BERDAMAI DENGAN MUSUH-MUSUH DI DALAM DIRI

“Akal sehat bisa digunakan oleh energi negatif untuk merusak keindahan dan kedamaian hidup. Tingkatkan kualitas energi positif di dalam diri agar akal sehat hanya digunakan untuk keindahan dan kedamaian hidup.”~Djajendra

Musuh-musuh kita sangat banyak, mereka tidak berada di luar diri kita, tetapi bersembunyi di dalam diri kita, dan kita pun sulit mengenali mereka sebagai musuh yang berbahaya bagi hidup kita. Kita harus memahami dan mengerti bahwa hidup kita itu indah dan tidak layak dihabiskan dalam realitas yang membuat kita tidak bahagia. Kita juga harus mengerti bahwa keberadaan kita untuk berbuat baik dan menyebarkan kebaikan, tanpa mengecilkan peran orang lain dalam kehidupan yang aneka ragam ini. Semua orang penting dalam menciptakan keindahan dan kebaikan. Siapa pun diri kita jika membawa energi kebaikan dalam kehidupan, maka kita telah berbuat baik bagi setiap orang. Siapa pun diri kita jika membawa energi kebencian dalam hidup, maka kita telah menanam benih permusuhan untuk membuat hidup ini tidak damai.

Musuh-musuh kita itu hidup di dalam diri kita dalam sifat marah, kebencian, dendam, egois, serakah, anti toleransi, merasa paling benar, merasa paling tahu, permusuhan, menghasut orang lain, gosip, iri hati, malas, bosan, dan cemburu. Jika kita tidak berdamai dan mengajak musuh-musuh kita itu ke jalan yang benar, maka orang-orang yang berniat buruk akan memanfaatkan musuh-musuh kita itu untuk keuntungan mereka. Ketika orang-orang tidak baik menggunakan musuh-musuh kita untuk keuntungan mereka, maka akal sehat kita pun dimanipulasi sedemikian rupa agar merasa benar dengan sifat-sifat buruk yang sesungguhnya membuat hidup kita lebih menderita. Jadi berhentilah bertengkar dan bermusuhan dengan siapa pun. Semua orang di luar diri kita biarlah menjadi dirinya masing-masing, kita tidak perlu memusuhi atau membenci sifat  dan pemikiran mereka yang tidak sesuai dengan kita.

Setiap hari berlatihlah untuk menguatkan energi positif di dalam diri agar kita bisa menjaga kedamaian dengan mengabaikan perbedaan. Tidak ada seorang pun yang bisa memberikan kebahagiaan dan kedamaian bagi kita kecuali diri kita sendiri. Kuatkan nilai-nilai positif dan pemikiran-pemikiran yang baik untuk merasakan kebahagiaan dan kedamaian dalam hidup. Tidak perlu berdebat tentang setuju atau tidak setuju. Tidak perlu berdebat tentang siapa yang benar dan siapa yang salah. Teruslah belajar hal-hal baik dan selalu berpikiran terbuka dalam wawasan yang luas. Jangan pernah merasa sebagai kelompok yang paling benar dan paling hebat. Jangan pernah berharap kedamaian dan kebahagiaan diberikan oleh orang lain. Kedamaian dan kebahagiaan bersumber dari dalam diri sendiri yang sudah cerdas melemahkan musuh-musuh yang tersembunyi di dalam diri. Harus diingat selalu bahwa musuh-musuh di dalam diri itu sangat banyak, sehingga kita tidak memiliki pengetahuan untuk mendefinisikan mereka semua. Kita hanya memiliki kemampuan untuk mendefinisikan sedikit dari musuh-musuh kita di dalam diri. Karena itu, kita harus memiliki kesadaran dan keyakinan untuk tidak kehilangan kedamaian dan kebahagiaan. Jika kita merasa sedang tidak damai dan tidak bahagia, itu artinya musuh-musuh yang tidak kita kenal sedang menggerogoti kita dari dalam. Dampaknya; dalam jangka panjang kita kemungkinan kehilangan kesehatan fisik, mental, dan jiwa.  

Mulai hari ini berhentilah untuk membenci dan bergosip tentang siapa pun dan apa pun. Gunakan waktu hidup kita dengan sebaik-baiknya untuk melayani kehidupan dari hati yang kaya cinta, kaya kebaikan, kaya toleransi, kaya empati, kaya kata-kata positif, kaya pelayanan berkualitas, ikhlas, sabar, tenang, damai, gembira, dan selalu melihat orang lain dari sisi positif mereka. Jangan pernah lagi terlibat dalam rumor negatif. Jangan pernah lagi berpikir atau berniat mengendalikan orang lain. Jangan pernah lagi merespons orang lain dengan kebencian. Jadilah energi kehidupan yang baik dan membawa kedamaian bagi semua orang. Ketika merasa terperangkap dalam energi negatif dan sulit keluar dari musuh-musuh di dalam diri, mundur sejenak dari realitas untuk menenangkan diri, kemudian luaskan sudut pandang dari rasa cinta terhadap segala sesuatu dalam hidup yang sedang Anda alami. Kendalikan marah, kendalikan keyakinan yang menciptakan kebencian, kendalikan perasaan tertekan, kendalikan rasa kesal. Kemudian, kuatkan perasaan belas kasih dan pengampunan kepada siapa pun yang tidak sejalan dengan Anda. Tumbuhkan kepercayaan diri dan kuatkan semua perasaan positif di dalam diri. Biasakan agar perasaan positif yang berkuasa atas diri Anda.

Ketika ada orang-orang mencoba merobohkan Anda dengan kebencian dan fitnah, maka jangan jadi rapuh dan marah. Kendalikan diri, atur emosi agar selalu damai dan positif, atur pikiran agar selalu tenang dan positif. Dekati para pembenci dengan halus, tenang, tidak konfrontatif, sabar, mendengarkan, percaya diri, dan berbicaralah dengan integritas yang tinggi. Dan, apa pun yang mereka berbicara untuk Anda, dengarkan saja dengan sabar, biarkan saja mereka mengeluarkan apa yang mereka suka. Berhentilah untuk mencari kesalahan dan kelemahan mereka, berikan perhatian untuk kebaikan yang dapat Anda berikan. Benci dan fitnah tidak harus dilawan dengan benci dan fitnah, tetapi harus dilayani dengan integritas dan kepedulian untuk memberikan kebaikan. Jangan pernah membuang waktu dan energi pada upaya untuk membenci, membalas, memfitnah, marah, dan dendam. Hidup kita sangat singkat, kita tidak pernah tahu sampai umur berapa kita hidup, jadi jangan menyia-nyiakan waktu yang singkat ini untuk hal-hal yang merusak kedamaian dan kebahagiaan hidup.

