DIRIMU ADALAH CAHAYA DI TENGAH KEGELAPAN HIDUPMU

DIRIMU ADALAH CAHAYA DI TENGAH KEGELAPAN HIDUPMU

“Jangan pernah mengeluh kepada siapa pun tentang kesulitanmu, tetaplah tenang dan bahagia bersama masa sulitmu. ”~Djajendra

Masa sulit dalam titik terendah kehidupan adalah waktu yang tepat untuk menyalakan cahaya diri. Ketika hidup memaksa kita berjalan dalam kegelapan, tanpa setitik cahaya dari mana pun, percayalah bahwa TUHAN pasti membantu hidup kita. Sadarkan diri untuk terus-menerus berpikir positif sampai cahaya di dalam diri menyala dengan terang untuk menunjukkan arah perjalanan yang benar. Jangan pernah berputus asa, apalagi berhenti berjuang untuk keluar dari kegelapan dan titik terendah. Jika kita berpikir positif dan terus-menerus berdoa memohon bantuan Tuhan, maka semua kesulitan yang kita hadapi hanya bersifat sementara, pertolongan pasti segera datang, kita hanya perlu memiliki rasa syukur dan kesabaran dalam kualitas yang paling prima.

Masa sulit itu bukan sebuah hukuman, tetapi sebuah awal untuk menemukan kehidupan yang lebih baik dari kesadaran diri sendiri. Tidak seorang pun yang bisa bebas dari kegelapan hidup, sebab kegelapan adalah bagian nyata dari kehidupan di bumi ini. Dalam kegelapan kita mampu melihat bulan dan bintang-bintang yang bersinar terang. Di tengah cahaya matahari yang terang, kita tidak mampu melihat keindahan bulan dan bintang-bintang. Jadi, ketika diri kita tengah berjalan dalam kegelapan, maka waktunya untuk lebih positif, jangan pernah membiarkan kekuasaan negatif menguasai perjalanan hidup kita di dalam kegelapan. Kesulitan dan kegagalan adalah bagian terindah dalam hidup, yang perlu kita pahami melalui kekuatan energi positif diri kita. Jangan pernah mengeluh kepada siapa pun tentang kesulitanmu, tetaplah tenang dan bahagia bersama masa sulitmu.

Hidup ini untuk belajar dengan gembira. Oleh karena itu, jika kita berada dalam kegelapan, temukan pelajaran yang paling indah dan bermanfaat untuk kebahagian hidup kita. Yakinlah bahwa setelah gelap akan terbit terang, sebab itu sudah hukum alam. Jadi, gunakan masa-masa sulit untuk belajar hal-hal positif yang nantinya akan menjadikan diri kita lebih berkualitas. Tidak perlu takut dan menghindar dari masa sulit, terimalah masa sulit dengan rendah hati dan perkuat mental yang hebat untuk memenangkan semua situasi dalam rasa bahagia.

Banyak hal-hal baik yang dapat kita pelajari saat kita berada di titik terendah kegelapan hidup. Kita bisa belajar untuk menjadi lebih rendah hati, kita bisa belajar untuk menjadi lebih bijaksana, kita bisa belajar untuk menerima apa pun itu kenyataan hidup, kita bisa belajar kesederhanaan hidup, kita bisa belajar untuk memperkuat mental yang hebat, kita bisa belajar untuk lebih percaya diri. Intinya, di masa sulit atau di titik terendah kehidupan sangat banyak peluang yang dapat kita miliki. Di mana, semua itu tidak mungkin kita temukan di tengah-tengah cahaya dan di puncak kesuksesan hidup kita.

Ketika realitas hidupmu merasa ditinggalkan, dilupakan, ditindas, atau dihina oleh orang-orang yang sebelumnya menjadi bagian dari kehidupanmu, maka jangan sedih atau kecewa. Jangan menyalahkan siapa pun, jangan fokus pada energi negatif siapa pun. Tenangkan diri, tenangkan pikiran, kemudian berbahagialah karena dirimu telah mendapatkan kesempatan untuk belajar hal-hal hebat yang tidak mungkin dimengerti dalam kondisi normal atau berkecukupan. Sadarlah bahwa kesulitan dan penderitaan mempersiapkan kualitasmu untuk kehidupanmu yang lebih baik lagi.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Email: admin@djajendra-motivator.com