MEMULAI HARI DENGAN PIKIRAN BAIK

“Kebahagiaan itu jangan diminta pada orang lain, sebab mereka belum tentu memilikinya.”~Djajendra

Niat baik dan emosi baik adalah makanan terbaik bagi pikiran. Pikiran harus selalu sehat agar dia bisa memulai hari dengan gembira, optimis, percaya diri, bahagia, dan penuh semangat. Jangan pernah memberi makan pikiran tentang hal-hal buruk, sebab pikiran akan mengelolanya dan menjadikan hidup kita tidak damai. Ketika pikiran kita tidak sehat dan dikuasai penyakit hati, maka pikiran buruk akan menjadi penuntun hidup kita. Akibatnya, kebencian dan kemarahan akan menjadi landasan hidup kita, sehingga kita benar-benar tidak mampu memberikan cinta yang ikhlas untuk kehidupan yang indah.

Kita bukanlah orang-orang yang kita temukan setiap hari dengan berbagai sifat, karakter, dan kepribadian. Kita adalah diri sejati yang harus mengenal diri sejatinya dengan baik, sehingga mengerti apa yang harus dilakukan dan apa yang menjadi misi dalam kehidupan ini. Kita harus membangun kualitas pikiran baik dari kesadaran, kecerdasan, dan pengetahuan kita yang terus-menerus disesuaikan dengan jaman. Lingkungan luar kita adalah sumber pengetahuan dan pengalaman yang tidak boleh membuat pikiran kita berpikir buruk. Kita harus mau secara ikhlas mengalami kenyataan hidup dengan pikiran baik, dan menjauhkan pikiran kita untuk mengambil kesimpulan atas kenyataan yang sedang kita hadapi.

Tugas utama kita dalam hidup adalah membangun fondasi pikiran positif yang kuat. Tugas utama ini bukanlah tugas yang mudah dan gampang dilakukan. Diperlukan pengetahuan diri sendiri yang baik dan juga pengetahuan tentang realitas hidup yang sempurna. Kita perlu melatih jenis-jenis emosi yang bisa membuat pikiran kita tenang dan hati kita santai saat merespons realitas hidup. Orang-orang yang kita temui dan situasi yang kita hadapi tidak selalu sesuai dengan harapan kita. Walaupun realitas hidup tidak sempurna tetapi realitas pikiran kita harus tenang, damai, mengerti, memahami, dan ikhlas dalam energi kebahagiaan. Karena itu, setiap bangun pagi mulailah hari yang indah dari pikiran baik, niat baik, emosi penuh kegembiraan; kemudian, ucapkan kata-kata positif yang penuh sopan santun, lakukan tindakan yang memancarkan energi positif, lakukan pelayanan yang memancarkan getaran kebaikan dan ketulusan, jadilah energi positif yang memengaruhi orang dan situasi. Ingatlah selalu bahwa hidup kita ini untuk menarik lebih banyak kebahagiaan, kedamaian, keindahan, kegembiraan, dan keberuntungan di setiap momen.

Kebahagiaan itu jangan diminta pada orang lain, sebab mereka belum tentu memilikinya. Oleh karena itu, sadarlah dan jadilah lebih cerdas untuk mengambil tanggung jawab secara total atas kebahagiaan dan kegembiraan hidup Anda. Kuasai pengetahuan dan belajarlah terus-menerus untuk mengelola pikiran baik, perasaan-perasaan positif, perilaku etis, dan tindakan yang memancarkan energi kebaikan. Tidak perlu kesal dengan sikap dan perbuatan buruk orang lain. Tidak perlu marah dan benci dengan kelakuan tidak manusiawi dari orang-orang yang Anda temui. Tetaplah tenang dan bahagia saat menghadapi realitas yang tidak menyenangkan hati. Tetaplah mengeluarkan kata-kata positif untuk semua situasi yang buruk. Jangan membiarkan siapa pun atau apa pun merusak kegembiraan dan kebahagiaan hidup kita. Dan, yakinlah bahwa tidak mungkin ada orang lain yang dapat merusak kegembiraan dan kebahagiaan kita, sebab kebahagiaan dan kegembiraan itu ada di dalam pikiran baik kita, kecuali pikiran baik kita tidak kuat dan pada akhirnya berubah menjadi pikiran buruk. Ketika pikiran kita buruk, maka kita akan kehilangan kedamaian dan kebahagiaan di setiap situasi atau saat berhadapan dengan orang lain.

Pikiran baik kita harus menciptakan pikiran baik untuk merespons situasi dan orang-orang yang hadir ke dalam hidup kita. Ketika hal-hal dari luar diri kita datang dengan muatan energi negatif yang sangat buruk, maka tetaplah tenang dengan pikiran baik. Tetaplah kirim hal-hal baik untuk situasi di luar diri kita. Jangan pernah melihat kekurangan di sekitar kehidupan kita, fokuskan perhatian untuk menemukan kebaikan sekecil apa pun di sekitar kehidupan kita. Kita tidak perlu berupaya untuk mengendalikan orang-orang di luar diri kita, fokuskan semua tenaga dan waktu untuk mengendalikan diri sendiri agar tidak menjadi energi buruk bagi kehidupan.

Memulai hari dengan pikiran baik haruslah menjadi sebuah kebiasaan. Kalau belum menjadi kebiasaan, kita harus berlatih sesering mungkin agar pikiran baik menjadi sebuah kebiasaan bagi diri kita. Orang lain tidak pernah menyebabkan kita tidak damai dan tidak bahagia, hanya diri kita sendiri yang bisa membuat hidup kita tidak damai dan tidak bahagia. Oleh karena itu, belajarlah dengan sungguh-sungguh agar kita memiliki kualitas kepribadian yang menikmati kebahagiaan, keindahan, keberuntungan, kedamaian, keberanian, serta tidak menyalahkan orang lain atas perasaan atau pikiran buruk yang merusak ketenangan dan kegembiraan hidup kita. Ingatlah selalu bahwa tidak ada orang lain yang dapat menciptakan kemarahan dan ketakutan di dalam diri kita, hanya pikiran kitalah yang dapat menciptakan kemarahan dan ketakutan bagi kita. Jadi, jangan membiasakan untuk menyalahkan situasi atau orang lain untuk realitas hidup yang kurang Anda sukai. Kembalilah ke dalam diri sendiri dan perbaiki semua hal tidak baik agar menjadi lebih baik dan lebih bahagia dengan hidup yang indah ini.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

BERDAMAI DENGAN MUSUH-MUSUH DI DALAM DIRI

“Akal sehat bisa digunakan oleh energi negatif untuk merusak keindahan dan kedamaian hidup. Tingkatkan kualitas energi positif di dalam diri agar akal sehat hanya digunakan untuk keindahan dan kedamaian hidup.”~Djajendra

Musuh-musuh kita sangat banyak, mereka tidak berada di luar diri kita, tetapi bersembunyi di dalam diri kita, dan kita pun sulit mengenali mereka sebagai musuh yang berbahaya bagi hidup kita. Kita harus memahami dan mengerti bahwa hidup kita itu indah dan tidak layak dihabiskan dalam realitas yang membuat kita tidak bahagia. Kita juga harus mengerti bahwa keberadaan kita untuk berbuat baik dan menyebarkan kebaikan, tanpa mengecilkan peran orang lain dalam kehidupan yang aneka ragam ini. Semua orang penting dalam menciptakan keindahan dan kebaikan. Siapa pun diri kita jika membawa energi kebaikan dalam kehidupan, maka kita telah berbuat baik bagi setiap orang. Siapa pun diri kita jika membawa energi kebencian dalam hidup, maka kita telah menanam benih permusuhan untuk membuat hidup ini tidak damai.

