MEMULAI HARI DENGAN PIKIRAN BAIK

“Kebahagiaan itu jangan diminta pada orang lain, sebab mereka belum tentu memilikinya.”~Djajendra

Niat baik dan emosi baik adalah makanan terbaik bagi pikiran. Pikiran harus selalu sehat agar dia bisa memulai hari dengan gembira, optimis, percaya diri, bahagia, dan penuh semangat. Jangan pernah memberi makan pikiran tentang hal-hal buruk, sebab pikiran akan mengelolanya dan menjadikan hidup kita tidak damai. Ketika pikiran kita tidak sehat dan dikuasai penyakit hati, maka pikiran buruk akan menjadi penuntun hidup kita. Akibatnya, kebencian dan kemarahan akan menjadi landasan hidup kita, sehingga kita benar-benar tidak mampu memberikan cinta yang ikhlas untuk kehidupan yang indah.

Kita bukanlah orang-orang yang kita temukan setiap hari dengan berbagai sifat, karakter, dan kepribadian. Kita adalah diri sejati yang harus mengenal diri sejatinya dengan baik, sehingga mengerti apa yang harus dilakukan dan apa yang menjadi misi dalam kehidupan ini. Kita harus membangun kualitas pikiran baik dari kesadaran, kecerdasan, dan pengetahuan kita yang terus-menerus disesuaikan dengan jaman. Lingkungan luar kita adalah sumber pengetahuan dan pengalaman yang tidak boleh membuat pikiran kita berpikir buruk. Kita harus mau secara ikhlas mengalami kenyataan hidup dengan pikiran baik, dan menjauhkan pikiran kita untuk mengambil kesimpulan atas kenyataan yang sedang kita hadapi.

Tugas utama kita dalam hidup adalah membangun fondasi pikiran positif yang kuat. Tugas utama ini bukanlah tugas yang mudah dan gampang dilakukan. Diperlukan pengetahuan diri sendiri yang baik dan juga pengetahuan tentang realitas hidup yang sempurna. Kita perlu melatih jenis-jenis emosi yang bisa membuat pikiran kita tenang dan hati kita santai saat merespons realitas hidup. Orang-orang yang kita temui dan situasi yang kita hadapi tidak selalu sesuai dengan harapan kita. Walaupun realitas hidup tidak sempurna tetapi realitas pikiran kita harus tenang, damai, mengerti, memahami, dan ikhlas dalam energi kebahagiaan. Karena itu, setiap bangun pagi mulailah hari yang indah dari pikiran baik, niat baik, emosi penuh kegembiraan; kemudian, ucapkan kata-kata positif yang penuh sopan santun, lakukan tindakan yang memancarkan energi positif, lakukan pelayanan yang memancarkan getaran kebaikan dan ketulusan, jadilah energi positif yang memengaruhi orang dan situasi. Ingatlah selalu bahwa hidup kita ini untuk menarik lebih banyak kebahagiaan, kedamaian, keindahan, kegembiraan, dan keberuntungan di setiap momen.

Kebahagiaan itu jangan diminta pada orang lain, sebab mereka belum tentu memilikinya. Oleh karena itu, sadarlah dan jadilah lebih cerdas untuk mengambil tanggung jawab secara total atas kebahagiaan dan kegembiraan hidup Anda. Kuasai pengetahuan dan belajarlah terus-menerus untuk mengelola pikiran baik, perasaan-perasaan positif, perilaku etis, dan tindakan yang memancarkan energi kebaikan. Tidak perlu kesal dengan sikap dan perbuatan buruk orang lain. Tidak perlu marah dan benci dengan kelakuan tidak manusiawi dari orang-orang yang Anda temui. Tetaplah tenang dan bahagia saat menghadapi realitas yang tidak menyenangkan hati. Tetaplah mengeluarkan kata-kata positif untuk semua situasi yang buruk. Jangan membiarkan siapa pun atau apa pun merusak kegembiraan dan kebahagiaan hidup kita. Dan, yakinlah bahwa tidak mungkin ada orang lain yang dapat merusak kegembiraan dan kebahagiaan kita, sebab kebahagiaan dan kegembiraan itu ada di dalam pikiran baik kita, kecuali pikiran baik kita tidak kuat dan pada akhirnya berubah menjadi pikiran buruk. Ketika pikiran kita buruk, maka kita akan kehilangan kedamaian dan kebahagiaan di setiap situasi atau saat berhadapan dengan orang lain.

Pikiran baik kita harus menciptakan pikiran baik untuk merespons situasi dan orang-orang yang hadir ke dalam hidup kita. Ketika hal-hal dari luar diri kita datang dengan muatan energi negatif yang sangat buruk, maka tetaplah tenang dengan pikiran baik. Tetaplah kirim hal-hal baik untuk situasi di luar diri kita. Jangan pernah melihat kekurangan di sekitar kehidupan kita, fokuskan perhatian untuk menemukan kebaikan sekecil apa pun di sekitar kehidupan kita. Kita tidak perlu berupaya untuk mengendalikan orang-orang di luar diri kita, fokuskan semua tenaga dan waktu untuk mengendalikan diri sendiri agar tidak menjadi energi buruk bagi kehidupan.

Memulai hari dengan pikiran baik haruslah menjadi sebuah kebiasaan. Kalau belum menjadi kebiasaan, kita harus berlatih sesering mungkin agar pikiran baik menjadi sebuah kebiasaan bagi diri kita. Orang lain tidak pernah menyebabkan kita tidak damai dan tidak bahagia, hanya diri kita sendiri yang bisa membuat hidup kita tidak damai dan tidak bahagia. Oleh karena itu, belajarlah dengan sungguh-sungguh agar kita memiliki kualitas kepribadian yang menikmati kebahagiaan, keindahan, keberuntungan, kedamaian, keberanian, serta tidak menyalahkan orang lain atas perasaan atau pikiran buruk yang merusak ketenangan dan kegembiraan hidup kita. Ingatlah selalu bahwa tidak ada orang lain yang dapat menciptakan kemarahan dan ketakutan di dalam diri kita, hanya pikiran kitalah yang dapat menciptakan kemarahan dan ketakutan bagi kita. Jadi, jangan membiasakan untuk menyalahkan situasi atau orang lain untuk realitas hidup yang kurang Anda sukai. Kembalilah ke dalam diri sendiri dan perbaiki semua hal tidak baik agar menjadi lebih baik dan lebih bahagia dengan hidup yang indah ini.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

