MEMULAI HARI DENGAN PIKIRAN BAIK

“Kebahagiaan itu jangan diminta pada orang lain, sebab mereka belum tentu memilikinya.”~Djajendra

Niat baik dan emosi baik adalah makanan terbaik bagi pikiran. Pikiran harus selalu sehat agar dia bisa memulai hari dengan gembira, optimis, percaya diri, bahagia, dan penuh semangat. Jangan pernah memberi makan pikiran tentang hal-hal buruk, sebab pikiran akan mengelolanya dan menjadikan hidup kita tidak damai. Ketika pikiran kita tidak sehat dan dikuasai penyakit hati, maka pikiran buruk akan menjadi penuntun hidup kita. Akibatnya, kebencian dan kemarahan akan menjadi landasan hidup kita, sehingga kita benar-benar tidak mampu memberikan cinta yang ikhlas untuk kehidupan yang indah.

Kita bukanlah orang-orang yang kita temukan setiap hari dengan berbagai sifat, karakter, dan kepribadian. Kita adalah diri sejati yang harus mengenal diri sejatinya dengan baik, sehingga mengerti apa yang harus dilakukan dan apa yang menjadi misi dalam kehidupan ini. Kita harus membangun kualitas pikiran baik dari kesadaran, kecerdasan, dan pengetahuan kita yang terus-menerus disesuaikan dengan jaman. Lingkungan luar kita adalah sumber pengetahuan dan pengalaman yang tidak boleh membuat pikiran kita berpikir buruk. Kita harus mau secara ikhlas mengalami kenyataan hidup dengan pikiran baik, dan menjauhkan pikiran kita untuk mengambil kesimpulan atas kenyataan yang sedang kita hadapi.

Tugas utama kita dalam hidup adalah membangun fondasi pikiran positif yang kuat. Tugas utama ini bukanlah tugas yang mudah dan gampang dilakukan. Diperlukan pengetahuan diri sendiri yang baik dan juga pengetahuan tentang realitas hidup yang sempurna. Kita perlu melatih jenis-jenis emosi yang bisa membuat pikiran kita tenang dan hati kita santai saat merespons realitas hidup. Orang-orang yang kita temui dan situasi yang kita hadapi tidak selalu sesuai dengan harapan kita. Walaupun realitas hidup tidak sempurna tetapi realitas pikiran kita harus tenang, damai, mengerti, memahami, dan ikhlas dalam energi kebahagiaan. Karena itu, setiap bangun pagi mulailah hari yang indah dari pikiran baik, niat baik, emosi penuh kegembiraan; kemudian, ucapkan kata-kata positif yang penuh sopan santun, lakukan tindakan yang memancarkan energi positif, lakukan pelayanan yang memancarkan getaran kebaikan dan ketulusan, jadilah energi positif yang memengaruhi orang dan situasi. Ingatlah selalu bahwa hidup kita ini untuk menarik lebih banyak kebahagiaan, kedamaian, keindahan, kegembiraan, dan keberuntungan di setiap momen.

Kebahagiaan itu jangan diminta pada orang lain, sebab mereka belum tentu memilikinya. Oleh karena itu, sadarlah dan jadilah lebih cerdas untuk mengambil tanggung jawab secara total atas kebahagiaan dan kegembiraan hidup Anda. Kuasai pengetahuan dan belajarlah terus-menerus untuk mengelola pikiran baik, perasaan-perasaan positif, perilaku etis, dan tindakan yang memancarkan energi kebaikan. Tidak perlu kesal dengan sikap dan perbuatan buruk orang lain. Tidak perlu marah dan benci dengan kelakuan tidak manusiawi dari orang-orang yang Anda temui. Tetaplah tenang dan bahagia saat menghadapi realitas yang tidak menyenangkan hati. Tetaplah mengeluarkan kata-kata positif untuk semua situasi yang buruk. Jangan membiarkan siapa pun atau apa pun merusak kegembiraan dan kebahagiaan hidup kita. Dan, yakinlah bahwa tidak mungkin ada orang lain yang dapat merusak kegembiraan dan kebahagiaan kita, sebab kebahagiaan dan kegembiraan itu ada di dalam pikiran baik kita, kecuali pikiran baik kita tidak kuat dan pada akhirnya berubah menjadi pikiran buruk. Ketika pikiran kita buruk, maka kita akan kehilangan kedamaian dan kebahagiaan di setiap situasi atau saat berhadapan dengan orang lain.

Pikiran baik kita harus menciptakan pikiran baik untuk merespons situasi dan orang-orang yang hadir ke dalam hidup kita. Ketika hal-hal dari luar diri kita datang dengan muatan energi negatif yang sangat buruk, maka tetaplah tenang dengan pikiran baik. Tetaplah kirim hal-hal baik untuk situasi di luar diri kita. Jangan pernah melihat kekurangan di sekitar kehidupan kita, fokuskan perhatian untuk menemukan kebaikan sekecil apa pun di sekitar kehidupan kita. Kita tidak perlu berupaya untuk mengendalikan orang-orang di luar diri kita, fokuskan semua tenaga dan waktu untuk mengendalikan diri sendiri agar tidak menjadi energi buruk bagi kehidupan.

Memulai hari dengan pikiran baik haruslah menjadi sebuah kebiasaan. Kalau belum menjadi kebiasaan, kita harus berlatih sesering mungkin agar pikiran baik menjadi sebuah kebiasaan bagi diri kita. Orang lain tidak pernah menyebabkan kita tidak damai dan tidak bahagia, hanya diri kita sendiri yang bisa membuat hidup kita tidak damai dan tidak bahagia. Oleh karena itu, belajarlah dengan sungguh-sungguh agar kita memiliki kualitas kepribadian yang menikmati kebahagiaan, keindahan, keberuntungan, kedamaian, keberanian, serta tidak menyalahkan orang lain atas perasaan atau pikiran buruk yang merusak ketenangan dan kegembiraan hidup kita. Ingatlah selalu bahwa tidak ada orang lain yang dapat menciptakan kemarahan dan ketakutan di dalam diri kita, hanya pikiran kitalah yang dapat menciptakan kemarahan dan ketakutan bagi kita. Jadi, jangan membiasakan untuk menyalahkan situasi atau orang lain untuk realitas hidup yang kurang Anda sukai. Kembalilah ke dalam diri sendiri dan perbaiki semua hal tidak baik agar menjadi lebih baik dan lebih bahagia dengan hidup yang indah ini.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

HIDUP DAMAI DI RUMAH DAN DI KANTOR

“Tidak ada aturan untuk perdamaian! Perdamaian hanya dapat dihasilkan ketika ada cinta yang tulus dalam ruang toleransi, dan hati yang penuh gembira menyambut semua yang berbeda dengan tulus.”~Djajendra

