MANAJEMEN DIRI ADALAH KUNCI SUKSES DALAM MANAJEMEN PERUBAHAN

“Hidup tidak selalu seperti apa yang telah dipikirkan dan dipersiapkan.”~Djajendra

Perubahan itu pasti dalam semua bidang kehidupan, tidak mungkin tidak ada perubahan. Tugas utama dalam menghadapi perubahan adalah mengubah cara berpikir dan memiliki kemauan untuk beradaptasi dengan perubahan. Perubahan dan ketidakpastian harus dikelola dengan kualitas diri yang terus-menerus memperbarui kompetensi-nya. Kita juga harus memahami bahwa sifat pikiran sangat mudah berubah-ubah oleh apa yang sedang dihadapi. Kita tidak pernah tahu seperti apa realitas pikiran kita satu detik kemudian. Di mana pikiran akan berada dan bagaimana pikiran bisa bergerak begitu cepat dari satu situasi ke situasi yang lain tanpa pernah kita rencanakan atau pun kita inginkan. Jadi, tantangan kita tidak hanya terhadap perubahan dan ketidakpastian yang bisa hadir tanpa kita ketahui, tetapi juga sifat pikiran kita yang terus berubah dan tidak pernah bisa diam dalam komitmen yang dibangun bertahun-tahun lamanya.

Mungkin Anda telah mempersiapkan segala sesuatu dengan sempurna untuk masa depan. Anda merasa sangat siap untuk bertarung dengan misteri kehidupan Anda sendiri. Anda pun sangat paham tentang tantangan di masa depan, dan dengan cerdas sudah memetahkan semua jenis resiko bagi kesuksesan Anda di masa depan. Jadi, apa yang telah Anda lakukan itu adalah sesuatu yang baik, tetapi jangan pernah lupa tentang resiko bahwa hidup tidak selalu seperti apa yang telah Anda pikirkan dan persiapkan. Semua latihan keras, semua kerja keras, semua aset, semua kecerdasan, dan akal sehat Anda mungkin menjadi tidak berdaya saat tantangan yang tidak Anda kenali hadir untuk menguji kesabaran dan ketabahan Anda. Oleh karena itu, Anda harus selalu melatih mental agar kuat dan tidak menderita saat gangguan psikologis yang parah menyerang Anda di saat Anda berada di titik terendah kehidupan. Ketika keraguan mulai menguasai diri dan mental menuju ke titik terendah, maka temukan kecerdasan dari kesadaran untuk menghilangkan keraguan dan mengoptimalkan harapan.

Manajemen diri adalah kunci kesuksesan manajemen perubahan. Jadi, Setiap orang harus mempersiapkan diri sejak awal untuk menghadapi saat genting dan penting yang mungkin hadir di sepanjang proses perubahan. Jika mental dan kualitas diri siap untuk menghadapi perubahan, maka tidak perlu takut untuk bekerja dalam perubahan. Biasanya, orang-orang yang tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan di masa depan akan mengalami stres dan selalu menolak terhadap perubahan. Ketika perubahan harus terjadi dan hadir dengan begitu kuat – maka, yang tidak siap akan merasa sangat marah, takut, bingung, sedih, tidak dapat berpikir, tidak mengerti harus melakukan apa, dan benar-benar dirinya dikalahkan oleh perubahan. Ketika Anda benar-benar merasa tidak berdaya dan kalah oleh perubahan, maka segera isi hati dan pikiran dengan energi positif. Mungkin juga Anda sudah menyerah dengan keadaan dan betul-betul berada pada kondisi stres terburuk. Dalam situasi yang buruk ini, coba tenang-kan diri dan kuatkan mental agar Anda dapat bergerak kembali untuk beradaptasi dengan  perubahan.

Akar dari manajemen diri adalah cerdas dan kreatif mengelola pikiran Anda sendiri untuk beradaptasi dengan segala situasi hidup. Dalam hal ini, kecerdasan dari kesadaran diperlukan agar energi positif mampu memfasilitasi perubahan dan proses berpikir dari pikiran kreatif. Jika hal ini terlatih dan terbiasa dalam pola pikir Anda, maka apa pun situasi yang Anda hadapi pasti mampu Anda kelola dengan cerdas. Manajemen diri yang baik dan konsisten dapat mewujudkan prestasi tertinggi dari apa pun yang Anda tekuni. Anda dapat membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin melalui energi kreatif dan inovatif. Manajemen diri mampu membuat Anda bangkit dan menjadi lebih kuat dari keadaan tidak berdaya. Jadi, setiap saat lakukan manajemen diri di semua aspek kepribadian Anda. Pahami siapa Anda dan apa kebenaran tentang kualitas diri Anda. Pelajari semua keunggulan dan kekurangan Anda. Miliki motivasi dan semangat juang untuk mencapai keunggulan dari apa pun yang Anda kerjakan.

Perubahan adalah sesuatu yang pasti dan secara terus-menerus hadir tanpa kita ketahui. Kita semua harus siap untuk melakukan perubahan yang diperlukan bagi kemajuan hidup kita. Kita tidak boleh diam dalam keadaan tidak berdaya. Buang jauh-jauh gengsi, jadilah rendah hati dan angkat diri sendiri dengan semangat untuk memiliki mental yang hebat dalam situasi seburuk apa pun. Jangan meremehkan diri sendiri, jangan memandang rendah diri sendiri, jangan menyalahkan siapa pun, jangan merasa sebagai orang yang kalah dengan hidup ini. Bangkitlah! Lakukan sesuatu! Sibukkan pikiran dan emosi dengan hal-hal positif yang membangkitkan mental, fisik, jiwa, dan rasa untuk melakukan hal-hal produktif bagi keuntungan diri Anda. Anda yang rendah hati dan yakin, lalu berjuang dengan totalitas, akan mampu mewujudkan apa pun yang sedang Anda kerjakan. Tidak ada yang mustahil bagi jiwa yang selalu mengelola dirinya dengan energi positif.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

HIDUP DAMAI DI TENGAH TANTANGAN ZAMAN DAN DI DUNIA YANG PENUH MASALAH

“Keadilan itu bersumber dari dalam diri kita sendiri, bukan hadiah dari orang lain. Jadi, jangan pernah menunggu keadilan diberikan oleh orang lain, sebab itu adalah sebuah harapan yang sia-sia.”~Djajendra

Kita hidup di zaman perubahan dan di dunia yang penuh tantangan. Jika kita tidak siap dengan perubahan, maka kita akan merasakan hidup di dunia yang bermasalah. Padahal yang bermasalah itu bukan dunianya, tetapi diri kita yang tidak siap atau tidak mampu beradaptasi dengan dunia baru. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mencari ilmu sebanyak mungkin, khususnya ilmu yang mampu mengisi hati dan pikiran kita dengan kedamaian dan sukacita. Belajarlah dari mana pun, luaskan hati untuk menerima berbagai pengetahuan baru untuk menjadikan diri kita lebih bahagia dan lebih bersemangat dengan tantangan zaman. Tidak perlu banyak berdebat, dengarkan hal-hal baik, rasakan manfaatnya, belajar sesuatu yang baik, lakukan hal-hal yang baik, dan siapkan kualitas diri terbaik untuk hidup damai di tengah tantangan zaman.

