perusahaan akan lebih dipercaya oleh setiap stakeholders dengan sepenuh hati. Dan hal ini akan membuat bisnis dan kinerja perusahaan semakin meningkat, sehingga daya tahan perusahaan akan selalu lebih kuat untuk menghadapi kompetisi bisnis yang penuh persaingan ketat. 

KONSEP DASAR

Etika Bisnis memiliki kapasitas sebagai penguat energi integritas pribadi dalam menjalankan isu-isu etis dalam bisnis. Konsep dasar pelatihan ini mempromosikan perilaku etis dalam korporasi dan institusi. Termasuk, peran bisnis dalam ekonomi pasar bebas, etika dalam ekonomi global, tanggung jawab sosial, dan peran kode etik dalam pelayanan bisnis.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Mampu mengenali, menganalisis, dan memutuskan isu-isu etika dalam bisnis.
  2. Mengembangkan keterampilan dan keyakinan untuk menjalankan etika bisnis.
  3. Mengembangkan pemahaman tentang hubungan etis antara bisnis, organisasi, dan stakeholder.
  4. Mampu meningkatkan perilaku kerja yang etis di dalam organisasi.
  5. Meningkatkan tanggung jawab perusahaan dalam aspek bisnis, ekonomi, hukum, etika, sosial, dan kemanusiaan.
  6. Memahami realitas budaya, sosial, dan psikologi kekuasaan di Indonesia  terhadap pelaksanaan etika bisnis.

MANFAAT PELATIHAN

Setelah menyelesaikan pelatihan ini:

  1.  Menerapkan perilaku kerja berlandaskan panduan etika bisnis
  2.  Menerapkan prinsip-prinsip bisnis yang jujur, terbuka, adil, wajar, dan bertanggung jawab
  3.  Memahami teknik penalaran moral dan argumentasi yang diperlukan untuk menganalisis isu-isu moral dalam bisnis
  4.  Memahami tindakan individu dalam transaksi ekonomi dan bisnis dalam berbagai kerangka moral yang baik
  5.  Menerapkan prinsip-prinsip etika umum untuk kasus atau praktik bisnis
  6.  Memahami arti moral terpuji dan tindakan teladan individu dalam bisnis
  7.  Memahami maksud dari tindakan moral yang tercela oleh individu dalam bisnis atau perusahaan

MATERI PEMBAHASAN  2 HARI 16 JAM

  1.  Apa Etika?
  2.  Apa Etika Bisnis?
  3.  Manfaat Mengelola Etika
  4.  Pelaksana Etika di Tempat Kerja
  5. Pedoman Mengelola Etika di Tempat Kerja
  6. Peran dan Tanggung Jawab
  7. Etika Pemberi Kerja
  8. Etika Karyawan
  9. Kebijakan Privasi
  10. Isu Pelecehan
  11.  Teknologi dan Etika Bisnis
  12.  Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial
  13.  Mengidentifikasi Jenis Tanggung Jawab
  14.  Penanganan Tanggung Jawab Sosial dan Konflik Bisnis
  15. Dasar-dasar Keputusan Etis
  16. Menyeimbangkan Etika Pribadi dan Organisasi
  17. Dilema Umum Etika
  18. Membuat Keputusan Etis
  19. Mengatasi Hambatan
  20. Whistle Blowing
  21.  Kriteria dan Risiko Whistle Blowing
  22. Proses Whistle Blowing
  23.  Ketika Anda Harus Menjadi Whistle Blowing
  24. Etika Manajerial
  25. Manajemen Etis
  26.  Mengidentifikasi Karakteristik
  27.  Memastikan Perilaku Etis
  28.  Perilaku Tidak Etis
  29.  Mengenali dan Identifikasi Perilaku Tidak Etis
  30.  Mencegah Perilaku Tidak Etis
  31.  Mengatasi Perilaku Tidak Etis
  32.  Intervensi Terhadap Perilaku Tidak Etis
  33.  Etika dalam Bisnis
  34.  Dasar Organisasi dalam Etika Bisnis
  35.  Mengatasi Kebutuhan Etika dalam Bisnis
  36.  Prinsip Etis dalam Bisnis
  37.  Perlindungan Bisnis yang Etis
  38.  Mengembangkan Kode Etik
  39.  Melakukan Etika Internal Audit
  40.  Menjunjung tinggi Program Etika

Untuk Training Hubungi: 0812 131 888 99

E-mail: training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS PROGRAM 1 HARI

DESKRIPSI

Bisnis yang tumbuh terus-menerus adalah cara untuk mencapai kinerja bisnis yang berkelanjutan. Kinerja bisnis yang berkelanjutan dapat menciptakan modal untuk  ekspansi usaha. Ketika setiap karyawan dan pimpinan bersatupadu dalam budaya integritas, maka bisnis harian dan ekspansi bisnis dapat dijalankan berdasarkan integritas. Diperlukan karakter integritas karyawan dan pimpinan yang hebat dan andal dalam memperjuangkan kesuksesan bisnis di setiap situasi. Kesadaran untuk menjadikan integritas sebagai nilai dasar pribadi dan nilai dasar di tempat kerja, akan menciptakan perilaku kerja yang andal dan hebat untuk mencapai kinerja bisnis terbaik.

Integritas adalah fondasi untuk membangun kinerja dan prestasi bisnis terbaik. Integritas menghasilkan perilaku kerja yang jujur, bertanggung jawab, disiplin, etis, terpercaya, rajin, tekun, andal, dan melayani perusahaan dengan sepenuh hati. Integritas adalah sebuah nilai yang harus dijadikan fondasi untuk semua perilaku kerja, agar pekerjaan yang dikerjakan itu berkualitas tinggi dan sesuai tujuan.

Karyawan dan pimpinan dengan integritas selalu sadar untuk membangun hubungan kerja yang produktif dengan rekan kerja, atasan, bawahan, pelanggan, dan stakeholder lainnya. Mereka tampil dengan jujur dan dapat dipercaya untuk menjalankan misi perusahaan secara profesional. Integritas di dalam perilaku kerja memudahkan mereka untuk terhubung dalam kolaborasi dan koordinasi kerja, yang bersumber dari keikhlasan dan ketulusan di dalam melayani perusahaan.

Karyawan dan pimpinan tanpa integritas membawa resiko yang tinggi bagi perusahaan, apalagi saat perusahaan mau melakukan ekspansi usaha yang lebih besar. Tanpa integritas dipastikan orang-orang memiliki perilaku tidak jujur dan tidak etis. Akibatnya, mereka berpotensi menjadi energi negatif yang menghambat pertumbuhan bisnis, sehingga perusahaan sulit mencapai prestasi dan kinerja tinggi. Apalagi, bila karyawan dan pimpinan itu tidak memiliki integritas; tetapi, mereka sangat pintar, cerdas, rajin, tekun, disiplin, andal, hebat, kreatif, berdaya tahan tinggi, dan bertenaga hebat dalam melayani pekerjaannya; maka, mereka dipastikan menjadi pribadi yang paling beresiko dan berbahaya bagi perusahaan. Tanpa integritas, kecerdasan dan segala kehebatan menjadi potensi kerugian bagi perusahaan.

Tidaklah mudah dan murah untuk memiliki karyawan dan pimpinan dengan integritas tinggi. Diperlukan fondasi dasar dalam bentuk moralitas pribadi yang teruji positif, serta kemampuan karyawan dan pimpinan untuk menjalankan etika bisnis dan kode etik perusahaan dengan penuh tanggung jawab. Integritas dihasilkan dari niat dan kesadaran untuk menjadi jujur dan bertanggung jawab penuh atas segala sesuatu yang dikerjakan. Jadi, dilihat atau tidak dilihat, orang dengan integritas tetap bersikap dan berperilaku sesuai aturan.

Di samping mempercayai integritas karyawan dan pimpinan; perusahaan juga harus mengembangkan sistem, budaya, dan tata kelola yang memaksa atau menyadarkan karyawan dan pimpinan untuk menunjukkan perilaku integritas dan etis di tempat kerja. Berharap dari niat dan kesadaran karyawan dan pimpinan untuk bekerja dengan integritas tidaklah mudah.

Program Pelatihan Ekspansi Usaha Berlandaskan Integritas membangun perilaku dan mental peserta untuk menjalankan bisnis dengan integritas. Peserta diharapkan mampu memahami apa itu integritas, dan bagaimana cara menginternalisasikan integritas ke dalam diri, serta menjadikannya sebagai perilaku sehari-hari di tempat kerja.

METODOLOGI

Fokus pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan(Coaching),Counseling, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN

  1. Membekali mental dan perilaku integritas untuk mencapai keberhasilan di tempat kerja.
  2. Menjadikan integritas sebagai fondasi dalam pembentukan karakter diri yang lebih jujur kepada diri sendiri, lebih percaya diri, lebih mampu menjalankan akuntabilitas, responsibilitas, mental tangguh dan tak pernah menyerah, senang menjadi orang yang diandalkan, mental dan sikap yang bertanggung jawab, mental dan sikap yang kata-katanya bisa dipegang, janji-janjinya dapat dipercaya.
  3. Berperilaku jujur dan menghindari perilaku koruptif.
  4. Membekali mental dan perilaku yang siap beradaptasi dengan ekspansi usaha, serta menampilkan integritas yang kuat di setiap proses ekspansi usaha.