Rasa damai itu harus dihasilkan dari dalam diri sendiri. Kita tidak bisa berharap rasa damai kita itu dari orang lain. Kita tidak bisa menunggu masalah dan persoalan hidup kita selesai baru mulai hidup damai. Kehidupan damai dimulai pada momen ini walaupun kita berada dalam kehidupan yang penuh masalah dan cobaan. Kehidupan damai kita tidak boleh diganggu oleh masalah dan persoalan hidup, kita harus cerdas emosional untuk menyikapi masalah dan persoalan hidup kita. Kehidupan damai kita tidak boleh terganggu oleh sikap dan perilaku buruk orang lain, kita harus memiliki empati dan toleransi yang konsisten untuk mengatasi gangguan ini. Jika kita ingin kehidupan rumah dan kantor kita damai, maka kita harus menjadi damai dan mampu memberikan rasa damai bagi siapa pun baik di dalam rumah mau pun di dalam kantor.

Kehidupan damai baru bisa dirasakan kalau hati sudah bersih dari benci, dendam, marah, khawatir, takut, dan mau dengan jiwa besar hidup bersama dalam toleransi dan kasih sayang dengan semua orang yang berbeda dengan kita. Ketika kita tulus memberikan senyum dan menyambut semua orang dengan kasih sayang, maka saat itu kita mampu merasakan damai. Mulailah berlatih untuk memahami orang lain dan untuk mengendalikan diri sendiri agar tidak mengeluarkan energi negatif. Kita harus memahami sensitivitas orang lain dengan empati dan toleransi. Jika hati dan pikiran kita damai, kita pasti bisa berbuat baik dengan tanpa pamrih. Perdamaian tidak bisa datang dengan aturan, kebijakan, perjanjian, komitmen, dan apa pun itu yang bersifat saling mengikat. Perdamaian hanya dapat dihasilkan dari hati dan pikiran yang damai. Tidak ada aturan untuk perdamaian! Perdamaian hanya dapat dihasilkan ketika ada cinta yang tulus dalam ruang toleransi, dan hati yang penuh gembira menyambut semua yang berbeda dengan tulus.

Hati dan pikiran kita yang damai dapat membuat kehidupan semua orang damai. Kedamaian batin tidak sekedar untuk dibicarakan atau merasa puas diri sendiri, tetapi merupakan kesadaran dan kehormatan bagi kita yang secara konsisten mampu menjadi pribadi damai bagi kehidupan semua orang. Rasa damai tidak dihasilkan dari pertapaan atau menyendiri, tetapi dihasilkan dari kesadaran untuk merasakan kedamaian di situasi seburuk apa pun. Kedamaian adalah tentang rasa, bukan tentang nilai kehidupan. Kedamaian adalah tentang rasa, bukan tentang pemikiran. Tidak ada logika dan pengetahuan untuk hidup damai. Tidak ada syarat dan ketentuan untuk hidup damai. Kedamaian hidup murni dari kesadaran untuk menikmati realitas setiap momen dari apa yang diberikan oleh kehidupan dengan gembira dan rasa syukur yang tanpa batas.

Perdamaian hilang ketika terjadi kesalahpahaman, komunikasi yang buruk, niat buruk, tidak ada kepercayaan, dan masing-masing merasa paling benar. Ketika ini terjadi, maka konflik akan menggantikan rasa damai. Karena itu, niat untuk hidup damai haruslah menjadi sangat kuat, sehingga akan muncul kesadaran untuk memperbaiki komunikasi dan menerima perbedaan dengan ikhlas. Jika perbedaan semakin dibesar-besarkan, maka tidak mungkin bagi kita semua untuk hidup damai. Kehidupan damai membutuhkan hati yang mampu memahami hal-hal yang sangat sensitif, sehingga selalu memiliki kesabaran yang sangat tinggi ketika harus berbeda dengan yang sangat sensitif. Jika kita ingin hidup damai, maka jangan pernah mengomentari hal-hal yang sangat sensitif. Dalam hal ini, kita harus cerdas sosial untuk menghargai perbedaan dan selalu bersikap etis terhadap keyakinan orang lain.

Kita harus mampu terhubung dan meningkatkan komunikasi yang penuh sopan santun di dalam kehidupan sosial yang kaya perbedaan. Kita tidak boleh menjadi ancaman bagi siapa pun, tetapi menjadi sahabat yang mau mengerti dan siap hidup damai dalam perbedaan. Persepsi kita harus betul-betul mau dengan tulus membuka hati untuk kehidupan yang damai dan penuh kasih sayang. Ketika hati kita damai, maka kita mudah terhubung dengan semua orang yang berbeda dengan kita. Kita semua manusia yang wajib memuliakan kemanusiaan kita semua. Cinta dan kepedulian harus menjadi prioritas bagi kita semua. Jika diri kita sendiri tidak damai, maka kita telah merespons kehidupan dengan energi negatif kita. Karena itu, mulai hari ini hiduplah dengan gembira, damai, sabar, tenang, kaya cinta, dan merespons segala sesuatu dengan kasih sayang.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

MENGUCAPKAN KATA-KATA YANG BAIK, MENDAPATKAN KEHIDUPAN YANG BAIK

“Tidak ada kebenaran dan kebaikan dalam kata-kata yang menghina atau merendahkan orang lain. Kita semua disatukan melalui kata-kata yang baik dan kita semua dipisahkan melalui kata-kata yang buruk.”~Djajendra

Menjaga kata-kata yang baik dalam setiap ucapan kita akan memberi kehidupan yang indah dan bahagia. Setiap ucapan kita memberi kehidupan pada apa yang kita katakan. Masa depan yang baik ada dalam kuasa kata-kata dan ucapan yang baik. Jika setiap kata-kata yang kita ucapkan positif dan optimis, maka masa depan kita sedang menuju pada kecemerlangan dan penuh kekayaan.

Kata-kata yang sering kita ucapkan memiliki kekuatan untuk menjadi kenyataan. Oleh karena itu, pilih kata-kata positif untuk mengatakan apa pun, jangan sekali pun menggunakan kata-kata negatif atau pesimis untuk menyatakan sesuatu. Demikian juga dengan pola pikir, jangan membiarkan pola pikir dikuasai oleh kata-kata negatif. Pola pikir yang positif, suasana hati yang positif, kesadaran yang yakin dan percaya pada masa depan yang indah, serta ucapan yang dikuasai oleh kata-kata positif dan optimis, adalah jalan menuju kehidupan yang sejahtera dan bahagia.