Jauhkan diri dari segala prasangka buruk yang membuat diri kita merasa tidak mampu atau sedang mengalami ketidakadilan. Ingat! bahwa keadilan itu bersumber dari dalam diri kita sendiri, bukan hadiah dari orang lain. Jadi, jangan pernah menunggu keadilan diberikan oleh orang lain, sebab itu adalah sebuah harapan yang sia-sia. Keadilan, kebahagiaan, kedamaian, dan ketenangan pikiran adalah hal-hal yang harus kita cari di kedalaman diri kita sendiri dengan doa, ibadah, dan kerja cerdas di sepanjang waktu. Jadilah pribadi yang optimis, positif, bersyukur, menerima kenyataan, bekerja lebih giat, tekun, disiplin, belajar terus-menerus, dan merasa siap dengan tantangan zaman. Miliki komitmen dan semangat untuk menemukan kedamaian, ketenangan pikiran, kemakmuran, kesejahteraan, kebahagiaan, keberlimpahan, dan kesehatan diri sendiri di dunia yang penuh tantangan dan penuh masalah tersebut.

Cara menghadapi perubahan dan tantangan zaman adalah dengan merubah diri kita sendiri dari dalam. Sebab, kita tidak akan pernah memiliki kemampuan untuk mengubah dunia luar atau tantangan yang kita hadapi. Kenyataan di luar diri kita adalah ujian dan pelajaran hidup yang harus kita lalui atau hadapi dengan kualitas diri yang siap lulus dengan nilai terbaik. Hiduplah dengan harapan dan kerja yang lebih fokus untuk menjadikan hidup kita selalu sejahtera, damai, bahagia, makmur, sehat, bugar, dan menikmati keindahan dari pengalaman yang kita alami. Sesulit apa pun kenyataan hidup yang sedang kita hadapi, jangan lupa untuk gembira dan bersyukur dengan kesulitan itu. Tanamkan di dalam pola pikir bahwa setiap kesulitan adalah peluang untuk meningkatkan kualitas diri menjadi lebih baik. Gembira, bahagia, damai, ketenangan pikiran, kebugaran, kesehatan, dan keindahan adalah harta yang paling mahal yang tidak boleh ditukar dengan apa pun. Kita dapat memanfaatkan harta kekayaan ini kapan saja untuk merasakan kehidupan yang meningkatkan kesejahteraan kita di semua aspek kehidupan dari waktu ke waktu. Rawat dan jagalah kekayaan yang bersumber dari ke dalaman diri kita sendiri ini dengan doa, ibadah, dan rasa syukur tanpa batas.

Hidup damai di tengah tantangan zaman dan di dunia yang penuh masalah haruslah menjadi kebiasaan sehari-hari. Jangan pernah membiarkan energi negatif mengambil kebahagiaan dan ketenangan pikiran kita. Di ke dalaman diri kita ada alam kehidupan yang tenang, damai, positif, kaya, sejahtera, makmur, sukacita, optimis, dan hal-hal baik yang bersifat tetap. Melalui doa, ibadah, pikiran positif, afirmasi, dan meditasi, kita dapat menemukan semua yang baik tersebut untuk membuat kita kuat dan mampu menghadapi tantangan zaman dan perubahan. Ketika kita kuat dan siap dari dalam diri kita yang positif, maka masalah dan tantangan di luar diri kita akan menjadi sesuatu yang mudah untuk diselesaikan. Seperti kata orang bijak bahwa semua masalah di luar kehidupan akan memudar ketika kita membenamkan diri dalam doa yang menyentuh batin damai kita sendiri. Ibadah, doa, dan rasa syukur kita yang menghubungkan diri sejati kita dengan kesadaran, pencerahan, lautan cahaya, energi positif, dan cinta ilahi mampu membangkitkan semua potensi terbaik kita untuk melayani perubahan dan tantangan zaman. Jadi, sudah waktunya untuk menghadapi perubahan dan tantangan zaman dengan kekuatan dari dalam diri sendiri. Tidak boleh lagi berkeluh-kesah atau mencari penyebab-penyebab yang tak dapat diatasi oleh diri sendiri. Menghadapi dunia luar, kita harus muncul dari ke dalaman diri sendiri yang kaya dengan sukacita dan potensi untuk beradaptasi dengan apa pun yang dihadirkan oleh dunia luar. Kekuatan kita yang bersumber dari ke kedalaman diri kita sendiri memberi kita kekuatan untuk menghadapi tantangan zaman dan perubahan dengan keseimbangan pikiran dan jiwa.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

KITA BERUBAH! ORANG-ORANG DAN HAL-HAL DI SEKITAR KITA JUGA BERUBAH

“Kita berubah! Kita bukanlah orang yang sama, kita pasti berubah dan menemukan segala sesuatu di sekitar kita berubah. “~Djajendra

Sejak lahir, kita tumbuh dan berubah. Kita tumbuh dan berubah secara fisik; kita tumbuh dan berubah secara mental; kita tumbuh dan berubah secara emosional; kita adalah perubahan yang kita alami dari setiap fase mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa, tua, dan sangat tua. Dalam setiap fase yang kita lewati, kita akan berubah dan segala sesuatu di sekitar kita juga berubah. Karena kita dan lingkungan di sekitar kita juga pasti berubah, maka kita harus sadar untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi perubahan tersebut. Jika kita tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi kebenaran dari perubahan tersebut, maka kita akan kesepian dan kehilangan kebahagian hidup. Cintai keberadaanmu dan temukan diri sejatimu. Mengenal diri sendiri adalah proses yang sangat panjang, harus melalui berbagai macam pengalaman hidup yang harus kita alami sendiri. Artinya, kita tidak bisa sekedar belajar dari buku atau orang lain. Buku dan orang lain itu hanya sebagai inspirasi, termasuk tulisan ini hanya bersifat inspirasi. Kita harus sadar dan mau belajar dari berbagai pelajaran hidup untuk memahami arti mengenal diri sendiri.

Satu-satunya tempat kita bergantung adalah TUHAN. Jika kita bergantung pada diri sendiri dan orang lain, atau materi kekayaan yang kita kumpulkan; maka perubahan yang tidak kita duga akan membuat kita kehilangan ketenangan pikiran dan kedamaian hati. Kita harus sadar bahwa sesungguhnya kita tidak mengetahui apa-apa tentang hidup yang sedang atau akan kita alami. Kita tidak pernah mampu memiliki pengetahuan untuk mengetahui apa yang akan kita alami di masa depan. Hidup kita adalah sebuah rahasia TUHAN atau misteri yang harus kita hadapi. Karena itu, teruslah berusaha untuk menemukan diri sejati dan kenali siapa diri sejati kita itu. Setelah mengenali diri sendiri secara sempurna, teruslah berbicara hal-hal positif dengan diri sejati. Dan, semakin mendekatkan diri sejati tersebut kepada TUHAN. Harus diingat bahwa hanya kasih sayang Tuhanlah yang mampu menghadirkan kedamaian hati dan ketenangan pikiran di sepanjang hidup.

