MENGHADAPI SUKA DUKA DALAM PELAYANAN PELANGGAN

“Ketika memberikan pelayanan, jangan menonjolkan kekurangan, seimbangkan diri dengan kekuatan, kemudian berikan pelayanan dengan sikap yang menyenangkan tanpa kehilangan satu inci pun kebaikan.”~Djajendra

Pelayanan itu sebuah rasa yang muncul dari persepsi diantara pihak yang melayani dan dilayani. Kadang, pihak yang melayani menganggap sudah sangat baik pelayanan yang dia berikan, sedangkan pihak yang menerima pelayanan merasa belum memuaskan. Jelas, yang merasa sudah melayani dengan sangat baik akan marah atau sedih. Dalam hal ini, diperlukan kesadaran bahwa suka duka dalam pelayanan adalah sebuah realitas yang harus diterima dengan sikap rendah hati dan penuh empati. Kita tidak bisa memaksa siapa pun untuk menyukai dan berterima kasih dengan pelayanan yang kita berikan. Kita hanya bisa membangun kualitas diri dan sistem yang baik untuk memberikan pelayanan sesuai persepsi dan keinginan pelanggan dengan sikap profesionalisme.

Menerima dengan ikhlas sikap negatif pelanggan adalah kebaikan tertinggi. Kemampuan untuk mendengarkan dan melayani pelanggan dengan tenang dan sabar adalah kemenangan yang luar biasa. Kekuatan mental dan emosi untuk tidak terpengaruh dengan sikap negatif pelanggan adalah rahasia kemenangan dalam pelayanan pelanggan. Jadi, dalam pekerjaan pelayanan tidak boleh berharap pujian atau ucapan terima kasih dari tindakan; jangan terlalu berharap pelanggan memberikan sikap baiknya kepada kita. Sebab, pekerjaan pelayanan adalah untuk melakukan segala sesuatu buat sukacita atau kebahagiaan pelanggan, tanpa pamrih. Intinya, pelayanan haruslah merupakan wujud yang murni dari keikhlasan dan cinta tanpa berharap pujian dari pihak manapun. Miliki kesadaran untuk melakukan apa yang harus dilakukan bagi kebaikan pelanggan.

Pekerjaan pelayanan bertujuan untuk meninggalkan tindakan yang menciptakan sukacita bagi pelanggan dan bagi yang memberikan pelayanan. Walau sikap negatif pelanggan bisa mengganggu pelayanan, tetapi kualitas diri dengan mental positif mampu mengendalikan ego dan menciptakan kondisi sukacita. Pelayanan pelanggan berkualitas memiliki gagasan untuk memenuhi keinginan pelanggan dengan seoptimal mungkin. Jadi, miliki mental positif dan emosi yang cerdas untuk bisa menerima hal-hal sulit yang telah dialami dalam pelayanan, termasuk siap menghadapi hal-hal yang belum pernah dialami dalam proses pelayanan pelanggan. Apa pun bisa terjadi dalam pelayanan pelanggan, selama Anda sadar dan ikhlas untuk menerima dan memberikan yang terbaik, maka segalanya akan menjadi indah di dalam kebaikan tertinggi yang Anda berikan kepada pelanggan Anda.

Suka dan duka adalah bagian yang selalu ada dalam pelayanan. Terkadang kita bersemangat dengan sukacita, terkadang kita menemukan diri kita tenggelam dalam kesedihan. Semua ini sifatnya sangat manusiawi. Tetapi, pekerjaan pelayanan membutuhkan energi positif dalam jumlah yang tidak terbatas di dalam diri siapa pun yang bekerja untuk pelayanan. Pengendalian pikiran menjadi sangat penting. Sebab, suka dan duka ada dalam pikian. Jika kita menguasai seni pengendalian pikiran, kita bisa menghadapi apa saja perilaku dan sikap pelanggan. Pikiran yang terkendali di dalam sikap rendah hati tidak akan goyah saat menghadapi pujian atau hinaan, untung atau rugi, menang atau kalah, bahagia atau sedih. Apa pun realitas dualitas yang terjadi, sikap positif dari pikiran positif mampu menciptakan kemenangan dan ketenangan di frontline pelayanan.

Pelayanan berkualitas membutuhkan fondasi yang kuat dari pribadi-pribadi positif yang memiliki keseimbangan dan energi positif yang besar. Keseimbangan antara pikiran, emosi, sikap, perilaku, ucapan, bahasa tubuh, kesehatan, kebugaran, dan penampilan diri yang menyenangkan adalah fondasi yang harus dibangun dan dikembangkan secara serius untuk bisa memberikan pelayanan berkualitas. Ingat! Ketika memberikan pelayanan, jangan menonjolkan kekurangan, seimbangkan diri dengan kekuatan, kemudian berikan pelayanan dengan sikap yang menyenangkan tanpa kehilangan satu inci pun kebaikan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PELANGGAN YANG PERTAMA

“Pelayanan itu seperti jembatan yang menghubungkan Anda dengan pembeli untuk terjadinya transaksi. Bila jembatannya indah, nyaman, kuat, dan penuh kebaikan; maka, pembeli pasti ingin kembali untuk membeli dari Anda.”~Djajendra

Ketika Anda pertama kali menjalankan bisnis, pelanggan adalah orang pertama yang membuat Anda berbisnis. Pelayanan terbaik Anda kepada pelanggan menjadi penentu sukses tidaknya bisnis Anda. Kekuatan pelanggan yang dapat Anda layani dengan baik akan memberikan pertumbuhan bisnis yang hebat. Pelanggan adalah kekuatan yang sangat menentukan keberadaan bisnis Anda di masa depan.

Rawatlah pelanggan dengan hati dan kecerdasan. Mengabaikan kepentingan pelanggan pasti mengurangi kesuksesan bisnis yang Anda jalankan. Ketika bisnis sedang kurang baik, itu artinya Anda harus lebih memperhatikan pelanggan dengan cara dan strategi pelayanan terbaik. Hilangnya fokus pelayanan kepada pelanggan berpotensi mengurangi aliran uang masuk ke dalam bisnis. Akibatnya, bisnis gagal dan Anda akan kesulitan keuangan untuk membiayai usaha yang dijalankan.

Fondasi sebuah bisnis adalah menjual sebanyak mungkin. Untuk bisa menjual sebanyak mungkin, Anda harus memiliki cara pelayanan yang membuat pelanggan mempercayai bisnis Anda. Cara pelayanan yang menyentuh hati dan kebutuhan pelanggan. Cara pelayanan yang membuat pelanggan membutuhkan jasa dan produk yang Anda jual.

