PIKIRAN YANG TIDAK DIKELOLA MENYEBABKAN STRES

“Selama pikiran masih dalam pertarungan dengan dunia luar dirinya, maka pikiran tidak memiliki waktu untuk membangun kualitas diri menjadi versi terbaik.”~Djajendra

Pikiran adalah penyebab utama dari stres dan depresi. Jika Anda tidak puas dengan hidup Anda, jangan membiarkan pikiran Anda menciptakan stres untuk menambah beban hidup Anda. Walaupun keadaan hidup Anda saat ini penuh dengan kesulitan dan ketidakpastian, atau tidak memiliki fasilitas apa pun untuk menjalani hidup Anda; Anda tidak harus membiarkan pikiran Anda berpikir negatif dengan keadaan yang sedang Anda hadapi. Dalam keadaan yang paling sulit, Anda harus kuat dan bermental pemenang. Anda harus fokus untuk mengubah pikiran negatif menjadi pikiran positif. Cobalah untuk menerima segala sesuatu dengan ikhlas, sabar, rasa syukur, dan penuh rasa terima kasih kepada Tuhan. Cobalah belajar menjadi orang yang bernilai positif dengan perilaku yang penuh semangat dalam mencapai hal-hal terbaik. Jangan membiarkan pikiran yang lemah dan buruk mempermainkan hidup Anda. Anda pasti tidak mungkin mampu mengendalikan hal-hal di luar diri Anda, tetapi jika Anda percaya dan yakin seratus persen bahwa Tuhan pasti membantu Anda untuk mengendalikan segala sesuatu yang tidak berada di dalam kendali Anda, maka Anda bisa lebih tenang dan lebih fokus untuk membangun kualitas diri dari dalam. Pikiran Anda membentuk siapa Anda dan kebenaran tentang diri sejati Anda. Miliki kesadaran yang tinggi untuk bekerja lebih semangat lagi agar Anda dapat mengubah cara Anda berpikir di dalam hidup yang penuh ketidakpastian ini.

Jika Anda terlanjur sudah kena serangan stres yang berlebihan, maka Anda harus segera mengobatinya. Yang perlu Anda ingat! Sebelum Anda mengobati stres, Anda harus gembira dulu dengan hidup Anda, dan mau mengubah pikiran yang penuh prasangka buruk menjadi pikiran yang penuh rasa syukur. Karena, pikiran memiliki kemampuan untuk menciptakan kehidupan yang penuh sukacita dan penuh dukacita. Anda harus sadar bahwa stres yang Anda alami disebabkan oleh pikiran Anda sendiri, bukan oleh masalah Anda atau pun oleh orang-orang di sekitar Anda. Jadi, belajarlah untuk tidak menyalahkan siapa pun atau apa pun, tetapi mau dengan sadar mengelola pikiran Anda ke hal-hal yang positif. Anda tidak boleh membiarkan pikiran Anda mengendalikan hidup Anda. Jadilah energi positif dengan pikiran dan emosi positif yang kuat di dalam diri Anda. Ketika Anda berpikir positif, Anda akan menarik orang-orang positif ke dalam lingkungan hidup Anda. Ketika Anda menjadi orang baik dan penuh rasa syukur, maka Anda akan menarik orang-orang baik dan penuh rasa syukur ke dalam hidup Anda. Ketika Anda menjadi pribadi dengan perilaku etis yang penuh sopan santun, maka Anda akan menarik orang-orang etis dan penuh sopan santun ke dalam hidup Anda. Intinya, jika Anda ingin hidup tanpa stres, maka Anda harus menjadi pribadi yang gembira dan penuh sukacita dengan realitas hidup Anda.

Pola pikir Anda menentukan karakter, sikap, perilaku, dan kepribadian yang memiliki dampak besar pada kehadiran Anda dalam ruang kehidupan sosial. Pola pikir Anda akan membentuk jati diri Anda yang dapat dirasakan oleh orang-orang di sekitar Anda. Pikiran Anda yang positif, baik, dan penuh rasa damai tentu akan memberikan kesejukan dan kenyamanan bagi orang-orang di sekitar Anda. Sebaliknya, pikiran yang buruk dan negatif tentu akan menghadirkan hal-hal yang kurang nyaman dan kurang sopan bagi orang lain. Pikiran yang buruk tidak hanya membuat Anda terkurung dalam wilayah stres, tetapi juga mengurangi keberuntungan Anda dalam kehidupan ekonomi. Jadi, untuk mewujudkan impian dan cita-cita Anda, maka ubahlah siapa Anda dengan hanya mengubah cara Anda berpikir. Benih-benih masa depan itu sudah terjadi dalam pikiran. Selama pikiran masih dalam pertarungan dengan dunia luar dirinya, maka pikiran tidak memiliki waktu untuk membangun kualitas diri menjadi versi terbaik.

Ketenangan hidup terjadi jika Anda mampu mengelola pikiran dengan cerdas agar selalu tenang dan damai di setiap momen kehidupan Anda. Sifat pikiran itu jinak-jinak liar, pikiran tidak dapat dipercaya akan selalu patuh dan menurut pada kehendak kita. Pikiran itu sangat cerdas dan satu-satunya alat kecerdasan yang paling sulit untuk dikendalikan. Kita harus betul-betul sadar bahwa semua penyebab stres, ketegangan, kesulitan, dan hilangnya ketenangan diri adalah pikiran. Pikiran harus secara sadar dan penuh semangat kita menuntunnya setiap saat agar tenang dan membuat hidup kita damai. Meskipun Anda merasa benar, tetapi realitas hidup tidak sepakat dengan Anda, Anda harus tetap berpikir positif dengan sikap sabar dan ikhlas. Jika tidak, pikiran negatif dan rasa marah Anda akan menghukum diri Anda; meskipun Anda merasa tidak bersalah. Jadi, kesadaran untuk ikhlas dan sabar agar Anda tetap berpikir positif di setiap momen kehidupan akan menjauhkan Anda dari stres dan depresi.

Pikiran negatif Anda tidak akan mampu menyingkirkan semua masalah, kesedihan, penderitaan, rasa sakit, ketakutan, kebingungan, kecemasan, kekhawatiran, kemarahan, frustrasi, penyakit, dan semua hal-hal yang membuat hidup Anda tidak bahagia. Pikiran negatif hanya akan memberi makan energi negatif Anda, dan Anda akan mencapai hasil maksimal penderitaan oleh energi negatif. Kebahagiaan dan ketenangan pikiran tidak akan terjadi dalam hidup Anda sampai Anda mengubah semua energi negatif tersebut menjadi energi positif. Dan, semua ini hanya dapat dilakukan melalui cara Anda berpikir. Perbarui pikiran Anda sampai pikiran Anda benar-benar positif, bersyukur, sabar, ikhlas, tenang, damai, dan menerima apa pun realitas hidup dengan sukacita yang murni. Stres dan depresi sesungguhnya dapat Anda obati sendiri jika kesadaran Anda menciptakan pikiran positif dan perasaan yang penuh rasa syukur dalam setiap momen kehidupan Anda.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com