HIDUP DAMAI DI TENGAH TANTANGAN ZAMAN DAN DI DUNIA YANG PENUH MASALAH

“Keadilan itu bersumber dari dalam diri kita sendiri, bukan hadiah dari orang lain. Jadi, jangan pernah menunggu keadilan diberikan oleh orang lain, sebab itu adalah sebuah harapan yang sia-sia.”~Djajendra

Kita hidup di zaman perubahan dan di dunia yang penuh tantangan. Jika kita tidak siap dengan perubahan, maka kita akan merasakan hidup di dunia yang bermasalah. Padahal yang bermasalah itu bukan dunianya, tetapi diri kita yang tidak siap atau tidak mampu beradaptasi dengan dunia baru. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mencari ilmu sebanyak mungkin, khususnya ilmu yang mampu mengisi hati dan pikiran kita dengan kedamaian dan sukacita. Belajarlah dari mana pun, luaskan hati untuk menerima berbagai pengetahuan baru untuk menjadikan diri kita lebih bahagia dan lebih bersemangat dengan tantangan zaman. Tidak perlu banyak berdebat, dengarkan hal-hal baik, rasakan manfaatnya, belajar sesuatu yang baik, lakukan hal-hal yang baik, dan siapkan kualitas diri terbaik untuk hidup damai di tengah tantangan zaman.

Jauhkan diri dari segala prasangka buruk yang membuat diri kita merasa tidak mampu atau sedang mengalami ketidakadilan. Ingat! bahwa keadilan itu bersumber dari dalam diri kita sendiri, bukan hadiah dari orang lain. Jadi, jangan pernah menunggu keadilan diberikan oleh orang lain, sebab itu adalah sebuah harapan yang sia-sia. Keadilan, kebahagiaan, kedamaian, dan ketenangan pikiran adalah hal-hal yang harus kita cari di kedalaman diri kita sendiri dengan doa, ibadah, dan kerja cerdas di sepanjang waktu. Jadilah pribadi yang optimis, positif, bersyukur, menerima kenyataan, bekerja lebih giat, tekun, disiplin, belajar terus-menerus, dan merasa siap dengan tantangan zaman. Miliki komitmen dan semangat untuk menemukan kedamaian, ketenangan pikiran, kemakmuran, kesejahteraan, kebahagiaan, keberlimpahan, dan kesehatan diri sendiri di dunia yang penuh tantangan dan penuh masalah tersebut.

Cara menghadapi perubahan dan tantangan zaman adalah dengan merubah diri kita sendiri dari dalam. Sebab, kita tidak akan pernah memiliki kemampuan untuk mengubah dunia luar atau tantangan yang kita hadapi. Kenyataan di luar diri kita adalah ujian dan pelajaran hidup yang harus kita lalui atau hadapi dengan kualitas diri yang siap lulus dengan nilai terbaik. Hiduplah dengan harapan dan kerja yang lebih fokus untuk menjadikan hidup kita selalu sejahtera, damai, bahagia, makmur, sehat, bugar, dan menikmati keindahan dari pengalaman yang kita alami. Sesulit apa pun kenyataan hidup yang sedang kita hadapi, jangan lupa untuk gembira dan bersyukur dengan kesulitan itu. Tanamkan di dalam pola pikir bahwa setiap kesulitan adalah peluang untuk meningkatkan kualitas diri menjadi lebih baik. Gembira, bahagia, damai, ketenangan pikiran, kebugaran, kesehatan, dan keindahan adalah harta yang paling mahal yang tidak boleh ditukar dengan apa pun. Kita dapat memanfaatkan harta kekayaan ini kapan saja untuk merasakan kehidupan yang meningkatkan kesejahteraan kita di semua aspek kehidupan dari waktu ke waktu. Rawat dan jagalah kekayaan yang bersumber dari ke dalaman diri kita sendiri ini dengan doa, ibadah, dan rasa syukur tanpa batas.

Hidup damai di tengah tantangan zaman dan di dunia yang penuh masalah haruslah menjadi kebiasaan sehari-hari. Jangan pernah membiarkan energi negatif mengambil kebahagiaan dan ketenangan pikiran kita. Di ke dalaman diri kita ada alam kehidupan yang tenang, damai, positif, kaya, sejahtera, makmur, sukacita, optimis, dan hal-hal baik yang bersifat tetap. Melalui doa, ibadah, pikiran positif, afirmasi, dan meditasi, kita dapat menemukan semua yang baik tersebut untuk membuat kita kuat dan mampu menghadapi tantangan zaman dan perubahan. Ketika kita kuat dan siap dari dalam diri kita yang positif, maka masalah dan tantangan di luar diri kita akan menjadi sesuatu yang mudah untuk diselesaikan. Seperti kata orang bijak bahwa semua masalah di luar kehidupan akan memudar ketika kita membenamkan diri dalam doa yang menyentuh batin damai kita sendiri. Ibadah, doa, dan rasa syukur kita yang menghubungkan diri sejati kita dengan kesadaran, pencerahan, lautan cahaya, energi positif, dan cinta ilahi mampu membangkitkan semua potensi terbaik kita untuk melayani perubahan dan tantangan zaman. Jadi, sudah waktunya untuk menghadapi perubahan dan tantangan zaman dengan kekuatan dari dalam diri sendiri. Tidak boleh lagi berkeluh-kesah atau mencari penyebab-penyebab yang tak dapat diatasi oleh diri sendiri. Menghadapi dunia luar, kita harus muncul dari ke dalaman diri sendiri yang kaya dengan sukacita dan potensi untuk beradaptasi dengan apa pun yang dihadirkan oleh dunia luar. Kekuatan kita yang bersumber dari ke kedalaman diri kita sendiri memberi kita kekuatan untuk menghadapi tantangan zaman dan perubahan dengan keseimbangan pikiran dan jiwa.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

MASALAH DAN SOLUSI ADALAH DUA SAHABAT SEJATI

“Masalah adalah sahabat sejati dari solusi. Keduanya saling menciptakan dan saling mengundang untuk meramaikan kehidupan.”~Djajendra

Masalah membuat kita pusing tujuh keliling. Tidak seorang pun yang suka dengan masalah, tetapi tidak seorang pun yang bisa terhindar dari masalah. Masalah adalah bagian dari proses hidup yang pasti dialami oleh setiap manusia untuk mendewasakan mental dan kepribadian. Setiap orang akan mengalami pertumbuhan dan kemajuan melalui masalah. Masalah adalah sesuatu yang baik bagi pertumbuhan mental dan emosional, tetapi akan membuat diri kita menderita dan kehilangan rasa nyaman. Banyak kasus kehidupan orang-orang yang terlihat sukses secara materi yang dihancurkan oleh masalah, karena mereka tidak memiliki hati yang kaya dan bijaksana untuk menangani masalah. Diperlukan kecerdasan emosional dan spiritual yang baik untuk tetap tenang, tabah, sabar, dan percaya diri saat diserang dengan masalah. Jika kita tidak mau menerima masalah sebagai peluang untuk memperbaiki kualitas hidup, maka diri kita selalu menjadi masalah bagi hidup kita.