Musuh-musuh kita itu hidup di dalam diri kita dalam sifat marah, kebencian, dendam, egois, serakah, anti toleransi, merasa paling benar, merasa paling tahu, permusuhan, menghasut orang lain, gosip, iri hati, malas, bosan, dan cemburu. Jika kita tidak berdamai dan mengajak musuh-musuh kita itu ke jalan yang benar, maka orang-orang yang berniat buruk akan memanfaatkan musuh-musuh kita itu untuk keuntungan mereka. Ketika orang-orang tidak baik menggunakan musuh-musuh kita untuk keuntungan mereka, maka akal sehat kita pun dimanipulasi sedemikian rupa agar merasa benar dengan sifat-sifat buruk yang sesungguhnya membuat hidup kita lebih menderita. Jadi berhentilah bertengkar dan bermusuhan dengan siapa pun. Semua orang di luar diri kita biarlah menjadi dirinya masing-masing, kita tidak perlu memusuhi atau membenci sifat  dan pemikiran mereka yang tidak sesuai dengan kita.

Setiap hari berlatihlah untuk menguatkan energi positif di dalam diri agar kita bisa menjaga kedamaian dengan mengabaikan perbedaan. Tidak ada seorang pun yang bisa memberikan kebahagiaan dan kedamaian bagi kita kecuali diri kita sendiri. Kuatkan nilai-nilai positif dan pemikiran-pemikiran yang baik untuk merasakan kebahagiaan dan kedamaian dalam hidup. Tidak perlu berdebat tentang setuju atau tidak setuju. Tidak perlu berdebat tentang siapa yang benar dan siapa yang salah. Teruslah belajar hal-hal baik dan selalu berpikiran terbuka dalam wawasan yang luas. Jangan pernah merasa sebagai kelompok yang paling benar dan paling hebat. Jangan pernah berharap kedamaian dan kebahagiaan diberikan oleh orang lain. Kedamaian dan kebahagiaan bersumber dari dalam diri sendiri yang sudah cerdas melemahkan musuh-musuh yang tersembunyi di dalam diri. Harus diingat selalu bahwa musuh-musuh di dalam diri itu sangat banyak, sehingga kita tidak memiliki pengetahuan untuk mendefinisikan mereka semua. Kita hanya memiliki kemampuan untuk mendefinisikan sedikit dari musuh-musuh kita di dalam diri. Karena itu, kita harus memiliki kesadaran dan keyakinan untuk tidak kehilangan kedamaian dan kebahagiaan. Jika kita merasa sedang tidak damai dan tidak bahagia, itu artinya musuh-musuh yang tidak kita kenal sedang menggerogoti kita dari dalam. Dampaknya; dalam jangka panjang kita kemungkinan kehilangan kesehatan fisik, mental, dan jiwa.  

Mulai hari ini berhentilah untuk membenci dan bergosip tentang siapa pun dan apa pun. Gunakan waktu hidup kita dengan sebaik-baiknya untuk melayani kehidupan dari hati yang kaya cinta, kaya kebaikan, kaya toleransi, kaya empati, kaya kata-kata positif, kaya pelayanan berkualitas, ikhlas, sabar, tenang, damai, gembira, dan selalu melihat orang lain dari sisi positif mereka. Jangan pernah lagi terlibat dalam rumor negatif. Jangan pernah lagi berpikir atau berniat mengendalikan orang lain. Jangan pernah lagi merespons orang lain dengan kebencian. Jadilah energi kehidupan yang baik dan membawa kedamaian bagi semua orang. Ketika merasa terperangkap dalam energi negatif dan sulit keluar dari musuh-musuh di dalam diri, mundur sejenak dari realitas untuk menenangkan diri, kemudian luaskan sudut pandang dari rasa cinta terhadap segala sesuatu dalam hidup yang sedang Anda alami. Kendalikan marah, kendalikan keyakinan yang menciptakan kebencian, kendalikan perasaan tertekan, kendalikan rasa kesal. Kemudian, kuatkan perasaan belas kasih dan pengampunan kepada siapa pun yang tidak sejalan dengan Anda. Tumbuhkan kepercayaan diri dan kuatkan semua perasaan positif di dalam diri. Biasakan agar perasaan positif yang berkuasa atas diri Anda.

Ketika ada orang-orang mencoba merobohkan Anda dengan kebencian dan fitnah, maka jangan jadi rapuh dan marah. Kendalikan diri, atur emosi agar selalu damai dan positif, atur pikiran agar selalu tenang dan positif. Dekati para pembenci dengan halus, tenang, tidak konfrontatif, sabar, mendengarkan, percaya diri, dan berbicaralah dengan integritas yang tinggi. Dan, apa pun yang mereka berbicara untuk Anda, dengarkan saja dengan sabar, biarkan saja mereka mengeluarkan apa yang mereka suka. Berhentilah untuk mencari kesalahan dan kelemahan mereka, berikan perhatian untuk kebaikan yang dapat Anda berikan. Benci dan fitnah tidak harus dilawan dengan benci dan fitnah, tetapi harus dilayani dengan integritas dan kepedulian untuk memberikan kebaikan. Jangan pernah membuang waktu dan energi pada upaya untuk membenci, membalas, memfitnah, marah, dan dendam. Hidup kita sangat singkat, kita tidak pernah tahu sampai umur berapa kita hidup, jadi jangan menyia-nyiakan waktu yang singkat ini untuk hal-hal yang merusak kedamaian dan kebahagiaan hidup.

Kuatkan mental dan jiwa agar mampu berdamai dan menaklukkan semua musuh-musuh di dalam diri sendiri. Jangan lagi membiarkan musuh-musuh kita bertengkar dengan orang-orang yang tidak pernah pintar memahami makna hidup. Sifat dari orang-orang yang tidak pintar memahami makna hidup adalah suka menyalahkan orang lain bahkan untuk kesalahan yang mereka buat sendiri. Mereka selalu berpikir dan merasa bahwa merekalah yang paling benar, sehingga walaupun dirinya salah, tetapi tidak pernah merasa bersalah. Sifat mereka mudah tersinggung, mudah marah, merasa paling tinggi, mudah bereaksi terhadap konflik dan pencipta konflik sejati,  tersenggol sedikit meledak kemarahannya dan sangat agresi, serta tidak pernah memiliki empati dan toleransi terhadap orang lain. Selain itu, mereka juga sangat suka mengabaikan kebutuhan dan perasaan orang lain karena egoisme diri yang sangat tinggi. Mereka selalu merasa mereka lebih baik daripada orang lain. Mereka betul-betul menghayati semua energi negatif sebagai jati diri mereka, sehingga dalam akal sehat mereka energi negatif yang mereka kontribusikan pada kehidupan adalah sebuah kebenaran sejati. Jadi, daripada Anda bertengkar atau mengurusi orang-orang seperti itu, lebih baik fokus untuk memperbaiki diri sendiri. Dan, abaikan saja mereka yang memang sudah merasa benar hidupnya di dalam kekuatan energi negatif.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

HIDUP INI SEPERTI PERMAINAN ULAR TANGGA

“Jika kita berlama-lama memikirkan dan merasakan hal-hal yang tidak menguntungkan kita, maka kita tidak pernah memahami dan merasakan hal-hal yang menguntungkan kita.”~Djajendra

Naik turun dalam kehidupan adalah sesuatu yang biasa dan sangat normal. Jangan berlebihan senangnya ketika kehidupan mengantar Anda ke puncak keberuntungan, dan jangan juga sedih berlebihan ketika kehidupan mengantar Anda ke puncak kerugian. Puncak kerugian dan puncak keberuntungan bersifat sementara, semuanya pasti berlalu dan akan diganti dengan berbagai pengalaman hidup yang Anda sukai maupun yang tidak Anda sukai.

