MELAKUKAN PEKERJAAN YANG DITUGASKAN DENGAN DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB

“Kita harus sadar dan mengerti bahwa tugas yang diberikan kepada kita adalah kinerja dan prestasi yang diharapkan dari tugas kita itu.”~Djajendra

Pekerjaan yang kita lakukan haruslah dalam konsep holistik. Kita harus mampu melihat ke semua tanggung jawab. Kita harus mampu dan ikhlas untuk menjalankan proses kerja dengan benar dan etis. Kita harus sadar bahwa pekerjaan kita merupakan bagian penting dari seluruh perjalanan keberadaan kita. Kesadaran kita untuk bekerja dan melayani sistem kerja dengan disiplin, patuh, taat, pengabdian total, pelayanan sepenuh hati, dan mengikuti semua perubahan dengan cerdas, adalah tugas yang bersifat pribadi di tingkat kesadaran diri. Jadi, sangat penting bagi kita untuk benar-benar fokus melakukan pekerjaan yang ditugaskan. Kita juga harus menyiapkan mental, moralitas, kualitas, dan kompetensi untuk dapat berubah dari waktu ke waktu. Apa pun situasi dan kondisi yang harus dihadapi, kita siap dan mampu melakukannya dengan totalitas kita dan kualitas tinggi.

Kita semua terkait dalam kolaborasi dan komitmen yang tulus dari keberadaan kita untuk menjalankan tugas dengan totalitas. Pekerjaan kita bersifat pribadi di bidang tugas yang menjadi tanggung jawab kita. Karena bersifat pribadi, maka kita harus mampu menciptakan etos dari budi luhur dan moralitas kita yang berkualitas tinggi. Sifat pribadi tersebut membuat kita mampu mengambil tanggung jawab penuh atas hal-hal yang ditugaskan kepada kita. Kita harus sadar dan mengerti bahwa tugas yang diberikan kepada kita adalah kinerja dan prestasi yang diharapkan dari tugas kita itu. Dalam menjalankan tugas, kita harus sadar bahwa semua stakeholder saling berhubungan dan memiliki kepentingannya masing-masing. Kesadaran kita bahwa setiap orang di lingkungan kerja saling bergantung dengan orang lain, membuat kita harus lebih meningkatkan kualitas empati dan toleransi agar semua tantangan dan masalah dapat diselesaikan secara cerdas dan bijak.

Sekarang ini, bukan jaman-nya lagi mengejar kepentingan diri sendiri, siapa pun yang hanya sibuk mengurusi ambisi dan nafsunya dijamin gagal. Mengejar ambisi dan nafsu pribadi sudah ketinggalan jaman, dan juga sudah tidak realistis dalam jaman informasi dan perubahan yang cepat ini. Kita sedang berada dalam jaman kolaborasi dan hidup bersama untuk mencapai prestasi terbaik. Semua kekuatan harus bersatu dalam kolaborasi, saling mengerti, memiliki empati, memiliki toleransi, memiliki kedamaian hati, kasih sayang, perhatian, keadilan yang lebih bijaksana, kreativitas, inovasi, serta menjadi tim kerja yang solid dari kerendahan hati dan kepercayaan diri yang konsisten.

Etika berorganisasi dan etika bekerja sama harus betul-betul diperkuat untuk membantu mengatasi perpecahan dan prasangka buruk di lingkungan kerja. Kita membutuhkan etika berorganisasi yang dapat menerima perbedaan dan keragaman sebagai kekuatan untuk menjadi lebih baik. Budaya organisasi yang kuat dan siap dalam perubahan akan sadar untuk menanamkan nilai-nilai, seperti: keadilan, perhatian, kepedulian, toleransi, kedamaian, kasih sayang, pengampunan; serta meningkatkan pembelajaran organisasi dalam bidang etis, emosional, hati nurani, kesadaran, kecerdasan sosial, dan pikiran positif. Jadi, organisasi masa depan pasti sudah mulai mendidik sumber daya manusianya dalam memperkuat nilai-nilai positif yang memampukan seseorang, untuk bangkit dari dalam dirinya sendiri saat menghadapi tantangan dan kehilangan arah.

Lingkungan kerja masa depan adalah yang penuh dengan toleransi, cinta, hati yang peduli, dan rasa kesatuan untuk bersama-sama membangun prestasi dan kinerja terbaik. Tidak ada lagi kata-kata kasar, tidak ada lagi pikiran buruk, tidak ada lagi perbuatan atau tindakan yang kurang etis. Semua orang akan sadar untuk tumbuh dan berkembang melalui gagasan dan dialog yang saling membangun. Tidak ada lagi kebencian, tidak ada lagi kekerasan, tidak ada lagi konflik, yang ada hanya bersatu dalam kedamaian untuk mencapai kinerja dan prestasi terbaik. Jadi, semua orang perlu meningkatkan dan menerapkan etika dalam segala hal yang dilakukan. Jika semua orang di lingkungan kerja mulai bekerja, berpikir, dan berkata-kata dalam perilaku etis; maka kerja sama dan kolaborasi akan menguat di dalam kegembiraan kerja. Pada akhirnya, kesadaran akan muncul bahwa kemajuan dan sukses itu tidak dihasilkan dari kompetisi, tetapi dari kolaborasi yang tulus dan sepenuh hati.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

HIDUP BUKAN KOMPETISI, TAPI KOLABORASI

“Perjuangan untuk bertahan hidup bukanlah dengan persaingan, tetapi dengan kolaborasi dan kerjasama dari hati yang paling tulus.”~Djajendra

Kita tidak perlu bersaing dengan siapa pun, yang kita perlukan adalah bekerja sama dan bersatu dalam kolaborasi. Setiap orang memiliki keunikan dan bakat yang tidak dimiliki yang lain. Setiap orang diciptakan Tuhan untuk berguna dalam hidup ini. Setiap orang ada untuk membangun kehidupan yang lebih baik melalui perubahan yang abadi. Satu sama lain harus mampu menghadirkan dirinya yang rendah hati dan percaya diri untuk berinteraksi dengan yang lain. Intinya, kerjasama adalah jalan hidup manusia. Tanpa orang lain kita menjadi tidak bermakna, jadilah bagian dari kolaborasi yang alami dan damai.