Pelayanan yang buruk menyebabkan kerugian dalam bisnis. Pelayanan seperti jembatan yang menghubungkan Anda dengan pembeli untuk terjadinya transaksi. Bila jembatannya indah, nyaman, dan penuh kebaikan; maka, pembeli pasti ingin kembali untuk membeli dari Anda. Jangan pernah membiarkan pelayanan yang buruk terjadi terus-menerus karena hal itu akan menghilangkan semua potensi untuk hasil panen terbaik. Ketika bisnis kehilangan hasil panen, maka tidak ada lagi kekuatan di dalam bisnis, dan semua orang di tempat kerja berada dalam perasaan kehilangan kepercayaan diri untuk bangkit dari kesulitan.

Pelayanan yang buruk menyebabkan hadirnya berbagai penyakit ke dalam bisnis dan perusahaan. Hal ini disebabkan dalam bisnis yang pelayanannya buruk, daya tahan bisnis cendrung turun, dan berbagai potensi penyakit dengan mudah merayap masuk ke dalam perusahaan. Jelas, kondisi ini menggrogoti kekuatan perusahaan dan perlahan-lahan mematikan bisnis yang Anda jalankan. Jadi, ini adalah peringatan yang sangat jelas dari sebuah bisnis kepada para pengelola bisnis. Pelayanan adalah hal pertama yang harus diprioritaskan dengan sebaik mungkin dan membuat pelanggan bangga dengan pelayanan yang Anda berikan.

Akhirnya, pelangganlah yang memberi kehidupan dalam sebuah bisnis, yang memasok seluruh keuntungan, berubah menjadi kinerja dan prestasi bagi perusahaan. Semua bonus dan prestasi kerja terjadi karena pelanggan terus-menerus membeli dan mengkontribusikan keuntungan yang banyak bagi bisnis Anda.

Setiap hari hadirlah ke tempat kerja dengan niat dan upaya untuk memberikan yang terbaik kepada seluruh pelanggan. Semua kebaikan dan keindahan yang Anda berikan kepada pelanggan akan kembali kepada Anda dalam bentuk kinerja dan prestasi yang hebat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

PELAYANAN ITU TUGAS MULIA, BERIKAN PELAYANAN DENGAN SUKACITA

PELAYANAN ITU TUGAS MULIA, BERIKAN PELAYANAN DENGAN SUKACITA

“Jika Anda melakukan pelayanan dengan sukacita, melayani orang lain tanpa pamrih, di saat Anda membutuhkan bantuan atau pertolongan, hukum spiritual akan bekerja untuk membantu dan menyelamatkan hidup Anda.”~Djajendra

Pelayanan sepenuh hati dengan sukacita akan mengarahkan Anda pada pertumbuhan kualitas diri Anda sendiri. Melayani itu tugas mulia yang menjadikan Anda sebagai manusia yang baik. Pelayanan dengan sukacita dan tanpa pamrih akan menjadi indah dan menyenangkan setiap orang. Miliki kesadaran bahwa melayani orang-orang di sekitar Anda juga merupakan tugas Anda. Tingkatkan keterampilan Anda untuk memberikan pelayanan terbaik. Begitu Anda mulai memiliki suara hati dan sikap baik untuk melayani orang-orang di sekitar Anda, maka apa pun yang Anda lakukan akan menjadi indah, pelayanan Anda itu akan mengalir dan menyentuh hati setiap orang yang melihatnya dan merasakannya.

Dalam pelayanan terdapat hukum spiritual, yaitu: semua kebaikan yang Anda berikan melalui pelayanan Anda akan kembali untuk Anda. Kebiasaan Anda memberikan pelayanan sepenuh hati menjadikan hidup Anda semakin baik dan semakin bahagia. Jika Anda melakukan pelayanan dengan sukacita, melayani orang lain tanpa pamrih, di saat Anda membutuhkan bantuan atau pertolongan, hukum spiritual akan bekerja untuk membantu dan menyelamatkan hidup Anda. Di samping itu, ketika Anda terbiasa melayani orang lain dengan sepenuh hati dan tanpa pamrih, Anda akan merasa pelayanan Anda itu memberikan kebahagian dan ketenangan. Pikiran bawah sadar Anda akan menciptakan energi positif yang kuat pada saat Anda bekerja untuk pelayanan. Jelas, semua ini akan memicu hal-hal positif pada pertumbuhan Anda. Mungkin saja dalam pelayanan yang Anda berikan; Anda harus menghadapi rintangan, kesulitan, stres, kesedihan, atau pun menghadapi berbagai peristiwa yang bersumber dari energi negatif; tetapi, energi sukacita dan perilaku tanpa pamrih Anda akan memberikan kekuatan untuk mengatasi masalah Anda. Ketika Anda positif dan kuat dalam mengatasi semua masalah pelayanan, Anda akan tumbuh dan terus bergerak menuju kualitas kehidupan terbaik Anda, dan inilah jalan Anda untuk menuju sukses.

Melayani tanpa pamrih dan menjalankan tugas untuk menguatkan perusahaan dan lingkungan kerja. Membantu pimpinan menyukseskan program kerjanya, membantu bawahan menjalankan pekerjaan sehari-hari mereka, membantu rekan kerja dengan sukacita, dan membantu pelanggan yang membutuhkan pelayanan terbaik Anda dengan sepenuh hati. Ketika Anda memberi mereka semua perasaan bahwa Anda selalu ada untuk membantu mereka, merawat mereka, mendukung mereka, maka Anda juga akan mendapatkan dukungan semacam itu dari mereka semua. Apa yang Anda berikan akan kembali kepada Anda. Dan, pelayanan tanpa pamrih Anda itu akan membuat Anda disayangi dan merasa dimiliki oleh orang-orang di sekitar Anda.

Ada sukacita tertentu dalam mendapatkan sesuatu. Itulah sukacita yang dialami oleh semua orang di sekitar Anda, termasuk pelanggan Anda ketika mereka mendapatkan pelayanan tanpa pamrih dari Anda. Semua stakeholders Anda merasa bahagia saat Anda memberi pelayanan tanpa pamrih. Orang-orang yang bahagia menerima pelayanan tanpa pamrih dari Anda akan berbagi cerita dengan orang lain. Kisah menyenangkan dari pelayanan Anda akan disarankan kepada orang lain, sehingga bisnis atau reputasi organisasi Anda akan semakin cemerlang.

Pelayanan berkualitas adalah perbuatan baik. Semua perbuatan baik selalu mendatangkan keberuntungan. Ketika Anda terbiasa melakukan perbuatan baik melalui pelayanan yang membantu seseorang yang benar-benar membutuhkannya, maka Anda sedang mengumpulkan keberuntungan. Dan, getaran positif dari dalam diri Anda akan menarik keberuntungan ke dalam hidup Anda. Pelayanan terbaik Anda dan cara Anda melayani orang-orang dengan sikap baik Anda menjadikan Anda beguna bagi orang-orang di sekitar Anda. Jika Anda mulai memberi atau melayani stakeholders Anda dengan rendah hati, sepenuh hati, dan tanpa pamrih; Anda akan menerima kesenangan dan kebahagiaan, dan semua stres atau depresi Anda akan lenyap oleh kekuatan sukacita Anda.