Hidup ini tidak lebih seperti permainan ular tangga. Ketika sudah di atas dan hampir mencapai sukses, tiba-tiba harus turun ke level sangat bawah; atau sebaliknya, masih di bawah tiba-tiba harus naik ke level yang lebih tinggi. Permainan hidup yang dimainkan oleh kehidupan tidak pernah berubah dari awal sampai hari ini. Kita semua adalah pemain kehidupan yang harus menggunakan pikiran dan kecerdasan kita dalam kesadaran untuk bisa menerima apa pun hidup yang sedang kita alami.

Seluruh kehidupan alam semesta ini seperti permainan yang menyajikan sesuatu yang kita suka dan tidak suka. Pikiran dan kecerdasan kita harus dilatih agar tidak terlalu hitung-hitungan dengan peristiwa suka dan tidak suka. Terimalah peristiwa suka dan tidak suka dengan rasa syukur, sabar, rendah hati, dan memahami arti kehidupan yang sebenarnya dari pengalaman-pengalaman yang sudah dilalui selama ini.

Jika kita berlama-lama memikirkan dan merasakan hal-hal yang tidak menguntungkan kita, maka kita tidak pernah memahami dan merasakan hal-hal yang menguntungkan hidup kita. Jadi, hidup ini tidak sebatas akal dan logika dari kecerdasan yang hebat, tetapi dari kesadaran yang mencerahkan di dalam kecerdasan akal. Cobalah sekali-sekali bermain ular tangga dan pahami maknanya dengan kesadaran yang mencerahkan di dalam kecerdasan akal dan logika. 

Kita memiliki pilihan terbatas dalam hidup yang kita jalani, tetapi potensi kita tidak terbatas. Karena itu, usaha dan tindakan kreatif sangat diperlukan agar kita mampu mengeluarkan potensi-potensi terbaik kita untuk menambah pilihan agar tidak terbatas. Jadi, setiap saat kita harus proaktif untuk melakukan tindakan-tindakan yang bersifat kreatif dan inovatif, sehingga kita dapat menciptakan peluang-peluang baru untuk kebaikan hidup kita.

Hidup sangat dinamis dan dapat berubah setiap saat tanpa kita duga. Pengalaman saja belum cukup untuk menghadapi kehidupan yang dinamis, diperlukan pengetahuan dan keberanian untuk mendapatkan buah dari tindakan yang profesional. Permainan hidup sama seperti permainan ular tangga, jika Anda mencoba mengakali atau mengganggu permainan dengan kecerdasan Anda, maka Anda akan dikalahkan oleh permainan yang sedang Anda mainkan itu. Oleh karena itu, terimalah kenyataan yang diberikan oleh permainan hidup, cobalah memperbaiki kualitas diri untuk menjadi lebih siap mental dalam memenangkan setiap tantangan yang diberikan dalam permainan hidup. Kembali lagi, coba bermain ular tangga dan pahami betul-betul makna dari permainan tersebut. Jangan pernah bermain curang atau mengganggu permainan dengan kebohongan. Sebab, dalam dunia nyata ada kekuatan tertinggi yang akan mengalahkan orang-orang curang dengan caranya sendiri.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

HIDUP DAMAI DI TENGAH TANTANGAN ZAMAN DAN DI DUNIA YANG PENUH MASALAH

“Keadilan itu bersumber dari dalam diri kita sendiri, bukan hadiah dari orang lain. Jadi, jangan pernah menunggu keadilan diberikan oleh orang lain, sebab itu adalah sebuah harapan yang sia-sia.”~Djajendra

Kita hidup di zaman perubahan dan di dunia yang penuh tantangan. Jika kita tidak siap dengan perubahan, maka kita akan merasakan hidup di dunia yang bermasalah. Padahal yang bermasalah itu bukan dunianya, tetapi diri kita yang tidak siap atau tidak mampu beradaptasi dengan dunia baru. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mencari ilmu sebanyak mungkin, khususnya ilmu yang mampu mengisi hati dan pikiran kita dengan kedamaian dan sukacita. Belajarlah dari mana pun, luaskan hati untuk menerima berbagai pengetahuan baru untuk menjadikan diri kita lebih bahagia dan lebih bersemangat dengan tantangan zaman. Tidak perlu banyak berdebat, dengarkan hal-hal baik, rasakan manfaatnya, belajar sesuatu yang baik, lakukan hal-hal yang baik, dan siapkan kualitas diri terbaik untuk hidup damai di tengah tantangan zaman.

Jauhkan diri dari segala prasangka buruk yang membuat diri kita merasa tidak mampu atau sedang mengalami ketidakadilan. Ingat! bahwa keadilan itu bersumber dari dalam diri kita sendiri, bukan hadiah dari orang lain. Jadi, jangan pernah menunggu keadilan diberikan oleh orang lain, sebab itu adalah sebuah harapan yang sia-sia. Keadilan, kebahagiaan, kedamaian, dan ketenangan pikiran adalah hal-hal yang harus kita cari di kedalaman diri kita sendiri dengan doa, ibadah, dan kerja cerdas di sepanjang waktu. Jadilah pribadi yang optimis, positif, bersyukur, menerima kenyataan, bekerja lebih giat, tekun, disiplin, belajar terus-menerus, dan merasa siap dengan tantangan zaman. Miliki komitmen dan semangat untuk menemukan kedamaian, ketenangan pikiran, kemakmuran, kesejahteraan, kebahagiaan, keberlimpahan, dan kesehatan diri sendiri di dunia yang penuh tantangan dan penuh masalah tersebut.

Cara menghadapi perubahan dan tantangan zaman adalah dengan merubah diri kita sendiri dari dalam. Sebab, kita tidak akan pernah memiliki kemampuan untuk mengubah dunia luar atau tantangan yang kita hadapi. Kenyataan di luar diri kita adalah ujian dan pelajaran hidup yang harus kita lalui atau hadapi dengan kualitas diri yang siap lulus dengan nilai terbaik. Hiduplah dengan harapan dan kerja yang lebih fokus untuk menjadikan hidup kita selalu sejahtera, damai, bahagia, makmur, sehat, bugar, dan menikmati keindahan dari pengalaman yang kita alami. Sesulit apa pun kenyataan hidup yang sedang kita hadapi, jangan lupa untuk gembira dan bersyukur dengan kesulitan itu. Tanamkan di dalam pola pikir bahwa setiap kesulitan adalah peluang untuk meningkatkan kualitas diri menjadi lebih baik. Gembira, bahagia, damai, ketenangan pikiran, kebugaran, kesehatan, dan keindahan adalah harta yang paling mahal yang tidak boleh ditukar dengan apa pun. Kita dapat memanfaatkan harta kekayaan ini kapan saja untuk merasakan kehidupan yang meningkatkan kesejahteraan kita di semua aspek kehidupan dari waktu ke waktu. Rawat dan jagalah kekayaan yang bersumber dari ke dalaman diri kita sendiri ini dengan doa, ibadah, dan rasa syukur tanpa batas.