Kesuksesan hidup kita sangat bergantung dari kemampuan kita melayani dan bekerja sama dengan banyak pihak. Perjuangan untuk bertahan hidup bukanlah dengan persaingan, tetapi dengan kolaborasi dan kerjasama dari hati yang paling tulus. Jika kita terus-menerus memiliki perilaku bersaing dan menganggap orang lain sebagai musuh, maka lama kelamaan kita akan kelelahan sendiri dan kalah sendiri. Kemenangan ada dalam kolaborasi dan kerja sama, jadi kemampuan untuk merangkul semua bakat dan potensi terbaik adalah keharusan dalam mencapai kemenangan.

Persaingan bukanlah jalan hidup para pemenang, tetapi pilihan dari orang-orang yang kalah. Kerja sama dan kolaborasi dari integritas yang tinggi mampu mewujudkan yang terbaik dalam kehidupan manusia. Tidak ada kekuatan yang mampu mewujudkan kemenangan selain dari kolaborasi bakat dan potensi yang siap menang. Keunggulan sudah ada dalam diri setiap orang, sekarang yang diperlukan adalah kesadaran dan sifat rendah hati agar keunggulan itu dapat dikolaborasikan untuk mencapai impian tertinggi.

Hidup bukanlah tentang menang dan kalah, tetapi bagaimana kita bisa mengendalikan keegoisan kita dan meningkatkan kesadaran bahwa bersama-sama kita lebih mampu dan lebih kuat. Jika dalam kolaborasi kita berusaha dan berjuang untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, maka semua bakat dan potensi dalam kolaborasi tersebut mampu memberikan kontribusi dalam mencapai sesuatu yang terbaik. Kolaborasi tidak ingin ada yang kalah, tetapi semua merasa sebagai pemenang.

Persaingan yang terlalu serius mengakibatkan orang-orang mengabaikan etika dan keharmonisan sosial. Semua orang yang bersaing hanya memikirkan dengan cara apa pun harus mengalahkan lawan, tidak ada pikiran positif dan niat baik untuk bersaing dengan perilaku etis. Hal ini berdampak buruk terhadap integritas dalam kehidupan sosial. Pada akhirnya membahayakan kehidupan setiap orang, sebab kedamaian dan keamanan akan berkurang, dan juga keadilan menjadi sesuatu yang lebih mahal dari hasil yang didapatkan melalui kompetisi tanpa etika.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN HUBUNGAN KERJA YANG PRODUKTIF DAN KOMPAK

“Kita semua hadir ke dalam lingkungan kerja, untuk mengisi energi positif dan produktif, dalam setiap proses kerja yang saling bergantung dan mendukung.”~Djajendra

Hubungan kerja yang harmonis, kompak, dan produktif itu sangat penting agar setiap orang mampu merasakan kebahagiaan dalam lingkungan kerja. Persoalan utama dalam hubungan kerja adalah ego masing-masing orang yang tidak mau menghargai kualitas dan kepribadian dari orang lain. Pada umumnya, orang merasa sangat sulit untuk memberi respek dan pujian yang tulus kepada sesama rekan kerja. Demikianlah keadaan dari hubungan kerja di semua lingkungan kerja, sehingga keharmonisan dalam hubungan kerja sangat sulit diwujudkan.

Ketika kita melepaskan keegoisan kita, sebagai hasilnya kita menerima kebahagiaan dan keharmonisan. Kebaikan dan integritas kita di setiap situasi dan keadaan kerja memberikan keharmonisan dan keindahan. Jika kita sadar bahwa setiap orang dalam lingkungan kerja kita adalah satu dengan diri kita, maka empati kita tidak akan menyakiti orang lain, tidak akan merugikan orang lain, dan tidak akan membuat kesedihan bagi orang lain. Empati kita mampu menciptakan kebaikan untuk membantu orang lain melalui kontribusi kerja yang produktif dan penuh kualitas terbaik.

Keberadaan manajemen dalam lingkungan kerja dimaksudkan untuk menumbuhkan perdamaian dan rasa persatuan di antara stakeholders. Setiap individu dan kelompok menjadi alat bagi manajemen dalam menyebarkan energi positif dan produktif. Jika manajemen mematuhi prinsip-prinsip dasar manajemen dengan pikiran dan hati yang bersih, maka manajemen mampu membangun jalan menuju keharmonisan kerja yang produktif dan kreatif.

Setiap orang sebagai bagian dari diri kita sendiri. Kemampuan untuk merasakan apa yang dikerjakan oleh semua pihak sebagai milik kita sendiri, semangat yang intens untuk membantu proses kerja, serta membangkitkan diri sendiri agar berkontribusi secara optimal, haruslah menjadi realitas sehari-hari di tempat kerja.

Tujuan utama dari sebuah lingkungan kerja adalah meningkatkan kinerja, merawat keharmonisan, mengatasi keegoisan kita, melayani dengan hati yang ikhlas dan tulus, mencintai pekerjaan dan memperlihatkan prestasi, menumbuhkan nilai-nilai sopan santun dan etika, serta membangkitkan motivasi dan energi positif dari dalam diri untuk menjawab tantangan dan masa depan.

Kesadaran hati dan ketenangan pikiran mampu membawa diri kita ke kedalaman diri sendiri, dan jauh di lubuk hati kita ada suara hati yang mengerti tentang kebenaran sejati. Kebenaran sejati adalah kita bertanggung jawab untuk menemukan keindahan, kedamaian, cinta, prestasi, kebahagiaan, energi kreatif, rasa syukur, empati, dan integritas yang ada di dalam diri kita sendiri. Dan, kita harus yakin bahwa semua yang kita miliki itu ada juga di dalam diri setiap orang yang bekerja sama dengan kita di tempat kerja.

