KEPRIBADIAN YANG PROFESIONAL DALAM BUDAYA ORGANISASI DAN PELAYANAN PUBLIK YANG PRIMA

“Kinerja dan prestasi terbaik bukan berasal dari kerja keras dan ambisi, tetapi dari rasa cinta dan rasa memiliki profesi yang penuh kualitas terbaik.”~Djajendra

Kepribadian yang profesional dalam budaya organisasi dan pelayanan publik yang prima adalah pribadi yang menemukan kebahagiaan dan kegembiraan bersama profesi di tempat kerja. Wujud profesionalisme dalam bentuk kepedulian dan kecintaan untuk menekuni profesi kerja dengan integritas dan kualitas. Kepribadian yang profesional betul-betul mampu menemukan kualitas hidup terbaik dari kualitas profesi yang ditekuni. Anda yang profesional mampu merasakan bahwa pekerjaan Anda adalah hidup Anda yang sepenuhnya, serta hidup Anda yang penuh kegembiraan dan kebahagiaan dikarenakan oleh pekerjaan Anda. Kinerja dan prestasi terbaik bukan berasal dari kerja keras dan ambisi, tetapi dari rasa cinta dan rasa memiliki profesi yang penuh kualitas terbaik.

Menjadi pribadi yang profesional dibidang pekerjaan haruslah berdasarkan pada kompetensi yang lengkap; kemampuan untuk bekerja melalui budaya organisasi yang kuat; memiliki kualitas dan karakter untuk memberikan layanan publik yang paling prima dengan sepenuh hati; perilaku kerja yang menghormati dan menghargai orang lain dengan tulus dan sepenuh hati; berkomunikasi secara positif dan efektif dari hati yang kaya empati dan toleransi; membangun kepribadian dan mindset yang merasakan kegembiraan bersama profesi dan lingkungan kerja; merasa memiliki dan sangat setia dengan organisasi dan profesi yang ditekuni; menjaga integritas dengan perilaku etis, setiap saat bekerja dengan setiap, menepati janji, dan dengan sungguh-sungguh menjaga komitmen; merasa menyatu dengan budaya, sistem, dan identitas profesionalisme organisasi; selalu bekerja melampaui harapan dengan kinerja terbaik.

Profesionalisme menghasilkan perilaku kerja yang dapat diterima oleh semua pihak terkait dengan positif. Oleh karena itu, setiap orang di lingkungan kerja harus memiliki kesadaran untuk meningkatkan profesionalisme secara utuh dan lengkap. Artinya, kesadaran untuk mencintai profesi dengan menciptakan perilaku terpuji dan produktif agar dapat melayani organisasi secara penuh kualitas dan efektif. Bekerja adalah hidup Anda karena akan menghabiskan begitu banyak waktu Anda. Jadilah bahagia dan gembira di setiap momen proses kerja. Kebahagiaan dan kegembiraan Anda di dalam kualitas tertinggi profesi atau pekerjaan Anda adalah bukti bahwa Anda seorang profesional sejati.

Kepribadian yang profesional sangat sadar untuk memberikan energi positif dan kompetensi terbaik bagi penguatan budaya organisasi. Setiap hari dengan jiwa besar dan hati yang ikhlas memberikan kontribusi terbaik untuk memperkuat layanan prima di setiap aspek organisasi. Selalu bekerja dengan rendah hati dan tidak pernah merasa paling benar. Menghargai keragaman dan keunikan dalam organisasi dengan perilaku terpuji. Sangat konsisten dan disiplin dalam mempertahankan etika profesi dan nilai-nilai yang mengikat dirinya dalam lingkungan kerja. Terus-menerus belajar, memperkuat kualitas integritas pribadi, serta melalui transformasi yang berkelanjutan memperbaiki kualitas diri dan kompetensi.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

UANG ADALAH SARANA UNTUK KEBAHAGIAAN

“Ketika uang menjadi kekuatan hidup Anda, maka jangan merasa bahwa Anda yang dihormati dan dihargai, yang benar adalah uang Anda yang mendapatkan semua penghormatan itu dari kehidupan sosial.”~Djajendra

Kita hidup di dunia yang menjadikan uang sebagai kekuatan untuk menjalani proses hidup. Setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, kita harus mengeluarkan uang untuk membiayai hidup kita. Uang membutuhkan perilaku yang lurus dan tidak boros. Pemenuhan keinginan dan kebutuhan kita dapat dibantu oleh uang. Mengelola dan menjaga uang dengan bijak adalah cara yang tepat untuk tidak kekurangan uang. Mengeluarkan uang hanya untuk hal-hal yang bermanfaat bagi kebaikan hidup adalah jalan untuk mendapatkan kebahagiaan dari uang.

Uang bukanlah segalanya dalam hidup, tetapi uang memiliki kekuatan nilai yang membantu hidup kita lebih bahagia dan tenang. Jika kita tidak punya uang, maka kebahagiaan dan ketenangan pasti hilang. Uang sudah menjadi sesuatu yang harus ada dan tidak boleh tidak ada. Uang dan rasa syukur dapat membuat tidur kita nyenyak dan menjalani rutinitas hidup dengan nyaman. Uang memang tidak bisa menjamin kebahagiaan, tetapi uang adalah sarana untuk mendapatkan kebahagiaan. Jadi, selain pintar mengelola uang; kita juga harus menjalani pola hidup yang rendah hati, positif, bersyukur, dan selalu memiliki kesadaran untuk hidup bahagia.

