UCAPAN BURUK KITA MERUGIKAN HIDUP KITA

“Kendalikan marah yang tak terkendali dengan cara tidak mengeluarkan satu kata pun atau ekspresi negatif.”~Djajendra

Ucapan buruk adalah musuh yang paling berbahaya. Sebuah kata dan ucapan yang negatif dapat menghancurkan reputasi kita. Lebih baik diam dalam kesabaran daripada mengucapkan kata atau kalimat yang menyakiti hati dan harga diri orang lain. Kendalikan pikiran untuk tidak menciptakan persepsi buruk tentang orang lain. Semakin kita memusuhi sesuatu, semakin banyak keinginan kita untuk mengucapkan sesuatu yang buruk terhadapnya. Semakin banyak kita mengeluarkan kata-kata negatif untuk merendahkan orang lain, semakin tenggelam diri kita di dalam keburukan hidup.

Ucapan dan kata-kata buruk kita menjadi bagian dari keberadaan kita. Hidup kita pun akan berkembang melalui energi negatif yang dihasilkan oleh kata-kata buruk kita. Jadi, semua ucapan dan kata-kata buruk yang kita lemparkan pada orang lain, akan menjadi benih di dalam diri kita sendiri dan tumbuh untuk merampas semua kedamaian dan kebahagiaan hidup kita. Oleh karena itu, sangatlah cerdas dan hebat diri kita ketika kita mampu mengendalikan pikiran dan perasaan untuk hanya mengeluarkan kata dan ucapan positif. Jadilah pribadi positif dengan sopan-santun dan ucapan yang konsisten positif. Kendalikan marah yang tak terkendali dengan cara tidak mengeluarkan satu kata atau ekspresi negatif.

Kendalikan diri untuk tidak terpengaruh dengan kata atau ucapan negatif. Ketika ada orang yang mencoba melemparkan kata dan ucapan negatif untuk menghancurkan pertahanan diri kita, maka kita harus menenangkan ego dan menjauhkan marah. Sebab, jika ego dan marah bersatu, maka kita akan meledakkan energi negatif yang luar biasa besarnya, sehingga konflik yang hebat pasti terjadi. Pemenang sejati tidak akan mampu dikalahkan oleh kata dan ucapan yang mencoba merendahkan atau mempermalukan dirinya. Pemenang sejati terlalu kuat untuk bisa digoyang kepribadiannya dengan kata dan ucapan negatif.

Energi kehidupan hanya mengikuti sifat kita yang asli. Jika kita selalu merasa hidup kita dalam ketidakadilan, penuh tekanan, penuh ancaman, ketidakjujuran; maka, hidup kita akan diisi oleh pikiran dan perasaan tidak adil, tidak jujur, serta berbagai perasaan negatif yang tercipta dari rasa tidak adil dan tidak jujur itu. Kondisi ini akan memicu keyakinan di dalam diri kita untuk memelihara musuh-musuh yang kita anggap sebagai sumber dari perasaan tidak adil dan tidak jujur tersebut. Realitas ini menciptakan persepsi kita yang selalu memikirkan hal-hal buruk, sehingga tanpa sadar kata dan ucapan buruk terbentuk dalam pola pikir kita. Akibatnya, di sepanjang hidup, begitu murah dan mudah mulut kita mengucapkan kata-kata buruk untuk menyinggung hati dan harga diri orang lain. Dalam hal ini, kita tidak pernah merasa bersalah dan selalu menganggap benar dengan semua kata atau ucapan buruk kita tersebut. Jelas, kondisi kita ini adalah potensi negatif yang selalu membuat hidup kita kalah dengan realitas.

Kata dan ucapan kita yang menyakiti orang lain adalah racun yang sedang merusak diri kita sendiri. Jika orang yang coba kita sakiti itu tidak peduli dengan ucapan buruk kita, maka racun tersebut tidak akan pernah masuk ke dalam diri orang yang coba kita sakiti itu. Ucapan dan kata-kata buruk kita adalah sumber energi negatif bagi diri kita sendiri. Jika orang-orang tidak peduli dan tidak melayani energi negatif yang kita lemparkan, maka hidup mereka tetap damai dan bahagia, tanpa pernah terganggu dengan energi negatif kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENDENGAR DENGAN BENAR

“Mendengar dengan benar adalah saat Anda mendengarkan dengan pikiran positif, hati yang penuh cinta, dan perilaku yang cinta damai.”~Djajendra

Kata-kata itu mungkin milik siapa saja, tetapi makna yang diberikan kepadanya adalah milik Anda. Anda yang memberi arti terhadap semua kata-kata yang Anda dengar. Anda harus bijak dan cerdas untuk menafsirkan semua kata-kata yang Anda dengar agar membawa kebaikan bagi hidup Anda. Kesadaran Anda untuk hidup damai dan bahagia harus menjadi pedoman dasar dalam mendengarkan apa pun.

Seburuk apa pun kata-kata dan tujuannya yang Anda dengar, Anda harus bijak dan cerdas menafsirkannya. Tidak pernah kedamaian dan kebaikan dihasilkan dari tindakan yang bersumber dari kata-kata yang penuh kebencian dan kemarahan. Semua emosi negatif yang disalurkan melalui kata-kata yang buruk, yang terpaksa harus Anda dengar, Anda harus bijak memahaminya sehingga makna positif yang Anda dapatkan.

