JANGAN MENUNTUT ORANG LAIN UNTUK MEMENUHI HARAPAN ANDA

“Kita tidak akan mendapatkan yang terbaik dalam hidup jika kita berharap orang lain untuk memenuhinya.”~Djajendra

Kita tidak pernah tahu ada tantangan apa yang harus kita hadapi untuk dapat memenuhi harapan kita. Jika kita sendiri tidak pernah tahu ada tantangan apa di depan kita, bagaimana mungkin kita berharap orang lain yang memenuhinya. Jangan terlalu terobsesi dengan keinginan dan harapan, sebab hal ini akhirnya membuat hati dan pikiran kita terikat pada rasa takut saat menghadapi tantangan yang tidak diketahui. Semua ini berpotensi menghalangi kemampuan kita untuk memahami realitas dan mau menerimanya dengan ikhlas. Kita harus ingat bahwa semua harapan dan impian kita berada dalam kesadaran kita sendiri. Jika di sepanjang hidup kita selalu percaya diri dan penuh semangat mengerjakan harapan kita, maka kita memiliki peluang untuk mendapatkannya. Hati, pikiran, dan perasaan kita harus meyakinkan diri kita untuk tidak seratus persen berharap orang lain melakukan harapan kita. Jaga suara hati yang merasa yakin untuk memenuhi harapan, sehingga pikiran dan perasaan mampu mengikuti suara hati untuk mewujudkan harapan. Di samping itu, keadaan pikiran kita perlu dijaga agar tidak dipengaruhi oleh hubungan dan peristiwa di luar diri kita. Biasanya, hal ini tidak mudah, tetapi kita harus sadar untuk bertanggung jawab atas kebahagiaan diri kita sendiri. Selalu bersemangat, tidak punya niat untuk menyerah, tidak memikirkan balas dendam, tidak berharap pada siapa pun, tidak menyalahkan, tidak mengeluh, selalu optimis dan percaya diri, adalah jalan terbaik dalam mencapai harapan.

Kita tidak akan pernah mendapatkan yang terbaik dalam hidup jika kita menuntut orang lain untuk memenuhinya. Lepaskan harapan pada siapa pun, terimalah apa pun dengan gembira, tetaplah merdeka dalam mewujudkan harapan. Hidup bukan untuk menuntut atau berharap orang lain dapat memenuhi semua harapan kita. Hidup adalah untuk menemukan diri sendiri di dalam kehidupan dunia yang menggoda kita dengan kepalsuannya. Tingkatkan kesadaran untuk mengetahui kebenaran dari harapan dan keinginan yang sedang kita perjuangkan. Jika harapan dan keinginan kita tersebut betul-betul bermanfaat dan memberikan kebaikan bagi hidup kita, maka perjuangkan dari hati yang sadar, bukan memperjuangkannya dari ego yang penuh nafsu. Pastikan selalu bekerja dan memimpin dengan hati yang tulus. Kejernihan pikiran berasal dari hati yang tulus dan penuh cinta pada apa yang dikerjakan. Tenangkan hati dalam kuasa energi positif, biarkan pikiran mengikuti hati yang tenang dan santai dalam setiap proses untuk mewujudkan harapan. Pada akhirnya, pengabdian sangat penting bagi keberhasilan pencapaian. Ketika hati tenang dan terpusat pada rasa cinta terhadap pekerjaan, pikiran juga tenang, tidak akan ada perasaan gelisah untuk mengganggu proses pencapaian.

Sangat banyak orang yang kehilangan ketenangan hidup karena berharap orang lain melakukan keinginan dan kebutuhan mereka. Lepaskan harapan dari semua orang. Tidak perlu lagi buang-buang energi dan waktu, untuk marah-marah atau kesal dengan orang lain yang tidak bekerja sesuai harapan kita. Marilah fokus di tujuan dan menerima semua orang apa adanya mereka. Jika orang yang kita pekerjakan sudah tidak bisa lagi diberikan saran, maka segera cari orang lain yang mau menuruti semua instruksi dan saran kita. Jangan pernah kehilangan harapan karena orang lain yang menolak mengerjakan yang kita minta. Tetaplah bersemangat dan nikmati realitas hari ini dengan bahagia. Ketika kita berharap seratus persen kepada orang lain untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan tepat waktu, maka kita akan merasakan kekecewaan. Bergantung pada orang lain menyebabkan kita kehilangan kemampuan dan kemerdekaan. Jangan pernah bergantung pada siapa pun dan untuk apa pun, sebab ketika Anda meminta bantuannya, dan mereka menolak, Anda pasti marah ditambah stres. Demikian juga, jika Anda berharap sikap dan perilaku orang lain harus sesuai dengan keinginan Anda, maka Anda juga menjadi mudah marah dan stres. Karena itu, mulai sekarang, apa pun yang bisa dikerjakan sendiri kerjakan dengan gembira, upayakan ketergantungan Anda kepada orang lain seminimal mungkin. Hal yang betul-betul tidak Anda pahami dan tidak mampu Anda kerjakan boleh meminta bantuan kepada orang lain, tetapi untuk hasil terbaik jangan pernah berharap kepada mereka untuk memenuhinya.

“Ketika hati tenang dan terpusat pada rasa cinta terhadap pekerjaan, pikiran juga diam dan tenang, tidak akan ada perasaan gelisah untuk mengganggu proses pencapaian, tidak akan ada rasa takut saat menghadapi tantangan yang tidak diketahui.”~Djajendra

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

MENERIMA PERBEDAAN SEBAGAI KEKUATAN

“Kita harus sadar dan yakin bahwa kesejahteraan dan kedamaian adalah hasil dari kolaborasi yang penuh toleransi, bukan hasil dari kompetisi yang saling meniadakan.”~Djajendra

Bumi ini adalah rumah kita bersama. Kita harus sadar bahwa kesejahteraan, kedamaian, kemakmuran, keamanan, dan kenyamanan di planet ini hanya dapat diwujudkan kalau kita ikhlas dan bersyukur untuk hidup berdampingan. Perbedaan bukan untuk diperdebatkan dan dijadikan konflik. Perbedaan adalah keunikan kita untuk memperkaya kehidupan dari berbagai sudut pandang dan pengetahuan. Kita semua ada di bumi ini untuk saling berhubungan dan saling bergantung satu sama lain agar dapat mencapai kualitas hidup terbaik. Konflik dan permusuhan hanya akan memiskinkan kehidupan kita. Tidak mungkin kita dapat mengoptimalkan potensi dan bakat kita, jika lingkungan kehidupan kita dalam permusuhan dan tidak ada rasa aman. Perbedaan adalah anugerah dari Tuhan agar kita bisa saling mengenal dan saling belajar untuk menjadi manusia berkualitas tinggi.

