BERDAMAI DENGAN MUSUH-MUSUH DI DALAM DIRI

“Akal sehat bisa digunakan oleh energi negatif untuk merusak keindahan dan kedamaian hidup. Tingkatkan kualitas energi positif di dalam diri agar akal sehat hanya digunakan untuk keindahan dan kedamaian hidup.”~Djajendra

Musuh-musuh kita sangat banyak, mereka tidak berada di luar diri kita, tetapi bersembunyi di dalam diri kita, dan kita pun sulit mengenali mereka sebagai musuh yang berbahaya bagi hidup kita. Kita harus memahami dan mengerti bahwa hidup kita itu indah dan tidak layak dihabiskan dalam realitas yang membuat kita tidak bahagia. Kita juga harus mengerti bahwa keberadaan kita untuk berbuat baik dan menyebarkan kebaikan, tanpa mengecilkan peran orang lain dalam kehidupan yang aneka ragam ini. Semua orang penting dalam menciptakan keindahan dan kebaikan. Siapa pun diri kita jika membawa energi kebaikan dalam kehidupan, maka kita telah berbuat baik bagi setiap orang. Siapa pun diri kita jika membawa energi kebencian dalam hidup, maka kita telah menanam benih permusuhan untuk membuat hidup ini tidak damai.

Musuh-musuh kita itu hidup di dalam diri kita dalam sifat marah, kebencian, dendam, egois, serakah, anti toleransi, merasa paling benar, merasa paling tahu, permusuhan, menghasut orang lain, gosip, iri hati, malas, bosan, dan cemburu. Jika kita tidak berdamai dan mengajak musuh-musuh kita itu ke jalan yang benar, maka orang-orang yang berniat buruk akan memanfaatkan musuh-musuh kita itu untuk keuntungan mereka. Ketika orang-orang tidak baik menggunakan musuh-musuh kita untuk keuntungan mereka, maka akal sehat kita pun dimanipulasi sedemikian rupa agar merasa benar dengan sifat-sifat buruk yang sesungguhnya membuat hidup kita lebih menderita. Jadi berhentilah bertengkar dan bermusuhan dengan siapa pun. Semua orang di luar diri kita biarlah menjadi dirinya masing-masing, kita tidak perlu memusuhi atau membenci sifat  dan pemikiran mereka yang tidak sesuai dengan kita.

Setiap hari berlatihlah untuk menguatkan energi positif di dalam diri agar kita bisa menjaga kedamaian dengan mengabaikan perbedaan. Tidak ada seorang pun yang bisa memberikan kebahagiaan dan kedamaian bagi kita kecuali diri kita sendiri. Kuatkan nilai-nilai positif dan pemikiran-pemikiran yang baik untuk merasakan kebahagiaan dan kedamaian dalam hidup. Tidak perlu berdebat tentang setuju atau tidak setuju. Tidak perlu berdebat tentang siapa yang benar dan siapa yang salah. Teruslah belajar hal-hal baik dan selalu berpikiran terbuka dalam wawasan yang luas. Jangan pernah merasa sebagai kelompok yang paling benar dan paling hebat. Jangan pernah berharap kedamaian dan kebahagiaan diberikan oleh orang lain. Kedamaian dan kebahagiaan bersumber dari dalam diri sendiri yang sudah cerdas melemahkan musuh-musuh yang tersembunyi di dalam diri. Harus diingat selalu bahwa musuh-musuh di dalam diri itu sangat banyak, sehingga kita tidak memiliki pengetahuan untuk mendefinisikan mereka semua. Kita hanya memiliki kemampuan untuk mendefinisikan sedikit dari musuh-musuh kita di dalam diri. Karena itu, kita harus memiliki kesadaran dan keyakinan untuk tidak kehilangan kedamaian dan kebahagiaan. Jika kita merasa sedang tidak damai dan tidak bahagia, itu artinya musuh-musuh yang tidak kita kenal sedang menggerogoti kita dari dalam. Dampaknya; dalam jangka panjang kita kemungkinan kehilangan kesehatan fisik, mental, dan jiwa.  

Mulai hari ini berhentilah untuk membenci dan bergosip tentang siapa pun dan apa pun. Gunakan waktu hidup kita dengan sebaik-baiknya untuk melayani kehidupan dari hati yang kaya cinta, kaya kebaikan, kaya toleransi, kaya empati, kaya kata-kata positif, kaya pelayanan berkualitas, ikhlas, sabar, tenang, damai, gembira, dan selalu melihat orang lain dari sisi positif mereka. Jangan pernah lagi terlibat dalam rumor negatif. Jangan pernah lagi berpikir atau berniat mengendalikan orang lain. Jangan pernah lagi merespons orang lain dengan kebencian. Jadilah energi kehidupan yang baik dan membawa kedamaian bagi semua orang. Ketika merasa terperangkap dalam energi negatif dan sulit keluar dari musuh-musuh di dalam diri, mundur sejenak dari realitas untuk menenangkan diri, kemudian luaskan sudut pandang dari rasa cinta terhadap segala sesuatu dalam hidup yang sedang Anda alami. Kendalikan marah, kendalikan keyakinan yang menciptakan kebencian, kendalikan perasaan tertekan, kendalikan rasa kesal. Kemudian, kuatkan perasaan belas kasih dan pengampunan kepada siapa pun yang tidak sejalan dengan Anda. Tumbuhkan kepercayaan diri dan kuatkan semua perasaan positif di dalam diri. Biasakan agar perasaan positif yang berkuasa atas diri Anda.

Ketika ada orang-orang mencoba merobohkan Anda dengan kebencian dan fitnah, maka jangan jadi rapuh dan marah. Kendalikan diri, atur emosi agar selalu damai dan positif, atur pikiran agar selalu tenang dan positif. Dekati para pembenci dengan halus, tenang, tidak konfrontatif, sabar, mendengarkan, percaya diri, dan berbicaralah dengan integritas yang tinggi. Dan, apa pun yang mereka berbicara untuk Anda, dengarkan saja dengan sabar, biarkan saja mereka mengeluarkan apa yang mereka suka. Berhentilah untuk mencari kesalahan dan kelemahan mereka, berikan perhatian untuk kebaikan yang dapat Anda berikan. Benci dan fitnah tidak harus dilawan dengan benci dan fitnah, tetapi harus dilayani dengan integritas dan kepedulian untuk memberikan kebaikan. Jangan pernah membuang waktu dan energi pada upaya untuk membenci, membalas, memfitnah, marah, dan dendam. Hidup kita sangat singkat, kita tidak pernah tahu sampai umur berapa kita hidup, jadi jangan menyia-nyiakan waktu yang singkat ini untuk hal-hal yang merusak kedamaian dan kebahagiaan hidup.