Ketika Anda tidak mampu mendengar dengan benar, Anda akan dimanfaatkan oleh orang-orang tidak benar untuk tujuan hidup mereka. Anda harus sadar semua orang yang mendengarkan sebuah pembicaraan tidak pernah mencapai pemahaman yang sama. Hal ini dapat Anda buktikan ketika mendiskusikannya dengan orang lain, Anda akan menyadari bahwa semua orang tidak mendengarkan hal yang sama. Semua orang selalu akan berdebat satu sama lain tentang sesuatu yang sama-sama didengarkan. Ini menunjukkan bahwa masing-masing orang menafsirkan apa yang dia dengar dengan caranya sendiri.

Ketika sedang mendengar jangan mendengarkan pikiran sendiri. Ketika Anda mendengarkan pikiran sendiri dan mengkritisi kata-kata yang Anda dengar, maka Anda tidak pernah menambah pengetahuan baru ke dalam memori Anda. Kecerdasan Anda pun menjadi sangat terbatas, sebatas pikiran Anda. Bukalah hati dan pikiran untuk mendengarkan. Anda memiliki telinga untuk mendengarkan, dengarkan apa saja dengan pikiran positif dan dengan jiwa yang selalu cinta damai.

Apa yang Anda dengar tidak boleh memberikan pengaruh buruk bagi kedamaian hidup Anda. Kedamaian dan kebahagiaan adalah hal terpenting dalam hidup. Semua yang Anda dengarkan hanya sebatas pengetahuan dan informasi yang harus Anda maknai secara positif. Pertimbangkan secara bijak tentang dampak yang diberikan oleh kata-kata yang Anda dengarkan. Hanya ketika pikiran positif dan hati penuh cinta, Anda dapat mendengarkan apa yang dikatakan. Anda berhak mempertimbangkan apa yang Anda dengar, tetapi dengarkan apa pun sebatas pengetahuan yang pengaruhnya ditentukan oleh kesadaran Anda.

Ketika mendengar jangan membantah, dengarkan saja. Anda yang rendah hati dan pembelajar tidak akan membantah atau menolak terhadap kata-kata yang didengarkan. Suka atau tidak suka, setuju atau tidak setuju, dengarkan saja. Tidak perlu bereaksi terhadap yang Anda setuju maupun yang tidak setuju, dengarkan saja. Jika ini terjadi, ketahuilah bahwa Anda telah terlatih untuk mendengarkan. Kemampuan Anda untuk mendengarkan akan menjadikan Anda bijak dan cerdas.

Mendengarkan tidak berarti Anda harus mempercayainya. Kecerdasan dan logika Anda harus mempertimbangkan apa pun yang sudah Anda dengar. Kebijaksanaan jiwa dan pikiran baik harus hadir saat Anda bersikap atas apa yang Anda dengar. Jika Anda merasa apa yang Anda dengar berharga dan baik untuk kehidupan Anda, terimalah itu dengan sukacita. Jika tidak baik untuk Anda, tinggalkan itu dan jadikan sebatas pengetahuan untuk pengembangan diri Anda.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

SENYUM ADALAH TANDA PERSAHABATAN DAN HARMONIS

“Ketika hati marah mungkin sulit untuk menciptakan senyum di wajah, tetapi saat hati gembira sangat mudah untuk memberikan senyum tulus pada wajah.”~Djajendra

Tidak semua orang mampu mempertahankan senyum dalam kehidupan sehari-hari. Senyum adalah bahasa tubuh yang sangat berharga dalam kehidupan, tanda persahabatan dan harmonis. Senyum sangat berharga untuk membangun hubungan yang saling menghormati dan saling menjaga sopan santun.

Secara sadar, senyum perlu dilatih dan dibiasakan untuk dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Menenangkan diri, memfokuskan perhatian pada pernapasan Anda; kemudian, secara sadar sepenuhnya nikmati pernapasan Anda dan berikan senyum tulus saat mengikuti pernapasan Anda. Lakukan latihan ini terus-menerus, Anda akan terbiasa untuk memberikan senyum.

Tidak perlu senyum lebar, cukup kuncup kecil senyum dari kesadaran dan ketulusan hati. Buktikan Anda mampu senyum. Lihat diri Anda memberikan senyum, mempertahankan senyum Anda setiap saat untuk diri sendiri dan orang lain.

Senyum yang ringan, hanya sedikit senyum dari ketulusan hati mampu mengantarkan kedamaian dalam hidup. Senyum tulus di wajah Anda menghilangkan kelelahan, kekhawatiran, ketakutan, dan menghapus semua energi negatif.

Jadilah seniman yang bekerja untuk menciptakan senyum di bibir Anda. Miliki kepercayaan diri untuk menciptakan senyum ringan dan tulus di wajah Anda. Ketika hati marah mungkin sulit untuk menciptakan senyum di wajah, tetapi saat hati gembira sangat mudah untuk memberikan senyum tulus pada wajah Anda. Oleh karena itu, setiap saat hiduplah dalam kegembiraan dan rasa syukur sehingga Anda mampu memberikan senyum untuk kedamaian hidup.