Ketika kita sudah mencapai keamanan dan kesejahteraan dengan hebat, investasi dan deposito sudah cukup untuk turun-temurun, kemudian berpikir bahwa sekarang kita telah menyelesaikan semua masalah hidup dan memiliki solusinya, maka ini menjadi awal bagi kita untuk menjadi masalah bagi diri kita sendiri. Masalah tidak dapat dihilangkan dengan kekayaan, keamanan, dan kesejahteraan. Masalah hanya dapat dihilangkan dengan pembebasan dan kemerdekaan diri dari kehidupan duniawi. Jadi, ketika kita diserang dengan masalah yang berat, kita harus segera meningkatkan kesadaran untuk merawat dan menguatkan diri kita yang positif. Jangan pernah memberikan tempat dan waktu untuk jiwa kita yang lemah dan pikiran negatif kita. Kita harus kuat saat menangani masalah dan tidak boleh takut menghadapi kenyataan yang tak terhindarkan kesulitannya. Badai pasti berlalu, demikian juga dengan masalah pasti berlalu. Saat sedang menghadapi masalah, kuatkan keyakinan dan kepercayaan diri seolah-olah masalah terselesaikan dengan baik. Jangan membiarkan masalah membawa kita pada depresi atau hal-hal buruk lainnya, yang merusak mental dan daya tahan hidup kita.

Kadang-kadang, masalah akan melemparkan banyak sekali batu-batu untuk melukai mental kita. Dalam kondisi ini, kita harus semakin menguatkan diri dan menjaga kesehatan akal dan pikiran dalam energi positif. Tidak ada pilihan selain menerima masalah sebagai bagian dari perjalanan hidup. Masalah bertujuan untuk melahirkan kita kembali dengan mental dan kemampuan yang lebih tinggi. Masalah adalah sekolah yang memberikan pelajaran kehidupan, dan sekaligus menguji kualitas diri kita, untuk hidup dalam tanggung jawab yang lebih tinggi. Saat kita penuh semangat membangun kehidupan yang ideal, masalah menjadi tempat ujian. Pada dasarnya tujuan utama kehidupan kita adalah merdeka atau pembebasan diri dari semua masalah hidup. Hal ini baru kita pahami setelah melewati serangkaian fase dalam proses hidup. Sebagai manusia yang cerdas, kita semua pasti berjuang untuk mendapatkan kekayaan dan memenuhi keinginan duniawi. Kita yang taat kepada Tuhan pasti melakukan semua kegiatan untuk mendapatkan kekayaan dalam kerangka kerja integritas yang benar. Dan integritas bukan hanya tentang menjadi benar dan jujur, tetapi juga menjadi diri sejati yang sangat mengenali dirinya. Dan pada akhirnya, sebagai manusia yang bijak, kita akan mendapatkan kesadaran bahwa kemerdekaan atau kebebasan adalah kekayaan duniawi yang paling tinggi kualitasnya.

Masalah seberat apa pun tidak boleh menghilangkan kesadaran kita untuk membentuk kepribadian kita yang sejahtera dengan meningkatkan kualitas dalam bidang ekonomi, keuangan, dan keamanan. Masalah bukan untuk menghilangkan keberadaan kita, tetapi untuk menaikkan kelas kita. Kuatkan diri dengan nilai-nilai positif yang mampu memberikan energi untuk menguatkan langkah dan perjuangan kita. Masalah membuat kita berada dalam kesulitan besar, karena fokus berlebihan pada masalah, bukan pada solusi. Oleh karena itu, ketika masalah menyerang, maka kuatkan diri dengan energi positif dan kebijaksanaan, baru kemudian berhadapan dengan masalah. Jelas, hal ini tidak mudah, membutuhkan kesadaran spiritual dan kecerdasan emosional yang sangat tinggi. Tidak mudah bukan berarti tidak bisa, selama kita menjadi bijak dan cerdas selalu ada jalan untuk bisa.

Ketika ada masalah, solusinya juga ada. Demikian juga, setelah mendapatkan solusi di dalamnya sudah lahir potensi masalah. Jadi, masalah dan solusi ini dua sahabat yang tak terpisahkan hidupnya. Jika kita sudah tahu bahwa masalah adalah bagian dari langkah kehidupan kita, maka kita harus membangun kepribadian dengan hati yang kaya dan bijaksana. Sebab, masalah tidak mungkin diatasi dengan hati yang miskin, kepribadian dengan nilai-nilai negatif, kepribadian dengan ego yang buruk, kepribadian yang stagnasi, kepribadian yang selalu tegang dan tidak pernah tenang, serta kepribadian yang tidak sabar. Masalah hanya tunduk pada pribadi yang hidup dengan nilai-nilai positif, ego yang rendah hati dan percaya diri, hati yang kaya dan bijaksana, selalu tenang dan terkendali dalam kesabaran, mampu menangani kesulitan dengan tegar dan percaya diri, serta sangat yakin dan percaya pada pertolongan Tuhan.

