MEMULAI HARI DENGAN PIKIRAN BAIK

“Kebahagiaan itu jangan diminta pada orang lain, sebab mereka belum tentu memilikinya.”~Djajendra

Niat baik dan emosi baik adalah makanan terbaik bagi pikiran. Pikiran harus selalu sehat agar dia bisa memulai hari dengan gembira, optimis, percaya diri, bahagia, dan penuh semangat. Jangan pernah memberi makan pikiran tentang hal-hal buruk, sebab pikiran akan mengelolanya dan menjadikan hidup kita tidak damai. Ketika pikiran kita tidak sehat dan dikuasai penyakit hati, maka pikiran buruk akan menjadi penuntun hidup kita. Akibatnya, kebencian dan kemarahan akan menjadi landasan hidup kita, sehingga kita benar-benar tidak mampu memberikan cinta yang ikhlas untuk kehidupan yang indah.

Kita bukanlah orang-orang yang kita temukan setiap hari dengan berbagai sifat, karakter, dan kepribadian. Kita adalah diri sejati yang harus mengenal diri sejatinya dengan baik, sehingga mengerti apa yang harus dilakukan dan apa yang menjadi misi dalam kehidupan ini. Kita harus membangun kualitas pikiran baik dari kesadaran, kecerdasan, dan pengetahuan kita yang terus-menerus disesuaikan dengan jaman. Lingkungan luar kita adalah sumber pengetahuan dan pengalaman yang tidak boleh membuat pikiran kita berpikir buruk. Kita harus mau secara ikhlas mengalami kenyataan hidup dengan pikiran baik, dan menjauhkan pikiran kita untuk mengambil kesimpulan atas kenyataan yang sedang kita hadapi.

Tugas utama kita dalam hidup adalah membangun fondasi pikiran positif yang kuat. Tugas utama ini bukanlah tugas yang mudah dan gampang dilakukan. Diperlukan pengetahuan diri sendiri yang baik dan juga pengetahuan tentang realitas hidup yang sempurna. Kita perlu melatih jenis-jenis emosi yang bisa membuat pikiran kita tenang dan hati kita santai saat merespons realitas hidup. Orang-orang yang kita temui dan situasi yang kita hadapi tidak selalu sesuai dengan harapan kita. Walaupun realitas hidup tidak sempurna tetapi realitas pikiran kita harus tenang, damai, mengerti, memahami, dan ikhlas dalam energi kebahagiaan. Karena itu, setiap bangun pagi mulailah hari yang indah dari pikiran baik, niat baik, emosi penuh kegembiraan; kemudian, ucapkan kata-kata positif yang penuh sopan santun, lakukan tindakan yang memancarkan energi positif, lakukan pelayanan yang memancarkan getaran kebaikan dan ketulusan, jadilah energi positif yang memengaruhi orang dan situasi. Ingatlah selalu bahwa hidup kita ini untuk menarik lebih banyak kebahagiaan, kedamaian, keindahan, kegembiraan, dan keberuntungan di setiap momen.

Kebahagiaan itu jangan diminta pada orang lain, sebab mereka belum tentu memilikinya. Oleh karena itu, sadarlah dan jadilah lebih cerdas untuk mengambil tanggung jawab secara total atas kebahagiaan dan kegembiraan hidup Anda. Kuasai pengetahuan dan belajarlah terus-menerus untuk mengelola pikiran baik, perasaan-perasaan positif, perilaku etis, dan tindakan yang memancarkan energi kebaikan. Tidak perlu kesal dengan sikap dan perbuatan buruk orang lain. Tidak perlu marah dan benci dengan kelakuan tidak manusiawi dari orang-orang yang Anda temui. Tetaplah tenang dan bahagia saat menghadapi realitas yang tidak menyenangkan hati. Tetaplah mengeluarkan kata-kata positif untuk semua situasi yang buruk. Jangan membiarkan siapa pun atau apa pun merusak kegembiraan dan kebahagiaan hidup kita. Dan, yakinlah bahwa tidak mungkin ada orang lain yang dapat merusak kegembiraan dan kebahagiaan kita, sebab kebahagiaan dan kegembiraan itu ada di dalam pikiran baik kita, kecuali pikiran baik kita tidak kuat dan pada akhirnya berubah menjadi pikiran buruk. Ketika pikiran kita buruk, maka kita akan kehilangan kedamaian dan kebahagiaan di setiap situasi atau saat berhadapan dengan orang lain.

Pikiran baik kita harus menciptakan pikiran baik untuk merespons situasi dan orang-orang yang hadir ke dalam hidup kita. Ketika hal-hal dari luar diri kita datang dengan muatan energi negatif yang sangat buruk, maka tetaplah tenang dengan pikiran baik. Tetaplah kirim hal-hal baik untuk situasi di luar diri kita. Jangan pernah melihat kekurangan di sekitar kehidupan kita, fokuskan perhatian untuk menemukan kebaikan sekecil apa pun di sekitar kehidupan kita. Kita tidak perlu berupaya untuk mengendalikan orang-orang di luar diri kita, fokuskan semua tenaga dan waktu untuk mengendalikan diri sendiri agar tidak menjadi energi buruk bagi kehidupan.

Memulai hari dengan pikiran baik haruslah menjadi sebuah kebiasaan. Kalau belum menjadi kebiasaan, kita harus berlatih sesering mungkin agar pikiran baik menjadi sebuah kebiasaan bagi diri kita. Orang lain tidak pernah menyebabkan kita tidak damai dan tidak bahagia, hanya diri kita sendiri yang bisa membuat hidup kita tidak damai dan tidak bahagia. Oleh karena itu, belajarlah dengan sungguh-sungguh agar kita memiliki kualitas kepribadian yang menikmati kebahagiaan, keindahan, keberuntungan, kedamaian, keberanian, serta tidak menyalahkan orang lain atas perasaan atau pikiran buruk yang merusak ketenangan dan kegembiraan hidup kita. Ingatlah selalu bahwa tidak ada orang lain yang dapat menciptakan kemarahan dan ketakutan di dalam diri kita, hanya pikiran kitalah yang dapat menciptakan kemarahan dan ketakutan bagi kita. Jadi, jangan membiasakan untuk menyalahkan situasi atau orang lain untuk realitas hidup yang kurang Anda sukai. Kembalilah ke dalam diri sendiri dan perbaiki semua hal tidak baik agar menjadi lebih baik dan lebih bahagia dengan hidup yang indah ini.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

BERDAMAI DENGAN MUSUH-MUSUH DI DALAM DIRI

“Akal sehat bisa digunakan oleh energi negatif untuk merusak keindahan dan kedamaian hidup. Tingkatkan kualitas energi positif di dalam diri agar akal sehat hanya digunakan untuk keindahan dan kedamaian hidup.”~Djajendra

Musuh-musuh kita sangat banyak, mereka tidak berada di luar diri kita, tetapi bersembunyi di dalam diri kita, dan kita pun sulit mengenali mereka sebagai musuh yang berbahaya bagi hidup kita. Kita harus memahami dan mengerti bahwa hidup kita itu indah dan tidak layak dihabiskan dalam realitas yang membuat kita tidak bahagia. Kita juga harus mengerti bahwa keberadaan kita untuk berbuat baik dan menyebarkan kebaikan, tanpa mengecilkan peran orang lain dalam kehidupan yang aneka ragam ini. Semua orang penting dalam menciptakan keindahan dan kebaikan. Siapa pun diri kita jika membawa energi kebaikan dalam kehidupan, maka kita telah berbuat baik bagi setiap orang. Siapa pun diri kita jika membawa energi kebencian dalam hidup, maka kita telah menanam benih permusuhan untuk membuat hidup ini tidak damai.