Perbedaan bukan untuk dijadikan dasar dalam mencari siapa yang paling benar, tetapi dasar untuk saling mengagumi dan mencintai karena kita semua diciptakan oleh Tuhan yang sama. Secara fisik, mental, dan emosional kita kadang-kadang berbeda; tetapi, ini semua bukan alasan untuk saling membenci. Perilaku membenci hanya akan merugikan diri sendiri. Karena itu, jangan membenci orang yang berbeda darimu, karena rasa benci itu ada di dalam hatimu, dan rasa benci itu hanya akan menggerogoti kebahagianmu. Sedangkan, orang yang kau benci selalu akan baik-baik saja, hanya dirimu yang suka membenci akan mengalami penderitaan. Belajarlah untuk mencari kesamaan dari perbedaan. Jangan fokus pada perbedaan dan mengabaikan kesamaan yang mungkin jauh lebih banyak dari pada perbedaan. Hidup yang cerdas adalah pintar mencari kesamaan, sehingga kita bisa bersatu membangun kesejahteraan dan kedamaian. Jangan pernah membiarkan hatimu fokus pada perbedaan, sebab itu akan merugikan hidupmu yang singkat ini.

Semua sifat buruk kita harus patuh pada etika kehidupan sosial yang harmonis. Kita harus sadar dan yakin bahwa kesejahteraan dan kedamaian adalah hasil dari kolaborasi yang penuh toleransi, bukan hasil dari kompetisi yang saling meniadakan. Sifat buruk di dalam diri kita adalah sesuatu yang tak terhindarkan. Tidak mungkin diri kita bersih tanpa ada energi negatif, sebab kehidupan terjadi karena bertempur-nya energi negatif dan energi positif untuk menghasilkan hidup. Tetapi, kita punya kesadaran dan empati untuk menciptakan kebaikan dan tidak membiarkan keburukan keluar dari diri kita. Semua sifat baik kita, seperti: kepedulian, kasih sayang, perhatian, pelayanan prima, kebaikan, toleransi, empati, dan semangat untuk membuat orang lain bahagia adalah sifat-sifat yang akan menjadikan hidup kita sejahtera dan damai. Dari sini kita bisa belajar bahwa sesungguhnya perbedaan itu adalah kekuatan untuk hidup bersama sebagai saudara yang saling memiliki dan berbagi pengetahuan, yang membuat kaya hidup kita semua. Perilaku yang hanya fokus pada kepentingan dan keyakinan diri sendiri, serta mengabaikan semangat untuk hidup bersama sebagai satu kekuatan yang besar, adalah perilaku yang sudah ketinggalan jaman. Sekarang, kita sedang memasuki atau sedang hidup di jaman kolaborasi dan bersama-sama bekerja cerdas untuk menikmati kesejahteraan dan kedamaian di muka bumi ini.

Dunia pendidikan harus mulai memberikan materi pelajaran tentang toleransi, empati, kasih sayang, cinta, keadilan, kedamaian, etika, kecerdasan sosial, kecerdasan emosional, saling membantu, saling peduli, kerendahan hati, optimisme, teliti, tekun, disiplin, integritas. Dan, sejak sekolah dasar anak-anak harus diberikan pendidikan kolaborasi dengan kinerja terbaik di tengah-tengah kehidupan yang beragam dan berbeda. Jika jenis pendidikan ini tidak masuk dalam kurikulum sekolah, maka sekolah hanya akan menghasilkan orang-orang yang siap berkonflik dalam perbedaan dan menjadikan kehidupan mereka semakin miskin karena semua energi terkuras untuk konflik, bukan untuk membangun kesejahteraan dan kedamaian. Masa depan yang cemerlang ada pada kemampuan kita untuk hidup dalam tingkat toleransi yang sangat tinggi. Kualitas-kualitas, seperti: empati, kasih sayang, dan nilai-nilai sopan santun dalam pergaulan sosial haruslah diajarkan kepada semua orang agar orang-orang tersebut bisa memiliki masa depan yang penuh kemakmuran, kedamaian, kesejahteraan, dan kegembiraan.

Perbedaan adalah kekuatan dan tidak boleh membiarkan perbedaan dalam sikap intoleransi. Perilaku intoleransi terhadap perbedaan pasti menyebabkan konflik, kemarahan, kebencian, perpecahan, permusuhan, kekerasan. Dan, semua ini akan menghilangkan rasa kesatuan, rasa kemanusiaan, rasa kasih sayang. Pada akhirnya, membuat kehidupan tanpa dialog, tetapi penuh kekerasan dalam kebencian. Hasil akhirnya, jelas, yaitu: masyarakat yang terkebelakang dan miskin di semua sektor kehidupan. Jadi, marilah kita sadar bahwa perbedaan adalah kekuatan yang harus kita manfaatkan melalui toleransi dan empati, agar kita semua bisa hidup sejahtera dalam peradaban yang tinggi.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

INTI DARI BEKERJA ADALAH MELAYANI DAN BEKERJA SAMA DENGAN ORANG LAIN

Melakukan pekerjaan dengan disiplin dan tanggung jawab bukanlah prestasi. Setiap hari terlihat sangat sibuk dan selalu terburu-buru dalam setiap aspek kerja bukanlah prestasi. Prestasi tertinggi dalam bekerja adalah mampu memberikan pelayanan berkualitas dan bekerja sama dengan orang lain secara efektif dan produktif. Prestasi terbaik dalam bekerja adalah kemampuan dan semangat untuk melengkapi apa yang telah dimulai dengan kinerja terbaik.