Pelayanan tanpa pamrih adalah penerimaan total terhadap semua perilaku. baik yang menyenangkan atau yang tidak menyenangkan. Jadi, ketika Anda memiliki kesadaran dan pengetahuan untuk memberikan pelayanan tanpa pamrih, maka Anda akan memiliki daya tahan yang hebat untuk mengatasi ketidaknyamanan, dan Anda pun tidak akan menahan perasaan negatif atas semua hal-hal yang tidak menyenangkan yang Anda hadapi. Pelayanan sukacita dihasilkan dari pelayanan tanpa pamrih. Jika Anda tidak bahagia atau tidak senang dengan situasi yang Anda hadapi saat memberikan pelayanan, maka Anda harus meningkatkan kesadaran untuk penerimaan total atas semua kenyataan yang ada. Tingkatkan disiplin untuk memurnikan pikiran, kesadaran, dan tindakan Anda. Semua ini tidak mungkin dilakukan satu kali, tetapi membutuhkan waktu berkali-kali sampai semua itu menjadi sebuah pola dan kebiasaan yang berkarakter kuat di dalam kepribadian Anda.

Hidup haruslah berguna. Melayani tanpa pamrih menjadikan Anda berguna, dan setiap kali Anda mendapat kesempatan untuk menjadi berguna, Anda harus menerimanya untuk menjadi berguna bagi orang-orang di sekitar Anda.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

PELAYANAN PUBLIK MEMBUTUHKAN SENYUM DAN KESADARAN UNTUK MEMBERIKAN LAYANAN BERKUALITAS

“Pelayanan terbaik terwujud saat pikiran memenuhi hati dengan kasih sayang dan kepedulian. Pikiran tidak membiarkan lidah berucap yang tidak sopan dan tidak etis. Pikiran menciptakan senyum tulus diwajah dan perilaku baik untuk memberikan layanan terbaik.”~Djajendra

Dalam pelayanan publik, senyum tulus Anda sudah memberikan kebaikan. Dengan senyum tulus Anda sudah menciptakan suasana yang menyenangkan. Pelayanan publik yang rendah hati dan murah hati memberi energi positif bagi peningkatan reputasi instansi atau perusahaan Anda. Manajemen pelayanan yang hebat, sistem pelayanan yang luar biasa, teknologi pelayanan yang memudahkan, serta sikap pelayanan yang penuh kasih dan senyum adalah kekuatan yang harus dirawat untuk bisa memberikan pelayanan publik terbaik.

Pelayanan berkualitas hidup dalam kesadaran untuk mengalami semua kejadian di proses pelayanan, tanpa meninggalkan sesuatu yang buruk atau yang membuat pelanggan kecewa. Kualitas pelayanan tumbuh dari jiwa yang tercerahkan, yang sepenuhnya memahami bahwa tujuan pelayanan adalah memberikan sikap baik dan bantuan dengan rendah hati kepada orang yang sedang dilayani. Setiap pegawai dalam sebuah instansi harus lebih siap dan bersedia memberikan perhatian penuh kepada apa yang dikerjakan, dalam satu hubungan pelayanan dengan setiap orang, baik di internal maupun eksternal.

Pentingnya empati dalam pelayanan publik. Ketika Anda memiliki empati, Anda bisa mencegah masalah yang disebabkan oleh ketidaktahuan Anda tentang kebutuhan orang lain. Empati dalam pelayanan publik mampu menemukan solusi yang tepat pada waktu yang tepat. Empati menjadikan Anda lebih peduli untuk memberikan pelayanan berkualitas kepada semua pelanggan.

Setiap orang di tempat kerja perlu menyadari bahwa instansi atau perusahaan bukan hanya lingkungan untuk berkarya. Instansi atau perusahaan Anda bukanlah sesuatu di luar diri Anda. Anda lah energi dan kekuatan yang membuat perusahaan atau instansi Anda tumbuh dan berfungsi. Tingkatkan kesadaran dan tanggung jawab untuk menjadi kekuatan positif bagi pelayanan sempurna di tempat kerja Anda. Lihatlah di sekeliling Anda dengan pikiran yang ingin memberikan perhatian penuh untuk pelayanan terbaik, dan rasakan Anda sebagai energi positif yang fokus dalam memberikan pelayanan sempurna.

Cara Anda berkomunikasi dengan pelanggan mencerminkan kualitas diri Anda. Semakin positif keadaan pikiran dan jiwa Anda, semakin Anda mampu mengatasi emosi negatif Anda. Komunikasi adalah jembatan yang menghubungkan hati dan pikiran Anda ke hati dan pikiran orang lain. Jadi, tetaplah jaga pikiran untuk selalu positif dan tenang. Kendalikan maunya Anda atau keinginan Anda, berikan perhatian penuh kepada maunya pelanggan atau keinginan pelanggan. Tumbuhkan sikap rendah hati untuk mendengarkan keinginan pelanggan, kemudian kembangkan kemampuan untuk menerima maunya pelanggan dengan tenang dan positif.

Jangan pernah meninggikan suara Anda sehingga membuat pelanggan takut. Jangan berada di tempat pelayanan ketika Anda merasa kesal atau marah kepada seseorang, sebab Anda bisa kehilangan kendali atas emosi dan tutur kata Anda. Jangan berada di tempat pelayanan ketika Anda tidak mampu mengendalikan kesusilaan dan kesopanan. Jangan berada di tempat pelayanan ketika Anda tidak mampu mendengarkan kebutuhan dan keinginan orang lain. Jangan berada di tempat pelayanan ketika antusiasme Anda untuk memberikan pelayanan terbaik hilang di dalam ego Anda. Pelayanan berkualitas hanya bisa diberikan oleh Anda yang tenang, sopan, pintar berbicara, pintar mendengarkan, tulus memberikan senyum dan kebaikan, ramah dan penuh perhatian, serta memiliki sikap baik untuk memudahkan dan membantu ketidaktahuan pelanggan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJAGA PELAYANAN DALAM KESEIMBANGAN DAN KEHARMONISAN

“Pelayanan berkualitas tercipta dari lingkungan yang harmoni dan dari jiwa yang damai.”~Djajendra

Pelayanan yang tulus dalam sikap baik mendukung semua keberhasilan. Layanan tanpa pamrih dan kaya kualitas adalah fondasi kesuksesan. Jika setiap orang melayani hidup dan pekerjannya dengan tulus, sepenuh hati, dan tanpa pamrih; maka kehidupan dan pekerjaan tersebut akan melayani mereka untuk mendapatkan kehidupan yang lebih sejahtera. Jika setiap karyawan dengan penuh kasih dan penuh perhatian melayani pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya, maka mereka sedang mengundang energi sukses untuk menjadikan mereka lebih sukses lagi.