Hidup damai di tengah tantangan zaman dan di dunia yang penuh masalah haruslah menjadi kebiasaan sehari-hari. Jangan pernah membiarkan energi negatif mengambil kebahagiaan dan ketenangan pikiran kita. Di ke dalaman diri kita ada alam kehidupan yang tenang, damai, positif, kaya, sejahtera, makmur, sukacita, optimis, dan hal-hal baik yang bersifat tetap. Melalui doa, ibadah, pikiran positif, afirmasi, dan meditasi, kita dapat menemukan semua yang baik tersebut untuk membuat kita kuat dan mampu menghadapi tantangan zaman dan perubahan. Ketika kita kuat dan siap dari dalam diri kita yang positif, maka masalah dan tantangan di luar diri kita akan menjadi sesuatu yang mudah untuk diselesaikan. Seperti kata orang bijak bahwa semua masalah di luar kehidupan akan memudar ketika kita membenamkan diri dalam doa yang menyentuh batin damai kita sendiri. Ibadah, doa, dan rasa syukur kita yang menghubungkan diri sejati kita dengan kesadaran, pencerahan, lautan cahaya, energi positif, dan cinta ilahi mampu membangkitkan semua potensi terbaik kita untuk melayani perubahan dan tantangan zaman. Jadi, sudah waktunya untuk menghadapi perubahan dan tantangan zaman dengan kekuatan dari dalam diri sendiri. Tidak boleh lagi berkeluh-kesah atau mencari penyebab-penyebab yang tak dapat diatasi oleh diri sendiri. Menghadapi dunia luar, kita harus muncul dari ke dalaman diri sendiri yang kaya dengan sukacita dan potensi untuk beradaptasi dengan apa pun yang dihadirkan oleh dunia luar. Kekuatan kita yang bersumber dari ke kedalaman diri kita sendiri memberi kita kekuatan untuk menghadapi tantangan zaman dan perubahan dengan keseimbangan pikiran dan jiwa.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

HIDUP DAMAI DI RUMAH DAN DI KANTOR

“Tidak ada aturan untuk perdamaian! Perdamaian hanya dapat dihasilkan ketika ada cinta yang tulus dalam ruang toleransi, dan hati yang penuh gembira menyambut semua yang berbeda dengan tulus.”~Djajendra

Rasa damai itu harus dihasilkan dari dalam diri sendiri. Kita tidak bisa berharap rasa damai kita itu dari orang lain. Kita tidak bisa menunggu masalah dan persoalan hidup kita selesai baru mulai hidup damai. Kehidupan damai dimulai pada momen ini walaupun kita berada dalam kehidupan yang penuh masalah dan cobaan. Kehidupan damai kita tidak boleh diganggu oleh masalah dan persoalan hidup, kita harus cerdas emosional untuk menyikapi masalah dan persoalan hidup kita. Kehidupan damai kita tidak boleh terganggu oleh sikap dan perilaku buruk orang lain, kita harus memiliki empati dan toleransi yang konsisten untuk mengatasi gangguan ini. Jika kita ingin kehidupan rumah dan kantor kita damai, maka kita harus menjadi damai dan mampu memberikan rasa damai bagi siapa pun baik di dalam rumah mau pun di dalam kantor.

Kehidupan damai baru bisa dirasakan kalau hati sudah bersih dari benci, dendam, marah, khawatir, takut, dan mau dengan jiwa besar hidup bersama dalam toleransi dan kasih sayang dengan semua orang yang berbeda dengan kita. Ketika kita tulus memberikan senyum dan menyambut semua orang dengan kasih sayang, maka saat itu kita mampu merasakan damai. Mulailah berlatih untuk memahami orang lain dan untuk mengendalikan diri sendiri agar tidak mengeluarkan energi negatif. Kita harus memahami sensitivitas orang lain dengan empati dan toleransi. Jika hati dan pikiran kita damai, kita pasti bisa berbuat baik dengan tanpa pamrih. Perdamaian tidak bisa datang dengan aturan, kebijakan, perjanjian, komitmen, dan apa pun itu yang bersifat saling mengikat. Perdamaian hanya dapat dihasilkan dari hati dan pikiran yang damai. Tidak ada aturan untuk perdamaian! Perdamaian hanya dapat dihasilkan ketika ada cinta yang tulus dalam ruang toleransi, dan hati yang penuh gembira menyambut semua yang berbeda dengan tulus.

Hati dan pikiran kita yang damai dapat membuat kehidupan semua orang damai. Kedamaian batin tidak sekedar untuk dibicarakan atau merasa puas diri sendiri, tetapi merupakan kesadaran dan kehormatan bagi kita yang secara konsisten mampu menjadi pribadi damai bagi kehidupan semua orang. Rasa damai tidak dihasilkan dari pertapaan atau menyendiri, tetapi dihasilkan dari kesadaran untuk merasakan kedamaian di situasi seburuk apa pun. Kedamaian adalah tentang rasa, bukan tentang nilai kehidupan. Kedamaian adalah tentang rasa, bukan tentang pemikiran. Tidak ada logika dan pengetahuan untuk hidup damai. Tidak ada syarat dan ketentuan untuk hidup damai. Kedamaian hidup murni dari kesadaran untuk menikmati realitas setiap momen dari apa yang diberikan oleh kehidupan dengan gembira dan rasa syukur yang tanpa batas.

Perdamaian hilang ketika terjadi kesalahpahaman, komunikasi yang buruk, niat buruk, tidak ada kepercayaan, dan masing-masing merasa paling benar. Ketika ini terjadi, maka konflik akan menggantikan rasa damai. Karena itu, niat untuk hidup damai haruslah menjadi sangat kuat, sehingga akan muncul kesadaran untuk memperbaiki komunikasi dan menerima perbedaan dengan ikhlas. Jika perbedaan semakin dibesar-besarkan, maka tidak mungkin bagi kita semua untuk hidup damai. Kehidupan damai membutuhkan hati yang mampu memahami hal-hal yang sangat sensitif, sehingga selalu memiliki kesabaran yang sangat tinggi ketika harus berbeda dengan yang sangat sensitif. Jika kita ingin hidup damai, maka jangan pernah mengomentari hal-hal yang sangat sensitif. Dalam hal ini, kita harus cerdas sosial untuk menghargai perbedaan dan selalu bersikap etis terhadap keyakinan orang lain.

Kita harus mampu terhubung dan meningkatkan komunikasi yang penuh sopan santun di dalam kehidupan sosial yang kaya perbedaan. Kita tidak boleh menjadi ancaman bagi siapa pun, tetapi menjadi sahabat yang mau mengerti dan siap hidup damai dalam perbedaan. Persepsi kita harus betul-betul mau dengan tulus membuka hati untuk kehidupan yang damai dan penuh kasih sayang. Ketika hati kita damai, maka kita mudah terhubung dengan semua orang yang berbeda dengan kita. Kita semua manusia yang wajib memuliakan kemanusiaan kita semua. Cinta dan kepedulian harus menjadi prioritas bagi kita semua. Jika diri kita sendiri tidak damai, maka kita telah merespons kehidupan dengan energi negatif kita. Karena itu, mulai hari ini hiduplah dengan gembira, damai, sabar, tenang, kaya cinta, dan merespons segala sesuatu dengan kasih sayang.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

MENERIMA PERBEDAAN SEBAGAI KEKUATAN

“Kita harus sadar dan yakin bahwa kesejahteraan dan kedamaian adalah hasil dari kolaborasi yang penuh toleransi, bukan hasil dari kompetisi yang saling meniadakan.”~Djajendra

Bumi ini adalah rumah kita bersama. Kita harus sadar bahwa kesejahteraan, kedamaian, kemakmuran, keamanan, dan kenyamanan di planet ini hanya dapat diwujudkan kalau kita ikhlas dan bersyukur untuk hidup berdampingan. Perbedaan bukan untuk diperdebatkan dan dijadikan konflik. Perbedaan adalah keunikan kita untuk memperkaya kehidupan dari berbagai sudut pandang dan pengetahuan. Kita semua ada di bumi ini untuk saling berhubungan dan saling bergantung satu sama lain agar dapat mencapai kualitas hidup terbaik. Konflik dan permusuhan hanya akan memiskinkan kehidupan kita. Tidak mungkin kita dapat mengoptimalkan potensi dan bakat kita, jika lingkungan kehidupan kita dalam permusuhan dan tidak ada rasa aman. Perbedaan adalah anugerah dari Tuhan agar kita bisa saling mengenal dan saling belajar untuk menjadi manusia berkualitas tinggi.

