KITA BERUBAH! ORANG-ORANG DAN HAL-HAL DI SEKITAR KITA JUGA BERUBAH

“Kita berubah! Kita bukanlah orang yang sama, kita pasti berubah dan menemukan segala sesuatu di sekitar kita berubah. “~Djajendra

Sejak lahir, kita tumbuh dan berubah. Kita tumbuh dan berubah secara fisik; kita tumbuh dan berubah secara mental; kita tumbuh dan berubah secara emosional; kita adalah perubahan yang kita alami dari setiap fase mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa, tua, dan sangat tua. Dalam setiap fase yang kita lewati, kita akan berubah dan segala sesuatu di sekitar kita juga berubah. Karena kita dan lingkungan di sekitar kita juga pasti berubah, maka kita harus sadar untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi perubahan tersebut. Jika kita tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi kebenaran dari perubahan tersebut, maka kita akan kesepian dan kehilangan kebahagian hidup. Cintai keberadaanmu dan temukan diri sejatimu. Mengenal diri sendiri adalah proses yang sangat panjang, harus melalui berbagai macam pengalaman hidup yang harus kita alami sendiri. Artinya, kita tidak bisa sekedar belajar dari buku atau orang lain. Buku dan orang lain itu hanya sebagai inspirasi, termasuk tulisan ini hanya bersifat inspirasi. Kita harus sadar dan mau belajar dari berbagai pelajaran hidup untuk memahami arti mengenal diri sendiri.

Satu-satunya tempat kita bergantung adalah TUHAN. Jika kita bergantung pada diri sendiri dan orang lain, atau materi kekayaan yang kita kumpulkan; maka perubahan yang tidak kita duga akan membuat kita kehilangan ketenangan pikiran dan kedamaian hati. Kita harus sadar bahwa sesungguhnya kita tidak mengetahui apa-apa tentang hidup yang sedang atau akan kita alami. Kita tidak pernah mampu memiliki pengetahuan untuk mengetahui apa yang akan kita alami di masa depan. Hidup kita adalah sebuah rahasia TUHAN atau misteri yang harus kita hadapi. Karena itu, teruslah berusaha untuk menemukan diri sejati dan kenali siapa diri sejati kita itu. Setelah mengenali diri sendiri secara sempurna, teruslah berbicara hal-hal positif dengan diri sejati. Dan, semakin mendekatkan diri sejati tersebut kepada TUHAN. Harus diingat bahwa hanya kasih sayang Tuhanlah yang mampu menghadirkan kedamaian hati dan ketenangan pikiran di sepanjang hidup.

Sahabat, teman, anak-anak, pasangan hidup, keluarga, anak buah, pembantu, pimpinan, rekan kerja, dan semua orang yang kita kenal juga akan berubah. Jangan mengharapkan mereka semua seperti saat kita mengenal dulu. Perubahan adalah pasti dan sudah menjadi takdir manusia. Oleh karena itu, jangan menghakimi atau menyalahkan orang-orang yang sifat dan perilakunya sudah berubah, yang tidak sesuai lagi dengan harapan kita. Kita harus mengerti bahwa perubahan dapat memisahkan sahabat terbaik; kita harus mengerti bahwa perubahan dapat memisahkan keluarga yang dulunya sangat akrab. Mungkin kita pernah menolong dan memuluskan karir anak buah kita, dan sekarang setelah anak buah kita tersebut memiliki jabatan dan kekayaan yang tinggi, dia sudah tidak mengenal kita lagi walau berpapasan dalam sebuah acara. Dalam hal ini, kita tidak boleh kecewa apalagi marah, sebab itu adalah realitas hidup dari perubahan. Tetaplah bahagia dan gembira dengan kemajuan anak buah atau orang-orang yang pernah kita bantu. Mereka tidak perlu mengenal kita, dan kita pun tidak perlu membuang waktu dan energi berharap mereka mengenal kita. Jadi, gunakan waktu dan energi untuk mengenal diri sendiri dan mengetahui kebenaran tentang diri sendiri. Jangan membuang waktu secara percuma untuk hal-hal yang tidak penting bagi kebahagiaan hidup kita.

Cinta sejati dan yang paling tulus hanya dimiliki Tuhan, dan hanya Tuhan yang mampu memberikan cinta paling tulus bagi kita. Satu-satunya sahabat sejati kita adalah diri sejati kita yang sadar dan sudah mengenal pola pikir kita, emosi kita, kecerdasan kita, dan daya tahan fisik kita. Tidak pernah ada sahabat sejati dari luar diri kita. Jangan pernah berharap cinta tulus dari siapa pun. Semua orang yang berada di sekitar kita hanya bersifat sementara, tidak ada seorang pun yang akan hidup permanen dengan kita, semua orang bersama kita hanya untuk jangka waktu terbatas. Perpisahan adalah pasti, jadi jangan berharap terlalu banyak kepada siapa pun atau apa pun. Perubahan menjadikan kehidupan kita tidak pernah kekal dan abadi, orang-orang akan datang dan pergi dalam kehidupan kita, semua hubungan bersifat sementara. Hanya kesadaran diri sejati kita yang sangat setia bersama kita dalam setiap peristiwa hidup. Intinya, apa pun yang terjadi kepada diri kita, hanya Tuhan yang ada untuk kita, kalau kita sadar tentang hal ini, maka kita akan selalu fokus untuk mempersiapkan diri sejati kita agar dapat mengalami kebahagiaan di semua situasi.

