HARI ANTI KORUPSI SE-DUNIA 9 DESEMBER 2013

DJAJENDRA PROFILE“Korupsi adalah penyakit mental yang sangat mematikan eksistensi sebuah bangsa. Bila di dalam sebuah bangsa terserang penyakit korupsi, dapat dipastikan bangsa itu akan menjadi bangsa yang lemah, yang selalu sakit-sakitan di berbagai bidang kehidupan.” ~ Djajendra

Pada tanggal 31 Oktober 2003 Perserikatan Bangsa-Bangsa telah melakukan pengesahan Konvensi PBB Melawan Korupsi (United Nation Convention Against Corruption 2003). Dan juga telah menetapkan setiap tanggal 9 Desember sebagai Hari Anti Korupsi Internasional. PBB sebagai milik bangsa-bangsa se-dunia berperan untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan perdamaian di dunia.

Dalam pandangan PBB, korupsi dianggap telah menimbulkan ancaman yang sangat serius terhadap stabilitas dan keamanan masyarakat. Korupsi dianggap dapat merusak keberadaan sebuah bangsa melalui pengkeroposan lembaga-lembaga negara, organisasi bisnis, nilai-nilai demokrasi, nilai-nilai keadilan, keamanan, nilai-nilai etika, hukum, aturan, dan pembangunan berkelanjutan. Dan proses pengkeroposan ini dalam jangka panjang akan menjadikan bangsa tersebut gagal untuk menjadi sebuah bangsa yang adil, sejahtera, kuat, dan unggul di dalam barisan bangsa-bangsa dunia. Karena salah satu tujuan pendirian PBB adalah untuk memecahkan masalah internasional di bidang ekonomi, sosial, budaya, dan kemanusian; termasuk juga untuk memelihara perdamaian dan keamanan internasional, maka keprihatinan PBB tentang bahaya korupsi terhadap stabilitas dan keamanan masyarakat haruslah ditanggapi dengan sepenuh hati.  

Korupsi merupakan ancaman yang sangat serius dan bila tidak ditindak dengan tegas akan meruntuhkan sebuah bangsa di masa depan. Korupsi akan menciptakan Raja-Raja kecil dari hasil kejahatan, yang akan mencoba menguasai sebuah bangsa, lalu mengeksploitasi potensi dan kekayaan bangsa itu untuk kepentingan dan keuntungan pribadi. Kesadaran untuk tidak menganggap kecil persoalan korupsi sangatlah penting. Sikap dan perilaku yang menganggap korupsi sebagai urusan pribadi, serta langkah-langkah pencegahan dan pemberantasan korupsi yang setengah hati atau ragu-ragu akan memiskinkan, melemahkan, dan membuat bangsa tersebut terjajah oleh utang, serta tak berdaya menghadapi masa depan.

Bila ingin menjadi bangsa yang besar, kuat, sejahtera, unggul, merdeka, dan damai; maka, korupsi harus dihentikan. Cara menghentikan korupsi bukanlah dengan cara perang melawan korupsi, tetapi dengan kesadaran yang tinggi untuk menjalankan nilai-nilai integritas dan etika bisnis di semua aspek kehidupan.

Apapun bila diawali dengan kata perang, maka pertempuran akan dimulai, dan bisa saja kekuatan korupsi yang menang. Jadi, yang diperlukan adalah penegakkan hukum yang tegas, adil, pasti, serta menjalankan kebijakan yang membuat semua orang takut untuk korupsi.

Kekuatan hukum yang ketat di dalam integritas dan akuntabilitas akan membuat hukum sebagai obat mujarab untuk menghentikan korupsi. Kekuatan pemerintah dan kekuasaan yang anti korupsi akan mendedikasikan tata kelola negara untuk keunggulan bangsa. Kekuatan masyarakat yang anti korupsi akan menjadikan moral dan etika sebagai pencegah korupsi. Kekuatan kepemimpinan yang anti korupsi akan menjadikan negara unggul dan mampu berdiri sebagai kekuatan yang dihormati.

Korupsi yang sudah sistemik hanya dapat diperbaiki dengan hukum yang bersumber dari kekuatan integritas, ketegasan, dan keadilan. Orang-orang baik yang terjebak di arus korupsi masih bisa disadarkan secara moral. Tetapi, orang-orang tidak baik yang suka korupsi pastilah tidak bisa disadarkan dengan kekuatan moral. Sebab, jiwa mereka sedang dihuni oleh energi negatif, dan hanya hukum yang paling tegas, yang dapat mencegah mereka dari korupsi.

Koruptor adalah predator yang sangat rakus dan memakan segalanya. Sifat sangat rakus ini membuat koruptor tidak peduli kepada masa depan bangsa dan negara, tetapi dia sangat peduli kepada masa depan dirinya dan keluarganya. Koruptor selalu hidup dalam ambisi untuk mengeksploitasi apapun dengan sangat rakus, kalau bisa semua kekayaan dan kesejahteraan hanya menjadi miliknya sendiri.

Mengucapkan Selamat Hari Anti Korupsi Se-Dunia 9 Desember 2013

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PERSIAPKAN KUALITAS DIRI SEBELUM DIKALAHKAN ROBOT

DJAJENDRA2013“Di masa depan, persaingan untuk mendapatkan pekerjaan mungkin sudah tidak sesama manusia saja, tetapi sudah ditambah dengan robot.”~ Djajendra

Memiliki penghasilan besar adalah idaman dan harapan setiap orang. Jadi, Siapapun pasti menginginkan gaji yang lebih besar, dengan berbagai fasilitas yang membuat hidup sangat berkecukupan. Tetapi, sesungguhnya tidak semua orang akan merasa sudah cukup dengan penghasilan besar, karena tidak semua orang bisa hidup dengan puas, tanpa mengeksplorasi potensi dan kualitas hidupnya dengan lebih maksimal.

Mungkin sudah banyak orang yang paham bahwa uang bukanlah sesuatu yang akan mencukupi semua kebutuhan hidup, hanya rasa syukur dan terima kasihlah yang akan memenuhi semua kebutuhan hidup.

