HIDUP DAMAI DI RUMAH DAN DI KANTOR

“Tidak ada aturan untuk perdamaian! Perdamaian hanya dapat dihasilkan ketika ada cinta yang tulus dalam ruang toleransi, dan hati yang penuh gembira menyambut semua yang berbeda dengan tulus.”~Djajendra

Rasa damai itu harus dihasilkan dari dalam diri sendiri. Kita tidak bisa berharap rasa damai kita itu dari orang lain. Kita tidak bisa menunggu masalah dan persoalan hidup kita selesai baru mulai hidup damai. Kehidupan damai dimulai pada momen ini walaupun kita berada dalam kehidupan yang penuh masalah dan cobaan. Kehidupan damai kita tidak boleh diganggu oleh masalah dan persoalan hidup, kita harus cerdas emosional untuk menyikapi masalah dan persoalan hidup kita. Kehidupan damai kita tidak boleh terganggu oleh sikap dan perilaku buruk orang lain, kita harus memiliki empati dan toleransi yang konsisten untuk mengatasi gangguan ini. Jika kita ingin kehidupan rumah dan kantor kita damai, maka kita harus menjadi damai dan mampu memberikan rasa damai bagi siapa pun baik di dalam rumah mau pun di dalam kantor.

Kehidupan damai baru bisa dirasakan kalau hati sudah bersih dari benci, dendam, marah, khawatir, takut, dan mau dengan jiwa besar hidup bersama dalam toleransi dan kasih sayang dengan semua orang yang berbeda dengan kita. Ketika kita tulus memberikan senyum dan menyambut semua orang dengan kasih sayang, maka saat itu kita mampu merasakan damai. Mulailah berlatih untuk memahami orang lain dan untuk mengendalikan diri sendiri agar tidak mengeluarkan energi negatif. Kita harus memahami sensitivitas orang lain dengan empati dan toleransi. Jika hati dan pikiran kita damai, kita pasti bisa berbuat baik dengan tanpa pamrih. Perdamaian tidak bisa datang dengan aturan, kebijakan, perjanjian, komitmen, dan apa pun itu yang bersifat saling mengikat. Perdamaian hanya dapat dihasilkan dari hati dan pikiran yang damai. Tidak ada aturan untuk perdamaian! Perdamaian hanya dapat dihasilkan ketika ada cinta yang tulus dalam ruang toleransi, dan hati yang penuh gembira menyambut semua yang berbeda dengan tulus.

Hati dan pikiran kita yang damai dapat membuat kehidupan semua orang damai. Kedamaian batin tidak sekedar untuk dibicarakan atau merasa puas diri sendiri, tetapi merupakan kesadaran dan kehormatan bagi kita yang secara konsisten mampu menjadi pribadi damai bagi kehidupan semua orang. Rasa damai tidak dihasilkan dari pertapaan atau menyendiri, tetapi dihasilkan dari kesadaran untuk merasakan kedamaian di situasi seburuk apa pun. Kedamaian adalah tentang rasa, bukan tentang nilai kehidupan. Kedamaian adalah tentang rasa, bukan tentang pemikiran. Tidak ada logika dan pengetahuan untuk hidup damai. Tidak ada syarat dan ketentuan untuk hidup damai. Kedamaian hidup murni dari kesadaran untuk menikmati realitas setiap momen dari apa yang diberikan oleh kehidupan dengan gembira dan rasa syukur yang tanpa batas.

Perdamaian hilang ketika terjadi kesalahpahaman, komunikasi yang buruk, niat buruk, tidak ada kepercayaan, dan masing-masing merasa paling benar. Ketika ini terjadi, maka konflik akan menggantikan rasa damai. Karena itu, niat untuk hidup damai haruslah menjadi sangat kuat, sehingga akan muncul kesadaran untuk memperbaiki komunikasi dan menerima perbedaan dengan ikhlas. Jika perbedaan semakin dibesar-besarkan, maka tidak mungkin bagi kita semua untuk hidup damai. Kehidupan damai membutuhkan hati yang mampu memahami hal-hal yang sangat sensitif, sehingga selalu memiliki kesabaran yang sangat tinggi ketika harus berbeda dengan yang sangat sensitif. Jika kita ingin hidup damai, maka jangan pernah mengomentari hal-hal yang sangat sensitif. Dalam hal ini, kita harus cerdas sosial untuk menghargai perbedaan dan selalu bersikap etis terhadap keyakinan orang lain.

Kita harus mampu terhubung dan meningkatkan komunikasi yang penuh sopan santun di dalam kehidupan sosial yang kaya perbedaan. Kita tidak boleh menjadi ancaman bagi siapa pun, tetapi menjadi sahabat yang mau mengerti dan siap hidup damai dalam perbedaan. Persepsi kita harus betul-betul mau dengan tulus membuka hati untuk kehidupan yang damai dan penuh kasih sayang. Ketika hati kita damai, maka kita mudah terhubung dengan semua orang yang berbeda dengan kita. Kita semua manusia yang wajib memuliakan kemanusiaan kita semua. Cinta dan kepedulian harus menjadi prioritas bagi kita semua. Jika diri kita sendiri tidak damai, maka kita telah merespons kehidupan dengan energi negatif kita. Karena itu, mulai hari ini hiduplah dengan gembira, damai, sabar, tenang, kaya cinta, dan merespons segala sesuatu dengan kasih sayang.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

PIKIRAN YANG TIDAK DIKELOLA MENYEBABKAN STRES

“Selama pikiran masih dalam pertarungan dengan dunia luar dirinya, maka pikiran tidak memiliki waktu untuk membangun kualitas diri menjadi versi terbaik.”~Djajendra

Pikiran adalah penyebab utama dari stres dan depresi. Jika Anda tidak puas dengan hidup Anda, jangan membiarkan pikiran Anda menciptakan stres untuk menambah beban hidup Anda. Walaupun keadaan hidup Anda saat ini penuh dengan kesulitan dan ketidakpastian, atau tidak memiliki fasilitas apa pun untuk menjalani hidup Anda; Anda tidak harus membiarkan pikiran Anda berpikir negatif dengan keadaan yang sedang Anda hadapi. Dalam keadaan yang paling sulit, Anda harus kuat dan bermental pemenang. Anda harus fokus untuk mengubah pikiran negatif menjadi pikiran positif. Cobalah untuk menerima segala sesuatu dengan ikhlas, sabar, rasa syukur, dan penuh rasa terima kasih kepada Tuhan. Cobalah belajar menjadi orang yang bernilai positif dengan perilaku yang penuh semangat dalam mencapai hal-hal terbaik. Jangan membiarkan pikiran yang lemah dan buruk mempermainkan hidup Anda. Anda pasti tidak mungkin mampu mengendalikan hal-hal di luar diri Anda, tetapi jika Anda percaya dan yakin seratus persen bahwa Tuhan pasti membantu Anda untuk mengendalikan segala sesuatu yang tidak berada di dalam kendali Anda, maka Anda bisa lebih tenang dan lebih fokus untuk membangun kualitas diri dari dalam. Pikiran Anda membentuk siapa Anda dan kebenaran tentang diri sejati Anda. Miliki kesadaran yang tinggi untuk bekerja lebih semangat lagi agar Anda dapat mengubah cara Anda berpikir di dalam hidup yang penuh ketidakpastian ini.