Manfaatkan uang sebagai alat bantu dalam hidup, bukan menjadikan uang sebagai kekuatan hidup. Dalam kehidupan nyata, sebagian besar orang sudah menjadikan uang sebagai kekuatan hidup. Mereka betul-betul membuat uang menguasai hidup mereka dan juga mengatur gaya hidup mereka. Ketika uang menjadi kekuatan hidup, maka dampak buruknya adalah kebahagiaan dan ketenangan hidup akan hilang. Tingkatkan kesadaran untuk menjadikan diri sendiri sebagai kekuatan hidup, serta menjadikan uang hanya sebagai alat bantu untuk mengurus kebutuhan dan keinginan yang harus dengan uang.

Dalam kehidupan sosial uang memberi kita rasa hormat, keamanan, kebebasan, kemudahan, dan kenikmatan dari pelayanan yang kita terima. Jangan merasa bahwa kita yang dihormati dan dihargai, yang benar adalah uang kita yang mendapatkan semua penghormatan itu dari kehidupan sosial. Jadi, sadarlah dan jangan tertipu oleh realitas palsu. Jadilah diri sendiri yang otentik yang betul-betul hanya menggunakan uang sebagai alat bantu untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan, bukan untuk yang lain. Jangan boros, kendalikan gaya hidup dalam kehidupan yang sederhana. Simpan uang untuk digunakan dalam jangka waktu yang lama. Dan, gunakan waktu untuk terhubung kepada Tuhan dan nilai-nilai positif yang menumbuhkan diri sejati dari dalam.

Uang adalah sarana untuk kebahagiaan; tetapi untuk mengalami kebahagiaan, kita membutuhkan hal-hal lain yang bukan bersumber dari uang. Kita memerlukan kesadaran untuk mengenal diri sendiri, kita memerlukan emosi dan pikiran positif, kita membutuhkan TUHAN, kita membutuhkan cinta, kita membutuhkan kesehatan, kita membutuhkan waktu untuk sendirian, kita membutuhkan pengetahuan untuk hidup bahagia, dan banyak lagi hal-hal yang kita perlukan untuk hidup bahagia. Intinya, uang itu penting untuk kebahagiaan, tetapi harus dilengkapi dengan hal-hal lain agar kebahagiaan sejati dapat kita rasakan.

Uang bukan untuk dipamerkan, tetapi untuk disimpan dan tidak perlu diketahui oleh orang lain. Uang hanyalah alat dan sarana hidup, jangan sampai alat dan sarana hidup ini menjadikan kita sombong dan menganggap bahwa semuanya dapat kita beli. Dalam masyarakat, hiduplah dengan rendah hati, tidak perlu orang tahu bahwa kita memiliki banyak uang. Jadilah pribadi yang fokus untuk tumbuh dan berkembang tidak dari kekuatan uang, tetapi dari kesadaran untuk mengoptimalkan potensi dan bakat yang masih tersembunyi di dalam diri. Semua perilaku yang didorong karena punya uang banyak hanya akan merugikan kehidupan diri sendiri. Tidak ada kebaikan dan keuntungan bagi diri sendiri dengan membanggakan jumlah uang. Tidak ada kebahagiaan dan ketenangan hidup jika kehidupan kita ditentukan oleh uang.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 25112019

Kita adalah perilaku yang menceritakan siapa kita; perilaku baik menjadikan kita orang baik, perilaku buruk menjadikan kita orang yang tidak baik.~Djajendra

Orang yang membuat segala sesuatu yang mengarah pada kebahagiaan tergantung pada dirinya sendiri, dan bukan pada orang lain, telah mengadopsi rencana terbaik untuk hidup bahagia. Ini adalah orang yang moderat, orang dengan karakter jantan dan kebijaksanaan. ~ Plato

Siapa pun dapat menjadi marah – itu mudah – tetapi menjadi marah dengan orang yang tepat dan pada tingkat yang tepat dan pada waktu yang tepat dan untuk tujuan yang benar, dan dengan cara yang benar, itu tidak ada dalam kekuatan setiap orang dan tidak mudah ~ Aristoteles

Anda berpikir bahwa melalui asketisme yang dipaksakan sendiri, Anda akan meningkatkan kesadaran Anda dan kemudian dapat menggunakan kesadaran itu untuk menjadi bahagia. Tidak ada kesempatan. Anda akan merasa damai ketika semua ide Anda tentang kesadaran hilang dan Anda mulai berfungsi seperti komputer. ~ U G Krishnamurti

Ketika menyikapi sesuatu dengan kebencian, maka kecerdasan hilang dan yang tertinggal hanya kebodohan.~Djajendra