Musuh-musuh kita itu hidup di dalam diri kita dalam sifat marah, kebencian, dendam, egois, serakah, anti toleransi, merasa paling benar, merasa paling tahu, permusuhan, menghasut orang lain, gosip, iri hati, malas, bosan, dan cemburu. Jika kita tidak berdamai dan mengajak musuh-musuh kita itu ke jalan yang benar, maka orang-orang yang berniat buruk akan memanfaatkan musuh-musuh kita itu untuk keuntungan mereka. Ketika orang-orang tidak baik menggunakan musuh-musuh kita untuk keuntungan mereka, maka akal sehat kita pun dimanipulasi sedemikian rupa agar merasa benar dengan sifat-sifat buruk yang sesungguhnya membuat hidup kita lebih menderita. Jadi berhentilah bertengkar dan bermusuhan dengan siapa pun. Semua orang di luar diri kita biarlah menjadi dirinya masing-masing, kita tidak perlu memusuhi atau membenci sifat  dan pemikiran mereka yang tidak sesuai dengan kita.

Setiap hari berlatihlah untuk menguatkan energi positif di dalam diri agar kita bisa menjaga kedamaian dengan mengabaikan perbedaan. Tidak ada seorang pun yang bisa memberikan kebahagiaan dan kedamaian bagi kita kecuali diri kita sendiri. Kuatkan nilai-nilai positif dan pemikiran-pemikiran yang baik untuk merasakan kebahagiaan dan kedamaian dalam hidup. Tidak perlu berdebat tentang setuju atau tidak setuju. Tidak perlu berdebat tentang siapa yang benar dan siapa yang salah. Teruslah belajar hal-hal baik dan selalu berpikiran terbuka dalam wawasan yang luas. Jangan pernah merasa sebagai kelompok yang paling benar dan paling hebat. Jangan pernah berharap kedamaian dan kebahagiaan diberikan oleh orang lain. Kedamaian dan kebahagiaan bersumber dari dalam diri sendiri yang sudah cerdas melemahkan musuh-musuh yang tersembunyi di dalam diri. Harus diingat selalu bahwa musuh-musuh di dalam diri itu sangat banyak, sehingga kita tidak memiliki pengetahuan untuk mendefinisikan mereka semua. Kita hanya memiliki kemampuan untuk mendefinisikan sedikit dari musuh-musuh kita di dalam diri. Karena itu, kita harus memiliki kesadaran dan keyakinan untuk tidak kehilangan kedamaian dan kebahagiaan. Jika kita merasa sedang tidak damai dan tidak bahagia, itu artinya musuh-musuh yang tidak kita kenal sedang menggerogoti kita dari dalam. Dampaknya; dalam jangka panjang kita kemungkinan kehilangan kesehatan fisik, mental, dan jiwa.  

Mulai hari ini berhentilah untuk membenci dan bergosip tentang siapa pun dan apa pun. Gunakan waktu hidup kita dengan sebaik-baiknya untuk melayani kehidupan dari hati yang kaya cinta, kaya kebaikan, kaya toleransi, kaya empati, kaya kata-kata positif, kaya pelayanan berkualitas, ikhlas, sabar, tenang, damai, gembira, dan selalu melihat orang lain dari sisi positif mereka. Jangan pernah lagi terlibat dalam rumor negatif. Jangan pernah lagi berpikir atau berniat mengendalikan orang lain. Jangan pernah lagi merespons orang lain dengan kebencian. Jadilah energi kehidupan yang baik dan membawa kedamaian bagi semua orang. Ketika merasa terperangkap dalam energi negatif dan sulit keluar dari musuh-musuh di dalam diri, mundur sejenak dari realitas untuk menenangkan diri, kemudian luaskan sudut pandang dari rasa cinta terhadap segala sesuatu dalam hidup yang sedang Anda alami. Kendalikan marah, kendalikan keyakinan yang menciptakan kebencian, kendalikan perasaan tertekan, kendalikan rasa kesal. Kemudian, kuatkan perasaan belas kasih dan pengampunan kepada siapa pun yang tidak sejalan dengan Anda. Tumbuhkan kepercayaan diri dan kuatkan semua perasaan positif di dalam diri. Biasakan agar perasaan positif yang berkuasa atas diri Anda.

Ketika ada orang-orang mencoba merobohkan Anda dengan kebencian dan fitnah, maka jangan jadi rapuh dan marah. Kendalikan diri, atur emosi agar selalu damai dan positif, atur pikiran agar selalu tenang dan positif. Dekati para pembenci dengan halus, tenang, tidak konfrontatif, sabar, mendengarkan, percaya diri, dan berbicaralah dengan integritas yang tinggi. Dan, apa pun yang mereka berbicara untuk Anda, dengarkan saja dengan sabar, biarkan saja mereka mengeluarkan apa yang mereka suka. Berhentilah untuk mencari kesalahan dan kelemahan mereka, berikan perhatian untuk kebaikan yang dapat Anda berikan. Benci dan fitnah tidak harus dilawan dengan benci dan fitnah, tetapi harus dilayani dengan integritas dan kepedulian untuk memberikan kebaikan. Jangan pernah membuang waktu dan energi pada upaya untuk membenci, membalas, memfitnah, marah, dan dendam. Hidup kita sangat singkat, kita tidak pernah tahu sampai umur berapa kita hidup, jadi jangan menyia-nyiakan waktu yang singkat ini untuk hal-hal yang merusak kedamaian dan kebahagiaan hidup.