Masalah adalah sahabat sejati dari solusi. Keduanya saling menciptakan dan saling mengundang untuk meramaikan kehidupan. Setiap orang berpotensi menjadi seperti yang diinginkan, syaratnya dia harus kuat dan hebat untuk mengalahkan masalah. Jika kita memiliki tujuan dan impian, maka masalah akan menguji kemampuan kita untuk mewujudkan impian dan tujuan. Jika kita dianggap tidak pantas oleh masalah, maka kita akan mengalami kegagalan untuk mewujudkan impian dan tujuan. Penguatan diri menjadi sangat penting saat menghadapi masalah. Lakukan perjalanan ke dalam diri sendiri untuk menemukan kekuatan spiritual kita. Melalui latihan spiritual, kita mampu meningkatkan kepercayaan pada diri sendiri dan meningkatkan keyakinan pada Tuhan untuk menemukan solusi. Perjalanan ke dalam diri membantu kita memperkaya diri dengan kebijaksanaan. Ini menanamkan dalam diri kita kemampuan untuk menemukan energi kreatif dan bekerja dalam alam bawah sadar untuk menemukan solusi atas masalah kita. Kita semua diberkati dengan kecerdasan spiritual dan emosional di ke dalaman diri kita. Jika kita mampu atau terlatih untuk sangat masuk ke inti jiwa kita, maka sangat mudah bagi kita untuk memulihkan diri dari masalah. Dan kemudian, kita pun mampu menciptakan solusi untuk membebaskan kita dari masalah.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGHADAPI TITIK TERENDAH KEHIDUPAN

“Sukses itu bukan cerita mudah, sukses adalah cerita dari kegagalan dan putus asa.”~Djajendra

Selama kita masih bernafas, kita tidak pernah tahu kapan titik terendah itu terjadi di dalam hidup kita. Mungkin hari ini kita merasakan titik terendah, tetapi bisa saja di masa depan ada titik yang lebih rendah dari sebelumnya. Jadi, hidup itu tidak pasti, tidak mungkin semua hal dapat kita pikirkan pada hari ini, tidak mungkin semua rencana berjalan tanpa tantangan dan kesulitan. Hanya keyakinan dan kepercayaan kita, untuk tetap berjuang dan tak pernah berhenti melakukan inovasi, akan membuat kita berhasil.

Walaupun kita sedang berada di titik terendah kehidupan dan betul-betul dibuat tak berdaya secara mental, yakin dan percayalah bahwa kita akan berhasil. Sukses itu bukan cerita mudah, sukses adalah cerita dari kegagalan dan putus asa. Ketika kita sangat bersemangat untuk mencapai tujuan dan rencana, sudah bekerja sangat keras untuk mencapai nya; tetapi tiba-tiba kegagalan demi kegagalan menghajar kita, sehingga sulit bernafas dan sulit untuk berpikir. Dalam kondisi ini, jangan berlama-lama dalam stres, jangan berlama-lama dalam mental yang hancur, jangan berlama-lama dalam rasa putus asa. Yakinkan diri sendiri bahwa keberhasilan sudah sangat dekat dan tinggal se inci di depan kita.

Kepercayaan diri dan keyakinan yang sepenuh hati di titik terendah kehidupan adalah setengah sukses. Kita membutuhkan dukungan dari kesadaran diri kita sendiri untuk menjadi sukses. Untuk mencapai hasil terbaik; kita harus bekerja dengan pikiran yang tenang, santai, gembira, stabil, dan percaya diri. Jadilah pribadi dengan energi positif yang setiap saat membangkitkan keyakinan dan tekad untuk mencapai keberhasilan. Jadilah produktif dan selalu mempercayai kemampuan diri sendiri. Mari kita fokus hanya pada bagaimana membantu dan menguatkan diri sendiri. Mari kita ingatkan pada diri sendiri bahwa kita akan berhasil kalau mau menerima titik terendah dengan sabar dan optimis.

Ketika berada di titik terendah kehidupan setiap orang akan mengalami keraguan, rasa tidak aman, ketakutan, tidak mampu, kecemasan, dan berbagai macam rasa yang membuat dirinya tidak berdaya. Ini semua disebabkan oleh pikiran negatif yang menghambat kesuksesan untuk mengalahkan titik terendah. Di sinilah kita harus memiliki komitmen dan tanggung jawab untuk menguatkan diri agar bisa fokus pada solusi. Biasanya, di titik terendah orang muak untuk menerima nasihat dari siapa pun. Keadaan yang sangat tertekan dan depresi bukanlah momen yang tepat untuk menasihati. Ketika orang sedang tertekan dan depresi kita hanya perlu mendengarkan dan membiarkan depresi dan tekanan itu turun.

Di titik terendah kehidupan dibutuhkan penguatan diri, peningkatan kepercayaan diri, peningkatan disiplin, peningkatan antusiasme, peningkatan kecepatan, peningkatan efisiensi, peningkatan motivasi, dan peningkatan keyakinan untuk mencapai yang terbaik. Ketika semua hal di atas tersebut dilakukan dengan sungguh-sungguh, maka kita mulai menyerap energi sukses dan merasa kuat untuk meninggalkan titik terendah kehidupan. Kondisi ini membuat kita mampu mengatasi stres dan mulai menemukan rasa senang terhadap kehidupan yang kita alami.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGATASI PERILAKU BURUK DI TEMPAT KERJA DENGAN BUDAYA SOPAN SANTUN

“Harus ada upaya dan kerja keras dari dalam diri Anda untuk membangun budaya sopan santun di tempat kerja, tanpa berharap atau menggantungkan perilaku Anda pada perilaku orang lain.”~Djajendra

Ketika Anda berbicara dengan nada suara yang cendrung tinggi, bersikap kurang sopan, memperlihatkan sikap egois yang sangat tinggi, tidak peduli dengan hubungan kerja antar bagian; maka, Anda telah menciptakan luka dihati banyak orang. Mereka yang terluka oleh sikap buruk Anda tidak mungkin melupakan keburukan Anda. Selain Anda telah melukai banyak orang, Anda juga sudah menciptakan kerugian dalam perusahaan, karena orang-orang yang terluka biasanya menjadi kurang produktif. Mereka yang terluka merasa memiliki banyak hambatan dalam hubungan kerja, sehingga akhirnya masa bodoh dengan kinerja dan prestasi.

Proses kerja membutuhkan sikap sopan santun yang selalu menghormati dan menghargai setiap orang di tempat kerja. Sikap yang sopan santun dengan kualitas dan kompetensi diri yang baik akan memberikan dampak yang luar biasa untuk pencapaian terbaik. Jika Anda menginginkan kinerja dan prestasi terbaik, termasuk mencapai target-target dengan mudah, maka sikap yang saling menghormati dan saling menjaga kebaikan haruslah diutamakan.