Kata-kata positif yang menguasai jiwa raga kita mampu meruntuhkan penghalang hidup kita. Kita yang positif dan optimis mampu terhubung dengan energi sukses. Kita yang berkata-kata positif dan optimis mampu mengalahkan masa sulit, kemudian menciptakan perubahan dengan kehidupan yang lebih kaya dan bahagia. Kita yang berkata-kata positif dan optimis selalu menemukan solusi di tengah-tengah ketidakpastian. Kata-kata yang baik, ucapan yang baik, pikiran yang baik, emosi yang baik, adalah potensi di dalam diri untuk meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan hidup kita.

Kata-kata dapat menciptakan kebaikan dan juga menghancurkan kebaikan. Semua kata-kata negatif dan kata-kata buruk dapat menghancurkan kebaikan dan keindahan yang sudah kita bangun. Kebersamaan dan persatuan kita dapat diruntuhkan hanya oleh ucapan dengan kata-kata yang buruk. Tidak ada kebenaran di dalam kata-kata yang menghina atau merendahkan orang lain. Tidak ada kebaikan di dalam ucapan dan kata-kata yang membuat orang lain sakit hati. Kita semua disatukan melalui kata-kata yang baik dan kita semua dipisahkan melalui kata-kata yang buruk.

Menjadi orang yang sangat cerdas dengan banyak pengikut jika belum mampu berkata-kata positif, maka akan menjadi musibah bagi kedamaian hidup. Orang hebat adalah orang yang bijak dan berhati-hati menggunakan kata-kata, sehingga tidak melukai hati orang lain. Oleh karena itu, setiap kata atau kalimat yang kita ucapkan harus betul-betul bersumber dari hati nurani kita yang baik. Pikirkan dan rasakan dengan empati sebelum mengucapkan sesuatu. Kata-kata yang kita ucapkan sedang menjelaskan siapa diri kita yang sesungguhnya. Kata-kata yang kita ucapkan sedang menjelaskan apa yang ada di dalam pola pikir kita. Kata-kata yang paling menyakitkan dapat menciptakan dendam dan permusuhan. Kata-kata positif dapat menyatukan perbedaan.

Setiap kata yang penuh dengan energi baik dan penuh kasih mampu membangun kehidupan yang damai. Cara berbicara yang ramah dan penuh hormat adalah jalan untuk menciptakan kebahagiaan dan kesejahteraan bersama. Setiap ide, konsep, pemikiran, perasaan, ingatan, tindakan, dan perilaku haruslah tercipta dari kata-kata yang baik. Untuk itu, setiap hari kita harus memeriksa kata-kata apa saja yang kita gunakan, jika ada kata-kata yang kurang baik, maka segera dihapus dan diganti dengan kata-kata yang baik. Kendalikan setiap ucapan yang keluar dari mulut kita, jangan membiarkan mulut kita mengeluarkan kata-kata yang memperburuk kehidupan sosial kita. Kata-kata kita yang baik dapat memberikan rahmat bagi kesejahteraan kita dan juga memberikan kesejukan bagi yang mendengarkan.

Ucapan kita adalah energi untuk memperkuat kebaikan atau keburukan. Jika semua orang di dalam rumah mengucapkan kata-kata yang baik, maka energi positif yang kuat akan tercipta untuk memberikan kesejahteraan dan kedamaian di dalam rumah. Ucapan positif yang kuat mampu menghidupkan cahaya terang yang membawa perasaan kasih sayang , perhatian, persahabatan, cinta, empati, toleransi, dan kepedulian. Ini membantu kehidupan di rumah selalu positif dan terhindar dari energi negatif yang merusak kedamaian. Kata-kata positif dapat menyembuhkan hati yang terluka. Kata-kata positif dapat memotivasi seseorang untuk bangkit dari kegagalan. Kata-kata positif mampu mendorong kita untuk melakukan hal-hal hebat, sehingga kita mampu menjemput prestasi terbaik kita. Kata-kata positif mampu membuat kita kuat dan tegar untuk melalui jalan yang penuh tantangan dengan optimis dan percaya diri. Kata-kata positif adalah energi kemenangan untuk memenangkan segala sesuatu di dalam kehidupan yang kita alami.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PERILAKU ORANG YANG CERDAS EMOSIONAL

“Kecerdasan emosional membuat kita sangat sadar untuk merasakan hal-hal baik di saat hal-hal tidak baik mengganggu kenyamanan hidup kita.”~Djajendra

Kecerdasan emosional merupakan kekuatan yang harus kita latih dan diasah terus-menerus untuk membantu kehidupan kita. Kecerdasan emosional itu seperti alat bantu kita untuk menghadapi berbagai persoalan mendasar yang bersumber dari diri sendiri dan orang lain. Alat bantu ini ada di dalam potensi kita dan kita harus betul-betul mengenal diri sendiri secara sempurna agar kita dapat menemukan potensi kecerdasan emosional di ke kedalaman diri sendiri. Manfaatkan kecerdasan emosional untuk mengendalikan stres, kemarahan, depresi, perasaan putus asa, ketakutan, kekhawatiran, dan semua hal-hal negatif yang merugikan hidup kita. Jadilah diri sendiri yang utuh dalam kepribadian positif untuk memudahkan diri kita menemukan potensi kecerdasan emosional di ke kedalaman diri sejati.

Dalam kehidupan yang serba cepat dengan perubahan yang tidak bisa dihindari, kita membutuhkan daya tahan mental dan emosional yang hebat. Seseorang yang cerdas emosional selalu tenang dan sabar saat menghadapi hubungan yang buruk dengan orang lain. Perilaku utama dari orang yang cerdas emosional adalah hebat dalam pengendalian diri, memahami situasi diri sendiri dan orang lain, melihat dan menguasai makna dari jenis-jenis emosi yang muncul dalam diri, dan mengevaluasi emosi diri sendiri bersama dengan emosi orang lain secara konsisten. Jadi, ini adalah tentang kemampuan kita untuk memiliki kontrol terhadap berbagai jenis emosi yang muncul di dalam diri oleh berbagai sebab dan akibat yang bersumber dari persepsi, keinginan, keyakinan, kebutuhan, orang lain, situasi, peristiwa, kejadian, dan konflik.