Setiap hari berlatih dan berdoa untuk menjadi diri sendiri yang lebih baik. Dalam setiap fase perubahan, miliki motivasi dan kepercayaan diri untuk menjadi pribadi yang lebih berkualitas. Satu-satunya jiwa yang selalu ada dalam kesadaran untuk bahagia dan damai adalah diri sejati kita. Karena itu, fokus saja untuk menjadi lebih baik dalam segala hal yang kita lakukan. Tidak boleh siapa pun atau apa pun yang menjadi penyebab hidup kita. Kita harus merasakan segala kebaikan dan keindahan dari dalam diri kita. Kita harus menjadi sumber untuk kebahagiaan dan kedamaian hidup kita di setiap momen. Kita harus membiasakan untuk menjadi teman terbaik bagi diri sejati kita. Berbicaralah dengan diri sendiri untuk menghasilkan energi positif bagi semua realitas hidup kita. Kita harus selalu ada untuk mendengarkan suara hati kita yang paling benar dan jujur. Dengarkan suara dari intuisi diri sendiri, dengarkan suara dari semua sumber energi positif. Akui fakta bahwa TUHAN adalah kekuatan yang paling tinggi, sehingga jiwa sejati harus tunduk dan sujud pada kasih sayang TUHAN.

Kita berubah dan di sekitar kita juga semua hal berubah. Jiwa sejati yang sujud pada kasih sayang TUHAN adalah sesuatu yang abadi dan tidak akan berubah. Oleh karena itu, setiap saat semakin mendekatkan diri sejati kepada kasih sayang Tuhan. Jangan pernah menjauh dari Tuhan. Jika kita dekat dengan Tuhan, maka semua perubahan mampu kita alami dengan sukacita dan penuh kesadaran. Ketika kita semakin sadar bahwa hanya Tuhan yang bisa menolong jalan hidup kita, maka jiwa sejati kita mampu merasakan bahwa Tuhan melindungi diri kita dengan penuh cinta. Jika perasaan ini sudah sangat menguat di dalam diri kita, maka kita secara konsisten mendapatkan perasaan bahwa semuanya akan baik-baik saja walau kita harus melalui sesuatu yang tidak pasti. Kita tidak akan mengeluh tentang kesulitan dan ketidakpastian. Kita tidak akan stres dan kesepian saat orang-orang yang kita percaya menjauh dari hidup kita. Kita tidak akan membiarkan diri kita di tentukan dari kesenangan duniawi dan masalah duniawi. Kita mampu menyadari bahwa apa pun yang terjadi bersifat sementara. Energi positif kita yang kuat mampu membawa kita ke langkah selanjutnya yang lebih baik. Jadi, apa pun yang kita alami di sepanjang proses perubahan adalah sebuah pengalaman yang membuat hidup kita lebih kaya dan berkualitas.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

PERBUATAN HARI INI MENENTUKAN HASIL DI MASA DEPAN

“Masa depan yang baik tidak akan ada, jika hari ini kita sibuk melakukan sesuatu yang buruk.”~Djajendra

Apa yang kita lakukan hari ini akan tumbuh untuk memberikan hasil bagi masa depan kita. Jika hari ini kita mulai belajar lebih rajin, melayani dengan ikhlas dan sepenuh hati, memberi kecerdasan dan kualitas yang terbaik, bekerja lebih disiplin, berpikir lebih positif, merasa lebih bersyukur, dan menikmati kegembiraan di setiap hal baik yang kita lakukan; maka kita sedang menciptakan sesuatu yang sangat menguntungkan hidup kita di masa depan. Perbuatan baik yang sepenuh hati pada hari ini akan menghasilkan sesuatu yang indah di masa depan.

Prasangka dan perbuatan baik tidak akan mengkhianati kemajuan hidup kita. Tidak perlu mengkhawatirkan masa depan, yang diperlukan adalah melakukan hal-hal positif pada hari ini, sehingga masa depan akan menciptakan keindahan dari semua hal-hal positif yang kita lakukan. Menyenangkan dan tidak menyenangkan hanyalah masalah selera. Jika kita mau menikmati senang dan tidak senang dengan gembira, maka energi positif tersebut akan menyebabkan sesuatu yang baik bagi masa depan kita. Sebaliknya, jika kita lebih tertarik untuk merasakan hal-hal negatif, maka semua energi negatif tersebut menyebabkan hal-hal buruk di masa depan kita. Hari ini pun energi negatif akan memberikan dampak yang membuat kita stres, depresi, gelisah, khawatir, takut, marah, dan menciptakan rasa buruk yang membuat hidup kita penuh penderitaan.

Tidak perlu berselisih dan berdebat dengan siapa pun, fokuskan semua energi untuk membangun kualitas diri dari dalam. Yang penting jangan memberi orang lain kesempatan untuk berselisih dengan kita, waktu dan energi kita diperlukan untuk membangun masa depan kita. Apa pun yang kita lakukan hari ini, lakukan perbuatan baik dan jadikan perbuatan baik itu sebagai kebiasaan hidup kita. Masa depan yang baik tidak akan ada jika hari ini kita sibuk melakukan sesuatu yang buruk. Rasakan semua hal sebagai pelajaran untuk memperbaiki kualitas diri. Jika kita harus menerima situasi yang buruk, terimalah situasi tersebut dengan jiwa besar dan hati penuh keinginan untuk belajar sesuatu yang baik darinya. Temukan kesadaran diri bahwa sesuatu yang buruk yang harus kita terima mungkin merupakan pelajaran yang sangat penting untuk kebaikan hidup kita.