Kuatkan mental dan jiwa agar mampu berdamai dan menaklukkan semua musuh-musuh di dalam diri sendiri. Jangan lagi membiarkan musuh-musuh kita bertengkar dengan orang-orang yang tidak pernah pintar memahami makna hidup. Sifat dari orang-orang yang tidak pintar memahami makna hidup adalah suka menyalahkan orang lain bahkan untuk kesalahan yang mereka buat sendiri. Mereka selalu berpikir dan merasa bahwa merekalah yang paling benar, sehingga walaupun dirinya salah, tetapi tidak pernah merasa bersalah. Sifat mereka mudah tersinggung, mudah marah, merasa paling tinggi, mudah bereaksi terhadap konflik dan pencipta konflik sejati,  tersenggol sedikit meledak kemarahannya dan sangat agresi, serta tidak pernah memiliki empati dan toleransi terhadap orang lain. Selain itu, mereka juga sangat suka mengabaikan kebutuhan dan perasaan orang lain karena egoisme diri yang sangat tinggi. Mereka selalu merasa mereka lebih baik daripada orang lain. Mereka betul-betul menghayati semua energi negatif sebagai jati diri mereka, sehingga dalam akal sehat mereka energi negatif yang mereka kontribusikan pada kehidupan adalah sebuah kebenaran sejati. Jadi, daripada Anda bertengkar atau mengurusi orang-orang seperti itu, lebih baik fokus untuk memperbaiki diri sendiri. Dan, abaikan saja mereka yang memang sudah merasa benar hidupnya di dalam kekuatan energi negatif.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

MANAJEMEN DIRI ADALAH KUNCI SUKSES DALAM MANAJEMEN PERUBAHAN

“Hidup tidak selalu seperti apa yang telah dipikirkan dan dipersiapkan.”~Djajendra

Perubahan itu pasti dalam semua bidang kehidupan, tidak mungkin tidak ada perubahan. Tugas utama dalam menghadapi perubahan adalah mengubah cara berpikir dan memiliki kemauan untuk beradaptasi dengan perubahan. Perubahan dan ketidakpastian harus dikelola dengan kualitas diri yang terus-menerus memperbarui kompetensi-nya. Kita juga harus memahami bahwa sifat pikiran sangat mudah berubah-ubah oleh apa yang sedang dihadapi. Kita tidak pernah tahu seperti apa realitas pikiran kita satu detik kemudian. Di mana pikiran akan berada dan bagaimana pikiran bisa bergerak begitu cepat dari satu situasi ke situasi yang lain tanpa pernah kita rencanakan atau pun kita inginkan. Jadi, tantangan kita tidak hanya terhadap perubahan dan ketidakpastian yang bisa hadir tanpa kita ketahui, tetapi juga sifat pikiran kita yang terus berubah dan tidak pernah bisa diam dalam komitmen yang dibangun bertahun-tahun lamanya.

Mungkin Anda telah mempersiapkan segala sesuatu dengan sempurna untuk masa depan. Anda merasa sangat siap untuk bertarung dengan misteri kehidupan Anda sendiri. Anda pun sangat paham tentang tantangan di masa depan, dan dengan cerdas sudah memetahkan semua jenis resiko bagi kesuksesan Anda di masa depan. Jadi, apa yang telah Anda lakukan itu adalah sesuatu yang baik, tetapi jangan pernah lupa tentang resiko bahwa hidup tidak selalu seperti apa yang telah Anda pikirkan dan persiapkan. Semua latihan keras, semua kerja keras, semua aset, semua kecerdasan, dan akal sehat Anda mungkin menjadi tidak berdaya saat tantangan yang tidak Anda kenali hadir untuk menguji kesabaran dan ketabahan Anda. Oleh karena itu, Anda harus selalu melatih mental agar kuat dan tidak menderita saat gangguan psikologis yang parah menyerang Anda di saat Anda berada di titik terendah kehidupan. Ketika keraguan mulai menguasai diri dan mental menuju ke titik terendah, maka temukan kecerdasan dari kesadaran untuk menghilangkan keraguan dan mengoptimalkan harapan.

Manajemen diri adalah kunci kesuksesan manajemen perubahan. Jadi, Setiap orang harus mempersiapkan diri sejak awal untuk menghadapi saat genting dan penting yang mungkin hadir di sepanjang proses perubahan. Jika mental dan kualitas diri siap untuk menghadapi perubahan, maka tidak perlu takut untuk bekerja dalam perubahan. Biasanya, orang-orang yang tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan di masa depan akan mengalami stres dan selalu menolak terhadap perubahan. Ketika perubahan harus terjadi dan hadir dengan begitu kuat – maka, yang tidak siap akan merasa sangat marah, takut, bingung, sedih, tidak dapat berpikir, tidak mengerti harus melakukan apa, dan benar-benar dirinya dikalahkan oleh perubahan. Ketika Anda benar-benar merasa tidak berdaya dan kalah oleh perubahan, maka segera isi hati dan pikiran dengan energi positif. Mungkin juga Anda sudah menyerah dengan keadaan dan betul-betul berada pada kondisi stres terburuk. Dalam situasi yang buruk ini, coba tenang-kan diri dan kuatkan mental agar Anda dapat bergerak kembali untuk beradaptasi dengan  perubahan.

Akar dari manajemen diri adalah cerdas dan kreatif mengelola pikiran Anda sendiri untuk beradaptasi dengan segala situasi hidup. Dalam hal ini, kecerdasan dari kesadaran diperlukan agar energi positif mampu memfasilitasi perubahan dan proses berpikir dari pikiran kreatif. Jika hal ini terlatih dan terbiasa dalam pola pikir Anda, maka apa pun situasi yang Anda hadapi pasti mampu Anda kelola dengan cerdas. Manajemen diri yang baik dan konsisten dapat mewujudkan prestasi tertinggi dari apa pun yang Anda tekuni. Anda dapat membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin melalui energi kreatif dan inovatif. Manajemen diri mampu membuat Anda bangkit dan menjadi lebih kuat dari keadaan tidak berdaya. Jadi, setiap saat lakukan manajemen diri di semua aspek kepribadian Anda. Pahami siapa Anda dan apa kebenaran tentang kualitas diri Anda. Pelajari semua keunggulan dan kekurangan Anda. Miliki motivasi dan semangat juang untuk mencapai keunggulan dari apa pun yang Anda kerjakan.

Perubahan adalah sesuatu yang pasti dan secara terus-menerus hadir tanpa kita ketahui. Kita semua harus siap untuk melakukan perubahan yang diperlukan bagi kemajuan hidup kita. Kita tidak boleh diam dalam keadaan tidak berdaya. Buang jauh-jauh gengsi, jadilah rendah hati dan angkat diri sendiri dengan semangat untuk memiliki mental yang hebat dalam situasi seburuk apa pun. Jangan meremehkan diri sendiri, jangan memandang rendah diri sendiri, jangan menyalahkan siapa pun, jangan merasa sebagai orang yang kalah dengan hidup ini. Bangkitlah! Lakukan sesuatu! Sibukkan pikiran dan emosi dengan hal-hal positif yang membangkitkan mental, fisik, jiwa, dan rasa untuk melakukan hal-hal produktif bagi keuntungan diri Anda. Anda yang rendah hati dan yakin, lalu berjuang dengan totalitas, akan mampu mewujudkan apa pun yang sedang Anda kerjakan. Tidak ada yang mustahil bagi jiwa yang selalu mengelola dirinya dengan energi positif.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

KITA DIRANCANG UNTUK BERJALAN DAN BERLARI

“Olah raga yang tidak berbiaya dan menghemat biaya bensin adalah berjalan kaki.”~Djajendra

Hidup sehat adalah impian semua orang. Tidak ada seorang pun yang mau sakit. Tubuh yang sehat memberikan energi dan tenaga yang sangat banyak untuk mengisi hari-hari dengan hal-hal terbaik. Salah satu cara terbaik untuk selalu sehat dan bugar adalah berjalan kaki setiap hari. Berjalanlah paling sedikit lima kilometer per hari. Kalau belum terbiasa mulailah membiasakan untuk berjalan kaki. Tinggalkan kendaraan dan mulailah berjalan kaki untuk jarak di bawah lima kilometer.