Ketika para mistikus menggunakan kata cinta, mereka menggunakannya dengan sangat hati-hati – dalam arti spiritual yang mendalam, di mana cinta adalah untuk mengetahui; mencintai adalah bertindak. Jika Anda benar-benar mencintai, dari kedalaman Kesadaran Anda, cinta itu memberi Anda kearifan asli Anda memahami kebutuhan orang lain secara intuitif dan jelas, dengan terlepas dari keinginan pribadi, dan Anda tahu bagaimana bertindak kreatif untuk memenuhi kebutuhan tersebut, dengan cekatan mengatasi segala rintangan yang datang menghadang. cinta. ~ Eknath Easwaran

Yang Anda butuhkan bukanlah belas kasih tetapi penerimaan dan rasa hormat.~ Sadhguru

Karena itu, ketika aku mengatakan bahwa ‘Aku cinta,’ bukan aku yang mencintai, tetapi dalam kenyataannya Cinta yang bertindak melalui aku. Cinta bukan sesuatu yang aku lakukan, melainkan aku. Cinta bukanlah perbuatan tetapi keadaan menjadi – keterkaitan, keterkaitan dengan manusia lain, identifikasi dengan dia yang mengalir dalam diri saya dan melalui saya, terlepas dari niat atau usaha saya. ~Robert A. Johnson

Ketika Anda menyadari bahwa Anda adalah kekuatan yang adalah Kehidupan, segala sesuatu mungkin terjadi. Mukjizat terjadi setiap saat, karena mukjizat itu dilakukan oleh hati. Hati berada dalam persekutuan langsung dengan jiwa manusia, dan ketika hati berbicara, bahkan dengan penolakan kepala, sesuatu di dalam diri Anda berubah; hati Anda membuka hati lain, dan cinta sejati adalah mungkin.~Don Miguel Ruiz

Guru sebatas menyampaikan ide yang sama kepada orang yang berbeda, pembelajar yang cerdas harus mampu memanfaatkan kreativitas untuk menciptakan sesuatu yang berbeda.~Djajendra

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 22112019

Kebencian bukan milik manusia penuh cinta, tetapi milik orang-orang yang tidak punya cinta.~Djajendra

Saya melihat betapa pentingnya memiliki pikiran yang sepenuhnya dalam keadaan tidak tahu. Kemudian pikiran siap untuk belajar tentang sesuatu yang belum pernah diketahui. Itu tidak dalam posisi mengenali, yang berarti memori. ~ J Krishnamurti

Keyakinan tanpa kejelasan selalu merupakan bencana. ~ Sadhguru

Sikap rendah hati yang mau mengakui semua tindakan buruk, dan meminta maaf atas semua perbuatan tidak pantas adalah cara terbaik untuk menghilangkan konflik dan kebencian.~Djajendra

Ketika Anda dapat melihat peristiwa sebagai implikasi atau kejadian singkat, dan Anda tetap tidak tersentuh olehnya, maka Anda bahagia. Sukacita muncul dari dirimu, seperti air mancur. Itulah sifat Anda. Berpegang teguh pada masa lalu, pada suka dan tidak suka, Anda telah melesat dari sumber kegembiraan. ~ Sri Sri Ravi Shankar

Prasangka adalah sesuatu yang tidak kita ketahui, tetapi ketidaktahuan yang diekspresikan seolah-olah tahu.~Djajendra

Jika Anda telah mengalami situasi yang tidak menyenangkan dalam hidup, Anda harusnya cukup masuk akal untuk tidak menempatkan orang lain dalam situasi seperti itu. ~ Sadhguru

Imajinasi Anda adalah pratinjau Anda terhadap atraksi kehidupan mendatang.~Albert Einstein

Kemakmuran dan kesejahteraan bukan berasal dari benda dan uang; tetapi dari kualitas diri yang mengalami kebahagiaan, kegembiraan, keindahan, ketenangan, dan kedamaian di setiap situasi.~Djajendra

Bukan urusan saya untuk memikirkan diri saya sendiri. Urusan saya adalah memikirkan Tuhan. Ini untuk Tuhan untuk memikirkan saya.~ Simone Weil

Perubahan dibuat oleh mereka yang imajinasinya lebih besar dari keadaan mereka~Orang bijak

Ketika kita mengambil satu langkah menuju Tuhan, dia mengambil tujuh langkah ke arah kita.~Hadits Qudsi

Iman tidak berpuas diri; iman adalah tindakan. Kamu tidak memiliki iman dan menunggu. Ketika kamu memiliki iman, kamu bergerak.~Betty Eadie

Jika atmosfer yang kita tinggali membuat kita, kita tidak dapat menyebut diri kita pemimpin. Jika kita menciptakan suasana tempat tinggal kita, barulah kita bisa menyebut diri kita pemimpin. ~ Sadhguru

Etika tidak sebatas tentang benar dan salah atau baik dan buruk, tetapi lebih kepada kelanjutan organisasi untuk mewujudkan visi dan mencapai hasil terbaik.~Djajendra

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

HIDUP KITA UNTUK BERBUAT BAIK

“Niat baik kita untuk melakukan hal-hal baik harus menjadi komitmen dalam kesadaran diri kita yang paling tinggi.”~Djajendra

Hidup kita ini memiliki tujuan untuk meningkatkan rohani diri, menemukan potensi diri, menemukan kesadaran diri, mengembangkan kualitas diri, dan membangun kepribadian positif. Misi utama kita adalah menemukan siapa diri kita yang sebenarnya dan bagaimana diri ini menjadi berguna dalam membangun kualitas kehidupan yang lebih baik. Semua ini bisa dilakukan ketika kita meninggalkan keegoisan dalam semua aspek kehidupan. Kita juga harus mengerti bawah keegoisan menyebabkan penderitaan dan keterasingan dalam hubungan pribadi kita dengan siapa pun.