Kualitas nilai-nilai dan prinsip-prinsip kehidupan kita akan menentukan kualitas hidup kita. Jika kita sadar dan tekun menanam nilai-nilai dan prinsip-prinsip hidup berkualitas tinggi untuk kebahagiaan hidup kita, maka masa depan kita pun akan menyediakan ruang dan waktu untuk membuat hidup kita bahagia. Sebelum terlambat periksalah nilai-nilai dan prinsip-prinsip apa saja yang ada di dalam diri. Jika nilai-nilai yang kurang baik masih banyak di dalam diri, maka segera bersihkan dan dengan sadar tanamkan nilai-nilai positif untuk membuat hidup kita berkualitas tinggi.

Hari ini adalah waktu yang paling tepat untuk melakukan perbuatan baik dimanapun kita berada. Karena apa yang kita lakukan hari ini akan memberikan kebahagiaan bagi masa depan kita. Masa depan ada di perbuatan dan pembelajaran kita pada hari ini. Semangat belajar dari perilaku rendah hati dan semangat untuk melakukan hal-hal baik tanpa pamrih akan membentuk masa depan yang indah dan bahagia.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

KEPRIBADIAN YANG PROFESIONAL DALAM BUDAYA ORGANISASI DAN PELAYANAN PUBLIK YANG PRIMA

“Kinerja dan prestasi terbaik bukan berasal dari kerja keras dan ambisi, tetapi dari rasa cinta dan rasa memiliki profesi yang penuh kualitas terbaik.”~Djajendra

Kepribadian yang profesional dalam budaya organisasi dan pelayanan publik yang prima adalah pribadi yang menemukan kebahagiaan dan kegembiraan bersama profesi di tempat kerja. Wujud profesionalisme dalam bentuk kepedulian dan kecintaan untuk menekuni profesi kerja dengan integritas dan kualitas. Kepribadian yang profesional betul-betul mampu menemukan kualitas hidup terbaik dari kualitas profesi yang ditekuni. Anda yang profesional mampu merasakan bahwa pekerjaan Anda adalah hidup Anda yang sepenuhnya, serta hidup Anda yang penuh kegembiraan dan kebahagiaan dikarenakan oleh pekerjaan Anda. Kinerja dan prestasi terbaik bukan berasal dari kerja keras dan ambisi, tetapi dari rasa cinta dan rasa memiliki profesi yang penuh kualitas terbaik.

Menjadi pribadi yang profesional dibidang pekerjaan haruslah berdasarkan pada kompetensi yang lengkap; kemampuan untuk bekerja melalui budaya organisasi yang kuat; memiliki kualitas dan karakter untuk memberikan layanan publik yang paling prima dengan sepenuh hati; perilaku kerja yang menghormati dan menghargai orang lain dengan tulus dan sepenuh hati; berkomunikasi secara positif dan efektif dari hati yang kaya empati dan toleransi; membangun kepribadian dan mindset yang merasakan kegembiraan bersama profesi dan lingkungan kerja; merasa memiliki dan sangat setia dengan organisasi dan profesi yang ditekuni; menjaga integritas dengan perilaku etis, setiap saat bekerja dengan setiap, menepati janji, dan dengan sungguh-sungguh menjaga komitmen; merasa menyatu dengan budaya, sistem, dan identitas profesionalisme organisasi; selalu bekerja melampaui harapan dengan kinerja terbaik.

Profesionalisme menghasilkan perilaku kerja yang dapat diterima oleh semua pihak terkait dengan positif. Oleh karena itu, setiap orang di lingkungan kerja harus memiliki kesadaran untuk meningkatkan profesionalisme secara utuh dan lengkap. Artinya, kesadaran untuk mencintai profesi dengan menciptakan perilaku terpuji dan produktif agar dapat melayani organisasi secara penuh kualitas dan efektif. Bekerja adalah hidup Anda karena akan menghabiskan begitu banyak waktu Anda. Jadilah bahagia dan gembira di setiap momen proses kerja. Kebahagiaan dan kegembiraan Anda di dalam kualitas tertinggi profesi atau pekerjaan Anda adalah bukti bahwa Anda seorang profesional sejati.

Kepribadian yang profesional sangat sadar untuk memberikan energi positif dan kompetensi terbaik bagi penguatan budaya organisasi. Setiap hari dengan jiwa besar dan hati yang ikhlas memberikan kontribusi terbaik untuk memperkuat layanan prima di setiap aspek organisasi. Selalu bekerja dengan rendah hati dan tidak pernah merasa paling benar. Menghargai keragaman dan keunikan dalam organisasi dengan perilaku terpuji. Sangat konsisten dan disiplin dalam mempertahankan etika profesi dan nilai-nilai yang mengikat dirinya dalam lingkungan kerja. Terus-menerus belajar, memperkuat kualitas integritas pribadi, serta melalui transformasi yang berkelanjutan memperbaiki kualitas diri dan kompetensi.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

KEINGINAN DAN RASA SYUKUR

“Jika keinginan kita terlalu berlebihan dan terlalu ambisius, maka kita akan mengalami tekanan hidup yang membuat kita mudah marah dan mudah stres.”~Djajendra

Hidup harus punya keinginan, sebab keinginan membuat hidup kita tidak sunyi dan selalu ramai dengan berbagai macam kegiatan. Keinginan haruslah dilalui dengan sifat dan perilaku yang etis. Jika kita mengabaikan etika dan membolehkan segala cara untuk mendapatkan keinginan, maka hal-hal buruk akan kita ciptakan dalam perjalanan hidup kita. Keinginan yang berlebihan tanpa rasa syukur akan menjadi sumber penderitaan hidup. Nikmati momen ini dengan rasa syukur dan rasakan semua hal-hal indah untuk kedamaian jiwa.