Kompetisi bisnis yang semakin ketat telah mengharuskan perusahaan-perusahaan untuk menjalankan bisnis dengan lebih efisien dan produktif. Hal ini mengharuskan perusahaan-perusahaan untuk menemukan tenaga-tenaga yang sangat profesional dibidangnya, dan juga yang memiliki karakter untuk lebih setia dalam menjaga keberlangsungan perusahaan dengan efektif.

Kondisi iklim kerja yang stabil dan konsisten dalam jangka panjang merupakan syarat mutlak agar perusahaan mampu menang dalam kompetisi yang ketat. Bila para pekerja terlalu sering berdemo dengan berbagai tuntutan yang tanpa kompromi, maka potensi matinya perusahaan akan semakin kuat. Bila perusahaan ditutup oleh alasan demo pekerja yang sifatnya sudah berlebihan, maka para pekerja pasti akan kehilangan pekerjaan, dan juga hal ini akan menutup kesempatan buat calon pekerja baru untuk mendapatkan pekerjaan.

Setiap tahun, jumlah ketersediaan lapangan pekerjaan dengan jumlah orang-orang yang siap bekerja menjadi tidak seimbang. Di mana, jumlah pencari kerja terus-menerus naik, sehingga hal ini pasti akan menciptakan pengangguran yang semakin tinggi jumlahnya. Bila pengangguran sudah sangat tinggi, pastilah keamanan negara akan berkurang, dan para investorpun akan semakin takut untuk menginvestasikan modalnya di negara-negara yang keamanannya kurang. Apalagi di negara-negara yang pekerjanya terlalu sering berdemo, yang disertai ancaman dan berbagai tuntutan yang menakutkan investor, maka dapat dipastikan para investor akan berhitung berkali-kali tentang risiko dari demo pekerja, sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

Dalam jangka panjang, perusahaan-perusahaan berpotensi meninggalkan kebijakan konvensional, seperti padat karya. Sekarang ini, semua orang tahu bahwa teknologi robot sedang dikembangkan untuk menggantikan berbagai pekerjaan di masa depan. Jadi, kemajuan pesat dalam teknologi robot telah menciptakan potensi ancaman serius bagi banyak pekerjaan, dan robot akan menggantikan pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh orang-orang dalam sebuah standar kerja.

Mungkin sekarang ini harga sebuah robot pekerja masih sangat mahal, tetapi pengembangan teknologi robot yang semakin maju, berpotensi menjadikan harga robot layak dibeli oleh para investor sebagai alat bantu di pabrik-pabrik mereka. Jelas, robot adalah mesin yang pasti akan stabil dan konsisten dalam melayani pekerjaan, sehingga proses produksi dapat terjamin untuk jangka panjang. Dan juga, robot adalah mesin yang harga belinya dapat disusutkan sebagai biaya bulanan, sehingga akan mengurangi jumlah pajak yang harus dibayar oleh perusahaan.

Kehadiran teknologi robot yang murah pastilah ditunggu-tunggu oleh perusahaan-perusahaan yang saat ini masih padat karya. Mereka pasti sangat menginginkan transformasi model usaha dari padat karya menjadi padat teknologi ataupun padat modal. Apalagi melihat ancaman dari demo pekerja yang terlalu sering, yang telah menimbulkan kerugian atas terhentinya proses produksi dan pelayanan, sehingga pastilah dibutuhkan sebuah jalan keluar untuk menyelamatkan investasi-investasi yang telah mereka tanamkan tersebut.

Persiapkan kualitas diri sebelum dikalahkan oleh robot. Setiap pekerja harus sadar untuk meningkatkan kualitas diri dengan perubahan menuju yang lebih baik. Saatnya menumbuhkan semangat kontribusi yang lebih tinggi. Etos kerja yang produktif adalah kekuatan yang wajib dimiliki setiap pekerja. Dan, jangan pernah mau dikalahkan oleh robot.

Miliki kekhawatiran bahwa pekerjaan yang dimiliki saat ini berpotensi diambil oleh robot. Untuk itu, tingkatkan kualitas dan kompetensi diri dengan karakter kerja yang luar biasa produktif dan efektif. Pastikan menjadi sahabat yang membangun perusahaan dengan kreativitas dan produktivitas yang tinggi. Jangan pernah menjadikan diri sebagai musuh yang secara terus-menerus melawan semua kebijakan perusahaan.

Lebih baik mempersiapkan diri dengan kualitas yang lebih hebat, daripada menuntut sesuatu yang lebih besar, sedangkan yang dituntut masih menganggap kontribusi yang diberikan tidak layak dibayar dengan tuntutan yang diminta.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

DEMO BURUH MENGHENTIKAN PRODUKTIVITAS PABRIK

“Kualitas buruh adalah energi ekonomi yang meningkatkan daya saing bangsa dan negara, dalam menghadapi kekuatan ekonomi dan perdagangan global.” ~ Djajendra

Buruh adalah bagian terpenting dari proses produksi; bagian terpenting dari proses bisnis; bagian terpenting dari proses penciptaan nilai tambah; dan juga bagian terpenting dari proses penciptaan kualitas terbaik. Buruh yang fokus dan berkualitas akan meningkatkan kinerja pada pekerjaan yang dilakukan.

Demo buruh yang berkelanjutan pasti akan merusak daya saing perusahaan. Sering sekali sebuah perusahaan mengalami kerugian besar akibat demo buruh. Ada perusahaan yang harus kehilangan omset penjualan yang sangat besar akibat demo buruh di pabriknya. Dan, tidaklah mudah dalam satu atau dua tahun untuk mengembalikan omset yang hilang tersebut.

Kenapa omset tersebut bisa hilang? Karena, demo yang berkelanjutan di dalam pabrik akan menghentikan proses produksi dan proses pengiriman. Dampaknya, kontrak penjualan tidak dapat dipenuhi oleh pabrik, dan pembeli pasti akan kehilangan kepercayaan kepada pabrik tersebut. Hal ini, tidak hanya berpotensi menciptakan kerugian besar di dalam pabrik, tetapi juga ada konsekuensi hukum atau etika oleh gagalnya pengiriman barang dengan tepat waktu.