Jika Anda terlanjur sudah kena serangan stres yang berlebihan, maka Anda harus segera mengobatinya. Yang perlu Anda ingat! Sebelum Anda mengobati stres, Anda harus gembira dulu dengan hidup Anda, dan mau mengubah pikiran yang penuh prasangka buruk menjadi pikiran yang penuh rasa syukur. Karena, pikiran memiliki kemampuan untuk menciptakan kehidupan yang penuh sukacita dan penuh dukacita. Anda harus sadar bahwa stres yang Anda alami disebabkan oleh pikiran Anda sendiri, bukan oleh masalah Anda atau pun oleh orang-orang di sekitar Anda. Jadi, belajarlah untuk tidak menyalahkan siapa pun atau apa pun, tetapi mau dengan sadar mengelola pikiran Anda ke hal-hal yang positif. Anda tidak boleh membiarkan pikiran Anda mengendalikan hidup Anda. Jadilah energi positif dengan pikiran dan emosi positif yang kuat di dalam diri Anda. Ketika Anda berpikir positif, Anda akan menarik orang-orang positif ke dalam lingkungan hidup Anda. Ketika Anda menjadi orang baik dan penuh rasa syukur, maka Anda akan menarik orang-orang baik dan penuh rasa syukur ke dalam hidup Anda. Ketika Anda menjadi pribadi dengan perilaku etis yang penuh sopan santun, maka Anda akan menarik orang-orang etis dan penuh sopan santun ke dalam hidup Anda. Intinya, jika Anda ingin hidup tanpa stres, maka Anda harus menjadi pribadi yang gembira dan penuh sukacita dengan realitas hidup Anda.

Pola pikir Anda menentukan karakter, sikap, perilaku, dan kepribadian yang memiliki dampak besar pada kehadiran Anda dalam ruang kehidupan sosial. Pola pikir Anda akan membentuk jati diri Anda yang dapat dirasakan oleh orang-orang di sekitar Anda. Pikiran Anda yang positif, baik, dan penuh rasa damai tentu akan memberikan kesejukan dan kenyamanan bagi orang-orang di sekitar Anda. Sebaliknya, pikiran yang buruk dan negatif tentu akan menghadirkan hal-hal yang kurang nyaman dan kurang sopan bagi orang lain. Pikiran yang buruk tidak hanya membuat Anda terkurung dalam wilayah stres, tetapi juga mengurangi keberuntungan Anda dalam kehidupan ekonomi. Jadi, untuk mewujudkan impian dan cita-cita Anda, maka ubahlah siapa Anda dengan hanya mengubah cara Anda berpikir. Benih-benih masa depan itu sudah terjadi dalam pikiran. Selama pikiran masih dalam pertarungan dengan dunia luar dirinya, maka pikiran tidak memiliki waktu untuk membangun kualitas diri menjadi versi terbaik.

Ketenangan hidup terjadi jika Anda mampu mengelola pikiran dengan cerdas agar selalu tenang dan damai di setiap momen kehidupan Anda. Sifat pikiran itu jinak-jinak liar, pikiran tidak dapat dipercaya akan selalu patuh dan menurut pada kehendak kita. Pikiran itu sangat cerdas dan satu-satunya alat kecerdasan yang paling sulit untuk dikendalikan. Kita harus betul-betul sadar bahwa semua penyebab stres, ketegangan, kesulitan, dan hilangnya ketenangan diri adalah pikiran. Pikiran harus secara sadar dan penuh semangat kita menuntunnya setiap saat agar tenang dan membuat hidup kita damai. Meskipun Anda merasa benar, tetapi realitas hidup tidak sepakat dengan Anda, Anda harus tetap berpikir positif dengan sikap sabar dan ikhlas. Jika tidak, pikiran negatif dan rasa marah Anda akan menghukum diri Anda; meskipun Anda merasa tidak bersalah. Jadi, kesadaran untuk ikhlas dan sabar agar Anda tetap berpikir positif di setiap momen kehidupan akan menjauhkan Anda dari stres dan depresi.

Pikiran negatif Anda tidak akan mampu menyingkirkan semua masalah, kesedihan, penderitaan, rasa sakit, ketakutan, kebingungan, kecemasan, kekhawatiran, kemarahan, frustrasi, penyakit, dan semua hal-hal yang membuat hidup Anda tidak bahagia. Pikiran negatif hanya akan memberi makan energi negatif Anda, dan Anda akan mencapai hasil maksimal penderitaan oleh energi negatif. Kebahagiaan dan ketenangan pikiran tidak akan terjadi dalam hidup Anda sampai Anda mengubah semua energi negatif tersebut menjadi energi positif. Dan, semua ini hanya dapat dilakukan melalui cara Anda berpikir. Perbarui pikiran Anda sampai pikiran Anda benar-benar positif, bersyukur, sabar, ikhlas, tenang, damai, dan menerima apa pun realitas hidup dengan sukacita yang murni. Stres dan depresi sesungguhnya dapat Anda obati sendiri jika kesadaran Anda menciptakan pikiran positif dan perasaan yang penuh rasa syukur dalam setiap momen kehidupan Anda.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

BERTEMAN DENGAN EMOSI

“Miliki disiplin dan ketekunan untuk mengelola perasaan naluriah yang kuat pada emosi positif. Tinggalkan sumber emosi negatif dan hiduplah sehari-hari dengan sumber emosi positif.”~Djajendra

Anda berteman dengan emosi seperti apa? Jika Anda berteman dengan emosi negatif, seperti: kesedihan, ketakutan, kemarahan, kekhawatiran, kebencian, kecemburuan, dan semua yang negatif lainnya; maka mereka dapat merusak kesehatan tubuh dan mental Anda. Emosi negatif yang tidak terkendali dalam jangka panjang akan membuat hidup Anda penuh penderitaan dan sulit merasakan kebahagiaan. Kesadaran untuk mengelola emosi dan memilih emosi positif sebagai teman terbaik adalah sesuatu yang harus Anda lakukan.

Kehidupan beriringan dengan emosi negatif dan emosi positif, keduanya sangat setia memegang tangan kiri dan tangan kanan Anda di sepanjang hidup. Memang tidak mudah untuk selalu hidup bersama emosi positif, kadang-kadang emosi negatif juga membutuhkan perhatian Anda. Pada berbagai kesempatan dalam hidup, emosi negatif selalu minta diperhatikan secara berlebihan. Perhatian Anda yang berlebihan pada emosi negatif akan sangat merugikan kehidupan Anda. Anda harus menjaga keseimbangan emosi di dalam diri Anda, sehingga ledakan emosi negatif tidak berlebihan. Miliki disiplin dan ketekunan untuk mengelola perasaan naluriah yang kuat pada emosi positif. Tinggalkan sumber emosi negatif dan hiduplah sehari-hari dengan sumber emosi positif.