MANFAAT

  1. Memahami dampak integritas terhadap peningkatan pencapaian kinerja dan kesuksesan dalam ekspansi usaha.
  2. Memahami bahwa integritas menciptakan tindakan dan perilaku positif yang dipercaya oleh orang lain.
  3. Memahami manfaat dari integritas yang meningkatkan kepercayaan semua stakeholders.
  4. Membangun dasar yang kuat untuk membuat keputusan yang lebih mudah dan membangun aliansi yang kuat di internal perusahaan.
  5. Tindakan yang diperlukan untuk membangun reputasi perusahaan agar mendapat hasil dan pangsa pasar yang terus-menerus meningkat.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS 

  1. Integritas menjadikan anda bekerja dengan cinta dan sukacita
  2. Pikiran, ucapan, dan perbuatan dalam satu kekuatan integritas.
  3. Bekerja tanpa integritas akan merugikan diri sendiri, perusahaan, dan pelanggan.
  4. Menempatkan integritas dalam praktek.
  5. Dampak integritas untuk sukses pribadi dan perusahaan.
  6. Membangun bisnis dengan integritas dan mendapatkan hasil dari integritas.
  7. Perusahaan adalah manusia, bisnis adalah manusia.
  8. Integritas berdampak positif pada pangsa pasar.
  9. Kecepatan dan kelincahan adalah kunci memenangkan masa depan.
  10. Belajar dari kegagalan Enron.
  11. Mengendalikan ego dalam implementasi integritas.
  12. Peran etika bisnis dan kode etik terhadap integritas.
  13. Pentingnya integritas menurut Warren Buffett.
  14. Belajar integritas dari Michal Jordan
  15. Integritas membangun fondasi bisnis yang kuat.
  16. Memperoleh sumber daya yang dibutuhkan untuk tumbuh dan menjaga integritas bisnis.
  17. Integritas meningkatkan akuntabilitas dan tanggung jawab individu.
  18. Mendorong perusahaan untuk meningkatkan sukses yang lebih besar.
  19. Menghormati batas-batas hukum dan konsekuensi.
  20. Membangun kepercayaan dari waktu ke waktu berfondasikan integritas.
  21. Menghasilkan perilaku yang andal dan jujur untuk mewujudkan tujuan.
  22. Membangun hubungan yang dipercaya oleh klien, pemegang saham, karyawan, manajemen, dan pemangku kepentingan lainnya.
  23. Berjalannya etika bisnis, kode etik perilaku, good governance, dan moral individu yang tinggi.
  24. Menghindari konflik dan rasa curiga dengan pihak lain.
  25. Tidak membiarkan seorangpun mengambil motivasi dan energi Anda.
  26. Hidup adalah perubahan, jadilah pemenang yang mudah beradaptasi.

Untuk training hubungi: 0812 8777 083

PELATIHAN BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE 2 HARI 2018

BALI-KEMENKES 2014

PELATIHAN MEMBANGUN BUDAYA PERUSAHAAN YANG KUAT DAN UNGGUL, PROGRAM 2 HARI

PROGRAM PELATIHAN BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE 2 HARI DJAJENDRA

DESKRIPSI

BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE. Sumber daya manusia perusahaan selalu berasal atau hadir dari berbagai dimensi budaya yang beragam dan unik, dan kita semua tahu bahwa dunia tidak hidup di dalam budaya yang homogen.

Tetapi, di dalam perusahaan, setiap orang tidak berjuang untuk kepentingan mereka masing-masing. Perusahaan memiliki visinya sendiri, dan semua orang di dalam perusahaan adalah alat untuk mewujudkan visi perusahaan. Jadi, di sini, diperlukan sebuah budaya yang sama, yang seragam, dan yang tunggal agar setiap orang di perusahaan mampu bergerak, bertindak, berkomunikasi, berperilaku dan berjuang sesuai dengan nilai-nilai dan cita-cita perusahaan.

Pelatihan BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE ini merupakan wadah bagi perilaku kerja yang berdasarkan visi, misi dan nilai-nilai perusahaan. Ini adalah campuran dari aturan, tata kelola, model perilaku kerja berbudaya, gabungan pola pikir, persepsi, keyakinan, energi, nilai-nilai, kebiasaan, hubungan, emosi, kepemimpinan, tata ruang, dan sikap dari orang-orang dalam perusahaan; yang secara bersama-sama memberikan kekuatan unik dan khas di dalam kolaborasi kerja, serta terikat dalam suasana kerja yang sama sebagai satu kesatuan dari sebuah organisasi yang kuat dan unggul.

Budaya perusahaan yang kuat selalu memiliki pernyataan visi yang jelas dan sederhana, sehingga visi benar-benar dipahami sebagai dasar budaya; nilai-nilai kerja yang mampu menciptakan perilaku kerja yang profesional; praktik atau tata kelola perusahaan yang mampu menguatkan semua organ perusahaan; peran dan fungsi yang dapat diuraikan atau dijelaskan secara formal, sehingga setiap orang merasa terikat dalam tanggung jawab; dan ruang kerja atau lingkungan kerja yang memudahkan terjadinya perilaku profesional, kolaborasi, kontribusi, pelayanan, dan komunikasi yang saling menguatkan.

Pelatihan BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE ini dirancang untuk durasi 2 hari, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kolektif sumber daya manusia dengan budaya yang kuat. Dalam hal ini, budaya perusahaan akan membuat sumber daya manusia berada dalam satu bangunan jiwa yang sama; jiwa dengan ruang terbuka yang penuh empati, komunikasi, kolaborasi, cinta, dan kepedulian untuk saling membantu. Dan, membuat setiap orang sadar tentang tugas dan tanggung jawab masing-masing, bekerja proaktif untuk mencari tahu apa yang harus dilakukan, serta bagaimana cara melakukannya. 

Program pelatihan BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE ini akan memberikan kejelasan dan keselarasan antara budaya kerja dan visi. Dalam hal ini, budaya perusahaan mengekspresikan tentang keyakinan dan nilai-nilai perusahaan, sehingga setiap orang di dalam perusahaan memahami bagaimana mereka berperilaku, cara memperjuangkan sesuatu, bagaimana mereka bersikap, bagaimana mereka bertindak, bagaimana mereka mencari tahu tentang siapa mereka. Intinya, budaya perusahaan menjelaskan jati diri perusahaan, yang juga harus menjadi jati diri setiap individu di dalam perusahaan.

Visi akan menjadi kekuatan yang menggerakan setiap orang untuk menuju arah yang sama, hasil akhir sesuai rencana dan target. Di sini, setiap orang harus menggunakan penglihatannya yang tajam, sehingga mampu memotivasi tindakan dan membuat keputusan sesuai arah perusahaan.

Pada akhirnya, setiap orang di dalam perusahaan harus mampu menjadikan budaya perusahaan sebagai kendaraan atau mesin, untuk membawa mereka menuju visi yang telah direncanakan dengan baik.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Tercapainya pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya budaya perusahaan dan hubungannya dengan visi, lingkungan kerja, nilai-nilai, tata kelola, komunikasi internal dan eksternal, dan kepemimpinan
  2. Meningkatkan self-motivation, self-manajemen, integritas pribadi, dan keterampilan komunikasi untuk menciptakan budaya perusahaan yang kuat
  3. Menjelaskan hubungan antara budaya, visi, misi, strategi, dan mekanisme implementasi
  4. Menguasai kompetensi budaya sehingga dapat menciptakan perilaku kerja sesuai dengan budaya perusahaan
  5. Menguasai multikultural dan cerdas beradaptasi dengan dunia global
  6. Menumbuhkan semangat kolaborasi di dalam budaya kuat untuk mencapai kualitas kerja dan kinerja terbaik
  7. Membangun budaya kerja dan budaya bisnis yang berkinerja tinggi
  8. Menumbuhkan semangat kerja dan rasa memiliki perusahaan atas dasar budaya organisasi, core values perusahaan, dan prinsip-prinsip etis
  9. Mengenali elemen-elemen dari budaya organisasi yang kuat, keunggulan organisasi, keunggulan pribadi, kelelahan dan kerja berlebihan(workaholism)
  10. Mampu mengidentifikasi manfaat dari budaya perusahaan,lalu membuat rencana yang baik untuk mengelola dan memperkuat budaya perusahaan
  11. Meningkatkan kesadaran untuk kesesuaian nilai-nilai pribadi dengan nilai-nilai perusahaan, sehingga setiap orang di perusahaan memiliki perilaku kerja yang aktual dengan nilai-nilai organisasi yang dinyatakan
  12. Memahami budaya perusahaan dan visi dengan sepenuh hati, serta mengetahui bagaimana menjadi pekerja yang profesional dan terbaik

METODE DAN MATERI

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

PEMATERI/MOTIVATOR

Pelatihan diberikan oleh Motivator dari PT Djajendra Motivasi Unggul yaitu Djajendra.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

  1. Mampu bekerja dengan perilaku sesuai budaya dan visi perusahaan
  2. Menjunjung tinggi nilai-nila, norma-norma, dan falsafah kerja perusahaan di semua unsur dan dimensi kerja
  3. Menjadikan diri masing-masing sebagai energi support yang membangun budaya perusahaan yang kuat
  4. Menguasai komponen-komponen penting dari budaya perusahaan
  5. Berkontribusi dan melayani perusahaan dengan fokus pada peningkatan kinerja di segala aspek
  6. Bekerja searah visi dan memanfaatkannya untuk mengejar misi, tujuan, dan target
  7. Memahami dan mengatasi faktor manusia sebagai pembawa risiko ke dalam budaya organisasi
  8. Menguasai kompetensi budaya dan menjadikannya pengetahuan untuk melayani perusahaan
  9. Mampu dan sadar untuk bekerja dan hidup sejujurnya dalam satu budaya dan satu visi perusahaan
  10. Menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kolaborasi dan soliditas kerja
  11. Mampu menjadi energi positif untuk membangun lingkungan kerja berbudaya unggul dan kuat
  12. Meningkatkan rasa tanggung jawab untuk bekerja dengan totalitas dalam upaya menghasilkan kinerja terbaik, sehingga tujuan dan misi perusahaan dapat tercapai
  13. Menjadi pilar terpenting untuk mewujudkan budaya perusahaan yang kuatMenjalankan tata kelola perusahaan dengan tegas dan professional

MATERI PEMBAHASAN SELAMA 2 HARI

  1. Gambaran besar tentang maksud dan tujuan pelatihan
  2. Pengenalan dan pemahaman budaya perusahaan secara mendasar
  3. Komponen – komponen penting untuk membangun  fondasi budaya perusahaan yang kuat
  4. Visi mengarahkan dan membimbing perusahaan/karyawan untuk mengejar misi, tujuan, dan target
  5. Budaya perusahaan untuk pencapaian kinerja yang tinggi
  6. Faktor manusia pembawa  risiko ke dalam budaya organisasi 
  7. Budaya perusahaan kuat dengan lingkungan kerja yang unggul
  8. Kompetensi budaya untuk penguatan perilaku kerja
  9. Bekerja dan hidup sejujurnya dalam satu budaya dan satu visi perusahaan

Untuk Training Hubungi:  0812 131 888 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN BUSINESS ETHICS UNTUK LEADER 2018

pelatihan-business-ethics-untuk-leader-2016

PELATIHAN BUSINESS ETHICS UNTUK LEADER PROGRAM 8 JAM 2018

JUDUL: PENTINGNYA ETIKA BISNIS DALAM PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN

DESKRIPSI

Dalam bisnis saat ini, ada banyak contoh dari praktik bisnis yang tidak etis pada perekonomian secara keseluruhan. Untungnya, ada juga banyak contoh positif etika dalam bisnis yang menggarisbawahi pentingnya kekuatan etis untuk mendorong kesuksesan bisnis.