Bekerja tidak sekedar untuk mencari nafkah; bekerja tidak sekedar mengejar karir dan jabatan dengan segala cara; bekerja yang benar adalah memiliki hati yang tulus dan ikhlas untuk melayani dan bekerja sama dengan orang lain. Kita harus rajin, fokus, tekun, teliti, disiplin, dan memulai pekerjaan dengan niat untuk hasil terbaik; dan yang paling penting, kita harus mengakhiri pekerjaan kita dengan lebih baik dari sebelumnya.

Kuatkan energi positif di dalam diri untuk bisa melayani dan bekerja sama dengan orang lain. Jadilah lebih berhati-hati dan lebih bijaksana untuk memilih kata-kata saat berinteraksi dengan orang lain. Hargai dan hormati orang lain dengan sikap yang penuh sopan santun dan toleransi. Jadilah pribadi yang menghormati semua komitmen yang telah dibuat. Apa pun janji yang sudah diucapkan kepada orang lain dapat dipenuhi tepat waktu.

Datanglah ke tempat kerja tepat waktu dengan kondisi mental dan fisik yang bugar. Hadir ke tempat kerja dengan niat dan semangat yang sangat kuat untuk memberikan hasil kerja yang terbaik. Ketika kita memiliki niat dan semangat untuk melakukan pekerjaan dengan totalitas, maka niat dan semangat kita tersebut akan menggerakkan energi positif untuk kesuksesan pada momen tersebut. Semakin positif pikiran, niat, emosi, dan kecerdasan kita; semakin kita mendapatkan kekuatan tambahan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan prestasi terbaik. Sebaliknya, semangat kerja yang rendah dan sifat malas akan membuat kita gagal dalam menyelesaikan tugas.

Pekerjaan yang kita lakukan membutuhkan kinerja dan prestasi terbaik. Oleh karena itu, dibutuhkan diri kita yang berkualitas tinggi agar dapat memberikan hasil terbaik. Kontribusi dan pelayanan prima kita dalam setiap situasi proses kerja adalah sebuah tanggung jawab dalam integritas dan disiplin yang tinggi. Jika kita ingin bekerja untuk prestasi dan kinerja terbaik; maka kita harus benar-benar fokus dalam perilaku kerja yang memiliki ketenangan, konsentrasi tinggi, kreativitas yang cerdas, keberanian untuk bersikap jujur, dan selalu siap dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk meraih hasil terbaik.

Kita harus selalu menjaga diri kita agar tidak jatuh dalam kemalasan. Disiplin terhadap tanggung jawab dan waktu, atau kepatuhan kita terhadap jadwal kerja sangatlah penting untuk meraih yang terbaik. Jangan pernah meremehkan rasa malas, rasa bosan, dan rasa yang menganggap pekerjaan kita itu tidak penting. Semua rasa yang bersumber dari sesuatu yang tidak mendukung prestasi haruslah dihentikan segera. Jika kita membiarkan energi negatif menguasai kualitas kerja kita, maka kita benar-benar hanya menjadi bagian yang merugikan diri sendiri dan organisasi tempat kita bekerja.

Jangan tergoda untuk mengklaim bahwa prestasi kita adalah hasil kerja keras kita sendiri. Diri kita tanpa orang lain bukan apa-apa, prestasi kita adalah hasil kerja keras dari banyak orang. Jadilah lebih rendah hati dan penuh pengertian kepada orang lain. Miliki idealisme yang cerdas mengalir dalam praktis dan realitas. Rasakan bahwa kehadiran ide-ide dan orang-orang di sekitar kita sebagai kekuatan untuk memulai hasil terbaik. Bekerjalah dengan lebih kreatif, mintalah bantuan dan pertolongan dari TUHAN setiap saat. Gunakan waktu di tempat kerja untuk memberikan kebaikan, kualitas, bakat, kompetensi, dan kemampuan terbaik. Hadapi setiap tantangan dengan doa dan pengetahuan yang tepat agar mendapatkan jalan keluar terbaik.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

MELAKUKAN PEKERJAAN YANG DITUGASKAN DENGAN DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB

“Kita harus sadar dan mengerti bahwa tugas yang diberikan kepada kita adalah kinerja dan prestasi yang diharapkan dari tugas kita itu.”~Djajendra

Pekerjaan yang kita lakukan haruslah dalam konsep holistik. Kita harus mampu melihat ke semua tanggung jawab. Kita harus mampu dan ikhlas untuk menjalankan proses kerja dengan benar dan etis. Kita harus sadar bahwa pekerjaan kita merupakan bagian penting dari seluruh perjalanan keberadaan kita. Kesadaran kita untuk bekerja dan melayani sistem kerja dengan disiplin, patuh, taat, pengabdian total, pelayanan sepenuh hati, dan mengikuti semua perubahan dengan cerdas, adalah tugas yang bersifat pribadi di tingkat kesadaran diri. Jadi, sangat penting bagi kita untuk benar-benar fokus melakukan pekerjaan yang ditugaskan. Kita juga harus menyiapkan mental, moralitas, kualitas, dan kompetensi untuk dapat berubah dari waktu ke waktu. Apa pun situasi dan kondisi yang harus dihadapi, kita siap dan mampu melakukannya dengan totalitas kita dan kualitas tinggi.

Kita semua terkait dalam kolaborasi dan komitmen yang tulus dari keberadaan kita untuk menjalankan tugas dengan totalitas. Pekerjaan kita bersifat pribadi di bidang tugas yang menjadi tanggung jawab kita. Karena bersifat pribadi, maka kita harus mampu menciptakan etos dari budi luhur dan moralitas kita yang berkualitas tinggi. Sifat pribadi tersebut membuat kita mampu mengambil tanggung jawab penuh atas hal-hal yang ditugaskan kepada kita. Kita harus sadar dan mengerti bahwa tugas yang diberikan kepada kita adalah kinerja dan prestasi yang diharapkan dari tugas kita itu. Dalam menjalankan tugas, kita harus sadar bahwa semua stakeholder saling berhubungan dan memiliki kepentingannya masing-masing. Kesadaran kita bahwa setiap orang di lingkungan kerja saling bergantung dengan orang lain, membuat kita harus lebih meningkatkan kualitas empati dan toleransi agar semua tantangan dan masalah dapat diselesaikan secara cerdas dan bijak.