Sahabat, teman, anak-anak, pasangan hidup, keluarga, anak buah, pembantu, pimpinan, rekan kerja, dan semua orang yang kita kenal juga akan berubah. Jangan mengharapkan mereka semua seperti saat kita mengenal dulu. Perubahan adalah pasti dan sudah menjadi takdir manusia. Oleh karena itu, jangan menghakimi atau menyalahkan orang-orang yang sifat dan perilakunya sudah berubah, yang tidak sesuai lagi dengan harapan kita. Kita harus mengerti bahwa perubahan dapat memisahkan sahabat terbaik; kita harus mengerti bahwa perubahan dapat memisahkan keluarga yang dulunya sangat akrab. Mungkin kita pernah menolong dan memuluskan karir anak buah kita, dan sekarang setelah anak buah kita tersebut memiliki jabatan dan kekayaan yang tinggi, dia sudah tidak mengenal kita lagi walau berpapasan dalam sebuah acara. Dalam hal ini, kita tidak boleh kecewa apalagi marah, sebab itu adalah realitas hidup dari perubahan. Tetaplah bahagia dan gembira dengan kemajuan anak buah atau orang-orang yang pernah kita bantu. Mereka tidak perlu mengenal kita, dan kita pun tidak perlu membuang waktu dan energi berharap mereka mengenal kita. Jadi, gunakan waktu dan energi untuk mengenal diri sendiri dan mengetahui kebenaran tentang diri sendiri. Jangan membuang waktu secara percuma untuk hal-hal yang tidak penting bagi kebahagiaan hidup kita.

Cinta sejati dan yang paling tulus hanya dimiliki Tuhan, dan hanya Tuhan yang mampu memberikan cinta paling tulus bagi kita. Satu-satunya sahabat sejati kita adalah diri sejati kita yang sadar dan sudah mengenal pola pikir kita, emosi kita, kecerdasan kita, dan daya tahan fisik kita. Tidak pernah ada sahabat sejati dari luar diri kita. Jangan pernah berharap cinta tulus dari siapa pun. Semua orang yang berada di sekitar kita hanya bersifat sementara, tidak ada seorang pun yang akan hidup permanen dengan kita, semua orang bersama kita hanya untuk jangka waktu terbatas. Perpisahan adalah pasti, jadi jangan berharap terlalu banyak kepada siapa pun atau apa pun. Perubahan menjadikan kehidupan kita tidak pernah kekal dan abadi, orang-orang akan datang dan pergi dalam kehidupan kita, semua hubungan bersifat sementara. Hanya kesadaran diri sejati kita yang sangat setia bersama kita dalam setiap peristiwa hidup. Intinya, apa pun yang terjadi kepada diri kita, hanya Tuhan yang ada untuk kita, kalau kita sadar tentang hal ini, maka kita akan selalu fokus untuk mempersiapkan diri sejati kita agar dapat mengalami kebahagiaan di semua situasi.

Setiap hari berlatih dan berdoa untuk menjadi diri sendiri yang lebih baik. Dalam setiap fase perubahan, miliki motivasi dan kepercayaan diri untuk menjadi pribadi yang lebih berkualitas. Satu-satunya jiwa yang selalu ada dalam kesadaran untuk bahagia dan damai adalah diri sejati kita. Karena itu, fokus saja untuk menjadi lebih baik dalam segala hal yang kita lakukan. Tidak boleh siapa pun atau apa pun yang menjadi penyebab hidup kita. Kita harus merasakan segala kebaikan dan keindahan dari dalam diri kita. Kita harus menjadi sumber untuk kebahagiaan dan kedamaian hidup kita di setiap momen. Kita harus membiasakan untuk menjadi teman terbaik bagi diri sejati kita. Berbicaralah dengan diri sendiri untuk menghasilkan energi positif bagi semua realitas hidup kita. Kita harus selalu ada untuk mendengarkan suara hati kita yang paling benar dan jujur. Dengarkan suara dari intuisi diri sendiri, dengarkan suara dari semua sumber energi positif. Akui fakta bahwa TUHAN adalah kekuatan yang paling tinggi, sehingga jiwa sejati harus tunduk dan sujud pada kasih sayang TUHAN.

Kita berubah dan di sekitar kita juga semua hal berubah. Jiwa sejati yang sujud pada kasih sayang TUHAN adalah sesuatu yang abadi dan tidak akan berubah. Oleh karena itu, setiap saat semakin mendekatkan diri sejati kepada kasih sayang Tuhan. Jangan pernah menjauh dari Tuhan. Jika kita dekat dengan Tuhan, maka semua perubahan mampu kita alami dengan sukacita dan penuh kesadaran. Ketika kita semakin sadar bahwa hanya Tuhan yang bisa menolong jalan hidup kita, maka jiwa sejati kita mampu merasakan bahwa Tuhan melindungi diri kita dengan penuh cinta. Jika perasaan ini sudah sangat menguat di dalam diri kita, maka kita secara konsisten mendapatkan perasaan bahwa semuanya akan baik-baik saja walau kita harus melalui sesuatu yang tidak pasti. Kita tidak akan mengeluh tentang kesulitan dan ketidakpastian. Kita tidak akan stres dan kesepian saat orang-orang yang kita percaya menjauh dari hidup kita. Kita tidak akan membiarkan diri kita di tentukan dari kesenangan duniawi dan masalah duniawi. Kita mampu menyadari bahwa apa pun yang terjadi bersifat sementara. Energi positif kita yang kuat mampu membawa kita ke langkah selanjutnya yang lebih baik. Jadi, apa pun yang kita alami di sepanjang proses perubahan adalah sebuah pengalaman yang membuat hidup kita lebih kaya dan berkualitas.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com

TIDAK SEMUA ORANG SUKA PERUBAHAN

“Pikiran negatif apa pun yang Anda miliki untuk saya tetap bersamamu. Saya tidak menerimanya.”~ Siddhartha Gautama

Bagi sebagian orang, perubahan adalah musuh yang harus dilawan. Ketika perubahan hadir, mereka menyiapkan segala cara untuk menggagalkan perubahan. Mereka yang tidak suka perubahan akan sangat marah kepada orang-orang yang sedang melakukan perubahan. Mereka berpikir bahwa perubahan sedang mencoba mengambil kenyamanan dan keyakinan mereka. Mereka terganggu oleh perubahan dan merasa perubahan tidak memberikan hal-hal yang lebih baik. Jadi, sangat wajar dalam sebuah proses perubahan muncul orang-orang atau kelompok-kelompok yang anti perubahan. Dalam hal ini, orang-orang yang pro perubahan harus segera memperkuat segala sesuatu, sehingga tidak membiarkan pengaruh dari orang-orang yang anti perubahan menjadi kuat dan menentukan.

Menghadapi orang-orang yang anti perubahan adalah dengan mempertahankan ketenangan dan fokus pada perubahan. Tetaplah tenang dalam kedamaian total di sepanjang percakapan yang melawan perubahan. Tidak perlu memberikan perhatian pada orang-orang yang anti perubahan, tetapi fokus pada waktu dan tenaga untuk memperkuat orang-orang yang pro perubahan. Tetaplah tenang dan tersenyum pada orang-orang yang anti perubahan, jangan sampai kalah dan membiarkan segalanya mundur kembali ke zona nyaman. Perubahan itu pasti dan harus dilanjutkan dengan kekuatan total. Semua keluhan dari orang-orang yang anti perubahan akan berakhir ketika perubahan menjadi semakin kuat dan memperlihatkan hasil yang lebih baik.