Sebuah pabrik adalah tempat aktivitas ekonomi, khususnya tempat terciptanya nilai tambah dari sebuah proses produksi. Di sini, buruh dan investor sama-sama mencari uang untuk kehidupan ekonomi dari nilai tambah yang mereka ciptakan. Demikian juga dengan negara, negara akan semakin besar mendapatkan penghasilan melalui pajak atas operasional pabrik yang efisien dan berkelanjutan. Intinya, semua pihak akan menikmati keuntungan dari nilai tambah yang dihasilkan oleh  sebuah pabrik. Dan bila proses penciptaan nilai tambah ini terganggu, maka semua pihak akan mengalami kerugian.

Ketika inflasi di bidang ekonomi mengurangi daya beli dan daya ekonomi buruh, maka para buruh pasti akan kehilangan energi, untuk bekerja dengan penuh semangat agar dapat berkontribusi secara produktif dan efektif di tempat kerja.

Peningkatan inflasi di sebuah negara akan meningkatkan harga-harga dan biaya hidup. Bila harga-harga dan biaya hidup naik, maka buruh yang hanya bergantung pada penghasilan tetap minimum pastilah kehilangan fokus dan tenaga untuk melayani pekerjaannya dengan berkualitas. Dampaknya, daya saing negara tersebut akan kalah dalam perdagangan global, dan juga negara akan dibebani oleh tingkat pengangguran yang lebih tinggi.

Persoalan demo buruh tidaklah sebatas persoalan antara buruh dan pemberi kerja. Tetapi, merupakan persoalan tata kelola ekonomi negara yang efektif, produktif, efisien, kreatif dan penuh integritas. Bila pengelolaan ekonomi sebuah negara tidak di dalam integritas yang diperlihatkan dengan transparansi dan akuntabilitas, maka akar persoalan demo buruh sulit ditemukan, dan sulit untuk diselesaikan dengan adil.

Semakin sering demo buruh, semakin lemah daya saing pabrik-pabrik tersebut. Dan hal ini, akan menjadi prospek bagi meningkatnya pengangguran. Tingkat pengangguran yang tinggi pasti akan menakutkan semua pihak. Sebab, hal ini berpotensi menciptakan berbagai kelemahan dan kekurangan di dalam perekonomian dan keamanan negara tersebut.

Para pemimpin ekonomi di sebuah negara yang buruhnya sering demo, haruslah sadar diri, bahwa inflasi yang tidak wajar akan merusak sendi-sendi ekonomi negara tersebut. Oleh karena itu, diperlukan tindakan dan sikap yang dilandasi oleh integritas yang tinggi, untuk mengontrol akar persoalan demo buruh, agar kualitas daya saing dan kondisi positif ekonomi negara, dapat terus tumbuh di dalam kekuatan integritas dan produktivitas yang tinggi.

Melokalisasi persoalan demo buruh sebatas hubungan kerja antara buruh dan investor adalah kesalahan terbesar. Sebab, akar persoalan demo buruh adalah tidak tercukupinya gaji yang diterima untuk membiayai kehidupan yang minimum. Kenaikan biaya hidup oleh berbagai kebijakan dan realitas ekonomi, telah menjadikan gaji yang diterima oleh buruh tidak tercukupi untuk membiayai kebutuhan hidup sebulan.

Demo buruh yang terlalu sering dan berkelanjutan akan mengecilkan kekuatan ekonomi bangsa dan negara. Sebab, hal ini berpotensi menjadikan pabrik-pabrik terpaksa ditutup oleh daya saing yang kalah di dalam realitas perdagangan global.

Hubungan kerja antara buruh dan pemberi kerja wajib di dalam keharmonisan yang produktif. Bila hubungannya selalu meruncing di dalam ketidakpuasan, maka bisnis dan proses produksi pastilah tidak efisien. Dampaknya, aliran likuiditas dari hasil nilai tambah warga negara ke dalam ekonomi dan pasar akan berkurang. Jelas, hal ini akan menjadi awal untuk mengecilkan kekuatan ekonomi negara, dan membuat negara terpaksa harus berhutang untuk membiayai operasionalnya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BUDAYA TRUST MENINGKATKAN PERDAGANGAN DAN INVESTASI

“Bangsa dan negara yang cerdas menyiapkan dirinya dengan budaya kepercayaan, akan mendapatkan keuntungan dan manfaat yang sangat besar dari globalisasi, termasuk akan menikmati kemakmuran dan kesejahteraan yang lebih baik.” ~ Djajendra

Kepercayaan adalah mata uang yang paling tinggi nilainya. Bila Anda menjadi orang yang paling dipercaya, maka permintaan atas jasa atau layanan dari Anda akan sangat tinggi. Demikian juga, bila produk atau jasa dari perusahaan Anda sangat dipercaya oleh pelanggan dan stakeholders lainnya, maka potensi bisnis Anda akan terus meningkat secara berkelanjutan, dan pastinya penjualan akan berada di posisi tertinggi.

Dalam dunia yang semakin kecil oleh globalisasi dan teknologi internet ini, setiap warga negara Indonesia harus sadar akan pentingnya kepercayaan dalam pembangunan ekonomi bangsa dan negara Indonesia. Bila kejujuran, transparansi, akuntabilitas, dan kualitas dapat diberikan dari integritas dan etika yang tinggi; maka pandangan positif  dari warga atau korporasi negara-negara lain, akan mempengaruhi peningkatan perdagangan dan investasi mereka ke Indonesia. Jadi, trust atau kepercayaan adalah mata uang atau kekayaan abadi yang wajib Anda hadirkan dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Tanpa trust, perusahaan Anda secara perlahan-lahan akan kehilangan pangsa pasar, dan pada akhirnya sulit mencapai target penjualan yang Anda tetapkan.

Setiap kebijakan bisnis tidaklah boleh mengabaikan faktor kepercayaan. Untuk meningkatkan faktor kepercayaan dalam bisnis diperlukan upaya peningkatan citra positif perusahaan. Citra positif akan meningkatkan reputasi dan kredibilitas perusahaan, dan hal ini akan memiliki dampak yang sangat besar pada kemampuan untuk menjual produk atau jasa.

