DISIPLIN DIRI MEMBUAT SESEORANG TIDAK BISA DIHENTIKAN UNTUK MENCAPAI IMPIAN

“Disiplin itu seperti nafas yang tidak pernah berhenti selama kita masih hidup.”~Djajendra

Tidaklah mungkin membuat diri kita disiplin dalam satu hari. Disiplin adalah tentang niat yang tidak pernah berubah untuk mewujudkan impian atau tujuan, walau seribu kegagalan dan kesulitan masih menghadang kita untuk mencapai impian. Disiplin membuat diri kita selalu memiliki cara baru untuk mengatasi kegagalan dan kesalahan. Disiplin membuat diri kita selalu sadar untuk memanfaatkan waktu dan tenaga dengan sebaik mungkin, tanpa terjebak dalam keluh-kesah atau perasaan tidak mampu. Mental kita yang kaya disiplin selalu mengerti bahwa kegagalan adalah sebuah peristiwa biasa yang memang harus dialami kalau kita mau mencapai sesuatu yang lebih besar. Dari waktu ke waktu disiplin diri semakin menguatkan mental kemenangan kita karena kita tidak menganggap kegagalan dan kesalahan sebagai peristiwa yang merugikan.

Disiplin membuat kita tidak pernah membuang waktu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Sebagian besar waktu dan tenaga digunakan untuk melanjutkan prestasi yang lebih baik. Kehidupan sehari-hari dijalankan dengan percaya diri, rendah hati, penuh rasa syukur, dan kaya semangat. Tidak pernah malas atau duduk-duduk santai di depan TV atau pun menghabiskan waktu berselancar di media sosial untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Selalu konsisten dengan niat untuk menjalani kehidupan yang fokus dalam mencapai tujuan dan impian. Tidak pernah berhenti sebelum impian terwujud. Intinya, disiplin itu seperti nafas yang tidak pernah berhenti selama kita masih hidup.

Seberat apa pun sebuah tujuan, seseorang dengan disiplin diri yang baik mampu memulainya dengan hal-hal yang paling mudah dan paling kecil. Disiplin membuat orang bergerak dan tidak sekedar diam sambil mencari alasan-alasan untuk tidak bergerak. Disiplin adalah tentang konsistensi dan keberlanjutan melalui upaya dan kerja keras tanpa henti untuk hasil terbaik. Kesabaran, ketekunan, rajin, kemauan, tekad, dan siap mental untuk mengubah adalah bagian yang tidak terpisahkan dari disiplin diri. Seseorang dengan disiplin yang baik tidak akan membuat dirinya kesulitan sendiri dengan ambisi dan target yang muluk-muluk, tetapi mampu membangun pola pikir yang konsisten untuk melakukan segala sesuatu sesuai prioritas, serta tidak pernah mengalahkan niat untuk mewujudkan impian dan tujuan terbaik.

Disiplin diri membuat orang tidak pernah menyerah atas apa pun yang dikerjakan atau diperjuangkan. Jika hari ini semua jalan tertutup dan tidak memiliki peluang untuk melakukan apa pun, maka semua rencana dan hasil kerja akan dievaluasi kembali untuk kemudian ditentukan strategi baru agar tetap dapat mencapai impian dan tujuan tersebut. Disiplin diri yang sudah menyatu dalam rasa selalu sadar bahwa kegagalan adalah cara lain untuk menemukan strategi yang lebih baik dalam mencapai kesuksesan. Oleh karena itu, orang dengan disiplin diri yang tinggi tidak pernah merasa gagal, selalu memperbaiki kualitas diri dan faktor-faktor yang dibutuhkan dalam mencapai tujuan. Kesalahan dan kegagalan bukanlah alasan untuk berhenti dan menyerah di tengah jalan, tetapi untuk merenungkan kembali apa yang sudah dilakukan, kemudian mengatur kembali dari awal untuk memulai perjalanan menuju tujuan dan impian.

Disiplin diri bukanlah tentang kesempurnaan semua rencana dan kualitas diri kita, tetapi tentang ketidaksempurnaan rencana dan kualitas diri kita. Jadi, ini tentang kesadaran kita bahwa kita perlu disiplin karena apa pun yang kita lakukan bersumber dari ketidaksempurnaan. Oleh karena itu, kita tidak perlu takut atau khawatir tentang hasil yang tidak sesuai harapan. Disiplin diperlukan agar kita melakukan sesuatu yang lebih baik pada hari ini daripada kemarin. Secara bertahap melalui disiplin yang baik kita mampu mencapai sesuatu sesuai rencana dan target.

Dalam setiap langkah kita harus memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi apa yang ingin kita lakukan secara baik. Sepintar apa pun diri kita, kita tidak boleh tinggi hati atau merasa mampu. Kita harus sadar bahwa banyak hal yang tidak kita pahami bisa muncul dalam proses melakukan sesuatu. Intinya, kita tidak akan pernah pintar atau mengetahui semua hal. Kemampuan dan kecerdasan kita terbatas, tetapi potensi kita tidak terbatas untuk melakukan hal-hal terbaik di sepanjang hidup kita. Disiplin adalah sejenis perilaku yang membuat kita selalu hati-hati, teliti, rajin, tekun, dan tidak mencari alasan untuk tidak melakukan sesuatu yang harus kita lakukan. Jadi, disiplin artinya tetap bergerak dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk mencapai impian walau banyak hal yang membatasi langkah kita.

Orang-orang dengan disiplin adalah orang-orang yang terus-menerus bergerak menuju tujuan walaupun hambatan dan kesulitan mengepung hidup mereka. Disiplin diri membuat seseorang tidak bisa dihentikan untuk mencapai impian dan tujuan. Badai kesulitan, penderitaan, kegagalan, dan apa pun itu tidak pernah mampu menghentikan seseorang yang memiliki disiplin yang tinggi; hanya kematian yang bisa menghentikan dia untuk terus bergerak bersama energi positifnya menuju tujuan. Walaupun semuanya habis dalam kegagalan, disiplin bisa mendorong kualitas diri untuk memulai dari yang paling kecil agar bisa kembali bergerak menuju tujuan dan impian. Intinya, tidak ada kata berhenti atau menyerah bagi disiplin diri yang kuat, selalu mampu melakukan sesuatu yang baru untuk memulai lagi perjalanan menuju impian.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

HIDUP DAMAI DI TENGAH TANTANGAN ZAMAN DAN DI DUNIA YANG PENUH MASALAH

“Keadilan itu bersumber dari dalam diri kita sendiri, bukan hadiah dari orang lain. Jadi, jangan pernah menunggu keadilan diberikan oleh orang lain, sebab itu adalah sebuah harapan yang sia-sia.”~Djajendra

Kita hidup di zaman perubahan dan di dunia yang penuh tantangan. Jika kita tidak siap dengan perubahan, maka kita akan merasakan hidup di dunia yang bermasalah. Padahal yang bermasalah itu bukan dunianya, tetapi diri kita yang tidak siap atau tidak mampu beradaptasi dengan dunia baru. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mencari ilmu sebanyak mungkin, khususnya ilmu yang mampu mengisi hati dan pikiran kita dengan kedamaian dan sukacita. Belajarlah dari mana pun, luaskan hati untuk menerima berbagai pengetahuan baru untuk menjadikan diri kita lebih bahagia dan lebih bersemangat dengan tantangan zaman. Tidak perlu banyak berdebat, dengarkan hal-hal baik, rasakan manfaatnya, belajar sesuatu yang baik, lakukan hal-hal yang baik, dan siapkan kualitas diri terbaik untuk hidup damai di tengah tantangan zaman.