Sekarang ini, bukan jaman-nya lagi mengejar kepentingan diri sendiri, siapa pun yang hanya sibuk mengurusi ambisi dan nafsunya dijamin gagal. Mengejar ambisi dan nafsu pribadi sudah ketinggalan jaman, dan juga sudah tidak realistis dalam jaman informasi dan perubahan yang cepat ini. Kita sedang berada dalam jaman kolaborasi dan hidup bersama untuk mencapai prestasi terbaik. Semua kekuatan harus bersatu dalam kolaborasi, saling mengerti, memiliki empati, memiliki toleransi, memiliki kedamaian hati, kasih sayang, perhatian, keadilan yang lebih bijaksana, kreativitas, inovasi, serta menjadi tim kerja yang solid dari kerendahan hati dan kepercayaan diri yang konsisten.

Etika berorganisasi dan etika bekerja sama harus betul-betul diperkuat untuk membantu mengatasi perpecahan dan prasangka buruk di lingkungan kerja. Kita membutuhkan etika berorganisasi yang dapat menerima perbedaan dan keragaman sebagai kekuatan untuk menjadi lebih baik. Budaya organisasi yang kuat dan siap dalam perubahan akan sadar untuk menanamkan nilai-nilai, seperti: keadilan, perhatian, kepedulian, toleransi, kedamaian, kasih sayang, pengampunan; serta meningkatkan pembelajaran organisasi dalam bidang etis, emosional, hati nurani, kesadaran, kecerdasan sosial, dan pikiran positif. Jadi, organisasi masa depan pasti sudah mulai mendidik sumber daya manusianya dalam memperkuat nilai-nilai positif yang memampukan seseorang, untuk bangkit dari dalam dirinya sendiri saat menghadapi tantangan dan kehilangan arah.

Lingkungan kerja masa depan adalah yang penuh dengan toleransi, cinta, hati yang peduli, dan rasa kesatuan untuk bersama-sama membangun prestasi dan kinerja terbaik. Tidak ada lagi kata-kata kasar, tidak ada lagi pikiran buruk, tidak ada lagi perbuatan atau tindakan yang kurang etis. Semua orang akan sadar untuk tumbuh dan berkembang melalui gagasan dan dialog yang saling membangun. Tidak ada lagi kebencian, tidak ada lagi kekerasan, tidak ada lagi konflik, yang ada hanya bersatu dalam kedamaian untuk mencapai kinerja dan prestasi terbaik. Jadi, semua orang perlu meningkatkan dan menerapkan etika dalam segala hal yang dilakukan. Jika semua orang di lingkungan kerja mulai bekerja, berpikir, dan berkata-kata dalam perilaku etis; maka kerja sama dan kolaborasi akan menguat di dalam kegembiraan kerja. Pada akhirnya, kesadaran akan muncul bahwa kemajuan dan sukses itu tidak dihasilkan dari kompetisi, tetapi dari kolaborasi yang tulus dan sepenuh hati.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

HIDUP BUKAN KOMPETISI, TAPI KOLABORASI

“Perjuangan untuk bertahan hidup bukanlah dengan persaingan, tetapi dengan kolaborasi dan kerjasama dari hati yang paling tulus.”~Djajendra

Kita tidak perlu bersaing dengan siapa pun, yang kita perlukan adalah bekerja sama dan bersatu dalam kolaborasi. Setiap orang memiliki keunikan dan bakat yang tidak dimiliki yang lain. Setiap orang diciptakan Tuhan untuk berguna dalam hidup ini. Setiap orang ada untuk membangun kehidupan yang lebih baik melalui perubahan yang abadi. Satu sama lain harus mampu menghadirkan dirinya yang rendah hati dan percaya diri untuk berinteraksi dengan yang lain. Intinya, kerjasama adalah jalan hidup manusia. Tanpa orang lain kita menjadi tidak bermakna, jadilah bagian dari kolaborasi yang alami dan damai.

Kesuksesan hidup kita sangat bergantung dari kemampuan kita melayani dan bekerja sama dengan banyak pihak. Perjuangan untuk bertahan hidup bukanlah dengan persaingan, tetapi dengan kolaborasi dan kerjasama dari hati yang paling tulus. Jika kita terus-menerus memiliki perilaku bersaing dan menganggap orang lain sebagai musuh, maka lama kelamaan kita akan kelelahan sendiri dan kalah sendiri. Kemenangan ada dalam kolaborasi dan kerja sama, jadi kemampuan untuk merangkul semua bakat dan potensi terbaik adalah keharusan dalam mencapai kemenangan.

Persaingan bukanlah jalan hidup para pemenang, tetapi pilihan dari orang-orang yang kalah. Kerja sama dan kolaborasi dari integritas yang tinggi mampu mewujudkan yang terbaik dalam kehidupan manusia. Tidak ada kekuatan yang mampu mewujudkan kemenangan selain dari kolaborasi bakat dan potensi yang siap menang. Keunggulan sudah ada dalam diri setiap orang, sekarang yang diperlukan adalah kesadaran dan sifat rendah hati agar keunggulan itu dapat dikolaborasikan untuk mencapai impian tertinggi.

Hidup bukanlah tentang menang dan kalah, tetapi bagaimana kita bisa mengendalikan keegoisan kita dan meningkatkan kesadaran bahwa bersama-sama kita lebih mampu dan lebih kuat. Jika dalam kolaborasi kita berusaha dan berjuang untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, maka semua bakat dan potensi dalam kolaborasi tersebut mampu memberikan kontribusi dalam mencapai sesuatu yang terbaik. Kolaborasi tidak ingin ada yang kalah, tetapi semua merasa sebagai pemenang.

