MASALAH DAN SOLUSI ADALAH DUA SAHABAT SEJATI

“Masalah adalah sahabat sejati dari solusi. Keduanya saling menciptakan dan saling mengundang untuk meramaikan kehidupan.”~Djajendra

Masalah membuat kita pusing tujuh keliling. Tidak seorang pun yang suka dengan masalah, tetapi tidak seorang pun yang bisa terhindar dari masalah. Masalah adalah bagian dari proses hidup yang pasti dialami oleh setiap manusia untuk mendewasakan mental dan kepribadian. Setiap orang akan mengalami pertumbuhan dan kemajuan melalui masalah. Masalah adalah sesuatu yang baik bagi pertumbuhan mental dan emosional, tetapi akan membuat diri kita menderita dan kehilangan rasa nyaman. Banyak kasus kehidupan orang-orang yang terlihat sukses secara materi yang dihancurkan oleh masalah, karena mereka tidak memiliki hati yang kaya dan bijaksana untuk menangani masalah. Diperlukan kecerdasan emosional dan spiritual yang baik untuk tetap tenang, tabah, sabar, dan percaya diri saat diserang dengan masalah. Jika kita tidak mau menerima masalah sebagai peluang untuk memperbaiki kualitas hidup, maka diri kita selalu menjadi masalah bagi hidup kita.

Ketika kita sudah mencapai keamanan dan kesejahteraan dengan hebat, investasi dan deposito sudah cukup untuk turun-temurun, kemudian berpikir bahwa sekarang kita telah menyelesaikan semua masalah hidup dan memiliki solusinya, maka ini menjadi awal bagi kita untuk menjadi masalah bagi diri kita sendiri. Masalah tidak dapat dihilangkan dengan kekayaan, keamanan, dan kesejahteraan. Masalah hanya dapat dihilangkan dengan pembebasan dan kemerdekaan diri dari kehidupan duniawi. Jadi, ketika kita diserang dengan masalah yang berat, kita harus segera meningkatkan kesadaran untuk merawat dan menguatkan diri kita yang positif. Jangan pernah memberikan tempat dan waktu untuk jiwa kita yang lemah dan pikiran negatif kita. Kita harus kuat saat menangani masalah dan tidak boleh takut menghadapi kenyataan yang tak terhindarkan kesulitannya. Badai pasti berlalu, demikian juga dengan masalah pasti berlalu. Saat sedang menghadapi masalah, kuatkan keyakinan dan kepercayaan diri seolah-olah masalah terselesaikan dengan baik. Jangan membiarkan masalah membawa kita pada depresi atau hal-hal buruk lainnya, yang merusak mental dan daya tahan hidup kita.

Kadang-kadang, masalah akan melemparkan banyak sekali batu-batu untuk melukai mental kita. Dalam kondisi ini, kita harus semakin menguatkan diri dan menjaga kesehatan akal dan pikiran dalam energi positif. Tidak ada pilihan selain menerima masalah sebagai bagian dari perjalanan hidup. Masalah bertujuan untuk melahirkan kita kembali dengan mental dan kemampuan yang lebih tinggi. Masalah adalah sekolah yang memberikan pelajaran kehidupan, dan sekaligus menguji kualitas diri kita, untuk hidup dalam tanggung jawab yang lebih tinggi. Saat kita penuh semangat membangun kehidupan yang ideal, masalah menjadi tempat ujian. Pada dasarnya tujuan utama kehidupan kita adalah merdeka atau pembebasan diri dari semua masalah hidup. Hal ini baru kita pahami setelah melewati serangkaian fase dalam proses hidup. Sebagai manusia yang cerdas, kita semua pasti berjuang untuk mendapatkan kekayaan dan memenuhi keinginan duniawi. Kita yang taat kepada Tuhan pasti melakukan semua kegiatan untuk mendapatkan kekayaan dalam kerangka kerja integritas yang benar. Dan integritas bukan hanya tentang menjadi benar dan jujur, tetapi juga menjadi diri sejati yang sangat mengenali dirinya. Dan pada akhirnya, sebagai manusia yang bijak, kita akan mendapatkan kesadaran bahwa kemerdekaan atau kebebasan adalah kekayaan duniawi yang paling tinggi kualitasnya.

Masalah seberat apa pun tidak boleh menghilangkan kesadaran kita untuk membentuk kepribadian kita yang sejahtera dengan meningkatkan kualitas dalam bidang ekonomi, keuangan, dan keamanan. Masalah bukan untuk menghilangkan keberadaan kita, tetapi untuk menaikkan kelas kita. Kuatkan diri dengan nilai-nilai positif yang mampu memberikan energi untuk menguatkan langkah dan perjuangan kita. Masalah membuat kita berada dalam kesulitan besar, karena fokus berlebihan pada masalah, bukan pada solusi. Oleh karena itu, ketika masalah menyerang, maka kuatkan diri dengan energi positif dan kebijaksanaan, baru kemudian berhadapan dengan masalah. Jelas, hal ini tidak mudah, membutuhkan kesadaran spiritual dan kecerdasan emosional yang sangat tinggi. Tidak mudah bukan berarti tidak bisa, selama kita menjadi bijak dan cerdas selalu ada jalan untuk bisa.

Ketika ada masalah, solusinya juga ada. Demikian juga, setelah mendapatkan solusi di dalamnya sudah lahir potensi masalah. Jadi, masalah dan solusi ini dua sahabat yang tak terpisahkan hidupnya. Jika kita sudah tahu bahwa masalah adalah bagian dari langkah kehidupan kita, maka kita harus membangun kepribadian dengan hati yang kaya dan bijaksana. Sebab, masalah tidak mungkin diatasi dengan hati yang miskin, kepribadian dengan nilai-nilai negatif, kepribadian dengan ego yang buruk, kepribadian yang stagnasi, kepribadian yang selalu tegang dan tidak pernah tenang, serta kepribadian yang tidak sabar. Masalah hanya tunduk pada pribadi yang hidup dengan nilai-nilai positif, ego yang rendah hati dan percaya diri, hati yang kaya dan bijaksana, selalu tenang dan terkendali dalam kesabaran, mampu menangani kesulitan dengan tegar dan percaya diri, serta sangat yakin dan percaya pada pertolongan Tuhan.

Masalah adalah sahabat sejati dari solusi. Keduanya saling menciptakan dan saling mengundang untuk meramaikan kehidupan. Setiap orang berpotensi menjadi seperti yang diinginkan, syaratnya dia harus kuat dan hebat untuk mengalahkan masalah. Jika kita memiliki tujuan dan impian, maka masalah akan menguji kemampuan kita untuk mewujudkan impian dan tujuan. Jika kita dianggap tidak pantas oleh masalah, maka kita akan mengalami kegagalan untuk mewujudkan impian dan tujuan. Penguatan diri menjadi sangat penting saat menghadapi masalah. Lakukan perjalanan ke dalam diri sendiri untuk menemukan kekuatan spiritual kita. Melalui latihan spiritual, kita mampu meningkatkan kepercayaan pada diri sendiri dan meningkatkan keyakinan pada Tuhan untuk menemukan solusi. Perjalanan ke dalam diri membantu kita memperkaya diri dengan kebijaksanaan. Ini menanamkan dalam diri kita kemampuan untuk menemukan energi kreatif dan bekerja dalam alam bawah sadar untuk menemukan solusi atas masalah kita. Kita semua diberkati dengan kecerdasan spiritual dan emosional di ke dalaman diri kita. Jika kita mampu atau terlatih untuk sangat masuk ke inti jiwa kita, maka sangat mudah bagi kita untuk memulihkan diri dari masalah. Dan kemudian, kita pun mampu menciptakan solusi untuk membebaskan kita dari masalah.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN DIRI YANG ANTI BADAI DAN KESULITAN

“Pejuang kehidupan tidak takut dengan badai, tidak takut dengan semua hal yang menakutkan, dan tidak menyerah ketika roboh oleh kekuatan badai yang hebat.”~Djajendra

Kehidupan bukanlah tempat yang nyaman bagi orang-orang yang mudah putus asa. Kehidupan bukanlah tempat yang indah bagi orang-orang yang tak mampu mengatasi badai dan kesulitan. Kehidupan di dunia mengharuskan setiap orang untuk memiliki fondasi mental dan emosional yang kuat, sehingga badai kesulitan tidak bisa merobohkan dirimu. Dunia adalah arena untuk para pejuang yang setiap saat berpotensi menemukan lawan hebat untuk dikalahkan. Jika Anda lemah dan mudah stres dengan keadaan tidak nyaman, maka badai kehidupan bisa menghancurkan segala hal yang Anda miliki. Pejuang kehidupan tidak takut dengan badai, tidak takut dengan semua hal yang menakutkan, dan tidak menyerah ketika roboh oleh kekuatan badai yang hebat.