Jauhkan diri dari segala prasangka buruk yang membuat diri kita merasa tidak mampu atau sedang mengalami ketidakadilan. Ingat! bahwa keadilan itu bersumber dari dalam diri kita sendiri, bukan hadiah dari orang lain. Jadi, jangan pernah menunggu keadilan diberikan oleh orang lain, sebab itu adalah sebuah harapan yang sia-sia. Keadilan, kebahagiaan, kedamaian, dan ketenangan pikiran adalah hal-hal yang harus kita cari di kedalaman diri kita sendiri dengan doa, ibadah, dan kerja cerdas di sepanjang waktu. Jadilah pribadi yang optimis, positif, bersyukur, menerima kenyataan, bekerja lebih giat, tekun, disiplin, belajar terus-menerus, dan merasa siap dengan tantangan zaman. Miliki komitmen dan semangat untuk menemukan kedamaian, ketenangan pikiran, kemakmuran, kesejahteraan, kebahagiaan, keberlimpahan, dan kesehatan diri sendiri di dunia yang penuh tantangan dan penuh masalah tersebut.

Cara menghadapi perubahan dan tantangan zaman adalah dengan merubah diri kita sendiri dari dalam. Sebab, kita tidak akan pernah memiliki kemampuan untuk mengubah dunia luar atau tantangan yang kita hadapi. Kenyataan di luar diri kita adalah ujian dan pelajaran hidup yang harus kita lalui atau hadapi dengan kualitas diri yang siap lulus dengan nilai terbaik. Hiduplah dengan harapan dan kerja yang lebih fokus untuk menjadikan hidup kita selalu sejahtera, damai, bahagia, makmur, sehat, bugar, dan menikmati keindahan dari pengalaman yang kita alami. Sesulit apa pun kenyataan hidup yang sedang kita hadapi, jangan lupa untuk gembira dan bersyukur dengan kesulitan itu. Tanamkan di dalam pola pikir bahwa setiap kesulitan adalah peluang untuk meningkatkan kualitas diri menjadi lebih baik. Gembira, bahagia, damai, ketenangan pikiran, kebugaran, kesehatan, dan keindahan adalah harta yang paling mahal yang tidak boleh ditukar dengan apa pun. Kita dapat memanfaatkan harta kekayaan ini kapan saja untuk merasakan kehidupan yang meningkatkan kesejahteraan kita di semua aspek kehidupan dari waktu ke waktu. Rawat dan jagalah kekayaan yang bersumber dari ke dalaman diri kita sendiri ini dengan doa, ibadah, dan rasa syukur tanpa batas.

Hidup damai di tengah tantangan zaman dan di dunia yang penuh masalah haruslah menjadi kebiasaan sehari-hari. Jangan pernah membiarkan energi negatif mengambil kebahagiaan dan ketenangan pikiran kita. Di ke dalaman diri kita ada alam kehidupan yang tenang, damai, positif, kaya, sejahtera, makmur, sukacita, optimis, dan hal-hal baik yang bersifat tetap. Melalui doa, ibadah, pikiran positif, afirmasi, dan meditasi, kita dapat menemukan semua yang baik tersebut untuk membuat kita kuat dan mampu menghadapi tantangan zaman dan perubahan. Ketika kita kuat dan siap dari dalam diri kita yang positif, maka masalah dan tantangan di luar diri kita akan menjadi sesuatu yang mudah untuk diselesaikan. Seperti kata orang bijak bahwa semua masalah di luar kehidupan akan memudar ketika kita membenamkan diri dalam doa yang menyentuh batin damai kita sendiri. Ibadah, doa, dan rasa syukur kita yang menghubungkan diri sejati kita dengan kesadaran, pencerahan, lautan cahaya, energi positif, dan cinta ilahi mampu membangkitkan semua potensi terbaik kita untuk melayani perubahan dan tantangan zaman. Jadi, sudah waktunya untuk menghadapi perubahan dan tantangan zaman dengan kekuatan dari dalam diri sendiri. Tidak boleh lagi berkeluh-kesah atau mencari penyebab-penyebab yang tak dapat diatasi oleh diri sendiri. Menghadapi dunia luar, kita harus muncul dari ke dalaman diri sendiri yang kaya dengan sukacita dan potensi untuk beradaptasi dengan apa pun yang dihadirkan oleh dunia luar. Kekuatan kita yang bersumber dari ke kedalaman diri kita sendiri memberi kita kekuatan untuk menghadapi tantangan zaman dan perubahan dengan keseimbangan pikiran dan jiwa.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

KITA BERUBAH! ORANG-ORANG DAN HAL-HAL DI SEKITAR KITA JUGA BERUBAH

“Kita berubah! Kita bukanlah orang yang sama, kita pasti berubah dan menemukan segala sesuatu di sekitar kita berubah. “~Djajendra

Sejak lahir, kita tumbuh dan berubah. Kita tumbuh dan berubah secara fisik; kita tumbuh dan berubah secara mental; kita tumbuh dan berubah secara emosional; kita adalah perubahan yang kita alami dari setiap fase mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa, tua, dan sangat tua. Dalam setiap fase yang kita lewati, kita akan berubah dan segala sesuatu di sekitar kita juga berubah. Karena kita dan lingkungan di sekitar kita juga pasti berubah, maka kita harus sadar untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi perubahan tersebut. Jika kita tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi kebenaran dari perubahan tersebut, maka kita akan kesepian dan kehilangan kebahagian hidup. Cintai keberadaanmu dan temukan diri sejatimu. Mengenal diri sendiri adalah proses yang sangat panjang, harus melalui berbagai macam pengalaman hidup yang harus kita alami sendiri. Artinya, kita tidak bisa sekedar belajar dari buku atau orang lain. Buku dan orang lain itu hanya sebagai inspirasi, termasuk tulisan ini hanya bersifat inspirasi. Kita harus sadar dan mau belajar dari berbagai pelajaran hidup untuk memahami arti mengenal diri sendiri.