Pelayanan terbaik tercipta dari lingkungan yang harmoni dan dari jiwa yang damai. Dalam hal ini, diperlukan sudut pandang positif terhadap pelayanan yang diberikan kepada berbagai sikap dan perilaku orang. Jika orang yang dilayani membawa energi negatif, maka tugas Anda sebagai pemberi layanan harus segera mencari keseimbangan agar energi positif dapat muncul secara kuat. Jadi, ketika pelanggan membawa pelayanan menjadi tidak seimbang, maka jiwa Anda yang damai harus kembali membawanya ke dalam keseimbangan agar harmoni dapat tercipta dalam pelayanan tersebut.

Pelayanan tidak boleh dalam kekurangan, pelayanan harus selalu memiliki solusi untuk memberikan lebih. Oleh karena itu, setiap pegawai yang terlibat dalam pelayanan sebaiknya melatih kreativitas dan intuisi dirinya dengan lebih baik, sehingga selalu memiliki banyak cara untuk memberikan pelayanan berkualitas. Apa pun situasinya saat memberikan pelayanan, pikiran kreatif dan intuisi yang tajam mampu memberikan banyak pilihan dan cara terbaik agar pelayanan yang diberikan betul-betul memuaskan pelanggan.

Ketika terjadi kesalahpahaman dalam pelayanan, maka keseimbangan terganggu. Tugas utama seorang pemberi layanan adalah menjaga pelayanan dalam keseimbangan dan keharmonisan. Dalam hal ini, dibutuhkan tindakan yang fokus dan introspeksi untuk bisa menjaga layanan dalam keseimbangan dan keharmonisan. Di samping itu, layanan juga membutuhkan ketenangan, kelembutan, kerendahan hati, kepercayaan diri, sikap positif, dan senyum tulus. Kegagalan untuk mengakui bahwa pekerjaan yang Anda miliki sekarang ada karena pelanggan, dapat meningkatkan perasaan tinggi hati dan ego yang merendahkan pelanggan. Jadi, jika sikap tinggi hati dan perasaan yang menganggap pelanggan yang membutuhkan layanan semakin menguat di dalam mental Anda, maka tidak mungkin Anda bisa memberikan layanan yang berkualitas tinggi.

Tugas setiap orang di tempat kerja adalah melindungi reputasi dan kredibilitas organisasi dengan cara memberikan pelayanan yang seimbang dan harmonis. Sikap buruk dalam pelayanan selalu mencemari reputasi dan kredibilitas organisasi. Pelayanan menjadi semakin berkualitas jika setiap individu di tempat kerja mencintai pekerjaan, menjaga kepercayaan yang diberikan organisasi, menjaga rasa hormat kepada siapa pun di tempat kerja, dan selalu fokus di dalam sikap pelayanan yang membahagiakan setiap stakeholder. Kapanpun Anda melupakan prinsip ini, energi negatif akan menyerang balik Anda dalam bentuk kesalahpahaman, konflik, marah, komplain, dan bentuk-bentuk lainnya yang menciptakan ketidakharmonisan dalam pelayanan.

Setiap orang di tempat kerja; tanpa kecuali; harus berfungsi selaras dengan nilai-nilai, sistem, standar, kepemimpinan, dan budaya organisasi yang kuat. Sebab, pelayanan bukan tugas perorangan atau bukan tugas para customer service saja, tetapi merupakan tugas dari setiap orang di tempat kerja. Untuk itu, budaya kerja yang kuat harus menyatukan setiap orang di tempat kerja dalam satu energi positif, sehingga keharmonisan muncul untuk membangun ‘jembatan komunikasi positif’ antara satu sama lain dengan saling melayani. Bidang layanan setiap orang di tempat kerja mungkin berbeda, tetapi tujuan setiap orang di tempat kerja pastilah satu, yaitu: melayani perusahaan untuk mendapatkan kinerja dan reputasi tertinggi.

Selalu orang mengatakan bahwa tidak mudah melayani orang lain dengan rendah hati, tulus, tanpa pamrih, dan penuh kualitas. Memang tidak mudah bila Anda malas berusaha dan tidak mau bekerja keras untuk bisa mewujudkannya. Dalam hal ini, sangat diperlukan kesadaran untuk membangun kepribadian yang hebat dari dalam diri masing-masing orang. Kepribadian yang mengenal dirinya sendiri dengan baik dan mampu memahami orang lain dengan positif adalah inti dari pelayanan.

Ketika Anda gagal menyeimbangkan ego, sehingga ego menjadi terlalu tinggi hati untuk bisa memberikan pelayanan dengan sikap rendah hati, maka Anda akan mengalami hadirnya hal-hal yang membuat hidup Anda tidak damai. Pekerjaan menjadi semakin berat dan membosankan. Stres dengan sangat rajin akan mendampingi hari-hari Anda. Akibatnya, Anda tidak akan memiliki ketenangan dan tidak mungkin bisa menikmati apa yang Anda miliki di tempat kerja. Kemampuan Anda untuk melayani dengan penuh perhatian dan penuh kualitas akan memberi Anda kedamaian dan kebahagiaan yang tak dapat diungkapkan dengan kata-kata.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

Previous post:

SERVICE EXCELLENCE MERUPAKAN KEUNGGULAN KOMPETITIF BAGI PERUSAHAAN

“Pelayanan kepada pelanggan tidak hanya produk fisik, tetapi juga sikap dan perilaku yang membuat pelanggan percaya kepada layanan perusahaan.”~Djajendra

Pelayanan berarti memberi yang terbaik tanpa berharap menerima balasannya. Perusahaan melakukan dua hal sekaligus, yaitu pelayanan dan bisnis. Pelayanan tetap harus menjadi sesuatu yang sifatnya ikhlas dari niat tulus untuk memberikan kenyamanan dan kebahagiaan bagi orang lain. Sedangkan bisnis memiliki pamrih dan berharap keuntungan. Jadi, bagaimana bisnis dan pelayanan dapat dikombinasikan agar pelanggan merasa puas dan bahagia.

Pelanggan menciptakan bisnis dan keuntungan bagi perusahaan. Tanpa pelanggan, perusahaan tidak mungkin bisa berjalan. Oleh karena itu, perusahaan yang ingin unggul dalam persaingan bisnis wajib untuk memperhatikan pelayanan prima dengan sepenuh hati. Pelayanan prima tidak hanya membuat perusahaan berdiri kokoh bersama bisnisnya, tetapi juga mampu memenangkan kompetisi bisnis yang semakin hari semakin ketat.