Setelah kita menemukan kualitas kita dari ke kedalaman diri sendiri. Pekerjaan selanjutnya, kita harus mampu menghubungkannya dengan kualitas orang lain. Inti dari proses kerja adalah terhubungnya kualitas dari masing-masing orang melalui kolaborasi yang ikhlas. Pengendalian diri menambah nilai positif bagi setiap orang saat membangun hubungan kerja yang harmonis dan produktif. Semua rintangan dan hambatan, baik pada tingkat pemikiran maupun tingkat perasaan, haruslah diselesaikan melalui kesadaran dan kecerdasan yang tercerahkan.

Mengenal diri sendiri secara baik menjadi sangat penting untuk membangun hubungan kerja yang harmonis, produktif, dan kompak. Jika kita sudah tahu siapa diri kita yang sesungguhnya, maka hubungan kita dengan siapa pun terbangun di atas fondasi yang sangat kuat oleh kepercayaan diri kita. Energi positif di dalam diri kita mampu memfokuskan kekuatan dan kepercayaan diri kita dalam hubungan yang produktif. Kita tidak akan memfokuskan perhatian pada kelemahan orang lain, tetapi memfokuskan pada kekuatan orang lain dan membantu orang lain agar kelemahan mereka dapat diatasi oleh kekuatan dirinya sendiri. Energi positif dan kepercayaan diri kita tidak lagi menilai dan menghakimi orang lain secara negatif. Kita memiliki kualitas diri yang hebat untuk menemukan kualitas yang hebat pada diri setiap orang. Kualitas dari diri yang asli dan unik sudah ada di dalam diri setiap manusia. Jika semua kebaikan dari ke kedalaman diri sendiri saling terhubung dengan ke kedalaman diri masing-masing orang, maka prestasi dan kinerja terbaik menjadi sesuatu yang mudah untuk diwujudkan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KERJA SAMA TIM MEMBUTUHKAN KUALITAS DIRI YANG MUDAH TERHUBUNG DENGAN KUALITAS ORANG LAIN

“Jangan pernah melakukan pekerjaan dengan memfokuskan energi Anda pada kelemahan orang lain.”~Djajendra

Dalam kerja sama tim, Anda tidak boleh memfokuskan energi Anda pada kelemahan dan kekurangan anggota tim yang lain. Kerja sama diperlukan karena tidak seorang pun memiliki kualitas dan kemampuan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. Sikap rendah hati dan saling menghormati satu sama lain merupakan fondasi untuk kerja sama tim yang solid. Setiap anggota tim harus tampil penuh gairah dalam sikap rendah hati untuk menyelesaikan porsi tugasnya dengan sempurna. Jangan pernah merendahkan atau meremehkan siapa pun dalam sebuah kerja sama tim. Sekecil apa pun kontribusi seorang anggota haruslah dihargai dengan baik.

Kerja sama berarti Anda mampu menghargai kualitas dan kemampuan dari orang-orang yang bekerja sama dengan Anda. Hubungan dalam kerja sama tim membutuhkan kedewasaan sikap dan mental. Empati, toleransi, kepedulian, perhatian, dan sikap proaktif untuk menolong harus menjadi bagian dari etos kerja tim. Menjadi diri sendiri yang unik dan jujur akan memudahkan Anda untuk terhubung dengan anggota yang lain. Kesadaran untuk terus-menerus meningkatkan kualitas diri menjadikan Anda mudah, atau tanpa upaya apa pun, Anda mampu terhubung dengan kualitas dan kemampuan yang sama pada anggota tim yang lain. Anda yang terlatih dalam energi positif mudah menemukan kekuatan untuk melakukan hal-hal terbaik di dalam kerja sama tim. Energi positif yang kuat di dalam diri Anda menjadikan Anda tidak lagi menghakimi kekurangan, kelemahan, dan perilaku negatif anggota tim yang lain.

Setiap anggota tim memiliki keunikan, kualitas, kemampuan, dan keberanian untuk bertindak. Ketika setiap anggota tim bekerja dari kesadaran untuk menunjukkan kualitas etos terbaik, maka aliran kerja dalam kerja sama tim menjadi sangat lancar dan cepat. Ketenangan dan kesabaran dalam kerja sama tim menambah nilai positif dan kedalaman yang luar biasa bagi hubungan kerja yang harmonis. Hal ini juga membawa kedekatan dan kekompakan di dalam tim. Jika seluruh anggota tim berada dalam energi positif dan satu persepsi, maka semua rintangan dan hambatan, baik pada tingkat perilaku maupun tingkat mental tidak akan mengganggu pencapaian kinerja terbaik. Kesadaran dan gairah kerja yang hebat mampu menyatukan semua anggota tim menjadi solid dalam dimensi fisik dan mental.

Kenali diri sendiri dengan sebaik mungkin. Jika Anda sudah mengenali siapa diri Anda yang sebenarnya, maka hubungan Anda tidak akan dangkal dalam tim. Anda yang mengenal siapa Anda, mampu membangun kualitas diri sebagai fondasi yang kuat untuk hubungan kerja yang harmonis dan solid. Anda pun akan memiliki kepercayaan diri untuk mengambil tanggung jawab penuh atas tugas yang menjadi porsi Anda, dan tidak lagi suka menyalahkan anggota tim yang lain. Mengenal diri sendiri berarti pergi ke kedalaman diri sendiri; jauh di lubuk hati menemukan etos kerja terbaik; menemukan kebaikan, kedamaian, kebahagiaan, cinta, dan kualitas yang ada di dalam diri untuk diekspresikan dalam kerja sama tim. Anda akan menyadari bahwa semua keindahan dan kebaikan yang ada di dalam diri Anda, juga ada di dalam diri setiap anggota tim yang lain. Jadi, kesadaran Anda akan memudahkan Anda untuk melakukan kerja sama dengan siapa pun dalam keharmonisan dan kegembiraan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

BEKERJA DALAM TIM

“Membangun dan membentuk tim kerja yang kuat bukanlah pekerjaan satu kali, tetapi merupakan pekerjaan setiap hari yang harus dikoordinasikan oleh kepemimpinan yang kuat.”~Djajendra

Tidak mungkin kita bisa menyelesaikan sendiri sebuah pekerjaan. Kita membutuhkan orang lain untuk melengkapi apa yang kita kerjakan. Sudah menjadi takdir manusia untuk saling membutuhkan dalam pekerjaan yang dilakukan. Pekerjaan terbaik dihasilkan ketika kita mampu saling mempercayai satu sama lain dalam setiap proses kerja. Kehebatan individu membutuhkan kehebatan tim agar individu tersebut dapat menghasilkan prestasi terbaik.