Kuatkan mental dan jiwa agar mampu berdamai dan menaklukkan semua musuh-musuh di dalam diri sendiri. Jangan lagi membiarkan musuh-musuh kita bertengkar dengan orang-orang yang tidak pernah pintar memahami makna hidup. Sifat dari orang-orang yang tidak pintar memahami makna hidup adalah suka menyalahkan orang lain bahkan untuk kesalahan yang mereka buat sendiri. Mereka selalu berpikir dan merasa bahwa merekalah yang paling benar, sehingga walaupun dirinya salah, tetapi tidak pernah merasa bersalah. Sifat mereka mudah tersinggung, mudah marah, merasa paling tinggi, mudah bereaksi terhadap konflik dan pencipta konflik sejati,  tersenggol sedikit meledak kemarahannya dan sangat agresi, serta tidak pernah memiliki empati dan toleransi terhadap orang lain. Selain itu, mereka juga sangat suka mengabaikan kebutuhan dan perasaan orang lain karena egoisme diri yang sangat tinggi. Mereka selalu merasa mereka lebih baik daripada orang lain. Mereka betul-betul menghayati semua energi negatif sebagai jati diri mereka, sehingga dalam akal sehat mereka energi negatif yang mereka kontribusikan pada kehidupan adalah sebuah kebenaran sejati. Jadi, daripada Anda bertengkar atau mengurusi orang-orang seperti itu, lebih baik fokus untuk memperbaiki diri sendiri. Dan, abaikan saja mereka yang memang sudah merasa benar hidupnya di dalam kekuatan energi negatif.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

MANAJEMEN DIRI ADALAH KUNCI SUKSES DALAM MANAJEMEN PERUBAHAN

“Hidup tidak selalu seperti apa yang telah dipikirkan dan dipersiapkan.”~Djajendra

Perubahan itu pasti dalam semua bidang kehidupan, tidak mungkin tidak ada perubahan. Tugas utama dalam menghadapi perubahan adalah mengubah cara berpikir dan memiliki kemauan untuk beradaptasi dengan perubahan. Perubahan dan ketidakpastian harus dikelola dengan kualitas diri yang terus-menerus memperbarui kompetensi-nya. Kita juga harus memahami bahwa sifat pikiran sangat mudah berubah-ubah oleh apa yang sedang dihadapi. Kita tidak pernah tahu seperti apa realitas pikiran kita satu detik kemudian. Di mana pikiran akan berada dan bagaimana pikiran bisa bergerak begitu cepat dari satu situasi ke situasi yang lain tanpa pernah kita rencanakan atau pun kita inginkan. Jadi, tantangan kita tidak hanya terhadap perubahan dan ketidakpastian yang bisa hadir tanpa kita ketahui, tetapi juga sifat pikiran kita yang terus berubah dan tidak pernah bisa diam dalam komitmen yang dibangun bertahun-tahun lamanya.

Mungkin Anda telah mempersiapkan segala sesuatu dengan sempurna untuk masa depan. Anda merasa sangat siap untuk bertarung dengan misteri kehidupan Anda sendiri. Anda pun sangat paham tentang tantangan di masa depan, dan dengan cerdas sudah memetahkan semua jenis resiko bagi kesuksesan Anda di masa depan. Jadi, apa yang telah Anda lakukan itu adalah sesuatu yang baik, tetapi jangan pernah lupa tentang resiko bahwa hidup tidak selalu seperti apa yang telah Anda pikirkan dan persiapkan. Semua latihan keras, semua kerja keras, semua aset, semua kecerdasan, dan akal sehat Anda mungkin menjadi tidak berdaya saat tantangan yang tidak Anda kenali hadir untuk menguji kesabaran dan ketabahan Anda. Oleh karena itu, Anda harus selalu melatih mental agar kuat dan tidak menderita saat gangguan psikologis yang parah menyerang Anda di saat Anda berada di titik terendah kehidupan. Ketika keraguan mulai menguasai diri dan mental menuju ke titik terendah, maka temukan kecerdasan dari kesadaran untuk menghilangkan keraguan dan mengoptimalkan harapan.

Manajemen diri adalah kunci kesuksesan manajemen perubahan. Jadi, Setiap orang harus mempersiapkan diri sejak awal untuk menghadapi saat genting dan penting yang mungkin hadir di sepanjang proses perubahan. Jika mental dan kualitas diri siap untuk menghadapi perubahan, maka tidak perlu takut untuk bekerja dalam perubahan. Biasanya, orang-orang yang tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan di masa depan akan mengalami stres dan selalu menolak terhadap perubahan. Ketika perubahan harus terjadi dan hadir dengan begitu kuat – maka, yang tidak siap akan merasa sangat marah, takut, bingung, sedih, tidak dapat berpikir, tidak mengerti harus melakukan apa, dan benar-benar dirinya dikalahkan oleh perubahan. Ketika Anda benar-benar merasa tidak berdaya dan kalah oleh perubahan, maka segera isi hati dan pikiran dengan energi positif. Mungkin juga Anda sudah menyerah dengan keadaan dan betul-betul berada pada kondisi stres terburuk. Dalam situasi yang buruk ini, coba tenang-kan diri dan kuatkan mental agar Anda dapat bergerak kembali untuk beradaptasi dengan  perubahan.

Akar dari manajemen diri adalah cerdas dan kreatif mengelola pikiran Anda sendiri untuk beradaptasi dengan segala situasi hidup. Dalam hal ini, kecerdasan dari kesadaran diperlukan agar energi positif mampu memfasilitasi perubahan dan proses berpikir dari pikiran kreatif. Jika hal ini terlatih dan terbiasa dalam pola pikir Anda, maka apa pun situasi yang Anda hadapi pasti mampu Anda kelola dengan cerdas. Manajemen diri yang baik dan konsisten dapat mewujudkan prestasi tertinggi dari apa pun yang Anda tekuni. Anda dapat membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin melalui energi kreatif dan inovatif. Manajemen diri mampu membuat Anda bangkit dan menjadi lebih kuat dari keadaan tidak berdaya. Jadi, setiap saat lakukan manajemen diri di semua aspek kepribadian Anda. Pahami siapa Anda dan apa kebenaran tentang kualitas diri Anda. Pelajari semua keunggulan dan kekurangan Anda. Miliki motivasi dan semangat juang untuk mencapai keunggulan dari apa pun yang Anda kerjakan.

Perubahan adalah sesuatu yang pasti dan secara terus-menerus hadir tanpa kita ketahui. Kita semua harus siap untuk melakukan perubahan yang diperlukan bagi kemajuan hidup kita. Kita tidak boleh diam dalam keadaan tidak berdaya. Buang jauh-jauh gengsi, jadilah rendah hati dan angkat diri sendiri dengan semangat untuk memiliki mental yang hebat dalam situasi seburuk apa pun. Jangan meremehkan diri sendiri, jangan memandang rendah diri sendiri, jangan menyalahkan siapa pun, jangan merasa sebagai orang yang kalah dengan hidup ini. Bangkitlah! Lakukan sesuatu! Sibukkan pikiran dan emosi dengan hal-hal positif yang membangkitkan mental, fisik, jiwa, dan rasa untuk melakukan hal-hal produktif bagi keuntungan diri Anda. Anda yang rendah hati dan yakin, lalu berjuang dengan totalitas, akan mampu mewujudkan apa pun yang sedang Anda kerjakan. Tidak ada yang mustahil bagi jiwa yang selalu mengelola dirinya dengan energi positif.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

KITA DIRANCANG UNTUK BERJALAN DAN BERLARI

“Olah raga yang tidak berbiaya dan menghemat biaya bensin adalah berjalan kaki.”~Djajendra

Hidup sehat adalah impian semua orang. Tidak ada seorang pun yang mau sakit. Tubuh yang sehat memberikan energi dan tenaga yang sangat banyak untuk mengisi hari-hari dengan hal-hal terbaik. Salah satu cara terbaik untuk selalu sehat dan bugar adalah berjalan kaki setiap hari. Berjalanlah paling sedikit lima kilometer per hari. Kalau belum terbiasa mulailah membiasakan untuk berjalan kaki. Tinggalkan kendaraan dan mulailah berjalan kaki untuk jarak di bawah lima kilometer.