Kita diberikan kaki untuk berjalan, jangan sampai fungsi kaki untuk berjalan kita hilangkan. Jika setiap kali keluar rumah menggunakan kendaraan bermesin, maka realitas ini telah menghilangkan fungsi kaki dan telah mengundang penyakit untuk tumbuh di dalam diri. Jangan malas untuk berjalan kaki, sebab sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan diri sendiri. Jadi, olah raga yang paling tidak berbiaya dan yang bisa menghemat biaya bensin adalah berjalan kaki.

Selain berjalan kaki mulailah berlari maraton. Berlari perlahan-lahan dan tambah jaraknya sedikit demi sedikit. Misalnya, hari pertama cukup berlari dua ratus meter maraton, seminggu kemudian ditambah menjadi empat ratus meter lari maraton, dan seterusnya ditambah sampai mampu lari 10 kilometer maraton. Jangan lupa periksa tekanan darah dan juga minta pendapat dokter Anda sebelum memulai program lari maraton.

Sebuah penelitian yang diterbitkan Journal of American College of Cardiology, menemukan bahwa olah raga maraton yang rutin dapat mengurangi usia pembuluh darah hingga empat tahun. Artinya, maraton bisa membuat Anda awet muda dan bugar setiap hari. Manfaat lain dari berjalan kaki dan maraton adalah mengurangi tekanan darah, mengurangi stres, mengurangi kekakuan otot dinding arteri, mengurangi resiko stroke, serta yang pasti membuat hati gembira dan tubuh bugar setiap saat. Jadi, mulailah berjalan dan berlari agar selalu energik dan bugar. Jangan pernah malas untuk hidup bugar dan penuh kegembiraan.

Jika Anda belum pernah berolahraga maraton atau berjalan kaki jarak jauh, maka lakukan setelah pemeriksaan kesehatan dan mendapatkan izin dari dokter Anda. Pada tahap awal jangan berambisi untuk jarak jauh, miliki disiplin untuk memulai dari langkah-langkah kecil. Setelah terbiasa barulah meningkatkan aktivitas sesuai kemampuan daya tahan tubuh Anda. Lakukan dengan gembira dan rasakan kedamaian dari aktivitas yang Anda lakukan. Jadikan jalan kaki dan maraton sebagai hiburan atau waktu untuk bersenang-senang dengan alam dan tubuh Anda.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

DISIPLIN DIRI MEMBUAT SESEORANG TIDAK BISA DIHENTIKAN UNTUK MENCAPAI IMPIAN

“Disiplin itu seperti nafas yang tidak pernah berhenti selama kita masih hidup.”~Djajendra

Tidaklah mungkin membuat diri kita disiplin dalam satu hari. Disiplin adalah tentang niat yang tidak pernah berubah untuk mewujudkan impian atau tujuan, walau seribu kegagalan dan kesulitan masih menghadang kita untuk mencapai impian. Disiplin membuat diri kita selalu memiliki cara baru untuk mengatasi kegagalan dan kesalahan. Disiplin membuat diri kita selalu sadar untuk memanfaatkan waktu dan tenaga dengan sebaik mungkin, tanpa terjebak dalam keluh-kesah atau perasaan tidak mampu. Mental kita yang kaya disiplin selalu mengerti bahwa kegagalan adalah sebuah peristiwa biasa yang memang harus dialami kalau kita mau mencapai sesuatu yang lebih besar. Dari waktu ke waktu disiplin diri semakin menguatkan mental kemenangan kita karena kita tidak menganggap kegagalan dan kesalahan sebagai peristiwa yang merugikan.

Disiplin membuat kita tidak pernah membuang waktu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Sebagian besar waktu dan tenaga digunakan untuk melanjutkan prestasi yang lebih baik. Kehidupan sehari-hari dijalankan dengan percaya diri, rendah hati, penuh rasa syukur, dan kaya semangat. Tidak pernah malas atau duduk-duduk santai di depan TV atau pun menghabiskan waktu berselancar di media sosial untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Selalu konsisten dengan niat untuk menjalani kehidupan yang fokus dalam mencapai tujuan dan impian. Tidak pernah berhenti sebelum impian terwujud. Intinya, disiplin itu seperti nafas yang tidak pernah berhenti selama kita masih hidup.

Seberat apa pun sebuah tujuan, seseorang dengan disiplin diri yang baik mampu memulainya dengan hal-hal yang paling mudah dan paling kecil. Disiplin membuat orang bergerak dan tidak sekedar diam sambil mencari alasan-alasan untuk tidak bergerak. Disiplin adalah tentang konsistensi dan keberlanjutan melalui upaya dan kerja keras tanpa henti untuk hasil terbaik. Kesabaran, ketekunan, rajin, kemauan, tekad, dan siap mental untuk mengubah adalah bagian yang tidak terpisahkan dari disiplin diri. Seseorang dengan disiplin yang baik tidak akan membuat dirinya kesulitan sendiri dengan ambisi dan target yang muluk-muluk, tetapi mampu membangun pola pikir yang konsisten untuk melakukan segala sesuatu sesuai prioritas, serta tidak pernah mengalahkan niat untuk mewujudkan impian dan tujuan terbaik.

Disiplin diri membuat orang tidak pernah menyerah atas apa pun yang dikerjakan atau diperjuangkan. Jika hari ini semua jalan tertutup dan tidak memiliki peluang untuk melakukan apa pun, maka semua rencana dan hasil kerja akan dievaluasi kembali untuk kemudian ditentukan strategi baru agar tetap dapat mencapai impian dan tujuan tersebut. Disiplin diri yang sudah menyatu dalam rasa selalu sadar bahwa kegagalan adalah cara lain untuk menemukan strategi yang lebih baik dalam mencapai kesuksesan. Oleh karena itu, orang dengan disiplin diri yang tinggi tidak pernah merasa gagal, selalu memperbaiki kualitas diri dan faktor-faktor yang dibutuhkan dalam mencapai tujuan. Kesalahan dan kegagalan bukanlah alasan untuk berhenti dan menyerah di tengah jalan, tetapi untuk merenungkan kembali apa yang sudah dilakukan, kemudian mengatur kembali dari awal untuk memulai perjalanan menuju tujuan dan impian.

Disiplin diri bukanlah tentang kesempurnaan semua rencana dan kualitas diri kita, tetapi tentang ketidaksempurnaan rencana dan kualitas diri kita. Jadi, ini tentang kesadaran kita bahwa kita perlu disiplin karena apa pun yang kita lakukan bersumber dari ketidaksempurnaan. Oleh karena itu, kita tidak perlu takut atau khawatir tentang hasil yang tidak sesuai harapan. Disiplin diperlukan agar kita melakukan sesuatu yang lebih baik pada hari ini daripada kemarin. Secara bertahap melalui disiplin yang baik kita mampu mencapai sesuatu sesuai rencana dan target.