Persaingan yang terlalu serius mengakibatkan orang-orang mengabaikan etika dan keharmonisan sosial. Semua orang yang bersaing hanya memikirkan dengan cara apa pun harus mengalahkan lawan, tidak ada pikiran positif dan niat baik untuk bersaing dengan perilaku etis. Hal ini berdampak buruk terhadap integritas dalam kehidupan sosial. Pada akhirnya membahayakan kehidupan setiap orang, sebab kedamaian dan keamanan akan berkurang, dan juga keadilan menjadi sesuatu yang lebih mahal dari hasil yang didapatkan melalui kompetisi tanpa etika.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

MENGUCAPKAN KATA-KATA YANG BAIK, MENDAPATKAN KEHIDUPAN YANG BAIK

“Tidak ada kebenaran dan kebaikan dalam kata-kata yang menghina atau merendahkan orang lain. Kita semua disatukan melalui kata-kata yang baik dan kita semua dipisahkan melalui kata-kata yang buruk.”~Djajendra

Menjaga kata-kata yang baik dalam setiap ucapan kita akan memberi kehidupan yang indah dan bahagia. Setiap ucapan kita memberi kehidupan pada apa yang kita katakan. Masa depan yang baik ada dalam kuasa kata-kata dan ucapan yang baik. Jika setiap kata-kata yang kita ucapkan positif dan optimis, maka masa depan kita sedang menuju pada kecemerlangan dan penuh kekayaan.

Kata-kata yang sering kita ucapkan memiliki kekuatan untuk menjadi kenyataan. Oleh karena itu, pilih kata-kata positif untuk mengatakan apa pun, jangan sekali pun menggunakan kata-kata negatif atau pesimis untuk menyatakan sesuatu. Demikian juga dengan pola pikir, jangan membiarkan pola pikir dikuasai oleh kata-kata negatif. Pola pikir yang positif, suasana hati yang positif, kesadaran yang yakin dan percaya pada masa depan yang indah, serta ucapan yang dikuasai oleh kata-kata positif dan optimis, adalah jalan menuju kehidupan yang sejahtera dan bahagia.

Kata-kata positif yang menguasai jiwa raga kita mampu meruntuhkan penghalang hidup kita. Kita yang positif dan optimis mampu terhubung dengan energi sukses. Kita yang berkata-kata positif dan optimis mampu mengalahkan masa sulit, kemudian menciptakan perubahan dengan kehidupan yang lebih kaya dan bahagia. Kita yang berkata-kata positif dan optimis selalu menemukan solusi di tengah-tengah ketidakpastian. Kata-kata yang baik, ucapan yang baik, pikiran yang baik, emosi yang baik, adalah potensi di dalam diri untuk meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan hidup kita.

Kata-kata dapat menciptakan kebaikan dan juga menghancurkan kebaikan. Semua kata-kata negatif dan kata-kata buruk dapat menghancurkan kebaikan dan keindahan yang sudah kita bangun. Kebersamaan dan persatuan kita dapat diruntuhkan hanya oleh ucapan dengan kata-kata yang buruk. Tidak ada kebenaran di dalam kata-kata yang menghina atau merendahkan orang lain. Tidak ada kebaikan di dalam ucapan dan kata-kata yang membuat orang lain sakit hati. Kita semua disatukan melalui kata-kata yang baik dan kita semua dipisahkan melalui kata-kata yang buruk.

Menjadi orang yang sangat cerdas dengan banyak pengikut jika belum mampu berkata-kata positif, maka akan menjadi musibah bagi kedamaian hidup. Orang hebat adalah orang yang bijak dan berhati-hati menggunakan kata-kata, sehingga tidak melukai hati orang lain. Oleh karena itu, setiap kata atau kalimat yang kita ucapkan harus betul-betul bersumber dari hati nurani kita yang baik. Pikirkan dan rasakan dengan empati sebelum mengucapkan sesuatu. Kata-kata yang kita ucapkan sedang menjelaskan siapa diri kita yang sesungguhnya. Kata-kata yang kita ucapkan sedang menjelaskan apa yang ada di dalam pola pikir kita. Kata-kata yang paling menyakitkan dapat menciptakan dendam dan permusuhan. Kata-kata positif dapat menyatukan perbedaan.

Setiap kata yang penuh dengan energi baik dan penuh kasih mampu membangun kehidupan yang damai. Cara berbicara yang ramah dan penuh hormat adalah jalan untuk menciptakan kebahagiaan dan kesejahteraan bersama. Setiap ide, konsep, pemikiran, perasaan, ingatan, tindakan, dan perilaku haruslah tercipta dari kata-kata yang baik. Untuk itu, setiap hari kita harus memeriksa kata-kata apa saja yang kita gunakan, jika ada kata-kata yang kurang baik, maka segera dihapus dan diganti dengan kata-kata yang baik. Kendalikan setiap ucapan yang keluar dari mulut kita, jangan membiarkan mulut kita mengeluarkan kata-kata yang memperburuk kehidupan sosial kita. Kata-kata kita yang baik dapat memberikan rahmat bagi kesejahteraan kita dan juga memberikan kesejukan bagi yang mendengarkan.

Ucapan kita adalah energi untuk memperkuat kebaikan atau keburukan. Jika semua orang di dalam rumah mengucapkan kata-kata yang baik, maka energi positif yang kuat akan tercipta untuk memberikan kesejahteraan dan kedamaian di dalam rumah. Ucapan positif yang kuat mampu menghidupkan cahaya terang yang membawa perasaan kasih sayang , perhatian, persahabatan, cinta, empati, toleransi, dan kepedulian. Ini membantu kehidupan di rumah selalu positif dan terhindar dari energi negatif yang merusak kedamaian. Kata-kata positif dapat menyembuhkan hati yang terluka. Kata-kata positif dapat memotivasi seseorang untuk bangkit dari kegagalan. Kata-kata positif mampu mendorong kita untuk melakukan hal-hal hebat, sehingga kita mampu menjemput prestasi terbaik kita. Kata-kata positif mampu membuat kita kuat dan tegar untuk melalui jalan yang penuh tantangan dengan optimis dan percaya diri. Kata-kata positif adalah energi kemenangan untuk memenangkan segala sesuatu di dalam kehidupan yang kita alami.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

SEMUA ORANG HEBAT, JANGAN PERNAH MEREMEHKAN SIAPA PUN

“Ketika Anda meremehkan seseorang, Anda sedang mengalami kekalahan dan kemunduran dalam hidup.”~Djajendra

Setiap orang sangat penting menurut tujuannya yang unik. Setiap orang ada untuk memberikan sesuatu yang indah bagi hidupnya. Setiap orang harus belajar melalui energi positif untuk menemukan kesuksesan abadi dalam hidupnya. Lebih baik mengagumi seseorang daripada meremehkan mereka. Jika Anda mengagumi berarti Anda mampu melihat kehebatan, jika Anda meremehkan berarti Anda tidak mampu melihat kehebatan. Kesombongan adalah sesuatu yang tidak pernah menguntungkan diri sendiri, hanya sikap rendah hati dan percaya diri yang bisa membantu Anda untuk mencapai impian. Mungkin hari ini seseorang tidak berdaya dan tidak mampu berbuat apa-apa, tetapi besok mungkin dia menemukan jalan dan cara untuk menjadi lebih hebat dari Anda. Demikian juga, sesuatu yang Anda kuasai dengan sempurna, suatu saat nanti juga akan hilang kesempurnaan-nya. Anda tidak pernah tahu kapan waktu akan mengambil semua yang Anda merasa memilikinya. Jadi, jangan pernah meremehkan siapa pun, hidup itu seperti roda berputar. Jadilah pelajar yang setiap saat dengan rendah hati belajar dari orang-orang yang Anda temui.

