INTEGRITAS PRIBADI DAN KEJUJURAN ALAM BAWAH SADAR MANUSIA

INTEGRITAS PRIBADI DAN KEJUJURAN ALAM BAWAH SADAR MANUSIA

PELATIHAN MOTIVASI ETIKA DAN MORAL 1 HARI 8 JAM - DJAJENDRA

KEJUJURAN ALAM BAWAH SADAR MANUSIA

“Pikiran bawah sadar sangat jujur, tanpa sadar bisa membuka jati diri asli seseorang. Ucapan, pikiran, perilaku, dan kepribadian seseorang dapat dibuka oleh alam bawah sadar, tanpa disadari yang bersangkutan. Menjadi orang baik tidak bisa berpura-pura, harus jujur dari integritas pribadi yang tinggi.” ~ Djajendra

Fenomena kehidupan selalu memunculkan kepermukaan tentang kisah seseorang, yang telah mampu mencitrakan dirinya untuk dianggap oleh orang banyak sebagai yang dapat dipercaya. Namun, tiba-tiba dalam satu momen, dalam hitungan detik, alam bawah sadar bisa membuka topeng dirinya dan mempermalukan hidupnya. Hal ini terjadi karena dirinya tidak jujur dengan hidupnya, integritas dirinya juga sangat rendah untuk menjalankan etika dalam kehidupan dan pekerjaan. Akibatnya, dirinya menjadi pusat energi negatif, yang setiap hari, sadar atau tidak sadar, suka menanam perasaan dan pikiran tidak baik atau tidak etis ke dalam dirinya. Sehingga, tanpa terkendali, secara spontan dia dapat mengucapkan kata-kata atau memperlihatkan parabahasa yang tidak etis. Padahal dia itu orang pintar dan sekolahnya pun sangat tinggi.

Bila diri tidak dilatih untuk menjadi rendah hati bersama integritas pribadi yang tinggi, maka kecerdasan dan karir yang diperjuangkan bertahun-tahun dapat lenyap dalam hitungan detik. Seseorang yang hidup dan melayani pekerjaannya dengan integritas rendah, sangat berpotensi untuk memiliki kasus buruk tentang dirinya di masa depan. Semua pengembangan pribadi sebaiknya dilakukan dengan integritas pribadi yang memperlihatkan sikap profesionalisme, sehingga kepercayaan dari stakeholders dapat menjadi pagar pelindung buat karir dan kehidupan pribadi.

Ambisi atau kebutuhan untuk memiliki sesuatu dalam hidup adalah hak setiap orang. Hak yang dapat dipenuhi dengan integritas pribadi yang menghormati kehidupan orang lain. Tapi, ketika seseorang merasa bahwa jabatan dan kekuasaannya boleh dimanfaatkan untuk keuntungan pribadi, maka orang tersebut telah mulai menjadi energi negatif yang merusak integritas dalam organisasi tempat dia bekerja. Dan pada akhirnya, dia akan menjadi sesuatu yang merugikan stakeholders, serta mengurangi kredibilitas organisasi dipersepsi stakeholders.

Integritas pribadi pasti mempengaruhi kejiwaan seseorang untuk hidup bermakna, dan melayani orang lain dari ketulusan hati yang paling mulia. Hati yang mulia selalu bersikap etis dan tidak akan pernah mengeluarkan perkataan yang menyinggung harkat dan martabat siapapun. Dan juga tidak akan mengungkapkan lelucon atau joke yang seolah-olah membenarkan hal-hal buruk yang melanggar kemanusiaan, hak asasi, keadilan, dan kewajaran dalam tata krama kehidupan.

Ketika seseorang berpura-pura dengan integritas pribadinya, maka alam bawah sadarnya tahu bahwa dia sedang berpura-pura, sehingga suatu waktu alam bawah sadar akan membuka rahasia ketidakbaikan dirinya kepada orang-orang di sekitar dirinya. Kejujuran alam bawah sadar manusia menunjukkan bahwa hidup setiap orang adalah perjalanan untuk berbagi kepedulian, kebaikan, kesopanan, serta berkontribusi buat masa depan kehidupan yang lebih baik dari sekarang.

Ketika seseorang menjalani hidup dan pekerjaan dengan niat yang penuh kasih, maka pekerjaannya menjadi luar biasa membantu kehidupan. Hidup bukanlah sebatas tentang apa yang dimiliki dan berapa banyak yang harus dimiliki. Hidup adalah pelayanan dari hati yang paling tulus dan ikhlas untuk kebaikan hidup semua orang. Saat seseorang dengan jabatan dan kekuasaannya cerdas berkontribusi dari hati nuraninya yang penuh cinta, dan menjunjung nilai-nilai kemanusiaan; maka alam bawah sadar selalu akan menjaga dirinya untuk mendapatkan semua kebaikan, kebahagiaan, kedamaian, ketenangan, dan kesejahteraan dalam hidup.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com