KOLABORASI AKAN BERHENTI JIKA EGO DAN KESOMBONGAN DIRI MASIH TERLALU TINGGI

KOLABORASI AKAN BERHENTI JIKA EGO DAN KESOMBONGAN DIRI MASIH TERLALU TINGGI

“Tugas kita dalam kolaborasi adalah menjadi solusi, bukan menjadi masalah.”~Djajendra

Dalam bekerja kita membutuhkan kekuatan dan keunggulan, keduanya hanya bisa didapatkan jika kita bekerja dengan kolaborasi. Kolaborasi berarti menyatukan semua kemampuan dan kualitas terbaik dari masing-masing orang untuk mewujudkan hasil terbaik. Jiwa kolaborasi kita memberi energi positif untuk membangun kesatuan yang kuat dalam proses kerja bersama. Kolaborasi meniadakan perbedaan dan menguatkan kesatuan agar dapat bekerja dalam lapisan kehidupan yang sangat material dan fisik. Tinggalkan ego dan tingkatkan kesabaran dalam setiap perilaku di dalam kolaborasi. Tingkatkan kekuatan intuisi dan mental pemenang agar mudah membuat keputusan yang cepat dan tepat di saat ketidakpastian menguasai ruang kolaborasi.

Komunikasi dan perilaku etis adalah fondasi utama dalam kolaborasi. Berbicaralah dengan kata-kata yang tepat dan emosi yang menggembirakan hati setiap orang. Dengarkan setiap pendapat dengan sabar dan penuh perhatian. Bekerjalah dengan rasa peduli dan rasa sayang terhadap semua proses yang melibatkan banyak pihak. Jangan mencari kesalahan siapa pun. Jangan mencari kekurangan siapa pun. Jangan mencari kelemahan siapa pun. Berbicaralah dengan jelas dan efektif. Berkomunikasi dengan tepat, mudah, jelas, dan sederhana. Berbicaralah dengan rendah hati, sopan-santun, memiliki toleransi yang tepat, dan empati yang peduli dengan kenyataan yang sedang dihadapi oleh orang lain. Miliki kepribadian yang mudah memahami atau mau mengerti tentang orang lain dengan kesabaran diri yang sempurna.

Kolaborasi akan berhenti jika ego dan kesombongan diri masih terlalu tinggi. Kolaborasi membutuhkan cinta dan kepedulian untuk mengambil tindakan yang efektif. Kita harus selalu ingat dan sadar bahwa kolaborasi bukan tentang kepentingan kita sendiri, tetapi kita sedang bekerja untuk kepentingan semua pihak agar hasil terbaik menjadi milik dari semua orang yang telah bekerja bersama dengan totalitas. Karena itu, jangan sampai sifat dan perilaku egois kita menghambat proses mencapai hasil terbaik. Kita perlu mengingatkan diri kita sendiri bahwa pekerjaan yang sedang kita lakukan tidak selalu tentang diri kita, tetapi tentang orang-orang yang terlibat di dalamnya untuk menghasilkan sebuah karya terbaik. Jadi, sikap rendah hati kita sangat diperlukan agar kita mampu menyalurkan emosi dan pikiran yang positif ke dalam kolaborasi tersebut.

Kolaborasi memiliki tujuan untuk mengandalkan satu sama lain sampai batas maksimal dari kualitas dan potensi pribadi. Oleh karena itu, dalam kolaborasi kita harus menjadi energi positif yang memberdayakan semua kualitas diri untuk menjadi kontribusi dalam pekerjaan bersama; memperkuat proses kerja dan menghilangkan kelemahan atau kekurangan di antara sesama rekan kerja; mengembangkan mental pemenang yang positif dan energik dalam tindakan; menguatkan komunikasi dan saling mengerti dalam situasi yang paling sulit; memberi ketenangan dan kesabaran untuk membuat proses kolaborasi berlangsung dalam harmonis bersama; serta membawa kualitas diri kita yang terbaik ke tugas yang sudah menjadi tanggung jawab kita. Dalam hal ini, kita harus mengambil tanggung jawab dengan rendah hati dan bermartabat. Kita harus ikhlas dalam menghadapi berbagai perilaku dan sikap di dalam kolaborasi. Kita harus bekerja dengan antusias dan keberanian atas dasar kompetensi dan kualitas yang kita miliki.

Ketika kolaborasi kehilangan arah di jalan yang penuh kabut, maka kita harus hadir dengan energi positif untuk membersihkan jalan yang penuh kabut tersebut. Tugas kita dalam kolaborasi adalah menjadi solusi, bukan menjadi masalah. Kita harus terlatih dengan baik di dalam integritas diri yang berkualitas agar setiap saat mampu membersihkan jalan yang penuh rintangan di dalam kolaborasi. Kita harus menjadi energi kreatif yang mengalirkan proses kerja, dan membantu membersihkan semua hambatan yang berpotensi mencegah atau menghalangi terwujudnya hasil terbaik. Kita juga harus betul-betul menumbuhkan kesabaran, ketenangan, ketajaman, konsentrasi, komitmen, dan rasa cinta terhadap tugas kita di dalam kolaborasi. Kolaborasi membutuhkan tenaga-tenaga yang setiap saat berupaya dengan tulus dalam wujud kerja sama yang penuh energik di dalam kecepatan kerja yang terukur prioritasnya.

Semua orang dalam kolaborasi sedang berjuang dan berusaha dengan sebaik mungkin. Jadi, miliki prasangka baik dan selalu tunjukkan sikap baik kepada siapa pun. Jangan menilai atau menghakimi siapa pun melalui prasangka Anda. Berikan perhatian dan miliki belas kasih. Jadilah bagian dari kolaborasi yang membantu semua orang dan mengatasi rintangan yang menghalangi proses kolaborasi. Kita harus memiliki kesabaran terhadap diri kita sendiri. Kita harus terkendali di dalam diri dan mau membantu semua kesulitan di luar diri kita agar proses kolaborasi dapat berjalan dengan baik. Kolaborasi bukan kompetisi, kolaborasi tidak bersaing, tetapi melayani proses kolaborasi dengan sejujur-jujurnya, tanpa didasari sikap egois kita. Kolaborasi adalah perilaku penuh semangat di dalam kerja bersama. Di mana, kita dengan berbagai fungsi dan peran yang berbeda mampu membangun satu kesatuan dengan semangat gotong royong untuk mewujudkan tujuan bersama. Pada akhirnya, kita harus paham bahwa kolaborasi adalah menyatunya pikiran, emosi, dan tindakan dalam kerja bersama yang solid.

Mengundang Djajendra sebagai narasumber– Hubungi: E-mail: admin@djajendra-motivator.com atau WA: 0812 1318 8899