Kuatkan mental dan jiwa agar mampu berdamai dan menaklukkan semua musuh-musuh di dalam diri sendiri. Jangan lagi membiarkan musuh-musuh kita bertengkar dengan orang-orang yang tidak pernah pintar memahami makna hidup. Sifat dari orang-orang yang tidak pintar memahami makna hidup adalah suka menyalahkan orang lain bahkan untuk kesalahan yang mereka buat sendiri. Mereka selalu berpikir dan merasa bahwa merekalah yang paling benar, sehingga walaupun dirinya salah, tetapi tidak pernah merasa bersalah. Sifat mereka mudah tersinggung, mudah marah, merasa paling tinggi, mudah bereaksi terhadap konflik dan pencipta konflik sejati,  tersenggol sedikit meledak kemarahannya dan sangat agresi, serta tidak pernah memiliki empati dan toleransi terhadap orang lain. Selain itu, mereka juga sangat suka mengabaikan kebutuhan dan perasaan orang lain karena egoisme diri yang sangat tinggi. Mereka selalu merasa mereka lebih baik daripada orang lain. Mereka betul-betul menghayati semua energi negatif sebagai jati diri mereka, sehingga dalam akal sehat mereka energi negatif yang mereka kontribusikan pada kehidupan adalah sebuah kebenaran sejati. Jadi, daripada Anda bertengkar atau mengurusi orang-orang seperti itu, lebih baik fokus untuk memperbaiki diri sendiri. Dan, abaikan saja mereka yang memang sudah merasa benar hidupnya di dalam kekuatan energi negatif.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

MANAJEMEN DIRI ADALAH KUNCI SUKSES DALAM MANAJEMEN PERUBAHAN

“Hidup tidak selalu seperti apa yang telah dipikirkan dan dipersiapkan.”~Djajendra

Perubahan itu pasti dalam semua bidang kehidupan, tidak mungkin tidak ada perubahan. Tugas utama dalam menghadapi perubahan adalah mengubah cara berpikir dan memiliki kemauan untuk beradaptasi dengan perubahan. Perubahan dan ketidakpastian harus dikelola dengan kualitas diri yang terus-menerus memperbarui kompetensi-nya. Kita juga harus memahami bahwa sifat pikiran sangat mudah berubah-ubah oleh apa yang sedang dihadapi. Kita tidak pernah tahu seperti apa realitas pikiran kita satu detik kemudian. Di mana pikiran akan berada dan bagaimana pikiran bisa bergerak begitu cepat dari satu situasi ke situasi yang lain tanpa pernah kita rencanakan atau pun kita inginkan. Jadi, tantangan kita tidak hanya terhadap perubahan dan ketidakpastian yang bisa hadir tanpa kita ketahui, tetapi juga sifat pikiran kita yang terus berubah dan tidak pernah bisa diam dalam komitmen yang dibangun bertahun-tahun lamanya.

Mungkin Anda telah mempersiapkan segala sesuatu dengan sempurna untuk masa depan. Anda merasa sangat siap untuk bertarung dengan misteri kehidupan Anda sendiri. Anda pun sangat paham tentang tantangan di masa depan, dan dengan cerdas sudah memetahkan semua jenis resiko bagi kesuksesan Anda di masa depan. Jadi, apa yang telah Anda lakukan itu adalah sesuatu yang baik, tetapi jangan pernah lupa tentang resiko bahwa hidup tidak selalu seperti apa yang telah Anda pikirkan dan persiapkan. Semua latihan keras, semua kerja keras, semua aset, semua kecerdasan, dan akal sehat Anda mungkin menjadi tidak berdaya saat tantangan yang tidak Anda kenali hadir untuk menguji kesabaran dan ketabahan Anda. Oleh karena itu, Anda harus selalu melatih mental agar kuat dan tidak menderita saat gangguan psikologis yang parah menyerang Anda di saat Anda berada di titik terendah kehidupan. Ketika keraguan mulai menguasai diri dan mental menuju ke titik terendah, maka temukan kecerdasan dari kesadaran untuk menghilangkan keraguan dan mengoptimalkan harapan.

Manajemen diri adalah kunci kesuksesan manajemen perubahan. Jadi, Setiap orang harus mempersiapkan diri sejak awal untuk menghadapi saat genting dan penting yang mungkin hadir di sepanjang proses perubahan. Jika mental dan kualitas diri siap untuk menghadapi perubahan, maka tidak perlu takut untuk bekerja dalam perubahan. Biasanya, orang-orang yang tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan di masa depan akan mengalami stres dan selalu menolak terhadap perubahan. Ketika perubahan harus terjadi dan hadir dengan begitu kuat – maka, yang tidak siap akan merasa sangat marah, takut, bingung, sedih, tidak dapat berpikir, tidak mengerti harus melakukan apa, dan benar-benar dirinya dikalahkan oleh perubahan. Ketika Anda benar-benar merasa tidak berdaya dan kalah oleh perubahan, maka segera isi hati dan pikiran dengan energi positif. Mungkin juga Anda sudah menyerah dengan keadaan dan betul-betul berada pada kondisi stres terburuk. Dalam situasi yang buruk ini, coba tenang-kan diri dan kuatkan mental agar Anda dapat bergerak kembali untuk beradaptasi dengan  perubahan.

Akar dari manajemen diri adalah cerdas dan kreatif mengelola pikiran Anda sendiri untuk beradaptasi dengan segala situasi hidup. Dalam hal ini, kecerdasan dari kesadaran diperlukan agar energi positif mampu memfasilitasi perubahan dan proses berpikir dari pikiran kreatif. Jika hal ini terlatih dan terbiasa dalam pola pikir Anda, maka apa pun situasi yang Anda hadapi pasti mampu Anda kelola dengan cerdas. Manajemen diri yang baik dan konsisten dapat mewujudkan prestasi tertinggi dari apa pun yang Anda tekuni. Anda dapat membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin melalui energi kreatif dan inovatif. Manajemen diri mampu membuat Anda bangkit dan menjadi lebih kuat dari keadaan tidak berdaya. Jadi, setiap saat lakukan manajemen diri di semua aspek kepribadian Anda. Pahami siapa Anda dan apa kebenaran tentang kualitas diri Anda. Pelajari semua keunggulan dan kekurangan Anda. Miliki motivasi dan semangat juang untuk mencapai keunggulan dari apa pun yang Anda kerjakan.

Perubahan adalah sesuatu yang pasti dan secara terus-menerus hadir tanpa kita ketahui. Kita semua harus siap untuk melakukan perubahan yang diperlukan bagi kemajuan hidup kita. Kita tidak boleh diam dalam keadaan tidak berdaya. Buang jauh-jauh gengsi, jadilah rendah hati dan angkat diri sendiri dengan semangat untuk memiliki mental yang hebat dalam situasi seburuk apa pun. Jangan meremehkan diri sendiri, jangan memandang rendah diri sendiri, jangan menyalahkan siapa pun, jangan merasa sebagai orang yang kalah dengan hidup ini. Bangkitlah! Lakukan sesuatu! Sibukkan pikiran dan emosi dengan hal-hal positif yang membangkitkan mental, fisik, jiwa, dan rasa untuk melakukan hal-hal produktif bagi keuntungan diri Anda. Anda yang rendah hati dan yakin, lalu berjuang dengan totalitas, akan mampu mewujudkan apa pun yang sedang Anda kerjakan. Tidak ada yang mustahil bagi jiwa yang selalu mengelola dirinya dengan energi positif.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

PRESTASI MILIK ORANG-ORANG YANG ANTUSIAS DAN DISIPLIN DENGAN PEKERJAANNYA

“Jangan bekerja karena uang atau demi janji yang diberikan oleh orang lain, bekerjalah karena rasa cinta dan bahagia dengan pekerjaan tersebut.”~Djajendra

Bekerja adalah bagian dari keberadaan diri kita. Bekerja tanpa pamrih dan sepenuh hati melayani untuk kesejahteraan dan kedamaian hidup adalah prestasi tertinggi. Intinya, apa pun itu pekerjaan yang kita lakukan, selama pekerjaan itu bermanfaat untuk kebaikan dan kebahagiaan hidup banyak orang, maka wajib kita kerjakan dengan gembira. Jangan pernah bekerja karena uang atau demi janji yang diberikan oleh orang lain, bekerjalah karena rasa cinta dan bahagia dengan pekerjaan tersebut.