Ketika orang-orang pro perubahan semakin tenang dan semakin solid dalam melakukan perubahan, maka orang-orang yang anti perubahan akan kehilangan kekuatan untuk menghalangi perubahan. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dan harus didukung dengan segenap tenaga. Apa pun perlawanan yang diberikan oleh orang-orang yang anti perubahan, tidak perlu diterima oleh orang-orang yang pro perubahan. Tugas utama orang-orang yang pro perubahan adalah membangun kekuatan dan pengaruh yang meyakinkan semua pihak bahwa perubahan adalah sesuatu yang harus dilakukan.

Semua pendapat dan kritik dari orang-orang yang anti perubahan haruslah disikapi dengan bijaksana. Hal-hal yang membantu perubahan harus diterima dengan jiwa besar, sedangkan hal-hal yang mencoba menggagalkan perubahan harus ditolak dengan bijaksana. Dalam perjalanan proses perubahan, pihak yang pro perubahan harus membuktikan kepada pihak yang anti perubahan bahwa perubahan itu harus dilakukan untuk kebaikan semua pihak. Energi penolakan dari orang-orang yang anti perubahan biarlah tetap bersama mereka. Orang-orang yang pro perubahan tidak perlu menerimanya, dan benar-benar fokus pada perubahan yang sedang dilakukan.

Perubahan adalah kebenaran yang harus dapat dipertanggungjawabkan dengan cara kerja yang bijaksana. Tidak boleh ada orang-orang yang menderita dalam perubahan, tetapi perubahan harus memperlihatkan harapan dan masa depan yang lebih indah. Pihak yang pro perubahan harus pintar mengetuk pintu hati nurani orang – orang yang masih belum mengerti tentang perubahan. Perlu tindakan yang merangkul semua pihak untuk membantu kekuatan perubahan. Tampilkan perubahan sebagai sesuatu yang baik sehingga semua orang memiliki kesadaran untuk menerima perubahan. Perubahan membutuhkan kualitas orang-orang yang memiliki batin yang kuat untuk melakukan perubahan. Jika dari dalam sudah sangat kuat untuk melakukan perubahan, maka semua peristiwa penolakan dari lingkungan luar diri tidak akan mampu mempengaruhi kita untuk melakukan perubahan secara konsisten. Kekuatan dari dalam diri adalah jalur yang membantu kita untuk membangun kualitas diri yang kuat dan menghapus semua batasan atas perubahan yang sedang kita lakukan.

Anda punya pertanyaan untuk Djajendra? Silakan tulis ke admin@djajendra-motivator.com dan sebutkan siapa Anda.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Hubungi: 0812 1318 8899

Email: admin@djajendra-motivator.com

INTUISI ADALAH KEKUATAN YANG DIBUTUHKAN DI MASA DEPAN

“Intuisi terjadi dari pikiran yang dibimbing oleh batin. Dalam hal ini, kecerdasan kita bekerja di alam bawah sadar untuk melayani intuisi kita, membimbing batin kita, membimbing pikiran kita, dan memberi kekuatan pada keyakinan kita untuk membuat keputusan yang cepat.”~Djajendra

Masa depan adalah era inovatif, era imajinasi, dan era kreativitas. Pikiran rasional saja  belum cukup untuk menjawab tantangan masa depan. Kita membutuhkan intuisi untuk dapat mengambil keputusan yang cepat dalam sekejap mata. Intuisi adalah potensi manusia yang tidak boleh diabaikan dan harus dilatih untuk mengubah situasi melalui keputusan yang cepat. Tanpa intuisi, kita akan membuat prediksi berdasarkan kenyataan yang ada dan sangat mengandalkan pemikiran rasional, sehingga sulit menghadapi sebuah peristiwa atau situasi yang mendadak muncul dihadapan kita.

Pengalaman, pengetahuan, kebijaksanaan, dan jam terbang yang tinggi akan memberikan dasar untuk penguatan intuisi. Secara rasional kita mungkin bisa membuat pilihan-pilihan dan menimbang semua pilihan sampai kita memilih yang tepat. Persoalannya, kita sedang menuju ke era kehidupan yang sangat cepat perubahan nya dan membutuhkan keputusan yang sangat cepat untuk menyelamatkan visi kita. Jadi, semua pilihan rasional membutuhkan waktu yang lama, sedangkan perubahan yang terjadi membutuhkan penilaian yang cepat dan keputusan yang super cepat. Karena itu, intuisi haruslah mulai dilatih dan dikuasai sebagai alat yang penting untuk menghadapi perubahan yang sangat cepat.

Keputusan yang baik tidak pernah dihasilkan dari sikap tergesa-gesa, tidak hati-hati, kurang teliti, atau pun kecemasan. Kita membutuhkan informasi yang benar dan intuisi yang tajam untuk mengambil keputusan yang cepat. Intuisi kita yang tajam sudah memiliki pengetahuan, kualitas, ketelitian, dan sikap hati-hati saat mengambil keputusan yang cepat. Ini adalah asimilasi langsung dari kenyataan tanpa harus menjalani proses berpikir dan berpikir secara kognitif.

Intuisi terjadi dari pikiran yang dibimbing oleh batin yang diperlihatkan melalui perasaan dan kebijaksanaan suara hati. Jadi, intuisi bukan melalui pemahaman intelektual, tetapi dari bimbingan batin melalui perasaan dan kebijaksanaan. Dalam hal ini, kecerdasan kita bekerja di alam bawah sadar untuk melayani intuisi kita, membimbing batin kita, membimbing pikiran kita, dan memberi kekuatan pada keyakinan kita untuk membuat keputusan yang cepat.

Pikiran intuitif sangat dibutuhkan oleh pikiran inovatif. Ini adalah senjata kemanusiaan kita untuk menghadapi berbagai macam perubahan dan ketidakpastian dalam hidup. Jadi, intuitif dan inovatif adalah bukti bahwa kita bukan mesin atau robot, tetapi manusia sejati yang memiliki potensi di dalam diri yang tidak mungkin dapat dimiliki oleh mesin atau pun robot. Ketika sekarang ini robot dan mesin sudah mulai digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan, memecahkan masalah, dan meningkatkan fokus pada tugas; maka, kita sebagai manusia sejati tidak perlu takut pekerjaan kita akan diambil oleh mesin atau robot. Kita harus masuk ke kedalaman diri sendiri untuk menemukan berbagai macam potensi tersembunyi bagi kemajuan hidup kita di masa depan.