Dalam hubungan dengan orang lain, senyum kecil Anda yang tulus mampu memberikan rasa tenang. Ini membuat hubungan menjadi cair dan damai. Senyum adalah bahasa perdamaian, bahasa hati yang menyampaikan tentang kebahagiaan.

Ketika suasana hati sedang tidak menyenangkan, jangan membiarkan Anda kehilangan senyum tulus. Ketika merasa lelah dan jengkel dengan realitas Anda, menenangkan diri dan kembali berlatih senyum mengikuti pernapasan Anda. Senyum tulus harus selalu mengalir satu irama dengan pernapasan Anda. Walau pun napas berhenti, senyum jangan sampai berhenti. Senyum tulus Anda mampu memberikan kebahagiaan bagi Anda dan orang-orang di sekitar Anda. Senyum adalah hadiah terindah yang wajib dibagikan untuk harmonis dan kedamaian hidup.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGATASI PERILAKU BURUK DI TEMPAT KERJA DENGAN BUDAYA SOPAN SANTUN

“Harus ada upaya dan kerja keras dari dalam diri Anda untuk membangun budaya sopan santun di tempat kerja, tanpa berharap atau menggantungkan perilaku Anda pada perilaku orang lain.”~Djajendra

Ketika Anda berbicara dengan nada suara yang cendrung tinggi, bersikap kurang sopan, memperlihatkan sikap egois yang sangat tinggi, tidak peduli dengan hubungan kerja antar bagian; maka, Anda telah menciptakan luka dihati banyak orang. Mereka yang terluka oleh sikap buruk Anda tidak mungkin melupakan keburukan Anda. Selain Anda telah melukai banyak orang, Anda juga sudah menciptakan kerugian dalam perusahaan, karena orang-orang yang terluka biasanya menjadi kurang produktif. Mereka yang terluka merasa memiliki banyak hambatan dalam hubungan kerja, sehingga akhirnya masa bodoh dengan kinerja dan prestasi.

Proses kerja membutuhkan sikap sopan santun yang selalu menghormati dan menghargai setiap orang di tempat kerja. Sikap yang sopan santun dengan kualitas dan kompetensi diri yang baik akan memberikan dampak yang luar biasa untuk pencapaian terbaik. Jika Anda menginginkan kinerja dan prestasi terbaik, termasuk mencapai target-target dengan mudah, maka sikap yang saling menghormati dan saling menjaga kebaikan haruslah diutamakan.

Setiap orang yang merasa memiliki kekuatan dan dukungan, atau pun merasa paling senior, haruslah menjadi contoh yang baik untuk mempromosikan budaya sopan santun di tempat kerja. Kekuatan, kekuasaan, dan senioritas Anda sangat dibutuhkan untuk mengkontribusikan hal-hal positif dalam pekerjaan. Anda harus memperlihatkan kepada semua orang tentang budaya kerja yang kompak, disiplin, rendah hati, peduli, saling tolong-menolong, dan selalu proaktif untuk menjaga hubungan kerja antar bagian dalam kinerja terbaik.

Hilangkan energi buruk dari dalam diri dengan cara mulai melihat sisi baik setiap orang; mulai membuka hati untuk berkomunikasi dengan cara yang sopan; mulai memperlihatkan perilaku etis; mulai melihat hal-hal yang positif di semua aspek kerja; mau terlibat dalam perubahan dan mudah beradaptasi dengan perubahan; menjadi pribadi positif yang sadar akan energi negatif di dalam diri sendiri. Jadi, ada upaya dan kerja keras dari dalam diri Anda untuk membangun budaya sopan santun di tempat kerja, tanpa berharap atau menggantungkan perilaku Anda pada perilaku orang lain.

Ketika kepribadian positif tumbuh dari dalam diri, maka terbentuk kekuatan yang hebat di dalam diri. Kekuatan hebat ini menjadikan diri sendiri yang asli dengan integritas yang kuat. Dampaknya, Anda benar-benar mampu menampilkan kepribadian yang tenang, sabar, tidak mudah termakan gosip, hoaks, fitnah, atau semua energi buruk dari luar diri sudah tidak mampu merusak kedamaian dan ketenangan hidup Anda. Anda menjadi pribadi yang mudah mengalir dalam hubungan dan komunikasi, serta selalu tampil dengan gembira dan bugar.

Ketika energi positif Anda sudah kuat dari dalam diri, maka Anda mampu mengendalikan emosional dan pikiran-pikiran yang tidak diperlukan dalam sebuah hubungan. Emosional yang baik dengan pikiran yang tenang mampu membangun hubungan yang baik dengan pelanggan, supplier, dan semua stekaholders yang lainnya. Sikap positif Anda akan meningkatkan reputasi perusahaan di persepsi stekaholders. Pikiran yang tenang dan emosi positif Anda mampu memilih dengan cerdas untuk bereaksi terhadap berbagai karakter orang. Reaksi dan tindakan Anda tidak akan melukai perasaan orang lain. Anda senantiasa mampu menjaga hubungan dan komunikasi dengan sopan santun yang produktif.