Orang-orang yang mudah mendapatkan prestasi terbaik adalah mereka yang dengan ikhlas, antusias, dan disiplin bekerja dengan kesadaran diri sendiri. Mereka tidak perlu dibujuk atau diiming-iming dengan hadiah atau materi apa pun. Mereka adalah orang-orang yang hadir ke lingkungan kerja dengan etos terbaik dan niat untuk memberikan kualitas terbaik. Mereka selalu gembira untuk melakukan tugas apa pun, serta tidak pernah berkeluh-kesah untuk kesulitan dan penderitaan selama melakukan tugas.

Dalam lingkungan kerja ada banyak karakter dan sifat yang menjadikan budaya organisasi tidak dapat bekerja sempurna. Jika saja semua orang memiliki karakter kerja yang ikhlas, antusias, disiplin, tekun, dan bekerja untuk melayani dengan sepenuh hati; maka, budaya organisasi mampu menghadirkan lingkungan kerja dengan energi positif yang siap menghasilkan prestasi tertinggi. Sayangnya, orang-orang dengan karakter yang baik ini jumlahnya paling kecil di lingkungan kerja, sehingga kadang-kadang tidak memberikan pengaruh atau dampak yang besar bagi kemajuan organisasi.

Realitas di lingkungan kerja tidak seperti yang kita angan-angankan. Di mana, semua orang hadir dengan etos terbaik dan kepribadian yang sangat sadar untuk memberikan pelayanan terbaik bagi organisasi. Faktanya, dalam realitas di lingkungan kerja selalu saja ada orang-orang yang harus diberitahu untuk melakukan sebuah pekerjaan, mereka adalah golongan yang miskin inisiatif dan tidak kreatif dalam hal apa pun. Mereka dapat diandalkan, tetapi harus dirawat dan dikelola dengan rajin. Jika manajemen lalai merawat dan mengelola mereka, maka mereka akan lupa diri untuk bekerja pada jalur prestasi.

Ada juga orang-orang yang harus diminta, dimotivasi, dibujuk, dan dijanjikan sesuatu agar mereka mau melakukan tugas mereka dengan baik. Mereka ini jumlahnya mayoritas dalam lingkungan kerja, sehingga manajemen benar-benar perlu bekerja sangat keras untuk memastikan mereka memperkuat budaya organisasi. Kunci kemajuan dan pencapaian prestasi organisasi ada di orang-orang ini. Jika kelompok ini mampu diperhatikan dan ditingkatkan kualitasnya secara berkelanjutan, maka kelompok ini mampu memberikan kontribusi yang positif untuk memperkuat budaya organisasi dan kinerja.

Ada juga orang-orang yang dasarnya sangat malas, tidak punya disiplin, tidak punya etika, tidak punya etos kerja yang baik, tidak berfungsi, menjadi beban organisasi, selalu masa bodoh dengan tugas dan instruksi, serta suka menuntut terlalu banyak kepada organisasi. Karakter seperti ini tidak terlalu banyak, tetapi dapat mempengaruhi orang-orang yang mau bekerja dengan baik, sehingga mereka ini adalah perusak budaya kerja dan budaya organisasi. Akibatnya, prestasi dan kinerja terbaik hanya ada dalam mimpi dan angan-angan. Kelompok ini memang tidak mudah untuk diatur apalagi diharapkan. Biasanya, organisasi harus memangkas jumlah kelompok ini, sehingga tidak membebani organisasi dengan hal-hal negatif dalam proses mencapai prestasi terbaik.

Mencapai prestasi dan membangun organisasi yang kuat adalah harapan para pemimpin. Harapan ini harus memperhatikan realitas dari sifat dan karakter kerja di lingkungan kerja. Tidak mungkin kita berharap profesionalisme yang berkualitas dari orang-orang yang tidak memahami cara mencapai puncak profesi mereka. Kecerdasan dan kesadaran manajemen dalam memahami sifat dan karakter kerja dapat membawa organisasi maju ke puncak tertinggi. Jika mengabaikan sifat dan karakter kerja, dan hanya sekedar menuntut  atau memberikan janji-janji kepada orang-orang yang tidak mengerti cara mencapai puncak profesi mereka dengan kualitas terbaik, maka organisasi tidak akan pernah maju dan manajemen pun akan gagal mengelola organisasi.

Organisasi yang cerdas sangat sadar untuk memperbanyak jumlah orang-orang yang menghargai dan mencintai pekerjaannya. Orang-orang yang cinta dengan apa yang dikerjakan mampu fokus dan terpusat dalam mengejar target. Ketika dalam proses ada kesulitan dan tantangan mereka tidak kehilangan keberanian untuk melakukannya secara kreatif, sehingga mendapatkan solusi melalui berbagai cara terbaik dalam ruang etika. Rasa cinta mereka pada pekerjaan membuat mereka menghormati pencapaian dengan gembira dan tetap fokus pada pekerjaan berkualitas. Mereka tahu dan sadar bahwa perubahan dan ketidakpastian adalah bagian nyata dari proses kerja, sehingga realitas sukses dan gagal selalu disikapi dengan positif, tanpa kehilangan kehati-hatian dalam tindakan yang profesional.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

MENGEMBANGKAN KUALITAS DIRI DAN TUMBUH MEKAR

“Perjalanan hidup membutuhkan akar yang kuat agar kita semakin tumbuh tinggi dan tidak roboh kalau diterpa badai kesulitan.”~Djajendra

Apakah kita tidak malu melihat pohon yang tumbuh subur dan memberikan bunga-bunga yang indah walau mereka sedang dalam cuaca yang tidak pasti? Apakah kita tidak malu dengan pohon yang tetap berbuah lebat walau setiap saat mereka harus merasakan panas, dingin, hujan, angin, dan petir? Tumbuh dan mekar adalah sifat sejati kehidupan. Sifat sejati kita adalah tumbuh dan mekar untuk memberikan kebaikan yang terbaik bagi kesejahteraan hidup bersama. Jadi, kita ini adalah pemimpin yang bertugas untuk memberikan kemakmuran, kesejahteraan, keindahan, kebaikan, dan kehormatan bagi semua kehidupan. Karena itu, tumbuhlah dan mekarlah dalam karya dan kinerja terbaik di semua aspek kehidupan yang kita alami.

Hal pertama yang harus kita lakukan setiap saat adalah bersyukur dengan hidup yang kita alami. Kita harus merasa beruntung bahwa kita masih hidup dan sehat, jangan menyia-nyiakan hidup ini untuk hal-hal yang memperburuk kualitas diri. Hiduplah untuk tumbuh dan mekar dalam karya yang memberikan manfaat bagi diri sendiri dan orang banyak. Gunakan semua waktu dan energi untuk mengembangkan kualitas diri, serta memperbaiki kualitas hati agar selalu bersih dari kotoran. Tidak perlu lagi berpikir buruk tentang orang lain, tidak perlu lagi buang-buang waktu untuk marah dan kesal. Gunakan setiap momen hidup ini untuk tumbuh dan mekar dalam energi positif. Hiduplah untuk kebahagiaan, kedamaian, keindahan, ketenangan, dan kebugaran.  