Ada sebuah cerita menarik dari sebuah toko digital printing dan fotocopy, yang sangat agresif dalam membangun citra positif  tokonya secara fisik. Di tokonya sangat  banyak banner, brosur, dan berbagai macam tempelen-tempelen kertas warna-warni dengan kata-kata yang sangat indah tentang kualitas produk, harga yang kompetitif, dan pelayanan 24 jam. Setelah berjalan lebih dari tiga tahun, toko yang hebat itupun ditutup. Dari hasil penelitian, ternyata toko tersebut tidak memiliki sumber daya manusia yang tulus dan ikhlas memberikan pelayanan cepat dan tepat waktu. Sikap dan perilaku karyawan yang ketus, tanpa senyum, dan menganggap pelanggan yang membutuhkan mereka, mengakibatkan rasa kecewa dan hilangnya kepercayaan pada toko tersebut. Walau pemiliki toko tersebut sudah memiliki program-program penjualan yang hebat, tetapi sikap dan perilaku negatif dari para operator toko, telah menghilangkan kepercayaan pelanggan pada toko tersebut. Dari hari ke hari akumulasi rasa kecewa atas pelayanan yang buruk telah membuat para pelanggan meninggalkan toko tersebut untuk selamanya. Kabar buruk yang ditularkan dari mulut ke mulut tentang toko tersebut, pada akhirnya menciptakan akumulasi rasa tidak percaya yang sangat tinggi.   

Kepercayaan yang tinggi hanya dapat dihasilkan dari sikap dan perilaku yang dengan sepenuh hati menjalankan etika, integritas, akuntabilitas, transparansi, pelayanan dari hati, serta selalu bekerja lebih bersama kreativitas dan inovasi dalam menghasilkan hal-hal terbaik untuk memuaskan kebutuhan konsumen.

Budaya saling percaya akan menjadikan hubungan bisnis dan investasi antar negara, antar perusahaan, antar pribadi menjadi lebih produktif, serta menjanjikan pangsa pasar yang lebih besar.

Fondasi globalisasi adalah etika bisnis yang kuat dan unggul, hukum yang adil dan bijak, integritas di semua aspek bisnis; serta kinerja sumber daya manusia yang efektif, produktif, efisien, dan kreatif. Jadi, negara dan bangsa manapun pasti akan unggul dalam globalisasi, bila budaya trust menjadi energi yang menggerakan perilaku kehidupan kerja sehari-hari.

Bangsa dan negara yang cerdas menyiapkan dirinya dengan budaya kepercayaan, akan mendapatkan keuntungan dan manfaat yang sangat besar dari globalisasi, termasuk akan menikmati kemakmuran dan kesejahteraan yang lebih baik.  

Bila prasangka buruk mengurangi kepercayaan kepada sebuah bangsa dan negara, maka sudah seharusnya negara dan bangsa tersebut menunjukkan kepada dunia bahwa mereka telah membiasakan perilaku kehidupan dengan penguatan etika, integritas, transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan yang lebih dari hati yang tulus.

Budaya trust adalah kekuatan yang wajib dibangun dan dikembangkan melalui sistem, tata kelola, mindset, dan perilaku kehidupan di dalam kejujuran, keterbukaan, tanggung jawab, kreativitas, inovasi, pelayanan, serta kualitas yang terus-menerus ditingkatkan untuk tetap menang di pasar.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PERUSAHAAN JATUH KARENA MELALAIKAN ETIKA DAN INTEGRITAS

“Bila moral individu di dalam perusahaan rusak, maka perusahaan akan melakukan praktik bisnis yang menyimpang dari etika, serta bermain spekulasi dengan risiko.” ~ Djajendra

Melalaikan etika dan integritas akan membuat perusahaan melemah hingga akhirnya tidak berdaya.

Salah satu contoh yang paling menghebokan dunia bisnis adalah skandal Enron Corporation yang terjadi pada akhir tahun 2001. Sebagai perusahaan energi terbesar di dunia, Enron harus jatuh untuk selamanya. Padahal, bisnis yang digeluti Enron memiliki prospek dan pangsa pasar yang luar biasa.

Praktik tata kelola dan bisnis yang melalaikan etika dan integritas telah membuat Enron Corporation mengalami kebangkrutan.  Dan, jatuhnya Enron Corporation sekaligus membongkar kolaborasi dari salah satu kantor akuntansi publik terbesar di dunia, yaitu Arthur Andersen dalam partisipasinya untuk melalaikan etika dan integritas.

Walau kejayaan Enron telah lama berakhir. Tetapi, pelajaran yang ditinggalkan oleh Enron tidaklah boleh dilupakan oleh semua pelaku bisnis. Kisah Enron Corporation haruslah dijadikan sebagai alat pengingat bahwa tata kelola bisnis tanpa etika dan integritas, berpotensi membuat perusahaan gagal dan bangkrut.

Sehebat apapun kepemimpinan dan budaya perusahaan, bila melalaikan etika dan integritas, maka energi negatif akan melemahkan moral organisasi. Dan, moral yang lemah tersebut akan menghasilkan virus yang mematikan perusahaan.

Jatuhnya perusahaan-perusahaan oleh persoalan etika dan integritas sesungguhnya sangatlah banyak.  Ada yang terekspos dan menjadi berita besar, tetapi banyak juga yang mati diam-diam, tanpa publikasi.

Tentunya, di era tata kelola bisnis yang sekarang ini, etika dan integritas merupakan sesuatu yang wajib agar para pemimpin perusahaan tidak terjebak dalam masalah hukum. Selain itu, energi transparansi dan akuntabilitas juga wajib menjadi penguat etika dan integritas.

Bila pemimpin bisnis masih suka melalaikan atau pura-pura melupakan etika dan integritas, maka penyimpangan oleh perusahaan akan menjadikan perusahaan selalu bergejolak dalam krisis dan kesulitan. Jelas, hal ini akan menciptakan pengangguran baru, serta membuat para karyawan dan keluarganya menderita karena kehilangan penghasilan.

Mematuhi etika dan integritas adalah wujud dari rasa tangung jawab sosial perusahaan. Khususnya terhadap para pemangku kepentingan,  seperti: karyawan, pemegang saham, pelanggan, pemasok, bank, dan stakeholders lainnya yang terkait langsung dengan operasional perusahaan.