Keberhasilan dalam hidup tergantung pada kecerdasan membangun hubungan. Untuk merawat hubungan yang baik, Anda harus mampu melihat kehebatan dan kelebihan di dalam diri orang lain, bukan kekurangan untuk Anda meremehkan. Jika Anda suka meremehkan orang lain, itu artinya kemampuan Anda sangat dangkal dan hanya mampu melihat kekurangan orang lain. Sifat Anda ini secara perlahan-lahan sedang membuang semua kekuatan sukses Anda, sehingga pada suatu saat nanti, Anda akan kehilangan kemampuan untuk menemukan kekuatan diri sendiri dan orang lain untuk membantu kesuksesan Anda.

Anda tidak perlu memuji orang lain, Anda tidak perlu meremehkan orang lain, tetapi Anda perlu belajar tentang kekuatan dan kelebihan dari orang-orang yang Anda temui. Mendengarkan orang lain tanpa membatasinya dengan pola pikir Anda, adalah langkah yang hebat untuk membawa Anda menuju sukses tanpa batas. Lupakan energi negatif orang lain, dan belajarlah sesuatu yang bermanfaat bagi hidup Anda dari energi positif orang lain. Merindukan hal-hal indah, melupakan hal-hal tak indah, adalah cara terbaik untuk menjaga kekuatan diri dalam mencapai kesuksesan.

Hiduplah di lingkungan orang-orang positif. Anda harus membiasakan diri untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan diri Anda yang positif, dengan Tuhan, dan dengan orang-orang positif. Isi ruang dan waktu Anda dengan energi positif. Doa-doa yang penuh rasa syukur kepada Tuhan, afirmasi positif yang setiap saat membuat diri Anda hebat untuk menggali potensi dan bakat dari dalam diri, serta belajar dari orang-orang positif untuk memperkuat motivasi dan kepercayaan diri Anda di setiap momen kehidupan. Ketika Anda menjadi energi positif yang kuat, Anda akan menemukan jalan Anda ke tujuan Anda untuk mendapatkan kesuksesan.

Orang bijak mengatakan bahwa tidak peduli berapa kali gigi menggigit lidah, mereka tetap bersatu dalam satu mulut. Itulah kesadaran bahwa hidup itu saling memerlukan, jika Anda meremehkan orang lain, Anda sedang membuang kekuatan yang sangat penting dalam hidup Anda. Banyak orang gagal dalam hidup karena suka membuang sesuatu yang sangat penting bagi kesuksesan hidupnya. Sifat tinggi hati dan merasa memahami semua hal adalah tanda bahwa diri Anda sedang menjadi orang bodoh. Cintai dan maafkan bukanlah sesuatu yang mudah, tetapi sesuatu yang akan menjadikan Anda lebih hebat. Jika Anda tulus dan ikhlas membantu mereka dengan apa pun yang Anda miliki untuk membuat mereka bahagia, maka energi positif Anda itu akan membuat Anda lebih bahagia. Ketika Anda merasa bahwa setiap orang adalah spesial, maka Anda mampu melihat kehebatan yang ada di dalam diri mereka.  

Satu orang bisa melakukan, tetapi bersama-sama bisa melakukan lebih banyak daripada satu orang. Hidup itu saling terkait antara satu orang dengan orang yang lain. Hidup itu bukan untuk diri sendiri, tetapi untuk menjadi berguna bagi sesama manusia. Kita semua bukan apa-apa tanpa satu sama lain. Hubungan baik dalam sopan-santun yang tinggi akan menciptakan harmonis di antara kita semua. Sama seperti dua bola mata kita, keduanya mampu melihat dan menceritakan sesuatu kepada kita, tetapi keduanya tidak dapat saling memandang, walau keduanya memiliki fungsi dan tujuan yang sama. Jadi, dalam hidup ini, kita manusia sama seperti dua bola mata kita, walaupun kita tidak pernah terhubung, tetapi kita memiliki fungsi dan tujuan yang sama dalam hidup ini. Seperti kata orang bijak, “Pisau cukur itu tajam tetapi tidak bisa menebang pohon; kapak itu kuat tetapi tidak bisa memotong rambut.”

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN HUBUNGAN KERJA YANG PRODUKTIF DAN KOMPAK

“Kita semua hadir ke dalam lingkungan kerja, untuk mengisi energi positif dan produktif, dalam setiap proses kerja yang saling bergantung dan mendukung.”~Djajendra

Hubungan kerja yang harmonis, kompak, dan produktif itu sangat penting agar setiap orang mampu merasakan kebahagiaan dalam lingkungan kerja. Persoalan utama dalam hubungan kerja adalah ego masing-masing orang yang tidak mau menghargai kualitas dan kepribadian dari orang lain. Pada umumnya, orang merasa sangat sulit untuk memberi respek dan pujian yang tulus kepada sesama rekan kerja. Demikianlah keadaan dari hubungan kerja di semua lingkungan kerja, sehingga keharmonisan dalam hubungan kerja sangat sulit diwujudkan.

Ketika kita melepaskan keegoisan kita, sebagai hasilnya kita menerima kebahagiaan dan keharmonisan. Kebaikan dan integritas kita di setiap situasi dan keadaan kerja memberikan keharmonisan dan keindahan. Jika kita sadar bahwa setiap orang dalam lingkungan kerja kita adalah satu dengan diri kita, maka empati kita tidak akan menyakiti orang lain, tidak akan merugikan orang lain, dan tidak akan membuat kesedihan bagi orang lain. Empati kita mampu menciptakan kebaikan untuk membantu orang lain melalui kontribusi kerja yang produktif dan penuh kualitas terbaik.