Tantangan dan kesulitan adalah peristiwa penting yang membantu kita tumbuh, jangan pernah menyerah setelah beberapa kerja keras dan upaya kita gagal, ingatkan kepada diri sendiri bahwa kesulitan dan tantangan adalah vitamin untuk tumbuh dan mekar. Tantangan dan kesulitan berfungsi untuk membantu kita belajar lebih luas, menjadi lebih sabar, menjadi lebih tabah, dan menjadi lebih kreatif. Proses hidup menuntut kita untuk bersabar dan belajar memperluas pengetahuan tanpa batas. Hidup ini perjalanan yang membutuhkan kegigihan, ketabahan, kesabaran, semangat, motivasi, kepercayaan diri, dan pengetahuan dalam setiap upaya kita untuk tumbuh dengan kualitas terbaik. Karena itu, jauhkan sifat putus asah dan keluh-kesah dari mental dan kepribadian Anda.

Hidup kita ini untuk menanam benih-benih kebaikan di dalam jiwa agar kita tumbuh menjadi pribadi yang indah dan berguna. Kita harus sadar dan merasa bertanggung jawab untuk memelihara benih-benih atau nilai-nilai terbaik di jiwa dan pikiran kita. Kita harus sadar untuk merawat dengan disiplin dan ketekunan sehari-hari agar nilai-nilai terbaik kita tersebut dapat menghasilkan karya-karya yang membahagiakan kehidupan. Setiap momen kita harus terhubung dengan diri kita yang positif, kemudian diri yang positif ini hadir untuk memberikan hasil kehidupan yang berguna bagi kebaikan dan kedamaian hidup.

Kita ada untuk tumbuh dan mekar, sebab itulah sifat sejati kehidupan. Jadi, kalau kita merasa masih hidup, masih bernafas, masih berpikir; maka, jangan diam dalam zona nyaman dengan rasa malas, segeralah dorong kualitas diri untuk tumbuh setinggi mungkin. Setiap hari dengan rajin dan penuh disiplin tumbuhkan nilai-nilai positif di dalam jiwa dan pikiran sehingga kita bisa tumbuh. Jangan pikirkan hasil dari usaha Anda, fokuskan setiap kekuatan diri hanya untuk tumbuh dan mekar dalam energi positif, biarkan hasil akhir menjadi bagian dari kehendak Tuhan.  Jadi, tugas kita adalah secara sadar membangun kualitas diri terbaik melalui pengetahuan dan kesadaran tanpa batas.

Semua usaha dan kerja keras harus memiliki kesabaran dan ketabahan. Tidak mungkin hasil terbaik langsung terlihat sekarang, hidup itu proses panjang, kerja keras hari ini hasilnya akan terlihat di masa depan. Benih sukses akan tumbuh setelah melewati proses yang tidak mudah. Kesuksesan itu ada karena adanya kegagalan. Kegagalan itu ada karena adanya kesuksesan. Jadi, jangan peduli dengan sukses dan gagal, bekerjalah dengan ikhlas dan tanpa pamrih untuk menumbuhkan kualitas diri. Melalui upaya terus-menerus, kerja keras yang penuh kreativitas, kesabaran, ketabahan, semangat tinggi, doa, dan tidak pernah berhenti untuk berinovasi, akan membuat kita menemukan kesuksesan yang lebih tinggi dari yang pernah didapatkan. Tingkatkan kesadaran untuk lebih sabar dan lebih berhati-hati agar tidak terjebak di zona kegagalan. Perjalanan hidup membutuhkan akar yang kuat agar kita semakin tumbuh tinggi dan tidak roboh kalau diterpa badai kesulitan.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

MENERIMA PERBEDAAN SEBAGAI KEKUATAN

“Kita harus sadar dan yakin bahwa kesejahteraan dan kedamaian adalah hasil dari kolaborasi yang penuh toleransi, bukan hasil dari kompetisi yang saling meniadakan.”~Djajendra

Bumi ini adalah rumah kita bersama. Kita harus sadar bahwa kesejahteraan, kedamaian, kemakmuran, keamanan, dan kenyamanan di planet ini hanya dapat diwujudkan kalau kita ikhlas dan bersyukur untuk hidup berdampingan. Perbedaan bukan untuk diperdebatkan dan dijadikan konflik. Perbedaan adalah keunikan kita untuk memperkaya kehidupan dari berbagai sudut pandang dan pengetahuan. Kita semua ada di bumi ini untuk saling berhubungan dan saling bergantung satu sama lain agar dapat mencapai kualitas hidup terbaik. Konflik dan permusuhan hanya akan memiskinkan kehidupan kita. Tidak mungkin kita dapat mengoptimalkan potensi dan bakat kita, jika lingkungan kehidupan kita dalam permusuhan dan tidak ada rasa aman. Perbedaan adalah anugerah dari Tuhan agar kita bisa saling mengenal dan saling belajar untuk menjadi manusia berkualitas tinggi.

Perbedaan bukan untuk dijadikan dasar dalam mencari siapa yang paling benar, tetapi dasar untuk saling mengagumi dan mencintai karena kita semua diciptakan oleh Tuhan yang sama. Secara fisik, mental, dan emosional kita kadang-kadang berbeda; tetapi, ini semua bukan alasan untuk saling membenci. Perilaku membenci hanya akan merugikan diri sendiri. Karena itu, jangan membenci orang yang berbeda darimu, karena rasa benci itu ada di dalam hatimu, dan rasa benci itu hanya akan menggerogoti kebahagianmu. Sedangkan, orang yang kau benci selalu akan baik-baik saja, hanya dirimu yang suka membenci akan mengalami penderitaan. Belajarlah untuk mencari kesamaan dari perbedaan. Jangan fokus pada perbedaan dan mengabaikan kesamaan yang mungkin jauh lebih banyak dari pada perbedaan. Hidup yang cerdas adalah pintar mencari kesamaan, sehingga kita bisa bersatu membangun kesejahteraan dan kedamaian. Jangan pernah membiarkan hatimu fokus pada perbedaan, sebab itu akan merugikan hidupmu yang singkat ini.

Semua sifat buruk kita harus patuh pada etika kehidupan sosial yang harmonis. Kita harus sadar dan yakin bahwa kesejahteraan dan kedamaian adalah hasil dari kolaborasi yang penuh toleransi, bukan hasil dari kompetisi yang saling meniadakan. Sifat buruk di dalam diri kita adalah sesuatu yang tak terhindarkan. Tidak mungkin diri kita bersih tanpa ada energi negatif, sebab kehidupan terjadi karena bertempur-nya energi negatif dan energi positif untuk menghasilkan hidup. Tetapi, kita punya kesadaran dan empati untuk menciptakan kebaikan dan tidak membiarkan keburukan keluar dari diri kita. Semua sifat baik kita, seperti: kepedulian, kasih sayang, perhatian, pelayanan prima, kebaikan, toleransi, empati, dan semangat untuk membuat orang lain bahagia adalah sifat-sifat yang akan menjadikan hidup kita sejahtera dan damai. Dari sini kita bisa belajar bahwa sesungguhnya perbedaan itu adalah kekuatan untuk hidup bersama sebagai saudara yang saling memiliki dan berbagi pengetahuan, yang membuat kaya hidup kita semua. Perilaku yang hanya fokus pada kepentingan dan keyakinan diri sendiri, serta mengabaikan semangat untuk hidup bersama sebagai satu kekuatan yang besar, adalah perilaku yang sudah ketinggalan jaman. Sekarang, kita sedang memasuki atau sedang hidup di jaman kolaborasi dan bersama-sama bekerja cerdas untuk menikmati kesejahteraan dan kedamaian di muka bumi ini.