Kecerdasan emosional mendorong kita untuk tidak mengabaikan perasaan atau emosi orang lain. Empati dan kepedulian kita akan semakin menguat di dalam diri kita, sehingga kita mampu memperlihatkan perilaku baik dan sopan santun kepada orang-orang di sekitar kita. Kita selalu hebat dalam menjaga dan mengendalikan perasaan kita. Tidak mudah bagi kita untuk mengumbar perasaan dan emosi dalam sebuah momen. Kita tidak akan menyalahkan orang lain ketika kita mengalami hari yang tidak menyenangkan. Kita selalu terkendali dalam ketenangan, kesabaran, dan kebaikan untuk diri sendiri dan orang lain. Seburuk apa pun hari yang kita miliki, kita mampu mengendalikan emosi negatif kita ke tindakan yang lebih positif dan produktif. Kecerdasan emosional membuat kita sangat sadar untuk merasakan hal-hal baik di saat hal-hal tidak baik mengganggu kenyamanan hidup kita.

Kecerdasan emosional membuat kita mengenal dan memahami dampak yang dihasilkan oleh perasaan kita. Oleh karena itu, kesadaran kita yang tinggi mampu mengelola dan mengalihkan energi negatif dari perasaan-perasaan yang tidak menguntungkan hidup kita. Semua perasaan negatif difokuskan pada hal-hal positif, sehingga secara perlahan hal-hal positif tersebut mampu menghilangkan perasaan negatif kita. Jika kita membiarkan perasaan atau emosi buruk terus-menerus hidup di dalam pemikiran kita, maka hal ini dapat menciptakan masalah kesehatan yang sangat serius. Kita sadar bahwa tidak mungkin kita bebas seratus persen dari perasaan dan emosi negatif, tetapi kita memiliki kesadaran dan kemampuan untuk mengelola hal-hal buruk agar tidak menguasai hidup kita.

Kecerdasan emosional membuat kita memiliki perilaku yang tidak membiarkan perasaan, keyakinan, emosi, dan pemikiran orang lain mengendalikan hidup kita. Kita mampu menjadi diri sendiri yang unik dan terkelola melalui kesadaran diri sendiri. Walaupun kita mampu memahami berbagai jenis emosi dan dampaknya, tetapi kita memiliki pertahanan diri yang kuat untuk tidak membiarkan perasaan atau emosi buruk menyerang kedamaian hidup kita. Kesadaran kita untuk hidup bahagia dan damai membuat alam bawah sadar kita tidak akan membiarkan emosi negatif siapa pun yang merusak kedamaian dan kebahagiaan kita. Jadi, saat kecerdasan emosional menguat di dalam diri kita, saat itu kekuatan alam bawah sadar akan menjaga sikap positif dan membuat kita selalu hebat untuk mengatasi hal-hal buruk di sepanjang hidup.

Orang-orang yang cerdas emosional selalu hidup dalam kedamaian dan keindahan. Tidak akan terlibat dalam konflik yang tidak perlu. Cerdas memilih momen untuk menyelesaikan masalah. Ketika keadaan tidak menguntungkan, maka pilihan terbaik adalah menghindari ruang pertempuran. Ketenangan dan kesabaran selalu dipelihara saat menghadapi orang-orang yang suka melakukan provokasi. Ego dan kemarahan selalu dikendalikan saat menghadapi orang-orang yang berniat tidak baik. Kecerdasan emosional membuat kita menghadapi orang-orang negatif dengan interaksi yang lebih positif. Tidak ada kemarahan dan selalu menghindari konflik langsung.

Tidak suka membicarakan keburukan dan kekurangan orang lain. Tidak akan membuang-buang waktu untuk gosip. Kecerdasan emosional menyadarkan kita tentang ruginya hidup kita jika selalu membicarakan atau mendengarkan gosip. Semakin sering gosip tentang keburukan dan kekurangan orang lain, semakin banyak kita akan menyerap dan menyimpan energi negatif di alam bawah sadar kita. Akibatnya, kita sulit merasakan kedamaian dan kebahagiaan dalam hidup kita. Setiap saat energi negatif dari alam bawah sadar akan memaksa kita untuk berpikir tentang hal-hal buruk. Kondisi ini membuat kita sulit untuk memiliki percakapan yang lebih positif, kita selalu terpancing untuk berbicara tentang hal-hal negatif. Perasaan dan emosi negatif kita menjadi mudah tampil dan mengekspresikan kekuatannya dalam setiap interaksi dengan orang lain.

Orang-orang yang cerdas secara emosional sangat mandiri dalam pengambilan keputusan. Sangat percaya diri dan rendah hati. Sangat menguasai energi dari setiap emosi yang dihasilkan oleh dirinya, sehingga sejak dini sudah mampu memanfaatkan emosi untuk keberhasilan. Apa pun yang diperjuangkan akan selalu dikerjakan dengan totalitas untuk hasil terbaik. Kerja keras, disiplin, ketekunan, dan kemauan yang hebat selalu di motivasi oleh berbagai jenis emosi yang membuatnya konsisten dan berkomitmen tinggi untuk sukses.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

REKAN KERJA YANG MENGUASAI MANAJER

“Jika Anda menghabiskan hari-hari Anda di tempat kerja dengan komitmen tanpa henti untuk menjadi paling produktif; untuk menciptakan prestasi yang paling luar biasa; untuk menghabiskan hari-hari Anda dengan bahagia. Ini artinya, Anda sedang menuju kemenangan abadi di sepanjang karir dan kehidupan pribadi. ~ Djajendra

Apa yang akan Anda lakukan ketika manajer Anda dipengaruhi dan dikuasai oleh sikap kolega Anda, sehingga manajer hanya mendengarkan apa kata kolega Anda dan tidak lagi bersikap adil dan bijak kepada Anda? Sikap kolega yang merebut pengaruh manajer dan mulai suka memerintah sesama rekan kerja adalah sebuah kenyataan yang sering dialami oleh karyawan. Realitas ini menyebabkan konflik dan kemarahan dalam hati, sehingga kinerja dan kebahagiaan di lingkungan kerja menurun. Jika hal ini dibiarkan dan tidak dikelola dengan baik, maka organisasi Anda tidak akan mampu mencapai prestasi terbaik. Sebab, setiap potensi dan kekuatan yang bersumber dari masing-masing individu selalu berada dalam konflik dan kemarahan yang tersembunyi di dalam hati dan pikiran.

Lingkungan kerja yang berkualitas membutuhkan manajer yang tidak pernah memberi keistimewaan pada salah satu staf secara berlebihan. Manajer yang berkualitas mampu mengelola semua karyawan dengan bijak dan adil. Semua orang didengar dan tidak seorang pun boleh mendominasi sesama kolega. Sikap negatif dan sikap positif harus dapat dikelola manajer dengan cerdas. Manajer juga harus mengawasi setiap peristiwa di tempat kerja dan tidak membiarkan adanya orang-orang yang bersekongkol melawan yang lain. Tidak membiarkan adanya kata-kata, ucapan, dan nada suara yang merusak keharmonisan kerja. Manajer harus mendukung setiap orang dengan sepenuh hati dan juga membantu kebutuhan penyelesaian target kerja dengan baik.