Apa pun pekerjaan yang kita lakukan, kita harus memiliki kemampuan untuk bekerja bersama siapa pun dan dimanapun. Kita harus bisa mengatasi semua hambatan yang menghalangi kita untuk bekerja bersama banyak orang. Kita harus bisa beradaptasi untuk mendengarkan pengertian yang berbeda, persepsi yang tidak sama, kepentingan, dan dinamika tertentu saat kita bekerja bersama orang lain. Ketika kita mampu mendengarkan dan memahami orang lain, maka kita bisa selalu akur satu sama lain dan tidak akan pernah terjebak dalam konflik perbedaan.

Kekompakkan bersama dalam setiap proses kerja menciptakan iklim kerja yang menyenangkan. Iklim kerja yang menyenangkan berdampak positif pada peningkatan kualitas budaya organisasi dan produktivitas kerja setiap orang, sehingga semua target dan tujuan dapat dicapai dengan kinerja terbaik. Hal ini juga berdampak positif pada kebahagiaan kerja dan pencapaian kinerja terbaik.

Setiap individu di dalam tim harus memiliki keterampilan dan cara melakukan yang terbaik. Sebab, dalam sebuah tim yang unggul dibutuhkan keterampilan, pengetahuan, kemampuan, dan keunikan untuk saling melengkapi satu sama lain. Intinya, setiap anggota tim haruslah terdiri dari orang-orang cerdas dengan kualitas kerja yang tinggi, sehingga mereka bisa menjadi individu-individu yang hebat di dalam kerja bersama, untuk menyelesaikan tugas dengan cara yang kohesif.

Membangun dan pembentukan tim yang produktif haruslah dilakukan dengan sepenuh hati. Semua perbedaan dilebur ke dalam satu visi dan satu budaya kerja bersama. Ketika semua orang sudah dilebur ke dalam satu visi dan satu budaya kerja bersama, maka upaya untuk meningkatkan hubungan kerja yang saling pengertian antara anggota tim dapat dilakukan dengan mudah. Jelas, semua ini menjadi tanggung jawab dari kepemimpinan di perusahaan. Kepemimpinan secara kolektif harus sadar dan mau melakukan kegiatan pembentukan tim secara terus-menerus. Membangun dan membentuk tim kerja yang kuat bukanlah pekerjaan satu kali, tetapi merupakan pekerjaan setiap hari yang harus dikoordinasikan oleh kepemimpinan yang kuat.

Setiap anggota dalam tim kerja harus diberikan pemahaman yang jelas tentang peran mereka di dalam tim. Ketika setiap individu mengerti pekerjaannya dengan baik, maka mereka mampu memberikan kontribusi terbaik dalam pencapaian tujuan tim. Jadi, apa pun proyek atau tugas yang diberikan kepada sebuah tim, jika setiap anggotanya berkualitas hebat dan mengerti peran mereka masing-masing, maka tim tersebut akan menghasilkan prestasi dan kinerja terbaik.

Kekompakkan tim haruslah didasarkan pada kualitas individu yang cerdas, kreatif, disiplin, bertanggung jawab, mampu melakukan perannya dengan baik, dan selalu menjadi satu kesatuan yang solid di dalam kerja tim. Setiap anggota wajib memiliki antusiasme yang tinggi untuk bekerja fokus pada tujuan dan kesepakatan bersama. Setiap anggota tim harus menjadi spesialis terhadap apa yang mereka kerjakan, dan merasa memiliki tanggung jawab penuh terhadap tujuan dari pekerjaan yang dilakukan. Setiap anggota tim harus sadar bahwa dirinya masing-masing merupakan bagian penting dari sebuah tim, sehingga mampu mengendalikan ego untuk bisa melebur dalam jiwa tim yang kuat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

 

MENDUKUNG SATU SAMA LAIN UNTUK KERJA TIM YANG LEBIH BAIK

“Kekuatan kolektif di dalam tim tidak terkalahkan dan selalu mewujudkan kemenangan bagi tim.”~Djajendra

Dalam sebuah tim; ada banyak karakter orang, ada banyak tantangan, ada banyak perbedaan, dan kadang ada banyak pertengkaran. Biasanya, sebuah tim yang hebat selalu sadar akan dinamika dan perbedaan. Oleh karena itu, mereka fokus untuk mempersatukan keseluruhan menjadi satu kekuatan. Perbedaan, pertengkaran, marah, dan tantangan, tidak akan menjadikan tim yang hebat itu lemah dan tak berdaya. Sebaliknya, semua itu merupakan kekuatan untuk mempersatukan diri di dalam interaksi dan komunikasi yang lebih efektif dan positif.

Kesadaran dan komitmen yang utuh di dalam tim menjadikan setiap individu mampu meninggalkan ego pribadi untuk memperkuat kebutuhan tim. Setiap anggota tim mampu bekerja di lingkungan kolektif dengan tenang dan fokus untuk mencapai kinerja terbaik. Kepercayaan, kerendahan hati, empati, toleransi, dukungan, bantuan, dan pertolongan adalah kata-kata yang menjadi perilaku sehari-hari dari tim yang hebat.

Semua anggota tim memiliki mental positif dan kecerdasan untuk berkomunikasi secara positif. Mereka membimbing dan memotivasi satu sama lain menuju pencapaian terbaik. Semua orang sadar bahwa secara individu mereka unik dan memiliki potensi hebat, tetapi untuk mencapai yang terbaik mereka harus menjadi satu yang utuh agar semua keunikan dan potensi terbaik itu bisa terakumulasi menuju prestasi. Mereka sadar untuk saling percaya dan saling peduli di sepanjang proses kerja. Kepercayaan menyatukan setiap jiwa untuk menyelesaikan tugas dan tanggung jawab dengan sepenuh hati.Kepercayaan diantara anggota tim mampu meningkatkan kekuatan untuk mengatasi rintangan dan tantangan, sehingga mereka mampu mengalirkan proses kerja tanpa benturan kepentingan yang berpotensi merusak kinerja.