Setiap pelayanan dalam perusahaan haruslah ditangani dengan cepat, semuanya harus dilayani dengan sikap baik dan penuh sopan santun. Tidak boleh bersikap semena-mena kepada pelanggan, supplier, dan stakeholders yang lain. Layani pelanggan dengan kualitas terbaik, layani dan bayar tagihan supplier tepat waktu dengan sikap sopan. Jangan pernah berbicara dalam sikap yang ketus dan kata-kata yang membuat supplier sakit hati. Jika Anda kehilangan supplier, maka perusahaan juga akan kewalahan di masa depan. Intinya, semua sikap dan perilaku yang tidak baik akan menciptakan biaya tinggi dalam operasional bisnis.  

Perubahan adalah sesuatu yang pasti. Mungkin Anda berpikir bahwa sesuatu hal yang baru atau perubahan yang sedang diterapkan sebagai sebuah omong kosong, tetapi perubahan pasti terjadi. Jika Anda ikhlas untuk memberikan energi positif dalam proses perubahan, maka kebaikan dan keindahan akan Anda rasakan dari hasil perubahan tersebut. Jika Anda berpikir bahwa budaya sopan santun tidak mungkin diterapkan dalam perusahaan Anda, maka Anda sendiri yang memutuskan untuk menderita dalam kehidupan kerja yang penuh energi negatif. Jika Anda menolak memilih untuk membangun budaya sopan santun, maka Anda akan merasakan semacam emosi negatif yang bersumber dari pikiran Anda yang kacau dan sulit dikendalikan. Tanpa budaya sopan santun; energi negatif dari dalam diri Anda akan menciptakan kemarahan, kesedihan, kebosanan, kepahitan, dan menjadikan Anda kurang produktif di tempat kerja.

Saling menghargai, saling mendengarkan, dan saling membantu haruslah menjadi karakter kerja sehari-hari. Hal ini juga akan menghambat emosi negatif masuk ke dalam hari kerja Anda. Jika emosi negatif masuk ke hari kerja Anda, maka energi negatif akan menciptakan stres, serta menghabiskan waktu dan kecerdasan Anda untuk sesuatu yang kurang produktif dan tidak positif.  Kebahagian dalam pekerjaan datang dari memilih pikiran dan emosi, Anda mungkin harus berhadapan dengan berbagai peristiwa yang kurang menyenangkan hati Anda. Tetapi jika Anda memilih pikiran positif, emosi positif, dan sikap baik untuk menghadapi peristiwa tersebut; maka, kebahagiaan dan kedamaian Anda di tempat kerja tidak akan hilang.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KOMUNIKASI YANG BAIK MEMILIKI HATI NURANI DAN CINTA

“Orang-orang yang memiliki jiwa positif dan perilaku etis adalah sumber komunikasi yang baik.”~Djajendra

Komunikasi yang baik tidak dibentuk dengan pola perilaku yang telah ditentukan, yang dikemas sesuai dengan citra yang ingin ditampilkan. Komunikasi yang baik adalah produk kesadaran dan cinta untuk terhubung dengan siapa pun melalui kebaikan. Komunikasi yang baik membutuhkan pikiran positif, penuh perasaan untuk membantu, dan energi cinta yang ingin memberikan kebaikan. Orang-orang yang memiliki jiwa positif dan perilaku etis adalah sumber komunikasi yang baik. Komunikasi yang baik menghasilkan pembicaraan yang menyenangkan, hubungan yang positif, dan kesadaran untuk saling membantu.

Hati nurani dan pikiran yang terbuka dan sadar untuk berkomunikasi melalui diri sejati akan menghancurkan ego dan kesombongan. Komunikasi yang baik akan menghilangkan semua jarak dan hambatan, yang ada hanya kesadaran dan pengertian untuk membantu dan menyelesaikan semua urusan dengan bijaksana. Komunikasi yang baik tidak melayani untuk memuaskan ego pribadi, tetapi melayani untuk kebenaran dan kebaikan. Komunikasi menjadi lancar ketika pengertian dikedepankan dan ego kepentingan disampingkan. Hanya dengan demikian komunikasi akan menemukan kekuatan untuk menghasilkan yang terbaik.

Ketika ada niat baik yang utuh dan lengkap dalam kebenaran hati nurani, maka energi positif akan hadir untuk membuat komunikasi menjadi indah dan menyenangkan. Jadi, komunikasi yang baik itu didesain dari hati nurani dan pikiran positif, sehingga semua pembicaraan dan pendengaran kita menjadi indah. Ketika komunikasi menjadi indah, maka aliran kebenaran akan mengalir untuk memberikan kebaikan bagi semua pihak. Komunikasi dari pikiran positif dan niat membantu menjadi kebenaran yang selalu menang, serta semua pihak yang terlibat merasa menang dan senang. Jadi, kebenaran komunikasi adalah membuat semua pihak menang, senang, dan bahagia.