Jika Anda tidak memiliki kesadaran dan panggilan hati untuk membangun setiap aspek kehidupan Anda dengan fondasi yang kuat, maka kehidupan yang sulit akan mengajarkan pada Anda untuk memiliki fondasi diri yang kuat. Pekerjaan utama dari para pejuang kehidupan adalah membangun kualitas diri dari dalam untuk dapat menjaga ketenangan, kedamaian, kejujuran, integritas, harga diri, kepedulian, cinta, kecerdasan, rasa syukur, keseimbangan batin, keseimbangan tubuh, bahkan saat sedang menghadapi kesulitan yang tak terhindarkan selalu tetap fokus untuk membangun dan menumbuhkan diri terbaik. Orang-orang hebat adalah mereka yang tetap kuat setelah melewati ribuan kesulitan, melewati badai yang menjatuhkan, melewati gempa kehidupan yang merobohkan semua bangunan kuat di dalam diri.

Kecerdasan sejati Anda adalah ketika Anda bersukacita, gembira, bahagia, damai, tenang, dan merasa kaya di dalam. Jika kesadaran Anda setiap saat positif tentang kehidupan, maka tidak satu kesulitan pun yang mampu mengambil kecerdasan sejati Anda. Kecerdasan sejati membuat Anda menemukan kebahagiaan di dalam mental dan emosional yang kuat, tempat berlindung Anda di dalam batin yang kuat, tempat berkarya Anda di dalam energi kreatif yang kaya integritas. Anda tidak gentar menghadapi kenyataan pahit dalam hidup. Anda selalu sadar untuk menemukan kekayaan sejati di dalam sukacita dan cinta terhadap hal-hal yang Anda lakukan. Secara alami Anda menjadi energi positif yang menerima segala realitas hidup Anda dengan sabar, tenang, dan tumbuh bersamanya di jalan yang benar. Anda tidak akan pernah menyesatkan diri sendiri di jalan yang penuh keluh-kesah, kemarahan, kebencian, kegagalan, kemalasan, putus asa, khawatir, ketakutan, dan hal-hal buruk lainnya. Dengan semua peristiwa yang harus dihadapi, Anda selalu menghadapinya dengan mental pemenang dan emosi yang cerdas untuk merasakan segala hal sebagai pengalaman yang memperkaya sukacita hidup Anda.

Pejuang kehidupan tidak suka menceritakan masa-masa sulit mereka. Mereka tahu bahwa setiap manusia, siapa pun mereka, berasal dari mana pun mereka, tidak mungkin dapat menghindarkan diri dari badai kehidupan. Jadi, kesulitan itu bukan untuk diceritakan, tetapi untuk dijalani dengan tabah dan tegar. Mereka sadar bahwa setiap manusia yang datang ke dunia akan menghadapi badai kehidupan, dan yang menang adalah para pejuang yang tak pernah berhenti untuk membangun kualitas diri dari dalam dirinya. Pejuang sejati tidak pernah menjual cerita masa sulitnya untuk dikasihani oleh orang lain. Mereka bertindak dalam diam dan tenang, kemudian terus tumbuh dan berkembang dari dalam diri untuk menjadi pejuang yang lebih kuat dari sebelumnya. Mereka hidup dari dalam untuk menjangkau akar kehidupan di ke kedalaman jiwa mereka. Mereka belajar membangun kehidupan sosial dari ke kedalaman jiwa mereka. Mereka menemukan hal-hal terbaik di ke kedalaman jiwa untuk kehidupan yang penuh perubahan. Mereka hidup untuk mendukung kehidupan yang lainnya dengan cinta dan kepedulian. Perilaku utama para pejuang adalah terus – menerus tumbuh semakin kuat dan hebat, baik dalam situasi sulit maupun mudah. Tidak pernah berhenti selama nafas masih memberikan kehidupan. Tidak pernah menyerah selama jantung masih berdetak. Pejuang sejati bertindak dengan mental dan emosional untuk menang.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

ORANG-ORANG TETAP BERBOHONG WALAU BERBOHONG ITU TIDAK BAIK

“Walaupun orang-orang suka berbohong, tetapi tidak pernah mau menerima jika dibohongi.”~Djajendra

Berbohong menjadi salah satu perilaku yang membumi dan sudah berbudaya dalam kehidupan manusia. Kadang-kadang untuk membela diri, orang siap berbohong. Kadang-kadang untuk membenarkan perbuatan yang tidak benar, orang siap berbohong. Kadang-kadang untuk membelah kepentingan dan keyakinannya, orang siap berbohong. Berbohong adalah tanda bahwa dirinya belum mengenal dirinya dan Tuhannya dengan baik. Berbohong adalah energi negatif yang membuat jiwa paling dalam menderita karena emosi dan pikiran tidak jujur. Selama Anda berbohong, maka selama itu kebahagiaan dan kedamaian tidak pernah Anda miliki. Kedamaian dan kebahagiaan dihasilkan dari kejujuran sejati yang tidak pernah dibohongi. Walaupun kebohongan tidak mungkin dihilangkan dari kehidupan sosial, tetapi kesadaran bahwa kebohongan tidak akan menghasilkan kedamaian dan kebahagiaan perlu ditanamkan di dalam diri dengan baik.

Hidup yang indah membutuhkan kejujuran. Semua kebaikan dalam hidup membutuhkan kejujuran. Kejujuran menciptakan cinta dan kepedulian untuk menggerakkan potensi hebat dari masing-masing individu bagi kesejahteraan hidup. Ketika kejujuran digantikan dengan kebohongan, maka kedamaian dan kesejahteraan dalam kehidupan sosial akan berhenti. Kejujuran dan kebohongan menciptakan aliran energi baik dan buruk ke dalam hidup. Jika Anda memilih jalan kebohongan sebagai pilihan hidup, maka jangan pernah menuntut atau berharap untuk merasakan kebahagiaan dan kedamaian yang konstan di sepanjang hidup Anda. Kebohongan akan memberikan pelajaran bahwa kehidupan ini bukan tempat yang indah dan baik, tetapi tempat yang penuh kesulitan dan penderitaan. Jadi, kebohongan yang Anda lakukan setiap saat akan memberikan energi negatif pada persepsi dan kepercayaan Anda. Pada akhirnya, kebohongan hanya akan menciptakan rasa sakit di dalam diri, dan membuat Anda pesimis tentang kedamaian dan kebahagiaan. Anda yang suka berbohong mungkin berpikir bahwa kedamaian dan kebahagiaan hanyalah sebuah ilusi atau teori yang tidak mungkin dapat dirasakan atau pun dimiliki dalam kehidupan nyata.

Walaupun orang-orang suka berbohong, tetapi tidak pernah mau menerima jika dibohongi. Tidak seorang pun suka dibohongi, semua orang selalu menginginkan hubungan yang jujur dalam tanggung jawab yang tinggi. Untuk memiliki hubungan yang dapat dipercaya, diperlukan kejujuran dan tidak diperlukan kebohongan. Dengan mengingat hal ini, Anda dituntut dan diharapkan menjadi pribadi yang paling jujur yang tidak pernah berbohong, sehingga Anda dapat dipercaya untuk menjalankan tanggung jawab yang diberikan pada Anda. Sekarang, bagaimana Anda menjalankan kehidupan yang jujur dengan orang-orang yang berbohong? Orang lupa bahwa ketika berbohong mereka sudah menggerakkan energi bohong ke dalam kehidupan. Akibatnya, energi kebohongan ini akan bergerak memasuki diri siapa saja. Kebohongan menular seperti virus dan hidup di dalam diri masing-masing orang. Jadi, ketika kebohongan sudah bersembunyi di dalam diri masing-masing orang, maka bagaimana mungkin kejujuran mampu menampilkan kekuatan baiknya untuk mengisi ruang kehidupan? Terlepas dari sulitnya menghilangkan kebohongan dari kehidupan, selalu ada kebutuhan untuk menghadirkan kejujuran sebagai jalan menuju kesejahteraan dan kedamaian hidup.