Setiap anggota tim mendukung satu sama lain untuk kerja tim yang lebih baik. Mereka sadar bahwa kekuatan kolektif tidak terkalahkan dan selalu mewujudkan kemenangan bagi tim. Kesadaran kolektif menjadikan setiap anggota tim bersikap positif, rendah hati, bersikap jelas mengenai standar kerja, bersikap optimis, bersikap adil, dan selalu saling percaya satu sama lain. Mereka juga tidak pernah berhenti atau pun menyerah saat rintangan tersulit menghadang perjalanan sukses mereka. Setiap anggota hadir dengan energi positif untuk bekerja dengan sukacita, penuh percaya diri, gembira, berani, serta melakukan tugas dan tanggung jawabnya dengan sepenuh hati.

Persatuan dan kesatuan diantara anggota tim adalah kekuatan yang muncul dari kesadaran hati nurani. Setiap anggota tim sadar untuk terlibat sepenuhnya dalam tujuan bersama menuju kemenangan. Mereka hadir untuk saling mendukung dan memberikan kontribusi terbaik. Setiap proses menuju tujuan menjadi wilayah perjuangan dan kerja keras bagi anggota tim. Menjadi semakin kuat dengan kekuatan bersama adalah tujuan keberadaan anggota tim.

Menjadi bagian dari tim yang hebat berarti menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar dari diri sendiri. Pekerjaan bersama menghasilkan karya yang tidak mungkin dihasilkan oleh satu orang. Jadi, kerja tim adalah kerja kolektif yang menghargai kerja setiap individu. Kerja tim adalah kerja yang menghormati dan menerima pembagian kerja dengan sepenuh hati. Kerja tim adalah kerja bersama untuk menghasilkan prestasi bagi kemenangan bersama.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email:training@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN TIM SUKSES YANG TIDAK MUDAH TERPROVOKASI OLEH ISU NEGATIF

“Bersatu berarti bekerja untuk menang dan terbelah dalam konflik hanya sedang bekerja untuk kalah.”~Djajendra

Tim sukses adalah kumpulan individu-individu terbaik yang berkomitmen mengatasi rintangan dan mewujudkan kemenangan. Konflik dan pertengkaran di dalam proses kerja tim selalu diminimalisir melalui kesadaran dan kedewasaan sikap dari masing-masing individu. Setiap anggota tim sukses memiliki jiwa yang tenang dan sabar untuk tidak melibatkan diri mereka dalam konflik dan pertengkaran. Mereka fokus untuk mencapai kemenangan, serta tidak pernah membuang-buang waktu dan energi untuk urusan saling memecah-belah atau pun saling menjatuhkan. Mereka sadar bahwa bersatu berarti bekerja untuk menang dan terbelah dalam konflik hanya sedang bekerja untuk kalah.

Apa pun isu negatif yang mencoba menjatuhkan tim sukses, maka dengan kesadaran dan kepercayaan diri, setiap individu semakin memperkuat persatuan dan kesatuan diantara mereka untuk fokus pada tujuan. Setiap individu sadar bahwa yang bisa mengalahkan mereka hanya diri mereka sendiri. Oleh karena itu, mereka memiliki disiplin dan kerja keras yang hebat untuk membangun energi positif di dalam diri mereka. Mereka menyadari bahwa setiap tujuan memiliki kompleksitas dan memerlukan kreatifitas untuk menyederhanakannya. Mereka juga sadar bahwa tidak semua individu memiliki semua keterampilan yang dibutuhkan untuk menuntaskan kompleksitas tujuan. Mereka percaya bahwa setiap orang memiliki keunikan dan keterampilan yang berbeda, sehingga kerja tim sukses menjadi saling tergantung satu sama lain, dan jelas ego pribadi tidak mungkin bisa menyelesaikan tugas-tugas yang memiliki kompleksitas. Kesatuan dan persatuan yang kuat dalam tim sukses adalah modal awal untuk meraih kemenangan.

Fondasi pembentukan tim sukses memerlukan kesadaran, niat tulus, keikhlasan hati untuk saling membantu, komunikasi dan interaksi yang dari pikiran positif, motivasi dan gairah untuk berhasil, tujuan yang disepakati bersama, perilaku kreatif untuk menemukan solusi terbaik, memahami kekuatan dan keunikan individu, serta bermental pemenang dan tidak pernah menyerah saat menghadapi situasi atau peristiwa tersulit.

Tim sukses adalah kumpulan para pejuang yang selalu sadar untuk menggunakan keahlian setiap orang dalam mencapai kemenangan. Setiap individu sadar bahwa mereka hanya bisa melakukan sedikit saja, sehingga diperlukan bantuan dan pertolongan dari banyak orang untuk bisa memenangkan tujuan. Setiap individu di dalam tim sukses selalu belajar untuk saling mengenal satu sama lain. Semua yang dimulai sebagai kesepakatan ekonomi atau bisnis, sekarang di dalam tim sukses berubah menjadi pengabdian yang taat dari hati yang tulus dan penuh tanggung jawab. Di setiap tahap, tim sukses fokus untuk membawa setiap individu bersamanya. Setiap individu memberikan pelayanan sepenuh hati dan kualitas kerja yang produktif dengan kinerja terbaik.

Tim sukses yang baik memiliki kesadaran yang tinggi untuk menjalin hubungan kerja yang profesional dengan setiap anggota tim. Ketika sebuah tim terjalin dengan baik dan profesional, maka setiap hambatan bisa diatasi atau dikelola dengan cepat. Sebaliknya, tim yang terus-menerus bertengkar di dalam konflik, hanya sedang menjatuhkan diri mereka masing-masing sambil merusak produktivitas dan kinerja. Dalam sebuah tim sukses yang hebat tidak ada perilaku yang saling meremehkan, tetapi hanya ada perilaku yang saling menguatkan. Bila perilaku saling meremehkan mendominasi energi tim sukses, maka para lawan atau pesaing akan tertawa gembira karena kemenangan mereka sudah semakin nyata.