Dalam setiap langkah kita harus memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi apa yang ingin kita lakukan secara baik. Sepintar apa pun diri kita, kita tidak boleh tinggi hati atau merasa mampu. Kita harus sadar bahwa banyak hal yang tidak kita pahami bisa muncul dalam proses melakukan sesuatu. Intinya, kita tidak akan pernah pintar atau mengetahui semua hal. Kemampuan dan kecerdasan kita terbatas, tetapi potensi kita tidak terbatas untuk melakukan hal-hal terbaik di sepanjang hidup kita. Disiplin adalah sejenis perilaku yang membuat kita selalu hati-hati, teliti, rajin, tekun, dan tidak mencari alasan untuk tidak melakukan sesuatu yang harus kita lakukan. Jadi, disiplin artinya tetap bergerak dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk mencapai impian walau banyak hal yang membatasi langkah kita.

Orang-orang dengan disiplin adalah orang-orang yang terus-menerus bergerak menuju tujuan walaupun hambatan dan kesulitan mengepung hidup mereka. Disiplin diri membuat seseorang tidak bisa dihentikan untuk mencapai impian dan tujuan. Badai kesulitan, penderitaan, kegagalan, dan apa pun itu tidak pernah mampu menghentikan seseorang yang memiliki disiplin yang tinggi; hanya kematian yang bisa menghentikan dia untuk terus bergerak bersama energi positifnya menuju tujuan. Walaupun semuanya habis dalam kegagalan, disiplin bisa mendorong kualitas diri untuk memulai dari yang paling kecil agar bisa kembali bergerak menuju tujuan dan impian. Intinya, tidak ada kata berhenti atau menyerah bagi disiplin diri yang kuat, selalu mampu melakukan sesuatu yang baru untuk memulai lagi perjalanan menuju impian.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

MENGEMBANGKAN KUALITAS DIRI DAN TUMBUH MEKAR

“Perjalanan hidup membutuhkan akar yang kuat agar kita semakin tumbuh tinggi dan tidak roboh kalau diterpa badai kesulitan.”~Djajendra

Apakah kita tidak malu melihat pohon yang tumbuh subur dan memberikan bunga-bunga yang indah walau mereka sedang dalam cuaca yang tidak pasti? Apakah kita tidak malu dengan pohon yang tetap berbuah lebat walau setiap saat mereka harus merasakan panas, dingin, hujan, angin, dan petir? Tumbuh dan mekar adalah sifat sejati kehidupan. Sifat sejati kita adalah tumbuh dan mekar untuk memberikan kebaikan yang terbaik bagi kesejahteraan hidup bersama. Jadi, kita ini adalah pemimpin yang bertugas untuk memberikan kemakmuran, kesejahteraan, keindahan, kebaikan, dan kehormatan bagi semua kehidupan. Karena itu, tumbuhlah dan mekarlah dalam karya dan kinerja terbaik di semua aspek kehidupan yang kita alami.

Hal pertama yang harus kita lakukan setiap saat adalah bersyukur dengan hidup yang kita alami. Kita harus merasa beruntung bahwa kita masih hidup dan sehat, jangan menyia-nyiakan hidup ini untuk hal-hal yang memperburuk kualitas diri. Hiduplah untuk tumbuh dan mekar dalam karya yang memberikan manfaat bagi diri sendiri dan orang banyak. Gunakan semua waktu dan energi untuk mengembangkan kualitas diri, serta memperbaiki kualitas hati agar selalu bersih dari kotoran. Tidak perlu lagi berpikir buruk tentang orang lain, tidak perlu lagi buang-buang waktu untuk marah dan kesal. Gunakan setiap momen hidup ini untuk tumbuh dan mekar dalam energi positif. Hiduplah untuk kebahagiaan, kedamaian, keindahan, ketenangan, dan kebugaran.  

Tantangan dan kesulitan adalah peristiwa penting yang membantu kita tumbuh, jangan pernah menyerah setelah beberapa kerja keras dan upaya kita gagal, ingatkan kepada diri sendiri bahwa kesulitan dan tantangan adalah vitamin untuk tumbuh dan mekar. Tantangan dan kesulitan berfungsi untuk membantu kita belajar lebih luas, menjadi lebih sabar, menjadi lebih tabah, dan menjadi lebih kreatif. Proses hidup menuntut kita untuk bersabar dan belajar memperluas pengetahuan tanpa batas. Hidup ini perjalanan yang membutuhkan kegigihan, ketabahan, kesabaran, semangat, motivasi, kepercayaan diri, dan pengetahuan dalam setiap upaya kita untuk tumbuh dengan kualitas terbaik. Karena itu, jauhkan sifat putus asah dan keluh-kesah dari mental dan kepribadian Anda.

Hidup kita ini untuk menanam benih-benih kebaikan di dalam jiwa agar kita tumbuh menjadi pribadi yang indah dan berguna. Kita harus sadar dan merasa bertanggung jawab untuk memelihara benih-benih atau nilai-nilai terbaik di jiwa dan pikiran kita. Kita harus sadar untuk merawat dengan disiplin dan ketekunan sehari-hari agar nilai-nilai terbaik kita tersebut dapat menghasilkan karya-karya yang membahagiakan kehidupan. Setiap momen kita harus terhubung dengan diri kita yang positif, kemudian diri yang positif ini hadir untuk memberikan hasil kehidupan yang berguna bagi kebaikan dan kedamaian hidup.

Kita ada untuk tumbuh dan mekar, sebab itulah sifat sejati kehidupan. Jadi, kalau kita merasa masih hidup, masih bernafas, masih berpikir; maka, jangan diam dalam zona nyaman dengan rasa malas, segeralah dorong kualitas diri untuk tumbuh setinggi mungkin. Setiap hari dengan rajin dan penuh disiplin tumbuhkan nilai-nilai positif di dalam jiwa dan pikiran sehingga kita bisa tumbuh. Jangan pikirkan hasil dari usaha Anda, fokuskan setiap kekuatan diri hanya untuk tumbuh dan mekar dalam energi positif, biarkan hasil akhir menjadi bagian dari kehendak Tuhan.  Jadi, tugas kita adalah secara sadar membangun kualitas diri terbaik melalui pengetahuan dan kesadaran tanpa batas.

Semua usaha dan kerja keras harus memiliki kesabaran dan ketabahan. Tidak mungkin hasil terbaik langsung terlihat sekarang, hidup itu proses panjang, kerja keras hari ini hasilnya akan terlihat di masa depan. Benih sukses akan tumbuh setelah melewati proses yang tidak mudah. Kesuksesan itu ada karena adanya kegagalan. Kegagalan itu ada karena adanya kesuksesan. Jadi, jangan peduli dengan sukses dan gagal, bekerjalah dengan ikhlas dan tanpa pamrih untuk menumbuhkan kualitas diri. Melalui upaya terus-menerus, kerja keras yang penuh kreativitas, kesabaran, ketabahan, semangat tinggi, doa, dan tidak pernah berhenti untuk berinovasi, akan membuat kita menemukan kesuksesan yang lebih tinggi dari yang pernah didapatkan. Tingkatkan kesadaran untuk lebih sabar dan lebih berhati-hati agar tidak terjebak di zona kegagalan. Perjalanan hidup membutuhkan akar yang kuat agar kita semakin tumbuh tinggi dan tidak roboh kalau diterpa badai kesulitan.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

BEKERJA DI LINGKUNGAN KERJA YANG MEMILIKI MEDAN ENERGI POSITIF

“Bukan ketidakmampuan atau kurangnya kompetensi yang bisa menjadi penghalang dalam pertumbuhan seseorang untuk mencapai prestasi kerja terbaik, tetapi keterikatan dirinya pada energi negatif adalah sumber halangan untuk mencapai yang terbaik dalam proses kerja.”~Djajendra

Datanglah ke tempat kerja dengan niat tulus untuk memberikan hal-hal terbaik bagi organisasi dan orang-orang yang bekerja di sana. Datanglah ke tempat kerja dengan pikiran positif, tubuh yang bugar, emosi yang gembira, dan jiwa yang penuh semangat untuk memberikan sesuatu yang terbaik bagi proses kerja. Jadilah bagian dari medan energi positif di lingkungan kerja Anda. Semua kebaikan yang Anda keluarkan dari perilaku terpuji dan etis akan memancarkan energi positif bagi semua stakeholder di lingkungan kerja Anda. Jadilah cahaya yang menyinari lingkungan kerja Anda dengan prestasi dan kinerja terbaik, yang bersumber dari kualitas diri Anda yang tertinggi.