Satu-satunya tempat kita bergantung adalah TUHAN. Jika kita bergantung pada diri sendiri dan orang lain, atau materi kekayaan yang kita kumpulkan; maka perubahan yang tidak kita duga akan membuat kita kehilangan ketenangan pikiran dan kedamaian hati. Kita harus sadar bahwa sesungguhnya kita tidak mengetahui apa-apa tentang hidup yang sedang atau akan kita alami. Kita tidak pernah mampu memiliki pengetahuan untuk mengetahui apa yang akan kita alami di masa depan. Hidup kita adalah sebuah rahasia TUHAN atau misteri yang harus kita hadapi. Karena itu, teruslah berusaha untuk menemukan diri sejati dan kenali siapa diri sejati kita itu. Setelah mengenali diri sendiri secara sempurna, teruslah berbicara hal-hal positif dengan diri sejati. Dan, semakin mendekatkan diri sejati tersebut kepada TUHAN. Harus diingat bahwa hanya kasih sayang Tuhanlah yang mampu menghadirkan kedamaian hati dan ketenangan pikiran di sepanjang hidup.

Sahabat, teman, anak-anak, pasangan hidup, keluarga, anak buah, pembantu, pimpinan, rekan kerja, dan semua orang yang kita kenal juga akan berubah. Jangan mengharapkan mereka semua seperti saat kita mengenal dulu. Perubahan adalah pasti dan sudah menjadi takdir manusia. Oleh karena itu, jangan menghakimi atau menyalahkan orang-orang yang sifat dan perilakunya sudah berubah, yang tidak sesuai lagi dengan harapan kita. Kita harus mengerti bahwa perubahan dapat memisahkan sahabat terbaik; kita harus mengerti bahwa perubahan dapat memisahkan keluarga yang dulunya sangat akrab. Mungkin kita pernah menolong dan memuluskan karir anak buah kita, dan sekarang setelah anak buah kita tersebut memiliki jabatan dan kekayaan yang tinggi, dia sudah tidak mengenal kita lagi walau berpapasan dalam sebuah acara. Dalam hal ini, kita tidak boleh kecewa apalagi marah, sebab itu adalah realitas hidup dari perubahan. Tetaplah bahagia dan gembira dengan kemajuan anak buah atau orang-orang yang pernah kita bantu. Mereka tidak perlu mengenal kita, dan kita pun tidak perlu membuang waktu dan energi berharap mereka mengenal kita. Jadi, gunakan waktu dan energi untuk mengenal diri sendiri dan mengetahui kebenaran tentang diri sendiri. Jangan membuang waktu secara percuma untuk hal-hal yang tidak penting bagi kebahagiaan hidup kita.

Cinta sejati dan yang paling tulus hanya dimiliki Tuhan, dan hanya Tuhan yang mampu memberikan cinta paling tulus bagi kita. Satu-satunya sahabat sejati kita adalah diri sejati kita yang sadar dan sudah mengenal pola pikir kita, emosi kita, kecerdasan kita, dan daya tahan fisik kita. Tidak pernah ada sahabat sejati dari luar diri kita. Jangan pernah berharap cinta tulus dari siapa pun. Semua orang yang berada di sekitar kita hanya bersifat sementara, tidak ada seorang pun yang akan hidup permanen dengan kita, semua orang bersama kita hanya untuk jangka waktu terbatas. Perpisahan adalah pasti, jadi jangan berharap terlalu banyak kepada siapa pun atau apa pun. Perubahan menjadikan kehidupan kita tidak pernah kekal dan abadi, orang-orang akan datang dan pergi dalam kehidupan kita, semua hubungan bersifat sementara. Hanya kesadaran diri sejati kita yang sangat setia bersama kita dalam setiap peristiwa hidup. Intinya, apa pun yang terjadi kepada diri kita, hanya Tuhan yang ada untuk kita, kalau kita sadar tentang hal ini, maka kita akan selalu fokus untuk mempersiapkan diri sejati kita agar dapat mengalami kebahagiaan di semua situasi.

Setiap hari berlatih dan berdoa untuk menjadi diri sendiri yang lebih baik. Dalam setiap fase perubahan, miliki motivasi dan kepercayaan diri untuk menjadi pribadi yang lebih berkualitas. Satu-satunya jiwa yang selalu ada dalam kesadaran untuk bahagia dan damai adalah diri sejati kita. Karena itu, fokus saja untuk menjadi lebih baik dalam segala hal yang kita lakukan. Tidak boleh siapa pun atau apa pun yang menjadi penyebab hidup kita. Kita harus merasakan segala kebaikan dan keindahan dari dalam diri kita. Kita harus menjadi sumber untuk kebahagiaan dan kedamaian hidup kita di setiap momen. Kita harus membiasakan untuk menjadi teman terbaik bagi diri sejati kita. Berbicaralah dengan diri sendiri untuk menghasilkan energi positif bagi semua realitas hidup kita. Kita harus selalu ada untuk mendengarkan suara hati kita yang paling benar dan jujur. Dengarkan suara dari intuisi diri sendiri, dengarkan suara dari semua sumber energi positif. Akui fakta bahwa TUHAN adalah kekuatan yang paling tinggi, sehingga jiwa sejati harus tunduk dan sujud pada kasih sayang TUHAN.

Kita berubah dan di sekitar kita juga semua hal berubah. Jiwa sejati yang sujud pada kasih sayang TUHAN adalah sesuatu yang abadi dan tidak akan berubah. Oleh karena itu, setiap saat semakin mendekatkan diri sejati kepada kasih sayang Tuhan. Jangan pernah menjauh dari Tuhan. Jika kita dekat dengan Tuhan, maka semua perubahan mampu kita alami dengan sukacita dan penuh kesadaran. Ketika kita semakin sadar bahwa hanya Tuhan yang bisa menolong jalan hidup kita, maka jiwa sejati kita mampu merasakan bahwa Tuhan melindungi diri kita dengan penuh cinta. Jika perasaan ini sudah sangat menguat di dalam diri kita, maka kita secara konsisten mendapatkan perasaan bahwa semuanya akan baik-baik saja walau kita harus melalui sesuatu yang tidak pasti. Kita tidak akan mengeluh tentang kesulitan dan ketidakpastian. Kita tidak akan stres dan kesepian saat orang-orang yang kita percaya menjauh dari hidup kita. Kita tidak akan membiarkan diri kita di tentukan dari kesenangan duniawi dan masalah duniawi. Kita mampu menyadari bahwa apa pun yang terjadi bersifat sementara. Energi positif kita yang kuat mampu membawa kita ke langkah selanjutnya yang lebih baik. Jadi, apa pun yang kita alami di sepanjang proses perubahan adalah sebuah pengalaman yang membuat hidup kita lebih kaya dan berkualitas.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

APA TUJUAN HIDUP ANDA?