Isu negatif adalah hasil dari pemikiran negatif yang muncul di dalam tim sukses. Tim sukses tidak boleh terprovokasi oleh isu negatif. Isu negatif akan memulai pertengkaran yang memanas dan saling merendahkan. Perilaku yang fokus pada kelemahan dan kekurangan diantara anggota tim sukses akan memancing reaksi negatif dan sikap bermusuhan satu sama lain. Bila energi negatif menguasai hati dan pikiran anggota tim, maka pemikiran balas dendam akan mendominasi sehingga permusuhan di dalam selimut tidak dapat dihindari. Jadi, ketika isu negatif muncul di dalam tim, segeralah imbangi isu tersebut dengan sikap dan cara berpikir positif. Tumbuhkan prinsip dan nilai-nilai positif untuk menangkal setiap isu negatif di dalam tim. Hadapi isu negatif dengan tenang, sabar, serta selalu menjaga ucapan dan kata-kata positif. Jangan menanggapi isu negatif dengan serius atau berkhayal tentang hal-hal negatif. Anda tidak perlu berimajinasi atau membangun perasaan-perasaan negatif untuk menghadapi isu negatif. Jangan pernah terprovokasi, tetaplah tenang dan sabar, lalu fokus untuk menyelesaikan semua rintangan dan tantangan dengan sikap baik yang rendah hati.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

MEMBAGI PEKERJAAN YANG BESAR DALAM DELEGASI YANG EFEKTIF

“Sebesar apa pun sebuah pekerjaan, sesulit apa pun sebuah pekerjaan; bila memiliki visi bersama, tujuan bersama, komitmen bersama, dan kerja keras bersama; maka, pekerjaan itu dapat diselesaikan dengan sempurna.”~Djajendra

Pekerjaan di dalam perusahaan atau instansi adalah pekerjaan yang dilakukan melalui visi bersama. Semua pegawai dan pimpinan yang berada di dalam struktur organisasi haruslah memiliki visi bersama dan bertindak sebagai anggota tim kerja yang solid. Tidak dibenarkan satu orang pun untuk berpikir di luar visi dan tujuan bersama. Setiap orang pastinya sudah memiliki misi melalui uraian tugas dan peran dalam tanggung jawab yang harus dilakoni. Jadi, masing-masing individu harus mampu menjalankan pekerjaan dan tanggung jawab dengan profesional dan sepenuh hati. Totalitas individu untuk melakukan pekerjaan secara berkualitas dan tepat waktu adalah kunci untuk menghasilkan hasil akhir terbaik yang diinginkan.

Di dalam perusahaan dan instansi, semua pegawai dan pimpinan adalah satu kesatuan yang saling terkait dan terhubung untuk menjalankan tugas bersama sesuai visi dan tujuan. Sebuah pekerjaan besar tidaklah mungkin bisa diselesaikan oleh satu orang ataupun sekelompok orang, tetapi oleh seluruh insan yang berada di dalam instansi dan perusahaan tersebut. Jadi, setiap orang di dalam perusahaan dan instansi adalah orang-orang yang sangat penting, walau pekerjaan yang dikerjakan itu terlihat tidak penting. Dalam hal ini, hubungan kerja yang saling menghormati dan saling menghargai secara profesional haruslah menjadi bagian dari tata krama kerja. Tidak boleh ada yang merasa lebih dari yang lainnya, sebab sesungguhnya setiap orang adalah bagian penting yang keberadaannya untuk melengkapi pekerjaan yang dilakukan oleh orang lain. Intinya, ketika semua orang bekerja dengan saling menghargai dan saling menghormati secara profesional, maka akan terbentuk kekuatan di dalam organisasi untuk menjalani tujuan bersama dan mampu melampaui semua rintangan yang tidak diinginkan.

Mendelegasikan pekerjaan adalah salah satu tugas manajerial yang sangat penting. Manajemen yang sehat dan kuat merupakan kekuatan untuk menyatukan semua orang dan menggerakan semua orang menuju visi bersama. Manajemen harus mampu membagi pekerjaan besar menjadi potongan-potongan kecil untuk diberikan kepada kelompok kerja (unit kerja) agar menyelesaikannya dengan berkualitas. Beban kerja kepada setiap individu ataupun unit kerja haruslah diperhitungkan secara profesional dan manusiawi. Daya tahan kerja yang optimal dari setiap individu harus menjadi perhatian yang serius. Jangan sampai beban kerja yang berlebihan membuat moral kerja menjadi rendah, sehingga kualitas yang diharapkan tidak terwujud.

Semua orang di tempat kerja saling berhubungan dan saling tergantung. Oleh karena itu, manajemen harus mampu membantu setiap insan di tempat kerja untuk bisa berpartisipasi dalam gerakan kerja yang menghasilkan kualitas terbaik. Dan, manajemen sendiri harus mampu menjadikan keberadaannya sebagai kekuatan dari sesuatu yang lebih besar yang ingin dihasilkan. Intinya, manajemen harus berfungsi dengan baik untuk membuat setiap insan di tempat kerja menjadi lebih fokus pada tujuan dan membangun kepercayaan pada bisnis.

Kehebatan manajemen untuk memecah tugas dan tanggung jawab di dalam uraian tugas yang jelas kepada setiap individu dan unit kerja adalah hal yang sangat penting. Mendelegasikan tugas dan tanggung jawab untuk dikerjakan dalam potongan-potongan yang lebih kecil akan membuat pekerjaan cepat tuntas dan kualitasnyapun dapat dikontrol. Perencanaan yang baik adalah perencanaan yang memahami cara mengeksekusi rencana tersebut melalui pendelegasian yang tepat. Manajemen harus mampu merencanakan semua tugas penting, lalu semua tugas penting itu dibagi menjadi beberapa bagian, untuk dapat didelegasikan kepada orang-orang yang berkualitas dengan kompetensi yang tepat.