Ketika semua orang yang datang ke tempat kerja memikirkan hal-hal yang baik untuk melakukan tugas dan tanggung jawab dengan gembira dan totalitas, maka medan energi positif yang kuat akan terbentuk untuk memberikan kebahagiaan dan prestasi terbaik bagi semua orang. Dasar untuk menciptakan medan energi positif yang kuat di lingkungan kerja adalah saat Anda berada di lingkungan kerja, hati Anda yang penuh pengabdian dan Anda berada pada perilaku kerja terbaik Anda; pikiran dan etos Anda benar-benar terfokus pada tujuan dan visi organisasi; jiwa Anda seratus persen ikhlas dan bersyukur dengan apa pun peristiwa yang Anda alami di lingkungan kerja. Saat energi positif dari semua orang di lingkungan kerja membentuk medan kebaikan; saat itu, semua orang merasakan keharmonisan, kegembiraan, ketenangan, kesabaran, kedamaian, kerendahan hati, penghiburan, serta rasa kebersamaan yang kuat dalam kolaborasi dan penyelesaian kerja.

Medan energi positif di lingkungan kerja membuat semua orang tidak lagi mengeluarkan kata-kata negatif, bergosip, menyalahkan, manipulatif, terlalu argumentatif, merasa benar sendiri, membohongi tugas dan tanggung jawab, serta kritis secara berlebihan sehingga menjadikan proses kerja tidak dalam kecepatan yang tinggi. Medan energi positif secara meyakinkan membangkitkan etos kerja terbaik yang penuh kualitas, semangat tinggi, penuh kasih, jujur, mendukung dan bekerja sama dengan ikhlas, menghormati dan menghargai hasil kerja orang lain, saling membantu dan fokus pada upaya pencapaian terbaik. Ucapan dan kata-kata selalu terjaga dalam kualitas etis yang tinggi. Kesadaran hati nurani untuk tidak sembarangan mengeluarkan sikap dan kata-kata membuat kehidupan kerja lebih solid dalam perasaan gembira. Intinya, semua orang harus hadir ke tempat kerja dengan energi positif yang kuat, dan semua energi positif inilah yang berkolaborasi dalam proses kerja untuk menghasilkan prestasi dan kinerja terbaik.

Budaya kerja perlu mencabut arogansi ego dari setiap individu maupun kelompok. Budaya kerja harus membuat semua orang mengalami diri sendiri dalam tindakan menjadi sadar dengan tugas dan tanggung jawab. Sifat rendah hati, ikhlas, bersyukur, dan penuh toleransi harus menjadi inti dari kekuatan budaya kerja. Setiap orang harus mewaspadai kesadaran itu sendiri jangan sampai berubah menjadi ego sektoral, sehingga kolaborasi menjadi lemah dan kompetisi di dalam organisasi menjadi tidak terkendali. Setiap unit kerja atau fungsi kerja yang berbeda harus memiliki kesadaran bahwa mereka semua satu dalam organisasi, kemudian kesadaran ini harus mendorong semangat yang tinggi untuk bekerja bersama dalam kolaborasi dan koordinasi yang kaya prestasi. Semua orang harus sadar dan hadir di lingkungan kerja dengan mental yang sudah siap mengikuti kolaborasi dengan etos kerja berkualitas prima. Etos kerja yang mampu mendengarkan suara dari medan energi positif melalui pikiran, perasaan, sensasi, dan intuisi yang siap memberikan kualitas terbaik bagi semua stakeholder.

Bukan ketidakmampuan atau kurangnya kompetensi yang bisa menjadi penghalang dalam pertumbuhan seseorang untuk mencapai prestasi kerja terbaik, tetapi keterikatan dirinya pada energi negatif adalah sumber halangan untuk mencapai yang terbaik dalam proses kerja. Semua masalah etos kerja berakar pada pertumbuhan seseorang yang tidak dalam medan energi positif, tetapi karena mentalnya sudah terbenam dalam lumpur energi negatif. Kecerdasan bersama hadir di seluruh proses kerja saat medan energi positif betul-betul prima. Kreativitas dan inovasi yang tidak terbatas sumbernya dapat dihadirkan di lingkungan kerja saat medan energi positif benar-benar prima. Medan energi positif di lingkungan kerja akan menemukan jalan bagi semua kesulitan dan tantangan. Bahkan, setiap individu dalam melaksanakan tugasnya mampu merasakan kehadiran solusi daripada masalah. Medan energi positif memungkinkan setiap orang di lingkungan kerja merasakan kebahagiaan, ketenangan, kegembiraan, dan energi di dalam diri yang tidak habis-habis untuk memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi dan stakeholder. Medan energi positif di lingkungan kerja menciptakan getaran etos kerja berkualitas tinggi di dalam diri setiap orang, sehingga dengan kesadaran yang tinggi setiap individu mampu menyelesaikan tugas dan tanggung jawab sesuai harapan.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

MENERIMA PERBEDAAN SEBAGAI KEKUATAN

“Kita harus sadar dan yakin bahwa kesejahteraan dan kedamaian adalah hasil dari kolaborasi yang penuh toleransi, bukan hasil dari kompetisi yang saling meniadakan.”~Djajendra

Bumi ini adalah rumah kita bersama. Kita harus sadar bahwa kesejahteraan, kedamaian, kemakmuran, keamanan, dan kenyamanan di planet ini hanya dapat diwujudkan kalau kita ikhlas dan bersyukur untuk hidup berdampingan. Perbedaan bukan untuk diperdebatkan dan dijadikan konflik. Perbedaan adalah keunikan kita untuk memperkaya kehidupan dari berbagai sudut pandang dan pengetahuan. Kita semua ada di bumi ini untuk saling berhubungan dan saling bergantung satu sama lain agar dapat mencapai kualitas hidup terbaik. Konflik dan permusuhan hanya akan memiskinkan kehidupan kita. Tidak mungkin kita dapat mengoptimalkan potensi dan bakat kita, jika lingkungan kehidupan kita dalam permusuhan dan tidak ada rasa aman. Perbedaan adalah anugerah dari Tuhan agar kita bisa saling mengenal dan saling belajar untuk menjadi manusia berkualitas tinggi.