“Anda harus membantu diri Anda sendiri agar lebih kuat dan lebih percaya diri untuk mencapai tujuan.”~Djajendra

Sudahkah Anda mengerti tujuan hidup Anda?

Memahami dan mengerti tujuan hidup membuat Anda terhubung dengan makna kehidupan. Kehilangan tujuan hidup membuat Anda tersesat dalam hidup. Tenangkan pikiran dan tumbuhkan kesadaran untuk memahami tujuan hidup. Anda perlu bertanya kepada diri sendiri tentang keberadaan Anda dalam kehidupan ini. Apakah Anda merasa cukup puas setelah melihat-lihat dunia, menikmati semua fasilitas kehidupan dan hubungan sosial yang baik, atau Anda memiliki tujuan yang lebih tinggi dari itu semua?

Kadang-kadang, kebanyakan orang, tidak tahu bahwa hidup mereka memiliki tujuan dan makna. Karena tidak tahu tujuan dan makna hidup; hari-hari mereka dihabiskan dalam pola hidup tanpa arah. Semua ketakutan, kebingungan, kekhawatiran, stres, dan perasaan hati yang kosong adalah tanda bahwa Anda tidak memiliki tujuan hidup. Tanpa tujuan hidup, hati terasa kosong dan di dalam keramaian Anda merasa sangat kesepian.

Mengenal diri sendiri dan mengerti bakat yang dimiliki dapat menjadi awal untuk memiliki visi dalam hidup. Setelah memahami visi pribadi, maka menjadi mudah untuk menetapkan beberapa tujuan besar. Miliki motivasi dan rasa percaya diri untuk mewujudkan tujuan. Siapkan kualitas diri dengan kompetensi yang diperlukan untuk mewujudkan tujuan hidup. Jangan berhenti atau diam dengan bakat dan kemampuan Anda, teruslah bergerak dan melakukan hal-hal yang harus dilakukan untuk mewujudkan tujuan hidup. Temukan diri Anda yang selalu gembira dan penuh semangat untuk mewujudkan impian Anda.

Jangan berpikir untuk mengubah dunia, Anda harus memperkuat kualitas diri sendiri agar Anda dapat mengubah diri Anda menjadi pribadi yang berharga dan berguna dalam kehidupan. Anda harus kuat dan bermental hebat untuk menyelesaikan tugas transformasi diri Anda melalui tindakan yang fokus pada tujuan Anda. Jangan membuang-buang waktu dan tenaga untuk hal-hal yang tidak membawa Anda pada tujuan. Jadilah pribadi yang menyebarkan kebahagiaan dan kebaikan di sepanjang proses hidup Anda. Setiap hari bangun pagi-pagi dan nikmati hidup Anda dengan rasa syukur pada Tuhan. Miliki etos yang baik dan fokuskan semua langkah atau pun kerja keras Anda untuk menuju tujuan hidup Anda.

Hidup adalah hadiah yang diberikan Tuhan kepada kita. Terimalah hadiah kehidupan ini dengan gembira dan rasa syukur. Jangan pernah berkeluh-kesah dengan semua hal yang harus dihadapi. Jangan malas untuk terus-menerus berjuang agar bisa sampai ke tujuan hidup. Berikan semua yang terbaik dari yang Anda miliki kepada proses hidup Anda. Anda harus selalu melakukan yang terbaik dan membiarkan Tuhan melakukan yang tidak mampu Anda lakukan. Miliki motivasi dan semangat yang hebat untuk menemukan tujuan hidup Anda.

“Tugas kita adalah melakukan yang terbaik dari kemampuan kita dan membiarkan Tuhan melakukan yang tidak mampu kita lakukan.”~Djajendra

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN MANAJEMEN MENTAL YANG KUAT

“Ketika arus energi sukses konsentrasi pada mental pemenang, maka Anda melihat peluang dan merasa mampu memulai perjalanan sukses Anda.”~Djajendra

Mental yang kuat terbentuk dari kecerdasan, kebijaksanaan, dan perilaku yang tidak pernah menyerah atau berhenti dalam memperjuangkan sesuatu. Tujuan hidup diupayakan secara sungguh-sungguh untuk mendapatkan informasi yang benar; dari informasi yang benar itu diproses dan ditransformasikan dalam memori, persepsi, keyakinan, kemampuan, semangat, logika, emosi, kata-kata, bahasa, motivasi dan kerja keras untuk mencapai-nya. Manajemen mental yang kuat terus-menerus dilakukan untuk mengisi kekuatan pada potensi diri. Kesadaran untuk memanfaatkan potensi diri yang besar dan kemauan untuk menemukan hal-hal hebat dari dalam diri adalah bagian dari manajemen mental yang baik. Mental yang hebat mampu memiliki kekuatan untuk melampaui imajinasi yang paling inovatif.

Mental yang hebat mampu menerima penderitaan sebagai sesuatu yang baik bagi hidupnya, sehingga emosi-nya tidak pernah terganggu, pola pikirnya sangat tidak terganggu dengan pengaruh negatif dari kesulitan dan penderitaan. Mental yang hebat tidak pernah mengenal kecemasan, depresi, kemarahan, ketakutan, atau hal-hal negatif yang membuat dirinya tak berdaya. Orang-orang bermental hebat menjalani hidup mereka dengan pikiran positif bahwa mereka adalah pejuang yang harus siap menghadapi tantangan dan kesulitan apa pun. Mereka tidak pernah menghabiskan waktu untuk memberi makan energi negatif. Mereka menyediakan potensi, bakat, pemikiran, dan emosi-nya untuk mendapatkan kemenangan.

Orang-orang bermental hebat selalu mengajarkan pada dirinya sendiri untuk tidak mengendalikan setiap aspek dunia di sekitar mereka, mereka fokus untuk mengendalikan dirinya sendiri dari lingkungan mereka yang lemah dan tak berdaya. Mereka selalu sadar untuk menjaga kekuatan mental, perilaku positif, dan emosi yang menjadikan mereka penuh semangat dengan realitas hidup. Mereka tidak pernah mencurahkan waktu untuk mengurusi kelemahan di sekitar hidup mereka. Setiap saat mereka mengurus kebutuhan pikiran agar selalu menguatkan mental. Mereka setiap saat mengembangkan kebijaksanaan, kecerdasan, kemampuan, dan keterampilan untuk menjadikan hidup mereka lebih tangguh. Mereka setiap saat merangsang pikiran positif dengan membaca, mendengar hal-hal baik, menonton film yang membangkitkan semangat, berdiskusi dengan teman-teman pemikir optimis dan positif, serta terus-menerus belajar dari setiap peristiwa dan kejadian yang dialami.