Pelayanan kepada pelanggan tidak hanya produk fisik, tetapi juga sikap dan perilaku yang membuat pelanggan percaya kepada layanan perusahaan. Totalitas dan integritas setiap orang di dalam perusahaan untuk memberikan pelayanan prima menentukan keberhasilan perusahaan dalam merebut hati pelanggan.

Pelanggan hanya ingin diperhatikan, dilayani dengan sikap baik, dan kebutuhan mereka terpenuhi, sehingga mereka merasa bahagia dengan pelayanan yang diberikan oleh para frontliner perusahaan. Pelayanan unggul bersumber dari integritas dan kualitas untuk memberikan apa yang dijanjikan kepada pelanggan, serta menangani dengan baik setiap masalah dan pertanyaan yang timbul dari pelayanan tersebut.

Setiap keluhan pelanggan harus dilayani dengan sikap rendah hati, sikap baik, penuh senyum, dan profesionalisme yang tinggi. Seorang frontliner adalah wajah perusahaan yang senantiasa harus tampil energik, bersih, rapi, wangi, dengan senyum, sikap baik, bahasa tubuh yang melayani, ucapan yang positif, perilaku terpuji, dan selalu siap untuk memberikan pelayanan terbaik dalam situasi apapun.

Service excellent mampu meningkatkan kepuasan pelanggan baik internal maupun eksternal, meningkatkan reputasi frontliner yang pada gilirannya menghasilkan kepercayaan publik yang lebih besar kepada perusahaan. Di samping itu, setiap orang harus mengetahui cara untuk berurusan dengan pelanggan dalam situasi sulit, dan cara memberikan tanggapan atau respon positif atas semua permintaan pelanggan, sehingga pelanggan benar-benar mendapatkan pengalaman positif dari pelayanan sempurna perusahaan.

Ketika setiap orang di perusahaan terbiasa memberikan pelayanan terbaik tanpa berharap menerima balasannya, kesetiaan dan kebahagiaan pelanggan terhadap pelayanan perusahaan akan meningkatkan bisnis dan reputasi perusahaan. Jadi, setiap orang di perusahaan harus terlatih dan memiliki hati yang bersih untuk memberikan pelayanan kepada semua orang yang berhubungan dengan perusahaan, tidak boleh membeda-bedakan pelanggan, setiap pelanggan wajib dilayani dengan sepenuh hati. Jadi, setiap orang di perusahaan wajib menjaga dirinya dan pikirannya agar setiap ucapan dan perilaku tidak dikendalikan dari egoisme, tetapi dari sikap rendah hati yang memberikan pelayanan sepenuh hati.

Untuk seminar/training hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

 

 

PELAYANAN TANPA PAMRIH

“Hidup adalah pelayanan. Berikan pelayanan terbaik dan berkualitas, tanpa pamrih dengan ikhlas.”~Djajendra

Ketika Anda mampu memberikan pelayanan sepenuh hati dari kualitas dan keikhlasan Anda, maka itu merupakan sebuah investasi yang hebat untuk masa depan Anda yang cemerlang. Investasikan hidup Anda untuk memberikan pelayanan berkualitas dalam rasa tanggung jawab Anda yang tinggi. Nikmati layanan yang Anda berikan agar Anda tidak kehilangan kesenangan untuk melakukan sesuatu yang baik bagi orang lain.

Bentuk pelayanan tertinggi adalah memberi tanpa harapan untuk mendapatkan apapun. Pelayanan tertinggi ada dalam wujud pelayanan berkualitas, tanpa pamrih dan ikhlas. Dalam hal ini, setiap orang di tempat kerja harus bekerja untuk melayani tanggung jawab masing-masing dengan sepenuh hati. Semua orang harus terbiasa berbagi nilai-nilai budaya kerja dan menjadikannya sebagai fondasi untuk memberikan layanan berkualitas.

Manajemen harus fokus untuk meminta pertanggungjawaban setiap pegawai dalam memberikan pelayanan terbaik. Budayakan setiap orang di tempat kerja untuk melakukan komitmen pelayanan dengan tanpa syarat. Semua orang harus ikhlas untuk bertanggung jawab dan ikhlas untuk melakukan pekerjaan sesuai tanggung jawab. Pelayanan terbaik tidak mungkin bisa diberikan dari kepentingan ego, tapi hanya bisa diberikan dari keikhlasan hati untuk rendah hati dalam sikap baik kepada orang lain.

Tim manajemen yang hebat mampu menanamkan etos dan budaya kerja agar setiap pegawai tidak menuntut, tetapi membangun kekuatan untuk melayani tugas dan tanggung jawab mereka dengan perasaan gembira. Perasaan gembira hanya bisa dimiliki ketika hati selalu ikhlas dan merasa sangat bertanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik. Dalam hal ini, manajemen harus memotivasi setiap bagian kerja untuk membangun koneksi atau hubungan kerja dan pribadi yang kuat di internal organisasi. Soliditas dan kerja sama yang terfokus untuk memberikan mutu dan kualitas terbaik dapat menciptakan layanan terbaik.

Setiap komplain atau keluhan pelanggan adalah hadiah untuk meningkatkan kualitas layanan. Tenangkan diri dan tumbuhkan kesabaran yang tinggi saat harus berhadapan dengan perasaan tidak puas dari pelanggan Anda. Tampilkan diri yang santai, tenang, penuh senyum, dan siap untuk membantu mewujudkan harapan pelanggan. Sikap baik dan senyum tulus Anda dalam pelayanan adalah kontribusi Anda yang hebat untuk membuat pelayanan itu menyenangkan. Jadi, apa pun situasinya, Anda harus tetap positif dan bersikap untuk tidak mengecewakan pelanggan Anda. Pastikan Anda menjaga kata-kata, bahasa, dan tidak pernah mengekspresikan emosi negatif kepada pelanggan Anda.

Sifat pelayanan itu dinamis dan sangat ditentukan oleh sikap dan persepsi. Oleh karena itu, pelayanan sebagai pekerjaan yang harus dilakukan dari ketulusan hati, haruslah dilakukan untuk hasil yang lebih baik, dan tidak boleh membiarkan pelayanan terjebak dalam zona nyaman. Setiap orang harus memiliki minat dan tekad untuk memberikan pelayanan berkualitas, sehingga dapat mencegah rasa frustasi saat berhadapan dengan situasi yang tidak menyenangkan.