Emosi adalah salah satu bagian dari proses mental yang dihasilkan dari pola pemikiran Anda. Jika pola pemikiran Anda memiliki persepsi positif terhadap segala sesuatu dalam hidup ini, maka proses mental Anda akan menghasilkan emosi baik sebagai teman hidup Anda. Emosi menghasilkan perasaan dalam kehidupan Anda. Jika Anda ingin memiliki perasaan-perasaan yang baik dalam semua aspek kehidupan Anda, maka setiap hari Anda harus membiasakan pikiran Anda untuk menghasilkan getaran emosi positif secara konsisten terhadap apa pun yang Anda pikirkan. Proses berpikir dalam getaran emosi positif akan menghasilkan perasaan-perasaan terbaik dalam hidup Anda. Kesadaran untuk menciptakan pikiran positif dalam hal apa pun yang Anda pikirkan akan menghasilkan perasaan dan keinginan yang positif untuk kehidupan Anda.

Sumber emosi adalah pikiran. Kebahagiaan, kedamaian, keindahan, cinta, dan kenyamanan bersumber dari pikiran positif. Jika Anda merasa tidak tenang dan tidak bahagia, maka segera periksa pola pemikiran Anda. Pola pemikiran yang penuh dengan prasangka negatif, curiga, benci, marah, dendam, dan merasa berbeda dengan yang lain adalah sumber penderitaan. Jadi, karena emosi berasal dari pikiran, maka pikiran positif harus dilatih dan dibiasakan menjadi bagian dari kepribadian Anda. Ketika pola pemikiran Anda dipenuhi dengan kasih sayang, memaafkan, cinta, peduli, empati, bahagia, beruntung, berlimpah, kekayaan, kedamaian, keindahan, dan ketenangan; maka, emosi positif menjadi energi kehidupan sehari-hari Anda.

Jika Anda merasa hidup Anda tidak bahagia dan tidak damai, itu artinya Anda masih berpikir buruk tentang orang lain dan kehidupan yang Anda miliki. Pikiran positif adalah prasyarat untuk memiliki emosi positif. Emosi positif adalah cara untuk menikmati hidup dan keindahannya. Hiduplah dalam keseimbangan yang harmonis pada pikiran, emosi, suara hati, dan tindakan. Jika keempat hal ini bisa bersatu dalam energi positif Anda, maka kedamaian dan kebahagiaan akan selalu menjadi milik Anda.

Kendalikan keinginan dan kebutuhan dalam gaya kehidupan yang sederhana. Biasanya, terlalu banyak keinginan dan kebutuhan akan menjadi jalan masuk emosi negatif ke dalam diri Anda. Karena keinginan Anda terlalu banyak, saat keinginan yang banyak itu tidak semuanya terwujud, Anda akan sedih dan frustasi. Semua emosi negatif akan mengganggu kedamaian, ketenangan, dan kebahagiaan hidup Anda. Jadi, kurangi keinginan dan kebutuhan hidup Anda. Semakin sedikit kebutuhan dan keinginan, semakin bahagia dan damai hidup Anda. Kendalikan keinginan, kurangi kebutuhan, perbanyak rasa syukur, tingkatkan pengetahuan untuk membahagiakan hidup Anda.

Apa pun yang sedang Anda alami bersifat sementara. Kebahagiaan Anda hari ini bersifat sementara. Penderitaan Anda hari ini bersifat sementara. Hidup ini bergerak dari satu momen ke momen berikutnya, dari satu episode ke episode berikutnya, dari satu cerita ke cerita berikutnya. Tidak ada yang permanen, semuanya akan berubah pada waktunya. Sedih dan senang saling bergantian mengisi hidup. Karena semua hal dalam hidup ini hanya sementara, Anda harus memiliki kesadaran untuk melatih dan memperkuat pola pemikiran positif. Pemikiran positif yang kuat mampu menciptakan emosi positif dalam segala peristiwa yang harus Anda alami.

Emosi positif dapat membantu Anda untuk berkembang dan meraih prestasi terbaik. Emosi negatif dapat menghancurkan hidup Anda. Oleh karena itu, jaga diri Anda dengan emosi positif, yang membuat Anda menghindari bahaya atau pun hal-hal yang merusak hidup Anda. Tingkatkan kesadaran diri Anda untuk mengelola pemikiran positif, sehingga perasaan-perasaan baik tumbuh dari dalam diri Anda, untuk menanggapi semua hal tentang kehidupan yang Anda alami. Emosi positif adalah alat penolong Anda untuk mengambil keputusan terbaik, bertindak dengan cara terbaik, dan memberi Anda kekuatan untuk berinteraksi dengan orang lain. Emosi positif membutuhkan pikiran yang tenang. Ketika pikiran menciptakan keinginan dan ambisi, maka timbul perasaan yang kuat untuk mewujudkan keinginan dan ambisi tersebut. Kondisi ini akan menimbulkan emosi untuk membuat Anda bertindak dengan emosi-emosi yang Anda jadikan sebagai teman perjuangan. Selama pikiran Anda positif dan tenang, serta sama sekali tidak terganggu oleh hal apa pun, Anda secara emosional mampu memiliki kekuatan yang hebat untuk mendapatkan prestasi terbaik dalam hidup Anda.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Hubungi: 0812 1318 8899

Email: admin@djajendra-motivator.com

MENTAL TINGGI HATI MERUSAK BUDAYA KERJA

PENJUAL DAN PEMBELI“Karyawan yang bermental tinggi hati sesungguhnya beban yang merugikan perusahaan.”~Djajendra

Mental tinggi hati di tempat kerja akan menjadi energi perusak. Keharmonisan hubungan kerja merupakan salah satu faktor penting untuk mencapai kinerja terbaik. Ketika seseorang bermental tinggi hati, maka dia tidak akan menerima petunjuk atau pendapat orang lain. Dia akan mencoba mengendalikan dan mengambil alih semua urusan, dan mendominasi aktivitas sehari-hari. Orang yang bermental tinggi hati sesungguhnya beban yang merugikan perusahaan.

Mental tinggi hati pasti memiliki perilaku kerja dengan kesombongan dan keangkuhan. Dia juga akan menciptakan situasi kerja yang meremehkan dan tidak sabar. Dia juga akan menjadi pribadi yang suka mengeluhkan tentang kekurangan orang lain, dan selalu menganggap dirinyalah yang paling mampu untuk menuntaskan semua persoalan yang ada.

Sombong dan arogan adalah bagian dari perilaku sehari-harinya. Dia merasa lebih unggul dari yang lain. Dia merasa sebagai orang yang paling tahu dan paling pintar. Dia suka melambungkan dirinya di sekitar orang lain, dan berkeyakinan bahwa dialah orang yang paling berpengetahuan dan berpengalaman tentang banyak hal. Mental tinggi hati menjadikan dirinya lupa bahwa pekerjaan membutuhkan kolaborasi sempurna dari berbagi kemampuan dan keterampilan.