Perbedaan bukan untuk dijadikan dasar dalam mencari siapa yang paling benar, tetapi dasar untuk saling mengagumi dan mencintai karena kita semua diciptakan oleh Tuhan yang sama. Secara fisik, mental, dan emosional kita kadang-kadang berbeda; tetapi, ini semua bukan alasan untuk saling membenci. Perilaku membenci hanya akan merugikan diri sendiri. Karena itu, jangan membenci orang yang berbeda darimu, karena rasa benci itu ada di dalam hatimu, dan rasa benci itu hanya akan menggerogoti kebahagianmu. Sedangkan, orang yang kau benci selalu akan baik-baik saja, hanya dirimu yang suka membenci akan mengalami penderitaan. Belajarlah untuk mencari kesamaan dari perbedaan. Jangan fokus pada perbedaan dan mengabaikan kesamaan yang mungkin jauh lebih banyak dari pada perbedaan. Hidup yang cerdas adalah pintar mencari kesamaan, sehingga kita bisa bersatu membangun kesejahteraan dan kedamaian. Jangan pernah membiarkan hatimu fokus pada perbedaan, sebab itu akan merugikan hidupmu yang singkat ini.

Semua sifat buruk kita harus patuh pada etika kehidupan sosial yang harmonis. Kita harus sadar dan yakin bahwa kesejahteraan dan kedamaian adalah hasil dari kolaborasi yang penuh toleransi, bukan hasil dari kompetisi yang saling meniadakan. Sifat buruk di dalam diri kita adalah sesuatu yang tak terhindarkan. Tidak mungkin diri kita bersih tanpa ada energi negatif, sebab kehidupan terjadi karena bertempur-nya energi negatif dan energi positif untuk menghasilkan hidup. Tetapi, kita punya kesadaran dan empati untuk menciptakan kebaikan dan tidak membiarkan keburukan keluar dari diri kita. Semua sifat baik kita, seperti: kepedulian, kasih sayang, perhatian, pelayanan prima, kebaikan, toleransi, empati, dan semangat untuk membuat orang lain bahagia adalah sifat-sifat yang akan menjadikan hidup kita sejahtera dan damai. Dari sini kita bisa belajar bahwa sesungguhnya perbedaan itu adalah kekuatan untuk hidup bersama sebagai saudara yang saling memiliki dan berbagi pengetahuan, yang membuat kaya hidup kita semua. Perilaku yang hanya fokus pada kepentingan dan keyakinan diri sendiri, serta mengabaikan semangat untuk hidup bersama sebagai satu kekuatan yang besar, adalah perilaku yang sudah ketinggalan jaman. Sekarang, kita sedang memasuki atau sedang hidup di jaman kolaborasi dan bersama-sama bekerja cerdas untuk menikmati kesejahteraan dan kedamaian di muka bumi ini.

Dunia pendidikan harus mulai memberikan materi pelajaran tentang toleransi, empati, kasih sayang, cinta, keadilan, kedamaian, etika, kecerdasan sosial, kecerdasan emosional, saling membantu, saling peduli, kerendahan hati, optimisme, teliti, tekun, disiplin, integritas. Dan, sejak sekolah dasar anak-anak harus diberikan pendidikan kolaborasi dengan kinerja terbaik di tengah-tengah kehidupan yang beragam dan berbeda. Jika jenis pendidikan ini tidak masuk dalam kurikulum sekolah, maka sekolah hanya akan menghasilkan orang-orang yang siap berkonflik dalam perbedaan dan menjadikan kehidupan mereka semakin miskin karena semua energi terkuras untuk konflik, bukan untuk membangun kesejahteraan dan kedamaian. Masa depan yang cemerlang ada pada kemampuan kita untuk hidup dalam tingkat toleransi yang sangat tinggi. Kualitas-kualitas, seperti: empati, kasih sayang, dan nilai-nilai sopan santun dalam pergaulan sosial haruslah diajarkan kepada semua orang agar orang-orang tersebut bisa memiliki masa depan yang penuh kemakmuran, kedamaian, kesejahteraan, dan kegembiraan.

Perbedaan adalah kekuatan dan tidak boleh membiarkan perbedaan dalam sikap intoleransi. Perilaku intoleransi terhadap perbedaan pasti menyebabkan konflik, kemarahan, kebencian, perpecahan, permusuhan, kekerasan. Dan, semua ini akan menghilangkan rasa kesatuan, rasa kemanusiaan, rasa kasih sayang. Pada akhirnya, membuat kehidupan tanpa dialog, tetapi penuh kekerasan dalam kebencian. Hasil akhirnya, jelas, yaitu: masyarakat yang terkebelakang dan miskin di semua sektor kehidupan. Jadi, marilah kita sadar bahwa perbedaan adalah kekuatan yang harus kita manfaatkan melalui toleransi dan empati, agar kita semua bisa hidup sejahtera dalam peradaban yang tinggi.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

DISIPLIN DIRI MEMBUAT KITA MUDAH MENYELESAIKAN TUGAS SEBERAT APA PUN

“Disiplin diri membentuk kita menjadi pribadi yang sangat teratur, taat, kuat, patuh pada semua tahapan proses kerja, tanpa mengeluh atau merasa berat untuk melakukan tugas seberat apa pun.”~Djajendra

Inti kehidupan kerja adalah disiplin diri. Jika satu orang saja di lingkungan kerja kehilangan disiplin diri, maka proses kerja pasti terganggu dan hasil akhir tidak mungkin sesuai rencana. Disiplin diri adalah kunci menyelesaikan tugas yang paling berat dengan hasil terbaik. Disiplin diri membuat kita memiliki kemauan, tekad, motivasi, gairah, serta emosi positif yang mendorong semua kemampuan dan potensi untuk menyelesaikan pekerjaan.

Disiplin diri adalah perilaku yang paling penting dari keberhasilan mencapai sebuah target besar. Tanpa disiplin diri; kita menjadi malas, kita menjadi bingung, kita menjadi tidak berdaya, seolah-olah pekerjaan menjadi sangat berat dan sulit untuk diselesaikan. Disiplin diri mampu melepaskan ketakutan atas situasi yang membuat kita merasa tidak berdaya untuk melakukan apa yang ingin kita capai. Disiplin diri membuat kita mudah bergerak di antara tantangan dan peluang, dengan kemauan yang diperkaya dalam kreativitas dan inovasi, kita mampu merasa bebas dari menyalahkan orang lain atau mencari alasan untuk tidak melakukan apa-apa.

Disiplin diri dimulai dari kesadaran dan niat untuk mengelola sumber daya mental, batin, fisik, emosi kita secara efektif, serta menggunakannya untuk menangani berbagai gangguan yang berpotensi membuat kemauan dan motivasi kita hilang. Semua potensi gangguan yang bersumber dari dalam diri dan luar diri, ditangani secara sadar dan tepat agar tidak menghalangi semangat dan motivasi kita untuk menyelesaikan tugas atau pekerjaan. Disiplin diri membuat kita kuat dan membentuk kita menjadi pribadi yang sangat teratur, taat, patuh pada semua tahapan proses kerja, tanpa mengeluh atau merasa berat untuk melakukan tugas seberat apa pun.

Gangguan dan zona kenyamanan adalah dua hal yang bernilai sama, kita harus selalu berhati-hati pada dua hal tersebut. Jika kita memperkuat disiplin diri secara terus-menerus, maka gangguan dan zona kenyamanan dapat kita atasi, sehingga kinerja dan prestasi terbaik dapat kita hasilkan secara terus-menerus. Disiplin diri juga membuat kita mampu mengungkapkan kualitas diri terbaik, kompetensi dari etos terbaik kita, serta kepribadian kita yang kuat dan memiliki mental untuk menyelesaikan hal-hal yang dianggap tidak mudah untuk diselesaikan.