Setiap orang yang merasa memiliki kekuatan dan dukungan, atau pun merasa paling senior, haruslah menjadi contoh yang baik untuk mempromosikan budaya sopan santun di tempat kerja. Kekuatan, kekuasaan, dan senioritas Anda sangat dibutuhkan untuk mengkontribusikan hal-hal positif dalam pekerjaan. Anda harus memperlihatkan kepada semua orang tentang budaya kerja yang kompak, disiplin, rendah hati, peduli, saling tolong-menolong, dan selalu proaktif untuk menjaga hubungan kerja antar bagian dalam kinerja terbaik.

Hilangkan energi buruk dari dalam diri dengan cara mulai melihat sisi baik setiap orang; mulai membuka hati untuk berkomunikasi dengan cara yang sopan; mulai memperlihatkan perilaku etis; mulai melihat hal-hal yang positif di semua aspek kerja; mau terlibat dalam perubahan dan mudah beradaptasi dengan perubahan; menjadi pribadi positif yang sadar akan energi negatif di dalam diri sendiri. Jadi, ada upaya dan kerja keras dari dalam diri Anda untuk membangun budaya sopan santun di tempat kerja, tanpa berharap atau menggantungkan perilaku Anda pada perilaku orang lain.

Ketika kepribadian positif tumbuh dari dalam diri, maka terbentuk kekuatan yang hebat di dalam diri. Kekuatan hebat ini menjadikan diri sendiri yang asli dengan integritas yang kuat. Dampaknya, Anda benar-benar mampu menampilkan kepribadian yang tenang, sabar, tidak mudah termakan gosip, hoaks, fitnah, atau semua energi buruk dari luar diri sudah tidak mampu merusak kedamaian dan ketenangan hidup Anda. Anda menjadi pribadi yang mudah mengalir dalam hubungan dan komunikasi, serta selalu tampil dengan gembira dan bugar.

Ketika energi positif Anda sudah kuat dari dalam diri, maka Anda mampu mengendalikan emosional dan pikiran-pikiran yang tidak diperlukan dalam sebuah hubungan. Emosional yang baik dengan pikiran yang tenang mampu membangun hubungan yang baik dengan pelanggan, supplier, dan semua stekaholders yang lainnya. Sikap positif Anda akan meningkatkan reputasi perusahaan di persepsi stekaholders. Pikiran yang tenang dan emosi positif Anda mampu memilih dengan cerdas untuk bereaksi terhadap berbagai karakter orang. Reaksi dan tindakan Anda tidak akan melukai perasaan orang lain. Anda senantiasa mampu menjaga hubungan dan komunikasi dengan sopan santun yang produktif.

Setiap pelayanan dalam perusahaan haruslah ditangani dengan cepat, semuanya harus dilayani dengan sikap baik dan penuh sopan santun. Tidak boleh bersikap semena-mena kepada pelanggan, supplier, dan stakeholders yang lain. Layani pelanggan dengan kualitas terbaik, layani dan bayar tagihan supplier tepat waktu dengan sikap sopan. Jangan pernah berbicara dalam sikap yang ketus dan kata-kata yang membuat supplier sakit hati. Jika Anda kehilangan supplier, maka perusahaan juga akan kewalahan di masa depan. Intinya, semua sikap dan perilaku yang tidak baik akan menciptakan biaya tinggi dalam operasional bisnis.  

Perubahan adalah sesuatu yang pasti. Mungkin Anda berpikir bahwa sesuatu hal yang baru atau perubahan yang sedang diterapkan sebagai sebuah omong kosong, tetapi perubahan pasti terjadi. Jika Anda ikhlas untuk memberikan energi positif dalam proses perubahan, maka kebaikan dan keindahan akan Anda rasakan dari hasil perubahan tersebut. Jika Anda berpikir bahwa budaya sopan santun tidak mungkin diterapkan dalam perusahaan Anda, maka Anda sendiri yang memutuskan untuk menderita dalam kehidupan kerja yang penuh energi negatif. Jika Anda menolak memilih untuk membangun budaya sopan santun, maka Anda akan merasakan semacam emosi negatif yang bersumber dari pikiran Anda yang kacau dan sulit dikendalikan. Tanpa budaya sopan santun; energi negatif dari dalam diri Anda akan menciptakan kemarahan, kesedihan, kebosanan, kepahitan, dan menjadikan Anda kurang produktif di tempat kerja.

Saling menghargai, saling mendengarkan, dan saling membantu haruslah menjadi karakter kerja sehari-hari. Hal ini juga akan menghambat emosi negatif masuk ke dalam hari kerja Anda. Jika emosi negatif masuk ke hari kerja Anda, maka energi negatif akan menciptakan stres, serta menghabiskan waktu dan kecerdasan Anda untuk sesuatu yang kurang produktif dan tidak positif.  Kebahagian dalam pekerjaan datang dari memilih pikiran dan emosi, Anda mungkin harus berhadapan dengan berbagai peristiwa yang kurang menyenangkan hati Anda. Tetapi jika Anda memilih pikiran positif, emosi positif, dan sikap baik untuk menghadapi peristiwa tersebut; maka, kebahagiaan dan kedamaian Anda di tempat kerja tidak akan hilang.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENEMUKAN KEMBALI SEMANGAT HIDUP

“Sangat wajar kalau kita mengalami masalah dalam kehidupan. Tetapi yang tidak wajar itu adalah saat kita dibawa ke dalam kegelapan dan rasa putus asa.”~Djajendra

Semangat hidup adalah jalan untuk menemukan solusi terbaik. Berbagai macam persoalan hidup menjadi bagian dari kehidupan yang harus kita jalani. Suka atau tidak, setiap orang memiliki masalah dalam hidupnya. Masalah yang terkait dengan kesehatan, keuangan, hubungan, kehilangan, kemarahan, dan sangat banyak persoalan-persoalan hidup yang menjadikan kita kehilangan semangat hidup. Semangat hidup suka menyerah pada kesulitan, kegagalan, dan tantangan. Padahal semangat hidup dibutuhkan agar kita mampu menemukan solusi terbaik.

Sangat wajar kalau kita mengalami beberapa masalah dalam kehidupan. Tetapi yang tidak wajar itu adalah saat kita dibawa ke dalam kegelapan dan rasa putus asa. Masalah kehidupan tidak lebih merupakan bagian dari perjalanan hidup yang bersifat sementara. Saat masalah muncul kita harus fokus untuk menguatkan diri dan menemukan kembali semangat hidup kita yang terhebat. Kita harus bangkit dengan penuh percaya diri dalam sikap rendah hati, sehingga kekuatan dari dalam diri mampu membantu mengeluarkan kita dari masalah dan kesulitan.