Mengimbangi keinginan dengan rasa syukur yang sudah dimiliki saat ini. Biarkan keinginan mengalami proses melalui etos dan cara berpikir yang positif. Kehilangan rasa syukur untuk kehidupan saat sekarang akan merugikan kehidupan damai diri kita. Jika keinginan kita terlalu berlebihan dan terlalu ambisius, maka kita akan mengalami tekanan hidup yang membuat kita mudah marah dan mudah stres. Kendalikan keinginan dalam batas-batas tertentu dan tidak boleh membiarkan keinginan menghilangkan rasa syukur pada momen ini.

Kekayaan dan harta yang paling tinggi dalam hidup adalah ketenangan pikiran, kebahagiaan, kegembiraan, kedamaian, dan kesehatan. Karena itu, semua keinginan kita tidak boleh menghilangkan kekayaan dan harta yang paling tinggi tersebut. Apa pun boleh kita inginkan untuk kita miliki. Tidak ada larangan untuk menginginkan sesuatu. Kita berhak menginginkan uang yang banyak, ketenaran, kekuasaan, hubungan yang baik, cinta, kasih sayang, mobil, rumah, atau kekayaan materi dalam bentuk apa pun. Yang harus diingat adalah jangan sampai kita kehilangan harta dan kekayaan tertinggi hanya untuk mendapatkan kesenangan sementara.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

ETIKA DAN PROFESIONALISME DALAM MELAKUKAN PEKERJAAN

“Jika etika tidak dihormati dan ditegakkan dengan profesionalisme yang kaya integritas, maka keadilan dan ketertiban di organisasi menjadi berantakan.”~Djajendra

Seorang yang menjaga etika dan profesionalisme di dalam setiap proses kerja tidak pernah mengecewakan stakeholder. Etika harus dipatuhi dan dihormati dari hati yang paling dalam. Jika etika tidak dihormati dan ditegakkan dengan profesionalisme yang tinggi, maka ketertiban dan keadilan menjadi berantakan di setiap proses kerja. Akibatnya, tidak pernah ada prestasi dan kinerja terbaik, yang ada hanya konflik dan berbagai prasangka buruk di dalam budaya kerja yang lemah.

Wujud profesionalisme adalah kepedulian dan kecintaan Anda untuk menekuni profesi kerja Anda dengan gembira dan kaya kualitas. Anda betul-betul mampu menemukan kualitas hidup terbaik dari kualitas profesi yang Anda tekuni. Anda mampu merasakan bahwa pekerjaan Anda adalah hidup Anda yang sepenuhnya, serta hidup Anda yang penuh kegembiraan dan kebahagiaan dikarenakan oleh pekerjaan Anda. Kinerja dan prestasi terbaik bukan berasal dari kerja keras dan ambisi, tetapi dari rasa cinta dan rasa memiliki profesi yang penuh kualitas terbaik.

Menjadi seorang yang profesional dibidang pekerjaan haruslah didasarkan pada kompetensi yang lengkap, perilaku yang menghormati orang lain berdasarkan empati dan toleransi yang baik, membangun kepribadian dan mindset yang mampu merasakan kegembiraan bersama profesi atau pekerjaan, merasa memiliki dan sangat setia dengan organisasi dan profesi yang ditekuni, menjaga integritas dan setiap saat menepati janji dengan sungguh-sungguh, serta selalu bekerja melampaui harapan dengan kinerja terbaik.

Profesionalisme menghasilkan perilaku kerja yang dapat diterima oleh semua pihak terkait dengan positif. Oleh karena itu, setiap orang di lingkungan kerja harus memiliki kesadaran untuk meningkatkan profesionalisme secara utuh dan lengkap. Artinya, kesadaran untuk mencintai profesi dengan menciptakan perilaku terpuji dan produktif agar dapat melayani organisasi secara penuh kualitas dan efektif. Bekerja adalah hidup Anda karena akan menghabiskan begitu banyak waktu Anda. Jadilah bahagia dan gembira di setiap momen proses kerja. Kebahagiaan dan kegembiraan Anda di dalam kualitas tertinggi profesi atau pekerjaan Anda adalah bukti bahwa Anda seorang profesional sejati.

Seorang yang profesional sangat sadar bahwa subjektivitas etika merupakan tantangan yang harus dihadapi dengan jiwa besar dan hati yang ikhlas. Persepsi tentang benar dan salah bukan monopoli segolongan orang, tetapi merupakan kebebasan dalam keragaman dan keyakinan. Karena itu, Profesionalisme sangat menghargai persepsi yang berbeda tentang benar dan salah, serta menghormati dan menghargai pemahaman etika dari berbagai komunitas. Seorang yang profesional sangat konsisten dan disiplin dalam mempertahankan etika profesi dan nilai-nilai yang mengikat dirinya dalam lingkungan kerja. Kode etik dan nilai-nilai organisasi yang mengikat setiap orang haruslah menjadi perilaku etis yang konsisten dan kaya integritas melalui transformasi yang berkelanjutan.