Sekarang ini, pemerintah Indonesia sangat serius menjalankan pelayanan publik yang etis dan berkepastian hukum yang kuat. Pemerintah sedang berperang melawan pungutan liar atau pungutan tidak resmi. Hal ini dibuktikan dengan dimulainya reformasi dibidang hukum dengan tujuan akhir agar masyarakat sadar hukum. Realitas ini, haruslah segera disikapi oleh dunia korporasi untuk menjadikan lingkungan kerja sebagai wilayah yang sadar hukum, yang patuh menjalankan etika bisnis dengan integritas yang tinggi.

Kode Etik Perilaku dan Panduan Etika Bisnis tidak boleh lagi dibiarkan hidup di wilayah normatif, harus segera ditransformasikan ke wilayah perilaku, sehingga setiap orang di dalam perusahaan memiliki sikap dan perilaku etis yang berintegritas tinggi. Etika dan moralitas individu yang baik adalah dasar yang penting untuk dapat menjalankan etika bisnis di tempat kerja. Dan juga, tata kelola bisnis yang terbaik menjadi dasar untuk dapat menjalankan Kode Etik Perilaku dan Panduan Etika Bisnis di tempat kerja.

Dengan adanya kesadaran yang lebih tinggi dari para pemangku kepentingan untuk menjalankan etika bisnis dari sebelumnya, adalah penting bagi perusahaan untuk segera mengambil langkah serius dalam mengembangkan etika bisnis sebagai budaya kerja yang konsisten di tempat kerja. Sekarang ini, melalui internet, para stakeholder sudah mempublikasikan etika bisnis yang mereka jalankan; termasuk nilai-nilai perusahaan, visi, misi, dan tata kelola yang terbaik. Realitas ini menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan sudah menjalankan transparansi secara keseluruhan sebelum masuk ke hubungan bisnis. Jadi, sudah tidak boleh lagi ada wilayah abu-abu atau wilayah dilema dalam menjalankan etika bisnis.

Menjadi sebuah organisasi yang berkomitmen untuk standar etika yang tinggi tidak hanya hal yang benar untuk dilakukan, itu juga menguntungkan. Budaya kerja yang etis membangun realitas kerja dengan integritas yang tinggi. Kondisi ini menghilangkan skandal keuangan, menghilangkan kepemimpinan yang lemah, menghilangkan praktik bisnis yang tidak bermoral yang mahal,  dan meminimalkan berbagai resiko yang berpotensi fatal bagi keberlangsungan perusahaan. Organisasi yang membangun etika bisnis yang positif ke dalam budaya perusahaan mereka, menciptakan kerangka untuk menjaga dialog terbuka dan responsif terhadap pertimbangan etis, bahkan disebut sebagai evolusi bisnis dan mengambil tantangan baru.

Business Ethics Workshop Program 1 Hari 8 Jam ini memotivasi pengetahuan peserta tentang cara mengintegrasikan etika dalam praktek bisnis sehari-hari, termasuk cara berkomunikasi dengan perilaku etis di seluruh divisi sebagai keterampilan kepemimpinan yang kuat untuk mengembangkan budaya etis di tempat kerja. Perusahaan mendapatkan keuntungan dengan memiliki pemimpin dengan etika bisnis yang stakeholders harapkan. Kepemimpinan etis adalah salah satu kunci penting dalam membangun budaya kerja yang etis di tempat kerja.

Business Ethics Workshop Program 1 Hari 8 Jam ini membangun kesadaran peserta untuk lebih berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam menjalankan etika bisnis di tempat kerja. Sikap, perilaku, keputusan, proses, dan penyelesaian setiap hal haruslah etis; sehingga perusahaan menjadi lebih dipercaya oleh setiap stakeholders. Perilaku kerja yang etis membuat reputasi perusahaan lebih dipercaya. Jelas, hal ini mendorong bisnis dan kinerja perusahaan semakin meningkat, sehingga daya tahan perusahaan selalu lebih kuat untuk menghadapi kompetisi bisnis dan resiko bisnis yang tidak pasti.

KONSEP DASAR

Etika Bisnis memiliki kapasitas sebagai penguat integritas dalam menjalankan isu-isu etis dalam bisnis. Konsep dasar pelatihan ini mempromosikan budaya kerja dengan perilaku etis dalam korporasi dan institusi. Membangun kesadaran dan akal sehat kepemimpinan tentang pentingnya menjalankan etika bisnis untuk memperkuat kepemimpinan di dalam menjalankan bisnis dan organisasi. Termasuk, peran bisnis dalam ekonomi pasar bebas, etika dalam ekonomi global, tanggung jawab sosial, dan peran kode etik dalam pelayanan bisnis.

TUJUAN

  1. Mengingatkan kembali prinsip etika bisnis termasuk prinsip-prinsip dalam kode etik.
  2. Mengembangkan keterampilan kepemimpinan dalam menunjukkan prinsip-prinsip etika bisnis.
  3. Bagaimana pemimpin dapat menjadi panutan etis? Apa langkah-langkah/ tindakan dapat pemimpin mengambil untuk mengintegrasikan perilaku etis dalam organisasi?
  4. Meningkatkan penilaian yang baik dan akal sehat etika yang dihadapi bisnis, memecahkan beberapa contoh kasus etika bisnis selama sesi workshop.

MANFAAT

Setelah menyelesaikan pelatihan ini:

  1. Mampu menjalankan kepemimpinan yang etis di tempat kerja, serta selalu bersikap dan berperilaku berlandaskan panduan etika bisnis dan kode etik perilaku.
  2. Mampu menjalankan prinsip-prinsip tata kelola bisnis yang jujur, terbuka, adil, wajar, dan bertanggung jawab.
  3. Mampu mengenali, menganalisis, dan memutuskan isu-isu etika dalam bisnis sehingga tidak terjebak dalam dilema.
  4. Mampu menjalankan hubungan etis antara bisnis, organisasi, dan stakeholder.
  5. Mampu mengintegrasikan etika dalam praktek bisnis sehari-hari.
  6. Mampu berkomunikasi dengan perilaku etis di seluruh divisi dan memperkuat kepemimpinan etis di internal organisasi.

METODE

Pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN BUSINESS ETHICS UNTUK LEADER PROGRAM 1 HARI 8 JAM

PK.08.00 – PK 10.00 WIB. SESI 1: IMPLEMENTING BUSINESS ETHICS IN THE WORKPLACE

Sub Bahasan

  1. Etika bisnis & manfaat mengelola etika
  2. Pelaksana etika di tempat kerja
  3. Pedoman mengelola etika di tempat kerja
  4. Peran dan tanggung jawab
  5. Etika pemberi kerja & etika karyawan
  6. Mengidentifikasi jenis tanggung jawab
  7. Penanganan tanggung jawab sosial dan konflik bisnis
  8. Dasar-dasar keputusan etis
  9. Prinsip etis dalam bisnis
  10. Perlindungan bisnis yang etis
  11. Dilema umum etika
  12. Membuat keputusan etis
  13. Whistle blowing
  14. Pakta Integritas

PK.10.00 – PK.10.15 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.10.15 -PK.12.15 WIB. SESI 2 : MANAGERIAL ETHICS , ETHICS IN BUSINESS & EMPLOYER / EMPLOYEE RIGHTS

Sub Bahasan

  1. Etika manajerial & manajemen etis
  2. Kebijakan privasi & isu pelecehan
  3. Teknologi dan etika bisnis
  4. Bisnis dan tanggung jawab sosial
  5. Mengidentifikasi karakteristik
  6. Memastikan perilaku etis & perilaku tidak etis
  7. Mengenali dan identifikasi perilaku tidak etis
  8. Mencegah dan mengatasi perilaku tidak etis
  9. Intervensi terhadap perilaku tidak etis
  10. Mengatasi kebutuhan etika dalam bisnis
  11. Mengembangkan kode etik
  12. Melakukan etika internal audit
  13. Menjunjung tinggi program etika

PK.12.15 – PK.13.30 WIB. ISHOMA

PK.13.30 -PK.15.00 WIB. SESI 3: ETHICAL LEADERSHIP – DOING THE RIGHT THING

Sub Bahasan

  1. Best habits dan mindset untuk menjadi pemimpin yang Etis
  2. Menjalankan nilai – nilai organisasi dengan standar etika yang tinggi
  3. Memimpin dengan prinsip-prinsip kejujuran dan integritas setiap hari: menepati janji, memiliki tanggung jawab pribadi, menghormati orang lain, melayani, dan bekerja dengan aturan-aturan yang benar
  4. Menjadi teladan untuk standar perilaku etis yang tinggi
  5. Menyatukan nilai-nilai pribadi dengan nilai-nilai perusahaan
  6. Mengenali dilema etis dan mampu bersikap bijak
  7. Mendengarkan suara hati dan melayani pekerjaan dengan hati nurani
  8. Evaluasi kembali keputusan sebelum bertindak
  9. Memberi pengaruh untuk standar etika yang tinggi, model perilaku yang tepat, integritas dan akuntabilitas yang konsisten
  10. Menguatkan budaya etis di setiap aspek di dalam organisasi

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI : 0812 8777 083

PELATIHAN ADVANCED EMOTIONAL INTELLIGENCE INTERPERSONAL SKILLS 2 HARI 2018

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

ADVANCED EMOTIONAL INTELLIGENCE INTERPERSONAL SKILLS

PELATIHAN KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK HUBUNGAN ANTAR PRIBADI PROGRAM  2 HARI

Advanced Emotional Intelligence : Interpersonal Skills

DESKRIPSI

Apakah Anda pernah berpikir untuk menjadi pribadi panutan yang bijak dalam interaksi sosial dan mampu menghadirkan perasaan damai dan nyaman di hati orang lain. Bila pernah berpikir seperti itu, maka pelatihan kecerdasan emosional program interpersonal skills ini sangat sesuai dengan kebutuhan Anda. Pelatihan selama dua hari ini akan membuat Anda mengetahui apa yang harus Anda lakukan, dan bagaimana berkomunikasi dengan orang lain dalam aturan sosial yang beretika. Anda akan dilatih untuk memiliki keterampilan emosional agar Anda dapat menjalani interaksi dan komunikasi dengan siapa pun dalam perasaan nyaman. Pengalaman hidup selalu memberikan bukti bahwa logika berpikir, persepsi, keyakinan, dan nilai-nilai kehidupan dari orang-orang yang ditemui selalu sangat beragam. Oleh karena itu,  Anda perlu mengetahui cara menavigasi secara efisien setiap interaksi sosial Anda dengan siapa pun. Dan, dalam pelatihan ini Anda akan mempelajari keterampilan dan nilai-nilai yang bisa membuat Anda selalu cerdas secara emosi dalam setiap interaksi.