Para pengganggu tidak berada dalam kendali Anda. Ketika rekan kerja Anda menampilkan diri atau bersikap seolah-olah dirinya adalah atasan Anda, Anda tidak boleh terganggu dengan sikapnya. Anda tidak boleh menganggap perilaku mendominasi itu sebagai sebuah hambatan. Anda hanya perlu membangun kepercayaan pada diri sendiri dan setiap saat fokus untuk membangun kualitas diri Anda. Anda harus total membangun kualitas diri dengan kompetensi dan karakter kerja terbaik, sehingga semua orang membutuhkan Anda. Fokus pada waktu dan energi Anda untuk bekerja berdasarkan kepercayaan diri atas kemampuan terbaik Anda. Berlatih untuk mengendalikan tindakan dan perilaku Anda sendiri daripada mengurusi perilaku orang lain. Jadilah pribadi yang kompeten dan berkualitas secara professional, sehingga Anda menjadi orang yang sangat diperlukan di lingkungan kerja. Saat Anda menjadi orang yang sangat dibutuhkan, maka semua orang akan menghormati Anda dan tidak seorang pun yang berani mendominasi atau mengatur-atur Anda.

Tingkatkan keyakinan Anda untuk menanam nilai-nilai positif ke dalam diri sendiri setiap hari. Kendalikan diri dari sikap negatif dan jangan pernah memiliki persepsi negatif dengan perilaku tidak menyenangkan dari rekan kerja. Jika Anda membiarkan sikap negatif dari rekan kerja Anda memasuki emosi dan pikiran Anda, maka itu semua akan menjadi sesuatu yang mengacaukan daya tahan mental Anda, sehingga Anda mudah tersinggung dan marah dengan keadaan. Walaupun sikap kolega Anda tidak berubah dan selalu negatif, Anda yang terkendali dalam energi positif mampu mengabaikan dia dan tidak akan terpengaruh sedikitpun. Anda tetap mampu berkomunikasi tanpa beban dan mampu bekerja sama untuk meningkatkan kecepatan dalam proses kerja.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KEKACAUAN ADALAH UJIAN UNTUK KETENANGAN HIDUP

“Kekacauan dan ketidakpastian adalah bagian dari kehidupan yang harus kita hormati dengan sikap yang tenang, bijaksana, sabar, dan menjadikannya sebagai pelajaran untuk kebaikan hidup kita.”~Djajendra

Ketika situasi dan keadaan berantakan dan penuh kesulitan, maka menjadi tenang dan damai adalah kecerdasan. Kita harus kuat dan berdaya hebat di depan kekacauan yang membuat kita kehilangan cara untuk menemukan solusi. Kita tidak boleh kalah dan terjebak dalam situasi buruk yang memberikan kita hanya pilihan-pilihan buruk. Kekacauan dan kesulitan memberikan anugerah pada orang-orang bijak dan positif. Kekacauan tidak selamanya buruk bagi hidup kita. Persepsi kita menentukan apakah kekacauan yang kita hadapi sesuatu yang baik atau tidak baik bagi kita. Jika persepsi kita positif, maka kita mampu menemukan sesuatu yang baik dari kekacauan yang kita alami.

Jika semua hal dalam hidup kita berjalan mulus dan tanpa tantangan, maka rasa syukur kita mampu menghadirkan ketenangan dan kedamaian. Intinya, ketenangan memiliki nilai lebih di situasi yang penuh kekacauan daripada saat kita tidak memiliki tantangan dan kesulitan. Oleh karena itu, miliki kesadaran untuk belajar menjadi lebih tenang dan sabar saat keadaan tidak berjalan sesuai rencana. Kenali diri sendiri secara baik, miliki kebiasaan untuk santai saat keadaan sulit, tarik nafas dalam-dalam, fokus perhatian pada hal-hal positif. Terimalah keadaan kacau itu dengan kesadaran yang tinggi dan anggap saja hal tersebut sebagai pengalaman yang memperkaya diri sendiri.

Pikiran dan persepsi kita harus merasakan kekacauan sebagai peluang untuk belajar sesuatu yang bermanfaat bagi kemajuan kita. Jadi, ketika ada kekacauan, maka itulah waktu yang tepat untuk berlatih ketenangan. Jika kita tidak menjaga pikiran dan persepsi dalam energi positif, maka dalam sekejap, emosi dan hati kita akan terombang-ambing dalam kekacauan. Akibatnya, pikiran negatif dan ego yang gelisah muncul dengan kuat untuk menanggapi situasi kita yang tidak pasti dan penuh kekacauan. Jadi, menjadi tenang dan damai adalah persoalan persepsi dan daya tahan mental saat menghadapi kekacauan dan ketakutan. Jika pikiran dan persepsi positif, daya tahan mental yang luar biasa, maka terhadap kekacauan yang luar biasa pun kita dapat bersikap dengan tenang dan bijaksana. Obat untuk mengurangi kekacauan, kebingungan, ketakutan, dan masalah yang sulit menyelesaikan adalah ketenangan, kebijaksanaan, dan kesabaran dalam proses menemukan solusi.

Kekuatan mental dan ketenangan pikiran adalah kunci untuk tetap ikhlas dan sabar saat orang-orang menyudutkan, menyalahkan, tidak memahami, atau pun memfitnah. Tetaplah sabar dalam kebenaran dan tetaplah tersenyum untuk keadaan yang tidak menyenangkan itu. Ketika kita menghadapi hal-hal yang mengacaukan hidup kita; maka saat itulah kita membutuhkan kesabaran, ketenangan, keberanian, kekuatan, daya tahan mental yang hebat, daya tahan fisik yang hebat, dan konsentrasi yang tidak terganggu untuk menemukan solusi terbaik. Ketenangan kita dalam kekacauan adalah ujian bagi keimanan kita. Ketenangan kita dalam kekacauan adalah bukti bahwa kita tunduk pada kehendak Tuhan. Dan, sebagai manusia yang diberikan akal dan budi, kita tetap menggunakan kecerdasan untuk menemukan jalan keluar dari kekacauan yang kita hadapi. Akal dan budi dalam keseimbangan hidup haruslah dihadirkan dari dalam diri kita, yang dihadirkan dari ke kedalaman batin kita, menstabilkan kesadaran kita, menguatkan keyakinan kita untuk mendapatkan solusi terbaik.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

UCAPAN BURUK KITA MERUGIKAN HIDUP KITA

“Kendalikan marah yang tak terkendali dengan cara tidak mengeluarkan satu kata pun atau ekspresi negatif.”~Djajendra

Ucapan buruk adalah musuh yang paling berbahaya. Sebuah kata dan ucapan yang negatif dapat menghancurkan reputasi kita. Lebih baik diam dalam kesabaran daripada mengucapkan kata atau kalimat yang menyakiti hati dan harga diri orang lain. Kendalikan pikiran untuk tidak menciptakan persepsi buruk tentang orang lain. Semakin kita memusuhi sesuatu, semakin banyak keinginan kita untuk mengucapkan sesuatu yang buruk terhadapnya. Semakin banyak kita mengeluarkan kata-kata negatif untuk merendahkan orang lain, semakin tenggelam diri kita di dalam keburukan hidup.