Tentu saja, etika tidak selalu hitam dan putih. Etika juga berpotensi untuk berhadapan dengan situasi yang menyebabkan pilihan sulit. Tetapi, selama semua pilihan itu dilakukan dari prinsip-prinsip yang solid untuk meningkatkan daya tahan perusahaan, maka hal itu sah-sah saja. Dan yang penting, secara keseluruhan haruslah dipastikan kesehatan perusahaan tetap kuat, serta berada di jalur yang etis.

Etika dan integritas adalah inti dari keberhasilan jangka panjang yang berkelanjutan. Tanpa etika dan integritas, tidak ada strategi yang dapat bekerja dengan baik. Sebab, walau perusahaan diisi dengan orang-orang paling cerdas dan paling berpengalaman, tetapi bila mereka tidak menunjukkan etika dan integritas, maka mereka akan mengalami peristiwa kerusakan moral. Bila moral organisasi rusak, maka organisasi akan melakukan praktik bisnis yang menyimpang dari etika, serta bermain spekulasi dengan risiko.

Menciptakan budaya perusahaan yang etis dengan cara mengembangkan prinsip-prinsip kerja dari kekuatan integritas, akan menjadikan perusahaan berkontribusi secara kuat untuk kehidupan tanpa korupsi.

Perilaku bisnis yang suka melalaikan etika dan integritas, akan berkontribusi untuk menciptakan perilaku pemangku kepentingan yang tidak jujur, serta berpotensi menghadirkan pola hubungan yang curang dan penuh korupsi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KESADARAN UNTUK MENCIPTAKAN NILAI TAMBAH EKONOMI

PROFILE DJAJENDRA CORPORATE TRAINING 01

“Resep untuk hidup sejahtera adalah menjadikan diri Anda sebagai energi produktif pencipta nilai tambah ekonomi.” ~ Djajendra

Hidup berarti terhubung dengan realitas ekonomi. Setiap orang adalah bagian dari kekuatan ekonomi, yang terikat dalam permainan realitas ekonomi. Tidak ada seorang pun yang bisa hidup sejahtera, bila dirinya tidak menciptakan nilai tambah ekonomi di dalam kehidupannya. Nilai tambah ekonomi adalah jawaban untuk menemukan kesejahteraan hidup. Pahami cara menggunakan energi, waktu, potensi, hubungan, kecerdasan, kemampuan, kompetensi, dan sikap baik; untuk menghasilkan nilai tambah ekonomi yang lebih besar buat memperkaya kehidupan Anda.

Miliki kesadaran bahwa tanpa uang segalanya akan terlihat sulit dan tidak mudah. Dan, dengan uang bukan berarti Anda boleh hidup bersantai-santai, tetapi uang tersebut harus diberdayakan ataupun dikomersialkan dalam berbagai wujud investasi, agar setiap hari Anda bisa menjadi pribadi pencipta nilai tambah ekonomi buat kehidupan.

Kuasai pengetahuan tentang cara memasarkan semua potensi dan kemampuan diri Anda, kepada realitas kehidupan ekonomi yang lebih besar. Jadikan diri Anda mampu untuk berkontribusi di dalam pangsa pasar, serta mampu menciptakan pelanggan dan menghasilkan keuntungan dari usaha Anda.

Semakin sadar Anda untuk mengkomersialkan semua kemampuan Anda, semakin Anda akan menjadi pribadi yang meningkatkan kualitas kehidupan dan kesejahteraan Anda. Tingkatkan reputasi dari usaha Anda, dan tingkatkan peluang untuk memenangkan kompetisi di pasar kehidupan ekonomi yang luas.

Sekarang ini, kita semua sedang hidup dalam realitas kehidupan dengan jejaring sosial yang sangat besar. Ratusan juta orang telah terhubung di dalam berbagai situs jejaring sosial, dan semua ini merupakan wujud dari interaksi dan komunikasi. Bila Anda memanfaatkan hubungan interaksi dan komunikasi ini, maka Anda dapat menawarkan produk atau jasa pelayanan Anda kepada ratusan juta orang-orang tersebut. Gunakan kecerdasan dan kreativitas untuk meningkatkan reputasi usaha Anda di jejaring sosial Anda.

Bekerjalah dengan ikhlas dan tulus untuk melayani dan berkontribusi ke dalam potensi pasar. Jadilah pribadi yang hidup untuk membantu, melayani, dan berkontribusi kepada pasar Anda. Kuatkan posisi Anda di dalam pasar yang dinamis dan selalu berubah sesuai kebutuhan.

Kesadaran komersial dan ketajaman visi bisnis Anda, akan menjadi modal paling penting dalam menjadikan Anda sukses dan sejahtera. Jadikan kesadaran komersial Anda sebagai karir untuk menerima risiko dan mengubahnya menjadi peluang terbaik. Manfaatkan semua informasi yang masuk akal untuk memperkaya strategi dan taktik bisnis Anda. Buatlah keputusan-keputusan hebat sebagai solusi untuk menjawab kebutuhan pasar. Buatlah semua orang di pasar terinformasi dengan baik atas semua hal yang ingin Anda jual, serta jagalah kepercayaan setiap orang dengan pelayanan dan sikap baik.

Kesadaran dan kemauan Anda untuk menciptakan nilai tambah ekonomi, akan menjadikan Anda sebagai pribadi produktif, yang terus-menerus menghasilkan karya untuk dikontribusikan ke dalam pasar yang membutuhkan.

Luangkan waktu untuk memahami minat, motivasi, kepribadian, kemampuan, fokus, dan kesadaran hidup Anda. Lalu, berikan motivasi kepada diri sejati Anda, agar diri sejati Anda peduli untuk menjadikan potensi dan kemampuan dirinya sebagai aset produktif. Jadilah pribadi yang sadar untuk menghasilkan nilai tambah buat diri sendiri dan kehidupan orang lain.