Program pelatihan kecerdasan emosional ini akan fokus secara sangat spesifik pada keterampilan interpersonal, sehingga peserta dapat mengeksplorasi topik untuk meningkatkan kualitas kompetensi kecerdasan emosional melalui kecerdasan sosial dan komunikasi. Khususnya dalam aspek seperti empati, perhatian, keragaman, perbedaan, membangun hubungan baik, pengertian kepada persepsi orang lain, pengaruh, bertindak dan sebagainya. Peserta akan dilatih untuk mengeksplorasi berbagai metode untuk menangani situasi sosial sehari-hari dan menemukan metode apa yang terbaik untuk mereka. Berbagai contoh seperti pertemuan bisnis, interaksi dengan teman, rekan kerja, manajer atau bahkan dengan para pesaing.

KONSEP DASAR

Perilaku dan emosional manusia sangatlah beragam, diperlukan kompetensi kecerdasan emosional untuk memahami keragaman emosional dan perbedaan pola pikir dalam setiap interaksi. Berita baiknya adalah bahwa setiap orang bisa melatih kecerdasan emosionalnya untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain dalam kendali emosional baik.

TUJUAN PELATIHAN

Program ini disusun untuk memberikan keterampilan lanjutan dari kecerdasan emosional khusus untuk sisi interpersonal atau hubungan antar pribadi.

MANFAAT PELATIHAN

§  Peserta akan belajar cara mengidentifikasi kompetensi kecerdasan sosial dan mempelajari bagaimana otak memproses informasi dan emosi.

§  Peserta akan belajar untuk memahami pentingnya interaksi positif dengan orang lain dan apa yang diperlukan untuk menjalin hubungan positif.

§  Peserta akan belajar cara berkomunikasi dengan kekuatan empati dan memperkuat hubungan dengan orang lain.

§  Peserta akan belajar cara mengakui orang lain dan meningkatkan kontribusi dalam setiap hubungan.

§  Peserta akan belajar untuk tidak mengecilkan harga diri orang lain.

§  Peserta akan belajar cara menggunakan teknik mirroring untuk menjalin hubungan dengan orang lain melalui sinyal langsung dan bawah sadar.

§  Peserta akan belajar cara bertindak sesuai dengan target yang diinginkan dan menampilkan sisi karismatik diri secara berkualitas.

§  Peserta akan belajar cara mengendalikan pengaruh orang lain dan mengelola emosi pelarian dalam pertemuan sosial, serta memandu interaksi menuju arah pilihan diri sendiri.

§  Peserta akan belajar cara memonitor hubungan dirinya dengan orang lain dan menyadari konsekuensinya.

§  Peserta akan belajar cara mengendalikan politik kantor dan konflik.

MATERI PELATIHAN

SESI 1: KECERDASAN SOSIAL ( 2 JAM)

Dalam sesi 1, pembahasan akan difokuskan untuk memahami apa itu kecerdasan sosial;bagaimana otak memproses emosi; bagaimana cara berkomunikasi dan bagaimana komunikasi itu bisa gagal; peran pengetahuan sosial dalam meningkatkan kesadaran emosional sosial.

SESI 2: KEPEDULIAN SOSIAL (2 JAM)

Dalam sesi 2, pembahasan akan difokuskan untuk memahami kesadaran sosial; cara membangun hubungan baik; cara bereaksi terhadap orang-orang yang mengekspresikan emosi negatif dan memahami dampaknya; cara mencapai perhatian bersama; arti fisiologis dan psikologis dari kontak mata; cara menunjukkan perilaku peduli sosial.

SESI 3: EMPATI ( 2 JAM)

Dalam sesi 3, pembahasan akan difokuskan pada cara menampilkan empati; cara menampilkan simpati; teknik verbal atau nonverbal yang cocok untuk menunjukkan empati;  apa yang dapat dipelajari dari contoh komunikasi empati; bagaimana membuat komunikasi empati menguntungkan semua pihak.

SESI 4: KOMUNIKASI VERBAL DAN NONVERBAL (3 JAM)

Dalam sesi 4, pembahasan akan difokuskan untuk memahami cermin orang lain dan menjalin hubungan; interaksi verbal dan non verbal untuk bisa mendorong orang lain membuka hati mereka; cara Anda menunjukkan kehadiran dan karisma; manfaat dari akting; cara menggunakan tindakan positif untuk menunjukkan kepercayaan; cara menjadi lebih baik dan berani bertindak dengan mengikuti aturan dan etika; cara bertindak dalam lingkungan sosial untuk meningkatkan kinerja.

SESI 5: PENGARUH (3 JAM)

Dalam sesi 5, pembahasan akan difokuskan untuk memahami peran pengaruh dalam membangun hubungan baik; cara mengambil keuntungan dari kekuatan pengaruh untuk kebaikan semua orang; memahami penyakit menular kerumunan; cara mempengaruhi pertemuan-pertemuan untuk merubah risiko menjadi peluang.

SESI 6: POLITIK KANTOR DAN KONFLIK ( 4 JAM)

Dalam sesi 6, pembahasan akan difokuskan untuk memahami realitas politik kantor; cara berinteraksi dalam lingkungan politik kantor; cara menghindari konflik; cara memanfaatkan politik kantor untuk perkembangan karir.

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI: 0812 131 888 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN PENGEMBANGAN SOFT SKILLS SUMBER DAYA MANUSIA 3 HARI 2018

PANTAI AMAL TARAKAN - KALIMANTAN UTARA 2014

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

PELATIHAN PENGEMBANGAN SOFT SKILLS SUMBER DAYA MANUSIA 3 HARI

PROGRAM 3 HARI 12 SESI 24 JAM

PELATIHAN PENGEMBANGAN SOFT SKILLS SDM: KARAKTER, EMOSIONAL, KERJA SAMA, MOTIVASI, KEPEMIMPINAN, KOMUNIKASI, DAN ETOS KERJA

DESKRIPSI

Pengembangan kualitas dan kompetensi karyawan harus menjadi proses yang berkelanjutan. Melalui program pelatihan selama 3 hari ini, Djajendra Motivation akan mengembangkan mindset dan potensi karyawan, agar karyawan selalu dapat meningkatkan kinerja melalui cara kerja yang inovatif. Serta, selalu berdisiplin melalui integritas pribadi untuk  meningkatkan kualitas pelayanan kepada organisasi dan stakeholder.

Pelatihan motivasi pengembangan sumber daya manusia ini merupakan sebuah komponen integral untuk pengembangan mindset dan potensi karyawan melalui pengembangan karakter, emosional, kerja sama, motivasi, kepemimpinan, komunikasi, dan etos kerja; secara utuh dan terpadu.

Secara garis besar, pelatihan selama tiga hari ini akan membangun kesadaran peserta melalui motivasi untuk menguasai dan memahami hal-hal berikut.

Keterampilan interpersonal, peserta akan dimotivasi untuk memiliki kesadaran dan kecerdasan sosial yang baik. Diantaranya, peserta akan belajar untuk memahami perasaan dan kemampuan orang lain; menyelesaikan dan mencegah konflik, konfrontasi, perselisihan, meminimalkan dampak negatif, serta  mengendalikan reaksi yang berlebihan. Termasuk, kemampuan untuk menerima keragaman dan perbedaan melalui hati yang ikhlas dari hubungan interpersonal dan perilaku.

Keterampilan kolaborasi, kerja sama, dan sinergi. Peserta akan dimotivasi untuk menetapkan hubungan kerja yang efektif  antara bawahan, pimpinan, dan kolega; serta selalu berpartisipasi dalam memecahkan masalah dan membuat keputusan yang berkualitas.

Keterampilan komunikasi verbal, non verbal, dan tulisan. Peserta akan dimotivasi untuk menyajikan ide-ide dan informasi dengan jelas dan ringkas. Termasuk, cara menguasai parabahasa yang baik untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara terbuka, jujur, dan mudah dengan orang lain.

Keterampilan untuk perencanaan dan pengorganisasian. Khususnya, untuk menetapkan tindakan untuk diri sendiri dalam mencapai tujuan. Mengidentifikasi kebutuhan dan mengatur untuk memperoleh sumber daya yang dibutuhkan dalam mencapai tujuan dan sasaran diri sendiri. Mengembangkan dan menggunakan sistem kerja untuk memantau kemajuan pekerjaan, serta berperilaku efektif  untuk menggunakan sumber daya seperti waktu, biaya, fasilitas, infrastruktur organisasi, dan informasi secara efisien dan produktif.