Mereka setiap saat belajar dan berlatih untuk mengalami pikiran atau perasaan yang menguatkan atau menambah keyakinan yang membuat mental mereka semakin kuat. Keyakinan positif terus-menerus ditemukan dari pengetahuan dan pembelajaran tanpa henti yang dapat mengakibatkan perilaku penuh energi positif untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Mereka sangat percaya diri dan rendah hati dengan pikiran positif untuk menampilkan etos dan kepribadian yang kuat. Pola berpikir positif di tengah kesulitan membuat mereka mudah beradaptasi dengan situasi yang tidak menguntungkan, dan memanfaatkan mental hebat mereka untuk mendapatkan peluang dan kemajuan. Mereka tidak pernah berkeluh-kesah, selalu optimis dan yakin untuk menang dari situasi yang sulit.

Orang-orang bermental kuat selalu disiplin dalam manajemen pikiran, perasaan, dan perilaku di setiap situasi yang penuh tantangan. Mereka sadar bahwa mental yang kuat sangat tergantung pada kualitas pikiran, perasaan, dan perilaku. Mereka juga selalu berjuang dengan komitmen dan introspeksi untuk mendapatkan yang terbaik. Mereka fokus pada perilaku produktif yang berkontribusi terhadap kemajuan. Setiap saat mampu belajar dan mempraktikkan keterampilan baru yang kemudian dapat digunakan dalam situasi yang penuh perubahan.

Orang-orang bermental kuat selalu berjuang dan bekerja keras membawa kualitas dirinya menjadi sumber daya tak terbatas yang siap dalam inovasi tanpa batas. Mereka sangat sadar untuk menjaga kesehatan tubuh, pikiran, emosi, perilaku, dan jiwa yang suka dengan tantangan atau resiko. Dengan berkonsentrasi pada kebijaksanaan dan kecerdasan spiritual, mereka berani memasuki wilayah yang tak diketahui. Mereka tidak takut dengan wilayah asing dalam perubahan yang terjadi. Mereka mampu terhubung dengan aliran energi kreatif dan selalu produktif dengan tugas apa pun. Ketika arus energi sukses mereka terkonsentrasi pada mental pemenang, maka mereka melihat peluang dan merasa mampu memulai perjalanan sukses mereka.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

DALAM DIRI KITA ADA ORANG YANG KUAT DAN ADA ORANG YANG LEMAH

“Jika orang-orang mendatangi Anda dengan membawa masalah mereka, maka Anda tidak boleh sibuk mengurusi masalah tersebut. Anda harus menguatkan energi positif untuk menemukan solusi dan membuat masalah terpecahkan.”~Djajendra

Kehidupan menyediakan ruang dan waktu untuk menemukan siapa diri kita yang sesungguhnya. Semua kebaikan, keindahan, kesempurnaan, kemudahan, dan keajaiban telah disiapkan oleh kehidupan bagi kita semua. Tidak pernah sesuatu yang merugikan hidup kita yang diberikan oleh kehidupan. Kita semua diberikan tempat yang indah dengan kekayaan yang berlimpah ruah. Persoalannya, setiap orang memiliki takdir yang tidak memungkinkan dirinya untuk memilih, tetapi memungkinkan dirinya untuk memiliki sikap yang menguntungkan jalan hidupnya. Di samping itu, setiap orang memiliki jalan hidup yang unik untuk menuju tujuan. Untuk dapat memahami ini semua, kita harus bersyukur dengan hidup yang kita alami dan menemukan diri sejati melalui proses kehidupan kita masing-masing.

Dalam kehidupan yang indah ini, diri kita masing-masing mengeluarkan energi positif dan negatif untuk mengisi permainan hidup. Kita sendiri yang menciptakan masalah, tantangan, dan sekaligus solusinya. Di sepanjang perjalanan hidup, kita selalu memainkan drama dengan berbagai macam cerita yang semua skenario-nya bersumber dari energi diri kita sendiri. Kita adalah aktor dari pikiran, ego, emosi, pengetahuan, keyakinan, dan persepsi kita sendiri. Drama yang kita ciptakan menghadirkan diri kita yang kuat atau pun yang lemah. Kita harus mengisi setiap alur cerita di sepanjang drama yang kita perankan dengan diri kita yang kuat. Jika kita tidak menjadi diri sendiri yang hadir sebagai pribadi kuat dari ke kedalaman diri sejati kita, maka jika ada gangguan yang cukup berat di sepanjang perjalanan kita menuju tujuan, kita menjadi mudah stres dan kehilangan kepercayaan diri. Intinya, kita mudah menderita di setiap momen yang menghadirkan kesulitan dan ketidakpastian. Jelas, semua penderitaan ini jika dibiarkan terus-menerus akan berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental kita.

Walaupun kehidupan sudah menyediakan semua kebutuhan kita dengan berlimpah, tetapi keserakahan dan kebodohan menjadikan hidup masing-masing orang tidak dalam keseimbangan. Semua peristiwa hidup di luar diri kita bersumber dari energi kolektif kita semua. Jika di dunia ini ada sembilan milyar orang, maka energi kolektif itu bersumber dari sembilan milyar orang. Di mana, masing-masing orang dari sembilan milyar itu mengeluarkan energi positif atau pun negatif tanpa dapat dikendalikan oleh satu sama lain. Energi negatif yang dikontribusikan akan menghasilkan hal-hal buruk dalam kehidupan kolektif, sebaliknya energi positif yang dikontribusikan akan menghasilkan hal-hal baik bagi kehidupan. Jadi, baik dan tidak baik dalam kehidupan murni bersumber dari diri masing-masing orang. Jika lebih banyak energi negatif yang dikontribusikan oleh semua orang pada kehidupan, maka kehidupan indah dan kaya yang sudah Tuhan berikan pada kita dapat berubah menjadi sesuatu yang mengerikan. Kehidupan yang sejatinya disiapkan untuk kebahagiaan dan kegembiraan bagi semua orang menjadi sebaliknya karena kontribusi energi positif dan negatif dari diri kita masing-masing.

Pekerjaan kita yang paling utama adalah membangun diri kita yang kuat dan unggul. Setiap momen, kita harus fokus untuk menjaga energi positif kita dalam kondisi prima. Jika energi positif kita kuat dan orang-orang mendatangi kita dengan membawa masalah, maka energi positif kita yang kuat itu mampu menemukan solusi dan masalah pun terpecahkan. Energi positif kita yang kuat itu tidak akan terpengaruh atau terbawa dalam masalah yang lebih rumit. Kita mampu fokus pada solusi dan tidak sibuk untuk mendalami masalah orang lain. Kita selalu menghadirkan diri kita yang kuat dengan energi positif untuk memberikan solusi, bukan untuk bersama-sama membicarakan masalah. Intinya, walaupun orang-orang datang kepada kita dengan membawa masalah mereka dan mengeluh berjam-jam, kita harus fokus untuk menjaga energi positif agar tidak terpengaruh dengan energi negatif yang dibawa oleh orang-orang tersebut. Diri kita yang kuat dan positif harus selalu tampil dengan konsisten untuk menyikapi semua energi negatif dengan energi positif. Pikiran, persepsi, dan emosi kita harus terjaga dengan kuat dalam energi positif. Energi positif kita harus selalu bersyukur dan merasakan keindahan yang diberikan oleh kehidupan. Pikiran kita dalam energi positif harus dilatih untuk melihat keindahan saat orang-orang berkeluh-kesah dengan hebat. Kita harus mampu memiliki persepsi bahwa semuanya baik-baik saja dan tidak ada hal buruk yang terjadi. Kita harus merasakan kebebasan dan ketenangan di dalam diri saat energi negatif mencoba menembus ke dalam diri kita. Jadi, semua masalah dan keluh-kesah dari orang-orang yang lemah tidak akan mampu mengganggu kekuatan positif di dalam diri kita.