Ucapan dan kata-kata buruk kita menjadi bagian dari keberadaan kita. Hidup kita pun akan berkembang melalui energi negatif yang dihasilkan oleh kata-kata buruk kita. Jadi, semua ucapan dan kata-kata buruk yang kita lemparkan pada orang lain, akan menjadi benih di dalam diri kita sendiri dan tumbuh untuk merampas semua kedamaian dan kebahagiaan hidup kita. Oleh karena itu, sangatlah cerdas dan hebat diri kita ketika kita mampu mengendalikan pikiran dan perasaan untuk hanya mengeluarkan kata dan ucapan positif. Jadilah pribadi positif dengan sopan-santun dan ucapan yang konsisten positif. Kendalikan marah yang tak terkendali dengan cara tidak mengeluarkan satu kata atau ekspresi negatif.

Kendalikan diri untuk tidak terpengaruh dengan kata atau ucapan negatif. Ketika ada orang yang mencoba melemparkan kata dan ucapan negatif untuk menghancurkan pertahanan diri kita, maka kita harus menenangkan ego dan menjauhkan marah. Sebab, jika ego dan marah bersatu, maka kita akan meledakkan energi negatif yang luar biasa besarnya, sehingga konflik yang hebat pasti terjadi. Pemenang sejati tidak akan mampu dikalahkan oleh kata dan ucapan yang mencoba merendahkan atau mempermalukan dirinya. Pemenang sejati terlalu kuat untuk bisa digoyang kepribadiannya dengan kata dan ucapan negatif.

Energi kehidupan hanya mengikuti sifat kita yang asli. Jika kita selalu merasa hidup kita dalam ketidakadilan, penuh tekanan, penuh ancaman, ketidakjujuran; maka, hidup kita akan diisi oleh pikiran dan perasaan tidak adil, tidak jujur, serta berbagai perasaan negatif yang tercipta dari rasa tidak adil dan tidak jujur itu. Kondisi ini akan memicu keyakinan di dalam diri kita untuk memelihara musuh-musuh yang kita anggap sebagai sumber dari perasaan tidak adil dan tidak jujur tersebut. Realitas ini menciptakan persepsi kita yang selalu memikirkan hal-hal buruk, sehingga tanpa sadar kata dan ucapan buruk terbentuk dalam pola pikir kita. Akibatnya, di sepanjang hidup, begitu murah dan mudah mulut kita mengucapkan kata-kata buruk untuk menyinggung hati dan harga diri orang lain. Dalam hal ini, kita tidak pernah merasa bersalah dan selalu menganggap benar dengan semua kata atau ucapan buruk kita tersebut. Jelas, kondisi kita ini adalah potensi negatif yang selalu membuat hidup kita kalah dengan realitas.

Kata dan ucapan kita yang menyakiti orang lain adalah racun yang sedang merusak diri kita sendiri. Jika orang yang coba kita sakiti itu tidak peduli dengan ucapan buruk kita, maka racun tersebut tidak akan pernah masuk ke dalam diri orang yang coba kita sakiti itu. Ucapan dan kata-kata buruk kita adalah sumber energi negatif bagi diri kita sendiri. Jika orang-orang tidak peduli dan tidak melayani energi negatif yang kita lemparkan, maka hidup mereka tetap damai dan bahagia, tanpa pernah terganggu dengan energi negatif kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGENDALIKAN DIRI DARI ENERGI NEGATIF MEDIA SOSIAL

“Menumbuhkan batin dengan pikiran-pikiran damai, indah, positif, dan merasakan semua hal yang kita lakukan pada hari ini adalah kesenangan.”~Djajendra 

Kita tidak hidup sendirian dalam dunia ini. Ada ratusan juta orang dengan beragam pola pikir, perilaku, sikap, dan realitas yang mengisi kehidupan di bumi ini. Jika kita tidak mampu menjadi diri sendiri yang menjalani kehidupan dari dalam diri, maka setiap hari kenyataan dari luar diri akan mengatur hidup kita. Kita harus sadar bahwa kemampuan kita terbatas, tidak cukup untuk memahami pemikiran dan perilaku dari ratusan juta orang tersebut. Kita tidak mengetahui semua hal, jangan mencoba mencari tahu semua hal. Sebab, waktu kita akan hilang untuk hal-hal yang tidak membangun kehidupan pribadi kita. Jadi, ketika berita-berita tidak benar dari luar diri memasuki pikiran, maka saat itu juga kita harus menghentikannya dan menggantikannya dengan prasangka baik. Pikiran positif dan prasangka baik mampu menjaga kedamaian hidup kita. 

Sekarang ini zaman media sosial, orang-orang menggunakan media sosial untuk menyatakan pendapat dan mengekspresikan diri. Banyak yang memberikan hal-hal baik untuk hidup kita, tetapi banyak juga yang menyebarkan hal-hal yang berpotensi mengganggu kedamaian hidup kita. Jika kita terpengaruh oleh pendapat-pendapat negatif dari media sosial, maka kekacauan akan memasuki hidup kita. Berita-berita tidak benar, berita-berita yang mengadu domba, berita-berita provokasi, berita-berita yang memiliki niat mengacaukan kedamaian dan ketenangan hidup, adalah sumber kekacauan yang menghilangkan rasa damai kita. Kita harus menjaga diri kita dengan sebaik mungkin, agar energi negatif dari berita atau informasi yang disampaikan tidak mengganggu kedamaian hidup kita. 

Kita semua memiliki kemampuan untuk menikmati kehidupan yang damai, indah, sejahtera, dan bahagia. Ini adalah hadiah terbesar yang ditawarkan Tuhan bagi kita semua. Tuhan maha penyayang dan selalu menginginkan kita berada di jalan yang lurus. Sebab, di jalan yang lurus itulah kita mendapatkan semua kenikmatan hidup. Jalan lurus hanya ada di dalam pikiran positif dan kemampuan untuk menjalani hidup dari keaslian diri sendiri. Oleh karena itu, tingkatkan kualitas prasangka baik dan lihatlah semua peristiwa di luar diri dari persepsi positif. Ambil hikmah atau ilmu dan pemahaman dari semua peristiwa dan situasi di luar diri. Jangan menilai dan menghakimi apa pun di dalam hidup. Belajarlah dari semua situasi, berita, informasi, dan keadaan untuk mendapatkan hikmah. 