Keterampilan pemecahan masalah dan kemampuan analitik. Peserta akan dimotivasi untuk mengidentifikasi permasalahan dan potensi  masalah. Memperoleh informasi yang relevan tentang masalah. Mengenali informasi yang diperlukan. Bersikap obyektif dalam mengevaluasi informasi yang relevan dengan masalah. Mengidentifikasi penyebab spesifik dari masalah. Membuat rekomendasi dari hasil evaluasi, serta bertindak dan menindaklanjutinya.

Etos Kerja Dan Motivasi. Peserta akan diberikan contoh untuk melakukan pekerjaan dengan menunjukkan integritas pribadi, tanggung jawab, dan akuntabilitas. Menyediakan saran dan bantuan untuk membantu orang lain menyelesaikan pekerjaan mereka. Mengarahkan dan memotivasi diri untuk patuh pada nilai-nilai perilaku kerja yang berasal dari budaya organisasi.

Keterampilan untuk memiliki ketegasan sikap. Peserta akan dimotivasi untuk berani mengidentifikasi tindakan yang diperlukan, serta bersedia untuk membuat keputusan, penilaian, dan mengambil tindakan.

Pengembangan Diri. Peserta akan dimotivasi untuk selalu secara akurat mengevaluasi kinerja diri sendiri, dan selalu sadar untuk melakukan pengembangan kepribadian sebagai syarat untuk menjawab tantangan pekerjaan saat ini dan di masa depan. Mengidentifikasi potensi diri dan sumber daya yang tersedia untuk diri sendiri, dan melakukan perbaikan terhadap kualitas diri sendiri secara berkelanjutan.

Keterampilan kecerdasan emosional dan fleksibilitas. Peserta akan dimotivasi untuk mau memodifikasi perilaku dan aktivitas kerja melalui kecerdasan emosional dalam fleksibilitas karakter yang selalu cerdas menanggapi informasi baru, perubahan, karakter kepribadian yang berbeda,  atau hambatan tak terduga. Mempertimbangkan berbagai alternatif, termasuk pendekatan inovatif atau kreatif. Cerdas emosional untuk mengambil tindakan yang dapat diterima oleh orang lain yang memiliki pandangan berbeda.

Kepemimpinan unggul. Peserta akan dimotivasi untuk menjadi pemimpin unggul dengan kemampuan untuk membuat keputusan yang tepat berdasarkan proses perseptif dan analitis. Bersikap tegas dan tidak membiarkan perilaku ragu menguasai dasar kepemimpinan diri sendiri.

Karakter unggul. Peserta akan dimotivasi untuk memiliki karakter kerja yang sesuai dengan nilai-nilai perilaku yang disiapkan oleh organisasi melalui budaya organisasi dan etos kerja.

KONSEP DASAR

Pengembangan sumber daya manusia hanya dapat menjadi optimal saat karyawan dan organisasi secara bersama-sama bekerja untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan. Pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan akan berkontribusi positif  bagi kinerja organisasi. Seorang karyawan yang terampil melalui pengetahuan pengembangan karakter, emosional, kerja sama, motivasi, kepemimpinan, komunikasi, dan etos kerja; akan memiliki kualitas kerja yang tinggi untuk dapat mencapai lebih banyak kinerja dan hasil akhir terbaik, seperti yang diharapkan oleh organisasi atau kelompok kerjanya.

TUJUAN PELATIHAN

·        Tujuan utama program pelatihan motivasi pengembangan sumber daya manusia selama 3 hari ini adalah sebagai berikut.

·        Membuat karyawan termotivasi untuk mengembangkan potensi diri sendiri, agar dapat bekerja searah dengan budaya dan strategi organisasi.

·        Membuat karyawan termotivasi untuk menjadi bagian integral dari setiap perencanaan organisasi, dan selalu menyiapkan kualitas dan kompetensi diri untuk tujuan pengembangan organisasi.

·        Membuat karyawan termotivasi untuk membangun kesadaran dan emosional positif, agar dapat bertindak sebagai alat  organisasi untuk menciptakan hasil yang diinginkan.

·        Membuat karyawan sadar bahwa pelatihan pengembangan sumber daya manusia selama 3 hari ini merupakan sebuah investasi dalam organisasi. Oleh karena itu, karyawan harus menjadikannya sebagai modal untuk bekerja lebih efektif dan lebih cerdas, agar investasi dalam pengembangan motivasi sumber daya manusia ini, dapat dikembalikan kepada organisasi dalam wujud nilai tambah.

·        Membuat karyawan termotivasi untuk pertumbuhan pribadi dan profesional pribadi melalui cara-cara yang kreatif dan inovatif.

·        Pengembangan sumber daya manusia ini akan membuat karyawan menciptakan budaya organisasi melalui nilai-nilai kehidupan pribadi yang berkualitas tinggi.

·        Karyawan akan dimotivasi untuk memperkuat pengambilan keputusan dan kekuatan kepemimpinan dalam lingkungan organisasi dan tim.

·        Pelatihan ini akan menyadarkan karyawan bahwa pertumbuhan pribadi dan kepuasan pribadi di tempat kerja, berasal dari keikhlasan diri sendiri, untuk mengasah dan mengembangkan keterampilan, dan kualitas diri secara berkelanjutan.

MANFAAT PELATIHAN

·        Peserta akan belajar tentang kompetensi dan kualitas diri untuk menghasilkan kinerja yang optimal.

·        Peserta akan belajar cara memotivasi diri sendiri untuk selalu dapat memberikan kontribusi dan pengabdian tertinggi kepada organisasi.

·        Peserta akan belajar etos kerja bersama nilai-nilai perilaku kerja terbaik.

·        Peserta akan belajar untuk menjalankan kepemimpinan unggul melalui keunggulan kepemimpinan diri sendiri yang autentik.

·        Peserta akan belajar menjadi pribadi unggul melalui pengembangan karakter berdasarkan nilai-nilai terbaik untuk membuat diri menjadi yang terbaik.

·        Peserta akan belajar cara berkomunikasi secara verbal, non verbal, tertulis untuk memperkuat hubungan melalui tata krama yang etis dengan orang lain.

·        Peserta akan belajar cara meningkatkan kerjasama melalui budaya kolaborasi, sinergi, dan kontribusi dalam setiap hubungan kerjasama.

·        Peserta akan belajar cara menggunakan perilaku positif  yang etis untuk menjalin hubungan kerja dengan teman dan atasan melalui sinyal langsung dan bawah sadar emosi positif.

·        Peserta akan belajar cara bertindak sesuai dengan target yang diinginkan dan menampilkan sisi karismatik diri secara berkualitas.

·        Peserta akan belajar cara mengendalikan pengaruh orang lain dan mengelola emosi pelarian atau emosi liar, serta memandu interaksi dan komunikasi untuk saling menghormati dan tidak saling menyakitkan.

·        Peserta akan belajar kecerdasan emosional dari sisi internal diri, dan, dari sisi hubungan atau interaksi dengan berbagai pihak dan kepentingan di tempat kerja.

·        Peserta akan belajar cara mengendalikan politik kantor dan konflik.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

MATERI PELATIHAN

HARI 1/DAY 1

BAGIAN 1: MOTIVASI ETOS KERJA – SUKSES DALAM PEKERJAAN DAN SUKSES DALAM KEHIDUPAN ( 2 JAM)

SUB BAHASAN

·        Mengoptimalkan Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Motivasi Diri.

·        Mengelola Fisik, Mental, Emosional, Sosial, Spiritual Untuk Kesuksesan Dalam Hidup Dan Pekerjaan.

·        Kegigihan, Persistensi, Kemauan, Disiplin, Integritas, Dan Etika.

·        Keterampilan Penolakan Terhadap Zona Nyaman Kehidupan

·        Berperilaku Kerja Melalui Nilai-Nilai Perusahaan.

·        Kepribadian Yang Patuh Pada Budaya Kerja.

·        Mindset Untuk Etos Kerja Terbaik.

·        Perilaku Kerja Yang Mencintai Perusahaan Dan Stakeholder.

·        Memberikan Kinerja Melalui Kontribusi Yang Produktif.

·        Memberikan Kualitas Pelayanan Terbaik Di Internal Perusahaan.

·        Kualitas  Intelektual Untuk Etos Kerja.

·        Kualitas Emosional Untuk Etos Kerja.

·        Kualitas Spiritual Untuk Etos Kerja.

·        Karakter Yang Taat Dan Loyal Pada Nilai-Nilai Perusahaan.

·        Mengoptimalkan Keunggulan Diri Dan Selalu Rendah Hati.

SESI 2: MEMBANGUN LINGKUNGAN TEMPAT KERJA YANG SEHAT MELALUI TANGGUNG JAWAB, INTEGRITAS, ETIKA DAN DISIPLIN(2JAM)

SUB BAHASAN

·        Menciptakan Lingkungan Kerja Yang Sehat Dan Kuat.

·        Meningkatkan Nilai Tambah Stakeholders.

·        Bekerja Berorientasikan Kepuasan Pelanggan Dan Stakeholder Yang Lain.

·        Berani Menghadapi Situasi Yang Penuh Tantangan.

·        Tepat Waktu Dan Tidak Pernah Terlambat.

·        Mengelola Pekerjaan Dan Kehidupan Melalui Disiplin Diri Yang Tinggi.

·        Termotivasi Untuk Bekerja Proaktif Di Tengah Perubahan.

·        Termotivasi Untuk Tetap Kreatif Dan Inovatif.

·        Penampilan Dan Ketegasan Diri Untuk Sukses.

·        Sikap Baik, Produktifitas, Dan Komunikasi.

·        Kooperatif, Respek, Dan Negosiasi.

·        Pemecahan Masalah, Pengambilan Keputusan Dan Berpikir Kritis.

·        Pemahaman Konsekuensi Atas Kemunduran Motivasi Diri.

·        Komitmen, Resolusi Konflik, Dan Lainnya.

BAGIAN 3: MEMBANGUN BUDAYA KOLABORASI MELALUI KEKUATAN SINERGI DAN KERJA SAMA DILINGKUNGAN TEMPAT KERJA (2JAM)

SUB BAHASAN

·        Pengertian Dan Pemahaman Budaya Kolaborasi.

·        Peran Hard System Dan Soft System Dalam Mendukung Budaya Kolaborasi.

·        Konsep Leadership Partnership Untuk Memperkuat Budaya Kolaborasi.