Memiliki visi bersama dan tujuan bersama di tempat kerja akan meningkatkan perasaan memiliki kekuatan bersama. Ketika semua pegawai dan pimpinan merasa memiliki kekuatan bersama untuk mewujudkan visi bersama, maka semua bagian-bagian terkecil dari pekerjaan yang dikerjakan tersebut dapat dituntaskan dengan sempurna. Perasaan memiliki kekuatan bersama memungkinkan setiap insan di tempat kerja untuk tampil lebih prima, sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan dengan kualitas dan tepat waktu.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivasi.com  atau www.djajendra-motivator.com

BEKERJASAMA DENGAN VISI DAN NILAI BERSAMA

“Setiap orang dalam tim merupakan bagian yang memberikan energi positif untuk menciptakan budaya kerja sama yang kuat.”~Djajendra

Merasa bersatu dan selalu satu persepsi adalah kekuatan yang paling penting dalam membangun kerja sama tim yang unggul. Setiap individu menjadi berharga ketika mampu membangun hubungan yang kuat dengan satu sama lain, dan bekerja untuk misi organisasi. Bekerja dengan visi dan nilai bersama merupakan fondasi untuk keberhasilan tim.

Bekerja dalam perusahaan berarti bekerja secara tim. Semua fungsi kerja dan individu harus mampu menggabungkan kompetensinya untuk menyatu dalam kerja sama. Tidak mungkin dalam kehidupan kerja dan bisnis semuanya dikerjakan oleh satu orang, diperlukan tim kerja yang andal dan berkualitas, agar bisa mencapai tujuan dan mengatasi semua hambatan tersulit. Prinsipnya, kerja bersama-sama lebih memudahkan pencapaian terbaik daripada kerja sendirian.

Hubungan kerja sama haruslah bersifat rasional dan diterima oleh akal sehat. Dalam hal ini, pimpinan harus mampu meningkatkan keterlibatan setiap individu secara rasional; mendorong motivasi individu untuk meningkatkan produktivitas; membangun hubungan antar pribadi yang solid dengan visi, nilai-nilai, dan persepsi yang sama; serta membangun jembatan untuk membuat setiap individu terhubung satu sama lain.

Diperlukan kesadaran individu untuk terhubung dan terikat dengan visi organisasi; terhubung secara produktif dan benar-benar bekerja keras untuk menciptakan kinerja tinggi; terhubung secara ikhlas dan sukarela untuk menjadi bagian dari keberhasilan tim. Dan semua ini merupakan tugas pemimpin untuk membangun kesadaran individu, lalu menyatukan mereka semua di dalam kekuatan tim yang solid dan unggul.

Keberhasilan organisasi bukan ditentukan oleh kehebatan individu, tetapi oleh kehebatan individu untuk bekerja dalam perasaan bersatu dan terhubung menjadi satu jiwa yang solid. Kekuatan persatuan dan merasa terhubung dalam satu hati di dalam tim, akan menjadikan kerja sama tim lebih kuat. Bersatu dan terhubung menjadi satu jiwa yang solid di dalam tim membutuhkan kemampuan untuk berpikir positif, mengelola ego, mengembangkan kerendahan hati, mengembangkan energi kolaborasi, berkomunikasi dan berkoordinasi secara produktif, berkomitmen menjaga kebersamaan, dan menyelesaikan konflik dengan bijak.

Setiap orang dalam tim merupakan bagian yang memberikan energi positif untuk menciptakan budaya kerja sama yang kuat. Menciptakan dan mengalirkan pola kerja sama dengan cara berbagi kompetensi, bersatu bersama nilai, berkomunikasi berdasarkan visi, dan selalu terhubung secara solid dalam situasi apapun.

Persahabatan dan perasaan senasib di sepanjang proses kerja akan menyatukan tim menjadi lebih solid. Tim yang menyatu selalu berhubungan erat dan memiliki empati dalam mencapai kinerja terbaik. Dalam hal ini, setiap individu akan menjadi kekuatan yang menyebabkan peningkatan kinerja dan produktivitas organisasi.

Kerja sama tim tidak selalu mudah, setiap hubungan berpotensi untuk saling bertentangan, dan berpotensi melalui pasang surut perjalanan bersama. Oleh karena itu, pemimpin harus selalu menciptakan suasana kerja yang optimis, penuh harapan, penuh kehangatan, dan memfasilitasi setiap individu untuk bersatu dan menyatu dalam visi organisasi. Di samping itu, pemimpin juga harus membangun budaya organisasi dan budaya kerja tim yang menciptakan kebahagiaan bersama.

Meningkatkan visi bersama tim dan meningkatkan budaya terhubung haruslah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Membangun ikatan kerja sama tim yang unggul dan menciptakan hubungan antar pribadi yang mau bekerja dalam keunggulan kompetitif, menjadi tugas penting dari pemimpin. Kebersamaan dalam kerja sama tim yang solid akan mengembangkan budaya kerja sama organisasi yang kuat. Pemimpin harus selalu hadir dan ada di dalam tim, serta membantu tim bergerak dengan produktif untuk mencapai misi organisasi.

Pemimpin harus mendengarkan pendapat setiap individu dan menyatukan mereka untuk mencapai tujuan besar organisasi. Nilai-nilai organisasi dikembangkan dan ditransformasikan menjadi energi etos kerja, dan memotivasi individu untuk beraktivitas sehari-hari di dalam tim yang berfondasikan nilai-nilai organisasi.

Visi dan nilai-nilai bersama haruslah menjadi energi untuk menyatukan dan menggerakan anggota tim. Setiap orang di dalam tim harus saling peduli satu sama lain. Pemimpin harus berkonsentrasi dengan sepenuh hati, untuk dapat merawat orang-orang agar selalu bersikap dan berperilaku sesuai nilai-nilai organisasi. Intinya, tim harus dijaga dan dirawat agar selalu menghasilkan keuntungan bagi organisasi.