Berbohong itu sangat merugikan diri sendiri, banyak hal buruk akan terjadi pada kehidupan orang-orang yang suka berbohong. Hal yang pasti, orang yang suka berbohong tidak akan pernah merasakan kebahagiaan dan ketenangan dalam hidup. Kebohongan akan membuat diri Anda selalu ketakutan, khawatir, cemas, curiga, berprasangka buruk, serta berbagai macam energi negatif suka menetap di dalam pikiran dan emosi Anda. Diri sejati Anda mungkin yang paling menderita dalam rasa kesepian akibat kuasa gelap energi kebohongan. Anda pun mungkin selalu ingin menuntut kejujuran dari diri sejati Anda yang dikuasai oleh energi kebohongan. Seperti kisah orang yang mempertanyakan kebenaran di balik pernyataan bohong. Walau pun kebohongan sudah menguasai kehidupan, tetapi jika Anda mau menjadi pribadi yang jujur, jalan untuk itu selalu ada. Jika Anda sudah memiliki komitmen untuk kehidupan yang damai, indah, bahagia, dan sejahtera; maka, tidaklah sulit bagi Anda untuk menghilangkan energi kebohongan dari DNA Anda. Semuanya ditentukan oleh kesadaran dan keyakinan Anda. Jika Anda sangat yakin bahwa kejujuran adalah satu-satunya jalan untuk mendapatkan semua kebaikan dari kehidupan, maka Anda sudah satu langkah di depan untuk menjalani kehidupan yang jujur dan kaya integritas.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KESEDIHAN DAN KEGEMBIRAAN ADALAH PILIHAN HIDUP

“Hidup Anda dibentuk dari sikap dan keputusan Anda, bukan dari keinginan dan ambisi Anda.”~Djajendra

Anda boleh memilih untuk hidup sedih atau gembira. Ketika Anda tidak mau menerima kesulitan dan penderitaan, maka kesedihan akan menguasai emosi dan pikiran Anda. Apalagi kalau Anda terus-menerus menyalahkan orang lain dan tidak pernah mau introspeksi diri, maka hidup Anda seperti tiada hari tanpa penderitaan. Kegembiraan akan menjadi sesuatu yang mahal dan mewah, Anda pun seolah-olah hanya memiliki kesedihan untuk diberikan pada kehidupan Anda. Memang betul bahwa ada hal-hal yang tidak bisa Anda pilih, sebab sudah diberikan dalam wujud takdir, tetapi Anda masih bisa memilih untuk bersikap seperti apa dan untuk membuat keputusan seperti apa terhadap takdir yang harus Anda terima. Pada akhirnya, hidup Anda dibentuk dari sikap dan keputusan Anda, bukan dari keinginan dan ambisi Anda.

Bagi sebagian orang yang tidak memilih kegembiraan sebagai gaya hidup akan memiliki gaya hidup yang meratapi kesedihan. Jika ada sedikit kesulitan, maka amarah dan rasa tidak berdaya langsung terlihat dalam ekspresi drama yang penuh air mata. Keluh-kesah, menyalahkan orang lain, menyalahkan Tuhan,  dan segala sesuatu di luar dirinya pasti disalahkan sambil minta dirinya dikasihani. Depresi yang terus-menerus menjadikan kepribadian Anda tidak stabil dan selalu mencari korban dari luar diri untuk dipersalahkan. Dalam kondisi ini, Anda sulit memahami nasihat yang baik untuk hidup Anda dan tidak pernah paham bahwa hidup Anda ada dalam sikap dan keputusan Anda, bukan dalam sikap dan keputusan orang lain. Apa pun takdir Anda, sikap dan keputusan Anda yang memilih untuk hidup bahagia dan gembira pasti membuat jalan hidup Anda cemerlang dalam kebahagiaan.

Kesedihan dan kegembiraan adalah sesuatu yang wajar dan semua orang pernah merasakannya. Apalagi Anda memutuskan untuk tidak lagi mengejar sukses dan tidak lagi menolak kegagalan. Ketika sukses dan kegagalan bernilai sama bagi Anda, keduanya tidak lebih sebagai pengalaman yang memperkaya kualitas hidup Anda, maka badai kehidupan dan keberuntungan yang terus-menerus tidak akan mampu merubah Anda. Anda tetap rendah hati, percaya diri, bahagia, dan selalu  gembira dengan badai kehidupan maupun keberuntungan yang terus-menerus. Anda tidak akan memperlihatkan emosi rendah dari kedua peristiwa tersebut, tetapi selalu menunjukkan kebijaksanaan dan kesederhanaan dalam kebahagiaan abadi. Kebahagiaan dan kegembiraan tidak ditentukan oleh kesuksesan maupun kegagalan, keduanya ditentukan oleh sikap Anda untuk menerima hidup dengan gembira dan menjalani hidup dengan bijaksana dalam rasa syukur yang tinggi.

Ketika kesedihan yang terus-menerus menjadikan Anda dalam kondisi depresi, dan ternyata kehidupan masih membombardir Anda dengan kesulitan dan masalah yang tak terselesaikan, maka Anda harus segera kembali ke kedalaman diri sendiri. Keberadaan Anda lebih dari dunia luar tempat pikiran dan tubuh Anda melihat kehidupan dari cermin pancaindera. Anda memiliki jiwa yang damai di ke kedalaman diri Anda. Kedamaian dan kebahagiaan sudah ada di dalam diri Anda. Ketika akal dan daya Anda sudah kehabisan energi untuk menghadapi realitas dunia luar Anda, maka menenangkan diri dan isi kembali energi positif di ke kedalaman diri Anda. Masuklah ke dalam diri Anda yang paling dalam untuk mengalami ketenangan dan kebahagiaan. Setelah Anda kuat, memiliki energi positif yang berlimpah, sudah dapat menyadari bahwa di ke kedalaman diri sejati Anda ada tempat yang membuat Anda menemukan segala macam solusi bagi kehidupan yang bahagia, Anda pun bisa kembali hadir ke dunia luar untuk menyelesaikan semua masalah dengan mudah.

Diri Anda adalah solusi untuk hidup Anda. Tidak perlu ada kesedihan sampai menjadi depresi yang merusak kesehatan diri sendiri. Tidak perlu kehilangan kedamaian jiwa hanya karena belum ketemu solusi. Tidak perlu kehilangan fokus pada tujuan hidup hanya karena masalah dan kesulitan menghalangi jalan Anda. Tidak perlu tenggelam dalam hati yang dipenuhi rasa takut dan khawatir tentang masa depan. Hidup memang tidak pasti. Hidup memang dalam perubahan terus-menerus. Hidup memang tidak dapat diprediksi. Tetapi, jika Anda menerima apa pun jalan hidup dengan gembira dan bahagia, maka Anda dapat melihat kehidupan dalam cahaya yang menerangi visi hidup Anda. Semua peristiwa dan kejadian dalam hidup bersifat sementara dan perubahan akan menciptakan yang baru. Kesulitan dan kemudahan akan lewat pada waktunya. Tidak ada yang permanen. Tidak ada yang pasti. Anda harus selalu memperkuat mental dan emosional agar memiliki ketabahan dan kesabaran untuk melewati masa-masa paling sulit. Setelah melewati masa sulit, belajarlah sesuatu untuk menjadikan Anda lebih bijaksana dan lebih bahagia dengan situasi apa pun.