·        Mengelola Dan Meningkatkan Nilai Organisasi Melalui Kolaborasi.

·        Nilai-Nilai Perilaku Utama Untuk Membangun Budaya Kolaborasi.

·        Budaya Kolaborasi Meningkatkan Produktivitas Karyawan Dari Pengaruh Globalisasi.

·        Pengaruh Budaya Perilaku, Teknologi, Proses, Dan Pemerintah Terhadap Kerangka Kerja Kolaborasi.

·        Mengimplementasikan Kolaborasi.

·        Mengelola Dan Mengukur Kolaborasi.

BAGIAN 4: MEMBANGUN BUDAYA KOLABORASI MELALUI AKTIVITAS GAMES, ROLE PLAY, DAN COLLABORATION SELF TEST (2 JAM)

SUB BAHASAN

Selama dua jam seluruh peserta akan membentuk kelompok untuk melakukan berbagai aktivitas bersifat role play untuk melakukan kolaborasi di dalam kelompoknya. Setelahnya, peserta akan mengisi collaboration self test dan hasilnya akan didiskusikan dalam forum diskusi besar.

HARI 2/DAY 2

BAGIAN 5. BERTINDAK UNTUK MEMBANGUN DAN MENJAGA KERJA SAMA. (ACTING TO BUILD AND MAINTAIN TEAMWORK)(2JAM)

SUB BAHASAN

·        Menjadi Bagian Dari Sistem Kerja Sama Yang Solid Di Dalam Organisasi.

·        Memiliki Motivasi Dan Mampu Membuat Keputusan Yang Lebih Baik.

·        Selalu Berpartisipasi Dan Memelihara Peningkatan Hubungan Kerja.

·        Menghargai Dan Mencintai Pekerjaan.

·        Meningkatkan Komunikasi.

·        Meningkatkan Kualitas Kontribusi Informasi.

·        Menyatu Dalam Keutuhan Struktur Organisasi

·        Bekerja Total Ke Arah Tujuan Bersama.

·        Mendukung Perspektif Organisasi Yang Luas.

BAGIAN 6. MENJADI KARYAWAN YANG PROFESIONAL DALAM MENJALANKAN ETIKA BISNIS DAN KODE ETIK ORGANISASI (BEING PROFESSIONAL EMPLOYEE) (2JAM)

SUB BAHASAN

·        Belajar Tentang Filosofi Etika Dan Moral.

·        Membandingkan Etika Pribadi Dan Etika Bisnis.

·        Belajar Mengidentifikasi Masalah Etika Umum Dalam Bisnis.

·        Belajar Menjadi Warga Organisasi Yang Bertanggung Jawab, Responsif, Berintegriras, Berkinerja, Dan Beretika.

·        Memahami Isu-Isu Etika Bisnis, Moral, Dan Lingkungan.

·        Memperlihatkan Etika Dan Perilaku Kerja Yang Menghasilkan Kredibilitas Dan Reputasi Buat Organisasi Dan Pribadi.

BAGIAN 7: MEMBENTUK DAN MEMELIHARA KARAKTER DIRI BERORIENTASI KINERJA (2 JAM)

SUB BAHASAN

·        Membangun Model Karakter Diri Melalui Self-Respect, Self Awareness, Self Motivation, Self Manajemen, Self-Disiplin, Tanggung Jawab, Dan Integritas Pribadi.

·        Proses Pengembangan Karakter Untuk Memperjelas Kondisi Fisik, Mental, Kepribadian, Dan Penampilan Diri Secara Utuh Sesuai Jati Diri Asli.

BAGIAN 8:EXCELLENCE IN SELF LEADERSHIP ( 2 JAM)

SUB BAHASAN

·        Mengembangan Kompetensi Kepemimpinan Dari Sisi Internal Diri.

·        Ketegasan Jati Diri Untuk Kepemimpinan Pribadi Yang Autentik.

·        Sikap Kepemimpinan Diri Sendiri Yang Kuat.

·        Keterampilan Dasar Untuk Pengelolaan Kepemimpinan Yang Efektif.

·        Mencapai Keunggulan Dalam Semua Aspek Kepemimpinan.

·        Bertindak Secara Konsisten Terhadap Visi, Tujuan, Dan Mampu Melepaskan Diri Dari Hambatan.

·        Selalu Berkomitmen Untuk Prestasi Tertinggi.

·        Tetap Berada Dalam Tujuan Dan Cerdas Untuk Memusatkan Semua Energi Pada Tujuan Yang Ingin Dicapi.

·        Kemampuan Untuk Mengatasi Kemungkinan Paling Sulit.

HARI 3/DAY 3

BAGIAN 9. KECERDASAN EMOSIONAL ( EMOTIONAL INTELLIGENCE: PERSONAL SKILLS + INTERPERSONAL SKILLS) (5 JAM)

SUB BAHASAN

·        Kesadaran Diri Melalui Kecerdasan Emosional.

·        Memahami Hubungan Emotional Intelligence Dengan Motivasi Diri.

·        Mencegah Masuknya Nilai-Nilai Negatif Ke Pikiran Bawah Sadar.

·        Menghapus Perasaan Khawatir Dan Meningkatkan Perasaan Optimis.

·        Bermental  Positif Dalam Menghadapi  Tantangan Dan Risiko.

·        Memahami Bahaya Emosi Marah Untuk Kemajuan Karir.

·        Permintaan Maaf Dan Kekuatan Pengampunan.

·        Mengatasi Takut Karena Konflik, Kehilangan Identitas, Kurangnya Keamanan.

·        Memanfaatkan Emosi Empati Untuk Memahami Orang Lain.

·        Memahami Kecerdasan Sosial.

·        Mengendalikan Sinyal Emosional Sosial.

·        Memahami Penularan Emosi Sosial.

·        Membebaskan Emosi Diskriminasi.

·        Kehidupan Yang Saling Bertanggung Jawab.

BAGIAN 10. KOMUNIKASI VERBAL DAN NON VERBAL ( 3 JAM)

SUB BAHASAN

·        Pemahaman Dasar Komunikasi Verbal Dan Non Verbal.

·        Berbicara, Menulis, Mendengarkan, Membaca, Dan Memahami Melalui Karisma Diri Yang Terpercaya.

·        Mengatur Alur, Akting, Karakter, Ekspresi, Sifat Dalam Komunikasi.

·        Mempermudah Proses Penyampaian Pesan Inti Dalam Komunikasi.

·        Cerdas Berkomunikasi Secara Persuasi Dengan Mengikuti Aturan Dan Etika.

·        Bahasa Tubuh, Sentuhan, Parabahasa, Penampilan Fisik, Warna, Simbol, Wawasan.

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI:  0812 131 888 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN ATTITUDE DAN MOTIVASI KETIKA BEKERJA PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN ATTITUDE DAN MOTIVASI KETIKA BEKERJA PROGRAM 1 HARI 2018

DESKRIPSI

Ketika seorang karyawan menampilkan attitude yang baik terhadap attitude yang buruk, maka setiap kesalahan dan kekurangan tidak akan dilemparkan kepada orang lain. Karyawan dengan attitude yang baik selalu bekerja dengan kesadaran tinggi, untuk menampilkan etos kerja terbaik dan menerima tanggung jawab tanpa membuat alasan atau menyalahkan orang lain. Mereka selalu termotivasi untuk menampilkan yang terbaik dari bakat dan potensi sukses mereka. Mereka selalu fokus untuk menunjukkan attitude yang baik, dan tidak pernah menyalahkan orang lain atau menunjuk kesalahan dan kekurangan orang lain.

Attitude terbaik dari karyawan di tempat kerja menciptakan rutinitas kerja yang berkualitas. Attitude karyawan berdasarkan core values perusahaan menghasilkan budaya kerja yang andal dan profesional. Perusahan yang kuat selalu mengajarkan karyawan untuk menunjukkan attitude dan motivasi terbaik ketika mereka bekerja dalam setiap situasi dan peristiwa kehidupan kerja. Bila karyawan tidak mengerti sikap terbaik seperti apa yang perusahaan inginkan dari mereka, maka perusahaan bertanggung jawab untuk memberitahukan kepada karyawan tentang sikap yang wajib dimiliki karyawan ketika mereka bekerja. Jelas, attitude terbaik harus dipromosikan secara terus-menerus dan dikembangkan menjadi sistem perilaku untuk memperkuat proses kerja.

Karyawan dengan attitude terbaik selalu fokus pada tugas walau selama menjalankan tugas mendapatkan banyak gangguan dan interupsi. Mereka merasa bertanggung jawab dan menampilkan rasa urgensi untuk menyelesaikan pekerjaan. Mereka bekerja dengan sikap etis yang tinggi dan selalu merasa terpanggil hati nuraninya untuk melaksanakan komitmen dengan totalitas. Mereka sangat rajin dan tingkat kehadiran di tempat kerja sangat tinggi. Mereka tidak pernah menghindari pekerjaan yang penuh tantangan. Mereka selalu siap untuk menerima tanggung jawab yang lebih besar, dan selalu siap untuk memberikan kualitas terbaik dengan tepat waktu. Semangat kerja mereka berdasarkan kesadaran dan kompetensi yang andal. Mereka selalu menerima tanggung jawab pribadi untuk kualitas dan ketepatan waktu kerja tanpa membuat alasan atau menyalahkan orang lain.

Karyawan dengan attitude terbaik selalu mampu melakukan kerja besar dengan kualitas tinggi. Mereka terbiasa dan terlatih untuk menampilkan antusiasme di setiap proyek baru atau pekerjaan yang menantang. Mereka merasa bangga dan senang dengan pekerjaan yang sedang mereka lakukan. Mereka mampu memimpin diri sendiri sebelum memimpin tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada mereka. Mereka tidak akan menyalahkan orang lain, tetapi segera mengambil tindakan untuk memperbaiki keadaan dan menghindari terjadinya masalah di masa depan. Mereka sangat disiplin dan tidak pernah meninggalkan pekerjaan yang belum selesai. Kehadiran mereka di tempat kerja adalah untuk berkarya dan membantu proses bisnis dengan kemampuan terbaik mereka.