Keramahan dalam komunikasi tidak tergantung pada kepentingan tertentu. Keramahan dalam komunikasi tidak hanya menjadi tindakan formalitas belaka. Keramahan dalam komunikasi harus dari kesadaran dan pikiran positif. Singkirkan semua kepalsuan, kemunafikan, dan kelakuan yang penuh citra yang dibuat-buat untuk tujuan tertentu. Komunikasi yang baik dihasilkan dari jiwa yang bersih dari energi negatif, serta selalu berbicara atau mendengarkan dengan cinta dan pikiran positif.

Komunikasi bukan tentang satu orang berinteraksi dengan yang lain. Ini tentang pencapaian tujuan di jalan yang etis dan damai. Jadi, ketika komunikasi kita dipengaruhi oleh pola pikir egois dan mau menang sendiri tanpa memperhatikan kesulitan orang lain, maka itu membuat komunikasi tersebut dalam energi marah dan konflik. Akibatnya, tujuan komunikasi hilang dan yang muncul adalah tembok pemisah yang saling memuaskan ego masing-masing dalam tawar-menawar berdasarkan kekuatan masing-masing.

Komunikasi bukan untuk menghargai siapa yang lebih berguna dan mengabaikan yang tidak berguna. Komunikasi adalah tentang kemanusiaan dan cinta. Setiap orang berhak mendapatkan perhatian dan cinta melalui komunikasi positif. Komunikasi bertujuan menghubungkan dan menyatukan semua manusia dalam energi cinta dan kepedulian. Komunikasi bertujuan menciptakan kehidupan yang indah dan berharga bagi semua orang.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PERILAKU POSITIF SAMA PENTINGNYA DENGAN KOMPETENSI BERKUALITAS UNTUK MENGHASILKAN KINERJA TERBAIK

“Tanpa perilaku positif reputasi Anda menjadi buruk.”~Djajendra

Perilaku baik menjadi kunci keberhasilan dalam proses kerja. Pengetahuan dan kompetensi yang berkualitas membutuhkan perilaku baik agar dapat berkolaborasi dalam sistem kerja yang berintegritas. Perilaku baik tidak akan melanggar kebijakan kode etik perusahaan. Perilaku baik tidak akan melanggar prosedur kerja. Perilaku baik selalu sadar untuk menjaga keharmonisan dan kedamaian di tempat kerja. Tanpa perilaku positif reputasi Anda menjadi buruk. Perilaku positif dengan kompetensi yang berkualitas mampu meningkatkan reputasi diri Anda dan perusahaan Anda.

Kecerdasan, kemampuan, dan pengetahuan tanpa dilengkapi perilaku positif menjadi tidak berguna. Bagi organisasi yang ingin memiliki tata kelola yang baik, maka salah satu syarat terpenting adalah mengelola masalah perilaku dengan sungguh-sungguh. Perilaku positif menjadi kunci untuk memastikan bahwa tata kelola yang baik sudah berjalan. Perilaku positif harus tunduk pada kode etika dan memiliki energi integritas dalam setiap tindakannya. Setiap orang, apa pun jabatan dan kekuasaannya, wajib memiliki perilaku positif dalam menjaga tata kelola yang baik. Membangun kesadaran secara terus-menerus untuk menguatkan perilaku positif harus menjadi pekerjaan dari kepemimpinan.

Perilaku positif harus tumbuh dari sisi optimisme. Setiap individu harus memiliki keyakinan dan kompetensi yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan dengan berkualitas. Setiap dinamika dalam tim membutuhkan komunikasi yang etis. Setiap perbedaan dan ketidaksepakatan harus dilayani dengan perilaku positif. Perilaku positif tidak hanya menjadi tanggung jawab dari masing-masing individu, tetapi juga harus terlibat secara proaktif untuk mempromosikan perilaku positif di setiap situasi dan peristiwa.

Setiap pribadi harus menjadi teladan dan mencontohkan perilaku positif sesuai dengan nilai-nilai organisasi dan nilai-nilai etika yang bersifat universal. Etos yang hebat akan terbentuk ketika perilaku etis, kompetensi berkualitas tinggi, pengetahuan dalam wawasan luas, dan daya tahan fisik yang hebat selalu terjaga di dalam kondisi terbaik. Etos yang hebat dapat menciptakan kinerja seperti yang diinginkan. Jelas, semua ini fondasinya perilaku etis dan kompetensi berkualitas. Jadi, tidak pernah membiarkan perilaku buruk hadir untuk merusak semua potensi keberhasilan organisasi.

Perilaku positif selalu akan mendapatkan tantangan dari perilaku negatif. Positif dan negatif adalah kenyataan yang tidak bisa dihapus. Jadi, sebelum energi perilaku negatif berkuasa di lingkungan kerja Anda, maka kendalikan mereka dan kecilkan pengaruh mereka di dalam organisasi. Jika perilaku negatif dibiarkan, mereka pasti melukai organisasi dan menjadi penghambat untuk mencapai kinerja terbaik. Fokuskan semua perhatian organisasi untuk menguatkan perilaku positif. Lakukan promosi secara terbuka dan terus-menerus agar perilaku positif menjadi kuat dan menguasai setiap inci di lingkungan kerja. Jangan membiarkan perilaku negatif berkutik dan menemukan jalannya di dalam organisasi untuk tumbuh.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

BERBICARA SEPERLUNYA DAN MENJAGA KEDAMAIAN HIDUP

“Pribadi yang damai selalu tenang dan diam, pribadi yang tidak damai selalu gelisah dan banyak berbicara.”~Djajendra

Menjaga ucapan positif berarti kita sudah turut menciptakan perdamaian hidup. Ucapan kita yang buruk dapat memancing emosi marah orang lain dan berdampak pada timbulnya konflik. Ucapan yang buruk muncul dari pikiran yang buruk. Ucapan yang buruk muncul dari suara batin yang buruk. Kendalikan pikiran dan suara batin yang buruk agar mampu berkata-kata yang baik, serta berucap yang baik.