Pemimpin bersama-sama setiap anggota tim harus jujur menilai diri sendiri dan berkomitmen penuh untuk menghasilkan kinerja terbaik. Dalam hal ini, integritas dan akuntabilitas harus dipromosikan dan dibuktikan oleh setiap orang melalui etos kerja.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KERJA SAMA YANG BAIK MEMUDAHKAN EKSEKUSI

“Tujuan tim kerja adalah menciptakan proses kerja yang terus berkembang, berinovasi, berubah, dan menciptakan kinerja terbaik.”~Djajendra

Struktur organisasi yang unggul dihasilkan dari kerja tim yang berkolaborasi dengan sempurna. Setiap fungsi dan peran benar-benar tersambung dari hati nurani masing-masing individu; tersambung dengan semua fungsi kerja; tersambung dengan proses kerja; dan tersambung dengan dunia di sekitar lingkungan kerja. Ini membantu setiap orang di tempat kerja untuk menyatu dan menjadi lebih kuat dalam mengeksekusi untuk hasil akhir terbaik.

Praktek kerja sama tim haruslah memberdayakan setiap individu untuk mengalami dirinya menjadi kita dan dunia di sekitarnya menjadi kita. Jadi, di tempat kerja, setiap individu tidak perlu menonjolkan aku, tetapi menyatu dengan rendah hati menjadi kita. Bila semua individu sudah bekerja dalam semangat kita, maka hati setiap individu lebih terhubung dan mendorong semuanya untuk berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih bahagia, lebih sehat, dan lebih berkinerja untuk semua orang.

Dalam perusahaan atau sebuah organisasi, semua orang adalah satu yang utuh dan terhubung, terikat satu sama lain untuk mencapai kinerja terbaik. Jadi, harus ada kesadaran individu untuk memberdayakan diri sendiri dan tim, serta melayani satu sama lain dengan etos kerja yang berkualitas. Dalam hal ini, setiap orang harus membantu dan membangun kekuatan kolaborasi melalui struktur organisasi, mencegah masalah pekerjaan dan hubungan antar pribadi, meningkatkan kualitas kinerja, meningkatkan aliran proses kerja, meningkatkan kontribusi pribadi dengan etos dan kompetensi terbaik, dan membantu meningkatkan kekuatan daya saing perusahaan.

Ketika setiap orang di tempat kerja memahami siapa dirinya dan siapa dirinya satu sama lain, mereka menjadi lebih mampu untuk mendukung semua rencana dan target. Mereka mampu berkontribusi dengan cara memberdayakan diri sendiri secara maksimal, sehingga memiliki kualitas yang andal untuk berkolaborasi dengan sempurna. Di samping itu, mampu membantu untuk membangun hubungan kerja yang lebih memuaskan, lebih hadir di setiap tugas dan tanggung jawab, menjadi lebih sadar dan sadar diri untuk selalu memberikan pelayanan terbaik di setiap proses kerja.

Kerja di kantor adalah kerja tim, tidak seorang pun mampu menyelesaikan pekerjaan di kantor sendirian, semua pekerjaan diselesaikan melalui kerja sama yang produktif dan berkualitas. Setiap individu bertanggung jawab untuk menunjukkan kerja sama yang produktif, dengan cara menjalankan tugas masing-masing sesuai fungsi dan perannya.

Setiap karyawan harus memiliki kualitas proaktif dan bergerak sesuai proses kerja yang telah diatur melalui sistem dan prosedur. Semua orang harus hadir dalam kerja sama tim dengan antusias dan penuh semangat, tidak boleh ada yang kesal atau frustasi dengan realitas yang dihadapi, hubungan antar manusia harus dijalankan dengan energi positif, setiap tindakan dilaksanakan dengan tenang dan terkendali.

Selalu fokus pada apa yang harus dilakukan dan bergerak maju untuk menuntaskan semua tanggung jawab. Jaga pikiran dan emosi agar tetap cair dan mudah mengalir secara alami ke dalam pikiran dan emosi satu sama lain. Jangan terjebak ke dalam isu-isu tidak penting atau konflik yang merusak hubungan kerja. Temukan irama kerja yang saling tolong menolong dan membantu pelaksanaan rencana. Bekerjalah dengan semangat kebersamaan dan saling melayani dengan pikiran positif. Jangan izinkan siapapun untuk mengganggu proses kerja. Kuatkan mental dan miliki daya tahan untuk mengatasi kesulitan di sepanjang proses kerja.

Bertanggung jawab dengan sepenuh hati dan mempertanggung jawabkan pekerjan dengan profesional. Kerjakan pekerjaan dengan sepenuh hati dan berikan peran Anda dengan karakter yang andal. Kerja sama tim terbaik dihasilkan dari perilaku bertanggung jawab untuk diri sendiri dan satu sama lain. Setiap karyawan harus memahami peran dan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya, dan melayani tanggung jawabnya dengan sejujur-jujurnya. Di sini, integritas pribadi menjadi kekuatan atau fondasi untuk bertanggung jawab kepada tujuan tim dan kemajuan dari pelaksanaan kerja.

Kerja tim menjadi solid dan kuat saat kepercayaan satu sama lain dibangun dari integritas dan akuntabilitas pribadi yang kuat. Kepercayaan adalah kekuatan dalam pembentukan tim kerja yang unggul, setiap individu wajib saling menghargai dan saling berkontribusi untuk kemajuan bersama. Ikatan kerja sama dari kekuatan integritas dan akuntabilitas tidak mungkin dirusak atau dipecahkan oleh kekuatan apapun. Integritas dan akuntabilitas yang tinggi menjadikan setiap karyawan bermental tangguh untuk membangun soliditas tim kerja yang unggul.

Kerja sama yang baik menghasilkan tim pemenang yang mudah melakukan eksekusi terbaik. Tim pemenang selalu tumbuh di dalam sikap rendah hati, dan mampu meningkatkan kualitas kerja sama dengan lebih baik. Tim pemenang selalu siap melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan lebih produktif, efektif, efisien, terbuka, konsisten, dan bertanggung jawab.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com