Kekuatan dan kelemahan ada di dalam diri kita, ini adalah bagian dari diri kita. Jadi, tugas kita adalah mengubah semua kelemahan menjadi kekuatan yang bisa kita gunakan untuk membantu hidup kita. Pekerjaan kita adalah membangun diri kita yang kuat menjadi semakin kuat, dan menghilangkan diri kita yang lemah untuk selamanya. Siapa pun dapat mengeluh tentang apa pun pada kita, tetapi diri kita yang kuat tidak akan terpengaruh dengan energi negatif dari siapa pun. Kita harus selalu menjaga energi positif yang tinggi untuk selamanya, sehingga tidak membiarkan diri kita tenggelam dalam energi rendah. Belas kasih tidak menyelesaikan masalah. Kadang-kadang, belas kasih menciptakan masalah berlipat kali dan tidak memberikan solusi. Apa pun masalahnya, kita harus menghadapi realitas semampu kita, hal-hal yang tidak mampu biarkan menemukan cara penyelesaiannya dari energi positif kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGHADAPI PERILAKU TIDAK TULUS

“Ketidaktulusan adalah kegelapan dalam hidup di mana kebaikan ditutupi dengan niat yang tidak benar.”~Djajendra

Ketulusan adalah cahaya kehidupan di mana sifat baik hadir, dan semua hal ada dalam kejelasan yang terang. Ketulusan menciptakan transparansi dalam segala hal, dan tidak ada lagi yang tidak jelas. Ketidaktulusan adalah kegelapan dalam hidup di mana kebaikan ditutupi dengan niat yang tidak benar. Ketidaktulusan menunjukkan kehidupan dalam rasa takut dan curiga karena ada yang disembunyikan dalam kerahasiaan hati, dalam kepentingan masing-masing, dalam kurangnya pengertian, dan dalam niat yang ingin mencurangi yang lain. Orang-orang yang memiliki hati yang tulus selalu menampilkan perilaku yang tulus. Mereka mencintai hidup mereka dan lingkungan mereka. Mereka sadar bahwa tidak mudah berharap kejujuran dan cinta dari orang lain. Oleh karena itu, prinsip hidup mereka membuat cinta dan kejujuran mereka tidak bergantung pada pihak di luar diri mereka. Mereka ikhlas dan tulus untuk memberikan cinta, kejujuran, integritas, dan toleransi pada kehidupan dunia yang singkat.

Menghadapi perilaku tidak tulus bukanlah sesuatu yang mudah. Padahal kehidupan yang damai dan harmonis membutuhkan perilaku tulus untuk saling menjaga hubungan dalam cinta dan kebaikan. Kita boleh berbeda ide, keyakinan, kepercayaan, dan pemikiran; tetapi, kita harus tetap tulus untuk menciptakan kebersamaan dalam cinta dan kesepakatan bersama. Persoalannya, sifat manusia berada dalam sebab-akibat, manusia tidak mungkin konsisten dalam memberikan cinta. Jika suka cinta bisa mengalir dan jika tidak suka cinta berhenti mengalir. Jika diperhatikan mungkin akan memperhatikan, jika tidak diperhatikan mungkin akan melupakan. Perilaku tulus membutuhkan cinta yang konsisten dalam segala situasi.

Perilaku tulus seperti cahaya yang memperlihatkan kejujuran, cinta, integritas, kepedulian, empati, dan toleransi dengan jelas. Jika tidak ada perilaku tulus, jangan berharap integritas tumbuh dan menguat. Jika tidak ada perilaku tulus, jangan berharap toleransi dan kepedulian dirasakan bersama. Jika tidak ada perilaku tulus, jangan berharap cinta dan kejujuran dapat terlihat dalam keterusterangan. Perilaku tulus membuat ucapan, tindakan, dan pilihan kata yang sesuai dengan kenyataan. Tidak ada kebohongan, tidak ada kepura-puraan, emosi dan mental selalu dalam energi positif. Tidak ada yang disembunyikan karena kepentingan, kemurnian sikap atas fakta benar-benar hadir dari pengetahuan dan kecerdasan yang transparan.

Perilaku tulus dapat kita miliki jika dengan sengaja kita tumbuh dan berkembang dari kebijaksanaan dan cinta. Ketika kita memperoleh semua pengetahuan dan kecerdasan dari kebijaksanaan dan cinta, maka pikiran kita selalu positif dan persepsi kita mampu melihat atau pun merasakan hal-hal indah di semua fakta kehidupan. Ketidaktahuan, kesombongan, ketakutan, keraguan, kebohongan, kelicikan, keserakahan, kebodohan, dan semua hal-hal yang tidak bijaksana dan tidak dalam kuasa cinta akan lenyap dalam kesadaran dan kecerdasan diri. Kita pun mampu memahami orang lain yang berbeda dengan kita, dan berinteraksi dari perilaku tulus. Kita tidak akan pernah mempunyai niat untuk mengambil keuntungan secara licik dari orang lain, karena kita sadar bahwa hanya Tuhan yang memberi kita keuntungan dan rezeki berlimpah, bukan oleh orang-orang yang kita temui.