Dunia pendidikan harus mulai memberikan materi pelajaran tentang toleransi, empati, kasih sayang, cinta, keadilan, kedamaian, etika, kecerdasan sosial, kecerdasan emosional, saling membantu, saling peduli, kerendahan hati, optimisme, teliti, tekun, disiplin, integritas. Dan, sejak sekolah dasar anak-anak harus diberikan pendidikan kolaborasi dengan kinerja terbaik di tengah-tengah kehidupan yang beragam dan berbeda. Jika jenis pendidikan ini tidak masuk dalam kurikulum sekolah, maka sekolah hanya akan menghasilkan orang-orang yang siap berkonflik dalam perbedaan dan menjadikan kehidupan mereka semakin miskin karena semua energi terkuras untuk konflik, bukan untuk membangun kesejahteraan dan kedamaian. Masa depan yang cemerlang ada pada kemampuan kita untuk hidup dalam tingkat toleransi yang sangat tinggi. Kualitas-kualitas, seperti: empati, kasih sayang, dan nilai-nilai sopan santun dalam pergaulan sosial haruslah diajarkan kepada semua orang agar orang-orang tersebut bisa memiliki masa depan yang penuh kemakmuran, kedamaian, kesejahteraan, dan kegembiraan.

Perbedaan adalah kekuatan dan tidak boleh membiarkan perbedaan dalam sikap intoleransi. Perilaku intoleransi terhadap perbedaan pasti menyebabkan konflik, kemarahan, kebencian, perpecahan, permusuhan, kekerasan. Dan, semua ini akan menghilangkan rasa kesatuan, rasa kemanusiaan, rasa kasih sayang. Pada akhirnya, membuat kehidupan tanpa dialog, tetapi penuh kekerasan dalam kebencian. Hasil akhirnya, jelas, yaitu: masyarakat yang terkebelakang dan miskin di semua sektor kehidupan. Jadi, marilah kita sadar bahwa perbedaan adalah kekuatan yang harus kita manfaatkan melalui toleransi dan empati, agar kita semua bisa hidup sejahtera dalam peradaban yang tinggi.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

PEKERJAAN KITA MEMBUTUHKAN CINTA DAN PIKIRAN YANG TENANG UNTUK MENGHASILKAN PRESTASI

“Profesionalisme dari seorang pekerja yang andal, melampaui ambisi dan egoisme, tidak ada awal dan akhir, setiap saat hadir untuk memberikan kinerja terbaik.”~Djajendra

Pribadi yang profesional sangat mengerti untuk mempersiapkan kualitas dirinya agar dapat memberikan kontribusi dan pelayanan prima dalam organisasi. Kualitas pribadi yang dimaksud adalah kepribadian yang tegar, kuat, bermental pemenang, sehat, bahagia, damai, tenang, gembira, dan hadir ke tempat kerja untuk memberikan kebaikan dan kemenangan. Kualitas pribadi yang memiliki etos untuk taat pada kode etik, sistem kerja, nilai organisasi, prinsip-prinsip kehidupan kerja, kepemimpinan, dan cara menuju pencapaian visi. Jiwa dan raga betul-betul mengikuti visi dan misi, serta pandangan logis dan rasional tentang realitas yang dihadapi.

Kepribadian yang profesional lahir dari rasa cinta pada pekerjaan dan kemampuan untuk selalu menjaga pikiran dalam kondisi yang paling tenang. Profesionalisme melampaui ambisi dan egoisme, tidak ada awal dan akhir, setiap saat hadir untuk memberikan kinerja terbaik. Kinerja dan prestasi dihasilkan dari rasa cinta untuk memberikan yang terbaik. Selalu ada pada waktu yang tepat dan secara konsisten memberikan pekerjaan berkualitas tinggi untuk mencapai yang terbaik. Mempertahankan atau menyatukan kualitas diri ke dalam proses kerja, serta bekerja berdasarkan prinsip realitas yang merupakan dasar dari keberadaan organisasi dan pelayanan.

Pribadi yang profesional selalu fokus dan hanya memperhatikan pekerjaannya dengan sepenuh hati. Tidak pernah terlibat gosip di tempat kerja, tidak pernah terlibat politik kantor, tidak pernah menciptakan kontroversi dan konflik. Selalu hadir dengan cinta dan pikiran yang paling tenang untuk menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab dengan kualitas tinggi. Kreativitas adalah akar dari profesionalisme. Oleh karena itu, seorang yang profesional benar-benar merasa bebas untuk mengalami kreativitas dalam mengambil solusi dan keputusan. Mampu membedakan mana urusan kerja dan urusan pribadi. Jika sudah di tempat kerja, hati dan pikiran betul-betul fokus pada pekerjaan. Tidak akan membiarkan pikiran membawa kehidupan pribadi ke tempat kerja, tidak akan membiarkan emosi dan akal membawa kehidupan rumah atau sosial ke lingkungan kerja. Jadi, di tempat kerja benar-benar secara total dan penuh rasa tanggung jawab akan mengerjakan tugas dengan sebaik-baiknya.

Profesionalisme adalah tentang jiwa dan bukan tentang raga. Jadi, seseorang yang berpenampilan atau berpakaian sesuai profesinya tidak langsung bisa dikatakan dia seorang profesional. Intinya, profesionalisme dilihat dari perilaku, bukan penampilan. Jika perilaku kerjanya dapat dirasakan membawa kehormatan bagi organisasi, memberikan prestasi dan kinerja, serta membuat dirinya kompeten dan sangat diandalkan oleh organisasi, maka dia inilah yang dapat dikatakan sebagai seorang profesional sejati.

Seorang profesional harus banyak belajar dan kalau bisa setiap hari belajar untuk meningkatkan kualitas diri. Seberapa banyak pun kompetensi yang sudah dikuasai haruslah hadir dengan sikap rendah hati. Kesombongan akan menghilangkan semua kemampuan, dan menjadikan Anda tidak mahir atau cakep dalam pekerjaan. Kesombongan dan rasa mengetahui banyak hal akan membuat keterampilan dan pengetahuan menjadi usang, dunia kerja sedang berada di zaman perubahan yang membutuhkan inovasi berkelanjutan, tanpa henti. Oleh karena itu, selalu positif untuk peningkatan kualitas diri dan tidak boleh pesimis dengan realitas yang ada. Memiliki sikap yang optimis dan berusaha menjadi pemecah masalah dalam era perubahan.