Orang-orang yang tidak memiliki semangat hidup akan membiarkan hidupnya dipermainkan oleh berbagai macam rintangan dan kesulitan. Mereka yang menyerah menjadi tidak berdaya untuk kembali ke kehidupan yang produktif. Semangat hidup adalah kunci untuk bangkit kembali dari kesulitan. Jangan pernah kehilangan semangat hidup walau realitas kehidupan membuat kita dalam kesulitan. Tumbuhkan kesadaran bahwa kehidupan ini untuk dijalani dengan penuh kegembiraan. Jika dalam perjalanan ada masalah dan kesulitan, jangan pernah mengurangi kegembiraan dan ketenangan pikiran. Karena kegembiraan dan ketenangan pikiran adalah sumber energi positif yang mampu mengeluarkan kita dari masalah.

Terangi diri dengan cahaya optimisme agar semua ketidakmampuan hilang. Cahaya optimisme di dalam diri mampu menemukan sumber kekuatan dan potensi terbaik untuk mengeluarkan kita dari kesulitan. Jangan pernah ada kegelapan dan kesulitan yang hidup di dalam diri. Jika kita menghabiskan seluruh hidup kita dalam kegelapan dan kesulitan, maka kita tidak pernah melihat keindahan. Hidup ini indah dan nikmat jika kita mampu menerangi pemikiran kita dengan energi positif. Energi positif di dalam diri mampu menemukan semangat hidup, sehingga tidak ada masalah atau kesulitan yang tidak diatasi oleh semangat hidup kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENJALANI HARI INI DENGAN SEMPURNA

“Hidup adalah sukacita dan kegembiraan harus dihidupkan di dalam diri.”~Djajendra

Masalah adalah bagian dari kehidupan. Kapan saja masalah bisa muncul untuk mengganggu ketenangan hidup. Ketika ketenangan terganggu, maka segala sesuatu sulit untuk dikerjakan dengan baik. Tidak mudah untuk menjalani kehidupan positif di tengah banyak masalah yang menumpuk. Menjalani momen ini dengan sempurna tanpa terganggu dengan masalah sangatlah penting. Pikirkan hal yang benar saat ini, nikmati saja apa yang tersedia pada hari ini. Besok adalah urusan besok, kita hidup hari ini dan pada momen ini, mungkin saja semua perasaan khawatir itu tidak nyata, serta perlu dikendalikan agar kita tidak cemas dan takut dengan masalah di depan.

Mungkin tidak semua masalah dapat dengan mudah diselesaikan, banyak halangan yang bisa membuat Anda sulit menyelesaikan sebuah masalah. Jadi, ketika Anda tidak dapat berbuat apa-apa, maka sadarlah untuk tidak menciptakan kekacauan di pikiran. Terimalah keadaan yang sedang dihadapi, berpikirlah yang positif, dan yakinlah bahwa segala sesuatu pasti bekerja sesuai kehendak Tuhan. Tugas Anda adalah memiliki niat yang tulus untuk segera menyelesaikan masalah tersebut, dan membiarkan segala sesuatu berproses untuk membantu Anda menyelesaikan masalah. Tidak perlu panik. Tidak perlu takut. Tidak perlu cemas. Terimalah keadaan dengan harapan bisa segera diselesaikan dengan baik.

Ketenangan dan kesabaran menjadi hal yang penting saat menghadapi masalah. Kuatkan energi positif di dalam diri agar dapat melemahkan semua energi negatif. Hidup adalah sukacita dan kegembiraan harus dihidupkan di dalam diri. Jangan membiarkan masalah membuat sukacita dan kegembiraan hilang. Jadilah ikhlas untuk menerima kehendak Tuhan. Semua masalah pasti berlalu pada waktunya. Alam dan kehidupan tidak akan membiarkan hidup Anda di dalam masalah yang terus-menerus. Mulailah dari dalam diri Anda sendiri untuk membangun keyakinan dan kekuatan agar bisa menyelesaikan masalah.

Jangan berpikir bahwa masalah Anda itu berat dan mengerikan. Berpikirlah bahwa Anda tulus dan serius untuk menyelesaikan masalah. Jangan membuat diri Anda mengalami kesengsaraan dan penderitaan oleh masalah. Jadilah bijak dan mulailah langkah-langkah untuk melewati masalah dengan baik. Selalu bertindak positif dan berniat baik atas semua hal yang Anda alami. Masalah ada agar Anda menjalani tes hidup yang menguatkan Anda. Jadi, kadang-kadang masalah yang tak terbayangkan perlu disikapi dengan pikiran positif dan menerimanya untuk diselesaikan dengan benar. Orang bijak mengatakan bahwa Tuhan tidak pernah memberikan masalah yang berada di luar kemampuan. Jadi, terimalah dan nikmati pengalaman dari masalah tersebut sebagai pelajaran yang menguatkan diri sendiri.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENERIMA KESALAHAN DAN MENGAKUINYA DENGAN RENDAH HATI

“Kehidupan kita akan semakin memburuk ketika kita merasa tinggi hati untuk mengakui kesalahan.”~Djajendra

Tidak ada seorang pun yang tidak membuat kesalahan. Semua orang membuat kesalahan. Kesalahan adalah bagian dari perjalanan hidup setiap orang. Kesalahan menunjukkan bahwa manusia memiliki sifat tidak sempurna, sehingga setiap saat harus sadar diri untuk memperbaiki kesalahan yang dibuat. Kemampuan untuk mengakui kesalahan akan membuka ruang kreatifitas di dalam diri, sehingga dengan energi kreatif kita bisa menemukan solusi yang tepat untuk memperbaiki kesalahan. Menyembunyikan kesalahan hanya menjadikan diri sendiri tidak jujur kepada dirinya, sehingga hidupnya penuh prasangka di dalam ketidakdamaian jiwa.

Kesempurnaan hanya milik Tuhan, bukan milik manusia. Jadi, sangatlah merugikan diri sendiri bila terlalu ngotot dengan kebenaran diri sendiri. Kemampuan dan kesadaran untuk melihat kesalahan yang kita buat dengan jujur akan membuat hidup kita lebih baik. Kecerdasan dan integritas untuk memperbaiki kesalahan akan membuat kita semakin kuat dan tangguh dalam menghadapi proses hidup. Jangan takut mengakui kesalahan. Jangan putusasa dan sedih dengan kesalahan yang sudah dibuat. Terimalah kesalahan itu dan perbaiki agar kegembiraan tetap ada di dalam kehidupan. Jangan membiarkan pikiran negatif dan ego menjadi sangat kuat untuk tidak mengakui kesalahan.