“Kita adalah perilaku yang menceritakan siapa kita; perilaku baik menjadikan kita orang baik, perilaku buruk menjadikan kita orang yang tidak baik.”~Djajendra

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

KECANDUAN PEMIKIRAN NEGATIF

“Jika pikiran negatif sangat berkuasa atas diri kita, maka kita harus ikhlas untuk menjalani hidup tanpa kebahagiaan dan ketenangan.”~Djajendra

Tanpa sadar, banyak sekali orang yang mengalami kecanduan pemikiran negatif. Mereka yang sudah sangat kecanduan pikiran negatif, hidupnya tidak mudah, penuh penderitaan. Mereka sadar bahwa pikiran negatif adalah sesuatu yang berbahaya bagi diri sendiri, tetapi mereka tidak mempunyai kemampuan untuk bebas dari pikiran negatif. Kecanduan pikiran negatif haruslah disikapi dengan sangat serius, dan harus ada upaya-upaya yang luar biasa untuk mengatasi kecanduan ini.

Pemikiran negatif yang terus-menerus akan membuat hidup penuh stres dengan tekanan energi negatif yang berdaya merusak sistem keseimbangan tubuh. Hal ini berpotensi merusak kesehatan dari dalam diri, yang mungkin suatu saat secara tiba-tiba membuat fisik tak berdaya untuk beraktivitas secara normal. Pemikiran negatif yang terus-menerus membuat kebahagiaan dan keindahan hidup hilang. Seseorang yang tak berdaya mengatasi pemikiran negatifnya selalu kehilangan hidup yang indah dan bermakna.

Setiap orang berhak untuk hidup bahagia, sehat, tenang, damai, dan kaya. Oleh karena itu, jadilah kuat untuk menghilangkan kecanduan terhadap pemikiran negatif. Mulailah dengan niat untuk membersihkan semua kotoran hati dan pikiran. Hadapi semua pikiran negatif dengan pikiran positif. Mungkin pikiran negatif secara otomatis hadir untuk membuat hidup Anda tidak bahagia. Dan, katakan pada diri sendiri bahwa tujuan hidup Anda adalah bahagia, damai, tenang, sehat, kaya, dan indah. Jadi, ketika pemikiran negatif datang ke dalam diri Anda secara tiba-tiba, maka hentikan mereka dengan kekuatan cinta dan damai.

Apa pun peristiwa yang Anda alami, terimalah dengan rasa syukur. Jangan memberi ruang kepada pemikiran negatif untuk mengekspresikan kekecewaan, kemarahan, keputusasaan, rasa takut, atau emosi negatif yang lainnya. Jangan membiarkan emosi-emosi buruk yang menguras rasa damai dan ketenangan pikiran hadir dan tumbuh di dalam diri Anda. Pahami dan miliki pengertian bahwa kehidupan yang Anda jalani tidak mungkin semuanya sesuai dengan keinginan dan rencana Anda. Tidak ada kepastian dalam kehidupan yang kita jalani. Baik dan buruk silih berganti akan hadir untuk menguji perjalanan hidup kita. Perlu kesabaran, kerendahan hati, keikhlasan, dan perjuangan tanpa henti untuk mencapai keinginan yang belum juga tercapai. Pemikiran negatif hanya akan mengantar kita pada penderitaan, mereka tidak memiliki kemampuan untuk membantu kita mencapai kemenangan.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

KITA HARUS BELAJAR

“Guru sebatas menyampaikan ide yang sama kepada orang yang berbeda, pembelajar yang cerdas harus mampu memanfaatkan kreativitas untuk menciptakan sesuatu yang berbeda.”~Djajendra

Kita harus belajar dari kehidupan dan keberadaan kita yang unik dan kaya. Kehidupan dan keberadaan kita memiliki potensi yang tak terbatas untuk belajar. Terlalu luas hal-hal untuk dipelajari, karena itu tentukan fokus tentang apa yang mau dipelajari dari kehidupan ini. Masa depan ditentukan dari kemampuan belajar dan kemampuan untuk menentukan nasib sendiri melalui kemandirian diri sendiri yang penuh kualitas.

Tugas guru bukan untuk membentuk masa depan seseorang tetapi sebagai pemandu, penunjuk jalan, yang mengajarkan kepada murid untuk membaca, mendengarkan, menulis, menghitung, dan menjawab. Guru hanya bertugas menunjukkan jalannya, dan setiap murid harus menjadi dirinya sendiri untuk bisa berjalan menuju ke arah tujuan yang dipilih. Guru sebatas menyampaikan ide yang sama kepada orang yang berbeda, pembelajar yang cerdas harus mampu memanfaatkan kreativitas untuk menciptakan sesuatu yang berbeda.

Tujuan belajar adalah untuk mendapatkan pencerahan, sehingga diri yang tercerahkan mampu mencapai potensi dan bakat yang tersembunyi di kedalaman dirinya. Pengetahuan yang lebih tinggi hanya dapat ditemukan ketika kesadaran Anda masuk lebih dalam ke diri sendiri untuk menemukan keunikan dan potensi khusus Anda. Semua pengetahuan untuk menjadikan diri Anda unggul dan berkualitas sudah dianugerahkan Tuhan di dalam diri Anda. Tugas dan tanggung jawab Anda adalah menemukan cara untuk mengungkapkan semua kualitas dan potensi terbaik dari kedalaman diri Anda.