Selain integritas, disiplin diri haruslah menjadi nilai kerja yang paling utama bagi siapa pun. Disiplin harus menjadi dasar dari awal kehidupan kerja. Ini memastikan kelancaran arus proses kerja tanpa menghalangi kreativitas dan motivasi kerja individu. Pola pikir yang mengutamakan disiplin diri di lingkungan kerja adalah langkah pertama untuk menjadi pribadi dengan kinerja dan prestasi terbaik. Kesadaran setiap individu di lingkungan kerja harus dibangkitkan, untuk mengelola pikiran positif, dengan meningkatkan kualitas disiplin diri secara terus menerus dan berkelanjutan dalam situasi apa pun. Disiplin diri menjadikan kita bekerja secara sistematis dalam mencapai tujuan atau hasil akhir. Ini memotivasi dan menjaga semangat kerja kita di sepanjang situasi yang penuh tantangan. Disiplin diri juga membuat kita selalu fokus dan bekerja dengan prinsip kehati-hatian dalam hal-hal sekecil apapun. Kita selalu sadar untuk mempersiapkan jalan menuju kesuksesan dengan kesadaran dan ketenangan diri yang luar biasa.

Jika dalam hal-hal kecil kita tidak disiplin, maka kemungkinan dalam hal-hal besar kita sulit bergerak untuk melakukan sesuatu. Sebab, kita kehilangan kepercayaan diri saat melihat tanggung jawab besar dan tugas berat, sehingga kita tidak mengerti untuk menjadi disiplin dalam melakukan tugas tersebut. Disiplin diri membuat kita merasa tidak ada masalah kecil atau sesuatu yang tidak penting; kita selalu sadar bahwa sekecil apa pun sebuah persoalan haruslah diselesaikan dengan integritas, tanggung jawab, kredibilitas, dan motivasi yang tinggi.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

INTI DARI BEKERJA ADALAH MELAYANI DAN BEKERJA SAMA DENGAN ORANG LAIN

Melakukan pekerjaan dengan disiplin dan tanggung jawab bukanlah prestasi. Setiap hari terlihat sangat sibuk dan selalu terburu-buru dalam setiap aspek kerja bukanlah prestasi. Prestasi tertinggi dalam bekerja adalah mampu memberikan pelayanan berkualitas dan bekerja sama dengan orang lain secara efektif dan produktif. Prestasi terbaik dalam bekerja adalah kemampuan dan semangat untuk melengkapi apa yang telah dimulai dengan kinerja terbaik.

Bekerja tidak sekedar untuk mencari nafkah; bekerja tidak sekedar mengejar karir dan jabatan dengan segala cara; bekerja yang benar adalah memiliki hati yang tulus dan ikhlas untuk melayani dan bekerja sama dengan orang lain. Kita harus rajin, fokus, tekun, teliti, disiplin, dan memulai pekerjaan dengan niat untuk hasil terbaik; dan yang paling penting, kita harus mengakhiri pekerjaan kita dengan lebih baik dari sebelumnya.

Kuatkan energi positif di dalam diri untuk bisa melayani dan bekerja sama dengan orang lain. Jadilah lebih berhati-hati dan lebih bijaksana untuk memilih kata-kata saat berinteraksi dengan orang lain. Hargai dan hormati orang lain dengan sikap yang penuh sopan santun dan toleransi. Jadilah pribadi yang menghormati semua komitmen yang telah dibuat. Apa pun janji yang sudah diucapkan kepada orang lain dapat dipenuhi tepat waktu.

Datanglah ke tempat kerja tepat waktu dengan kondisi mental dan fisik yang bugar. Hadir ke tempat kerja dengan niat dan semangat yang sangat kuat untuk memberikan hasil kerja yang terbaik. Ketika kita memiliki niat dan semangat untuk melakukan pekerjaan dengan totalitas, maka niat dan semangat kita tersebut akan menggerakkan energi positif untuk kesuksesan pada momen tersebut. Semakin positif pikiran, niat, emosi, dan kecerdasan kita; semakin kita mendapatkan kekuatan tambahan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan prestasi terbaik. Sebaliknya, semangat kerja yang rendah dan sifat malas akan membuat kita gagal dalam menyelesaikan tugas.

Pekerjaan yang kita lakukan membutuhkan kinerja dan prestasi terbaik. Oleh karena itu, dibutuhkan diri kita yang berkualitas tinggi agar dapat memberikan hasil terbaik. Kontribusi dan pelayanan prima kita dalam setiap situasi proses kerja adalah sebuah tanggung jawab dalam integritas dan disiplin yang tinggi. Jika kita ingin bekerja untuk prestasi dan kinerja terbaik; maka kita harus benar-benar fokus dalam perilaku kerja yang memiliki ketenangan, konsentrasi tinggi, kreativitas yang cerdas, keberanian untuk bersikap jujur, dan selalu siap dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk meraih hasil terbaik.

Kita harus selalu menjaga diri kita agar tidak jatuh dalam kemalasan. Disiplin terhadap tanggung jawab dan waktu, atau kepatuhan kita terhadap jadwal kerja sangatlah penting untuk meraih yang terbaik. Jangan pernah meremehkan rasa malas, rasa bosan, dan rasa yang menganggap pekerjaan kita itu tidak penting. Semua rasa yang bersumber dari sesuatu yang tidak mendukung prestasi haruslah dihentikan segera. Jika kita membiarkan energi negatif menguasai kualitas kerja kita, maka kita benar-benar hanya menjadi bagian yang merugikan diri sendiri dan organisasi tempat kita bekerja.

Jangan tergoda untuk mengklaim bahwa prestasi kita adalah hasil kerja keras kita sendiri. Diri kita tanpa orang lain bukan apa-apa, prestasi kita adalah hasil kerja keras dari banyak orang. Jadilah lebih rendah hati dan penuh pengertian kepada orang lain. Miliki idealisme yang cerdas mengalir dalam praktis dan realitas. Rasakan bahwa kehadiran ide-ide dan orang-orang di sekitar kita sebagai kekuatan untuk memulai hasil terbaik. Bekerjalah dengan lebih kreatif, mintalah bantuan dan pertolongan dari TUHAN setiap saat. Gunakan waktu di tempat kerja untuk memberikan kebaikan, kualitas, bakat, kompetensi, dan kemampuan terbaik. Hadapi setiap tantangan dengan doa dan pengetahuan yang tepat agar mendapatkan jalan keluar terbaik.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

KITA BERUBAH! ORANG-ORANG DAN HAL-HAL DI SEKITAR KITA JUGA BERUBAH

“Kita berubah! Kita bukanlah orang yang sama, kita pasti berubah dan menemukan segala sesuatu di sekitar kita berubah. “~Djajendra

Sejak lahir, kita tumbuh dan berubah. Kita tumbuh dan berubah secara fisik; kita tumbuh dan berubah secara mental; kita tumbuh dan berubah secara emosional; kita adalah perubahan yang kita alami dari setiap fase mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa, tua, dan sangat tua. Dalam setiap fase yang kita lewati, kita akan berubah dan segala sesuatu di sekitar kita juga berubah. Karena kita dan lingkungan di sekitar kita juga pasti berubah, maka kita harus sadar untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi perubahan tersebut. Jika kita tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi kebenaran dari perubahan tersebut, maka kita akan kesepian dan kehilangan kebahagian hidup. Cintai keberadaanmu dan temukan diri sejatimu. Mengenal diri sendiri adalah proses yang sangat panjang, harus melalui berbagai macam pengalaman hidup yang harus kita alami sendiri. Artinya, kita tidak bisa sekedar belajar dari buku atau orang lain. Buku dan orang lain itu hanya sebagai inspirasi, termasuk tulisan ini hanya bersifat inspirasi. Kita harus sadar dan mau belajar dari berbagai pelajaran hidup untuk memahami arti mengenal diri sendiri.