Mulailah berlatih dan membuat pikiran kreatif terhubung dengan pikiran cerdas. Latih diri untuk selalu tenang dan memahami sesuatu secara naluri, tanpa perlu akal sehat. Intuisi dan inspirasi harus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Juga, harus diuji ketajaman dan ketepatan dalam kenyataan yang terjadi. Intuitif kita yang tajam mampu menangkap energi masa depan dan energi momen sekarang; sehingga kita bisa membuat keputusan yang tepat dan cepat, tanpa banyak pikir dan tanpa banyak pilih. Pada akhirnya, intuisi adalah tentang apa yang kita rasakan dan kita yakini akan terjadi, bukan tentang apa yang kita ketahui atau kuasai.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGHADAPI ZONA TRANSISI DALAM PERUBAHAN

“Zona transisi adalah bagian dari proses perubahan, dan peran kita yang membantu perubahan adalah bagian dari solusi dalam proses perubahan.”~Djajendra

Sekarang ini, kita hidup di zaman perubahan. Segala sesuatu di luar diri kita berubah dengan sangat cepat. Perubahan yang cepat ini jika tidak kita menyikapi dengan benar, maka kita akan selalu tertinggal. Kemajuan membutuhkan perubahan. Untuk berubah, kita harus segera meninggalkan zona nyaman kita, dan menyiapkan mental yang hebat untuk melalui zona transisi. Zona transisi adalah zona yang penuh ketidakpastian dan kita juga belum benar-benar beradaptasi dengan perubahan. Jadi, tidak mudah bagi siapa pun saat berada dalam zona transisi. Jika mental kita tidak kuat dalam zona transisi, maka kita berpotensi menghadapi stres dan terdorong untuk kembali ke cara yang lama.

Berada dalam proses perubahan berarti memahami bahwa sumber masalah dan sumber tantangan ada di dalam diri kita. Kita adalah solusi dalam perubahan. Jika kita merasa berada dalam ketidakpastian, maka itu artinya kita belum menjadi solusi dalam perubahan. Karena itu; kuatkan pikiran positif, kepercayaan, keyakinan, dan kebiasaan-kebiasaan untuk mewujudkan perubahan. Walaupun zona transisi berpotensi membuat pikiran kita berubah-ubah, tetapi komitmen dan kesadaran kita untuk berubah harus dijaga kemurniannya. Ketika zona transisi membuat kita seolah-olah berada dalam kekosongan dan kekacauan, atau seolah-olah kehilangan jati diri kita dan menciptakan rasa tidak berdasar pada perubahan yang dilakukan, maka kita harus sadar bahwa diri kita sedang tidak membantu perubahan, tetapi sedang merongrong perubahan.

Berbagai prasangka dapat dihasilkan saat berada dalam zona transisi. Karena belum terbiasa dan tidak memiliki pengalaman untuk hidup dalam perubahan, mungkin kita merasa salah jalan, tidak ke mana-mana, semua proses dan prosedur dalam perubahan dianggap tidak cocok untuk kita, sehingga kita harus kembali ke cara-cara lama yang paling murni. Situasi pemikiran seperti ini sangat membahayakan perubahan. Jika setelah kita berada dalam zona transisi terjadi penolakan terhadap perubahan dan ada keinginan besar untuk kembali ke sistem yang lama, maka kita mungkin tergelincir ke belakang, atau mungkin benar-benar mundur terlalu jauh, sehingga nantinya untuk mendapatkan awal pun akan menjadi sulit.

Mengetahui, mengerti, memahami, dan memiliki kesadaran bahwa zona transisi adalah bagian dari proses perubahan akan membantu kita menguatkan keyakinan, kepercayaan diri, keberanian, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perasaan tidak nyaman dan ketidakpastian yang biasanya terjadi dalam masa transisi. Kita harus berani dan menggunakan pengetahuan untuk melewati masa-masa kritis saat berada dalam zona transisi. Seburuk apa pun realitas yang kita rasakan di zona transisi, tidaklah boleh mendorong kita untuk kembali ke kebiasaan lama. Perubahan itu wajib dilakukan jika kita ingin maju dan menjadi lebih hebat di masa depan. Jika masa transisi membuat kita berada dalam perasaan hampa, tanpa kepastian arah, merasa tidak nyaman dan teringat rasa nyaman masa lalu, sangat menginginkan untuk kembali ke kebiasaan lama; ini adalah situasi yang sangat berbahaya bagi perubahan. Karena itu, dalam perubahan, setiap pihak harus keluar dari zona nyaman dan masuk ke zona transisi, kemudian fokus pada tujuan perubahan. Selanjutnya, dari hati yang paling dalam, setiap pihak harus merasa memiliki komitmen untuk mewujudkan perubahan. Untuk itu, tujuan setiap pihak adalah bertahan dengan penuh gairah dan semangat di zona transisi sampai perubahan selesai dan diterima sebagai sesuatu yang nyaman bagi setiap kepentingan.

Perubahan membutuhkan pola pikir yang inovatif dan tindakan pelepasan dari apa yang sangat kita kuasai, ketahui, dan lakukan; untuk mengizinkan sesuatu yang baru menjadi kebiasaan dalam etos dan kepribadian kita. Artinya, memiliki kemampuan dan kualitas untuk meninggalkan sebuah kebiasaan lama yang sangat dipahami, dan menggantinya dengan kebiasaan baru yang belum benar-benar dikuasai. Perubahan adalah tempat kita diuji untuk mempercayai diri sendiri dan kekuatan potensi hebat dari ke kedalaman jiwa kita sendiri untuk mengungkap realitas baru bagi kemajuan hidup kita.

Setiap perubahan menuju ke tingkat kemajuan yang lebih tinggi membutuhkan kesiapan diri kita dengan energi positif yang lebih kuat, kualitas, pengetahuan, etos, kemampuan, dan kesadaran yang lebih tinggi. Semua ini diperlukan karena kita akan melibatkan diri kita yang penuh kualitas itu dalam ritual proses perubahan. Setiap kali kita naik ke anak tangga perubahan yang lebih tinggi, kita harus melalui periode transisi, hal-hal tidak nyaman, membangun pengertian, internalisasi, dan menerima setiap hal-hal tidak biasa untuk dipelajari sebagai kebiasaan baru.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENJADI KEPRIBADIAN YANG MENIKMATI PERUBAHAN

“Perubahan organisasi yang benar adalah tidak ada jalan atau cara yang mudah untuk kembali ke cara yang lama.”~Djajendra

Setiap orang memiliki tujuan, impian, dan cita-cita mereka sendiri. Sedangkan dalam perubahan organisasi diperlukan kesadaran untuk memiliki tujuan yang sama. Sumber resistensi yang paling umum dalam perubahan organisasi adalah kepentingan individu. Budaya perusahaan tidak dapat mendorong tindakan bersama dalam perubahan jika perubahan itu bertentangan dengan tujuan individu. Aspek yang sangat penting dalam perubahan organisasi adalah menghapus atau menghilangkan kepentingan pribadi. Setiap individu perlu memastikan bahwa dirinya bekerja untuk perubahan dan tidak menyebabkan hambatan dalam proses perubahan organisasi. Dalam perubahan, setiap individu harus fokus pada kualitas diri dan pada kolaborasi. Selalu merasa bahagia dan damai dalam lautan perubahan menjadi sesuatu yang membantu proses perubahan. Ketika para individu menciptakan pikiran positif di setiap momen perubahan dan menyiraminya dengan kerja keras sepanjang hari, maka mereka akan menemukan dirinya menjadi semakin kuat dalam membantu program perubahan.