Belajarlah untuk menjalani hidup yang tenang dan penuh sukacita. Tingkatkan konsentrasi pada pekerjaan yang membutuhkan perhatian yang besar. Setiap pengalaman adalah sekolah yang harus dipelajari dan dipahami. Ketika kecerdasan tidak berfungsi untuk menemukan jawaban, maka gunakan kesadaran untuk menemukan jawaban. Seorang pembelajar memiliki rasa tanggung jawab untuk menemukan jawaban atas semua pencarian. Teruslah belajar dan belajar adalah tugas seumur hidup.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

TIDAK MEMBERIKAN NASIHAT KEPADA ORANG YANG SEDANG KESUSAHAN

“Jadilah tulus untuk melihat kesulitan mereka dari sudut pandang mereka, bukan dari sudut pandang Anda yang tidak dalam kesulitan seperti mereka.”~Djajendra

Kesenangan dan kesusahan adalah bagian dari hidup yang tidak dapat dihindari oleh siapa pun. Ketika menghadapi orang yang sedang dalam kesusahan, jangan memberi nasihat apa pun. Orang dalam kesusahan sedang memikul beban penderitaan dan mereka hanya membutuhkan bantuan, empati, kepedulian, dan pengertian. Mereka tidak membutuhkan nasihat atau pendapat dari siapa pun. Jadilah pendengar yang baik, pahami dan mengerti keadaan mereka dengan empati Anda, kemudian lakukan sesuatu semampu Anda. Jangan pernah terdorong untuk memotivasi mereka menjadi lebih kuat atau memberitahu mereka untuk lebih sabar dalam menghadapi hidup yang sulit.

Mungkin Anda juga tidak memiliki kemampuan untuk membantu orang yang sedang dalam kesulitan, maka paling tidak Anda bisa membantu mereka dengan menjadi pendengar yang sabar, serta tidak menghakimi sikap mereka yang menurut Anda keliru. Tunjukkan empati Anda dan munculkan benih kepedulian dari hati Anda yang paling dalam untuk melakukan sesuatu yang mungkin bisa meringankan beban kesulitan mereka. Di dalam hati pun Anda tidak boleh menilai kenyataan hidup mereka melalui persepsi Anda. Jadilah tulus untuk melihat kesulitan mereka dari sudut pandang mereka, bukan dari sudut pandang Anda yang tidak dalam kesulitan seperti mereka. Pengalaman kesulitan Anda tidak bisa menjadi solusi untuk kesulitan yang sedang mereka alami. Karena itu, jangan membiarkan pikiran dan emosi Anda bermain-main dengan realitas orang lain. Menenangkan pikiran Anda hanya untuk mendengarkan mereka dengan seluruh kesadaran Anda yang bersumber dari empati. Dengarkan saja cerita kesulitan dan penderitaan mereka, terima saja apa yang mereka sampaikan dengan menggunakan emosi empati Anda. Jangan menilai mereka yang sedang dalam kesulitan, tugas Anda hanya membantu jika Anda mampu, bukan menilai atau menghakimi realitas mereka dengan persepsi dan keyakinan hidup Anda.

Tuhan sudah memberikan Anda emosi empati, yang bertujuan untuk memahami keadaan orang lain secara utuh dari orang tersebut. Emosi empati tidak membutuhkan reaksi dari pikiran, kecerdasan, logika, memori, atau ego Anda. Emosi empati hanya membutuhkan sikap Anda yang tulus dan ikhlas untuk mendengarkan saja, tanpa intervensi dari diri Anda terhadap realitas orang lain. Ketika emosi empati Anda mampu mendengarkan kesulitan dan penderitaan orang lain; saat itu juga energi positif Anda mampu memahami tantangan, kesulitan, dan rasa sakit mereka. Setelah Anda memahami dan mengerti harus melakukan apa, Anda pun tanpa banyak berkata-kata mampu melakukan sesuatu untuk meringankan beban penderitaan mereka. Anda tidak perlu memiliki obsesi untuk menjadi solusi bagi kesulitan mereka, karena hal itu tidak mungkin terjadi. Hanya sikap dan emosi mereka sendiri yang mampu menjadi solusi atas kesulitan yang sedang mereka hadapi. Sedangkan Anda, hanya mampu memberikan sesuatu yang baik pada momen mereka berbicara kesulitan dan penderitaan mereka kepada Anda.

Penderitaan dan kesulitan adalah sebuah tanda agar kita lebih menyerahkan diri kepada Tuhan. Tuhan adalah Maha Penyayang dan Maha Membantu. Tidak ada apa pun yang bisa kita lakukan tanpa se-ijin Tuhan. Jadi, saat kita sedang mengalami kesulitan dan penderitaan, kita sebaiknya kembali kepada sumber kita, yaitu:TUHAN. Tidak perlu membuang-buang waktu dan tenaga untuk curhat atau cerita sana-cerita sini tentang penderitaan kita, fokus-kan semua energi untuk menjadi positif dan pasrah-kan semua persoalan pada kehendak Tuhan. Biarlah yang harus terjadi, terjadi!; yang bukan bagian kita tidak mungkin terjadi, tetapi kalau itu menjadi bagian dari jalan hidup kita, tidak mungkin dapat kita hindari. Terima saja semua kesulitan dan penderitaan untuk memperbaiki diri, dan berbicaralah kepada Tuhan untuk meminta bantuan, jangan berbicara kepada siapa pun kecuali kepada Tuhan.