Kendalikan semua pikiran yang melihat sisi buruk orang lain. Pikiran yang suka melihat sisi buruk adalah pikiran yang sia-sia dan tidak berguna untuk kedamaian hidup. Pikiran yang suka melihat sisi buruk adalah pikiran yang membuat dirinya sendiri tidak damai. Ketika dirinya sudah tidak damai, maka dia tidak mampu memberikan hal-hal yang indah untuk orang lain.

Berbicara seperlunya saja. Tidak perlu berbicara yang tidak penting. Tidak perlu berbicara yang bisa menimbulkan perasaan tidak damai. Jadilah pribadi yang selalu memberikan kedamaian melalui sifat, perilaku, dan kata-kata. Jadilah pribadi yang kedamaian hidupnya timbul dari dalam diri sendiri, serta tidak tergantung pada hal-hal di luar diri. Jadilah pribadi yang setiap saat memilih untuk menjadi damai dalam segala situasi dan kondisi hidup.

Tenang dan diam di dalam kata-kata dan pikiran positif adalah emas. Merasa paling pintar dan merasa harus banyak berbicara adalah perbuatan yang merugikan diri sendiri. Hidup manusia untuk damai, bukan untuk banyak berbicara. Belajarlah untuk mendengarkan suara kehidupan. Belajarlah untuk mendengarkan suara hati. Belajarlah untuk hidup dalam keheningan. Keheningan dapat menghubungkan kita kepada kesadaran untuk menemukan arti hidup yang sebenarnya. Keheningan dapat menyembuhkan kita dari berbagai penyakit jiwa dan pikiran. Tenang dan terhubung dengan kecerdasan tertinggi alam semesta, sehingga mampu melayani hidup dengan kasih sayang.

Kedamaian hidup adalah harta terbaik yang kita miliki. Jiwa yang damai mampu menciptakan pengalaman hidup yang penuh sukacita. Jiwa yang damai mampu memberikan keindahan dan kebaikan bagi siapa pun. Jadi, jagalah ucapan dan kata-kata selalu positif. Lebih baik diam daripada berbicara yang menyakitkan orang lain. Lebih baik diam daripada berbicara yang merusak kedamaian hidup. Lebih baik diam daripada berbicara kosong dan tidak bermanfaat bagi siapa pun.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

JAGA UCAPAN DALAM KATA DAN NADA POSITIF

“Ucapan yang buruk dihasilkan dari pemikiran yang buruk. Ucapan yang buruk bisa melukai orang lain. Ucapan yang buruk bisa menciptakan banyak musuh. Jaga setiap ucapan dalam kata dan nada positif.”~Djajendra

Ucapan yang baik membantu kita mencapai keadaan damai dan bahagia. Ucapan kita yang baik menguatkan energi baik di alam kehidupan. Nada bicara yang sopan dan kata-kata positif menyatukan semua perbedaan. Bahasa bertujuan untuk membuat kita semua bersatu dalam pengertian dan kebersamaan. Komunikasi yang baik meningkatkan kualitas persaudaraan dalam kehidupan. Melalui nilai-nilai positif kita dapat memberikan pemikiran positif dan ucapan yang baik kepada orang-orang di sekitar kita. Kendalikan ego dan perasaan tinggi hati. Jangan mengganggu kedamaian hidup orang lain dengan kata-kata dan ucapan yang buruk.

Semua orang bisa berkata-kata dan berucap sesuka hatinya, tetapi jika tidak dikendalikan dengan etika dan moralitas, maka kekacauan dan ketidakamanan yang akan terjadi. Kesadaran untuk menjaga ucapan sangatlah penting. Ucapan yang baik bukan hanya milik orang bijak saja, tetapi haruslah menjadi budaya dan perilaku dari setiap orang. Ketika kita berucap dengan sopan dan berkata-kata positif, maka kita sudah berbuat baik untuk kedamaian hidup.

Walaupun kita memiliki pengetahuan yang tinggi, jika kita tidak mampu berucap dengan sopan dan berkata-kata positif, maka kita menjadi pribadi yang tidak berguna bagi kebaikan hidup. Pengetahuan yang baik memberikan pencerahan, sehingga kita memiliki kesadaran untuk menjalani hidup dengan energi positif. Kehidupan yang ideal dan harmonis tercipta dari kemampuan setiap orang untuk menjaga ucapan dan berkata-kata positif. Komunikasi dengan bahasa yang positif mengeluarkan energi positif di dalam kehidupan, sehingga perasaan damai dan tenang mampu meningkatkan kualitas hidup semua orang.