Kita bertanggung jawab untuk menemukan segala kebaikan dari dalam diri kita agar dapat kontribusi-kan bagi kemajuan kehidupan. Tugas utama kita adalah membersihkan hal-hal buruk yang mungkin tak terhitung banyaknya, kita pun harus bermental pemenang untuk melalui berbagai macam peristiwa kehidupan, dan pada akhirnya menyerahkan sesuatu yang baik pada kehidupan.

Kita ada untuk berbuat baik. Temukan jalan ke perbuatan baik. Tempatkan kualitas diri di atas nilai-nilai kebaikan dan temukan perilaku baik untuk diberikan dalam kehidupan. Selesaikan semua tugas dengan nilai-nilai etis yang kaya integritas. Jangan membuang waktu dan tenaga untuk melayani hal-hal buruk. Fokus dan selalu disiplin dalam menjalankan hidup melalui nilai-nilai positif. Apa pun peristiwa yang kita alami, simpanlah nilai-nilai positif di dalam memori kita. Jangan pernah menyimpan nilai-nilai negatif di dalam memori kita.

Kita harus rajin, fokus, tenang, dan tidak pernah berhenti dalam mengejar tujuan. Siapkan kualitas diri untuk mengalir ke bawah dan ke atas dengan penuh percaya diri. Jangan berkeluh-kesah atau pun menyerah ketika mengalir ke bawah, dan jangan juga terlalu gembira ketika mengalir ke atas. Semua peristiwa yang kita alami selama perjalanan menuju tujuan bersifat sementara, jadi tidak perlu bersikap berlebihan. Tetaplah fokus dan rajin untuk bisa sampai ke tujuan. Setelah sampai di tujuan, di sana juga bersifat sementara, kita harus bersiap-siap untuk tujuan yang lebih tinggi, dan seterusnya seperti itu.

Pengalaman baik dan buruk merupakan bagian dari perjalanan kita menuju tujuan. Tidak perlu membuang-buang waktu dalam khayalan dan keyakinan buta. Hadapi kenyataan hidup dan kerjakan hal-hal baik di sepanjang kenyataan yang sedang dilalui. Kuatkan mental diri dalam menghadapi provokasi dari energi negatif kehidupan. Kuatkan kualitas iman yang tak tergoyahkan kepada Tuhan. Rintangan dan keadaan sulit akan hilang ketika kita menghadapinya dengan rasa syukur dan menerimanya sebagai hadiah terindah. Tidak perlu bergantung pada siapa pun dan apa pun, cukup bergantung kepada Tuhan untuk hasil yang kita perjuangkan. Tinggalkan keegoisan diri dan jadilah rendah hati dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawab.

Perbuatan baik kita akan selalu diuji dengan energi negatif. Pengalaman negatif adalah tantangan yang harus kita atasi. Pengalaman yang menyakitkan hati akan datang untuk menguji sikap baik kita, akan menguji reaksi baik kita dalam situasi yang membuat kita tersudut. Ketika kita sabar, berpikir baik, bersikap baik, dan tetap menunjukkan belas kasih kepada orang-orang yang memberikan pengalaman negatif; maka, kita pun mampu berbuat baik di sepanjang hidup kita.

Hidup kita untuk berbuat baik, dan hal ini harus dipenuhi melalui gangguan dan kesulitan yang tidak mudah. Jika kita sadar untuk menjaga emosi, pikiran, dan kecerdasan kita dari energi negatif; kita pun mampu secara konsisten berbuat baik dan menghindari balas dendam terhadap mereka yang berbuat buruk kepada kita. Diri yang menang adalah diri yang tetap bermental positif untuk mengalahkan hal-hal negatif, menjauhkan diri dari peristiwa-peristiwa buruk, bangkit dengan kesadaran untuk berbuat baik, dan mengampuni kebodohan orang yang mencoba berbuat buruk pada kita. Pada akhirnya, hidup kita di dunia ini hanya sementara, dan sangat rugi jika kita habiskan dalam dendam dan kemarahan. Ingat! Kita ada untuk berbuat baik.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

Previous post:

MEMBERIKAN PELAYANAN BERKUALITAS KE SEMUA TANGGUNG JAWAB DAN TUGAS

“Organisasi tempat Anda bekerja memanggil Anda untuk melayani dan memberikan kualitas terbaik.”~Djajendra

Pelayanan berkualitas adalah jalan menuju masa depan terbaik. Semua tugas dan tanggung jawab membutuhkan pelayanan berkualitas. Jadilah rendah hati dan percaya diri bersama tanggung jawab dengan pelayanan berkualitas. Pelayanan berkualitas harus dimulai sekarang dengan menggunakan semua sikap baik dan kompetensi berkualitas untuk membuat perbedaan. Siapkan kualitas diri terbaik untuk memberikan pelayanan, sebab keberhasilan di masa depan sangat ditentukan oleh pelayanan Anda yang sepenuh hati.