Roda kehidupan terus-menerus berputar membawa keinginan dan ambisi Anda. Keinginan dan ambisi selalu menuntut pencapaian dan sukses lebih besar, pencapaian target yang lebih besar, segalanya yang lebih hebat dan lebih besar jumlahnya untuk memuaskan ego yang menguasai ambisi. Jika Anda tidak sadar bahwa pada waktunya roda kehidupan harus menyentuh dasar yang paling rendah, maka saat roda kehidupan berada di titik terendah, Anda bisa menderita hebat dalam kesulitan. Oleh karena itu, pahami bahwa kehidupan tidak selalu membuat Anda berada pada puncak pencapaian, kadang-kadang akan melempar Anda pada dasar jurang. Pelajari pola hidup yang selalu membawa siapa pun untuk mengalami kebahagiaan dan penderitaan. Keduanya selalu hadir untuk dialami dan dirasakan. Kesadaran dan sikap Anda untuk hidup gembira dan bahagia, akan mengubah penderitaan yang diberikan pancaindera dari interaksi Anda dengan dunia luar diri Anda. Berikan pelayanan terbaik bagi dunia luar Anda. Berikan kontribusi dan komitmen untuk keindahan dan kedamaian dunia. Miliki motivasi dan gairah untuk memberikan hal-hal positif dan membicarakan kebaikan di sepanjang hidup Anda. Hiduplah untuk membantu dan meringankan penderitaan orang lain. Jika semua yang Anda berikan adalah hal-hal positif dalam balutan cinta dan kepedulian, maka semua yang Anda berikan itu secara otomatis akan memperkaya atau memperkuat energi positif di dalam diri sejati Anda. Akibatnya, di dalam diri sejati Anda akan ada jutaan solusi untuk membantu kehidupan Anda agar selalu bahagia dan damai.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

HIDUP DALAM KEMENANGAN DAN KEDAMAIAN DI SETIAP MOMEN

“Dalam jiwa terdalam kita tersembunyi semua informasi, pengetahuan, dan potensi untuk dimanfaatkan bagi kehidupan terbaik kita.”~Djajendra

Kehidupan kita sangat berharga dan tugas kita adalah menunjukkan bahwa kita sangat berharga di setiap momen kehidupan. Pengetahuan membantu kita berkembang bersama potensi di dalam diri. Semua jenis pikiran yang melemahkan hidup harus dihilangkan dari potensi kita. Semua jenis pikiran yang mengaburkan jalan menuju tujuan harus dihilangkan. Semua emosi buruk yang menghalangi kita menuju tujuan harus dihilangkan. Hilangkan kemarahan, kecemasan, ketakutan, penderitaan, kebencian, kemalasan, depresi, iri hati, kurang toleransi, dan kecemburuan agar kita terbebas dari kebodohan hidup, serta mampu menemukan emosi-emosi positif yang membuat diri kita lebih cerdas dan hebat. Setiap momen hidupkan cahaya di dalam diri agar bisa melihat bakat dan potensi sebagai harta karun bagi kehidupan kita. Kita sudah dirancang untuk sesuatu yang lebih unggul dan lebih cemerlang. Kita harus tumbuh melalui kesadaran pemersatu jiwa, raga, pikiran, emosi, perilaku, dan tindakan dalam satu visi kehidupan yang berlaku selamanya bagi kita.

Ketika kita sedang menuju tujuan kadang-kadang kegelapan akan menutupi cahaya jiwa. Saat kegelapan menutupi cahaya jiwa, itulah saat-saat paling sulit atau pun sering dikatakan bahwa kita sedang berada di titik terendah. Kita harus bijak dan sadar bahwa memang begitulah jalan menuju tujuan, tiba-tiba kabut dan kegelapan dapat menghalangi jalan kita menuju tujuan. Jika kita panik, kehilangan kesabaran dan ketenangan, kita pun mungkin tersesat atau terjebak di jalan yang salah. Saat jiwa kita ditutupi kegelapan, saat kita kehilangan arah, saat kita tidak mampu lagi melihat potensi dan bakat kita, saat kita kehilangan tenaga untuk melangkah, saat semua pintu tertutup untuk kemajuan kita; maka, sadarlah bahwa pekerjaan utama kita dalam hidup adalah menyalakan cahaya jiwa dan menerangi semua potensi di dalam diri agar kita bisa kembali ke jalan yang benar. Cahaya jiwa pasti menerangi emosi, pikiran, tindakan, dan perilaku kita, sehingga kita bisa menghilangkan semua kegelapan dan kabut yang menghalangi jalan kita menuju tujuan.

Di dalam diri kita ada sumber kemenangan. Di dalam diri kita ada sumber pertumbuhan. Di dalam diri kita ada sumber cahaya jiwa. Kita dirancang dan disiapkan untuk meraih kemenangan dan hidup dalam kedamaian. Jadi, tidak ada alasan untuk menderita, tidak ada alasan untuk hidup susah, tidak ada alasan untuk tidak bersyukur, tidak ada alasan untuk salah jalan. Untuk itu, mulailah dengan mengenal diri sendiri secara sempurna dan total. Pahami siapa diri saya dan semua potensi yang tersembunyi; pahami bahwa diri saya dapat bersinar dalam kemuliaan ilahi; pahami bahwa saya dapat tetap berjalan melewati kegelapan menuju ke dalam cahaya visi; pahami bahwa saya memiliki kekuatan yang hebat untuk memanfaatkan sumber daya tak terbatas yang tersembunyi di ke kedalaman jiwa saya. Jika kita sadar bahwa di dalam diri kita sudah disiapkan semua bahan dasar untuk mencapai tujuan hidup sesuai visi yang kita cita-citakan, maka tidak akan ada halangan apa pun yang mampu mengalangi kita untuk sampai pada tujuan hidup kita. Semakin kita terlatih untuk membiarkan kemuliaan Tuhan di dalam cahaya jiwa kita, maka halangan dan kegelapan hidup yang luar biasa pun dapat kita atasi dengan cahaya jiwa kita. Jadi, kita selalu dapat beradaptasi dengan takdir kita dan terus-menerus berkarya dari dalam diri untuk kecemerlangan dan keunggulan di mana pun kita berada.

Harapan harus selalu dihidupkan di dalam jiwa walau berbagai situasi dan peristiwa mencoba menjauhkan kita dari harapan. Percayalah pada diri sendiri bahwa kita mampu melewati semua tantangan yang paling sulit sekalipun. Kita mampu merubah jalan hidup yang sulit menjadi jalan hidup yang penuh energi positif. Pertahankan semangat dan motivasi untuk terus-menerus bergerak menuju tujuan. Tingkatkan disiplin dan ketekunan untuk terus-menerus menjadi pribadi yang lebih terang menuju jalan hidup pilihan. Jadilah pribadi yang mudah beradaptasi dengan situasi dan keadaan seperti apa pun, kemudian menemukan cahaya jiwa untuk berjalan lurus menuju tujuan yang benar. Berikan motivasi dan penegasan pada diri sendiri bahwa ’aku mampu, aku kuat, aku memiliki potensi dan kualitas’. Penegasan dan komitmen kepada diri sendiri sangat diperlukan agar kepercayaan diri dan keyakinan untuk sukses dapat dirasakan dalam setiap momen. Miliki keyakinan dan kepercayaan diri yang tidak tergoyahkan saat kesulitan merusak semua rencana. Jadi, walau pun harus kembali memulai lagi dari awal, tetaplah lebih semangat lagi, lebih yakin lagi, lebih percaya diri lagi untuk mendapatkan yang diperjuangkan dalam hidup.

“Dalam jiwa terdalam kita tersembunyi semua informasi, pengetahuan, dan potensi untuk dimanfaatkan bagi kehidupan terbaik kita.”~Djajendra

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PERILAKU ORANG YANG CERDAS EMOSIONAL

“Kecerdasan emosional membuat kita sangat sadar untuk merasakan hal-hal baik di saat hal-hal tidak baik mengganggu kenyamanan hidup kita.”~Djajendra

Kecerdasan emosional merupakan kekuatan yang harus kita latih dan diasah terus-menerus untuk membantu kehidupan kita. Kecerdasan emosional itu seperti alat bantu kita untuk menghadapi berbagai persoalan mendasar yang bersumber dari diri sendiri dan orang lain. Alat bantu ini ada di dalam potensi kita dan kita harus betul-betul mengenal diri sendiri secara sempurna agar kita dapat menemukan potensi kecerdasan emosional di ke kedalaman diri sendiri. Manfaatkan kecerdasan emosional untuk mengendalikan stres, kemarahan, depresi, perasaan putus asa, ketakutan, kekhawatiran, dan semua hal-hal negatif yang merugikan hidup kita. Jadilah diri sendiri yang utuh dalam kepribadian positif untuk memudahkan diri kita menemukan potensi kecerdasan emosional di ke kedalaman diri sejati.