Pekerjaan membutuhkan manajemen yang terorganisir secara profesional melalui fungsi dan peran yang tepat. Di sini, diperlukan dukungan dari perilaku kerja yang berbudaya positif sehingga semua kebiasaan, sikap dan perilaku dapat berada di dalam keharmonisan budaya kerja. Budaya kerja positif terbentuk dari etos dan kebiasaan yang saling menghargai, saling mendengarkan, saling membantu, rendah hati, belajar, dan melayani dengan penuh disiplin.

Mental tinggi hati mudah menunjukkan arogansi dan perilaku yang tidak menyenangkan hati. Sering sekali suka menghina untuk sudut pandang yang berbeda. Tidak mau menerima umpan balik, tetapi suka menghakimi dan mengabaikan yang lain. Sangat berkeyakinan bahwa dirinyalah yang paling tahu dan paling benar, sehingga tidak akan pernah mau mendengarkan saran atau pendapat orang lain. Mental tinggi hati juga cendrung buta logika. Intelektualitasnya cendrung tidak kreatif dan tidak cerdas. Dia hidup di dalam keyakinan sesuai pola pikirnya, dan tidak memiliki kemampuan untuk belajar dari yang lain. Dia sangat keras kepala dan suka mengeluh dalam hati tentang orang-orang di sekitar dirinya. Dia selalu merasa paling pintar dan mencoba menjadi dominan diantara rekan kerjanya. Dia selalu bertindak seolah-olah dialah bos atau orang yang paling berkuasa.

Budaya kerja yang sehat adalah yang mampu mengelola orang-orang bermental tinggi hati. Kemampuan untuk menangani orang-orang bermental tinggi hati akan menghindarkan stres di dalam organisasi. Sebab, orang-orang bermental tinggi hati selalu menyebarkan energi negatif pemicu stres dan perusak pencapaian kinerja terbaik. Pengendalian dan manajemen yang baik terhadap mereka dapat mengurangi konflik dan ketegangan di tempat kerja. Bila orang-orang bermental tinggi hati ini tidak dikendalikan, mereka akan menjadi energi yang mengurangi produktivitas dan meningkatkan perputaran karyawan. Di samping itu, mereka juga akan menjadi penyebab untuk penurunan semangat kerja.

Mental tinggi hati ini disebabkan ketidakmampuan untuk mengelola ego di tempat kerja. Tempat kerja memiliki budaya kerja dengan tujuan agar semua orang saling terhubung di dalam kolaborasi dan komunikasi yang produktif. Bila mental tinggi hati berkuasa, maka tujuan dari budaya kerja tidak akan berfungsi dengan baik.

Mental tinggi hati akan merusak misi dan visi organisasi dengan perilaku buruk mereka. Mental tinggi hati yang didukung oleh kekuatan ego akan menciptakan kerusakan dan kehancuran di struktur organisasi, sehingga fungsi dan peran dari masing-masing orang atau tim akan rusak. Mental tinggi hati selalu menciptakan komunikasi yang buruk dan tidak mampu bernegosiasi untuk meredakan konflik. Mental tinggi hati selalu menciptakan perilaku yang menjengkelkan dan sombong. Hal ini akan berdampak pada rusaknya kreativitas, semangat kerja, motivasi, pemecahan masalah, efektivitas, menyebabkan stres dan menciptakan moral yang buruk di setiap proses kerja.

Kemampuan sistem, kepemimpinan, budaya dan manajemen dalam menghilangkan mental tinggi hati di tempat kerja akan meningkatkan kinerja dan produktivitas. Budaya kerja akan rusak bila perusahaan mentolerir perilaku buruk yang dihasilkan oleh energi mental tinggi hati.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMBANGUN INTEGRITAS PRIBADI DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN PIKIRAN POSITIF

DJAJENDRAMEMBANGUN INTEGRITAS PRIBADI DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN PIKIRAN POSITIF

“Aset berharga saya cuma integritas dan profesionalitas. Harta itu titipan Tuhan. Setiap saat diminta ya langsung habis.”~ Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan (sumber tempo.co, Jumat, 12 Desember 2014) 

Integritas terekspresi dari sikap, perilaku, emosi, pola pikir, kata-kata, dan tindakan. Inti dari integritas adalah kebaikan yang sangat jujur pada kebaikan itu sendiri. Seseorang yang berintegritas pasti orang baik, sangat profesional, berempati, bijaksana, dan penuh toleransi untuk mewujudkan kebaikan.

Integritas adalah milik orang-orang baik, yang hidupnya untuk melayani kejujuran dengan cara-cara yang profesional. Pribadi yang berintegritas memiliki keberanian, untuk mengatakan suara hatinya dengan kecerdasan emosional. Dia tidak menghakimi orang lain demi memenangkan kepentingannya. Dia mengakui kebenaran sesungguhnya dengan sikap yang jujur dan perilaku yang cerdas emosi. Dia selalu berkata-kata yang bijak dan positif, tidak berkata-kata yang memojokkan orang lain, tetapi berkata-kata dengan penuh kejujuran terhadap persoalan yang dihadapi. Intinya, dia adalah pribadi yang mampu memisahkan persoalan dan pribadi, sehingga tidak menciptakan konflik kepentingan, yang membuat orang lain kehilangan kepercayaan padanya.

Orang-orang berintegritas memiliki suasana hati yang mengutamakan kejujuran, profesionalitas, keberanian, ketegasan, dan menegakkan kebenaran sesuai aturan. Mereka selalu menjadikan integritas sebagai harta, sebagai aset termahal yang mereka miliki. Mereka tidak pernah menjual atau menukarkan integritasnya.

Integritas yang cerdas emosi memberdayakan kejujuran, memberdayakan pikiran baik, memberdayakan kebenaran, memberdayakan kehidupan yang seimbang di dalam kebahagiaan sejati. Intinya, integritas bukanlah sebuah pengorbanan untuk menegakkan kejujuran, tetapi sebuah pilihan untuk menguatkan kehidupan yang bahagia di dalam diri sejati yang asli, dan tanpa konflik batin atau keraguan

Integritas yang andal membutuhkan dukungan emosi yang cerdas, dan pikiran positif yang menyatu dengan hati nurani. Emosi yang cerdas menciptakan kepribadian, yang tidak mudah tergoda oleh hal-hal negatif. Emosi yang cerdas mengarahkan fokus dan perhatian kepada kebenaran, kejujuran, dan profesionalitas.

Kecerdasan emosional haruslah dijadikan landasan yang kokoh saat mengembangkan integritas diri. Diri yang cerdas emosi memiliki konsistensi respon terhadap segala sesuatu. Jadi, saat godaan untuk mengabaikan integritas hadir, diri akan memiliki respon otomatis, untuk menjaga konsistensinya terhadap integritas, sehingga diri tidak terjebak dalam ketidakbaikan, yang pada akhirnya merugikan diri sendiri, ataupun keluarga.