Hiduplah untuk meningkatkan kinerja dan prestasi. Di sini, Anda wajib memahami industri yang sedang Anda tekuni. Pahami para pesaing, pahami para pemasok, pahami kebutuhan pelanggan, pahami cara memperkuat jaringan, pahami cara membuat keputusan yang lebih baik, dan pahami cara menjaga reputasi dan kepercayaan masyarakat terhadap usaha Anda.

Kuasai kompetensi inti yang Anda butuhkan dalam kontribusi dan pelayanan. Bekerjalah dengan strategi jangka panjang, dan raihlah sukses di setiap rencana jangka pendek. Nikmati semua hal yang Anda kerjakan dengan antusias dan penuh perhatian. Cintai kontribusi dan pelayanan Anda dengan sepenuh hati. Jadilah bintang yang selalu bersinar untuk menciptakan nilai tambah ekonomi buat kesejahteraan diri sendiri, orang lain, dan negara.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

JANGAN PERNAH HENTIKAN BISNIS ANDA, WALAUPUN BISNIS ITU SEDANG GAGAL

004“Setiap rencana pasti disusupi risiko, dan setiap tindakan pasti diikuti risiko. Risiko yang tak terkalkukasi dapat mengusik mimpi, dan membuat mimpi terkubur dalam kegagalan.”~ Djajendra

Menjadi pebisnis haruslah siap berselancar dengan risiko, tanpa takut ditenggelamkan oleh risiko. Salah satu kelemahan dari pebisnis yang tidak unggul adalah sikap tidak sabar menghadapi kerugian, serta sangat terobsesi untuk mendapatkan untung yang banyak dengan cepat. Ketika kerugian terjadi beruntun dan menggoyang fondasi bisnis, maka dia akan menjadi sangat ketakutan, dan biasanya segera menghentikan bisnis. Bila bisnis sudah dihentikan, maka peluang untuk menjadi pebisnis yang besar pasti akan hilang. Pebisnis sejati adalah dia yang walaupun rugi berkali-kali, tekad dan gairah untuk melanjutkan bisnis tidak akan terhentikan, dia akan terus memetakan risiko sambil mencari peluang untuk menjadi besar bersama bisnisnya.

Pebisnis unggul selalu menjadi kreatif untuk memodifikasi bisnis yang dimiliki saat ini dengan hal-hal baru, sehingga bisnis tersebut memiliki daya tarik untuk mengundang lebih banyak pelanggan. Dia juga akan bersikap kreatif dan terbuka untuk membuat bisnisnya tidak kalah dalam kompetisi pasar. Seorang pebisnis sejati tidak akan pernah lelah mengikuti kompetisi,  dan dia akan menjadi panglima bisnis, yang setiap hari ikhlas berjuang untuk memenangkan pasar dengan berbagai strategi dan taktik jitu.

Sangat banyak kisah sukses bisnis dihasilkan dari kerugian berkali-kali, tapi karena pebisnisnya ulet, disiplin, tekun, dan ikhlas menjalankan bisnisnya dengan sepenuh hati, maka pada akhirnya dia mampu bangkit untuk merahi sukses, walau kerugian mencoba menghentikan bisnisnya. Orang-orang yang ikhlas menjalankan misi dan visi bisnisnya dengan tekun dan penuh disiplin, selalu akan tahan ujian, dan selalu bangkit dari semua kegagalan yang mencoba mengubur mimpi besar mereka.

Tidak ada nasib buruk buat para pebisnis sejati. Setiap kerugian biasanya disikapi dengan tenang, lalu mencari cara-cara baru, agar bisa tetap unggul dan sukses bersama bisnisnya. Semangat untuk memulai sebuah misi usaha, semangat untuk meluncurkan produk unggul, dan semangat untuk mengerjakan pekerjaan besar dalam setiap aspek bisnisnya, akan selalu disertai dengan harapan untuk sukses. Sikap optimis yang terkalkulasi dalam rasa yakin dan percaya diri, akan menjadi energi pendorong untuk mewujudkan yang diimpikan.

Memulai sebuah bisnis berarti siap menjalani ketidakpastian dalam risiko. Kepribadian yang berani, tegas, bertanggung jawab, serta mau meluangkan waktu untuk bisnis dan memetakan risiko, adalah syarat dasar untuk membuat seseorang menjadi pebisnis tangguh. Pebisnis unggul tidak akan membiarkan kegagalan dan kerugian menghentikan semangat dan gairah bisnisnya. Dia seorang pejuang yang selalu cerdas menguatkan dirinya saat harus menghadapi hal-hal berisiko tinggi, dan selalu meningkatkan disiplin, serta tidak terjebak dalam kekecewaan atau kehilangan.

Pebisnis unggul selalu cerdas membuang rasa malu. Dia juga sangat cerdas mempelajari penyebab kegagalan dan kerugian. Dan, dia juga sangat cerdas untuk segera menarik keluar dirinya dan bisnisnya dari risiko-risiko yang tidak diinginkan. Kecerdasan dan keberanian mentalnya tidak akan membuat bisnisnya terhenti, walau berbagai rintangan dan cobaan mencoba menghentikan bisnisnya. Dia selalu mampu belajar dan menjadikan dirinya seorang ahli yang cerdas mengatasi semua persoalan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PREDIKSI EKONOMI INDONESIA TAHUN 2013

FINANCIAL MOTIVATION TRAINING

PREDIKSI EKONOMI INDONESIA TAHUN 2013

“Setiap bangsa harus menjadi kuat dan unggul secara ekonomi, agar bangsa itu dihormati dan diperhitungkan kekuatannya oleh seluruh bangsa-bangsa di dunia.” ~ Djajendra

Optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi harus diikuti dengan disiplin untuk mengelola semua anggaran dengan efektif dan efisien, baik itu oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta, termasuk setiap individu di dalam rumah tangga. Pelemahan ekonomi global berpotensi terjadi di tahun 2013. Setiap pihak pelaku ekonomi sudah wajib untuk bersikap jujur dan membangun semangat dalam mengatasi tantangan pelemahan pertumbuhan ekonomi global. Apalagi krisis ekonomi di wilayah Eropa sepertinya belum akan berakhir, dan ada kecendrungan untuk terus meningkat dalam intensitas yang lebih tinggi dibandingkan tahun 2012. Dampak dari perluasan krisis ekonomi dan keuangan di wilayah Eropa, dan juga Amerika Serikat, akan menjadi ancaman buat perusahaan-perusahaan dalam menjaga konsistensi bisnis ke wilayah tersebut.