Pelayanan berkualitas meliputi seluruh proses kerja dan keberadaan Anda. Pelayanan berkualitas adalah solusi untuk selamanya sepanjang Anda melakukan tugas dan tanggung jawab. Ini adalah tentang kebenaran atas keberadaan Anda di tempat kerja. Anda harus menciptakan pola pikir untuk menjadi lebih menyatu dalam pelayanan berkualitas. Satukan hati, pikiran, jiwa, dan semangat Anda dalam kerendahan hati untuk memberikan pelayanan berkualitas di semua situasi keberadaan Anda. Jadilah murah hati dan penuh gembira untuk memberikan pelayanan berkualitas. Lepaskan topeng dan layani dengan diri sejati Anda. Jadilah jujur dengan diri sendiri saat memberikan pelayanan terbaik.

Pelayanan berkualitas adalah komponen integral dari kebenaran dan kebaikan. Ini adalah bagian dari etika dan moral yang melekat pada kepribadian setiap orang. Semua orang yang sadar tentang jati diri memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi untuk memberikan pelayanan berkualitas. Ini adalah komitmen sempurna dari keberadaan Anda di dalam kehidupan. Ini adalah perjuangan dan kerja keras yang mendalam yang harus Anda lakukan berulang kali. Ini sejenis perasaan yang sangat dalam mengetahui bahwa Anda berada untuk melakukan pelayanan, setiap momen memiliki peran yang tepat untuk memberikan pelayanan, dan setiap waktu adalah waktu yang tepat untuk memberikan pelayanan.

Pelayanan berkualitas harus dianggap sebagai panggilan hidup. Ini bukan tentang mengejar kinerja atau prestasi, tetapi tentang melakukan apa yang harus Anda lakukan dalam hidup Anda. Pelayanan yang Anda berikan dengan tulus dan ikhlas akan membangun kehidupan Anda yang sangat berguna bagi hidup ini. Lakukan peran pelayanan berkualitas Anda dengan jiwa Anda yang paling ikhlas. Kuatkan rasa percaya diri dan merasa Anda dipercaya untuk memberikan pelayanan berkualitas. Miliki rasa penguasaan terhadap kompetensi dan semua kemampuan diri untuk memberikan pelayanan. Tingkatkan perasaan memiliki tujuan berarti terhadap pelayanan Anda, ciptakan rasa gembira saat berkontribusi pada masyarakat.

Pelayanan berkualitas Anda jangan dikaitkan dengan manfaat finansial, karir, atau keuntungan material yang lainnya. Miliki mindset untuk memberikan pelayanan tanpa pamrih, rasakan bahwa pelayanan berkualitas yang Anda berikan membuat Anda gembira dan damai. Jadikan pelayanan berkualitas Anda sebagai gaya hidup Anda, dan Anda mampu menjalaninya secara unik dari kepribadian positif Anda. Miliki wawasan dan niat baik untuk memberikan pelayanan berkualitas kepada siapa pun. Jadi, pelayanan berkualitas Anda tidak memilih-milih orang, tidak membeda-bedakan orang, benar-benar bersumber dari sifat-sifat dan nilai-nilai positif dari kesadaran diri Anda.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

MEMAHAMI DAN MENGENAL DIRI SENDIRI

“Diri kita adalah ilmu pengetahuan, diri kita adalah sumber kekayaan.”~Djajendra

Diri kita adalah ilmu pengetahuan. Ketika kita tenang, ketika kita sadar, ketika kita mengenal siapa kita; maka, diri kita mampu menghasilkan pengetahuan untuk menjelaskan kehidupan kita, yang tidak dapat dijelaskan oleh pengetahuan dari luar diri kita. Kita adalah pengetahuan itu sendiri. Kita adalah kreativitas. Kita adalah inovasi. Kita adalah energi yang memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan cara kehidupan seperti apa pun yang harus kita hadapi. Rasa haus kita akan pengetahuan yang bersumber dari dalam diri sendiri mampu mendorong kita untuk terus masuk ke kedalaman diri sendiri. Di dalam diri yang paling dalam, suara hati kita yang baik mampu memahami penciptanya sebagai segalanya di dalam hidup. Kesadaran bahwa sang pencipta adalah sumber keberadaan kita akan mendorong kita untuk mengenal diri sendiri secara lebih baik. Setelah kita mengenal diri kita secara baik, barulah kita mampu mengelola diri sendiri secara baik dan bijak.

Ketika kita sudah mengenal diri sendiri, kita sadar bahwa di dalam diri kita ada sangat banyak hal yang harus kita kelola dengan energi positif. Kita harus mengelola memori kita dengan energi positif. Kita harus mengelola logika kita dengan energi positif. Kita harus mengelola emosi kita dengan energi positif. Kita harus mengelola kecerdasan kita dengan energi positif. Kita harus mengelola pikiran kita dengan energi positif. Kita harus mengelola akal sehat kita dengan energi positif. Kita harus mengelola keyakinan kita dengan energi positif. Kita harus mengelola perasaan-perasaan kita dengan energi positif. Kita harus mengelola fisik kita dengan energi positif. Intinya, kita tidak boleh membiarkan setiap alat kehidupan kita ter-papar oleh energi negatif. Sebutir energi negatif di dalam alat-alat kehidupan kita akan membuat kita kehilangan jalan lurus dalam kehidupan.