Pelayanan terbaik Anda di tempat kerja adalah sumbangan terkecil Anda yang bisa mengubah kehidupan kerja menjadi lebih sehat dan berkinerja tinggi. Sikap baik dengan kompetensi Anda yang tinggi adalah kekuatan yang bisa memberikan yang terbaik bagi stakeholders. Pelayanan adalah tentang memberi dan menerima, berikan yang terbaik agar Anda dapat menerima yang lebih baik lagi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivasi.com

LAYANAN PELANGGAN BUKAN SEKEDAR LIP-SERVICE

“Bisnis tetap hidup kalau mendapatkan keuntungan, keuntungan hanya bisa didapatkan dari pelanggan, dan pelanggan itu bisa berasal dari karakter baik maupun karakter tidak baik. Tugas Anda adalah selalu memberikan pelayanan penuh kasih dan penuh kualitas untuk semua karakter pelanggan Anda.”~Djajendra

Pelanggan adalah segalanya dalam sebuah bisnis, tanpa pelanggan Anda tidak memiliki bisnis. Pelayanan pelanggan adalah sebuah usaha yang sangat serius untuk bisa menciptakan keuntungan dan masa depan bisnis yang cemerlang. Anda harus memiliki tindakan nyata untuk memuaskan harapan, keinginan, dan kebutuhan pelanggan. Anda harus memiliki tindakan nyata untuk memberikan kualitas pelayanan terbaik bagi pelanggan. Pelayanan pelanggan bukan sekedar keramahan di mulut saja, Anda harus mampu memenuhi semua janji-janji pelayanan dengan penuh kualitas. Pelayanan pelanggan terbaik menampilkan sistem yang cepat, teknologi yang mudah dan cepat, lokasi pelayanan yang nyaman dan indah, produk atau jasa sesuai janji atau iklan, dan manusia-manusia berkarakter positif yang memperlakukan pelanggan dengan penuh kasih.

Layanan pelanggan berkualitas tinggi dihasilkan dari budaya perusahaan yang kuat. Budaya perusahaan yang kuat menampilkan waktu, ruang, dan kehidupan kerja yang harmonis dan penuh kasih di lingkungan kerja. Hal ini, menjadikan suasana hati setiap orang selalu ceria dan antusias dalam melayani pekerjaannya. Dalam budaya perusahaan yang kuat, nilai-nilai dan sistem kerja menyatukan setiap insan perusahaan dalam kolaborasi agar bisa memperlakukan pelanggan dengan penuh kasih. Kesadaran bahwa pelanggan wajib diperlakukan dengan santun dan penuh kasih merupakan bagian penting dari budaya yang kuat.

Karyawan haruslah dikondisikan agar selalu tampil prima dan penuh kasih saat berhadapan dengan pelanggan. Jadi, layanan pelanggan tidak sebatas lip-service, pelayanan haruslah sepenuh hati melalui tindakan yang totalitas. Mental dan emosi setiap karyawan saat bekerja adalah untuk melayani kebutuhan pelanggan terpenuhi, sehingga pelanggan bahagia dengan layanan perusahaan. Setiap karyawan perusahaan harus mampu tampil dari kesadaran diri sendiri, untuk memberikan keunggulan layanan pelanggan melalui karakter diri yang hebat. Intinya, perusahaan harus sadar untuk menyiapkan setiap orang di perusahaan agar pola pemikiran mereka terfokus untuk memberikan layanan unggul. Untuk itu, perusahaan harus melakukan pelatihan secara terus-menerus dan berkelanjutan agar pengkondisian karyawan dalam kekuatan energi positif dapat terpenuhi. Kurangnya pelatihan hard skills dan soft skills terhadap karyawan pasti melemahkan karakter dan budaya pelayanan.

Kepemimpinan dan sistem yang unggul merupakan syarat penting untuk bisa memberikan pelayanan unggul. Mungkin, karyawan sudah diberikan pelatihan dan dikondisikan dalam energi positif, tetapi kepemimpinan dan sistem tidak memiliki integritas dan akuntabilitas yang hebat; maka, bakat dan karakter baik karyawan akan kandas untuk memberikan pelayanan terbaik hanya karena tidak didukung oleh kepemimpinan dan sistem yang baik. Jadi, pelayanan pelanggan yang unggul adalah hasil kerja semua aspek dan fungsi. Oleh karena itu, program penguatan di semua aspek dan fungsi kerja haruslah menjadi sesuatu yang sifatnya rutin dan terbiasa. Setiap hari, kepemimpinan perusahaan wajib bertindak untuk penguatan rutinitas pelayanan; bertindak untuk menguatkan semua komponen penting dalam layanan pelanggan; serta membangun dan memelihara budaya untuk keunggulan layanan pelanggan. Sistem pengawasan terhadap perilaku, ucapan, emosi, bahasa, kata-kata, dan pola layanan karyawan kepada pelanggan haruslah ditingkatkan secara terus-menerus.

Karyawan dan pimpinan harus selalu satu hati dan satu visi. Tidak boleh ada perlakuan buruk dari karyawan kepada kepemimpinan. Dan juga sebaliknya, tidak boleh ada perlakuan buruk dari kepemimpinan kepada karyawan. Karyawan dan kepemimpinan harus kompak dalam energi positif, saling melengkapi dan saling menghormati, saling memiliki niat baik dari hati yang penuh kasih. Jadi, sebelum memberikan layanan unggul kepada pelanggan, diperlukan sebuah bukti nyata bahwa di internal perusahaan sudah terbiasa untuk saling memperlakukan setiap insan perusahaan dengan kasih sayang dan rasa hormat yang mendalam. Kebiasaan penuh kasih dan kerja keras di internal perusahaan menjadi kekuatan nyata, untuk memperlakukan pelanggan dengan penuh kasih dan rasa hormat yang mendalam.

Mental kerja yang kreatif, inovatif, dan memberdayakan diri untuk pelayanan unggul. Budaya kerja harus memperlihatkan kreativitas, inovasi, dan kemampuan setiap insan perusahaan untuk memberdayakan diri dari kesadarannya sendiri. Setiap insan perusahaan harus proaktif dan penuh semangat untuk menciptakan situasi pelayanan yang menyenangkan pelanggan. Penampilan diri yang lincah, penuh semangat, cepat, cekat, teliti, penuh senyum, bahasa tubuh yang bersahabat, serta selalu hadir dengan solusi terbaik, adalah dasar untuk bisa memberikan pelayanan unggul.