Eropah dan Amerika Serikat adalah sebuah pasar bisnis yang sangat besar, dan menentukan daya tahan ekonomi dari negara-negara yang perusahaan-perusahaannya bergantung pada pasar di kedua wilayah tersebut. Bila ke dua wilayah tersebut pasarnya sedang sakit oleh krisis, maka harus ada kesadaran untuk menjalankan tata kelola ekonomi dan bisnis yang lebih efektif dan efisien. Tapi realitas menunjukkan, inflasi telah membuat berbagai komponen biaya menjadi lebih tinggi. Kenaikan tarif listrik, jalan tol, upah minimum, dan biaya-biaya rutin lainnya telah menciptakan tantangan baru yang harus dikelola dengan lebih hati-hati.

Banyak pihak telah memprediksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2013 di atas 6 persen. Saya pribadi merasakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 6 persen akan berlangsung secara konsisten dalam jangka waktu yang lama. Dan hal ini seharusnya dijadikan momentum untuk memperkuat infrastruktur ekonomi nasional, agar pertumbuhan ekonomi nasional dapat menciptakan pemerataan kekuatan ekonomi di semua wilayah dan sektor usaha.

Sekaranglah waktunya buat pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama menjalankan semangat efisiensi dan efektivitas. Setiap individu sebagai pelaku ekonomi harus berkontribusi dengan produktif, dan menjadi lebih efisien terhadap pengeluaran. Semangat untuk menabung dan berinvestasi haruslah menjadi kebersamaan nasional secara kolektif, agar ekonomi Indonesia di masa depan lebih kuat dan produktif, sehingga masyarakat Indonesia lebih sejahtera.

Bersama semangat efisiensi dan efektivitas, pemerintah harus menjalankan anggaran pengeluaran dengan prinsip hati-hati dari integritas untuk menjalankan tata kelola ekonomi negara yang sehat dan jujur. Setiap pinjaman harus diperlakukan untuk menciptakan nilai tambah ekonomi buat kejayaan negara, dan setiap nilai tambah harus digunakan untuk mengurangi beban pinjaman, agar di masa depan masyarakat tidak lagi menanggung beban ekonomi berat dari utang negara.

Konsumsi rumah tangga haruslah bisa lebih terkendali, agar setiap rumah tangga dapat melakukan investasi untuk memperkuat keuangan pribadi buat masa depan. Dan hal ini pasti akan menjadi kontribusi besar untuk memperkuat tabungan atau investasi nasional. Setiap warga negara Indonesia harus memiliki semangat untuk melakukan pengeluaran yang lebih sedikit daripada penghasilan yang diterima. Bila semua warga negara Indonesia terlatih dan terbiasa untuk hidup sederhana, serta membelanjakan uangnya untuk barang dan jasa produk lokal dengan konten lokalnya di atas 90 persen, maka secara perlahan-lahan ekonomi Indonesia akan tumbuh menjadi raksasa yang dihormati oleh bangsa-bangsa lain.

Tata kelola pemerintah yang efektif dan efisien untuk menjaga impor barang modal yang benar-benar digunakan sebagai input untuk produksi ekspor, akan menjadikan pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin kuat di masa depan. Setiap unit kerja pendukung manajemen tata kelola pemerintah, baik di pusat maupun di daerah, haruslah memiliki semangat kejujuran, dan bekerja untuk kinerja pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, serta memagari setiap risiko dengan tata kelola yang dapat dipercaya oleh semua pihak.

Setiap risiko ketidakpastian yang hadir di setiap situasi dan kondisi pergerakan ekonomi, harus diterjemahkan sebagai tantangan yang perlu ditekuni dengan penuh disiplin, untuk menemukan solusi yang membawa ekonomi Indonesia kepada kejayaan. Setiap kebijakan dan keputusan harus berenergi konsisten, serta tidak terjebak dalam sikap pesimis terhadap ketidakpastian. Setiap pihak yang memiliki otoritas harus menyiapkan pengetahuan dan wawasan, untuk menghadapi ketidakpastian dengan semangat optimis, yang penuh gairah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.

Semoga ketidakpastian ekonomi di Eropa dan Amerika Serikat tidak menjadi alasan atas setiap penurunan kinerja ekonomi nasional. Setiap bangsa harus menjadi kuat dan unggul secara ekonomi, agar bangsa itu dihormati dan diperhitungkan kekuatannya oleh seluruh bangsa-bangsa di dunia.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Next post:

PREDIKSI EKONOMI INDONESIA TAHUN 2012

“Tidak Ada Masa Depan Buat Orang-Orang Pesimis yang Terlalu Mengkhawatirkan Kemajuan Ekonomi Negaranya. Masa Depan Ada Pada Orang-Orang Yang Berpikir Optimis, Yang Bekerja Keras Untuk Mengurangi Risiko, Dan Berjuang Total Untuk Meningkatkan Kemajuan Ekonomi Negaranya Melalui Kecerdasan Kreatifnya.” – Djajendra

Memasuki tahun 2012 sebagian orang  merasa khawatir oleh krisis ekonomi yang sedang berlangsung di Eropa dan Amerika Serikat. Selama ini, dominasi dari kekuatan ekonomi Eropa dan Amerika Serikat sangat luar biasa pengaruhnya terhadap perekonomian global. Oleh karena itu, wajar saja bila banyak orang selalu melihat perilaku ekonomi Eropa dan Amerika Serikat sebagai alat ukur untuk menyelamatkan nilai dari kekayaan yang mereka miliki.

Setelah melakukan pembelajaran dan mengutak-atik angka-angka untuk memprediksi perekonomian Indonesia di tahun 2012, hasilnya lebih kurang sama saja seperti yang sudah dibicarakan oleh banyak ahli dan pengamat ekonomi. Ekonomi Indonesia masih dijalan yang baik dan tetap akan memberikan pertumbuhan positif yang kemungkinan besar bertumbuh diantara 5,5% – 6,5% dengan inflasi di level 5% – 7%, dan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat akan berada di level 8900 – 9300.