Setiap akhir hari, belajarlah untuk mengalihkan pikiran dari semua hal yang bersumber dari luar diri. Miliki waktu untuk membawa pikiran ke dalam diri sendiri menuju kedamaian dan keheningan batin. Temukan kebajikan, keindahan, kebahagiaan, dan kedamaian abadi di kedalaman diri. Jangan membawa beban apa pun ke dalam diri yang paling dalam. Hilangkan semua hal dari luar diri yang menciptakan beban di pikiran dan emosi. Menumbuhkan batin dengan pikiran-pikiran damai, indah, positif, dan merasakan semua hal yang kita lakukan pada hari ini adalah kesenangan. Menumbuhkan kegembiraan di kedalaman hati, kemudian dengan ketenangan pikiran, hilangkan semua situasi kacau yang mungkin masih tersisa di dalam hati, serta tawarkan penghiburan kepada pikiran yang masih membawa masalah dan persoalan hidup. Damai itu indah, pikiran positif dan prasangka baik menjadikan hidup kita damai. 

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENJAGA SEMANGAT HIDUP DAN MELIHAT MASA DEPAN DENGAN OPTIMIS

“Semua pemikiran dan keinginan kita itu tidak penting, kebahagiaan dan kedamaian hidup kita yang paling penting.”~Djajendra

Semangat hidup kita tidak boleh pudar dan terganggu oleh kesulitan atau tantangan. Lebih baik kita menghadapi situasi sulit dengan penuh semangat, daripada bersedih atau khawatir karenanya. Kita adalah pemenang. Keberadaan kita dalam kehidupan ini adalah hasil dari kemenangan. Di dalam diri kita sudah ada solusi dan kemenangan, kita hanya membutuhkan ketenangan dan kerja keras yang fokus untuk mendapatkan kemenangan tersebut.

Jangan pernah berduka atas kesulitan. Sesungguhnya; tidak pernah ada kesulitan, tidak pernah ada kekalahan, sehingga tidak perlu menyesali atau pun marah atas hal-hal yang tidak terwujud sesuai keinginan. Semua pemikiran dan keinginan kita itu tidak penting, kebahagiaan dan kedamaian hidup kita yang paling penting. Jadi, tidak boleh ada waktu untuk kehilangan semangat hidup hanya karena situasi sulit; tidak boleh ada waktu yang membuat kita khawatir terhadap masa depan karena masa depan kita sangat indah; tidak boleh ada waktu yang membuat kita marah dengan kenyataan hidup pada hari ini karena hari ini adalah hari yang paling membahagiakan hidup kita.

Menjaga semangat hidup adalah kewajiban kita yang sangat penting. Bahkan dalam kenyataan yang paling melelahkan hidup kita, kita tidak boleh kehilangan semangat hidup, kita harus menjaga semangat hidup dan melihat masa depan kita dengan sangat optimis. Kita harus jujur kepada diri sendiri bahwa kehidupan yang kita jalani penuh dengan kejutan dan ketidakpastian. Tidak seorang pun yang tahu hal apa yang harus dihadapi di masa depan. Tetapi, semangat hidup yang optimis dan gairah yang hebat untuk menyelesaikan tugas-tugas kita dengan kualitas terbaik, mampu memberikan hasil akhir yang menggembirakan hidup kita.

Ketika situasinya tidak dapat diubah, kita harus menemukan solusi yang tepat untuk menghadapinya. Tidak perlu khawatir atau ketakutan dengan rencana yang tidak jalan sesuai keinginan kita. Kehidupan itu sendiri lebih cerdas dari pada pemikiran dan strategi kita. Kehidupan yang jauh lebih cerdas daripada kita itu selalu menuntut keputusan dan tindakan dari diri sejati kita. Kehilangan semangat hidup adalah keadaan yang sangat tidak menguntungkan bagi hidup kita. Juga, menjadikan kemampuan kita tidak efektif dan produktif untuk menangani keadaan, serta untuk menemukan solusi terbaik bagi kesuksesan kita. Oleh karena itu, jangan pernah semangat hidup kita kendur saat menghadapi setiap situasi hidup yang membutuhkan kekuatan dan kerja keras yang lebih hebat.

Hilangnya semangat hidup adalah akibat dari ketidaktahuan kita terhadap kehebatan potensi diri sendiri. Seseorang yang kehilangan semangat hidup hanya karena kerja kerasnya tidak sesuai keinginan, adalah keputusan yang tidak melihat bahwa dirinya mampu melakukan hal-hal yang lebih hebat lagi dari yang sudah dilakukan. Jadi, cara menjalani kehidupan yang benar adalah tidak pernah khawatir apalagi kehilangan semangat hidup hanya karena rencana dan kerja keras belum berhasil.

Diperlukan pemikiran dan rutinitas untuk menjaga semangat hidup selalu dalam kondisi prima. Sekalipun tantangan dan rintangan menciptakan berbagai kesulitan, kita harus tetap terkendali dalam energi positif, kemudian melatih jiwa kita untuk selalu kuat dan sabar menghadapi kesulitan-kesulitan tersebut. Demikian juga, pikiran dan emosi harus betul-betul positif dan optimis agar fisik kita menjadi semakin kuat untuk bertindak dan menemukan solusi terbaik.

Menjaga semangat hidup dan melihat masa depan dengan optimis. Kita hidup pada hari ini dan sedang mempersiapkan hidup di masa depan. Masa lalu sudah kita lewati dan tidak perlu terikat dengan masa lalu lagi. Semangat hidup kita harus di dalam perubahan untuk kehidupan yang lebih bijaksana dan lebih cerdas daripada masa lalu. Jadi, jangan lagi mendambakan kehidupan seperti di masa lalu. Kita adalah masa depan, kita bukan masa lalu. Oleh karena itu, tingkatkan gairah dan semangat hidup untuk menuju masa depan yang lebih indah dan lebih bahagia. Di mana kehidupan masa depan yang lebih sejahtera, lebih damai, lebih indah, dan lebih semangat lagi. Jadilah semangat bagi kehidupan diri sendiri. Temukan kekuatan dan sumber semangat dari dalam diri yang paling dalam.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGATASI PERILAKU BURUK DI TEMPAT KERJA DENGAN BUDAYA SOPAN SANTUN

“Harus ada upaya dan kerja keras dari dalam diri Anda untuk membangun budaya sopan santun di tempat kerja, tanpa berharap atau menggantungkan perilaku Anda pada perilaku orang lain.”~Djajendra

Ketika Anda berbicara dengan nada suara yang cendrung tinggi, bersikap kurang sopan, memperlihatkan sikap egois yang sangat tinggi, tidak peduli dengan hubungan kerja antar bagian; maka, Anda telah menciptakan luka dihati banyak orang. Mereka yang terluka oleh sikap buruk Anda tidak mungkin melupakan keburukan Anda. Selain Anda telah melukai banyak orang, Anda juga sudah menciptakan kerugian dalam perusahaan, karena orang-orang yang terluka biasanya menjadi kurang produktif. Mereka yang terluka merasa memiliki banyak hambatan dalam hubungan kerja, sehingga akhirnya masa bodoh dengan kinerja dan prestasi.