Perilaku tulus mampu menyatukan hati dalam kebahagiaan dan kedamaian. Perilaku tidak tulus sangat mungkin menyakiti hati dan meninggalkan kesan negatif. Siapa pun yang tidak tulus akan memanen penderitaan di masa depan. Siapa pun yang tidak tulus sedang memadamkan potensi hebat di dalam diri. Siapa pun yang tidak tulus sedang mematikan cahaya kesadaran dari hati dan pikiran. Setiap orang pasti menyukai orang-orang yang berperilaku tulus, jujur, dan kaya sikap baik. Jika Anda suka dengan orang-orang yang tulus, ikhlas, sabar, baik, rendah hati, jujur, dan menyenangkan; maka, itu artinya, semua orang juga sama seperti Anda, menyukai orang-orang yang seperti Anda sukai. Perilaku tulus memberikan energi untuk kehidupan yang damai, indah, bahagia, dan sejahtera.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN KEPEMIMPINAN DARI DIRI SENDIRI

“Kepemimpinan adalah tentang keterampilan untuk hidup dalam semua situasi dan keadaan.”~Djajendra

Kepemimpinan adalah milik setiap orang. Siapa pun Anda, di mana pun posisi Anda, apa pun peran Anda dalam hidup, punya jabatan atau pun tidak punya jabatan, punya kekuasaan atau pun tidak punya kekuasaan, Anda harus dapat memimpin hidup Anda. Kepemimpinan adalah keterampilan untuk hidup dalam semua situasi dan keadaan. Pemimpin adalah orang-orang yang terlatih untuk memiliki visi dan kontrol atas diri sendiri, serta mudah mempengaruhi diri sendiri dan orang lain untuk mencapai segala sesuatu. Intinya, untuk menjalankan fungsi kepemimpinan, Anda tidak perlu menjadi siapa-siapa, cukup menjadi diri sendiri yang mampu menguasai diri agar dapat menguasai kepemimpinan terhadap kehidupan yang Anda alami.

Setiap orang harus menguasai kepemimpinan sebagai modal untuk menjalani kehidupan secara efektif dan profesional. Hidup yang Anda alami membutuhkan perhatian penuh dan kontrol atas segala sesuatu dengan bijaksana. Kepemimpinan dari energi positif Anda diperlukan untuk memulai, berhenti, berubah, berinovasi, berprestasi dan mengontrol diri. Kepemimpinan Anda diperlukan untuk menghadapi tantangan baru dengan perilaku dan cara baru. Jadi, ketika penguasaan diri Anda hebat dan kepemimpinan Anda bijaksana, maka tidak ada hal apa pun yang mampu menghentikan langkah Anda untuk mencapai prestasi terbaik.

Kepemimpinan adalah tentang memberdayakan diri sendiri dan orang lain untuk mencapai sesuatu. Penguasaan terhadap diri sendiri, khususnya terhadap: potensi, pikiran, emosi, karakter, kepribadian, fisik, mental, akal, kecerdasan, persepsi, dan keyakinan positif; haruslah menjadi bagian yang memberdayakan diri sendiri untuk diberikan kepada orang lain dalam wujud kepemimpinan yang andal dan berkualitas. Membangun kepemimpinan yang hebat dari dalam diri sendiri menjadikan Anda percaya diri dan memiliki kecerdasan emosional di setiap tindakan dan pemikiran. Kepemimpinan dengan kecerdasan emosional yang baik mampu menguasai diri sendiri dan orang lain, mampu memberikan perhatian penuh pada hal-hal yang dikerjakan, mampu memiliki ketenangan pikiran yang luar biasa di situasi yang sangat mengacaukan, serta mampu bertindak dengan sangat efektif dan produktif di setiap langkah menuju masa depan.

Keterampilan dasar kepemimpinan adalah mengelola dan menggunakan emosi diri sendiri dan emosi orang lain secara tepat waktu untuk mencapai tujuan. Kepemimpinan harus terlatih dan memiliki kualitas untuk memanfaatkan segala macam emosi bagi pencapaian. Berbagai macam emosi yang diperlukan kepemimpinan sudah tersedia di dalam diri orang-orang di sekitar, sehingga pemimpin harus tampil dengan keyakinan penuh untuk mencapai yang terbaik. Mampu menggunakan emosi untuk melancarkan komunikasi, memberi inspirasi dan motivasi, membuat setiap orang terhubung secara kuat dan solid untuk mencapai tujuan, serta memberi pengaruh dan keyakinan untuk bersama-sama mencapai tujuan.

Kepemimpinan dimulai dari kesadaran untuk berjuang dan berupaya secara total. Dari titik kesadaran diri ini, kepemimpinan harus sadar diri untuk menampilkan kekuatan kepemimpinan dari dalam diri sendiri yang terampil dalam banyak kualitas. Pikiran, emosi, akal, memori, dan realitas yang sedang dihadapi harus dalam penguasaan kesadaran diri. Kepemimpinan adalah energi yang hadir dengan apa yang terjadi di sekitar dan di dalam diri. Tidak pernah terganggu secara mental dan emosi oleh kesulitan dan tantangan. Selalu terkendali dalam kesadaran diri yang kuat untuk berjuang total dalam tujuan yang terang. Perhatian penuh pada tujuan melalui kesadaran diri dan manajemen diri yang kaya integritas, menjadikan kepemimpinan berkualitas dan selalu akurat dalam langkah dan perjuangan menuju kemenangan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

INTUISI ADALAH KEKUATAN YANG DIBUTUHKAN DI MASA DEPAN

“Intuisi terjadi dari pikiran yang dibimbing oleh batin. Dalam hal ini, kecerdasan kita bekerja di alam bawah sadar untuk melayani intuisi kita, membimbing batin kita, membimbing pikiran kita, dan memberi kekuatan pada keyakinan kita untuk membuat keputusan yang cepat.”~Djajendra

Masa depan adalah era inovatif, era imajinasi, dan era kreativitas. Pikiran rasional saja  belum cukup untuk menjawab tantangan masa depan. Kita membutuhkan intuisi untuk dapat mengambil keputusan yang cepat dalam sekejap mata. Intuisi adalah potensi manusia yang tidak boleh diabaikan dan harus dilatih untuk mengubah situasi melalui keputusan yang cepat. Tanpa intuisi, kita akan membuat prediksi berdasarkan kenyataan yang ada dan sangat mengandalkan pemikiran rasional, sehingga sulit menghadapi sebuah peristiwa atau situasi yang mendadak muncul dihadapan kita.

Pengalaman, pengetahuan, kebijaksanaan, dan jam terbang yang tinggi akan memberikan dasar untuk penguatan intuisi. Secara rasional kita mungkin bisa membuat pilihan-pilihan dan menimbang semua pilihan sampai kita memilih yang tepat. Persoalannya, kita sedang menuju ke era kehidupan yang sangat cepat perubahan nya dan membutuhkan keputusan yang sangat cepat untuk menyelamatkan visi kita. Jadi, semua pilihan rasional membutuhkan waktu yang lama, sedangkan perubahan yang terjadi membutuhkan penilaian yang cepat dan keputusan yang super cepat. Karena itu, intuisi haruslah mulai dilatih dan dikuasai sebagai alat yang penting untuk menghadapi perubahan yang sangat cepat.

Keputusan yang baik tidak pernah dihasilkan dari sikap tergesa-gesa, tidak hati-hati, kurang teliti, atau pun kecemasan. Kita membutuhkan informasi yang benar dan intuisi yang tajam untuk mengambil keputusan yang cepat. Intuisi kita yang tajam sudah memiliki pengetahuan, kualitas, ketelitian, dan sikap hati-hati saat mengambil keputusan yang cepat. Ini adalah asimilasi langsung dari kenyataan tanpa harus menjalani proses berpikir dan berpikir secara kognitif.