Kita diberikan kaki untuk berjalan, jangan sampai fungsi kaki untuk berjalan kita hilangkan. Jika setiap kali keluar rumah menggunakan kendaraan bermesin, maka realitas ini telah menghilangkan fungsi kaki dan telah mengundang penyakit untuk tumbuh di dalam diri. Jangan malas untuk berjalan kaki, sebab sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan diri sendiri. Jadi, olah raga yang paling tidak berbiaya dan yang bisa menghemat biaya bensin adalah berjalan kaki.

Selain berjalan kaki mulailah berlari maraton. Berlari perlahan-lahan dan tambah jaraknya sedikit demi sedikit. Misalnya, hari pertama cukup berlari dua ratus meter maraton, seminggu kemudian ditambah menjadi empat ratus meter lari maraton, dan seterusnya ditambah sampai mampu lari 10 kilometer maraton. Jangan lupa periksa tekanan darah dan juga minta pendapat dokter Anda sebelum memulai program lari maraton.

Sebuah penelitian yang diterbitkan Journal of American College of Cardiology, menemukan bahwa olah raga maraton yang rutin dapat mengurangi usia pembuluh darah hingga empat tahun. Artinya, maraton bisa membuat Anda awet muda dan bugar setiap hari. Manfaat lain dari berjalan kaki dan maraton adalah mengurangi tekanan darah, mengurangi stres, mengurangi kekakuan otot dinding arteri, mengurangi resiko stroke, serta yang pasti membuat hati gembira dan tubuh bugar setiap saat. Jadi, mulailah berjalan dan berlari agar selalu energik dan bugar. Jangan pernah malas untuk hidup bugar dan penuh kegembiraan.

Jika Anda belum pernah berolahraga maraton atau berjalan kaki jarak jauh, maka lakukan setelah pemeriksaan kesehatan dan mendapatkan izin dari dokter Anda. Pada tahap awal jangan berambisi untuk jarak jauh, miliki disiplin untuk memulai dari langkah-langkah kecil. Setelah terbiasa barulah meningkatkan aktivitas sesuai kemampuan daya tahan tubuh Anda. Lakukan dengan gembira dan rasakan kedamaian dari aktivitas yang Anda lakukan. Jadikan jalan kaki dan maraton sebagai hiburan atau waktu untuk bersenang-senang dengan alam dan tubuh Anda.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

PRESTASI MILIK ORANG-ORANG YANG ANTUSIAS DAN DISIPLIN DENGAN PEKERJAANNYA

“Jangan bekerja karena uang atau demi janji yang diberikan oleh orang lain, bekerjalah karena rasa cinta dan bahagia dengan pekerjaan tersebut.”~Djajendra

Bekerja adalah bagian dari keberadaan diri kita. Bekerja tanpa pamrih dan sepenuh hati melayani untuk kesejahteraan dan kedamaian hidup adalah prestasi tertinggi. Intinya, apa pun itu pekerjaan yang kita lakukan, selama pekerjaan itu bermanfaat untuk kebaikan dan kebahagiaan hidup banyak orang, maka wajib kita kerjakan dengan gembira. Jangan pernah bekerja karena uang atau demi janji yang diberikan oleh orang lain, bekerjalah karena rasa cinta dan bahagia dengan pekerjaan tersebut.

Orang-orang yang mudah mendapatkan prestasi terbaik adalah mereka yang dengan ikhlas, antusias, dan disiplin bekerja dengan kesadaran diri sendiri. Mereka tidak perlu dibujuk atau diiming-iming dengan hadiah atau materi apa pun. Mereka adalah orang-orang yang hadir ke lingkungan kerja dengan etos terbaik dan niat untuk memberikan kualitas terbaik. Mereka selalu gembira untuk melakukan tugas apa pun, serta tidak pernah berkeluh-kesah untuk kesulitan dan penderitaan selama melakukan tugas.

Dalam lingkungan kerja ada banyak karakter dan sifat yang menjadikan budaya organisasi tidak dapat bekerja sempurna. Jika saja semua orang memiliki karakter kerja yang ikhlas, antusias, disiplin, tekun, dan bekerja untuk melayani dengan sepenuh hati; maka, budaya organisasi mampu menghadirkan lingkungan kerja dengan energi positif yang siap menghasilkan prestasi tertinggi. Sayangnya, orang-orang dengan karakter yang baik ini jumlahnya paling kecil di lingkungan kerja, sehingga kadang-kadang tidak memberikan pengaruh atau dampak yang besar bagi kemajuan organisasi.

Realitas di lingkungan kerja tidak seperti yang kita angan-angankan. Di mana, semua orang hadir dengan etos terbaik dan kepribadian yang sangat sadar untuk memberikan pelayanan terbaik bagi organisasi. Faktanya, dalam realitas di lingkungan kerja selalu saja ada orang-orang yang harus diberitahu untuk melakukan sebuah pekerjaan, mereka adalah golongan yang miskin inisiatif dan tidak kreatif dalam hal apa pun. Mereka dapat diandalkan, tetapi harus dirawat dan dikelola dengan rajin. Jika manajemen lalai merawat dan mengelola mereka, maka mereka akan lupa diri untuk bekerja pada jalur prestasi.

Ada juga orang-orang yang harus diminta, dimotivasi, dibujuk, dan dijanjikan sesuatu agar mereka mau melakukan tugas mereka dengan baik. Mereka ini jumlahnya mayoritas dalam lingkungan kerja, sehingga manajemen benar-benar perlu bekerja sangat keras untuk memastikan mereka memperkuat budaya organisasi. Kunci kemajuan dan pencapaian prestasi organisasi ada di orang-orang ini. Jika kelompok ini mampu diperhatikan dan ditingkatkan kualitasnya secara berkelanjutan, maka kelompok ini mampu memberikan kontribusi yang positif untuk memperkuat budaya organisasi dan kinerja.

Ada juga orang-orang yang dasarnya sangat malas, tidak punya disiplin, tidak punya etika, tidak punya etos kerja yang baik, tidak berfungsi, menjadi beban organisasi, selalu masa bodoh dengan tugas dan instruksi, serta suka menuntut terlalu banyak kepada organisasi. Karakter seperti ini tidak terlalu banyak, tetapi dapat mempengaruhi orang-orang yang mau bekerja dengan baik, sehingga mereka ini adalah perusak budaya kerja dan budaya organisasi. Akibatnya, prestasi dan kinerja terbaik hanya ada dalam mimpi dan angan-angan. Kelompok ini memang tidak mudah untuk diatur apalagi diharapkan. Biasanya, organisasi harus memangkas jumlah kelompok ini, sehingga tidak membebani organisasi dengan hal-hal negatif dalam proses mencapai prestasi terbaik.