Kehidupan akan semakin memburuk ketika kita merasa tinggi hati untuk mengakui kesalahan. Mungkin saja kesalahan yang kita buat luput dari hukuman negara, luput dari hukuman Tuhan, tetapi tidak akan pernah luput dari hukuman diri kita sendiri. Jadi, ketika semua hal tidak memberikan hukuman atas ketidakjujuran kita atas kesalahan yang kita buat, maka diri kita sendirilah yang akan memberikan hukuman terhadap ketidakjujuran kita tersebut. Pada akhirnya, semua kesalahan yang tidak kita akui dan tidak kita perbaiki akan menjadi sumber penderitaan bagi hidup kita. Sumber penderitaan itu akan muncul dari dalam diri sendiri untuk mengganggu keseimbangan pikiran, emosi, fisik, mental, dan jiwa. Jadi, daripada setiap saat mengalami depresi atau stres, lebih baik hidup dengan mengakui kesalahan dan menerima kesalahan untuk kebahagiaan hidup diri sendiri.

Mengakui kesalahan seperti membersihkan diri sendiri dari berbagai kotoran. Niat baik dan sikap yang penuh integritas akan menyelamatkan reputasi diri sendiri. Kepribadian dengan sikap yang selalu fokus untuk memperbaiki kesalahan akan bergerak menuju transformasi kehidupan terbaik. Perilaku yang mengakui kesalahan menjadikan proses hidup tanpa penyesalan dan tidak akan mencoba untuk menutupi kesalahan. Sebab, semua perilaku menutupi kesalahan hanya seperti menyimpan sakit di dalam diri sendiri.

Kita harus menjadi diri sendiri yang jujur terhadap semua niat dan tindakan. Bila sudah ada niat untuk tidak jujur, maka kesalahan pasti dibuat. Hal ini berakibat pada hidup kita yang selalu mengulangi kembali kesalahan demi kesalahan. Jelas, saat kita terus-menerus mengulangi kesalahan melalui niat dan perbuatan, maka kita tidak akan membuat perubahan apa pun untuk meningkatkan kebahagiaan dan kedamaian hidup kita. Dan, bila niat untuk melakukan hal-hal curang sudah menjadi bagian dari karakter diri, maka sampai tua pun kita akan menjadi pelaku curang yang tidak pernah bertransformasi untuk menikmati kedamaian jiwa. Intinya, bila kita selalu memiliki niat untuk berbuat curang, maka hal ini sama saja seperti kita sedang menjalani hidup membohongi diri sendiri dengan membenarkan perbuatan salah kita.

Pada dasarnya, setiap orang adalah orang baik. Namun, niat tidak baik menjadikan diri kita sering berbuat kesalahan, sehingga kita menjadi orang yang tidak baik. Kesalahan adalah jalan hidup yang tidak tepat. Jika kita tetap ngotot berjalan di jalan yang tidak tepat, maka kita akan menjalani hidup yang tidak kita ketahui, sehingga mudah jatuh ke lubang penderitaan. Stres dan berbagai persoalan hidup akan muncul saat kita tetap terbiasa di jalan hidup yang tidak tepat.

Menerima kesalahan dan mengakuinya dengan rendah hati adalah jalan untuk menikmati kehidupan yang damai dan bahagia. Semua kesalahan adalah milik kita sendiri, tidak perlu kita memaksa diri untuk berbagi kesalahan. Sikap kita yang masih menyalahkan orang lain atau mencoba berbagi kesalahan dengan orang lain, hanya akan membuat diri kita selalu mengulangi kesalahan yang sama. Memaafkan dan menerima kesalahan menjadikan kita lebih cerdas, sehingga tidak akan jatuh lagi ke dalam lubang kesalahan yang sama.

Hidup ini indah dan sangat berharga. Jangan disia-siakan di dalam kesalahan dan kecurangan. Niat yang baik dengan sikap rendah hati untuk selalu belajar dari kesalahan dan kekurangan menjadikan kita berguna bagi hidup yang indah ini. Sifat dan perilaku kita yang selalu belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan menjadikan kita tumbuh dan berkembang. Kesalahan yang dilakukan dengan ketidaktahuan adalah pelajaran yang harus segera diperbaiki untuk kebaikan diri sendiri.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

HIDUP INI INDAH JANGAN MEMBIARKAN DIRUSAK OLEH MASALAH

“Setiap hari kita perlu berbicara dengan diri sendiri tentang hal-hal positif yang membawa hidup kita menuju bahagia.”~Djajendra

Ketika kita tidak menerima masalah hidup, maka masalah hidup itu akan membuat kita kacau dan frustasi. Satu-satunya solusi terbaik saat menghadapi masalah adalah menerima masalah tersebut dan menjadi lebih kreatif agar dapat menemukan jalan terbaik. Bila kita tidak ikhlas menerima masalah dan ngotot mempersalahkan orang lain, maka kita akan terjebak dalam hal-hal negatif yang merusak hidup kita.

Masalah akan menjadi energi negatif yang merusak hubungan baik saat kita tidak mau mengakui kesalahan kita. Bila masalah itu muncul karena kesalahan atau tidak adanya sifat dan perilaku baik dari diri kita, maka kita harus sadar dan memiliki empati untuk menunjukkan kebaikan agar dapat menemukan solusi atas masalah tersebut.

Pikiran positif kita memiliki kekuatan untuk menyelamatkan semua masalah. Cinta dan kepedulian adalah dua kata kunci yang sangat diperlukan dalam menyelesaikan masalah. Selama kita ngotot dengan kebenaran yang kita yakini dan mengabaikan kebenaran orang lain, maka masalah akan selalu ada dan tidak pernah tuntas. Oleh karena itu, diperlukan cara-cara manusiawi yang memperhatikan realitas orang lain, termasuk mau berdamai dengan kebenaran yang diyakini semua orang adalah jalan terbaik untuk menuntaskan masalah.