Seorang profesional menyiapkan kualitas dirinya menjadi keandalan semua orang. Dia menjadi harapan dan tempat bergantung banyak orang. Dia selalu hadir tepat waktu dan menyelesaikan pekerjaan pada waktunya, serta dengan sangat cepat mengirimkan hasil kerjanya ke proses selanjutnya. Kejujurannya tidak diragukan dan sangat konsisten untuk mengatakan yang sebenarnya. Dia seorang pencari solusi yang hebat dan sangat jujur tentang di mana segalanya berada. Memiliki prinsip-prinsip dan nilai-nilai kejujuran yang sangat konsisten dalam wujud tanggung jawab dan transparansi.

Karakter kerjanya memperlakukan semua orang menjadi orang penting yang dibutuhkan. Tidak pernah merendahkan siapa pun dan selalu memimpin untuk melayani, tidak pernah meminta dilayani. Selalu hadir untuk membantu dan memberikan kegembiraan di lingkungan kerja. Lebih suka mendengarkan dan sangat teliti dalam semua hal. Tidak tergesa-gesa, selalu tenang dan memahami orang lain dengan sebaik-baiknya. Seorang profesional sejati sangat sadar dan mengerti bahwa orang-orang ingin didengar, jadi dia memberi kesempatan kepada siapa pun untuk menjelaskan ide-ide mereka dengan santai dan gembira. Di samping itu, dengan ikhlas dan tulus suka mendukung gagasan positif orang lain. Dia juga hadir sebagai mentor yang menunjukkan cara melakukan sesuatu dengan benar. Memiliki empati dan toleransi yang hebat untuk membangun kemajuan dan menciptakan kebahagiaan di lingkungan kerja.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

KITA HARUS BELAJAR

“Guru sebatas menyampaikan ide yang sama kepada orang yang berbeda, pembelajar yang cerdas harus mampu memanfaatkan kreativitas untuk menciptakan sesuatu yang berbeda.”~Djajendra

Kita harus belajar dari kehidupan dan keberadaan kita yang unik dan kaya. Kehidupan dan keberadaan kita memiliki potensi yang tak terbatas untuk belajar. Terlalu luas hal-hal untuk dipelajari, karena itu tentukan fokus tentang apa yang mau dipelajari dari kehidupan ini. Masa depan ditentukan dari kemampuan belajar dan kemampuan untuk menentukan nasib sendiri melalui kemandirian diri sendiri yang penuh kualitas.

Tugas guru bukan untuk membentuk masa depan seseorang tetapi sebagai pemandu, penunjuk jalan, yang mengajarkan kepada murid untuk membaca, mendengarkan, menulis, menghitung, dan menjawab. Guru hanya bertugas menunjukkan jalannya, dan setiap murid harus menjadi dirinya sendiri untuk bisa berjalan menuju ke arah tujuan yang dipilih. Guru sebatas menyampaikan ide yang sama kepada orang yang berbeda, pembelajar yang cerdas harus mampu memanfaatkan kreativitas untuk menciptakan sesuatu yang berbeda.

Tujuan belajar adalah untuk mendapatkan pencerahan, sehingga diri yang tercerahkan mampu mencapai potensi dan bakat yang tersembunyi di kedalaman dirinya. Pengetahuan yang lebih tinggi hanya dapat ditemukan ketika kesadaran Anda masuk lebih dalam ke diri sendiri untuk menemukan keunikan dan potensi khusus Anda. Semua pengetahuan untuk menjadikan diri Anda unggul dan berkualitas sudah dianugerahkan Tuhan di dalam diri Anda. Tugas dan tanggung jawab Anda adalah menemukan cara untuk mengungkapkan semua kualitas dan potensi terbaik dari kedalaman diri Anda.

Belajarlah untuk menjalani hidup yang tenang dan penuh sukacita. Tingkatkan konsentrasi pada pekerjaan yang membutuhkan perhatian yang besar. Setiap pengalaman adalah sekolah yang harus dipelajari dan dipahami. Ketika kecerdasan tidak berfungsi untuk menemukan jawaban, maka gunakan kesadaran untuk menemukan jawaban. Seorang pembelajar memiliki rasa tanggung jawab untuk menemukan jawaban atas semua pencarian. Teruslah belajar dan belajar adalah tugas seumur hidup.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

MANUSIA PRESTASI

“Orang-orang prestasi bersyukur tidak hanya atas apa yang telah didapatkan atau dimenangkan, tetapi juga untuk semua kekalahan dan kegagalan.”~Djajendra

Tidak ada momen yang cukup baik, sebab kita terus-menerus termotivasi untuk mencari momen yang lebih baik. Prestasi adalah sebuah tujuan untuk semua hal yang kita lakukan. Hidup bukan untuk berpuas diri atau pun terpaksa menjalani hari-hari membosankan dengan keluh-kesah. Hidup adalah sebuah rangkaian permainan untuk kita menangkan. Tetapkan suatu tujuan, kemudian berjuang dan bekerja keras untuk mendapatkan prestasi terbaik dalam tujuan yang ditetapkan tersebut. Kembangkan kepribadian yang selalu mendambakan sesuatu yang lebih baik dalam hidup. Kita harus bersyukur dan berterima kasih pada Tuhan untuk kehidupan yang kita miliki, tetapi kita tidak boleh puas diri dan berdiam dalam zona kenyamanan. Jadilah pribadi prestasi yang terus-menerus belajar dan berlatih untuk bisa melakukan sesuatu yang lebih baik daripada sekarang. Tidak mengenal lelah, setiap hari fokus dalam kerja keras untuk mendorong potensi diri agar dapat mencapai tujuan yang lebih tinggi.

Kegagalan adalah sekolah untuk belajar mencapai kemenangan. Kesuksesan juga adalah sekolah agar kita tidak merasa bangga secara berlebihan. Kegagalan dan kesuksesan bukanlah peristiwa yang harus disikapi secara berlebihan, tetaplah bersyukur dan rendah hati saat mengalami gagal maupun sukses. Perasaan bangga yang berlebihan akan menjadi titik awal untuk kegagalan. Perasaan putus asa berlebihan saat mengalami kegagalan akan menjadi titik awal untuk kegagalan yang lebih dalam. Jadi, jangan membiarkan kegagalan dan kesuksesan hidup dalam pikiran, tetapi hidupkan dalam kesadaran. Menang dan kalah atau sukses dan gagal tidak lebih dari peristiwa hidup yang akan segera berlalu, sehingga kita tidak perlu menyikapi secara berlebihan. Tingkatkan kesadaran diri agar sukses tidak menjadikan kita sombong, gagal tidak menjadikan kita putus asa. Keduanya hanyalah bagian dari proses hidup kita, yang harus kita terima sebagai sesuatu yang biasa dalam perjalanan hidup.

Manusia prestasi sangat menyukai tantangan, tidak takut untuk mengambil risiko sebesar apa pun. Tidak takut kalah, tidak berambisi untuk menang. Selalu fokus untuk menciptakan keunggulan diri sendiri, dan melalui dirinya yang unggul semua prestasi didapatkan dengan sikap rendah hati. Tidak membiarkan semua hal bermain-main dalam pikiran, tetapi selalu fokus dalam tindakan yang diambil berdasarkan kesadaran. Manusia prestasi sadar bahwa tidak semua kerja keras dan perjuangan akan menghasilkan kemenangan, kadang-kadang perjuangan yang luar biasa dengan pengetahuan yang baik pun bisa berakhir dengan kegagalan, tetapi kegagalan ini tidak akan dibawa ke dalam pikiran dan perasaan. Mau gagal mau sukses yang paling penting hati selalu bahagia. Jadi, bagi manusia prestasi semua hal yang terjadi adalah hal yang baik dalam hidupnya. Tidak pernah ada kekecewaan, tidak pernah ada ketakutan, selalu mempersiapkan kualitas diri untuk meraih prestasi terbaik. Tidak pernah sekali pun duduk berpuas diri sambil memamerkan hasil yang dimiliki, tetapi selalu dalam kendali sikap rendah hati dan menyiapkan kualitas diri untuk mengambil tindakan terbaik dalam perjalanan hidup selanjutnya.