Walaupun ada perasaan berbeda, tetapi kemampuan menjadi toleran terhadap perbedaan sangatlah penting. Jiwa yang toleran mampu mengendalikan diri dan tidak akan berucap negatif tentang orang lain. Jiwa yang toleran selalu menyadari bahwa kedamaian batin dihasilkan dari kata-kata dan pemikiran positif. Jiwa yang toleran sangat menyadari bahwa kemanusiaan sifatnya abadi, sehingga tidak akan melukai siapa pun dengan ucapan dan kata-kata yang buruk.

Komunikasi yang baik tidak pernah merugikan siapa pun. Komunikasi yang baik mampu menjaga kebenaran selalu bersama kita semua. Komunikasi yang baik mampu mengubah pikiran negatif kita menjadi positif. Ucapan yang baik memberitakan perdamaian dan keharmonisan untuk hidup bersama. Ucapan dan kata-kata positif dapat membuat kita semua bahagia. Ucapan yang sopan dengan kata-kata positif membebaskan kita semua dari stres dan menciptakan kehidupan yang tenang. Ucapan yang sopan dan kata-kata positif memberikan efek positif pada kehidupan sosial.

Ketika seseorang terbiasa berucap tidak sopan dengan kata-kata negatif, maka dia sedang memisahkan dirinya dari kesatuan hidup. Dia sedang menciptakan realita untuk menjalani kehidupan yang tidak damai. Dia sedang menciptakan kehidupan yang membuatnya tidak pernah merasakan bahagia dengan kenyataan sehari-hari. Hidupnya selalu dengan prasangka buruk yang semuanya bersumber dari pemikiran buruknya. Jalan hidupnya selalu bertindak secara egois, sehingga dia terpisah dari orang lain.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJADI PRIBADI YANG TERKENDALI

“Pribadi yang tidak terkendali sangat mudah dipermainkan oleh emosi orang lain.”~Djajendra

Kehidupan sosial itu penting, tetapi semua hubungan dengan orang lain harus bersumber dari diri yang terkendali dan cerdas emosi. Ketika terjadi perang emosi dan kata-kata, jadilah terkendali, tunjukkan kedewasaan dan kesabaran. Jika Anda marah dengan sikap orang lain, tenangkan diri, dan untuk sementara jauhi orang tersebut. Tidak perlu mengeluarkan emosi dan kata-kata buruk untuk membalas sikap buruk orang lain. Jangan biarkan Anda terpancing dan mengeluarkan reaksi buruk. Jadilah terkendali, jadilah santai, dan tinggalkan suasana yang tidak aman tersebut.

Dalam situasi yang penuh emosi dan amarah, maka diam itu adalah emas. Jangan biarkan satu pun kata-kata buruk keluar dari mulut Anda. Kendalikan diri dan jadilah pemenang di dalam diam. Jangan pikirkan apa kata orang tentang Anda. Tidak penting memikirkan pendapat orang lain, yang penting Anda tetap tenang dan tidak menyinggung atau melakukan tindakan yang memancing reaksi negatif dari pihak mana pun. Mungkin Anda terluka atau kecewa, kuatkan hati dan tetaplah tersenyum sambil meninggalkan suasana yang tidak baik tersebut.

Hidup ini bukan tentang kalah dan menang, tetapi tentang belajar dan pengalaman. Jadi, tidak perlu terlalu terobsesi untuk menang dalam sebuah masalah atau persoalan hidup. Biarkan persoalan itu terselesaikan dengan baik pada waktunya. Mungkin pada saat sekarang tingkat emosi masih tidak stabil, semua pihak menganggap dirinya yang paling benar dan tidak mau mengalah demi kebaikan. Dalam situasi yang sulit menciptakan perdamaian, maka membatasi diri pada reaksi yang ekstrem adalah pilihan terbaik. Tindakan terbaik saat diri dalam marah adalah tidak mengeluarkan reaksi apa pun.

Ketika suara hati mendorong Anda dengan emosi untuk membalas perbuatan tidak baik,  gunakan akal sehat dan kendalikan suara hati tersebut. Bebaskan diri dari semua kepentingan dan tingkatkan kesadaran untuk tetap tenang. Jangan menyebabkan diri Anda menjadi penyebab kerusakan sebuah hubungan. Ketika keburukan dibalas dengan keburukan, maka kerusakan dalam hubungan tersebut akan sulit diperbaiki untuk selamanya. Jika dalam jangka panjang tidak ada yang merasa bersalah, maka hubungan tersebut secara perlahan-lahan akan tergelincir ke dalam konflik abadi. Setiap saat luka lama akan muncul untuk menghambat hubungan baik.