Anda yang cerdas emosi mudah mengelola orang-orang lain di sekitar Anda. Jadi, walaupun lingkungan Anda terisi oleh orang-orang tidak jujur, dan penuh ambisi untuk mendapatkan keuntungan pribadi dengan segala cara, Anda pasti konsisten dengan integritas dan profesionalitas Anda. Anda tetap bisa bersahabat dengan siapapun, tanpa harus menjual atau menukar integritas Anda, untuk hal-hal yang menghilangkan integritas Anda. Emosi yang cerdas dan pikiran positif adalah kekuatan, yang menciptakan integritas yang andal dan unggul, di setiap situasi dan realitas.

Integritas dengan kecerdasan emosional menjadikan seseorang itu berani dan bertanggung jawab. Dia tidak takut kalah, dia tidak takut dikorbankan oleh kekuatan yang anti integritas. Dia cerdas untuk terhubung dengan orang lain melalui integritasnya, sehingga lawan-lawannya menjadi segan, dan menghormati prinsip integritasnya.

Integritas yang cerdas emosional menjauhkan Anda dari perasaan benci orang lain. Anda secara otomatis menjadi orang yang diperhitungkan, dan mendapatkan dukungan dari kekuatan baik. Anda akan diberikan kekuasaan oleh kekuatan baik, untuk menakutkan atau menundukkan kekuatan tidak baik. Jadi, integritas adalah senjata yang paling sakti, untuk melawan kekuatan tidak baik. Integritas juga menjadi kekuatan yang menantang status quo, untuk berubah menuju profesionalitas dan kejujuran.

Emosi yang cerdas menyadarkan diri, untuk rajin introspeksi secara mendalam, serta selalu berkaca pada kebenaran dan profesionalitas. Integritas selalu memerintahkan kepada hati nurani, untuk konsisten hidup di dalam kejujuran dan profesionalitas. Integritas memelihara keberanian, untuk hidup jujur pada diri sendiri, dan tidak membiarkan kehidupan diri tergantung pada maunya ketidakjujuran.

Integritas hanya mau berkompromi pada kebaikan, kejujuran, dan profesionalitas. Integritas merupakan kekuatan yang bekerja untuk keadilan, kejujuran, dan kebenaran. Integritas tidak pernah khawatir untuk berhadapan dengan kekuatan yang anti integritas. Sebab, dia berani, tidak takut, tegas, tidak ragu, berwarna jelas dan terang. Kecerdasan emosional di dalam integritas pribadi, menjadikan Anda banyak akal sehat, untuk tetap menang dan unggul menegakkan kejujuran dengan cara-cara yang profesional.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

STRES YANG BERLEBIHAN MENGHILANGKAN KECERDASAN DAN AKAL SEHAT

“Berdayakan nilai-nilai positif, untuk menciptakan medan energi positif di dalam diri Anda.”~Djajendra

Emosi adalah hasil dari perilaku pikiran. Pikiran yang terdidik dan terbiasa di dalam nilai-nilai kebaikan, akan menghasilkan ekspresi emosi baik. Pikiran yang tidak teratur dan suka berteman dengan nilai-nilai negatif, akan menghasilkan ekspresi emosi yang merugikan diri sendiri. Emosi yang terkelola di dalam nilai-nilai positif, selalu tenang dan terkendali, walau sedang stres. Emosi yang stabil menjadikan Anda produktif dan berkualitas.

Kinerja yang hebat dihasilkan dari emosi yang stabil dan terkelola dengan baik. Emosi yang stabil merupakan tanda bahwa diri cerdas emosi. Seseorang yang cerdas emosi biasanya mampu mengelola fisik, mental, dan menjauhkan stres dari kehidupannya. Emosi yang stabil menjauhkan diri dari kecemasan dan keraguan, sehingga diri memiliki keadaan emosional yang siap berkarya dan mencapai puncak kinerja.

Stres besar merupakan hasil dari ketidakcerdasan emosional.  Emosi yang cerdas akan membiarkan stres kecil di dalam proses kreativitas dan perubahan, tetapi tidak akan membiarkan stres besar merusak segala sesuatu di dalam kehidupannya. Stres besar yang dibiarkan berpotensi menjadi depresi yang memperlemah diri untuk mencapai kinerja.

Emosi yang cerdas mendorong pikiran menjadi lebih kreatif di dalam energi positif. Kondisi ini memotivasi diri untuk berevolusi menuju kemajuan. Diri yang cerdas emosi mampu meningkatkan kecerdasan, untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadirkan oleh kompleksitas kehidupan. Emosi cerdas dan pikiran positif mampu mengembangkan kemampuan diri, untuk menghadapi berbagai peristiwa dan realitas dengan tindakan yang luar biasa.

Ketidakmampuan untuk mengelola stres dengan baik, menjadikan diri mengalami proses penurunan kecerdasan, dan kehilangan akal sehat; sehingga sulit menghadapi kompleksitas masalah. Keadaan stres yang tidak terkendali menjadikan seseorang kehilangan kecerdasan, dan kehilangan akal sehat untuk menetapkan strategi dan taktik yang tepat dan benar.

Hargai hidup Anda; hargai pekerjaan Anda; hargai diri Anda; hargai hubungan baik Anda.  Ketika Anda menghargai hal-hal yang membantu kemajuan hidup Anda, maka setiap hari Anda pasti mampu meningkatkan suasana hati positif. Suasana hati positif mudah menumbuhkan rasa syukur, dan menjadikan diri lebih peduli, untuk mengelola internal dirinya menjadi lebih andal dan hebat.

Stres yang berlebihan menghilangkan fokus dan menyulitkan pencapaian kinerja terbaik. Stres menghasilkan kekhawatiran, takut, ragu, tidak berani, dan semuanya ini menjadikan diri tidak mampu mengambil tindakan yang tepat dan hebat.

Anda yang mudah stres berarti mudah mengalami kekalahan di dalam hidup. Stres menyeret diri untuk hidup di dalam hal-hal yang tidak diinginkan. Stres membiarkan diri tak berdaya, dan mengalami kemunduran. Miliki akal sehat dan pikiran yang jernih. Lalu, cerdaskan emosional, untuk mengontrol diri dari bahaya stres.

Stres kecil dapat digunakan untuk menguatkan proses kreativitas, tetapi stres besar hanya menjadikan Anda mundur secara mental. Berilah diri Anda energi positif. Berdayakan semua nilai-nilai positif untuk menciptakan medan energi positif di dalam diri Anda. Dan, jadikan diri Anda selalu termotivasi untuk mengelola emosi yang stabil dan cerdas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PIKIRAN POSITIF MENGATUR KEHIDUPAN MENJADI LEBIH BAIK DAN LEBIH BERKINERJA

“Tidak mungkin memiliki kehidupan baik dengan pikiran negatif.”~Djajendra

Pikiran tidak pernah tidur; pikiran adalah pusat kehidupan; apa yang Anda pikirkan menjadikan hidup Anda. Jadi, berhati-hatilah dengan pikiran, jangan terlalu sering bersahabat dengan pikiran negatif, dia akan menjadikan Anda tidak bahagia, dia akan menjadikan Anda tidak berkinerja, tidak berprestasi.