Intuisi terjadi dari pikiran yang dibimbing oleh batin yang diperlihatkan melalui perasaan dan kebijaksanaan suara hati. Jadi, intuisi bukan melalui pemahaman intelektual, tetapi dari bimbingan batin melalui perasaan dan kebijaksanaan. Dalam hal ini, kecerdasan kita bekerja di alam bawah sadar untuk melayani intuisi kita, membimbing batin kita, membimbing pikiran kita, dan memberi kekuatan pada keyakinan kita untuk membuat keputusan yang cepat.

Pikiran intuitif sangat dibutuhkan oleh pikiran inovatif. Ini adalah senjata kemanusiaan kita untuk menghadapi berbagai macam perubahan dan ketidakpastian dalam hidup. Jadi, intuitif dan inovatif adalah bukti bahwa kita bukan mesin atau robot, tetapi manusia sejati yang memiliki potensi di dalam diri yang tidak mungkin dapat dimiliki oleh mesin atau pun robot. Ketika sekarang ini robot dan mesin sudah mulai digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan, memecahkan masalah, dan meningkatkan fokus pada tugas; maka, kita sebagai manusia sejati tidak perlu takut pekerjaan kita akan diambil oleh mesin atau robot. Kita harus masuk ke kedalaman diri sendiri untuk menemukan berbagai macam potensi tersembunyi bagi kemajuan hidup kita di masa depan.

Mulailah berlatih dan membuat pikiran kreatif terhubung dengan pikiran cerdas. Latih diri untuk selalu tenang dan memahami sesuatu secara naluri, tanpa perlu akal sehat. Intuisi dan inspirasi harus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Juga, harus diuji ketajaman dan ketepatan dalam kenyataan yang terjadi. Intuitif kita yang tajam mampu menangkap energi masa depan dan energi momen sekarang; sehingga kita bisa membuat keputusan yang tepat dan cepat, tanpa banyak pikir dan tanpa banyak pilih. Pada akhirnya, intuisi adalah tentang apa yang kita rasakan dan kita yakini akan terjadi, bukan tentang apa yang kita ketahui atau kuasai.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PEMENANG SEJATI HIDUP DALAM KERENDAHAN HATI

“Orang yang paling sukses adalah mereka yang menerima apa pun realitas hidup dengan gembira, tanpa mengeluh, tanpa menuduh, dan tanpa berhenti untuk mendapatkan yang terbaik.”~Djajendra

Keberhasilan dan kegagalan adalah sesuatu yang biasa saja; kemenangan dan kekalahan adalah sesuatu yang biasa saja. Dalam jiwa pemenang sejati, kalah atau menang adalah sama nilainya dan sama terhormatnya. Tidak akan bersedih berlebihan dan gembira berlebihan, apalagi menjadi terlalu tinggi hati saat kemenangan didapatkan. Pemenang terbaik selalu menjaga kerendahan hatinya dan sadar bahwa semua kemenangan bersifat sementara. Setiap kali meraih kemenangan, kesadarannya mengingatkan diri sendiri bahwa kekalahan juga bisa datang kapan saja. Oleh karena itu, semakin banyak dan semakin sering kemenangan yang didapatkan, semakin rendah hati untuk mempersiapkan diri dengan kualitas yang lebih tinggi.

Dalam hidup, ketidakpastian dan ketidakadilan dapat dialami oleh siapa pun. Hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana kita atau pun pikiran kita. Kadang-kadang, hal-hal yang tidak adil bisa saja mengalahkan kita. Pemenang sejati tidak pernah merasa dikalahkan oleh ketidakadilan atau pun kecurangan. Pemenang sejati adalah orang-orang yang percaya bahwa semua peristiwa yang mereka alami adalah rencana Tuhan, sehingga tidak perlu kecewa apalagi marah terhadap peristiwa yang tidak memuaskan hati. Mungkin upaya kita sudah luar biasa totalitasnya, tetapi hasil yang kita dapatkan jauh dari memuaskan. Kondisi ini tidak boleh membuat kita merasa putus asa, marah, kecewa, kesal, dan menuduh pihak lain sebagai penyebab terhadap hasil akhir kita. Sebagai orang yang percaya pada kuasa Tuhan, maka kita harus selalu bersyukur dan optimis, walau segala sesuatu yang kita kerjakan dengan sepenuh hati belum berjalan seperti yang kita inginkan. Ketika kita sudah tidak menemukan cara atau strategi untuk mengubah sesuatu dalam hidup kita, maka kita harus tetap bersyukur dalam doa agar Tuhan membukakan hati dan kesadaran kita untuk menemukan cara terbaik.

Jika menang dan kalah itu kita menyikapi dari kepentingan dan ego kita, maka kita harus siap-siap menjadi pemenang dan juga pecundang dalam waktu yang berbeda. Kemenangan dari sikap kepentingan dan ego tidak pernah abadi dan sejati, kalah dan menang selalu silih berganti, kita tidak dapat mengendalikan segalanya. Kita tidak mungkin memahami dan memprediksi jalan hidup di depan kita. Kita tidak mungkin mampu memahami dan menguasai setiap tikungan, belokan, turunan, tanjakan, dan berbagai situasi di depan kita. Apalagi, kita belum pernah mengalami hidup di masa depan, sehingga mustahil memahami semua hal yang ada di masa depan. Kita harus bisa memberikan kualitas terbaik untuk hari ini dan bergembira menunggu hasil terbaik di masa depan. Intinya, masa depan tidak dapat dikendalikan dalam pikiran dan strategi hidup kita. Kita harus menerima apa pun kenyataan dan berjalan bersamanya dengan gembira.

Pemenang sejati rendah hati saat menerima kemenangan, serta ikhlas dan tenang saat menerima kekalahan. Selalu hebat dan berkualitas dalam proses, tidak menangisi kekalahan atau gembira berlebihan pada hasil akhir. Pemenang sejati selalu fokus untuk menjadi diri sendiri yang autentik dan berkualitas tinggi dalam setiap tindakan. Kebahagiaan dan kegembiraan sangat dinikmati dalam aliran proses, sehingga tidak pernah ada beban untuk sebuah hasil akhir. Pemenang sejati selalu sadar dan mengerti bahwa pertarungan dan kompetisi yang sebenarnya terjadi dengan diri sendiri. Bagaimana ego, pikiran, emosi, dan jiwa  bisa saling menguatkan dan tidak saling melemahkan dalam setiap pertarungan hidup yang dialami. Menang dan kalah, berhasil dan gagal, hanyalah bagian dari proses kehidupan yang kita alami. Semua itu tidak lebih dari pengalaman yang mendewasakan kepribadian kita. Jika kita menerimanya dengan rendah hati dan rasa syukur, maka kemenangan dan kesuksesan menjadi milik kita di setiap momen kehidupan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com