Jangan membiarkan pikiran negatif semakin memperluas persoalan dari masalah yang muncul. Jangan membiarkan pikiran negatif menciptakan ketakutan dan pesimisme di dalam hidup kita. Buanglah masalah tersebut dari pikiran dan tempatkan masalah menjadi sesuatu di luar diri, kemudian gunakan kreativitas untuk menemukan solusi yang membuat hidup kita bahagia dan damai.

Setiap hari kita perlu berbicara dengan diri sendiri tentang hal-hal positif yang membawa hidup kita menuju bahagia. Katakan pada diri sendiri sepanjang hari bahwa semua urusan terselesaikan dengan baik dan semua masalah berubah menjadi solusi yang indah. Lakukan afirmasi berulang kali bahwa hidup kita sangat indah dan semua urusan terselesaikan dengan sangat indah.

Tetaplah tersenyum saat masalah hadir ke dalam hidup, fokuskan diri untuk tetap tenang menghadapi semua hal. Lakukan dengan sepenuh hati untuk menuntaskan masalah dengan solusi yang mendatangkan kebahagiaan.

Sifat masalah itu sementara. Masalah datang dan pergi. Masalah adalah guru yang mengajarkan kita untuk lebih rendah hati dan mau mengendalikan diri. Miliki kesadaran untuk menguatkan fisik, emosi, mental, dan perilaku baik saat menghadapi masalah. Hanya diri kita sendirilah yang selalu menjadi solusi untuk menuntaskan masalah, jangan pernah berharap orang lain yang menuntaskan masalah kita.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MILIKI JARAK DENGAN MASALAH, JANGAN TERIKAT PADA MASALAH

“Masalah yang menguasai mental dan emosi akan membuat diri tak berdaya, dan berpotensi menjadikan diri berada pada titik terendah kehidupan.”~Djajendra

Pekerjaan terbesar kita semua adalah menjaga kesehatan, kebugaran, ketenangan, kebahagiaan, kedamaian, keindahan, dan perasaan sejahtera. Persoalannya, setiap orang berpotensi menghadapi masalah. Jadi, perjalanan hidup setiap orang akan mendapatkan tantangan dalam bentuk masalah. Di sinilah kita semua di uji oleh kehidupan, apakah kita fokus pada masalah atau kita fokus untuk menjaga kedamaian hidup kita.

Setiap bangun pagi fokuslah untuk penguatan diri, sehingg semua masalah hidup menjadi kecil. Mulailah dengan doa untuk rahmat dan kebaikan yang sudah diterima, kuatkan perasaan syukur, fokuskan pikiran untuk mengingat hal-hal terbaik yang membuat diri semakin bersyukur dengan hidupnya. Bersyukurlah dengan apa yang ada di meja makan, bersyukurlah dengan keluarga, bersyukurlah dengan pekerjaan, bersyukurlah untuk semua tantangan yang harus dihadapi, fokuskan semua kekuatan untuk ketenangan dan kedamaian hidup.

Kehidupan yang baik dibentuk dari kekuatan tenang dan terpusat, tidak mengejar sesuatu secara berlebihan, selalu tampil tenang dan produktif, membangun disiplin untuk memusatkan diri sendiri agar dapat memulai pekerjaan dengan kinerja terbaik. Kebiasaan hidup yang sangat serius dengan masalah hanya akan membuat masalah itu semakin membesar dan menguras semua kekuatan diri. Jangan membiasakan diri Anda untuk terus-menerus memikirkan masalah, kuatkan diri Anda agar bisa mengalihkan pikiran dari masalah, kemudian memfokuskan pikiran untuk merasakan syukur dan keindahan atas semua hal yang Anda hadapi.

Ketika Anda memberikan perhatian yang besar kepada masalah, Anda akan dikendalikan oleh emosi negatif. Pikiran Anda kepada masalah akan membuat Anda cemas, putus asa, marah, takut, khawatir, frustasi, stres, merasa tidak berdaya, sedih, dan banyak emosi negatif lainnya akan berakumulasi di dalam diri Anda. Jelas, dengan membiarkan masalah menguat dalam pikiran dan emosi, Anda akan kesulitan untuk memecahkan masalah tersebut. Anda akan kehilangan kekuatan untuk mengatasi masalah tersebut, sehingga hidup Anda akan berlarut-larut dalam masalah.

Di tempat kerja, ketika Anda menghadapi masalah, bekerjalah dari kebahagiaan dan ketenangan. Jangan biarkan masalah menciptakan stres. Bila Anda sudah stres dengan masalah di tempat kerja, maka Anda akan membuang-buang waktu dan tenaga untuk melayani stres. Akibatnya, masalah Anda pun akan semakin menguat karena Anda telah dibuat menjadi lemah oleh stres Anda. Jadi, tetaplah berpusat pada ketenangan dan kebahagiaan, nyalakan energi positif sekuat mungkin di dalam diri agar Anda bisa mempertahankan hubungan positif dengan masalah Anda.

Masalah yang menguasai pikiran dan emosi akan menyulitkan untuk pengendalian diri. Anda akan bingung, kesal, marah, takut, dan sulit menemukan solusi. Jelas, semua kondisi ini akan menambah tekanan stres bagi hidup Anda. Masalah yang dibiarkan menguasai hidup Anda akan menjadikan diri Anda lebih buruk. Anda akan kehilangan kemampuan untuk pemecahan masalah dan menemukan solusi. Masalah yang menguasai diri Anda akan membuat Anda tak berdaya dan berpotensi membuat Anda berada pada titik terendah

Ciptakan jarak antara Anda dengan masalah Anda, jangan terikat pada masalah Anda. Terlalu dekat dengan masalah akan membuat Anda kehilangan kekuatan dan kemampuan. Tidak perlu terlalu memikirkan masalah. Anda memang membutuhkan solusi agar masalah tersebut tuntas, tetapi tidak perlu menyiksa diri dengan masalah tersebut. Mundurlah beberapa langkah dari masalah, tenangkan diri dan temukan kebijaksanaan untuk melihat masalah tanpa menjadikannya terikat dengan Anda.

Tujuan masalah adalah untuk membuat Anda lebih kuat dan lebih kreatif dalam menemukan jalan keluar. Oleh karena itu, secara mental dan emosional, Anda harus kuat dan tidak boleh kehabisan tenaga karena tekanan dari masalah. Tetaplah bekerja dengan percaya diri dan penuh tenaga, tenangkan diri, yakinkan diri bahwa Anda pasti mampu memecahkan masalah dengan solusi yang hebat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com