Selalu positif saat berhadapan dengan pelanggan berkarakter buruk. Pelanggan itu bisnis perusahaan, tetapi pelanggan juga hadir dari karakter baik dan karakter buruk. Artinya, perusahaan harus sadar bahwa saat berbisnis, kemungkinan untuk berhadapan dengan yang baik dan dengan yang tidak baik sama besarnya. Intinya, hidup ini memang terjadi dari karakter baik dan karakter tidak baik, tetapi dalam prinsip bisnis yang diperlukan adalah keuntungan, tidak peduli apakah keuntungan itu bersumber dari karakter baik atau karakter buruk. Bisnis tetap hidup kalau mendapatkan keuntungan, keuntungan hanya bisa didapatkan dari pelanggan, dan pelanggan itu bisa berasal dari karakter baik maupun dari karakter tidak baik. Tugas Anda adalah selalu memberikan pelayanan penuh kasih dan penuh kualitas untuk semua karakter pelanggan Anda.

Setiap pagi, budaya berkumpul sekitar 15 menit sebelum memulai bekerja, untuk saling mendengar dan saling menguatkan agar bisa memberikan pelayanan unggul, haruslah dijadikan bagian dari budaya organisasi. Jadi, sebelum bekerja masing-masing unit kerja sudah mengkondisikan setiap insan perusahaan di dalam energi positif, dan ini bisa menjadi awal yang baik untuk memulai kerja dengan pola pikir positif. Melakukan evaluasi kepada diri sendiri dan evaluasi terhadap dukungan tim haruslah menjadi bagian penting dalam budaya pelayanan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELAYANAN PELANGGAN TERBAIK DIMULAI DARI DALAM DIRI YANG POSITIF DAN RENDAH HATI

“Pelayanan terbaik itu tidak egois, pelayanan terbaik itu sifatnya ikhlas dan penuh gembira.”~Djajendra

Pelayanan pelanggan yang baik meningkatkan pertumbuhan bisnis dan budaya organisasi. Pelayanan yang baik terjadi melalui sistem yang efektif, kepemimpinan yang tegas dan penuh gembira, serta kepribadian positif dalam keterampilan yang unggul. Semua ini merupakan bagian inti dari budaya pelayanan yang unggul. Setiap pribadi positif harus dilatih dan dibiasakan untuk melakukan pelayanan secara proaktif, dan semua karyawan harus tahu persis hal terbaik apa yang tepat untuk dilakukan dalam pelayanan terbaik. Semua karyawan harus membuat hubungan emosional positif dalam layanan terbaik mereka.

Setiap karyawan dikondisikan untuk melayani pekerjaannya dengan sebaik mungkin; akhirnya, ini membuka jalan untuk kolaborasi kerja tanpa egois. Setiap karyawan adalah instrumen yang dikendalikan oleh sistem dan kepemimpinan untuk memberikan pelayanan dan kinerja terbaik. Setiap karyawan bertanggung jawab untuk saling melayani dengan pikiran positif dan emosi yang penuh gembira, sampai akhirnya dirasakan oleh pelanggan bahwa mereka mendapatkan yang terbaik dari bisnis yang Anda lakukan. Setiap karyawan harus selalu tampil sehat secara fisik, penuh percaya diri secara mental, proaktif secara sosial dan komunikasi, kuat dan teguh secara spiritual, serta cerdas dan seimbang secara emosional sehingga dapat memberikan pelayanan pelanggan yang profesional dan berkualitas prima.

Pelayanan pelanggan terbaik dimulai dari dalam diri yang positif dan rendah hati. Anda harus membangun kesadaran dan mendorong diri positif Anda untuk melihat ke dalam diri, pikiran, jiwa, emosi, dan tubuh Anda sendiri sebelum memberikan pelayanan terbaik. Anda harus memahami diri sendiri secara baik sebelum memberikan pelayanan terbaik. Setelah Anda memiliki pemahaman yang sempurna tentang kualitas diri Anda untuk memberikan pelayanan sempurna, saat itu Anda mampu menampilkan diri Anda yang utuh dan asli untuk terhubung dengan semua orang melalui pikiran dan tindakan positif Anda. Anda pun bisa menyiapkan hati Anda dengan penuh cinta untuk menjadi sumber pelayanan yang memuaskan pelanggan.

Pelanggan selalu berharap untuk menemukan kepuasan dari pelayanan terbaik Anda. Walaupun suasana hati Anda tidak pasti, tetaplah tersenyum dan melayani pelanggan dengan penuh kebaikan. Kerjakan dan lakukan sebanyak mungkin perbuatan baik saat terhubung dengan pelanggan. Ciptakan pengalaman pelanggan dari pikiran positif Anda. Ciptakan persepsi, interpretasi, perasaan, komunikasi, dan layanan dari pikiran positif Anda. Pastikan bahwa pelanggan selalu merasa nyaman dan bangga dengan pelayanan terbaik yang Anda berikan.

Pelayanan pelanggan terbaik dihasilkan dari niat baik dan hubungan baik untuk memberikan pelayanan berkualitas.Hubungan yang baik itu sendiri datang dari usaha Anda untuk berbicara dengan kata-kata dan nada yang positif; kemampuan Anda untuk mendengarkan pelanggan dengan tenang dan penuh percaya diri; kemampuan Anda untuk bertanya; sikap peduli Anda terhadap harapan dan kebutuhan pelanggan; keikhlasan Anda untuk membantu pelanggan dengan rendah hati; kebaikan hati Anda untuk berbagi perilaku baik dengan pelanggan; kemampuan Anda untuk memberi dorongan kepada pelanggan agar kembali berbisnis dengan Anda; dan kemampuan Anda untuk membangun hubungan terbaik dengan usaha terus-menerus.

Pelayanan dari diri Anda yang positif dapat membantu Anda menjadi pribadi yang lebih bahagia dan seimbang saat terhubung dengan pelanggan. Anda mampu menjadi pribadi yang lembut dan terasa baik bagi pelanggan Anda. Anda mampu memberikan perhatian dan pelayanan yang fokus untuk kebahagiaan pelanggan Anda. Anda mampu memberikan senyum tulus secara spontan dan tanpa disengaja. Suasana hati Anda selalu bahagia dan penuh kegembiraan saat memberikan pelayanan kepada pelanggan.

Pelayanan pelanggan terbaik dimulai dari dalam diri yang positif dan rendah hati. Diri Anda yang positif sangat sadar untuk membangun dan memelihara hubungan dengan orang-orang yang positif dan peduli. Dalam hal ini, secara otomatis energi positif Anda menyatu dengan orang positif. Pribadi positif membangun hubungan dan komunikasi dengan penuh kasih. Pribadi yang positif berani mengambil tanggung jawab untuk kenyamanan pelanggan. Pribadi yang positif tidak akan mau terjebak dalam pemikiran negatif. Pribadi yang positif selalu optimis, tenang, percaya diri, santai, dan tetap gembira dalam situasi yang tidak menguntungkan.