Dalam kehidupan yang serba cepat dengan perubahan yang tidak bisa dihindari, kita membutuhkan daya tahan mental dan emosional yang hebat. Seseorang yang cerdas emosional selalu tenang dan sabar saat menghadapi hubungan yang buruk dengan orang lain. Perilaku utama dari orang yang cerdas emosional adalah hebat dalam pengendalian diri, memahami situasi diri sendiri dan orang lain, melihat dan menguasai makna dari jenis-jenis emosi yang muncul dalam diri, dan mengevaluasi emosi diri sendiri bersama dengan emosi orang lain secara konsisten. Jadi, ini adalah tentang kemampuan kita untuk memiliki kontrol terhadap berbagai jenis emosi yang muncul di dalam diri oleh berbagai sebab dan akibat yang bersumber dari persepsi, keinginan, keyakinan, kebutuhan, orang lain, situasi, peristiwa, kejadian, dan konflik.

Kecerdasan emosional mendorong kita untuk tidak mengabaikan perasaan atau emosi orang lain. Empati dan kepedulian kita akan semakin menguat di dalam diri kita, sehingga kita mampu memperlihatkan perilaku baik dan sopan santun kepada orang-orang di sekitar kita. Kita selalu hebat dalam menjaga dan mengendalikan perasaan kita. Tidak mudah bagi kita untuk mengumbar perasaan dan emosi dalam sebuah momen. Kita tidak akan menyalahkan orang lain ketika kita mengalami hari yang tidak menyenangkan. Kita selalu terkendali dalam ketenangan, kesabaran, dan kebaikan untuk diri sendiri dan orang lain. Seburuk apa pun hari yang kita miliki, kita mampu mengendalikan emosi negatif kita ke tindakan yang lebih positif dan produktif. Kecerdasan emosional membuat kita sangat sadar untuk merasakan hal-hal baik di saat hal-hal tidak baik mengganggu kenyamanan hidup kita.

Kecerdasan emosional membuat kita mengenal dan memahami dampak yang dihasilkan oleh perasaan kita. Oleh karena itu, kesadaran kita yang tinggi mampu mengelola dan mengalihkan energi negatif dari perasaan-perasaan yang tidak menguntungkan hidup kita. Semua perasaan negatif difokuskan pada hal-hal positif, sehingga secara perlahan hal-hal positif tersebut mampu menghilangkan perasaan negatif kita. Jika kita membiarkan perasaan atau emosi buruk terus-menerus hidup di dalam pemikiran kita, maka hal ini dapat menciptakan masalah kesehatan yang sangat serius. Kita sadar bahwa tidak mungkin kita bebas seratus persen dari perasaan dan emosi negatif, tetapi kita memiliki kesadaran dan kemampuan untuk mengelola hal-hal buruk agar tidak menguasai hidup kita.

Kecerdasan emosional membuat kita memiliki perilaku yang tidak membiarkan perasaan, keyakinan, emosi, dan pemikiran orang lain mengendalikan hidup kita. Kita mampu menjadi diri sendiri yang unik dan terkelola melalui kesadaran diri sendiri. Walaupun kita mampu memahami berbagai jenis emosi dan dampaknya, tetapi kita memiliki pertahanan diri yang kuat untuk tidak membiarkan perasaan atau emosi buruk menyerang kedamaian hidup kita. Kesadaran kita untuk hidup bahagia dan damai membuat alam bawah sadar kita tidak akan membiarkan emosi negatif siapa pun yang merusak kedamaian dan kebahagiaan kita. Jadi, saat kecerdasan emosional menguat di dalam diri kita, saat itu kekuatan alam bawah sadar akan menjaga sikap positif dan membuat kita selalu hebat untuk mengatasi hal-hal buruk di sepanjang hidup.

Orang-orang yang cerdas emosional selalu hidup dalam kedamaian dan keindahan. Tidak akan terlibat dalam konflik yang tidak perlu. Cerdas memilih momen untuk menyelesaikan masalah. Ketika keadaan tidak menguntungkan, maka pilihan terbaik adalah menghindari ruang pertempuran. Ketenangan dan kesabaran selalu dipelihara saat menghadapi orang-orang yang suka melakukan provokasi. Ego dan kemarahan selalu dikendalikan saat menghadapi orang-orang yang berniat tidak baik. Kecerdasan emosional membuat kita menghadapi orang-orang negatif dengan interaksi yang lebih positif. Tidak ada kemarahan dan selalu menghindari konflik langsung.

Tidak suka membicarakan keburukan dan kekurangan orang lain. Tidak akan membuang-buang waktu untuk gosip. Kecerdasan emosional menyadarkan kita tentang ruginya hidup kita jika selalu membicarakan atau mendengarkan gosip. Semakin sering gosip tentang keburukan dan kekurangan orang lain, semakin banyak kita akan menyerap dan menyimpan energi negatif di alam bawah sadar kita. Akibatnya, kita sulit merasakan kedamaian dan kebahagiaan dalam hidup kita. Setiap saat energi negatif dari alam bawah sadar akan memaksa kita untuk berpikir tentang hal-hal buruk. Kondisi ini membuat kita sulit untuk memiliki percakapan yang lebih positif, kita selalu terpancing untuk berbicara tentang hal-hal negatif. Perasaan dan emosi negatif kita menjadi mudah tampil dan mengekspresikan kekuatannya dalam setiap interaksi dengan orang lain.

Orang-orang yang cerdas secara emosional sangat mandiri dalam pengambilan keputusan. Sangat percaya diri dan rendah hati. Sangat menguasai energi dari setiap emosi yang dihasilkan oleh dirinya, sehingga sejak dini sudah mampu memanfaatkan emosi untuk keberhasilan. Apa pun yang diperjuangkan akan selalu dikerjakan dengan totalitas untuk hasil terbaik. Kerja keras, disiplin, ketekunan, dan kemauan yang hebat selalu di motivasi oleh berbagai jenis emosi yang membuatnya konsisten dan berkomitmen tinggi untuk sukses.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

REKAN KERJA YANG MENGUASAI MANAJER

“Jika Anda menghabiskan hari-hari Anda di tempat kerja dengan komitmen tanpa henti untuk menjadi paling produktif; untuk menciptakan prestasi yang paling luar biasa; untuk menghabiskan hari-hari Anda dengan bahagia. Ini artinya, Anda sedang menuju kemenangan abadi di sepanjang karir dan kehidupan pribadi. ~ Djajendra

Apa yang akan Anda lakukan ketika manajer Anda dipengaruhi dan dikuasai oleh sikap kolega Anda, sehingga manajer hanya mendengarkan apa kata kolega Anda dan tidak lagi bersikap adil dan bijak kepada Anda? Sikap kolega yang merebut pengaruh manajer dan mulai suka memerintah sesama rekan kerja adalah sebuah kenyataan yang sering dialami oleh karyawan. Realitas ini menyebabkan konflik dan kemarahan dalam hati, sehingga kinerja dan kebahagiaan di lingkungan kerja menurun. Jika hal ini dibiarkan dan tidak dikelola dengan baik, maka organisasi Anda tidak akan mampu mencapai prestasi terbaik. Sebab, setiap potensi dan kekuatan yang bersumber dari masing-masing individu selalu berada dalam konflik dan kemarahan yang tersembunyi di dalam hati dan pikiran.

Lingkungan kerja yang berkualitas membutuhkan manajer yang tidak pernah memberi keistimewaan pada salah satu staf secara berlebihan. Manajer yang berkualitas mampu mengelola semua karyawan dengan bijak dan adil. Semua orang didengar dan tidak seorang pun boleh mendominasi sesama kolega. Sikap negatif dan sikap positif harus dapat dikelola manajer dengan cerdas. Manajer juga harus mengawasi setiap peristiwa di tempat kerja dan tidak membiarkan adanya orang-orang yang bersekongkol melawan yang lain. Tidak membiarkan adanya kata-kata, ucapan, dan nada suara yang merusak keharmonisan kerja. Manajer harus mendukung setiap orang dengan sepenuh hati dan juga membantu kebutuhan penyelesaian target kerja dengan baik.