Jangan membandingkan penderitaan yang pernah Anda alami dengan penderitaan yang sedang dialami oleh orang yang sedang curhat kepada Anda. Emosi empati bukan untuk membanding-bandingkan, tetapi hanya untuk mengerti dan memahami realitas orang lain tanpa penghakiman, nasihat, penilaian, atau pun motivasi. Emosi empati digunakan untuk melakukan hal-hal baik, seperti: kepedulian, kasih sayang, perhatian, pertolongan; dan semua ini dilakukan hanya dengan memahami kenyataan yang ada di dalam diri mereka yang perlu pertolongan. Intinya, emosi empati adalah perilaku kita untuk menunjukkan sikap yang memberikan bantuan tanpa menyakiti atau menambah beban penderitaan mereka. Ini semua adalah tentang cara kita menunjukkan perilaku belas kasih dan kepedulian yang membuat orang lain merasa didengarkan dan di-peduli-kan.

Kadang-kadang mungkin Anda harus menerima curhat penderitaan dari orang-orang yang pernah berbuat jahat kepada Anda. Di sinilah Anda sedang diuji, apakah Anda memiliki cinta dan belas kasih di kedalaman hati Anda, atau sebaliknya masih banyak kotoran hati yang belum bersih. Ketika Anda masih egois dan masih banyak kotoran di dalam hati, jelas Anda akan mengingat kembali perbuatan jahat mereka kepada Anda, tetapi ketika hati Anda penuh cinta dan emosi empati hadir untuk memberikan yang terbaik bagi orang tersebut, maka Anda dapat memberikan kebajikan bagi mereka yang pernah jahat kepada Anda. Memaafkan itu baik, walau hal itu tidak mudah dilakukan ketika egois masih menguasai kita. Membersihkan diri sendiri dari berbagai kotoran hati bukanlah perkara yang mudah. Kita harus benar-benar bersikap penyerahan diri secara total kepada Tuhan agar kita bisa memulai proses pembersihan semua kotoran di hati. Biasanya, sangat banyak godaan yang akan mencoba menggagalkan kerja keras kita untuk membersihkan kotoran hati. Godaan bisa bersumber dari kecerdasan kita, memori kita, akal sehat kita, logika kita, pikiran kita, emosi kita, dan panca indera kita. Kadang-kadang, suara hati kita pun bisa memunculkan penghalang untuk membersihkan kotoran hati. Jadi, benar-benar bukan pekerjaan mudah untuk membersihkan kotoran hati. Anda harus sangat ikhlas untuk menyerahkan diri sejati Anda kepada kehendak Tuhan, barulah Anda berpotensi mendapatkan pengetahuan dari kedalaman hati Anda untuk membersihkan semua kotoran hati dan sekaligus kotoran pikiran.

Semakin Anda ikhlas dan sepenuh hati menyerahkan diri di jalan kehendak Tuhan, semakin berkualitas emosi empati Anda dalam memahami orang lain. Empati, kepedulian, cinta, belas kasih, dan energi positif yang lainnya secara otomatis mampu menciptakan kepribadian Anda yang indah. Semua perbedaan Anda dengan orang lain akan menjadi pengalaman yang indah dan menyenangkan. Energi positif yang Anda pancar-kan dari kedalaman hati Anda mampu mendengarkan penderitaan dan kesulitan siapa pun. Anda pun tampil dengan tenang dan santai, tanpa banyak berkata-kata dan memberikan energi positif Anda bagi mereka yang sedang dalam penderitaan dan kesulitan. Anda sudah tidak memiliki kata-kata, Anda hanya memiliki perilaku dan sikap yang bersumber dari energi positif Anda untuk melakukan kebaikan dan kepedulian kepada mereka yang menderita.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

Previous post:

BELAJAR MENDENGARKAN

“Berbicara itu mudah, mendengarkan itu tidak mudah.”~Djajendra

Sikap yang paling penting dalam hidup adalah sikap mendengarkan. Mendengarkan adalah cara untuk mendapatkan banyak pengetahuan dan pengertian tentang hidup. Saat mendengar tugas pikiran hanya menerima, tugas akal hanya menerima, tugas kecerdasan hanya menerima, tugas logika hanya menerima, tugas emosi hanya menerima. Mendengarkan berarti menerima segala sesuatu apa adanya, tanpa intervensi dari pemahaman kita.

Jangan pernah berpikir bahwa kita memahami segala sesuatu tentang hidup ini, sesungguhnya sangat sedikit yang kita ketahui. Seberapa tinggi pun pendidikan kita; seberapa banyak buku pun yang sudah kita baca; seberapa banyak orang bijak pun yang sudah kita dengar, bukanlah berarti kita mengetahui segalanya. Sangat sedikit yang kita ketahui. Karena itu, dengarkanlah dengan tenang dan siapkan diri untuk menerima kebijaksanaan dari apa yang kita dengar.

Dengarkan, karenanya, kita tidak perlu menciptakan jawaban, terima saja dengan ikhlas dan membiarkan energi positif dari kesadaran kita membuat pengetahuan dari hal-hal yang kita dengarkan. Dan ini adalah rahasia dari belajar untuk mendapatkan pengetahuan tertinggi. Mendengarkan membuat kita mendapatkan kebenaran yang dapat kita rasakan dalam kesadaran yang tenang.

Ketika kita terlatih untuk mendengarkan dengan tenang dan ikhlas, maka kecerdasan kita akan semakin meningkat kualitasnya. Jangan pernah mendorong ego kita untuk mendengarkan seperti yang ingin kita dengarkan. Kita harus berusaha mendengarkan sebagaimana adanya, jadi tidak memaksakan kehendak kita pada hal-hal yang kita dengarkan. Belajarlah untuk melepaskan keinginan dan kepentingan, belajarlah untuk tidak memahami apa yang kita dengar dengan persepsi atau logika kita. Dengarkan saja seperti pohon bunga yang diam saat kita berbicara kepadanya.