Kita harus menyadari bahwa syarat utama terjadinya perubahan dalam organisasi adalah menghilangkan kepentingan pribadi, kemudian menyatukan semua potensi diri dalam kolaborasi untuk menjalankan perubahan. Biasanya, tantangan yang paling sulit dalam perubahan organisasi adalah menghilangkan atau menghapus kepentingan pribadi di setiap titik proses perubahan. Menghadapi tantangan ini, peran kepemimpinan harus dijalankan sebaik mungkin untuk memberi tahu setiap individu bahwa mereka adalah tulang punggung perubahan. Kepemimpinan juga harus pintar menghargai, memotivasi, memberikan insentif, membuka kesadaran, meminta umpan balik, dan mengelola secara khusus individu-individu yang sensitive atau terlalu resisten terhadap perubahan. Kepemimpinan harus cerdas menciptakan gagasan yang mampu mengurangi jarak antara tujuan pribadi anggota tim dengan tujuan perubahan. Juga, harus mengetahui tujuan masing-masing anggota tim secara intim, sehingga mampu memahami mereka dan mempengaruhi mereka, untuk melakukan penyesuaian secara sadar agar menghindari sikap penolakan dalam perubahan.

Perubahan dalam organisasi memerlukan transformasi diri dari setiap anggota. Pola pikir dan upaya pada tingkat ucapan dan tindakan harus dapat menggerakkan perubahan. Pola pikir dan kesadaran yang menuntun setiap anggota untuk menjadi pribadi yang berkualitas dalam menuai kesuksesan perubahan. Selanjutnya, kepemimpinan harus membuat individu untuk menyadari bahwa ada kelemahan tertentu di dalam organisasi sehingga diperlukan perubahan. Kelemahan tertentu di dalam organisasi berarti kelemahan di dalam diri kita. Jika individu menyadari dan melakukan upaya untuk meningkatkan kekuatan dalam proses perubahan, maka perubahan menjadi sesuatu yang mudah dan nyata. Kesadaran dan pengertian tentang pentingnya perubahan menghilangkan kepentingan pribadi dan membangkitkan kepentingan bersama dalam kebahagiaan kerja.

Perubahan membutuhkan partisipasi dari setiap individu, tetapi sifat partisipasi ini adalah menjalankan rencana perubahan dengan sepenuh hati. Biasanya, partisipasi setiap orang ini membuka ruang untuk menerima ide semua orang. Tantangan atau kesulitan akan muncul ketika orang-orang terlalu ambisius agar ide dan pemikirannya menjadi solusi. Kadang-kadang, beberapa orang menjadi terlalu bersemangat memperjuangkan ide-ide dan pemikiran mereka untuk dimasukkan dalam proses perubahan. Dalam situasi seperti ini, peran kepemimpinan harus tegas dan cerdas. Tugas kepemimpinan adalah mendengarkan setiap orang dengan tenang dan tegas. Tidak mungkin setiap ide dan pemikiran dijadikan bagian dari proses perubahan. Jika kepemimpinan menerima dan menjalankan semua ide dan pemikiran, maka proses perubahan akan menjadi kacau dan kehilangan fokus. Karena itu, saat pendapat dan ide disuarakan dalam forum terbuka oleh individu atau kelompok, tugas kepemimpinan adalah mendengarkan dan tidak perlu berpendapat apalagi berdebat. Mendengarkan saja semua ide dan pemikiran, baik dari yang setuju atau yang tidak setuju dengan program kerja perubahan. Kepemimpinan harus berbicara secara pribadi dengan orang-orang yang terlalu ambisius menyuarakan pendapat dan ide-ide. Berbicara dengan tenang, bijak, menyentuh hati, dan membuka kesadaran mereka agar perlawanan mereka dapat dikurangi. Perubahan perlu didengarkan, tugas utama kepemimpinan adalah mendengarkan setiap pihak dengan tenang dan cerdas, tanpa terpengaruh pada hal-hal di luar perubahan.

Membangun kekuatan agar orang-orang yang melakukan pekerjaan selalu memiliki gairah dan tidak melawan terhadap proses perubahan. Perubahan membutuhkan dukungan yang kuat dan solid dari bawah. Karena itu, sejak hari pertama program perubahan, kepemimpinan sudah bekerja untuk mendapatkan dukungan penuh dan ikhlas dari bawah sampai ke atas dengan semua pihak. Dukungan kepemimpinan itu penting, jika komitmen kepemimpinan terhadap perubahan tidak mendapatkan kerja sepenuh hati dari bawah, maka perubahan tidak akan pernah sukses. Individu yang mulai mengeluh dan merasa tidak nyaman dengan program perubahan harus segera ditangani. Membiarkan keluhan berpotensi menjadi energi negatif yang menghambat proses perubahan. Kepemimpinan harus selalu tersedia dan juga bertanggung jawab atas keberhasilan program perubahan, sehingga semua energi negatif mampu diatasi dengan baik.

Perubahan bekerja pada tingkat kesadaran individu. Kesadaran membentuk pemikiran untuk membantu proses perubahan. Ketika pemikiran dan kesadaran menyatu mendorong perubahan; maka, perilaku, sikap, perasaan, tindakan, gairah, visi, kata-kata, etos kerja juga bergerak ke arah yang membuat perubahan lebih sempurna. Kepentingan pribadi dan kepentingan perubahan mampu terhubung dalam kesadaran tertinggi, sehingga keduanya tidak akan menciptakan konflik di dalam diri. Koneksi ini menyebabkan energi perubahan dalam bentuknya yang paling murni diserap dari tujuan perubahan. Mengalir dari etos seseorang dan mengubah cara lama ke cara baru. Energi perubahan yang terus bekerja dalam kesadaran dan pemikiran akan menciptakan upaya, tindakan, kata-kata, perilaku, dan motivasi untuk hasil terbaik.

Perubahan hanya bekerja dengan komitmen dan keyakinan untuk melakukan perubahan. Diperlukan pikiran positif yang sangat yakin tentang kebaikan-kebaikan yang dihasilkan oleh perubahan. Semakin konsentrasi pikiran dan keyakinan dalam tindakan, hal ini akan menambah energi yang lebih besar untuk mewujudkan perubahan. Mengubah pikiran akan mengubah Anda selamanya. Perubahan organisasi yang benar adalah tidak ada jalan atau cara yang mudah untuk kembali ke cara yang lama. Lakukan perubahan satu per satu dengan urutan prioritas yang paling penting. Jangan sekaligus menerapkan perubahan pada semua hal pada waktu bersamaan. Perubahan yang tidak fokus dan terlalu luas hanya menjadikan Anda gagal dalam perubahan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMBANTU DIRI SENDIRI MENJADI AGEN PERUBAHAN YANG LEBIH EFEKTIF

“Di jiwa perubahan terletak kreativitas dan inovasi.”~Djajendra

Ketika organisasi kita melakukan perubahan, maka kita semua yang berada di dalamnya harus menyiapkan diri menjadi agen perubahan. Kita harus dapat menghidupkan dan mengatur energi kreatif masing-masing untuk terlibat dalam perubahan. Setiap kebijakan perubahan yang bersumber dari level pimpinan harus dapat diterima dan dijawab dengan baik oleh semua pihak yang berada di level bawah. Semua kebijakan dan visi dari atas harus segera di respon dan ditindaklanjuti oleh semua level yang berada di bawahnya. Intinya, setiap orang dalam organisasi di level mana pun dia berada harus menyiapkan diri menjadi agen perubahan yang lebih efektif dan produktif.