Para pengganggu tidak berada dalam kendali Anda. Ketika rekan kerja Anda menampilkan diri atau bersikap seolah-olah dirinya adalah atasan Anda, Anda tidak boleh terganggu dengan sikapnya. Anda tidak boleh menganggap perilaku mendominasi itu sebagai sebuah hambatan. Anda hanya perlu membangun kepercayaan pada diri sendiri dan setiap saat fokus untuk membangun kualitas diri Anda. Anda harus total membangun kualitas diri dengan kompetensi dan karakter kerja terbaik, sehingga semua orang membutuhkan Anda. Fokus pada waktu dan energi Anda untuk bekerja berdasarkan kepercayaan diri atas kemampuan terbaik Anda. Berlatih untuk mengendalikan tindakan dan perilaku Anda sendiri daripada mengurusi perilaku orang lain. Jadilah pribadi yang kompeten dan berkualitas secara professional, sehingga Anda menjadi orang yang sangat diperlukan di lingkungan kerja. Saat Anda menjadi orang yang sangat dibutuhkan, maka semua orang akan menghormati Anda dan tidak seorang pun yang berani mendominasi atau mengatur-atur Anda.

Tingkatkan keyakinan Anda untuk menanam nilai-nilai positif ke dalam diri sendiri setiap hari. Kendalikan diri dari sikap negatif dan jangan pernah memiliki persepsi negatif dengan perilaku tidak menyenangkan dari rekan kerja. Jika Anda membiarkan sikap negatif dari rekan kerja Anda memasuki emosi dan pikiran Anda, maka itu semua akan menjadi sesuatu yang mengacaukan daya tahan mental Anda, sehingga Anda mudah tersinggung dan marah dengan keadaan. Walaupun sikap kolega Anda tidak berubah dan selalu negatif, Anda yang terkendali dalam energi positif mampu mengabaikan dia dan tidak akan terpengaruh sedikitpun. Anda tetap mampu berkomunikasi tanpa beban dan mampu bekerja sama untuk meningkatkan kecepatan dalam proses kerja.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGHADAPI PERILAKU TIDAK TULUS

“Ketidaktulusan adalah kegelapan dalam hidup di mana kebaikan ditutupi dengan niat yang tidak benar.”~Djajendra

Ketulusan adalah cahaya kehidupan di mana sifat baik hadir, dan semua hal ada dalam kejelasan yang terang. Ketulusan menciptakan transparansi dalam segala hal, dan tidak ada lagi yang tidak jelas. Ketidaktulusan adalah kegelapan dalam hidup di mana kebaikan ditutupi dengan niat yang tidak benar. Ketidaktulusan menunjukkan kehidupan dalam rasa takut dan curiga karena ada yang disembunyikan dalam kerahasiaan hati, dalam kepentingan masing-masing, dalam kurangnya pengertian, dan dalam niat yang ingin mencurangi yang lain. Orang-orang yang memiliki hati yang tulus selalu menampilkan perilaku yang tulus. Mereka mencintai hidup mereka dan lingkungan mereka. Mereka sadar bahwa tidak mudah berharap kejujuran dan cinta dari orang lain. Oleh karena itu, prinsip hidup mereka membuat cinta dan kejujuran mereka tidak bergantung pada pihak di luar diri mereka. Mereka ikhlas dan tulus untuk memberikan cinta, kejujuran, integritas, dan toleransi pada kehidupan dunia yang singkat.

Menghadapi perilaku tidak tulus bukanlah sesuatu yang mudah. Padahal kehidupan yang damai dan harmonis membutuhkan perilaku tulus untuk saling menjaga hubungan dalam cinta dan kebaikan. Kita boleh berbeda ide, keyakinan, kepercayaan, dan pemikiran; tetapi, kita harus tetap tulus untuk menciptakan kebersamaan dalam cinta dan kesepakatan bersama. Persoalannya, sifat manusia berada dalam sebab-akibat, manusia tidak mungkin konsisten dalam memberikan cinta. Jika suka cinta bisa mengalir dan jika tidak suka cinta berhenti mengalir. Jika diperhatikan mungkin akan memperhatikan, jika tidak diperhatikan mungkin akan melupakan. Perilaku tulus membutuhkan cinta yang konsisten dalam segala situasi.

Perilaku tulus seperti cahaya yang memperlihatkan kejujuran, cinta, integritas, kepedulian, empati, dan toleransi dengan jelas. Jika tidak ada perilaku tulus, jangan berharap integritas tumbuh dan menguat. Jika tidak ada perilaku tulus, jangan berharap toleransi dan kepedulian dirasakan bersama. Jika tidak ada perilaku tulus, jangan berharap cinta dan kejujuran dapat terlihat dalam keterusterangan. Perilaku tulus membuat ucapan, tindakan, dan pilihan kata yang sesuai dengan kenyataan. Tidak ada kebohongan, tidak ada kepura-puraan, emosi dan mental selalu dalam energi positif. Tidak ada yang disembunyikan karena kepentingan, kemurnian sikap atas fakta benar-benar hadir dari pengetahuan dan kecerdasan yang transparan.

Perilaku tulus dapat kita miliki jika dengan sengaja kita tumbuh dan berkembang dari kebijaksanaan dan cinta. Ketika kita memperoleh semua pengetahuan dan kecerdasan dari kebijaksanaan dan cinta, maka pikiran kita selalu positif dan persepsi kita mampu melihat atau pun merasakan hal-hal indah di semua fakta kehidupan. Ketidaktahuan, kesombongan, ketakutan, keraguan, kebohongan, kelicikan, keserakahan, kebodohan, dan semua hal-hal yang tidak bijaksana dan tidak dalam kuasa cinta akan lenyap dalam kesadaran dan kecerdasan diri. Kita pun mampu memahami orang lain yang berbeda dengan kita, dan berinteraksi dari perilaku tulus. Kita tidak akan pernah mempunyai niat untuk mengambil keuntungan secara licik dari orang lain, karena kita sadar bahwa hanya Tuhan yang memberi kita keuntungan dan rezeki berlimpah, bukan oleh orang-orang yang kita temui.

Perilaku tulus mampu menyatukan hati dalam kebahagiaan dan kedamaian. Perilaku tidak tulus sangat mungkin menyakiti hati dan meninggalkan kesan negatif. Siapa pun yang tidak tulus akan memanen penderitaan di masa depan. Siapa pun yang tidak tulus sedang memadamkan potensi hebat di dalam diri. Siapa pun yang tidak tulus sedang mematikan cahaya kesadaran dari hati dan pikiran. Setiap orang pasti menyukai orang-orang yang berperilaku tulus, jujur, dan kaya sikap baik. Jika Anda suka dengan orang-orang yang tulus, ikhlas, sabar, baik, rendah hati, jujur, dan menyenangkan; maka, itu artinya, semua orang juga sama seperti Anda, menyukai orang-orang yang seperti Anda sukai. Perilaku tulus memberikan energi untuk kehidupan yang damai, indah, bahagia, dan sejahtera.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KECERDASAN EMOSIONAL MEMBUAT KITA LEBIH MENGENAL KEUNGGULAN DIRI SENDIRI

“Emosi bisa tiba-tiba muncul dan menguat, bisa juga tiba-tiba memudar dan menghilang dengan cepat. Hidup kita tidak boleh ditentukan oleh emosi, tetapi oleh sikap kita yang bijak dan kaya pengetahuan.”~Djajendra

Diri kita ini sangat berharga, diri kita sangat penting untuk kehidupan yang penuh keajaiban. Kita harus merawat diri terbaik untuk selalu kuat dan produktif. Menguasai keterampilan kecerdasan emosional adalah salah satu cara agar kita selalu kuat dan produktif di sepanjang proses hidup. Kecerdasan emosional membuat kita hebat dalam memahami semua jenis emosi yang ada di dalam diri sendiri dan orang lain. Setelah memahami dan mengerti cara memanfaatkan semua jenis emosi tersebut, kita mampu memimpin proses hidup kita dengan tenang. Kecerdasan emosional membuat kita selalu fokus dan tenang dalam semua situasi kehidupan. Ketika kehidupan yang kita alami mengguncang , ketidakpastian, dan tidak mudah; maka, kita mampu menjaga kualitas dan potensi diri kita untuk mengatasi semua hal yang tidak mudah tersebut. Intinya, kecerdasan emosional membuat kita selalu hebat dan berkualitas di semua situasi kehidupan yang kita jalani.