Proses kerja membutuhkan sikap sopan santun yang selalu menghormati dan menghargai setiap orang di tempat kerja. Sikap yang sopan santun dengan kualitas dan kompetensi diri yang baik akan memberikan dampak yang luar biasa untuk pencapaian terbaik. Jika Anda menginginkan kinerja dan prestasi terbaik, termasuk mencapai target-target dengan mudah, maka sikap yang saling menghormati dan saling menjaga kebaikan haruslah diutamakan.

Setiap orang yang merasa memiliki kekuatan dan dukungan, atau pun merasa paling senior, haruslah menjadi contoh yang baik untuk mempromosikan budaya sopan santun di tempat kerja. Kekuatan, kekuasaan, dan senioritas Anda sangat dibutuhkan untuk mengkontribusikan hal-hal positif dalam pekerjaan. Anda harus memperlihatkan kepada semua orang tentang budaya kerja yang kompak, disiplin, rendah hati, peduli, saling tolong-menolong, dan selalu proaktif untuk menjaga hubungan kerja antar bagian dalam kinerja terbaik.

Hilangkan energi buruk dari dalam diri dengan cara mulai melihat sisi baik setiap orang; mulai membuka hati untuk berkomunikasi dengan cara yang sopan; mulai memperlihatkan perilaku etis; mulai melihat hal-hal yang positif di semua aspek kerja; mau terlibat dalam perubahan dan mudah beradaptasi dengan perubahan; menjadi pribadi positif yang sadar akan energi negatif di dalam diri sendiri. Jadi, ada upaya dan kerja keras dari dalam diri Anda untuk membangun budaya sopan santun di tempat kerja, tanpa berharap atau menggantungkan perilaku Anda pada perilaku orang lain.

Ketika kepribadian positif tumbuh dari dalam diri, maka terbentuk kekuatan yang hebat di dalam diri. Kekuatan hebat ini menjadikan diri sendiri yang asli dengan integritas yang kuat. Dampaknya, Anda benar-benar mampu menampilkan kepribadian yang tenang, sabar, tidak mudah termakan gosip, hoaks, fitnah, atau semua energi buruk dari luar diri sudah tidak mampu merusak kedamaian dan ketenangan hidup Anda. Anda menjadi pribadi yang mudah mengalir dalam hubungan dan komunikasi, serta selalu tampil dengan gembira dan bugar.

Ketika energi positif Anda sudah kuat dari dalam diri, maka Anda mampu mengendalikan emosional dan pikiran-pikiran yang tidak diperlukan dalam sebuah hubungan. Emosional yang baik dengan pikiran yang tenang mampu membangun hubungan yang baik dengan pelanggan, supplier, dan semua stekaholders yang lainnya. Sikap positif Anda akan meningkatkan reputasi perusahaan di persepsi stekaholders. Pikiran yang tenang dan emosi positif Anda mampu memilih dengan cerdas untuk bereaksi terhadap berbagai karakter orang. Reaksi dan tindakan Anda tidak akan melukai perasaan orang lain. Anda senantiasa mampu menjaga hubungan dan komunikasi dengan sopan santun yang produktif.

Setiap pelayanan dalam perusahaan haruslah ditangani dengan cepat, semuanya harus dilayani dengan sikap baik dan penuh sopan santun. Tidak boleh bersikap semena-mena kepada pelanggan, supplier, dan stakeholders yang lain. Layani pelanggan dengan kualitas terbaik, layani dan bayar tagihan supplier tepat waktu dengan sikap sopan. Jangan pernah berbicara dalam sikap yang ketus dan kata-kata yang membuat supplier sakit hati. Jika Anda kehilangan supplier, maka perusahaan juga akan kewalahan di masa depan. Intinya, semua sikap dan perilaku yang tidak baik akan menciptakan biaya tinggi dalam operasional bisnis.  

Perubahan adalah sesuatu yang pasti. Mungkin Anda berpikir bahwa sesuatu hal yang baru atau perubahan yang sedang diterapkan sebagai sebuah omong kosong, tetapi perubahan pasti terjadi. Jika Anda ikhlas untuk memberikan energi positif dalam proses perubahan, maka kebaikan dan keindahan akan Anda rasakan dari hasil perubahan tersebut. Jika Anda berpikir bahwa budaya sopan santun tidak mungkin diterapkan dalam perusahaan Anda, maka Anda sendiri yang memutuskan untuk menderita dalam kehidupan kerja yang penuh energi negatif. Jika Anda menolak memilih untuk membangun budaya sopan santun, maka Anda akan merasakan semacam emosi negatif yang bersumber dari pikiran Anda yang kacau dan sulit dikendalikan. Tanpa budaya sopan santun; energi negatif dari dalam diri Anda akan menciptakan kemarahan, kesedihan, kebosanan, kepahitan, dan menjadikan Anda kurang produktif di tempat kerja.

Saling menghargai, saling mendengarkan, dan saling membantu haruslah menjadi karakter kerja sehari-hari. Hal ini juga akan menghambat emosi negatif masuk ke dalam hari kerja Anda. Jika emosi negatif masuk ke hari kerja Anda, maka energi negatif akan menciptakan stres, serta menghabiskan waktu dan kecerdasan Anda untuk sesuatu yang kurang produktif dan tidak positif.  Kebahagian dalam pekerjaan datang dari memilih pikiran dan emosi, Anda mungkin harus berhadapan dengan berbagai peristiwa yang kurang menyenangkan hati Anda. Tetapi jika Anda memilih pikiran positif, emosi positif, dan sikap baik untuk menghadapi peristiwa tersebut; maka, kebahagiaan dan kedamaian Anda di tempat kerja tidak akan hilang.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com