Perbedaan bukan untuk dijadikan dasar dalam mencari siapa yang paling benar, tetapi dasar untuk saling mengagumi dan mencintai karena kita semua diciptakan oleh Tuhan yang sama. Secara fisik, mental, dan emosional kita kadang-kadang berbeda; tetapi, ini semua bukan alasan untuk saling membenci. Perilaku membenci hanya akan merugikan diri sendiri. Karena itu, jangan membenci orang yang berbeda darimu, karena rasa benci itu ada di dalam hatimu, dan rasa benci itu hanya akan menggerogoti kebahagianmu. Sedangkan, orang yang kau benci selalu akan baik-baik saja, hanya dirimu yang suka membenci akan mengalami penderitaan. Belajarlah untuk mencari kesamaan dari perbedaan. Jangan fokus pada perbedaan dan mengabaikan kesamaan yang mungkin jauh lebih banyak dari pada perbedaan. Hidup yang cerdas adalah pintar mencari kesamaan, sehingga kita bisa bersatu membangun kesejahteraan dan kedamaian. Jangan pernah membiarkan hatimu fokus pada perbedaan, sebab itu akan merugikan hidupmu yang singkat ini.

Semua sifat buruk kita harus patuh pada etika kehidupan sosial yang harmonis. Kita harus sadar dan yakin bahwa kesejahteraan dan kedamaian adalah hasil dari kolaborasi yang penuh toleransi, bukan hasil dari kompetisi yang saling meniadakan. Sifat buruk di dalam diri kita adalah sesuatu yang tak terhindarkan. Tidak mungkin diri kita bersih tanpa ada energi negatif, sebab kehidupan terjadi karena bertempur-nya energi negatif dan energi positif untuk menghasilkan hidup. Tetapi, kita punya kesadaran dan empati untuk menciptakan kebaikan dan tidak membiarkan keburukan keluar dari diri kita. Semua sifat baik kita, seperti: kepedulian, kasih sayang, perhatian, pelayanan prima, kebaikan, toleransi, empati, dan semangat untuk membuat orang lain bahagia adalah sifat-sifat yang akan menjadikan hidup kita sejahtera dan damai. Dari sini kita bisa belajar bahwa sesungguhnya perbedaan itu adalah kekuatan untuk hidup bersama sebagai saudara yang saling memiliki dan berbagi pengetahuan, yang membuat kaya hidup kita semua. Perilaku yang hanya fokus pada kepentingan dan keyakinan diri sendiri, serta mengabaikan semangat untuk hidup bersama sebagai satu kekuatan yang besar, adalah perilaku yang sudah ketinggalan jaman. Sekarang, kita sedang memasuki atau sedang hidup di jaman kolaborasi dan bersama-sama bekerja cerdas untuk menikmati kesejahteraan dan kedamaian di muka bumi ini.

Dunia pendidikan harus mulai memberikan materi pelajaran tentang toleransi, empati, kasih sayang, cinta, keadilan, kedamaian, etika, kecerdasan sosial, kecerdasan emosional, saling membantu, saling peduli, kerendahan hati, optimisme, teliti, tekun, disiplin, integritas. Dan, sejak sekolah dasar anak-anak harus diberikan pendidikan kolaborasi dengan kinerja terbaik di tengah-tengah kehidupan yang beragam dan berbeda. Jika jenis pendidikan ini tidak masuk dalam kurikulum sekolah, maka sekolah hanya akan menghasilkan orang-orang yang siap berkonflik dalam perbedaan dan menjadikan kehidupan mereka semakin miskin karena semua energi terkuras untuk konflik, bukan untuk membangun kesejahteraan dan kedamaian. Masa depan yang cemerlang ada pada kemampuan kita untuk hidup dalam tingkat toleransi yang sangat tinggi. Kualitas-kualitas, seperti: empati, kasih sayang, dan nilai-nilai sopan santun dalam pergaulan sosial haruslah diajarkan kepada semua orang agar orang-orang tersebut bisa memiliki masa depan yang penuh kemakmuran, kedamaian, kesejahteraan, dan kegembiraan.

Perbedaan adalah kekuatan dan tidak boleh membiarkan perbedaan dalam sikap intoleransi. Perilaku intoleransi terhadap perbedaan pasti menyebabkan konflik, kemarahan, kebencian, perpecahan, permusuhan, kekerasan. Dan, semua ini akan menghilangkan rasa kesatuan, rasa kemanusiaan, rasa kasih sayang. Pada akhirnya, membuat kehidupan tanpa dialog, tetapi penuh kekerasan dalam kebencian. Hasil akhirnya, jelas, yaitu: masyarakat yang terkebelakang dan miskin di semua sektor kehidupan. Jadi, marilah kita sadar bahwa perbedaan adalah kekuatan yang harus kita manfaatkan melalui toleransi dan empati, agar kita semua bisa hidup sejahtera dalam peradaban yang tinggi.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

PIKIRAN YANG TIDAK DIKELOLA MENYEBABKAN STRES

“Selama pikiran masih dalam pertarungan dengan dunia luar dirinya, maka pikiran tidak memiliki waktu untuk membangun kualitas diri menjadi versi terbaik.”~Djajendra

Pikiran adalah penyebab utama dari stres dan depresi. Jika Anda tidak puas dengan hidup Anda, jangan membiarkan pikiran Anda menciptakan stres untuk menambah beban hidup Anda. Walaupun keadaan hidup Anda saat ini penuh dengan kesulitan dan ketidakpastian, atau tidak memiliki fasilitas apa pun untuk menjalani hidup Anda; Anda tidak harus membiarkan pikiran Anda berpikir negatif dengan keadaan yang sedang Anda hadapi. Dalam keadaan yang paling sulit, Anda harus kuat dan bermental pemenang. Anda harus fokus untuk mengubah pikiran negatif menjadi pikiran positif. Cobalah untuk menerima segala sesuatu dengan ikhlas, sabar, rasa syukur, dan penuh rasa terima kasih kepada Tuhan. Cobalah belajar menjadi orang yang bernilai positif dengan perilaku yang penuh semangat dalam mencapai hal-hal terbaik. Jangan membiarkan pikiran yang lemah dan buruk mempermainkan hidup Anda. Anda pasti tidak mungkin mampu mengendalikan hal-hal di luar diri Anda, tetapi jika Anda percaya dan yakin seratus persen bahwa Tuhan pasti membantu Anda untuk mengendalikan segala sesuatu yang tidak berada di dalam kendali Anda, maka Anda bisa lebih tenang dan lebih fokus untuk membangun kualitas diri dari dalam. Pikiran Anda membentuk siapa Anda dan kebenaran tentang diri sejati Anda. Miliki kesadaran yang tinggi untuk bekerja lebih semangat lagi agar Anda dapat mengubah cara Anda berpikir di dalam hidup yang penuh ketidakpastian ini.

Jika Anda terlanjur sudah kena serangan stres yang berlebihan, maka Anda harus segera mengobatinya. Yang perlu Anda ingat! Sebelum Anda mengobati stres, Anda harus gembira dulu dengan hidup Anda, dan mau mengubah pikiran yang penuh prasangka buruk menjadi pikiran yang penuh rasa syukur. Karena, pikiran memiliki kemampuan untuk menciptakan kehidupan yang penuh sukacita dan penuh dukacita. Anda harus sadar bahwa stres yang Anda alami disebabkan oleh pikiran Anda sendiri, bukan oleh masalah Anda atau pun oleh orang-orang di sekitar Anda. Jadi, belajarlah untuk tidak menyalahkan siapa pun atau apa pun, tetapi mau dengan sadar mengelola pikiran Anda ke hal-hal yang positif. Anda tidak boleh membiarkan pikiran Anda mengendalikan hidup Anda. Jadilah energi positif dengan pikiran dan emosi positif yang kuat di dalam diri Anda. Ketika Anda berpikir positif, Anda akan menarik orang-orang positif ke dalam lingkungan hidup Anda. Ketika Anda menjadi orang baik dan penuh rasa syukur, maka Anda akan menarik orang-orang baik dan penuh rasa syukur ke dalam hidup Anda. Ketika Anda menjadi pribadi dengan perilaku etis yang penuh sopan santun, maka Anda akan menarik orang-orang etis dan penuh sopan santun ke dalam hidup Anda. Intinya, jika Anda ingin hidup tanpa stres, maka Anda harus menjadi pribadi yang gembira dan penuh sukacita dengan realitas hidup Anda.