Semangat untuk mencari tahu tentang siapa diri kita dan apa yang harus kita lakukan di dalam hidup ini adalah dasar untuk menjalankan manajemen diri yang baik. Manajemen diri yang baik diperlukan agar kehidupan kita benar-benar berjalan sesuai kehendak Tuhan. Kita bisa berjalan di jalan kehidupan yang lurus dengan memahami diri sendiri secara baik. Jadi, kita tidak sekedar hidup dalam ilusi duniawi, tetapi mampu menyelam ke kedalaman diri sendiri dan mencari tahu apa saja potensi dan kekayaan yang ada di dasar diri kita. Jika kita sadar dan memahami bahwa kekayaan sejati itu ada di dalam diri kita, maka kehidupan yang indah dan bahagia akan selalu menjadi milik kita. Kita mampu merawat dan mengurus pikiran kita agar tidak tergoda dengan hal-hal di luar diri kita. Manajemen diri yang baik mampu kita jalankan setelah kita menguasai kekayaan sejati yang ada di dalam diri kita sendiri.

Apa yang kita alami perlu kita pahami. Segala sesuatu yang kita alami pada dasarnya untuk kebaikan hidup kita. Tanamkan di dalam diri bahwa apa pun yang Anda alami adalah pengalaman yang mendorong Anda untuk menemukan pengetahuan dari dalam diri sendiri. Karena Anda adalah ilmu pengetahuan, maka Anda tidak boleh bersikap dengan emosi dan pikiran, tetapi Anda harus bersikap dengan kesadaran dan pemahaman dari dalam diri. Setiap pencarian ke dalam diri sendiri bertujuan untuk membuktikan pada diri sendiri bahwa semua persoalan dan tantangan sudah ada solusinya di dalam diri. Karena itu, kita tidak boleh menyalahkan pihak di luar diri kita untuk setiap persoalan atau kesulitan yang kita hadapi. Kita harus yakin dan sadar bahwa hidup kita ini sesungguhnya urusan antara diri kita dengan Tuhan yang menciptakan kita. Jadi, tidak perlu berusaha untuk menemukan hal-hal di luar diri kita untuk dipersalahkan. Pada akhirnya, manajemen diri yang baik harus kita jalankan agar kita selalu fokus dari ke dalaman diri sendiri untuk memberi jawaban bagi kehidupan yang kita hadapi.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

MENJAGA KEBUTUHAN HIDUP

“Bagi orang yang bersyukur, jika kebutuhan hidup terpenuhi, maka kedamaian dan kebahagiaannya tidak pernah terganggu.”~Djajendra

Bukan besarnya penghasilan yang menjadikan hidup seseorang sejahtera, tetapi kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Jadi, apa bedanya mendapatkan penghasilan tiga juta sebulan dengan tiga puluh juta sebulan. Jika dengan tiga juta sudah dapat memenuhi kebutuhan hidup, maka kebahagiaan hidup tidak akan terganggu. Selama tidak serakah dan ikut-ikutan orang lain untuk sebuah gaya hidup yang berlebihan, maka sebuah penghasilan yang tidak besar mampu menjadikan hidup kita sejahtera dan bahagia. Memenuhi kebutuhan hidup adalah fondasi untuk membangun kehidupan yang tenang dan bahagia. Kehidupan setiap orang ada biaya, dan kita semua harus bekerja atau memiliki tabungan yang cukup untuk membiayai kehidupan tersebut.

Ketika kebutuhan hidup terpenuhi, maka tidak ada lagi mengkhawatirkan tentang uang. Mengelola uang yang terbatas dengan perasaan bersyukur dan mengefisienkan gaya hidup adalah cara untuk menjadi sejahtera. Kita semua adalah diri yang tidak terbatas. Jadi, jangan membiarkan persoalan kebutuhan hidup menjadikan kita terbatas dan menderita dalam kekurangan. Hiduplah sesuai penghasilan yang ada. Tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain. Hilangkan perasaan tidak aman. Jadilah optimis dan penuh semangat untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

Kebutuhan hidup tidak terbatas pada uang, tetapi juga banyak hal lainnya. Kebutuhan kesehatan, kebutuhan fisik, kebutuhan batin, kebutuhan pikiran, kebutuhan sosial, dan sangat banyak kebutuhan yang kita miliki di sepanjang kehidupan. Semua kebutuhan itu dapat kita miliki jika kebutuhan dibidang keuangan dapat terjaga dengan baik. Uang adalah alat yang memastikan kita mampu membayar semua kewajiban dan fasilitas kehidupan sehari-hari. Uang juga alat yang memastikan kita memenuhi kebutuhan makan, minum, dan perumahan. Jadi, uang bukanlah sesuatu yang sepele, uang adalah fondasi yang sangat penting agar semua kebutuhan lainnya dapat terjaga dan terawat dengan baik.