Pelayanan pelanggan juga harus berhadapan dengan situasi dan orang-orang sulit. Saat semuanya menjadi tidak mudah dan penuh tekanan, maka saat itu pribadi positif harus tetap berpikir positif dan bersyukur dengan keadaan. Kemudian, belajar untuk membantu orang lain dan diri sendiri agar situasi penuh gembira terjaga di dalam pelayanan berkualitas. Fokuskan perhatian untuk membantu dan melakukan sesuatu yang baik bagi orang lain. Sederhanakan masalah dan katakan kepada diri sendiri bahwa selalu ada jalan keluar dari masalah sesulit apapun. Tetaplah berpikir positif dan bersikap optimis, hadapi segala situasi yang tidak mudah itu dengan toleransi dan empati.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

TANPA ETIKA TIDAK ADA PELAYANAN PRIMA

“Jangan berharap mendapatkan pelayanan prima dari orang-orang yang tidak etis.”~Djajendra

Etika kerja adalah dasar untuk bisa memberikan pelayanan prima kepada pelanggan. Perilaku etis bersumber dari sifat baik atau karakter baik. Seseorang yang etis selalu tahu apa yang baik dan apa yang tidak baik. Jadi, tanpa diawasi pun seseorang yang etis mampu memberikan pelayanan sepenuh hati, apalagi bila diawasi dan diatur dengan peraturan dan sistem pelayanan yang hebat, maka seseorang yang etis benar-benar mampu memberikan pelayanan unggul untuk kesuksesan perusahaan.

Etika menciptakan ketertiban dan menghindari tindakan yang salah. Perilaku etis memiliki kearifan dan kebijaksanaan untuk menciptakan kebaikan di setiap momen pelayanan. Etika sangat diperlukan di wilayah tindakan agar setiap hubungan antar manusia dalam proses kerja terjadi di dalam energi integritas. Perilaku etis adalah sumber utama untuk terjadinya pelayanan pelanggan yang menyenangkan hati. Jadi, jangan berharap mendapatkan pelayanan prima dari orang-orang yang tidak etis. Hanya orang-orang dengan perilaku etislah yang mampu memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggannya.

Etika bersumber dari kesadaran diri dan rasa cinta untuk bisa melayani orang lain dengan tulus dan tanpa pamrih. Seseorang yang etis tidak akan bertentangan dengan yang lain. Seseorang yang etis tidak menciptakan kekacauan dan kerusakan di dalam organisasi. Seseorang yang etis tidak menjadi energi disintegrasi di dalam tim kerja. Seseorang yang etis selalu bekerja dengan totalitas dan sepenuh hati melalui energi cinta. Seseorang yang etis selalu memberikan pelayanan prima dari rasa tanggung jawab, untuk menjaga keseluruhan proses kerja yang utuh dan profesional di dalam integritas.

Karyawan yang etis selalu sadar untuk bekerja dan bertindak sebagai tim dan bukan sebagai pribadi di dalam perusahaan. Dalam hal ini, etika perusahaan dan nilai-nilai perusahaan menjadi alat pemersatu dan pengikat, sehingga karyawan etis mampu menjadi anggota tim yang solid untuk memberikan pelayanan sesuai dengan nilai-nilai dan budaya perusahaan. Hal ini, menjadikan pelayanan perusahaan unik dan sesuai dengan visi dan budaya perusahaan. Jadi, tidak ada lagi perbedaan sudut pandang di dalam memberikan pelayanan terbaik. Setiap orang yang etis mampu memberikan kebaikan dan menyatukan dirinya di dalam tim perusahaan yang unggul, untuk memberikan pelayanan prima terbaik. Kebaikan dari setiap orang di dalam tim akan menghilangkan semua potensi konflik, sehingga setiap orang yang etis mampu mengekspresikan dirinya untuk pelayanan unggul, tanpa bertentangan satu sama lain.  

Keunggulan di tempat kerja hanya bisa terwujud saat etika tumbuh dari kesadaran setiap karyawan. Untuk berhasil dalam mengoptimalkan etika di tempat kerja, perusahaan harus bekerja dengan sangat keras dan berjuang tanpa henti. Membangun kesadaran memerlukan waktu dari lingkungan kerja yang menghargai etika. Pada dasarnya, di dalam diri setiap orang sudah ada energi etika, untuk mengoptimalkannya diperlukan suasana dan lingkungan kerja yang menghormati perilaku etis. Dalam hal ini, perusahaan harus membangun sistem yang mendorong perilaku etis mekar dan tumbuh menjadi sangat kuat. Intinya, manajemen perusahaan harus memiliki komitmen dan tindakan yang tegas untuk membangun pelayanan prima dari landasan etika kerja.

Etika yang tumbuh dari dalam diri akan meningkatkan kualitas integritas pribadi. Seseorang yang etis selalu jujur kepada diri sendiri dan menghargai orang lain. Setiap interaksi dan tindakan yang bersumber dari etika pasti memiliki tingkat integritas yang tinggi. Seseorang yang etis mampu menampilkan bahasa tubuh dan tutur kata yang terkendali dalam emosi positif. Penampilan dari orang-orang etis selalu beradaptasi dengan realitas yang dihadapi. Postur tubuh yang penuh percaya percaya diri dan rendah hati, serta cara berpikir yang selalu positif adalah ciri dari perilaku etis.

Pelayanan prima sangat tergantung dari perilaku etis. Tanpa etika tidak ada pelayanan prima. Karyawan dengan perilaku etis selalu menjaga pelayanan perusahaan memiliki kualitas tinggi dan dilayani dengan penuh semangat. Perilaku etis memiliki kekuatan untuk melakukan segala hal secara benar dan sesuai prosedur. Kesadaran etika pelayanan menjadikan karyawan sadar untuk menjaga postur tubuh yang etis saat memberikan pelayanan; emosional yang etis saat memberikan pelayanan; kata-kata yang etis saat memberikan pelayanan; bahasa tubuh yang etis saat memberikan pelayanan. Intinya, ada kesadaran yang tinggi dari karyawan berperilaku etis, untuk membentuk dirinya dan pribadinya menjadi sebaik mungkin bagi pelayanan berkualitas tinggi.

Nilai-nilai etika sangat berharga dan sangat penting untuk memberikan pelayanan prima. Oleh karena itu, nilai-nilai etika haruslah diinternalisasi ke dalam diri masing-masing karyawan. Semua karyawan harus mampu melihat manfaat dan berharganya nilai-nilai etika. Ketika nilai-nilai etika sudah terinternalisasi di dalam diri, maka pelayanan yang diberikan betul-betul bersumber dari cinta, bukan dari sifat egois. Jadi, pelayanan tidak lagi terbatas pada maunya diri sendiri, tetapi secara sadar dari nilai-nilai etika perusahaan. Nilai-nilai etika memiliki kekuatan untuk melayani, memberi kebaikan, memberi kontribusi, serta melayani dengan hati dan senyum tulus.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com