Di jiwa perubahan terletak kreativitas dan inovasi. Artinya, setiap agen perubahan harus bekerja dengan kreatif dan inovatif. Pekerjaan utama agen perubahan adalah menguasai situasi lama dengan cara baru, kemudian melakukan tindakan kreatif atas dasar kebijakan dan visi perubahan. Keberhasilan kreativitas dan inovasi terletak pada kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan sesuai visi. Kualitas dan kemampuan kreativitas dari agen perubahan akan terlihat pada etos, untuk menentukan arah baru dan pelaksanaan arah baru itu pada tingkat yang lebih rinci di lapangan. Sebagai agen perubahan harus mengatur diri sendiri dengan energi kreatif, kemudian membangun kesadaran untuk menjiwai kebijakan dan visi perubahan.

Sebagai agen perubahan, kita harus mengembangkan kesadaran untuk mengatasi potensi konflik alam bawah sadar kita terhadap perubahan yang sedang terjadi. Mungkin secara sadar kita ingin terlibat dalam perubahan, tetapi alam bawah sadar kita menolak. Hal ini terjadi karena kebiasaan-kebiasaan lama sudah begitu kuat menguasai alam bawah sadar, sehingga ketika tercipta kebiasaan-kebiasaan baru untuk menggantinya, kebiasaan lama bangkit memberikan perlawanan. Hal inilah biasanya menjadi tantangan paling berat dalam perubahan. Kesadaran dan tindakan untuk mengenal diri sendiri secara baik akan mematangkan mental untuk menangani konflik alam bawah sadar. Proses perubahan membutuhkan kemampuan agen perubahan untuk melatih kognitif agar lebih mudah beradaptasi dengan hal-hal baru. Jika masih sulit beradaptasi dengan perubahan, maka diperlukan disiplin dan ketekunan untuk menjiwai perubahan dan menggantikan pola kebiasaan lama dengan yang baru.

Walaupun perubahan itu dipimpin oleh kepemimpinan yang kharismatik, visioner, inspirasi, dan motivator yang mempengaruhi; tanpa ada kreativitas dan inovasi di jiwa setiap individu agen perubahan, akan sulit mewujudkan perubahan tersebut. Kehebatan kepemimpinan itu sendiri belum lengkap dan cukup untuk melakukan perubahan, diperlukan kesadaran agen perubahan untuk menjiwai perubahan dengan energi kreatif. Agen perubahan harus siap mental menghadapi tantangan beradaptasi dengan kondisi baru. Upaya perubahan harus menjadi gairah dan motivasi dengan menghasilkan ide-ide baru, untuk menyempurnakan kualitas perubahan. Selalu bersikap kreatif untuk menemukan cara yang lebih baik untuk mewujudkan perubahan.

Hubungan dan komunikasi dari kelompok manajemen ke kelompok dibawah haruslah membangun kesadaran dan tanggung jawab. Sangat mudah bagi kepemimpinan untuk memberikan target dan tenggat waktu kepada agen perubahan dalam melakukan perubahan. Agen perubahan tidak mungkin berani menolak tanggung jawab dari pemimpin, tetapi jika agen perubahan tidak memiliki kesadaran untuk menjiwai perubahan dengan kreativitas, maka perubahan organisasi tidak akan berjalan sesuai harapan. Diperlukan kualitas hubungan yang komunikatif dan produktif antara kepemimpinan dan para agen perubahan. Jika hubungan level atas dan level bawah berada dalam komunikasi dan etos yang produktif, maka kegiatan sehari-hari dalam proses perubahan menjadi terarah dalam fokus yang benar.

Agen perubahan tidak boleh menunggu segala sesuatu siap, harus selalu keluar sepenuhnya dari situasi statis dan terbiasa bekerja dalam situasi dinamis. Perubahan itu pasti dan abadi dalam hal apa pun, sehingga tidak perlu menunggu dalam zona nyaman. Perubahan yang sukses biasanya tidak pernah suka dalam zona nyaman, selalu mencari zona tidak nyaman agar mampu menyalurkan kreativitas dan inovasi untuk perubahan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

SETIAP MOMEN DARI HIDUP KITA ADALAH PROSES EVOLUSI

“Kita sedang belajar dari kehidupan yang tidak kita ketahui tentang apa yang harus kita hadapi satu menit ke depan.”~Djajendra

Tidak seorang pun yang sempurna, tidak seorang pun yang permanen, tidak seorang pun yang menguasai semua pengetahuan, tidak seorang pun yang lengkap, dan tidak seorang pun yang tahu tentang masa depan. Sebagai manusia, kita semua sedang belajar dari kehidupan yang tidak kita ketahui tentang apa yang harus kita hadapi satu menit ke depan. Masa depan masih menjadi misteri bagi kita semua dan momen sekarang ini adalah peluang untuk melakukan hal-hal terbaik dalam meraih prestasi.

Kita adalah makhluk perubahan, setiap momen kita sedang dalam proses evolusi, kita sedang tumbuh melalui pembelajaran setiap hari, dan masing-masing dari kita memiliki jalan hidup sendiri. Kita semua tidak perlu berkompetisi satu sama lain, jalan hidup kita berbeda. Setiap orang dari kita sedang menuju ke tujuan yang sudah dikehendaki Tuhan. Jadi, pikiran kita yang menganggap orang lain sebagai pesaing hanya sebuah fiksi dan bukan sebuah realitas. Realitas hidup masing-masing orang tidak ditentukan oleh rencana dan pikiran, atau pun oleh ramalan dan prediksi, tetapi ditentukan oleh garis hidup yang sudah Tuhan tentukan. Sifat dari garis hidup adalah rahasia Tuhan yang tidak mampu dipahami oleh manusia manapun.

Sebagai makhluk perubahan yang terus-menerus belajar dari berbagai realitas kehidupan, kita harus mengendalikan diri agar tidak terlalu tinggi hati dan juga tidak terlalu rendah diri. Perasaan tinggi hati dan rendah diri adalah produk dari pikiran, dan bukan realitas diri kita. Menumbuhkan kesadaran bahwa diri kita ini sedang belajar dari realitas kehidupan yang kita jalani. Kerendahan hati dan kepercayaan diri harus menjadi sahabat sejati kita dalam melangkah menuju masa depan. Jadilah optimis dan penuh semangat hidup bersama etos kerja terbaik. Kerjakan hal-hal yang produktif dan berguna bagi kebaikan hidup. Hindari semua perilaku dan tindakan yang melukai atau mengacaukan kedamaian hidup.

Kita tidak perlu berusaha menjadi sempurna di semua bidang yang kita kerjakan. Kita hanya perlu saling bergandeng tangan dengan semua orang agar hasil terbaik dapat kita ciptakan. Kesempurnaan bukan hak manusia, itu hanya dimiliki Tuhan. Jadi, kerendahan hati kita untuk melakukan kolaborasi dengan sepenuh hati mampu menghasilkan kinerja dan prestasi terbaik. Oleh karena itu, jangan merasa lebih unggul atau lebih pintar dari siapa pun. Kehidupan mencerdaskan kita melalui kesulitan, tantangan, rintangan, atau pun hubungan yang buruk. Ketika bertemu dengan orang-orang atau situasi yang tidak menguntungkan hidup kita, jangan salahkan orang-orang atau situasi itu, tetapi mencerdaskan diri sendiri melalui kreativitas dan inovasi yang hebat.