Pengeluaran uang yang terkelola di dalam kesederhanaan hidup dan sikap rendah hati menjadi penting. Kehidupan memiliki banyak hal untuk diberikan kepada setiap orang. Kita semua akan melalui berbagai macam realitas hidup. Semua ini hanya bertujuan untuk membantu kita tumbuh dan belajar lebih banyak. Selalu ada tantangan, ada petualangan baru, ada ujian, ada perubahan, dan semua ini membutuhkan fondasi yang kuat dari kesadaran kita. Kesadaran dimulai dari disiplin dan tanggung jawab untuk mengelola uang secara efisien dan efektif. Jangan membiarkan persoalan uang semakin mempersulit kehidupan di bidang lainnya. Oleh karena itu, hindari budaya konsumtif, tumbuhkan budaya menyimpan. Uang adalah rejeki yang tidak selamanya dihasilkan dalam jumlah yang sama di sepanjang hidup. Jangan mempersempit hidup sebatas membicarakan kebutuhan hidup, tapi jadikan hidup sebesar mungkin untuk mengoptimalkan semua potensi diri.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

SERVICE EXCELLENCE MERUPAKAN KEUNGGULAN KOMPETITIF BAGI PERUSAHAAN

“Pelayanan kepada pelanggan tidak hanya produk fisik, tetapi juga sikap dan perilaku yang membuat pelanggan percaya kepada layanan perusahaan.”~Djajendra

Pelayanan berarti memberi yang terbaik tanpa berharap menerima balasannya. Perusahaan melakukan dua hal sekaligus, yaitu pelayanan dan bisnis. Pelayanan tetap harus menjadi sesuatu yang sifatnya ikhlas dari niat tulus untuk memberikan kenyamanan dan kebahagiaan bagi orang lain. Sedangkan bisnis memiliki pamrih dan berharap keuntungan. Jadi, bagaimana bisnis dan pelayanan dapat dikombinasikan agar pelanggan merasa puas dan bahagia.

Pelanggan menciptakan bisnis dan keuntungan bagi perusahaan. Tanpa pelanggan, perusahaan tidak mungkin bisa berjalan. Oleh karena itu, perusahaan yang ingin unggul dalam persaingan bisnis wajib untuk memperhatikan pelayanan prima dengan sepenuh hati. Pelayanan prima tidak hanya membuat perusahaan berdiri kokoh bersama bisnisnya, tetapi juga mampu memenangkan kompetisi bisnis yang semakin hari semakin ketat.

Pelayanan kepada pelanggan tidak hanya produk fisik, tetapi juga sikap dan perilaku yang membuat pelanggan percaya kepada layanan perusahaan. Totalitas dan integritas setiap orang di dalam perusahaan untuk memberikan pelayanan prima menentukan keberhasilan perusahaan dalam merebut hati pelanggan.

Pelanggan hanya ingin diperhatikan, dilayani dengan sikap baik, dan kebutuhan mereka terpenuhi, sehingga mereka merasa bahagia dengan pelayanan yang diberikan oleh para frontliner perusahaan. Pelayanan unggul bersumber dari integritas dan kualitas untuk memberikan apa yang dijanjikan kepada pelanggan, serta menangani dengan baik setiap masalah dan pertanyaan yang timbul dari pelayanan tersebut.

Setiap keluhan pelanggan harus dilayani dengan sikap rendah hati, sikap baik, penuh senyum, dan profesionalisme yang tinggi. Seorang frontliner adalah wajah perusahaan yang senantiasa harus tampil energik, bersih, rapi, wangi, dengan senyum, sikap baik, bahasa tubuh yang melayani, ucapan yang positif, perilaku terpuji, dan selalu siap untuk memberikan pelayanan terbaik dalam situasi apapun.

Service excellent mampu meningkatkan kepuasan pelanggan baik internal maupun eksternal, meningkatkan reputasi frontliner yang pada gilirannya menghasilkan kepercayaan publik yang lebih besar kepada perusahaan. Di samping itu, setiap orang harus mengetahui cara untuk berurusan dengan pelanggan dalam situasi sulit, dan cara memberikan tanggapan atau respon positif atas semua permintaan pelanggan, sehingga pelanggan benar-benar mendapatkan pengalaman positif dari pelayanan sempurna perusahaan.

Ketika setiap orang di perusahaan terbiasa memberikan pelayanan terbaik tanpa berharap menerima balasannya, kesetiaan dan kebahagiaan pelanggan terhadap pelayanan perusahaan akan meningkatkan bisnis dan reputasi perusahaan. Jadi, setiap orang di perusahaan harus terlatih dan memiliki hati yang bersih untuk memberikan pelayanan kepada semua orang yang berhubungan dengan perusahaan, tidak boleh membeda-bedakan pelanggan, setiap pelanggan wajib dilayani dengan sepenuh hati. Jadi, setiap orang di perusahaan wajib menjaga dirinya dan pikirannya agar setiap ucapan dan perilaku tidak dikendalikan dari egoisme, tetapi dari sikap rendah hati yang memberikan pelayanan sepenuh hati.