Secara intuitif saya merasakan bahwa perekonomian Indonesia akan bertumbuh secara stabil dalam jangka waktu yang lebih panjang. Oleh karenanya, tahun 2012 adalah tahun yang sangat optimistis buat mengarahkan ekonomi Indonesia kepada jalur yang diinginkan, agar dapat memberikan kesejahteraan buat masyarakat banyak. Oleh karena itu, mengarahkan dan memotivasi pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui sektor industri dan perdagangan berbasis sumber daya alam, sumber daya manusia kreatif, dan pariwisata akan membuat ekonomi Indonesia semakin tangguh di tahun 2012.

Risiko dari perasaan khawatir terhadap keadaan di kawasan Eropa dan Amerika Serikat akan berdampak kepada sektor keuangan dan sektor pasar modal. Akibatnya, kemungkinan besar para investor lebih suka menyimpan uang mereka di logam mulia emas atau pun di properti. Properti yang kemungkinan akan diincer adalah tanah, dan biasanya investasinya bersifat jangka panjang dan tidak likuid.

Kekuatan pasar domestik Indonesia sangatlah luar biasa. Kebiasaan sebagian besar masyarakat Indonesia yang lebih suka berbelanja daripada menabung telah menjadi sebuah kekuatan untuk pertumbuhan ekonomi. Sebab, uang akan terus berputar dan dalam setiap putaran uang tersebut akan menciptakan nilai tambah ekonomi.

Kecerdasan untuk mengelola potensi, dan memotivasi pertumbuhan pasar domestik oleh pihak yang berwenang. Khususnya, untuk memudahkan produk dan jasa buatan dalam negeri agar dapat menjadi lebih efektif, kreatif, produktif, efisien, dan berdaya saing unggul dibandingkan produk import, akan menjadikan ekonomi Indonesia lebih kuat dan tidak perlu takut terhadap keadaan di kawasan Eropa dan Amerika Serikat.

Tahun 2012 adalah tahun yang sangat tepat untuk Indonesia buat menyiapkan sistem perdagangan dan investasi yang kuat. Termasuk, menyiapkan kapasitas dan keunggulan daya saing industri Indonesia dalam menghadapi liberalisasi perdagangan dan jasa di waktu yang akan datang; agar Indonesia tetap unggul saat berhadapan dengan ekonomi China, India, dan negara-negara penghasil produk murah lainnya.

Upaya terhadap pemulihan ekonomi Eropa dan Amerika serikat di tahun 2012 kemungkinan tidak terlalu optimis. Tetapi, ekonomi Eropa dan Amerika Serikat tidak akan lebih memburuk dibandingkan tahun 2011. Oleh karena itu, pemikiran dan perkiraan yang mengkhawatirkan resesi ekonomi yang lebih buruk di Amerika Serikat dan Eropa kemungkinan besar tidak akan terjadi.

DJAJENDRA

MENGANTISIPASI ARUS MODAL KELUAR

“Investor Hanya Suka Melihat Peluang Dan Keuntungan, Investor Tidak Suka Melihat Ketidakpastian Dan Kerugian. Apalagi Bila Sebuah Negara Tidak Memiliki Kepastian Hukum, Maka Investor Hanya Akan Datang Untuk Berspekulasi Bukan Untuk Berinvestasi.” – Djajendra

Krisis ekonomi Amerika Serikat dan sebagian negara di kawasan Eropa akan memasuki babak perbaikan. Recovery ekonomi di negara-negara yang terkena dampak krisis keuangan pasti akan menyedot perhatian para investor, untuk mencari peluang keuntungan dari proses recovery yang sedang dilakukan oleh negara-negera tersebut.

Dampak terbesar dari proses recovery ekonomi negara-negara tersebut adalah akan mengalirnya modal masuk secara besar-besaran ke negara-negara tersebut. Biasanya, negara yang habis terkena krisis keuangan akan menawarkan banyak kemudahan dan keuntungan untuk para investor yang mau berinvestasi. Sebab, mereka sedang butuh dana segar dalam jumlah sangat banyak untuk pemulihan kekuatan ekonominya.

Jiwa sejati investor yang suka berpetualang untuk mencari peluang dan keuntungan, walaupun harus melalui risiko yang membahayakan, pasti akan tergoda untuk memindahkan sebagian portfolio investasinya ke negara-negara yang sedang melakukan recovery ekonomi. Sebab, mereka pasti sudah mencium wanginya keuntungan yang bakal mereka dapatkan di tempat yang sedang butuh banyak likuiditas untuk pemulihan ekonomi.

Secara fundamental, negara – negara seperti Amerika Serikat dan Eropa selalu memiliki keunggulan dalam hal kepastian hukum, kualitas sumber daya manusia, dan infrastruktur investasi yang luar biasa. Artinya, investor tidak akan terlalu khawatir  dengan berbagai risiko investasi, mereka hanya perlu mendapatkan dukungan dari pemerintahan negara-negara tersebut untuk memetik keuntungan seperti yang mereka inginkan.

Bila pemerintahan di Amerika Serikat dan Eropa mengijinkan investor menikmati keuntungan dengan risiko minimal, maka pastinya arus modal masuk ke negara-negara tersebut akan menjadi sangat besar. Pertanyaannya, dari manakah arus modal itu akan mengalir? Menurut saya, negara-negara yang selama ini mendapatkan arus modal yang sangat besar melalui pasar modal dan pasar uang harus lebih berhati-hati. Kebijakan yang kalah menguntungkan dari negara-negara yang sedang menawarkan banyak kemudahan dan keuntungan buat investor, akan membuat arus modal keluar.

Arus modal masuk di pasar modal dan pasar uang sifatnya selalu seperti jinak-jinak merpati. Oleh karena itu, para pembuat kebijakan harus memahami perilaku dari jinak-jinak merpati. Bila tidak, maka merpati-merpati itu akan terbang ke Amerika Serikat dan Eropa untuk menikmati makanan dengan risiko yang minimal. Pembuat kebijakan harus cerdik untuk menahan merpati-merpati itu agar tetap suka tinggal dan menikmati makanan yang disajikan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com