Siapkan nilai-nilai terbaik untuk mendampingi hidup Anda; siapkan mental dan emosi yang hebat untuk membiasakan diri Anda dengan pikiran positif;  lalu, biarkan pikiran positif dan nilai-nilai kehidupan Anda menjadi kekuatan yang mengatur kehidupan Anda.

Pikiran positif adalah alat yang sangat hebat dan unggul untuk menjadikan Anda sukses. Pikiran positif menjadikan hidup Anda optimis, penuh harapan, energik, penuh semangat, penuh gairah, dan terfokus untuk berprestasi. Pikiran positif adalah sahabat yang paling setia dan yang paling bisa dipercaya, untuk menuju masa depan yang lebih sukses.

Yakinkan diri Anda bahwa pikiran positif sangat baik untuk kemajuan hidup Anda. Keyakinan yang dilandasi dengan pikiran positif menghasilkan energi baik, untuk kehidupan Anda, batin Anda, dunia yang menghidupi Anda, dan orang-orang di sekitar kehidupan Anda. Keyakinan merupakan mata batin yang wajib dijaga kemurniannya dengan pikiran positif, supaya hidup Anda selalu damai dan bahagia.

Pikiran positif menjadikan Anda selalu percaya diri dengan apapun yang Anda hadapi atau kerjakan. Pikiran positif memperkuat keyakinan positif tentang diri Anda sendiri, dan membuat Anda merasa penuh semangat dan percaya diri untuk mencapai tujuan hidup Anda.

Pikiran positif memenuhi kebutuhan batin. Lalu, menciptakan harapan yang menjadikan Anda berperilaku sangat optimis, positif, serta selalu melihat kehidupan yang indah dan baik. Demikian juga, pikiran positif menciptakan perilaku-perilaku hebat yang menyebabkan harapan Anda menjadi kenyataan; harapan Anda menghasilkan kinerja yang lebih dari perhitungan Anda; dan menjadikan Anda selalu melakukan tugas dengan lebih baik, lebih cerdas, lebih percaya diri, dan lebih semangat.

Berbicaralah dengan diri sendiri; dengarkan suara hati Anda, apakah positif atau negatif? Dengarkan pikiran Anda, apakah positif atau negatif? Anda harus bersahabat dengan pikiran dan suara hati, untuk memahami siapa Anda. Dan. kebaikan apa yang telah Anda berikan kepada kehidupan Anda. Hiduplah di dalam batin yang tercerahkan oleh energi baik; hiduplah di dalam pikiran baik yang sadar.

Ingatkan selalu kepada diri Anda bahwa pikiran negatif adalah racun yang secara perlahan-lahan merusak kehidupan Anda. Pikiran negatif tidak hanya merusak masa depan, juga merusak tubuh dan kebahagiaan Anda. Jadi, hanya dengan pikiran positif Anda bisa membangun harga diri menjadi lebih terhormat. Demikian juga, pikiran positif merupakan alat bantu yang menjadikan Anda percaya diri dan selalu siap untuk mencapai tujuan hidup.

Miliki cara atau siapkan pedoman untuk meningkatkan kualitas pikiran positif. Setiap hari biasakan untuk memantau pikiran Anda. Apakah di posisi positif atau negatif? Jadi, bila Anda memiliki cara atau pedoman, saat pikiran Anda di posisi negatif, Anda bisa bertindak cepat untuk mengembalikannya ke posisi positif. Bila hal ini menjadi pola kehidupan Anda, maka apapun realitas buruk yang hadir di dalam kehidupan Anda, dapat dengan mudah diatasi dan merubahnya menjadi positif.

Visualisasi bukan berarti melamun, tetapi bertindak melalui kekuatan mental. Visualisasi merupakan sebuah cara untuk menghidupkan kehidupan yang diinginkan di dalam pikiran. Artinya, walaupun di dunia nyata yang Anda inginkan belum hadir, tetapi Anda dapat menghadirkannya di dalam dunia pikiran Anda. Intinya, visualisasi merupakan cara untuk berlatih; untuk membiasakan mental dengan sebuah pola atau gambaran kehidupan yang diinginkan, termasuk gambaran karakter diri positif yang diinginkan. Visualisasi menciptakan pengalaman di dalam mental, dan mengenalkan hal-hal yang diinginkan kepada hati nurani. Sebagai alat bantu, visualisasi mampu menguatkan rasa percaya diri, dan membuat diri bertindak untuk mewujudkan semua hal yang sudah hidup di dalam mental. Visualisasi bekerja dengan cara menciptakan gambaran di pikiran, emosi, dan mental; kemudian, memotivasi diri bertindak secara fisik, untuk menghadirkan realitas wujud atau fisik dari yang hidup di mental.

Pikiran positif mengatur kehidupan menjadi lebih baik dan lebih berkinerja. Percayalah Anda dapat berkinerja dan berprestasi dengan hebat; percayalah bahwa Anda sangat andal dan mampu membantu diri Anda untuk meraih sukses yang diimpikan; percayalah bahwa harapan yang hidup di batin Anda merupakan cahaya terang yang sedang membimbing Anda untuk mencapainya; percayalah bahwa apapun yang Anda mulai pasti dapat Anda selesaikan dengan sukses.

Kendalikan hidup Anda di dalam kata-kata dan bahasa positif. Apapun realitas kehidupan di sekitar Anda, Anda wajib untuk berbahasa  positif. Bahasa positif dan kata-kata positif adalah penguat pikiran positif. Upayakan untuk seminimal mungkin menggunakan bahasa negatif atau kata-kata negatif, kalau bisa jangan pernah menggunakannya.

Jadilah sadar dan tercerahkan dalam menyikapi nilai-nilai kehidupan yang bersumber dari teman-teman Anda, orang tua Anda, budaya Anda, media, masyarakat, politik, panutan Anda, dan dari berbagai sumber lainnya di luar diri Anda. Anda adalah apa yang Anda pikirkan, apa yang Anda percaya, apa yang Anda yakini, dan apa yang Anda lakukan setiap hari. Pikiran positif adalah anugerah terindah dari Tuhan kepada manusia, jangan sampai anugerah terindah ini rusak oleh pengaruh tidak baik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEBAHAGIAAN BERSUMBER DARI KETERAMPILAN HIDUP

DJAJENDRA PROFILE“Kebahagiaan bukanlah sebuah kemewahan ataupun sesuatu yang membutuhkan banyak uang. Kebahagiaan adalah kesederhanaan yang hidup di dalam rasa syukur dan keikhlasan.”~Djajendra

Siapapun bisa bahagia, dan kebahagiaan merupakan sesuatu yang sangat mudah untuk dirasakan. Untuk menikmati kebahagiaan dibutuhkan keterampilan pola pikir dan pola hidup di dalam energi syukur dan terima kasih.Bahagia bukanlah kemewahan atau sesuatu yang membutuhkan banyak uang. Bahagia adalah kesederhanaan pola hidup dengan keikhlasan hati dalam rasa syukur.