Manusia prestasi mencintai hidupnya, mencintai pekerjaannya, mencintai apa pun yang sedang dilakukan untuk mendapatkan prestasi. Mereka tidak akan terjebak dalam pekerjaan yang salah, sebab apa pun pekerjaannya selalu ditekuni dan dicintai dengan sepenuh hati. Oleh karena itu, bagi manusia prestasi, pekerjaan yang dilakukan untuk mendapatkan prestasi terbaik, sehingga tidak akan mengalami tertekan atau frustasi, tidak akan mengalami rasa bosan, selalu merasa penuh gairah dan semangat dengan pekerjaan yang ditekuni. Selalu merasa pekerjaan tersebut sebagai milik pribadi, sehingga perasaannya seolah-olah bekerja untuk diri sendiri, bukan untuk orang lain. Manusia prestasi sangat cerdas untuk mengetahui cara mencintai apa yang dilakukan dan pada akhirnya merasa melakukan sesuatu yang hanya milik pribadinya. Bahkan dalam statusnya sebagai pegawai di kantor, manusia prestasi selalu merasa dan berpikir bahwa pekerjaannya di kantor tersebut adalah milik pribadi, sehingga mereka merasa bekerja untuk sesuatu miliknya sendiri. Hal ini, membuat mereka terdorong atau termotivasi untuk memberikan yang terbaik untuk dirinya maupun untuk urusan profesional di tempat kerja.

Manusia prestasi adalah pribadi optimis yang sangat disiplin dalam berusaha. Saat menghadapi masa sulit dan perubahan yang tidak jelas arah-nya, maka mereka merasa mampu dan yakin bahwa segala sesuatu pada waktunya akan mencapai yang terbaik. Karena itu, mereka memperkuat keunggulan kompetensi dan kualitas diri, serta terus-menerus memasukkan energi positif ke dalam pola pikir mereka. Walau pun harus melewati fase paling sulit dalam hidup, mereka benar-benar sabar dan yakin bahwa apa pun yang terjadi adalah hal terbaik bagi hidup mereka. Selalu optimis, disiplin, ulet, tekun, percaya diri, sabar, tabah, dan berdoa pagi siang malam untuk mencapai sukses. Mereka adalah pekerja keras yang benar-benar memperjuangkan jalan hidupnya untuk prestasi. Sesulit apa pun jalan hidup yang harus dilalui, mereka tidak pernah kecil hati tetapi fokus dengan energi positif untuk melakukan upaya terbaik semampu mereka. Mereka hanya fokus pada upaya dan kerja keras, semua usaha hanya bertujuan agar proses lancar dan setiap proses dilakukan dengan kualitas terbaik. Mereka tidak membatasi hasil akhir dengan pikiran mereka, tetapi seratus persen pikiran positif dan kualitas diri digunakan untuk melewati proses dengan hasil terbaik. Karakter manusia prestasi adalah selalu berjuang dan berusaha yang terbaik, sekalipun usaha dan perjuangan mereka tidak terlalu berhasil, mereka tidak pernah kecewa, mereka selalu belajar dan merasa mendapatkan tantangan untuk perjuangan selanjutnya dengan lebih hebat lagi.

Harapan dan mimpi tidak pernah hilang dalam memori manusia prestasi. Mereka bersyukur dengan momen ini, serta selalu melangkah ke arah yang benar untuk menjemput mimpi dan harapan. Mereka tidak pernah berubah-ubah, selalu fokus dan berjuang untuk apa yang telah dimulai. Walaupun harus berjuang 10 tahun atau 20 tahun, mereka tetap tidak pernah mundur satu langkah pun untuk mencapai yang terbaik. Mereka memiliki kekuatan untuk menderita dan bersabar dengan tabah. Mereka adalah pejuang sejati yang menjalani rutinitas-nya untuk prestasi. Setiap hari kerjanya berdoa, berlatih, belajar, berpikir positif, dan melakukan proses dengan sepenuh hati untuk mencapai yang terbaik. Mereka terus-menerus belajar untuk menambah ilmu dan pengetahuan. Belajar dari semua sumber dan selalu merasa kurang belajar walau sudah belajar sangat banyak. Selalu merasa kurang mengerti walau sudah mengerti banyak hal. Sikap rendah hati menjadikan manusia prestasi mudah menerima pelajaran dari sumber mana pun. Mereka memiliki mental pemenang, sehingga kemenangan selalu menjadi hadiah bagi mereka.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENEMUKAN MAKNA ETIKA

“Setiap momen membuang semua perilaku tidak etis dari kepribadian kita, mengubah semua perilaku tidak etis menjadi perilaku etis dan membawa hidup kita ke jalan kemakmuran.”~Djajendra

Etika tidak sebatas tentang benar dan salah, tetapi merupakan sikap dan kepribadian untuk menghormati jalinan kehidupan yang jujur dan saling bertanggung jawab. Etika dimaksudkan agar semua akar keserakahan, egoisme, kebohongan, niat buruk, perilaku buruk dapat dihilangkan dari kepribadian dan sikap kita. Segala upaya yang mengganggu kejujuran, tanggung jawab, dan niat baik bisa disebut sebagai perbuatan tidak etis. Segala upaya yang merusak tatanan kehidupan sosial untuk menuju kemakmuran dan kesejahteraan di sebut perbuatan tidak etis. Etika mengarahkan setiap orang di jalan keberuntungan menuju kemakmuran, tanpa keserakahan dan egoisme, serta menyingkirkan semua tipu daya dari kehidupan sosial dan pribadi.

Prinsip etika adalah terwujudnya keteraturan dan keseimbangan dalam kehidupan yang dinamis, tidak menjadi kaku, tidak terjebak dalam kepentingan sempit, dan mampu beradaptasi dengan perubahan. Ini adalah tentang menjadi manusia yang sadar bahwa dirinya hidup di alam semesta yang teratur yang mengalami perubahan tanpa menjadi kacau. Oleh karena itu, kita memiliki kesadaran untuk merawat kehidupan sosial, alam semesta, dan diri sendiri dengan perbuatan baik. Kita tidak mau melakukan kerusakan atau menghilangkan keseimbangan dalam diri kita sendiri; dalam kehidupan sosial kita; termasuk merawat sikap etis kita terhadap alam semesta yang merupakan rumah kita bersama.

Etika memberikan energi baik untuk membangun kesopanan dalam kehidupan sosial. Etika menciptakan kepribadian positif yang memiliki energi harmoni dalam tindakan di ruang sosial. Etika menciptakan kepribadian positif yang secara konsisten mengucapkan kebenaran dan kebaikan; menjadi energi positif untuk keadilan, ketertiban, kedamaian, dan keindahan dalam kehidupan bersama. Sikap dan perilaku berpusat pada etika, hati nurani sangat aktif membangun jiwa yang positif untuk secara konsisten menjalankan etika di semua bagian kehidupan. Pikiran, emosi, dan ego disatukan dalam jiwa yang positif untuk melakukan tindakan yang etis dan benar.