Keberadaan manajemen dalam lingkungan kerja dimaksudkan untuk menumbuhkan perdamaian dan rasa persatuan di antara stakeholders. Setiap individu dan kelompok menjadi alat bagi manajemen dalam menyebarkan energi positif dan produktif. Jika manajemen mematuhi prinsip-prinsip dasar manajemen dengan pikiran dan hati yang bersih, maka manajemen mampu membangun jalan menuju keharmonisan kerja yang produktif dan kreatif.

Setiap orang sebagai bagian dari diri kita sendiri. Kemampuan untuk merasakan apa yang dikerjakan oleh semua pihak sebagai milik kita sendiri, semangat yang intens untuk membantu proses kerja, serta membangkitkan diri sendiri agar berkontribusi secara optimal, haruslah menjadi realitas sehari-hari di tempat kerja.

Tujuan utama dari sebuah lingkungan kerja adalah meningkatkan kinerja, merawat keharmonisan, mengatasi keegoisan kita, melayani dengan hati yang ikhlas dan tulus, mencintai pekerjaan dan memperlihatkan prestasi, menumbuhkan nilai-nilai sopan santun dan etika, serta membangkitkan motivasi dan energi positif dari dalam diri untuk menjawab tantangan dan masa depan.

Kesadaran hati dan ketenangan pikiran mampu membawa diri kita ke kedalaman diri sendiri, dan jauh di lubuk hati kita ada suara hati yang mengerti tentang kebenaran sejati. Kebenaran sejati adalah kita bertanggung jawab untuk menemukan keindahan, kedamaian, cinta, prestasi, kebahagiaan, energi kreatif, rasa syukur, empati, dan integritas yang ada di dalam diri kita sendiri. Dan, kita harus yakin bahwa semua yang kita miliki itu ada juga di dalam diri setiap orang yang bekerja sama dengan kita di tempat kerja.

Setelah kita menemukan kualitas kita dari ke kedalaman diri sendiri. Pekerjaan selanjutnya, kita harus mampu menghubungkannya dengan kualitas orang lain. Inti dari proses kerja adalah terhubungnya kualitas dari masing-masing orang melalui kolaborasi yang ikhlas. Pengendalian diri menambah nilai positif bagi setiap orang saat membangun hubungan kerja yang harmonis dan produktif. Semua rintangan dan hambatan, baik pada tingkat pemikiran maupun tingkat perasaan, haruslah diselesaikan melalui kesadaran dan kecerdasan yang tercerahkan.

Mengenal diri sendiri secara baik menjadi sangat penting untuk membangun hubungan kerja yang harmonis, produktif, dan kompak. Jika kita sudah tahu siapa diri kita yang sesungguhnya, maka hubungan kita dengan siapa pun terbangun di atas fondasi yang sangat kuat oleh kepercayaan diri kita. Energi positif di dalam diri kita mampu memfokuskan kekuatan dan kepercayaan diri kita dalam hubungan yang produktif. Kita tidak akan memfokuskan perhatian pada kelemahan orang lain, tetapi memfokuskan pada kekuatan orang lain dan membantu orang lain agar kelemahan mereka dapat diatasi oleh kekuatan dirinya sendiri. Energi positif dan kepercayaan diri kita tidak lagi menilai dan menghakimi orang lain secara negatif. Kita memiliki kualitas diri yang hebat untuk menemukan kualitas yang hebat pada diri setiap orang. Kualitas dari diri yang asli dan unik sudah ada di dalam diri setiap manusia. Jika semua kebaikan dari ke kedalaman diri sendiri saling terhubung dengan ke kedalaman diri masing-masing orang, maka prestasi dan kinerja terbaik menjadi sesuatu yang mudah untuk diwujudkan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KERJA SAMA TIM MEMBUTUHKAN KUALITAS DIRI YANG MUDAH TERHUBUNG DENGAN KUALITAS ORANG LAIN

“Jangan pernah melakukan pekerjaan dengan memfokuskan energi Anda pada kelemahan orang lain.”~Djajendra

Dalam kerja sama tim, Anda tidak boleh memfokuskan energi Anda pada kelemahan dan kekurangan anggota tim yang lain. Kerja sama diperlukan karena tidak seorang pun memiliki kualitas dan kemampuan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. Sikap rendah hati dan saling menghormati satu sama lain merupakan fondasi untuk kerja sama tim yang solid. Setiap anggota tim harus tampil penuh gairah dalam sikap rendah hati untuk menyelesaikan porsi tugasnya dengan sempurna. Jangan pernah merendahkan atau meremehkan siapa pun dalam sebuah kerja sama tim. Sekecil apa pun kontribusi seorang anggota haruslah dihargai dengan baik.

Kerja sama berarti Anda mampu menghargai kualitas dan kemampuan dari orang-orang yang bekerja sama dengan Anda. Hubungan dalam kerja sama tim membutuhkan kedewasaan sikap dan mental. Empati, toleransi, kepedulian, perhatian, dan sikap proaktif untuk menolong harus menjadi bagian dari etos kerja tim. Menjadi diri sendiri yang unik dan jujur akan memudahkan Anda untuk terhubung dengan anggota yang lain. Kesadaran untuk terus-menerus meningkatkan kualitas diri menjadikan Anda mudah, atau tanpa upaya apa pun, Anda mampu terhubung dengan kualitas dan kemampuan yang sama pada anggota tim yang lain. Anda yang terlatih dalam energi positif mudah menemukan kekuatan untuk melakukan hal-hal terbaik di dalam kerja sama tim. Energi positif yang kuat di dalam diri Anda menjadikan Anda tidak lagi menghakimi kekurangan, kelemahan, dan perilaku negatif anggota tim yang lain.