Kebahagiaan dihasilkan dari keterampilan hidup. Keterampilan untuk menguatkan pikiran positif, emosi positif, kesadaran, pemahaman, dan manajemen diri yang difokuskan di dalam energi baik, merupakan sebagian dari keterampilan hidup yang menjadi fondasi untuk menghasilkan kebahagiaan.

Fisik yang bugar; hati yang penuh kebaikan dan cinta; pikiran yang kaya dengan hal-hal positif dan persepsi positif; keyakinan yang penuh empati dan toleransi; sikap yang cerdas melakukan berbagai kebaikan; keinginan dan harapan yang hidup di dalam rasa syukur dan terima kasih; serta jiwa yang selalu berucap syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa, adalah jalan atau cara untuk mendapatkan bahagia dengan mudah.

Walaupun bahagia bisa dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan, namun setiap orang bisa mendapatkan hak bahagianya. Jadi, bila seseorang yang berasal dari lingkungan yang tidak bahagia atau damai; berasal dari keluarga yang tidak utuh atau penuh persoalan; namun, bila dia berniat untuk hidup bahagia dengan cara berlatih, mempelajari, menguatkan, membiasakan, dan mempraktekkan keterampilan hidup untuk menjadi bahagia di dalam rutinitas hidupnya; maka, orang tersebut pasti menikmati kebahagiaannya dengan sukacita. Bahagia adalah hak individu, dan individu yang tercerahkan dalam energi baik pasti menikmati bahagianya dengan penuh gembira.

Pola pikir dan persepsi positif menentukan bahagia. Kehidupan menghidupi orang-orang baik dan juga orang-orang tidak baik. Pola pikir dan persepsi positif berpotensi terhambat saat terhubung dengan pola pikir dan persepsi negatif. Selama persepsi dan pola pikir negatif unggul, selama itu bahagia sulit mendapatkan ruang untuk tumbuh. Diperlukan niat dan tekad yang luar biasa agar diri bisa ikhlas, dan cerdas emosi saat harus berhadapan dengan pola pikir dan persepsi negatif. Kemampuan untuk hidup dengan persepsi dan pola pikir positif di dunia yang dihuni oleh energi baik dan energi tidak baik pastilah tidak mudah. Diperlukan wawasan dan pengetahuan yang luas, serta jiwa yang ikhlas dan sadar tentang keragaman pola hidup dan pola pikir.

Kecerdasan emosional untuk menanggapi berbagai realitas kehidupan yang tidak sejalan denga kebahagiaan, akan menjadikan diri memimpin dan mengelola hidupnya dengan penuh kesadaran, serta tidak membiarkan hidupnya ditentukan oleh faktor lingkungan dan berbagai faktor lain yang bersumber dari luar dirinya. Diri yang cerdas emosi selalu mampu mengelola jiwa dan pikirannya agar terfokus pada bahagia.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEKUATAN TAKUT MENGHENTIKAN KEBERANIAN DAN KEPERCAYAAN DIRI

“Rasa takut tidak boleh menjadi energi buruk, yang menghilangkan makna dan tujuan hidup. Rasa takut harus selalu dijadikan api kecil, yang berfungsi menjadikan diri lebih berhati-hati dalam perjalanan hidup.” ~Djajendra

Rasa takut membuat langkah terhenti, kepercayaan diri hilang, marah, khawatir, ragu, dan lenyapnya keberanian. Orang-orang kalah atau orang-orang yang tidak memiliki ruang untuk mengalahkan Anda, tetapi dia sangat berambisi untuk menang dari Anda, maka dia berpotensi menggunakan kekuatan takut. Kekuatan takut bertujuan untuk menakut-nakuti, lalu menghentikan jalan kemenangan yang sedang Anda nikmati.

Dalam kehidupan ini ada orang baik dan orang tidak baik. Orang-orang baik selalu menjalani kehidupan di rel akuntabilitas, integritas, profesional, dan kejujuran. Sedangkan orang-orang tidak baik selalu merancang berbagai akal tidak baik untuk mengambil keuntungan dari orang-orang jujur, sehingga mereka menciptakan senjata rasa takut. Rasa takut digunakan untuk menakut-nakuti orang-orang baik dan jujur, sehingga kecemasan dan kekhawatiran menjadikan orang-orang baik kehilangan keberanian dan rasa percaya diri. Bila keberaniaan dan rasa percaya diri orang-orang jujur hilang, maka orang-orang tidak baik akan mengambil keuntungan di atas penderitaan orang-orang jujur.

Rasa takut sering dijadikan alat oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Mereka yang berniat melemahkan atau menghilangkan rasa percaya diri seseorang, akan menggunakan rasa takut dengan berbagai spekulasi yang menakutkan, sehingga orang-orang yang tidak memiliki pengetahuan dan wawasan, menjadi mudah terjebak dalam spekulasi rasa takut. Orang-orang yang sangat jujur dengan integritas pribadi yang andal, dan yang menyerahkan hidupnya seturut kehendak Tuhan, biasanya tidak mudah diintimidasi dengan rasa takut oleh siapapun.

Kepentingan dan orang-orang yang ingin mendapatkan manfaat dari orang-orang jujur, tetapi mereka tidak menemukan celah untuk mendapatkan kepentingan mereka, maka mereka akan mengembangkan rasa takut agar kecemasan dan kekhawatiran orang jujur tersebut, menjadi kelemahan yang memudahkan mewujudkan kepentingan mereka. Intinya, intimidasi secara halus dan teror mental yang menciptakan kecemasan, dapat menjadikan orang jujur panik dan kehilangan akal sehat, sehingga orang tidak baik tersebut dengan mudah mengambil manfaat dan kepentingannya.

Orang-orang tidak baik yang memiliki otoritas dan kekuasaan, berpotensi menggunakan kekuatan takut untuk mendapatkan kepentingannya. Biasanya, dengan cara menakut-nakuti orang jujur dan benar, sehingga orang jujur dan benar tersebut kehilangan rasa percaya diri dan keberanian, untuk membuktikan kebenarannya. Sebab, intimidasi dan teror mental dapat membangkitkan rasa marah dari orang jujur tersebut, bila rasa marah terlalu dominan, maka sangat sulit untuk bersikap tenang dalam upaya membuktikan kebenarannya.

Pemenang sejati selalu menggunakan rasa takut untuk menguatkan kualitas keberaniaan dan kepercayaan diri, sehingga dia tetap melangkah dengan penuh akal dan taktik untuk meningkatkan kemenangannya. Dan, tidak ada pihak yang bisa menciptakan rasa takut kepadanya. Sebab, dia sangat tahu bahwa kejujuran dan integritas dirinya tidak dapat diintimidasi dengan rasa takut.

Rasa takut tidak boleh menghentikan jalan menuju kebaikan. Rasa takut tidak boleh digunakan untuk melemahkan kepercayaan diri dan keberanian orang-orang baik. Rasa takut hanya pantas bagi orang-orang tidak jujur, yang selalu menjalani kehidupan dengan merugikan orang lain.