Keterampilan kecerdasan emosional membangun hubungan yang produktif dan berkualitas dengan orang lain. Seorang pemimpin yang menguasai kecerdasan emosional dengan baik mampu membuat orang-orang di sekitar-nya bergerak ke arah yang diinginkan. Paling tidak tujuh kompetensi berikut wajib dikuasai dengan sempurna, yaitu: kesadaran diri, motivasi diri, intuisi, manajemen diri, empati, keterampilan sosial, dan kecerdasan hubungan sosial. Jelas, ke tujuh kompetensi ini membutuhkan kepribadian yang mampu belajar banyak hal dari integritas diri yang sempurna. Ke tujuh kompetensi ini haruslah dimulai dari kecerdasan kognitif yang mampu melakukan tugas apa pun dari ketenangan yang hebat. Kognitif mampu bekerja dalam kegembiraan dan keyakinan untuk sukses ketika fungsi-fungsinya, seperti: mengingat, belajar, memecahkan masalah, memperhatikan, dan semua hal lain yang berbasis keterampilan kognitif mampu hadir dalam kesederhanaan pola pikir yang sangat inovatif.

Kecerdasan emosional membuat kita menguasai persepsi agar interpretasi atau pengakuan atas rangsangan sensoris betul-betul dihasilkan dari integritas dan pengetahuan yang benar, sehingga persepsi kita betul-betul bersifat universal yang mudah menghubungkan kita dengan berbagai perbedaan dalam hidup. Kecerdasan emosional membuat kita selalu fokus atau mampu memberikan perhatian penuh pada hal-hal yang kita kerjakan. Mampu mengelola semua kepentingan dan kompetisi di lingkungan kita. Mampu menghadapi semua situasi dan ketidakpastian dengan percaya diri. Kecerdasan emosional membuat kita memiliki pemikiran yang cemerlang dan menggunakan memori kita untuk hal-hal positif. Kita pun sadar untuk mengambil memori-memori yang baik untuk hidup kita, menggunakan keterampilan motorik dari kesadaran untuk melakukan hal-hal baik, menggunakan atau memilih bahasa dan kata yang berkualitas dalam setiap hubungan dan komunikasi, menampilkan hal-hal visual dari dalam diri untuk memperkuat kebaikan dan keindahan.

Mungkin kita tidak pernah mampu menghitung banyaknya jenis emosi yang dihasilkan oleh diri kita. Tidak mudah untuk mengidentifikasi dan memberi tanda pada perasaan. Kadang-kadang, emosi menciptakan beragam perasaan yang membuat kita semakin bingung dengan diri sendiri. Kegembiraan, kemarahan, kesedihan, khawatir, ketakutan, gairah, semangat, malu, dan semua emosi tersebut masih akan menghasilkan emosi-emosi baru atau perasaan-perasaan baru. Kita harus menandai dan mengidentifikasi semua emosi yang tidak akan pernah selesai melahirkan emosi-emosi baru di sepanjang hidup kita. Jadi, salah satu tugas terpenting di sepanjang proses hidup kita adalah menerima apa pun perasaan yang timbul di hati dan mencatat-nya sebagai akibat dari apa. Perasaan atau emosi itu produk dari ketidakpastian, produk dari sukacita, produk dari dukacita, produk dari keberhasilan, produk dari perubahan yang kita alami. Oleh karena itu, tidak mungkin kita mampu petakan dan memastikan emosi apa saja yang ada di dalam diri kita. Situasi, keadaan, dan peristiwa dapat melahirkan berbagai jenis emosi yang harus dapat kita kendalikan. Daftar emosi tidak mungkin dapat kita susun pada hari ini, sebab kita tidak pernah tahu emosi apa saja yang ada di dalam diri kita. Karena itu, hari ini kita tidak akan mampu mengenali dan memberi tanda pada semua jenis emosi. Kita harus menghadapi emosi tersebut dan barulah kita harus mampu mengendalikan-nya dengan cerdas.

Berapa sering dan berapa lama sebuah perasaan bisa menguasai hidup kita? Jika perasaan-perasaan yang tidak menguntungkan hidup kita terlalu lama menguasai diri kita, maka ini artinya kecerdasan emosional kita masih sangat rendah. Gangguan dari pikiran dan emosi pada kepribadian kita sangat tidak menguntungkan hidup kita. Kita tidak perlu melawan semua gangguan itu, kita cukup memperkuat kecerdasan emosional kita untuk menerima semua gangguan itu sebagai berkah bagi kemajuan diri kita. Keikhlasan untuk menerima semua yang tidak menyenangkan hati itu dengan rasa syukur dapat membantu kita, untuk mempelajari hal-hal positif dari kekacauan yang kita rasakan. Menciptakan suasana hati yang tenang, sabar, tabah, ikhlas, dan menerima semua gangguan emosi sebagai pelajaran untuk kemajuan diri sendiri adalah bukti bahwa kita memiliki kualitas kecerdasan emosional yang baik.

Segala kemungkinan dapat kita alami dan yang paling penting bagaimana sikap kita dalam mengekspresikan perasaan. Semua emosi ditampilkan dalam bentuk perasaan. Kita harus memahami manfaat dari semua perasaan yang timbul dari emosi kita. Kita harus mengerti dan memahami cara kita secara pribadi mengalami emosi. Dari hati yang paling dalam, kita harus bertanya kepada diri sendiri, kenapa perasaan itu muncul? Setelah kita memahami emosi tersebut, kita juga dengan kesadaran yang tinggi, harus memahami bagaimana tubuh kita bereaksi terhadap emosi tersebut. Pada akhirnya, kita harus memutuskan sikap apa yang paling baik untuk menanggapi emosi tersebut. Jadi, apa pun bisa terjadi dalam hidup kita, dan perasaan apa pun bisa muncul dari kejadian yang kita alami. Tetapi, sikap kita yang tepat mampu menciptakan perilaku positif, sehingga kita tidak mengekspresikan perasaan-perasaan yang tidak menguntungkan hidup kita.

Kecerdasan emosional mampu menjaga diri kita dari rangsangan tiba-tiba atau gerakkan hati yang timbul secara spontan, tanpa memikirkan risiko dan bahaya. Kadang-kadang, obsesi dan keinginan yang berlebihan menutup akal sehat kita, sehingga kita menjadi penuh semangat dan nekad untuk melakukan sebuah tindakan, tanpa memikirkan dampak buruknya. Tekad yang kuat itu baik, semangat yang tinggi itu baik, rasa percaya diri yang tinggi itu baik. Tetapi, sebaiknya, semua yang baik itu tetap dilakukan dalam kendali kecerdasan emosional yang baik. Pada intinya, kita membutuhkan manajemen emosi positif untuk meningkatkan kualitas karakter yang mudah mengendalikan emosi berlebihan secara positif. Spontanitas itu baik-baik saja, tetapi spontanitas tanpa terkendali dalam kecerdasan emosional dapat menimbulkan masalah di masa depan. Oleh karena itu, kita harus tetap fokus untuk membangun karakter dan kualitas diri terbaik dari kecerdasan emosional, sehingga ketika harus mengambil tindakan atau keputusan secara mendadak, kita telah menguasai kontrol atas tindakan dan keputusan tersebut.