Setiap anggota tim memiliki keunikan, kualitas, kemampuan, dan keberanian untuk bertindak. Ketika setiap anggota tim bekerja dari kesadaran untuk menunjukkan kualitas etos terbaik, maka aliran kerja dalam kerja sama tim menjadi sangat lancar dan cepat. Ketenangan dan kesabaran dalam kerja sama tim menambah nilai positif dan kedalaman yang luar biasa bagi hubungan kerja yang harmonis. Hal ini juga membawa kedekatan dan kekompakan di dalam tim. Jika seluruh anggota tim berada dalam energi positif dan satu persepsi, maka semua rintangan dan hambatan, baik pada tingkat perilaku maupun tingkat mental tidak akan mengganggu pencapaian kinerja terbaik. Kesadaran dan gairah kerja yang hebat mampu menyatukan semua anggota tim menjadi solid dalam dimensi fisik dan mental.

Kenali diri sendiri dengan sebaik mungkin. Jika Anda sudah mengenali siapa diri Anda yang sebenarnya, maka hubungan Anda tidak akan dangkal dalam tim. Anda yang mengenal siapa Anda, mampu membangun kualitas diri sebagai fondasi yang kuat untuk hubungan kerja yang harmonis dan solid. Anda pun akan memiliki kepercayaan diri untuk mengambil tanggung jawab penuh atas tugas yang menjadi porsi Anda, dan tidak lagi suka menyalahkan anggota tim yang lain. Mengenal diri sendiri berarti pergi ke kedalaman diri sendiri; jauh di lubuk hati menemukan etos kerja terbaik; menemukan kebaikan, kedamaian, kebahagiaan, cinta, dan kualitas yang ada di dalam diri untuk diekspresikan dalam kerja sama tim. Anda akan menyadari bahwa semua keindahan dan kebaikan yang ada di dalam diri Anda, juga ada di dalam diri setiap anggota tim yang lain. Jadi, kesadaran Anda akan memudahkan Anda untuk melakukan kerja sama dengan siapa pun dalam keharmonisan dan kegembiraan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

BEKERJA DALAM TIM

“Membangun dan membentuk tim kerja yang kuat bukanlah pekerjaan satu kali, tetapi merupakan pekerjaan setiap hari yang harus dikoordinasikan oleh kepemimpinan yang kuat.”~Djajendra

Tidak mungkin kita bisa menyelesaikan sendiri sebuah pekerjaan. Kita membutuhkan orang lain untuk melengkapi apa yang kita kerjakan. Sudah menjadi takdir manusia untuk saling membutuhkan dalam pekerjaan yang dilakukan. Pekerjaan terbaik dihasilkan ketika kita mampu saling mempercayai satu sama lain dalam setiap proses kerja. Kehebatan individu membutuhkan kehebatan tim agar individu tersebut dapat menghasilkan prestasi terbaik.

Apa pun pekerjaan yang kita lakukan, kita harus memiliki kemampuan untuk bekerja bersama siapa pun dan dimanapun. Kita harus bisa mengatasi semua hambatan yang menghalangi kita untuk bekerja bersama banyak orang. Kita harus bisa beradaptasi untuk mendengarkan pengertian yang berbeda, persepsi yang tidak sama, kepentingan, dan dinamika tertentu saat kita bekerja bersama orang lain. Ketika kita mampu mendengarkan dan memahami orang lain, maka kita bisa selalu akur satu sama lain dan tidak akan pernah terjebak dalam konflik perbedaan.

Kekompakkan bersama dalam setiap proses kerja menciptakan iklim kerja yang menyenangkan. Iklim kerja yang menyenangkan berdampak positif pada peningkatan kualitas budaya organisasi dan produktivitas kerja setiap orang, sehingga semua target dan tujuan dapat dicapai dengan kinerja terbaik. Hal ini juga berdampak positif pada kebahagiaan kerja dan pencapaian kinerja terbaik.

Setiap individu di dalam tim harus memiliki keterampilan dan cara melakukan yang terbaik. Sebab, dalam sebuah tim yang unggul dibutuhkan keterampilan, pengetahuan, kemampuan, dan keunikan untuk saling melengkapi satu sama lain. Intinya, setiap anggota tim haruslah terdiri dari orang-orang cerdas dengan kualitas kerja yang tinggi, sehingga mereka bisa menjadi individu-individu yang hebat di dalam kerja bersama, untuk menyelesaikan tugas dengan cara yang kohesif.

Membangun dan pembentukan tim yang produktif haruslah dilakukan dengan sepenuh hati. Semua perbedaan dilebur ke dalam satu visi dan satu budaya kerja bersama. Ketika semua orang sudah dilebur ke dalam satu visi dan satu budaya kerja bersama, maka upaya untuk meningkatkan hubungan kerja yang saling pengertian antara anggota tim dapat dilakukan dengan mudah. Jelas, semua ini menjadi tanggung jawab dari kepemimpinan di perusahaan. Kepemimpinan secara kolektif harus sadar dan mau melakukan kegiatan pembentukan tim secara terus-menerus. Membangun dan membentuk tim kerja yang kuat bukanlah pekerjaan satu kali, tetapi merupakan pekerjaan setiap hari yang harus dikoordinasikan oleh kepemimpinan yang kuat.

Setiap anggota dalam tim kerja harus diberikan pemahaman yang jelas tentang peran mereka di dalam tim. Ketika setiap individu mengerti pekerjaannya dengan baik, maka mereka mampu memberikan kontribusi terbaik dalam pencapaian tujuan tim. Jadi, apa pun proyek atau tugas yang diberikan kepada sebuah tim, jika setiap anggotanya berkualitas hebat dan mengerti peran mereka masing-masing, maka tim tersebut akan menghasilkan prestasi dan kinerja terbaik.

Kekompakkan tim haruslah didasarkan pada kualitas individu yang cerdas, kreatif, disiplin, bertanggung jawab, mampu melakukan perannya dengan baik, dan selalu menjadi satu kesatuan yang solid di dalam kerja tim. Setiap anggota wajib memiliki antusiasme yang tinggi untuk bekerja fokus pada tujuan dan kesepakatan bersama. Setiap anggota tim harus menjadi spesialis terhadap apa yang mereka kerjakan, dan merasa memiliki tanggung jawab penuh terhadap tujuan dari pekerjaan yang dilakukan. Setiap anggota tim harus sadar bahwa dirinya masing-masing merupakan bagian penting dari sebuah tim, sehingga mampu mengendalikan ego untuk bisa melebur dalam jiwa tim yang kuat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com