Pola pikir Anda menentukan karakter, sikap, perilaku, dan kepribadian yang memiliki dampak besar pada kehadiran Anda dalam ruang kehidupan sosial. Pola pikir Anda akan membentuk jati diri Anda yang dapat dirasakan oleh orang-orang di sekitar Anda. Pikiran Anda yang positif, baik, dan penuh rasa damai tentu akan memberikan kesejukan dan kenyamanan bagi orang-orang di sekitar Anda. Sebaliknya, pikiran yang buruk dan negatif tentu akan menghadirkan hal-hal yang kurang nyaman dan kurang sopan bagi orang lain. Pikiran yang buruk tidak hanya membuat Anda terkurung dalam wilayah stres, tetapi juga mengurangi keberuntungan Anda dalam kehidupan ekonomi. Jadi, untuk mewujudkan impian dan cita-cita Anda, maka ubahlah siapa Anda dengan hanya mengubah cara Anda berpikir. Benih-benih masa depan itu sudah terjadi dalam pikiran. Selama pikiran masih dalam pertarungan dengan dunia luar dirinya, maka pikiran tidak memiliki waktu untuk membangun kualitas diri menjadi versi terbaik.

Ketenangan hidup terjadi jika Anda mampu mengelola pikiran dengan cerdas agar selalu tenang dan damai di setiap momen kehidupan Anda. Sifat pikiran itu jinak-jinak liar, pikiran tidak dapat dipercaya akan selalu patuh dan menurut pada kehendak kita. Pikiran itu sangat cerdas dan satu-satunya alat kecerdasan yang paling sulit untuk dikendalikan. Kita harus betul-betul sadar bahwa semua penyebab stres, ketegangan, kesulitan, dan hilangnya ketenangan diri adalah pikiran. Pikiran harus secara sadar dan penuh semangat kita menuntunnya setiap saat agar tenang dan membuat hidup kita damai. Meskipun Anda merasa benar, tetapi realitas hidup tidak sepakat dengan Anda, Anda harus tetap berpikir positif dengan sikap sabar dan ikhlas. Jika tidak, pikiran negatif dan rasa marah Anda akan menghukum diri Anda; meskipun Anda merasa tidak bersalah. Jadi, kesadaran untuk ikhlas dan sabar agar Anda tetap berpikir positif di setiap momen kehidupan akan menjauhkan Anda dari stres dan depresi.

Pikiran negatif Anda tidak akan mampu menyingkirkan semua masalah, kesedihan, penderitaan, rasa sakit, ketakutan, kebingungan, kecemasan, kekhawatiran, kemarahan, frustrasi, penyakit, dan semua hal-hal yang membuat hidup Anda tidak bahagia. Pikiran negatif hanya akan memberi makan energi negatif Anda, dan Anda akan mencapai hasil maksimal penderitaan oleh energi negatif. Kebahagiaan dan ketenangan pikiran tidak akan terjadi dalam hidup Anda sampai Anda mengubah semua energi negatif tersebut menjadi energi positif. Dan, semua ini hanya dapat dilakukan melalui cara Anda berpikir. Perbarui pikiran Anda sampai pikiran Anda benar-benar positif, bersyukur, sabar, ikhlas, tenang, damai, dan menerima apa pun realitas hidup dengan sukacita yang murni. Stres dan depresi sesungguhnya dapat Anda obati sendiri jika kesadaran Anda menciptakan pikiran positif dan perasaan yang penuh rasa syukur dalam setiap momen kehidupan Anda.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

MASALAH DAN SOLUSI ADALAH DUA SAHABAT SEJATI

“Masalah adalah sahabat sejati dari solusi. Keduanya saling menciptakan dan saling mengundang untuk meramaikan kehidupan.”~Djajendra

Masalah membuat kita pusing tujuh keliling. Tidak seorang pun yang suka dengan masalah, tetapi tidak seorang pun yang bisa terhindar dari masalah. Masalah adalah bagian dari proses hidup yang pasti dialami oleh setiap manusia untuk mendewasakan mental dan kepribadian. Setiap orang akan mengalami pertumbuhan dan kemajuan melalui masalah. Masalah adalah sesuatu yang baik bagi pertumbuhan mental dan emosional, tetapi akan membuat diri kita menderita dan kehilangan rasa nyaman. Banyak kasus kehidupan orang-orang yang terlihat sukses secara materi yang dihancurkan oleh masalah, karena mereka tidak memiliki hati yang kaya dan bijaksana untuk menangani masalah. Diperlukan kecerdasan emosional dan spiritual yang baik untuk tetap tenang, tabah, sabar, dan percaya diri saat diserang dengan masalah. Jika kita tidak mau menerima masalah sebagai peluang untuk memperbaiki kualitas hidup, maka diri kita selalu menjadi masalah bagi hidup kita.

Ketika kita sudah mencapai keamanan dan kesejahteraan dengan hebat, investasi dan deposito sudah cukup untuk turun-temurun, kemudian berpikir bahwa sekarang kita telah menyelesaikan semua masalah hidup dan memiliki solusinya, maka ini menjadi awal bagi kita untuk menjadi masalah bagi diri kita sendiri. Masalah tidak dapat dihilangkan dengan kekayaan, keamanan, dan kesejahteraan. Masalah hanya dapat dihilangkan dengan pembebasan dan kemerdekaan diri dari kehidupan duniawi. Jadi, ketika kita diserang dengan masalah yang berat, kita harus segera meningkatkan kesadaran untuk merawat dan menguatkan diri kita yang positif. Jangan pernah memberikan tempat dan waktu untuk jiwa kita yang lemah dan pikiran negatif kita. Kita harus kuat saat menangani masalah dan tidak boleh takut menghadapi kenyataan yang tak terhindarkan kesulitannya. Badai pasti berlalu, demikian juga dengan masalah pasti berlalu. Saat sedang menghadapi masalah, kuatkan keyakinan dan kepercayaan diri seolah-olah masalah terselesaikan dengan baik. Jangan membiarkan masalah membawa kita pada depresi atau hal-hal buruk lainnya, yang merusak mental dan daya tahan hidup kita.

Kadang-kadang, masalah akan melemparkan banyak sekali batu-batu untuk melukai mental kita. Dalam kondisi ini, kita harus semakin menguatkan diri dan menjaga kesehatan akal dan pikiran dalam energi positif. Tidak ada pilihan selain menerima masalah sebagai bagian dari perjalanan hidup. Masalah bertujuan untuk melahirkan kita kembali dengan mental dan kemampuan yang lebih tinggi. Masalah adalah sekolah yang memberikan pelajaran kehidupan, dan sekaligus menguji kualitas diri kita, untuk hidup dalam tanggung jawab yang lebih tinggi. Saat kita penuh semangat membangun kehidupan yang ideal, masalah menjadi tempat ujian. Pada dasarnya tujuan utama kehidupan kita adalah merdeka atau pembebasan diri dari semua masalah hidup. Hal ini baru kita pahami setelah melewati serangkaian fase dalam proses hidup. Sebagai manusia yang cerdas, kita semua pasti berjuang untuk mendapatkan kekayaan dan memenuhi keinginan duniawi. Kita yang taat kepada Tuhan pasti melakukan semua kegiatan untuk mendapatkan kekayaan dalam kerangka kerja integritas yang benar. Dan integritas bukan hanya tentang menjadi benar dan jujur, tetapi juga menjadi diri sejati yang sangat mengenali dirinya. Dan pada akhirnya, sebagai manusia yang bijak, kita akan mendapatkan kesadaran bahwa kemerdekaan atau kebebasan adalah kekayaan duniawi yang paling tinggi kualitasnya.