Setiap orang pasti ingin secepatnya sukses, apalagi kalau melihat orang-orang di sekitarnya maju dan memiliki apa yang kita inginkan. Mungkin hari ini kita dalam ruang tunggu yang sedang menumbuhkan kualitas kita, tetapi emosi yang tak terkendali, yang secepatnya ingin memiliki semua impian, membuat kita cemas dan khawatir. Mengembangkan kemauan yang kuat untuk memiliki sesuatu harus diiringi dengan kecerdasan emosional yang baik. Perasaan cemas dan khawatir tidak akan membawa kita untuk mendekat pada impian, tetapi akan memperpanjang penderitaan kita dalam obsesi dan keinginan. Dalam kondisi ini, kita tidak akan tumbuh, tetapi semakin mundur dan semakin menjadi tidak berdaya. Oleh karena itu, tingkatkan kompetensi dan kualitas kecerdasan emosional agar dalam ruang tunggu, kita bisa benar-benar belajar untuk menerima impian pada waktunya. Semua jenis perasaan yang terkendali dalam kecerdasan emosional dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pertumbuhan kualitas diri kita.

Stres tidak mungkin dihilangkan dari proses hidup kita. Stres dalam kadar yang sangat rendah baik bagi kita. Tetapi, ketika stres sudah sangat mengganggu hidup kita, maka hanya melalui kecerdasan emosional stres dapat kita kurangi. Jadi, jika sampai hari ini kita masih suka terjebak dalam stres tinggi, itu artinya kualitas kecerdasan emosional kita masih sangat rendah. Kondisi ini haruslah menjadi kesadaran kita untuk memperbaiki diri sendiri dengan berlatih semua kompetensi kecerdasan emosional secara baik. Intinya, kecerdasan emosional tidak mungkin kita kuasai tanpa menguasai tujuh kompetensi seperti yang sudah kita bicarakan di atas. Ke tujuh kompetensi tersebut harus benar-benar kita kuasai dan jalankan secara berkualitas. Mengurangi tingkat stres harus kita kelola dengan sebaik mungkin. Kita harus sadar untuk menguasai perasaan dan emosi kita dengan sebaik-baiknya. Jelas, semua ini membutuhkan latihan dan kemampuan untuk dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.

Jika kita tidak memiliki kecerdasan emosional, maka perasaan kita bisa mengambil tindakan. Jelas, hal ini tidak baik bagi masa depan kita. Perasaan kita sifatnya jangka pendek, dan hanya terpengaruh oleh realitas momen ini, bukan dari visi yang direncanakan secara sadar. Kita tidak boleh mengambil keputusan dan tindakan hanya berdasarkan perasaan. Sebab, perasaan kita saat ini bisa saja berubah satu jam kemudian. Intinya, sifat perasaan itu sangat pendek dan ditentukan oleh momen-momen kehidupan yang sedang kita lewati. Tindakan terbaik berasal dari kesadaran diri yang terukur dan memiliki kalkulasi resiko dengan sempurna.

Emosi bisa tiba-tiba muncul dan menguat, bisa juga tiba-tiba memudar dan menghilang dengan cepat. Hidup kita tidak boleh ditentukan oleh emosi, tetapi oleh sikap kita yang bijak dan kaya pengetahuan. Jadi, dalam setiap hubungan kita dengan orang lain tidak boleh didasarkan oleh emosi, tetapi oleh sikap baik kita. Kita harus memiliki kompetensi dan keterampilan kecerdasan emosional yang baik, sehingga setiap saat apa pun emosi-nya, kita mampu menguasai emosi tersebut untuk kebaikan hidup kita. Sifat primitif dan kognitif yang belum berkembang adalah sebuah hambatan untuk menguasai kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional hanya dapat dimiliki oleh sifat bijaksana dan kognitif yang sempurna dalam kesadaran diri tertinggi. Oleh karena itu, kita sebagai manusia yang hidup di zaman yang bergerak sangat cepat dengan informasi dan teknologi yang berubah sangat cepat; membutuhkan otak yang siap beradaptasi dengan perubahan cepat, bukan lagi otak yang suka zona nyaman. Kita harus sadar dengan zaman yang sedang kita hadapi, sehingga kita mau melengkapi kualitas diri dengan kecerdasan emosional untuk menjawab perubahan yang sangat cepat.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN KEPEMIMPINAN DARI DIRI SENDIRI

“Kepemimpinan adalah tentang keterampilan untuk hidup dalam semua situasi dan keadaan.”~Djajendra

Kepemimpinan adalah milik setiap orang. Siapa pun Anda, di mana pun posisi Anda, apa pun peran Anda dalam hidup, punya jabatan atau pun tidak punya jabatan, punya kekuasaan atau pun tidak punya kekuasaan, Anda harus dapat memimpin hidup Anda. Kepemimpinan adalah keterampilan untuk hidup dalam semua situasi dan keadaan. Pemimpin adalah orang-orang yang terlatih untuk memiliki visi dan kontrol atas diri sendiri, serta mudah mempengaruhi diri sendiri dan orang lain untuk mencapai segala sesuatu. Intinya, untuk menjalankan fungsi kepemimpinan, Anda tidak perlu menjadi siapa-siapa, cukup menjadi diri sendiri yang mampu menguasai diri agar dapat menguasai kepemimpinan terhadap kehidupan yang Anda alami.

Setiap orang harus menguasai kepemimpinan sebagai modal untuk menjalani kehidupan secara efektif dan profesional. Hidup yang Anda alami membutuhkan perhatian penuh dan kontrol atas segala sesuatu dengan bijaksana. Kepemimpinan dari energi positif Anda diperlukan untuk memulai, berhenti, berubah, berinovasi, berprestasi dan mengontrol diri. Kepemimpinan Anda diperlukan untuk menghadapi tantangan baru dengan perilaku dan cara baru. Jadi, ketika penguasaan diri Anda hebat dan kepemimpinan Anda bijaksana, maka tidak ada hal apa pun yang mampu menghentikan langkah Anda untuk mencapai prestasi terbaik.

Kepemimpinan adalah tentang memberdayakan diri sendiri dan orang lain untuk mencapai sesuatu. Penguasaan terhadap diri sendiri, khususnya terhadap: potensi, pikiran, emosi, karakter, kepribadian, fisik, mental, akal, kecerdasan, persepsi, dan keyakinan positif; haruslah menjadi bagian yang memberdayakan diri sendiri untuk diberikan kepada orang lain dalam wujud kepemimpinan yang andal dan berkualitas. Membangun kepemimpinan yang hebat dari dalam diri sendiri menjadikan Anda percaya diri dan memiliki kecerdasan emosional di setiap tindakan dan pemikiran. Kepemimpinan dengan kecerdasan emosional yang baik mampu menguasai diri sendiri dan orang lain, mampu memberikan perhatian penuh pada hal-hal yang dikerjakan, mampu memiliki ketenangan pikiran yang luar biasa di situasi yang sangat mengacaukan, serta mampu bertindak dengan sangat efektif dan produktif di setiap langkah menuju masa depan.

Keterampilan dasar kepemimpinan adalah mengelola dan menggunakan emosi diri sendiri dan emosi orang lain secara tepat waktu untuk mencapai tujuan. Kepemimpinan harus terlatih dan memiliki kualitas untuk memanfaatkan segala macam emosi bagi pencapaian. Berbagai macam emosi yang diperlukan kepemimpinan sudah tersedia di dalam diri orang-orang di sekitar, sehingga pemimpin harus tampil dengan keyakinan penuh untuk mencapai yang terbaik. Mampu menggunakan emosi untuk melancarkan komunikasi, memberi inspirasi dan motivasi, membuat setiap orang terhubung secara kuat dan solid untuk mencapai tujuan, serta memberi pengaruh dan keyakinan untuk bersama-sama mencapai tujuan.

Kepemimpinan dimulai dari kesadaran untuk berjuang dan berupaya secara total. Dari titik kesadaran diri ini, kepemimpinan harus sadar diri untuk menampilkan kekuatan kepemimpinan dari dalam diri sendiri yang terampil dalam banyak kualitas. Pikiran, emosi, akal, memori, dan realitas yang sedang dihadapi harus dalam penguasaan kesadaran diri. Kepemimpinan adalah energi yang hadir dengan apa yang terjadi di sekitar dan di dalam diri. Tidak pernah terganggu secara mental dan emosi oleh kesulitan dan tantangan. Selalu terkendali dalam kesadaran diri yang kuat untuk berjuang total dalam tujuan yang terang. Perhatian penuh pada tujuan melalui kesadaran diri dan manajemen diri yang kaya integritas, menjadikan kepemimpinan berkualitas dan selalu akurat dalam langkah dan perjuangan menuju kemenangan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com