Mendengarkan adalah keadaan kesadaran yang kuat dicapai dengan menenangkan dan memusatkan pikiran hanya untuk menerima hal-hal yang didengarkan. Ini adalah perjalanan kita menuju pusat pengetahuan yang berada di dalam diri kita, suatu proses yang sangat alami untuk meningkatkan kecerdasan dan pemahaman kita tentang hal-hal yang kita dengarkan.

Jika kita sangat terlatih untuk mendengarkan dengan kesadaran ikhlas yang tinggi, maka kita mampu membuang kebiasaan-kebiasaan dan sikap-sikap yang mencegah kita untuk mengalami atau pun merasakan pengetahuan dan kebijaksanaan dari hal-hal yang kita dengarkan. Keadaan mendengarkan dengan kesadaran yang ikhlas membuat kita mampu memahami dan mengerti hal-hal yang kita dengar secara bijaksana.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

DOA ADALAH ALAT PENGEMBANGAN KUALITAS DIRI

“Hubungan kita dengan Tuhan adalah hubungan cinta.”~Djajendra

Doa adalah komunikasi kita kepada Tuhan. Tuhan adalah tempat kita meminta, hanya Tuhan yang bisa menolong kita, tidak ada yang lain. Kebenaran sejati adalah hanya boleh berharap kepada Tuhan, jangan pernah terpikir untuk berharap kepada hal apa pun atau siapa pun. Berharap atau menggantungkan hidup kepada hal-hal di luar Tuhan hanya akan menghasilkan penderitaan. Cinta sejati bagi diri kita hanya mampu diberikan oleh Tuhan, tidak ada siapa pun atau apa pun yang mampu memberikan cinta yang paling tulus bagi diri kita. Tuhan sangat menyayangi kita dan mengurus hidup kita tanpa terhenti satu detik pun. Jangan pernah berhenti berdoa dan menjalankan ibadah kepada Tuhan dengan ikhlas dan penuh cinta. Doa tidak bertujuan untuk mendapatkan benda atau materi tetapi untuk mendapatkan ketenangan, kedamaian, cinta, keutuhan, pengetahuan, dan pengalaman yang mendalam tentang indahnya kehidupan kita.

Doa memainkan peran yang sangat penting dalam peningkatan kualitas diri. Kualitas diri meningkat ketika jiwa diterangi dengan nilai-nilai kebaikan dan keindahan. Berbicaralah kepada Tuhan dengan sepenuh hati dan jadilah alat Tuhan dalam menjalankan tugas apa pun. Pengembangan kualitas diri adalah tanggung jawab kita. Kita harus sadar bahwa untuk mengembangkan kualitas diri, kita harus mengenali siapa diri kita, kita harus memahami kebenaran tentang siapa diri sejati kita. Dan, semua ini hanya dapat kita ketahui kalau jiwa kita terhubung kepada Tuhan. Jika kita benar-benar ikhlas dan penuh cinta terhubung kepada Tuhan melalui doa, maka visi kehidupan kita akan terbuka sehingga memudahkan langkah kita menuju hidup sesuai kehendak Tuhan.

Doa diperlukan agar hidup kita selalu dijalan yang positif, sehingga keindahan dan keutuhan pribadi kita dapat menjadi bagian yang damai di dalam hidup ini. Ketika kita berkembang menjadi sesuatu yang baik di dalam hidup ini, berkembang sebagai pribadi yang membawa kedamaian, maka energi positif kita dapat memberikan keselamatan bagi semua kehidupan yang ada di sekitar lingkungan kita. Tuhan adalah Maha Santun, Maha Pemberi Anugerah, Maha Pembuka Kebaikan. Doa sangat penting ketika kita menggunakannya untuk mendapatkan cinta dan kasih sayang Tuhan. Doa menghubungkan kita dengan Tuhan, dan merupakan cara kita berkomunikasi dengan Tuhan.

Tuhan Maha Tahu dan Maha Mengerti Semua Kebutuhan Kita. Jadi, sebenarnya, tidak perlu berdoa kepada Tuhan dengan membawa daftar permintaan macam-macam, sebab Tuhan mengerti apa yang kita butuhkan untuk kebaikan hidup kita. Berdoalah karena hati kita ikhlas dan sangat mencintai Tuhan. Hubungan kita dengan Tuhan adalah hubungan cinta. Jadilah pribadi yang memperlihatkan cinta yang paling tulus dan ikhlas dihadapan Tuhan melalui doa yang membawa kebaikan dan keindahan bagi hidup kita semua.

Doa-doa kita yang indah dan baik akan mengubah keadaan kita menjadi lebih tenang dan damai. Pikiran, suara hati , kecerdasan, akal sehat, memori, emosi, dan semua alat-alat indera kita mampu menjadi positif oleh energi doa yang baik. Kualitas diri kita mampu mencapai puncak tertinggi saat kita ikhlas menerima apa pun hidup yang hadir dengan cinta dan percaya diri. Doa adalah cara kita untuk mendapatkan kualitas hidup yang baik, tetapi yang paling penting NIAT kita dalam semua doa haruslah untuk cinta dan kepedulian yang paling ikhlas. Jika di dalam NIAT kita terkandung energi negatif, maka kualitas diri kita tidak akan tumbuh menjadi lebih baik, tetapi akan mundur menjadi lebih buruk.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com