Mencapai prestasi dan membangun organisasi yang kuat adalah harapan para pemimpin. Harapan ini harus memperhatikan realitas dari sifat dan karakter kerja di lingkungan kerja. Tidak mungkin kita berharap profesionalisme yang berkualitas dari orang-orang yang tidak memahami cara mencapai puncak profesi mereka. Kecerdasan dan kesadaran manajemen dalam memahami sifat dan karakter kerja dapat membawa organisasi maju ke puncak tertinggi. Jika mengabaikan sifat dan karakter kerja, dan hanya sekedar menuntut  atau memberikan janji-janji kepada orang-orang yang tidak mengerti cara mencapai puncak profesi mereka dengan kualitas terbaik, maka organisasi tidak akan pernah maju dan manajemen pun akan gagal mengelola organisasi.

Organisasi yang cerdas sangat sadar untuk memperbanyak jumlah orang-orang yang menghargai dan mencintai pekerjaannya. Orang-orang yang cinta dengan apa yang dikerjakan mampu fokus dan terpusat dalam mengejar target. Ketika dalam proses ada kesulitan dan tantangan mereka tidak kehilangan keberanian untuk melakukannya secara kreatif, sehingga mendapatkan solusi melalui berbagai cara terbaik dalam ruang etika. Rasa cinta mereka pada pekerjaan membuat mereka menghormati pencapaian dengan gembira dan tetap fokus pada pekerjaan berkualitas. Mereka tahu dan sadar bahwa perubahan dan ketidakpastian adalah bagian nyata dari proses kerja, sehingga realitas sukses dan gagal selalu disikapi dengan positif, tanpa kehilangan kehati-hatian dalam tindakan yang profesional.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

HIDUP INI SEPERTI PERMAINAN ULAR TANGGA

“Jika kita berlama-lama memikirkan dan merasakan hal-hal yang tidak menguntungkan kita, maka kita tidak pernah memahami dan merasakan hal-hal yang menguntungkan kita.”~Djajendra

Naik turun dalam kehidupan adalah sesuatu yang biasa dan sangat normal. Jangan berlebihan senangnya ketika kehidupan mengantar Anda ke puncak keberuntungan, dan jangan juga sedih berlebihan ketika kehidupan mengantar Anda ke puncak kerugian. Puncak kerugian dan puncak keberuntungan bersifat sementara, semuanya pasti berlalu dan akan diganti dengan berbagai pengalaman hidup yang Anda sukai maupun yang tidak Anda sukai.

Hidup ini tidak lebih seperti permainan ular tangga. Ketika sudah di atas dan hampir mencapai sukses, tiba-tiba harus turun ke level sangat bawah; atau sebaliknya, masih di bawah tiba-tiba harus naik ke level yang lebih tinggi. Permainan hidup yang dimainkan oleh kehidupan tidak pernah berubah dari awal sampai hari ini. Kita semua adalah pemain kehidupan yang harus menggunakan pikiran dan kecerdasan kita dalam kesadaran untuk bisa menerima apa pun hidup yang sedang kita alami.

Seluruh kehidupan alam semesta ini seperti permainan yang menyajikan sesuatu yang kita suka dan tidak suka. Pikiran dan kecerdasan kita harus dilatih agar tidak terlalu hitung-hitungan dengan peristiwa suka dan tidak suka. Terimalah peristiwa suka dan tidak suka dengan rasa syukur, sabar, rendah hati, dan memahami arti kehidupan yang sebenarnya dari pengalaman-pengalaman yang sudah dilalui selama ini.

Jika kita berlama-lama memikirkan dan merasakan hal-hal yang tidak menguntungkan kita, maka kita tidak pernah memahami dan merasakan hal-hal yang menguntungkan hidup kita. Jadi, hidup ini tidak sebatas akal dan logika dari kecerdasan yang hebat, tetapi dari kesadaran yang mencerahkan di dalam kecerdasan akal. Cobalah sekali-sekali bermain ular tangga dan pahami maknanya dengan kesadaran yang mencerahkan di dalam kecerdasan akal dan logika. 

Kita memiliki pilihan terbatas dalam hidup yang kita jalani, tetapi potensi kita tidak terbatas. Karena itu, usaha dan tindakan kreatif sangat diperlukan agar kita mampu mengeluarkan potensi-potensi terbaik kita untuk menambah pilihan agar tidak terbatas. Jadi, setiap saat kita harus proaktif untuk melakukan tindakan-tindakan yang bersifat kreatif dan inovatif, sehingga kita dapat menciptakan peluang-peluang baru untuk kebaikan hidup kita.

Hidup sangat dinamis dan dapat berubah setiap saat tanpa kita duga. Pengalaman saja belum cukup untuk menghadapi kehidupan yang dinamis, diperlukan pengetahuan dan keberanian untuk mendapatkan buah dari tindakan yang profesional. Permainan hidup sama seperti permainan ular tangga, jika Anda mencoba mengakali atau mengganggu permainan dengan kecerdasan Anda, maka Anda akan dikalahkan oleh permainan yang sedang Anda mainkan itu. Oleh karena itu, terimalah kenyataan yang diberikan oleh permainan hidup, cobalah memperbaiki kualitas diri untuk menjadi lebih siap mental dalam memenangkan setiap tantangan yang diberikan dalam permainan hidup. Kembali lagi, coba bermain ular tangga dan pahami betul-betul makna dari permainan tersebut. Jangan pernah bermain curang atau mengganggu permainan dengan kebohongan. Sebab, dalam dunia nyata ada kekuatan tertinggi yang akan mengalahkan orang-orang curang dengan caranya sendiri.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

DISIPLIN DIRI MEMBUAT SESEORANG TIDAK BISA DIHENTIKAN UNTUK MENCAPAI IMPIAN

“Disiplin itu seperti nafas yang tidak pernah berhenti selama kita masih hidup.”~Djajendra

Tidaklah mungkin membuat diri kita disiplin dalam satu hari. Disiplin adalah tentang niat yang tidak pernah berubah untuk mewujudkan impian atau tujuan, walau seribu kegagalan dan kesulitan masih menghadang kita untuk mencapai impian. Disiplin membuat diri kita selalu memiliki cara baru untuk mengatasi kegagalan dan kesalahan. Disiplin membuat diri kita selalu sadar untuk memanfaatkan waktu dan tenaga dengan sebaik mungkin, tanpa terjebak dalam keluh-kesah atau perasaan tidak mampu. Mental kita yang kaya disiplin selalu mengerti bahwa kegagalan adalah sebuah peristiwa biasa yang memang harus dialami kalau kita mau mencapai sesuatu yang lebih besar. Dari waktu ke waktu disiplin diri semakin menguatkan mental kemenangan kita karena kita tidak menganggap kegagalan dan kesalahan sebagai peristiwa yang merugikan.

Disiplin membuat kita tidak pernah membuang waktu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Sebagian besar waktu dan tenaga digunakan untuk melanjutkan prestasi yang lebih baik. Kehidupan sehari-hari dijalankan dengan percaya diri, rendah hati, penuh rasa syukur, dan kaya semangat. Tidak pernah malas atau duduk-duduk santai di depan TV atau pun menghabiskan waktu berselancar di media sosial untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Selalu konsisten dengan niat untuk menjalani kehidupan yang fokus dalam mencapai tujuan dan impian. Tidak pernah berhenti sebelum impian terwujud. Intinya, disiplin itu seperti nafas yang tidak pernah berhenti selama kita masih hidup.