Untuk seminar/training hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

 

 

MENINGKATKAN KEKUATAN KEUANGAN KELUARGA

“Gaya hidup boros dan perilaku tidak produktif merupakan akar kemiskinan.”~Djajendra

Kita semua sedang hidup di puncak peradaban konsumtif yang paling tinggi. Bila tidak mampu mengendalikan nafsu belanja, maka penghasilan yang didapatkan tidak akan pernah cukup. Kadang-kadang, seluruh penghasilan dihabiskan untuk hal-hal konsumtif ditambah utang konsumtif. Akibatnya, penghasilan menjadi minus karena ditambah beban utang, dan Anda pun tidak akan bisa membangun kekayaan untuk bisa mencapai kebebasan finansial.

Gaya hidup boros dan perilaku tidak produktif merupakan akar kemiskinan. Sering sekali terlihat, sebuah rumah tangga dengan penghasilan yang tidak besar, tetapi rumahnya diisi penuh dengan berbagai macam barang elektronik yang membuat listrik bulanan menjadi tinggi. Memiliki smartphone lebih dari satu yang membuat biaya pulsa tinggi. Memiliki televisi lebih dari satu. Belum lagi kebiasaan merokok yang menguras uang cukup banyak. Memiliki motor lebih dari satu. Termasuk kebiasaan makan di luar rumah atau tidak memasak sendiri. Jelas, semua ini adalah pola hidup boros yang membuat semua pendapatan tidak akan pernah cukup untuk membiayai kebutuhan hidup.

Uang adalah sebuah kekuatan untuk ketenangan hidup. Bila semua pendapatan dihabiskan untuk hal-hal konsumtif dengan alasan pas-pas an untuk memenuhi kebutuhan hidup, maka ketenangan hidup pasti hilang. Hargai uang, hormati uang dengan memiliki gaya hidup yang sederhana dan tidak boros. Mulailah dengan merubah barang-barang yang Anda punya. Televisi cukup satu, smartphone cukup satu, berhenti merokok, barang-barang elektronik penguras isi kantong Anda jangan digunakan lagi. Lakukan penghematan total untuk mengurangi tagihan atau biaya bulanan Anda sebesar mungkin.

Kemewahan hidup bersumber dari rasa syukur, bukan dari kemampuan Anda menghabiskan uang untuk berbelanja sebanyak mungkin. Kebiasaan konsumtif adalah kebiasaan yang mengantar Anda menjadi miskin dan hidup tidak tenang. Mengutip kata-kata Bill Gates: “Bukan kesalahan Anda jika Anda lahir miskin, tetapi kesalahan Anda jika Anda mati miskin.” Kemiskinan terjadi karena tidak mampu bersyukur dengan penghasilan yang dimiliki dan tidak memiliki disiplin untuk menabung uang. Walaupun uang yang ditabung sangat sedikit jumlahnya, tetaplah menabung. Masalah menabung dan menginvestasi adalah masalah kebiasaan. Bila Anda terlatih dan terbiasa menabung sabagian dari penghasilan Anda, maka lama ke lamaan Anda menjadi kaya karena sudah memiliki kebiasaan untuk menabung lebih banyak uang.

Kebiasaan pola hidup boros melemahkan keuangan keluarga. Di samping itu, menciptakan rasa khawatir yang menguras energi produktif Anda. Tanpa energi produktif, kemampuan Anda untuk menghasilkan uang yang lebih banyak juga akan terhambat. Pastikan Anda sangat memahami bahwa uang adalah sebuah kebutuhan untuk bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup sehari-hari yang lainnya. Tanpa kekuatan keuangan yang baik, maka hidup Anda menjadi sulit dan berat dalam menghadapi realitas kehidupan ekonomi sehari-hari.

Kekuatan keuangan keluarga bukan bersumber dari besarnya penghasilan, tetapi dari besarnya kemampuan untuk menabung uang. Mulailah dengan mental positif Anda untuk mensyukuri dan berterima kasih dengan hidup Anda yang sekarang ini. Kemudian, disiplinkan diri untuk menciptakan kebiasaan dan perilaku yang tidak mudah tergoda terhadap barang-barang konsumtif. Tidak tergesa-gesa dalam membeli sesuatu. Miliki prioritas dan kesabaran untuk menunggu membeli sebuah kebutuhan. Jangan tergoda untuk membeli barang dengan utang. Kumpulkan uang baru membeli barang konsumtif. Ingat, utang hanya boleh untuk hal-hal produktif. Bila utang digunakan untuk hal-hal konsumtif, maka hidup selalu dalam kekurangan uang.

Kebiasaan menghabiskan waktu berjam-jam di depan televisi hanya mendoktrin alam bawah sadar Anda dengan produk-produk yang diiklankan. Akibatnya, Anda sulit lepas dari perangkap konsumtif. Alam bawah sadar Anda akan selalu memaksa Anda untuk membeli barang-barang yang sesungguhnya tidak Anda perlukan. Oleh karena itu, daripada menonton televisi berjam-jam setiap hari lebih baik membaca buku, berolahraga, mengerjakan hobi, ataupun melakukan hal-hal positif di lingkungan kehidupan Anda.

Kebebasan finansial hanya bisa dimiliki saat Anda memiliki tingkat rasa syukur yang cukup tinggi atas realitas kehidupan keuangan Anda. Jadi, sekali lagi, kebebasan finansial bukan dihasilkan dari besarnya jumlah uang yang Anda miliki, tetapi dari tingkat rasa syukur yang tinggi dan perilaku hidup yang produktif.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com