Bagi para pejuang kehidupan, rasa takut tidak pernah menjadi dinding yang memisahkan dirinya dari realitas kehidupan. Rasa takut baginya adalah jalan untuk dilewati dan ditaklukkan demi kemenangan dan harga diri. Mereka selalu bergerak melalui ketakutan dan meraih kemenangan dengan menaklukkan rasa takut tersebut.

Jangan pernah menyerah pada rasa takut. Kenali diri sendiri dengan baik dan ciptakan keaslian jati diri; ciptakan keyakinan untuk hidup di dalam kejujuran dan kebaikan; ciptakan reaksi-reaksi yang tenang dan penuh perhitungan; ciptakan nilai-nilai kehidupan untuk mengawal kehidupan diri di jalan penuh keberanian dan kepercayaan diri. Rasa takut tidak boleh menjadi energi buruk, yang menghilangkan makna dan tujuan hidup. Rasa takut harus selalu dijadikan api kecil, yang berfungsi menjadikan diri lebih berhati-hati dalam perjalanan hidup.

Mengenal diri sendiri jauh lebih penting daripada mengenal orang-orang lain. Semakin Anda mengenal diri sendiri dengan sempurna, semakin Anda mampu melengkapi kualitas diri dengan keberanian dan kepercayaan diri, untuk tumbuh menuju sukses. Orang-orang yang sangat tahu diri dan sangat mengenal dirinya sendiri, biasanya memiliki sangat banyak pilihan hidup. Mengenal diri sendiri dengan baik, menjadikan diri bermakna dan mampu mengalir menuju tujuan sejatinya. Mengenal diri sendiri dengan baik menjadikan diri kuat dan unggul di setiap situasi, sehingga tidak ada kekuatan tidak baik yang bisa melemahkan diri dengan rasa takut.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MORAL HAZARD MELEMAHKAN AKUNTABILITAS DAN MENURUNKAN DAYA SAING

DJAJENDRA-DSCN0857“Moral hazard tidak hanya cukup dijaga dengan fakta integritas, tetapi juga diperlukan fakta akuntabilitas agar setiap individu mampu mempertanggung jawabkan segala sesuatu yang dipikirkan, diperbuat, dikatakan, atau dirasakan dengan profesional dan etis.”~Djajendra

Moral hazard atau bahaya dari perilaku tidak bermoral sangatlah mengancam kemajuan usaha dan organisasi. Moral hazard secara perlahan-lahan akan mematikan responsibility dan akuntabilitas di tempat kerja. Dampaknya, produktivitas dan kinerja akan turun secara terus-menerus, dan menjadikan perusahaan tidak berdaya untuk selamanya.

Bila pimpinan perusahaan mengabaikan moral hazard di tempat kerja; maka dia akan memanen kerusakan perilaku, kerusakan karakter kerja, kerusakan etos kerja, kerusakan sikap profesional, kerusakan pola pikir positif, dan kerusakan untuk bertindak sesuai prosedur. Akibatnya, orang-orang di perusahaan akan menjadi sesuka hatinya dan sering menciptakan konflik yang menyulitkan pencapaian kinerja.

Moral hazard menciptakan kondisi kerja yang tidak aman, perilaku kerja yang berisiko tinggi, serta proses kerja yang mengabaikan sistem dan tata kelola. Moral hazard dapat menyebabkan kerusakan organisasi di semua dimensi, termasuk risiko terhadap keselamatan kerja. Diperlukan kesadaran untuk mentaati etika kerja, etika bisnis, etika perilaku di tempat kerja. Dan, diperlukan kepemimpinan yang berkualitas agar moral hazard dapat dihapuskan dari kehidupan kerja sehari-hari. Menganggap kecil persoalan moral hazard sama saja dengan membiarkan tumbuhnya bahaya pemicu untuk meruntuhkan perusahaan.

Moral hazard adalah akar untuk menciptakan berbagai bahaya atau hazard yang lain di tempat kerja. Seperti, hazard perilaku, hazard keselamatan kerja, hazard dalam mengawasi dan mengelola bahan baku kimia atau biologi di tempat kerja, dan berbagai macam hazard lainnya yang berpotensi mengundang kerugian untuk perusahaan dan stakeholders.

Secara normatif, etika adalah alat untuk mendidik moral dan perilaku agar tidak menjadi hazard atau bahaya. Perusahaan dan instansi yang berkualitas pasti membuat panduan etika untuk dipatuhi oleh setiap individu di tempat kerja. Panduan etika biasanya dikuatkan dengan fakta integritas, dan juga fakta akuntabilitas agar setiap individu di tempat kerja mampu mempertanggung jawabkan segala sesuatu dengan profesional dan etis.

Ketegasan untuk menginternalisasikan nilai-nilai etika ke dalam karakter, sikap, perilaku, mind set, dan kompetensi individu sangatlah membantu perusahaan untuk menghindarkan berbagai risiko yang ditimbulkan oleh moral hazard.

Bila benih moral hazard sudah muncul di tempat kerja, maka kepemimpinan dan manajemen harus segera melakukan intervensi cepat dengan nilai-nilai positif. Minta umpan balik dari sumber daya manusia tentang sebab-akibat yang memunculkan benih moral hazard di tempat kerja. Berikan segera pengetahuan praktis untuk menghilangkan benih moral hazard tersebut. Tingkatkan kesadaran dan lakukan penelitihan secara mendalam agar memahami dari mana munculnya benih moral hazard tersebut. Bantu setiap individu untuk menyatu di dalam kebaikan. Berikan nilai-nilai positif dan jelaskan tentang dampak moral hazard untuk keselamatan perusahaan dan masing-masing individu di tempat kerja.

Moral hazard melemahkan akuntabilitas dan daya saing. Ketika orang-orang menjadi tidak bermoral dan tidak etis; mereka pasti tidak memiliki hati untuk mempertanggungjawabkan semua ucapan, perbuatan, pikiran, perasaan, dan pekerjaan. Pada akhirnya, mereka menjadi energi negatif yang menghadirkan bahaya atau risiko di tempat kerja; sehingga pola kerja mereka menurunkan kinerja, merusak reputasi, dan menghilangkan kredibilitas.

Semakin tinggi kualitas moral seseorang, semakin hebat kualitas baiknya untuk membantu keselamatan dan keamanan di setiap proses pencapaian kinerja. Orang-orang bermoral baik adalah energi positif yang selalu optimis, serta selalu memiliki empati yang tinggi untuk mempertanggung jawabkan pekerjaannya dengan sepenuh hati dan totalitas.

Bila moral hazard bisa dihilangkan dengan sistem dan tata kelola yang baik, maka organisasi secara otomatis menguat dan menjadi unggul. Dan, keselamatan sumber daya manusia dan aset perusahaan terkelola dengan baik, termasuk setiap individu akan menunjukkan peran kerjanya dengan penuh tanggung jawab dan berkualitas. Moral yang baik pastinya memudahkan semua investigasi insiden yang merugikan, memudahkan manajemen kasus atau persoalan, serta memudahkan komunikasi dengan semua pihak untuk menegakkan keadilan dan kebaikan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com