Program pelatihan Attitude dan Motivasi Ketika Bekerja ini mengenai pengembangan sikap dan moral yang baik di tempat kerja agar proses kerja lancar dan kinerja semakin meningkat. Melalui pelatihan ini terjadi proses peningkatan kesadaran karyawan untuk menguatkan attitude terbaik agar mereka mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik. Mereka mampu menjadi pemain tim yang bertanggung jawab untuk memberikan kinerja terbaik. Mereka akan semakin termotivasi untuk berjuang menjadi lebih baik. Mereka mampu memberikan layanan dan kontribusi terbaik bagi perusahaan. Mereka mampu bekerja cepat, tepat, akurat, efisien, produktif, dan selalu bergerak dengan keyakinan untuk menghasilkan yang terbaik bagi perusahaan dan stakeholders.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Melatih cara berpikir karyawan agar benar-benar dapat meningkatkan attitude terbaik dan motivasi bekerja yang tinggi.
  2. Karyawan belajar untuk merasa yakin tentang kemampuan attitude terbaik mereka di tempat kerja.
  3. Melatih karyawan untuk menginspirasi orang-orang dengan attitude terbaik dalam meningkatkan produktivitas.
  4. Melatih karyawan untuk memiliki attitude dengan kesadaran penuh perhatian dalam membantu proses kerja.
  5. Melatih karyawan untuk melayani perusahaan dengan sangat baik dengan cara mencintai pekerjaan mereka.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Karyawan mampu berinteraksi dan berkomunikasi dengan attitude terbaik mereka di setiap situasi dan peristiwa di tempat kerja.
  2. Karyawan mampu bekerja dengan kualitas, akurasi, kecepatan, dan ketepatan untuk menghasilkan kinerja yang sangat produktif.
  3. Karyawan memiliki attitude untuk melakukan yang terbaik, untuk mengetahuai hal-hal yang benar, untuk menjadi lebih rajin dan disiplin, untuk memberikan layanan dan kinerja terbaik, serta untuk memiliki semangat dan motivasi kerja yang tinggi.
  4. Karyawan mampu memaksimalkan tanggung jawab, kualitas, dan efisiensi melalui kinerja individu.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN ATTITUDE DAN MOTIVASI SELAMA 1 HARI 2017

SESI 1: ATTITUDE DAN MOTIVASI UNTUK MEMBUAT LINGKUNGAN KERJA LEBIH BERKINERJA

Sub Bahasan

  1. Pola pikir, attitude, pengetahuan, dan motivasi untuk membentuk perilaku kerja terbaik.
  2. Inventarisasi attitude kerja dan motivasi untuk meningkatkan kinerja.
  3. Attitude yang sadar untuk mengembangkan kemampuan dan bakat melalui kerja keras dan dedikasi.
  4. Attitude kerja yang berani bertindak untuk hasil terbaik.
  5. Attitude kerja yang meningkatkan motivasi kerja.
  6. Attitude kerja yang meningkatkan produktivitas.
  7. Attitude kerja yang meningkatkan hubungan kerja di tempat kerja
  8. Attitude kerja yang menciptakan harga diri dan kepercayaan diri untuk sukses di tempat kerja.
  9. Attitude kerja yang mencintai pekerjaan.

SESI 2: MENGEMBANGKAN ATTITUDE POSITIF DI DALAM DIRI DENGAN KESADARAN DAN TANGGUNG JAWAB

Sub Bahasan

  1. Mendengarkan suara hati dan tidak ragu untuk mengembangkan attitude positif.
  2. Mengakui bahwa Anda memiliki pilihan dan kemampuan untuk pembentukan attitude positif.
  3. Berbicara kepada diri sendiri untuk pertumbuhan pola pikir sesuai dengan attitude pilihan.
  4. Berani mengambil tindakan dengan pola pikir attitude pilihan.
  5. Menyiapkan attitude terbaik untuk menghadapi tantangan tanpa keraguan.
  6. Memiliki attitude untuk belajar dari kesalahan dan bertindak dengan bijak.
  7. Memiliki attitude untuk terus mencoba sampai berhasil.

SESI 3: ATTITUDE DAN MOTIVASI YANG MENGGERAKAN DIRI ANDA KETIKA BEKERJA

Sub Bahasan

  1. Attitude dan motivasi yang menyatu di dalam visi, misi, dan core values perusahaan.
  2. Attitude dan motivasi yang memiliki keinginan kuat untuk mencapai target dan kinerja.
  3. Attitude dan motivasi yang bekerja keras melalui minat, energi positif, niat untuk sukses, dan antusiasme yang tinggi.
  4. Attitude  dan motivasi untuk bekerja dengan standar yang tinggi.
  5. Attitude dan motivasi untuk bekerja dengan integritas dan akuntabilitas yang tinggi.
  6. Attitude dan motivasi yang menghargai peranan setiap orang di tempat kerja.
  7. Attitude dan motivasi yang selalu berkomitmen untuk melayani perusahaan dengan ikhlas dan tulus.
  8. Attitude dan motivasi yang memahami perbedaan dan keragaman karakter kerja dengan empati dan kasih sayang.
  9. Attitude dan motivasi yang aktif berkolaborasi dalam kerja sama antar divisi atau unit kerja.
  10. Attitude dan motivasi yang terbuka dengan perubahan dan mudah beradaptasi dengan ide-ide baru.
  11. Attitude dan motivasi yang mudah berinteraksi dan berkomunikasi dengan berbagai kepentingan di tempat kerja.

Untuk Pelatihan Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99 
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN PENINGKATAN MOTIVASI KARYAWAN DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM PROGRAM 4 JAM

PELATIHAN PENINGKATAN MOTIVASI KARYAWAN DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM PROGRAM 4 JAM

DESKRIPSI

Whistleblowing system sebagai alat untuk pencegahan terhadap praktik tata kelola perusahaan yang buruk. Whistleblowing system mampu menguatkan sistem manajemen resiko dan membantu melindungi reputasi perusahaan. Whistleblowing system sangat diperlukan untuk mewujudkan tata kelola perusahaan yang terbaik dan pengelolaan resiko yang berkualitas.

Perusahaan yang kuat dan sehat menjadikan whistleblowing system sebagai komponen penting dalam budaya perusahaan. Setiap karyawan di internal perusahaan harus dapat menjalankan whistleblowing system dengan cara-cara yang profesional. Karyawan yang profesional dengan integritas diri yang berkualitas mampu mendeteksi, mencegah, dan sekaligus menjadi whistleblower bagi kemajuan perusahaan. Semua kegiatan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik; semua kegiatan yang dianggap ilegal, tidak etis, melanggar prosedur, dan berbahaya bagi perusahaan; haruslah ditindaklanjuti dengan tegas dan penuh percaya diri dalam sikap rendah hati oleh setiap insan di internal perusahaan.

Continue reading “PELATIHAN PENINGKATAN MOTIVASI KARYAWAN DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM PROGRAM 4 JAM”

PELATIHAN ETIKA DAN MORALITAS UNTUK KOMUNIKASI DAN HUBUNGAN KERJA PROGRAM 4 JAM

PELATIHAN ETIKA DAN MORALITAS UNTUK KOMUNIKASI DAN HUBUNGAN KERJA PROGRAM 4 JAM

DESKRIPSI

Etika dan moralitas haruslah menjadi sebuah perilaku, pilihan hidup, kepribadian, dan karakter yang dapat diperlihatkan dalam rutinitas hubungan kerja sehari-hari di kantor. Implementasi moralitas dan etika di tempat kerja memperkuat integritas dalam hubungan antar pribadi, serta memahami apa yang baik dan apa yang tidak baik dalam satu persepsi.

Moralitas di tempat kerja berarti mengacu pada standar moral dalam wujud perilaku, yang biasanya tidak tertulis, tapi merupakan hasil akhir dari pikiran positif terhadap perilaku dan hubungan kerja di perusahaan. Sedangkan etika mengacu pada pedoman formal yang dijadikan sebagai standar untuk berperilaku di tempat kerja. Baik etika maupun moralitas membutuhkan integritas dan akuntabilitas yang sangat tinggi untuk dapat menjalankan etika dan moralitas dengan sempurna.

Etika dan moralitas selalu menjadi landasan yang kuat dalam membangun hubungan kerja yang harmonis, dan juga menjadi kekuatan untuk membangun keyakinan dalam menyelesaikan konflik di tempat kerja.

Etika dan moralitas selalu bekerja dengan akal yang paling sehat dan paling jujur, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui hati nurani yang paling bersih.

Pedoman etika di perusahaan dibuat untuk menggambarkan bagaimana orang harus berperilaku dan menjaga standar moral yang diinginkan oleh perusahaan. Setiap karyawan dan pimpinan harus memahami dengan keyakinan total terhadap nilai-nilai, norma-norma, dan prinsip-prinsip moral yang ada di dalam pedoman etika perusahaan. Jadi, pedoman atau panduan etika kerja dan etika bisnis di perusahaan harus menjadi dasar terbaik untuk memperlihatkan moralitas kerja yang berkualitas, dan juga menjadi alat yang ampuh untuk memperlihatkan perilaku moral yang tepat di tempat kerja.

Fitur penting dari moralitas dan etika adalah dia harus berfungsi sebagai panduan bagi tindakan karyawan, pimpinan, dan setiap stakeholder di tempat kerja dalam koridor adil, terbuka, dan penuh tanggung jawab.

Tanpa moralitas dan etika, maka setiap perilaku kerja sangat berpotensi untuk menjadi tidak jujur dalam kepentingan masing-masing pihak. Bila setiap pihak di tempat kerja berlomba-lomba untuk memikirkan kepentingannya masing-masing, dan mengabaikan kepentingan dari visi dan misi perusahaan, maka dalam waktu singkat perusahaan akan menjadi tidak efektif, dan secara perlahan-lahan kinerja perusahaan akan meredup.