Pengendalian diri bukan berarti Anda takut berhadapan dengan orang lain. Ini adalah tentang kehebatan Anda untuk tetap tenang dan sabar di saat orang lain tidak terkendali. Saat Anda tenang dan sabar, Anda bisa berpikir jernih untuk mengambil keputusan terbaik. Keputusan terbaik adalah mengarahkan pikiran ke tempat-tempat terindah, dan menjauhkan pikiran dari wilayah konflik. Anda pun mampu dengan santai keluar dari pertengkaran dan lawan Anda tidak menemukan Anda untuk diserang dengan kata-kata buruk. Dalam situasi ini, lawan sudah tidak menemukan Anda di wilayah emosi negatif, Anda pun sedang menikmati keindahan di wilayah bahagia. Intinya, tidak perlu terpancing dengan sikap dan perilaku buruk orang lain. Jangan mau dikendalikan hidup Anda dengan karakter dan keputusan orang lain. Anda itu merdeka dan bebas untuk menikmati indahnya kehidupan. Hilangkan dirimu dari perangkap wilayah konflik, tingkatkan kesadaranmu untuk hidup bahagia.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

GOSIP ADALAH KOMUNIKASI JAHAT

“Tukang GOSIP adalah pribadi negatif yang hidupnya dipermainkan oleh persepsi jahatnya terhadap orang lain.”~Djajendra

Gosip adalah pembicaraan tidak baik yang disebarkan seolah-olah itu benar. Gosip adalah perbuatan buruk yang melukai kehidupan orang lain. Gosip adalah komunikasi jahat yang menceritakan hal-hal tidak benar tentang sebuah situasi atau orang lain. Gosip diproduksi oleh orang-orang yang di dalam dirinya penuh dengan energi negatif. Gosip adalah sumber konflik dan menghilangkan rasa damai dalam kehidupan. Jika gosip dibiarkan terus di tengah kehidupan Anda, maka gosip tersebut akan mengarahkan kehidupan Anda dan lingkungan Anda pada kerusakan total. Akibatnya, lingkungan kehidupan Anda penuh dengan masalah, konflik, saling curiga, saling berprasangka, saling tidak percaya, dan akhirnya semua pihak akan menderita.

Gosip itu seperti menghancurkan orang lain untuk mencapai tujuan diri sendiri. Padahal, gosip itu tidak hanya menghancurkan orang lain, juga akan menghancurkan diri sendiri. Karena gosip adalah sebuah pembicaraan dengan niat buruk, maka gosip akan merugikan semua pihak yang terlibat. Tidak ada kebaikan di dalam gosip. Orang yang menciptakan gosip tidak akan pernah damai hidupnya. Orang yang mendengarkan gosip akan terinfeksi energi negatif. Orang yang kena gosip akan sedih dengan cerita yang tidak benar tersebut. Intinya, gosip adalah komunikasi jahat yang menciptakan kehidupan konflik dan saling berprasangka buruk.

Seseorang menjadi tukang gosip karena dia tidak memiliki kepribadian yang baik untuk membangun hubungan baik dengan orang lain. Sifat cemburu, iri hati, dengki, kesal, dan marah adalah energi negatif yang bisa mendorong seseorang untuk menyebarkan gosip. Ketika semua sifat buruk ada di dalam diri, maka diri tersebut tidak akan pernah menikmati kebahagiaan dan keindahan di dalam hidup. Dia hanya hidup untuk melihat kekurangan orang lain, menilai orang lain, menghakimi orang lain, dan fokusnya hanya mencari-cari keburukan untuk dibicarakan.

Tukang gosip adalah pribadi yang sudah kalah dengan hidupnya. Seseorang menjadi tukang gosip karena tidak mampu lagi untuk mengenal diri sejatinya. Tidak mampu menjaga dirinya dari pengaruh di luar dirinya. Dia gagal mengetahui siapa dirinya dan apa tujuan hidupnya. Dia gagal masuk ke dalam dirinya sendiri untuk menemukan kekuatan bagi kehidupannya. Dia hanya menjadi pribadi negatif yang hidupnya dipermainkan oleh persepsinya terhadap orang lain. Persepsinya itu juga bukan yang baik, tetapi persepsi buruk dengan prasangka-prasangka jahat.

Gosip adalah cara buruk untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Semua cara buruk dengan energi negatif tidak akan pernah memberikan kedamaian dalam hidup. Cara-cara buruk dan komunikasi jahat hanya menghasilkan kesuksesan tanpa kebahagiaan. Keberhasilan dari sisi materi tidak akan pernah dilengkapi dengan kedamaian dan kebahagiaan. Semua cara yang buruk hanya menjadikan hidup seseorang dalam rasa khawatir, penuh prasangka, dan curiga. Tidak ada kebaikan yang dihasilkan dari energi negatif.

Kebahagiaan dan kedamaian hidup hanya dihasilkan oleh orang-orang yang menjalani kehidupan dengan energi positif. Artinya, tidak pernah ada gosip dalam kehidupan orang-orang damai. Kebahagiaan dan kedamaian hidup membutuhkan cahaya yang menerangi diri terdalam, sehingga fokus dan perhatian seratus persen ke dalam diri sendiri. Jadi, hidup ini pilihan. Jika hidup Anda ingin bahagia dan damai, maka Anda harus menguatkan diri sendiri dengan energi positif, dan tidak boleh mengenal gosip. Jangan pernah memberikan perhatian terhadap gosip. Jangan pernah membiarkan gosip dalam ingatan Anda. Gosip adalah racun yang sangat merusak kedamaian hidup.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com