Tanpa kehadiran kesulitan atau tantangan, kita tidak akan tumbuh menuju kualitas hidup yang lebih tinggi. Kesulitan hidup membuat kita mengenali arti nikmat hidup dan rasa syukur. Kalau kita membaca kisah-kisah orang besar di dunia, semuanya mencapai keberhasilan setelah mampu bersahabat dengan kesulitan dan mampu meningkatkan etos kerja terbaik untuk menghadapi semua tantangan menuju masa depan. Intinya, semua kesuksesan kita dihasilkan oleh kesulitan hidup kita. Kesulitan hidup membangkitkan kita dari rasa malas dan memaksa kita untuk berubah menjadi lebih produktif.

Semakin tinggi kita menuju puncak prestasi, semakin banyak tantangan dan kesulitan tercipta untuk menguji komitmen kita. Prestasi dan kinerja kita akan menciptakan musuh-musuh untuk menguji ketangguhan dan kehebatan diri kita. Oleh karena itu, jangan sombong atau merasa sudah mencapai yang terbaik. Perjalanan masih sangat panjang dan satu menit ke depan kita tidak tahu ada peristiwa apa yang akan menguji hidup kita. Jadilah diri sendiri yang selalu optimis untuk mencapai hal-hal terbaik melalui cara-cara yang etis. Ketika dalam perjalanan hidup menemukan kesulitan, maka kita harus bangkit dengan etos terbaik untuk menemukan solusi. Jangan pernah menjadikan kesulitan sebagai alasan untuk berkeluh-kesah atau pun menjadi pesimis. Tujuan kesulitan adalah untuk membuat kita lebih kuat, bukan menjadikan kita lebih lemah dan kehilangan arah menuju tujuan sejati.

Karena hidup kita adalah sebuah proses evolusi, maka kita tidak boleh membandingkan hidup kita dengan orang lain. Apalagi membandingkan dengan seseorang yang melakukan hal-hal dengan cara-cara buruk atau tidak etis, tetapi terlihat sukses. Kita harus berhati-hati agar tidak tertular energi negatif dari kecendrungan tidak etis. Tingkatkan kesadaran untuk berada pada proses evolusi melalui integritas pribadi yang tinggi. Sama sekali tidak menguntungkan hidup kita, jika kita tertular energi negatif dari realitas yang rendah integritas. Ketidaksempurnaan pasti bersama kita selamanya, tetapi kesadaran kita mampu membantu jalan hidup kita agar selalu etis dan memiliki integritas yang baik.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PERTUMBUHAN DAN PERUBAHAN UNTUK SEMUA USIA

“Waktu tidak berubah, kita yang berubah setiap saat.”~Djajendra

Berapa pun usia Anda, siapkan diri untuk pertumbuhan dan perubahan. Perubahan dan pertumbuhan adalah milik setiap usia. Hidup menjadi tidak berarti kalau Anda melawan proses pertumbuhan dan perubahan. Setiap orang mencapai kebijaksanaan hidup melalui pertumbuhan dan perubahan. Setiap orang menemukan makna hidup melalui pertumbuhan dan perubahan. Setiap orang menemukan tujuan hidup melalui pertumbuhan dan perubahan.

Waktu tidak berubah, kita yang berubah setiap saat. Jika Anda tidak sadar dengan perubahan, maka saat perubahan terjadi Anda akan merasa sulit untuk beradaptasi dan mungkin mulai mengeluh dengan kenyataan baru yang harus dihadapi. Setiap masalah sedang memberikan peringatan untuk perubahan. Setiap hari kita harus mengarahkan diri pada evolusi. Perubahan adalah pasti, ikuti suara hati dan tidak perlu mengikuti suara pikiran.

Mengenal diri sendiri dan tidak ada lagi kepalsuan di dalam diri. Berikan cinta dan cahaya ilahi ke dalam diri sendiri. Hilangkan semua rasa takut dan khawatir. Citra diri diperoleh dari kepribadian asli yang sudah Anda kenal dengan baik. Tidak perlu menunggu atau berharap pengakuan dari orang lain. Hiduplah apa adanya. Jadilah diri sendiri yang melakukan tugas dengan penuh keyakinan untuk menuju tujuan. Hadapi pasang surut kehidupan dengan senyum dan sikap rendah hati. Tidak perlu membeci atau mengasihani diri sendiri, ingat bahwa Anda adalah kekuatan di dalam diri bukan kekuatan di luar diri.

Perubahan dan pertumbuhan membutuhkan pengetahuan dan kebijaksanaan. Jadilah pribadi yang rendah hati agar bisa mendapatkan pengetahuan dari berbagai sumber kehidupan. Gunakan kekuatan pikiran untuk mendapatkan lebih banyak ilmu dan pengetahuan. Latih intuisi untuk bisa menghasilkan lebih banyak kebijaksanaan dalam hidup. Gunakan pengetahuan dan kebijaksanaan sebagai kekuatan untuk melakukan tindakan sesuai kebutuhan pada waktu yang tepat.

Jangan pernah berpikir bahwa ada orang yang lebih rendah atau lebih tinggi dari Anda. Setiap orang adalah sama dan diciptakan dalam sistem kehidupan yang saling ketergantungan. Setiap orang adalah kekuatan yang mengisi kehidupan saling ketergantungan. Tugas kita masing-masing adalah menjadi jalan bagi perubahan dan pertumbuhan bagi siapa pun. Kita tidak boleh menjadi energi negatif yang menghalangi pertumbuhan dan perubahan bagi siapa pun.

Energi cinta, damai, bahagia, dan tenang haruslah menjadi kekuatan di dalam diri. Jika hal ini bisa dirawat dengan baik, maka keindahan hidup dapat dirasakan setiap saat. Perilaku negatif, seperti: keinginan untuk membalas dendam hanya akan mengarahkan diri Anda pada stres dan ketidakbahagiaan. Maafkan semua yang menyakiti Anda. Maafkan semua yang tidak menguntungkan hidup Anda. Maafkan semua yang tidak menyenangkan Anda. Setelah memaafkan, fokuskan diri sendiri pada energi positif untuk membangun kehidupan Anda sesuai tujuan yang Anda impikan

Hidup ini sempurna, tetapi hampir semua orang menghadapinya dengan ketidaksempurnaan pikiran dan ego. Pikiran dan ego tidak pernah mengetahui arti hidup yang sesungguhnya, sehingga sering mengkhawatirkan tentang hidup yang ia jalani. Jika Anda sudah mengenal diri sendiri dengan sempurna, maka Anda mampu mengendalikan pikiran dan ego agar tidak terlalu banyak ikut campur dalam urusan kehidupan yang Anda jalani. Pengendalian terhadap pikiran dan ego menjadikan Anda jujur dengan diri sendiri. Anda yang jujur dengan diri sendiri mudah mengalir dalam perubahan yang dibutuhkan pada setiap situasi dan waktu. Anda mampu tumbuh dan berkembang dalam setiap perubahan yang harus Anda hadapi. Anda yang jujur kepada diri sendiri mampu menerima segala macam situasi kehidupan dan selalu kreatif untuk menemukan kebenaran dengan kerja keras dan sikap ikhlas.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com