Program pelatihan Etika dan Moralitas selama 4 jam ini, akan fokus pada pengembangan soft skills dalam aspek hubungan antar pribadi dan komunikasi di internal perusahaan yang profesional. Peserta diajarkan untuk meningkatkan kemampuan memahami orang lain dan memiliki kecerdasan sosial yang tinggi; mengembangkan budaya perilaku kesopanan dan tata krama yang bermoral tinggi; memiliki kesadaran untuk selalu berperilaku dengan baik, sopan, memiliki sikap rendah hati untuk bekerja dengan hubungan yang lebih baik kepada atasan, rekan kerja, bawahan, dan stakeholders lainnya; meningkatkan pemahaman dinamika kelompok dan kreativitas di tempat kerja; menangani orang-orang sulit dengan cerdas emosi dan pikiran positif; memaksimalkan dampak positif untuk setiap interaksi di tempat kerja; mengelola dan mengecilkan semua potensi konflik; meningkatkan kualitas komunikasi verbal, non verbal, dan para bahasa untuk peningkatan relasi yang baik. Peserta diberikan panduan dan kesadaran untuk menciptakan lingkungan kerja dengan sikap yang etis, kasih sayang, peduli, empati, saling menghormati, saling membantu, dan bersaing dengan positif untuk menciptakan keberhasilan organisasi.

TUJUAN UMUM PELATIHAN

Meningkatkan hubungan komunikasi dan relasi kerja yang profesional di lingkungan kerja perusahaan. Membangun hubungan kerja dari hati nurani dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang etis, untuk menghasilkan kualitas moral yang unggul, serta mengimplementasi moral yang unggul ke dalam perilaku dan cara berpikir etis berdasarkan kode etik dan integritas pribadi.

TUJUAN KHUSUS PELATIHAN

  1. Memahami bagaimana kesadaran hati nurani menjadi sumber moralitas individu.
  2. Memahami proses terbentuknya moral baik dan moral tidak baik.
  3. Memahami bagaimana peran manajemen hati nurani dalam menghasilkan moral baik untuk meningkatkan hubungan kerja dengan atasan, bawahan, rekan kerja, dan stakeholders lainnya.
  4. Memahami kualitas moral dan nilai-nilai yang mempengaruhi karakter individu.
  5. Memahami peran moral dan etika dalam hubungan antar pribadi.
  6. Memahami peran moral dalam menjalankan kode etik dan integritas di tempat kerja.
  7. Meningkatkan kualitas komunikasi verbal, non verbal, dan parabahasa di tempat kerja berdasarkan kualitas etika dan moralitas pribadi yang tinggi.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta memahami cara manajemen hati nurani untuk menghasilkan kualitas moral positif.
  2. Peserta memahami cara mengembangkan pemahaman moral dengan standar benar dan salah, baik dan buruk.
  3. Peserta memahami cara menggunakan dan mengklarifikasi nilai-nilai dasar penguat moral positif.
  4. Peserta memahami cara menjalankan etika bisnis, kode etik kerja, dan integritas pribadi dalam keunggulan moral positif.
  5. Peserta memahami cara menjadikan kekuatan moral sebagai akar pengembangan karakter diri yang unggul.
  6. Peserta memahami bagaimana interaksi dengan rekan kerja, atasan, bawahan, dan stakeholder lainnya dalam keunggulan moral positif.
  7. Peserta memahami kontribusi moral positif terhadap kejujuran, keadilan, tanggung jawab, empati, dan anti korupsi.
  8. Peserta memahami cara membina perkembangan moral untuk menjaga komitmen terhadap etika, integritas, loyalitas, dan tanggung jawab.
  9. Peserta memahami cara menggunakan etika dan moralitas positif untuk menciptakan komunikasi verbal, komunikasi non verbal, dan komunikasi parabahasa yang unggul.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN ETIKA DAN MORALITAS PROGRAM 4 JAM

SESI 1: ETIKA DAN MORALITAS UNTUK MENINGKATKAN HUBUNGAN KERJA DI LINGKUNGAN KERJA

Sub Bahasan

  1. Pemahaman dasar moral dan etika
  2. Perbedaan antara moralitas dan etika
  3. Membangun lingkungan kerja yang etis dan bermoral tinggi
  4. Lingkungan kerja yang etis dan bermoral mengurangi konflik
  5. Etika dan moralitas untuk mengelola emosi positif, sikap profesional, pikiran positif, dan kebiasaan positif di tempat kerja
  6. Niat baik dan kemauan untuk menjadi energi positif di tempat kerja
  7. Menghormati dan menunjukkan respek kepada setiap orang
  8. Moralitas didasarkan pada pengalaman konkret dan berkembang sebagai akibat dari interaksi moral situasi, moral nilai dan norma
  9. Menguatkan budaya tata krama dan sopan santun di internal perusahaan
  10. Menjunjung etika dan moral dalam konflik kepentingan
  11. Tidak menerima suap, tidak menerima hadiah, dan tidak melakukan ancaman.
  12. Menjaga rahasia perusahaan
  13. Menjaga kondisi kerja dalam budaya integritas
  14. Memahami politik organisasi

SESI 2: ETIKA DAN MORALITAS UNTUK MENINGKATKAN KOMUNIKASI DI LINGKUNGAN KERJA

Sub Bahasan

  1. Etika dan moralitas untuk meningkatkan kualitas komunikasi verbal, komunikasi non verbal, dan komunikasi parabahasa
  2. Keterampilan mendengarkan dan keterampilan bertanya yang etis
  3. Mengenali diri sendiri, tahu siapa anda, pahami hati nurani anda secara lebih mendalam, sebelum berucap dan berkata-kata kepada orang lain
  4. Pola komunikasi membangun jembatan, bukan membangun tembok atau membakar jembatan
  5. Membawa orang ke sudut pandang Anda dengan kekuatan etis dan integritas yang kuat
  6. Cerdas berurusan dan berkomunikasi dengan kepribadian yang berbeda
  7. Berkomunikasi dengan fakta dan emosi cerdas
  8. Memanfaatkan etika dan moralitas untuk meningkatkan pengaruh positif di tempat kerja
  9. Memahami bagaimana hati nurani memproses perilaku dan cara berpikir yang etis
  10. Tidak membiarkan sabotase negatif memadamkan proses hati nurani dalam menghasilkan moral terpuji
  11. Membebaskan diri dari perangkap nilai-nilai negatif

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99 
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN MOTIVASI UNTUK MENGHADAPI TANTANGAN DAN RINTANGAN 1 HARI 2018

MOTIVASI 13 NOV 2015

PELATIHAN MOTIVASI UNTUK MENGHADAPI TANTANGAN DAN RINTANGAN  8 JAM

“Ketika semuanya dalam kehidupan Anda terlihat mudah dan gampang, itu artinya Anda sedang hidup dalam zona nyaman. Ciptakan tantangan baru agar Anda bisa keluar dari zona nyaman untuk mengoptimalkan potensi sukses Anda.”~Djajendra

Deskripsi

Ketika Anda memiliki mimpi, ambisi, cita-cita, harapan, kebutuhan, dan keinginan yang sangat besar. Maka, Anda harus segera menyiapkan diri sendiri yang siap sukses dengan fondasi dari keyakinan dan keimanan yang konsisten dan kuat. Tidak ada yang mudah dalam proses pencapaian untuk sesuatu yang besar. Anda harus memiliki ketetapan hati, keteguhan hati, dan perasaan wajib untuk dikerjakan dalam mencapai sesuatu yang lebih berharga, walau untuk mencapainya kadang-kadang harus melewati beribu kali kegagalan dan kesulitan yang luar biasa.

Program Motivasi ini bertujuan untuk membangkitkan semangat, gairah, dan daya tahan orang-orang dalam mencapai tujuan dengan tanpa pernah menyerah. Dalam pelatihan ini orang-orang dimotivasi untuk menjadi pribadi tangguh, bermental pemenang, menang selalu, berkinerja tinggi, kuat, unggul, bergerak solid, fokus seratus persen, bertindak, mengeksekusi dengan cerdas, berani, bangkit dengan cepat ketika jatuh, tidak pernah menyerah, gembira, bugar, sehat, senang dengan yang dikerjakan, mencintai pekerjaan dan kehidupan yang dijalani, bersyukur, berterima kasih, tidak takut gagal, tidak takut mati, dan selalu tampil untuk menang.

Manfaat Pelatihan

  1. Menjadi pribadi yang tangguh dan mampu berjuang melawan tantangan tersulit.
  2. Menjadi pribadi yang selalu meningkatkan kualitas diri.
  3. Menjadi pribadi yang selalu memenangkan apa yang diperjuangkan.
  4. Menjadi pribadi yang semakin bersemangat untuk menang saat kegagalan merusak semua mimpi dan rencana.
  5. Bermental ulet, tekun, rajin, disiplin, beriman, berani, dan tidak pernah berhenti untuk kesuksesan yang lebih besar.

Garis Besar Materi Pembahasan Selama 8 Jam

  1. Tumbuh dan kembangkan kualitas diri Anda.
  2. Kembangkan rencana, nilai-nilai, visi, dan misi untuk kehidupan.
  3. Kembangkan rencana untuk menjaga diri Anda sehat, bugar, dan berat badan yang seimbang.
  4. Menjalani kehidupan sehari-hari dengan gairah, antusias, penuh energi positif, dan emosi yang lebih cerdas.
  5. Mengawasi dan memonitor suara hati, percakapan diri sendiri, gerak pikiran, dan maunya tubuh.
  6. Pahami apa yang Anda inginkan dalam hidup Anda.
  7. Gunakan kekuatan imajinasi dan visualisasikan keinginan Anda.
  8. Pahami tujuan hidup Anda.
  9. Meningkatan kompetensi hidup secara terus-menerus.
  10. Menjadi tanpa henti untuk melewati proses pencapaian terbaik.
  11. Berani mengambil keputusan dan bertindak dengan percaya diri.
  12. Memahami bahwa kegagalan adalah batu loncatan untuk sukses.
  13. Mendisiplinkan emosi dan pikiran.
  14. Mengelola waktu untuk fokus pada tujuan hidup.
  15. Menguatkan kekuatan dan membangun mental sukses.
  16. Fokus pada sebuah misi hidup yang lebih besar dari diri Anda.

Untuk Pelatihan Hubungi

PT Djajendra Motivasi Unggul
E-mail:training@djajendra-motivator.com
Hp: 0812 1318 8899