Seberat apa pun sebuah tujuan, seseorang dengan disiplin diri yang baik mampu memulainya dengan hal-hal yang paling mudah dan paling kecil. Disiplin membuat orang bergerak dan tidak sekedar diam sambil mencari alasan-alasan untuk tidak bergerak. Disiplin adalah tentang konsistensi dan keberlanjutan melalui upaya dan kerja keras tanpa henti untuk hasil terbaik. Kesabaran, ketekunan, rajin, kemauan, tekad, dan siap mental untuk mengubah adalah bagian yang tidak terpisahkan dari disiplin diri. Seseorang dengan disiplin yang baik tidak akan membuat dirinya kesulitan sendiri dengan ambisi dan target yang muluk-muluk, tetapi mampu membangun pola pikir yang konsisten untuk melakukan segala sesuatu sesuai prioritas, serta tidak pernah mengalahkan niat untuk mewujudkan impian dan tujuan terbaik.

Disiplin diri membuat orang tidak pernah menyerah atas apa pun yang dikerjakan atau diperjuangkan. Jika hari ini semua jalan tertutup dan tidak memiliki peluang untuk melakukan apa pun, maka semua rencana dan hasil kerja akan dievaluasi kembali untuk kemudian ditentukan strategi baru agar tetap dapat mencapai impian dan tujuan tersebut. Disiplin diri yang sudah menyatu dalam rasa selalu sadar bahwa kegagalan adalah cara lain untuk menemukan strategi yang lebih baik dalam mencapai kesuksesan. Oleh karena itu, orang dengan disiplin diri yang tinggi tidak pernah merasa gagal, selalu memperbaiki kualitas diri dan faktor-faktor yang dibutuhkan dalam mencapai tujuan. Kesalahan dan kegagalan bukanlah alasan untuk berhenti dan menyerah di tengah jalan, tetapi untuk merenungkan kembali apa yang sudah dilakukan, kemudian mengatur kembali dari awal untuk memulai perjalanan menuju tujuan dan impian.

Disiplin diri bukanlah tentang kesempurnaan semua rencana dan kualitas diri kita, tetapi tentang ketidaksempurnaan rencana dan kualitas diri kita. Jadi, ini tentang kesadaran kita bahwa kita perlu disiplin karena apa pun yang kita lakukan bersumber dari ketidaksempurnaan. Oleh karena itu, kita tidak perlu takut atau khawatir tentang hasil yang tidak sesuai harapan. Disiplin diperlukan agar kita melakukan sesuatu yang lebih baik pada hari ini daripada kemarin. Secara bertahap melalui disiplin yang baik kita mampu mencapai sesuatu sesuai rencana dan target.

Dalam setiap langkah kita harus memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi apa yang ingin kita lakukan secara baik. Sepintar apa pun diri kita, kita tidak boleh tinggi hati atau merasa mampu. Kita harus sadar bahwa banyak hal yang tidak kita pahami bisa muncul dalam proses melakukan sesuatu. Intinya, kita tidak akan pernah pintar atau mengetahui semua hal. Kemampuan dan kecerdasan kita terbatas, tetapi potensi kita tidak terbatas untuk melakukan hal-hal terbaik di sepanjang hidup kita. Disiplin adalah sejenis perilaku yang membuat kita selalu hati-hati, teliti, rajin, tekun, dan tidak mencari alasan untuk tidak melakukan sesuatu yang harus kita lakukan. Jadi, disiplin artinya tetap bergerak dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk mencapai impian walau banyak hal yang membatasi langkah kita.

Orang-orang dengan disiplin adalah orang-orang yang terus-menerus bergerak menuju tujuan walaupun hambatan dan kesulitan mengepung hidup mereka. Disiplin diri membuat seseorang tidak bisa dihentikan untuk mencapai impian dan tujuan. Badai kesulitan, penderitaan, kegagalan, dan apa pun itu tidak pernah mampu menghentikan seseorang yang memiliki disiplin yang tinggi; hanya kematian yang bisa menghentikan dia untuk terus bergerak bersama energi positifnya menuju tujuan. Walaupun semuanya habis dalam kegagalan, disiplin bisa mendorong kualitas diri untuk memulai dari yang paling kecil agar bisa kembali bergerak menuju tujuan dan impian. Intinya, tidak ada kata berhenti atau menyerah bagi disiplin diri yang kuat, selalu mampu melakukan sesuatu yang baru untuk memulai lagi perjalanan menuju impian.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

HIDUP DAMAI DI TENGAH TANTANGAN ZAMAN DAN DI DUNIA YANG PENUH MASALAH

“Keadilan itu bersumber dari dalam diri kita sendiri, bukan hadiah dari orang lain. Jadi, jangan pernah menunggu keadilan diberikan oleh orang lain, sebab itu adalah sebuah harapan yang sia-sia.”~Djajendra

Kita hidup di zaman perubahan dan di dunia yang penuh tantangan. Jika kita tidak siap dengan perubahan, maka kita akan merasakan hidup di dunia yang bermasalah. Padahal yang bermasalah itu bukan dunianya, tetapi diri kita yang tidak siap atau tidak mampu beradaptasi dengan dunia baru. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mencari ilmu sebanyak mungkin, khususnya ilmu yang mampu mengisi hati dan pikiran kita dengan kedamaian dan sukacita. Belajarlah dari mana pun, luaskan hati untuk menerima berbagai pengetahuan baru untuk menjadikan diri kita lebih bahagia dan lebih bersemangat dengan tantangan zaman. Tidak perlu banyak berdebat, dengarkan hal-hal baik, rasakan manfaatnya, belajar sesuatu yang baik, lakukan hal-hal yang baik, dan siapkan kualitas diri terbaik untuk hidup damai di tengah tantangan zaman.

Jauhkan diri dari segala prasangka buruk yang membuat diri kita merasa tidak mampu atau sedang mengalami ketidakadilan. Ingat! bahwa keadilan itu bersumber dari dalam diri kita sendiri, bukan hadiah dari orang lain. Jadi, jangan pernah menunggu keadilan diberikan oleh orang lain, sebab itu adalah sebuah harapan yang sia-sia. Keadilan, kebahagiaan, kedamaian, dan ketenangan pikiran adalah hal-hal yang harus kita cari di kedalaman diri kita sendiri dengan doa, ibadah, dan kerja cerdas di sepanjang waktu. Jadilah pribadi yang optimis, positif, bersyukur, menerima kenyataan, bekerja lebih giat, tekun, disiplin, belajar terus-menerus, dan merasa siap dengan tantangan zaman. Miliki komitmen dan semangat untuk menemukan kedamaian, ketenangan pikiran, kemakmuran, kesejahteraan, kebahagiaan, keberlimpahan, dan kesehatan diri sendiri di dunia yang penuh tantangan dan penuh masalah tersebut.