Satu-satunya tempat kita bergantung adalah TUHAN. Jika kita bergantung pada diri sendiri dan orang lain, atau materi kekayaan yang kita kumpulkan; maka perubahan yang tidak kita duga akan membuat kita kehilangan ketenangan pikiran dan kedamaian hati. Kita harus sadar bahwa sesungguhnya kita tidak mengetahui apa-apa tentang hidup yang sedang atau akan kita alami. Kita tidak pernah mampu memiliki pengetahuan untuk mengetahui apa yang akan kita alami di masa depan. Hidup kita adalah sebuah rahasia TUHAN atau misteri yang harus kita hadapi. Karena itu, teruslah berusaha untuk menemukan diri sejati dan kenali siapa diri sejati kita itu. Setelah mengenali diri sendiri secara sempurna, teruslah berbicara hal-hal positif dengan diri sejati. Dan, semakin mendekatkan diri sejati tersebut kepada TUHAN. Harus diingat bahwa hanya kasih sayang Tuhanlah yang mampu menghadirkan kedamaian hati dan ketenangan pikiran di sepanjang hidup.

Sahabat, teman, anak-anak, pasangan hidup, keluarga, anak buah, pembantu, pimpinan, rekan kerja, dan semua orang yang kita kenal juga akan berubah. Jangan mengharapkan mereka semua seperti saat kita mengenal dulu. Perubahan adalah pasti dan sudah menjadi takdir manusia. Oleh karena itu, jangan menghakimi atau menyalahkan orang-orang yang sifat dan perilakunya sudah berubah, yang tidak sesuai lagi dengan harapan kita. Kita harus mengerti bahwa perubahan dapat memisahkan sahabat terbaik; kita harus mengerti bahwa perubahan dapat memisahkan keluarga yang dulunya sangat akrab. Mungkin kita pernah menolong dan memuluskan karir anak buah kita, dan sekarang setelah anak buah kita tersebut memiliki jabatan dan kekayaan yang tinggi, dia sudah tidak mengenal kita lagi walau berpapasan dalam sebuah acara. Dalam hal ini, kita tidak boleh kecewa apalagi marah, sebab itu adalah realitas hidup dari perubahan. Tetaplah bahagia dan gembira dengan kemajuan anak buah atau orang-orang yang pernah kita bantu. Mereka tidak perlu mengenal kita, dan kita pun tidak perlu membuang waktu dan energi berharap mereka mengenal kita. Jadi, gunakan waktu dan energi untuk mengenal diri sendiri dan mengetahui kebenaran tentang diri sendiri. Jangan membuang waktu secara percuma untuk hal-hal yang tidak penting bagi kebahagiaan hidup kita.

Cinta sejati dan yang paling tulus hanya dimiliki Tuhan, dan hanya Tuhan yang mampu memberikan cinta paling tulus bagi kita. Satu-satunya sahabat sejati kita adalah diri sejati kita yang sadar dan sudah mengenal pola pikir kita, emosi kita, kecerdasan kita, dan daya tahan fisik kita. Tidak pernah ada sahabat sejati dari luar diri kita. Jangan pernah berharap cinta tulus dari siapa pun. Semua orang yang berada di sekitar kita hanya bersifat sementara, tidak ada seorang pun yang akan hidup permanen dengan kita, semua orang bersama kita hanya untuk jangka waktu terbatas. Perpisahan adalah pasti, jadi jangan berharap terlalu banyak kepada siapa pun atau apa pun. Perubahan menjadikan kehidupan kita tidak pernah kekal dan abadi, orang-orang akan datang dan pergi dalam kehidupan kita, semua hubungan bersifat sementara. Hanya kesadaran diri sejati kita yang sangat setia bersama kita dalam setiap peristiwa hidup. Intinya, apa pun yang terjadi kepada diri kita, hanya Tuhan yang ada untuk kita, kalau kita sadar tentang hal ini, maka kita akan selalu fokus untuk mempersiapkan diri sejati kita agar dapat mengalami kebahagiaan di semua situasi.

Setiap hari berlatih dan berdoa untuk menjadi diri sendiri yang lebih baik. Dalam setiap fase perubahan, miliki motivasi dan kepercayaan diri untuk menjadi pribadi yang lebih berkualitas. Satu-satunya jiwa yang selalu ada dalam kesadaran untuk bahagia dan damai adalah diri sejati kita. Karena itu, fokus saja untuk menjadi lebih baik dalam segala hal yang kita lakukan. Tidak boleh siapa pun atau apa pun yang menjadi penyebab hidup kita. Kita harus merasakan segala kebaikan dan keindahan dari dalam diri kita. Kita harus menjadi sumber untuk kebahagiaan dan kedamaian hidup kita di setiap momen. Kita harus membiasakan untuk menjadi teman terbaik bagi diri sejati kita. Berbicaralah dengan diri sendiri untuk menghasilkan energi positif bagi semua realitas hidup kita. Kita harus selalu ada untuk mendengarkan suara hati kita yang paling benar dan jujur. Dengarkan suara dari intuisi diri sendiri, dengarkan suara dari semua sumber energi positif. Akui fakta bahwa TUHAN adalah kekuatan yang paling tinggi, sehingga jiwa sejati harus tunduk dan sujud pada kasih sayang TUHAN.

Kita berubah dan di sekitar kita juga semua hal berubah. Jiwa sejati yang sujud pada kasih sayang TUHAN adalah sesuatu yang abadi dan tidak akan berubah. Oleh karena itu, setiap saat semakin mendekatkan diri sejati kepada kasih sayang Tuhan. Jangan pernah menjauh dari Tuhan. Jika kita dekat dengan Tuhan, maka semua perubahan mampu kita alami dengan sukacita dan penuh kesadaran. Ketika kita semakin sadar bahwa hanya Tuhan yang bisa menolong jalan hidup kita, maka jiwa sejati kita mampu merasakan bahwa Tuhan melindungi diri kita dengan penuh cinta. Jika perasaan ini sudah sangat menguat di dalam diri kita, maka kita secara konsisten mendapatkan perasaan bahwa semuanya akan baik-baik saja walau kita harus melalui sesuatu yang tidak pasti. Kita tidak akan mengeluh tentang kesulitan dan ketidakpastian. Kita tidak akan stres dan kesepian saat orang-orang yang kita percaya menjauh dari hidup kita. Kita tidak akan membiarkan diri kita di tentukan dari kesenangan duniawi dan masalah duniawi. Kita mampu menyadari bahwa apa pun yang terjadi bersifat sementara. Energi positif kita yang kuat mampu membawa kita ke langkah selanjutnya yang lebih baik. Jadi, apa pun yang kita alami di sepanjang proses perubahan adalah sebuah pengalaman yang membuat hidup kita lebih kaya dan berkualitas.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com