Menurut kamus besar bahasa Indonesia, etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak). Dalam hal ini, etika harus dipahami sebagai ‘tindakan benar’ yang berdasarkan bahwa setiap individu; siapa pun dia; berhak untuk hidup makmur, sejahtera, bahagia, adil, gembira, sukacita, merasakan cinta dan kepedulian, serta mendapatkan kedamaian dalam kehidupan sosial. Etika adalah musuh utama dari diskriminasi, ketidakadilan, egoisme, keserakahan, dan monopoli kebenaran.

Etika menempatkan kejujuran, integritas, tanggung jawab, sopan-santun, dan niat baik sebagai tempat memulai semua tindakan kita. Dalam hal ini, tindakan etis dari setiap individu disatukan untuk membangun energi positif yang kuat, sehingga mampu menciptakan jalan keberuntungan bagi siapa pun, untuk menikmati kemakmuran dan kesejahteraan. Etika bertujuan untuk mengaktifkan proses kebaikan di antara para penghuni bumi, sehingga setiap orang mampu merasakan keindahan dan mengalami kemakmuran yang berlimpah dari bumi kita yang kaya raya ini. Selain itu, etika memberikan ketenangan pikiran yang luar biasa, sehingga kesadaran untuk menegakkan integritas dalam jalinan kehidupan bersama muncul dari hati nurani. Hati nurani yang kuat dengan etika mampu melakukan hal-hal terbaik untuk kehidupan yang sejahtera, serta merawat kemakmuran bagi setiap individu dalam ruang kehidupan yang damai dan indah.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGUCAPKAN KATA-KATA YANG BAIK, MENDAPATKAN KEHIDUPAN YANG BAIK

“Tidak ada kebenaran dan kebaikan dalam kata-kata yang menghina atau merendahkan orang lain. Kita semua disatukan melalui kata-kata yang baik dan kita semua dipisahkan melalui kata-kata yang buruk.”~Djajendra

Menjaga kata-kata yang baik dalam setiap ucapan kita akan memberi kehidupan yang indah dan bahagia. Setiap ucapan kita memberi kehidupan pada apa yang kita katakan. Masa depan yang baik ada dalam kuasa kata-kata dan ucapan yang baik. Jika setiap kata-kata yang kita ucapkan positif dan optimis, maka masa depan kita sedang menuju pada kecemerlangan dan penuh kekayaan.

Kata-kata yang sering kita ucapkan memiliki kekuatan untuk menjadi kenyataan. Oleh karena itu, pilih kata-kata positif untuk mengatakan apa pun, jangan sekali pun menggunakan kata-kata negatif atau pesimis untuk menyatakan sesuatu. Demikian juga dengan pola pikir, jangan membiarkan pola pikir dikuasai oleh kata-kata negatif. Pola pikir yang positif, suasana hati yang positif, kesadaran yang yakin dan percaya pada masa depan yang indah, serta ucapan yang dikuasai oleh kata-kata positif dan optimis, adalah jalan menuju kehidupan yang sejahtera dan bahagia.

Kata-kata positif yang menguasai jiwa raga kita mampu meruntuhkan penghalang hidup kita. Kita yang positif dan optimis mampu terhubung dengan energi sukses. Kita yang berkata-kata positif dan optimis mampu mengalahkan masa sulit, kemudian menciptakan perubahan dengan kehidupan yang lebih kaya dan bahagia. Kita yang berkata-kata positif dan optimis selalu menemukan solusi di tengah-tengah ketidakpastian. Kata-kata yang baik, ucapan yang baik, pikiran yang baik, emosi yang baik, adalah potensi di dalam diri untuk meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan hidup kita.

Kata-kata dapat menciptakan kebaikan dan juga menghancurkan kebaikan. Semua kata-kata negatif dan kata-kata buruk dapat menghancurkan kebaikan dan keindahan yang sudah kita bangun. Kebersamaan dan persatuan kita dapat diruntuhkan hanya oleh ucapan dengan kata-kata yang buruk. Tidak ada kebenaran di dalam kata-kata yang menghina atau merendahkan orang lain. Tidak ada kebaikan di dalam ucapan dan kata-kata yang membuat orang lain sakit hati. Kita semua disatukan melalui kata-kata yang baik dan kita semua dipisahkan melalui kata-kata yang buruk.

Menjadi orang yang sangat cerdas dengan banyak pengikut jika belum mampu berkata-kata positif, maka akan menjadi musibah bagi kedamaian hidup. Orang hebat adalah orang yang bijak dan berhati-hati menggunakan kata-kata, sehingga tidak melukai hati orang lain. Oleh karena itu, setiap kata atau kalimat yang kita ucapkan harus betul-betul bersumber dari hati nurani kita yang baik. Pikirkan dan rasakan dengan empati sebelum mengucapkan sesuatu. Kata-kata yang kita ucapkan sedang menjelaskan siapa diri kita yang sesungguhnya. Kata-kata yang kita ucapkan sedang menjelaskan apa yang ada di dalam pola pikir kita. Kata-kata yang paling menyakitkan dapat menciptakan dendam dan permusuhan. Kata-kata positif dapat menyatukan perbedaan.

Setiap kata yang penuh dengan energi baik dan penuh kasih mampu membangun kehidupan yang damai. Cara berbicara yang ramah dan penuh hormat adalah jalan untuk menciptakan kebahagiaan dan kesejahteraan bersama. Setiap ide, konsep, pemikiran, perasaan, ingatan, tindakan, dan perilaku haruslah tercipta dari kata-kata yang baik. Untuk itu, setiap hari kita harus memeriksa kata-kata apa saja yang kita gunakan, jika ada kata-kata yang kurang baik, maka segera dihapus dan diganti dengan kata-kata yang baik. Kendalikan setiap ucapan yang keluar dari mulut kita, jangan membiarkan mulut kita mengeluarkan kata-kata yang memperburuk kehidupan sosial kita. Kata-kata kita yang baik dapat memberikan rahmat bagi kesejahteraan kita dan juga memberikan kesejukan bagi yang mendengarkan.

Ucapan kita adalah energi untuk memperkuat kebaikan atau keburukan. Jika semua orang di dalam rumah mengucapkan kata-kata yang baik, maka energi positif yang kuat akan tercipta untuk memberikan kesejahteraan dan kedamaian di dalam rumah. Ucapan positif yang kuat mampu menghidupkan cahaya terang yang membawa perasaan kasih sayang , perhatian, persahabatan, cinta, empati, toleransi, dan kepedulian. Ini membantu kehidupan di rumah selalu positif dan terhindar dari energi negatif yang merusak kedamaian. Kata-kata positif dapat menyembuhkan hati yang terluka. Kata-kata positif dapat memotivasi seseorang untuk bangkit dari kegagalan. Kata-kata positif mampu mendorong kita untuk melakukan hal-hal hebat, sehingga kita mampu menjemput prestasi terbaik kita. Kata-kata positif mampu membuat kita kuat dan tegar untuk melalui jalan yang penuh tantangan dengan optimis dan percaya diri. Kata-kata positif adalah energi kemenangan untuk memenangkan segala sesuatu di dalam kehidupan yang kita alami.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com