Cara menghadapi perubahan dan tantangan zaman adalah dengan merubah diri kita sendiri dari dalam. Sebab, kita tidak akan pernah memiliki kemampuan untuk mengubah dunia luar atau tantangan yang kita hadapi. Kenyataan di luar diri kita adalah ujian dan pelajaran hidup yang harus kita lalui atau hadapi dengan kualitas diri yang siap lulus dengan nilai terbaik. Hiduplah dengan harapan dan kerja yang lebih fokus untuk menjadikan hidup kita selalu sejahtera, damai, bahagia, makmur, sehat, bugar, dan menikmati keindahan dari pengalaman yang kita alami. Sesulit apa pun kenyataan hidup yang sedang kita hadapi, jangan lupa untuk gembira dan bersyukur dengan kesulitan itu. Tanamkan di dalam pola pikir bahwa setiap kesulitan adalah peluang untuk meningkatkan kualitas diri menjadi lebih baik. Gembira, bahagia, damai, ketenangan pikiran, kebugaran, kesehatan, dan keindahan adalah harta yang paling mahal yang tidak boleh ditukar dengan apa pun. Kita dapat memanfaatkan harta kekayaan ini kapan saja untuk merasakan kehidupan yang meningkatkan kesejahteraan kita di semua aspek kehidupan dari waktu ke waktu. Rawat dan jagalah kekayaan yang bersumber dari ke dalaman diri kita sendiri ini dengan doa, ibadah, dan rasa syukur tanpa batas.

Hidup damai di tengah tantangan zaman dan di dunia yang penuh masalah haruslah menjadi kebiasaan sehari-hari. Jangan pernah membiarkan energi negatif mengambil kebahagiaan dan ketenangan pikiran kita. Di ke dalaman diri kita ada alam kehidupan yang tenang, damai, positif, kaya, sejahtera, makmur, sukacita, optimis, dan hal-hal baik yang bersifat tetap. Melalui doa, ibadah, pikiran positif, afirmasi, dan meditasi, kita dapat menemukan semua yang baik tersebut untuk membuat kita kuat dan mampu menghadapi tantangan zaman dan perubahan. Ketika kita kuat dan siap dari dalam diri kita yang positif, maka masalah dan tantangan di luar diri kita akan menjadi sesuatu yang mudah untuk diselesaikan. Seperti kata orang bijak bahwa semua masalah di luar kehidupan akan memudar ketika kita membenamkan diri dalam doa yang menyentuh batin damai kita sendiri. Ibadah, doa, dan rasa syukur kita yang menghubungkan diri sejati kita dengan kesadaran, pencerahan, lautan cahaya, energi positif, dan cinta ilahi mampu membangkitkan semua potensi terbaik kita untuk melayani perubahan dan tantangan zaman. Jadi, sudah waktunya untuk menghadapi perubahan dan tantangan zaman dengan kekuatan dari dalam diri sendiri. Tidak boleh lagi berkeluh-kesah atau mencari penyebab-penyebab yang tak dapat diatasi oleh diri sendiri. Menghadapi dunia luar, kita harus muncul dari ke dalaman diri sendiri yang kaya dengan sukacita dan potensi untuk beradaptasi dengan apa pun yang dihadirkan oleh dunia luar. Kekuatan kita yang bersumber dari ke kedalaman diri kita sendiri memberi kita kekuatan untuk menghadapi tantangan zaman dan perubahan dengan keseimbangan pikiran dan jiwa.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

HIDUP DAMAI DI RUMAH DAN DI KANTOR

“Tidak ada aturan untuk perdamaian! Perdamaian hanya dapat dihasilkan ketika ada cinta yang tulus dalam ruang toleransi, dan hati yang penuh gembira menyambut semua yang berbeda dengan tulus.”~Djajendra

Rasa damai itu harus dihasilkan dari dalam diri sendiri. Kita tidak bisa berharap rasa damai kita itu dari orang lain. Kita tidak bisa menunggu masalah dan persoalan hidup kita selesai baru mulai hidup damai. Kehidupan damai dimulai pada momen ini walaupun kita berada dalam kehidupan yang penuh masalah dan cobaan. Kehidupan damai kita tidak boleh diganggu oleh masalah dan persoalan hidup, kita harus cerdas emosional untuk menyikapi masalah dan persoalan hidup kita. Kehidupan damai kita tidak boleh terganggu oleh sikap dan perilaku buruk orang lain, kita harus memiliki empati dan toleransi yang konsisten untuk mengatasi gangguan ini. Jika kita ingin kehidupan rumah dan kantor kita damai, maka kita harus menjadi damai dan mampu memberikan rasa damai bagi siapa pun baik di dalam rumah mau pun di dalam kantor.

Kehidupan damai baru bisa dirasakan kalau hati sudah bersih dari benci, dendam, marah, khawatir, takut, dan mau dengan jiwa besar hidup bersama dalam toleransi dan kasih sayang dengan semua orang yang berbeda dengan kita. Ketika kita tulus memberikan senyum dan menyambut semua orang dengan kasih sayang, maka saat itu kita mampu merasakan damai. Mulailah berlatih untuk memahami orang lain dan untuk mengendalikan diri sendiri agar tidak mengeluarkan energi negatif. Kita harus memahami sensitivitas orang lain dengan empati dan toleransi. Jika hati dan pikiran kita damai, kita pasti bisa berbuat baik dengan tanpa pamrih. Perdamaian tidak bisa datang dengan aturan, kebijakan, perjanjian, komitmen, dan apa pun itu yang bersifat saling mengikat. Perdamaian hanya dapat dihasilkan dari hati dan pikiran yang damai. Tidak ada aturan untuk perdamaian! Perdamaian hanya dapat dihasilkan ketika ada cinta yang tulus dalam ruang toleransi, dan hati yang penuh gembira menyambut semua yang berbeda dengan tulus.

Hati dan pikiran kita yang damai dapat membuat kehidupan semua orang damai. Kedamaian batin tidak sekedar untuk dibicarakan atau merasa puas diri sendiri, tetapi merupakan kesadaran dan kehormatan bagi kita yang secara konsisten mampu menjadi pribadi damai bagi kehidupan semua orang. Rasa damai tidak dihasilkan dari pertapaan atau menyendiri, tetapi dihasilkan dari kesadaran untuk merasakan kedamaian di situasi seburuk apa pun. Kedamaian adalah tentang rasa, bukan tentang nilai kehidupan. Kedamaian adalah tentang rasa, bukan tentang pemikiran. Tidak ada logika dan pengetahuan untuk hidup damai. Tidak ada syarat dan ketentuan untuk hidup damai. Kedamaian hidup murni dari kesadaran untuk menikmati realitas setiap momen dari apa yang diberikan oleh kehidupan dengan gembira dan rasa syukur yang tanpa batas.