Masalah seberat apa pun tidak boleh menghilangkan kesadaran kita untuk membentuk kepribadian kita yang sejahtera dengan meningkatkan kualitas dalam bidang ekonomi, keuangan, dan keamanan. Masalah bukan untuk menghilangkan keberadaan kita, tetapi untuk menaikkan kelas kita. Kuatkan diri dengan nilai-nilai positif yang mampu memberikan energi untuk menguatkan langkah dan perjuangan kita. Masalah membuat kita berada dalam kesulitan besar, karena fokus berlebihan pada masalah, bukan pada solusi. Oleh karena itu, ketika masalah menyerang, maka kuatkan diri dengan energi positif dan kebijaksanaan, baru kemudian berhadapan dengan masalah. Jelas, hal ini tidak mudah, membutuhkan kesadaran spiritual dan kecerdasan emosional yang sangat tinggi. Tidak mudah bukan berarti tidak bisa, selama kita menjadi bijak dan cerdas selalu ada jalan untuk bisa.

Ketika ada masalah, solusinya juga ada. Demikian juga, setelah mendapatkan solusi di dalamnya sudah lahir potensi masalah. Jadi, masalah dan solusi ini dua sahabat yang tak terpisahkan hidupnya. Jika kita sudah tahu bahwa masalah adalah bagian dari langkah kehidupan kita, maka kita harus membangun kepribadian dengan hati yang kaya dan bijaksana. Sebab, masalah tidak mungkin diatasi dengan hati yang miskin, kepribadian dengan nilai-nilai negatif, kepribadian dengan ego yang buruk, kepribadian yang stagnasi, kepribadian yang selalu tegang dan tidak pernah tenang, serta kepribadian yang tidak sabar. Masalah hanya tunduk pada pribadi yang hidup dengan nilai-nilai positif, ego yang rendah hati dan percaya diri, hati yang kaya dan bijaksana, selalu tenang dan terkendali dalam kesabaran, mampu menangani kesulitan dengan tegar dan percaya diri, serta sangat yakin dan percaya pada pertolongan Tuhan.

Masalah adalah sahabat sejati dari solusi. Keduanya saling menciptakan dan saling mengundang untuk meramaikan kehidupan. Setiap orang berpotensi menjadi seperti yang diinginkan, syaratnya dia harus kuat dan hebat untuk mengalahkan masalah. Jika kita memiliki tujuan dan impian, maka masalah akan menguji kemampuan kita untuk mewujudkan impian dan tujuan. Jika kita dianggap tidak pantas oleh masalah, maka kita akan mengalami kegagalan untuk mewujudkan impian dan tujuan. Penguatan diri menjadi sangat penting saat menghadapi masalah. Lakukan perjalanan ke dalam diri sendiri untuk menemukan kekuatan spiritual kita. Melalui latihan spiritual, kita mampu meningkatkan kepercayaan pada diri sendiri dan meningkatkan keyakinan pada Tuhan untuk menemukan solusi. Perjalanan ke dalam diri membantu kita memperkaya diri dengan kebijaksanaan. Ini menanamkan dalam diri kita kemampuan untuk menemukan energi kreatif dan bekerja dalam alam bawah sadar untuk menemukan solusi atas masalah kita. Kita semua diberkati dengan kecerdasan spiritual dan emosional di ke dalaman diri kita. Jika kita mampu atau terlatih untuk sangat masuk ke inti jiwa kita, maka sangat mudah bagi kita untuk memulihkan diri dari masalah. Dan kemudian, kita pun mampu menciptakan solusi untuk membebaskan kita dari masalah.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KESEDIHAN DAN KEGEMBIRAAN ADALAH PILIHAN HIDUP

“Hidup Anda dibentuk dari sikap dan keputusan Anda, bukan dari keinginan dan ambisi Anda.”~Djajendra

Anda boleh memilih untuk hidup sedih atau gembira. Ketika Anda tidak mau menerima kesulitan dan penderitaan, maka kesedihan akan menguasai emosi dan pikiran Anda. Apalagi kalau Anda terus-menerus menyalahkan orang lain dan tidak pernah mau introspeksi diri, maka hidup Anda seperti tiada hari tanpa penderitaan. Kegembiraan akan menjadi sesuatu yang mahal dan mewah, Anda pun seolah-olah hanya memiliki kesedihan untuk diberikan pada kehidupan Anda. Memang betul bahwa ada hal-hal yang tidak bisa Anda pilih, sebab sudah diberikan dalam wujud takdir, tetapi Anda masih bisa memilih untuk bersikap seperti apa dan untuk membuat keputusan seperti apa terhadap takdir yang harus Anda terima. Pada akhirnya, hidup Anda dibentuk dari sikap dan keputusan Anda, bukan dari keinginan dan ambisi Anda.

Bagi sebagian orang yang tidak memilih kegembiraan sebagai gaya hidup akan memiliki gaya hidup yang meratapi kesedihan. Jika ada sedikit kesulitan, maka amarah dan rasa tidak berdaya langsung terlihat dalam ekspresi drama yang penuh air mata. Keluh-kesah, menyalahkan orang lain, menyalahkan Tuhan,  dan segala sesuatu di luar dirinya pasti disalahkan sambil minta dirinya dikasihani. Depresi yang terus-menerus menjadikan kepribadian Anda tidak stabil dan selalu mencari korban dari luar diri untuk dipersalahkan. Dalam kondisi ini, Anda sulit memahami nasihat yang baik untuk hidup Anda dan tidak pernah paham bahwa hidup Anda ada dalam sikap dan keputusan Anda, bukan dalam sikap dan keputusan orang lain. Apa pun takdir Anda, sikap dan keputusan Anda yang memilih untuk hidup bahagia dan gembira pasti membuat jalan hidup Anda cemerlang dalam kebahagiaan.

Kesedihan dan kegembiraan adalah sesuatu yang wajar dan semua orang pernah merasakannya. Apalagi Anda memutuskan untuk tidak lagi mengejar sukses dan tidak lagi menolak kegagalan. Ketika sukses dan kegagalan bernilai sama bagi Anda, keduanya tidak lebih sebagai pengalaman yang memperkaya kualitas hidup Anda, maka badai kehidupan dan keberuntungan yang terus-menerus tidak akan mampu merubah Anda. Anda tetap rendah hati, percaya diri, bahagia, dan selalu  gembira dengan badai kehidupan maupun keberuntungan yang terus-menerus. Anda tidak akan memperlihatkan emosi rendah dari kedua peristiwa tersebut, tetapi selalu menunjukkan kebijaksanaan dan kesederhanaan dalam kebahagiaan abadi. Kebahagiaan dan kegembiraan tidak ditentukan oleh kesuksesan maupun kegagalan, keduanya ditentukan oleh sikap Anda untuk menerima hidup dengan gembira dan menjalani hidup dengan bijaksana dalam rasa syukur yang tinggi.

Ketika kesedihan yang terus-menerus menjadikan Anda dalam kondisi depresi, dan ternyata kehidupan masih membombardir Anda dengan kesulitan dan masalah yang tak terselesaikan, maka Anda harus segera kembali ke kedalaman diri sendiri. Keberadaan Anda lebih dari dunia luar tempat pikiran dan tubuh Anda melihat kehidupan dari cermin pancaindera. Anda memiliki jiwa yang damai di ke kedalaman diri Anda. Kedamaian dan kebahagiaan sudah ada di dalam diri Anda. Ketika akal dan daya Anda sudah kehabisan energi untuk menghadapi realitas dunia luar Anda, maka menenangkan diri dan isi kembali energi positif di ke kedalaman diri Anda. Masuklah ke dalam diri Anda yang paling dalam untuk mengalami ketenangan dan kebahagiaan. Setelah Anda kuat, memiliki energi positif yang berlimpah, sudah dapat menyadari bahwa di ke kedalaman diri sejati Anda ada tempat yang membuat Anda menemukan segala macam solusi bagi kehidupan yang bahagia, Anda pun bisa kembali hadir ke dunia luar untuk menyelesaikan semua masalah dengan mudah.

Diri Anda adalah solusi untuk hidup Anda. Tidak perlu ada kesedihan sampai menjadi depresi yang merusak kesehatan diri sendiri. Tidak perlu kehilangan kedamaian jiwa hanya karena belum ketemu solusi. Tidak perlu kehilangan fokus pada tujuan hidup hanya karena masalah dan kesulitan menghalangi jalan Anda. Tidak perlu tenggelam dalam hati yang dipenuhi rasa takut dan khawatir tentang masa depan. Hidup memang tidak pasti. Hidup memang dalam perubahan terus-menerus. Hidup memang tidak dapat diprediksi. Tetapi, jika Anda menerima apa pun jalan hidup dengan gembira dan bahagia, maka Anda dapat melihat kehidupan dalam cahaya yang menerangi visi hidup Anda. Semua peristiwa dan kejadian dalam hidup bersifat sementara dan perubahan akan menciptakan yang baru. Kesulitan dan kemudahan akan lewat pada waktunya. Tidak ada yang permanen. Tidak ada yang pasti. Anda harus selalu memperkuat mental dan emosional agar memiliki ketabahan dan kesabaran untuk melewati masa-masa paling sulit. Setelah melewati masa sulit, belajarlah sesuatu untuk menjadikan Anda lebih bijaksana dan lebih bahagia dengan situasi apa pun.

Roda kehidupan terus-menerus berputar membawa keinginan dan ambisi Anda. Keinginan dan ambisi selalu menuntut pencapaian dan sukses lebih besar, pencapaian target yang lebih besar, segalanya yang lebih hebat dan lebih besar jumlahnya untuk memuaskan ego yang menguasai ambisi. Jika Anda tidak sadar bahwa pada waktunya roda kehidupan harus menyentuh dasar yang paling rendah, maka saat roda kehidupan berada di titik terendah, Anda bisa menderita hebat dalam kesulitan. Oleh karena itu, pahami bahwa kehidupan tidak selalu membuat Anda berada pada puncak pencapaian, kadang-kadang akan melempar Anda pada dasar jurang. Pelajari pola hidup yang selalu membawa siapa pun untuk mengalami kebahagiaan dan penderitaan. Keduanya selalu hadir untuk dialami dan dirasakan. Kesadaran dan sikap Anda untuk hidup gembira dan bahagia, akan mengubah penderitaan yang diberikan pancaindera dari interaksi Anda dengan dunia luar diri Anda. Berikan pelayanan terbaik bagi dunia luar Anda. Berikan kontribusi dan komitmen untuk keindahan dan kedamaian dunia. Miliki motivasi dan gairah untuk memberikan hal-hal positif dan membicarakan kebaikan di sepanjang hidup Anda. Hiduplah untuk membantu dan meringankan penderitaan orang lain. Jika semua yang Anda berikan adalah hal-hal positif dalam balutan cinta dan kepedulian, maka semua yang Anda berikan itu secara otomatis akan memperkaya atau memperkuat energi positif di dalam diri sejati Anda. Akibatnya, di dalam diri sejati Anda akan ada jutaan solusi untuk membantu kehidupan Anda agar selalu bahagia dan damai.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

REKAN KERJA YANG MENGUASAI MANAJER

“Jika Anda menghabiskan hari-hari Anda di tempat kerja dengan komitmen tanpa henti untuk menjadi paling produktif; untuk menciptakan prestasi yang paling luar biasa; untuk menghabiskan hari-hari Anda dengan bahagia. Ini artinya, Anda sedang menuju kemenangan abadi di sepanjang karir dan kehidupan pribadi. ~ Djajendra

Apa yang akan Anda lakukan ketika manajer Anda dipengaruhi dan dikuasai oleh sikap kolega Anda, sehingga manajer hanya mendengarkan apa kata kolega Anda dan tidak lagi bersikap adil dan bijak kepada Anda? Sikap kolega yang merebut pengaruh manajer dan mulai suka memerintah sesama rekan kerja adalah sebuah kenyataan yang sering dialami oleh karyawan. Realitas ini menyebabkan konflik dan kemarahan dalam hati, sehingga kinerja dan kebahagiaan di lingkungan kerja menurun. Jika hal ini dibiarkan dan tidak dikelola dengan baik, maka organisasi Anda tidak akan mampu mencapai prestasi terbaik. Sebab, setiap potensi dan kekuatan yang bersumber dari masing-masing individu selalu berada dalam konflik dan kemarahan yang tersembunyi di dalam hati dan pikiran.

Lingkungan kerja yang berkualitas membutuhkan manajer yang tidak pernah memberi keistimewaan pada salah satu staf secara berlebihan. Manajer yang berkualitas mampu mengelola semua karyawan dengan bijak dan adil. Semua orang didengar dan tidak seorang pun boleh mendominasi sesama kolega. Sikap negatif dan sikap positif harus dapat dikelola manajer dengan cerdas. Manajer juga harus mengawasi setiap peristiwa di tempat kerja dan tidak membiarkan adanya orang-orang yang bersekongkol melawan yang lain. Tidak membiarkan adanya kata-kata, ucapan, dan nada suara yang merusak keharmonisan kerja. Manajer harus mendukung setiap orang dengan sepenuh hati dan juga membantu kebutuhan penyelesaian target kerja dengan baik.

Para pengganggu tidak berada dalam kendali Anda. Ketika rekan kerja Anda menampilkan diri atau bersikap seolah-olah dirinya adalah atasan Anda, Anda tidak boleh terganggu dengan sikapnya. Anda tidak boleh menganggap perilaku mendominasi itu sebagai sebuah hambatan. Anda hanya perlu membangun kepercayaan pada diri sendiri dan setiap saat fokus untuk membangun kualitas diri Anda. Anda harus total membangun kualitas diri dengan kompetensi dan karakter kerja terbaik, sehingga semua orang membutuhkan Anda. Fokus pada waktu dan energi Anda untuk bekerja berdasarkan kepercayaan diri atas kemampuan terbaik Anda. Berlatih untuk mengendalikan tindakan dan perilaku Anda sendiri daripada mengurusi perilaku orang lain. Jadilah pribadi yang kompeten dan berkualitas secara professional, sehingga Anda menjadi orang yang sangat diperlukan di lingkungan kerja. Saat Anda menjadi orang yang sangat dibutuhkan, maka semua orang akan menghormati Anda dan tidak seorang pun yang berani mendominasi atau mengatur-atur Anda.

Tingkatkan keyakinan Anda untuk menanam nilai-nilai positif ke dalam diri sendiri setiap hari. Kendalikan diri dari sikap negatif dan jangan pernah memiliki persepsi negatif dengan perilaku tidak menyenangkan dari rekan kerja. Jika Anda membiarkan sikap negatif dari rekan kerja Anda memasuki emosi dan pikiran Anda, maka itu semua akan menjadi sesuatu yang mengacaukan daya tahan mental Anda, sehingga Anda mudah tersinggung dan marah dengan keadaan. Walaupun sikap kolega Anda tidak berubah dan selalu negatif, Anda yang terkendali dalam energi positif mampu mengabaikan dia dan tidak akan terpengaruh sedikitpun. Anda tetap mampu berkomunikasi tanpa beban dan mampu bekerja sama untuk meningkatkan kecepatan dalam proses kerja.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com