Perdamaian hilang ketika terjadi kesalahpahaman, komunikasi yang buruk, niat buruk, tidak ada kepercayaan, dan masing-masing merasa paling benar. Ketika ini terjadi, maka konflik akan menggantikan rasa damai. Karena itu, niat untuk hidup damai haruslah menjadi sangat kuat, sehingga akan muncul kesadaran untuk memperbaiki komunikasi dan menerima perbedaan dengan ikhlas. Jika perbedaan semakin dibesar-besarkan, maka tidak mungkin bagi kita semua untuk hidup damai. Kehidupan damai membutuhkan hati yang mampu memahami hal-hal yang sangat sensitif, sehingga selalu memiliki kesabaran yang sangat tinggi ketika harus berbeda dengan yang sangat sensitif. Jika kita ingin hidup damai, maka jangan pernah mengomentari hal-hal yang sangat sensitif. Dalam hal ini, kita harus cerdas sosial untuk menghargai perbedaan dan selalu bersikap etis terhadap keyakinan orang lain.

Kita harus mampu terhubung dan meningkatkan komunikasi yang penuh sopan santun di dalam kehidupan sosial yang kaya perbedaan. Kita tidak boleh menjadi ancaman bagi siapa pun, tetapi menjadi sahabat yang mau mengerti dan siap hidup damai dalam perbedaan. Persepsi kita harus betul-betul mau dengan tulus membuka hati untuk kehidupan yang damai dan penuh kasih sayang. Ketika hati kita damai, maka kita mudah terhubung dengan semua orang yang berbeda dengan kita. Kita semua manusia yang wajib memuliakan kemanusiaan kita semua. Cinta dan kepedulian harus menjadi prioritas bagi kita semua. Jika diri kita sendiri tidak damai, maka kita telah merespons kehidupan dengan energi negatif kita. Karena itu, mulai hari ini hiduplah dengan gembira, damai, sabar, tenang, kaya cinta, dan merespons segala sesuatu dengan kasih sayang.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

MENGEMBANGKAN KUALITAS DIRI DAN TUMBUH MEKAR

“Perjalanan hidup membutuhkan akar yang kuat agar kita semakin tumbuh tinggi dan tidak roboh kalau diterpa badai kesulitan.”~Djajendra

Apakah kita tidak malu melihat pohon yang tumbuh subur dan memberikan bunga-bunga yang indah walau mereka sedang dalam cuaca yang tidak pasti? Apakah kita tidak malu dengan pohon yang tetap berbuah lebat walau setiap saat mereka harus merasakan panas, dingin, hujan, angin, dan petir? Tumbuh dan mekar adalah sifat sejati kehidupan. Sifat sejati kita adalah tumbuh dan mekar untuk memberikan kebaikan yang terbaik bagi kesejahteraan hidup bersama. Jadi, kita ini adalah pemimpin yang bertugas untuk memberikan kemakmuran, kesejahteraan, keindahan, kebaikan, dan kehormatan bagi semua kehidupan. Karena itu, tumbuhlah dan mekarlah dalam karya dan kinerja terbaik di semua aspek kehidupan yang kita alami.

Hal pertama yang harus kita lakukan setiap saat adalah bersyukur dengan hidup yang kita alami. Kita harus merasa beruntung bahwa kita masih hidup dan sehat, jangan menyia-nyiakan hidup ini untuk hal-hal yang memperburuk kualitas diri. Hiduplah untuk tumbuh dan mekar dalam karya yang memberikan manfaat bagi diri sendiri dan orang banyak. Gunakan semua waktu dan energi untuk mengembangkan kualitas diri, serta memperbaiki kualitas hati agar selalu bersih dari kotoran. Tidak perlu lagi berpikir buruk tentang orang lain, tidak perlu lagi buang-buang waktu untuk marah dan kesal. Gunakan setiap momen hidup ini untuk tumbuh dan mekar dalam energi positif. Hiduplah untuk kebahagiaan, kedamaian, keindahan, ketenangan, dan kebugaran.  

Tantangan dan kesulitan adalah peristiwa penting yang membantu kita tumbuh, jangan pernah menyerah setelah beberapa kerja keras dan upaya kita gagal, ingatkan kepada diri sendiri bahwa kesulitan dan tantangan adalah vitamin untuk tumbuh dan mekar. Tantangan dan kesulitan berfungsi untuk membantu kita belajar lebih luas, menjadi lebih sabar, menjadi lebih tabah, dan menjadi lebih kreatif. Proses hidup menuntut kita untuk bersabar dan belajar memperluas pengetahuan tanpa batas. Hidup ini perjalanan yang membutuhkan kegigihan, ketabahan, kesabaran, semangat, motivasi, kepercayaan diri, dan pengetahuan dalam setiap upaya kita untuk tumbuh dengan kualitas terbaik. Karena itu, jauhkan sifat putus asah dan keluh-kesah dari mental dan kepribadian Anda.

Hidup kita ini untuk menanam benih-benih kebaikan di dalam jiwa agar kita tumbuh menjadi pribadi yang indah dan berguna. Kita harus sadar dan merasa bertanggung jawab untuk memelihara benih-benih atau nilai-nilai terbaik di jiwa dan pikiran kita. Kita harus sadar untuk merawat dengan disiplin dan ketekunan sehari-hari agar nilai-nilai terbaik kita tersebut dapat menghasilkan karya-karya yang membahagiakan kehidupan. Setiap momen kita harus terhubung dengan diri kita yang positif, kemudian diri yang positif ini hadir untuk memberikan hasil kehidupan yang berguna bagi kebaikan dan kedamaian hidup.

Kita ada untuk tumbuh dan mekar, sebab itulah sifat sejati kehidupan. Jadi, kalau kita merasa masih hidup, masih bernafas, masih berpikir; maka, jangan diam dalam zona nyaman dengan rasa malas, segeralah dorong kualitas diri untuk tumbuh setinggi mungkin. Setiap hari dengan rajin dan penuh disiplin tumbuhkan nilai-nilai positif di dalam jiwa dan pikiran sehingga kita bisa tumbuh. Jangan pikirkan hasil dari usaha Anda, fokuskan setiap kekuatan diri hanya untuk tumbuh dan mekar dalam energi positif, biarkan hasil akhir menjadi bagian dari kehendak Tuhan.  Jadi, tugas kita adalah secara sadar membangun kualitas diri terbaik melalui pengetahuan dan kesadaran tanpa batas.

Semua usaha dan kerja keras harus memiliki kesabaran dan ketabahan. Tidak mungkin hasil terbaik langsung terlihat sekarang, hidup itu proses panjang, kerja keras hari ini hasilnya akan terlihat di masa depan. Benih sukses akan tumbuh setelah melewati proses yang tidak mudah. Kesuksesan itu ada karena adanya kegagalan. Kegagalan itu ada karena adanya kesuksesan. Jadi, jangan peduli dengan sukses dan gagal, bekerjalah dengan ikhlas dan tanpa pamrih untuk menumbuhkan kualitas diri. Melalui upaya terus-menerus, kerja keras yang penuh kreativitas, kesabaran, ketabahan, semangat tinggi, doa, dan tidak pernah berhenti untuk berinovasi, akan membuat kita menemukan kesuksesan yang lebih tinggi dari yang pernah didapatkan. Tingkatkan kesadaran untuk lebih sabar dan lebih berhati-hati agar tidak terjebak di zona kegagalan. Perjalanan hidup membutuhkan akar yang kuat agar kita semakin tumbuh tinggi dan tidak roboh kalau diterpa badai kesulitan.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com